Category Archives: Beasiswa

Ramai Penerima KIP Kuliah Bergaya Hedon, Kemendikbud Ajak Warga Lapor



Jakarta

Media sosial tengah ramai dengan penerima KIP Kuliah yang bergaya hedonistik. Kemendikbud pun buka suara.

Isu ini muncul dalam unggahan mahasiswa penerima KIP Kuliah di sebuah perguruan tinggi negeri di Bandung. Ia terlihat memamerkan gaya hidup mewah seperti berlibur, nongkrong di cafe, hingga memiliki mobil.

Menanggapi unggahan tersebut, Plt. Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbudristek, Abdul Kahar, dalam Instagram resmi @abdul_kahar berharap agar bantuan biaya hidup bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah digunakan dengan bijak. Ia mengingatkan agar dana yang diberikan dimanfaatkan untuk kebutuhan sewa tempat tinggal, transportasi, biaya makan sehari-hari, dan kebutuhan penunjang perkuliahan.


Abdul Kahar menerangkan jika Perguruan Tinggi dan LLDIKTI harus secara berkala melakukan evaluasi terhadap mahasiswa penerima KIP Kuliah. Evaluasi ini dilakukan berdasarkan indikator tingkat ekonomi keluarga mahasiswa sesuai persyaratan sebagai penerima KIP kuliah.

KIP Kuliah Bisa Dicabut

Penanggung Jawab Program KIP Kuliah, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Muni Ika melanjutkan bila setelah dilakukan evaluasi dan kondisi ekonomi mahasiswa penerima KIP Kuliah meningkat, bisa diajukan pembatalan dan diusulkan untuk diganti oleh mahasiswa lain yang membutuhkan.

Dalam proses pergantian mahasiswa penerima KIP Kuliah itu, jumlah mahasiswa yang diusulkan sebagai penerima Program KIP Kuliah pengganti tidak melebihi dari jumlah mahasiswa yang diusulkan untuk dibatalkan.

“Calon penerima Program KIP Kuliah pengganti yang diusulkan harus merupakan mahasiswa aktif, dari keluarga miskin/rentan miskin sesuai dengan sasaran prioritas Program KIP Kuliah,” jelasnya dalam laman Puslapdik dikutip Rabu (8/5/2024).

Akan tetapi, mahasiswa penerima KIP Kuliah yang diusulkan untuk dibatalkan, dan mahasiswa pengganti itu tidak melebihi semester 5 untuk program S1/D4 atau semester 3 untuk program D3. Adapun proses penggantian hanya bisa dilakukan di semester ganjil.

Ajak Masyarakat Lapor

Muni Ika mengajak masyarakat yang menemukan mahasiswa penerima KIP Kuliah dengan gaya hidup tidak sesuai dengan kriteria yang ditentukan untuk melaporkan melalui kanal resmi. Pelaporan dapat dilakukan melalui https://www.lapor.go.id/ atau https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

“Pelaporan dapat dilakukan melalui kanal-kanal resmi, yakni https://www.lapor.go.id/ dan melalui fitur helpdesk atau bantuan di laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/,” katanya.

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

50 Wartawan Raih Beasiswa S-2 dari BRI



Jakarta

Sebanyak 50 wartawan dari berbagai daerah di tanah air meraih beasiswa S-2 dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Mereka dinyatakan lulus setelah mengikuti seleksi administrasi, psikotes, dan mengikuti journalist on site (penulisan isu-isu terkait BRI) selama dua bulan, Maret-April.

“Untuk program fellowship angkatan kelima ini ada 345 pendaftar. Mereka yang lulus seleksi administrasi ada 200 dan yang mengikuti psikotes ada 150 peserta. Lalu yang berhak mengikuti journalist on site 138 wartawan,” papar Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi.

Dari jumlah itu, mantan Deputy General Manager/Operations Manager, BRI New York Agency itu melanjutkan, sebanyak 101 wartawan berasal dari media online, 20 cetak, 14 televisi, dan 3 radio. Selama dua bulan mengikuti journalist on site di 18 kantor regional BRI, mereka menghasilkan 3.094 pemberitaan.


“Alhamdulillah mencapai 96% persen dari target sebanyak 3.216 pemberitaan,” ujar Hendy.

Selama menjalani program ini mereka mendapat bimbingan dari 21 wartawan senior sebagai mentor. Para mentor rata-rata telah bertugas selama 25 tahun dan menempati posisi strategis di medianya masing-masing. Mereka antara lain Wahyu Dhyatmika (CEO Tempo Digital), Paulus Tri Agung Kristanto (Wakil Pemimpin Umum Kompas), Domu D Ambarita (Pemred Tribun), Ario Ardi (Pemred Global TV), Titis Nurdiana (Wakil Pemred Kontan), Yohanes Eko Wahyu Ardiyanto (Lead Video Producer IDN Times) dan Irwan Nugroho (Redaktur Pelaksana detik.com).

Fernando, wartawan Tribune Manado yang meraih beasiswa ini berencana melanjutkan kuliah di bidang Pengelolaan Sumberdaya Pembangunan (PSP) di Universitas Sam Ratulangi. Dari kampus ini dia meraih gelar Sarjana Sastra Inggris pada 2007. Dia bekerja di Tribune sejak 15 tahun lalu dengan bidang liputan beragam, mulai kriminal dan perkotaan hingga politik dan ekonomi.

Dari Gorontalo ada Novita H Pakai. Wartawati DailyPost ini berencana melanjutkan kuliah di bidang Manajemen Bisnis di Universitas Negeri Gorontalo. Lulusan Administrasi Publik dari kampus yang sama ini menjadi wartawan DailyPost sejak 2021.

“Alhamdulillah senang sekali mendapat kabar baik tahun ini lewat BRI fellowship. Terima kasih BRI,” kata Novita.

Sementara Wisma Putra yang mengawali karir di detikcom sejak lulus dari jurusan Komunikasi UIN Sunan Gunung Jati, Bandung pada 2016 berencana melanjutkan ke jenjang master di bidang studi yang sama di Universitas Padjadjaran.

“Insyaallah kalau diberi kelancaran mau ke Unpad ambil Komunikasi,” ujarnya.

(jat/nwk)



Sumber : www.detik.com

Verifikasi Perlu Dilakukan Tiap Tahun!



Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah adalah bantuan dari pemerintah bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin. Baru-baru ini, KIP Kuliah tengah banyak diperbincangkan setelah adanya kasus penerima salah sasaran.

Kasus tersebut terjadi di Universitas Diponegoro (Undip). Diketahui seorang mahasiswa berinisial CJM adalah seorang selebgram yang menerima bantuan KIP Kuliah.

Merespons hal tersebut Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi menyebut perlunya pembaruan sistem verifikasi yang melibatkan dua pihak yakni pemerintah dan universitas.


“Verifikator KIP Kuliah adalah pemerintah bersama dengan kampusnya. Jika terjadi salah sasaran, ini berarti harus dipertanyakan apakah kampus tidak melakukan fungsi reviewing para penerima KIP ini setiap tahun,” ujar Dede, dilansir dari laman DPR RI, Selasa (7/5/2024).

Verifikasi Perlu Dilakukan Tiap Tahun

Dede menilai dinamika ekonomi penerima bisa berubah, seperti yang terjadi pada CJM. Mahasiswa Undip tersebut pada saat mendaftar memang memenuhi syarat penerima KIP Kuliah.

Pada awal masuk kuliah, CJM hidup bersama ibu tunggal dan mempunyai tanggungan adik. Dikarenakan demikian, CJM mencari pekerjaan sampingan dan akhirnya menjadi selebgram yang mengambil ‘endorsement’.

Hal tersebut menuai komentar dari banyak orang. Dede juga mengatakan kondisi tersebut bisa saja terjadi pada semua penerima KIP Kuliah.

“Ketika sudah mampu, seharusnya mereka tidak lagi menerima KIP Kuliah. dan kampus serta Kementerian Pendidikan adalah yang tahu kondisi ini melalui review tahunan. Peninjauan penerima KIP tidak hanya harus berdasarkan prestasi akademik seperti nilai IPK saja, tetapi juga kondisi ekonomi mahasiswa tersebut,” kata Dede.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), program KIP Kuliah bertujuan untuk mendukung pendidikan 200.000 mahasiswa setiap tahunnya.

Akan tetapi, pada realisasinya masih terdapat polemik seperti kasus CJM. Masih ada laporan-laporan yang mengatakan adanya penerima yang ekonominya telah berubah atau lebih baik.

Dede kemudian mendesak pihak yang terkait untuk meningkatkan dan melakukan pembaruan sistem verifikasi. Menurutnya, peninjauan ulang kondisi ekonomi penerima KIP Kuliah menjadi sangat penting.

Pembenahan Proses Seleksi KIP Kuliah

Sependapat dengan Dede, anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira mengatakan perlu adanya pembenahan proses seleksi penerima KIP Kuliah. Menurutnya, distribusi KIP Kuliah jangan sampai salah sasaran kembali.

“Saya kira perlu menjadi perhatian ke depan, sehingga jangan sampai biaya pendidikan yang sudah mahal dengan bantuan KIP Kuliah ini justru tidak mencapai tujuan,” tegas Andreas.

Andreas mengatakan pembenahan perlu dilakukan baik di perguruan tinggi swasta, perguruan tinggi di luar jawa, serta yang berakreditasi B dan C.

“Saya kira KIP Kuliah perlu diperbanyak dan penyebarannya harus lebih merata, terutama untuk perguruan tinggi swasta dan juga perguruan tinggi yang berakreditasi B dan C. Karena rata-rata mereka ini kesulitan dalam pembiayaan pendidikan,” ungkapnya.

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Jenis-jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024 untuk S1/D4 hingga S3


Jakarta – Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2024 dibuka mulai 2 Mei 2024 kemarin. BPI merupakan beasiswa pemerintah Indonesia yang dikelola Kemendikbudristek melalui pendanaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

BPI menyediakan dukungan pendidikan untuk berbagai jenjang. Simak jenis-jenis beasiswa yang tersedia!

Jenis-jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

1. Jenjang S1/D4

  • Beasiswa S1/D4 calon guru SMK (dalam negeri)
  • Beasiswa S1 pelaku budaya (dalam negeri)
  • Beasiswa S1 Indonesia Maju (BIM) (dalam dan luar negeri)
  • Beasiswa S1 pendidikan guru sekolah dasar (PGSD)
  • Beasiswa S1 pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK)

2. Jenjang S2

  • Beasiswa S2 (perguruan tinggi akademik/PTA) calon dosen PTA (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S2 (perguruan tinggi vokasi/PTV) calon dosen PTV (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S2 pendidik dan tenaga kependidikan (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S2 pelaku budaya (dalam negeri dan luar negeri)

3. Jenjang S3

  • Beasiswa S3 PTA (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S3 PTA joint degree/dual degree
  • Beasiswa S3 pelaku budaya (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S3 dosen lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK)/pendidikan profesi guru (luar negeri)
  • Beasiswa S3 PTV (dalam negeri dan luar negeri).

Syarat Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

  • WNI atau WNA khusus darmasiswa.
  • Guru, dosen, dan tendik wajib memiliki nomor identitas seperti NUPTK, NUP, NIDN, NIDIK, NITK dan bekerja di instansi di bawah Kemendikbudristek.
  • Memiliki ijazah dan transkrip jenjang sebelumnya. Lulusan luar negeri wajib melakukan penyetaraan ijazah.
  • Memiliki LoA Unconditional atau Conditional (hanya apabila syarat tidak mengubah status kelulusan)
  • Mengikuti ketentuan Permenpan RB
  • Memiliki skor kemampuan bahasa Inggris minimal TOEFL IBT/ 80, TOEFL PTE 58, IELTS 6,5, Bahasa Arab TOAFL 450, Bahasa Prancis C1/Bahasa Spanyol C1/Bahasa Cina: HSK Level 5 Point 180
  • Menyerahkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba dengan masa berlaku 6 bulan sejak diterbitkan hingga masa pendaftaran.
  • Mempunyai surat pernyataan pendaftaran
  • Memiliki SK penyandang disabilitas dari rumah sakit (untuk penyandang disabilitas), surat persetujuan dari orang tua, dan surat permohonan pendamping.

Jadwal Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

1. Tujuan Dalam Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 15 Juni 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juli 2024
  • Sinkronisasi data dengan perguruan tinggi: Agustus 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: September 2024
  • Pembekalan studi: September 2024

2. Tujuan Luar Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 31 Mei 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juni 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: Juli 2024
  • Pembekalan studi: Agustus 2024

Demikian jenis-jenis beasiswa pendidikan indonesia 2024 dari jenjang S1-S3. Detikers sudah siap mendaftar?

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Dear Penerima KIP Kuliah, Ada Pesan dari Kemendikbud Nih!



Jakarta

Viralnya dugaan kasus penyalahgunaan dana KIP Kuliah (KIP-K) oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) menjadi pengingat agar perguruan tinggi bisa kembali memantau kriteria penerimaan secara ketat.

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbudristek, Abdul Kahar menjelaskan bila pemerintah pusat dan kampus terus memantau dan melakukan evaluasi secara berkala terkait penerima KIP-K. Proses pemantauan berlangsung selama satu semester sekali.

“Bila ada kasus yang ditemukan mahasiswa sudah tidak layak menjadi penerima, maka sangat mungkin dilakukan pergantian dan statusnya dihilangkan,” ujarnya kepada wartawan dalam acara Temu Nasional Penerima KIP Kuliah Tahun 2024 di Gedung D Kemendikbudristek, Jalan Pintu 1 Senayan, Jakarta, Kamis (2/5/2024).


Oleh karena itu, ia berpesan kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk memastikan syarat yang ditentukan oleh pemerintah ataupun kampus. Karena bila seorang mahasiswa menerima bantuan di semester satu, belum tentu ia bisa menerima KIP-K sampai lulus kuliah.

“Untuk anak-anakku yang menerima KIP Kuliah bukan berarti bahwa menerima semester 1 otomatis akan bisa menerima sampai selesai delapan semester. Karena itu harus dijaga betul,” tambahnya.

2 Penyebab Utama KIP Kuliah Bisa Dicabut

Menurut Abdul Kahar, ada dua penyebab utama mengapa KIP Kuliah bisa dicabut dari mahasiswa, yakni:

1. Perubahan Ekonomi

Mahasiswa perlu memastikan bisa selama berkuliah mereka tetap memenuhi kriteria sebagai penerima KIP Kuliah. Karena perubahan ekonomi baik orang tua atau mahasiswa itu sendiri akan mempengaruhi status ia ke depannya.

“Bisa saja waktu mendaftar memang sesuai karena orang tua di PHK, atau diterima pada masa Covid-19. Tapi sekarang kan sudah berbeda, ekonomi orang tuanya bisa sudah bangkit juga,” tambahnya.

Bila memang dirasa sudah memiliki ekonomi yang baik, Abdul Kahar menyarankan agar mahasiswa secara sukarela melakukan pengunduran diri. Karena hakikatnya KIP K adalah bantuan sosial bagi masyarakat yang mengalami kendala ekonomi bukan beasiswa.

2. Prestasi menurun

Meskipun bukan sebuah beasiswa, ada regulasi yang menjadi kesepakatan antara Puslapdik dengan perguruan tinggi. Kesepakatan ini adalah standar minimum kelulusan di kampus.

“Sebagai catatan KIP-K bukanlah beasiswa prestasi tapi bantuan sosial. Tapi kalau ditemukan mahasiswa KIP-K memiliki IPK di bawah standar, hal ini juga akan mendapat perhatian dari kampus yang bersangkutan,” ungkapnya.

Ketika hal ini terjadi, kampus berperan untuk mengevaluasi secara internal. Hasil evaluasi nantinya bisa menjadi pertimbangan apakah mahasiswa tersebut tetap layak menerima KIP-K atau tidak.

“KIP Kuliah sudah sangat berhati-hati untuk memotret kandidat. Hal ini diperlukan agar jangan sampai ada orang orang yang membutuhkan dan punya prestasi tapi yang menerima hanya karena aspek kemiskinan, atau ia memenuhi aspek kemiskinan tapi tidak punya potensi menyelesaikan kuliah hanya karena kasihan. Jadi dua aspek ini penting untuk dipahami mahasiswa penerima KIP Kuliah,” pungkasnya.

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya!



Jakarta

Kabar baik! Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2024 telah dibuka mulai 2 Mei – 15 Juni 2024. Beasiswa ini disediakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Kami mengajak seluruh guru dan dosen yang ingin melanjutkan studi untuk bisa mendapatkan beasiswa ini lewat seleksi yang sesuai ketentuan,” tutur Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Abdul Haris dalam webinar sosialisasi BPI 2024 di Youtube Puslapdik Kemdikbud, Kamis (2/5/2024).

Haris mengatakan beasiswa ini bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan S1, S2 hingga S3. Adapun pilihan kampus yang tersedia ada yang di dalam maupun luar negeri.


“Tujuan dari BPI ini terus dikembangkan dan telah dilakukan koordinasi yang baik antara Diktiristek dan BPPT, juga dengan institusi-institusi yang sudah bersedia menjadi tujuan studi,” ujar Guru Besar bidang Ilmu Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia itu.

Kemudian, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti mengatakan BPI ini ditujukan bagi para guru, calon tenaga pendidik dosen, hingga pelaku budaya.

“Beasiswa Pendidikan Indonesia diluncurkan pada tahun 2021 dan dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik, pendidik (guru), dosen serta insan budaya untuk menempuh pendidikan bergelar maupun non gelar baik di dalam atau luar negeri,” ujar Suharti.

Untuk informasi lengkap seputar BPI 2024, berikut selengkapnya:

Komponen Pembiayaan BPI 2024

Dana Pendidikan

  1. Dana pendaftaran
  2. Dana SPP
  3. Dana tunjangan buku
  4. Dana bantuan penelitian/tesis/disertasi
  5. Dana bantuan seminar internasional
  6. Dana bantuan publikasi jurnal internasional

Dana Pendukung

  1. Dana transportasi
  2. Dana aplikasi visa
  3. Dana asuransi kesehatan
  4. Dana hidup bulanan
  5. Dana kedatangan
  6. Dana tunjangan keluarga (khusus doktor)
  7. Program pengayaan afirmasi dan pengayaan bahasa (khusus afirmasi)

Biaya Pendukung Disabilitas

  1. Dana aplikasi visa pendamping
  2. Dana transportasi pendamping
  3. Dana asuransi kesehatan pendamping
  4. Dana tunjangan visa pendukung
  5. Biaya pendukung lainnya yang ditetapkan BPPT
  6. Jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024
  7. Beasiswa Calon Guru SMK (S1)
  8. Beasiswa Asrama Mahasiswa Nusantara (S1)
  9. Beasiswa PGSD (S1)
  10. Beasiswa Pendidikan PJOK (S1)
  11. Beasiswa Indonesia Maju (S1)
  12. Beasiswa Pelaku Budaya (S1-S3)
  13. Beasiswa Perguruan Tinggi Akademik (S2-S3)
  14. Beasiswa Perguruan Tinggi Vokasi (S2-S3)

Syarat Daftar Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

  • WNI atau WNA khusus darmasiswa.
  • Khusus guru, dosen, tendik harus mempunyai nomor identitas seperti NUPTK, NUP, NIDN, NIDIK, NITK dan bekerja di instansi di bawah naungan Kemendikbudristek.
  • Mempunyai ijazah dan transkrip jenjang sebelumnya. Bagi lulusan luar negeri wajib melakukan penyetaraan ijazah.
  • Mempunyai LoA Unconditional atau Conditional (hanya jika syarat tidak mengubah status kelulusan)
  • Mengikuti ketentuan Permenpan RB
  • Mempunyai skor kemampuan bahasa Inggris minimal TOEFL IBT/ 80, TOEFL PTE 58, IELTS 6,5, Bahasa Arab TOAFL 450, Bahasa Prancis C1/Bahasa Spanyol C1/Bahasa Cina: HSK Level 5 Point 180
  • Mempunyai surat keterangan sehat dan bebas narkoba dengan masa berlaku 6 bulan sejak diterbitkan hingga masa pendaftaran.
  • Mempunyai surat pernyataan pendaftaran
  • Bagi penyandang disabilitas mempunyai SK penyandang disabilitas dari rumah sakit, surat persetujuan dari orang tua, dan surat permohonan pendamping.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

Tujuan Luar Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 31 Mei 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juni 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: Juli 2024
  • Pembekalan studi: Agustus 2024

Tujuan Dalam Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 15 Juni 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juli 2024
  • Sinkronisasi data dengan perguruan tinggi: Agustus 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: September 2024
  • Pembekalan studi: September 2024

Itulah informasi seputar pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024. Untuk mengetahui detail persyaratan daftar beasiswa ini, detikers bisa melihatnya di https://beasiswa.kemdikbud.go.id/ ya.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Viral Penyalahgunaan KIP-K Mahasiswa Undip, Kemendikbud: Sangat Disayangkan



Jakarta

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbudristek, Abdul Kahar angkat bicara terkait viralnya isu penyalahgunaan dana penerimaan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) oleh seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip).

Ia menjelaskan, Puslapdik telah berkoordinasi dengan pengelola KIP-K di Undip. Hasilnya menjelaskan tidak ada kesalahan pada awal penerimaan karena mahasiswa yang diketahui sebagai CJM memenuhi kriteria penerima manfaat.

“Kami (Puslapdik) sudah koordinasi dengan pengelola KIP Kuliah di Undip. Hasilnya tahun masuk mahasiswa itu betul memenuhi kriteria,” tuturnya kepada wartawan dalam acara Temu Nasional Penerima KIP Kuliah Tahun 2024 di Gedung D Kemendikbudristek, Jalan Pintu 1 Senayan, Jakarta, Kamis (2/5/2024).


Puslapdik Menyayangkan Tindakan Mahasiswa

Lebih lanjut, Abdul Kahar menyatakan pada awal masuk kuliah keadaan ekonomi keluarga CMJ memang termasuk dalam kriteria penerima KIP Kuliah. Dari hidup bersama ibu tunggal dan memiliki tanggungan adik.

“Tapi karena anaknya gigih dan mengingat bahwa adiknya masih ditanggung orang tuanya makanya dia cari pekerjaan sampingan awalnya. Memanfaatkan kemampuan dirinya, CMJ akhirnya menjadi selebgram dan mengambil endorsement,” tambah Abdul Kahar.

Abdul Kahar memaklumi bila pekerjaan yang ditempuh CMJ memerlukan tampilan dan citra diri yang baik, sehingga apa yang ditampilkan di media sosial juga terlihat mewah. Namun, ia tetap menyayangkan tindak CJM. Karena berdasarkan regulasi KIP-Kuliah dijelaskan bila ekonomi mahasiswa atau keluarga mahasiswa membaik, mahasiswa diharapkan secara sukarela mengundurkan diri.

“Kita sudah atur regulasi seperti itu. Seharusnya yang bersangkutan secara sukarela mengundurkan diri. Karena sudah tidak layak lagi menerima KIP Kuliah agar yang lainnya mendapat kesempatan. Itu yang kami sangat sayangkan,” katanya.

Walaupun begitu, Abdul Kahar tetap tidak menyalahkan mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk memperoleh pekerjaan sampingan. Karena menurutnya bisa jadi KIP Kuliah belum menutupi biaya hidup mahasiswa saat berkuliah terlebih mereka yang ada di kota besar.

“Nggak ada salahnya kalau mahasiswa penerima KIP Kuliah memperoleh pekerjaan sampingan. KIP Kuliah juga sebenarnya belum cukup apalagi yang hidup di kota besar. Masih ada kebutuhan lainnya. Tapi itu tadi bila dirasa sudah cukup, lebih baik melaporkan untuk mengundurkan diri,” pungkas Abdul Kahar.

Update Terbaru dari Undip

Manager Bagian Kemahasiswaan Undip, Muntafi menjelaskan CMJ telah mengundurkan diri dari program KIP Kuliah. Dijelaskan surat pengunduran diri akan diserahkan ke pihak Undip dalam waktu dekat.

“Surat pengunduran diri sudah kami terima, cuma fisik yang asli belum kami terima. Suratnya kan harus diproses,” kata Muntafi dikutip dari CNN Indonesia.

Terkait hal ini, pihak kampus mengapresiasi langkah yang diambil CMJ sehingga KIP-Kuliah nantinya bisa dialihkan ke mahasiswa yang lebih membutuhkan lainnya.

“Sudah baik sebenarnya karena yang bersangkutan sudah merasa tidak layak dan mengambil keputusan untuk mengundurkan diri sebagai penerima KIPK karena sudah bisa mendapatkan penghasilan dari content creator,” pungkas Muntafi.

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 Khusus Pegawai Kemendikbud Dibuka



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 kembali dibuka. Kali ini, pendaftaran dibuka khusus pegawai Kemendikbudristek.

Beasiswa Unggulan adalah bantuan biaya pendidikan oleh pemerintah dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia Indonesia yang mendukung percepatan pembangunan. Adapun Beasiswa Unggulan yang diberikan bagi Pegawai Kemendikbudristek berupa bantuan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang magister dan doktor.

Komponen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024

Komponen biaya Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud meliputi:


  1. Biaya pendidikan
  2. Biaya hidup
  3. Biaya buku
  4. Biaya penelitian
  5. Tunjangan awal kuliah
  6. Transpor kedatangan dan kepulangan (PP)

Syarat Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024

Melansir dari Panduan Beasiswa Unggulan Pegawai 2024, pendaftar wajib memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemendikbudristek
  2. Diusulkan oleh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan mendapat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
  3. Rekomendasi pimpinan terkait bidang studi yang diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi
  4. Memiliki penilaian kinerja minimal baik dan berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,25 pada program Magister (S-2) dan Doktor (S-3) atau yang ditentukan lain sesuai standar yang ditentukan oleh perguruan tinggi masing-masing selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

Kelengkapan Dokumen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. SK PNS dan SK jabatan terakhir
  3. Surat Penerimaan / Keterangan Lulus/ Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari Perguruan Tinggi
  4. ljazah dan transkrip nilai terakhir
  5. Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa Kemendikbudristek
  6. Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri
  7. Rencana studi bagi program Magister
  8. Proposal penelitian disertasi bagi program Doktor
  9. Surat rekomendasi dari pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
  10. Surat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
  11. Surat pernyataan dari Pimpinan Unit Kerja
  12. Surat pernyataan pegawai Kemendikbudristek
  13. Dokumen Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil 2 tahun terakhir

Jadwal Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024

Pendaftaran Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud: 2-30 Mei 2024
Seleksi Tahap I: Akan diinformasikan selanjutnya
Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I: Akan diinformasikan selanjutnya
Seleksi Tahap II: Akan diinformasikan selanjutnya
Pengumuman Hasil Seleksi Tahap II: Akan diinformasikan selanjutnya

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud 2024 dapat dicek melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/

(nir/nir)



Sumber : www.detik.com

Singapura Beri Beasiswa AI buat Warganya, Termasuk yang di Atas 40 Tahun



Jakarta

Singapura memberikan beasiswa pelatihan artificial intelligence (AI) bagi warganya, termasuk yang berusia di atas 40 tahun. Program peningkatan kapasitas ini dinamai The AI Apprenticeship Programme (AIAP).

Dikutip dari laman AI Singapore, penerima beasiswa AIAP akan mendapat uang saku bulanan sekitar SGD 3.500 – 5.500, atau sekitar Rp 41,5 juta – Rp 65,2 juta per bulan. Besarnya tergantung lama pengalaman kerja di bidang yang relevan dan kualifikasi masing-masing.

Warga Singapura pendaftar AIAP disyaratkan lulusan perguruan tinggi atau politeknik. Mereka juga disyaratkan untuk memiliki dasar-dasar pengetahuan atau keterampilan teknis tentang AI atau machine learning dan Python. Warga yang belum pernah mengerjakan proyek AI di lapangan bisa turut mendaftar.


Program Beasiswa Pelatihan AI Singapura

Program beasiswa pelatihan ini berangkat dari kekurangan talenta AI asal Singapura. Harapannya, AIAP bisa memecahkan berbagai masalah Singapura dan perusahaan-perusahaan Singapura dengan kecerdasan buatan (AI).

Masa pelatihan AIAP terdiri dari 2 bulan deepskilling di bidang AI engineering dan 7 bulan on-the-job (OJT) training. Pada tahap OJT, penerima beasiswa belajar memecahkan masalah-masalah AI dan machine learning nyata di dunia industri serta software engineering seiring mengubah model AI jadi produk.

Khusus warga Singapura yang berusia 40 tahun atau lebih, program AIAP dapat diperpanjang dengan tambahan 3 bulan. Peserta dengan kriteria ini akan ditempatkan pada tim proyek AI Singapore untuk merasakan pengalaman bisnis dan teknis tambahan secara langsung.

Setelah masa pendaftaran dan asesmen teknis pada April lalu, calon peserta AIAP Batch 17 akan menjalani wawancara pada 27 Mei 2024 mendatang. Program AIAP 2024 sendiri akan berlangsung pada 2 September 2024-6 Juni 2025. Khusus warga 40 tahun ke atas dapat menjalani program hingga 5 September 2025.

Sementara itu, masa pendaftaran AIAP Batch 18 akan dibuka pada 14 Juni 2024 mendatang di aisigapore.org. Berdasarkan laman resminya, apprentice AIAP direkrut oleh IBM, Grab, hingga Gojek.

Apprentice di sini tidak karena hype AI, ya. Mereka benar-benar mau mengejar karier di bidang AI atau sains data setelah program,” kata Wei Yih, Kepala AI Engineering.

Simon, salah satu penerima beasiswa AIAP Batch 5 menuturkan dirinya seorang ahli biologi. Baginya, belajar lintas bidang melalui program beasiswa AI ini sangat mungkin, kendati jika pernah gagal di tahap wawancara atau asesmen teknis.

“Jangan menyerah! Jika kamu gagal, coba lagi. Jika ahli biologi seperti saya bisa, kamu juga. Kan jadi tahu asesmen teknis atau wawancaranya seperti apa, jadi kamu tahu apa saja kekuranganmu di area keterampilan dan pengetahuan terkait, lalu cobalah meningkatkan kemampuan di area itu,” tuturnya.

Penerima beasiswa lainnya, Siew Lin, menuturkan pengalamannya sebagai package development engineer di perusahaan semikonduktor masih bisa relevan di dunia AI.

“Saya bisa melihat pengembangan prototipe AI, menjadi model AI, lalu masuk produksi dalam skala besar. Karena itu saya mendaftar di AIAP, agar mengembangkan kapasitas diri dan mengasah skill set yang penting,” ucapnya.

(twu/faz)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Schwarzman 2025 buat Kuliah S2 di China, Cek Ya!



Jakarta

Beasiswa kuliah penuh di China jenjang S2 dibuka dalam program Beasiswa Schwarzman 2024. Calon mahasiswa yang terpilih menjadi Schwarzman Scholar akan kuliah di Tsinghua University.

Tsinghua University menempati peringkat ke-25 sedunia dalam Quacquarelli Symonds World University Rankings (WUR) 2024 dari 1.500 kampus di 104 wilayah. Universitas terbaik di China ini juga merupakan kampus terbaik ke-3 di Asia setelah National University of Singapore (peringkat 8 dunia) dan Peking University, Beijing (peringkat 17 dunia).

Beasiswa Schwarzman 2025 untuk kuliah S2 di Tsinghua University meliputi biaya transportasi dan biaya kuliah penuh sepanjang durasi studi, yakni 1 tahun. Uang saku dan laptop Lenovo juga disediakan untuk penerima beasiswa.


Schwarzman Scholar juga akan mendapat tunjangan tur studi, tunjangan buku, dan asuransi kesehatan komprehensif. Lebih lanjut, penerima beasiswa juga akan belajar tetang isu-isu global dan pengalaman praktis tentang budaya dan bisnis China.

Pendaftar beasiswa diprioritaskan berdasarkan keunggulan akademis, prestasi, kualitas kepemimpinan, dan rekam jejak akademisnya. Dikutip dari laman resminya, berikut syarat beasiswa Schwarzman.

Syarat Beasiswa Schwarzman 2025 – S2 di Tsinghua University

  • Usia 18 hingga 28 tahun
  • Lulusan S1 sarjana atau gelar profesional lainnya
  • Skor kemahiran berbahasa Inggris

Dokumen Pendaftaran

  • Resume
  • Esai
  • Surat rekomendasi
  • Pendaftaran online
  • Transkrip akademik
  • Video

Beasiswa Schwarzman 2025 dibuka untuk warga negara China dan warga negara global lainnya. Khusus selain warga negara China, pendaftaran sedang dibuka sampai 12 September 2024.

Berminat mendaftar, detikers? Simak info lebih beasiswa S2 penuh di China ini di https://www.schwarzmanscholars.org/admissions/.

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com