Category Archives: Beasiswa

Beasiswa Pertukaran ke Amerika buat Mahasiswa dan Umum 2025, Cek di Sini



Jakarta

International Research & Exchanges Board (IREX) membuka pendaftaran beasiswa pertukaran ke Amerika Serikat dalam program IREX Community Engagement Exchange (CEE) 2025. Mahasiswa dan warga umum dengan usia 21-27 dapat mendaftar sebelum 2 Juli 2024.

Peserta beasiswa Pemerintah AS ini akan menjalani studi 1 tahun penuh mengenai kepentingan publik. Topik yang dibahas terutama menyoal dialog sipi dan pembangunan perdamaian, pemerintahan terbuka dan partisipatif, perempuan dan gender, pelestarian lingkungan, dan keterlibatan pemuda, seperti dikutip dari laman IREX.

Beasiswa pertukaran ke AS ini meliputi dukungan visa J-1, biaya perjalanan pergi-pulang ke/dari AS, tunjangan bulanan yang meliputi biaya tinggal hingga makanan, serta tunjangan kesehatan, kecelakaan, dan penyakit.


Program Beasiswa Pertukaran ke AS

  • Praktikum 3 bulan di AS: peserta dipasangkan dengan organisasi masyarakat sipil AS, pengawas dan rekan peserta akan bantu dalam praktikum.
  • Akademi kepemimpinan dan keterlibatan masyarakat: peserta mempelajari tema-tema lewat pembelajaran layanan, pelatihan tatap muka, bimbingan, pembinaan profesional, dan jaringan global.
  • Proyek keterlibatan komunitas: peserta, dibantu ormas AS dan mentor di AS, merancang proyek komunitas yang akan diterapkan di negara asal.
  • Pertukaran proyek keterlibatan komunitas: para ahli dari AS akan mendatangi peserta di negara asal dan bekerja sama mendukung penerapan proyek komunitas tersebut dan membawa hasil yang dipelajari untuk juga menguatkan komunitas di AS.

Syarat Beasiswa Pertukaran ke Amerika IREX CEE 2025

  • Berusia 21-27
  • Merupakan warga negara yang disyaratkan, termasuk Indonesia
  • Pengalaman profesional atau sukarelawan minimal 2 tahun di bidang isu komunitas atau masyarakat sipil saat melamar
  • Bekerja dan memiliki visi yang jelas untuk mengejar karier yang mendukung masyarakat sipil/dalam sektor masyarakat sipil
  • Dapat ikut pertukaran pada 2024
  • Dapat menerima visa J-1 AS
  • Bersedia pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan program, lalu melaksanakan proyek berbasis komunitas
  • Mahir berbahasa Inggris lisan dan tulisan saat melamar, dibuktikan dengan tes Duolingo bagi semifinalis
  • Mahir berbahasa Inggris lisan dan tulisan bagi finalis, dibuktikan dengan mampu memenuhi sebagian besar tujuan komunikasi kendati terkait topik yang asing, paham gagasan utama tulisan konkret maupun tulisan abstrak, dan mampu berinteraksi relatif lancar dengan pembicara mahir

Simak informasi pendaftaran lebih lanjut tentang beasiswa pertukaran ke AS dalam program IREX CEE 2025 ini di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S1 Tunisia 2024 Buka Pendaftaran, Masa Studi Cuma 3 Tahun!



Jakarta

Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia membuka pendaftaran beasiswa kuliah S1 di Tunisia bagi siswa di Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2024.

Ada sebanyak 9 pilihan universitas yang difasilitasi beasiswa ini. Pelamar bisa memilih salah satunya, sesuai dengan minat dan tujuan yang diinginkan.

Pada laman resmi PPI Tunisia, telah dijelaskan gambaran singkat jika mengambil kuliah S1 di Tunisia. Mahasiswa dituntut mampu membuat makalah dengan cepat dan tepat dengan disertai data dan analisa yang kuat.


Pembelajaran di Tunisia mengacu pada sistem di Prancis. Masa studi S1 bisa dijalani dalam waktu 3 tahun saja (tanpa mengikuti kelas persiapan bahasa) kecuali untuk jurusan kedokteran.

Detikers tertarik kuliah di Tunisia? Begini syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk bisa kuliah dengan beasiswa tersebut:

Syarat Daftar Beasiswa S1 Tunisia 2024

  • Mempunyai ijazah SMA/sederajat
  • Mempunyai transkrip nilai SMA/sederajat
  • Membayar biaya administrasi Rp 100 ribu
  • Mengirim dokumen pendaftaran dengan lengkap lewat email panitiacamabappitunisia@gmail.com, terakhir 30 Juni 2024
  • Mematuhi persyaratan dan peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia
  • Pelamar diharapkan mengirim berkas dalam satu kali pengiriman dan tersusun rapi.

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa S1 Tunisia 2024

  • Salinan ijazah SMA/sederajat yang telah dilegalisir
  • Salinan transkrip SMA/sederajat yang telah dilegalisir
  • Salinan akta kelahiran
  • Salinan laporan medis yang menunjukkan bahwa pelamar sehat secara medis dari RSUD terdekat
  • Salinan paspor (3 lembar pertama)
  • Salinan foto 3×4 dan 4×6 dalam formasi JPG dengan latar belakang merah putih
  • Salinan ijazah, transkrip, akta kelahiran, dan paspor diterjemahkan ke dalam bahasa Arab
  • Semua dokumen berformat file PDF

Pilihan Universitas Tujuan

  1. Universitas Az Zaitunah
  2. Universitas Sousse
  3. Universitas 9 Avril
  4. Universitas Manouba
  5. Universitas Kairouan
  6. Universitas Tunis El Manar

Untuk melihat macam-macam program studi yang tersedia, bisa dilihat di SINI ya.

Alur Seleksi Beasiswa S1 Tunisia 2024

  1. Pendaftaran
  2. Verifikasi berkas pendaftaran
  3. Webinar bagi peserta
  4. Tes wawancara peserta
  5. Seleksi Kemendikti Tunisia
  6. Pengumuman hasil seleksi.

Demikian informasi mengenai beasiswa S1 di Tunisia. Semoga bermanfaat ya!

(cyu/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Pemerintah Meksiko Dibuka: Kuliah, Mobilisasi, & Riset



Jakarta

Mexican Agency for International Development Cooperation (AMEXCID) mewakili Kementerian Luar Negeri Meksiko membuka pendaftaran Beasiswa Pemerintah Meksiko 2024. Beasiswa penuh ini buka pendaftaran sampai 28 Juni 2024.

Ada tiga jenis beasiswa yang dibuka. Beasiswa gelar dibuka di jenjang S2 dan S3. Beasiswa riset dibuka di jenjang S2, S3, dan postdoctoral. Sedangkan beasiswa mobilisasi dibuka bagi mahasiswa S1 dan S2.

Dikutip dari laman resminya, Beasiswa Pemerintah Meksiko 2024 meliputi uang saku bulanan, biaya pendaftaran dan biaya kuliah, biaya kesehatan, bebas biaya visa, tiket pesawat, dan transportasi dalam kota.


Calon pendaftar disyaratkan berasal dari salah satu negara dalam daftar negara penerima beasiswa ini. Indonesia termasuk salah satunya. Namun perlu digarisbawahi, calon pendaftar asal RI yang sedang tinggal di Meksiko juga tidak diperkenankan mendaftar.

Pendaftar juga disyaratkan memiliki pemahaman berbahasa Spanyol minimal tingkat B2. Formulir pendaftaran dan dokumennya harus diisi dan atau diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol. Berikut dokumen yang disyaratkan.

Dokumen Pendaftaran Beasiswa Pemerintah Meksiko 2024

  • Formulir pendaftaran beasiswa lengkap beserta tanda tangan
  • Motivation letter yang menjelaskan motivasi kuliah atau riset di Meksiko, maksimal 2 halaman, font Arial ukuran 12, spasi 1
  • CV maksimal 3 halaman, font Arial ukuran 12, spasi 1
  • Letter of academic acceptance atau respons atas pendaftaran dari institusi Meksiko tujuan
  • Letter of commitment untuk kembali ke negara asal
  • Letter of acceptance of the terms of the call
  • Salinan akta kelahiran
  • Salinan (berwarna) paspor yang sah dan berlaku dengan format open book, atau KTP berfoto yang dikeluarkan pemerintah
  • Salinan medical certificate dari institusi kesehatan pemerintah maupun swasta, maksimal 3 bulan terakhir dari tanggal pendaftaran, yang menerangkan pendaftaran dalam keadaan sehat
  • Salinan bukti pemahaman atas bahasa Spanyol dengan tingkat paling rendah B2 dari universitas atau pusat pendidikan yang relevan, dalam Common Framework European Reference

Informasi Beasiswa Pemerintah Meksiko 2024 lebih lanjut dapat diakses di sini. Berminat mendaftar, detikers?

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Kuliah 2024 Pertamina EP di Politeknik Akamigas Palembang, Cek Syaratnya



Jakarta

PT Pertamina EP membuka beasiswa tanpa ikatan dinas di Politeknik Akamigas Palembang, Sumatra Selatan bagi warga tidak mampu di sekitar wilayah kerja perusahaannya. Pendaftaran dibuka gratis sampai 31 Mei 2024.

Calon mahasiswa yang lolos seleksi beasiswa Pertamina di Politeknik Akamigas Palembang akan mendapat gratis biaya kuliah 6 semester dan bantuan akomodasi selama 3 tahun.

Mahasiswa juga akan mendapat fasilitas pembuatan paspor, pembekalan perkuliahan International Summer School program di Malaysia, dan sertifikasi kompetensi ahli K3 Umum.


Simak syarat dan dokumen pendaftaran selengkapnya di bawah ini.

Syarat Beasiswa Pertamina – Politeknik Akamigas Palembang

  • Warga Negara Indonesia
  • Berdomisili atau warga asli di Ring 1 wilayah kerja perusahaan
  • Berasal dari keluarga tidak mampu
  • Ijazah SMA atau MA bidang IPA, atau SMK bidang teknik, akuntansi, tata buku, manajemen perkantoran, bisnis, dan kimia
  • Lulusan 2023 dan 2024
  • Rata-rata nilai rapor kelas 10-12 minimal 7
  • Tidak punya cacat tubuh atau keturanan yang dapat ganggung kelancaran belajar di Politeknik Akamigas Palembang
  • Tidak bertato, tidak buta warna, tidak memakai narkoba
  • Mengikuti empat tahap seleksi penerimaan beasiswa: administrasi, psikotes – tes potensi akademik, kesehatan, dan wawancara
  • Jika gagal seleksi jalur beasiswa Pertamina EP, siswa dapat mengikuti jalur reguler
  • Keputusan mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

Dokumen Pendaftaran

Sertakan dokumen berikut dengan ukuran maksimal 1 MB:

  • Pas foto latar belakang merah ukuran 4×6 format JPEG/JPG
  • Hasil pindai (scan) ijazah atau surat keterangan lulus asli format PDF
  • Hasil pindai Kartu Keluarga asli format PDF
  • Hasil pindai Akta Kelahiran asli format PDF
  • Hasil pindai surat keterangan tidak buta warna dari klinik atau puskesmas format PDF
  • Hasil pindai rapor kelas 10-12 format PDF
  • Foro rumah format JPG/JPEG
  • Foto meteran listrik rumah format JPEG/JPG
  • Hasil pindai surat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau instansi berwenangn asli format PDF

Pendaftaran beasiswa Pertamina EP di Politeknik Akamigas Palembang 2024 dibuka di https://pmbakamigaspalembang.ac.id/beasiswapertamina atau klik di sini.

Pengumuman hasil seleksi tiap tahap akan diumummkan di https://pmb.akamigaspalembang.ac.id/beasiswapertamina/ dan Instagram @poliakamigasplg. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Cara Klaim Beasiswa Buat Anak Peserta BPJS Ketenagakerjaan


Jakarta

BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek memiliki program beasiswa pendidikan bagi anak peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun ada kondisi tertentu yang membuat anak tersebut berhak menerima beasiswa.

Bantuan beasiswa pendidikan ini sesuai dengan PP Nomor 82 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 5 tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua.

Simak artikel ini untuk mengetahui cara klaim beasiswa pendidikan untuk anak peserta BPJS Ketenagakerjaan, lengkap dengan syarat dan besaran dana bantuan yang diberikan.


Syarat Utama Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan

Untuk bisa mengklaim bantuan beasiswa pendidikan untuk anak, orang tua harus mengikuti program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan.

Berikut ini kondisi yang memungkinkan anak mendapatkan beasiswa:

  • Peserta mengalami cacat total tetap akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja (PAK).
  • Peserta meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
  • Peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja dan sudah memiliki masa iur minimal 3 tahun. (Jika punya lebih dari satu kepesertaan, tidak berlaku akumulasi masa iur.

Syarat Umum Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan

Selain syarat utama di atas, ada juga syarat umum yang harus terpenuhi agar dapat mengklaim beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan:

  • Pekerja memiliki anak dalam usia sekolah
  • Beasiswa hanya berlaku untuk 2 orang anak
  • Umur anak peserta BP Jamsostek maksimal 23 tahun
  • Sedang bersekolah atau kuliah di perguruan tinggi
  • Anak peserta BP Jamsostek belum menikah
  • Jika perusahaan tempat peserta BP Jamsostek bekerja menunggak iuran lebih dari 3 bulan, manfaat beasiswa baru akan diberikan setelah perusahaan melunasinya.

Cara Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan

Cara klaim beasiswa pendidikan BPJS Ketenagakerjaan secara umum ada dua langkah, yaitu melaporkan kejadian kecelakaan kerja atau kematian, kemudian mengajukan beasiswa dengan memenuhi sejumlah dokumen.

Melaporkan Kecelakaan Kerja

Jika pekerja mengalami kecelakaan kerja, perusahaan atau perorangan (untuk peserta Bukan Penerima Upah atau BPU), wajib melaporkan kejadian tersebut dengan tahap berikut ini:

  1. Laporan kecelakaan kerja dilakukan maksimal 2×24 jam dengan melengkapi fotokopi identitas peserta, kartu peserta, kronologis kejadian, dan presensi karyawan.
  2. Mengisi Formulir Tahap II dilengkapi surat keterangan dokter kasus kecelakaan kerja.

Melaporkan Kematian

Jika peserta meninggal dunia, maka keluarganya dapat mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat dengan melengkapi persyaratan atau dokumen berikut ini:

  • Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Fotokopi KTP tenaga kerja dan ahli waris
  • Akta kematian
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Surat Keterangan ahli waris dari pejabat yang berwenang
  • Buku Nikah (apabila ahli waris merupakan istri/suami sah peserta)
  • Dokumen pendukung lainnya apabila diperlukan

Mengajukan Beasiswa Pendidikan

Untuk mengajukan beasiswa pendidikan, orang tua atau ahli waris bisa mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dan melengkapi dokumen berikut ini:

  • Formulir pengajuan beasiswa
  • Akta kelahiran/KTP/bukti identitas lain dari anak penerima beasiswa
  • Kartu Keluarga yang mencantumkan nama anak penerima beasiswa
  • Surat keterangan masih menempuh pendidikan atau pelatihan dari sekolah/perguruan tinggi/lembaga pelatihan
  • Rapor atau transkrip nilai
  • KTP/bukti identitas lainnya dari orang tua/wali
  • Rekening tabungan yang masih aktif atas nama anak penerima beasiswa atau wali
  • Ijazah SMA/sederajat (jika mengajukan beasiswa pelatihan)
  • Sertifikat pelatihan sebelumnya (untuk pelatihan linier atau berjenjang)

Besaran Beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan

Besaran beasiswa pendidikan yang diperoleh anak peserta JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan berbeda-beda sesuai jenjang pendidikannya, yaitu:

  • Taman kanak-kanak sampai SD: Rp 1,5 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan selama 8 tahun.
  • SMP/sederajat: Rp 2 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 3 tahun.
  • SMA/sederajat: Rp 3 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 3 tahun.
  • Pendidikan tinggi paling tinggi S1: Rp 12 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 5 tahun.

Ketentuan Beasiswa

  • Pengajuan klaim beasiswa dapat dilakukan setiap tahun.
  • Jika anak peserta BPJS Ketenagakerjaan belum memasuki usia sekolah pada saat peserta meninggal dunia maupun cacat total, beasiswa dapat diberikan setelah anak memasuki usia sekolah.
  • Beasiswa berakhir saat anak peserta mencapai usia 23 tahun, atau menikah, atau bekerja.

Nah, itulah tadi cara klaim beasiswa pendidikan buat anak peserta BPJS Ketenagakerjaan, lengkap dengan syarat dan besaran dana yang akan diberikan.

(bai/inf)



Sumber : www.detik.com

3 Jenis Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 yang Bakal Dibuka, Ada Incaranmu?



Jakarta

Beasiswa LPDP akan kembali membuka pendaftaran tahap 2. Sebelum mendaftar, yuk pahami dulu tiga jenis Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 berikut ini.

Beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) merupakan beasiswa pascasarjana yang diberikan oleh LPDP Kementerian Keuangan. Program beasiswa yang mengirimkan mahasiswa perguruan tinggi dalam dan luar negeri ini selalu ramai digandrungi pendaftar.

Bagaimana tidak, LPDP menawarkan pembiayaan pendidikan secara penuh dengan bantuan tunjangan hidup. Beberapa artis juga pernah menerima Beasiswa LPDP, sebut saja Maudy Ayunda, Tasya Kamila, hingga Gita Gutawa.


Setiap tahunnya, LPDP membuka pendaftaran dalam dua tahap. Tahap 1 pada Januari hingga Juni, sementara Tahap 2 dimulai bulan Juni hingga November.

Memasuki bulan Juni, Beasiswa LPDP akan membuka beasiswa Tahap 2 untuk tiga jenis beasiswa. Apa saja? Yuk simak berikut ini.

3 Jenis Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2

Melansir dari laman resmi LPDP, Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 akan dibuka untuk Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted. Adapun pendaftaran akan dibuka pada 19 Juni 2024 mendatang.

Macam-macam beasiswa yang ditawarkan sebagai berikut:

1. Program Beasiswa Umum

Sesuai dengan namanya, Beasiswa Umum LPDP terbuka untuk umum yang memenuhi kriteria. Beasiswa yang bisa dipilih termasuk Beasiswa Reguler, Beasiswa Perguruan Tinggi, dan Beasiswa Parsial.

2. Program Beasiswa Afirmasi

Program Beasiswa Afirmasi ditujukan bagi calon mahasiswa dari kelompok masyarakat tertentu. Adapun beasiswa yang dibuka dalam Beasiswa Afirmasi adalah Beasiswa Penyandang Disabilitas, Beasiswa Putra-putri Papua, Beasiswa Daerah Afirmasi, dan Beasiswa Prasejahtera.

3. Program Beasiswa Targeted

Terakhir, detikers bisa mengikuti Beasiswa Targeted. Beasiswa ini dibuka untuk calon mahasiswa dari kalangan PNS, TNI, Polri, wirausahawan, kader ulama, dokter, dan fellowship. Beasiswa Targeted yang dibuka termasuk Beasiswa PNS, TNI, POLRI, Beasiswa Kewirausahaan. Beasiswa Pendidikan Kader Ulama, Beasiswa Dokter Spesialis & Subspesialis, Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis, Beasiswa Kerja Sama Northeastern University, Tiongkok, dan Beasiswa Kerja Sama Central South University, Tiongkok.

Dokumen Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024

Memasuki waktu pendaftaran, detikers bisa menyiapkan dokumen pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 berikut:

  1. Biodata Diri (Online Form)
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Unggah)
  3. Scan Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus).
  4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi. (Unggah)
  5. Scan Transkrip Nilai S1/S2 (bukan Transkrip Profesi) (Unggah)
  6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (Unggah)
  7. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (Unggah)
  8. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) (Unggah)
  9. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih (Unggah)
  10. Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)
  11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (Online Form)
  12. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (Unggah)
  13. Profil diri pada formulir pendaftaran online (Online Form)
  14. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (Online Form)
  15. Proposal Penelitian (khusus Doktor) (Online Form)
  16. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (Online Form)

Jadwal Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2

  • Pendaftaran: 19 Juni 2024
  • Seleksi administrasi: 22 Juli 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
  • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024
  • Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
  • Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
  • Seleksi substansi: 10 September 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 dapat dicek melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Siap jadi awardee?

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Apa Itu Beasiswa LPDP? Ini Jenis, Syarat, dan Cara Daftarnya


Jakarta

Beasiswa LPDP merupakan salah satu beasiswa prestisius yang diincar oleh ribuan mahasiswa Indonesia. Pasalnya, beasiswa LPDP memberikan kesempatan emas untuk menempuh studi di kampus bergengsi di dalam atau luar negeri.

Selain menawarkan biaya pendidikan, beasiswa ini juga mencakup biaya hidup, makanan, transportasi, dan masih banyak lagi. Yuk, pahami selengkapnya seputar beasiswa LPDP di bawah ini.

Apa itu Beasiswa LPDP?

Mengutip dari buku Meretas Batas Impian Dengan Beasiswa karya Dr. Abdul Kahar, M.Pd, beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP merupakan beasiswa yang diselenggarakan secara resmi oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Program beasiswa LPDP diadakan untuk membantu calon mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di jenjang sarjana (S1), magister (S2), ataupun doktoral (S3).


Melalui beasiswa LPDP, mahasiswa berkesempatan untuk berkuliah di perguruan tinggi dalam atau luar negeri yang telah bermitra dengan LPDP. Komponen beasiswa LPDP sendiri diantaranya mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, makan, transportasi, dan asuransi.

Jenis Beasiswa LPDP

Hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya, beasiswa LPDP dari Kementerian Keuangan menawarkan 4 program utama yakni beasiswa targeted, beasiswa umum, beasiswa afirmasi, dan beasiswa kolaborasi. Dilansir dari laman resmi LPDP, keempat program beasiswa ini terbagi lagi menjadi beberapa kategori sebagai berikut:

1. Beasiswa Kolaborasi

Beasiswa Kolaborasi – Kemendikbudristek adalah program beasiswa ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk mendorong semangat belajar kalangan pelajar, pendidik, dan budayawan melalui berbagai program kolaborasi.

2. Beasiswa Umum

Beasiswa Reguler

Beasiswa Reguler merupakan program beasiswa di jenjang magister dan dokter yang ditujukan untuk WNI melalui mekanisme dan prosedur yang telah ditentukan LPDP.

Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

PTUD merupakan program beasiswa yang memberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan di jenjang magister dan doktor bagi WNI yang mempunyai Letter of Admission/Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi Utama Dunia.

Beasiswa Parsial

Beasiswa parsial merupakan program beasiswa jenjang magister dan doktor bagi WNI dengan skema pendanaan yang dibagi bersama antara pihak LPDP dan mahasiswa penerima beasiswa.

3. Beasiswa Afirmasi

Beasiswa Daerah Afirmasi

Program Beasiswa Daerah Afirmasi merupakan beasiswa jenjang magister dan doktor yang ditujukan bagi masyarakat yang berasal dari daerah afirmasi.

Beasiswa Prasejahtera

Program Beasiswa Prasejahtera ditujukan untuk membantu kalangan masyarakat dari keluarga prasejahtera atau miskin untuk dapat melanjutkan pendidikan di jenjang magister.

Beasiswa Penyandang Disabilitas

Program beasiswa ini diperuntukkan bagi masyarakat penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, sensorik, serta disabilitas ganda atau multi.

Beasiswa Putra-Putri Papua

Program beasiswa ini ditujukan bagi putra-putri dari daerah Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, dan Provinsi Papua Pegunungan untuk menempuh pendidikan di jenjang magister dan doktor.

4. Beasiswa Targeted (Targeted scholarship)

Beasiswa PNS, TNI, dan POLRI

Sesuai namanya, program beasiswa ini ditujukan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit TNI, dan anggota kepolisian (POLRI).

Beasiswa Kewirausahaan

Beasiswa kewirausahaan merupakan program beasiswa untuk jenjang magister luar negeri bagi WNI yang tertarik mempelajari bidang kewirausahaan.

Beasiswa Kader Ulama

Beasiswa kader ulama atau Beasiswa Pendidikan Indonesia Kader Ulama Masjid Istiqlal merupakan program beasiswa jenjang magister yang ditujukan bagi calon ulama. Program ini dikelola oleh Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) dan bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis

Program Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis diselenggarakan oleh LPDP dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menunjang ketersediaan sumber daya tenaga dokter spesialis dan subspesialis di Indonesia.

Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional merupakan program beasiswa jenjang doktor hasil kolaborasi antara LPDP dan BRIN yang ditujukan bagi WNI yang terampil dalam riset nasional di bidang keanekaragaman hayati, nuklir, penerbangan, antariksa, dan maritim.

Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program MBA

Program beasiswa ini ditujukan bagi WNI yang bekerja di sektor publik untuk melanjutkan pendidikan pada program MBA di Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

Beasiswa Prioritas LPDP-NTU Program Doktor

Program beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi WNI untuk menempuh pendidikan pada program doktor yang diadakan oleh Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

Beasiswa Prioritas LPDP-Campus France Program Master

Program beasiswa ini memberikan kesempatan bagi WNI untuk berkuliah pada jenjang magister di program studi dan universitas yang terlampir.

Beasiswa Prioritas LPDP-UC Davis

Program Beasiswa Prioritas LPDP-UC Davis ditujukan bagi WNI untuk melanjutkan pendidikan pada program doktor yang diselenggarakan oleh University of California Davis, Amerika.

Beasiswa LPDP-UNSW Program Doktor

Program beasiswa ini memberikan kesempatan bagi WNI untuk menempuh pendidikan pada program doktor di University of South Wales (UNSW) Australia.

Beasiswa Prioritas Dikristek-LPDP-OKP Program Master

Program Beasiswa Prioritas Dikristek-LPDP-OKP Program Master menawarkan kesempatan bagi WNI untuk melanjutkan pendidikan pada program studi dan universitas sebagaimana yang terlampir.

Beasiswa Prioritas LPDP-NUS Program Master Bidang Kewirausahaan

Program beasiswa ini diperuntukkan bagi WNI untuk menempuh pendidikan jenjang magister di National University of Singapore, program studi Master Science in Venture Creation bidang kewirausahaan (single degree).

Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis

Program Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis menyasar WNI yang bekerja sebagai dokter spesialis dan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) serta Surat Ijin Praktik (SIP) sebagai dokter spesialis.

Beasiswa Kerja Sama Metalurgi NEU

Program beasiswa ini merupakan beasiswa jenjang magister hasil kerja sama antara LPDP, Kementerian Koordinator dan Bidang Kemaritiman, Northeastern University (NEU) dan Zheijiang Huayou Cobalt Co. Ltd.

Beasiswa Kerja Sama Metalurgi CSU

Program beasiswa ini menawarkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di Bidang Metalurgi dan Sains Material di Central South University (CSU), Republik Rakyat Tiongkok.

Beasiswa Kerja Sama Korea University of Science & Technology (UST)

Program beasiswa ini ditujukan untuk jenjang magister dan doktor di sektor digital, energi terbarukan (renewable energy), ekonomi biru, dan bioteknologi.

Syarat Umum Beasiswa LPDP

Berikut sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pendaftar beasiswa LPDP yang dirangkum dari laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Sudah menyelesaikan studi progrma sarjana (S1)/diploma empat (D4) untuk beasiswa magister atau Sarjana(S1)/Diploma empat (D4) langsung doktor.
  3. Memiliki dokumen LoA unconditional dari Perguruan tinggi negeri tujuan dan memenuhi semua kriteria sebagai pendaftar program beasiswa doktor (S3) bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor.
  4. Tidak sedang mendaftar atau mendapatkan beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi awardee beasiswa LPDP.
  5. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai ketetapan dari LPDP.
  6. Mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan persyaratan bahasa sesuai ketentuan yang telah disepakati pada tiap program beasiswa.
  7. Menyetujui surat pernyataan yang tertera pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.
  8. Menuliskan profil diri serta riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran.
  9. Menuliskan komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
  10. Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL) sesuai persyaratan tiap program beasiswa.

Syarat Khusus Beasiswa LPDP

Mengutip dari laman Indonesia.go.id, berikut adalah beberapa persyaratan khusus beasiswa LPDP yang perlu diperhatikan:

Ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember pada tahun pendaftaran adalah sebagai berikut:

  • Maksimal berusia 35 tahun untuk pendaftar jenjang pendidikan magister.
  • Maksimal berusia 40 tahun untuk pendaftar jenjang pendidikan doktor.

2. Mengunggah Berkas Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

Berikut adalah ketentuan dokumen IPK untuk mendaftar beasiswa LPDP:

  • Pendaftar jenjang magister wajib mempunyai IPK pada jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3,00 pada skala 4,00.
  • Pendaftar jenjang doktor wajib mempunyai IPK pada jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3,25 pada skala 4,00.
  • Teruntuk pendaftar jenjang doktor dari program magister tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan yang diterbitkan perguruan tinggi asal.

3. Mengunggah Berkas Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris

Dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris diterbitkan paling lambat 2 tahun terakhir dari tahun pendaftaran beasiswa oleh IELTS, ITS, atau PTE Academic dengan ketentuan di bawah ini:

  • Pendaftar program studi magister dalam negeri memiliki skor minimal bahasa inggris TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0 atau PTE Academic 50.
  • Pendaftar program pendidikan magister luar negri memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT 80, IELTS 6,5 dan PTE Academic 58.
  • Pendaftar program pendidikan doktor dalam negeri mempunyai skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, IELTS 6,0 dan PTE Academic 50.
  • Pendaftar program pendidikan doktor luar negeri mempunyai skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT 94, IELTS 7,0 dan PTE Academic 65.
  • Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus diterbitkan dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

4. Melampirkan Surat Rekomendasi dari Akademisi atau Tokoh Masyarakat

Dokumen surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi dapat dilampirkan melalui form online atau unggah.

Tata Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP

Setelah memenuhi persyaratan umum dan khusus di atas, berikut panduan untuk melakukan registrasi beasiswa LPDP:

  1. Daftar secara online melalui situs https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Melengkapi dan mengunggah seluruh persyaratan berkas pada aplikasi pendaftaran.
  3. Submit atau kumpulkan aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
  4. Pastikan dokumen-dokumen pendukung yang diunggah seperti surat rekomendasi, surat keterangan atau sejenisnya masih berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan dari LPDP.

Demikian penjelasan mengenai pengertian, jenis serta syarat umum dan khusus dalam mendaftar beasiswa LPDP. Semoga artikel ini bermanfaat bagi detikers.

(khq/khq)



Sumber : www.detik.com

untuk Dorong Siswa Lanjut Kuliah



Jakarta

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menaikkan anggaran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2024. Bila di tahun sebelumnya jumlah anggaran sebesar Rp 9,1 triliun, kini Rp 13,4 triliun.

Sasaran siswa PIP juga bertambah menjadi 18,6 juta siswa di semua jenjang pendidikan pada 2024. Sebelumnya, sasaran PIP 2023 sejumlah 18,1 juta siswa.

Sofiana Nurjanah, Ketua Tim Kerja PIP menjelaskan dengan meningkatkan anggaran, terjadi perubahan besaran dana khusus siswa SMA dan SMK. Bila di tahun-tahun sebelumnya bantuan sebesar Rp 1 juta per siswa, besarannya kini sebesar Rp 1,8 juta per siswa.


“Mulai tahun 2024, bantuan PIP yang diberikan sebesar Rp 1,8 juta. Khusus untuk siswa kelas XII (kelas akhir pada tahun pelajaran 2023/2024) dan kelas X (kelas awal pada tahun pelajaran 2024/2025) diberikan setengah dari biaya satuan yaitu sebesar Rp 900 ribu,” tuturnya dalam keterangan tertulis, dikutip dari laman Puslapdik Kemendikbudristek, Jumat (31/5/2024).

Alasan Anggaran PIP Bisa Naik

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan anggaran PIP 2024 ditambah. Dari inflasi, pertumbuhan penduduk Indonesia, perubahan proses pembelajaran hingga permasalahan yang ikut timbul dalam penyaluran PIP.

“Beberapa permasalahan tersebut yakni kesenjangan besaran bantuan PIP, persentase penerima PIP di setiap jenjang, serta terjadinya kenaikan data hasil pemadanan siswa di Data Pokok Pendidikan dan DTKS,” katanya.

Sofiana menyebutkan bila pemerintah telah menyadari PIP belum bisa memenuhi kebutuhan pendidikan siswa. Hal ini terlihat pada jenjang SMA dan SMK.

Ia mencontohkan, bantuan PIP sebesar Rp 1 juta per tahun hanya dapat memenuhi 22,7 persen dari
kebutuhan pendidikan siswa. Padahal kebutuhan ideal setiap siswa sebesar Rp 4,4 juta.

“Harus diakui juga, bahwa persentase siswa penerima PIP jenjang SMA hanya 37,2 persen dan 26,9 persen jenjang SMK dari total peserta didik keseluruhan,” jelasnya.

Masih Sedikit Siswa SMA/SMK Lanjut ke Perguruan Tinggi

Dengan naiknya dana PIP yang diberikan, Sofiana berharap siswa SMA/SMK bisa semakin semangat belajar dan memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi usai lulus sekolah.

Sebab, data menunjukkan masih banyak siswa SMA/SMK penerima PIP belum lanjut ke perguruan tinggi. Padahal pemerintah sudah memprioritaskan penerima PIP Dikdasmen agar bisa mendapatkan KIP Kuliah nantinya.

Sofiana merinci, sejak 2021, baru 41 persen lulusan SMA dan 16 persen lulusan SMK yang lanjut ke perguruan tinggi dengan KIP Kuliah. Angka ini semakin menurun pada 2022, hanya 20 persen lulusan SMA serta 8 persen lulusan SMK yang memperoleh KIP Kuliah.

Penurunan angka lanjut kuliah bagi siswa PIP juga terjadi pada 2023.

“Tahun 2023 kemarin lebih turun lagi, yang sudah kami telusuri, baru 18 persen siswa lulusan SMA dan 3 persen lulusan SMK yang lanjut ke perguruan tinggi dengan KIP Kuliah,” tutur Sofiana.

Hal serupa juga sempat disampaikan oleh Staf Ahli Mendikbudristek bidang manajemen talenta, Tatang Mutaqien yang meminta penerima PIP Dikdasmen menjadi penerima prioritas KIP Kuliah. Alasannya karena baru 18% penerima PIP yang menjadi penerima KIP Kuliah di tahun 2023.

“PIP Dikdasmen dan KIP Kuliah merupakan program prioritas nasional dalam payung Program Indonesia Pintar (PIP). Keberlanjutan siswa penerima PIP Dikdasmen ke perguruan tinggi melalui KIP Kuliah menunjukkan keberhasilan PIP secara nasional”, kata Tatang.

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbudristek Diperpanjang, Cek Lagi Syaratnya



Jakarta

Pendaftaran beasiswa unggulan (BU) khusus pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) diperpanjang hingga 6 Juli 2024 mendatang. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/ dan pilih menu “Pendaftaran”.

Sebagai informasi, Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek adalah bantuan pendidikan yang memberikan kesempatan pegawai negeri sipil (PNS) melanjutkan pendidikan pada jenjang magister dan doktor. Nantinya, mahasiswa bisa memilih perguruan tinggi tujuan baik yang berada di dalam atau luar negeri.

Menjadi salah satu beasiswa top pemerintahan Indonesia, komponen pembiayaan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek sangatlah lengkap. Dari biaya pendidikan, biaya hidup, buku, penelitian, tunjangan awal kuliah, hingga transportasi kedatangan dan kepulangan ke perguruan tinggi tujuan.


Hingga kini, jumlah penerima Beasiswa Unggulan yang tengah aktif berkuliah pada akhir semester ganjil tahun akademik 2023/2024 adalah 4.259 mahasiswa dengan 77 orang di antaranya adalah Pegawai Kemendikbudritsek. Mereka tersebar di 260 perguruan tinggi dalam negeri dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai kampus tujuan paling populer.

Ingin menjadi salah satunya? Yuk kembali simak syarat penerimaan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek, dikutip dari panduan resminya Minggu (2/6/2024).

Syarat Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek 2024

Syarat Umum

  1. Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemendikbudristek
  2. Diusulkan oleh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan mendapat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
  3. Rekomendasi pimpinan terkait bidang studi yang diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi
  4. Memiliki penilaian kinerja minimal baik dan berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,25 pada program Magister (S-2) dan Doktor (S-3) atau yang ditentukan lain sesuai standar yang ditentukan oleh perguruan tinggi masing-masing selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

Syarat Dokumen

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. SK PNS dan SK jabatan terakhir
  3. Surat Penerimaan / Keterangan Lulus/ Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari Perguruan Tinggi
  4. ljazah dan transkrip nilai terakhir
  5. Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa Kemendikbudristek
  6. Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri
  7. Rencana studi bagi program Magister
  8. Proposal penelitian disertasi bagi program Doktor
  9. Surat rekomendasi dari pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
  10. Surat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
  11. Surat pernyataan dari Pimpinan Unit Kerja
  12. Surat pernyataan pegawai Kemendikbudristek
  13. Dokumen Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil 2 tahun terakhir

Untuk syarat lain berdasarkan pilihan jenjang pendidikan (magister atau doktoral), detikers bisa lihat di sini. Masih ada kesempatan hingga bulan Juli mendatang. Jadi, yuk buruan daftar detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris bagi Dosen dan Tendik, Yuk Daftar!



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah membuka pendaftaran beasiswa Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris (PKBI) bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan dosen perguruan tinggi untuk studi jenjang doktor ke luar negeri dan meningkatkan kinerja administrasi perkantoran tenaga kependidikan.

PKBI mempunyai fokus peningkatan skor IELTS dan kinerja administrasi perkantoran. Nantinya, peserta akan menjalani kursus selama dua bulan dari Agustus-Oktober 2024.


Pelaksanaan PKBI digelar secara hybrid (daring dan luring). Beberapa tahapan kursus yang akan dijalani peserta dimulai dari placement test, kegiatan pembelajaran, hingga tes IELTS dan TOEFL.

Lantas apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mengikuti PKBI? Berdasarkan informasi dari laman Dikti Kemdikbud, berikut syarat-syaratnya:

Syarat Daftar PKBI Guru dan Tendik 2024

Syarat Umum

  • Dosen tetap atau tenaga kependidikan di institusi naungan Dikti Kemendikbudristek.
  • Mendapat izin tertulis dari pimpinan instansial untuk menjalani kursus dan meninggalkan tugas pekerjaan selama kursus.
  • Bersedia mengikuti kursus dari awal hingga akhir.

Syarat Khusus

1. Dosen

  • Memiliki NIDN atau NIDK yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).
  • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS 6.0, atau
  • TOEFL ITP 530, atau TOEFL iBT 70, atau PTE Academic 50 yang masih berlaku (2 tahun sejak tanggal terbit sertifikat).
  • Berusia tidak lebih dari 40 tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran.
  • Pendidikan terakhir jenjang Magister (S2), belum memiliki gelar doktor, dan tidak sedang mengikuti pendidikan jenjang doktor.

2. Tenaga Kependidikan

  • Memiliki NIP atau NITK.
  • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS 5.0, atau
  • TOEFL ITP 425, atau TOEFL iBT 40, atau PTE Academic 40, atau Duolingo 90 yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit sertifikat).
  • Berusia tidak lebih dari 45 tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran.
  • Pendidikan terakhir minimal jenjang Diploma III (D3).

Komponen Pembiayan PKBI Dosen dan Tendik 2024

  • Biaya kursus (at cost)
  • Biaya tes IELTS atau TOEIC
  • Subsidi biaya hidup saat kursus secara luring
  • Biaya perjalanan PP saat mengikuti kursus secara luring atau mengikuti tes IELTS di lokasi tertentu.

Tata Cara Daftar PKBI Dosen dan Tendik 2024

  1. Memenuhi syarat khusus dan umum terlebih dahulu.
  2. Buka laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/
  3. Pilih jenis pendaftaran “Dosen” atau “Tenaga Kependidikan”
  4. Membuat akun dengan memasukkan NIDN/NIDK atau NIP/NTK.
  5. Mengisi data diri pada formulir pendaftaran sesuai permintaan.
  6. Mengunggah dokumen persyaratan yang diperlukan.

Jadwal Pendaftaran PKBI Dosen dan Tendik 2024

  • Pendaftaran: Mei – 22 Juni 2024
  • Seleksi administrasi: Juni – Juli 2024
  • Penetapan penerima: Juli 2024
  • Pelaksanaan: Agustus – Oktober

Demikian informasi seputar beasiswa pelatihan bahasa Inggris bagi dosen dan tendik. Semoga membantu ya.

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com