Category Archives: Domestik

Sisa-sisa Peradaban Sunda Kuno yang Ditemukan Belanda di Sukabumi



Sukabumi

Sisa-sisa peradaban Sunda Kuno ternyata ditemukan oleh orang Belanda di Sukabumi. Bagaimana kisah penemuannya?

Lokasi penemuan peradaban Sunda masa lampau itu berada di Kampung Salak Datar, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Lokasinya berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Dari hasil penelusuran sejarah, area itu pertama kali ditemukan oleh seorang peneliti Belanda bernama Hasskarl di tahun 1842.


“Lokasi Salak Datar pertama kali dilaporkan oleh Hasskarl tahun 1842. la melaporkan adanya bangunan Punden berundak di Salak Datar. Penelitian lebih lanjut terhadap Megalit Salak Datar tercatat adanya susunan batu di tengah sawah terdiri dari monolit berhias dakon, sejumlah menhir, dan batu datar,” kata Eldi, Tim Ahli Cagar Budaya (TACG) Kabupaten Sukabumi.

Penelitian Hasskarl kemudian berlanjut, sejumlah peneliti asal Belanda kembali mendalami situs tinggalan budaya tersebut.

Bahkan hingga kini, sejumlah peneliti dengan berbagai latar belakang dan berasal dari berbagai negara masih rajin mendatangi lokasi tersebut.

“Penelitian dilanjutkan oleh Vordeman (1885), N.J. Krom (1914), Puslit Arkenas (1977), dan beberapa peneliti lain baik dari peneliti asing, pemerintah, swasta, dan univeritas yang dilakukan di Lokasi Salak Datar hingga saat ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, lokasi Salak Datar merupakan lokasi dengan ciri tradisi Megalitik. Tradisi ini berkembang pada Masa Prasejarah Periode Perundagian, yaitu sekitar awal tarikh masehi,” beber Eldi.

Sejak September 2023 kawasan itupun ditetapkan sebagai kawasan Cagar Budaya dan keberadaannya dilindungi oleh Undang-undang.

Secara fungsi, Eldi merinci berbagai temuan di kawasan itu, setiap situs bebatuan memiliki arti dan fungsi yang memang mirip dengan situs tetinggal di masa lampau lainnya.

“Lokasi Salak Datar difungsikan sebagai tempat ritual pengagungan arwah leluhur pada masa lalu. Hal itu dibuktikan dengan tinggalan-tinggalan megalitik yang tersebar di lokasi. Seperti ditemukannya menhir dan batu datar menyerupai lantai yang saling berkaitan, dimana pada masa lalu dipergunakan untuk tempat pertemuan atau pengagungan terhadap arwah leluhur, itu catatan ahli cagar budaya dari lokasi,” ungkap Eldi.

“Letak Lokasi Salak Datar juga dekat dengan sumber air, berjarak sekitar 4 meter. Air merupakan komponen penting dalam tradisi megalitik, karena fungsi air digunakan sebagai kegiatan bersuci untuk mendukung upacara ritual pemujaan dalam tradisi megalitik,” sambungnya.

Situs Salak Datar di Desa Cimaja, lokasinya tersembunyi diantara permukman warga dan area perbukitan kawasan TNG Halimun-SalakSitus Salak Datar di Desa Cimaja, Sukabumi Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar

Nurdin Maulana (48), juru kunci Situs Salak Datar mengatakan ia meneruskan almarhum ayahnya Abah Kosih (72) yang juga juga kunci kawasan tersebut

“Saya meneruskan almarhum ayah saya, sejak beliau meninggal dunia 10 bulan silam. Saya menjalankan amanat atau wasiat dari almarhum untuk menjadi juru kunci di sini,” kata Nurdin.

Nurdin mengatakan peninggalan Situs Salak Datar berasal sejak zaman Sunda Wiwitan, lokasi itu kerap ramai pengunjung ketika memasuki bulan (kalender jawa) Muharam, Sapar dan Mulud.

“Biasanya yang datang ke sini tujuannya ziarah, silatuurahmi menelusuri jejak sesepuh dahulu. Muharam, Sapar dan Mulud di bulan biasa juga suka aja ada yang datang kadang satu orang dua orang seminggu,” kata Nurdin.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

11 Destinasi Wisata Labuan Bajo yang Wajib Kamu Kunjungi


Jakarta

Labuan Bajo merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Beberapa orang mengatakan Labuan Bajo merupakan gerbang menuju Pulau Komodo dan gugusan pulau di dalamnya yang menyimpan keindahan alam menakjubkan dan hewan purba yang cuma ada di Indonesia yaitu Komodo.

Nah buat kamu yang sudah bersiap-siap menyambangi ‘sepetak surga di Indonesia Timur’ ini, beberapa destinasi wisata di Labuan Bajo berikut ini mungkin bisa jadi pilihan.


Destinasi Wisata di Labuan Bajo

Selain komodo sebagai salah satu ikon wisata andalannya, ada beberapa destinasi wisata lain di Labuan Bajo yang sayang dilewatkan. Simak daftarnya:

1. Melihat Komodo, Hewan Prasejarah yang Cuma Ada di Indonesia

Wisatawan menikmati keindahan alam Taman Nasional Komodo dari atas bukit Gili laba, Labuan Bajo, Flores, Beberapa waktu lalu. Taman nasional komodo yang telah terpilih menjadi new 7 wonder selain menyajikan alam yang sangat indah juga memiliki hewan khas komodo yang mendiami Pulau rinca dan Pulau Komodo.Wisatawan menikmati keindahan alam Taman Nasional Komodo dari atas bukit Gili laba, Labuan Bajo, Flores. Foto: Agung Pambudhy

Salah satu yang menjadi daya tarik wisatawan ketika pergi ke Labuan Bajo adalah ingin melihat komodo yaitu kadal yang masih hidup sejak zaman pra sejarah hingga saat ini.

Hewan ini cuma ada di Indonesia lho. Untuk bertemu dengan hewan eksotis ini, kamu perlu berlayar menuju Taman Nasional Komodo.

Kamu bisa berlayar menggunakan speedboat, kapal, atau bahkan kapal phinisi mewah untuk mencapai Taman Nasional Komodo.

Tak hanya di Taman Nasional Komodo, satwa prasejarah ini juga masih ditemui di pulau sekitar Labuan Bajo seperti Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Nusa Kode, dan Pulau Montang.

2. Bermalam di Desa Tertinggi Wae Rebo

Desa Adat Wae Rebo, Menyaksikan Pesona Wisata Negeri DiatasDesa Adat Wae Rebo. Foto: detik

Wae Rebo merupakan salah satu desa adat di Flores yang letaknya berada di 1200 meter di atas permukaan laut. Tak heran jika desa ini merupakan salah satu desa tertinggi di Indonesia.

Tempat ini menawarkan pemandangan alam dan desa yang mengagumkan serta kearifan lokal dari Suku Manggarai yang menghuni desa ini.

Saat berwisata di sini, kamu bisa tinggal selama beberapa hari di rumah adat Wae Rebo yang bentuknya sangat unik. Kamu juga akan banyak belajar tentang budaya yang unik dari Suku Manggarai.

3. Menikmati Pemandangan Unik Sawah Lingko

Keindahan selanjutnya yang bisa kamu nikmati Ketika berkunjung ke Labuan Bajo adalah pemandangan ciamik dan unik dari Sawah Lingko yang berbentuk jaring laba-laba.

Hamparan sawah yang membentuk jaring laba-laba raksasa menjadi daya tarik utama dari Sawah Lingko. Sawah ini terletak di Desa Cancar, Kabupaten Manggarai.

Bentuknya yang unik tidak dibuat dengan sembarangan, hal tersebut didasarkan pada nilai-nilai budaya yang dipegang oleh masyarakat setempat.

Kamu bisa berkunjung ke Sawah Lingko bila mengikuti Open Trip Labuan Bajo. Kamu akan menikmati pemandangan alam yang unik dan melihat pengelolaan pertanian yang masih tradisional dari masyarakat di Sawah Lingko.

4. Menikmati Keindahan Pantai Pink yang Eksotis

Pasir Pink yang sangat indah di Pink Beach Labuan Bajo.Pasir Pink yang sangat indah di Pink Beach Labuan Bajo. Foto: Jesslyn Evania Yoshe Kwan

Seperti namanya, pantai ini begitu unik dengan hamparan pasir yang berwarna merah muda. Pantai yang terletak di Pulau Komodo ini menjadi salah satu dari tujuh pantai pink yang ada di dunia lho.

Tak hanya permukaan pantainya yang cantik, kamu juga bisa menikmati keindahan bawah lautnya yang juga menawan dengan melakukan snorkeling atau diving.

Kamu akan melihat keindahan bawah laut yang begitu kaya seperti ikan-ikan, terumbu karang, dan biota laut lainnya.

5. Pesona Puncak Gili Lawa yang Mengagumkan

gili lawa di labuan bajoGili Lawa di Labuan Bajo. Foto: Pradikta Kusuma/d’Traveler

Pulau Gili Lawa merupakan salah satu pulau dengan view tercantik yang ada di gugusan Pulau Komodo. Sebuah pulau kecil cantik tak berpenghuni ini terletak di utara Pulau Komodo dan menghadap Laut Flores.

Untuk menikmati pemandangan yang mengagumkan di Gili Lawa, kamu perlu melakukan trekking sekitar setengah hingga satu jam sampai puncak di perbukitan Gili Lawa.

Sesampainya di sana, rasa letih akan terbayarkan dengan melihat pemandangan hamparan rumput perbukitan serta laut Flores yang begitu indah.

Tetapi tenang saja, buat kamu yang malas trekking, Pulau Gili Lawa juga bisa kamu nikmati keindahan alam bawah lautnya dengan snorkeling atau diving,

6. Snorkeling di Pulau Cantik Manjarite

Labuan Bajo Hari PertamaPulau Manjarite, Labuan Bajo. Foto: (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Selanjutnya terdapat tempat snorkeling terbaik yang ada di Labuan Bajo yaitu Pulau Manjarite. Pulau ini berjarak sekitar satu jam dari Labuan Bajo.

Dengan pasir putih yang halus, air laut yang begitu jernih, perairan yang tidak begitu dalam serta ombak yang tenang, pulau Manjarite menjadi spot snorkeling yang sempurna dan menjadi favorit wisatawan.

Di bawah lautnya, kamu akan melihat keindahan alam bersama ikan warna-warni dan terumbu karang yang tak terjamah.

7. Menjelajahi Indahnya Pulau Kanawa

Pulau KanawaPulau Kanawa Foto: Bayu Fitri Hutami/d’Traveler

Pulau Kanawa merupakan salah satu pulau tercantik pada gugusan pulau di sekitar Labuan Bajo. Kondisinya yang begitu sepi dan menenangkan, membuatmu bagaikan menikmati pulau pribadi yang begitu indah.

Di sini kamu bisa melakukan beberapa kegiatan seperti menyelam dan fotografi di bawah air, relaksasi di bibir pantai yang menenangkan, melihat sunrise atau golden sunset yang begitu memukau, hingga hiking perbukitan yang ada di Pulau Kanawa.

8. Menelusuri Jejak Komodo di Pulau Rinca

Komodo merupakan hewan endemik yang hanya ada di Indonesia khususnya Di Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Di Pulau Rinca terdapat 1200 ekor komodo. Untuk melihat komodo disana kita berkeliling pulang dengan ditemani oleh ranger. Di Pulau ini juga  terdapat kerbau dan rusa sebagai makanan komodo.Melihat komodo di Pulau Rinca. Foto: Agung Pambudhy

Komodo tidak hanya ditemui di Pulau Komodo saja. Pulau Rinca yang ada di sekitar Labuan Bajo juga merupakan habitat asli dari hewan purba ini. Bahkan di sana ditemukan lebih dari 1000 ekor komodo yang masih hidup.

Kemudian yang menarik adalah pulau ini dijadikan alternatif bagi para turis yang ingin melihat kehidupan komodo.

Setelah kebijakan baru ditetapkan, tiket masuk Taman Nasional Komodo naik berkali-kali lipat menjadi Rp 3.750.000 untuk alasan konservasi komodo.

Sementara di Pulau Rinca, dengan harga tiket masuk sebesar Rp 50.000 saja, kamu juga sudah bisa melihat kehidupan hewan prasejarah ini. Bahkan bisa lebih murah jika kamu membeli paket wisata yang disediakan di sana.

9. Menikmati Sunset di Bukit Sylvia

Bukit Sylvia di Labuan BajoBukit Sylvia di Labuan Bajo Foto: (Syanti/detikcom)

Satu lagi bukit menawan untuk menikmati pemandangan Labuan Bajo yaitu Bukit Cinta atau dikenal dengan nama Bukit Sylvia.

Penamaan bukit ini didasarkan pada nama hotel yang mencakup Kawasan ini yaitu Sylvia Resort. Awalnya memang bukit ini hanya diperkenankan untuk tamu hotel, tapi kini siapapun bisa menyambangi bukit Sylvia untuk melihat panorama indah Labuan Bajo.

Bahkan dengan pemandangan yang begitu cantik, bukit ini tidak memiliki tarif biaya masuknya. Jalan menuju bukitnya juga bisa dengan mudah kamu lalui dengan berjalan kaki.

10. Merasakan Kesegaran Air Terjun Cunca Wulang

Air Terjun Cunca WulangAir Terjun Cunca Wulang. Foto: detik

Siapa bilang di Labuan Bajo cuma ada pantai? Di sini juga menyimpan keindahan alam berupa Air Terjun Bernama Cunca Wulang. Karena keindahannya, air terjun ini sering disebut dengan Green Canyon dari timur Indonesia.

Di sana kamu akan menikmati kesegaran air berwarna biru bening dari Air Terjun Cunca Wulang. Lebih serunya, kamu juga bisa melakukan aksi-aksi yang memacu adrenalin dengan melompat dari tebing-tebing indah yang ada di sana.

11. Melihat Kearifan Budaya Kampung Compang To’e Melo

Selain keindahan alamnya yang memukau, Labuan Bajo juga menyimpan kekayaan budaya yang perlu kamu lihat. Salah satu destinasi wisata budaya di Labuan bajo adalah Kampung Compang To’e Melo atau Kampung Melo.

Kamu bisa menyaksikan tarian sambutan dari masyarakat Kampung Melo jika berkunjung ke sini. Selain itu, terdapat minuman tradisional yaitu tuak yang menjadi daya tarik tersendiri dari budaya Kampung Melo.

Lokasinya juga memiliki pemandangan yang indah karena terletak di ketinggian. Kamu akan merasakan hawa segar pegunungan sekaligus kehangatan karena sambutan ramah dari masyarakat Kampung Compang To’e Melo.

Nah itu dia beberapa destinasi wisata Labuan Bajo yang wajib kamu kunjungi. Selamat berpetualang.

(inf/inf)



Sumber : travel.detik.com

Ada yang Panas, Ada yang Dingin



Sibolangit

Ada sebuah keajaiban alam di Sibolangit, Sumatera Utara. Di sana, ada sungai dengan dua rasa air. Ada yang panas, ada juga yang dingin.

Kecamatan Sibolangit di Sumatera Utara terkenal akan wisata alamnya yang menakjubkan. Selain Air Terjun Dua Warna, Sibolangit juga mempunyai Sungai Dua Rasa yang unik.

Bagi traveler yang menyukai kegiatan mandi-mandi sambil menyaksikan pemandangan alam yang indah, Sungai Dua Rasa adalah pilihan yang tepat. Hangat dan dinginnya sungai ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.


Lokasi dan Cara Menuju ke Sungai Dua Rasa

Sungai Dua Rasa terletak di Negeri Gugung, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Untuk mencapai objek wisata ini, traveler bisa menggunakan kendaraan roda dua, karena jalur menuju sungai ini masih sempit dan sulit dilalui kendaraan roda empat.

Perjalanan menuju sungai ini dapat ditempuh selama 3-4 jam dari Kota Medan. Sebelum bisa benar-benar sampai ke sungainya, traveler perlu trekking selama 15 menit.

Jangan khawatir, pengelola sudah menyediakan jembatan untuk memudahkan pengunjung hingga sampai ke tepi sungai. Di tepi sungai, traveler dapat melihat pepohonan dengan akar yang besar.

Pohon-pohon rindang juga memberikan suasana sejuk di sekitar sungai. Begitu sampai di sungai ini, traveler akan betah dan rasanya tak mau pulang.

Jam Buka dan Harga Tiket Sungai Dua Rasa

Wisata Sungai Dua Rasa buka setiap hari selama 24 jam. Bagi traveler yang ingin berkunjung ke sungai ini dikenakan biaya sebesar Rp 10 ribu. Jika ingin menikmati pemandiannya, dikenakan lagi biaya sebesar Rp 5 ribu.

Daya Tarik Sungai Dua Rasa

Sesuai dengan namanya, sungai ini memiliki dua sensasi rasa yang berbeda, yaitu panas dan dingin. Aliran air panas berasal dari mata air panas Siburak dan air dinginnya berasal dari aliran Sungai Lau Jabi.

Selain keunikan suhunya, sungai ini juga memiliki warna biru tosca yang menarik dipandang mata. Hal ini dikarenakan sungai sudah tercampur belerang dari pegunungan.

Aliran sungai ini juga tidak pernah keruh, karena selalu memiliki bebatuan di setiap alirannya. Di sisi sungai yang panas, bebatuan tampak terlihat putih karena kandungan mineral yang tinggi.

Suhunya yang panas membuat para wisatawan bahkan dapat memasak telur dan mie. Pemandangan di sekitar sungai ini juga turut menjadi perhatian wisatawan. Unik sekali!

——

Artikel ini telah naik di detikSumut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Cek Harga Kembang, Sejarah, Lokasi, dan Cara Menuju Pasar Bunga Rawa Belong



Jakarta

Pasar bunga Rawa belong menjadi salah satu pasar yang bukan hanya digandrungi oleh pembeli bunga, tetapi juga pemburu konten. Cek informasi terkini tentang pasar itu.

Dengan luas lahan mencapai 1,3 ha pasar bunga Rawa Belong, yang berada di Jakarta Barat, menjadi tempat berjualan 600 pedagang bunga. Pasar itu bahkan disebut-sebut sebagai pasar bunga terbesar se-Asia Tenggara lho!

Simak informasi berikut ini untuk mengetahui lebih lanjut informasi di Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta.


Sejarah Pasar Bunga Rawa Belong

Sebelum menjadi pasar, daerah itu memiliki tanah yang subur dikarenakan lokasinya yang dekat dengan Kali Pesanggrahan. Daerah tersebut sangat cocok untuk digunakan bercocok tanam bunga anggrek sehingga banyak masyarakat yang menanam anggrek di sini lalu menjualnya.

Kegiatan jual beli anggrek di daerah tersebut pun sukses dan kian ramai pembeli hingga membuat ruas jalan sangat padat. Akhirnya, para pedagang direlokasikan ke suatu tempat, namun penjualan cenderung menurun dan pedagang kembali berjualan di tepi jalan lagi.

Penjualan bunga anggrek kian ramai hingga Gubernur Jakarta saat itu Ali Sadikin menyorotnya. Kemudian, dibangun los pasar untuk para pedagang berjualan. Namun seiring berjalannya waktu lahan yang semula digunakan untuk bercocok tanam anggrek semakin berkurang karena tergusur oleh pembangunan yang pesat terjadi di Jakarta.

Akhirnya para pedagang anggrek banting setir dan menjual bunga-bunga utuh. Bunga-bunga tersebut dikumpulkan dari petani berbagai daerah seperti Bogor, Bandung, Malang, dan sebagainya.

Penjualan bunga utuh kian melesat dan semakin banyak penjual yg akhirnya menjual berbagai jenis bunga batang. Akhirnya pada tahun 1989-1990 Pemprov DKI membangun kembali pasar yang kini menjadi Pasar Bunga Rawa Belong. Pada tahun 2007 Pasar Bunga Rawa Belong memiliki dua bangunan. Pembangunan dan pengembangan bangunan terus berlanjut seiring berjalannya waktu hingga akhirnya Pasar Bunga Rawa Belong menyabet gelar sebagai Pasar Bunga Terbesar se-Asia Tenggara.

Lokasi Pasar Rawa Belong

Pasar Bunga Rawa Belong berada di Jalan Sulaiman No.56, Kebon Jeruk, kota Jakarta Barat.

Pasar itu memiliki dua bangunan yang terbagi atas 3 blok yakni blok A, B, dan C. Pada bangunan bagian Utara terdapat blok A dan B. Pada bagian ini traveler bisa menemukan penjual berbagai jenis bunga, buket bunga, dan papan ucapan.

Adapun, pada bangunan bagian selatan ditemukan berbagai penjual kebutuhan dekorasi seperti pot bunga, lampu hias, janur kuning, hingga ronce melati. Pada bagian selatan juga ditemukan beberapa penjual bunga tabur, air bunga, dan kendi tanah liat yang kerap digunakan dalam prosesi adat dan pemakaman.

Jam Buka

Pasar ini bisa dikatakan tidak pernah tidur, hal ini dikarenakan pasar ini buka 24 jam. Namun dapat dicatat, waktu tepat mengunjungi pasar ini ialah dini hari atau sepagi mungkin dikarenakan banyak bunga baru yang berdatangan di Pasar ini pada tengah malam terutama pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu. Jika mengunjungi pasar ini pada waktu yang tepat bunga yang tersedia jauh lebih segar dan beragam.

Akses Transportasi Umum di Pasar Rawa Belong

Untuk menuju Pasar Rawa Belong, traveler bisa menggunakan kendaraan umum dengan cara berikut.

1. TransJakarta

Terdapat dua halte terdekat di kawasan Pasar Bunga Rawa Belong. Jika traveler berasal dari arah Kebon Jeruk traveler bisa turun di Halte Kelapa Dua Sasak dan berjalan sekitar 1.1km.

Adapun, jika datang dari arah Palmerah traveler bisa turun di Bus Stop Simpang Palmerah Barat Rawa Belong dan berjalan sekitar 1.9km.

Traveler bisa melakukan cek rute terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan dengan menggunakan aplikasi yang ada agar bisa mendapatkan rute terbaik.

2. KRL

Jika berasal dari daerah yang cukup jauh dan memilih naik commuter line, traveler bisa turun di Stasiun Palmerah. Setelah itu traveler harus menyambung perjalanan sejauh sekitar 2.8 dengan berjalan kaki atau menggunakan ojek online untuk menuju Pasar Bunga Rawa Belong.

3. Jak Lingko

Selain TransJakarta traveler juga bisa menggunakan Jak Lingko untuk menuju pasar ini. Traveler bisa naik JAK56 (Terminal Grogol – Hutan Kota Srengseng) dan turun di depan Jalan Sulaiman. Selain itu traveler juga bisa naik JAK14 (Tanah Abang-Meruya) dan turun di Jalan Rawa Belong 2A. Dari sana traveler cukup berjalan 500m untuk menuju Pasar Bunga Rawa Belong.

4. Angkot/Mikrolet

Jika belum memiliki kartu elektronik, traveler bisa memilih opsi Angkot. Pilihan kode angkot yang bisa dipilih diantaranya M11(Tanah Abang – Meruya Ilir), M09 (Tanah Abang – Kebayoran Lama), dan M24 (Grogol – Srengseng).

Harga dan Jenis bunga-bunga di Pasar Rawa Belong

Harga bunga yang ada di pasar ini dapat dikatakan berbeda-beda setiap pedagangnya. Hal ini berkaitan dengan kualitas bunga, panjang tangkai, hingga jumlah batang perikat.

Ya, kebanyakan bunga di pasar ini tak dijual perbatang, melainkan per ikat. Jumlah batang bunga yang ada di sana juga beragam Contohnya bunga sedap malam berisi 10 batang/ikat, bunga mawar 20 batang/ikat, bunga matahari 5 batang/ikat, dan sebagainya. Harga yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari Rp 15 ribu/ikat hingga Rp 60 ribu/ikat. Beberapa bunga langka dan cantik bahkan bisa dibanderol hingga ratusan ribu perikatnya.

Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu terutama saat kebutuhan bunga melonjak seperti saat Lebaran, Valentine, dan Hari Ibu harga bunga bisa naik hingga empat kali lipat.

Selain membeli bunga, traveler juga bisa merangkai bunga untuk dijadikan buket bunga. Kebanyakan pedagang bunga juga akan menawarkan jasa merangkai buket bunga ketika seorang pembeli membeli banyak bunga, harga jasa yang ditawarkan juga beragam berdasarkan kesulitan dan bahan yang digunakan. Biasanya jasa rangkai bunga ini mulai dari Rp 20 ribu saja.

Perlu diingat harga-harga di atas merupakan harga sebelum ditawar dan traveler harus menyiapkan uang cash untuk melakukan transaksi di sini karena kebanyakan pedagang belum memiliki QRIS.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Parahyangan Somaka Giri, Mata Air Suci di GWK, Diyakini Bisa Sembuhkan Penyakit



Badung – Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Ungasan, Badung, Bali tak hanya menawarkan pemandangan patung yang eksotis buat pengunjung. Tetapi, tempat ini juga memiliki keunikan lain, salah satunya kisah Parahyangan Somaka Giri, sumber mata air suci.

Parahyangan Somaka Giri memiliki kisah melegenda yang diyakini oleh masyarakat sekitar sejak dulu. Tempat itu dipercaya sebagai anugerah yang memiliki kekuatan magis untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan memohon hujan pada musim kemarau.

Nanda, storyteller di Plaza Wisnu, menyebut sumber mata air itu sudah ada lebih dari 200 tahun yang lalu. Kemudian, pembangunan dan maintenance pura dilakukan saat GWK Cultural Park mulai didirikan yang kemudian dikenal dengan nama Parahyangan Somaka Giri.

Parahyangan Somaka Giri berada di area Plaza Wisnu, dataran tertinggi di GWK Cultural Park, tempat didirikannya sosok patung Dewa Wisnu yang ikonik. Para pengunjung yang datang akan diajak untuk menyelami dan mendapatkan pengalaman spiritual budaya Bali.

Parahyangan Somaka Giri, GWK Cultural Park, Badung, BaliParahyangan Somaka Giri, GWK Cultural Park, Badung, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Traveler akan disambut dengan payung atau tedung Bali berwarna kuning dan putih di sepanjang tangga masuk. Penggunaan kamen dan selendang sebagai simbol untuk menjaga kesopanan di kala memasuki Parahyangan Somaka Giri. Traveler khususnya perempuan yang sedang menstruasi juga dilarang untuk memasuki areal Parahyangan Somaka Giri.

Pertama, traveler akan diajak untuk mengenal konsep Panca Maha Bhuta, lima elemen dasar yang menyusun alam semesta menurut keyakinan Hindu. Terdiri dari Cahaya, Bumi, Air, Udara, dan Ruang Hampa yang berpadu untuk menyusun alam semesta.

Setelah mendengarkan tentang konsep Panca Maha Bhuta, jika berkenan, traveler akan diajak untuk mengikuti doa yang dipimpin oleh Jro Mangku. Berbagai harapan baik boleh traveler panjatkan dengan ditemani iringan Bajra atau Genta.

Di akhir doa, traveler akan mendapatkan percikan air suci (tirta) dan Gelang Tridatu, sebagai simbol Trimurti dalam agama Hindu.

Nanda menceritakan keunikan Parahyangan Somaka Giri. Sumber mata air ini terletak di lahan batu kapur dan berada di ketinggian 240 meter di atas permukaan laut. Sangat mustahil untuk mendapatkan sebuah sumber mata air mineral.

“Jika dipikirkan, lokasi ini berada di daerah berkapur dengan ketinggian 240 meter di atas permukaan laut. Itu tentu sedikit mustahil untuk mendapatkan sumber mata air mineral. Jadi semua air di sini selain di areal Somaka Giri masih terkontaminasi zat kapur,” kata Nanda.

Unik ya, ternyata GWK Cultural Park traveler nggak hanya melihat karya seni patung dan pertunjukkan. Namun ada kisah sumber mata air suci yang dibalut dengan berbagai kisah magisnya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tempat Nongkrong Baru Sambil Jajan Roti di Kemang



Jakarta

Kawasan Kemang di Jakarta Selatan tak kekurangan tempat nongkrong baru. Ada satu tempat dimana traveler bisa ngopi dengan suasana homey sambil makan roti.

Tempat itu bernama Roti Keset Condet. Sesuai namanya, toko roti ini memang berasal dari Condet, Jakarta Timur. Namun, mereka baru saja membuka cabang barunya di Kemang, tepatnya di Jl. Kemang Selatan VIII No 56a.

Tak dapat dipungkiri, kawasan Kemang masih jadi magnet bagi anak muda kekinian untuk nongkrong dan bergaul. Tak heran jika Kemang masih jadi magnet yang kuat bagi industri FnB untuk berekspansi ke sana.


“Dari insight dan polling followers di sosmed, kita di Jakarta Selatan memang kenceng. Kemang buat saya ini legend, tempat legend. Kedua, memang di Jakarta Selatan ini kita nggak bisa pungkiri daya belinya kuat. Itu salah satu indikatornya,” ujar Fahmi Zaki Basalamah, owner Roti Keset Condet kepada detikTravel, Rabu (1/5/2024).

Cabang di Kemang ini merupakan cabang ke-7 Roti Keset Condet, setelah sebelumnya mereka sudah mendirikan outlet di Condet, TSM Cibubur, Kota Kasablanka, SMB Bekasi, PIM 1, dan Gandaria City.

Yang membedakan cabang Kemang dengan cabang lain, di sini traveler bisa makan roti sambil nongkrong dan minum kopi. Suasana di Kemang yang homey akan membuat traveler betah lama-lama nongkrong di sini.

“Di Kemang ini, outlet pertama dengan kita punya kopi. Kopinya ada macem-macem rasanya. Kalian bisa duduk sambil makan roti dan minum kopi dengan suasana yang enak,” imbuh Savira Elly, salah satu owner kedai roti ini.

Roti Keset CondetRoti Keset Condet Foto: (dok. Istimewa)

Untuk jenis rotinya, traveler bisa memilih antara varian roti manis atau roti asin gurih. Selain itu, untuk basicnya roti keset juga ada dua varian, yaitu polos atau keju.

Sedangkan untuk ukurannya, traveler bisa memilih apakah mau size yang original atau yang mini. Setiap roti akan diberi topping sesuai dengan pilihan.

Untuk roti asin, yang paling favorit adalah rasa smoked beef dan pizza. Sementara untuk varian manisnya, yang jado favorit adalah rasa chocomaltine cheese hingga nutella cheese.

Roti Keset CondetRoti Keset Condet Foto: (dok. Istimewa)

Ada juga menu baru yaitu Roti Keset Condet Bakar dengan berbagai macam varian seperti Egg Floss Toast, Breakfast Toast, Brulee Toast, hingga Sweet Toast.

“Kalau yang original itu range harganya dari Rp 50 ribu sampai Rp 80 ribuan. Kalau untuk yang mini, dari Rp 30 ribuan sampai Rp 40 ribuan. Kita juga ada yang Rp 100 ribuan dapat 3 juga ada,” jelas Fahmi.

Karena tidak menggunakan bahan pengawet, roti keset ini punya kadaluarsa. Untuk varian roti manis, biasanya bertahan di masa 4 hari. Sedangkan untuk varian roti asin, biasanya cuma bertahan selama 2 hari saja.

“Tapi kamu harus taruh kulkas ya, biar nggak disemutin. Nanti baru bisa diangetin, bisa pakai microwave, bisa diteflon lagi atau dikukus di rice cooker,” tutupnya.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

14 Tempat Wisata Garut yang Wajib Dikunjungi, Seru dan Terjangkau!


Jakarta

Meski bukan menjadi destinasi wisata utama saat liburan, Garut ternyata memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, lho. Ada segudang objek wisata menarik yang bisa dikunjungi, mulai dari wisata alam hingga taman bermain.

Selain itu, ada beberapa tempat wisata yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota. Jadi, detikers bisa mengunjunginya tanpa perlu khawatir capek karena menempuh perjalanan yang lama.

Lantas, apa saja tempat wisata di Garut yang wajib dikunjungi? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Tempat Wisata Garut yang Wajib Dikunjungi

Apabila bosan berlibur ke Bandung, cobalah sesekali melipir ke Garut. Jaraknya juga tidak begitu jauh, hanya sekitar 2 jam perjalanan dari Bandung dengan mengendarai mobil.

Memangnya, ada tempat wisata apa saja sih di Garut? Simak ulasannya di bawah ini yang telah dirangkum detikTravel.

1. De Wisdom

Destinasi yang pertama adalah De Wisdom. Di tempat ini, detikers dapat melihat secara langsung domba garut yang ikonik.

Selain melihat domba, kamu juga bisa mencoba berbagai wahana permainan yang seru. Lalu, ada juga sejumlah spot foto yang Instagramable dan estetik dengan latar belakang pemandangan gunung.

De Wisdom juga menyediakan villa yang bisa disewa oleh pengunjung. Ada juga berbagai arena bermain anak, lapangan yang luas, labirin, dan spot foto ala Bali.

De Wisdom buka setiap hari dari pukul 09.00-17.00 WIB. Lokasinya berada di Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 6,6 km dari pusat kota Garut.

2. Balong

Balong menjadi salah satu destinasi wisata favorit dan terkenal di Garut. Sebab, detikers bisa merasakan sensasi ngopi di tepi danau. Ditambah udara yang segar dan suasana asri membuat tempat ini cocok untuk healing sejenak.

Balong buka setiap hari dari pukul 09.00-22.00 WIB. Tempat wisata ini terletak di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 6 km dari Alun-alun Garut.

Disarankan datang ke Balong saat weekdays dan di pagi hari. Selain udaranya masih sejuk, hal ini agar travelers tidak perlu antre ketika ingin menikmati secangkir kopi hangat di tepi danau.

3. Alun-alun Garut

Sudut-sudut di Alun-alun Garut yang baru selesai renovasi.Foto: Hakim Ghani

Kurang lengkap rasanya berkunjung ke Garut namun tak sempat mampir ke Alun-alun. Tempat yang satu ini selalu ramai dipadati masyarakat dari pagi sampai malam hari.

Saat pagi, Alun-alun Garut ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin berolahraga. Menjelang sore hingga malam, Alun-alun Garut semakin ramai karena banyak warga yang ingin bersantai.

Selain itu, ada banyak pedagang kaki lima yang menjual berbagai makanan dan minuman yang murah meriah. Di sebelah Alun-alun juga terdapat Masjid Agung Garut, sehingga travelers yang beragama muslim bisa menyempatkan diri untuk beribadah.

Alun-alun Garut dapat dikunjungi secara gratis. Jadi, sempatkan diri untuk mampir ke Alun-alun ya!

4. Pemandian Air Cipanas Garut

Selain domba, Garut juga terkenal dengan pemandian air panas alami. Salah satu lokasi pemandian air panas yang terkenal berada di Cipanas.

Sedikit informasi, sumber air panas tersebut berasal dari Gunung Guntur, yakni salah satu gunung berapi yang aktif.

Adapun sejumlah tempat pemandian air panas yang ramai dikunjungi wisatawan, yakni Kolam Renang Purbasari, Nagara Hot Spring Experience, dan Pemandian Air Panas Ciengang.

Untuk biaya tiket masuknya sendiri bervariatif, tergantung dari masing-masing tempat wisata air panas yang ingin dikunjungi.

5. Wisata Alam Batu Lempar

Wisata Alam Batu Lempar terletak di Jalan Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Memang jaraknya agak sedikit jauh dari pusat kota, tapi dijamin travelers bakal senang selama berada di sana.

Soalnya, kamu dapat menikmati suasana hutan pinus asri yang dialiri oleh arus sungai yang jernih. Selama di Wisata Alam Batu Lempar, detikers bisa bersantai sambil menikmati alam, berfoto-foto, memasang hammock, hingga mendirikan tenda.

Untuk biaya tiket masuknya sangat murah, yakni Rp 5.000 per orang. Jika detikers membawa kendaraan, siapkan juga tiket parkir sebesar Rp 5.000.

6. D Leuwi Garut

Rekomendasi tempat wisata berikutnya adalah D Leuwi Garut. Di sini, kamu bisa menikmati suasana asri di pinggir sungai sambil menyantap makanan dan minuman yang lezat.

Tempatnya juga asyik untuk menikmati suasana alam Garut sambil healing sejenak. Lalu, suara gemericik air sungai membuat hati jadi lebih tenang dan relax.

D Leuwi Garut terletak di Jalan Pembangunan, Tarogong, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 3,5 km dari pusat kota.

Tempat wisata ini buka setiap hari dari pukul 08.00-17.00 WIB saat weekday. Sedangkan saat weekend, D Leuwi buka sejak pukul 08.00-23.00 WIB.

7. Kuliner Malam di Kerkof

Ingin mengisi perut di malam hari? Cobalah berkunjung ke Kerkof. Sebab, ada banyak sekali jajanan kaki lima yang murah meriah di malam hari. Maka dari itu, tempat ini juga terkenal sebagai kawasan wisata kuliner.

Untuk lokasinya sendiri berada di dekat Bunderan Kerkof, tepatnya di Jalan Merdeka, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Selain berburu sejumlah kuliner lezat, tempat ini juga menyediakan fasilitas umum yang lengkap, seperti tempat parkir, toilet, mushola, hingga wahana permainan anak. Dijamin, detikers tidak akan bosan saat berkunjung ke sini.

8. Galeri Makkah Madinah

Ada satu tempat wisata religi yang patut dikunjungi, yaitu Galeri Makkah Madinah. Di sini, travelers dapat melihat miniatur dari Gua Hira dan Ka’bah yang mirip seperti aslinya.

Selain itu, terdapat juga replika Masjid Nabawi dan maket rumah Rasulullah SAW. Jadi tak hanya sekadar jalan-jalan, namun juga dapat menambah pengetahuan dan mendekatkan diri dengan Allah SWT.

Galeri Makkah Madinah berlokasi di Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00-17.00 WIB. Untuk biaya tiket masuknya sekitar Rp 35.000/orang dan gratis untuk anak berusia 4 tahun ke bawah.

9. Casacola Sky Garden Coffee

Garut juga memiliki sejumlah coffee shop kekinian yang patut dikunjungi, salah satunya Casacola Sky Garden Coffee. Tempat nongkrong anak muda ini mengusung arsitektur estetik di segala sisi, jadi ada banyak spot foto Instagramable.

Tempat ini memiliki 2 lantai dengan 3 pilihan area tempat duduk, yakni area indoor, semi outdoor dan area outdoor. Area indoor menyajikan ornamen estetik dan minimalis, lalu area outdoornya terdapat tempat duduk yang luas dengan bean bag yang nyaman.

Disarankan datang ke sini saat sore menjelang malam dan ketika cuaca sedang cerah. Sebab, detikers bisa menikmati pemandangan Kota Garut dari atas. Kalau malam hari, kamu bisa melihat gemerlap cahaya lampu.

Casacola Sky Garden Coffee terletak di Jalan Cirendeu, Godog, Kec. Karangpawitan, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 5 km dari Alun-alun Garut.

10. Sabda Alam Water Park

Jika ingin mengajak si kecil berenang sambil bermain air, cobalah berkunjung ke Sabda Alam Water Park. Ada banyak wahana air yang bisa kamu coba, mulai dari wave pool, spilled bucket, hingga kiddies pool yang ramah anak-anak.

Untuk harga tiket masuknya juga murah, yakni sebesar Rp 45.000/orang saat Senin-Jumat. Sementara Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional sebesar Rp 60.000/orang.

Sabda Alam Water Park terletak di Jalan Raya Cipanas, Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Jaraknya kurang lebih sekitar 6 km dari Alun-alun Garut.

11. Garut Dinoland

Garut DinolandFoto: Hakim Ghani/detikJabar

Kalau berkunjung ke Garut, jangan lupa mampir ke Garut Dinoland. Tempat wisata ini sangat cocok dikunjungi bersama keluarga dan anak-anak.

Di Garut Dinoland, kamu dapat melihat berbagai replika dinosaurus sekaligus belajar mengenai hewan-hewan di zaman purba. So, tak hanya seru namun juga dapat menambah ilmu.

Untuk harga tiket masuknya cukup terjangkau, yakni sebesar Rp 50.000/orang saat weekday dan Rp 65.000/orang saat weekend. Garut Dinoland buka setiap hari mulai pukul 09.00-17.00 WIB.

12. SKY-G Funtainment

Satu lagi destinasi wisata di Garut yang ramai didatangi anak muda, yaitu SKY-G Funtainment. Di tempat ini, travelers bisa bermain sepatu roda, inline skate, push bike, dan scooter injak.

Tak hanya itu, kamu juga bermain hoverboard dan mini ATV di SKY-G Funtainment. Jangan khawatir, tempat ini seluruhnya indoor jadi aman dari hujan dan panas matahari.

Untuk jam bukanya sendiri berbeda-beda, yakni sebagai berikut:

  • Senin-Kamis pukul 12.00-21.00 WIB
  • Jumat pukul 13.00-21.00 WIB
  • Sabtu-Minggu pukul 09.00-21.00.

Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 30.000/3 jam saat weekday dan Rp 40.000/3 jam saat weekend. Apabila detikers mendampingi si kecil bermain, tidak dikenakan biaya sama sekali.

SKY-G Funtainment berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Jaraknya hanya sekitar 3,5 km dari Alun-alun.

13. Situ Bagendit

Situ Bagendit yang telah direvitalisasiFoto: Hakim Ghani/detikJabar

Situ Bagendit merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di Garut. Tempat ini selalu ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat pagi hari.

Sebab, tempat ini dikelilingi oleh pepohonan hijau dan danau yang luas, sehingga suasananya begitu asri dan udaranya terasa sejuk. Maka jangan heran, saat pagi hari tempat ini sudah ramai dikunjungi warga yang ingin olahraga atau bersantai menikmati pemandangan.

Untuk bisa sampai ke Situ Bagendit, detikers harus menempuh perjalanan sekitar 25-30 menit dengan mengendarai mobil. Tiket masuknya juga murah, yakni Rp 10.000 untuk orang dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak.

14. Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang

Rekomendasi tempat wisata di Garut yang terakhir adalah Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang. Di tempat ini, travelers dapat menemui berbagai produk kerajinan dengan bahan dasar kulit, mulai dari jaket, sepatu, dompet, tas, dan lain sebagainya.

Untuk harganya cukup bervariasi, tergantung dari barang yang kamu beli. Jadi, sebelum kembali ke kota asal sempatkan diri mampir ke Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang untuk membeli oleh-oleh.

Demikian 14 tempat wisata di Garut yang wajib dikunjungi karena murah dan dekat dari pusat kota. So, tertarik berkunjung ke mana dulu nih travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Cari Ide Wekeend Ngapain? Nonton Karakter Disney Seluncur di Es Yuk



Jakarta

Traveler yang sedang mencari ide kegiatan bersama keluarga, bisa nih melihat pertunjukan ‘Disney on Ice’ di BSD, Tangerang. Beragam karakter Disney akan menari-nari di es dengan ragam ceritanya.

Pertunjukan Disney On Ice yang berlangsung pada 1-5 Mei 2024 di Hall 10 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Traveler bisa melihat penampilan Mickey Mouse dan teman-temannya.

Spesialnya lagi, gelaran Disney On Ice di Indonesia tahun ini merupakan merupakan salah satu rangkaian perayaan 100 tahun Disney. Sajian kisah klasik maupun baru menjanjikan pengalaman yang tak terlupakan buat penonton.


Dikutip dari detikPop, pertunjukan hari pertama dibuka 1 Mei 2024. Tampak set panggung di tengah-tengah hall yang cukup besar sehingga penonton dari berbagai kelas kursi bisa menyaksikan pertunjukan dengan maksimal. Area panggung juga dilengkapi dengan beberapa layar dengan ukuran besar dan imersif, sehingga penonton seakan-akan jadi bagian dari cerita.

Masing-masing pertunjukan akan berlangsung selama 90 menit. Kamu bisa nih bernyanyi mengikuti ragam lagu khas dari karakter Disney.

Harga tiket

Terdapat beberapa kelas untuk tiket Disney On Ice 2024. Teruntuk pembelian, traveler bisa dapatkan di Traveloka. Teruntuk jadwal pertunjukan, hari Sabtu dan Minggu terdapat 3 pilihan waktu, yaitu 10.30 WIB, 14.30 WIB dan 18.30 WIB.

1. Diamond

Weekdays: Rp 1.500.000
Weekend: Rp 1.600.000

2. Platinum

Weekdays: Rp 950.000
Weekend: Rp 1.100.000

3. Gold

Weekdays: Rp 700.000
Weekend: Rp 800.000

4. Silver

Weekdays: Rp 400.000
Weekend: Rp 500.000

5. Bronze

Weekdays: Rp 250.000
Weekend: Rp 300.000

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com

Weekend Ini, Main Yuk ke Hillpark Sibolangit di Sumatera Utara



Jakarta

Hillpark Sibolangit merupakan taman hiburan outdoor terbesar di Deli Serdang, Sumatera Utara. Cocok nih sebagai pilihan tempat bermain bersama keluarga di akhir pekan.

Bagi yang familiar dengan Dufan atau Dunia Fantasi di Jakarta, Hillpark Sibolangit bisa dianggap sebagai versi mini yang tak kalah mengasyikkan.

Dengan puluhan wahana permainan yang ditawarkan, mulai dari yang sederhana hingga memacu adrenalin, Hillpark Sibolangit cocok untuk semua kalangan.


Tidak perlu khawatir jika datang bersama keluarga, teman, atau pasangan, karena Hillpark Sibolangit menawarkan wahana untuk segala usia.

Ada wahana komedi putar yang mengasyikkan, bianglala dengan pemandangan menakjubkan, serta berbagai wahana menarik lainnya. Bagi yang suka bermain air, tersedia juga wahana permainan air yang menyegarkan.

Wahana di Hillpark Sibolangit

Sebagai taman hiburan outdoor terbesar di Sumatera Utara, Hillpark Sibolangit menawarkan berbagai wahana permainan yang menghibur. Berikut beberapa wahana yang bisa dinikmati:

– Gelegar: Sensasi berputar dengan cepat untuk menguji adrenalin.

– Bianglala: Naik tinggi sambil menikmati pemandangan.

– Kora-Kora: Ayunan besar untuk dinikmati bersama teman-teman.

– Ombang-Ambing: Wahana permainan air untuk mengatasi hari panas.

– Enjot-Enjot: Melompat di atas trampolin yang menggembirakan.

– Rainbow: Permainan kereta yang cocok untuk keluarga.

– Bom-Bom Car: Naik mobil mini di sekitar taman.

– Battery Car: Mengemudi mobil listrik dengan gaya.

– Rumah Pohon: Tempat bermain menarik untuk anak-anak.

– The Lost City: Tema purba dengan patung dinosaurus dan kereta Hillpark yang menyenangkan.

– Toon Town: Tema kartun yang memikat anak-anak.

– The Heritage: Tema negeri dongeng dengan bangunan kastil dan cinema 4D yang seru.

Harga Tiket Hillpark Sibolangit

Tiket Reguler: Rp 120.000

Tiket VIP: Rp 200.000

Tiket Guru, maksimal 10 tiket/KTP: Rp 105.000

Tiket Murid Beprestasi dan Keluarga: Rp 105.000

Pembelian tiket dapat dilakukan melalui detikevent.

Promo Khusus untuk Guru dan Murid!

Hillpark Sibolangit memiliki promo khusus untuk guru dan murid selama bulan Mei-Juni 2024. Guru dapat memperoleh tiket dengan harga diskon dengan menunjukkan KTP atau Kartu Tanda Pendidik, sementara murid yang berprestasi dapat memperoleh tiket dengan menunjukkan tanda bukti juara atau surat keterangan dari sekolah yang sah.

Jam Operasional dan Informasi Hillpark Sibolangit

Jam Buka: Senin-Jumat: 10.00 – 18.00 WIB, Weekend & Hari Libur Nasional: 10.00 – 20.00 WIB.

Tiket Gratis: Anak di bawah 2 tahun, Lansia di atas 60 tahun dengan membawa KTP.

Fasilitas Pendukung

Untuk kenyamanan pengunjung, Hillpark Sibolangit menyediakan berbagai fasilitas termasuk area parkir luas, toilet bersih, bangku taman, ruang kesehatan, mushola, dan toko souvenir.

Dengan fasilitas lengkap ini, pengunjung dapat menikmati kunjungan mereka dengan nyaman.

Dapatkan tiket Hillpark Sibolangit paling terjangkau dan terpercaya hanya di detikEvent!

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com

Pati Punya Gerbang Majapahit, Berdiri Semenjak Tahun 1318



Pati

Salah satu destinasi wisata yang cocok bagi pecinta budaya dan sejarah di Pati adalah Gerbang Majapahit. Wisata edukasi ini berada di Desa Muktiharjo Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Saat ini, gerbang kuno sedang ramai diminati wisatawan, terutama para pelajar. Seperti salah satu pelajar SMKN 1 Pati, Amelia Sagita ini. Siswi kelas 10 itu datang bersama teman-temannya untuk melihat benda cagar budaya tersebut.

Gerbang Majapahit berukuran 3,5 x 3,5 meter. Terlihat di gerbang itu terdapat banyak ukiran. Seperti gambar pewayangan hingga Patih Gajah Mada yang diukir dengan kepala raksasa. Bangunan Gerbang Majapahit terbuat dari kayu jati. dan kondisi bangunan itu pun masih terjaga sampai sekarang.


Amelia mengatakan sengaja datang ke Gerbang Majapahit karena keingintahuan tentang peninggalan sejarah di Pati. Dia pun akhirnya mengetahui tentang asal usul gerbang dari Kerajaan Majapahit sampai di Pati.

“Gerbang itu ada ukiran sama dijelaskan tentang sejarah Gerbang Majapahit, ya menambah pengetahuan tentang sejarah yang ada di Pati,” kata Amelia kepada detikJateng di lokasi, Sabtu (4/5/2024).

Pintu Gerbang Majapahit yang ada di Dukuh Rendole Desa Muktiharjo Kecamatan Pati, Sabtu (4/5/2024).Pintu Gerbang Majapahit yang ada di Dukuh Rendole Desa Muktiharjo Kecamatan Pati, Sabtu (4/5/2024). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Juru Kunci Gerbang Majapahit Budi Santoso (83) memperkirakan Gerbang Majapahit dibuat tahun 1318 silam. Menurutnya bangunan gerbang itu dibuat dari kayu jati kuno. Sampai sekarang bangunan tersebut masih terjaga dan terawat.

“Pembuatan ini diperkirakan pada tahun 1318 waktu Darmawulan menjadi Raja karena membuat pintu keputren yang bernama Bajang Ratu,” jelas Budi kepada detikJateng di lokasi.

“Boleh dikatakan zaman dahulu kalau membuat pintu ada khodamnya, banyak penghuninya, kalau pintu itu dari jati yang tertua,” dia melanjutkan.

Salah satu ukiran yang menarik kata dia adalah tentang Patih Gajah Mada. Ukiran itu menggambarkan tentang kisah sumpah palapa.

“Kalau di atas Gajah Mada karena Kerajaan Majapahit bisa menyatukan NKRI, itu ada ukiran kepala raksasa,” jelas Budi.

Budi yang menjadi juru kunci sejak tahun 1992 itu menjelaskan banyak wisatawan yang datang ke Gerbang Majapahit saat akhir pekan. Terutama pelajar yang ada kunjungan ke lokasi bersejarah itu. Mereka bahkan ada dari luar Pati, seperti Semarang, Yogyakarta, sampai Jakarta.

“Dari Jakarta,Yogyakarta, Semarang ambil pelajaran ke sini, biasanya ambil jurusan sejarah,” ungkap Budi.

Artikel ini telah tayang di detikjateng

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com