Category Archives: Tokocrypto

Mana yang Lebih Menguntungkan, Putar Modal di Investasi atau Freelance?

Terkadang bagi sebagian orang mengandalkan gaji bulanan untuk kebutuhan sehari-hari tidak selalu bisa mencukupi, karena kebutuhan diluar dugaan atau lain sebagainya.

Jika kamu pernah di posisi tersebut, mungkin kamu pernah mempertimbangkan untuk memutar uang yang ada di tabungan untuk investasi atau mungkin mempertimbangkan untuk masuk ke dunia freelance?

Tapi sebenarnya, mana yang lebih menguntungkan? Memutar uang di kegiatan investasi atau mencari tambahan berupa freelance? Yuk, kita bahas!

Putar Modal di Investasi

Investasi sering menjadi salah satu cara bagi kamu yang ingin mendapat pendapatan secara pasif atau sering juga disebut passive income. Perlu kamu ketahui bahwa investasi memiliki berbagai jenis, seperti:

  1. Saham: Saham memungkinkan kamu membeli sebagian kecil dari perusahaan dan memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham atau dividen yang dibayarkan.
  2. Reksadana: Dana kolektif yang diinvestasikan dalam berbagai instrumen. Dikelola oleh manajer investasi.
  3. Properti: Investasi dalam real estate seperti rumah atau tanah. Keuntungan dari kenaikan nilai dan pendapatan sewa.
  4. Emas: Aset safe haven untuk lindung nilai terhadap inflasi. Investasi emas memungkinkan kamu terlindung dari inflasi dan mendapat keuntungan.
  5. Cryptocurrency: Mata uang digital seperti Bitcoin. Potensi keuntungan tinggi dengan tempo waktu singkat, tetapi sangat volatil.

Memutar modal di investasi tentunya membutuhkan modal yang sebanding dengan return yang kamu inginkan, karena investasi memberikan return yang tergantung dari modal awal kamu.

Baca juga: 7 Cara Menghasilkan Uang dari Crypto Bagi Pemula

Menjadi Freelancer

Menjadi freelancer sebenarnya tidak membutuhkan modal, cukup memiliki skill yang dibutuhkan pasar atau klien. Kelebihan menjadi seorang freelancer juga memungkinkan kamu bekerja dengan fleksibilitas waktu dan tempat.

Menjadi seorang freelancer akan sangat cocok jika kamu ingin mengumpulkan modal lebih untuk investasi, apa saja pekerjaan freelance yang sering dibutuhkan?

  1. Penulis Konten: Membuat artikel, blog, dan konten pemasaran untuk berbagai platform.
  2. Desain Grafis: Membuat desain visual untuk media cetak dan digital.
  3. Penerjemah: Menerjemahkan dokumen, buku, dan konten lainnya dari satu bahasa ke bahasa lain.
  4. Ahli Pemasaran Digital: Mengelola kampanye pemasaran online, SEO, dan media sosial.
  5. Pengembang Web: Membangun dan memelihara situs web menggunakan berbagai bahasa pemrograman.

Menjadi seorang freelancer memungkinkan kamu mendapat penghasilan yang lebih pasti per bulannya dibanding dengan investasi.

Banner Beli Bitcoin Mulai dari Rp 1.600

Lalu Mana yang Lebih Menguntungkan, Putar Modal di Investasi atau Freelance?

Jika kamu memiliki modal yang cukup, kamu bisa mencoba menginvestasikan modal kamu di instrumen yang cocok dengan profil risiko kamu. Dengan menginvestasikan uang yang kamu miliki, diharapkan kamu bisa mendapat keuntungan dari hasil investasi.

Namun, jika kamu tidak memiliki modal yang cukup kamu bisa melakukan side hustle menjadi seorang freelancer, dengan begitu kamu bisa mendapat penghasilan yang lebih pasti perbulannya dibanding dengan investasi.

Investasikan Hasil Freelance

Untuk mendapat keuntungan dan mengurasi risiko yang ada, kamu bisa mempertimbangkan untuk melakukan freelance dan menginvestasikan hasil freelance kamu dengan harapan mendapat keuntungan lebih besar nantinya.

Salah satu metode investasi yang cocok untuk ini adalah metode Dollar Cost Averaging (DCA) metode DCA ini memungkinkan kamu melakukan pembelian berkala suatu aset investasi dengan harga rata-rata yang lebih stabil. Sehingga, dapat mengurangi risiko dari volatilitas pasar.

Jika kamu ingin melakukan investasi dengan metode DCA pada aset kripto atau Bitcoin, kamu bisa menggunakan aplikasi Tokocrypto mulai dari Rp20.000 yang bisa kamu sesuaikan jadwal pembeliannya, baik perhari, minggu atau perbulan.

Disclaimer: Sebelum membuat keputusan investasi, pastikan lakukan riset terlebih dahulu. Informasi yang disediakan di sini hanya untuk tujuan informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau hukum.

Referensi:

Erkut



Sumber : news.tokocrypto.com

Token Infrastruktur Blockchain Optimalisasi DeFi

Thena (THE) adalah token infrastruktur blockchain yang beroperasi di jaringan BNB Chain, dirancang untuk mengoptimalkan keuangan terdesentralisasi (DeFi) melalui model tokenomics ve(3,3).

Dengan pendekatan inovatif ini, Thena memungkinkan penyediaan likuiditas yang efisien, mengurangi biaya transaksi, dan mendukung tata kelola yang terdesentralisasi. Fokus pada skalabilitas dan keamanan yang kuat menjadikan Thena sebagai pemain kunci dalam ekosistem DeFi.

Tim di Balik Thena

Thena dikembangkan oleh tim co-founder yang menggunakan nama samaran dari mitologi Yunani, mencerminkan pendekatan inovatif dan strategis mereka terhadap teknologi blockchain.

Anggota tim mencakup Theseus sebagai CEO, 0xApollo sebagai CMO, Xermes sebagai Community Lead, Theonysus yang menangani Business Development, Prometheus sebagai CTO, Hyperion sebagai Full Stack Developer, dan Morpheus sebagai Strategic Advisor. Kolaborasi keahlian dalam pengembangan blockchain, strategi bisnis, dan keterlibatan komunitas ini mendorong pertumbuhan cepat Thena sebagai platform DeFi yang terkemuka di BNB Chain.

Fitur Utama Thena

Thena (THE)
  1. Model Tokenomics ve(3,3):
    Thena mengadopsi tokenomics ve(3,3) untuk mengoptimalkan efisiensi transaksi dan memberikan lingkungan on-chain yang mulus bagi pengguna dan pengembang. Model ini juga mendukung berbagai bentuk Automated Market Makers (AMM) seperti concentrated liquidity, stable swaps, dan weighted pools, menjadikannya solusi ideal untuk platform dApps dan trading.
  2. Desentralisasi dan Tata Kelola Komunitas:
    Pemegang token THE dapat mengunci aset mereka untuk mendapatkan veTHE, memberikan hak suara dalam alokasi likuiditas dan pembagian biaya protokol. Pendekatan ini menyelaraskan kepentingan para pemangku kepentingan, mendorong partisipasi aktif untuk pertumbuhan berkelanjutan dan stabilitas jangka panjang.
  3. Inovasi dan Keamanan:
    Dengan teknologi ve(3,3), Thena menggabungkan inovasi kriptografi canggih dengan solusi blockchain yang berpusat pada pengguna. Infrastruktur ini memastikan skalabilitas, aksesibilitas, dan keamanan yang kokoh, memungkinkan adopsi luas di kalangan pengguna dan pengembang.

Tokenomics Thena

Distribusi token THE dirancang untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan ekosistem:

  • 19% untuk airdrop protokol, meningkatkan keterlibatan dengan lapisan likuiditas Thena.
  • 25% untuk airdrop pengguna, menarik pengguna baru dan yang sudah ada di ekosistem BNB Chain.
  • 9% untuk NFT minters.
  • 25% untuk hibah ekosistem guna mendukung proyek yang mempercepat pengembangan Thena.
  • 18% untuk tim, menyelaraskan upaya mereka dengan kesuksesan jangka panjang platform.
  • 4% untuk likuiditas awal, dipasangkan dengan BUSD atau BNB.

Di Mana Anda Bisa Membeli Aethir (ATH)?

Thena (THE) tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian THE bisa dilakukan melalui bursa kripto seperti Tokocrypto mulai tanggal 2 Desember 2024 jam 28:00 WIB dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan THE/USDT, THE/BTC, dan THE/BNB lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

Kesimpulan

Thena (THE) adalah token infrastruktur blockchain modern di BNB Chain, yang dirancang untuk mengatasi tantangan likuiditas dan skalabilitas di ekosistem DeFi.

Dengan total pasokan 310 juta token, model tokenomics ve(3,3), dan komitmen pada desentralisasi, Thena menjadi solusi utama dalam mengelola likuiditas dan mendorong adopsi teknologi terdesentralisasi. Thena menetapkan standar baru dalam inovasi DeFi, memperkuat posisinya sebagai pemimpin di sektor ini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin yang Harus Anda Perhatikan pada Desember 2024

Desember sering menjadi bulan menarik bagi pasar kripto, terutama altcoin dan tahun 2024 diperkirakan tidak akan berbeda. Beberapa altcoin menjanjikan momentum positif yang didorong oleh peristiwa besar, peluncuran produk, atau dinamika teknis yang menguntungkan. Berikut adalah daftar altcoin yang layak Anda perhatikan di penghujung tahun ini:

1. Sui (SUI)

Analisis Harian Sui. Sumber: TradingView.

SUI menjadi perhatian banyak investor karena mencatatkan kenaikan harga hingga 75% dalam 30 hari terakhir. Faktor pendorong utama adalah peluncuran token senilai $210 juta pada awal Desember. Meskipun penambahan suplai ini biasanya meningkatkan volatilitas, SUI memiliki riwayat yang menunjukkan penguatan harga setelah peristiwa serupa.

Secara teknis, harga SUI saat ini berada di atas Exponential Moving Average (EMA) 20 dan 50 hari, yang menandakan tren bullish. Jika tren ini berlanjut, harga SUI berpotensi naik dari $3,40 menuju $4,40. Namun, tekanan jual yang signifikan dapat membuat harga terkoreksi hingga $2,38.

2. Fantom (FTM)

Fantom menjadi salah satu altcoin yang diperhatikan berkat peluncuran Sonic Mainnet pada Desember 2024. Pembaruan ini dirancang untuk meningkatkan throughput jaringan dan telah mendorong FTM naik 60% selama sebulan terakhir, dengan harga saat ini di kisaran $1,03.

Secara teknis, FTM menunjukkan pola head-and-shoulders terbalik, indikasi pembalikan dari bearish ke bullish. Jika tren ini berlanjut, harga FTM dapat mencapai $1,14 dalam waktu dekat. Bahkan, dengan peluncuran Sonic Mainnet, potensi kenaikan hingga $2 tidak dapat dikesampingkan. Namun, tekanan jual yang tiba-tiba bisa membatasi lonjakan tersebut.

3. Aptos (APT)

Aptos adalah token Layer-1 lain yang menjanjikan penguatan pada Desember. Dengan jadwal peluncuran token senilai $135 juta, altcoin ini memiliki pola historis yang serupa dengan SUI, di mana kenaikan harga sering terjadi pasca peluncuran token.

Secara teknis, APT membentuk pola segitiga menaik, tanda bullish yang dapat membawa harga mendekati $20 jika permintaan dan volume tetap tinggi. Namun, risiko guncangan suplai tetap ada, yang bisa menekan harga hingga $10,97.

4. Bonk (BONK)

Analisis Harian Bonk. Sumber: TradingView
.

BONK, koin meme berbasis blockchain Solana, masuk dalam daftar karena program pembakaran token besar-besaran yang direncanakan sebelum Natal. Jika target pembakaran 1 triliun token tercapai, harga BONK dapat mengalami kenaikan signifikan.

Saat ini, BONK diperdagangkan pada support kuat di $0,0000043. Potensi kenaikan hingga $0,000059 terlihat realistis jika pembakaran berhasil dan permintaan meningkat. Namun, jika banyak pemegang mengambil keuntungan, harga bisa terkoreksi hingga $0,000035.

Desember 2024 menawarkan peluang besar bagi investor altcoin, terutama yang mengikuti perkembangan teknis dan peristiwa besar di pasar. Meskipun setiap altcoin dalam daftar memiliki potensi besar, risiko volatilitas tetap menjadi pertimbangan utama. Pastikan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: Tren Bitcoin 2-6 Desember 2024: Mari Kita TP-TP Lagi By Hoteliercrypto


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tertahan di $0,42877. Akan Melonjak atau Terjun Bebas?

Hari ini (28/11) Dogecoin (DOGE) menunjukkan kenaikan moderat sebesar 2,97% dalam 24 jam terakhir, mencapai level tertinggi $0,42877, tetapi menghadapi resistensi kuat di area tersebut.

Jika tekanan beli meningkat, DOGE memiliki peluang untuk menembus resistensi $0,42877, terutama karena volume perdagangan yang signifikan mencapai 1,28 miliar USDT menunjukkan minat yang tinggi dari pasar. Berdasarkan analisa Dogecoin hari ini, penguatan bisa terjadi jika level support di $0,38525 tetap terjaga.

Faktor yang Dapat Memicu Penurunan Harga Dogecoin Hari Ini

Meski ada peluang kenaikan, potensi penurunan tetap ada karena DOGE gagal mempertahankan momentum di level resisten $0,42877. Harga saat ini di $0,40366 menunjukkan adanya tekanan jual di pasar, terutama jika volume beli melemah.

Tekanan tambahan dapat datang dari sentimen negatif di pasar kripto secara keseluruhan atau aksi ambil untung oleh investor setelah kenaikan beberapa hari terakhir.

Analisa Dogecoin hari ini menunjukkan bahwa penembusan di bawah $0,38525 bisa memicu penurunan lebih lanjut hingga level $0,36500.

Langkah yang Sebaiknya Dilakukan Investor/Trader

Investor dan trader disarankan untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan, mengingat volatilitas DOGE yang masih tinggi. Untuk trader harian, penting untuk memperhatikan level $0,42877 sebagai area kritis untuk peluang beli.

Sementara itu, investor jangka panjang dapat memanfaatkan penurunan menuju $0,38525 sebagai peluang akumulasi. Berdasarkan analisa Dogecoin hari ini, menggunakan stop-loss di level kunci dapat membantu memitigasi risiko volatilitas.


Ikuti terus berita terbaru seputar Dogecoin dari Tokonews. Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

Sebagai contoh untuk menyicil kripto kamu bisa menggunakan fitur DCA. Atau jika kamu mau langsung menukar aset kripto dengan aset kripto lain, fitur Beli/Jual sangat praktis untuk digunakan.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Jadi Kripto Terbesar Ketiga, Lampaui Solana dan Tether

Dalam pergerakan pasar yang mengejutkan, harga XRP melonjak 25% dalam 24 jam terakhir, menembus angka $2,4. Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai $140 miliar, XRP kini menjadi mata uang kripto terbesar ketiga, melampaui Solana (SOL) dan Tether (USDT).

Lonjakan Besar dan Aktivitas Whale

Kenaikan harga ini juga diiringi peningkatan aktivitas on-chain. Ripple, perusahaan di balik XRP, membuka 1 miliar unit dari rekening escrow mereka, namun kemudian mengunci kembali 800 juta unit.

Selain itu, investor paus dilaporkan menarik XRP dalam jumlah besar dari bursa utama seperti Upbit dan Binance. Volume perdagangan harian XRP juga naik 45%, mencapai $23 miliar.

Faktor di Balik Kenaikan XRP

Salah satu pendorong utama kenaikan ini adalah likuidasi besar-besaran posisi leverage, terutama dari pedagang yang mengambil posisi short. Data dari Coinglass menunjukkan likuidasi XRP mencapai $50 juta dalam 24 jam terakhir, dengan lebih dari $36 juta berasal dari posisi short. Fenomena ini memicu short squeeze, yang memperkuat momentum bullish XRP.

Selain itu, suasana pasar yang optimis turut dipengaruhi oleh terpilihnya pemimpin pro-kripto di Amerika Serikat, Donald Trump, sebagai presiden. Hal ini memberikan harapan bahwa masalah hukum Ripple dengan SEC akan mereda setelah ketua baru SEC dilantik tahun depan.

Prospek XRP ke Depan

Setelah melesat 280% sepanjang November, XRP telah keluar dari pola konsolidasi segitiga yang bertahan selama beberapa tahun. Altcoin veteran ini berada di jalur untuk mendekati kembali rekor harga tertingginya (ATH) yang tercatat pada tahun 2018.

Secara teknikal, XRP kini berada dalam fase parabola yang menjanjikan peluang kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) mingguan XRP melonjak ke level 85% untuk pertama kalinya sejak 2021, menunjukkan dominasi kuat dari para pembeli.

Namun, para pedagang diingatkan untuk waspada terhadap kemungkinan koreksi dalam jangka pendek setelah lonjakan harga yang signifikan. Koreksi ini dapat menjadi momen konsolidasi sebelum melanjutkan tren bullish yang lebih panjang.

Dengan momentum yang kuat, XRP kini berada dalam sorotan utama pasar kripto, dan para investor dengan cermat memantau langkah selanjutnya dari altcoin besar ini.

Baca juga: Tren Bitcoin 2-6 Desember 2024: Mari Kita TP-TP Lagi By Hoteliercrypto


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mana yang Lebih Aman? Investasi Kripto atau Deposito?

Deposito merupakan bentuk produk simpan pinjam bank yang menawarkan bunga dengan jangka waktu tertentu. Deposit sering dianggap sebagai alternatif dari investasi karena keamanannya yang dijamin oleh lembaga khusus, yakni Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Di sisi lain, kripto merupakan instrumen investasi yang menawarkan potensi keuntungan yang sangat tinggi dengan volatilitas yang cukup ekstrem.

Lalu mana yang lebih aman? Investasi di kripto atau menabung di deposito?

Investasi Aman Antara Aset Kripto dan Deposito

Ketika membicarakan soal keamanan antara investasi kripto dan membandingkannya dengan deposito, tentu kita harus memahami terlebih dahulu karakteristik dari kripto dan deposito.

Deposito

Keamanan deposito sendiri dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sampai dengan Rp2 milyar per nasabah per bank sejak tanggal 13 Oktober 2008. Sehingga risiko kehilangan modal cukup tergolong rendah karena adanya jaminan ini. 

Namun meskipun dijamin oleh LPS, deposito memiliki tingkat likuiditas yang terbatas, karena dana yang kamu setorkan ke rekening deposito tidak dapat ditarik sebelum jatuh tempo sesuai persetujuan awal. Hal ini menjadi catatan penting, karena meskipun deposito aman, kamu harus mempertimbangkan jangka waktu yang akan kamu tempuh ini.

Banner Beli Bitcoin Mulai dari Rp 1.600

Aset Kripto

Investasi kripto memang menawarkan potensi keuntungan yang cukup tinggi, dibarengi dengan risiko dari volatilitas yang juga tinggi. Volatilitas di sini berarti harga kripto cenderung fluktuatif dimana harga kripto dapat naik atau turun dalam waktu yang cukup singkat. 

Mengenai keamanan, kripto sendiri merupakan salah satu aset yang terbilang sangat aman, karena dilandaskan pada kriptografi yang menggunakan algoritma enkripsi yang mengubah informasi menjadi bentuk yang tidak dapat dibaca tanpa kunci dekripsi yang sesuai. Ini membuat aset kripto hampir tidak mungkin untuk diretas. Namun, meskipun begitu masih ada risiko jika kamu menyimpan aset kripto di dompet digital atau exchange dalam jangka waktu yang lama.

Pasar kripto juga sering kali didorong oleh spekulasi yang beredar di pasar, seperti narasi, kondisi ekonomi global, atau spekulasi yang muncul dari salah satu tokoh penting.

Baca juga: 7 Cara Menghasilkan Uang dari Crypto Bagi Pemula

Jadi Lebih Aman Mana? Kripto atau Deposito?

Jika kita merujuk pada keamanan dalam bentuk teknologi, tentunya kripto lebih unggul karena menggunakan kriptografi. 

Tapi, jika kita membicarakan tentang keamanan dalam artian uang yang kita investasikan aman dan tidak berkurang nilainya atau berisiko rendah, secara umum, deposito lebih aman dibandingkan dengan investasi kripto karena menawarkan stabilitas dan jaminan keamanan yang lebih tinggi.

Deposito cocok untuk investor yang mencari keamanan dan pendapatan tetap dengan risiko rendah.

Sementara kripto, menjadi opsi yang cocok untuk investor yang berani mengambil risiko demi potensi keuntungan yang lebih besar.

Bagaimana Cara Memulai Investasi Kripto dan Deposito?

Memulai Investasi Kripto

Memulai investasi kripto sangatlah mudah, kamu hanya membutuhkan modal sebesar Rp20.000 untuk pembelian pertama kamu dengan mengikuti cara berikut:

  1. Unduh aplikasi Tokocrypto di Play Store atau Apps Store.
  2. Buat akun dan lakukan verifikasi KYC sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Deposit saldo investasi via Blue by BCA Digital, Virtual Account, atau E-Wallet.
  4. Pilih aset yang kamu mau.
  5. Lalukan pembelian sesuai dengan aset yang kamu inginkan.

Cara Memulai Deposito

Memulai deposito umumnya tidak semudah investasi kripto, karena modal yang kamu keluarkan umumnya berkisar mulai dari Rp5 Juta untuk bank offline, dan Rp1 Juta untuk bank digital. Berikut cara untuk memulai deposito:

  1. Pilih bank yang menawarkan bunga sesuai dengan kebutuhan kamu.
  2. Lakukan proses pembukaan rekening
  3. Pilih jenis deposito dan jangka waktu durasi.
  4. Setor dana
  5. Tentukan instruksi apa yang ingin kamu lakukan saat deposito jatuh tempo, seperti perpanjangan otomatis atau pencairan dana.

Sebelum membuat keputusan investasi, pastikan lakukan riset terlebih dahulu. Informasi yang disediakan di sini hanya untuk tujuan informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau hukum. 

Reference:

FAQ – LPS – Lembaga Penjamin Simpanan



Sumber : news.tokocrypto.com

4 Alasan Kuat Bitcoin Menuju $100.000

Bitcoin mencatatkan kenaikan 1,13% dalam 24 jam terakhir, mempertahankan momentum bullish. Penurunan volatilitas pasar memberikan konsolidasi stabil bagi harga Bitcoin.
Analisa Bitcoin hari ini menyoroti adopsi institusional dan dukungan makroekonomi sebagai pendorong utama kenaikan.

1. Momentum Bullish Jangka Panjang

Bitcoin (BTC) terus mempertahankan tren bullish yang kuat, dengan kenaikan 1,13% dalam 24 jam terakhir, mencapai $96.666.

  • Grafik menunjukkan Bitcoin berhasil pulih dari level terendah $90.791 ke $96.666 hari ini, mencerminkan tren kenaikan bertahap.
  • Volume perdagangan sebesar 26.627 BTC menunjukkan aktivitas tinggi, menandakan minat investor yang tetap solid.

2. Penurunan Volatilitas Pasar Kripto

Volatilitas Bitcoin berkurang, memungkinkan harga konsolidasi lebih stabil untuk mendorong kenaikan lebih lanjut.

  • Dalam grafik, Bitcoin bergerak dengan amplitudo rendah di sekitar level $94.000 hingga $96.000 sebelum akhirnya mencoba menembus resistensi di $96.859.
  • Stabilitas ini memberikan kepercayaan kepada investor untuk masuk ke pasar tanpa khawatir pergerakan tajam dalam waktu dekat.

3. Adopsi Institusional yang Meningkat

Dukungan dari institusi besar terus mendorong Bitcoin menuju harga $100.000.

  • Pasar menunjukkan minat beli signifikan di level $96.000, yang mungkin didorong oleh akumulasi dari pelaku pasar institusional.
  • Grafik mencerminkan kenaikan harga bertahap diiringi volume tinggi, menandakan adanya aksi beli besar yang konsisten.

4. Dukungan Makroekonomi

Faktor global, seperti pelemahan dolar AS, memberikan ruang bagi Bitcoin untuk melanjutkan reli jangka panjang.

  • Penurunan indeks dolar AS (DXY) baru-baru ini menciptakan tekanan beli pada aset kripto seperti Bitcoin, yang sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
  • Grafik menunjukkan pemulihan harga Bitcoin pasca penurunan ke $90.791, mengindikasikan dampak positif dari kondisi ekonomi global.

Ikuti terus berita terbaru seputar Bitcoin dari Tokonews. Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

Sebagai contoh untuk menyicil Bitcoin kamu bisa menggunakan fitur DCA. Atau jika kamu mau langsung menukar aset kripto dengan aset kripto lain, fitur Beli/Jual sangat praktis untuk digunakan.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Membandingkan Potensi Keuntungan Bitcoin vs Emas vs Properti

Berbicara soal investasi tentu tidak akan jauh dari profit dan risiko yang ada, termasuk juga dalam instrumen investasi seperti Bitcoin, emas atau properti. Dengan membandingkan kita bisa menentukan pilihan investasi mana yang berpotensi memberikan keuntungan sesuai dengan profil risiko kita.

Yuk, langsung bandingkan potensi keuntungan Bitcoin, emas dan properti!

Bitcoin

Bitcoin merupakan jenis aset yang umurnya paling muda. Aset ini memiliki ciri khas utama yaitu aset digital yang menggunakan teknologi blockchain, sering disebut dengan istilah cryptocurrency.

  • Potensi keuntungan: Bitcoin memiliki potensi memberikan keuntungan yang sangat tinggi, namun sangan volatil. Bitcoin sendiri mencatatkan kenaikan hingga 160% sepanjang 2023.
  • Keamanan: Bitcoin menggunakan teknologi blockchain yang mana setiap transaksi dicatat dalam ledger yang didistribusikan ke seluruh jaringan, sehingga teknologi ini dijamin aman. Meski begitu, masih ada risiko peretasan terhadap dompet digital. Cara paling aman adalah menyimpan Bitcoin di cold wallet atau menggunakan dompet offline.
  • Aksesibilitas: Bitcoin dengan mudah bisa diakses selama ada internet.
  • Biaya pemeliharaan: Tidak ada biaya pemeliharaan yang harus dilakukan untuk menyimpan Bitcoin.
  • Likuiditas: Sangat tinggi dengan market kripto buka selama 24 jam tanpa libur, memungkinkan kamu menjual Bitcoin kapan pun selama ada akses internet.
Banner Beli Bitcoin Mulai dari Rp 1.600

Emas

Emas merupakan jenis aset yang umurnya paling tua. Umurnya sudah lebih dari 2000 tahun sehingga merupakan aset yang paling likuid dibanding aset lainnya.

  • Potensi keuntungan: Emas memiliki potensi keuntungan yang cukup stabil, naik dalam jangka panjang dengan volatilitas yang tidak setinggi Bitcoin. Dalam catatan 10 tahun terakhir emas mengalami kenaikan dengan rerata 12%.
  • Keamanan: Karena emas merupakan aset berbentuk fisik, maka risiko terbesar keamanan emas adalah pencurian.
  • Aksesibilitas: Bisa diakses dengan datang langsung ke toko emas, bank, dan platform investasi digital.
  • Biaya pemeliharaan: Untuk menghindari risiko pencurian, biaya pemeliharaan untuk penyimpanan dan asuransi tentu akan dibutuhkan.
  • Likuiditas: Tinggi, namun dalam proses jual beli emas, terutama secara offline membutuhkan waktu dan biaya.

Baca juga: 7 Cara Menghasilkan Uang dari Crypto Bagi Pemula

Properti

Mereka yang berbisnis properti selalu mereka yang punya modal besar. Untuk masuk ke industri ini bukanlah perkara yang mudah. Namun keuntungan yang diberikan pun cukup tinggi.

  • Potensi keuntungan: Properti memiliki potensi keuntungan yang cukup tinggi karena harganya yang cenderung meningkat seiring waktu. Selain itu kamu juga bisa mendapat passive income dengan menyewakannya. Di Indonesia, kenaikan properti rata-rata berkisar antara 5% sampai 10% per tahunnya.
  • Keamanan: Terkadang kamu perlu memperhatikan keamanan aset properti kamu dengan memberikan pagar atau pembatas untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, seperti pencurian atau pemakaian tanah atau rumah tanpa izin.
  • Aksesibilitas: Membutuhkan modal besar.
  • Biaya pemeliharaan: Properti memiliki biaya pemeliharaan yang tinggi. Biaya ini termasuk untuk pemeliharaan atau maintenance dan perbaikan.
  • Likuiditas: Rendah. Properti memiliki likuiditas yang bisa terbilang cukup rendah, karena waktu untuk menjual properti biasanya tidak instan bahkan bisa berbulan-bulan lamanya.

Mana yang Lebih Menguntungkan?

Untuk memilih investasi yang tepat, mari kategorikan potensi keuntungan Bitcoin, emas, dan properti, sesuai dengan profil risiko.

  • Profil risiko rendah: Emas menjadi pilihan terbaik jika memiliki profil investasi dengan risiko rendah. Karena bebas pajak tahunan, likuiditas tinggi, dan harganya yang stabil serta cenderung terus meningkat.
  • Profil risiko sedang: Properti menjadi pilihan terbaik jika kamu memiliki profil investasi dengan risiko sedang. Karena menawarkan stabilitas nilai dan potensi keuntungan jangka panjang melalui apresiasi nilai properti dan pendapatan sewa.
  • Profil risiko tinggi: Bitcoin mampu memberikan keuntungan yang sangat tinggi, namun memiliki volatilitas yang cukup tinggi juga. Jika kamu siap mengambil risiko demi potensi keuntungan yang besar, maka Bitcoin bisa menjadi pilihan investasi yang tepat.

Untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan keuntungan dalam investasi, menggabungkan beberapa instrumen investasi dalam portofolio kamu adalah langkah yang sangat bijak.

Maksimalkan Potensi Keuntungan Bitcoin dengan Dollar Cost Averaging

Selain diversifikasi portofolio, konsistensi dalam investasi menjadi kunci yang penting. Salah satu cara untuk melakukan investasi secara konsisten khususnya Bitcoin, kamu bisa menggunakan metode Dollar Cost Averaging yang bisa mengurangi risiko investasi dengan cara membeli aset secara berkala dalam jumlah yang sama, terlepas dari harga aset tersebut.

Cara Membeli Bitcoin dengan Metode Dollar Cost Averaging di Tokocrypto

  1. Unduh dan daftar aplikasi Tokocrypto sesuai dengan petunjuk.
  2. Lakukan verifikasi akun atau KYC.
  3. Deposit saldo investasi via Blue by BCA Digital, Virtual Account, atau E-Wallet.
  4. Masuk ke menu “DCA”. 
  5. Pilih token/koin yang ingin dibeli secara berkala, lalu tekan “Pratinjau Paket“.
  6. Isi nominal jumlah mata uang yang diinginkan untuk membeli token/koin. Minimal pembelian Rp 20.000.
  7. Atur pembelian berkala harian, Mingguan dan pilihan lainnya. Jika sudah selesai, tekan “Berikutnya“.
  8. Setelah sudah dipastikan benar, tekan “Checklist” pada bagian persetujuan dan klik “Berikutnya” untuk menyimpan pembelian berkala kamu.

Reference:

Kenaikan Rata-rata Harga Emas 12% per Tahun, Begini Outlook di 2023


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

Sebagai contoh untuk menyicil Bitcoin kamu bisa menggunakan fitur DCA. Atau jika kamu mau langsung menukar aset kripto dengan aset kripto lain, fitur Beli/Jual sangat praktis untuk digunakan.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Pilihan Terbaik Investasi untuk Karyawan Gaji 2 Juta

Investasi untuk karyawan dengan gaji 2 juta seringkali dianggap sulit dilakukan karena keterbatasan dana. Namun, kenyataannya, tidak semua instrumen investasi membutuhkan dana yang signifikan.

Berbeda dengan investasi di bidang properti yang biasanya memakan waktu dan modal besar, ada banyak pilihan instrumen investasi lain yang dapat dimulai dengan modal kecil. Hal ini memberikan peluang bagi karyawan dengan gaji terbatas untuk tetap bisa berinvestasi dan mengembangkan aset mereka.

Investasi dengan modal kecil sangat ideal untuk karyawan yang ingin menyisihkan sebagian penghasilan mereka. Selain memberikan potensi return di masa depan, investasi jenis ini juga memungkinkan diversifikasi aset, sehingga risiko dapat lebih tersebar.

Berikut ini adalah beberapa jenis investasi untuk karyawan gaji 2 juta yang dapat dimulai dengan modal awal yang terjangkau.

Saham

Untuk mulai berinvestasi di saham, kamu hanya membutuhkan modal mulai dari Rp100.000 saja.

Berinvestasi di saham biasanya dilakukan dengan satuan lot, di Bursa Efek Indonesia sendiri satu lot sama dengan 100 lembar saham. Dengan minimal pembelian satu lot saham, maka jika kamu ingin membeli saham dengan harga Rp1.000, kurang lebih kamu akan membutuhkan modal senilai Rp100.000 (Rp1000 x 100 lembar saham = Rp100.000).

Memulai investasi saham memiliki berbagai risiko, jika kamu ingin memulai investasi di pasar saham, disarankan mulailah berinvestasi di saham blue chip atau perusahaan yang sudah memiliki reputasi, kualitas, serta berpotensi menguntungkan dalam berbagai situasi ekonomi.

Banner Beli Bitcoin Mulai dari Rp 1.600

Bitcoin

Berbeda dengan investasi saham yang mengharuskan kamu membeli 1 lot, memulai investasi bisa dilakukan dengan membeli satuan Bitcoin terkecil (satoshi) dengan minimal Rp20.000 aja lho!

Investasi Bitcoin memiliki potensi untuk memberikan imbal hasil yang tinggi. Meskipun memiliki volatilitas yang cukup ekstrem, investasi Bitcoin untuk jangka panjang dengan metode Dollar Cost Averaging (DCA) bisa menjadi solusi. Metode DCA ini memungkinkan kamu melakukan pembelian Bitcoin secara berkala sehingga kamu bisa mengakumulasi Bitcoin pada harga yang lebih rendah.

Baca juga: 7 Cara Menghasilkan Uang dari Crypto Bagi Pemula

Aksesibilitas untuk berinvestasi Bitcoin juga sangat mudah, karena pasar kripto tidak seperti bursa saham yang hanya buka pada hari kerja. Pasar kripto dapat diakses tanpa libur selama 24 jam, dengan adanya platform exchange kripto yang legal di Indonesia seperti Tokocrypto, proses investasi menjadi lebih mudah dan dapat diakses oleh siapa saja.

Dengan modal yang sangat minim Rp20.000 saja, maka investasi Bitcoin menjadi sangat cocok karena bagi karyawan. Karena bisa memantau pergerakan Bitcoin pada malam hari atau sesudah pulang kerja.

Untuk memulai investasi Bitcoin dengan metode DCA, kamu bisa mendaftar di aplikasi Tokocrypto yang telah terdaftar resmi di Bappebti dan berizin Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) mulai Rp20.000.

Deposito

Deposito merupakan opsi paling aman jika kamu ingin memulai berinvestasi, karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Untuk memulai deposito kamu hanya membutuhkan modal sekitar Rp100.000 saja untuk memulai deposito di bank digital.

Deposito menawarkan bunga tetap yang dibayarkan secara berkala, meskipun deposito sering dianggap seperti menabung, deposito juga bisa kamu anggap investasi karena memberikan imbal hasil yang lebih tinggi daripada tabungan pada umumnya.

Bagi seorang karyawan yang ingin berinvestasi dengan risiko yang rendah, kamu bisa mencoba memulai deposito.

Selalu Teliti Saat Berinvestasi

Pahami risiko dan lakukanlah riset secara teliti sebelum berinvestasi. Baik itu deposito, saham atau Bitcoin. 

Selalu ingat untuk tidak menyimpan telur di keranjang yang sama, alias jangan lupa untuk lakukan diversifikasi pada portofolio kamu ya!

Referensi:

Bisnis Finansial



Sumber : news.tokocrypto.com

4 Instrumen Investasi yang Cocok Untuk Karyawan

Salah satu kunci untuk mencapai stabilitas keuangan dan kesejahteraan dalam hal finansial adalah pengelolaan keuangan yang tepat. 

Meskipun sebagai karyawan cenderung memiliki penghasilan yang hanya bisa dibilang ‘cukup’, karyawan juga punya kesempatan untuk mencapai stabilitas keuangan dan kesejahteraan finansial jangka panjang dengan berinvestasi.

Dengan banyaknya instrumen investasi yang tersedia, memilih yang pas bagi seorang karyawan yang baru ingin memulai investasi bisa jadi hal membingungkan.

Pada artikel ini akan membahas instrumen investasi yang cocok bagi karyawan, namun sebelum ke pembahasan, perlu dicatat bahwa penting memahami risiko dari setiap instrumen investasi dan jangan lupa untuk diversifikasi asetmu ya!

Kripto

Meskipun menjadi platform investasi yang masih cukup dibilang muda, kripto menjanjikan return yang sangat tinggi. Hal ini terjadi karena volatilitas di pasar kripto cenderung cukup ekstrem, namun bagi seorang karyawan yang ingin berinvestasi jangka pendek dengan return yang tinggi, investasi di pasar kripto adalah pilihan yang tepat.

Terlebih lagi investasi di pasar kripto cukup mudah dan tersedia selama 24/7 tanpa libur, berbeda dengan bursa saham atau reksadana. 

Untuk memulai investasi kripto kamu hanya perlu mendaftar di aplikasi Tokocrypto, melengkapi KYC dan kamu sudah bisa berinvestasi hanya dengan minimal Rp1.600.

Baca juga: 7 Cara Menghasilkan Uang dari Crypto Bagi Pemula

Emas

Emas menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup populer, terutama bagi para investor awam. Hal ini tidak lain karena emas sendiri dikenal sebagai aset investasi yang cukup ‘aman’ karena harganya yang cenderung mengalami kenaikan dalam jangka panjang, meski tidak selalu naik tiap tahun.

Secara umum, emas seringkali dianggap sebagai aset yang stabil dan digunakan sebagai instrumen investasi untuk melindungi nilai dari inflasi. 

Memulai investasi emas bisa dilakukan mulai dari ratusan ribu, terlebih lagi sekarang banyak platform digital yang menyediakan layanan investasi emas dalam jumlah yang sangat kecil, bahkan mulai dari 0,01 gram

Jadi bagi seorang karyawan yang ingin memulai investasi untuk jangka panjang, kamu bisa mencoba investasi emas.

Banner Beli Bitcoin Mulai dari Rp 1.600

Reksadana

Investasi reksadana memungkinkan kamu melakukan investasi tanpa membeli saham secara langsung. Singkatnya instrumen investasi reksadana mengumpulkan dana dari investor untuk diinvestasikan kembali ke dalam berbagai aset seperti obligasi, saham, hingga pasar uang. Dana yang dikumpulkan ini dikelola langsung oleh manajer investasi profesional, sehingga kamu tidak perlu khawatir.

Reksadana juga secara tidak langsung membantu kamu diversifikasi aset tanpa perlu modal yang besar, yang berarti dana kamu diinvestasikan dalam berbagai aset untuk mengurangi risiko. 

Investasi reksadana cocok untuk mau yang ingin berinvestasi di instrumen investasi dengan risiko yang rendah untuk jangka pendek. Investasi reksadana sendiri bisa kamu lakukan hanya dengan puluhan hingga ratusan ribu, tergantung platform yang kamu gunakan.

Saham

Pasar saham memiliki volatilitas yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan instrumen investasi emas dan reksadana. Pasar saham cenderung memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dalam jangka panjang. 

Modal investasi pasar saham biasanya dihitung per 1 lot, berdasarkan ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI), investor yang ingin bertransaksi di pasar saham Indonesia harus melakukan pembelian atau penjualan saham dalam kelipatan minimal 1 lot saham.

Biasanya untuk memulai investasi saham kamu hanya membutuhkan Rp100.000 saja.

Jangan berkecil hati dengan jika kamu memiliki penghasilan yang tidak terlalu besar, karena tidak ada kata telat dalam berinvestasi. Cukup memulai sesuai dengan kapasitas finansial kamu!

Selalu teliti dan pahami risiko setiap aset sebelum berinvestasi.

Reference:

IDN Times

Instiki



Sumber : news.tokocrypto.com