Category Archives: Tokocrypto

Perusahaan Tiongkok Tetap Dukung Blockchain, Kendati COVID-19 Masih Mencekam

Sekitar 70 persen perusahaan di Tiongkok masih tetap mendukung teknologi blockchain, kendati COVID-10 masih mencekam dan mengancam ekonomi. Data itu berdasarkan hasil survei terbaru oleh media Xinhua milik pemerintah pusat Tiongkok.

Krisis akibat COVID-19 membuat banyak perusahaan memikirkan ulang strategi agar bertahan di masa depan.

Baca Juga: Negara Tirai Bambu Percaya dengan Blockchain, Bagaimana Dampak ke Bitcoin?

Saat sebagian besar perusahaan mempertahankan layanan pelanggan dengan fokus pada tujuan serta biaya seputar tenaga kerja dan investasi, perusahaan-perusahaan Tiongkok mempertahankan dukungan mereka terhadap teknologi blockchain di tengah masa-masa sulit ini.

Pada Oktober tahun lalu, Presiden Xi Jinping menjadi salah satu yang pertama mengusung penggunaan teknologi blockchain dan mendesak sektor swasta untuk menggarap setiap peluang dan memaksimalkannya. Tidak lama setelah itu, lebih dari 500 perusahaan Tiongkok mendaftarkan diri sebagai “perusahaan blockchain”.

Turut serta dalam tren, perusahaan raksasa teknologi Tencent memimpin inisiatif blockchain dengan cara menggelontorkan dana US$70 miliar demi mendukung riset dan pengembangan teknologi baru, termasuk blockchain. Usaha ini adalah bagian dari strategi infrastruktur demi mengatasi dampak COVID-19.

Menurut survei yang melibatkan 350 perusahaan sebagai responden, 70 persen masih meyakini potensial blockchain dan berpendapat teknologi itu akan berperan penting menopang ekonomi kembali pulih. Sekitar 20 persen responden bahkan mengajukan investasi tambahan ke blockchain demi mengurangi dampak COVID-19.

Dengan fitur desentralisasi dan transparansi serta imutabilitas, blockchain menjadi sumber data yang dapat diandalkan ketika beragam pemangku kepentingan terlibat. Hal ini tidak ada di pangkalan data yang bersifat sentralistik yang relatif rentan pada peretasan dan trust. [cryptopolitan.com/ed]



Sumber : news.tokocrypto.com

Inilah Prediksi Harga Dogecoin yang Perlu Diketahui

Selain Bitcoin dan Ethereum, salah satu aset kripto yang marak dijadikan investasi adalah Dogecoin. Dogecoin dikenal dengan perkembangan harganya yang sempat mengalami kenaikan serta penurunan harga. Kira-kira, apakah harga Dogecoin akan terus fluktuatif? Sebelum melihat prediksi harga Dogecoin, alangkah baiknya untuk memahami uang digital yang ternyata dibuat dari lelucon ini dan bagaimana perkembangannya hingga kini. 

Yuk, simak informasi selengkapnya!

Apa Itu Dogecoin?

Dogecoin merupakan salah satu uang digital yang dapat digunakan dalam dunia aset kripto. Satu hal yang membuat Dogecoin unik adalah dengan menggunakan maskot anjing Shiba Inu pada logonya. Pemilihan logo tersebut ternyata terinspirasi oleh meme “Doge”, sebuah meme populer yang menggambarkan anjing Shiba Inu yang sedang kebingungan. 

Berkat inspirasi tersebut, pada Desember 2013, Billy Markus dan Jackson Palmer memutuskan untuk menciptakan sebuah koin yang dinamakan Dogecoin. Dengan lahirnya Dogecoin, diharapkan mampu berdiri sebagai uang kripto yang menawarkan kesenangan dan keramahan bagi para investor.

Melihat perkembangannya, Dogecoin cenderung memiliki nilai rendah, sehingga membuat masyarakat terus menggunakannya. Dogecoin populer di kalangan pengguna media sosial seperti Reddit, Twitter, Facebook, serta yang lainnya untuk memberikan penghargaan berupa tip kepada seseorang atas konten yang telah ia sebarkan.

Tren Harga Dogecoin dari Tahun ke Tahun

Sejak lahir di tahun 2013, Dogecoin sendiri telah mengalami perkembangan yang pesat. Di awal perjalanannya, Dogecoin sempat mengalami lonjakan hingga 300% hanya dalam waktu 72 jam saja. Peningkatan yang terjadi yaitu dari doge to usd 0,00026 US Dollar menjadi 0,00095 US Dollar, dengan volume miliaran Dogecoin per hari. Namun, hal tersebut tidak bertahan lama. Harga Dogecoin langsung merosot sebanyak 80% dalam hitungan hari setelah kenaikan tersebut. 

Kemudian, Dogecoin kembali menduduki peringkat atas pada klasemen aset kripto pada tahun 2014. Pasalnya, Dogecoin berhasil melewati Bitcoin dan gabungan uang kripto lainnya berdasarkan data volume perdagangan bulanannya di tahun 2014. Setelah cukup lama bertengger di atas, Dogecoin kembali mengalami penurunan di tahun 2015, saat salah satu pendirinya yaitu Palmer memutuskan untuk hengkang dari proyek Dogecoin.

Walaupun begitu, efek dari hengkangnya Palmer tidak bertahan lama hingga akhirnya Dogecoin berhasil mengalami lonjakan yang lebih besar lagi di sepanjang tahun 2017. Tercatat pada awal tahun 2018, harga Dogecoin mampu meningkat sebanyak enam kali lebih besar dari harga di tahun 2015, menjadi sekitar 0,017 US Dollar. Pesatnya perkembangan tren harga Dogecoin ini terjadi tanpa fungsi praktik juga tanpa batasan ketersediaan Dogecoin yang dapat ditambang.

Peningkatan yang drastis kembali menghampiri Dogecoin pada tahun 2020. Hal ini terjadi berkat tren dari media sosial TikTok yang bertujuan untuk membuat harga koin menjadi 1 US Dollar. 

Perkembangan Dogecoin masih terus berlanjut hingga tahun 2021, di mana Dogecoin menjadi semakin populer di kalangan investor akibat spotlight yang diberikan oleh Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, di media sosial Twitter. Hal tersebut berpengaruh besar terhadap kenaikan nilai per koin dari Dogecoin pada awal tahun yaitu sebesar 800%, yang tercapai hanya dalam 24 jam saja. 

Tidak berhenti sampai sana, Dogecoin terus melonjak sampai 0,45 US Dollar pada bulan April. Dilanjutkan pada bulan Mei yang berhasil mencapai harga 0,76 US Dollar untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Namun, hanya butuh waktu singkat bagi Dogecoin untuk kembali terjun ke angka sekitar 0,4 US Dollar setelah peningkatan yang amat besar tersebut.

Prediksi Harga dan Masa Depan Dogecoin 

Lantas, bagaimana harga Dogecoin ke depannya? Walaupun pergerakan Dogecoin cenderung fluktuatif dari tahun ke tahun, tidak menutup kemungkinan untuk mengatakan prediksi harga Dogecoin di masa depan cerah. Pasalnya, para investor yang membeli Dogecoin sudah mendapatkan pengalaman yang bagus khususnya di tahun 2021.

Dalam waktu dekat, Dogecoin akan mengalami koreksi besar atau penurunan, dikarenakan baru saja mencatat all time high atau harga tertinggi sepanjang masa beberapa waktu lalu. Penurunan ini merupakan hal yang lumrah terjadi pada uang kripto apabila baru mencatat all time high.

Walaupun begitu, berdasarkan perkembangan dari tahun ke tahun, harga Dogecoin sangat bergantung dengan dukungan dan kampanye yang dilayangkan oleh publik figur, khususnya Elon Musk. Potensi harga Dogecoin akan baik dalam jangka panjang apabila Elon Musk secara gencar mendukung Dogecoin dan membagikannya di sosial medianya.

Selain itu, dalam mempertahankan peningkatan harga Dogecoin juga bergantung kepada budaya pemberian tip berupa uang kripto kepada pembuat konten. Apabila budaya tersebut bertahan lama, maka tidak menutup kemungkinan harga Dogecoin akan kembali meningkat.

Setelah mempelajari prediksi harga Dogecoin, tertarik untuk berinvestasi aset kripto yang unik satu ini? Sebelum itu, pastikan dulu kalian sudah mengetahui risiko serta pergerakan harganya, ya. Pastikan juga kalian menggunakan Tokocrypto sebagai Digital Exchanger yang aman dan telah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI. Yuk, mulai investasi DOGE di Tokocrypto dan ikuti lebih banyak berita tentang Dogecoin di Tokonews!



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Disebut Lebih Popular Daripada Bank-Bank Besar

Bitcoin disebut-sebut lebih popular daripada bank-bank besar. Ya, setidaknya itu versi media siber Tokenist, berdasarkan hasil survei mereka belum lama ini. Survei itu melibatkan 4.852 responden dari 17 negara.

Menurut survei itu jumlah orang yang lebih percaya Bitcoin dibandingkan bank-bank besar, meningkat hingga 29 persen dalam tiga tahun terakhir.

Sekitar 47 persen responden lebih percaya dengan Bitcoin daripada bank-bank besar yang menyediakan jasa transaksi keuangan lintas negara.

Survei itu juga menunjukkan perbedaan pandangan generasi soal Bitcoin dan bank tradisional. 51 persen generasi milenial lebih percaya dengan Bitcoin dibandingkan bank, meningkat 24 persen dibanding 2017 silam. Sementara 93 persen generasi di atas usia 65 tahun lebih mempercayai bank besar.

Sekitar 78 persen responden dari generasi milenial mengaku cukup akrab dengan Bitcoin, dan 14 persen di antaranya memiliki Bitcoin. Bahkan, dalam lima tahun mendatang, 44 persen responden generasi milenial berencana akan membeli lebih banyak Bitcoin lagi.

Kendati generasi milenial lebih mudah mengadopsi Bitcoin karena lebih melek teknologi, survei itu menunjukkan tingkat pengetahuan dan kepercayaan terhadap Bitcoin meningkat di semua kelompok usia dan jenis kelamin.

Berita Terkait:  Waspada! Bearish Bitcoin Membayang-bayangi

Sekitar 60 persen responden merasa Bitcoin adalah inovasi positif di bidang teknologi keuangan, dibanding 27 persen tiga tahun lalu. Lebih dari 45 persen responden lebih memilih Bitcoin sebagai investasi dibanding saham, properti dan emas.

“Tiga tahun lalu, sebagian besar bursa aset kripto yang memperdagangkan Bitcoin dan aset kripto lainnya masih baru, sehingga tingkat kepercayaannya rendah. Kini, tampak terjadi peningkatan kematangan dan kestabilan para penyedia jasa tersebut, sehingga mendongkrak minat para trader dan investor, ” jelas tim Tokenist. [decrypt.co/ed]

Berita Terkait: Negara Tirai Bambu Percaya dengan Blockchain, Bagaimana dengan Bitcoin?



Sumber : news.tokocrypto.com

Hindari 3 Hal Ini Saat Melakukan Investasi Bitcoin

Investasi aset kripto kini semakin ramai diperbincangkan. Mulai dari pemberitaan media massa maupun media sosial dapat Anda temui pembahasan bitcoin. Akhirnya hal inilah yang membuat Anda tertarik untuk melakukan investasinya. Tapi jangan terburu-buru, ya! Simak terlebih dahulu apa saja yang menjadi larangan ketika ingin melakukan investasi bitcoin!

Investasi Bitcoin yang Sedang Naik Daun 

Beberapa tahun belakangan, investasi aset kripto tengah naik daun yang akhirnya berhasil menjadi perbincangan dan juga menarik perhatian semua orang. Apalagi selama pandemi berlangsung hingga kini, semakin banyak orang yang akhirnya melek investasi dan menjatuhkan pilihannya untuk berinvestasi bitcoin.

Tahun 2020 menjadi awal yang sangat penting bagi kepopuleran aset kripto di seluruh dunia. Khususnya bitcoin. Bagaimana tidak? Awal pandemi Covid-19 berlangsung, harga aset instrumen investasi lainnya mengalami penurunan harga sedangkan bitcoin tidak. Harga bitcoin mampu bertahan stabil dan cenderung naik. Yups, permintaan bitcoin yang tinggi pada tahun 2020 ini membuktikan bahwa orang-orang memahami jika bitcoin adalah aset safe haven bagi mereka. 

Tidak berhenti sampai situ saja. Tahun 2021, bitcoin terus memperlihatkan pesonanya. Berdasarkan data dari CoinmarketCap pada 13 April 2021, harga bitcoin mampu mencapai harga tertingginya di level btc to usd $63,503.46 atau sekitar Rp 928 juta per btc nya. Pesona inilah yang akhirnya membuat banyaknya bermunculan investor baru.

Larangan-larangan Saat Ingin Melakukan Investasi Bitcoin

Inilah beberapa larangan yang harus Anda hindari sebagai investor pemula ketika ingin memulai investasinya:

  • Memakai “Duit Panas” untuk Berinvestasi

Hal pertama yang tentu sangat dilarang adalah menggunakan duit panas ketika ingin memulai investasi bitcoin. Istilah duit panas sendiri sebenarnya adalah uang yang Anda pakai untuk kebutuhan sehari-hari yang digunakan untuk bertahan hidup, membeli makan sehari-hari, dan lain-lain. 

Gunakanlah duit dingin yang memang sudah Anda persiapkan untuk digunakan berinvestasi maupun trading. Karena apa? Yaps investasi di aset mana pun bukanlah selalu menerima keuntungan. Jadi jika kelak Anda mengalami kerugian dalam investasi ini, maka kebutuhan sehari-hari Anda untuk bertahan hidup tidak terganggu. 

Istilah Fear of Missing Out atau yang disingkat FOMO ini memiliki arti orang-orang yang merasa takut apabila ketinggalan sesuatu, khususnya dalam investasi ini adalah tren pasar. Situasi pasar bitcoin yang kerap mengalami fluktuatif, bahkan bisa terjadi bak rollercoaster. Nah inilah membuat investor menjadi kehilangan akal sehat dan cenderung melakukan transaksi hanya berdasarkan emosi sesaat saja. 

Melakukan transaksi jual ataupun beli tanpa menggunakan keputusan yang baik atau yang kerap disebut panic buying dan ataupun panic selling, menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Padahal dengan begitu, tak ayal kerugian lah yang didapat.

Saat investasi aset kripto hype seperti sekarang ini pasti tak jarang Anda melihat kerabat ataupun orang di media sosial memperlihatkan keuntungan dari investasi mereka. Nah sebagai investor pemula pasti Anda ingin cepat-cepat memiliki keuntungan seperti mereka kan? Wah padahal ini harus Anda hindari. 

Mempelajari apa itu bitcoin sendiri, mempelajari tren pasar, hingga memutuskan transaksi untuk menjual atau membeli bitcoin bukanlah dilakukan dalam hal yang singkat. Untuk itu, dalam investasi aset kripto, khususnya bitcoin mendapatkan keuntungan yang instan adalah mustahil dilakukan. 

Pelajari Strategi dan Teknik secara Mendalam 

Itulah larangan-larangan yang harus Anda hindari ketika ingin investasi bitcoin. Nah makanya penting bagi seorang investor pemula untuk benar-benar mempelajari bitcoin secara mendalam agar dapat meminimalisir kerugian. Anda bisa mendapatkan tips and trick seputar investasi aset kripto, seperti bitcoin dan koin lainnya di Tokonews,  lho! Oh iya, ikuti juga media sosial Tokocrypto di Instagram maupun Twitter agar terus mendapatkan info terbaru seputar bitcoin maupun aset kripto lainnya!





Sumber : news.tokocrypto.com

Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Join Komunitas Tokocrypto

Komunitas Tokocrypto semakin kuat seiring dengan pesatnya perkembangan industri blockchain dan aset kripto di Indonesia. Terlihat dari data yang kami miliki, Pada Bulan Mei 2021 anggota komunitas Tokocrypto berjumlah lebih dari 170.000, meningkat  lebih dari 2000% dari tahun 2020. 

Lalu, apa sih sebenarnya keuntungan join dengan komunitas Tokocrypto?

1. Kamu bisa mengetahui Informasi terbaru mengenai crypto market dan blockchain teknologi

Tidak hanya tentang jual-beli aset kripto, di Komunitas Tokocrypto kamu juga bisa mendapatkan berbagai informasi dan pengetahuan tentang blockchain dan aset kripto. Komunitas kami rutin dalam memberikan edukasi tentang dunia kripto dan blockchain kepada seluruh anggota komunitas. 

2. Kamu dapat berdiskusi seputar harga, trading analisis dan fundamental serta blockchain secara keseluruhan.

Selain belajar tentang hal-hal dasar dalam dunia kripto, kamu juga dapat berdiskusi tentang trading analisis, harga aset kripto serta fundamentalnya. Tentu saja hal ini dapat membantu kalian dalam menentukan langkah yang tepat untuk berinvestasi

3. Kamu berkesempatan menjadi TKO Angel.

TKO Angel merupakan member eksklusif Tokocrypto yang mendapatkan benefit khusus. Bisa jadi, kamu salah satunya loh! 

4. Voice Chat Crypto Analysis

Yaitu program komunitas Tokocrypto untuk membahas crypto yang diinginkan secara teknikal oleh narasumber yang sudah berpengalaman. Kamu juga dapat menanyakan hal-hal yang belum kamu ketahui mengenai teknikal atau meminta speaker untuk menganalisis koin yang kamu inginkan loh.

Baca Juga: Pendiri Apple Steve Wozniak: Bitcoin adalah Masa Depan dan Keajaiban

5. Kamu berkesempatan memenangkan hadiah-hadiah dari program-program komunitas yang sangat menarik, diantaranya:

a. Tipping Bot

Kamu akan mendapatkan tip berupa TKO oleh admin Tokocrypto apabila kamu aktif berdiskusi, memberikan bantuan kepada member lain dan memberikan saran.

b. TKO Tebak Harga

Kamu berkesempatan memenangkan TKO jika tebak harga kamu paling mendekati dengan harga sesungguhnya.

c. TKO Millionaire O’clock
Kamu berkesempatan memenangkan TKO apabila menjawab pertanyaan pada quiz yang diberikan pada waktu TKO Millionaire O’clock. 

d. Puzzle Games, Crossword Game dan Tebak Gambar

Kamu dapat memenangkan hadiah jika dapat menyusun Puzzle atau Mendapatkan kata dan Tebak Gambar yang tepat yang berhubungan dengan Crypto.
Dan banyak program menarik lainnya dengan hadiah yang besar.

6. Kamu bisa mendapatkan informasi mengenai event yang diselenggarakan Tokocrypto.

Jangan ketinggalan program-program menarik yang diadakan oleh Tokocrypto. Mulai dari airdrop hingga trading competition, tim komunitas kami adalah orang-orang pertama yang tau tentang info ini.

Baca Juga: Ubah Recehan Jadi Cuan!

7. Komunitas akan merangkul kamu dari pemula bahkan sampai expert.

Belum paham tentang dunia kripto? Jangan khawatir! Disini kamu bisa belajar banyak dari komunitas dan partner-partner, melalui berbagai macam kegiatan dan kelas yang diadakan oleh komunitas. 

8. Kamu bisa mendapatkan relasi baru bahkan bertemu jodoh kamu. 

Dengan anggota komunitas yang terdiri lebih dari 100.000 orang, kamu berkesempatan untuk bertemu teman baru. Kapan lagi sambil belajar kripto bisa ketemu jodoh? ;p



Sumber : news.tokocrypto.com

Negara Tirai Bambu Percaya Dengan Blockchain, Bagaimana Dampak Ke Bitcoin?

Sejak tahun lalu, negara tirai bambu sudah melakukan penelitian teknologi blockchain.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, percaya bahwa teknologi tersebut akan kian digunakan di masa depan.

Menurut Xinhua, surat kabar nasional di Cina, menunjukkan bahwa 70% dari 350 perusahaan yang disurvei sebelum wabah coronavirus tetap optimis tentang potensi teknologi blockchain.

20% dari mereka akan berinvestasi lebih banyak lagi untuk mengurangi dampak krisis.

Siapa saja yang masih bullish terhadap teknologi blockchain?

Hampir 10 jenis industri tetap yakin dengan teknologi tersebut.

Seperti yang anda lihat bahwa ekonomi di Cina lebih jatuh dari Indonesia. Economy di Cina turun 6.8%, sedangkan di Indonesia naik 2.97% di kuartal pertama.

Banyak yang percaya bahwa menggunakan teknologi blockchain dapat membantu perekonomian nasional pulih dari resesi yang sedang terjadi karena pandemic Corona.

Baca Juga: Elquirex: Investasi Bitcoin Hingga 159%, Pinjaman Dengan Anggunan BTC

Responden berasal dari 10 industri yang berbeda, termasuk perusahaan spesialis yang terkait dengan blockchain, pabrik, perdagangan, manajemen rantai pasokan dan keuangan.

Para ahli mengatakan:

Industri blockchain sangat berguna untuk perusahaan (…) Sebagai jaringan data terpercaya antara perusahaan, blockchain memecahkan masalah yang tidak dapat diatasi oleh data yang tersentralisasi seperti kepercayan kolaborasi antar pihak.

Para peneliti setuju bahwa blockchain dianggap sebagai cara yang paling efektif.

Keyakinan mereka tetap tinggi ditengah pandemik. Sangat disayangkan, perusahaan tersebut terpaksa menghentikan pengembangan mereka untuk sementara waktu.

Status adopsi blockchain oleh Tiongkok sudah tidak diragukan lagi. Negara tersebut sudah menerapkan sistem tersebut di sektor finansial.

Sebagai contoh, Mereka memulai program di provinsi Hainan yang bertujuan untuk memperkuat pembayaran lintas batas melalui teknologi blockchain.

Pada 2 Juni, otoritas Tiongkok mempunyai rencana besar untuk membuat provinsi tersebut menjadi provinsi perdagangan bebas untuk mendorong institusi mengadopsi teknologi blockchain.

Glenn Woo, kepada perusahaan Ledger Vault untuk Asia, memprediksi bahwa negara Tiongkok adalah negara pertama yang akan mempunyai uang digital yang didukung oleh pemerintah.

Jika ini terjadi (adopsi blockchain dan uang digital), kemungkinan besar adopsi cryptocurrency akan terjadi dengan skala besar yang menyebabkan harga crypto utama meroket.

Baca Juga: Bitcoin Masih Berpotensi ke Bawah 3000 USD. Jangan Lengah!



Sumber : news.tokocrypto.com

Inilah Harga Bitcoin Yang Perlu Diperhatikan Untuk Jangka Menengah

Harga Bitcoin (BTC) telah turun drastis dari harga Rp 140 juta-an turun ke Rp 131 juta-an. Penurunan tersebut dengan cepat diserap oleh gelombang kuat pembelian yang membantu harga kembali ke area konsolidasi yang telah terjadi selama beberapa hari terakhir.

Pada saat pers, harga Bitcoin berada di Rp 136 juta-an, sudah naik Rp 5 juta-an karena adanya tekanan beli.

Bitcoin kemungkinan akan mengalami beberapa volatilitas dalam waktu dekat karena berada di sekitaran level Support jangka menengah utamanya.

Bagaimana reaksi harga terhadap level ini akan memberikan kita wawasan tentang keadaan trend makro dan dampaknya pada investor.

Analis percaya bahwa pembeli masih memiliki keunggulan atas penjual, dan mereka mungkin dapat mengkatalisasi kenaikan tajam untuk menghapus kerugian yang terjadi semalam.

Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Kamu Harus Upgrade ke Tokocrypto 2.0 

Josh Rager, seorang analis cryptocurrency populer di Twitter, juga menjelaskan bahwa rentang perdagangan jangka menengah Bitcoin jauh lebih besar dari ini, yang ada diantara level $ 8.500 (Rp 119 juta) dan $ 9.800 (Rp 137,7 juta).

Dia percaya bahwa BTC tidak mempunyai tren yang jelas sampai salah satu level ini bisa tertembus dalam waktu dekat.

“Harga BTC memiliki kisaran $ 9.400- $ 9.500 yang konsisten selama akhir pekan tanpa mencapai lebih dari $ 9.600 sebelum penurunan. Saya akan melihat untuk menguji ulang Resistance di atas $ 9.250. Masih tidak Bullish kecuali $ 9.800 direklamasi. Masih dalam satu kisaran raksasa, [tetapi] tidak besar sampai kisaran $ 8.500.”

Dia menambahkan bahwa harga Bitcoin harus mencapai $9.550 dan mengambil $9.800++ untuk Bitcoin berada di uptrend.

Baca Juga: Elquirex: Investasi Bitcoin Hingga 159%, Pinjaman Dengan Anggunan BTC

Jika tidak, harga masih tetap berada di tren turun.

Analis lainnya, TraderXO, juga mengatakan bahwa $8.600 adalah level penting yang harus diperhatikan.

Penurunan keharga tersebut mengkonfirmasi bahwa Bitcoin sedang membentuk channel downtrend dalam beberapa tahun terakhir.

Pada saat pers, harga BTC/USD adalah $9.462 (Rp 133 juta) di Binance, berbeda Rp 3 juta jika dibandingkan dengan Indodax.

Sebagai seorang trader, Risk Management sangat penting. Selalu gunakan stop-loss ketika melakukan perdagangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bank Of America Membentuk Tim Riset Crypto, Apa Yang Terjadi?

Beberapa crypto utama seperti Bitcoin, Ethereum dan XRP telah mengalami tekanan jual yang cukup mengejutkan seiring adanya langkah baru dari bank raksasa asal Amerika Serikat yang memasuki ranah crypto.

Bank of America (BoA), bank terbesar kedua di AS, sedang menggali lebih jauh ke dalam industri crypto. Bank ini telah membentuk tim riset sendiri dalam upaya untuk memanfaatkan minat investor yang tumbuh dalam mata uang digital, ungkap laporan dari Bloomberg.

Baca Juga: Jack Dorsey: Square Sedang Membangun Dompet Keras Bitcoin

Harga BTC turun dari $35.000-an menjadi $32.000-an. Pada saat pers, harga BTC membaik menjadi $32.900-an menurut Coingecko. Namun, Crypto utama ini sudah menembus $33.000-an dimana ini adalah support utama.

Disamping itu, semua altcoin juga mengalami pendarahan karena BTC turun. Walaupun coin DeFi seperti Uniswap, PERP, EGLD mengalami kenaikan beberapa hari yang lalu, semua turun 5%-10%-an karena pergerakan BTC.

Memo internal yang secara eksklusif dilihat oleh Bloomberg menunjukkan bahwa BoA telah membuat tim riset cryptocurrency yang dipimpin oleh Alkesh Shah, anggota pendiri grup strategi data dan inovasi bank.

Tim juga akan meneliti teknologi yang terkait dengan cryptocurrency dan melaporkan kembali ke Michael Maras, kepala tim penelitian pendapatan tetap, mata uang, dan komoditas global bank.

Kepala penelitian global Bank of America, Candace Browning, mengatakan dalam memo itu bahwa cryptocurrency sekarang menjadi “salah satu ekosistem teknologi baru yang tumbuh paling cepat.”

Ia pun mengatakan:

“Kami diposisikan secara unik untuk memberikan kepemimpinan pemikiran karena analisis penelitian industri kami yang kuat, platform pembayaran global terdepan di pasar, dan keahlian blockchain kami.”

Bank of America telah bermain-main dengan blockchain selama bertahun-tahun sekarang. Bank telah mengajukan beberapa paten terkait blockchain serta mempekerjakan semakin banyak posisi blockchain.

Meski begitu, BoA terus mengabaikan cryptocurrency. Pada bulan Maret, bank menerbitkan sebuah makalah yang menggambarkan Bitcoin sebagai “aset yang terlalu fluktuatif dan tidak praktis”, menambahkan bahwa cryptocurrency utama ini telah sepenuhnya gagal sebagai penyimpan nilai.

Baca Juga: Popularitas Smart Contract Ethereum Bisa Salip Posisi Bitcoin Saat Ini

Selain itu, CEO BoA, Brian Moynihan menegaskan kembali selama kongres pada bulan Mei bahwa larangan transaksi cryptocurrency masih ada. Ia mengatakan:

“Saat ini, kami tidak meminjamkan terhadap cryptocurrency dan tidak perusahaan perbankan yang bisnis utamanya adalah cryptocurrency atau fasilitasi perdagangan cryptocurrency dan investasi.”

Ini adalah masa tekanan pada pasar crypto, dimana hal yang hampir serupa juga pernah terjadi dimasa lalu yang berujung pada kenaikan kuat. Apakah ini akan terjadi lagi? Bisa saja.



Sumber : news.tokocrypto.com

Join dan Upgrade ke Tokocrypto 2.0 Sekarang, Langsung Dapat IDR 75K

Tokocrypto 2.0 kini hadir didukung oleh Binance Cloud, sebuah solusi infrastruktur untuk platform perdagangan aset kripto dari Binance dengan keamanan dan likuiditas tingkat tinggi.

Dalam rangka menyambut kehadiran platform terbaru ini, Tokocrypto mempersembahkan airdrop hingga 75K* tanpa diundi untuk 10.000 orang pertama yang upgrade ke Tokocrypto 2.0 dan berhasil melakukan Know Your Customer (KYC).

Berita terkait:Tokocrypto, Pedagang Aset Kripto Pertama yang Teregulasi di Indonesia, Berhasil Raih Pendanaan dari Binance

Program airdrop ini adalah persembahan dari Tokocrypto bari para nasabah setia Tokocrypto maupun pendaftar baru. Hadiah akan diberikan dalam bentuk BIDR**

*Syarat dan Ketentuan:

  • Berlaku untuk semua pengguna Tokocrypto yang telah menyelesaikan KYC dan telah upgrade ke Tokocrypto 2.0
  • Satu user hanya bisa membuat satu akun
  • 75k BIDR akan diberikan kepada 2000 orang pertama yang berhasil KYC
  • 50k BIDR akan diberikan kepada 2750 orang pertama yang berhasil KYC
  • 25k BIDR akan diberikan kepada 5750 orang pertama yang berhasil KYC
  • Periode ini berlaku dari tanggal 1 – 30 Juni 2020
  • Hadiah akan diberikan dalam bentuk BIDR (Binance IDR)
  • Harap bersabar karena hadiah akan diterima paling lambat 24 jam setelah melakukan KYC.
  • Promo in berlaku bagi Warga Negara Indonesia yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan akun bank lokal.
  • Untuk info lebih lanjut, join grup Telegram: Tokocrypto Official Group dan follow instagram Tokocrypto!

Tunggu apa lagi?  Gabung Tokocrypto Sekarang!

**Tentang BIDR:

BIDR adalah stablecoin BEP2 yang dipatok dalam rupiah. BIDR juga akan tersedia untuk pembelian langsung dan penukaran dengan harga 1 BIDR = 1 IDR.



Sumber : news.tokocrypto.com

Popularitas Smart Contract Ethereum Bisa Salip Posisi Bitcoin Saat Ini

Perusahaan investasi asal Amerika Serikat Goldman Sachs membuat sebuah catatan untuk nasabahnya yang mengatakan Ethereum bisa menjadi aset kripto yang paling dominan di masa depan mengalahkan Bitcoin.

Dikutip dari Business Insider, Goldman memperkirakan total kapitalisasi pasar ether (ETH) bisa menyalip total kapitalisasi pasar Bitcoin (BTC) di tahun-tahun mendatang.

Baca Juga: Ubah Recehan Jadi Cuan!

“[Ether] saat ini terlihat seperti cryptocurrency dengan potensi penggunaan nyata tertinggi seperti Ethereum, platform yang menjadi mata uang digital asli, adalah platform pengembangan paling populer untuk aplikasi kontrak pintar.”

Smart contract Ethereum saat ini memang mendominasi ekosistem keuangan desentralisasi (DeFI). Meski banyak yang menilai gas fee dan biaya transaksi di jarangina Ethereum dirasa sangat mahal, namun jaringan mereka masih lebih populer dibandingkan dengan jarinagn blockchain lain.

Baca Juga: Titik Beli dan Jual Ethereum Sebelum London Hardfork Juli 2021

Sejumlah analis mencatat bahwa Ethereum saat ini menjadi penggerak utama Bitcoin dan sejumlah proyek token dan coin kripto. Secara pertumbuhan, Ethereum pun kini mampu tumbuh lebih cepat daripada Bitcoin. Dalam 12 bulan terakhir nilai ETH tumbuh 865%, sedangkan Bitcoin hanya mengalami pertumbuhan sebanyak 261%.

Kendati demikian, saat ini total kapitalisasi pasar Ethereum masih di bawah BTC. Bitcoin saat ini memiliki $651,110,414,182 total market cap. Sedangkan, ETH masih di bawah BTC dengan total market cap senilai $277,859,938,148.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com