Category Archives: Tokocrypto

Pasar Kripto Hari Ini 10 Oktober 2025: Bitcoin Koreksi dari ATH

Pasar kripto hari ini, Jumat (10/10) diramaikan oleh Bitcoin mengalami koreksi ringan ke $122.151 setelah sempat mencetak rekor baru di atas $126.000, namun tren naik jangka menengah masih kuat.

Sementara itu, aliran dana ke ETF spot mencapai lebih dari $2,2 miliar dalam seminggu, sementara dompet menengah terus melakukan akumulasi, menandakan keyakinan investor tetap tinggi meski volatilitas meningkat akibat posisi leverage yang padat. Lihat lebih lengkap di bawah:

Bitcoin Turun dari Puncak $126K; Investor Incar Kenaikan Berikutnya

  • Bitcoin koreksi ke $122.151 dari rekor $126.000+, tapi tren naik kuat.
  • ETF spot serap $2,2M+ seminggu; dompet menengah terus akumulasi.
  • Opsi optimis (panggilan tinggi), namun leverage dan posisi padat picu risiko volatilitas.

TVL Sui Cetak Rekor; Akankah Harga Menyusul?

  • TVL DeFi Sui tembus rekor $2,6 miliar, sinyal adopsi meningkat.
  • SUI pimpin pasar stablecoin dan tarik investasi institusional lewat ETF DIME.
  • Harga SUI tertinggal dari TVL, namun tunjukkan sinyal pemulihan.

Undang Teman Dapat Cuan OKTOBULL Hadiah Rp50 Juta!

ETH Dijual Bersamaan dengan Bitcoin, namun Adopsi Dukung Reli

  • Aktivitas onchain Ethereum tetap tinggi secara struktural, sinyal pertumbuhan tahan lama.
  • Arus masuk institusional dan tokenisasi RWA jadi katalis utama permintaan ETH.
  • Secara teknis, potensi dasar ETH mendekati $4.100 hingga $4.250.

Harga XRP Bertahan di Support $2,70, Falling Wedge Bullish Terbentuk

  • Support $2,70 adalah dasar struktural penting yang sejajar dengan MA utama.
  • Formasi Falling Wedge bullish sinyal potensi penembusan dan kelanjutan.
  • Target kenaikan XRP: $3,55; penembusan akan konfirmasi momentum bullish baru.

Baca juga: Aster: DEX Multichain yang Siap Tantang Hyperliquid dan GMX


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 9 Oktober 2025: Bitcoin Rebound $123.000, Ada Apa?

Pasar kripto hari ini, Kamis (9/10) diramaikan oleh FOMC memberi sinyal kuat bahwa The Fed siap memangkas suku bunga lebih lanjut tahun ini, mendorong Bitcoin menembus $123.000 setelah risalah rapat dirilis. Meski sebagian anggota masih khawatir soal inflasi yang mandek di atas target 2%, pasar merespons positif dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter.

Di sisi lain, tiga altcoin utama berpotensi mencetak ATH baru pada minggu kedua Oktober, Ethereum hanya berjarak 8,5% dari puncaknya di $4.956, OKB membidik uji $258, dan Aster (ASTER) berpotensi menanjak selama mampu mempertahankan level support $2,24. Lihat lebih lengkap di bawah:

FOMC Sinyalkan The Fed Siap Pangkas Suku Bunga Lagi; Bitcoin Naik

  • Mayoritas setuju naikkan suku bunga lebih lanjut tepat tahun ini.
  • Sebagian masih khawatir inflasi karena target 2% mandek.
  • Bitcoin tembus $123.000 setelah risalah rapat FOMC rilis.

3 Altcoin Berpotensi Capai ATH di Minggu Kedua Oktober 2025

  • Ethereum ($4.569) tinggal 8,5% dari ATH ($4.956); $4.775 kunci tembus.
  • OKB ($225) target $229 lalu uji ATH $258; gagal, turun ke $207.
  • Aster (di bawah $2) 19% dari ATH ($2,43); perlu tahan $2,24. Jatuh di bawah $1,87 berisiko.

Dadakan ASTER! Cashback 100% Total Hadiah Rp20 JUTA*

BNB Melemah Setelah ATH: Koreksi Sebelum $1.550?

  • BNB turun 3,4% dari ATH ($1.340), tapi pola bendera bullish masih ada.
  • Lonjakan NUPL dan RSI bearish sinyalkan koreksi 14% sebelum breakout.
  • Dukungan utama di $1.195–$1.134. Target lanjut: $1.558 dan $1.820.

Institusi Dorong ETF Bitcoin Menuju Kuartal Rekor

  • Arus masuk ETF hampir $30 miliar; volume harian $7,5 miliar (rekor permintaan).
  • Wirehouse setuju, akses meluas; Triliunan modal baru siap masuk.
  • Analis lihat Pergeseran Rezim: ETF/Likuiditas ganti siklus 4 tahun Bitcoin.

Baca juga: Aster: DEX Multichain yang Siap Tantang Hyperliquid dan GMX


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 8 Oktober 2025: BNB Salip Market Cap XRP

Pasar kripto hari ini, Rabu (8/10) diramaikan oleh BNB kembali mencuri perhatian dengan mencetak all-time high di $1.336,57, sekaligus melampaui kapitalisasi pasar XRP dan USDT. Namun, persaingan dominasi antar-altcoin masih jauh dari selesai.

Di sisi lain, duel menarik terjadi antara ASTER dan HYPE, di mana pola Inverted Head & Shoulders menempatkan ASTER sebagai kandidat unggulan di Q4. Untuk investor yang mencari peluang baru, minggu kedua Oktober menghadirkan tiga altcoin potensial seperti SPX, Optimism (OP), dan Aptos (APT). Lihat lebih lengkap di bawah:

BNB Raih ATH Baru, Salip Market Cap XRP & USDT

  • Kapitalisasi pasar BNB telah melampaui XRP dan USDT.
  • BNB capai titik tertinggi sepanjang masa di $1.336,57, pada hari yang sama.
  • Namun, pertarungan untuk mendominasi altcoin belum berakhir.

Analisis ASTER vs HYPE: Siapa Dominan di Q4?

  • ASTER bentuk Inverted H&S, sinyal breakout.
  • HYPE uji ulang zona permintaan; butuh support $43 untuk rebound.
  • Struktur teknis saat ini, ASTER lebih unggul di Q4.

CASHBACK DADAKAN IS BACK 100% Raih Rp10 JUTA*

3 Altcoin Patut Dicermati di Minggu Kedua Oktober 2025

  • SPX di $1,62 setelah naik 62%; support $1,58, target $1,74/$2,00.
  • Optimisme hadapi unlock $3,28 Juta. Risiko jual, bisa turun di bawah $0,71.
  • Aptos di $5,31 jelang unlock $60 Juta. Arus dana dorong ke $5,73, risiko koreksi jika di bawah $5,06.

Harga Ethereum Berpotensi ke $5.000 Didorong ETF BlackRock

  • Analisis teknis prediksi lonjakan harga Ethereum ke $5.000 segera.
  • ETH diprediksi akan melonjak dan lewati batas overshoot ekstrem akhir tahun.
  • ETF ETHA BlackRock mendekati tonggak penting aset senilai $20 miliar.

Baca juga: Plasma (XPL) Ancam Ethereum: Era Baru Transaksi Stablecoin Instan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Panik, Whale dan Smart Money Keluar Pasca DeFiLlama Delisting Aster

Delisting Aster baru-baru ini dari DeFiLlama telah memicu koreksi dalam permintaan untuk native token-nya, ASTER. 

Setelah penghapusan DEX dan meningkatnya keraguan atas akurasi datanya, kinerja harga ASTER menjadi datar, mencerminkan ketidakpastian di pasar. Saat ini investor utama telah mengurangi kepemilikan token mereka, membuat altcoin ini bersiap mengalami pergerakan ke bawah, seiring melemahnya sentimen.

Hadapi Krisis Kepercayaan Setelah Delisting DeFiLlama

Pada 5 Oktober, pendiri platform analitik decentralized finance (DeFi) terkemuka DeFiLlama0xngmi mengumumkan di X bahwa volume yang dilaporkan Aster tampaknya mencerminkan pasar perpetual Binance, menimbulkan kekhawatiran tentang akurasi datanya. 

Pengungkapan ini mendorong DeFiLlama untuk menghapus Aster dari daftar mereka, memicu perdebatan apakah lonjakan volume perdagangan Aster yang pesat itu organik atau sengaja dibesar-besarkan.

Sejak delisting DEX, native token-nya, ASTER, mengalami sidewaysAltcoin ini menunjukkan keseimbangan relatif antara tekanan beli dan jual seiring kontroversi yang berlanjut. 

Namun, data on-chain menunjukkan bahwa whale telah mendistribusikan kepemilikan mereka secara signifikan, tanda jelas bahwa investor besar berubah menjadi bearish. Menurut Nansen, wallet whale dengan kepemilikan ASTER bernilai lebih dari US$1 juta telah mengurangi pasokan token mereka sebesar 12% sejak hari Minggu.

ASTER Whale Holding
ASTER Whale Holding | Sumber: Nansen

Penurunan akumulasi whale ini memperkuat sentimen bearish terhadap ASTER dan bisa mendorong penurunan di bawah rentang sempitnya dalam waktu dekat.

Selain itu, investor smart money juga mulai mengurangi eksposur. Menandakan bahwa holder utama fokus mencegah kerugian lebih lanjut daripada mengakumulasi. Menurut Nansen, kelompok holder ASTER ini telah mengurangi pasokan mereka sebesar 37% sejak delisting DEX. 

Penyedia data mendefinisikan “smart money” sebagai investor berpengalaman, institusi, dan trader berkinerja tinggi yang aktivitas on-chain-nya sering menandakan tren pasar awal dan peluang berkeyakinan tinggi. 

Oleh karena itu, pengurangan kepemilikan ASTER mereka dapat semakin mengikis kepercayaan trader, membuka jalan untuk potensi penurunan harga.

Harga ASTER di Ambang Jurang, Mampukah Bulls Pertahankan US$2,03

Memulihkan kepercayaan pada datanya mungkin menjadi kunci untuk menstabilkan harga ASTER dan mencegah penurunan pasar yang lebih dalam. Altcoin ini diperdagangkan mendekati lantai support pada saat penulisan di US$2,0303.

Jika tekanan bearish meningkat, ASTER bisa turun, menembus level support ini, dan jatuh menuju US$1,7119.

Analisis Harga ASTER | Sumber: TradingView

Namun, jika permintaan kembali ke pasar, ASTER bisa mencoba untuk mengunjungi kembali harga tertinggi sepanjang masanya di US$2,4360.

Bagaimana pendapat Anda tentang nasib ASTER pascaa delisting DeFiLlama ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penulis: Abiodun Oladokun
Editor:
Adi Wiratno

Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Meme Coin Mana yang Bisa Meledak di 2025? Prediksi & Analisis

ChatGPT menelisik lanskap meme coin terkini dan menemukan pola-pola menarik di balik hiruk-pikuknya. Analisis mengungkap bahwa di tengah kesemrawutan pasar, sesungguhnya tersimpan ritme-ritme tertentu, sinyal yang berulang, dan peluang autentik untuk 2025. Namun, apa sebenarnya dinamika yang menentukan apakah sebuah meme token melesat bak roket hype atau justru lenyap tanpa jejak?

Kami “memberi makan” ChatGPT dengan data dan pengamatan tren terbaru untuk menjawab satu tanya besar: meme coin mana yang berpotensi meledak selanjutnya—dan apa yang perlu diwaspadai para investor?

Meme Coin yang Kini Memimpin

Di ranah meme coin, sejumlah token menonjol bukan hanya lewat gaung di media sosial, tetapi juga melalui kapitalisasi pasar dan volume yang menggelegak:

  • PEPE (PEPE) : Mencatat kapitalisasi pasar sekitar US$4,6 miliar pada 2025, ditopang oleh partisipasi komunitas yang sangat aktif. Token ini juga menampilkan minat besar di decentralized exchange (DEX).
  • BONK (Solana) : Salah satu meme coin paling menonjol di ekosistem Solana, yang telah menembus status “mass meme coin”. Kapitalisasi pasarnya nyaris mencapai US$3 miliar tahun ini dan kembali menanjak sejak pertengahan Mei 2025—meski diiringi volatilitas yang terbilang ekstrem.
  • Shiba Inu (SHIB) : Meme coin klasik dengan ekosistem luas (Shibarium, ShibaSwap, dan lainnya). SHIB kerap dijadikan acuan dalam menilai coin baru yang bermunculan.

Ketiga token tersebut membuktikan bahwa tidak semua sekadar sensasi; sebagian di antaranya memadukan infrastruktur, komunitas, dan volatilitas yang menumbuhkan sorotan nyata.

Penilaian ChatGPT: Potensi dan Risiko

Kami meminta ChatGPT menyoroti faktor-faktor yang paling kentara dalam data—meme coin mana yang memiliki prospek menarik di bawah situasi pasar saat ini, serta risiko apa yang tak bisa diabaikan.

Faktor Potensi Menurut ChatGPT:

  • Keterlibatan komunitas sangat krusial. Meme coin yang ramai diperbincangkan biasanya memperoleh visibilitas luar biasa.
  • Tokenomics: Coin dengan struktur suplai yang jelas, mekanisme seperti token burn, atau sistem distribusi transparan cenderung memiliki masa depan lebih solid.
  • Ekosistem blockchain dan struktur biaya: Solana, misalnya, menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih rendah dibanding Ethereum—memberi keuntungan tersendiri bagi meme coin di atasnya.

Risiko yang Disorot ChatGPT:

  • Volatilitas & Likuiditas: Banyak meme coin memperlihatkan fluktuasi ekstrem; sebagian besar volume perdagangan terkonsentrasi di tangan segelintir pelaku pasar besar.
  • Minim keberlanjutan: Proyek tanpa utilitas nyata atau peta jalan yang jelas berisiko ambruk begitu gelombang hype reda.
  • Ancaman regulasi: Meme coin lebih rentan menjadi sasaran pengawasan otoritas, terutama jika dianggap terlalu spekulatif.

Berdasarkan data mutakhir, tren komunitas, dan hasil analisis ChatGPT, berikut beberapa coin yang layak diamati lebih saksama:

Meme Coin Kelebihan Hal yang Perlu Diwaspadai
BONK Posisi kuat di Solana, biaya transaksi rendah, momentum komunitas solid. Volatilitas tinggi, koreksi tajam di masa lalu; potensi hype meredup.
PEPE Dukungan komunitas yang fanatik, nama besar dalam kultur meme, telah terbukti bertahan di beberapa siklus pasar. Suplai besar, kompetisi ketat dari meme coin baru; psikologi pasar sangat dipengaruhi dinamika media sosial.
Shiba Inu (SHIB) Sudah memiliki infrastruktur (Shibarium), kesadaran publik tinggi—menurunkan hambatan persepsi bagi investor baru. Suplai relatif tinggi, kompetisi kuat; biaya dan efisiensi transaksi berbasis Ethereum dapat menjadi hambatan.

Kesimpulan

  • Pada 2025, meme coin bukan lagi fenomena pinggiran: beberapa proyek kini memadukan kekuatan komunitas, daya visibilitas, dan kerangka teknologi sehingga mampu memantik potensi harga yang nyata.
  • BONK dan PEPE saat ini menjadi dua meme coin favorit dengan prospek relatif cerah—terutama bagi mereka yang bersedia mencurahkan waktu untuk observasi dan siap menanggung risiko.
  • Namun, tak satu pun meme coin yang bebas dari bahaya. Siapa pun yang hendak terjun perlu sadar bahwa potensi keuntungan besar selalu berdampingan dengan risiko kehilangan yang tak kalah besar.

Satu pesan penting dari ChatGPT:

Catatan: Artikel ini bukan merupakan nasihat keuangan, melainkan penilaian berbasis data. Sebelum berinvestasi, lakukan riset mandiri (due diligence), tinjau distribusi token, mekanisme penyimpanan, biaya, serta toleransi risiko Anda.

Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi dan analisis ChatGPT tentang meme coin yang berpotensi meroket 2025 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penulis: Leonard Schellberg
Editor: Zummia Fakhriani

Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Token Crypto Anyar Mendadak Viral, Naik +600% Sehari

Sebuah token anyar mencuri sorotan setelah melesat 600% hanya dalam waktu 24 jam. Lonjakan popularitas ini berakar pada satu tren yang sangat spesifik dan tengah mendominasi percakapan pasar.

Saat Bitcoin menembus rekor all-time high (ATH) baru, token ini justru melampaui performa sang pionir, menorehkan kenaikan lebih dari 600% hanya dalam satu hari perdagangan.COAI: Fenomena Baru di Tengah Demam AI

Pada 6 Oktober 2025, ChainOpera AI (COAI) melesat dengan impresif lebih dari 600%, mencapai level tertinggi baru di sekitar US$2,74.

coai course
Harga COAI | Sumber: CoinMarketCap

Lonjakan eksplosif ini bertepatan dengan penambahan COAI di platform derivatif Bybit, yang kini membuka perdagangan dengan leverage hingga 25x. Eksposur tersebut menarik gelombang investor yang haus akan imbal cepat dan peluang volatilitas tinggi.

ntum COAI sejatinya telah terbentuk sejak listing di platform terdesentralisasi Aster dan meningkatnya sentimen pasar atas token AI, diperkuat oleh kemitraan besar antara AMD dan OpenAI. Di jaringan Binance Smart Chain, ChainOpera AI berambisi membangun ekosistem yang memadukan AI agent, development tool, serta antarmuka chat otonom.

Kapitalisasi pasar COAI kini melampaui US$400 juta, dengan volume perdagangan yang mencetak rekor — menjadikannya salah satu token paling dinamis di pasar. Berdasarkan indikator teknikal seperti RSI dan MACD, tren masih terjaga kokoh tanpa indikasi divergensi bearish yang berarti.

Ledakan di Ekosistem BNB Chain

Reli COAI menjadi bagian dari gelombang besar yang melanda proyek-proyek di BNB Chain. BNB menorehkan all-time high (ATH), sementara sepuluh besar token Binance Alpha melonjak antara 40% hingga hampir 100% dalam rentang 24 jam hingga tujuh hari.

Menurut data Dune Analytics, volume harian Binance Alpha meningkat dari US$140 juta pada September menjadi US$390 juta di awal Oktober, menggambarkan hiruk-pikuk spekulatif yang semakin intens.

Imbasnya, para trader kini mencari peluang pendapatan pasif jangka pendek berbiaya rendah lewat Binance Alpha, seiring derasnya arus masuk modal ke dalam ekosistem. Pun, COAI nampaknya belum menutup bab terakhirnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang altcoin yang mendadak viral di atas serta prospek ke depan? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penulis: Laure Elizabeth IACOUCCI
Editor: Zummia Fakhriani

Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Ethereum: Cowen Ramal Kapan Pucuk Siklus & Bear Market

Ethereum kini berada dalam fase konsolidasi setelah berbulan-bulan bergerak mendatar (sideways). Namun, analis Benjamin Cowen meyakini jeda ini hanyalah prolog menuju momentum bullish yang baru. Analisisnya mengindikasikan bahwa harga Ethereum berpeluang menembus level tertinggi sepanjang masa (ATH) sebelum 2026, didorong oleh faktor teknikal dan siklus pasar.

Pakar dari Into The Cryptoverse ini menilai bahwa konsolidasi saat ini di kisaran US$4.000 hingga US$4.800 adalah fase yang sehat — mirip dengan periode yang mendahului reli besar pada 2017 dan 2021. Di bawah ini, kami membedah pandangannya dan faktor-faktor yang bisa menentukan arah pergerakan ETH selanjutnya.

Ethereum dalam Fase Konsolidasi: Tahapan Penting sebelum Dorongan Berikutnya

Menurut Cowen, fase konsolidasi Ethereum bukan tanda kelemahan, melainkan proses teknikal yang alami. Ia menerangkan bahwa aset ini sedang diperdagangkan dalam rentang stabil seiring moving average 20 dan 21 minggu yang mulai mendekati harga saat ini. Breakout yang berkelanjutan dapat memicu pergerakan bullish signifikan.

Saat ini, Ethereum parkir di sekitar US$4.500, dengan support perkasa di kisaran US$4.000. Resistance utama berada di antara US$4.700 dan US$4.800, area di mana penjual secara historis cenderung mengambil profit.

Benjamin Cowen menilai performa ini mencerminkan struktur yang matang — mampu menyerap tekanan bearish sebelum potensi breakout menuju US$5.000.

Sang analis membandingkan kondisi saat ini dengan siklus 2016–2017, ketika Bitcoin dan Ethereum bergantian memimpin pergerakan pasar. Kala itu, ETH berkonsolidasi selama beberapa bulan sebelum melonjak lebih dari 150% hanya dalam 8 minggu. Menurut Cowen, sejarah berpotensi berulang jika indikator teknikal terus selaras.

Faktor Ekonomi Makro & Korelasi dengan Bitcoin: Apa yang Bisa Memperlambat atau Mempercepat Reli?

Cowen menekankan bahwa kondisi ekonomi makro tetap menjadi variabel krusial. Ia menyoroti bahwa keputusan seperti potensi kenaikan suku bunga Bank of Japan atau data ketenagakerjaan Amerika Serikat dapat menimbulkan volatilitas sementara. Meski demikian, ia mempertahankan pandangan optimistis untuk akhir tahun 2025.

Ethereum (ETH) price performance - 3 months. Source: BeInCrypto
Harga Ethereum (ETH) – 3 bulan terakhir | Sumber: BeInCrypto

Adapun faktor relevan lain adalah Bitcoin Dominance (BTC.D), yang baru-baru ini naik dari 57% menjadi 59%. Kendati biasanya hal ini memperlambat pertumbuhan altcoin, Cowen menekankan bahwa fase konsentrasi modal di BTC justru kerap mendahului kebangkitan aset seperti Ethereum. “ETH cenderung bergerak setelah Bitcoin berangsur stabil,” jelasnya.

Dalam jangka pendek, ia meramal bahwa Ethereum akan terus bergerak sideways selama satu hingga dua bulan sebelum menentukan arah berikutnya. Bila bull market support — yang diwakili oleh moving average mingguan — mencapai harga saat ini, momentum tersebut bisa mendongkrak harga ETH melampaui rekor tertingginya sebelumnya dan mengukuhkan siklus bullish baru.

Pandangan Cowen: Kesabaran sebelum Rebound

Cowen berujar bahwa investor seharusnya memandang fase ini sebagai peluang, bukan risiko. Menurutnya, fundamental teknikal, melambungnya adopsi institusional, dan stabilitas ekosistem DeFi memperkuat sentimen bullish.

Analis ini menyimpulkan bahwa siklus Ethereum saat ini masih memiliki ruang untuk berkembang, tetapi bakal perlu kesabaran dan disiplin. Jika sejarah berulang, breakout dapat terjadi sebelum akhir 2025 — disusul dengan reli berkepanjangan sebelum pasar memasuki fase bearish baru pada 2026.

“Dalam jangka pendek, kemungkinan besar kita akan melihat konsolidasi lanjutan dalam rentang ini sampai bull market support band mencapai harga. Ketika itu terjadi, Ethereum akan ‘dipaksa’ mengambil keputusan, dan hal ini kemungkinan besar terjadi dalam dua bulan ke depan. […] Saya pikir ETH akan berkonsolidasi untuk sementara waktu, lalu breakout, mencapai pucuk siklus pasar, dan setelah itu kita akan memasuki bear market pada 2026,” ujar Cowen menutup pernyataannya.

Ringkasan

Ethereum masih bermanuver di antara US$4.000 – US$4.800, dalam fase konsolidasi yang dinilai Benjamin Cowen sebagai fase yang sehat. Sang analis memprediksi terjadinya breakout bullish dalam beberapa bulan mendatang, terpacu oleh moving average kunci yang mulai mendekat serta meredanya Bitcoin Dominance.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi harga Ethereum (ETH) oleh Cowen ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penulis: Luis Blanco
Editor: Zummia Fakhriani

Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Siapa Saja Orang Terpintar di Dunia yang Investasi di Bitcoin?

Penilaian aset kripto oleh para pemikir paling cemerlang di dunia memainkan peran khusus bagi investor. Pasar bereaksi ketika individu dengan reputasi keunggulan intelektual mengungkapkan pandangan mereka tentang Bitcoin atau blockchain. Para investor mencari konfirmasi atas ekspektasi mereka ataupun alasan untuk berhati-hati dalam komentar-komentar ini.

Dalam artikel ini, tim redaksi BeInCrypto mengumpulkan pendapat orang-orang dengan skor IQ luar biasa tentang aset kripto. Inilah yang dikatakan oleh pikiran-pikiran paling cemerlang tentang aset digital.

Kim Young Hoon, IQ 276 (Masih Jadi Perdebatan)

Intelektual asal Korea Selatan, Kim Young Hoon, menyebut dirinya orang paling cerdas di planet ini. Menurut beberapa estimasi, ia memegang rekor IQ dunia: 276. Psikolog menganggap angka seperti itu secara statistik mustahil, tetapi reputasi inilah yang telah membantunya menarik perhatian kepada pernyataannya.

Pada akhir September 2025, ia mengumumkan di X bahwa ia telah mengonversi seluruh kekayaannya ke aset kripto pionir ini. Ia menjelaskan keputusannya dengan mengatakan bahwa ia melihatnya sebagai satu-satunya harapan untuk masa depan ekonomi.

Pada saat pernyataannya mencuat, harga BTC nangkring di dekat US$114.000. Kim memprediksi bahwa BTC akan tumbuh setidaknya 100 kali lipat selama dekade berikutnya. Ia juga memprediksi Bitcoin harusnya menjadi aset cadangan utama di dunia.

Warren Buffett, IQ Sekitar 155-160

Sang “Oracle of Omaha”, Warren Buffett, tidak pernah memublikasikan hasil tes kecerdasannya. Namun, para penulis biografi dan pers bisnis acap kali mengaitkan IQ-nya dengan rentang 155–160. Sang investor sendiri gemar bercanda perihal ini. Ia bergurau, jika Anda memiliki IQ 160, jual saja 30 poin sisanya ke orang lain, karena itu tidak diperlukan untuk sukses.

Dia sangat skeptis pada aset kripto. Pada pertemuan pemegang saham Berkshire Hathaway 2018, ia menyebut Bitcoin “racun tikus kuadrat”, menekankan bahwa ia tidak melihat nilai investasi di dalamnya. Buffett percaya akal sehat dan karakter lebih penting untuk meraih kesuksesan finansial ketimbang mencari untung dalam aset spekulatif baru.

Terlepas dari kritiknya atas aset kripto, Buffett sendiri telah berinvestasi di Bitcoin lewat Nubank.

Bill Gates, IQ Sekitar 160

Co-founder Microsoft, Bill Gates, dikenal sebagai salah satu pengusaha paling cerdas, dengan IQ 160. Tidak seperti Buffett, ia mengakui potensi teknologi blockchain, namun tetap kritis pada aset kripto itu sendiri. Pada Juni 2022, Gates menyatakan bahwa Bitcoin dan NFT didasarkan semata-mata pada “greater fool theory”: nilai aset-aset ini ditentukan semata-mata oleh ekspektasi bahwa mereka akan dibeli dengan harga yang lebih tinggi. Dalam pandangannya, mereka tidak memiliki nilai fundamental yang dapat diandalkan oleh investor jangka panjang.

Ekonom peraih Hadiah Nobel, Eugene Fama, seorang profesor di University of Chicago Graduate School of Business, menyuarakan skeptisisme tentang Bitcoin pada Januari 2025. Ia memprediksi bahwa “itu [Bitcoin] akan menjadi nol dalam sepuluh tahun” karena tidak lagi berfungsi secara berkelanjutan sebagai alat tukar dan unit hitung. Membahas hasil yang mungkin, Fama menambahkan bahwa bahkan apabila itu crash, investor akan tetap berlari ke pemerintah untuk bailout. “Bitcoin akan menjadi nol,” tuturnya, tatkala membahas volatilitas aset kripto serta minimnya use case yang berkelanjutan.

Robert Shiller, seorang peraih Hadiah Nobel dalam ekonomi dan profesor di Yale University, menyebut Bitcoin sebagai “contoh terbaik dari gelembung spekulatif hingga saat ini” dalam wawancaranya dengan Yale Insights. Ia juga menekankan bahwa fenomena spekulatif semacam itu cenderung kembali secara bergelombang.

Christine Lagarde, Presiden European Central Bank, dalam wawancara Januari 2021 di konferensi Reuters Next, menyerukan regulasi ketat terhadap aset kripto dan menggambarkan Bitcoin sebagai “aset yang sangat spekulatif” yang telah terlibat dalam aktivitas pencucian uang.

Adapun Yanis Varoufakis, seorang ekonom dan mantan menteri keuangan Yunani, menekankan perbedaan antara Bitcoin dan teknologi yang mendasarinya dalam wawancara dengan Wired: “BTC adalah gelembung yang sempurna”. Dia menyebut teknologi blockchain sebagai “solusi luar biasa” dengan potensi untuk mempromosikan transparansi dan memerangi korupsi.

Di samping itu, Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, mengatakan pada Januari 2021, “Saya pikir Bitcoin adalah penemuan yang sangat brilian”. Dia memandang aset kripto sebagai alternatif untuk emas di tengah devaluasi mata uang fiat. Namun, dia juga memperingatkan, “Risiko terbesar Bitcoin adalah kesuksesannya”, karena pemerintah bisa bereaksi keras.

Yang terakhir, pada Mei 2021, Gubernur Bank of England Andrew Bailey mewanti-wanti investor bahwa aset kripto “tidak memiliki nilai intrinsik”, sehingga hanya boleh dibeli “jika Anda siap untuk kehilangan semua uang Anda”. Ia menekankan sifat spekulatif dari pasar.

Bagaimana pendapat Anda tentang deretan orang terpintar dunia yang investasi di Bitcoin di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penulis: Evgeniya Likhodey
Editor: Zummia Fakhriani

Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Putra Bungsu Trump Raup Cuan Rp2,49 Triliun dari Kripto, Begini Kisahnya

Di usia yang baru menginjak 19 tahun, Barron Trump berhasil membangun posisi finansial yang signifikan, terutama lewat adopsi awal aset kripto.

Dengan estimasi kekayaan bersih US$150 juta (Rp2,49 triliun), ia sudah melampaui kekayaan ibunya, Melania Trump. Prestasi ini sebagian besar berkat keterlibatannya dalam proyek aset digital keluarga.

Kekayaan Barron Melebihi Sang Ibu Berkat WLFI

Barron Trump, putra bungsu Presiden AS Donald Trump, dengan cepat mengerek kekayaan bersihnya. Menurut laporan terbaru, kekayaan bersihnya kini mencapai US$150 juta.

Sejak peluncuran ventura kripto keluarga Trump, World Liberty Financial (WLFI), kekayaan Barron melesat drastis. Menurut whitepaper perusahaan, ia merupakan salah satu co-founder bersama kakak-kakaknya.

Meskipun porsi kepemilikannya pastinya dalam proyek tersebut belum terungkap, laporan memperkirakan Barron sudah meraup sekitar US$80 juta dari penjualan token. Saat ini, ia memegang 2,3 miliar token WLFI yang berpotensi menghasilkan sekitar US$525 juta jika dijual, sebuah valuasi yang sudah menempatkannya lebih kaya dari ibunya, Melania Trump.

Barron Perkenalan Trump ke Kripto

Menurut laporan, Barron Trump adalah orang pertama di keluarganya yang menyadari potensi pasar kripto, dan akhirnya berhasil meyakinkan mereka untuk meluncurkan WLFI pada akhir 2024.

Selama peluncuran September lalu, Donald Trump menceritakan kebingungannya tentang terminologi kripto. Ia tertawa saat mengatakan bahkan tidak tahu apa itu “wallet” digital, sementara putranya Barron konon sudah punya “empat wallet atau semacamnya.”

Dengan minat bisnis yang tajam, Barron dilaporkan menghabiskan liburan musim panasnya untuk berbagai aktivitas bisnis, termasuk menghadiri pertemuan dengan mitra, mengembangkan proyek teknologi baru, serta merampungkan kesepakatan serta strategi untuk meluncurkan perusahaannya sendiri.

Menariknya, Barron bukan satu-satunya putra yang meraup keuntungan besar dari ventura kripto yang dipimpin ayahnya.

Kekayaan Keluarga Trump Melesat

Menurut Forbes, masa jabatan kedua Trump di Gedung Putih telah meningkatkan kekayaan anak-anaknya secara signifikan.

Dalam kurun waktu setahun saja, kekayaan Donald Trump Jr. sudah naik sepuluh kali lipat menjadi US$500 juta. Pasar kripto dan berbagai kontrak baru bahkan lebih menguntungkan bagi Eric Trump, yang mana saldo rekening banknya tumbuh secara dramatis dari US$40 juta menjadi US$750 juta pada periode yang sama.

Namun, Trump sendiri tetap menjadi sosok yang paling banyak meraup untung dari trading kripto. Investasi kripto-nya saja menghasilkan US$2 miliar, berkontribusi pada total profit US$3 miliar untuk tahun ini.

Lonjakan US$3 miliar itu membuat total kekayaannya melonjak 70% menjadi US$7,3 miliar, mengangkat Presiden AS tersebut ke posisi ke-201 dalam daftar Forbes 400 orang terkaya Amerika. 

Bagaimana pendapat Anda tentang putra bungsu Trump yang tsunami cuan berkat kripto di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penulis: Camila Naón
Editor: Zummia Fakhriani

Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Reli Belum Usai, Harga Bitcoin Diprediksi Akan Menyentuh Level Ini

Pergerakan harga sang jawara kripto, Bitcoin (BTC) masih akan terus melanjutkan pendakiannya. Salah seorang analis memandang, jika sesuai rencana, harga Bitcoin akan kembali membukukan level tertinggi sepanjang masa (ATH) baru di kisaran US$135.000 atau sekitar Rp2,24 miliar.

Pada saat penulisan, harga Bitcoin (BTC) berdasarkan CoinGecko berada di kisaran US$123.943 turun 1,4% dari level tertinggi sepanjang masa (ATH) baru yang tercapai pada Minggu kemarin di kisaran US$125.708.

Meski demikian, kondisi itu masih menunjukkan pertumbuhan ketimbang harga pada pagi tadi yang berada di kisaran US$122.538.

Analis kripto independen, Tri Agung Prasetyo atau yang kerap dikenal sebagai “Opung” di komunitas Telegram BeInCrypto Indonesia memandang, pergerakan Bitcoin saat ini sudah sesuai dengan sejumlah skenario harga.

Analisis harga Bitcoin

Dalam analisisnya, ia menilai bahwa skenario harga Bitcoin yang melejit dari kisaran US$108.000 ke level tertinggi baru di level US$125.000, lalu kemudian terkoreksi ke US$122.000, sudah sesuai dengan ekspektasi.  Nah prediksi rencana harga Bitcoin berikutnya akan menunjukkan rangkaian pergerakan volatilitas yang signifikan.

Bitcoin Masih Akan Naik Dalam Jangka Pendek

Menurutnya, aktivitas Bitcoin masih belum selesai. Aset kripto nomor wahid itu akan melanjutkan kenaikan jangka pendeknya dari level US$122.000 menuju US$128.000. Kondisi itu menunjukkan momentum bullish yang kuat dalam fase ini.

“Namun setelah mencapai puncak di kisaran US$128.000, harga Bitcoin diperkirakan akan mengalami koreksi tajam, yang jika sesuai dengan prediksi akan berada di level US$117.000 untuk menguji support yang lebih rendah,” jelasnya.

Tetapi itu bukanlah akhir dari segalanya. Karena Opung melihat, dari titik itu harga BTC secara jangka panjang akan memantul kuat sebagai sinyal rebound dari kisaran US$117.000 dan membidik level tertinggi baru di kisaran US$135.000.

Secara keseluruhan, lanjutnya rencana ini menggambarkan pola pergerakan naik-turun-naik yang ekstrem. Di mana target akhir US$135.000 baru akan tercapai setelah melewati koreksi yang cukup dalam.

Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi reli harga Bitcoin (BTC) terbaru ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Artikel ditulis & diedit oleh Adi Wiratno

Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





Sumber : news.tokocrypto.com