Tag Archives: altcoin

DOGE di Level US$0,12, Waspadai Penurunan Lanjutan hingga US$0,08

Harga Dogecoin kembali tertekan dan mencatat level terendah sejak 10 Oktober, seiring melemahnya minat pasar dan belum adanya dorongan dari exchange-traded fund (ETF) Dogecoin. Analisis teknikal menunjukkan potensi penurunan lanjutan di tengah minimnya permintaan investor.

Berdasarkan data pasar, Dogecoin (DOGE) diperdagangkan di kisaran US$0,1227, turun sekitar 75% dari level tertinggi tahun ini. Penurunan tajam tersebut menyebabkan hilangnya valuasi pasar hingga miliaran dolar AS.

Tekanan Terhadap Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Tersungkur di US$0,12, Analis Prediksi Gerak Ekstrem 15%

Dilaporkan Crypto News, tekanan terhadap DOGE terjadi di tengah tanda-tanda melemahnya permintaan. Data SoSoValue menunjukkan bahwa ETF Dogecoin milik Grayscale dan Bitwise tidak mencatat arus masuk dana (inflow) sejak 11 Desember. Secara keseluruhan, kedua ETF tersebut hanya membukukan inflow sekitar US$2 juta dengan total aset bersih sekitar US$5 juta, menandakan minat investor institusional yang semakin terbatas.

Selain itu, open interest futures Dogecoin tercatat turun ke kisaran US$1,4 miliar, jauh dari level tertinggi tahun ini yang sempat melampaui US$6 miliar. Penurunan open interest umumnya mencerminkan berkurangnya partisipasi investor dan minimnya posisi baru di pasar derivatif.

Dari sisi teknikal, tekanan jual dinilai masih dominan. Grafik tiga hari menunjukkan bahwa harga Dogecoin berada dalam tren turun yang kuat dan membentuk sejumlah pola bearish. Salah satunya adalah death cross, yakni persilangan antara exponential moving average (EMA) 50 hari dan 200 hari yang terjadi pada 9 Desember. Pola ini kerap dianggap sebagai sinyal lanjutan pelemahan harga.

Analisis Teknikal DOGE

Dogecoin juga membentuk pola head and shoulders, yang sering dipandang sebagai sinyal pembalikan bearish. Pola tersebut menunjukkan level “kepala” di area US$0,4855, dengan bahu kiri di US$0,2285 dan bahu kanan di sekitar US$0,30. Harga saat ini telah menembus garis leher (neckline), yang mengonfirmasi potensi penurunan lanjutan.

Indikator teknikal lain seperti Relative Strength Index (RSI) dan MACD juga masih bergerak menurun. Kondisi ini membuka peluang bagi harga DOGE untuk menguji support berikutnya di US$0,080, yang merupakan level terendah pada Agustus tahun lalu, atau sekitar 35% lebih rendah dari harga saat ini.

Meski demikian, analis mencatat bahwa skenario bearish dapat gugur apabila harga Dogecoin mampu bergerak naik dan menembus level psikologis US$0,15. Selama hal tersebut belum terjadi, tekanan terhadap Dogecoin diperkirakan masih akan berlanjut.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Peristiwa Besar yang Bisa Guncang Kripto Januari 2026

Pasar kripto memasuki Januari 2026 dengan kombinasi optimisme dan kewaspadaan tinggi. Setelah menutup tahun 2025, pasar global kripto mencatat kenaikan 0,79% dalam 24 jam terakhir. Bitcoin bertahan di atas level USD 87.000, sementara Ethereum stabil di atas USD 2.900. Meski demikian, tekanan likuiditas dan sentimen yang terbelah masih membebani altcoin.

Dilaporkan Coingape, sejumlah agenda besar, mulai dari risiko penutupan pemerintah Amerika Serikat hingga kebijakan suku bunga The Federal Reserve, diperkirakan menjadi katalis utama pergerakan harga kripto sepanjang Januari 2026. Berikut tiga peristiwa penting yang menjadi sorotan pelaku pasar.

Risiko Shutdown Pemerintah AS Menguat

Amerika Serikat menghadapi ancaman penutupan pemerintahan (government shutdown) menjelang tenggat 31 Januari 2026. Kongres diketahui memasuki masa libur Natal tanpa menyepakati anggaran final maupun jadwal pemungutan suara.

Meski Senat dan DPR telah menyepakati total belanja, perbedaan pendapat terkait distribusi dana masih menghambat kesepakatan. Partai Demokrat menyatakan kesediaan mengikuti batasan anggaran baru, sementara kelompok Republik yang konservatif menolak peningkatan belanja dan menuntut anggaran lembaga tetap.

Jika tidak tercapai kesepakatan, operasional lembaga federal berpotensi terganggu dan menciptakan ketidakpastian pasar. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi aktivitas regulasi, termasuk pengawasan dan kebijakan terkait industri kripto.

CLARITY Act dan Isu Cadangan Kripto AS

Peristiwa krusial lainnya adalah kelanjutan pembahasan Digital Asset Market Clarity Act of 2025 (CLARITY Act). RUU ini telah disahkan DPR dan kini menunggu keputusan Senat. Jika lolos, CLARITY Act akan memperjelas definisi aset digital, membatasi kewenangan SEC terhadap blockchain tertentu, serta menetapkan aturan kepatuhan baru bagi bursa dan broker kripto.

Regulasi ini berpotensi berdampak besar pada aset utama seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, dan XRP yang telah memiliki produk ETF. Pengesahan pada Januari diperkirakan meningkatkan kepastian hukum dan menarik lebih banyak modal institusional.

Di sisi lain, wacana pembentukan cadangan kripto nasional AS masih menuai perdebatan. Meski mantan Presiden Donald Trump mendukung gagasan tersebut, dukungan di Kongres belum solid. Data Polymarket menunjukkan peluang AS memiliki cadangan Bitcoin sebelum 2027 baru sekitar 27%.

Peluang Pemangkasan Suku Bunga The Fed Menurun

Dari sisi makroekonomi, peluang pemangkasan suku bunga pada rapat Federal Reserve Januari 2026 terus menyusut. Data CME FedWatch menunjukkan kemungkinan pemangkasan 25 basis poin hanya 13,3%, sementara peluang suku bunga tetap berada di level saat ini mencapai 86%.

Penurunan ekspektasi ini dipicu oleh data PDB kuartal III AS yang lebih baik dari perkiraan serta serangkaian pemangkasan suku bunga sepanjang 2025. Pejabat The Fed, termasuk Presiden The Fed New York John Williams, juga mengisyaratkan sikap lebih berhati-hati memasuki 2026.

Kondisi ini berpotensi menekan pasar kripto, mengingat reli harga sebelumnya banyak didorong oleh kebijakan pelonggaran moneter. Ketika likuiditas kembali mengetat, investor diperkirakan akan menyesuaikan strategi perdagangan mereka.

Kesimpulan

Dengan ancaman shutdown pemerintah AS, keputusan penting terkait regulasi kripto, dan arah kebijakan suku bunga The Fed, Januari 2026 menjadi bulan penuh risiko dan peluang bagi pasar kripto. Ketiga peristiwa ini berpotensi memicu volatilitas tinggi sekaligus menentukan arah pasar dalam beberapa bulan ke depan.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Storage Ini Melejit dan Jadi Sorotan Pasar, STORJ Naik ke $0.16

Pasar kripto kategori Storage Tokens menunjukkan performa positif. Berdasarkan data terbaru, total kapitalisasi pasar aset kripto penyimpanan digital tercatat mencapai $2.58 miliar, naik 6.74% dalam 24 jam terakhir.

Sejumlah altcoin di sektor ini mencatat lonjakan harga dan volume perdagangan yang signifikan. Berikut 3 top altcoin storage tokens berdasarkan kapitalisasi pasar dikutip CoinMarketCap.

1. Impossible Cloud Network (ICNT) Pimpin Pasar

Impossible Cloud Network (ICNT) menempati posisi teratas sebagai storage token dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Harga ICNT tercatat di level $0.4919, naik 14.37% dalam 24 jam dan 11.06% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar ICNT mencapai $82.27 juta dengan volume transaksi harian sebesar $12.22 juta. Total suplai beredar berada di angka 167.22 juta ICNT, menjadikan aset ini salah satu yang paling likuid di sektor penyimpanan terdesentralisasi.

2. Storj (STORJ) Tancap Gas dengan Volume Fantastis

Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Storj (STORJ) berada di posisi kedua dengan kapitalisasi pasar sebesar $71.07 juta. Harga STORJ saat ini berada di level $0.1680, melonjak 46.31% dalam 24 jam dan 40.81% dalam 7 hari.

Menariknya, STORJ mencatat volume perdagangan harian yang sangat tinggi mencapai $123.77 juta, jauh melampaui storage token lain. Jumlah suplai beredar STORJ tercatat 422.97 juta token, menandakan minat pasar yang kuat terhadap aset ini.

3. IAGON (IAG) Masuk Jajaran Atas

IAGON (IAG) melengkapi daftar 3 besar storage token dengan kapitalisasi pasar sebesar $26.25 juta. Harga IAG berada di level $0.06982, naik 10.90% dalam 24 jam dan 8.39% dalam 7 hari terakhir.

Volume perdagangan 24 jam IAG tercatat $439 ribu dengan suplai beredar mencapai 376.02 juta IAG. Meski volumenya lebih kecil dibanding ICNT dan STORJ, performa harga IAG tetap menunjukkan tren positif.

Kesimpulan
Sektor Storage Tokens kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya kebutuhan penyimpanan data terdesentralisasi. ICNT, STORJ, dan IAG saat ini menjadi 3 altcoin unggulan berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan pergerakan harga dan volume yang mencerminkan tingginya minat investor dalam jangka pendek.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Terancam Anjlok 50%? Sinyal Mengerikan Muncul

Pergerakan harga Solana (SOL) kembali menjadi sorotan pelaku pasar kripto. Setelah mencatat kenaikan signifikan pada akhir musim panas, aset kripto ini justru mengalami tren penurunan tajam dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah analis bahkan memperingatkan potensi kejatuhan lanjutan hingga ke bawah level USD 70 dalam waktu dekat.

Analis kripto Ali Martinez menilai struktur pergerakan harga Solana sejak Maret 2024 hingga saat ini membentuk pola teknikal “head and shoulders”, yang dikenal sebagai sinyal bearish klasik. Pola tersebut terlihat dengan puncak tertinggi (head) yang terbentuk pada akhir tahun lalu, saat harga SOL menyentuh USD 240.

Penurunan Brutal di Depan Mata?

Baca juga: Harga Solana di Zona Kritis, Level US$130 Jadi Penentu Selanjutnya

Berdasarkan pola ini, Martinez memprediksi harga Solana berpotensi turun hingga USD 66,20. Jika skenario tersebut terjadi, SOL akan mengalami koreksi sekitar 50% dari harga saat ini yang berada di kisaran USD 132.

Pola head and shoulders terbentuk dari tiga puncak harga, yakni bahu kiri, kepala, dan bahu kanan. Jika harga menembus level support penting yang disebut neckline, trader biasanya menganggapnya sebagai sinyal kelanjutan tren penurunan.

Dilaporkan Crypto Potato, pandangan bearish tidak hanya datang dari Martinez. Analis lain yang dikenal dengan nama Crypto Tony memperkirakan adanya kenaikan kecil menuju area USD 134 sebelum harga kembali tertekan. Ia menyebut akan memanfaatkan kenaikan tersebut sebagai peluang untuk membuka posisi jual (short).

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Tekanan terhadap SOL juga tercermin dari indikator teknikal Relative Strength Index (RSI). Saat ini, RSI Solana berada di kisaran 69, mendekati zona jenuh beli (overbought). Dalam analisis teknikal, RSI di atas 70 sering dianggap sebagai sinyal potensi pembalikan arah ke bawah, sementara di bawah 30 dianggap sebagai peluang beli.

Meski demikian, tidak semua analis sepakat dengan skenario kejatuhan tajam. Sejumlah pihak justru melihat peluang kebangkitan harga Solana. TraderSZ, analis kripto dengan hampir 700 ribu pengikut di platform X, memprediksi harga SOL berpotensi menembus level USD 160 dalam beberapa hari ke depan. Analis lain bernama James juga memasang target optimistis di kisaran USD 152.

Data Pergerakan Solana

Data exchange netflow turut menjadi dasar pandangan bullish tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, arus keluar SOL dari bursa kripto tercatat jauh lebih besar dibandingkan arus masuk. Kondisi ini mengindikasikan investor memindahkan aset ke dompet pribadi (self-custody), yang umumnya dianggap sebagai sinyal positif karena menurunkan tekanan jual jangka pendek. Sebaliknya, lonjakan dana masuk ke bursa biasanya dikaitkan dengan persiapan aksi jual besar-besaran.

Dengan sinyal teknikal yang saling bertolak belakang, pergerakan harga Solana ke depan diperkirakan akan tetap volatil. Pelaku pasar kini menantikan apakah SOL akan benar-benar terperosok lebih dalam, atau justru mampu bangkit dan mematahkan prediksi bearish yang beredar.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertahan di US$1,84 Meski ETF Tembus US$1 Miliar, Ada Apa?

Harga XRP masih kesulitan menguat meskipun minat investor institusional terus meningkat. Hingga perdagangan terbaru, XRP bergerak di kisaran US$1,84, melemah sekitar 14% sejak awal tahun dan turun lebih dari 17% dalam sebulan terakhir. Kondisi ini terjadi di tengah tekanan pasar altcoin secara keseluruhan yang belum menunjukkan tanda pemulihan.

Padahal, dari sisi fundamental, XRP mencatat perkembangan positif. ETF spot XRP di Amerika Serikat kini telah menembus US$1 miliar aset kelolaan, menandakan adanya permintaan yang stabil dari investor institusi. Sejarah perdagangan XRP yang panjang serta kepastian regulasi dinilai membuat aset ini lebih mudah diterima oleh investor tradisional.

Permintaan ETF XRP dan Pasokan yang Menurun di Bursa

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga XRP Bertahan di US$1,84, Analis: Potensi Gerak Tajam 10%

Selain itu, data on-chain menunjukkan sinyal jangka panjang yang cukup kuat. Sekitar 750 juta XRP tercatat keluar dari bursa dalam beberapa pekan terakhir, menyisakan sekitar 1,5 miliar XRP di platform perdagangan. Jika tren ini berlanjut, analis memperkirakan potensi kelangkaan pasokan (supply squeeze) bisa terjadi pada awal 2026, terutama bila arus dana institusional terus meningkat.

Meski demikian, analis menilai kondisi pasar saat ini belum mendukung kenaikan harga yang berkelanjutan. Analis riset senior Nansen, Jake Kennis, memprediksi harga XRP akan bergerak sideways dalam jangka pendek. Menurutnya, altcoin cenderung sulit menguat sebelum Bitcoin stabil atau membentuk dasar harga yang jelas. Ia memperkirakan kondisi pasar yang lebih kondusif baru akan muncul pada paruh kedua 2026, seiring membaiknya sentimen investor dan faktor makroekonomi.

Dilaporkan Coinpedia, Kennis menegaskan bahwa pergerakan besar XRP ke depan akan sangat bergantung pada katalis nyata, seperti pertumbuhan ETF, adopsi XRP dalam sistem pembayaran dunia nyata, serta peningkatan partisipasi institusi, bukan sekadar dorongan spekulatif jangka pendek.

Level Harga Ripple yang Perlu Dipantau

Dari sisi teknikal, analis Ali Charts menyebut XRP saat ini sedang berkonsolidasi dalam pola segitiga, yang biasanya diikuti oleh pergerakan tajam. Ia memperkirakan potensi pergerakan harga sekitar 10% setelah terjadi breakout atau breakdown.

Level teknikal penting juga menjadi sorotan. Area US$1,80 dinilai sebagai support krusial. Jika harga menembus ke bawah level ini, XRP berpotensi turun hingga US$1,37. Sementara itu, peluang pembalikan arah ke atas masih memerlukan peningkatan volume transaksi dan sinyal teknikal bullish yang hingga kini belum terlihat.

Untuk proyeksi harga, pandangan analis masih beragam. Skenario konservatif memperkirakan XRP bertahan di kisaran US$1,80–US$1,90 jika tidak ada katalis besar dalam waktu dekat. Namun, proyeksi yang lebih optimistis menempatkan XRP di rentang US$3 hingga US$4 atau lebih pada paruh kedua 2026, dengan catatan arus ETF terus tumbuh, regulasi tetap mendukung, dan pasar kripto global kembali pulih.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik Tipis 0,55%, Support $0,20 Jadi Penentu Arah

Pi Network (PI) mencatatkan pergerakan positif dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan 0,55% ke level $0,205, sedikit mengungguli kinerja pasar kripto secara keseluruhan yang naik sekitar 0,53%.

Meski kenaikannya tergolong tipis, pergerakan ini dinilai penting karena menunjukkan ketahanan teknikal PI di atas level psikologis $0,20, di tengah sentimen pasar yang masih berhati-hati.

Kenaikan harga PI terjadi saat indeks Fear & Greed masih berada di zona fear (29/100), mencerminkan bahwa pelaku pasar belum sepenuhnya percaya diri untuk mengambil risiko besar.

Namun, altcoin tertentu seperti PI tetap mendapat aliran beli terbatas, seiring adanya ekspektasi jangka panjang terhadap pengembangan ekosistemnya.

Baca Juga: Masuki Fase Krusial, Harga Pi Network (PI) Relatif Stabil di Level $0,2050

Sejalan dengan Pasar Kripto, Likuiditas Masih Tipis

Dari sisi pergerakan makro, harga PI cenderung selaras dengan arah pasar kripto global.

Penurunan tipis dominasi Bitcoin ke sekitar 58,95% memberi ruang bagi altcoin untuk bergerak naik, meski masih dalam skala terbatas.

Namun demikian, rasio perputaran (turnover) PI yang hanya sekitar 0,443% menunjukkan bahwa likuiditas pasar masih relatif tipis.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan beli kecil saja sudah cukup untuk mendorong harga naik, tetapi di sisi lain juga membuat PI rentan terhadap volatilitas jika muncul tekanan jual mendadak.

Bagi investor, kondisi ini menandakan bahwa kenaikan harga saat ini lebih bersifat relief rally ketimbang sinyal pembalikan tren yang kuat.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Support $0,20 Bertahan Meski Ada Unlock Token

Salah satu sorotan utama dari pergerakan PI adalah keberhasilannya mempertahankan support kuat di level $0,20, meskipun terjadi unlock sekitar 8,7 juta token pada 25 Desember.

Sejak Oktober, area $0,20 telah berulang kali diuji dan sejauh ini masih mampu bertahan.

Ketahanan ini dinilai sebagai sinyal positif dari sisi teknikal. Minimnya tekanan jual pasca-unlock menunjukkan bahwa sebagian besar pemegang PI cenderung memilih menahan aset mereka, alih-alih melakukan aksi jual panik.

Hal ini diduga berkaitan dengan basis pengguna Pi Network yang besar, termasuk jutaan pengguna yang telah melalui proses KYC.

Secara teknikal, penutupan harian di bawah $0,20 berpotensi membuka ruang koreksi lanjutan menuju area $0,186.

Sebaliknya, jika PI mampu kembali merebut area $0,23, maka peluang momentum bullish jangka pendek akan terbuka lebih lebar.

Harapan dari Kemitraan Web3 Gaming

Dari sisi fundamental, sentimen terhadap PI masih ditopang oleh narasi jangka panjang, khususnya terkait kemitraan Pi Network dengan CiDi Games yang diumumkan sebelumnya.

Kolaborasi ini bertujuan mengintegrasikan PI ke dalam ekosistem Web3 gaming dan ekonomi mikro berbasis blockchain, dengan fase pengujian direncanakan berlangsung pada kuartal pertama 2026.

Meski belum memberikan dampak utilitas langsung terhadap permintaan PI saat ini, kemitraan tersebut terus menjadi bahan optimisme komunitas.

Banyak pihak melihat langkah ini sebagai upaya Pi Network untuk menggeser fokus dari spekulasi harga menuju penggunaan nyata di dalam ekosistem digital.

Namun, tantangan tetap ada. Dengan sekitar 72% pasokan PI masih terkunci, potensi unlock token di masa depan dapat menjadi faktor penekan harga jika pertumbuhan permintaan tidak berjalan seimbang.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,59%: Sentimen Bearish Masih Dominan

Kenaikan 0,55% harga Pi Network dalam 24 jam terakhir mencerminkan kombinasi antara stabilitas pasar kripto, ketahanan teknikal di level $0,20, dan optimisme jangka panjang terhadap pengembangan ekosistem.

Meski demikian, likuiditas yang tipis dan risiko unlock token membuat pergerakan PI masih rentan terhadap volatilitas.

Fokus utama pasar kini tertuju pada kemampuan PI bertahan di atas $0,20 hingga akhir periode unlock Desember.

Jika level ini tetap terjaga, peluang konsolidasi sehat terbuka. Namun jika ditembus, tekanan koreksi jangka pendek perlu diantisipasi oleh investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga STORJ Melonjak Lebih dari 30%, Mencatatkan Lonjakan Tajam

Harga Storj (STORJ) menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga STORJ hari ini berada di level $0,150541 per STORJ, menguat sekitar 30,80% secara harian.

Kenaikan agresif ini terjadi bersamaan dengan melonjaknya aktivitas perdagangan, menandakan meningkatnya minat pasar terhadap token berbasis decentralized storage tersebut.

Saat ini, kapitalisasi pasar STORJ berada di kisaran $63,68–64,35 juta, sementara volume perdagangan 24 jam justru menembus $102–103 juta.

Volume yang melampaui market cap ini menjadi indikasi kuat bahwa STORJ sedang berada dalam fase volatilitas tinggi, didorong oleh aksi spekulatif dan perburuan momentum jangka pendek.

Baca Juga: Harga STORJ Melonjak Lebih dari 30%, Volume Perdagangan Lampaui Kapitalisasi Pasar

Pergerakan Harga STORJ: Reli Tajam dalam Waktu Singkat

Dalam 24 jam terakhir, STORJ diperdagangkan pada rentang harga yang sangat lebar, dengan level terendah $0,114184 dan tertinggi $0,174806.

Fluktuasi tajam ini mencerminkan pertarungan intens antara pembeli dan penjual di tengah lonjakan volume.

Secara jangka pendek, performa STORJ terlihat sangat impresif. Dalam 7 hari terakhir, harga STORJ telah naik 29,91%, sementara secara harian kenaikannya mencapai 32,23%.

Bahkan dalam satu jam terakhir, STORJ masih mencatatkan kenaikan 0,68%, menunjukkan bahwa momentum bullish belum sepenuhnya mereda.

Namun, jika dilihat dari perspektif yang lebih panjang, STORJ masih berada dalam tren pemulihan. Dalam 30 hari terakhir, harga masih terkoreksi 1,71%, sedangkan dalam 60 hari turun 12,05% dan dalam 90 hari anjlok 33,29%.

Artinya, reli saat ini masih bersifat rebound dari tekanan sebelumnya.

Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Sangat Lebar

Storj pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $3,907883. Dengan harga saat ini di sekitar $0,15, STORJ masih berada lebih dari 95% di bawah ATH.

Jarak yang sangat lebar ini membuat STORJ kerap dipandang sebagai aset dengan potensi volatilitas ekstrem, baik untuk reli tajam maupun koreksi cepat.

Kondisi ini juga menjelaskan mengapa lonjakan kecil dari sisi permintaan dapat mendorong harga naik secara signifikan, terutama ketika likuiditas meningkat secara mendadak.

Struktur Pasokan dan Valuasi

Dari sisi tokenomics, jumlah pasokan beredar STORJ saat ini mencapai 422,97 juta token.

Tidak adanya batas maksimum suplai yang tegas membuat valuasi STORJ sepenuhnya tercermin dalam kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang berada di kisaran $64,66 juta, relatif sejalan dengan market cap saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa risiko dilusi pasokan tidak terlalu dominan dalam jangka pendek, dan pergerakan harga STORJ saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan sentimen pasar.

Aktivitas Pasar dan Sentimen Investor

STORJ saat ini berada di peringkat ke-355 aset kripto terpopuler. Lonjakan volume yang sangat besar dibandingkan market cap menunjukkan masuknya trader aktif yang memanfaatkan volatilitas tinggi.

Namun, rasio volume yang ekstrem juga menjadi sinyal peringatan. Dalam kondisi seperti ini, aksi ambil untung (profit taking) dapat terjadi kapan saja, terutama jika momentum beli mulai melemah.

Investor ritel perlu mewaspadai potensi koreksi cepat setelah reli tajam.

Baca Juga: Investor Diam-Diam Borong Solana Rp5 Triliun, Harga SOL Siap Bangkit?

Lonjakan lebih dari 30% harga STORJ dalam 24 jam terakhir menempatkan Storj sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini.

Volume perdagangan yang melampaui kapitalisasi pasar menegaskan bahwa STORJ sedang berada dalam fase volatilitas tinggi dan menjadi incaran trader jangka pendek.

Meski demikian, secara jangka menengah hingga panjang, STORJ masih berada jauh di bawah rekor tertingginya dan baru menunjukkan tanda-tanda pemulihan awal.

Investor disarankan untuk tetap berhati-hati, menerapkan manajemen risiko yang disiplin, dan tidak semata-mata mengejar euforia harga di tengah pergerakan yang sangat cepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Neutron (NTRN) Naik 21%, Volume Trade Tembus 2x Lipat

Harga Neutron (NTRN) mencuri perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga NTRN hari ini berada di level $0,029912 per token, naik sekitar 21,43% secara harian.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah lonjakan volume perdagangan yang sangat agresif, menandakan meningkatnya aktivitas spekulatif pada aset kripto berkapitalisasi kecil tersebut.

Saat ini, kapitalisasi pasar Neutron tercatat di kisaran $18,92–18,99 juta, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $38,70–38,75 juta.

Volume yang lebih dari dua kali lipat market cap ini menjadi sinyal kuat bahwa NTRN sedang mengalami fase volatilitas tinggi, sering kali dipicu oleh aksi trader jangka pendek yang memburu momentum.

Baca Juga: Momentum Kenaikan Tak Terbendung, Neutron Naik 10%

Performa Harga NTRN: Rebound Tajam Setelah Tekanan Panjang

Dalam satu hari terakhir, NTRN mencatatkan kenaikan harga sebesar 21,69%, dengan tambahan nilai sekitar $0,005352.

Secara mingguan, token ini juga menguat 18,43%, memperkuat indikasi bahwa NTRN sedang mengalami fase rebound jangka pendek.

Namun, jika dilihat dalam perspektif waktu yang lebih panjang, pergerakan harga Neutron masih berada dalam tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, harga NTRN tercatat turun 19,66%, sedangkan dalam 60 hari terkoreksi 36,63%. Bahkan dalam rentang 90 hari, NTRN mengalami penurunan tajam hingga 62,74%.

Data ini menunjukkan bahwa reli harga saat ini lebih bersifat pemulihan teknikal dibandingkan pembalikan tren jangka panjang.

Investor dan trader perlu mencermati apakah kenaikan ini mampu berlanjut atau justru memicu aksi ambil untung dalam waktu dekat.

Pergerakan harga Neutron (NTRN/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Neutron (NTRN/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Volume Tinggi Jadi Sinyal Pergerakan Ekstrem

Salah satu faktor paling menonjol dari pergerakan NTRN hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang sangat tinggi.

Dengan volume harian mencapai lebih dari 200% market cap, NTRN menjadi salah satu aset dengan aktivitas perdagangan paling intens di kelasnya.

Kondisi seperti ini biasanya menandakan masuknya spekulan jangka pendek; tingginya volatilitas intraday; dan potensi pergerakan harga ekstrem, baik naik maupun turun.

Meski demikian, lonjakan volume juga dapat menjadi peringatan risiko, karena harga bisa berbalik tajam apabila tekanan jual meningkat.

Struktur Pasokan dan Valuasi NTRN

Dari sisi tokenomics, jumlah pasokan beredar NTRN saat ini mencapai 632,63 juta token, setara dengan sekitar 63,28% dari total suplai maksimum yang dibatasi di 999,74 juta token.

Dengan struktur ini, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Neutron berada di kisaran $30,02 juta.

Perbedaan antara market cap saat ini dan FDV menunjukkan masih adanya potensi dilusi pasokan ke depan, yang dapat menjadi faktor penekan harga apabila pasokan baru masuk ke pasar tanpa diimbangi permintaan yang sepadan.

Sentimen Pasar dan Risiko Perdagangan

Saat ini, NTRN berada di peringkat ke-753 aset kripto berdasarkan popularitas.

Lonjakan harga dan volume menempatkan Neutron dalam radar trader aktif, namun juga meningkatkan risiko fluktuasi tajam.

Menariknya, meski secara harian harga menguat kuat, perubahan harga dalam 1 jam terakhir justru turun 4,89%, mengindikasikan mulai munculnya tekanan jual jangka sangat pendek.

Hal ini menegaskan bahwa pasar NTRN masih bergerak sangat dinamis dan rentan terhadap perubahan sentimen cepat.

Baca Juga: Apa Itu Aset Kripto Neutron (NTRN)?

Kenaikan lebih dari 21% harga NTRN hari ini menandai fase rebound yang agresif setelah periode tekanan berkepanjangan.

Volume perdagangan yang melampaui dua kali kapitalisasi pasar menunjukkan minat spekulatif yang tinggi, namun juga membawa risiko volatilitas ekstrem.

Bagi trader jangka pendek, NTRN menawarkan peluang pergerakan cepat, sementara bagi investor jangka menengah hingga panjang, reli ini masih perlu dikonfirmasi oleh stabilitas harga dan volume yang berkelanjutan.

Disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi pergerakan Neutron yang sangat fluktuatif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tersungkur di US$0,12, Analis Prediksi Gerak Ekstrem 15%

Dogecoin (DOGE) kembali berada di bawah tekanan setelah pasar kripto mengalami koreksi terbaru. Memasuki pekan terakhir tahun ini, sejumlah analis memperingatkan investor untuk bersikap lebih waspada karena pergerakan harga DOGE masih menunjukkan sinyal negatif dalam jangka pendek.

Pada Jumat (27/12), Dogecoin mencatat penurunan intraday sekitar 4,2% dan sempat menyentuh area US$0,126 di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi. Secara keseluruhan, DOGE telah terkoreksi lebih dari 50% dari puncak harga awal Oktober dan kehilangan beberapa level support penting dalam dua bulan terakhir.

Level Penting Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Disinyalir Masuk Fase Akumulasi, Level US$0,15 Jadi Kunci

Setelah gagal mempertahankan level US$0,135 hampir dua pekan lalu, harga Dogecoin bergerak sideways di rentang US$0,120–US$0,135. Hingga kini, DOGE belum mampu menembus batas atas rentang tersebut, meski beberapa kali mencoba. Saat ini, DOGE berupaya bertahan di zona support krusial US$0,120 untuk mencegah penurunan lebih lanjut.

Analis dari More Crypto Online menyebut Dogecoin masih berada dalam kondisi “falling knife” atau tren turun yang belum selesai. Menurutnya, belum ada bukti kuat bahwa koreksi telah mencapai titik dasar. Ia memperkirakan potensi penurunan hingga 20% menuju area support berikutnya di US$0,096 bahkan US$0,08. Ia juga menekankan bahwa kehati-hatian tetap diperlukan sampai muncul struktur kenaikan harga yang lebih jelas.

Dilaporkan Trading View, pandangan serupa disampaikan analis Crypto Jobs yang menilai DOGE belum menunjukkan struktur pembalikan bullish. Volume beli yang lemah serta momentum bearish membuat peluang pemulihan masih terbatas. Selama harga Dogecoin berada di bawah area US$0,14–US$0,15, kendali pasar dinilai masih berada di tangan penjual. Ia menilai skenario penurunan ke kisaran US$0,100–US$0,095 masih realistis, meskipun pergerakan naik jangka pendek tetap mungkin terjadi sebelum penurunan lanjutan.

Sisi Lain DOGE

Di sisi lain, analis BitGuru memiliki pandangan lebih optimistis. Ia menilai koreksi mendalam Dogecoin telah selesai dan harga saat ini berada di zona permintaan utama US$0,120–US$0,130. Jika DOGE mampu merebut kembali level harga akhir November, potensi reli menuju resistance US$0,18 dinilai terbuka. Namun, kegagalan bertahan di area saat ini dapat memperpanjang fase konsolidasi.

Sementara itu, Trader Tardigrade menyoroti aspek teknikal lain, yakni terbentuknya pola symmetrical triangle baru pada grafik H4. Menurutnya, pola ini berpotensi menghasilkan pergerakan harga sekitar 15% ke arah bullish maupun bearish. Namun, penurunan harga pada Jumat membuat DOGE menembus batas bawah pola di sekitar US$0,123, sehingga membuka peluang pelemahan lanjutan menuju area US$0,10–US$0,11 jika tidak segera terjadi rebound.

Hingga artikel ini ditulis, Dogecoin diperdagangkan di kisaran US$0,122, turun sekitar 7,3% dalam sepekan terakhir. Kondisi ini membuat investor dan trader disarankan untuk mencermati pergerakan harga dengan lebih hati-hati menjelang pergantian tahun.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Melejit Diam-Diam, 3 Altcoin Oracle Ini Catat Lonjakan Harga Signifikan

Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan positif dari sektor Oracle Tokens. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, sejumlah altcoin kategori oracle mencatat kenaikan harga dalam 24 jam hingga 7 hari terakhir.

Berikut rangkuman 3 altcoin oracle teratas yang menunjukkan performa paling menonjol dikutip CoinMarketCap.

1. SUPRA (SUPRA)

SUPRA menjadi oracle token dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam daftar ini. Harga SUPRA tercatat di level $0.001027 dengan kenaikan 13.80% dalam 24 jam dan melonjak 44.17% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar SUPRA mencapai $22,169,922 dengan volume transaksi harian sebesar $868,983. Saat ini, suplai beredar SUPRA berada di angka 21.58B token, menjadikannya salah satu proyek oracle dengan likuiditas tinggi.

2. Phala Network (PHA)

Phala Network menempati posisi berikutnya dengan harga $0.03754. Dalam 24 jam terakhir, PHA mengalami kenaikan 8.93%, sementara dalam periode 7 hari tercatat naik 4.24%.

Kapitalisasi pasar PHA mencapai $30,765,854, didukung volume perdagangan harian yang cukup besar sebesar $9,067,053. Total suplai beredar PHA saat ini berada di angka 819.43M token.

3. HAPI Protocol (HAPI)

HAPI Protocol mencatat performa impresif dengan harga $0.6643. Token ini mengalami lonjakan 25.89% dalam 24 jam dan naik 23.30% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar HAPI berada di level $486,459, dengan volume transaksi harian sebesar $1,428. Jumlah suplai beredar HAPI tercatat relatif terbatas, yakni 732.24K token, yang turut memengaruhi volatilitas harga.

Secara keseluruhan, sektor oracle kembali menunjukkan geliat positif di tengah dinamika pasar kripto. Meski demikian, investor tetap disarankan mencermati risiko dan melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com