Tag Archives: altcoin

SOL Kehilangan Support $214, Apakah Rebound ke $202–$230?

Harga Solana (SOL) kembali berada dalam tekanan setelah kehilangan support penting di sekitar $214.

Saat ini, SOL diperdagangkan di kisaran $195, turun sekitar 5% dalam 24 jam terakhir dan hampir 20% dalam sepekan, menjadikannya salah satu altcoin dengan koreksi paling tajam di tengah pelemahan pasar kripto global.

Tekanan Jual dari Whale & Aksi Ambil Untung

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 29 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 29 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Crypto News, penurunan tajam ini diperburuk oleh aksi ambil untung massal setelah reli kuat pekan lalu yang sempat mendorong harga SOL di atas $240. Data on-chain juga mengungkapkan adanya transfer besar-besaran dari para “whale” Solana ke bursa, meningkatkan tekanan jual.

Tidak hanya Solana, raksasa kripto seperti Bitcoin dan Ethereum juga terkoreksi. Namun, penurunan SOL terbilang lebih curam, memperlihatkan bahwa investor lebih agresif melepas token ini dibanding aset utama lainnya.

Akankah SOL Bangkit?

Meski koreksi masih berlangsung, indikator teknis memberi secercah harapan. Saat ini, Solana berada sedikit di atas zona support krusial di $185. Jika level ini mampu bertahan, peluang rebound ke $202, $210, hingga $230 terbuka lebar, terutama dengan Relative Strength Index (RSI) yang mendekati area jenuh jual, menandakan pelemahan tekanan bearish.

Namun, risiko penurunan belum sepenuhnya hilang. Jika support $185 jebol, harga bisa melanjutkan ke $170 bahkan $156.

Skenario Harga Solana

Solana kini berada di persimpangan jalan:

  • Bullish scenario → Rebound cepat jika minat beli kembali muncul dan SOL menembus $202.
  • Bearish scenario → Koreksi lebih dalam menuju $170 jika support $185 gagal dipertahankan.

Dengan kondisi pasar kripto yang masih rapuh, pergerakan Solana dalam beberapa hari ke depan akan menjadi kunci apakah token ini siap bangkit kembali atau justru terpuruk lebih dalam.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Siap Comeback di Oktober? Level $2,75 Jadi Kunci Relinya

XRP memasuki bulan Oktober dengan penuh ketegangan. Setelah sempat terkoreksi 14% di akhir September, token ini kini bertahan di level krusial $2,75. Pertanyaannya: apakah XRP siap memulai kembali relinya bulan ini, atau justru akan tergelincir lebih dalam?

Level $2,75 Jadi Penentu Arah

Dilaporkan Cointelegraph, analis menegaskan bahwa bertahan di atas $2,75 adalah kunci untuk memicu pemulihan. Level ini juga bertepatan dengan batas bawah segitiga simetris di grafik harian. Jika berhasil mempertahankan posisinya, XRP berpotensi menembus resistance $2,81 (SMA 100-hari) dan membuka jalan menuju target bullish $3,62 — reli sekitar 30% dari level saat ini.

Data Glassnode pun mengungkap, ada permintaan masif sekitar 1,58 miliar XRP di level $2,75. Artinya, semakin kuat harga bertahan di area ini, semakin besar peluang XRP untuk melonjak.

Namun, ancaman juga nyata. Jika support $2,75 jebol, aksi jual bisa menyeret harga kembali ke $2,00 — target bearish segitiga simetris.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 29 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 29 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Support $2,67 Jadi Penentu! Apakah XRP Siap Meledak di Bulan Oktober?

Oktober Biasanya Bulan Sulit untuk XRP

Sejarah tidak sepenuhnya berpihak pada XRP. Sejak 2013, token ini tujuh kali ditutup merah di bulan Oktober, dengan rata-rata penurunan -4,58%.

Meski begitu, kabar baiknya: November hingga Desember adalah periode emas XRP. Dalam 12 tahun terakhir, kuartal IV mencatat rata-rata reli 51%. Bahkan, pada kuartal IV/2017, XRP sempat melonjak gila-gilaan hingga 1.064%.

Dengan kata lain, meskipun Oktober sering menjadi bulan berat, akhir tahun justru membuka peluang besar bagi XRP untuk “come back”.

ETF Bisa Jadi Katalis Uptober

Yang membuat Oktober kali ini berbeda adalah momentum ETF. Beberapa keputusan penting dari SEC terkait ETF XRP akan jatuh di bulan ini, termasuk milik Grayscale pada 18 Oktober, serta tenggat aplikasi lain antara 19–25 Oktober.

Jika ETF disetujui, analis memperkirakan arus masuk modal institusional bisa mencapai $4–$8 miliar di tahun pertama. Hal ini jelas bisa menjadi katalis besar bagi XRP untuk keluar dari konsolidasi.

Meski begitu, pelaku pasar mengingatkan bahwa skenario ini bisa saja sudah “priced in”. Jika itu terjadi, persetujuan ETF justru berpotensi memicu momen “sell the news”.

XRP kini berada di persimpangan jalan. Support $2,75 akan menjadi penentu apakah token ini mampu mengubah Oktober menjadi “Uptober” penuh kejutan, atau justru masuk ke fase koreksi lebih dalam. Dengan kombinasi faktor teknikal dan momentum ETF, bulan ini bisa jadi titik balik penting dalam perjalanan XRP menuju reli akhir tahun.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Menguat ke Atas $4.100, Sinyal Positif Bagi Pasar Kripto

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, kembali menunjukkan penguatan yang signifikan.

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Senin (29/9), harga ETH berada di level $4,111.35 per ETH dengan kapitalisasi pasar mencapai $496.25 miliar.

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum mencatat kenaikan sebesar +2,74%, menandai pemulihan penting setelah beberapa pekan terakhir dihantam tekanan jual.

Baca Juga: Koreksi Usai, Harga Ethereum Kembali Menggeliat!

Performa Harga Ethereum dalam Beberapa Periode

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak dalam rentang harga terendah $3,969.79 hingga tertinggi $4,145.53, yang mencerminkan volatilitas sehat di tengah meningkatnya minat beli.

Walaupun harga saat ini masih berada di bawah rekor tertingginya di $4,953.73, ETH tampak berusaha menguat dengan dukungan sentimen pasar yang mulai membaik.

Jika ditarik lebih panjang, performa Ethereum menunjukkan tren campuran:

  • 30 hari terakhir: turun -5,69% seiring tekanan pasar global.
  • 60 hari terakhir: naik +6,49%, mencerminkan pemulihan bertahap.
  • 90 hari terakhir: menguat tajam +65,46%, menandakan momentum bullish jangka menengah masih terjaga.

Dengan sirkulasi pasokan 120,70 juta ETH dan volume perdagangan harian sebesar $25,42 miliar, Ethereum tetap menjadi salah satu aset paling likuid di pasar kripto.

Faktor yang Mendorong Kenaikan ETH

Beberapa katalis menjadi pendorong utama kenaikan harga Ethereum kali ini:

  1. Korelasi dengan Bitcoin
    Bitcoin yang kembali stabil di atas $110.000 turut membawa sentimen positif bagi altcoin besar, termasuk Ethereum. Pergerakan ETH kerap mengikuti pola BTC, meski dengan volatilitas yang lebih tinggi.
  2. Optimisme Ekosistem DeFi dan NFT
    Ethereum tetap menjadi tulang punggung ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan non-fungible token (NFT). Peningkatan aktivitas jaringan memberikan permintaan tambahan bagi ETH sebagai biaya transaksi (gas fee).
  3. Harapan Upgrade Teknologi
    Investor menaruh ekspektasi besar pada roadmap pengembangan Ethereum, termasuk peningkatan skala Layer-2 yang semakin efisien. Hal ini meningkatkan optimisme bahwa Ethereum akan lebih kompetitif dibanding blockchain lain.
  4. Perubahan Sentimen Pasar
    Setelah indeks ketakutan kripto (Crypto Fear & Greed Index) sempat berada di zona “Fear”, pergeseran ke arah “Neutral” memberikan ruang bagi investor untuk kembali masuk ke aset berkapitalisasi besar seperti ETH.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 29 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 29 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prospek Ethereum ke Depan

Meski pergerakan ETH saat ini positif, volatilitas tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai. Beberapa poin penting ke depan adalah:

  • Level Resistensi Kuat: ETH perlu menembus $4,200 sebagai konfirmasi lanjutan tren bullish. Jika berhasil, target jangka pendek berada di kisaran $4,350–$4,500.
  • Support Krusial: Level $3,950 menjadi penopang penting. Jika harga jatuh di bawahnya, ETH berpotensi kembali ke $3,800.
  • Ekspansi Adopsi Institusional: Meningkatnya minat institusi terhadap Ethereum, baik untuk DeFi maupun tokenisasi aset, bisa menjadi katalis pertumbuhan jangka panjang.
  • Persaingan Layer-1: Blockchain alternatif seperti Solana, Avalanche, dan Sui terus berinovasi. Ethereum harus menjaga keunggulannya dalam hal keamanan, desentralisasi, dan pengembangan teknologi agar tidak kehilangan dominasi.

Baca Juga: Panik! Harga ETH Terjun Bebas Dihantam Likuidasi Raksasa!

Penguatan Ethereum di atas level $4.100 memberi sinyal positif bagi pasar kripto setelah periode konsolidasi.

Meski masih berada di bawah puncak tertinggi sepanjang masa, tren jangka menengah menunjukkan momentum bullish tetap terjaga.

Dengan dukungan ekosistem DeFi, inovasi berkelanjutan, dan meningkatnya kepercayaan investor, Ethereum berpotensi melanjutkan kenaikan jika berhasil mempertahankan level support kunci.

Dalam jangka pendek, investor perlu mencermati level teknikal penting serta kondisi makroekonomi global yang dapat memengaruhi pasar aset digital.

Namun secara keseluruhan, Ethereum tetap menjadi salah satu aset paling menjanjikan di tengah kebangkitan pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tonggak Sejarah Pi Network: Sudah Separuh Jalan Menuju Puncak

Pi Network kembali menjadi sorotan komunitas kripto global setelah acara besar mereka resmi memasuki titik tengah.

Event yang dirancang untuk mendorong pengembangan aplikasi berbasis Pi ini tidak hanya menarik perhatian para pengembang, tetapi juga memperkuat semangat para Pioneers (sebutan untuk anggota komunitas Pi) dalam membangun ekosistem yang lebih nyata.

Dengan ribuan partisipan dari berbagai negara, acara ini telah menampilkan sejumlah terobosan dan ide inovatif yang berpotensi memperluas penggunaan Pi dalam kehidupan sehari-hari.

Fakta bahwa acara ini baru setengah jalan membuat banyak pihak optimis akan hadirnya kejutan lebih besar di paruh kedua.

Baca Juga: Harga Pi Network Jatuh Tertekan Aksi Whale, Potensi ke Depan?

Pembaruan Penting bagi Para Pioneers

Selama paruh pertama acara, Pi Network mengumumkan beberapa pembaruan kunci yang menjadi perhatian komunitas.

Fokus utamanya adalah pada pengembangan aplikasi yang dapat memperkuat utilitas token Pi. Beberapa highlight di antaranya mencakup:

  • Kemajuan proyek hackathon yang menghadirkan berbagai aplikasi baru berbasis Pi.
  • Peningkatan keterlibatan komunitas, dengan ribuan Pioneers ikut berkontribusi dalam ide dan uji coba.
  • Peta jalan ke depan, yang menekankan pentingnya menciptakan ekosistem yang berkelanjutan menjelang peluncuran penuh di mainnet.

Pembaruan ini dianggap vital karena menjadi jembatan antara visi Pi sebagai proyek inklusif dengan kenyataan praktis di pasar aset digital.

Tantangan dan Harapan Komunitas

Meskipun antusiasme tinggi, Pi Network tetap menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah isu terkait likuiditas dan keterbatasan listing token Pi di bursa kripto besar. Hal ini membuat adopsi Pi masih bergantung pada ekosistem internal dan kekuatan komunitas.

Namun, para Pioneers menilai bahwa langkah Pi menggelar acara besar ini merupakan strategi cerdas untuk memperkuat fondasi sebelum melangkah lebih jauh.

Dengan fokus pada aplikasi nyata dan kolaborasi global, Pi Network ingin memastikan bahwa token mereka tidak sekadar menjadi aset spekulatif, melainkan juga memiliki fungsi nyata.

Prospek di Paruh Kedua Acara

Paruh kedua acara besar Pi Network diprediksi akan menghadirkan lebih banyak proyek yang siap diimplementasikan.

Harapan komunitas tertuju pada aplikasi yang bisa meningkatkan utilitas token Pi, mulai dari e-commerce, pembayaran digital, hingga integrasi layanan keuangan berbasis blockchain.

Jika roadmap berjalan sesuai rencana, maka momentum ini bisa menjadi titik balik penting bagi Pi untuk memperkuat posisinya di industri kripto global.

Dengan dukungan komunitas yang masif, Pi Network berpeluang menjadi salah satu proyek dengan adopsi terbesar di pasar emerging blockchain.

Baca Juga: Pi Network Kian Tertekan, Waspadai Token Unlock Lanjutan!

Acara besar Pi Network yang kini mencapai titik tengah memberikan sinyal positif bagi komunitas dan pengamat kripto.

Dengan serangkaian pembaruan penting, partisipasi global, serta prospek inovasi yang menjanjikan, Pi Network memperlihatkan keseriusannya membangun ekosistem yang solid.

Meski masih ada tantangan yang perlu dihadapi, optimisme Pioneers tetap tinggi. Semua mata kini tertuju pada paruh kedua acara, yang diyakini akan membawa lebih banyak terobosan untuk masa depan Pi Network.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokenisasi Emas hingga Nvidia Meledak! Inilah Daftar RWA Terpanas

Pasar Real-World Assets (RWA) kembali mencuri perhatian. Kapitalisasi pasar tokenisasi aset dunia nyata saat ini tercatat mencapai $2,52 miliar, naik tipis 0,01% dalam 24 jam terakhir.

Namun yang mengejutkan, volume perdagangan justru melesat tajam hingga 44,63% ke angka $143,24 juta, menandakan aktivitas investor di sektor ini semakin panas.

Top Token RWA Hari Ini

Menariknya, daftar Top Token RWA hari ini didominasi oleh aset-aset raksasa dari emas hingga perusahaan teknologi global. Berikut jajaran teratasnya:

  1. Gold (GOLD) – Menjadi raja RWA dengan harga rata-rata $3.766,50 per token. Kapitalisasi pasarnya menyentuh angka fantastis $25,37 triliun dengan volume $103 juta. Lonjakan minat terhadap emas tokenisasi menunjukkan investor mencari lindung nilai di tengah volatilitas kripto.
  2. Nvidia Corp (NVDA) – Raksasa chip AI ini masuk daftar dengan harga token $177,90 dan market cap lebih dari $4,32 triliun. Volume perdagangan mencapai $4,18 juta, menandakan tingginya minat investor pada sektor AI yang kini di-tokenisasi.
  3. Microsoft Corp (MSFT) – Dengan harga $508,37 per token, Microsoft mencatat kapitalisasi lebih dari $3,79 triliun. Volume harian $89 ribu memang relatif kecil, namun daya tarik Microsoft sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar tetap menjadi magnet investor.
Ilustrasi Microsoft. SUmber: Getty Images.
Ilustrasi Microsoft. SUmber: Getty Images.

Baca juga: 3 Altcoin RWA yang Siap Bikin Kejutan Besar September Ini!

  1. Apple Inc. (AAPL) – Sang raksasa iPhone hadir dengan harga token $255,56 dan market cap $3,79 triliun. Volume tokenisasi Apple tercatat lebih dari $5,1 juta, menunjukkan minat kuat terhadap saham Apple dalam bentuk aset blockchain.
  2. Alphabet Inc. Class A (GOOGL) – Perusahaan induk Google tak ketinggalan dengan harga $246,44 per token. Kapitalisasi mencapai $2,98 triliun dan volume harian $1,69 juta, mempertegas posisi Alphabet sebagai salah satu primadona di sektor RWA.

Fenomena RWA

Fenomena ini menunjukkan bahwa tokenisasi aset nyata bukan lagi wacana, melainkan tren yang sedang booming. Dari emas hingga saham raksasa teknologi, investor kini bisa mendapatkan eksposur langsung melalui blockchain.

Dengan melonjaknya volume perdagangan hari ini, sektor RWA semakin dipandang sebagai pintu masuk adopsi kripto secara massal.

Baca juga: Enam Alasan Harga Chainlink Bisa di Atas $20


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Support $2,67 Jadi Penentu! Apakah XRP Siap Meledak di Bulan Oktober?

Harga XRP kembali menjadi sorotan setelah bertahan di level support penting $2,67, meski tekanan jual masih membayangi pasar kripto. Para trader kini memasuki fase waspada, menantikan katalis besar yang berpotensi mengubah arah harga: keputusan Federal Reserve dan peluang persetujuan ETF kripto spot di AS.

XRP Bertahan di Garis Pertahanan

Dilaporkan Coinedition, selama beberapa bulan terakhir, level $2,67 terbukti menjadi support kunci bagi XRP. Setelah anjlok dari $3,65 pada pertengahan Juli, token ini kini konsolidasi di kisaran $2,67–$2,70. Bahkan ketika Bitcoin jatuh dari $125.000 ke $109.000, XRP masih mampu mempertahankan pijakannya.

Data on-chain menunjukkan lebih dari 10 miliar token XRP (sekitar 16% suplai beredar) belum berpindah tangan lebih dari setahun. Fakta ini menegaskan adanya kepercayaan kuat dari investor jangka panjang, meski volatilitas jangka pendek terus menghantui.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Bisa Ambruk ke $2,50! Investor Panik atau Siap Borong?

Oktober Bisa Jadi Penentu

Banyak analis menilai Oktober akan menjadi bulan krusial untuk XRP. Beberapa faktor utama yang dipantau pasar antara lain:

  • ETF Kripto Spot AS: Aplikasi baru yang sedang menunggu lampu hijau SEC berpotensi membuka pintu arus masuk dana institusional.
  • Regulasi Kripto Global: Uni Eropa tengah menerapkan regulasi MiCA yang memberi kejelasan hukum bagi aset digital.
  • Kebijakan Federal Reserve: Pasar memprediksi The Fed akan memangkas suku bunga ke 3,75–4,00% pada pertemuan 29 Oktober. Jika terjadi, likuiditas bisa kembali mengalir deras ke pasar kripto.

Kombinasi katalis ini dipandang mampu menghidupkan kembali momentum bullish XRP.

Risiko Sebelum Reli

Namun, jalan menuju reli tidak mulus. Sejumlah analis memperingatkan potensi koreksi lebih dulu. Jika tekanan jual berlanjut, XRP bisa menguji level $2,60, bahkan jatuh ke $2,37 — penurunan sekitar 10% dari harga saat ini.

Meski terdengar mengkhawatirkan, pergerakan semacam ini justru kerap menjadi fase terakhir sebelum lonjakan besar.

Target Besar: $7,30

Analis populer, Egrag Crypto, menilai setiap pelemahan di bawah $3 bisa menjadi peluang emas. Jika XRP berhasil menutup candle mingguan dengan pola bullish kuat, harga berpotensi menembus rekor tertinggi baru, bahkan menuju $7,30.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETF Fidelity Panaskan Sentimen, Solana Siap Tembus $234?

Harga Solana (SOL) saat ini diperdagangkan di sekitar $202, tepat di atas support krusial $200–$194, setelah sempat tertolak di zona resistensi $218–$220. Meski momentumnya masih rapuh, sentimen pasar mendapat suntikan optimisme dari kabar terbaru mengenai pengajuan ETF spot Solana oleh Fidelity.

Solana Masih Dijaga di Support Kanal Naik

Dilaporkan Coinedition, grafik harian menunjukkan SOL masih bergerak dalam saluran naik, dengan dukungan utama di $200 dan permintaan lebih kuat di sekitar $194.

  • EMA 20 hari berada di $218, menjadi resistensi pertama.
  • EMA 50 hari di $209 menambah lapisan penghalang.
  • Sementara EMA 100 hari di $196 menjaga tren naik tetap valid.

Jika support $194 gagal dipertahankan, ada risiko penurunan menuju $181. Namun, bila SOL berhasil menembus kembali $218, peluang reli ke $234 bahkan $252 semakin terbuka.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dihantam Bearish! Apakah $200 Jadi Benteng Terakhir Solana?

Fidelity Dorong Narasi Institusional

Kabar utama datang dari Fidelity yang memperbarui pengajuan ETF Solana dengan standar pencatatan generik. Meski belum tentu segera disetujui, langkah ini memperkuat legitimasi Solana di mata institusi, sejajar dengan Bitcoin dan Ethereum.

Menurut analis, hanya dengan adanya narasi ETF saja, SOL sudah mendapat dorongan spekulasi yang signifikan. Jika regulator AS memberi lampu hijau, permintaan institusional bisa melonjak dan membawa harga keluar dari fase konsolidasi.

Data On-chain Masih Rapuh

Meski ada optimisme, arus keluar bersih SOL tercatat mencapai $21,97 juta pada 27 September. Hal ini menandakan masih adanya tekanan jual dan sikap hati-hati investor. Namun, sebagian pedagang menilai aksi jual besar kemungkinan sudah terserap, sehingga peluang rebound tetap terbuka.

Derivatif Tunjukkan Sinyal Campuran

Analisis Derivatif SOL. Sumber: Coinglass.
Analisis Derivatif SOL. Sumber: Coinglass.
  • Open interest Solana naik ke $13,7 miliar, tanda partisipasi tetap ada.
  • Namun, volume perdagangan harian anjlok 34% ke $21,8 miliar.
  • Aktivitas opsi meningkat, meski open interest turun lebih dari 60%, menandakan lebih banyak hedging ketimbang spekulasi.

Menariknya, rasio long/short di Binance condong bullish, artinya akun besar masih percaya diri pada potensi kenaikan harga.

Prospek Harga Solana

Dalam jangka pendek, semua mata tertuju pada level support $200–$194. Selama level ini bertahan, struktur kenaikan masih terjaga.

  • Bullish scenario: menembus $218 membuka jalan ke $234 dan $252.
  • Bearish scenario: kehilangan $194 bisa seret SOL ke $181.

Harga Solana saat ini berada di fase konsolidasi yang kritis. Narasi ETF Fidelity menjadi katalis besar yang bisa mengubah arah pasar. Selama $200 tetap dipertahankan, peluang rebound menuju $234 masih sangat terbuka.

Baca juga: Circle Lepas 250 Juta USDC di Solana: Investor Wajib Waspada!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin di Ujung Tanduk: ETF Baru Bisa Picu Reli ke $1,30!

Harga Dogecoin (DOGE) kembali berada di titik krusial setelah menguji ulang support jangka pendek yang sudah aktif sejak Juni. Meski sempat terkoreksi dua minggu terakhir, data terbaru menunjukkan peluang besar bagi raja meme coin ini untuk bangkit kembali.

Whale Diam-Diam Borong Dogecoin

Pergerakan harga DOGE semakin menarik perhatian karena para paus tampaknya memanfaatkan penurunan terbaru untuk akumulasi besar-besaran. Data order book menunjukkan pembelian senilai lebih dari $13 juta di Binance spot, ditambah $9 juta di OKX, dan sekitar $16 juta di pasar perpetual Binance.

Meski tekanan jual masih ada, dengan posisi short di OKX yang mencapai $48 juta, tren arus keluar spot Dogecoin mulai mereda sejak pertengahan September. Ini bisa menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual sedang melemah dan ruang untuk rebound semakin terbuka.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: ETF Dogecoin Hampir Pasti Disetujui, Analis Prediksi Reli 195%!

ETF Dogecoin Jadi Game Changer?

Tak bisa dipungkiri, katalis terbesar saat ini datang dari ETF Dogecoin yang baru saja disetujui, menjadikannya meme coin pertama dalam sejarah yang mendapatkan produk investasi resmi di bursa. Hanya dalam satu minggu sejak peluncuran, ETF Dogecoin sudah mencatat aliran masuk likuiditas sekitar $26 juta.

Fenomena ini bisa menjadi faktor pendorong besar bagi DOGE, terutama jika investor institusional mulai melirik aset ini sebagai bagian dari portofolio mereka.

Target Harga Gila: Reli 800% Menuju $1,30?

Dilaporkan The Coin Republic, seorang analis bahkan berani memproyeksikan bahwa Dogecoin bisa mencetak reli hingga 800%, menembus level $1,30, jauh di atas harga tertinggi sepanjang masa sebelumnya. Namun, tentu saja ini akan bergantung pada dua hal: likuiditas pasar dan permintaan kuat dari investor, khususnya setelah pemotongan suku bunga global baru-baru ini.

Akankah Dogecoin Jadi Bintang Kuartal Akhir 2025?

Dengan kombinasi akumulasi paus, persetujuan ETF, dan melemahnya tekanan jual, Dogecoin punya peluang emas untuk jadi bintang altcoin di kuartal terakhir tahun ini. Pertanyaannya, apakah bulls cukup kuat untuk mengubah momentum bearish menjadi reli besar?

Satu hal yang jelas: semua mata kini tertuju pada Dogecoin, dan para trader hanya menunggu momen ledakan berikutnya.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Tersungkur ke $4.015, Bearish Market Semakin Nyata?

Harga Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, kembali melemah pada perdagangan terbaru.

Tokocrypto mencatat pada Minggu (28/9), ETH diperdagangkan di kisaran $4.015,07, turun tipis 0,09% dalam 24 jam terakhir.

Meski koreksi harian terlihat terbatas, jika ditarik dalam perspektif mingguan dan bulanan, penurunan Ethereum cukup signifikan dan mengkhawatirkan.

Baca Juga: Koreksi Usai, Harga Ethereum Kembali Menggeliat!

Tren Penurunan: Dari Harian hingga Bulanan

Dalam 24 jam terakhir, ETH kehilangan sekitar $4,44 atau -0,11%. Namun yang lebih menekan, secara mingguan Ethereum sudah anjlok -10,53%.

Bahkan dalam periode 30 hari terakhir, ETH merosot -9,91%, mencerminkan adanya tren pelemahan yang konsisten.

Meski begitu, jika menengok lebih jauh ke periode 90 hari, ETH sebenarnya masih mencatatkan kenaikan +60,52%.

Artinya, tren bullish besar masih ada, tetapi investor kini menghadapi fase koreksi yang cukup dalam setelah reli panjang sejak pertengahan tahun.

Level Teknis Penting: Dekat Support Psikologis

Dalam konteks perdagangan harian, ETH sempat menyentuh titik terendah di $3.975,76 dan tertinggi di $4.038,45.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih berfluktuasi dalam rentang ketat, dengan batas bawah $4.000 menjadi support psikologis utama.

Jika level ini ditembus, para analis menilai ETH berpotensi turun lebih dalam menuju area $3.800 – $3.700, yang merupakan zona support berikutnya.

Sementara itu, resisten terdekat kini berada di $4.100 – $4.150, dan jika mampu ditembus, bisa membuka peluang bagi ETH untuk kembali menantang area $4.300.

Faktor Penyebab Penurunan Harga Ethereum

Ada beberapa faktor yang diduga menjadi pemicu koreksi harga Ethereum dalam sepekan terakhir:

  1. Kondisi Makroekonomi Global
    Pasar kripto masih dipengaruhi ketidakpastian ekonomi global, termasuk arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve. Kekhawatiran inflasi dan potensi pengetatan moneter membuat investor mengurangi eksposur pada aset berisiko, termasuk kripto.
  2. Dominasi Bitcoin
    Dominasi pasar Bitcoin terus meningkat, membuat aliran modal ke altcoin seperti Ethereum relatif menurun. Dengan BTC masih bertahan di atas US$109.000, investor lebih memilih bertahan di aset utama dibanding mencari peluang di altcoin.
  3. Tekanan Teknis
    Ethereum gagal mempertahankan level EMA 30 hari di atas $4.400, yang memicu sinyal bearish lanjutan. Selain itu, turunnya volume perdagangan harian menjadi $19,58 miliar, jauh di bawah puncaknya beberapa pekan lalu, memperlihatkan turunnya minat pasar.
  4. Sentimen Negatif Altcoin
    Banyak altcoin mengalami pelemahan bersamaan dengan ETH. Indeks Fear and Greed kripto juga bergerak ke zona “Fear”, yang menekan spekulasi jangka pendek.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ancaman atau Peluang?

Meski saat ini dalam tren koreksi, Ethereum tetap menyimpan prospek menarik dalam jangka menengah hingga panjang. Ada beberapa alasan yang mendukung pandangan ini:

  • Ekosistem DeFi dan NFT: Ethereum masih menjadi tulang punggung aplikasi terdesentralisasi (dApps), dengan ribuan proyek yang bergantung pada jaringannya.
  • Ethereum 2.0 (Proof of Stake): Mekanisme konsensus baru terus meningkatkan efisiensi energi dan memperkuat fundamental jangka panjang.
  • Potensi Institusional: Seiring meningkatnya adopsi kripto oleh lembaga keuangan besar, Ethereum berpeluang tetap menjadi pilihan utama selain Bitcoin.

Namun, investor harus tetap berhati-hati dengan tren jangka pendek. Selama harga belum mampu kembali menembus di atas $4.200 secara konsisten, risiko koreksi lebih dalam tetap terbuka.

Baca Juga: Ethereum Tumbang! Ada Apa di Balik Likuidasi Terbesar Sejak 2021?

Secara keseluruhan, penurunan harga Ethereum ke kisaran $4.015 menandai fase konsolidasi yang penuh ketidakpastian.

Dengan koreksi mingguan mencapai lebih dari 10% dan bulanan hampir 10%, ETH sedang diuji di area support psikologisnya.

Jika mampu bertahan di atas $4.000, peluang rebound ke arah $4.200 masih ada. Namun, jika tekanan jual berlanjut hingga menembus $3.800, investor harus bersiap menghadapi fase bearish lebih panjang.

Dalam jangka panjang, Ethereum tetap menjadi aset kripto dengan fundamental kuat, tetapi untuk saat ini, pasar tampaknya masih memilih berhati-hati.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Kian Tertekan, Waspadai Token Unlock Lanjutan!

Harga Pi Network (PI) kembali mencatat penurunan signifikan.

Dalam 24 jam terakhir, token ini melemah sebesar 2,07% ke level $0,263, memperpanjang koreksi mingguan hingga 26,5%.

Pelemahan ini dipicu oleh kombinasi faktor fundamental, teknikal, hingga sentimen pasar kripto secara luas.

Baca Juga: Harga Pi Network Jatuh Tertekan Aksi Whale, Potensi ke Depan?

Token Unlock 160 Juta PI

Salah satu faktor terbesar penurunan harga PI berasal dari token unlock yang terjadi pada 23 September 2025 lalu.

Sebanyak 160 juta PI resmi beredar di pasar, memperluas suplai sirkulasi sekitar 1,9%. Peristiwa ini datang hanya sehari setelah likuidasi derivatif PI senilai $43 juta, yang menambah tekanan jual besar-besaran.

Token unlock sering kali menjadi momen rawan karena banyak pemegang awal, khususnya para penambang dan trader lama, yang memanfaatkan kesempatan untuk mengunci keuntungan.

Dampaknya, suplai melonjak sementara permintaan tidak mampu mengimbangi. Hal ini terlihat dari volume perdagangan 24 jam PI yang anjlok 44,8% ke $22,5 juta.

Kekhawatiran belum berhenti di sini. Pasar kini menyoroti jadwal unlock berikutnya sebanyak 13 juta PI pada 1 Oktober 2025.

Jika harga tidak mampu bertahan di atas $0,25, analis memperingatkan potensi penurunan lebih dalam.

Sinyal Teknis: Tren Bearish Semakin Menguat

Dari sisi teknikal, kondisi PI terlihat rapuh. Beberapa indikator utama menunjukkan bahwa harga berada dalam fase bearish:

  • Support penting $0,2856 (7-day SMA) berhasil ditembus.
  • Rata-rata pergerakan 30-hari (EMA) di $0,331 juga gagal dipertahankan.
  • Analisis Fibonacci menempatkan support berikutnya di kisaran $0,223, yang menjadi level kunci untuk mengukur kekuatan pasar.

Selain itu, indikator MACD histogram di -0,0087 menegaskan momentum bearish. Sementara RSI turun ke 29,09, menandakan kondisi oversold.

Biasanya, level ini bisa memicu technical rebound. Namun, likuiditas PI yang tipis (rasio turnover 1,04%) membuat pergerakan harga berpotensi lebih volatil.

Analis mencatat, penutupan di atas $0,29 (level Fibonacci 23,6%) dapat membuka peluang untuk reli jangka pendek.

Namun selama tekanan suplai terus berlangsung, kenaikan tersebut kemungkinan hanya bersifat sementara.

Sentimen Pasar Kripto Ikut Memberatkan

Kondisi pasar kripto global turut menekan performa PI. Saat ini, Bitcoin dominance naik ke 57,82%, sementara indeks ketakutan dan keserakahan kripto (Crypto Fear & Greed Index) turun ke 34/100 (zona “Fear”).

Dalam situasi risk-off seperti ini, investor cenderung memilih aset besar seperti Bitcoin, bukan altcoin berisiko tinggi.

Akibatnya, Pi Network mengalami underperformance dibanding altcoin lain yang justru mencatat rotasi dana sebesar 4,84% dalam 24 jam terakhir.

Lebih buruk lagi, minimnya utilitas nyata PI di luar ekosistem mining serta ketiadaan listing di bursa utama seperti Binance dan Coinbase membuat proyek ini semakin rentan.

Aktivitas sosial juga merosot tajam, dengan volume percakapan komunitas turun 63% dibanding puncaknya pada Juli 2025.

Prospek ke Depan: Waspadai Support US$0,223

Dalam tiga bulan terakhir, Pi Network sudah anjlok hampir 49%, memperlihatkan tren pelemahan jangka menengah.

Walaupun kondisi oversold memberi sinyal kemungkinan pantulan harga, tekanan dari suplai baru membuat investor harus ekstra waspada.

Faktor utama yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Apakah harga mampu bertahan di atas $0,223 sebelum token unlock berikutnya.
  2. Arah harga Bitcoin yang saat ini berjuang mempertahankan level $113.000. Jika BTC kembali reli, aliran dana ke altcoin berpotensi pulih, termasuk ke PI.

Baca Juga: Sinyal Migrasi Pi Network Kedua 2025: Komunitas Pi Antusias tapi?

Penurunan harga Pi Network saat ini bukan hanya dampak teknis, melainkan kombinasi faktor fundamental berupa token unlock masif, lemahnya indikator teknikal, hingga sentimen pasar yang risk-off.

Bagi investor jangka pendek, PI mungkin menawarkan peluang spekulatif jika terjadi rebound teknikal. Namun, bagi pemegang jangka panjang, volatilitas dan jadwal unlock mendatang menambah risiko signifikan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com