Tag Archives: altcoin

Kejutan! AEVO Meroket, Sinyal Kebangkitan Pasar Derivatif Kripto

Pasar kripto kembali memberikan kejutan. Kali ini giliran AEVO, token yang relatif baru namun memiliki utilitas kuat di sektor derivatif kripto, mencatat lonjakan harga signifikan.

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa harga AEVO melonjak 33,35%, diperdagangkan di kisaran $0,1303 per token.

Kenaikan ini membuat perhatian investor ritel maupun institusi kembali tertuju pada proyek yang sebelumnya sempat redup setelah mencetak harga tertingginya di $3,86.

Baca Juga: Kenal Kripto Aevo (AEVO): Inovasi di Dunia Derivatif Terdesentralisasi

Performa Terkini AEVO

Data perdagangan menunjukkan bahwa AEVO mencatat kapitalisasi pasar sekitar $119,17 juta, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $936,76 juta.

Angka ini terlihat sangat besar jika dibandingkan dengan market cap-nya. Hal ini menandakan meningkatnya minat beli dan aktivitas spekulasi di pasar.

Dalam 24 jam terakhir, AEVO bergerak di antara $0,0972 (level terendah) hingga $0,1432 (level tertinggi), memperlihatkan volatilitas yang cukup tinggi.

Meski masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $3,86, kenaikan 33% sehari memberikan sinyal bahwa token ini kembali hidup di radar investor.

Penyebab Lonjakan Harga AEVO

Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan kenaikan drastis harga AEVO:

  1. Peningkatan Aktivitas Derivatif
    AEVO terintegrasi dengan platform derivatif yang fokus pada opsi (options) dan futures aset kripto. Ketika minat terhadap produk turunan meningkat, permintaan AEVO sebagai token ekosistem juga ikut terdongkrak.
  2. Lonjakan Volume Perdagangan
    Volume harian hampir $1 miliar menandakan adanya aliran modal besar yang masuk. Lonjakan volume seringkali mendahului pergerakan harga signifikan karena menandakan kepercayaan pasar sedang meningkat.
  3. Sentimen Pasar Kripto yang Lebih Positif
    Meskipun Bitcoin baru saja terkoreksi, beberapa altcoin dengan utilitas nyata justru mendapat aliran dana dari investor yang mencari peluang jangka pendek. AEVO termasuk dalam kelompok ini.
  4. Spekulasi Jangka Pendek
    Harga AEVO yang jauh di bawah all-time high membuat token ini menarik bagi trader momentum. Dengan potensi “diskon” lebih dari 95% dari puncaknya, banyak pelaku pasar melihat peluang untuk mengambil keuntungan dari pergerakan jangka pendek.
Pergerakan harga Aevo (AEVO/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Aevo (AEVO/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prospek AEVO ke Depan

Meski kenaikan 33% dalam sehari sangat mengesankan, prospek jangka menengah hingga panjang AEVO perlu dianalisis secara hati-hati.

  1. Peluang
    • Utilitas Ekosistem: AEVO berada di sektor derivatif kripto yang semakin populer, terutama setelah adopsi produk opsi Bitcoin dan Ethereum oleh trader institusional.
    • Potensi Rebound: Jika tren volume tetap tinggi, harga AEVO bisa mencoba menembus level psikologis baru di $0,20 dalam waktu dekat.
    • Adopsi Lebih Luas: Jika tim pengembang AEVO mampu memperluas integrasi platform dan menarik lebih banyak pengguna, prospek fundamentalnya akan semakin solid.
  2. Tantangan
    • Volatilitas Ekstrem: Lonjakan harga cepat sering kali diikuti dengan aksi ambil untung (profit taking) yang menekan harga kembali.
    • Persaingan Ketat: AEVO bersaing dengan proyek besar di sektor derivatif kripto seperti dYdX dan GMX yang sudah lebih mapan.
    • Kurangnya Data Fundamental: Informasi terkait pasokan sirkulasi penuh, tokenomics, dan roadmap pengembangan AEVO masih terbatas, sehingga menambah ketidakpastian bagi investor jangka panjang.

Analisis Teknis Singkat

Secara teknis, level support terdekat AEVO kini berada di sekitar $0,10, sedangkan resistance kuat ada di kisaran $0,15 – $0,16.

Jika volume tetap terjaga, breakout di atas resistance ini bisa membuka jalan menuju target jangka pendek di $0,20 – $0,25.

Namun, jika gagal mempertahankan momentum, AEVO berisiko kembali turun mendekati area $0,09.

Baca Juga: Penyebab Harga Kripto Hari Ini Bisa Naik atau Turun dan Alasannya

Kenaikan 33% dalam 24 jam menjadikan AEVO salah satu altcoin dengan performa terbaik di pasar kripto saat ini. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya volume perdagangan, spekulasi investor, dan potensi utilitas di sektor derivatif kripto.

Namun, investor tetap perlu berhati-hati. Dengan volatilitas tinggi dan informasi fundamental yang masih terbatas, pergerakan harga AEVO bisa berbalik arah dengan cepat.

Meski demikian, bagi mereka yang memiliki toleransi risiko tinggi, AEVO menawarkan peluang menarik sebagai salah satu aset dengan potensi pertumbuhan cepat di tengah dinamisnya pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dari AIC ke PENGU, Meme Token Jadi Buruan Investor Hari Ini

Pasar kripto kembali memanas, kali ini spotlight jatuh pada meme token yang mendominasi pergerakan harga hari ini. Dari token baru yang meroket puluhan persen, hingga veteran seperti Dogecoin dan Shiba Inu yang masih jadi pilihan investor, inilah update terkini dunia meme coin.

Meme Token Paling Panas Hari Ini

Di daftar Most Visited yang dikutip dari web CoinMarketCap, muncul nama-nama baru yang bikin heboh:

  • AIC ($0.3369, +43.21%) – jadi bintang utama dengan lonjakan paling besar.
  • GRIPPY ($0.001582, +30.91%) – token kucing imut ini berhasil curi perhatian pasar.
  • STOSHI ($0.1344, +13.82%) – nama yang makin naik daun di komunitas meme.
  • PUG ($0.0949, +20.46%) – si anjing kecil ini mulai membuktikan diri.
  • DOGE ($0.2301, +1.37%) – meski kenaikannya tipis, Dogecoin tetap jadi legenda meme coin.

Raja Meme Lama Masih Berjaya

Walau banyak token baru bermunculan, token lama tetap jadi magnet investor:

  • Dogecoin (DOGE) masih memimpin dengan market cap raksasa $34,8 miliar. Harga DOGE naik 13% dalam sepekan, menunjukkan minat yang belum padam.
  • Shiba Inu (SHIB) dengan harga mini $0.00001179, berhasil naik 8,66% dalam 7 hari terakhir, mempertahankan statusnya sebagai salah satu “anjing besar” di arena meme coin.
  • Pepe (PEPE) juga ikut bersinar, naik 12,25% dalam sepekan dengan market cap hampir $4 miliar.
  • MemeCore (M) terpantau stabil di sekitar $2,32 dengan valuasi di atas $2,4 miliar.
  • Pudgy Penguins (PENGU) justru jadi kejutan, naik 17,58% dalam seminggu dan kini punya market cap lebih dari $1,7 miliar.

Meme Token: Tren atau FOMO?

Fenomena meme token membuktikan kalau pasar kripto tidak hanya soal teknologi, tapi juga soal komunitas dan budaya internet. Dari anjing, katak, hingga penguin, semua punya penggemarnya sendiri.

Pertanyaannya: apakah ini sekadar hype sesaat atau awal dari musim meme coin berikutnya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga DOGE Menggantung di $0,23: Arah Berikutnya?

Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah harga altcoin ikonik ini bertahan tepat di zona support krusial $0,22. Level ini bukan sembarang angka, melainkan titik volume terbesar dalam rentang $0,15–$0,28 yang bisa menjadi penentu apakah DOGE siap bangkit atau justru terjun lebih dalam.

Grafik DOGEUSDT (1D), Sumber: TradingView.
Grafik DOGEUSDT (1D), Sumber: TradingView.

Zona Support Super Kuat: POC + Fibonacci 0,618

Saat ini, DOGE sedang menguji titik kendali (Point of Control/POC), yang bertepatan dengan retracement Fibonacci 0,618 dan level support harian. Konfluensi teknis ini menjadikan $0,22 sebagai “medan tempur” utama antara bull dan bear.

Jika pembeli berhasil mempertahankan zona ini, Dogecoin berpotensi melakukan rebound agresif menuju $0,28, resistance kunci yang menjadi target kenaikan berikutnya. Namun, kegagalan bertahan justru bisa menyeret DOGE menguji support lebih rendah di $0,15–$0,20.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: ETF Dogecoin Hampir Pasti Disetujui, Analis Prediksi Reli 195%!

Struktur Bullish Masih Utuh

Meskipun harga turun tajam dari area value tertinggi, tren makro Dogecoin tetap bullish. Urutan higher high dan higher low belum patah, sehingga skenario jangka menengah masih mendukung kenaikan.

Namun, pasar menunggu konfirmasi teknis berupa candle bullish engulfing atau lonjakan volume signifikan sebelum sinyal reversal benar-benar valid.

Katalis Eksternal: ETF Dogecoin

Dilaporkan Cryptonews, menambah bumbu pada drama ini, ETF Dogecoin 21Shares baru saja terdaftar di NSCC dengan kode TDOG, sementara REX-Osprey meluncurkan ETF spot DOGE pertama di AS. Masuknya institusi ke dalam ekosistem Dogecoin bisa menjadi katalis besar yang memperkuat peluang rebound.

Apa Selanjutnya untuk DOGE?

  • Bullish Skenario: Bertahan di $0,22 → potensi rally ke $0,28.
  • Bearish Skenario: Gagal bertahan → DOGE bisa jatuh ke $0,15–$0,20.

Dengan posisi harga saat ini yang tepat berada di persimpangan teknikal penting, pergerakan Dogecoin dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan arah tren jangka menengahnya.

Pertanyaan besar: apakah DOGE siap melesat ke $0,28 atau akan tergelincir ke $0,15?

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SOL Siap Tembus $250? Analis Bongkar Level Penting

Solana (SOL) kembali menjadi sorotan pasar kripto setelah lonjakan harga ke $201,32 dalam 24 jam terakhir, naik 3,44% dengan volume perdagangan hampir $8,8 miliar.

Meski masih terjebak dalam tekanan bearish, potensi reli ke $250 kini mulai diperdebatkan, terutama karena rumor persetujuan ETF staking Solana di Amerika Serikat.

ETF Jadi Game Changer?

DIlaporkan Cryptonews, beberapa raksasa keuangan global, seperti Franklin Templeton, Fidelity, Bitwise, Grayscale, VanEck, dan CoinShares, tengah menunggu keputusan SEC terkait aplikasi ETF staking Solana. Jika disetujui pada pertengahan Oktober, hal ini bisa mempercepat adopsi institusional secara masif.

Optimisme semakin kuat setelah REX-Osprey Solana Staking ETF mencatat arus masuk $12 juta hanya beberapa hari setelah peluncuran. Bahkan Pantera Capital menyebut Solana sedang memasuki “momen institusionalnya,” dengan lebih dari $60 juta sudah mengalir ke ETP staking Bitwise di Eropa.

Ekosistem Solana Terus Berkembang

Baca juga: Dihantam Bearish! Apakah $200 Jadi Benteng Terakhir Solana?

Tak hanya bergantung pada spekulasi ETF, Solana juga memperluas ekosistem lewat proyek-proyek baru. Salah satunya Tapzi (TAPZI), game berbasis staking yang berhasil mengumpulkan lebih dari $50 juta dalam prapenjualan. Dengan model play-to-earn unik, TAPZI diproyeksikan bisa melesat hingga 100–500 kali lipat nilainya.

Selain itu, kolaborasi strategis Solana dengan penyedia pembayaran dan solusi penskalaan memperkuat posisinya di sektor DeFi dan enterprise apps. Data terkini menunjukkan SOL diperdagangkan dalam range $152–$201, dengan analis memproyeksikan pergerakan ke $175 jika arus modal institusional terus meningkat.

Level Teknis yang Wajib Diperhatikan

Secara teknikal, harga Solana masih tertahan dalam kanal menurun. Beberapa level kunci yang harus dicermati trader:

  • Resistensi: $205,50 | $215,40 | $219,50
  • Dukungan: $197,00 | $185,40 | $177,40

Skenario Bearish: Short entry di kisaran $205–$207 dengan target $197 dan $185.
Skenario Bullish: Breakout di atas $216 bisa membuka jalan ke $224 hingga $232.

Selama SOL belum menembus $216, risiko reli palsu masih tinggi—ibarat naik eskalator yang justru bergerak turun.

Dengan kombinasi dorongan ETF, ekosistem yang berkembang pesat, dan inovasi proyek baru, Solana bisa saja menjadi altcoin paling panas di Q4 2025. Namun, trader tetap harus waspada: satu level teknikal bisa menjadi penentu apakah SOL benar-benar terbang ke $250 atau justru kembali tertekan ke bawah $180.

Baca juga: Circle Lepas 250 Juta USDC di Solana: Investor Wajib Waspada!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Bisa Ambruk ke $2,50! Investor Panik atau Siap Borong?

XRP kembali jadi sorotan. Aset kripto ini kini melayang di level kritis $2,75, dengan tekanan bearish yang terus membayangi. Banyak analis memperingatkan bahwa XRP bisa turun lagi hingga 10% sebelum akhirnya rebound, tapi pertanyaannya, kapan investor akan turun tangan?

Risiko Penurunan Menuju $2,50

Saat ini XRP terkonsolidasi di dasar pola segitiga menurun, sebuah sinyal bearish klasik. Jika tekanan jual berlanjut, harga bisa jatuh ke kisaran $2,65–$2,45.

Penurunan tersebut akan sejalan dengan celah nilai wajar (FVG) harian dan level Fibonacci retracement 0,50–0,618, yang kerap jadi magnet likuiditas sebelum pemulihan bullish.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Stuck di $2,84! Bisakah Tembus $3 Minggu Ini?

Data Onchain Mengungkap Level Krusial

Data URPD Glassnode menunjukkan ada klaster pembeli besar di zona $2,45–$2,55. Artinya, jika XRP turun ke level ini, kemungkinan besar pembeli akan bertahan agresif, menciptakan peluang rebound cepat.

Struktur harga ini juga konsisten dengan pola fraktal sejak awal tahun. XRP sudah dua kali menguji support $2,65, namun sejarah menunjukkan masih ada peluang “sapu bersih” ke area likuid $2,50 sebelum reli berkelanjutan.

Kompresi Likuiditas: Bom Waktu untuk Volatilitas

Menurut Sistine Research, XRP kini berada dalam fase kompresi ketiga sejak November 2024. Selama 10 minggu terakhir, rentang harga yang makin sempit menekan order book, memperlebar jarak antar level. Kondisi seperti ini biasanya mendahului lonjakan volatilitas besar ketika “penumpukan energi” akhirnya dilepas.

Namun, analis kripto Pelin Ay mengingatkan bahwa penjual masih dominan. Data CVD 90 hari menunjukkan volume pembeli belum cukup kuat untuk membalikkan tren.

ETF: Katalis atau Jebakan?

Analisis fraktal harga XRP Q1 dan Q3. Sumber: Cointelegraph/TradingView.
Analisis fraktal harga XRP Q1 dan Q3. Sumber: Cointelegraph/TradingView.

Dilaporkan Cointelegraph, faktor lain yang ikut memanaskan pasar adalah perkembangan ETF. Franklin Templeton menunda keputusan ETF XRP hingga 14 November, sementara produk baru XRPR REX/Osprey langsung mencatat volume hampir $38 juta di hari pertama.

Meski demikian, analis memperingatkan euforia ETF bisa berbalik jadi jebakan “sell the news” jika optimisme terlalu cepat masuk harga.

Kesimpulan: Ujian Terakhir Sebelum Reli?

XRP saat ini berada di persimpangan jalan. Penembusan kuat di atas $2,90 bisa membatalkan skenario bearish, tapi tekanan pasar masih lebih condong pada penurunan menuju $2,50.

Jika support historis ini bertahan, kita bisa melihat investor kembali masuk dan memicu fase ekspansi besar-besaran. Namun, jika jebol, XRP bisa memasuki periode ketidakpastian yang lebih dalam.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Usai, Harga Ethereum Kembali Menggeliat!

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan harga.

Per 25 September 2025, harga ETH tercatat di $4,023.87 per koin, dengan kapitalisasi pasar sebesar $485.69 miliar USD.

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum berhasil naik +1.86%, sebuah perkembangan positif setelah beberapa waktu terakhir dihantam koreksi yang cukup dalam.

Baca Juga: Geger! Ethereum Alami Likuidasi Terbesar Sejak 2021, Apa yang Terjadi?

Dari Koreksi ke Rebound

Sepekan terakhir, Ethereum sempat mengalami tekanan yang berat. Data menunjukkan harga ETH anjlok -10.09% dalam 7 hari terakhir, bahkan dalam periode 30 hari harga turun signifikan -12.05% atau setara -$551.51.

Namun, gambaran jangka menengah memperlihatkan pola berbeda. Dalam 60 hari terakhir, Ethereum justru mencatat kenaikan +6.43%, dan lebih jauh lagi, dalam 90 hari harganya melonjak drastis +65.59% atau setara +$1,594.02.

Pola ini memperlihatkan bahwa meski koreksi jangka pendek terjadi, fundamental bullish Ethereum dalam jangka panjang masih terjaga.

Selama 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat harga ETH bergerak dalam kisaran $3,877.82 (terendah) hingga $4,069.17 (tertinggi).

Level ini cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) Ethereum di $4,953.73, yang masih menjadi target psikologis banyak investor.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor Pendorong Kenaikan Ethereum

Ada beberapa faktor penting yang mendorong rebound harga Ethereum:

  1. Pemulihan Pasar Kripto Global
    Pergerakan Ethereum sangat berkorelasi dengan Bitcoin dan sentimen pasar kripto secara umum. Dengan BTC mulai menstabilkan harga di atas $109.000, ETH turut terbawa arus optimisme.
  2. Fundamental Teknologi Ethereum
    Ethereum tetap menjadi backbone dari ekosistem Web3, DeFi, dan NFT. Meski hype NFT mulai menurun, aktivitas DeFi dan aplikasi terdesentralisasi (dApps) terus memberi nilai tambah pada jaringan ini.
  3. Sentimen Investor
    Lonjakan volume perdagangan harian Ethereum yang mencapai $43.58 miliar USD menjadi sinyal kuat bahwa investor kembali melakukan akumulasi di level harga saat ini.
  4. Keterbatasan Pasokan dan Mekanisme Burn
    Dengan sirkulasi mencapai 120.70 juta ETH dan mekanisme EIP-1559 yang membakar sebagian biaya transaksi, ETH perlahan menjadi aset dengan dinamika deflasi, yang dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan nilai intrinsiknya.

Prospek Harga Ethereum ke Depan

Tren kenaikan tipis saat ini menjadi penanda awal bahwa Ethereum mungkin memasuki fase konsolidasi sebelum menentukan arah baru.

Jika ETH mampu menembus level $4,100–$4,200, maka potensi untuk menguji kembali level $4,500 terbuka lebar.

Target jangka menengah yang lebih agresif bahkan menempatkan ETH di atas $4,800, mendekati rekor tertinggi sebelumnya.

Namun, risiko koreksi tetap perlu diwaspadai. Jika tekanan jual kembali meningkat dan ETH gagal bertahan di atas $3,800, maka penurunan menuju level support kuat di $3,500 sangat mungkin terjadi.

Faktor eksternal juga akan berperan besar. Arah kebijakan moneter global, arus modal dari investor institusional, hingga perkembangan regulasi kripto di AS dan Eropa dapat memengaruhi volatilitas harga ETH dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: Token Ekosistem Ethereum Top Rally! LINK dan SHIB Bikin Geger

Rebound harga Ethereum sebesar +1.86% dalam 24 jam terakhir membawa optimisme baru setelah serangkaian koreksi beruntun.

Meskipun tren jangka pendek masih diliputi ketidakpastian, fundamental Ethereum yang kokoh, baik dari sisi teknologi maupun ekosistem, menjadi alasan kuat bahwa ETH tetap berada di jalur bullish jangka panjang.

Investor kini dihadapkan pada dua kemungkinan: apakah Ethereum mampu mempertahankan momentumnya menuju rekor tertinggi baru, atau justru kembali tertekan oleh faktor eksternal?

Satu hal yang jelas, perjalanan Ethereum masih jauh dari selesai, dan aset ini tetap menjadi salah satu primadona di dunia kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alpine F1 Token (ALPINE) Bikin Kaget, Naik 180%! Siap Jadi Sultan?

Pasar kripto kembali diwarnai berbagai kejutan besar, yang kali ini datang dari Alpine F1 Team Fan Token (ALPINE).

Dalam 24 jam terakhir, harga token ini melesat +180.38%, menyentuh level $5.666 per ALPINE, dengan kapitalisasi pasar mencapai $106.07 juta USD.

Kenaikan luar biasa ini langsung menarik perhatian komunitas kripto dan penggemar olahraga, khususnya Formula 1, yang menjadi basis utama dari token tersebut.

Baca Juga: Mulai Jadi Sorotan, Alpine F1 Fan Token Naik 45% Dalam 24 Jam

Lonjakan Harga yang Tak Terduga

Dalam satu hari, ALPINE mencatat kenaikan $3.64 per token atau sekitar +180.27%, sebuah lompatan yang jarang terjadi di pasar kripto dengan kapitalisasi menengah.

Bahkan, jika ditarik dalam periode yang lebih panjang, pergerakan harga ALPINE semakin menunjukkan peningkatan yang signifikan:

  • 30 hari terakhir: naik +207.09%
  • 60 hari terakhir: melesat +513.59%
  • 90 hari terakhir: meroket hingga +723.82%

Dengan performa ini, ALPINE berhasil menjadi salah satu aset kripto dengan pertumbuhan tercepat dalam kuartal terakhir.

Volume perdagangan yang mencapai $345.49 juta USD per 24 jam menegaskan tingginya minat dan aktivitas di pasar token ini.

Alpine F1 Team Fan Token merupakan bagian dari ekosistem fan token yang dikembangkan melalui platform blockchain, memungkinkan penggemar untuk berinteraksi lebih dekat dengan tim Formula 1 Alpine. Pemegang token dapat memperoleh berbagai keuntungan seperti voting dalam keputusan tertentu, akses eksklusif ke konten atau merchandise, hingga pengalaman spesial bersama tim.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga ALPINE

Beberapa faktor yang diduga mendorong lonjakan harga ALPINE antara lain:

  1. Sentimen Positif Formula 1
    Popularitas Formula 1 terus meningkat secara global, dengan semakin banyak penonton dan sponsor baru yang masuk. Keterkaitan langsung dengan tim Alpine membuat token ini ikut terdorong oleh hype olahraga tersebut.
  2. Adopsi Fan Token di Industri Olahraga
    Fan token tidak hanya hadir di F1, tetapi juga di sepak bola, basket, hingga e-sports. Meningkatnya minat penggemar olahraga terhadap aset digital ini menambah legitimasi dan nilai pasar.
  3. Volume Perdagangan yang Meledak
    Lonjakan aktivitas perdagangan dalam 24 jam terakhir menunjukkan adanya dorongan besar dari investor dan spekulan yang melihat peluang keuntungan cepat.
  4. Narasi Diversifikasi Aset Kripto
    Investor mulai mencari alternatif di luar aset besar seperti Bitcoin dan Ethereum. Token niche seperti ALPINE menjadi incaran karena potensi pertumbuhan yang tinggi dalam waktu singkat.
Pergerakan harga Alpine F1 Team Fan Token (ALPINE/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Alpine F1 Team Fan Token (ALPINE/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prospek dan Peluang ke Depan

Kenaikan signifikan harga ALPINE membuka dua kemungkinan:

  • Skenario Bullish:
    Jika tren fan token terus berkembang dan adopsi semakin luas, ALPINE berpeluang menembus kapitalisasi pasar yang lebih besar. Dengan total pasokan maksimum 40 juta token dan sirkulasi saat ini baru 18.72 juta (46.8%), potensi pertumbuhan masih terbuka lebar.
  • Skenario Risiko:
    Lonjakan harga yang terlalu cepat juga menimbulkan kekhawatiran bubble jangka pendek. Jika minat spekulatif mulai mereda, ALPINE bisa terkoreksi tajam. Investor harus berhati-hati mengingat volatilitas token berbasis komunitas dan sentimen olahraga sangat tinggi.

Baca Juga: Fans Token Alpine F1 Ngebut, Apa Rahasianya?

Alpine F1 Team Fan Token berhasil mencatatkan salah satu kenaikan harga paling spektakuler di pasar kripto tahun ini, dengan pertumbuhan lebih dari 700% dalam 90 hari.

Meski peluang keuntungan besar masih terbuka, volatilitas ekstrem menjadikan token ini berisiko tinggi.

Bagi penggemar Formula 1 dan komunitas kripto, ALPINE bukan hanya sekadar aset spekulatif, tetapi juga bentuk keterlibatan baru dalam dunia olahraga.

Apakah lonjakan ini hanya euforia sesaat atau awal dari tren besar fan token di industri olahraga global? Jawabannya akan segera terlihat dalam beberapa bulan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kehilangan Momentum, Harga Pi Coin Terseret Arus Koreksi Pasar

Pi Coin (PI) yang sempat menarik perhatian komunitas kripto kini menghadapi tekanan harga yang tidak ringan.

Namun dengan melihat data terkini dari CoinMarketCap, kita melihat tren penurunan yang memicu berbagai pertanyaan.

Apakah ini hanya koreksi jangka pendek, atau sinyal masalah fundamental dalam proyek Pi?

Baca Juga: Harga Pi Coin Melonjak 16%, Akumulasi Whale Dorong Sentimen Bullish

Data Pasar Pi Coin

Menurut data CoinMarketCap pada Sabtu (27/9), harga PI saat ini berada di kisaran $0,266126 per koin. Kapitalisasi pasar berada di sekitar $2,181,323,054 (± $ 2,18 miliar)

Sementara itu, volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $65,740,466 dengan jumlah supply yang beredar 8,196,568,647 PI dari total maksimum 100 miliar PI.

Dengan kondisi ini, harga Pi Coin melemah sekitar -4,15 % dalam sehari. Melihat angka-angka tersebut, jelas bahwa Pi sedang berada dalam fase tekanan pasar.

Volume masih cukup tinggi, yang menunjukkan bahwa ada aktivitas jual-beli yang aktif, bukan pasar mati. Namun, tekanan jual tampak mendominasi.

Analisis Penurunan: Kenapa Pi Tertekan?

1. Koreksi Teknis & Overbought

Sebelumnya, Pi sempat berada dalam fase apresiasi yang kuat. Setelah bergerak naik secara agresif, pasar biasanya membutuhkan “tiriskan keuntungan” (profit taking).

Pi tampaknya berada dalam fase di mana sebagian investor besar memilih untuk menjual sebagian posisi mereka, memicu koreksi.

2. Ketidakpastian Roadmap & Adopsi

Meskipun komunitas Pi besar dan antusias, masih ada keraguan terkait kapan dan sejauh mana Pi akan masuk ke layanan nyata (mainnet penuh, aplikasi, pengintegrasian ke ekosistem DeFi, dsb.).

Jika implementasi proyek bergerak lambat, kepercayaan investor dapat terkikis.

3. Supply Besar & Tekanan Emisi

Jumlah total PI sangat besar (100 miliar), dan masih banyak token yang belum beredar atau akan dilepas (unlock).

Bila jadwal unlock besar-besaran sudah dekat atau diumumkan, hal itu bisa memicu tekanan jual tambahan saat pemegang token ingin merealisasikan untung sebelum likuiditas menipis.

4. Perbandingan dengan Aset Kripto Lain

Investor kripto kerap membandingkan risiko dan potensi pada banyak proyek. Bila ada proyek baru dengan utilitas yang lebih jelas atau hype tinggi (misalnya DeFi baru, token AI, dsb.), sebagian modal dapat bergeser dari Pi ke alternatif.

Beberapa artikel sudah memprediksi bahwa Pi akan tertinggal di belakang proyek yang dianggap lebih “riil” seperti Remittix.

5. Sentimen Pasar Umum & Eksternal

Tekanan makroekonomi seperti kenaikan suku bunga, kebijakan moneter negara maju, serta regulasi kripto semakin ketat juga membebani pasar aset digital secara umum.

Pi sebagai token yang relatif “baru” menjadi lebih sensitif terhadap sentimen eksternal dibanding aset besar seperti ETH atau BTC.

Titik Support & Level yang Perlu Diwaspadai

Beberapa zona yang patut dipantau:

  • Support kuat: Jika Pi terus menurun, zona support teknis bisa muncul di sekitar $0,24–0,25. Bila kawasan ini tembus, kemungkinan penurunan lebih lanjut ke sekitar $ 0,20 bisa terjadi.
  • Resistensi kunci: Untuk rebound yang sehat, Pi harus bisa melewati resistensi di kisaran $0,30 jika tersentuh dan bertahan di atasnya, momentum positif dapat kembali muncul.
  • Volume & likuiditas: Penting untuk melihat apakah volume beli meningkat saat harga mencoba naik. Tanpa dukungan volume, reli bisa cepat pupus.

Peluang & Prospek ke Depan

Walaupun berada dalam tekanan, Pi masih menyimpan beberapa peluang:

  1. Potensi rebound (oversold bounce)
    Bila koreksi terlalu dalam dan investor menganggap harga sudah “diskon”, bisa ada lonjakan pembelian kembali yang memicu reli jangka pendek.
  2. Implementasi fitur & adopsi nyata
    Bila tim pengembang Pi bisa mempercepat peluncuran aplikasi, integrasi ke DeFi, dan kemitraan strategis, hal ini bisa memulihkan kepercayaan pasar.
  3. Komunitas besar sebagai aset
    Komunitas Pi sudah besar dan kuat. Ekosistem komunitas bisa menjadi pondasi solid kalau diarahkan ke strategi monetisasi & utilitas token.
  4. Strategi tokenomics & penguncian (lock-up)
    Bila ada kebijakan membatasi pelepasan token baru (unlock) atau menambah mekanisme deflasi (burn, penguncian), tekanan jual bisa dikendalikan.

Namun, risiko tetap nyata. Bila koreksi semakin dalam dan menembus support kuat, bisa terjadi “kejatuhan teknis”.

Bila roadmap dan realisasi terus lambat, investor besar bisa kehilangan kesabaran dan keluar. Selain itu, tekanan eksternal (pasar kripto global, regulasi, suku bunga) bisa memperparah penurunan.

Baca Juga: Lima Penyebab Harga Pi Coin Turun Drastis

Pi Coin kini berada di persimpangan yang krusial. Penurunan harga lebih dari 4% dalam 24 jam terakhir mencerminkan tekanan signifikan dari sisi pasar, kemungkinan profit taking, dan ketidakpastian seputar utilitas.

Namun, dengan komunitas besar dan potensi adopsi jika roadmap dijalankan dengan baik, masih ada ruang untuk rebound.

Bagi investor, kehati-hatian sangat penting: pantau zona support-resistensi, volume perdagangan sebagai sinyal validitas pergerakan, dan berita seputar implementasi Pi.

Untuk Pi sendiri, tantangan terbesar adalah membuktikan bahwa ia bukan hanya “token hype”, tetapi proyek dengan utilitas nyata.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

AMA SOON di Tokocrypto, Benarkah Lebih Cepat dari Solana?

Tokocrypto baru saja menghadirkan proyek blockchain terbaru yang sedang jadi bahan perbincangan global: SOON. Dalam sesi AMA (Ask Me Anything) di grup resmi Telegram Tokocrypto, Rabu (24/9), Frank selaku Head of Ecosystem SOON membeberkan roadmap, keunggulan teknologi, hingga strategi adopsi masif yang disebut sebagai Super Adoption Stack.

Dipandu oleh host Minko, AMA ini membongkar tuntas apa yang membuat SOON berbeda dari blockchain lainnya, bahkan berani mengklaim lebih cepat dari Solana dan lebih efisien dari Ethereum Layer-2.

Apa Itu SOON?

SOON adalah SVM stack berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman trading on-chain terbaik. Proyek ini memperkenalkan Decoupled SVM, inovasi yang memungkinkan fraud-proof, biaya data availability (DA) lebih rendah, serta horizontal scaling — membuat transaksi lebih cepat, lebih murah, dan lebih aman.

Frank menjelaskan, SOON menghadirkan empat produk utama:

  1. SOON Mainnet – Blocktime 50ms, 30k TPS, bahkan lebih cepat dari Solana.
  2. SOON Stack – Solana-as-a-service: one-click deployment untuk bangun chain sendiri.
  3. InterSOON – Interoperabilitas lintas blockchain dengan SVM L2.
  4. Simpfor.fun – Copy-trading on-chain crypto & RWA assets untuk pengguna Web2 maupun Web3.

Apa Itu Decoupled SVM dan Kenapa Penting?

Bagi non-teknis, Frank menyederhanakan konsep ini:

“Decoupled SVM itu ibarat mesin turbo untuk blockchain. Hasilnya? Block lebih cepat, gas fee lebih murah, dan eksekusi transaksi jauh lebih gesit.”

Dengan pendekatan ini, SOON mampu mendorong performa Solana lebih jauh lagi, sekaligus mendukung integrasi fraud-proof yang sulit dicapai oleh arsitektur lama.

Baca juga: Apakah SOON Network Akan Jadi L2 Paling Cepat dan Murah di Dunia?

Komunitas Jadi Prioritas: Governance 51% untuk Publik

Salah satu poin paling menarik, SOON memastikan governance sepenuhnya komunitas-first. Tidak ada VC besar atau premine yang menguasai mayoritas. Sebanyak 51% alokasi token ditujukan langsung untuk komunitas lewat fair launch.

Dengan staking dan sistem insentif, SOON mendorong partisipasi aktif, bukan sekadar token holding. Ini membuka jalan bagi governance yang benar-benar terdesentralisasi.

Membuka Pintu untuk Web2 Users

SOON juga menekankan inklusivitas. Melalui simpfor.fun, bahkan pengguna pemula bisa melakukan copy-trading 1 klik terhadap trader berpengalaman, termasuk aset besar seperti BTC.
Bukan cuma itu, SOON sedang menyiapkan dukungan untuk Real World Assets (RWA) seperti emas, lengkap dengan analitik trading yang mendalam dan fitur live-streaming interaktif.

Terobosan Terbaru: ZK Fraud-Proofs di SOON Testnet

Dalam sesi AMA, Frank juga mengumumkan kabar besar:

“The First SVM Rollup with ZK Fraud-Proofs Now Live on SOON Testnet.”

Langkah ini menandai era baru keamanan zk di ekosistem SVM rollup, membuat SOON jadi pionir solusi rollup praktis dengan efisiensi tinggi dan perlindungan maksimal.

Roadmap: Super Adoption Stack 2026

SOON tidak hanya sekadar janji. Sejak Mainnet rilis Januari 2025, ekosistemnya sudah tumbuh pesat dengan 40+ proyek terintegrasi dan kemitraan bersama chain besar seperti Base, BNB Chain, hingga CAMP Network.

Didukung pendanaan $22 juta dari komunitas, SOON terus mengembangkan:

  • SOON Mainnet
  • SOON Stack
  • InterSOON
  • simpfor.fun

Ambisinya jelas: menjadi iOS untuk blockchain — mudah digunakan, interoperable, dan siap adopsi massal.

Frank menegaskan, SOON bukan hanya untuk whale atau trader elit. Melalui berbagai produk dan insentif komunitas, siapa pun bisa ikut merasakan pengalaman trading on-chain terbaik.

Dengan kecepatan lebih tinggi dari Solana, biaya lebih rendah dari Ethereum L2, dan fokus pada komunitas, SOON siap jadi game-changer berikutnya di dunia blockchain.

Baca juga: Manta Network Siap Saingi Web2? Consumer Apps Jadi Senjata Baru!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

ETF Dogecoin Hampir Pasti Disetujui, Analis Prediksi Reli 195%!

Dogecoin (DOGE) kembali jadi sorotan besar di pasar kripto. Setelah sempat terkoreksi awal pekan ini, koin meme paling populer ini justru menunjukkan sinyal reli besar yang bikin investor waspada sekaligus bersemangat. Aktivitas whale yang agresif dan optimisme terkait ETF Dogecoin membuat prediksi harga DOGE semakin menggila.

DOGE Incar Lonjakan 195% hingga Rekor Tertinggi Baru

Beberapa analis kripto percaya DOGE siap menuju reli parabola. Analis Javon Marks menegaskan Dogecoin berpotensi melonjak lebih dari 195%, menembus rekor tertinggi sepanjang masa di atas $0,73905. Prediksi ini merujuk pada pola historis yang serupa di masa lalu ketika DOGE berhasil melesat setelah fase konsolidasi ketat.

Sementara itu, analis Bitcoinconsensus bahkan lebih bullish. Ia menyebut DOGE mengikuti siklus reli 300% hingga 500% yang berulang, dan kali ini ada peluang reli 800% ke $1,30 jika tren berlanjut. Dengan harga DOGE saat ini yang masih bergerak tipis di kisaran $0,236 – $0,244, banyak trader menilai ini sebagai fase “tenang sebelum badai.”

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 26 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 26 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

ETF Dogecoin, Peluang Persetujuan Sentuh 99%

Dilaporkan Coingape, katalis terbesar datang dari kabar mengenai ETF Dogecoin. Optimisme ini semakin kuat setelah 21Shares berhasil mencatatkan sahamnya di DTCC, menandai proses menuju ETF spot DOGE di AS.

Tak hanya itu, peluncuran Rex-Osprey Dogecoin ETF (DOJE) minggu lalu membuat euforia semakin memanas. Menurut data Polymarket, peluang persetujuan ETF DOGE spot kini mencapai 99%, naik 22% hanya dalam sebulan terakhir. Dengan regulasi ETF kripto yang makin longgar, keputusan final dari SEC bisa jadi pemicu reli besar bagi Dogecoin.

Screenshot

Whale Masuk Besar-besaran: 2 Miliar DOGE Disedot

Di balik layar, investor paus bergerak agresif. Analis populer Ali Martinez mencatat, hanya dalam 24 jam terakhir para paus telah meraup 2 miliar DOGE dari pasar. Aksi akumulasi ini menandakan “big money” tengah bersiap menghadapi pergerakan masif, seolah tahu sesuatu yang belum disadari oleh investor ritel.

Apakah DOGE Menuju $1,30?

Dengan kombinasi ETF spot Dogecoin yang hampir pasti disetujui, aktivitas paus yang melonjak, dan sinyal teknikal bullish, banyak pihak meyakini Dogecoin bisa menembus rekor baru.

Pertanyaannya, apakah sejarah akan terulang dan DOGE benar-benar terbang ke $1,30, atau hype ini justru berujung antiklimaks?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com