Tag Archives: bahan alami

Tips Membersihkan Nat Keramik yang Menghitam, Pakai Bahan di Rumah Aja!



Jakarta

Lantai rumah memang mudah dibersihkan dengan sapu atau pel, tapi bagaimana dengan sela-sela antar keramiknya? Bagian yang disebut nat ini sering kali menghitam seiring waktu karena kotoran menumpuk dan sulit dijangkau.

Masalahnya, permukaan keramik dan nat terbuat dari bahan berbeda. Keramik biasanya mengilap dan licin, sementara nat dibuat dari campuran semen, pasir, dan air – sehingga perlu cara khusus untuk membersihkannya.

Tenang, kamu nggak perlu beli pembersih mahal. Cukup gunakan bahan-bahan sederhana yang sudah ada di rumah. Mengutip dari Ideal Homes, berikut beberapa cara ampuh mengembalikan warna nat agar terlihat seperti baru lagi.


1. Campuran Baking Soda dan Cuka

Dua bahan dapur ini ampuh mengangkat kotoran membandel di sela keramik. Campurkan dua sendok makan baking soda dengan sedikit air hingga jadi pasta. Kalau noda masih sulit hilang, tambahkan cuka secukupnya. Agar permukaan keramik tidak rusak, kamu bisa menambahkan sedikit pasta gigi dalam campuran tersebut.

Oleskan pada nat, gosok dengan sikat gigi bekas, lalu bilas pakai kain lembap. Tapi hati-hati, penggunaan cuka terlalu sering bisa merusak lapisan pelindung keramik dan membuatnya kusam.

2. Gunakan Pasta Gigi

Selain untuk gigi, pasta gigi juga bisa jadi pembersih sela keramik. Kandungan soda bikarbonat di dalamnya efektif mengangkat noda. Cukup oleskan pasta gigi ke sela-sela ubin, gosok perlahan dengan sikat gigi bekas, lalu bilas air hangat dan keringkan dengan handuk bersih. Cara ini aman dan cocok untuk pembersihan rutin.

3. Bersihkan dengan Air Lemon

Asam alami dari lemon juga bisa mengangkat kotoran pada nat keramik. Caranya mudah: iris lemon, peras airnya ke bagian sela, diamkan sekitar 15 menit, lalu gosok dengan sikat gigi. Setelah itu bilas air hangat dan keringkan. Selain bersih, aroma lemon juga membuat ruangan terasa segar.

4. Gunakan Pemutih untuk Noda Membandel

Kalau noda sudah terlalu lama menempel, pemutih bisa jadi solusi terakhir. Tuang sedikit ke wadah, celupkan sikat gigi bekas, lalu gosok perlahan bagian nat yang menghitam. Bisa juga dicampur dengan pasta gigi agar lebih lembut.

Setelah didiamkan 15 menit, bilas dan biarkan kering dengan udara. Hindari mengelap dengan kain karena seratnya bisa menempel di lantai.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Air Saja Nggak Cukup, Ini 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Semut


Jakarta

Hewan yang kerap ditemukan di rumah adalah semut. Hewan kecil ini kerap muncul di area dekat makanan, seperti meja makan, kompor, hingga tempat sampah.

Kemunculan semut bisa dalam hitungan menit, bahkan saat ada makanan jatuh, semut dengan cepat berkumpul. Hal ini tidak begitu masalah karena bisa langsung dibuang. Berbeda jika mereka menargetkan makanan bersih yang kita simpan di meja makan. Makanan yang sudah didatangi semut memiliki potensi terkontaminasi bakteri yang dibawa semut. Jadi tidak bisa dimakan atau lebih baik langsung dibuang.

Pasti rasanya berat membuang makanan yang belum sempat disantap karena semut. Agar kejadian seperti itu tidak terjadi atau terulang di rumah, biasanya orang meletakkan piring makanan di atas piring yang telah berisi air sehingga semut tidak bisa naik ke piring makanan. Namun, semut sudah bisa menembus penghalang tersebut sehingga cara tersebut tidak lagi ampuh.


Dilansir Better Homes & Gardens dan The Spruce usir semut dengan bahan alami yang bisa diletakkan di dekat makanan.

Cara Mengusir Semut dengan Bahan Alami

1. Kulit Jeruk

Semut memiliki penciuman yang tajam. Untuk mencegah mereka menemukan aroma dari makanan, coba kecoh dengan aroma dari kulit jeruk yang menyengat dari senyawa d-limonene bisa mengganggu kawanan semut.

Letakkan kulit jeruk atau lemon di area berkumpulnya semut, bau makanan yang memikat mereka akan tersamarkan. Namun, aroma kulit jeruk tidak akan membuat mereka pergi selamanya. Jadi, agar efektif, ganti kulit jeruk minimal sehari sekali.

2 . Kayu Manis

Bahan alami yang ditakuti semut adalah kayu manis. Bahan masakan satu ini mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut, menurut penelitian 2014 yang dipublikasi dalam International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP).

Kayu manis yang digunakan adalah yang sudah sudah dihaluskan. Taburkan kayu manis di lokasi berkumpulnya semut. Aromanya yang menyengat tidak disenangi makhluk kecil itu. Bisa juga menyebarkan kayu manis utuh apabila hanya mempunyai itu di rumah.

3. Air Cengkeh

Cengkeh yang biasa digunakan dalam sop sudah memberikan aroma yang kuat. Aroma ini cocok untuk mengusir semut. Cara memasang perangkapnya adalah dengan merendam beberapa cengkeh utus dalam air hangat dan semprotkan air tersebut ke lokasi yang banyak semutnya.

4. Larutan Cuka

Cuka merupakan musuh bagi sebagian besar hewan yang ditemukan di rumah. Baunya yang kuat sangat dibenci semut. Cara membuat perangkapnya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air di dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke lokasi koloni semut berada. Cuka akan menghilangkan jejak feromon yang diikuti oleh koloni hama kecil itu.

5. Ampas Kopi

Siapa yang sering minum kopi dan ada sisa ampasnya? Coba pakai sisa tersebut untuk mengusir semut di rumah. Sebar ampas kopi tersebut ke area yang sering dilewati semut. Aromanya yang cukup menyengat tidak disukai makhluk kecil itu sehingga mereka akan menjauh dari sana.

6. Bubuk Lada dan Cabai

Semut juga tidak suka dengan lada dan cabai bubuk karena aromanya yang kuat. Bumbu dapur ini dapat ditaburkan di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Hama kecil itu akan terusik dan enggan datang kembali. Kedua bahan juga dapat dicampurkan ke dalam air untuk kemudian disemprotkan ke kawanan semut.

7. Tepung Maizena

Bahan satu ini biasanya digunakan untuk mengentalkan larutan. Di luar itu, tepung maizena bisa untuk mengusir semut. Taburkan tepung ke koloni semut dan semprot air. Maizena akan mengental dan memerangkap semut-semut lalu bersihkan.

Itulah sejumlah bahan yang dapat mengusir semut. Ulangi metode jika kerumunan semut datang kembali ke rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

3 Bahan Alami yang Ampuh Basmi Lalat di Rumah, Tanpa Semprotan Kimia!


Jakarta

Lalat merupakan salah satu hewan yang banyak dibenci karena bisa membawa penyakit bagi manusia. Sebab, lalat bisa mengangkut virus dan bakteri yang ditularkan melalui makanan yang dihinggapinya.

Pada umumnya, lalat dapat dibasmi menggunakan semprotan anti serangga yang dijual bebas di pasaran. Namun, kandungan zat kimia dari cairan tersebut bisa berbahaya jika terhirup manusia dalam jumlah banyak.

Jika enggan memakai semprotan anti serangga, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk membasmi lalat, yakni dengan bahan-bahan alami. Bahkan, bahan tersebut diklaim lebih ampuh membunuh serangga tersebut.


Cara Ampuh Basmi Lalat dengan Bahan Alami

Ada sejumlah bahan alami yang disebut ampuh untuk membasmi lalat di rumah. Dilansir situs Martha Stewart, berikut cara-caranya:

1. Cuka Apel

Bahan yang pertama adalah menggunakan cuka apel. Kandungan asam dan rasa sedikit manis pada cuka apel dapat menarik perhatian lalat untuk mendekat.

Kamu bisa membuat perangkap dengan menggunakan cuka apel. Caranya dengan menuang sedikit cuka apel ke dalam mangkuk kecil dan tutup dengan plastik pembungkus, lalu buat beberapa lubang di atasnya.

Letakkan wadah berisi cuka apel di area yang sering dilalui lalat. Biarkan selama beberapa jam agar lalat masuk ke dalam perangkap sederhana itu.

2. Cuka dan Sabun Piring

Kombinasi cuka dan sabun cuci piring ternyata dinilai ampuh untuk membasmi lalat di rumah. Caranya dengan mencampur sedikit cuka apel dan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam gelas panjang.

Setelah itu, tutup gelas tersebut dengan bungkus plastik secara rapat dan diikat dengan karet agar kuat. Lalu beri lubang kecil-kecil di atas bungkus plastik.

Lalat akan tertarik dengan bau cuka yang tersebar ke seluruh ruangan. Setelah masuk ke dalam perangkap, lalat perlahan akan mati karena tercebur ke dalam larutan penuh sabun cuci piring.

3. Tanaman Herbal

Menanam tanaman herbal seperti daun mint dapat membasmi lalat agar tidak datang lagi ke rumah. Sebab, tanaman ini mengeluarkan aroma tajam yang tidak disukai serangga terbang itu.

Letakkan tanaman herbal tersebut di dekat pintu, jendela, atau teras rumah. Bisa juga di area yang sering ditemui ada lalat, seperti dapur dan meja makan.

Penyebab Lalat Muncul di Rumah

Lalat termasuk serangga yang tertarik pada lingkungan dengan sumber makanan yang mudah didapat, terutama bahan organik yang membusuk. Selain memiliki indra penciuman tajam, lalat bisa masuk ke rumah lewat pintu atau jendela yang terbuka karena tertarik oleh aroma makanan di dalam ruangan.

“Selain itu, lalat dapat terbawa masuk ke dalam ruangan melalui buah-buahan, sayuran, atau barang-barang lain yang dibawa dari luar,” kata Kepala Entomologi di Aptive, Trent Frazer.

Frazer menyebut lalat juga dapat berkembang biak di saluran pembuangan air, talang air, atau pipa yang bocor. Di dalam ruangan, lalat juga bisa bersembunyi di tempat gelap dan terpencil.

“Pada siang hari lalat dapat bersembunyi di tempat gelap dan terpencil, sedangkan saat malam hari mereka aktif mencari makanan,” ujarnya.

Selain itu, lalat juga tertarik datang ke rumah karena menemukan beberapa hal yang disukainya, seperti ada bangkai hewan, sampah busuk, kotoran hewan, piring yang belum dicuci, atau makanan busuk di dapur.

Demikian tiga cara ampuh basmi lalat di rumah dengan bahan alami. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

5 Bahan Alami yang Baunya Menyengat, Bikin Semut Tak Berdaya


Jakarta

Semut merupakan serangga yang mudah sekali ditemukan di rumah. Semut seperti bisa menemukan jalannya sendiri untuk mendapatkan makanan.

Hidupnya yang berkoloni kerap membuat penghuni rumah repot. Sebab, ketika semut sudah menemukan target makanan, butuh waktu lama untuk memaksa mereka benar-benar pergi. Bahkan setelah wadah makanan digoyang-goyang pun tidak begitu berpengaruh, pasti ada semut bandel yang bertahan di dalam wadah.

Dilansir Better Homes and Gardens, cara paling ampuh untuk mengusir dan mematikan semut adalah dengan meletakkan bahan berbau menyengat. Indra penciuman semut yang kuat bisa menjadi kelemahan bagi mereka jika ada bahan-bahan tersebut.


Bahan Alami yang Baunya Tidak Disukai Semut

1. Cuka Putih Suling

Larutan yang kerap dipakai untuk membersihkan noda ini ternyata ampuh untuk mengusir semut. Bahkan cuka putih suling yang sangat pekat bisa membunuh koloni tersebut tetapi juga dapat membunuh mereka.

Semut mencari makanan menggunakan feromon, meninggalkan jejak untuk diikuti semut lain. Untuk menghilangkan jejak dan membuat mereka bingung semprotkan campuran cuka dengan air dengan perbandingan 1:3 di mana pun penghuni rumah melihat semut.

Cari juga titik pertama dan terakhir mereka terlihat. Umumnya semut membuat sarang pada celah di rumah, seperti kusen jendela, pintu belakang, atau papan alas. Penyemprotan ini perlu digunakan seminggu sekali atau lebih dan lihat efeknya.

2. Jeruk

Siapa di sini sering menyimpan jeruk di rumah? Ternyata selain menyegarkan ketika dikonsumsi, jeruk juga memiliki aroma yang tidak disukai oleh semut. Jenis jeruk yang dimaksud adalah lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali.

Bagian dari jeruk yang dipakai adalah kulit. Lalu sebarkan ke sekitar pintu masuk. Jika tidak ada kulit jeruk, bisa juga menggunakan minyak esensial jeruk. Sebarkan minyak esensial tersebut di sekitar rumah.

3. Minyak Peppermint

Cara instan lainnya untuk mengusir semut adalah memakai minyak Peppermint. Selain semut, aroma dari cairan ini juga tidak disukai oleh lalat dan nyamuk. Lokasi yang tepat untuk menyemprotkan cairan minyak ini adalah ambang pintu, kusen jendela, dan papan lis.

4. Kayu Manis

Bukan rahasia umum lagi jika kayu manis memiliki aroma yang kuat. Oleh karena itu bahan ini kerap dipakai sebagai bahan masakan. Penelitian menunjukkan bahwa kayu manis memiliki senyawa yang dikenal sebagai trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut.

Cara memasang perangkapnya adalah dengan meletakkan bubuk kayu manis di sekitar pintu masuk umum. Aromanya yang kuat akan bertindak sebagai pengusir semut alami. Cara lainnya bisa dengan melapisi bola kapas dengan bubuk kayu manis atau minyak kayu manis, lalu meletakkannya di dekat area yang rawan semut.

5. Cabai Rawit atau Lada Hitam

Bahan yang biasanya dipakai sebagai bahan masakan kini menjadi senjata paling ampuh untuk mengusir semut. Caranya dengan menaburkan lada di sekitar area yang sering dimasuki semut di rumah. Bisa juga membuat larutan campuran dari air dan lada, kemudian disemprotkan ke semut tersebut. Menurut studi Texas A&M larutan air dan lada efektif membunuh semut.

Itulah beberapa bahan yang ampuh mengusir semut dari rumah, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Bikin Ruangan Wangi Pakai Bahan Alami, Bye-bye Bau Tak Sedap



Jakarta

Rumah yang harum membuat suasana di rumah lebih nyaman dan menenangkan. Tak jarang pemilik memasang pengharum ruangan agar rumahnya wangi sekaligus menghilangkan bau tak sedap.

Namun, pengharum ruangan yang tersedia di pasaran mengandung senyawa kimia. Jika ingin alternatif yang lebih alami, ada bahan-bahan yang bisa digunakan.

Lalu, bahan apa yang bisa digunakan sebagai pengharum ruangan? Simak ulasannya berikut ini.


Bahan Alami Sebagai Pengharum Ruangan

Inilah pengharum ruangan alami yang dapat menghilangkan bau tak sedap di rumah, dikutip dari The Spruce.

1. Kopi

bubuk kopiKopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

Pemilik rumah bisa mengharumkan ruangan menggunakan kopi. Bahan ini punya aroma yang khas sehingga dapat menghilangkan bau. Cara pakainya dengan meletakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang di dalam oven pada ruangan yang bau.

Selain yang berupa bubuk, pemilik juga bisa merebus biji kopi. Lalu, cairannya dimasukkan ke dalam diffuser.

2. Kayu Manis

Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu Manis Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

Kayu manis dapat mengharumkan ruangan dengan aromanya yang kuat. Bahan ini mengeluarkan wangi yang manis dan hangat sehingga membuat suasana ruangan lebih rileks.

Pemilik bisa memanfaatkan kayu manis sebagai pengharum ruangan dengan cara direbus, lalu dimasukkan ke dalam diffuser. Cara lain bisa dengan mencampurkan kayu manis, air, dan minyak esensial.

3. Lavender

Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukLavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

Lavender memiliki aroma yang lembut dan menenangkan. Pemilik dapat meletakkan bunga lavender ke dalam mangkuk atau vas berisi air dingin untuk menjadikannya pengharum ruangan.

Kalau tidak punya bunga lavender, minyak esensial bunga lavender bisa jadi alternatif. Campurkan minyak tersebut dengan air.

Itulah bahan-bahan alami untuk menghilangkan bau di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Bahan Alami yang Bisa Gantikan Sabun Cuci Piring, Sudah Coba?


Jakarta

Saat ini sabun cuci piring menjadi bahan utama ketika membersihkan piring dan peralatan masak. Bahan ini bisa menghilangkan noda membandel hingga aroma tak sedap.

Namun, sabun cuci piring bukan satu-satunya bahan yang ampuh melakukan hal tersebut. Ada beberapa bahan alami yang melakukan fungsi yang sama dan bisa menjadi alternatif terutama saat tidak ada stok cuci piring.

Mungkin beberapa di antara detikers sudah ada yang pernah memakai bahan alami ini. Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa bahan alami yang bisa dipakai.


1. Soda Kue

Soda kue umumnya dipakai sebagai bahan pembuatan kue dan roti. Di luar itu, soda kue ampuh digunakan sebagai bahan pembersih karena di dalamnya terdapat sifat abrasif yang lembut. Sifat ini dapat menghilangkan noda. Selain itu, soda kue dapat menghilangkan bau. Caranya adalah tuang soda kue dan tambahkan air. Pakai campuran soda kue dan air tersebut saat mencuci piring.

2. Air jeruk

Air perasan jeruk mengandung asam ringan yang dapat menghilangkan residu pada piring. Cara memakainya adalah dengan menyiapkan 1/2 air perasan lemon. Pastikan air tersebut sudah bebas dari biji dan ampasnya. Lalu, gunakan untuk mencuci piring.

3. Cuka Putih

Bahan alami lainnya yang bisa dipakai adalah cuka putih. Bahan ini mengandung sifat asam yang dapat menghilangkan sisa minyak pada piring. Cara memakainya adalah tuang 1/2 cangkir cuka ke dalam wadah, lalu letakkan di rak paling atas. Cuci seperti biasa.

4. Natrium Karbonat

Natrium karbonat atau soda cuci merupakan pembersih yang efektif untuk menghilangkan air sadah saat mencuci piring. Isi wadah dengan natrium karbonat lalu gunakan saat membersihkan piring.

Berikut 4 bahan alami yang bisa menjadi alternatif pengganti sabu cuci piring, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Campur Kopi Hitam dengan 5 Bahan Ini Untuk Kurangi Perlemakan Hati


Jakarta

Mengonsumsi kopi hitam dapat membantu mengurangi perlemakan hati (fatty liver). Khasiatnya semakin ampuh ketika dicampur dengan 5 bahan alami ini.

Fatty liver atau perlemakan hati merupakan kondisi ketika organ hati menyimpan terlalu banyak lemak. Ada banyak pemicunya, salah satunya pola makan yang buruk.

Misalnya terlalu banyak minum minuman beralkohol hingga berlebihan makan yang menyebabkan obesitas. Kondisi ini bisa mengganggu fungsi hati untuk membantu proses metabolisme tubuh.


Namun, perlemakan hati bisa diatasi dengan mengonsumsi kopi hitam. Kafein pada kopi dapat berperan meningkatkan enzim ALT dan AST pada hati.

Agar lebih efektif mengurangi lemak pada hati, kamu juga bisa menambahkan 5 bahan ini pada seduhan kopi hitam:

1. Air jeruk lemon

Coffee cup and beans on old kitchen table. Top view with copy space for your text. coffee bag and with sliced Air jeruk lemon mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Foto: iStock

Perpaduan antara kopi hitam dan air jeruk lemon bagus untuk mengurangi perlemakan hati. Air jeruk lemon mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan.

Vitamin C tersebut akan melindungi sel hati dari kerusakan stres oksidatif. Jus lemon juga meningkatkan detoksifikasi karena mengaktifkan hati mengeluarkan empedu.

Mengingat empedu tersebut yang memfasilitasi pemecahan atau pembuangan lemak oleh hati dengan lebih efektif. Menambahkan jus lemon pada kopi hitam terbukti meningkatkan fungsi hati.

2. Kunyit

Menambahkan sejumput kunyit ke dalam kopi hitam dapat meningkatkan kesehatan hati. Ini karena adanya kurkumin yang memiliki sifat anti inflamasi pada kandungan kunyit.

Kurkumin tersebut akan membantu mengurangi peradangan hati dan stres oksidatif, yang keduanya merupakan faktor kunci penyebab terjadinya perlemakan hati.

Selain itu, menambahkan kunyit pada kopi hitam akan mendorong proses detoksifikasi di hati sehingga membantu membuang racun.

Bahan campuran kopi hitam untuk mengurangi perlemakan hati ada di halaman selanjutnya.

3. Kayu Manis

kopi kayu maniskopi kayu manis untuk meningkatkan kesehatan hati. Foto: Getty Images/iStockphoto/nerudol

Kayu manis merupakan bumbu dapur yang kuat untuk meningkatkan kesehatan hati. Kayu manis dilengkapi dengan sifat anti inflamasi dan kandungan antioksidan yang tinggi.

Kedua hal tersebut yang akan mengurangi peradangan hati. Selain itu, kayu manis juga akan membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Dengan begitu, lemak yang mengendap pada hati akan luntur sedikit demi sedikit. Perpaduan kopi hitam dan kayu manis ini juga dapat membantu metabolisme lemak yang sehat.

4. Jahe

Jahe dikenal akan potensinya yang memiliki sifat anti-inflamasi. Dengan memasukkan jahe ke kopi hitam, maka bisa menstimulasi fungsi hati melalui penghambatan peradangan.

Tak hanya itu, menambahkan jahe pada kopi hitam pun bisa meningkatkan metabolisme lemak. Jahe berperan dengan merangsang pencernaan yang baik serta efisien dalam proses metabolisme.

5. Minyak Zaitun

pola makan orang tertua di dunia yang suka konsumsi minyak zaitunMinyak zaitun kaya akan asam lemak omega-3. Foto: iStock/site news

Menambahkan minyak zaitun ke racikan kopi hitam tidak hanya meningkatkan karakteristik rasanya, tetapi juga meningkatkan manfaatnya untuk mengurangi perlemakan hati.

Minyak zaitun tinggi akan asam lemak omega-3 yang berguna untuk mengontrol berat badan Selain itu, minyak zaitun juga dapat menurunkan tingkat enzim hati.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh World Journal of Gastroenterology membuktikan bahwa minyak zaitun mampu menurunkan penumpukan lemak pada hati.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com