Tag Archives: bitcoin

Elon Musk Tetap dalam Permainan Kripto: Punya BTC dan DOGE

CEO Tesla dan Spacex, Elon Musk telah mengungkapkan bahwa dia masih memiliki Bitcoin (BTC) dan Dogecoin (DOGE). Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus membeli dan mendukung memecoin.

Dilaporkan Bitcoin.com, Musk juga mengungkapkan bahwa perusahaannya Spacex masih memiliki “banyak Bitcoin.”

Elon Musk, Tesla, dan Spacex Pertahankan Kepemilikan Kripto

CEO Tesla, Elon Musk telah mengungkapkan bahwa dia masih memiliki banyak memecoin Dogecoin (DOGE) dan perusahaan manufaktur pesawat ruang angkasa miliknya, Spacex, masih memiliki banyak Bitcoin (BTC). Dalam diskusi di X Space pekan lalu, miliarder itu berkata:

“Saya masih memiliki banyak Dogecoin, dan Spacex memiliki banyak Bitcoin.”

Dikenal di komunitas Dogecoin sebagai Dogefather, CEO Tesla ini telah lama menjadi pendukung memecoin. Dia sebelumnya mengungkapkan bahwa secara pribadi memiliki DOGE bersama BTC dan ETH. Pada Juni 2022, Musk mengatakan dia akan terus membeli dan mendukung Dogecoin.

CEO Tesla, Elon Musk tetap tak jual Bitcoin saat inflasi. Foto: Twitter @Blockworks_.
CEO Tesla, Elon Musk tetap tak jual Bitcoin saat inflasi. Foto: Twitter @Blockworks_.

Baca juga: Solana Berencana Luncurkan Ponsel Baru, Akankah Harga SOL Naik?

Tesla dan Spacex saat ini menerima Dogecoin untuk beberapa barang dagangan dan Musk’s Boring Company juga menerima pembayaran DOGE untuk perjalanan di loop Las Vegas Transit System. Miliarder tersebut pernah menawarkan untuk makan Happy Meal di TV, jika McDonald’s menerima pembayaran dalam dogecoin.

Sementara sebagian besar pendukung DOGE menyambut baik dukungan Musk, beberapa investor menggugat miliarder tersebut, menuduh bahwa dia dan perusahaannya “terlibat dalam skema piramida kripto (alias skema Ponzi) melalui mata uang kripto dogecoin.” Musk telah meminta hakim untuk menolak gugatan tersebut, bersikeras bahwa men-tweet dukungan untuk DOGE tidak melanggar hukum.

Punya Bitcoin

Musk juga sebelumnya mengungkapkan bahwa Spacex memiliki Bitcoin sementara perusahaan kendaraan listriknya, Tesla, mengungkapkan aset digital bersih sebesar US$ 184 juta di neraca Q3 perusahaan. Tesla menginvestasikan US$ 1,5 miliar dalam BTC pada Q1 2021 tetapi menjual 75% kepemilikannya pada Q2 2022.

Musk menjelaskan pada saat itu bahwa perusahaan “pasti terbuka” untuk meningkatkan kepemilikan Bitcoin di masa depan, mencatat bahwa penjualan tersebut karena kekhawatiran. tentang likuiditas perusahaan secara keseluruhan, “mengingat penutupan akibat Covid di Tiongkok.”

Namun, bos Tesla mengatakan pada bulan Desember tahun lalu bahwa dia tidak menghabiskan banyak waktu memikirkan tentang kripto. Dia menekankan bahwa tidak ada perusahaannya yang akan membuat token kripto. Musk mengatakan bahwa pengguna tidak memerlukan rekening bank untuk melakukan transaksi keuangan di X. Pada Mei tahun lalu, dia membagikan “insentif besar-besaran” untuk memindahkan uang dari rekening bank.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Reli Bitcoin Terancam? Sinyal dari Whale Tunjukkan Arah Berlawanan

Reli harga Bitcoin mendekati $95.000 tampaknya tidak sepenuhnya didukung oleh pemain besar. Menurut analisis terbaru dari perusahaan riset kripto Alphractal, ada tanda-tanda bahwa para investor institusional — atau yang dikenal sebagai whale — mulai mengambil sikap hati-hati.

Indikator Sentimen Whale Menunjukkan Pergeseran

Menurut Coindoo, dalam laporan pasar terbarunya, Alphractal menyoroti bahwa whale kini mulai berpindah dari posisi long ke posisi short, berdasarkan alat analisis mereka bernama “Whale Position Sentiment.” Alat ini melacak transaksi bernilai lebih dari $1 juta di berbagai bursa utama serta data open interest untuk menangkap perubahan perilaku investor besar.

Secara historis, indikator ini memiliki tingkat korelasi 93% dengan pergerakan harga Bitcoin. Jadi, pergeseran saat ini bukan sinyal yang bisa diabaikan.

Dampak Potensial terhadap Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Bitcoin Mengincar $108.000: Fundamental Bullish Semakin Kuat

Biasanya, penurunan indikator sentimen saat harga naik mengindikasikan bahwa whale tengah melindungi posisi atau berspekulasi terhadap penurunan harga, alih-alih mendukung kelanjutan reli.

Alphractal menyebutkan bahwa bila tren ini terus berlanjut, Bitcoin bisa mengalami koreksi harga dalam waktu dekat. Namun jika sentimen kembali stabil, ini justru dapat memperkuat momentum bullish yang sudah terbentuk.

Meskipun ada kekhawatiran jangka pendek, proyeksi jangka panjang Alphractal melalui model “Power Law” menunjukkan bahwa Bitcoin kemungkinan besar tidak akan jatuh di bawah $45.000 hingga tahun 2026 — menandakan bahwa tren naik secara keseluruhan masih berlaku.

Baca juga: Harga Bitcoin Masih Murah? Ini Alasannya Institusi Besar Borong BTC


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Masih Murah? Ini Alasannya Institusi Besar Borong BTC

Bitcoin masih berada di zona harga murah, meskipun investor institusional seperti BlackRock mulai memborong aset kripto nomor satu ini. Kabar ini muncul seiring data tenaga kerja Amerika Serikat yang mengecewakan pasar dan memicu harapan akan penurunan suku bunga The Fed.

Fidelity: Bitcoin Masih Dianggap Murah

Fidelity Digital Assets menyebutkan bahwa Bitcoin saat ini undervalued dan berada dalam fase optimisme jangka menengah. Indikator “Bitcoin Yardstick”—yang membandingkan kapitalisasi pasar BTC dengan hashrate jaringannya—menunjukkan bahwa BTC relatif “murah” dibandingkan kekuatan fundamentalnya.

Selama Q1 2025, metrik ini berada dalam kisaran antara -1 hingga +3 standar deviasi, jauh lebih sejuk dibandingkan kondisi “overheated” di Q4 2024. Artinya? Potensi kenaikan harga BTC masih terbuka lebar.

Investor Makin Yakin: Pasokan Bitcoin Tidak Likuid Kian Meningkat

Fidelity juga menyoroti peningkatan pasokan Bitcoin yang tidak likuid, dari 61,5% menjadi 63,49%, menandakan bahwa semakin banyak investor memilih menahan BTC mereka untuk jangka panjang. Sementara itu, pasokan yang likuid justru menurun 4%.

Data ini memperkuat pandangan bahwa Bitcoin memasuki fase akumulasi institusional, di mana aksi jual besar tampaknya semakin kecil kemungkinan terjadi.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Arus Masuk ke ETF BlackRock Meledak

Menambah kepercayaan pasar, ETF spot Bitcoin milik BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), mencatat arus masuk spektakuler senilai $970,9 juta hanya pada 28 April 2025. Ini merupakan rekor harian tertinggi kedua sejak peluncurannya awal tahun lalu.

Sejak 22 April, IBIT telah mengumpulkan lebih dari $4,5 miliar, mengungguli ETF lain seperti Fidelity (FBTC) dan ARK (ARKB) yang justru mengalami arus keluar. Saat ini, IBIT menguasai lebih dari 51% pangsa pasar ETF spot Bitcoin AS, dengan total aset kelolaan di atas $54 miliar.

Data Tenaga Kerja AS Beri Angin Segar untuk Bitcoin

Katalis penting lainnya datang dari laporan JOLTS Maret 2025 yang menunjukkan jumlah lowongan kerja turun ke 7,19 juta, lebih rendah dari perkiraan 7,48 juta. Ini memperkuat spekulasi bahwa The Fed akan segera menurunkan suku bunga, yang umumnya berdampak positif untuk aset berisiko seperti Bitcoin.

Ekonom sekaligus analis Bitcoin, Alex Krüger, menyebut data ini sebagai “kemenangan jangka pendek” bagi BTC. Menurutnya, Bitcoin kini menjadi hybrid asset—antara lindung nilai seperti emas dan aset pertumbuhan seperti saham teknologi—yang siap melesat bila kondisi moneter semakin longgar.

Krüger juga mengingatkan bahwa pasar masih akan mencermati panduan pendapatan perusahaan besar seperti Caterpillar dan sektor teknologi, serta pertemuan FOMC minggu depan yang bisa memberi petunjuk arah kebijakan The Fed selanjutnya.

Dengan metrik fundamental yang kuat, akumulasi institusional yang meningkat, dan potensi pelonggaran kebijakan moneter AS, saat ini mungkin menjadi salah satu momen paling menarik untuk memperhatikan pergerakan Bitcoin. Harga boleh saja belum meroket—tapi sentimen pasar sedang membangun fondasi untuk langkah besar berikutnya.

Baca juga: Tren Bitcoin 28 April-2 Mei 2025: Bitcoin Koreksi Tipis, RRP Naik By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Menuju Golden Cross, Ethereum Tertahan, Dogecoin Incar $0,20

Bitcoin (BTC) diperkirakan akan mengalami formasi teknikal golden cross dalam beberapa minggu ke depan, seiring dengan penguatan harga yang mendorongnya menembus beberapa level rata-rata pergerakan harian (EMA).

Dilaporkan U Today, BTC saat ini diperdagangkan di kisaran $95.000, melampaui EMA 50 hari di $85.000, EMA 100 hari di $88.000, dan EMA 200 hari di $86.000. Jika tren ini berlanjut dan EMA 50 melintasi EMA 200 dari bawah, golden cross akan mengindikasikan potensi tren bullish jangka panjang.

Sementara itu, Ethereum (ETH) belum menunjukkan penguatan serupa. ETH saat ini diperdagangkan di sekitar $1.820, namun masih gagal menembus resistensi pada EMA 50 hari di $1.730. Rendahnya volume perdagangan menjadi kendala utama bagi harga ETH untuk melanjutkan kenaikan. Jika tekanan jual meningkat, ETH berisiko turun ke level $1.600 atau bahkan $1.500.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 29 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 29 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di sisi lain, Dogecoin (DOGE) mencoba menguji level psikologis dan teknikal di $0,20 setelah naik dari support $0,17 dan saat ini berada di level $0,182. Namun, DOGE menghadapi resistensi kuat di sekitar EMA 100 dan EMA 200, masing-masing di $0,20 dan $0,22. Volume perdagangan yang terbatas masih menjadi tantangan bagi kelanjutan tren naik koin meme tersebut.

Jika BTC berhasil mempertahankan posisi di atas $90.000, Ethereum mengalami peningkatan volume, dan DOGE menembus $0,20, pasar kripto dapat memasuki fase bullish yang lebih kuat dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Mengincar $108.000: Fundamental Bullish Semakin Kuat

Bitcoin (BTC) menunjukkan sinyal kuat untuk kembali mencetak rekor baru, dengan analis on-chain terkenal, Willy Woo, menyatakan bahwa fondasi bullish Bitcoin semakin solid berkat arus masuk modal yang terus meningkat.

Dalam sebuah utas di platform X (sebelumnya Twitter), Woo menegaskan bahwa penurunan harga saat ini bukan tanda kehancuran, melainkan sebuah “koreksi sehat” yang justru membuka peluang emas bagi para investor.

Fundamental Kuat, Potensi All-Time High di Depan Mata

Woo menjelaskan bahwa Bitcoin kini mendapat dorongan besar dari pertumbuhan arus masuk modal ke jaringan, baik dari investor jangka panjang maupun spekulan. Menurutnya, kombinasi ini menciptakan fondasi kuat bagi tren bullish jangka panjang.

“Fundamental Bitcoin telah berbalik menjadi sangat bullish — ini situasi ideal untuk menembus titik tertinggi sepanjang masa,” ujar Woo.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa likuiditas pasar Bitcoin kini makin dalam. Berdasarkan model risikonya, yang menunjukkan tren penurunan, Woo memperkirakan bahwa koreksi harga di masa mendatang tidak akan separah sebelumnya. Ini berarti peluang beli yang kuat akan terus terbuka, bahkan dalam fluktuasi jangka pendek.

Kinerja Harga BTC. Sumber: TradingView.
Kinerja Harga BTC. Sumber: TradingView.

“Setiap koreksi harga saat ini adalah kesempatan membeli. Dalam jangka pendek, penurunan besar sangat mungkin terjadi — dan itu adalah peluang, bukan ancaman,” tambahnya.

Target Baru: Menuju $103.000, Lalu $108.000

Dalam analisis terbarunya, Woo mengungkapkan bahwa Bitcoin telah merebut kembali target harga jangka menengah di kisaran $90.000 hingga $93.000. Bahkan, target sementara baru di $103.000 kini telah terbentuk, membuka jalan menuju puncak baru di sekitar $108.000.

Yang menarik, Woo menekankan bahwa dorongan ini didukung oleh arus modal riil, bukan sekadar aktivitas spekulatif, sehingga memperbesar peluang reli berkelanjutan.

Namun, meski prospek jangka panjang terlihat cerah, Woo tetap mengingatkan akan adanya potensi tantangan jangka pendek. Ia mencatat bahwa saat ini Harga Rata-Rata Tertimbang Volume (VWAP) Bitcoin telah mencapai +3 deviasi standar — sinyal bahwa harga sudah bergerak jauh dari kisaran normalnya.

“Bitcoin sekarang berada di wilayah yang agak ‘overextended’. Untuk terus naik dengan momentum kuat dalam waktu dekat mungkin akan sulit, sehingga pergerakan harga berpotensi menjadi lebih lambat atau bergerak mendatar dulu,” jelas Woo.

Sinyal-Sinyal Positif Lainnya

Selain analisis Woo, berbagai indikator lain juga memperkuat narasi pemulihan Bitcoin. Bulan ini, hubungan Bitcoin dengan Indeks Dolar AS (DXY) yang melemah kembali menguat, dan korelasinya dengan NASDAQ mulai terputus, mempertegas status Bitcoin sebagai aset lindung nilai yang independen.

Di saat yang sama, akumulasi aktif dari investor jangka panjang menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap masa depan Bitcoin.

Data terbaru dari BeInCrypto menunjukkan bahwa dalam sepekan terakhir, harga Bitcoin berhasil pulih sebesar 7,7%. Saat artikel ini ditulis, BTC diperdagangkan di kisaran $94.125, meski sedikit terkoreksi 0,07% dalam 24 jam terakhir.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 29 April 2025: Prediksi Bitcoin Potensi Capai $108K

Menjelang akhir April 2025, sentimen pasar kripto semakin menguat dengan prediksi analis bahwa Bitcoin berpotensi mencapai $108.000. Analis ternama Willy Woo menilai arus modal yang kuat dan likuiditas mendalam mendukung tren bullish jangka panjang, dengan koreksi harga yang justru dianggap sebagai peluang beli sehat.

Sementara itu, berbagai indikator ekonomi Amerika Serikat seperti data konsumen, pengangguran, dan PDB kuartal pertama tengah menguji ketahanan pasar kripto, dengan NFP Jumat mendatang diprediksi jadi pemicu gejolak berikutnya. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Analis: Fundamental Bullish Bitcoin Sinyal $108.000

– Willy Woo: Arus modal kuatkan bullish, Bitcoin bisa ATH lagi.
– Likuiditas Bitcoin dalam, koreksi tak parah, peluang beli kuat.
– Woo: Overbought wajar, koreksi sehat tren naik jangka panjang.

Indikator Ekonomi AS Pengaruhi Bitcoin & Kripto

– Data Konsumen, JOLTS, ADP picu volatilitas Bitcoin.
– PDB Q1, PCE Inti, Klaim Pengangguran pengaruhi suku bunga Fed.
– NFP Jumat picu gejolak pasar kripto.

Altcoin Fokus Minggu Terakhir April 2025

– BNB siap untung, hard fork Lorentz 30 April target $648.
– AAVE lanjut naik, potensi $180, target $198 jika bullish.
– PENGU pulih 107%, incar resisten $0,011, target $0,0126 & $0,0171.

FOMC 7 Mei: Fed Pangkas Suku Bunga?

– FedWatch: Peluang 91% Fed tahan suku bunga Mei.
– Polymarket: Taruhan lawan Fed pangkas suku bunga Mei.
Trump desak Powell pangkas suku bunga berkali-kali.

Baca juga: Harga Bitcoin ke $100.000? Akumulasi Whale Menjadi Sinyal Kuat


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Harga Bitcoin Potensi Capai Rekor Tertinggi pada Mei 2025

Data terbaru menunjukkan bahwa Bitcoin bisa mencapai titik tertinggi baru lebih cepat dari yang diperkirakan oleh banyak investor, yaitu diperkirakan terjadi di bulan Mei.

Pada periode 20 hingga 26 April, harga Bitcoin tercatat naik 11% dan bertahan di level tertinggi dua bulan terakhir di sekitar $94.000. Kenaikan ini didorong oleh sinyal dari pemerintahan Trump mengenai pelonggaran tarif impor serta laporan laba perusahaan yang positif.

Kepercayaan investor terhadap Bitcoin semakin meningkat, tercermin dari arus masuk bersih sebesar $3,1 miliar ke ETF Bitcoin dalam waktu lima hari. Namun, beberapa indikator derivatif utama menunjukkan tanda-tanda potensi penurunan, memunculkan pertanyaan apakah target harga $100.000 masih realistis.

Pendorong Harga BTC

ingkat pendanaan tahunan Bitcoin perpetual futures. Sumber: Laevitas.ch.
Tingkat pendanaan tahunan Bitcoin perpetual futures. Sumber: Laevitas.ch.

Kontrak berjangka Bitcoin perpetual sangat digemari investor retail karena harganya yang mengikuti pasar spot secara ketat. Dengan tingkat pendanaan positif, pembeli harus membayar untuk mempertahankan posisi mereka, dan pembalikan tingkat ini biasanya menandakan potensi tren penurunan.

Pada 26 April, terjadi penurunan tajam pada tingkat pendanaan tahunan kontrak berjangka Bitcoin perpetual yang tidak biasa dalam pasar bullish, yang menunjukkan adanya permintaan yang lebih tinggi dari penjual. Metrik ini telah berfluktuasi sejak 14 April, tetapi penjual terkejut dengan lonjakan harga Bitcoin di atas $94.000. Sejak 21 April, lebih dari $450 juta dalam posisi short BTC telah dilikuidasi.

Sebagian besar kepercayaan diri terhadap harga Bitcoin bisa dikaitkan dengan kenaikan mingguan S&P 500 sebesar 7,1%. Namun, optimisme ini sedikit terganggu setelah laporan pada 25 April menyebutkan Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa negosiasi akan bergantung pada konsesi yang diberikan oleh China, yang memunculkan keraguan di kalangan trader tentang kelanjutan kenaikan ini.

Korelasi Bitcoin dan Saham

Banyak perusahaan di AS kini melaporkan laba kuartal pertama sebelum eskalasi perang dagang, sehingga faktor-faktor yang mendorong pasar saham dan Bitcoin berbeda. Faktanya, harga Bitcoin kini tidak lagi berkorelasi erat dengan S&P 500.

Korelasi 30 hari antara S&P 500 dan Bitcoin sekarang berada di angka 29%, jauh lebih rendah dibandingkan dengan level 60% yang tercatat pada Maret hingga pertengahan April. Meskipun korelasi yang lebih rendah ini tidak sepenuhnya memisahkan keduanya, hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin dianggap sebagai aset independen, bukan sekadar proksi untuk saham teknologi.

Status Bitcoin sebagai aset independen semakin diperkuat setelah emas gagal mempertahankan momentum bullish-nya setelah mencapai puncak harga $3.500 pada 22 April. Beberapa pedagang mulai meragukan narasi “emas digital”, namun semakin lama Bitcoin bertahan di atas $90.000, semakin besar keyakinan investor terhadap potensi keuntungan lebih lanjut.

Permintaan untuk leverage bearish dalam kontrak berjangka BTC perpetual tidak sejalan dengan sentimen pedagang profesional. Kontrak berjangka bulanan Bitcoin menghindari fluktuasi suku bunga pendanaan, sehingga pedagang bisa mengetahui biaya leverage mereka sebelumnya.

Pada 26 April, premi berjangka Bitcoin dua bulan (tingkat dasar) mencapai level tertinggi dalam tujuh minggu terakhir, yang menunjukkan meningkatnya minat terhadap posisi bullish. Dengan premi sebesar 6,5%, metrik ini tetap dalam kisaran netral 5% hingga 10%, namun semakin menjauh dari wilayah bearish.

Kesenjangan antara permintaan leverage dalam kontrak berjangka abadi dan kontrak bulanan Bitcoin bukanlah hal yang tidak biasa. Meskipun pedagang eceran cenderung lebih berhati-hati, akumulasi besar oleh lembaga dapat cukup untuk mendorong harga Bitcoin melewati angka $100.000 dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ARK Invest Prediksi Harga Bitcoin Bisa Tembus $2,4 Juta pada 2030

ARK Invest baru saja memperbarui proyeksi harga Bitcoin (BTC) untuk tahun 2030. Dalam skenario paling optimis, mereka memprediksi harga Bitcoin bisa melesat hingga $2,4 juta per koin, naik 60% dari estimasi sebelumnya yang sebesar $1,5 juta. Ini berarti, dari harga saat ini, BTC berpotensi melonjak lebih dari 2.400%.

Apakah Bitcoin Akan Naik 2.400% dalam 5 Tahun?

Dalam laporan terbarunya, ARK Invest memperkirakan Bitcoin akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 72% dalam skenario bullish. David Puell, analis riset di ARK, juga menyampaikan prediksi untuk skenario lain:

Dalam situasi bearish, harga BTC diproyeksikan mencapai $500.000 (naik dari prediksi sebelumnya $300.000) dengan CAGR sekitar 32%, sementara dalam skenario dasar, targetnya dinaikkan dari $710.000 menjadi $1,2 juta dengan CAGR sekitar 53%.

Apa Saja Faktor Pendukung Prediksi Ini?

Dilaporkan BeInCrypto, ARK mengidentifikasi enam faktor utama yang bisa mendorong harga Bitcoin, di antaranya:

  • Meningkatnya investasi institusional.
  • Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan devaluasi mata uang.
  • Penerimaan Bitcoin sebagai “emas digital”.
  • Adopsi Bitcoin oleh negara sebagai aset cadangan.
  • Diversifikasi perbendaharaan perusahaan ke Bitcoin, mencontoh langkah perusahaan seperti Strategy (sebelumnya MicroStrategy).
  • Tumbuhnya layanan keuangan on-chain Bitcoin yang mulai menggantikan sistem keuangan tradisional.

David Puell menambahkan bahwa investasi institusional menjadi pendorong terbesar dalam skenario optimis mereka. Namun, kontribusi dari adopsi negara-bangsa, perusahaan, dan layanan keuangan terdesentralisasi juga mulai terlihat meski dalam skala lebih kecil.

Prediksi Harga Bitcoin. Sumber: Ark Invest.
Prediksi Harga Bitcoin. Sumber: Ark Invest.

Baca juga: Dekati $95.000, Harga Bitcoin Bakal Cetak Rekor Baru di Bulan Mei 2025?

Metodologi Baru dan Proyeksi Pasokan Bitcoin

Proyeksi ARK kali ini didasarkan pada analisis Total Addressable Market (TAM) dan tingkat penetrasi di tiap sektor. Mereka juga memperhitungkan pasokan Bitcoin yang deterministik, dengan estimasi sekitar 20,5 juta BTC yang beredar pada tahun 2030.

Menariknya, mereka kini menggunakan konsep “pasokan aktif” Bitcoin — yakni dengan mengabaikan koin yang hilang atau tidak bergerak dalam waktu lama — yang menghasilkan target harga 40% lebih tinggi dibanding model sebelumnya.

Pandangan Optimistis dari Tokoh Lain

ARK Invest bukan satu-satunya pihak yang optimis. Michael Saylor, pendiri Strategy, pernah menyebut bahwa kapitalisasi pasar Bitcoin bisa mencapai $500 triliun, melampaui emas dan real estat, yang setara dengan harga sekitar $23,8 juta per Bitcoin.

Laporan lain dari Standard Chartered memperkirakan Bitcoin bisa mencapai $500.000 pada tahun 2028. Daniel Roberts, CEO IREN, bahkan memperkirakan BTC bisa menyentuh $1 juta dalam lima tahun. Pandangan serupa juga disampaikan oleh Thomas Fahrer dari Apollo.

Sementara itu, Samson Mow dari Pixelmatic optimis Bitcoin bisa mencapai $1 juta sebelum akhir 2025. Bank investasi HC Wainwright juga meningkatkan target harga BTC tahun 2025 dari $145.000 menjadi $225.000. Bahkan di tengah volatilitas pasar, Tom Lee dari Fundstrat masih memperkirakan harga BTC bisa tembus $150.000 tahun depan.

Meski berbagai prediksi ini menunjukkan kepercayaan besar terhadap masa depan Bitcoin, waktu yang akan membuktikan seberapa akurat ramalan tersebut.

Baca juga: Tren Bitcoin 28 April-2 Mei 2025: Bitcoin Koreksi Tipis, RRP Naik By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dekati $95.000, Harga Bitcoin Bakal Cetak Rekor Baru di Bulan Mei 2025?

Bitcoin (BTC) menunjukkan performa yang mengesankan pada akhir April 2025, dengan lonjakan harga sebesar 11% antara 20 hingga 26 April.

Kenaikan ini membawa harga Bitcoin mendekati $95.000, memicu optimisme bahwa rekor harga tertinggi baru dapat tercapai pada Mei mendatang.

Beberapa faktor utama mendukung potensi ini, termasuk arus masuk besar ke ETF Bitcoin, perbedaan strategi antara investor ritel dan institusional, serta penguatan posisi Bitcoin sebagai aset independen.

Arus Masuk Besar ke ETF Bitcoin

Salah satu pendorong utama kenaikan harga BTC adalah arus masuk bersih sebesar $3,1 miliar ke ETF Bitcoin spot dalam lima hari terakhir.

Lonjakan ini mencerminkan minat yang meningkat dari investor institusional terhadap Bitcoin, memberikan dukungan kuat bagi harga dan menunjukkan kepercayaan terhadap aset digital ini.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 28 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 28 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Perbedaan Strategi antara Investor Ritel dan Institusional

Data dari pasar derivatif menunjukkan adanya perbedaan strategi antara investor ritel dan institusional.

Pada 26 April, tingkat pendanaan tahunan untuk kontrak berjangka Bitcoin perpetual menunjukkan angka negatif yang tajam, menandakan permintaan yang lebih tinggi untuk posisi jual dari investor ritel.

Namun, premi tahunan untuk kontrak berjangka Bitcoin dua bulan naik ke level tertinggi dalam tujuh minggu, mencapai 6,5%, mengindikasikan minat yang meningkat dari investor institusional terhadap posisi beli.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa meskipun investor ritel bersikap hati-hati, investor institusional tetap optimis terhadap prospek harga Bitcoin.

Baca Juga: $500 Juta Bitcoin Ditarik dari Coinbase, Ada Apa?

Penguatan Posisi Bitcoin sebagai Aset Independen

Menurut laporan Cointelegraph pada Senin (28/4/2025), Bitcoin semakin menunjukkan karakteristik sebagai aset independen.

Korelasi 30 hari antara BTC dan indeks S&P 500 turun menjadi 29%, jauh di bawah level 60% yang tercatat dari Maret hingga pertengahan April.

Penurunan korelasi ini menunjukkan bahwa pergerakan harga Bitcoin semakin dipengaruhi oleh faktor-faktor spesifik kripto, bukan hanya oleh dinamika pasar saham tradisional.

Tekanan Likuidasi Posisi Jual

Sejak 21 April, lebih dari $450 juta posisi jual BTC telah dilikuidasi. Likuidasi besar-besaran ini menunjukkan bahwa banyak trader yang bertaruh pada penurunan harga terpaksa menutup posisi mereka, yang pada gilirannya mendorong harga BTC lebih tinggi.

Fenomena ini sering kali menjadi katalis bagi lonjakan harga lebih lanjut, karena tekanan beli meningkat seiring dengan penutupan posisi jual.

Prospek Harga BTC di Mei 2025

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, banyak analis percaya bahwa Bitcoin memiliki peluang besar untuk mencetak rekor harga tertinggi baru pada Mei 2025.

Jika momentum positif ini berlanjut, BTC berpotensi menembus level psikologis $100.000 dan bahkan mencapai target harga yang lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.

Maka dari itu, kombinasi arus masuk besar ke ETF Bitcoin, optimisme investor institusional, penguatan posisi Bitcoin sebagai aset independen, dan tekanan likuidasi posisi jual menciptakan kondisi yang ideal bagi BTC untuk mencetak rekor harga tertinggi baru pada Mei 2025.

Meskipun pasar kripto tetap volatil dan penuh tantangan, prospek jangka pendek untuk Bitcoin tampak cerah, dengan banyak faktor fundamental yang mendukung kenaikan harga lebih lanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

$500 Juta Bitcoin Ditarik dari Coinbase, Ada Apa?

Platform perdagangan kripto terbesar di Amerika Serikat, Coinbase, baru saja dikejutkan dengan penarikan Bitcoin dalam jumlah besar.

Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa lebih dari 7.000 Bitcoin senilai sekitar $500 juta telah ditarik pada 25 April 2025.

Akumulasi Bitcoin oleh Institusi?

Menurut analis CryptoQuant, Amr Taha seperti dikabarkan oleh U Today, penarikan besar ini kemungkinan merupakan tanda akumulasi Bitcoin oleh institusi keuangan.

Coinbase memang menjadi pilihan utama institusi di AS untuk bertransaksi aset kripto. Taha menekankan bahwa arus keluar besar seperti ini biasanya menunjukkan niat untuk menyimpan Bitcoin dalam jangka panjang.

Tanda Permintaan Tinggi untuk Bitcoin

Selain faktor akumulasi, penarikan besar ini juga bisa dikaitkan dengan meningkatnya permintaan untuk Bitcoin spot ETF.

Menurut Taha, fenomena ini dapat diartikan sebagai sinyal sentimen bullish dari investor terhadap Bitcoin.

Baca Juga: Tren Bitcoin 28 April-2 Mei 2025: Bitcoin Koreksi Tipis, RRP Naik By Hoteliercrypto

ETF Bitcoin Catat Arus Masuk Besar

Namun pada saat yang bersamaan, ETF Bitcoin spot juga mencatat arus masuk yang signifikan.

Akun @lookonchain melaporkan bahwa pada 25 April 2025, total arus masuk mencapai $477,93 juta dalam satu hari saja.

BlackRock Pimpin Arus Masuk Bitcoin

Dari data tersebut, BlackRock menjadi institusi dengan arus masuk terbesar, membeli 3.500 Bitcoin senilai $332,07 juta.

Dalam sepekan, BlackRock mengakumulasi 12.977 BTC, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain terbesar dengan total kepemilikan 586.164 Bitcoin.

ArkShares dan Grayscale Ikut Berpartisipasi

Selain BlackRock, ArkShares juga mencatat pembelian besar, yakni 1.037 BTC senilai hampir $98 juta hanya dalam satu hari.

Grayscale Mini Bitcoin Trust dan Bitwise juga tercatat menambah portofolio Bitcoin mereka.

Harga Bitcoin Mendekati $96.000

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 27 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 27 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Arus masuk besar ke ETF Bitcoin ini terjadi bersamaan dengan lonjakan harga Bitcoin, yang pada 25 April 2025 hampir menembus level $96.000.

Fenomena tersebut praktis memperkuat indikasi bahwa permintaan terhadap Bitcoin semakin kuat.

Bitcoin Semakin Menguat di Tengah Kompetisi Aset Digital

Fenomena penarikan besar dan arus masuk ETF ini menegaskan bahwa Bitcoin tetap menjadi pilihan utama di tengah persaingan aset digital.

Beberapa analis bahkan menganggap Bitcoin kini mulai menggeser posisi emas sebagai aset lindung nilai.

Baca Juga: Prediksi Pasar Kripto Hari Ini: Harga Bitcoin Menuju $100.000


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com