Tag Archives: bola

Ancelotti Bantah Desak Endrick Tinggalkan Madrid


Jakarta

Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti membantah telah mendorong Endrick untuk pergi dari Real Madrid di bursa transfer Januari mendatang. Itu menjadi urusan pribadi si pemain dan klubnya.

ESPN Brasil mengabarkan Endrick akan dipinjamkan ke Lyon pada awal tahun depan. Ia juga telah berbicara dengan pelatih Paulo Fonseca. Kesepakatan verbal di antara Lyon dengan Madrid sudah tercapai, termasuk pembagian beban gaji.

Kepindahan ini diharapkan bisa memberi Endrick menit bermain yang layak. Apalagi tahun depan akan ada Piala Dunia. Jika bertahan di Madrid, kans dirinya masuk Timnas Brasil akan sulit terwujud.


Sebab ia baru turun 11 menit bersama Madrid musim ini. Cedera yang ia derita pada akhir musim lalu juga turut mengganggu proses integrasi dirinya ke dalam skema permainan Xabi Alonso.

Ancelotti, yang sampai musim lalu masih melatih Madrid, menyebut Endrick masuk dalam pertimbangan. Namun ia tak pernah menyuruh pemain 19 tahun itu pergi dari Madrid agar bisa sering bermain.

“Dia pemain yang sangat penting karena dia salah satu talenta berbakat yang lahir di sepak bola Brasil,” ujar Ancelotti kepada Diario AS saat membahas Endrick.

“Kami sedang mengevaluasinya. Tapi tidak benar kalau saya bilang Endrick harus meninggalkan Real Madrid untuk pergi ke Piala Dunia. Itu urusan Real Madrid dan sang pemain.

“Dia perlu berbicara dengan klub dan membuat keputusan terbaik untuk dirinya sendiri dan Real Madrid,” tegas pria asal Italia tersebut.

Ancelotti beberapa waktu lalu mengatakan bahwa hal terpenting sekarang adalah Endrick kembali bermain dan menunjukkan kualitasnya. Untuk Piala Dunia, si pemain punya kesempatan untuk tampil di edisi-edisi selanjutnya karena masih muda.

(adp/yna)



Sumber : sport.detik.com

Griezmann 2 Gol, Los Colchoneros Menang 3-1


Madrid

Atletico Madrid melanjutkan tren kemenangan di LaLiga. Antoine Griezmann menyumbang dua gol Atletico untuk mengalahkan Levante dengan skor akhir 3-1.

Laga Atletico Madrid vs Levante berlangsung di Metropolitano pada Minggu (9/11) dinihari WIB. Griezmann jadi bintang Los Colchoneros dari bangku cadangan.

Dengan kemenangan ini, Atletico kini menghuni posisi empat klasemen usai mengoleksi 25 poin dari 12 pertandingan. Atletico berjarak lima poin dari Real Madrid di puncak dan mempunyai perolehan yang sama dengan Barcelona di posisi tiga. Kedua klub yang disebut terakhir baru akan bermain hari ini.


Atletico Madrid start dengan kencang setelah diuntungkan dengan gol bunuh diri bek Levante, Dela. Crossing Pablo Barrios ditepis Mathew Ryan. Bola kemudian membentur Dela sebelum masuk ke gawangnya sendiri. Atletico unggul 1-0 di menit ke-12.

Levante menciptakan gol balasan pada 11 menit kemudian. Gol Manuel Sanchez menyamakan skor 1-1.

Sepak pojok di sayap kanan dilontarkan Jon Olagasti. Bola menemui Manuel Sanchez yang berdiri tidak terkawal di depan kotak 6 yard. Sanchez menuntaskan umpan lambung itu dengan sundulan, menaklukkan Jan Oblak.

Keunggulan Atletico baru bertambah setelah turun minum. Antoine Griezmann langsung menciptakan dampak instan.

Hanya sesaat setelah masuk ke lapangan, Griezmann menciptakan gol kedua Atletico untuk mengubah skor jadi 2-1. Marcos Llorente mengirim umpan silang, yang diselesaikan Griezmann dengan sontekan ke gawang yang kosong.

Griezmann hampir saja mencetak gol keduanya tidak lama kemudian. Sebuah crossing dari sayap disambut Griezmann dengan tandukan, meski bola melambung tipis.

Gol ketiga yang ditunggu-tunggu Atletico akhirnya terlahir pada menit ke-80. Griezmann mencecar bola rebound di dalam kotak penalti untuk diceploskan ke gawang Levante.

Atletico 3, Levante 1, yang menandai hasil akhir pertandingan.

Susunan Pemain

ATLETICO MADRID: Jan Oblak, Marcos Llorente, Jose Maria Gimenez, David Hancko, Matteo Ruggeri (Molina 79′), Alex Baena (Gallagher 79′), Pablo Barrios (Griezmann 61′), Koke, Giu Simeone (Nico Gonzalez 73′), Alexander Sorloth (Almada 61′) Julian Alvarez

LEVANTE: Mathew Ryan, Jeremy Toljan (Victor Garcia 86′), Dela, Matias Moreno, Manuel Sanchez (Matturo 86′), Jon Olagasti (Koyalipou 74′), Kervin Arriaga, Unai Elgezabal (Oriol Rey 85′), Carlos Alvarez, Etta Eyong, Roger Brugue (Jose Morales 74′)

(rin/nds)



Sumber : sport.detik.com

Atletico Madrid Vs Sevilla: Los Colchoneros Menang 3-0


Madrid

Atletico Madrid melanjutkan tren positifnya di LaLiga. Menjamu Sevilla, Los Colchoneros menang tiga gol tanpa balas.

Pada laga di Riyadh Air Metropolitano, Sabtu (1/11/2025) malam WIB, Atletico mengancam pertama kali pada menit ketujuh lewat tandukan Jose Maria Gimenez tapi masih melebar.

Julian Alvarez dan Alexander Sorloth yang diduetkan di lini serang masih kesulitan menciptakan peluang. Di menit ke-29, Sorloth punya kans untuk membaut gol andaikan Odysseas Vlachodimos tak menepis bola sepakan si pemain ke pojok gawang.


Di pengujung babak pertama, Nico Gonzalez mendapat peluang emas. Bola panjang dari pertahanan mengarah ke Sorloth yang menyundulnya dan disambut sepakan first time Gonzalez tapi masih menerpa tiang, setelah sempat ditip Vlachodimos.

Setelah tanpa gol di babak pertama, Sevilla mulai berani keluar menyerang untuk mencari gol. Beberapa peluang didapat Isaac Romero dan Djibril Sow, tapi belum membahayakan gawang Jan Oblak.

Gonzalez memaksa Vlachodimos menyelamatkan gawangnya dengan susah payah. Pada menit ke-59, tandukan Gonzalez dari crossing Alex Baena bisa ditepis Vlachodimos.

Atletico mendapat penalti pada menit ke-62 karena Gimenez dilanggar Tanguy Nzianzou. Alvarez sebagai eksekutor sukses menempatkan bola di pojok kanan gawang.

Sevilla membalas pada menit ke-73 ketika Oblak harus susah payah mengadang tembakan Nemanja Gudelj yang mengarak ke pojok gawang.

Atletico menggandakan skor pada menit ke-77 lewat serangan balik yang dimulai Giuliano Simeone. Guiliano merebut bola dari pemain Sevilla di sisi kanan dan langsung merangsek ke kotak penalti.

Umpan tariknya disambut sontekan Thiago Almada di depan gawang kosong.

Atletico yang belum puas dengan keunggulan dua gol terus menekan pertahanan Sevilla. Antoine Griezmann yang jadi pemain pengganti ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90.

Serangan balik Atletico kembali merobek pertahanan Sevilla. Kali ini dari sisi kiri penyerangan, Thiago menuntaskan dengan umpan pendek ke depan kotak penalti dan Griezmann sempat menahan bola sejenak sebelum menembak ke tiang jauh.

Skor 3-0 bertahan sampai laga usai. Atletico dengan kemenangan ketiga beruntun kini duduk di posisi keempat klasemen LaLiga dengan 22 poin dari 11 laga, sementara Sevilla di posisi ke-11 dengan 13 poin.

(mrp/nds)



Sumber : sport.detik.com

Real Madrid Tim yang Komplet


Madrid

Kemenangan atas Valencia 4-0 membuktikan Real Madrid adalah tim yang lengkap. Los Blancos tak hanya tajam di depan tapi juga tangguh di belakang.

Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Valencia pada laga lanjutan LaLiga di Santiago Bernabeu, Minggu (2/11/2025). Empat gol kemenangan El Real lahir lewat brace Kylian Mbappe, serta torehan Jude Bellingham dan Alvaro Carreras.

Kemenangan ini membawa Los Blancos semakin kukuh di puncak klasemen LaLiga. Madrid meraih 30 angka unggul tujuh poin dari Villarreal di urutan kedua.


Pelatih Madrid, Xabi Alonso, sangat puas dengan performa anak asuhannya di laga ini. Ia menilai Madrid menjadi tim yang sangat lengkap di laga ini.

Mereka begitu tajam di lini depan dengan Kylian Mbappe sebagai tumpuan. Lini tengah mereka juga tampil baik dalam mengatur ritme.

Lini belakang Madrid juga tampil solid. Mereka mampu menorehkan cleansheet di laga ini.

Madrid memang tampil begitu dominan sepanjang laga. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 66 persen dengan melepas 19 tembakan. Valencia hanya punya 34 persen penguasaan bola dengan cuma tiga kali melakukan percobaan tembakan.

“Mbappé mencetak dua gol, yang merupakan cara yang bagus untuk memastikan Anda tetap bersaing di akhir musim, dan tiga poin lagi, yang merupakan cara yang bagus untuk memastikan Anda dapat bersaing memperebutkan gelar. Ritme tim bagus. Kami tidak kebobolan satu gol pun, cleansheet lainnya,” ujar Alonso dikutip dari situs Madrid.

“Itu adalah pertandingan yang komprehensif dan serius dengan energi yang luar biasa. Kami memulai dengan sangat energik, dengan banyak pergerakan dan penguasaan bola yang baik. Kami merebut kembali bola dengan cepat dan memimpin. Kemudian kami mengatur segalanya dengan baik dan, secara keseluruhan, itu adalah penampilan yang lengkap,” jelasnya.

(pur/mrp)



Sumber : sport.detik.com

Barcelona Vs Elche: Blaugrana Menang 3-1


Jakarta

Barcelona menjamu Elche dalam lanjutan LaLiga. Blaugrana menuntaskan laga dengan kemenangan.

Barcelona vs Elche berlangsung di Stadion Olimpiade Lluís Companys, Senin (3/11/2025) dini hari WIB. Pasukan Hansi Flick menang 3-1.

Gol-gol Barca dicetak oleh Lamine Yamal, Ferran Torres, dan Marcus Rashford. Elche cuma mencetak gol lewat Rafa Mir.


Barca saat ini ada di posisi kedua dengan 25 poin. Los Cules tertinggal lima angka dari Real Madrid yang ada di puncak klasemen.

Jalannya Pertandingan

Barca sudah memimpin 1-0 di menit kesembilan. Lamine Yama membobol gawang Elche lewat tembakannya di dalam kotak penalti.

Tiga menit berselang, Barca memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Kali ini gol dicetak oleh Ferran Torres.

Elche bisa memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 di menit ke-42 melalui Rafa Mir. skor tersebut bertahan sampai turun minum.

Rafa Mir hampir menyamakan skor di babak kedua atau tepatnya pada menit ke-54. Dia melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun bola mengenai tiang.

Barcelona memperbesar keunggulan menjadi 3-1 di menit ke-61. Marcus Rashford membobol gawang Elche lewat tembakan kerasnya yang gagal dibendung kiper Inaki Pena.

Tak ada gol tambahan tercipta di sisa waktu. Barca pun kembali menang setelah pada akhir pekan lalu dikalahkan Real Madrid.

Susunan Pemain:

Barcelona: Szczesny; Kounde, Araujo, Eric Garcia, Balde; Casado, De Jong, Fermín Lopez; Lamine Yamal, Rashford, Ferran Torres.

Elche: Inaki Pena; Alvaro Nunez, Affengruber, Bigas, Pedrosa; Martim Neto, Febas, Marc Aguado, Germán Valera, Rafa Mir, Andre Silva.

(ran/yna)



Sumber : sport.detik.com

Cedera Tulang Kemaluan Bikin Yamal ‘Impoten’ di El Clasico


Madrid

Lamine Yamal memble di El Clasico, saat Barcelona dihajar Real Madrid. Bintang Blaugrana itu disebut kesulitan karena cedera tulang kemaluannya.

Hal itu diungkap Dr. Pedro Luis Ripoll, ahli traumatis olahraga terkemuka, yang bicara ke El Larguero. Cedera pubalgia disebut membuat Yamal bahkan hampir tak bisa menendang bola.

“Ini adalah cedera yang jujur saja sulit diobati. Ciri utamanya adalah rasa sakit yang mengurangi kemampuan pemain untuk bergerak dan menendang bola hingga hampir 50%, persis seperti yang kita lihat di El Clasico,” jelas Dr. Ripoll, seperti melansir Goal.


“Dia hampir tidak menendang ke gawang, dia kesulitan bergerak, dia terus-menerus meregangkan tubuh. Ini adalah rasa sakit yang melumpuhkan, yang memungkinkan pemain berpartisipasi dalam pertandingan tetapi menghalanginya mencapai level terbaiknya dan secara signifikan mengurangi kinerjanya,” terangnya.

Di Santiago Bernabeu kemarin, Lamine Yamal memang tampil memble menghadapi Real Madrid. Ia gagal memberi banyak kontribusi untuk Barcelona di lapangan.

Sofascore mencatat, Yamal cuma bikin dua tembakan selama 90 menit. Serangan di sisi kanan Barcelona jadi tak efektif, dan mudah diredam Real Madrid.

Lamine Yamal mengalami cedera sejak akhir bulan lalu. Usai laga melawan Paris Saint-Germain, bintang muda Spanyol tersebut dikonfirmasi Barcelona mengalami masalah pada tulang kemaluannya.

(yna/mrp)



Sumber : sport.detik.com

Mana, Lamine Yamal, Mana?


Jakarta

Lamine Yamal sempat memprovokasi Real Madrid sebelum duel El Clasico malam tadi, menyebut mereka maling dan tukang protes. Madrid membungkamnya.

Barcelona kalah 1-2 saat bertandang ke Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025) malam WIB. Blaugrana tertinggal dulu akibat gol Kylian Mbappe dan sempat menyamakan melalui Fermin Lopez.

Namun gol Jude Bellingham mengembalikan keunggulan tuan rumah dan memenangkan mereka. Meski banyak menguasai bola, Barca kesulitan menciptakan ancaman-ancaman serius sementara Madrid main lebih efektif.


Madrid bisa saja menang lebih besar, mengingat ada penalti Mbappe yang ditepis dan sejumlah peluang yang gagal karena offside tipis. Statistik menunjukkan mereka punya 10 peluang on target berbanding cuma enam punya Barca.

Salah satu sebab Barca kesulitan tak lain adalah Lamine Yamal yang redup. Yamal hanya melakukan dua tembakan tanpa mengarah ke gawang dan empat dribel sukses dari delapan percobaan.

Dengan Yamal kesulitan menembus pertahanan Madrid, Barca pun lebih banyak mencoba lewat Marcus Rashford di kiri yang bermain lebih hidup. Asisten Pelatih Barca Marcus Sorg secara terbuka mengakui Yamal kesulitan di laga kali ini.

“Ini tidak mudah untuknya. Kami berbincang saat turun minum soal menempatkan dia ke situasi-situasi satu lawan satu. Kami tidak bisa melakukannya di babak pertama dan begitu juga di babak kedua,” ujar pria yang menggantikan Hansi Flick yang sedang diskors itu.

“Dia sudah mencoba segalanya, tapi mereka membendungnya dengan baik, dan dia tidak berhasil mengatasinya. Saya rasa masalah cederanya itu sangat penting, dia butuh lebih banyak laga di level tertinggi.”

“Dia itu baru 18 tahun, jadi kami perlu memberinya lebih banyak waktu untuk mencapai titik terbaik. Para bek lawan juga mengerahkan upaya terbaik untuk menghentikannya dan mereka bekerja lebih keras lagi musim ini,” imbuhnya.

(raw/ran)



Sumber : sport.detik.com

Barcelona Akui Melempem di Santiago Bernabeu


Madrid

Barcelona mengakui tak bisa berbuat cukup banyak di markas Real Madrid, hingga menelan kekalahan. Lini depan Barca tampil redup.

Barcelona kalah 1-2 saat main di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025) malam WIB, dalam lanjutan Liga Spanyol. Fermin Lopez sempat membalas gol Kylian Mbappe, tapi Jude Bellingham memastikan kemenangan tuan rumah.

Sejak sepak mula, Barca mencoba menguasai jalannya laga lewat penguasaan bola. Namun mereka kesulitan menembus pertahanan Madrid.


Lamine Yamal pun tak banyak melakukan tusukan-tusukan, dengan Barca pada prosesnya lebih banyak mencoba lewat Marcus Rashford di kiri. Yamal hanya melakukan dua tembakan tanpa mengarah ke gawang dan empat dribel sukses dari delapan percobaan.

Ferran Torres yang bermain sebagai false nine juga tak banyak berkontribusi. Asisten Pelatih Barcelona Marcus Sorg, pengganti Hansi Flick yang diskors, mengakui hari ini serangan timnya kurang menggigit.

Sebagai catatan, satu-satunya gol pun didapatkan dari kesalahan pemain Madrid, saat Arda Guler kehilangan bola di area pertahanan sendiri.

“Kami melakukan lebih banyak kesalahan ketimbang biasanya, kami sudah mencoba segalanya tapi tidak menciptakan peluang apapun. Di sepertiga akhir lapangan, kami kekurangan kekuatan untuk melakukan penetrasi dan menciptakan ancaman,” ujar Sorg seusai laga, dikutip Mundo Deportivo.

“Kami mencoba segalanya, mengakhiri laga dengan hanya dua bek untuk menciptakan lebih banyak peluang meski kami tahu Madrid sangat bagus dalam serangan balik. Tapi kami tidak menciptakan cukup banyak peluang.”

(raw/ran)



Sumber : sport.detik.com

Seperti Laga Pria Vs Bocah


Madrid

Mantan manajer top Arsene Wenger menganalisis El Clasico tadi malam (26/10). Wenger menilai, laga tersebut bak duel pria-pria dewasa melawan bocah-bocah.

El Clasico jilid pertama 2025/26 memainkan duel Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu. Madrid keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1, di mana gol-gol Kylian Mbappe dan Jude Bellingham cuma dibalas sekali oleh Fermin Lopez.

Kemenangan Los Blancos sesungguhnya bisa saja lebih besar usai dihadiahi penalti di babak kedua. Namun, eksekusi Mbappe bisa digagalkan Wojicech Szczesny.


Wenger menyebut, pertahanan solid Real Madrid jadi kunci. Absennya Robert Lewandowski dan Raphinha turut dinilai memengaruhi kualitas serangan Barcelona.

“Xabi Alonso menyeimbangkan timnya dengan baik pada pertandingan hari ini, secara keseluruhan saya akan bilang ini sedikit seperti pria dewasa melawan bocah di beberapa bagian,” sebut manajer legendaris Arsenal itu di studio BeIN Sports.

“Sebagai contoh, penampilan bertahan Real Madrid jauh lebih kuat daripada pertahanan Barcelona. Di depan, Madrid selalu kelihatan mereka bisa mencetak satu gol lagi dan Barcelona terlihat ompong di depan tanpa Robert Lewandowski dan Raphinha.”

“Barcelona menguasai bola lebih banyak di paruh kedua setelah penalti Mbappe gagal, tapi mereka tidak pernah benar-benar kelihatan bisa mencetak satu gol. Keseimbangan defensif Real Madrid pada hari ini, saya memberi kredit kepada Xabi Alonso karena melakukannya dengan sangat baik,” lanjut Arsene Wenger.

“Penampilan Barcelona kurang matang di momen-momen yang menentukan. Ketika Anda melakoni laga-laga penting, ini kan tentang menghadapi momen-momen yang penting dari pertandingan,” dia menyimpulkan.

(rin/krs)



Sumber : sport.detik.com