Michael Saylor, pendiri dan Chairman Strategy (sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy), kembali menjadi sorotan setelah perusahaan melaporkan keuntungan signifikan dari investasi Bitcoin pada kuartal pertama 2025.
Meskipun mengalami kerugian bersih sebesar $4,22 miliar akibat penurunan nilai pasar Bitcoin, Strategy mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan kepemilikan Bitcoin mereka melalui penawaran saham senilai $21 miliar.
Keuntungan Besar dari Investasi Bitcoin
Pada kuartal pertama 2025, Strategy mencatat keuntungan sebesar $5,8 miliar dari investasi Bitcoin mereka.
Perusahaan ini memegang 553.555 Bitcoin, yang bernilai sekitar $37,9 miliar pada akhir April 2025.
Kenaikan harga Bitcoin pasca pemilihan presiden AS pada November 2024, di mana Donald Trump terpilih kembali, mendorong harga Bitcoin mencapai rekor tertinggi.
Namun, pengumuman tarif baru oleh pemerintahan Trump menyebabkan ketidakstabilan pasar global, yang berdampak pada penurunan nilai aset kripto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Strategy mengadopsi aturan akuntansi baru yang memungkinkan perusahaan untuk mencatat nilai wajar dari kepemilikan aset digital mereka.
Dengan demikian, nilai Bitcoin yang dimiliki dicatat berdasarkan harga pasar pada akhir kuartal, yaitu $82.445 per Bitcoin.
Perubahan ini menyebabkan perusahaan melaporkan kerugian tidak terealisasi sebesar $5,91 miliar pada kuartal tersebut.
Rencana Ekspansi Melalui Penawaran Saham
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Strategy mengumumkan penawaran saham senilai $21 miliar.
Dana yang diperoleh akan digunakan untuk membeli lebih banyak Bitcoin, memperkuat posisi perusahaan sebagai pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia.
Langkah ini mencerminkan keyakinan Saylor terhadap potensi jangka panjang Bitcoin sebagai aset lindung nilai dan penyimpan nilai.
Dampak pada Harga Saham dan Pasar
Meskipun melaporkan kerugian besar, saham Strategy mengalami kenaikan sebesar 32% sejak awal tahun 2025, mengungguli penurunan hampir 6% pada indeks Nasdaq 100.
Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap strategi perusahaan dalam memanfaatkan volatilitas pasar kripto untuk keuntungan jangka panjang.
Tren Adopsi Bitcoin oleh Perusahaan Lain
Langkah Strategy juga diikuti oleh perusahaan lain seperti GameStop, yang mengumumkan adopsi Bitcoin sebagai aset cadangan perusahaan.
Tren ini menunjukkan peningkatan minat perusahaan dalam diversifikasi aset dan perlindungan terhadap inflasi melalui investasi dalam aset digital.
Dengan hasil ini, strategi agresif Michael Saylor dalam mengakumulasi Bitcoin melalui Strategy menunjukkan keyakinan kuat terhadap masa depan aset digital ini.
Meskipun menghadapi tantangan volatilitas pasar dan perubahan regulasi, pendekatan ini dapat memberikan keuntungan signifikan jika harga Bitcoin terus meningkat.
Investor dan pelaku pasar akan terus memantau perkembangan strategi ini dan dampaknya terhadap pasar keuangan secara keseluruhan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto dikejutkan oleh transfer besar-besaran Bitcoin senilai lebih dari $170 juta. Pergerakan ini terjadi saat pasar tengah mengalami tekanan jual yang meningkat, memicu spekulasi apakah aksi ini merupakan strategi akumulasi di harga diskon, atau sinyal awal dari likuidasi besar-besaran.
Transaksi Besar di Tengah Koreksi Pasar
Dilaporkan AMB Crypto, sebanyak 1.811 BTC berpindah tangan antar dua dompet anonim—transaksi bernilai sekitar $170 juta yang terjadi bersamaan dengan koreksi pasar 1,5%. Harga Bitcoin sendiri turun dari $95.000 menjadi $93.000 dalam waktu singkat, memperburuk kekhawatiran pelaku pasar.
Meskipun transfer besar antar dompet bukan hal baru, waktu pelaksanaannya di tengah penurunan harga membuat pergerakan ini menonjol. Apalagi, transaksi tidak melibatkan pertukaran langsung di bursa, mengindikasikan bahwa ini bukan aksi jual di pasar terbuka, tetapi tetap memberi sinyal penting di tengah kondisi pasar yang rapuh.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Aksi whale ini terjadi seiring dengan turunnya total kapitalisasi pasar kripto sebesar 1,5%. Setelah reli yang kuat dari akhir 2024 hingga awal 2025, momentum pasar kini tampak kehilangan tenaga. Kenaikan harga yang sebelumnya mendorong optimisme kini dibayangi oleh ketidakpastian dan volatilitas yang meningkat.
Data on-chain terbaru menunjukkan penurunan tajam dalam minat beli. Delta Volume Spot Bitcoin—indikator selisih antara volume pembelian dan penjualan di bursa—turun ke area negatif, mencerminkan dominasi penjual. Rata-rata pergerakan 7 hari juga memperlihatkan pola bearish yang konsisten.
Puncaknya terjadi pada 30 April, dengan volume jual mencapai level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa investor kemungkinan mulai melepas aset di harga tinggi, mengantisipasi koreksi yang lebih dalam.
Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?
Jika tren tekanan jual berlanjut dan tidak dibarengi dengan peningkatan permintaan beli yang signifikan, harga Bitcoin berisiko turun lebih jauh. Dalam jangka pendek, pasar berpotensi mengalami peningkatan volatilitas, terutama jika lebih banyak whale mengikuti langkah serupa.
Di sisi lain, ada kemungkinan bahwa transfer besar ini adalah bagian dari strategi akumulasi jangka panjang di tengah diskon harga, terutama oleh institusi atau investor besar yang melihat peluang di balik koreksi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Bitcoin kembali mencatatkan reli signifikan dengan menembus level $97.000 di awal Mei 2025 — level tertinggi yang dicapai sejak koreksi tajam pada Februari lalu. Nilai ini mencerminkan lonjakan 30% dari titik terendah bulan April di $75.000 dan menandai pemulihan sebesar 21% dari posisi Februari di $78.900.
Menurut Ryan Yoon, analis riset utama di Tiger Research, pergerakan harga ini bukanlah anomali sesaat. Ia menegaskan bahwa “kenaikan Bitcoin kali ini didorong oleh momentum jangka panjang,” menandai pergeseran status aset ini dari instrumen spekulatif menjadi bagian strategis dalam portofolio institusional.
Dikutip Decrypt, beberapa faktor utama yang memperkuat kenaikan harga Bitcoin antara lain adalah aksi beli berulang dari perusahaan-perusahaan perbendaharaan besar. Strategy, misalnya, telah hampir mencapai batas program ekuitasnya setelah membeli Bitcoin senilai $1,4 miliar pekan lalu. Di sisi lain, Metaplanet — perusahaan yang berbasis di Jepang — baru saja mengumumkan pendirian anak perusahaan di Amerika Serikat dan telah mengoleksi Bitcoin senilai $481 juta sejauh ini.
Yoon juga mencatat bahwa aliran dana yang stabil melalui ETF menunjukkan bahwa minat institusional terhadap Bitcoin terus bertumbuh.
Meskipun demikian, beberapa pengamat tetap berhati-hati dalam memproyeksikan masa depan harga Bitcoin.
“Setelah menyentuh titik terendah $75.000, Bitcoin tampaknya mulai berpisah dari korelasi dengan aset berisiko dan kembali menegaskan perannya sebagai penyimpan nilai alternatif,” ungkap Andrew Lawrence, Co-Founder dan Kepala Eksekutif platform DEX Funkybit.
Ia menambahkan bahwa kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian berpotensi mendorong harga Bitcoin ke level yang jauh lebih tinggi dalam waktu dekat.
Pembelian Institusional
Di saat yang sama, Metaplanet mengumumkan rencananya untuk mendirikan Metaplanet Treasury Corp. di Florida sebagai bagian dari upaya memperluas eksposur terhadap investor institusional di AS. Perusahaan ini juga menargetkan penggalangan dana sebesar $250 juta untuk memperkuat strategi treasury Bitcoinnya dan memperluas operasional 24 jam lintas zona waktu.
Dengan volume perdagangan harian yang naik menjadi $30 miliar dari $23 miliar sehari sebelumnya, dan sentimen pasar yang didorong oleh harapan tembusnya batas psikologis $100.000, Bitcoin menunjukkan tanda-tanda pemulihan kuat yang berkelanjutan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.
Prediksi kita minggu ini tidak akurat walaupun koreksi tipis yang saya harapkan benar terjadi tetapi itu terlalu tipis.
Secara data beberapa prediksi saya benar dan beberapa prediksi saya salah, yang benar ada BoJ Menahan suku bunga, Jumlah lowongan yang jatuh (Jolts), PCE yang turun, claim data yang naik dan PMI yang turun Serta RRP yang naik diakhir bulan dan turun di awal bulan.
Sedangkan beberapa data yang salah adalah Jumlah Karyawan Swasta yang jatuh (ADP), GDP yang minus, Harga Rumah yang turun. Dan kesalahan data ini sebenernya adalah positif untuk Bitcoin, saya mulai memikirkan bahwa Trump tidak terlalu mempertimbangkan data ini dalam memutuskan karena data ini terlihat tidak dipoles, namun demikian data ini ini berarti liquidity sudah kering dan pengangguran meroket tanda bahwa Data sangat memojokkan Fed. Fed tidak punya senjata utuk hawkish. DXY tidak punya kekuatan naik.
Data Minggu Depan
Sekarang mari kita lihat data minggu depan
Senin, 5 Mei 2025
– Tidak ada data
Pada dasarnya Bitcoin menunggu FOMC. Keputusan BoJ tidak menaikan Rate dapat menjadi Clue. Pergerakan Bitcoin hanya akan didasarkan RRP yang jatuh.
Kira-kira begini candle Bitcoin hari Senin
Selasa, 6 Mei 2025
– Tidak ada data
Hari Selasa tidak ada data dan cenderung merah karena Jepang Libur dan Tiongkok tak ada data serta RRP sudah turun dari tanggal 1 Mei 2025, sangat wajar jika tanggal 6 Mei RRP naik. Pada dasarnya saya prediksi antara Senin dan Selasa Bitcoin akan koreksi karena pasar Tiongkok dan Jepang Libur, tetapi saya memilih hari Selasa yang koreksi karena hari Jumat ada NFP, efek NFP adalah h+1.
Kira-kira begini candle hari Selasa, saya harus rubah ke tampilan Landscape karena kalau protrait kepotong:
Kalau portrait kepotong ga bisa dijelaskan Select an Image
Rabu, 7 Mei 2025
02.00 WITA – FED FOMC
Saya Prediksi FOMC akan potong suku bunga 25bps. Tetapi sekalipun tidak potong, Itu sudah termasuk Easing. Alasannya QT sudah turun dari 25 Milyar ke 5 Milyar$, dan pasar sudah menekan dengan menjual Surat Utang AS ($UST) itu sebabnya DXY jatuh dibawah 100. Ini adalah dump and Pump saat FoMC yaitu dump saat sebelum suku bunga ditetapkan dan Pump saat Powell selesai bicara
Kamis, 8 Mei 2025
20.30 WITA – Claim Data
Claim data akan kembali dirubah. Kira-kira begini candle Kamis yaitu woles tak tak terlalu bervolume.
Inflasi Tiongkok akan naik. Tapi Bitcoin woles karena hari Sabtu. Minggu depan gambar lagi.
Terimakasih sudah membaca, semua cocoklogi ini tidak boleh dijadikan acuan membeli, saya tidak punya sertifikat keuangan, tidak sekolah ekonomi, dan hanya berdasarkan feelings. Menjadikan saya acuan adalah salah dan pasti merugi, tetaplah analisa sendiri dan tetaplah jangan percaya. Selalu gunakan uang yang tidak menurunkan derajat hidup karena lidah dapat alergi jika tidak biasa makan pindang. Salmon Fresh bukan pindang tetap lebih baik.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Coinbase, salah satu platform pertukaran kripto terbesar di dunia, telah meningkatkan batas pinjaman berbasis Bitcoin (BTC) hingga $1 juta dalam bentuk stablecoin USDC.
Langkah ini diambil setelah melihat pertumbuhan signifikan dalam layanan pinjaman tersebut, dengan total originasi mencapai $130 juta sepanjang tahun 2025.
Apa Itu Pinjaman Kripto Berbasis BTC?
Pinjaman kripto memungkinkan pengguna untuk meminjam USDC dengan menjaminkan Bitcoin mereka sebagai agunan.
Layanan ini difasilitasi melalui integrasi Coinbase dengan protokol pinjaman on-chain Morpho di jaringan Base.
Lebih lanjut, pengguna dapat mengakses layanan ini langsung melalui antarmuka Coinbase.
Pergerakan harga USD Coin (USDC/USDT) pada Kamis, 1 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Batas Pinjaman: Hingga $1.000.000 USDC, tergantung pada jumlah BTC yang dijaminkan.
Rasio Loan-to-Value (LTV): Menentukan seberapa besar pinjaman dibandingkan dengan nilai agunan. Jika LTV mencapai 86%, agunan dapat dilikuidasi untuk melunasi pinjaman ditambah biaya penalti sebesar 4,38% dari Morpho.
Proses Kolateralisasi: BTC yang dijaminkan akan dikonversi menjadi cbBTC dan disimpan dalam kontrak pintar Morpho.
Dampak dan Prospek
Peningkatan batas pinjaman ini mencerminkan permintaan yang tinggi terhadap layanan pinjaman kripto, terutama di kalangan pengguna yang ingin memanfaatkan nilai BTC mereka tanpa harus menjualnya.
Dengan integrasi teknologi DeFi dan peningkatan batas pinjaman, Coinbase menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan keuangan inovatif yang memenuhi kebutuhan pasar kripto yang berkembang pesat.
Langkah ini juga menandai kemajuan signifikan dalam adopsi layanan keuangan berbasis kripto, memberikan alternatif baru bagi pengguna untuk mengakses likuiditas tanpa harus melepaskan aset digital mereka.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto mengalami likuidasi besar-besaran senilai $1,1 miliar, dengan Bitcoin, Ethereum, dan XRP mengalami penurunan signifikan; analisa Bitcoin hari ini menunjukkan potensi pemulihan didorong oleh akumulasi whale.
Grafik Harga Bitcoin 20 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto
Bitcoin mengalami volatilitas signifikan dalam 24 jam terakhir dengan penurunan harga namun menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Harga tertinggi dalam 24 jam adalah $102.800,11, sementara harga terendah mencapai $95.700, mencerminkan volatilitas pasar yang tinggi.
Penutupan terakhir di $97.481,26, menunjukkan pemulihan harga setelah mencapai titik terendah.
Volume perdagangan 24 jam sebesar 53.476,74 BTC menandakan aktivitas pasar yang tinggi di tengah tekanan jual.
Likuidasi Besar-Besaran Guncang Pasar Kripto
Data Likuidasi Kripto 20 Desember 2024 24 jam terakhir. Sumber : Coinglass
Pasar kripto mengalami tekanan hebat akibat likuidasi senilai $1,1 miliar dalam 24 jam terakhir.
Bitcoin memimpin penurunan setelah gagal mempertahankan level di atas $100.000, mencapai level terendah $95.700.
Likuidasi tertinggi terjadi pada BTC ($215,40 juta) dan ETH ($181,45 juta), mencerminkan tingginya eksposur pada kedua aset ini dibandingkan altcoin lainnya.
Data menunjukkan lebih dari 238.836 trader terdampak, dengan posisi long menjadi korban utama.
Bitcoin Pimpin Penurunan, Ethereum dan Altcoin Ikut Tertekan
Tabel Harga Kripto Rupiah Hari Ini 20 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto
Bitcoin kembali menjadi pusat perhatian dengan penurunan signifikan, diikuti Ethereum dan altcoin lainnya.
Altcoin mengikuti penurunan dengan berbagai tingkat volatilitas, mencerminkan ketergantungan mereka pada arah pasar Bitcoin dan Ethereum.
Stabilitas pada USDT menunjukkan kecenderungan investor untuk bermain aman sambil menunggu sentimen pasar membaik.
Sentimen pasar ritel melemah, tetapi aktivitas perdagangan institusional menunjukkan stabilitas.
Akumulasi Whale Muncul, Harapan untuk Pemulihan
Meskipun tekanan besar, whale terus meningkatkan kepemilikan mereka di pasar Bitcoin, memberikan potensi pemulihan.
Whale terdeteksi membeli di level $95.000 hingga $97.000, menunjukkan keyakinan akan rebound harga.
Volume perdagangan Bitcoin melonjak ke 53.476 BTC, menandakan adanya minat beli signifikan.
While you’re panicking about a little tiny Bitcoin dip:
Analisa Bitcoin hari ini menunjukkan bahwa meskipun tekanan likuidasi besar-besaran mengguncang pasar, adanya akumulasi oleh whale dan aktivitas volume tinggi memberikan harapan akan potensi pemulihan di minggu mendatang.
Investor diimbau untuk memantau level support di $95.000 dan resistensi di $100.000 sebagai area kunci untuk pergerakan selanjutnya.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini hanyalah informasi bukan ajakan membeli atau menjual suatu aset kripto. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Saya tidak merubah garis di tengah jalan, karena pada dasarnya semua yang saya pelajari adalah untuk saya sendiri menjadi lebih baik dari yang kemarin. Saya yang belajar memahami pasar, tidak ada niatan saya untuk menggurui atau menjadi di atas follower, alasannya market will always make everyone humble.
Itu sebabnya saya tidak pernah menghapus garis, menghapus kesalahan adalah menghapus pelajaran, dan itu fatal. Saat saya salah prediksi pada hari GDP dikeluarkan, hati saya teguh mengatakan ini bukanlah fundamental, ini hanyalah permainan pasar. Setelah saya renungkan, saya menemukan ilmu baru bahwa gocekan market maker seminggu yang lalu adalah karena pasar tahu bahwa hari RRP tidak akan naik di akhir bulan dan kenaikan dari 20 Milyar+ ke 56 milyar+ adalah saat terakhir RRP naik. Malam tadi RRP ambrol ke 10 Milyar.
Duit itu tidak bohong, Duit skala harian dalam RRP menunjukkan tren duit skala besar dalam tren pengambilan keputusan suku bunga. Suku bunga adalah event besar, kejadian besar, salah dalam memutuskan suku bunga berakibat fatal, sama seperti salah Powell ini. Atau boleh jadi itu juga keputusan deep state.
Seperti main layangan, Saat memulai menaikkan layangan, kita perlu usaha keras, menarik benang hingga layangan terbang, inilah suku bunga, Saat layangan sudah tinggi, tidak bisa benang itu terus ditarik, permainan selesai jika terus ditarik, perlu tarik ulur, sehingga layangan terus tinggi, tarik ulur sedikit demi sedikit ini adalah RRP, Saat layangan terlalu jauh dan terlalu rendah karena tarik ulur sedikit-sedikit, maka akan ada tarik besar, inilah suku bunga, jika sudah terlalu tinggi, diperlukan uluran besar, itulah Quantitative Easing.
Berhentinya RRP akan menjadi tanda Quantitative Easing di mulai. dan QE tidak bisa sendiri, karena QE melemahkan dollar, jika seluruh dunia tidak ikutan QE, maka mata uangnya akan disedot dollar, itu sebabnya berbagai negara akan memulai easing lagi. Bitcoin akan ATH lagi.
Saya sampai menulis berulang-ulang pada subs:
Data Minggu Depan
Mari kita bedah data minggu depan
Senin, Selasa, Rabu tanggal 6-8 Oktober 2025
Tidak ada data penting dan besar.
Kamis, 9 Oktober 2025
20.30 Claim data
Secara logika, Claim data seharusnya tidak boleh turun, AI telah menggantikan banyak pekerjaan dan logisnya claim data harus naik, tetapi saya tidak paham apa yang dilakukan Presiden Trump, Kepala BLS yang baru yang saya puja-puja Antoni EJ tidak lolos menjadi orang pilihan Trump walaupun sudah dipromosikan kemana-mana. Yves berpendapat bahwa AI akan menghancurkan pasar buruh dan pengangguran akan meledak:
Dan disini ada yang bagus, 1 Trillion Yuan akan di suntik via RRP
Pada dasarnya ini boleh jadi akan membuat Bitcoin ATH lagi. Jadi saya pikir begini kira-kira candle hari Senin- Kamis:
Jum’at 10 Oktober 2025
22.00 WITA – University of Michigan inflation Expectation
Ini adalah tanda pasti bahwa Michigan Univeristy independent atau ikut menjilat ke Pres. Trump. Jika sampai Michigan University mengeluarkan data bahwa inflasi tidak naik, itu fix-lah bakal di bully pasar. Maka itu prediksi saya adalah Unmich 1 tahun naik.
Pada keadaan normal, Inflasi naik akan membuat Fed mengetatkan kebijakan moneter, pada keadaan normal. Keadaan normal adalah Suku Bunga netral, pengangguran dibawah 4% dan RRP dalam keadaan hawkish atau sudah naik ratusan milyar.
Keadaan sekarang tidaklah normal, Suku bunga masih 4%, Pengangguran 4.2%, RRP sedang kearah nol dan Fed tak punya amunisi sedangkan inflasi belum ke 2% sesuai mandatnya. Artinya Fed akan memilih memotong suku bunga, disaat inflasi beranjak naik dan melonggarkan kebijakan moneter dengan memulai Quantitative Easing yang membuat DXY junam dan jumlah edar uang melejit.
Maafkan Garisnya ga bisa keluar box, akan saya lengkapi di hari Kamis minggu depan.
TP-TP timeeeeeeeeeee
Ingat Klausanya ya:
Saya hanyalah seorang Kompor meleduk yang akan terus membuat orang FOMO, tetapi setelah sangkut dan rugi saya tidak akan bertanggung jawab, alasannya saya hanya satu orang (Walaupun dituduh jadi 3 orang), tidak mungkin saya bertanggung jawab ke 100 ribu follower, sekalipun saya dikulitin juga tidak akan sanggup nalangin. Apa yang saya bagikan adalah pemikiran saya, dan telah berlalu orang-orang yang sudah rugi banyak, sehingga ini semua bukanlah nasehat keuangan hanya hiburan semata seperti kebanyakan konten politik, selalu lakukan analisa sendiri.
Dulu waktu saya nonton Angling Dharma, rakyat Bali protes, lalu jawaban yang diterima adalah : Semua cerita ini hanya fiksi belaka, jika ada kesamaan nama serta tempat, maka itu hanya kebetulan saja. Nah klausa itu harusnya berlaku buat saya juga, kalau ada yang masih komplen, tolong jauh-jauh dari hidup saya, masih banyak CT-CT yang lain yang lebih hebat. Saya takut sama netijen Indonesia.
Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan dominasinya di pasar kripto dengan menembus level $120,074.64 pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai $2.39 triliun, sementara volume perdagangan harian berada di kisaran $67.65 miliar.
Dalam 24 jam terakhir, harga BTC menguat +1.05%, dengan kisaran pergerakan harian antara $118,383.16 hingga $121,086.41.
Lonjakan harga ini memperpanjang tren positif Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir. Dalam 30 hari, BTC mencatat kenaikan +7.98%, sementara dalam 90 hari terakhir bahkan melesat +11.10%.
Performa ini mendekatkan BTC ke level rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) sebesar $124,457.12, yang semakin mungkin dicapai dalam waktu dekat.
Beberapa faktor kunci mendorong penguatan harga Bitcoin:
Arus Masuk ETF Spot Bitcoin ETF berbasis Bitcoin semakin populer di kalangan investor institusional. Lonjakan arus masuk dana ke ETF ini memberikan dorongan likuiditas sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap BTC sebagai aset lindung nilai.
Sentimen Makroekonomi Inflasi global yang masih tinggi membuat investor mencari alternatif aset penyimpan nilai. Bitcoin dianggap sebagai “emas digital” dan menjadi pilihan utama, terutama saat dolar AS menunjukkan volatilitas.
Keterbatasan Pasokan Dengan jumlah sirkulasi 19.93 juta BTC dari total maksimum 21 juta BTC, kelangkaan Bitcoin semakin terasa. Faktor ini memperkuat narasi kelangkaan dan memicu tekanan beli.
Optimisme Pasar Menjelang Halving Meskipun halving berikutnya masih beberapa bulan lagi, pasar mulai mengantisipasi efek jangka panjangnya. Sejarah menunjukkan harga BTC cenderung melonjak signifikan pasca-halving karena suplai baru berkurang.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC) pada Jumat, 3 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Analisis Teknikal Bitcoin
Secara teknikal, Bitcoin saat ini menunjukkan momentum bullish yang solid:
Support utama berada di sekitar $118,000, yang menjadi level pertahanan kuat jika terjadi koreksi.
Resistance terdekat ada di $121,500, jika berhasil ditembus maka BTC berpotensi menargetkan rekor ATH di kisaran $124,000 – $125,000.
Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di zona mendekati overbought, menandakan adanya peluang koreksi kecil sebelum melanjutkan kenaikan.
Moving Average (MA50 dan MA200) menunjukkan pola golden cross yang memperkuat tren bullish jangka menengah.
Grafik di atas menunjukkan analisis teknikal simulasi Bitcoin dengan area support di $118,000, resistance di $121,500, dan All-Time High (ATH) di $124,457.
Saat ini tren harga masih bullish dengan potensi uji resistance, dan jika breakout berhasil, peluang menuju ATH terbuka lebar.
Dengan tren ini, BTC masih berpotensi melakukan konsolidasi singkat sebelum melanjutkan reli ke level rekor.
Proyeksi Bitcoin ke Depan
Jika momentum positif terus berlanjut, beberapa skenario pergerakan harga BTC ke depan adalah:
Bullish Scenario: Apabila BTC berhasil menembus resistance $121,500, target berikutnya ada di $124,000 – $125,000 yang merupakan rekor tertinggi. Jika level ini ditembus dengan volume besar, harga BTC berpotensi menuju $130,000 dalam kuartal mendatang.
Bearish Scenario: Jika terjadi koreksi, BTC diperkirakan akan menguji kembali support di $118,000. Apabila level ini ditembus, koreksi lebih dalam ke $115,000 masih mungkin terjadi, namun tren jangka menengah tetap bullish.
Mid-Term Outlook: Selama kapitalisasi pasar tetap bertahan di atas $2.3 triliun dan volume perdagangan tinggi, Bitcoin diperkirakan akan tetap dalam tren naik menuju pencapaian ATH baru.
Kenaikan harga Bitcoin ke level $120 ribu menunjukkan kekuatan momentum bullish yang terus menguat di pasar kripto. Dukungan dari faktor makroekonomi, arus masuk ETF, serta ekspektasi halving menjadi katalis utama bagi reli harga.
Secara teknikal, BTC berpeluang besar menguji dan menembus level ATH $124,457.12 dalam waktu dekat. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap koreksi jangka pendek yang sehat sebelum reli lebih lanjut.
Dengan kondisi pasar saat ini, Bitcoin semakin kokoh memantapkan diri sebagai aset digital utama dengan prospek cerah di tahun mendatang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Prediksi kita minggu ini tidak terlalu akurat, menurut saya DXY dan Bitcoin yang biasanya decoupling dengan aturan jika DXY naik maka Bitcoin turun, telah memasuki masa coupling.
Tetapi menurut saya tidak lama, Saya pernah memposting akan ada masa dimana DXY bullrun tetapi juga Bitcoin ikutan Bullrun, itu terjadi saat inflasi bullrun. Apakah inflasi sudah mulai bullrun? melihat Emas yang telah ATH beberapa kali, saya pikir benar bahwa inflasi on the way bullrun.
Secara data:
1. Suku Bunga Utama Tiongkok dipelihara 3%
2. Chicago Fed National Activity minus namun dengan catatan terdpat perubahan signifikan pada bulan berikutnya
3. Manufacturing PMI turun
4. Powell Dovish
5. Building permits turun
6. New Home Sales turun
7. GDP Naik
8. Existing Homes Sales turun
9. PCE naik tapi core PCE tidak naik
Satu hal yang saya ingin ketawa, itu gimana ceritanya Penjualan rumah baru bisa naik (New Home Sales) disaat yang lain turun?
GM…
Building permitnya turun tapi New Home Salesnya naik.
Saya ulangi: Indeks asosiasi kontraktor pembangunan rumah turun (NAHB), Jumlah penjualan rumah lama turun (Existing Home Sales), Ijin mendirikan rumah baru turun (Building Permit)…….
Pending home sales adalah rumah baru yang sudah terjual tetapi belum selesai urusan administrasinya, boleh jadi DPnya, boleh jadi tentang total cicilannya. Jika Pending home sales naik maka DXY naik.
Kita dapati Indeks Asosiasi Kontraktor Pembangunan Rumah turun (NAHB), disambung dengan Jumlah Pembangunan Rumah Baru turun (Housing Starts), diperparah dengan Jumlah Ijin mendirikan Bangunan turun (Building permit) masih logis sampai sini, tetapi tidak logis lagi saat Jumlah Penjualan Rumah Baru naik juga (New Home Sales).
Setiap data selalu ada gocekannya, setiap data selalu ada bandarnya, itu sebabnya penting untuk mengetahui cerita fundamentalnya. Pending Home Sales akan saya prediksi naik, walaupun logikanya seharusnya juga turun, karena daya beli masyarakat turun.
Kira-kira begini candle hari Senin:
Selasa, 30 September 2025
9.45 WITA – Caixin Manufacturing PMI Tiongkok
Caixin Manufacturing PMI adalah survey Belanja perusahaan-perusahaan di Tiongkok yang dominannya dalah Expor. Kalau Manufacturing PMI biasa adalah untuk seluruh negeri. Jika Caixin Manufactruing PMI Tiongkok naik maka DXY turun. kita dapat Manufacturing PMI AS turun, maka seharusnya punya Tiongkok naik Sehingga Bitcoin naik.
21.00 WITA – House Price Index
House Price Index adalah Indeks Harga Rumah. Jika harga rumah naik maka DXY naik, tetapi kenaikan DXY yang disebabkan oleh utang, tidak perlu dikhawatirkan, alasannya DXY naik karena hutang bukan karena ekonomi naik tidak merontokkan Bitcoin, Sebabnya adalah utang itu adalah inflasi yang tertunda
22.00 WITA – Jumlah Lowongan – Jolts
Jumlah Lowongan Bulan lalu turun, dan sekarang ada pada titik terendahnya, Powell mengatakan kita akan menghadapi masalah pengangguran, maka Jolts ini saya prediksi turun, untuk membarengi narasi potong suku bunga.
Conference Board Consumer Confidence
Conference Board Consumer Confidence adalah survey terhadap masyarakat akan kepercayaan dirinya terhadap ekonomi kedepan, dalam hal ini belanjanya. jika CB Consumer Confidence naik maka Bitcoin turun. Kita dapat data PMI turun, dan beberapa data ekonomi lain terkontraksi, saya prediksi Consumer Confidence juga akan turun.
Kira kira begini Candle hari Selasa:
Rabu, 1 Oktober 2025
20.15 WITA – Jumlah Pekerja Swasta
Negara yang maju adalah negara yang jumlah pekerja swastanya lebih tinggi dan berkembang, bukan jumlah pegawai negerinya, karena pegawai negeri bukanlah penghasil revenue tetapi penghabis revenue. itu sebabnya jika jumlah pegawai swasta naik (ADP) , DXY naik tapi kalau jumlah pegawai negeri yang naik maka DXY turun, mata uang itu tergantung pembaginya, dan untuk menjaganya tetap stabil, harus ada exit liquiditynya beserta basic occupancynya.
Ada yang harus terus menerus bekerja menjaga sistem yang inflasi itu. Yang menjaga adalah pegawai swasta, yang inflasi adalah pengangguran dan pegawai negeri. Sangat logis untuk memprediksi ADP turun, tetapi itu kan sudah 54K, mau turun kemana lagi? Kepala BLS yang baru Antoni EJ, adalah orang Trump, sehingga dia harus menampilkan data yang tidak mencederai kepercayaan Trump. Sehingga saya prediksi ADP akan naik dan DXY naik sehingga Bitcoin koreksi.
21.00 WITA – S&P 500 Global Manufacturing PMI
Kita dapati dua minggu pertama Manufacturing PMI AS jatuh, maka prediksi saya juga akan melemah. Kalau Tiongkok maju maka AS ngga bisa terus memegang kendali. Dunia cuma satu, pembelinya ya itu-itu ajah, setiap ada orang yang nambah kaya, ada pula orang yang nambah miskin, apakah zero sum game? ngga juga, karena market capnya nambah. Tetapi yang jelek dari sistem ini adalah liquidity ini mengerucut keatas, ke penguasa.
Kira-kira begini candle hari Rabu:
Kamis, 2 Oktober 2025
20.30 WITA – Initial Claim Data
Initial Claim data adalah jumlah pengangguran yang meminta tunjangan ke Pemerintah, jika Claim data naik maka DXY turun. Pengangguran adalah beban mata uang, tetapi mata uang yang tidak punya pengangguran menjadi mata uang yang deflasi.
Sistem keuangan kita mewajibkan Pemerintah Belanja terus dan harus meningkat, karena jika pemerintah tidak belanja maka mata uangnya bisa deflasi akibat tidak adanya penambahan jumlah mata uang yang artinya ekonominya tidak tumbuh.
Masalahnya pertumbuhan kita selalu dibarengi dengan pertumbuhan utang. Utang kita jauh lebih besar daripada jumlah market cap dan harus diperbesar, alasannya jika tidak berhutang rakyat tidak makan. Pemerintah utang ke siapa? ke generasi berikutnya lewat naiknya harga rumah. Itu sebabnya Gen Z di Myanmar tidak mampu beli rumah, karena sesaat setelah lahir sudah dibebani utang oleh kakek neneknya lewat inflasi dan NPWP. Skip the matrix, jalan satu-satunya hidup tidak mengemis dan menjilat.
22.00 WITA – Factory Order
Factory Order adalah jumlah pesanan inden yang mencerminkan positifnya kegiatan ekonomi. JIka Factory Order naik maka DXY naik, jika Factory order turun maka DXY turun. Kita dapati PMI turun dan Fed telah potong suku bunga, seharusnya Factory order turun dan DXY turun.
Kira-kira begini candle hari Kamis:
Jumat, 3 Oktober 2025
20.30 WITA – Non Farming Payroll
Non Farming Payroll adalah jumlah total pegawai yang direkrut bulan itu, jika NFP naik maka DXY turun. Sampai sini sebenernya ga penting sudah berapa NFP-nya karena ini kan sudah dibawah, kalau naik pun tak bisa besar, alasannya adalah ini kan dasarnya pemotongan suku bunga.
Jadi menurut saya berapapun NFPnya DXY akan turun. jika DXY nya malah naik, kenaikan itu tidak akan membuat Bitcoin koreksi. Sama seperti saat New Home Sales data dilaporkan.
Kira-kira begini candle hari Jumat:
Terimakasih sudah membaca, Saya tidak bosan-bosannya mengingatkan bahwa Informasi di Media tidaklah dimaksudkan untuk menjadi informasi yang benar, karena kebenaran adalah subyektif di dalam pasar keuangan.
Seperti kata Pak Mario Teguh, diatas logika ada logika lagi. sehingga semua tulisan saya ini hanya berdasarkan logika yang menurut pengetahuan saya cocok, dan pengetahuan saya tidak mungkin benar, karena semua informasi yang saya punya, telah saya cantumkan, yang artinya jika saya bisa akses, Trada juga bisa.
Ingat, semua tulisan ini hanya buku harian saya, bukan nasehat keuangan, tetaplah analisa sendiri dan jangan nebeng nasib, alasannya nasib saya saja anonim, dan sudah terbukti kalau saya selalu sangkut.
Menyalahkan saya adalah salah, karena saya sudah lengkap klausa nge-lesnya. Sejak dari awal saya sudah info, kalau analisa saya akan salah, saya ajah ngga percaya sama diri saya sendiri, kok kalian percaya.
Jadi kalau ada yang menghina saya, akan langsung saya blok, tujuannya agar tidak semakin besar lossnya, 95 ribu follower saya sudah sangkut, entah kenapa kok masih nambah. Saya juga heran, semakin saya terkenal semakin saya takut ketahuan, nanti saya dibully. Saya takut sama netijen Indonesia.
Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Bitcoin (BTC) kembali mencetak reli impresif dengan menembus level $118,851.19 per BTC pada perdagangan terbaru.
Kenaikan ini menandai lonjakan +4,01% dalam 24 jam terakhir, serta membawa kapitalisasi pasar Bitcoin ke $2,368 triliun.
Volume perdagangan juga melonjak signifikan, mencapai $76,39 miliar dalam 24 jam, menegaskan bahwa aset kripto terbesar di dunia ini masih menjadi pusat perhatian investor global.
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $114,146.92 (terendah) hingga $119,453.67 (tertinggi).
Angka ini hanya sedikit di bawah rekor tertingginya di $124,457.12, yang menandakan ruang reli masih sangat terbuka.
Ditinjau secara mingguan, harga Bitcoin sudah naik +5,53%, sementara secara bulanan mencatat kenaikan +7,85%.
Jika ditarik ke periode lebih panjang, dalam 90 hari terakhir, Bitcoin sudah menguat +8,95%, menegaskan tren bullish jangka menengah mulai terbentuk.
Dengan jumlah pasokan beredar sebanyak 19,93 juta BTC atau sekitar 94,9% dari total maksimal 21 juta BTC, faktor kelangkaan semakin memperkuat sentimen bullish di kalangan investor.
Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya bahkan menyentuh $2,499 triliun, memperlihatkan potensi valuasi jangka panjang yang masih besar.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 2 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Faktor yang Mendorong Lonjakan Harga Bitcoin
Beberapa faktor utama diyakini menjadi pendorong kenaikan harga Bitcoin saat ini:
Sentimen Positif Global terhadap Aset Kripto Ketidakpastian ekonomi global, termasuk potensi pelemahan dolar AS dan suku bunga yang cenderung lebih rendah, membuat investor melirik aset lindung nilai seperti Bitcoin.
Institusional Interest yang Menguat Masuknya dana besar dari institusi ke pasar kripto, terutama melalui instrumen seperti ETF Bitcoin, mendorong likuiditas dan kepercayaan pasar. Hal ini terlihat dari volume perdagangan tinggi dalam 24 jam terakhir.
Kelangkaan Pasokan Menjelang Halving Dengan total pasokan yang mendekati 95% dari maksimum, narasi kelangkaan semakin kuat. Halving berikutnya yang akan memangkas imbalan blok penambang, diperkirakan semakin memperketat pasokan BTC di pasar.
Minat Investor Ritel yang Kembali Menguat Tren pencarian Bitcoin di mesin pencari global meningkat, menandakan antusiasme publik mulai pulih setelah sempat tertekan di periode bear market.
Analisis Teknikal Bitcoin
Indikator
Level Harga (USD)
Keterangan
Support 1
$114,000
Area penahan terkuat saat ini
Support 2
$110,500
Support jangka menengah
Resistance 1
$120,000
Batas psikologis utama
Resistance 2
$124,500
Rekor tertinggi sebelumnya
Moving Average (50D)
$113,200
Tren masih bullish
Moving Average (200D)
$109,800
Konfirmasi tren jangka panjang
RSI (14D)
68
Mendekati overbought
Analisis ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih memiliki ruang kenaikan menuju $120 ribu – $124 ribu. Namun jika terjadi koreksi, level $114 ribu akan menjadi penahan utama yang harus dijaga.
Proyeksi Harga Bitcoin: Ke Mana Arah Selanjutnya?
Dengan harga saat ini mendekati $119 ribu, banyak analis melihat Bitcoin berada di jalur menuju rekor tertinggi baru di atas $124 ribu.
Jika momentum positif terus terjaga, target jangka pendek yang realistis berada di kisaran $125 ribu – $130 ribu.
Untuk jangka menengah, potensi penguatan lebih tinggi terbuka apabila arus dana institusional terus mengalir dan adopsi global terhadap kripto semakin masif.
Beberapa analis bahkan memproyeksikan Bitcoin bisa menembus level $150 ribu dalam 6–12 bulan mendatang, terutama jika halving berikutnya benar-benar memicu kelangkaan pasokan yang lebih ekstrem.
Namun, investor juga perlu waspada terhadap kemungkinan koreksi sehat setelah reli cepat. Level support kuat saat ini diperkirakan berada di sekitar $114 ribu, sementara resistance berikutnya berada di area $120 ribu – $124 ribu.
Kenaikan harga Bitcoin ke level $118 ribu menjadi sinyal kuat bahwa aset digital ini sedang memasuki fase bullish yang lebih kokoh.
Dengan dukungan dari faktor fundamental seperti kelangkaan pasokan, meningkatnya permintaan institusional, dan ketidakpastian ekonomi global, peluang reli jangka panjang semakin besar.
Meski begitu, volatilitas tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari pasar kripto. Investor disarankan untuk mengatur strategi dengan manajemen risiko yang baik sambil memantau level support dan resistance kunci.
Jika tren positif ini terus berlanjut, tahun 2025 bisa menjadi salah satu periode paling monumental dalam sejarah perjalanan Bitcoin.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.