Tag Archives: eth

Ethereum Tertekan, Analis Prediksi Harga Bisa Sideway Beberapa Pekan

Harga Ethereum (ETH) diperkirakan masih bergerak terbatas dalam beberapa pekan ke depan setelah berbagai risiko jangka pendek dinilai sudah tercermin dalam harga. Analis menyebut, tanpa katalis baru yang kuat, aset kripto terbesar kedua ini berpotensi diperdagangkan sideways.

Dilaporkan Cointelegraph, analis utama Swyftx, Pav Hundal, mengatakan bahwa banyak ketidakpastian jangka pendek sudah diperhitungkan pasar. “Banyak ketidakpastian dalam waktu dekat sudah tercermin di harga Ethereum. Saya tidak akan terkejut jika ETH tetap relatif lesu dalam beberapa minggu ke depan,” ujarnya.

Menurut Hundal, faktor geopolitik seperti ketegangan terkait Iran serta perkembangan regulasi di Amerika Serikat melalui CLARITY Act telah sebagian besar diantisipasi pelaku pasar. Kondisi ini membuat ruang pergerakan harga dalam waktu dekat menjadi terbatas.

Likuidasi 19 Miliar Dolar AS Masih Membayangi

Baca juga: Ethereum Target $2.000! Sinyal On-Chain Isyaratkan Bottom Terbentuk

Ethereum saat ini diperdagangkan di kisaran 2.021 dolar AS, jauh dari puncaknya pada Oktober lalu di sekitar 4.687 dolar AS. Sejak saat itu, ETH telah terkoreksi sekitar 56,8%. Dalam 30 hari terakhir saja, Ether turun 31,65%, menurut data CoinMarketCap.

Hundal menilai pasar masih dalam fase pemulihan pasca peristiwa likuidasi besar pada Oktober yang menghapus sekitar 19 miliar dolar AS dari pasar. “Ethereum menghadapi tekanan ganda dalam jangka pendek. Kaskade likuidasi Oktober menghapus 19 miliar dolar AS dari pasar, dan kini sentimen konsumen turun ke level yang belum terlihat sejak 2022,” katanya.

Indeks Crypto Fear & Greed yang mengukur sentimen pasar kripto menunjukkan skor 13 atau kategori “extreme fear”, mencerminkan kehati-hatian tinggi di kalangan investor ritel.

Sentimen Jadi Faktor Penentu

Di tengah fokus pelaku pasar terhadap potensi masuknya likuiditas baru, Hundal menilai sentimen justru menjadi faktor yang kurang mendapat perhatian. “Bagi saya, sentimen konsumen adalah cerita besar yang tidak banyak dibahas,” ujarnya.

Meski investor ritel cenderung berhati-hati, akumulasi oleh institusi masih berlangsung. BitMine Immersion Technologies, perusahaan treasury Ether terbesar, baru-baru ini menambah 45.759 ETH ke dalam portofolionya. Total kepemilikan perusahaan tersebut kini mencapai 4.371.497 ETH atau sekitar 3,62% dari total 120,7 juta ETH yang beredar.

Uji Kesabaran Investor

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Sementara itu, Bitcoin justru mencetak rekor tertinggi baru di level 126.100 dolar AS, memperlebar jarak performa dengan Ether. Namun dalam tujuh hari terakhir, rasio ETH/BTC naik 3,58%, mengindikasikan sedikit penguatan relatif Ether terhadap Bitcoin.

Dalam jangka menengah, Hundal memperkirakan pergerakan Ether dapat menjadi ujian bahkan bagi investor berpengalaman. Ia menambahkan bahwa pasar perlu mencermati tanda-tanda awal jika Ether mulai mengungguli Bitcoin.

“Di titik itulah pergerakan bisa menjadi sangat agresif,” kata Hundal.

Untuk saat ini, tanpa katalis baru yang signifikan, Ether diperkirakan masih akan bergerak terbatas sembari menunggu pemulihan sentimen dan arah likuiditas pasar selanjutnya.

Menurut Tim Research Tokocrypto, meskipun sentimen ritel di zona ‘Extreme Fear’ (Indeks 13), BitMine justru nambah muatan 45.759 ETH.

“Ada dikotomi: Ritel takut, institusi akumulasi. G-Protocol Filter: Pantau rasio ETH/BTC yang naik 3,58%, sinyal kekuatan relatif ETH mulai bangkit,” analisanya.

Baca Juga: Tekanan Jual Anjlok 90%, Ethereum Siap Meledak Lagi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Menguat Tipis ke $2.838

Harga Ethereum (ETH) hari ini mencatatkan penguatan ringan setelah beberapa pekan bergerak dalam tekanan jual.

Berdasarkan data terbaru, ETH diperdagangkan di level $2.838,75, naik +0.43% dalam 24 jam terakhir. Meski kenaikan ini tidak signifikan, hal tersebut menunjukkan adanya stabilisasi harga di tengah volatilitas pasar kripto global.

Ethereum tetap berada di posisi kedua sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan nilai sebesar $342,62 miliar.

Volume perdagangan selama 24 jam mencapai $21,63 miliar, menegaskan ETH sebagai aset dengan permintaan tinggi di pasar spot maupun derivatif.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Rebound 3% di Tengah Tekanan

Pergerakan Harian ETH: Kenaikan Tipis di Tengah Volatilitas

Dalam 24 jam terakhir, harga ETH bergerak pada kisaran $2.763 hingga $2.863, mencerminkan volatilitas yang cukup moderat.

Kenaikan 0,43% sejalan dengan penguatan tipis Bitcoin, yang biasanya memberikan sentimen positif bagi altcoin besar seperti Ethereum.

Perubahan harga dalam 1 jam sebesar +1,16% menandakan adanya peningkatan aktivitas beli di sesi perdagangan terbaru.

Namun, secara mingguan ETH masih turun -9,93%, yang menunjukkan tekanan pasar masih kuat, terutama dari investor jangka pendek.

Tren 30–90 Hari: Koreksi Masih Mendominasi

Jika dilihat dalam rentang yang lebih panjang, Ethereum masih mengalami fase koreksi yang cukup dalam. Data riwayat harga menunjukkan:

  • 30 hari: -$1.103 (-28,03%)
  • 60 hari: -$1.265 (-30,88%)
  • 90 hari: -$1.564 (-35,58%)

Koreksi tajam selama tiga bulan terakhir ini dipengaruhi oleh:

  • Kapitalisasi pasar kripto yang melemah akibat tekanan makroekonomi
  • Turunnya minat investor pada aset berisiko
  • Ketidakpastian seputar regulasi global
  • Perlambatan aktivitas DeFi dan NFT di jaringan Ethereum

Kendati demikian, volatilitas ini tidak mengubah posisi ETH sebagai aset kripto fundamental dengan ekosistem terbesar di industri, berkat ribuan dApps, smart contract, dan proyek inovatif yang terus berkembang.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Fundamental Pasar ETH: Ekosistem Kuat, Minat Investor Stabil

Ethereum tetap menjadi pusat aktivitas blockchain global. Dengan 120,70 juta ETH yang beredar, Ethereum tidak memiliki batas pasokan maksimum seperti Bitcoin.

Namun mekanisme burn fee (EIP-1559) membantu mengontrol suplai dan menjaga nilai ETH tetap stabil dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya — yang identik dengan market cap saat ini — mencapai $341,90 miliar, menegaskan dominasi ETH di pasar altcoin.

Salah satu pendorong utama stabilitas ETH adalah penggunaan jaringan yang tinggi, khususnya dalam sektor DeFi (decentralized finance), Layer-2 scalability (Arbitrum, Optimism, Base), NFT marketplace, serta Tokenization dan real-world assets.

Meningkatnya aktivitas pada layer-2 juga memberikan dampak positif pada kecepatan transaksi dan biaya gas, menjaga Ethereum tetap kompetitif.

Posisi ETH terhadap Rekor Tertinggi

Dengan harga saat ini di kisaran $2.838, ETH masih berada jauh dari level All-Time High (ATH) $4.953, sekitar 42% di bawah puncaknya.

Kondisi ini menunjukkan ruang kenaikan masih terbuka lebar apabila pasar kembali memasuki fase bullish.

Sentimen positif dapat datang dari persetujuan ETF Ethereum spot, peningkatan adopsi institusional, lonjakan aktivitas DeFi dan tokenisasi aset, serta upgrade lanjutan Ethereum, termasuk penguatan efisiensi jaringan.

Level Harga Penting yang Perlu Diperhatikan

Resistance terdekat:

Jika ETH mampu menembus $3.000, peluang terbentuknya tren bullish jangka pendek semakin besar.

Support kuat:

Penurunan di bawah support ini dapat memperpanjang fase koreksi.

Baca Juga: BlackRock Diam-Diam Daftarkan Staked Ethereum Trust

Harga Ethereum hari ini menunjukkan penguatan tipis ke $2.838, memberi sinyal stabilisasi setelah tekanan berat dalam beberapa minggu terakhir.

Meski tren 30–90 hari masih negatif, fundamental Ethereum tetap kuat dan ekosistemnya terus berkembang.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, investor disarankan mencermati level resistance dan support utama untuk strategi perdagangan yang lebih optimal.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Rebound 3% di Tengah Tekanan

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, mencatatkan pergerakan positif hari ini dengan kenaikan harga harian sekitar +3%.

Berdasarkan data terbaru, harga ETH berada di level $2.826,90, dengan kapitalisasi pasar $341,19 miliar dan volume perdagangan 24 jam mencapai $16,37 miliar.

Lonjakan harga dalam 24 jam terakhir ini menandai adanya rebound dari tekanan bearish yang cukup panjang dalam beberapa minggu terakhir.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Turun Tipis ke $2.732: Dalam Tekanan Bearish

Kenaikan Harian: Rebound Ringan Setelah Tekanan Mingguan

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak dalam rentang $2.704,50 hingga $2.850,16, menandakan volatilitas yang moderat.

Perubahan harga harian mencapai +2,92%, sedangkan perubahan per jam relatif stabil di +0,02%, menunjukkan bahwa momentum kenaikan cukup terkendali.

Meski pada hari ini ETH menunjukkan penguatan, data mingguan masih mencatat koreksi sebesar -11,61%, menegaskan bahwa tekanan jual masih cukup kuat dalam jangka pendek.

Namun rebound hari ini bisa menjadi sinyal awal potensi pembentukan support baru di area $2.700–$2.750.

Performa 30–90 Hari: Tren Bearish Masih Dominan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ketika melihat performa jangka menengah, Ethereum masih berada dalam fase downtrend. Dalam 30 hingga 90 hari terakhir, harga ETH mengalami penurunan signifikan:

  • 30 hari: -$1.141,51 (-28,78%)
  • 60 hari: -$1.325,44 (-31,93%)
  • 90 hari: -$1.897,42 (-40,18%)

Penurunan ini menunjukkan tekanan besar dari kombinasi sentimen makroekonomi, regulasi kripto global, serta rotasi investor ke aset berisiko rendah.

Selain itu, pasar altcoin secara keseluruhan memang sedang berada dalam fase konsolidasi setelah reli panjang di awal tahun.

Meski demikian, penguatan harian saat ini dapat menjadi sinyal jangka pendek bahwa pelaku pasar mulai melakukan akumulasi di area diskon.

Posisi Pasar: Ethereum Tetap Dominan

Sebagai aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, Ethereum tetap mempertahankan posisinya dengan nilai pasar mencapai $341,02 miliar.

Dengan pasokan beredar 120,70 juta ETH, Ethereum masih konsisten menjadi fondasi ekosistem DeFi, NFT, Layer-2, dan aplikasi terdesentralisasi lainnya.

Tidak adanya batas maksimum pasokan ETH (unlike Bitcoin) menjadikan dinamika suplai Ethereum bergantung penuh pada mekanisme burn (EIP-1559) dan aktivitas jaringan.

Ketika aktivitas jaringan tinggi, suplai ETH cenderung deflasi. Namun dalam beberapa bulan terakhir, penurunan aktivitas menyebabkan suplai kembali sedikit inflasi.

Level ATH Masih Jauh: Peluang Atau Risiko?

Dengan harga saat ini di kisaran $2.826, ETH masih berada cukup jauh dari All-Time High (ATH) sebesar $4.953,73. Jarak ini menunjukkan dua sisi berbeda:

Peluang

  • Potensi upside besar jika pasar kembali bullish
  • Harga berada di area diskon bagi investor jangka panjang
  • Adopsi Ethereum melalui Layer-2 (Arbitrum, Optimism, Base) terus meningkat

Risiko

  • Tekanan regulasi global terhadap staking ETH
  • Kompetisi ketat dari blockchain alternatif berbiaya rendah
  • Ketidakpastian makro: suku bunga, ekonomi global, dan sentimen risiko

Baca Juga: BlackRock Diam-Diam Daftarkan Staked Ethereum Trust

Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

Pada jangka pendek, ETH menunjukkan potensi pembalikan tren kecil (minor reversal) selama harganya mampu bertahan di atas area support $2.700.

Jika momentum positif berlanjut, ETH berpeluang menguji resistance terdekat di level $2.880, $2.950, dan $3.000.

Namun bila tekanan bearish terhadap Ethereum kembali muncul, level support kuat berada pada $2.700, $2.650, atau $2.600.

Sentimen jangka menengah masih bearish, namun jangka panjang Ethereum tetap solid sebagai aset fundamental dalam ekosistem Web3.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Turun Tipis ke $2.732: Dalam Tekanan Bearish

Harga Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia, kembali mencatat penurunan ringan dalam perdagangan hari ini.

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Sabtu (22/11), ETH diperdagangkan di harga $2,732.12, turun 0.32% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini melanjutkan tren koreksi yang sudah berlangsung selama beberapa minggu, bahkan berbulan-bulan, seiring tekanan pasar yang belum mereda.

Meski penurunan harian tergolong kecil, Ethereum tetap masih berada dalam zona bearish yang cukup dalam.

Kapitalisasi pasar ETH saat ini berada di kisaran $329.76 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $38.46 miliar, menandakan aktivitas transaksi yang tetap tinggi di tengah tekanan harga.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Tekanan Meningkat, Ethereum Anjlok 10%

Pergerakan Harian: ETH Bergerak Fluktuatif di Rentang $2,626 – $2,801

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak dalam rentang harga $2,626.87 (terendah) hingga $2,801.62 (tertinggi).

Rentang pergerakan ini menunjukkan volatilitas moderat, namun belum ada sinyal kuat bahwa Ethereum akan melakukan pembalikan arah menuju tren bullish.

Tekanan tetap dominan, terlihat dari penurunan 0.71% dalam satu jam terakhir yang menandakan sentimen jangka pendek masih dikuasai penjual.

Penurunan harga harian sebesar $8.70 menunjukkan gerak koreksi minor, namun tetap sejalan dengan tren umum pelemahan ETH di periode yang lebih panjang.

Tren 7 Hari hingga 90 Hari: Koreksi dalam Masih Membayangi

Analisis jangka menengah memperlihatkan tren negatif yang cukup tajam:

  • 7 hari: -12.94%
  • 30 hari: -29.69%
  • 60 hari: -35.10%
  • 90 hari: -42.80%

Penurunan hampir 43% dalam tiga bulan menempatkan ETH dalam zona bearish kuat. Kondisi ini semakin diperburuk dengan fakta bahwa harga saat ini telah jauh dari rekor tertinggi (ATH) Ethereum di level $4,953.73.

Artinya, ETH saat ini telah turun lebih dari 44% dari puncak historisnya. Meski demikian, banyak analis melihat harga yang sudah terkoreksi dalam sebagai area akumulasi potensial, terutama bagi investor jangka panjang yang percaya pada fundamental ekosistem Ethereum.

Faktor Tekanan Pasar: Sentimen Makro Melemah, Aktivitas Jaringan Stabil

Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan bearish ETH antara lain:

1. Sentimen global kripto melemah

Kondisi makro ekonomi, termasuk kebijakan suku bunga dan pergerakan dolar AS, masih menekan aset berisiko seperti kripto.

2. Tekanan dari Bitcoin

Sebagai aset utama, penurunan BTC sering kali memicu efek domino ke altcoin, termasuk Ethereum.

3. Minim katalis besar dalam short-term

Belum ada update besar dari tim pengembang Ethereum yang dapat memicu sentimen bullish kuat dalam jangka pendek.

Meski begitu, secara fundamental, Ethereum tetap solid dengan ekosistem DeFi, NFT, dan smart contract terbesar di industri. Aktivitas jaringan dan jumlah pengguna tetap stabil meskipun harga mengalami penurunan.

Apakah Ethereum Berpotensi Rebound?

Secara teknikal, ETH saat ini berada di area support penting di zona $2,600 – $2,700. Jika area ini bertahan, ETH berpotensi melakukan technical bounce ke kisaran:

  • Resistance terdekat: $2,800
  • Target selanjutnya: $2,950 – $3,050

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga menembus $2,600, Ethereum berpotensi melanjutkan koreksi menuju area $2,450 – $2,500, yang menjadi support kuat berikutnya.

Sentimen pasar saat ini masih cenderung bearish, sehingga rebound kemungkinan bersifat jangka pendek kecuali terjadi katalis besar seperti lonjakan aktivitas DeFi, regulasi positif, optimisme pasar kripto secara umum, hingga arus masuk investor institusi.

Baca Juga: Tom Lee: Ethereum Memasuki “Supercycle” ala Bitcoin, Inilah Artinya

ETH Masih Dalam Tekanan, Namun Peluang Tetap Terbuka

Harga Ethereum hari ini menunjukkan pelemahan ringan, namun koreksi besar dalam 30 hingga 90 hari terakhir menempatkan ETH di fase konsolidasi bearish.

Meski begitu, ekosistem Ethereum yang tetap kuat memberikan alasan bagi investor jangka panjang untuk tetap optimis.

Dengan kapitalisasi pasar besar dan fundamental solid, ETH masih menjadi salah satu aset kripto paling diminati, meski volatilitas dan tekanan harga tetap perlu diwaspadai.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

BlackRock Diam-Diam Daftarkan Staked Ethereum Trust

BlackRock kembali menggemparkan industri kripto. Hanya empat bulan setelah SEC mengakui pengajuan mereka untuk mengizinkan staking dalam ETF Ethereum, raksasa investasi senilai $10 triliun ini resmi mendaftarkan entitas baru bernama iShares Staked Ethereum Trust.

Menurut dokumen pendaftaran korporat di Delaware, trust tersebut secara resmi didirikan pada 20 November 2025. Langkah ini semakin menegaskan bahwa BlackRock bukan hanya mengandalkan ETF Ethereum biasa, tetapi juga bersiap membawa produk kripto ber-yield ke ranah institusional.

Dominasi BlackRock di ETF Ethereum

Saat ini, ETF Ethereum BlackRock dengan ticker ETHA adalah yang terbesar di dunia, mengelola lebih dari $13 miliar aset. Angka ini jauh meninggalkan pesaing terdekatnya, Fidelity, yang baru mengumpulkan sekitar $2.5 miliar ETH.

Dengan kekuatan sebesar ini, kehadiran Staked Ethereum Trust berpotensi mengubah dinamika pasar ETF kripto secara signifikan. Jika SEC akhirnya merestui ETF Ethereum yang menghasilkan yield dari staking, industri bisa memasuki fase baru di mana aset kripto tidak hanya diperdagangkan, tetapi juga memberikan pendapatan pasif kepada investor tradisional.

Baca juga: BlackRock Bocorkan Rencana Gila! Triliunan Dolar Siap Masuk XRP

Harga ETH Sempat Menguat, Meski Pasar Masih Bergejolak

Kabar pendaftaran trust baru ini langsung memengaruhi pasar. ETH sempat rebound 2%, meski pemulihan tersebut bergerak seiring lonjakan pasar kripto yang terjadi setelah laporan pendapatan kuartalan Nvidia memicu kenaikan BTC kembali di atas $90.000.

Namun secara keseluruhan, ETH masih tercatat turun sekitar 4% dalam 24 jam terakhir. Artinya, sentimen tetap campuran: optimisme jangka panjang bertabrakan dengan volatilitas jangka pendek.

Sinyal Besar untuk Produk Kripto Ber-Yield

Dilaporkan The Defiant, jika diluncurkan, staked Ethereum ETF akan menjadi produk kripto pertama dari BlackRock yang menawarkan yield bagi investor. Ini bukan hanya inovasi finansial—tetapi juga sinyal kuat bahwa produk aset digital berimbal hasil kini mulai diterima investor institusi.

Analis memperkirakan, langkah berani ini dapat membuka pintu bagi produk serupa dari manajer aset lain seperti Fidelity, Ark Invest, hingga Franklin Templeton.

Dengan reputasi sebagai pemimpin pasar, setiap pergerakan BlackRock cenderung menjadi standar baru di dunia keuangan tradisional maupun Web3.

Kesimpulan

Pendaftaran iShares Staked Ethereum Trust menempatkan BlackRock selangkah lebih dekat menuju era baru ETF kripto. Jika disetujui, investor institusi akan memiliki cara yang lebih mudah dan legal untuk menikmati hasil staking Ethereum tanpa harus berinteraksi langsung dengan dunia DeFi.

Akankah ini jadi pemicu gelombang besar produk crypto-yield di Wall Street? Atau justru menandai awal integrasi penuh antara dunia keuangan tradisional dan blockchain?

Satu hal pasti: BlackRock sedang memainkan langkah yang bisa mengubah wajah industri kripto selamanya.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Tekanan Meningkat, Ethereum Anjlok 10%

Harga Ethereum (ETH) kembali mengalami tekanan berat setelah anjlok -10.77% dalam 24 jam, diperdagangkan pada level $2,761.21.

Penurunan tajam ini menjadi salah satu aksi jual harian terbesar Ethereum dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $325.15 miliar dan volume perdagangan yang melonjak menjadi $45.95 miliar, ETH menunjukkan bahwa volatilitas pasar sedang berada pada puncaknya.

Ethereum kini telah kehilangan sebagian besar kenaikan yang diraih pada semester pertama tahun 2025, dan koreksi tajam ini menempatkan aset berada di bawah tekanan bearish yang kuat.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Turun 0,99% di Tengah Narasi Supercycle

Performa Harga Ethereum (ETH): Downtrend Dalam Multi-Periode

Penurunan ETH bukan hanya fenomena harian — data menunjukkan tren bearish yang berlanjut selama berbulan-bulan:

Periode Perubahan Harga Persentase
24 jam -$326.08 -10.77%
7 hari -15.57%
30 hari -$1,160.33 -30.06%
60 hari -$1,510.42 -35.87%
90 hari -$2,026.07 -42.87%

Dalam tiga bulan terakhir, Ethereum telah kehilangan hampir 42% dari nilainya, sebuah indikasi kuat bahwa investor masih gamang di tengah ketidakpastian pasar kripto global.

ETH juga tercatat jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $4,953.73, menunjukkan bahwa tekanan jual yang berkelanjutan mendorong aset ke area harga yang lebih rendah.

Penyebab Utama Harga Ethereum Turun Hari Ini

1. Sentimen Pasar Memburuk: Fear Index Masuk Zona Ekstrem

Penurunan tajam harga Ethereum hari ini terjadi seiring kondisi crypto Fear & Greed Index yang turun ke zona “Extreme Fear”.

Ketidakpastian makro: mulai dari arah kebijakan suku bunga hingga tekanan regulasi global, membuat investor memilih menjual aset berisiko.

Altcoin besar seperti ETH cenderung lebih cepat terkoreksi dibanding Bitcoin saat volatilitas meningkat.

2. Tingginya Volume Jual dan Aksi Kapitulasi

Volume perdagangan ETH melonjak menjadi $45.95 miliar, naik signifikan dibanding hari-hari sebelumnya.

Lonjakan ini menandakan meningkatnya aksi jual panik (panic selling), keluarnya likuiditas dari pasar altcoin, dan pergeseran modal ke aset safe haven seperti stablecoin.

Bahkan dalam timeframe 1 jam, ETH turun -3.27%, menunjukkan bahwa tekanan jual masih berlanjut dan pasar belum menemukan titik stabil.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

3. Kegagalan Bertahan di Atas Support $3.000

Ethereum gagal mempertahankan support psikologis penting di $3.000, meskipun sempat menyentuh harga tertinggi intraday di $3,041.09.

Kegagalan mempertahankan support ini memicu likuidasi posisi long dalam jumlah besar di bursa derivatif, percepatan penurunan harga, dan masuknya sinyal bearish pada indikator teknikal seperti RSI dan MACD.

Untuk dicatat, posisi harga ETH sekarang berada di dekat support kritis berikutnya di level $2,700–$2,750.

4. Tekanan Makroekonomi dan Regulasi

Ketidakpastian global terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve, sentimen pasar saham AS yang melemah, serta egulasi aset kripto di beberapa negara besar turut memengaruhi Ether: aset yang sangat sensitif terhadap perubahan likuiditas global.

Sebagai koin utama yang menopang ekosistem DeFi dan NFT, pergerakan ETH sering mencerminkan kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Prospek Ethereum ke Depan: Rebound atau Turun Lebih Dalam?

Jika tekanan jual masih berlanjut, ETH berpotensi menguji area support lebih rendah di $2,680 atau $2,550, bahkan $2,420 pada skenario bearish ekstrem.

Namun, jika pasar mulai tenang dan volume beli meningkat, harga ETH berpeluang melakukan pullback ke area $2,900, $3,050, hingga $3,200.

Volume perdagangan yang tinggi saat ini dapat menjadi tanda kapitulasi akhir (final flush), yang biasanya diikuti fase pemulihan. Namun, konfirmasi reversal masih diperlukan.

Baca Juga: Tom Lee: Ethereum Memasuki “Supercycle” ala Bitcoin, Inilah Artinya

Harga Ethereum hari ini jatuh tajam ke $2,761, mencatat penurunan harian lebih dari 10% dan memperpanjang tren bearish multi-bulan.

Penurunan ini dipicu oleh sentimen pasar negatif, aksi jual besar-besaran, serta tekanan makro global.

Dalam jangka pendek, Ethereum berada dalam fase krusial, dan pergerakan harga pada beberapa hari ke depan akan menentukan arah pasar altcoin secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Turun 0,99% di Tengah Narasi Supercycle

Ethereum (ETH) diperdagangkan di sekitar $3.032,90 hari ini, mencatat penurunan sebesar -0,99% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasarnya berada di level $366,06 miliar, dengan volume perdagangan 24 jam sekitar $40,54 miliar.

Sementara itu, sirkulasi total mencapai 120,70 juta ETH.

Meski pergerakan harganya tampak lesu, analisis dari Tom Lee yang menyebut bahwa ETH bisa memasuki fase supercycle seperti Bitcoin memberikan narasi jangka panjang yang menarik bagi investor.

Baca Juga: Tom Lee: Ethereum Memasuki “Supercycle” ala Bitcoin, Inilah Artinya

Tom Lee: Ethereum Memasuki Supercycle ala Bitcoin

Beberapa hari lalu, Tom Lee, eksekutif yang dikenal luas di industri kripto, menyatakan bahwa Ethereum berpotensi memasuki tahap pertumbuhan jangka panjang yang mirip dengan yang dialami Bitcoin setelah tahun 2017.

Ia menyoroti bahwa Bitcoin pernah mengalami pullback besar—lebih dari 50 hingga 75%—sebelum kemudian melesat lebih dari 100× dari titik awalnya.

Kini Lee melihat pola serupa mulai muncul pada Ethereum: akumulasi jangka panjang, biaya akumulasi rata-rata yang telah diprediksi, dan pengembangan jaringan yang semakin masif.

Data on-chain mendukung pandangannya: dompet jangka panjang ETH meningkat dari sekitar 10 juta ETH menjadi 27 juta ETH dalam 2025.

Harga ETH yang saat ini berada di dekat rata-rata biaya akumulasi para pemegang lama menunjukkan bahwa pasar mungkin sedang “mendiscount” potensi besar di masa depan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Hubungan Narasi Supercycle dengan Data Harga Hari Ini

Meski berita supercycle ini sangat optimis, realitas pasar saat ini menunjukkan bahwa ETH justru sedang mengalami penurunan dalam jangka pendek: –21,29% dalam 30 hari, –32,12% dalam 60 hari, dan –29,06% dalam 90 hari. Artinya, meskipun potensi jangka panjang terbuka, tekanan jual tetap nyata.

Harga yang mendekati zona $2.871,23–$3.000 menjadi support penting karena ini merupakan area di mana long-term holders melakukan akumulasi.

Jika sejarah terulang, zona ini bisa menjadi titik pembelian strategis. Sementara itu, volatilitas yang masih tinggi dan koreksi panjang menunjukkan bahwa risiko masih ada.

Analisis Teknis Singkat

  • Support kritikal: Sekitar $2.900 – $3.000, zona akumulasi historis para pemegang jangka panjang.
  • Resistance utama: Zona $3.400 – $3.500, level yang harus dilewati untuk memvalidasi optimisme supercycle.

Harga harian bergerak antara $2.871,23 (terendah) dan $3.107,81 (tertinggi), menandakan range intraday yang cukup lebar.

Indikator momentum menyarankan bahwa meskipun penurunan jangka menengah masih terjadi, potensi pembalikan bisa muncul jika volume naik dan support dipertahankan.

Faktor Fundamental yang Mendukung – dan Risiko yang Menyertai

Dukungan Fundamental:

  • Upgrade jaringan Ethereum ke Proof-of-Stake, mekanisme fee burn (EIP-1559), dan ekspansi Layer-2 meningkatkan utilitas ETH.
  • Akumulasi jangka panjang oleh pemegang besar yang menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ETH.
  • Narasi supercycle yang membuat investor jangka panjang tertarik untuk “memasuki sebelum lonjakan”.

Risiko Utama:

  • Persaingan platform smart contract yang makin ketat, sehingga ETH tidak bisa berdiam di zona nyaman.
  • Regulasi global yang bisa memperlambat adopsi institusional.
  • Walaupun proyeksi jangka panjang positif, jangka pendek bisa masih rentan koreksi tajam seperti yang dialami Bitcoin beberapa tahun lalu.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Turun 1%, Adakah Rebound?

Analisa Harga ETH Hari Ini menunjukkan bahwa meskipun dalam jangka pendek Ethereum mengalami tekanan – harga turun hampir 1% hari ini dan lebih dari 20% dalam 30 hari – narasi jangka panjang menjadi sangat menarik.

Teori Tom Lee tentang supercycle memberikan harapan bahwa ETH bisa memasuki fase pertumbuhan besar seperti Bitcoin, namun jalan ke sana tidak mudah.

Investor perlu bersabar, memantau level kunci di sekitar $2.900–$3.000, dan memperhatikan apakah tanda-tanda pembalikan teknikal terbentuk.

Jika ETH dapat mempertahankan support jangka pendek dan volume mulai meningkat, reli jangka panjang bisa terbuka. Namun jika support runtuh, risiko koreksi lebih lanjut tetap nyata.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tom Lee: Ethereum Memasuki “Supercycle” ala Bitcoin, Inilah Artinya

Analisis terbaru dari Tom Lee, eksekutif terkenal dalam industri kripto, memunculkan klaim cukup mengejutkan bahwa Ethereum (ETH) mungkin sedang memasuki fase pertumbuhan jangka panjang yang mirip dengan yang pernah dialami Bitcoin.

Pernyataan ini muncul dalam kondisi pasar yang rentan dan penuh skeptisisme, namun didukung oleh data on-chain yang menunjukkan akumulasi jangka panjang yang signifikan.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Turun 1%, Adakah Rebound?

Apa Itu “Supercycle” dan Kenapa Ethereum Diprediksi Mengalaminya

Menurut Lee, yang sebelumnya merekomendasikan Bitcoin ketika masih bernilai sekitar $1.000 di tahun 2017, Ethereum saat ini menunjukkan ciri-ciri awal dari sebuah “supercycle”.

Supercycle merupakan istilah Lee untuk periode pertumbuhan bertahun-tahun yang dipicu oleh adopsi luas, akumulasi investor besar, dan perubahan struktural di ekosistemnya.

Lee menyoroti bahwa Bitcoin melalui beberapa kali penurunan besar (drawdown lebih dari 50% bahkan 75%) sebelum akhirnya melonjak secara besar-besaran. Ia menyebut bahwa volatilitas ekstrem merupakan bagian dari proses ketika pasar “memberikan diskon masa depan”.

Lalu kini, Lee melihat Ethereum berada dalam fase yang serupa.

Akumulasi Panjang oleh Pemegang ETH

Analisis on-chain terbaru menunjukkan bahwa pemegang jangka panjang ETH (long-term holders) telah meningkatkan akumulasi mereka secara signifikan tahun ini.

Menurut data dari Coinpaper pada Rabu (19/11), jumlah ETH yang dipegang oleh wallet jangka panjang telah naik dari sekitar 10 juta menjadi 27 juta ETH, yang menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang Ethereum.

Lebih lanjut, ETH diperdagangkan di kisaran ~$3.150—hanya sekitar $200 di atas rata-rata biaya akumulasi (cost basis) dari wallet-wallet tersebut.

Analis on-chain menilai bahwa zona ini merupakan level “pembelian kuat” bagi investor sabar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Fundamental Ethereum Makin Kuat, Namun Tantangan Tetap Ada

Ethereum telah melalui sejumlah upgrade teknis penting: transisi ke Proof-of-Stake, mekanisme pembakaran biaya (EIP-1559), dan ekspansi jaringan Layer-2 yang cepat.

Semua ini memperkuat narasi utilitas dan kelangkaan token ETH — dua aspek kunci dalam skenario “supercycle”.

Namun, Lee dan analis lainnya juga memperingatkan bahwa jalan ke atas tidak akan mulus. Volatilitas sangat tinggi, kompetisi dari platform kontrak pintar lainnya semakin ketat, dan investor harus siap menghadapi periode koreksi yang dalam.

Dampak Bagi Investor dan Pasar Kripto

Fokus Jangka Panjang

Untuk investor yang memegang ETH dalam jangka panjang, pernyataan Lee bisa menjadi sinyal bahwa sekarang mungkin saat yang tepat untuk memperhatikan akumulasi, terutama jika zona harga mendekati cost basis investor jangka panjang (~$3.000-$3.200).

Memahami Risiko

Walau ada potensi besar, risiko tetap nyata: belum ada kepastian bahwa Ethereum akan melakukan rally seperti Bitcoin, dan regulasi atau perubahan teknologi bisa mengganggu narasi tersebut.

Untuk Trader Jangka Pendek

Trader bisa melihat pernyataan ini sebagai katalis sentimen yang bisa memicu reli jangka pendek, namun harus hati-hati karena breakout dapat gagal dan terjadi pembalikan tajam.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Naik ke $3.186, Tren Rebound?

Secara keseluruhan, Tom Lee percaya bahwa Ethereum kini memasuki tahap baru: sebuah “supercycle” yang bisa menandai lonjakan bertahun-tahun, mirip dengan apa yang dialami Bitcoin sebelumnya.

Dukungan data on-chain seperti akumulasi panjang dan biaya akumulasi yang rendah memperkuat argumen tersebut.

Namun, seperti halnya Bitcoin di masa lalu, margin kesalahan cukup besar: volatilitas tinggi, koreksi dalam sering terjadi, dan persaingan teknologi yang makin sengit.

Bagi investor yang sabar dan memiliki pandangan jangka panjang, ini bisa menjadi kesempatan menarik. Tapi bagi yang mencari keuntungan cepat, risiko tetap tinggi.

Satu hal yang jelas, pernyataan Lee membuka bab baru dalam kisah Ethereum. Tapi apakah ia akan menulis sejarah seperti Bitcoin? Waktunya akan membuktikan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Chairman BitMine Sebut Ethereum Masuki Supercycle Bitcoin

Chairman BitMine, Tom Lee berpendapat bahwa Ethereum memasuki tahap awal “siklus super” atau Supercycle yang mirip dengan Bitcoin setelah tahun 2017.

Lee menjelaskan kepada para pengikutnya di X bahwa penurunan tajam secara historis mendahului kenaikan besar.

Data on-chain mendukung pandangan tersebut, menunjukkan wallet jangka panjang mengumpulkan rekor 27 juta ETH dan aset tersebut diperdagangkan mendekati basis biayanya, level yang seringkali menandai zona beli yang kuat.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Turun 1%, Adakah Rebound?

Ikuti Jejak Bitcoin

Saat ini, Ethereum mungkin sedang menghadapi periode volatilitas yang tajam, tetapi beberapa analis berpendapat bahwa aset ini sedang memasuki tahap awal tren jangka panjang yang dapat mencerminkan pertumbuhan eksplosif Bitcoin selama dekade terakhir.

Chairman BitMine dan salah satu pendiri Fundstrat Tom Lee mengatakan bahwa Ethereum tampaknya “memasuki Supercycle yang sama” yang telah membantu Bitcoin berlipat ganda lebih dari 100 kali lipat sejak ia pertama kali merekomendasikannya kepada klien pada tahun 2017. 

Pada saat itu, Bitcoin hanya bernilai sekitar $1.000, yang merupakan level yang akhirnya menyebabkan beberapa koreksi dramatis, termasuk penurunan lebih dari 75%, sebelum akhirnya mencapai rekor tertinggi di atas $126.000 pada bulan Oktober 2025.

Lee menyebut kemunduran Ethereum saat ini sebagai bagian dari pola keraguan investor yang sama yang nantinya akan membentuk kenaikan jangka panjang Bitcoin.

Menurutnya, volatilitas ekstrem merupakan tanda bahwa pasar masih mencoba untuk “mengesampingkan masa depan yang besar,” dan investor yang akhirnya diuntungkan dari siklus super Bitcoin adalah mereka yang bersedia menanggung apa yang ia sebut sebagai “momen eksistensial” di pasar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Didukung Data on Chain

Cuitan Lee di X bukan sesumbar. Data on-chain menunjukkan bahwa pemegang Ethereum jangka panjang terus memandang penurunan saat ini sebagai peluang, alih-alih ancaman.

Analis CryptoQuant, Burak Kesmeci, mencatat bahwa harga Ethereum baru-baru ini, sekitar $3.150, menempatkannya hanya sekitar $200 di atas rata-rata basis biaya untuk akumulator jangka panjang yang didefinisikan sebagai wallet yang telah menumpuk ETH dengan sabar sepanjang tahun.

Ia menambahkan bahwa Ethereum hanya pernah jatuh di bawah level ini sekali pada tahun 2025, yaitu saat guncangan pasar yang dipicu oleh kebijakan tarif global Presiden AS Donald Trump.

Meskipun terjadi kontraksi pasar yang lebih luas dan penurunan 24 jam hingga mencapai level terendah $3.023, Ethereum tampaknya masih stabil di kisaran $3.185.

Kesmeci menyampaikan bahwa sekitar 17 juta ETH telah mengalir ke alamat akumulasi jangka panjang sepanjang tahun ini, sehingga total saldo di dompet-dompet ini meningkat dari 10 juta menjadi 27 juta ETH.

Ia menilai bahwa jika Ethereum turun di bawah basis harga $2.900, kemungkinan besar tidak akan bertahan lama di sana. Ia menyebutnya sebagai salah satu zona harga historis terkuat untuk akumulasi jangka panjang.

Baca Juga: Altcoin Reli! 5 Token Ekosistem Ethereum yang Paling Mencuri Perhatian

BitMine Umumkan Jajaran Eksekutif Baru

Di tingkat korporat, BitMine Immersion Technologies baru-baru ini merombak kepemimpinannya dengan menunjuk Chi Tsang sebagai CEO dan memperluas jajaran direksi untuk memperkuat tata kelola.

Minat institusional juga terus meningkat, dengan ARK Invest yang meningkatkan eksposurnya di BitMine, meskipun perusahaan lain mengadopsi strategi treasury kripto mereka sendiri di Solana dan Zcash.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Turun 1%, Adakah Rebound?

Harga Ethereum (ETH) kembali bergerak di zona pelemahan pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data terbaru, ETH diperdagangkan di level $3.168,47, turun 0,92% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini terjadi seiring tekanan yang lebih luas di pasar kripto, di mana volatilitas meningkat dan sentimen risiko global melemah.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $382,42 miliar dan volume transaksi harian mencapai $32,33 miliar, Ethereum tetap menjadi aset digital terbesar kedua setelah Bitcoin.

ETH Tertekan Setelah Turun 12% dalam Satu Pekan

Selama 7 hari terakhir, ETH mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni -12,79%.

Tren bearish ini mendorong harga untuk menguji kembali beberapa level support penting setelah sebelumnya gagal mempertahankan momentum bullish di atas $3.200.

Dalam periode 30 hari, ETH terkoreksi -18,16%, dan dalam 60 hari tercatat anjlok -31,42%. Sementara itu, koreksi 90 hari mencapai -25,02%, menunjukkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase konsolidasi panjang setelah puncak rally sebelumnya.

Range perdagangan 24 jam terakhir berada pada kisaran $3.007 sebagai titik terendah dan $3.244 sebagai titik tertinggi.

Volatilitas yang lebar ini mengindikasikan adanya tarik-menarik antara buyer dan seller, dengan dominasi tekanan jual pada sesi perdagangan terakhir.

Baca Juga: Altcoin Reli! 5 Token Ekosistem Ethereum yang Paling Mencuri Perhatian

Faktor-Faktor yang Menekan Harga Ethereum Hari Ini

1. Sentimen Makro yang Masih Lemah

Kebijakan moneter ketat dan data ekonomi AS yang masih kuat menekan pasar aset berisiko, termasuk kripto.

Investor global sedang mengurangi eksposur pada aset volatil, menyebabkan aliran modal keluar dari pasar altcoin seperti ETH.

2. Kinerja Jaringan dan Aktivitas On-Chain Melambat

Data on-chain beberapa minggu terakhir menunjukkan penurunan aktivitas jaringan, termasuk penurunan jumlah transaksi dan biaya gas yang relatif stabil di level rendah.

Hal ini menggambarkan bahwa aktivitas spekulatif dan DeFi tengah melemah, mengurangi kebutuhan terhadap ETH sebagai bahan bakar transaksi.

3. Koreksi Teknis Setelah Gagal Tembus Resistance

Ethereum sebelumnya gagal menembus resistance kuat di atas $3.250–$3.300, menyebabkan tekanan jual meningkat.

Kegagalan ini membentuk pola reversal jangka pendek yang kini mendorong harga mendekati area support yang lebih rendah.

Analisis Teknis ETH: Level Penting yang Harus Diperhatikan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, ada beberapa level yang menjadi fokus para trader:

Support Terdekat

$3.000 – level psikologis yang sudah diuji kembali
$2.950 – area yang menjadi pertahanan penting bagi bulls
Jika ETH menembus di bawah $3.000, koreksi bisa berlanjut menuju $2.850–$2.900.

Resistance Terdekat

$3.240–$3.300 – area yang sudah beberapa kali menahan laju kenaikan
$3.400 – target apabila ETH berhasil rebound
Untuk kembali bullish, ETH harus menembus dan bertahan di atas $3.300.

Momentum Perdagangan

Perubahan harga 1 jam terakhir naik +0,85%, mengindikasikan adanya potensi pantulan kecil. Namun kenaikan ini belum cukup untuk membalik tren bearish jangka pendek.

Fundamental Ethereum Tetap Solid di Tengah Tekanan Harga

Meski harga melemah, fundamental ETH tetap kuat:

  • Sirkulasi pasokan: 120,70 juta ETH
  • Total supply tidak terbatas, namun model burn EIP-1559 menjaga inflasi tetap rendah
  • Ekosistem Ethereum masih memimpin di sektor DeFi dan NFT

Dengan aktivitas pengembangan yang tinggi, Ethereum tetap menjadi pondasi utama industri blockchain.

Prospek ETH dalam Waktu Dekat

Dalam 24–72 jam ke depan, Ethereum berpotensi bergerak sideways dengan kecenderungan bearish apabila harga tidak mampu bertahan di atas $3.000. Jika support ini kuat, ETH bisa mencoba rebound menuju $3.240.

Namun, jika tekanan pasar global meningkat, ETH berisiko jatuh lebih dalam ke area $2.900.

Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Turun ke $3.182, Tekanan Terasa

Harga Ethereum hari ini melemah ke $3.168 setelah turun hampir 1% dalam 24 jam. Meski fundamental jangka panjang tetap kuat, sentimen pasar jangka pendek masih penuh tekanan.

Level $3.000 akan menjadi kunci dalam menentukan arah ETH selanjutnya — apakah rebound, atau melanjutkan koreksi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com