Tag Archives: eth

ETH Naik ke $2.092, Vitalik Tegaskan L2 Bukan Sekadar Solusi Scaling

Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, menyampaikan pandangan terbaru mengenai arah pengembangan Layer-2 (L2) di ekosistem Ethereum. Vitalik menilai bahwa visi awal L2 sebagai “branded shards” atau pecahan Ethereum dengan identitas masing-masing sudah tidak lagi relevan, terutama karena Layer-1 (L1) Ethereum kini semakin berkembang dan terus meningkatkan kapasitas skalabilitasnya.

Menurut Vitalik, peningkatan skala pada Ethereum L1 membuat fungsi utama L2 sebagai solusi skalabilitas menjadi kurang tepat jika hanya berfokus pada mempercepat transaksi atau menekan biaya. Ia menegaskan bahwa L2 harus mulai memikirkan peran yang lebih besar dan menghadirkan nilai tambah yang tidak bisa diberikan langsung oleh jaringan utama Ethereum.

Vitalik Dorong L2 Fokus ke “Value Add”, Bukan Sekadar Skalabilitas

Dalam pernyataannya, Vitalik mengusulkan agar proyek-proyek L2 ke depan lebih menekankan pada fitur atau keunggulan unik di luar sekadar scaling. Ia menilai L2 seharusnya memiliki diferensiasi yang jelas, seperti inovasi pada sistem keamanan, privasi, pengalaman pengguna, atau fitur khusus yang tidak tersedia di jaringan utama.

Selain itu, Vitalik juga menekankan pentingnya interoperabilitas maksimum dengan Ethereum. Artinya, L2 perlu memastikan integrasi yang kuat dan koneksi yang seamless dengan ekosistem Ethereum agar pengguna dapat berpindah jaringan dengan mudah tanpa hambatan.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa arah ekosistem L2 Ethereum bisa berubah dalam beberapa tahun ke depan, seiring Ethereum L1 semakin mampu menangani kebutuhan skalabilitas secara langsung.

Baca juga: Sinyal Bahaya ETH Makin Kuat! Whale Diduga Mulai Buang Ethereum

Harga Ethereum Menguat ke $2.092, Meski Tren Jangka Panjang Masih Melemah

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah kabar tersebut, harga Ethereum (ETH) tercatat berada di kisaran $2.092,72 atau menguat sekitar 1,3%. Data pasar menunjukkan kapitalisasi pasar Ethereum saat ini berada di level $251,98 miliar, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $40,80 miliar.

Meski mengalami kenaikan harian, ETH masih mencatat koreksi tajam dalam beberapa periode terakhir. Dalam 30 hari terakhir, harga ETH turun sekitar 32,81%, kemudian melemah 37,27% dalam 60 hari, dan anjlok hingga 41,52% dalam 90 hari terakhir. ETH juga tercatat bergerak dalam rentang harian antara $1.995,92 hingga $2.115,82.

Pernyataan Vitalik terkait perubahan arah L2 ini muncul di tengah situasi pasar yang masih fluktuatif. Namun, wacana tersebut memperkuat spekulasi bahwa Ethereum akan terus mendorong evolusi ekosistemnya, bukan hanya lewat scaling L1, tetapi juga dengan mengubah peran L2 agar lebih inovatif dan saling terhubung secara maksimal.

Menurut Tim Research Tokocrypto, perubahan narasi ini menuntut L2 untuk berinovasi lebih dari sekadar transaksi murah. L2 yang sukses ke depan adalah yang memiliki spesialisasi (Privacy/RWA), bukan sekadar fork generik.

Baca Juga: Harga Ethereum Jebol $2.8K, Whale Diam-Diam Borong Rp3,7 Triliun ETH


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Bahaya ETH Makin Kuat! Whale Diduga Mulai Buang Ethereum

Ethereum (ETH) mulai menunjukkan tanda-tanda kuat memasuki fase bear market. Indikasi ini terlihat dari salah satu metrik penting yang kerap digunakan untuk membaca tekanan pasar secara nyata, yakni Taker Buy/Sell Ratio di Binance.

Pengamat pasar menilai, metrik tersebut sangat relevan terutama saat tren turun, karena mencerminkan aksi langsung pelaku pasar, bukan sekadar ekspektasi.

Dilaporkan CryptoQuant, Binance disebut sebagai acuan utama karena memiliki likuiditas spot dan derivatif tertinggi, serta menjadi pusat aktivitas investor besar, institusi, dan whale. Dengan kondisi itu, banyak pergerakan harga besar Ethereum dinilai lebih sering dipicu dari transaksi di Binance dibanding bursa lain.

Sebaliknya, data taker ratio dari exchange kecil dinilai berpotensi menyesatkan karena volume transaksi yang lebih rendah.

Taker Ratio Ethereum Turun di Bawah 1, Tekanan Jual Dominan

Baca juga: Alarm Menyala! Harga Ethereum Terancam Jatuh ke Bawah $3.000

Berdasarkan grafik terbaru, Taker Buy/Sell Ratio Ethereum berada di bawah angka 1, tepatnya sekitar 0,94. Angka ini menunjukkan bahwa tekanan jual lebih dominan dalam transaksi market order.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa penjual bertindak agresif dengan langsung mengeksekusi order, sementara pembeli cenderung menunggu di posisi limit order.

Dengan kata lain, aksi jual saat ini terjadi lebih cepat dan lebih kuat dibanding aksi beli.

SMA 30 dan SMA 50 Ikut Menguatkan Sinyal Bearish

Tidak hanya itu, indikator rata-rata bergerak SMA (30) dan SMA (50) untuk jangka pendek dan menengah juga tercatat berada di bawah angka 1.

Ketiadaan breakout tajam ke atas dari indikator tersebut memperkuat kesimpulan bahwa tekanan jual yang terjadi bukan bersifat sementara, melainkan struktural dan berkelanjutan.

Reli ETH Berisiko Jadi “Umpan Jual”

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 5 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 5 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan kondisi tersebut, analis menilai bahwa meskipun harga Ethereum sempat mengalami kenaikan, reli yang terjadi kemungkinan besar akan langsung dihadang aksi jual.

Hal ini menunjukkan adanya bias tren turun yang jelas, di mana penjualan berlangsung agresif sementara pembelian tetap pasif.

“Ethereum sedang mengalami bear season yang nyata. Setiap kenaikan harga kemungkinan akan menjadi peluang jual bagi pelaku pasar,” tulis pengamat dalam analisisnya.

Tekanan Bearish Diprediksi Bertahan

Melihat data yang ada, tekanan bearish pada Ethereum diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Struktur pasar yang lebih condong ke sisi jual dinilai membuat pemulihan harga ETH tidak akan mudah terjadi dalam waktu dekat.

Untuk memantau kondisi terbaru, investor disarankan memperhatikan grafik rasio taker Binance secara real-time sebagai indikator tekanan pasar yang paling relevan.

Menurut Tim Research Tokocrypto, pasar ETH menunjukkan karakteristik “bear season” sejati di mana pembeli bersikap pasif (menunggu di limit order) sementara penjual agresif menekan harga. Setiap reli kenaikan kemungkinan besar akan dijadikan momentum exit (sell into strength) hingga struktur pasar berubah.

Baca Juga: Harga Ethereum Jebol $2.8K, Whale Diam-Diam Borong Rp3,7 Triliun ETH


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Borong ETH Rp30 Triliun! Cadangan Cetak Rekor, Harga Naik?

Ethereum (ETH) mencatat lonjakan signifikan dalam kepemilikan investor besar setelah pembelian lebih dari US$2 miliar dalam 30 hari terakhir. Aksi tersebut mendorong total strategic reserves Ethereum mencapai 6,81 juta ETH, dengan nilai sekitar US$22,52 miliar, menjadi level tertinggi sepanjang sejarah.

Menariknya, peningkatan ini tidak diiringi bertambahnya jumlah partisipan. Data menunjukkan jumlah pemegang strategis tetap di angka 67 entitas, menandakan bahwa akumulasi berasal dari investor lama yang memperbesar posisi, bukan dari masuknya pemain baru.

Minat Institusi Terus Menguat

Selain akumulasi oleh pemegang besar, kepemilikan ETF Ethereum juga mengalami peningkatan. Total ETH yang disimpan melalui ETF kini mencapai 6,31 juta ETH, senilai sekitar US$20,85 miliar. Rasio pembelian terhadap penerbitan berada di level 6,8 kali, mencerminkan permintaan yang jauh melampaui suplai baru Ethereum.

Dilaporkan Coincu, tren ini menunjukkan ketertarikan institusi terhadap ETH terus tumbuh melalui instrumen investasi terstruktur, meski kondisi harga belum sepenuhnya stabil.

Harga Tertahan di Resistance Jangka Panjang

Di sisi teknikal, Ethereum kembali menghadapi tantangan di area 200-day moving average (MA200). Dalam beberapa bulan terakhir, ETH tercatat beberapa kali gagal menembus level ini. Setiap penolakan sebelumnya diikuti koreksi tajam, masing-masing sekitar 27% dan 21%.

Saat ini, harga ETH kembali bergerak tepat di bawah MA200. Jika pola historis terulang, pasar berpotensi mengalami koreksi lanjutan menuju kisaran US$2.600–US$2.700. Seorang analis menyebut bahwa penolakan ulang di MA200 membuka peluang terjadinya penurunan sekitar 20%.

Baca juga: Alarm Menyala! Harga Ethereum Terancam Jatuh ke Bawah $3.000

Zona Support Kunci Masih Bertahan

Meski risiko koreksi meningkat, Ethereum baru-baru ini berhasil bertahan di zona support penting yang berada di antara level Fibonacci 0,618 hingga 0,75. Area ini juga bertepatan dengan support horizontal yang sebelumnya beberapa kali menahan penurunan harga.

Penurunan tajam sempat membawa ETH menguji area tersebut, namun support masih bertahan pada percobaan awal. Sejumlah pelaku pasar menilai peluang rebound tetap terbuka, dengan target jangka pendek mengarah ke area US$3.440, asalkan support tidak ditembus.

Kondisi Pasar Terkini

Pada saat laporan ini disusun, harga Ethereum berada di level US$3.217,25, turun 3,5% dalam 24 jam terakhir. Namun secara mingguan, ETH masih mencatat kenaikan sekitar 2,8%. Volume perdagangan harian mencapai US$30,8 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 30 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 30 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Menurut Tim Research Tokocrypto, pasar Ethereum saat ini mengalami divergensi ekstrem antara fundamental permintaan (on-chain) dan aksi harga teknikal. Rasio pembelian-terhadap-penerbitan sebesar 6,8x adalah indikator supply shock yang sangat kuat; secara teoritis, kelangkaan ini seharusnya melambungkan harga.

Dalam jangka pendek, arah pergerakan ETH akan sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan di zona support serta reaksinya terhadap resistance MA200. Sementara investor jangka panjang terus melakukan akumulasi, pelaku pasar jangka pendek kini menanti konfirmasi apakah Ethereum akan bangkit, atau justru memasuki fase koreksi lebih dalam.

Baca Juga: Harga Ethereum Jebol $2.8K, Whale Diam-Diam Borong Rp3,7 Triliun ETH


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Alarm Menyala! Harga Ethereum Terancam Jatuh ke Bawah $3.000

Harga Ethereum (ETH) kembali berada dalam tekanan setelah gagal bertahan di atas level resistance utama. Pergerakan harga terbaru menunjukkan tanda pelemahan, seiring struktur bearish yang kembali terbentuk usai reli singkat di awal bulan.

Pada Selasa (20/1/2026) pukul 20.00 UTC, ETH diperdagangkan di sekitar $3.109. Kondisi pasar yang melemah secara umum, ditambah tekanan jual yang terus meningkat, membuat risiko penurunan harga semakin besar, meski investor jangka panjang masih terlihat melakukan akumulasi.

Holder Jangka Panjang Masih Bertahan

Dilaporkan BeInCrypto, data on-chain menunjukkan long-term holder (LTH) Ethereum masih berada dalam fase akumulasi. Indikator HODLer Net Position Change mencatat bar hijau konsisten sejak akhir Desember, menandakan distribusi menurun dan pembelian oleh investor berjangka panjang masih berlanjut.

Akumulasi ini sejauh ini membantu meredam tekanan turun. Namun, analis menilai dukungan LTH berpotensi kewalahan apabila tekanan dari pasar derivatif dan sentimen makro terus memburuk.

Baca juga: Ethereum Tersungkur ke $2.682, Level Ini Disebut Benteng Terakhir Whale

Pasar Derivatif Beri Sinyal Bahaya

Dari sisi derivatif, kondisi pasar ETH menunjukkan kecenderungan bearish. Sekitar 83% posisi terbuka (open interest) di pasar futures condong ke posisi short. Ketimpangan ini berisiko memicu volatilitas tinggi, terutama saat harga mendekati level psikologis penting.

Data likuidasi mengungkap adanya zona bahaya di sekitar $3.000. Jika ETH turun ke area tersebut, potensi likuidasi posisi long diperkirakan mencapai $368 juta, yang dapat mempercepat tekanan jual dan memperdalam koreksi harga.

Tekanan Jual Semakin Kuat

Indikator momentum juga mengonfirmasi lemahnya kekuatan beli. Money Flow Index (MFI) Ethereum telah turun di bawah level 50, menandakan arus modal mulai keluar dari aset tersebut. Setelah sempat menyentuh area overbought di awal bulan, tekanan beli ETH terus melemah.

Penurunan MFI biasanya mencerminkan dominasi penjual di pasar. Selama arus dana belum kembali positif, harga Ethereum dinilai masih rentan melanjutkan penurunan.

Risiko Breakdown ke $2.900

Secara teknikal, grafik 12 jam ETH menunjukkan pola double top, yang merupakan formasi bearish. Pola ini membuka peluang koreksi sekitar 7,5%, dengan target penurunan ke area $2.900.

Support krusial berada di $3.085. Jika level ini jebol secara meyakinkan, tekanan jual diperkirakan meningkat, terutama saat harga menembus $3.000, yang dikenal sebagai level psikologis penting dengan risiko likuidasi tinggi.

Menurut Tim Research Tokocrypto, divergensi antara akumulasi investor jangka panjang dan tekanan jual spekulatif jangka pendek sering kali menciptakan “jebakan likuiditas” (liquidity trap), di mana harga sengaja didorong turun untuk memicu likuidasi posisi long sebelum tren utama berlanjut.

Meski demikian, peluang pembalikan arah masih terbuka. Jika ETH mampu bertahan dan memantul dari area $3.085, kepercayaan pasar dapat pulih. Dalam skenario tersebut, Ethereum berpotensi menguji resistance di $3.287, yang sekaligus akan menggugurkan skenario bearish yang saat ini mendominasi.

Baca Juga: Harga Ethereum Jebol $2.8K, Whale Diam-Diam Borong Rp3,7 Triliun ETH


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Tersungkur ke $2.682, Level Ini Disebut Benteng Terakhir Whale

Harga Ethereum (ETH) kembali mengalami tekanan dan turun hingga ke level $2.682. Meski demikian, penurunan ini membawa ETH ke area yang dinilai sebagai support kuat, berdasarkan data on-chain dan pergerakan alamat akumulasi besar.

Level harga tersebut disebut bertepatan dengan realized price dari alamat-alamat akumulasi ETH, yaitu kelompok investor yang secara konsisten mengumpulkan Ethereum dalam jumlah besar. Dalam analisis sebelumnya, zona ini telah diproyeksikan sebagai garis support penting, dan kini harga ETH tercatat telah mencapainya.

Harga Beli Whale ETH

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 30 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 30 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Ethereum Kenalkan ERC-8004, Fondasi Baru untuk AI di Blockchain

Selain itu, harga beli para whale Ethereum juga berada di kisaran yang sama. Kondisi ini menjadikan area $2.682 sebagai level pertahanan yang signifikan, karena secara historis harga cenderung mendapatkan dukungan ketika mendekati rata-rata harga beli investor besar.

Data menunjukkan bahwa aktivitas pembelian oleh kelompok whale masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Tekanan jual yang ada sejauh ini belum mampu menembus level support tersebut secara signifikan.

Menurut Tim Research Tokocrypto, support line yang kuat biasanya terbentuk dari akumulasi historis dan cluster order book yang padat.

“Jika ETH mampu mempertahankan level ini, potensi rebound teknikal meningkat. Namun, jika ditembus, risiko cascading liquidation dan penurunan ke support berikutnya juga signifikan,” jelasnya.

Selama kelompok alamat akumulasi tetap mempertahankan posisinya dan tidak melakukan distribusi besar-besaran, harga ETH diperkirakan masih akan mendapatkan dukungan di level saat ini. Namun demikian, pergerakan selanjutnya tetap akan dipengaruhi oleh kondisi pasar kripto secara keseluruhan serta sentimen makro yang berkembang.

Baca Juga: Harga Ethereum Jebol $2.8K, Whale Diam-Diam Borong Rp3,7 Triliun ETH


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Kenalkan ERC-8004, Fondasi Baru untuk AI di Blockchain

Ethereum kembali melangkah ke fase penting berikutnya dalam integrasi teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI).

Ethereum Foundation resmi mengumumkan bahwa standar ERC-8004, yang dirancang untuk mengatur discovery dan portable reputation bagi agen AI, akan segera go live di mainnet Ethereum.

Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi Ethereum di platform X, dan langsung menarik perhatian komunitas kripto global karena potensi standar ini dalam menciptakan ekosistem AI terdesentralisasi tanpa gatekeeper terpusat.

Baca Juga: Di Balik Harga yang Stabil, Whale Ethereum Mulai Bergerak

Apa Itu ERC-8004 dan Mengapa Penting?

ERC-8004 adalah sebuah standar Ethereum Improvement Proposal (EIP) yang ditujukan untuk menjadi trust infrastructure bagi agen AI yang berjalan di blockchain. Standar ini memungkinkan agen AI dapat:

  • Ditemukan (discovery) oleh agen lain atau aplikasi yang ingin berinteraksi dengannya;
  • Memiliki reputasi portabel (portable reputation) yang bisa dibawa lintas jaringan dan aplikasi tanpa bergantung pada platform sentral tertentu.

Intinya, ERC-8004 bertujuan menjawab dua tantangan besar dalam ekonomi AI modern: bagaimana agen AI dapat saling menemukan dan berinteraksi tanpa bergantung pada sistem terpusat, serta bagaimana kredibilitas dan rekam jejak mereka dapat diverifikasi secara publik dan permanen.

Standar ini dibangun sebagai pemerluasan dari protokol Agent-to-Agent (A2A), tetapi ERC-8004 menambahkan lapisan trust yang sebelumnya tidak tersedia secara native di jaringan blockchain.

Arsitektur Teknologi: Identity, Reputation, & Validation

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Teknologi inti ERC-8004 terdiri dari tiga on-chain registries yang bekerja bersama untuk menciptakan kerangka kerja yang transparan dan dapat diverifikasi:

  1. Identity Registry – Memberikan setiap agen AI sebuah ID unik di jaringan berbasis standar ERC-721 (NFT). Identitas ini menyertakan metadata yang dapat melingkupi kemampuan agen, alamat jaringan, dan endpoint komunikasi.
  2. Reputation Registry – Menyimpan riwayat feedback dan kredibilitas agen yang dikumpulkan dari interaksi nyata, yang dapat diverifikasi oleh pihak ketiga. Data reputasi ini bersifat portable, sehingga dapat digunakan di berbagai aplikasi atau jaringan lain.
  3. Validation Registry – Menyediakan mekanisme independen untuk memverifikasi hasil pekerjaan atau layanan yang dijalankan oleh agen AI, termasuk melalui bukti kriptografis atau mekanisme stake.

Pendekatan ini menciptakan “infrastruktur kepercayaan” (trust infrastructure) tanpa perlu bergantung pada platform terpusat atau gatekeeper, sehingga agen AI dapat beroperasi secara otonom dan saling berinteraksi di berbagai lingkungan aplikasi blockchain.

Dampak terhadap Ekonomi AI dan Blockchain

Peluncuran ERC-8004 dipandang oleh banyak analis sebagai langkah penting menuju apa yang sering disebut sebagai ekonomi agen AI terdesentralisasi (agent economy).

Menurut pengumuman resmi Ethereum yang dimuat via X (Twitter), standar ini akan memungkinkan agen AI untuk berinteraksi lintas organisasi tanpa perlu pre-existing trust (kepercayaan awal) yang biasanya dimediasi oleh platform atau otoritas terpusat.

Tim Research Tokocrypto menyatakan bahwa langkah ini bukan hanya teknis, tetapi strategis dalam memperkuat posisi Ethereum sebagai settlement layer utama untuk ekonomi AI blockchain.

“Ini langkah strategis Ethereum menjadi settlement layer utama bagi ekonomi AI. ERC-8004 memverifikasi kredibilitas agen AI on-chain, membuka pasar global layanan AI terdesentralisasi. Memperkuat narasi blockchain sebagai infrastruktur trust bagi AI.”

Dengan standar ini, Ethereum tidak hanya menjadi jaringan tempat token dan kontrak pintar beroperasi, tetapi juga menjadi trust backbone yang dapat memfasilitasi perdagangan, kolaborasi, serta eksekusi layanan AI secara otomatis dan aman.

Mengapa Ini Menjadi Momen Penting?

Integrasi AI dan blockchain semakin menjadi fokus utama industri teknologi. Saat ini, banyak sistem AI bersifat silo terpusat.

Artinya, mulai dari data, reputasi, dan mekanisme validasi mereka berada di platform tertutup yang tidak transparan.

Hal ini menciptakan hambatan bagi interoperabilitas dan kolaborasi antar agen dari berbagai ekosistem.

ERC-8004 berupaya mengatasi batasan tersebut dengan memindahkan komponen kritikal seperti identitas dan reputasi ke level trustless di jaringan publik.

Selain itu, fasilitas portable reputation dapat membuka peluang baru bagi model bisnis yang berbasis layanan AI yang dapat diperdagangkan atau diakses secara bebas di seluruh dunia tanpa gatekeeper.

Tantangan & Potensi Pengembangan

Walaupun standar ini menghadirkan landasan yang kuat, masih terdapat tantangan seperti risiko spam reputasi atau manipulasi data yang memerlukan mitigasi tambahan dari komunitas pengembang.

Namun, integrasi dengan standar lain seperti protokol pembayaran x402 dan mekanisme verifikasi kriptografis menunjukkan arah ekosistem yang semakin matang dan lengkap. (eco.com)

Baca Juga: Harga Ethereum Jebol $2.8K, Whale Diam-Diam Borong Rp3,7 Triliun ETH

Secara keseluruhan, peluncuran ERC-8004 di mainnet Ethereum menandai momen bersejarah dalam evolusi teknologi blockchain dan kecerdasan buatan.

Dengan menyediakan discovery, portable reputation, dan verifikasi pada agen AI, Ethereum membuka pasar global layanan AI yang lebih terbuka, aman, dan interoperabel.

Standardisasi ini tidak hanya teknis, tetapi juga strategis—mendorong narasi bahwa blockchain dapat menjadi trust layer universal bagi masa depan ekonomi mesin otonom.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Jebol $2.8K, Whale Diam-Diam Borong Rp3,7 Triliun ETH

Ethereum (ETH) kembali berada di bawah tekanan setelah menembus level support penting di $2.800. Aset kripto terbesar kedua ini sempat turun hingga $2.787 sebelum pembeli masuk mempertahankan area tersebut. Hingga penulisan artikel ini, ETH diperdagangkan di kisaran $2.863, melemah 2,63% secara harian dan melanjutkan tren bearish selama sepekan terakhir.

Di tengah pelemahan harga tersebut, pergerakan investor besar justru menunjukkan arah yang berbeda. Whale dan institusi tercatat agresif mengakumulasi ETH, sementara sebagian pelaku pasar lain memilih menjual karena panik.

Whale dan institusi borong ETH saat harga turun

Penurunan ETH di bawah $2.8K membuka peluang beli baru bagi investor besar. Data Onchain Lens mencatat sebuah wallet baru membeli 61.000 ETH senilai $171,15 juta dari Binance.

Sementara itu, Lookonchain melaporkan whale lain membeli 20.000 ETH melalui transaksi OTC senilai $56,13 juta. Dalam lima hari terakhir, whale tersebut telah mengakumulasi 70.013 ETH senilai $203,6 juta, sehingga total kepemilikannya kini mencapai 100.130 ETH atau sekitar $283,79 juta.

Tak hanya itu, World Liberty Financial (WLFI) juga melakukan rotasi aset dari Bitcoin ke Ethereum. Tim WLFI menukar 93,77 WBTC senilai $8,08 juta menjadi 2.868 ETH, memanfaatkan harga Ethereum yang dinilai semakin terjangkau.

Secara keseluruhan, para whale tersebut tercatat mengakumulasi 83.868 ETH dengan total nilai mencapai $235,41 juta.

Baca juga: Di Balik Harga yang Stabil, Whale Ethereum Mulai Bergerak

Arus keluar bursa perkuat sinyal akumulasi

Dilaporkan AMBCrypto, aktivitas di bursa turut mencerminkan fase akumulasi ini. Data CoinGlass menunjukkan Ethereum mencatat netflow negatif selama tiga hari berturut-turut, dengan total $2,69 miliar ETH keluar dari bursa.

Pada waktu penulisan, netflow ETH berada di angka -$68,9 juta, turun dari -$224 juta sehari sebelumnya. Arus keluar yang berkelanjutan ini mengindikasikan peningkatan akumulasi spot, seiring investor memindahkan aset ke wallet pribadi.

Penjualan panik masih membayangi pasar

Meski akumulasi whale meningkat, tekanan jual masih kuat. Lookonchain melaporkan satu whale menjual 5.500 ETH senilai $16,02 juta di harga $2.912, meski sebelumnya membeli di level lebih tinggi.

Selain itu, whale dorman yang tidak aktif selama sembilan tahun kembali muncul dan menyetorkan 50.000 ETH senilai $145,25 juta ke bursa. Pergerakan ini menambah tekanan jual di tengah tren turun yang masih berlangsung.

Tekanan bearish masih dominan

Dari sisi teknikal, momentum penurunan Ethereum belum mereda. Indikator MACD tercatat turun ke -51, semakin dalam di zona bearish dan menunjukkan dominasi penjual.

Sementara itu, Relative Vigor Index (RVGI) juga berada di wilayah negatif di -0,3, mengonfirmasi kekuatan tren turun. Kondisi ini membuka peluang ETH kembali melemah di bawah $2.800 menuju area $2.633.

Namun demikian, akumulasi whale sejauh ini berhasil menjaga area $2.8K tetap bertahan. Jika permintaan dari investor besar berlanjut, ETH berpotensi kembali menguji level $3.070.

Kesimpulan

Ethereum sempat turun ke area $2.7K sebelum kembali diperdagangkan di kisaran $2.8K. Di tengah tekanan bearish yang kuat, whale dan institusi tercatat membeli 83.868 ETH senilai $235,41 juta, menunjukkan kontras tajam antara akumulasi jangka panjang dan aksi jual panik di pasar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 27 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kondisi ini mengungkapkan psikologi pasar yang sangat bullish dari sisi “Smart Money”. Ketika whale terus menambah muatan di level harga yang tidak jauh berbeda dari biaya basis (cost basis) mereka, ini mengindikasikan bahwa mereka tidak berniat mengambil keuntungan jangka pendek (scalping), melainkan sedang membangun benteng pertahanan harga (floor) untuk target jangka panjang.

“Kedekatan harga pasar dengan realized price ini secara efektif meminimalisir risiko penurunan (downside risk), karena whale memiliki insentif finansial besar untuk mempertahankan level ini agar portofolio mereka tidak jatuh ke posisi merugi (underwater).”

Baca juga: ETH Terseret Tekanan Pasar, Harga Ethereum Turun ke $2.900-an


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Terseret Tekanan Pasar, Harga Ethereum Turun ke $2.900-an

Pergerakan Ethereum (ETH) hari ini kembali berada di zona merah.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Senin (26/1), harga ETH hari ini tercatat di level $2.928,45 per ETH, melemah sekitar -2,23% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini memperpanjang tren koreksi yang sudah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir, sekaligus menegaskan bahwa sentimen pasar kripto masih didominasi sikap hati-hati.

Tekanan yang dialami Ethereum tidak berdiri sendiri. Dalam 7 hari terakhir, ETH tercatat turun sekitar -10,14%, sementara secara 90 hari, koreksi telah mencapai hampir -29,73%.

Angka ini mencerminkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase pelemahan jangka menengah, seiring pasar global kripto yang belum menemukan momentum pemulihan yang solid.

Baca Juga: Di Balik Harga yang Stabil, Whale Ethereum Mulai Bergerak

Kapitalisasi Pasar Masih Besar, Tapi Arus Dana Belum Kembali Agresif

Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum berada di kisaran $346 miliar hingga $353 miliar, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor dua terbesar di dunia.

Jumlah pasokan beredar mencapai 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum suplai, menjadikan dinamika suplai Ethereum berbeda dibanding Bitcoin.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi Ethereum 24 jam tercatat sekitar $22 miliar hingga $28,5 miliar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume ini menunjukkan pasar masih aktif, namun belum memperlihatkan lonjakan yang biasanya menyertai fase pembalikan tren.

Secara naratif, kondisi ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih lebih banyak bersikap defensif, menunggu kejelasan arah sebelum kembali mengambil posisi agresif.

Pergerakan 24 Jam: Support $2.800 Jadi Sorotan

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di rentang $2.785,90 sebagai level terendah dan $2.942,78 sebagai level tertinggi.

Pergerakan ini menempatkan area $2.780–$2.800 sebagai zona support jangka pendek yang kini menjadi perhatian utama.

Jika level ini mampu dipertahankan, ETH berpotensi membangun fase konsolidasi sebelum mencoba rebound.

Namun jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus ke bawah area tersebut, pasar bisa kembali menguji support yang lebih rendah.

Di sisi lain, area $3.000 masih menjadi resistensi psikologis terdekat yang perlu ditembus untuk memulihkan sentimen.

Kinerja Historis: Gambaran Tren yang Masih Lemah

Melihat data perubahan harga:

  • 24 jam: -2,23%
  • 30 hari: -1,95%
  • 60 hari: -5,32%
  • 90 hari: -29,73%

Kinerja ini menegaskan bahwa Ethereum masih berada dalam fase downtrend jangka menengah.

Koreksi hampir 30% dalam 90 hari memperlihatkan tekanan yang cukup dalam, seiring berkurangnya minat spekulatif dan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko.

Meski demikian, perlambatan penurunan dalam 30 hari terakhir juga dapat dibaca sebagai sinyal awal bahwa pasar mulai memasuki fase penyeimbangan, di mana tekanan jual besar mulai berkurang, meskipun belum diikuti oleh arus beli yang kuat.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Harga ETH saat ini masih terpaut jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Jarak yang signifikan ini menggambarkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase pemulihan panjang pasca volatilitas ekstrem.

Bagi sebagian pelaku pasar, kondisi seperti ini sering dipandang sebagai fase pembentukan ulang struktur harga, di mana akumulasi jangka panjang mulai terjadi secara bertahap.

Namun dalam jangka pendek, jarak dari all-time high juga berarti bahwa kepercayaan pasar belum sepenuhnya pulih, sehingga pergerakan ETH masih sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Dinamika Fundamental dan Psikologi Pasar

Sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3, Ethereum tetap memegang peran sentral dalam industri kripto.

Namun, dalam fase pasar yang cenderung defensif, faktor fundamental sering kalah cepat dibandingkan tekanan teknikal dan psikologis.

Saat ini, Ethereum berada di titik di mana pasar menunggu katalis baru, baik dari sisi adopsi, perkembangan jaringan, maupun perbaikan sentimen makro, untuk mendorong kembalinya minat beli yang signifikan.

Baca Juga: Koreksi Berlanjut! Harga Ethereum (ETH) Turun ke $2.928

Harga ETH hari ini menunjukkan Ethereum masih bergerak dalam tekanan, dengan tren jangka menengah yang belum sepenuhnya pulih.

Area support di sekitar $2.800 menjadi kunci dalam jangka pendek, sementara pemulihan sentimen baru akan terlihat jika ETH mampu kembali stabil di atas $3.000.

Pergerakan Ethereum dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan apakah pasar siap membangun fase konsolidasi sehat, atau justru melanjutkan koreksi yang lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Di Balik Harga yang Stabil, Whale Ethereum Mulai Bergerak

Aktivitas jaringan Ethereum menunjukkan lonjakan whale yang mencolok di awal 2026. Di tengah harga ETH yang cenderung stabil, pertumbuhan wallet baru melesat ke level historis dan memunculkan perhatian baru terhadap kemungkinan pergerakan “whale” atau pemilik dana besar yang mulai aktif mengakumulasi, mendistribusikan, atau menata ulang posisi mereka.

Wallet Baru Ethereum Meledak, Sinyal Akumulasi Whale?

Ethereum mencatat rata-rata 327.000 wallet baru per hari dan sempat menyentuh puncak harian 393.600 wallet. Lonjakan ini menjadi sorotan karena terjadi tanpa diiringi lonjakan harga yang signifikan, yang kerap diartikan sebagai indikasi bahwa aktivitas berasal dari kebutuhan ekosistem—atau setidaknya, ada arus masuk yang tidak semata-mata berburu volatilitas.

Dilaporkan Analytics Insight, total wallet yang menyimpan ETH kini berada di kisaran 173 juta alamat, dengan banyak di antaranya menunjukkan aktivitas yang konsisten. Kondisi ini memperkuat asumsi bahwa jaringan tidak hanya “ramai karena hype”, melainkan sedang mengalami ekspansi penggunaan yang lebih merata.

Dalam konteks pelaku besar, ledakan wallet kerap dikaitkan dengan beberapa pola yang umum terjadi saat whale bergerak: pemecahan dana ke banyak alamat, persiapan aktivitas DeFi, atau distribusi aset untuk efisiensi operasional. Meski data yang ada menekankan pertumbuhan jumlah alamat, peningkatan skala jaringan semacam ini biasanya membuat pasar lebih sensitif terhadap pergerakan dana besar.

Efek Upgrade Fusaka: Biaya Turun, Aktivitas Naik

Salah satu faktor yang disebut terkait dengan pertumbuhan ini adalah upgrade Fusaka pada Desember, yang menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan performa aplikasi di jaringan Ethereum. Dampaknya, pengalaman pengguna menjadi lebih mulus dan Ethereum terasa lebih “terjangkau” untuk digunakan secara aktif.

Perbaikan ini mendorong partisipasi lebih besar dalam dApps dan Dhttps://x.com/lookonchain/status/2015267884910760221eFi, di mana whale umumnya menjadi kelompok yang paling aktif mengelola likuiditas, memindahkan aset lintas protokol, dan mengoptimalkan posisi mereka. Dengan biaya yang lebih rendah, aktivitas pemindahan dan pengelolaan aset berskala besar menjadi lebih efisien, sehingga potensi pergeseran strategi whale ikut menguat.

Pasar Stabil, Aktivitas Jalan Terus

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Berbeda dari fase pasar yang hanya bergantung pada kenaikan harga, tren Ethereum kali ini menonjol karena pertumbuhan terjadi saat harga relatif tidak banyak berubah. Situasi ini sering dibaca sebagai sinyal bahwa pasar sedang bergerak pada fase “akumulasi dan ekspansi penggunaan”, periode ketika pelaku besar bisa menata ulang portofolio tanpa memicu euforia harga.

Dengan pertumbuhan wallet yang tajam dan peningkatan aksesibilitas pasca-upgrade, perhatian pasar kini tertuju pada apakah gelombang aktivitas ini akan berlanjut menjadi dorongan yang lebih besar bagi ekosistem, atau justru menjadi fase penataan posisi oleh pemilik modal besar sebelum pergerakan berikutnya.

Ke Depan: Fokus pada Jejak On-Chain Whale

Tren Ethereum saat ini menggambarkan jaringan yang semakin aktif secara struktural. Lonjakan wallet baru, total alamat pemegang ETH yang terus naik, serta efek efisiensi jaringan pasca-upgrade membentuk kombinasi yang sering menjadi latar bagi pergerakan whale.

Jika aktivitas ini terus berlanjut, pasar kemungkinan akan memantau lebih ketat indikator on-chain seperti perpindahan dana besar antar alamat, perubahan pola penyimpanan, serta intensitas interaksi dengan protokol DeFi, untuk membaca arah berikutnya dari para pemain besar di Ethereum.

Baca juga: Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi ke $2.928, Tekanan Pasar Dominan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi ke $2.928, Tekanan Pasar Dominan

Harga Ethereum hari ini tercatat berada di level $2.928,45 per ETH, mengalami koreksi sekitar -0,49% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini memperpanjang fase pelemahan yang sudah terlihat sejak beberapa pekan terakhir, sekaligus menegaskan bahwa pasar masih berhati-hati terhadap pergerakan aset kripto terbesar kedua di dunia tersebut.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $353,45 miliar, Ethereum tetap mempertahankan posisinya sebagai kripto nomor dua secara global.

Sementara itu, Tokocrypto mencatat volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $22,03 miliar, mencerminkan bahwa aktivitas transaksi masih cukup tinggi, meskipun dominasi pembeli belum terlihat kuat.

Baca Juga: Koreksi Berlanjut! Harga Ethereum (ETH) Turun ke $2.928

Pergerakan Harian Relatif Sempit, Pasar Masih Menunggu Arah

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di rentang $2.934 hingga $2.963.

Rentang pergerakan yang sempit ini mengindikasikan kondisi pasar yang cenderung wait and see, di mana pelaku pasar belum menemukan katalis kuat untuk mendorong harga keluar dari zona konsolidasi.

Perubahan harga satu jam terakhir yang sedikit menguat (+0,27%) menunjukkan adanya upaya pantulan jangka pendek.

Namun, jika dilihat secara keseluruhan, struktur pasar Ethereum masih condong ke arah melemah.

Hal ini tercermin dari penurunan mingguan sebesar -11,11%, yang menegaskan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Kinerja Jangka Menengah Masih Tertekan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Melihat performa Ethereum dalam beberapa periode waktu:

  • 30 hari: -0,83%
  • 60 hari: +0,34%
  • 90 hari: -30,13%

Data tersebut menunjukkan bahwa Ethereum masih berusaha membangun stabilitas, namun belum mampu keluar dari bayang-bayang koreksi besar dalam tiga bulan terakhir.

Penurunan lebih dari 30% dalam 90 hari mengindikasikan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi.

Meski demikian, performa dua bulan terakhir yang relatif datar bisa dibaca sebagai upaya pembentukan zona dasar (base building), yang dalam siklus kripto sering menjadi fase penting sebelum pergerakan besar berikutnya.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Harga Ethereum saat ini masih jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Dengan posisi sekarang, ETH telah turun sekitar 40% dari puncak historisnya. Jarak ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam mode pemulihan, bukan fase ekspansi.

Bagi sebagian investor, kondisi ini meningkatkan kehati-hatian.

Namun bagi sebagian lainnya, jarak yang lebar dari rekor tertinggi sering dipandang sebagai fase akumulasi, terutama jika didukung oleh fundamental jaringan Ethereum yang masih kuat sebagai tulang punggung DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3.

Struktur Pasar dan Data Fundamental

Ethereum saat ini memiliki pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, tanpa batas maksimum suplai yang ditentukan.

Kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya berada di kisaran $355 miliar, menegaskan bahwa Ethereum tetap menjadi salah satu aset digital paling likuid di dunia.

Volume perdagangan harian yang masih berada di level miliaran dolar menunjukkan bahwa minat pasar belum hilang.

Namun, fakta bahwa volume dilaporkan menurun dibandingkan fase volatilitas sebelumnya mengindikasikan adanya penurunan agresivitas trader, sebuah ciri khas dari fase konsolidasi.

Level Harga yang Menjadi Perhatian

Dalam jangka pendek, beberapa area penting terus dipantau pelaku pasar:

  • Support terdekat: $2.880 – $2.900
  • Area konsolidasi: $2.900 – $3.000
  • Resistance psikologis: $3.000
  • Resistance lanjutan: $3.150 – $3.300

Selama ETH masih tertahan di bawah $3.000, pasar cenderung menilai tren jangka pendek sebagai sideways bearish.

Sebaliknya, jika harga mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, potensi perubahan sentimen dapat mulai terbentuk.

Baca Juga: Harga Ethereum Hari Ini Turun ke $2.959, Melemah 1,89%

Harga ETH hari ini mencerminkan kondisi pasar yang masih rapuh dan penuh kehati-hatian.

Meski Ethereum tetap kokoh sebagai kripto nomor dua dengan kapitalisasi ratusan miliar dolar, pergerakan harga menunjukkan bahwa pasar belum siap memasuki fase reli baru.

Dengan volatilitas yang relatif menurun dan pergerakan yang semakin sempit, Ethereum tampaknya sedang berada di fase krusial.

Periode seperti ini sering kali menjadi titik awal bagi pergerakan besar berikutnya, baik ke atas maupun ke bawah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com