Tag Archives: hotel tentrem jakarta

Ayam Rabeg hingga Rendang Pipi Spesial di Tentrem Jakarta


Jakarta

Di dalam hotel mewah di Tangerang Selatan, ada restoran Indonesia dengan cita rasa menu otentik. Ragam menunya terinspirasi dari makanan khas setiap kota dengan sentuhan bumbu rempah kuat.

Makanan khas Indonesia tetap menjadi incaran dalam setiap suasana. Segala jenis bahan makanan dapat diolah menjadi menu-menu yang lezat dan menggiurkan, baik ayam, bebek, atau berbagai bagian sapi.

Teknik memasak yang khas dengan mengandalkan banyak rempah sebagai bumbunya menjadi kunci utama di balik masakan Indonesia yang berkarakter kuat. Benvi Oskarino, chef de cuisine Hotel Tentrem Jakarta, menganggap masakan Indonesia sebagai tantangan menarik.


Keunikan makanan dari setiap daerah yang membuatnya harus terus berputar otak menghadirkan hidangan lezat yang menonjolkan keistimewaan budaya kuliner Indonesia. Mulai dari Ayam Rabeg dari Banten hingga Dendeng Pipi dari Sumatera Barat disajikannya di Kayu Manis Restoran.

Baca juga: 5 Kafe Mungil yang Punya Kopi Enak, Cocok Buat Nyantai

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Kayu Manis
Alamat Hotel Tentrem Jakarta Lantai 6, Jl. Alam Sutera Boulevard No.11, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
No Telp 0812-8002-2333
Jam Operasional Setiap hari, 06.00 – 15.00 WIB
Estimasi Harga Rp 250.000++ per orang
Tipe Kuliner Indonesia Otentik
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Bawa Pulang
  • Ruang Meeting
  • Area Merokok
  • Parkir Luas
  • Toilet
  • dll
Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaChef Benvi Oskarino hadirkan menu Indonesia otentik dengan kemasan yang lebih modern. Foto: Tim detikfood

Menu Tradisional yang Dikemas Modern

Memiliki keunggulan dengan sentuhan nuansa Indonesia yang kental, Hotel Tentrem Jakarta juga menuangkannya melalui hidangan yang disajikan di Kayu Manis Restoran. Chef Benvi Oskarino yang mengepalai Kayu Manis Restoran menyebut ada misi untuk menonjolkan menu-menu otentik dari setiap daerah di Indonesia kepada tamu yang datang.

Namun baginya, menu Indonesia tak melulu hanya bisa disajikan dengan cara tradisional. Butuh sentuhan modern untuk membuat penampilannya dilirik dan menggugah orang-orang yang belum familiar dengan makanan Indonesia.

“Kayu Manis Restoran itu misinya memang menonjolkan makanan Indonesia yang otentik. Tetapi untuk packaging (penampilan)nya kita bikin dengan gaya modern. Jadi walaupun terlihat modern, tetap nggak hilang rasa otentiknya,” ujar chef Benvi kepada tim detikcom.

Chef asal Sumatera Barat ini juga setuju dengan masakan Indonesia yang lebih bisa dinikmati di lidahnya karena rasa bumbu yang kuat dan pekat. Ia sendiri menyukai masakan-masakan yang kaya rempah dan menuangkannya kembali pada hidangan yang dibuatnya.

Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaRacikan Sate Ambal dipertahankan dengan resep ambal sebagaimana aslinya. Foto: Tim detikfood

Racikan Bumbu Otentik

Di tangan chef Benvi, menu-menu khas Indonesia dijaga keotentikan rasanya. Ada beberapa menu yang tampak mempertahankan cita rasa walaupun diterapkan sedikit perubahan untuk menyesuaikan ketersediaan dan kualitas bahan yang dimiliki.

Seperti Sate Ambal yang disajikan oleh chef Benvi dalam dua versi, daging ayam dan sapi. Sate Ambal yang dihadirkan di Kayu Manis Restoran ditekankan pada sambal ambal yang menggunakan tempe sebagai ciri khasnya.

Tekstur daging yang lembut dan bumbu marinasi yang meresap hingga ke bagian dalam dilengkapi dengan sambal ambal yang gurih pedas dan kental. Selain itu ada juga Konro Bakar yang tak kalah enak.

Menggunakan daging sapi bagian iga, Kayu Manis Restoran memilih bagian iga yang tebal dagingnya dan empuk teksturnya. Aroma smoky, kucuran kecap yang legit, serta bumbu yang berempah terasa kuat sejak suapan pertama.

Selain kuah konro bakar yang gurih dan sedikit pedas menggelitik, ada juga singkong goreng berbalut charcoal yang unik. Penampakannya seolah mirip dengan arang, padahal di dalamnya ada singkong yang renyah di luar tetapi empuk di dalam.

Beragam hidangan menu tradisional yang tak ditemukan di tempat lain berlanjut di halaman berikutnya.

Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaSuguhan Rendang Pipi yang empuk berempah dengan bumbu asli khas Sumatera Barat. Foto: Tim detikfood

Kurasi Menu yang Unik

Chef Benvi Oskarino memiliki pertimbangan dalam memilih menu-menu yang akan disajikan, tentunya melibatkan tim yang membantunya. Beberapa menu unik cukup sulit ditemukan di tempat lain pada taraf restoran Indonesia sekelas Kayu Manis Restoran.

Salah satu menu favorit chef Benvi, misalnya, ada Rendang Pipi dan Kerupuk Paru khas Sumatera Barat. Pemilihan daging bagian pipi sapi yang digunakan untuk mendapatkan tekstur daging yang empuk terbukti.

Rendangnya yang hitam dan pekat rempahnya tak membutuhkan tenaga ekstra untuk mengunyahnya. Dagingnya begitu empuk dengan rasa bumbu yang meresap padahal potongannya cukup tebal. Chef Benvi juga menambahkan tekstur renyah melalui kerupuk paru sebagai pelengkap.

Ada juga Ayam Bakar Rabeg khas Banten yang disajikannya. Inspirasi menu ini datang dari lokasi Hotel Tentrem Jakarta yang berada di Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten.

Rempah-rempah seperti sereh, daun jeruk, daun salam, jahe, bawang merah, bawang putih, dan berbagai bumbunya menggunakan jumlah yang royal. Berkat pemberian bumbu yang melimpah menghadirkan rasa ayam yang beraroma khas dan meresap gurihnya sampai ke dalam.

Menu Bebek Cibeber juga disajikan oleh chef Benvi yang terinspirasi dari Kota Cilegon, Banten. Namun penyajiannya berbeda dan tampak lebih elegan.

Potongan bebek disajikan memanjang sampai-sampai awalnya kami mengira sajian tersebut adalah salmon atau daging. Ada aroma smoky yang khas dari bebeknya, melalui proses marinasi yang lama menyebabkan rasa bumbunya benar-benar meresap dan menghilangkan bau amis khas daging bebek.

Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaUniknya, ada sop ayam yang terinspirasi dari UMKM legendaris di Klaten. Foto: Tim detikfood

Inspirasi dari UMKM Daerah

Tidak hanya dari kota-kota yang pernah disambanginya, chef Benvi Oskarino juga mengaku terinspirasi dari para penjual makanan di daerah. Sosok-sosok penjual UMKM yang legendaris tak terlepas dalam memberikan ide untuk mengembangkan menu olahannya.

Chef Benvi menyuguhkan sop ayam khas Klaten di dalam hotel mewah. Karakter rasa dan ciri khas penyajiannya konon terinspirasi dari Sop Ayam Pak Min yang dinobatkan sebagai cikal bakal sop ayam khas Klaten.

Kuahnya dibuat gurih dari hasil ekstraksi kaldu ayam dengan maksimal. Potongan ayamnya besar-besar dengan daging yang direbus lama sehingga empuk namun tidak kering berserat.

Gaya penyajian sop ayam khas Klatennya sendiri juga dilengkapi dengan tungku kecil untuk menjaganya agar tetap hangat. Uniknya racikan kuahnya dibuat lebih kental sehingga rasa hangat yang melalui tenggorokan saat menyantapnya bertahan lebih lama.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

Udang Sereal dan Shimeji Tofu di Restoran Chinese Nyaman Buat Keluarga


Jakarta

Restoran Chinese yang nyaman untuk makan bersama keluarga ada di Hotel Tentrem Jakarta. Lin, sajikan menu spesial mulai dari udang sereal dan shimeji tofu.

Selain restoran Indonesia, restoran bergaya Chinese juga menjadi comfort food bagi sebagian besar orang. Ciri khas rasa makanan yang gurih, asam manis, hingga pedas mampu meningkatkan nafsu makan.

Alasan lain banyak orang memilih restoran Chinese salah satunya karena tempatnya yang nyaman untuk keluarga. Seperti Lin, restoran Chinese di dalam Hotel Tentrem Jakarta.


Berlokasi di lantai 2 Hotel Tentrem Jakarta, kapasitasnya yang besar serta tersedianya ruang VIP cocok untuk membawa serta keluarga makan di sini. Apalagi rasa menunya patut diacungi jempol.

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Lin
Alamat Hotel Tentrem Jakarta Lantai 2, Jalan Alam Sutera Boulevard No.11, Pakulonan, Tangerang Selatan.
No Telp 0881-0829-94698
Jam Operasional Setiap hari, 10.00 – 22.00 WIB
Estimasi Harga Rp 250.000/pax
Tipe Kuliner Chinese food
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Bawa Pulang
  • Ruang VIP
  • Parkir Luas
  • Toilet Bersih
  • dll
Lin Hotel Tentrem JakartaKapasitas besar serta ruang VIP membuat Lin cocok untuk mengajak keluarga santap lezat bersama. Foto: Tim detikfood

Restoran Chinese Nyaman untuk Keluarga

Area makan Lin terbilang tertutup sehingga privasi lebih terjaga. Meja-meja panjang hingga ruang VIP yang dapat menampung 8-10 orang cocok untuk dijadikan ruang makan yang nyaman bersama keluarga.

Albert Liew, Chinese Head Chef Hotel Tentrem Jakarta, juga menyajikan menu-menu makanan yang porsinya cocok untuk menjadi menu tengah. Chef Albert juga menjelaskan bagaimana kualitas makanan di Lin berbeda dengan restoran Chinese lainnya.

“Resep dan bahan-bahan yang digunakan di sini berbeda dengan Chinese food lainnya. Kita pakai seperti bahan-bahan, kecap, dan saus itu merek yang bagus punya. Termasuk metodenya juga sedikit berbeda,” ujarnya.

Lin Hotel Tentrem JakartaChef Albert Liew menyebut proses memasak bahan makanan mengandung babi dan tanpa babi dimasak dengan alat berbeda. Foto: Tim detikfood

Proses Masak Menu Halal dan Nonhalal

Chef Albert Liew asal Malaysia menyadari kebutuhan antara memisahkan makanan halal dan nonhalal di Indonesia. Lin menerapkan proses masak yang dibedakan antara masakan-masakan berbahan utama halal dan nonhalal.

Seperti ketika memasak daging babi dan menu lain, ayam dan seafood, peralatan memasaknya akan dibedakan. Cara ini menjadi upaya untuk setidaknya meminimalisir kontaminasi yang mungkin terjadi pada peralatan masak yang baru saja digunakan.

Namun kembali lagi, kepercayaan untuk meyakini makanan tersebut halal dikonsumsi Muslim atau tidak bergantung pada individunya. Banyak menu-menu no pork no lard yang dapat dipesan ketika berkunjung ke Lin.

Kelezatan citarasa hidangan khas Lin ada di halaman berikutnya.

Lin Hotel Tentrem JakartaBerkarir sebagai chef Chinese food selama 23 tahun, kurasi menu dipertimbangkan dengan matang oleh chef Albert Liew. Foto: Tim detikfood

Kurasi Menu oleh Chef Hidangan Kanton

Chef Albert Liew yang sudah berkiprah di dapur profesional sejak 23 tahun silam. Ia berkisah sejak kecil memang sudah senang memasak, mulai dari sekadar menyiapkan bekal sekolahnya sendiri.

Chef Albert mengatakan dirinya dapat dibilang sebagai chef spesialis hidangan Chinese khususnya ala Kanton. Di Lin ia menyajikan 80% hidangan Kanton, 10% menu bergaya Sichuan, dan 10% lainnya makanan Asia fusion yang telah diberi sentuhan inovasinya.

Pilihan setiap menunya dipertimbangkan dengan selera pelanggan. Variasinya layaknya menu-menu khas Chinese food yang banyak dipesan.

Hanya saja cara penyajian, metode memasak, bahan, dan rasa dipertimbangkan oleh chef Albert agar menjadi yang terbaik di antara Chinese food lainnya. Contohnya ketika menyajikan ayam asam manis yang banyak dijumpai di restoran lain, tetapi chef Albert memilih mengganti sebagian bahannya agar punya keistimewaan rasanya sendiri.

Lin Hotel Tentrem JakartaSweet and Sour Chicken di Lin dijamin oleh chef Albert punya rasa yang lebih enak daripada tempat lain. Foto: Tim detikfood

Menu Utama hingga Dessert yang Lezat

Menyambangi Lin, tim detikfood membuktikan sendiri kelezatan racikan menu buatan chef Albert. Salah satu yang membuat kami penasaran ialah chilli oil atau minyak cabai yang dibuat sendiri oleh chef Albert.

Sebagai menu pembuka ada sup yang berisi berbagai jenis jamur dan bahan-bahan lain di dalamnya. Chef Albert menyebut menu tersebut sudah disesuaikan tingkat kepedasannya dengan mengurangi penggunakan chili oil untuk menyesuaikan pada selera lidah orang Indonesia.

Begitupula dengan Sweet and Sour Chicken serta Kung Pao Chicken. Ayam asam manis buatan chef Albert menggunakan gula merah dari Hongkong sehingga memiliki rasa legit yang berbeda dari ayam asam manis lain. Sementara pada Kungpao Chickennya memiliki rasa yang gurih, legit, aroma wijen yang khas ditambah kacang mede yang memberikan tekstur renyah.

Shimeji tofu yang hanya bisa ditemukan di Lin menjadi salah satu menu signature andalan chef Albert. Tahunya dibuat sendiri untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang pas. Gurih, asam, dan sedikit pedas manis terasa pada hidangan ini.

Saat dipotong, tahunya terasa kenyal. Namun setelah dicicipi seolah lumer dengan lembut di dalam mulut. Udang Sereal yang dilengkapi oat renyah juga sayang dilewatkan, rasanya gurih lembut sebab tak menggunakan MSG.

Lin Hotel Tentrem JakartaSelain menu utama, makanan penutup berupa durian goreng di Lin juga sayang dilewatkan. Foto: Tim detikfood

Chef Albert juga punya menu penutup yang tak kalah istimewa. Ialah Deep Fried Durian yang menggoreng daging durian dengan balutan tepung renyah untuk kemudian disajikan dengan es krim.

Saat pertama kali disajikan, kami sempat tak mengira durian yang digunakan adalah daging durian utuh yang segar. Ketika dipotong, aroma durian yang semerbak langsung memenuhi ruangan. Rasanya menjadi manis lembut sebab dipadukan bersama es krim vanila.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan Lokal


Jakarta

Bersantai di Populico tak hanya dapat menikmati kue hingga kopi yang segar. Namun ada juga hidangan bergaya bistro di Amerika seperti steak hingga ceviche.

Populico, nama yang terpampang pada pelataran Hotel Tentrem Jakarta tak hanya sekadar kafe. Menu-menunya termasuk comfort food yang merujuk pada gaya penyajian bistro di Amerika Serikat.

Di balik hidangan yang lezat-lezat ada kepiawaian chef Ruly sebagai Chef de Cuisine Hotel Tentrem Jakarta. Inovasi yang dihadirkan oleh chef Ruly memadukan resep Italia namun dengan penyajian layaknya di Amerika Serikat.


Berprofesi sebagai chef profesional sejak puluhan tahun silam, tangan dingin chef Ruly tak lagi perlu diragukan. Ketika menyambangi Populico di Hotel Tentrem Jakarta, tim detikfood membuktikan sendiri kelezatan hidangannya.

Baca juga: Jackson Wang Jajan Pani Puri hingga Es Tebu di India

Populico: Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan LokalChef Ruly menjelaskan konsep menu di Populico sendiri menrujuk pada resep Italia dengan penyajian ala bistro Amerika. Foto: Tim detikfood

Konsep Fusion Bergaya Bistro Amerika

Chef Ruly merujuk menu comfort food yang biasanya ditemui di restoran-restoran bergaya Amerika. Namun mengingat tak ada makanan asli yang benar-benar dari Amerika Serikat, chef Ruly punya trik khusus.

Untuk resep makanannya ia mengacu pada resep-resep khas Italia. Seperti barramundi ceviche, burger, dan lainnya. Hanya saja penampilan dan penyajian porsinya yang besar yang menjadikan menu di Populico tampak seperti bergaya khas bistro di Amerika.

Dalam pengembangan menunya, chef Ruly melibatkan hampir seluruh tim. Diskusi dan saling memberikan ide dilakukan sebelum uji coba yang dapat dilakukan selama berkali-kali.

Maka tak heran jika hidangan yang tercantum pada buku menu dapat dipercaya kualitasnya. Mengingat proses pengembangan menu dan kurasinya yang tak sebentar.

Populico: Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan LokalSteak yang juicy menjadi hidangan utama yang sayang dilewatkan. Foto: Tim detikfood

Barramundi Ceviche hingga Wagyu Steak Fritters yang Istimewa

Menu utama atau makanan berat yang disajikan masih tak jauh dengan lidah orang Indonesia. Misalnya barramundi ceviche yang menyegarkan dan kaya akan rempah.

Hanya saja pada menu ini barramundi disajikan dengan cara diiris tipis dan mentah. Hidangan ini cocok untuk penggemar ikan yang menyegarkan.

Ada juga Wagyu Steak Fritters yang menggunakan potongan daging picanha. Steak yang dimasak medium rare tetap mempertahankan tekstur juicy namun dengan bumbu marinasi yang meresap.

Jika ingin menu utama yang tak terlalu mengenyangkan, bisa pesan pasta. King Prawn Garlic Chili Pasta dapat menjadi pilihan pasta yang segar dengan pedas menggelitik dan lebih akrab dengan lidah orang Indonesia yang merasa tak lengkap tanpa cabai dalam makanannya.

Pilihan dessert hingga kopi yang unik berlanjut di halaman berikutnya.

Populico: Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan LokalPilihan kue-kue yang cantik nan variatif juga cocok menjadi menu penutup. Foto: Tim detikfood

Kue-kue Cantik yang Variatif

Usai menikmati menu utama, saatnya beralih ke bagian pastry dan bakery. Kue-kue cantik dijejerkan pada etalase kaca sehingga sudah menarik perhatian tamu sejak memasuki Populico.

Pastry andalan di sini yang layak dicoba ialah Banoffee. Bannoffee merupakan vienoiserie yang diisi potongan pisang, cokelat, serta krim dengan rasa kopi di dalamnya.

Jika ingin yang lebih menyegarkan ada juga cake strawberry cantik dengan bentuk mirip dadu. Rasanya sedikit masam khas strawberry sehingga menyeimbangkan rasa manisnya.

Pecinta cokelat juga tak boleh melewatkan cokelat cake khas Populico. Karakter rasanya tak terlalu manis, lapisan di dalamnya juga creamy dan tak terlalu padat sehingga tidak akan terasa berat sebagai menu makanan penutup.

Populico: Comfort Food ala Bistro Amerika dan Kopi dengan Sentuhan LokalNamun untuk racikan minumannya, Populico mengedepankan sentuhan lokal. Foto: Tim detikfood

Sentuhan Lokal Pada Kopi Leupeh Lalay

Jika pada menu utama chef Ruly menonjolkan resep khas Italia dengan penyajian bergaya Amerika Serikat, berbeda dengan racikan kopinya. Ada kopi-kopi unik yang memadukan rempah serta kekayaan alam sekitar.

Kopi Leupeh Lalay diambil dari biji kopi yang dikunyah kemudian dikeluarkan kembali dari mulut kelelawar. Kopi ini dihasilkan dari petani kopi yang berada di kawasan Banten.

Kopi berjenis robusta tersebut memiliki rasa yang dominan pahit dengan karakter notes lain yang tipis bahkan hampir tidak ada. Namun keunikan sumber kopinya yang dapat menjadi daya tarik untuk pengunjung Populico.

Selain kopi banyak racikan minuman lain seperti Bandrek Creamcino dan Pandawa Brana. Bandrek Creamcino sendiri terinspirasi dengan racikan bandrek khas Jawa Barat.

Perpaduan rempah dengan susu yang dibuat hangat disajikan seperti cappucino sehingga terlihat lebih elegan dan modern. Sementara Pandawa Brana ialah mocktail yang dipadukan dengan jamu.

Ada campuran teh hitam, pistachio liquid, serta foam atau buih yang terbuat dari campuran tolak angin. Ketika diteguk, bagian cairannya terasa manis ringan menyegarkan namun ada hint dingin seperti mint dari bagian foamnya.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!


Jakarta

Di Hotel Tentrem Jakarta ada restoran otentik Italia yang layak dicoba. Menunya burrata segar hingga cartoccio dengan tinta cumi nan unik.

Hotel bintang 5 di Alam Sutera, Hotel Tentrem Jakarta, memiliki beberapa outlet food and beverage yang layak dicoba. Salah satunya Canella, restoran penyaji makanan khas Italia yang otentik rasanya.

Di balik makanan-makanan lezat Canella, ada tangan dingin chef Ruly selaku chef de cuisine Hotel Tentrem Jakarta. Ia bersama tim bertugas merancang menu restoran.


Khusus menyajikan makanan Italia saat waktu makan malam, suasananya sengaja dibuat lebih intim dan hangat. Begitu pula menu-menu lezat seperti burata hingga pasta yang akan melengkapi waktu makan.

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Canella
Alamat Hotel Tentrem Jakarta Lantai 6, Jl Alam Sutera Boulevard No 11, Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
No Telp 0822-1148-4144
Jam Operasional Setiap hari, 18.00 – 22.00 WIB
Estimasi Harga Rp 200.000++/pax
Tipe Kuliner Italia
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Ruang VIP
  • Area Parkir Luas
  • Bawa Pulang
  • dll
Canella: Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!Burrata di Canella dijaga kesegarannya hingga ketika disajikan untuk tamu. Foto: Tim detikfood

Burrata sebagai Menu Pembuka yang Segar

Chef Ruly mengutamakan penggunaan bahan segar di Canella, seperti pilihan appetizer atau menu pembuka yang berisi buratta dan beef carpaccio.

Saat mengunjungi Canella, tim detikfood mencicipi buratta yang digadang-gadang menjadi menu pembuka favorit. Keju berbentuk bulat yang mulus dilengkapi kucuran cuka balsamic serta sayuran pelengkapnya.

Saat dipotong, bagian luar kejunya kenyal dengan bagian dalam yang juicy dan lembut. Ketika disantap, rasa asam dan gurih khas kejunya kuat.

Untuk menjaga kualitas bahan-bahan yang dibutuhkan pada penyajian secara segar, chef Ruly mengandalkan sumber bahan import demi rasa terbaik. “Memang kebanyakan kita import barangnya. Untuk jaga kualitas dan orisinalitas rasanya,” ujar chef Ruly kepada tim detikfood.

Canella: Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!Squid Ink Cartoccio yang berwarna hitam pekat menggunakan tinta cumi. Foto: Tim detikfood

Pasta Squid Ink Cartoccio Berbahan Tinta Cumi

Tak hanya menawan pengunjung pada menu pembuka, tetapi ada banyak pilihan menu utama. Kamu bisa mencicipi deretan pasta hingga pizza di sini.

Untuk pasta, Squid Ink Cartoccio jadi andalan. Pastanya disajikan dengan lapisan sourdough tipis di bagian atas yang dipanggang hingga sedikit kecokelatan.

Cara menikmatinya ialah dengan memotong lapisan sourdough di bagian atasnya. Keunikan dari hidangan ini terletak pada pasta segar yang menggunakan campuran tinta cumi sebagai pewarnanya agar menghadirkan warna hitam pekat.

Isiannya dilengkapi dengan berbagai jenis seafood. Seperti kerang, udang, dan buah zaitun yang menambah rasa segarnya.

Tekstur pastanya al dente dengan meresap bumbu yang diracik langsung oleh chef Ruly. Porsinya juga cukup besar dengan topping yang royal sehingga cocok dinikmati 3-4 orang.

Pizza hingga racikan mocktailnya yang tak kalah enak ada di halaman berikutnya.

Canella: Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!Pizza otentik khas Italia di Hotel Tentrem Jakarta disajikan dengan topping berlimpah. Foto: Tim detikfood

Pizza Otentik Italia

Jika berbicara makanan Italia, rasanya tak lengkap tanpa menyantap pizza. Canella juga membuat pizza dengan keotentikan tekstur roti dan rasa yang dijaga.

Chef Ruly mengungkapkan piza yang disajikan di Canella secara khusus menggunakan adonan sourdough. Sehingga ketika dinikmati rasanya akan sedikit asam, tetapi bersifat ringan dicerna.

Beef Bresaola, salah satu menu pizza di sini. Roti tipis dengan tekstur renyah di bagian pinggir dan kenyal di tengahnya dilengkapi topping seperti mozzarella, ricotta, irisan daging sapi, serta kucuran cuka hitam atau black balsamic vinegar, dan arugula segar.

Komposisinya menghadirkan rasa yang seimbang. Irisan daging sapi dan ricotta yang gurih diseimbangkan dengan rasa asam segar dari kucuran cuka dan manis dari potongan tomat.

Keju mozarella sebagai lapisan pertama di atas pizza juga menambah tekstur creamy ketika dinikmati. Pizzanya disajikan dengan ukuran medium, berisi 6 potong cocok untuk dinikmati 2-3 orang.

Canella: Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!Dua mocktil, Stella ala Canella dan Appetito, yang bisa dipesan untuk mencuci mulut setelah makan di Canella. Foto: Tim detikfood

Racikan Mocktail dengan Sentuhan Lokal

Mempertahankan konsep Hotel Tentrem Jakarta, bagian bar di Canella juga menolak melupakan sentuhan kekayaan Nusantara. Ada racikan mocktail segar berbahan dasar rempah dan bahan lokal.

Tim detikfood mencicipi mocktail Stella a la Canella dan Appetito. Keduanya memiliki karakter yang unik dengan gayanya masing-masing.

Stella ala Canella menghadirkan racikan mocktail yang kuat rempahnya. Seperti kayu manis dan cengkeh yang menunjukkan kekayaan rempah Indonesia.

Rasanya asam segar dengan aroma rempah yang kuat. Cocok untuk dinikmati setelah makan jika ingin minuman yang menyegarkan juga membersihkan mulut.

Jika lebih suka manis, kamu bisa pesan Appetito. Warnanya yang merah merona menghadirkan rasa dominan manis segar dengan aroma perasan kulit jeruk yang membuat lebih rileks.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com