Tag Archives: kripto

3 Altcoin Storage Ini Melejit dan Jadi Sorotan Pasar, STORJ Naik ke $0.16

Pasar kripto kategori Storage Tokens menunjukkan performa positif. Berdasarkan data terbaru, total kapitalisasi pasar aset kripto penyimpanan digital tercatat mencapai $2.58 miliar, naik 6.74% dalam 24 jam terakhir.

Sejumlah altcoin di sektor ini mencatat lonjakan harga dan volume perdagangan yang signifikan. Berikut 3 top altcoin storage tokens berdasarkan kapitalisasi pasar dikutip CoinMarketCap.

1. Impossible Cloud Network (ICNT) Pimpin Pasar

Impossible Cloud Network (ICNT) menempati posisi teratas sebagai storage token dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Harga ICNT tercatat di level $0.4919, naik 14.37% dalam 24 jam dan 11.06% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar ICNT mencapai $82.27 juta dengan volume transaksi harian sebesar $12.22 juta. Total suplai beredar berada di angka 167.22 juta ICNT, menjadikan aset ini salah satu yang paling likuid di sektor penyimpanan terdesentralisasi.

2. Storj (STORJ) Tancap Gas dengan Volume Fantastis

Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Storj (STORJ) berada di posisi kedua dengan kapitalisasi pasar sebesar $71.07 juta. Harga STORJ saat ini berada di level $0.1680, melonjak 46.31% dalam 24 jam dan 40.81% dalam 7 hari.

Menariknya, STORJ mencatat volume perdagangan harian yang sangat tinggi mencapai $123.77 juta, jauh melampaui storage token lain. Jumlah suplai beredar STORJ tercatat 422.97 juta token, menandakan minat pasar yang kuat terhadap aset ini.

3. IAGON (IAG) Masuk Jajaran Atas

IAGON (IAG) melengkapi daftar 3 besar storage token dengan kapitalisasi pasar sebesar $26.25 juta. Harga IAG berada di level $0.06982, naik 10.90% dalam 24 jam dan 8.39% dalam 7 hari terakhir.

Volume perdagangan 24 jam IAG tercatat $439 ribu dengan suplai beredar mencapai 376.02 juta IAG. Meski volumenya lebih kecil dibanding ICNT dan STORJ, performa harga IAG tetap menunjukkan tren positif.

Kesimpulan
Sektor Storage Tokens kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya kebutuhan penyimpanan data terdesentralisasi. ICNT, STORJ, dan IAG saat ini menjadi 3 altcoin unggulan berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan pergerakan harga dan volume yang mencerminkan tingginya minat investor dalam jangka pendek.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Terancam Anjlok 50%? Sinyal Mengerikan Muncul

Pergerakan harga Solana (SOL) kembali menjadi sorotan pelaku pasar kripto. Setelah mencatat kenaikan signifikan pada akhir musim panas, aset kripto ini justru mengalami tren penurunan tajam dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah analis bahkan memperingatkan potensi kejatuhan lanjutan hingga ke bawah level USD 70 dalam waktu dekat.

Analis kripto Ali Martinez menilai struktur pergerakan harga Solana sejak Maret 2024 hingga saat ini membentuk pola teknikal “head and shoulders”, yang dikenal sebagai sinyal bearish klasik. Pola tersebut terlihat dengan puncak tertinggi (head) yang terbentuk pada akhir tahun lalu, saat harga SOL menyentuh USD 240.

Penurunan Brutal di Depan Mata?

Baca juga: Harga Solana di Zona Kritis, Level US$130 Jadi Penentu Selanjutnya

Berdasarkan pola ini, Martinez memprediksi harga Solana berpotensi turun hingga USD 66,20. Jika skenario tersebut terjadi, SOL akan mengalami koreksi sekitar 50% dari harga saat ini yang berada di kisaran USD 132.

Pola head and shoulders terbentuk dari tiga puncak harga, yakni bahu kiri, kepala, dan bahu kanan. Jika harga menembus level support penting yang disebut neckline, trader biasanya menganggapnya sebagai sinyal kelanjutan tren penurunan.

Dilaporkan Crypto Potato, pandangan bearish tidak hanya datang dari Martinez. Analis lain yang dikenal dengan nama Crypto Tony memperkirakan adanya kenaikan kecil menuju area USD 134 sebelum harga kembali tertekan. Ia menyebut akan memanfaatkan kenaikan tersebut sebagai peluang untuk membuka posisi jual (short).

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Tekanan terhadap SOL juga tercermin dari indikator teknikal Relative Strength Index (RSI). Saat ini, RSI Solana berada di kisaran 69, mendekati zona jenuh beli (overbought). Dalam analisis teknikal, RSI di atas 70 sering dianggap sebagai sinyal potensi pembalikan arah ke bawah, sementara di bawah 30 dianggap sebagai peluang beli.

Meski demikian, tidak semua analis sepakat dengan skenario kejatuhan tajam. Sejumlah pihak justru melihat peluang kebangkitan harga Solana. TraderSZ, analis kripto dengan hampir 700 ribu pengikut di platform X, memprediksi harga SOL berpotensi menembus level USD 160 dalam beberapa hari ke depan. Analis lain bernama James juga memasang target optimistis di kisaran USD 152.

Data Pergerakan Solana

Data exchange netflow turut menjadi dasar pandangan bullish tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, arus keluar SOL dari bursa kripto tercatat jauh lebih besar dibandingkan arus masuk. Kondisi ini mengindikasikan investor memindahkan aset ke dompet pribadi (self-custody), yang umumnya dianggap sebagai sinyal positif karena menurunkan tekanan jual jangka pendek. Sebaliknya, lonjakan dana masuk ke bursa biasanya dikaitkan dengan persiapan aksi jual besar-besaran.

Dengan sinyal teknikal yang saling bertolak belakang, pergerakan harga Solana ke depan diperkirakan akan tetap volatil. Pelaku pasar kini menantikan apakah SOL akan benar-benar terperosok lebih dalam, atau justru mampu bangkit dan mematahkan prediksi bearish yang beredar.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertahan di US$1,84 Meski ETF Tembus US$1 Miliar, Ada Apa?

Harga XRP masih kesulitan menguat meskipun minat investor institusional terus meningkat. Hingga perdagangan terbaru, XRP bergerak di kisaran US$1,84, melemah sekitar 14% sejak awal tahun dan turun lebih dari 17% dalam sebulan terakhir. Kondisi ini terjadi di tengah tekanan pasar altcoin secara keseluruhan yang belum menunjukkan tanda pemulihan.

Padahal, dari sisi fundamental, XRP mencatat perkembangan positif. ETF spot XRP di Amerika Serikat kini telah menembus US$1 miliar aset kelolaan, menandakan adanya permintaan yang stabil dari investor institusi. Sejarah perdagangan XRP yang panjang serta kepastian regulasi dinilai membuat aset ini lebih mudah diterima oleh investor tradisional.

Permintaan ETF XRP dan Pasokan yang Menurun di Bursa

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga XRP Bertahan di US$1,84, Analis: Potensi Gerak Tajam 10%

Selain itu, data on-chain menunjukkan sinyal jangka panjang yang cukup kuat. Sekitar 750 juta XRP tercatat keluar dari bursa dalam beberapa pekan terakhir, menyisakan sekitar 1,5 miliar XRP di platform perdagangan. Jika tren ini berlanjut, analis memperkirakan potensi kelangkaan pasokan (supply squeeze) bisa terjadi pada awal 2026, terutama bila arus dana institusional terus meningkat.

Meski demikian, analis menilai kondisi pasar saat ini belum mendukung kenaikan harga yang berkelanjutan. Analis riset senior Nansen, Jake Kennis, memprediksi harga XRP akan bergerak sideways dalam jangka pendek. Menurutnya, altcoin cenderung sulit menguat sebelum Bitcoin stabil atau membentuk dasar harga yang jelas. Ia memperkirakan kondisi pasar yang lebih kondusif baru akan muncul pada paruh kedua 2026, seiring membaiknya sentimen investor dan faktor makroekonomi.

Dilaporkan Coinpedia, Kennis menegaskan bahwa pergerakan besar XRP ke depan akan sangat bergantung pada katalis nyata, seperti pertumbuhan ETF, adopsi XRP dalam sistem pembayaran dunia nyata, serta peningkatan partisipasi institusi, bukan sekadar dorongan spekulatif jangka pendek.

Level Harga Ripple yang Perlu Dipantau

Dari sisi teknikal, analis Ali Charts menyebut XRP saat ini sedang berkonsolidasi dalam pola segitiga, yang biasanya diikuti oleh pergerakan tajam. Ia memperkirakan potensi pergerakan harga sekitar 10% setelah terjadi breakout atau breakdown.

Level teknikal penting juga menjadi sorotan. Area US$1,80 dinilai sebagai support krusial. Jika harga menembus ke bawah level ini, XRP berpotensi turun hingga US$1,37. Sementara itu, peluang pembalikan arah ke atas masih memerlukan peningkatan volume transaksi dan sinyal teknikal bullish yang hingga kini belum terlihat.

Untuk proyeksi harga, pandangan analis masih beragam. Skenario konservatif memperkirakan XRP bertahan di kisaran US$1,80–US$1,90 jika tidak ada katalis besar dalam waktu dekat. Namun, proyeksi yang lebih optimistis menempatkan XRP di rentang US$3 hingga US$4 atau lebih pada paruh kedua 2026, dengan catatan arus ETF terus tumbuh, regulasi tetap mendukung, dan pasar kripto global kembali pulih.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik Tipis 0,26%, Bergerak Sideways

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan volatilitas yang relatif terbatas.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin berada di level $87.701,00 per BTC, mencatatkan kenaikan tipis +0,26% dalam 24 jam terakhir.

Meski bergerak positif secara harian, tekanan dari tren jangka menengah masih membatasi ruang kenaikan BTC.

Bitcoin saat ini tetap mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar $1.751 triliun, menempatkannya di peringkat pertama aset kripto global.

Namun, volume perdagangan 24 jam tercatat menurun ke kisaran $13,77–13,80 miliar, mengindikasikan berkurangnya agresivitas pelaku pasar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi 2%, Tekanan Pendek

Pergerakan Harga BTC: Konsolidasi di Area Kunci

Dalam 24 jam terakhir, BTC diperdagangkan pada rentang terendah $87.294,83 dan tertinggi $87.888,30.

Rentang yang sempit ini mencerminkan kondisi pasar yang cenderung menunggu arah, dengan pembeli dan penjual berada dalam posisi seimbang.

Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat -0,05%, menandakan tekanan jual ringan.

Sementara itu, secara mingguan, harga BTC masih turun -0,38% dalam 7 hari terakhir, memperkuat indikasi bahwa pasar masih belum menemukan momentum bullish yang kuat.

Tekanan Terlihat di Timeframe Lebih Panjang

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari perspektif jangka menengah, performa Bitcoin sebenarnya masih berada di bawah tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, harga BTC terkoreksi 3,81%, sementara dalam 60 hari, penurunan mencapai 22,09%. Bahkan dalam 90 hari terakhir, BTC masih melemah 21,57%.

Koreksi ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian setelah sebelumnya mengalami lonjakan besar dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa.

Sentimen pasar saat ini cenderung berhati-hati, terutama di tengah ketidakpastian global dan minimnya katalis besar dalam jangka pendek.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Bitcoin tercatat pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $126.198,07. Dengan harga saat ini di kisaran $87.700, BTC masih berada sekitar 30% di bawah ATH.

Jarak ini menunjukkan bahwa potensi pemulihan masih terbuka, namun membutuhkan dorongan volume dan sentimen yang lebih kuat.

Area $87.000–$88.000 kini menjadi zona psikologis penting. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas level ini, peluang konsolidasi lanjutan tetap terbuka, meski risiko penurunan tetap perlu diantisipasi.

Fundamental Bitcoin Tetap Solid

Dari sisi fundamental, struktur suplai Bitcoin tetap menjadi salah satu yang terkuat di pasar kripto.

Jumlah pasokan beredar saat ini mencapai 19,97 juta BTC, setara dengan 95,09% dari total suplai maksimum 21 juta BTC. Kelangkaan suplai inilah yang terus menjadi fondasi utama nilai jangka panjang Bitcoin.

Selain itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin saat ini berada di kisaran $1.841,53 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh BTC telah beredar.

Faktor kelangkaan ini membuat Bitcoin masih dipandang sebagai lindung nilai digital oleh sebagian investor.

Sentimen Pasar dan Prospek Bitcoin

Volume perdagangan yang menurun menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar memilih untuk menunggu konfirmasi arah sebelum masuk lebih agresif.

Dalam jangka pendek, Bitcoin diperkirakan masih akan bergerak sideways dengan volatilitas terbatas.

Namun, secara historis, fase konsolidasi seperti ini sering kali menjadi fondasi sebelum pergerakan besar berikutnya.

Arah selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makro global, pergerakan pasar keuangan tradisional, serta dinamika likuiditas di pasar kripto.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Menguat ke $88.800, Sentimen Mulai Positif

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi di area $87.700, dengan kenaikan harian yang terbatas dan tekanan dari tren jangka menengah.

Meski volume melemah dan momentum belum kuat, fundamental Bitcoin tetap solid dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum.

Bagi investor dan trader, kondisi ini menuntut kehati-hatian dan disiplin manajemen risiko, sembari terus memantau potensi katalis yang dapat menentukan arah pergerakan Bitcoin selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik Tipis 0,55%, Support $0,20 Jadi Penentu Arah

Pi Network (PI) mencatatkan pergerakan positif dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan 0,55% ke level $0,205, sedikit mengungguli kinerja pasar kripto secara keseluruhan yang naik sekitar 0,53%.

Meski kenaikannya tergolong tipis, pergerakan ini dinilai penting karena menunjukkan ketahanan teknikal PI di atas level psikologis $0,20, di tengah sentimen pasar yang masih berhati-hati.

Kenaikan harga PI terjadi saat indeks Fear & Greed masih berada di zona fear (29/100), mencerminkan bahwa pelaku pasar belum sepenuhnya percaya diri untuk mengambil risiko besar.

Namun, altcoin tertentu seperti PI tetap mendapat aliran beli terbatas, seiring adanya ekspektasi jangka panjang terhadap pengembangan ekosistemnya.

Baca Juga: Masuki Fase Krusial, Harga Pi Network (PI) Relatif Stabil di Level $0,2050

Sejalan dengan Pasar Kripto, Likuiditas Masih Tipis

Dari sisi pergerakan makro, harga PI cenderung selaras dengan arah pasar kripto global.

Penurunan tipis dominasi Bitcoin ke sekitar 58,95% memberi ruang bagi altcoin untuk bergerak naik, meski masih dalam skala terbatas.

Namun demikian, rasio perputaran (turnover) PI yang hanya sekitar 0,443% menunjukkan bahwa likuiditas pasar masih relatif tipis.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan beli kecil saja sudah cukup untuk mendorong harga naik, tetapi di sisi lain juga membuat PI rentan terhadap volatilitas jika muncul tekanan jual mendadak.

Bagi investor, kondisi ini menandakan bahwa kenaikan harga saat ini lebih bersifat relief rally ketimbang sinyal pembalikan tren yang kuat.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Support $0,20 Bertahan Meski Ada Unlock Token

Salah satu sorotan utama dari pergerakan PI adalah keberhasilannya mempertahankan support kuat di level $0,20, meskipun terjadi unlock sekitar 8,7 juta token pada 25 Desember.

Sejak Oktober, area $0,20 telah berulang kali diuji dan sejauh ini masih mampu bertahan.

Ketahanan ini dinilai sebagai sinyal positif dari sisi teknikal. Minimnya tekanan jual pasca-unlock menunjukkan bahwa sebagian besar pemegang PI cenderung memilih menahan aset mereka, alih-alih melakukan aksi jual panik.

Hal ini diduga berkaitan dengan basis pengguna Pi Network yang besar, termasuk jutaan pengguna yang telah melalui proses KYC.

Secara teknikal, penutupan harian di bawah $0,20 berpotensi membuka ruang koreksi lanjutan menuju area $0,186.

Sebaliknya, jika PI mampu kembali merebut area $0,23, maka peluang momentum bullish jangka pendek akan terbuka lebih lebar.

Harapan dari Kemitraan Web3 Gaming

Dari sisi fundamental, sentimen terhadap PI masih ditopang oleh narasi jangka panjang, khususnya terkait kemitraan Pi Network dengan CiDi Games yang diumumkan sebelumnya.

Kolaborasi ini bertujuan mengintegrasikan PI ke dalam ekosistem Web3 gaming dan ekonomi mikro berbasis blockchain, dengan fase pengujian direncanakan berlangsung pada kuartal pertama 2026.

Meski belum memberikan dampak utilitas langsung terhadap permintaan PI saat ini, kemitraan tersebut terus menjadi bahan optimisme komunitas.

Banyak pihak melihat langkah ini sebagai upaya Pi Network untuk menggeser fokus dari spekulasi harga menuju penggunaan nyata di dalam ekosistem digital.

Namun, tantangan tetap ada. Dengan sekitar 72% pasokan PI masih terkunci, potensi unlock token di masa depan dapat menjadi faktor penekan harga jika pertumbuhan permintaan tidak berjalan seimbang.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,59%: Sentimen Bearish Masih Dominan

Kenaikan 0,55% harga Pi Network dalam 24 jam terakhir mencerminkan kombinasi antara stabilitas pasar kripto, ketahanan teknikal di level $0,20, dan optimisme jangka panjang terhadap pengembangan ekosistem.

Meski demikian, likuiditas yang tipis dan risiko unlock token membuat pergerakan PI masih rentan terhadap volatilitas.

Fokus utama pasar kini tertuju pada kemampuan PI bertahan di atas $0,20 hingga akhir periode unlock Desember.

Jika level ini tetap terjaga, peluang konsolidasi sehat terbuka. Namun jika ditembus, tekanan koreksi jangka pendek perlu diantisipasi oleh investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Konsolidasi di Bawah $3.000, Momentum Pemulihan Lemah

Harga Ethereum (ETH) hari ini mencatatkan pergerakan positif meski masih terbatas.

Berdasarkan data terbaru, harga Ethereum berada di level $2.941,45 per ETH, naik sekitar 0,44% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan tipis ini mencerminkan upaya ETH bertahan di zona psikologis $2.900 di tengah tekanan tren jangka menengah yang masih dominan.

Sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia, Ethereum saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $354,78–355,02 miliar, mempertahankan posisinya di peringkat kedua aset kripto global.

Namun, volume perdagangan 24 jam tercatat hanya $7,40 miliar, menurun signifikan dibandingkan periode sebelumnya dan mengindikasikan melemahnya minat transaksi jangka pendek.

Baca Juga: Ethereum (ETH) Tertekan di Bawah $3.000: Harga Turun, Sentimen Lemah

Pergerakan Harga ETH: Naik Tipis, Volatilitas Terbatas

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak dalam rentang terendah $2.917,27 hingga tertinggi $2.957,30.

Rentang yang relatif sempit ini menunjukkan bahwa Ethereum sedang berada dalam fase konsolidasi, di mana tekanan beli dan jual masih seimbang.

Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir tercatat -0,08%, mengindikasikan adanya tekanan jual ringan setelah kenaikan harian.

Sementara itu, dalam 7 hari terakhir, harga ETH justru masih turun 1,21%, menandakan bahwa momentum jangka pendek belum sepenuhnya pulih.

Tekanan Masih Kuat di Timeframe Menengah

Jika ditinjau dalam periode yang lebih panjang, Ethereum masih menghadapi tekanan yang cukup signifikan.

Dalam 30 hari terakhir, harga ETH terkoreksi 2,56%, sementara dalam 60 hari, penurunan mencapai 26,79%. Bahkan dalam 90 hari, ETH masih tercatat melemah 28,66%.

Koreksi ini menegaskan bahwa kenaikan tipis harian belum cukup untuk mengubah struktur tren menengah Ethereum.

Banyak pelaku pasar masih bersikap hati-hati, menunggu konfirmasi yang lebih kuat sebelum kembali masuk secara agresif.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Ethereum sebelumnya mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $4.953,73. Dengan harga saat ini di kisaran $2.940-an, ETH masih berada lebih dari 40% di bawah ATH.

Jarak yang cukup lebar ini membuka potensi pemulihan jangka panjang, namun juga menegaskan bahwa fase pemulihan penuh belum terjadi.

Area $2.900–$3.000 kini menjadi zona krusial. Jika ETH mampu bertahan stabil di atas area ini, peluang konsolidasi sehat terbuka.

Sebaliknya, pelemahan di bawah $2.900 berpotensi memicu tekanan lanjutan.

Fundamental Ethereum Tetap Kokoh

Terlepas dari tekanan harga, fundamental Ethereum tetap kuat.

Dengan jumlah pasokan beredar sekitar 120,69 juta ETH, Ethereum tidak memiliki batas maksimum suplai seperti Bitcoin.

Namun, mekanisme burning biaya transaksi membantu menahan laju inflasi suplai dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Ethereum saat ini setara dengan market cap, yakni sekitar $354,78 miliar, menunjukkan bahwa valuasi pasar telah sepenuhnya mencerminkan suplai yang beredar.

Sebagai tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan Web3, Ethereum masih menjadi platform utama bagi berbagai inovasi blockchain, yang secara fundamental menopang nilai jangka panjang ETH.

Sentimen Pasar dan Prospek ETH

Volume perdagangan yang relatif rendah mengindikasikan bahwa pasar masih menunggu katalis baru, baik dari sisi makro ekonomi maupun perkembangan internal Ethereum.

Dalam jangka pendek, ETH diperkirakan akan melanjutkan pergerakan sideways dengan volatilitas terbatas.

Namun secara historis, fase konsolidasi seperti ini sering kali menjadi fondasi sebelum pergerakan harga yang lebih besar.

Arah selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto secara keseluruhan dan pergerakan Bitcoin sebagai pemimpin pasar.

Baca Juga: Harga ETH Hari Ini Bergerak Datar, Ethereum Konsolidasi di $2.900-an

Harga ETH hari ini menunjukkan kenaikan tipis ke level $2.941, namun masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan tren menengah yang belum sepenuhnya mereda.

Meski volume perdagangan melemah dan jarak dari rekor tertinggi masih lebar, fundamental Ethereum tetap solid sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia.

Bagi investor, kondisi ini menuntut kehati-hatian dan strategi jangka panjang, sembari terus memantau level kunci di area $2.900 sebagai penentu arah pergerakan Ethereum selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga STORJ Melonjak Lebih dari 30%, Mencatatkan Lonjakan Tajam

Harga Storj (STORJ) menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga STORJ hari ini berada di level $0,150541 per STORJ, menguat sekitar 30,80% secara harian.

Kenaikan agresif ini terjadi bersamaan dengan melonjaknya aktivitas perdagangan, menandakan meningkatnya minat pasar terhadap token berbasis decentralized storage tersebut.

Saat ini, kapitalisasi pasar STORJ berada di kisaran $63,68–64,35 juta, sementara volume perdagangan 24 jam justru menembus $102–103 juta.

Volume yang melampaui market cap ini menjadi indikasi kuat bahwa STORJ sedang berada dalam fase volatilitas tinggi, didorong oleh aksi spekulatif dan perburuan momentum jangka pendek.

Baca Juga: Harga STORJ Melonjak Lebih dari 30%, Volume Perdagangan Lampaui Kapitalisasi Pasar

Pergerakan Harga STORJ: Reli Tajam dalam Waktu Singkat

Dalam 24 jam terakhir, STORJ diperdagangkan pada rentang harga yang sangat lebar, dengan level terendah $0,114184 dan tertinggi $0,174806.

Fluktuasi tajam ini mencerminkan pertarungan intens antara pembeli dan penjual di tengah lonjakan volume.

Secara jangka pendek, performa STORJ terlihat sangat impresif. Dalam 7 hari terakhir, harga STORJ telah naik 29,91%, sementara secara harian kenaikannya mencapai 32,23%.

Bahkan dalam satu jam terakhir, STORJ masih mencatatkan kenaikan 0,68%, menunjukkan bahwa momentum bullish belum sepenuhnya mereda.

Namun, jika dilihat dari perspektif yang lebih panjang, STORJ masih berada dalam tren pemulihan. Dalam 30 hari terakhir, harga masih terkoreksi 1,71%, sedangkan dalam 60 hari turun 12,05% dan dalam 90 hari anjlok 33,29%.

Artinya, reli saat ini masih bersifat rebound dari tekanan sebelumnya.

Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Stroj (STORJ/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Sangat Lebar

Storj pernah mencetak rekor tertinggi (all-time high) di level $3,907883. Dengan harga saat ini di sekitar $0,15, STORJ masih berada lebih dari 95% di bawah ATH.

Jarak yang sangat lebar ini membuat STORJ kerap dipandang sebagai aset dengan potensi volatilitas ekstrem, baik untuk reli tajam maupun koreksi cepat.

Kondisi ini juga menjelaskan mengapa lonjakan kecil dari sisi permintaan dapat mendorong harga naik secara signifikan, terutama ketika likuiditas meningkat secara mendadak.

Struktur Pasokan dan Valuasi

Dari sisi tokenomics, jumlah pasokan beredar STORJ saat ini mencapai 422,97 juta token.

Tidak adanya batas maksimum suplai yang tegas membuat valuasi STORJ sepenuhnya tercermin dalam kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang berada di kisaran $64,66 juta, relatif sejalan dengan market cap saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa risiko dilusi pasokan tidak terlalu dominan dalam jangka pendek, dan pergerakan harga STORJ saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan sentimen pasar.

Aktivitas Pasar dan Sentimen Investor

STORJ saat ini berada di peringkat ke-355 aset kripto terpopuler. Lonjakan volume yang sangat besar dibandingkan market cap menunjukkan masuknya trader aktif yang memanfaatkan volatilitas tinggi.

Namun, rasio volume yang ekstrem juga menjadi sinyal peringatan. Dalam kondisi seperti ini, aksi ambil untung (profit taking) dapat terjadi kapan saja, terutama jika momentum beli mulai melemah.

Investor ritel perlu mewaspadai potensi koreksi cepat setelah reli tajam.

Baca Juga: Investor Diam-Diam Borong Solana Rp5 Triliun, Harga SOL Siap Bangkit?

Lonjakan lebih dari 30% harga STORJ dalam 24 jam terakhir menempatkan Storj sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini.

Volume perdagangan yang melampaui kapitalisasi pasar menegaskan bahwa STORJ sedang berada dalam fase volatilitas tinggi dan menjadi incaran trader jangka pendek.

Meski demikian, secara jangka menengah hingga panjang, STORJ masih berada jauh di bawah rekor tertingginya dan baru menunjukkan tanda-tanda pemulihan awal.

Investor disarankan untuk tetap berhati-hati, menerapkan manajemen risiko yang disiplin, dan tidak semata-mata mengejar euforia harga di tengah pergerakan yang sangat cepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Neutron (NTRN) Naik 21%, Volume Trade Tembus 2x Lipat

Harga Neutron (NTRN) mencuri perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga NTRN hari ini berada di level $0,029912 per token, naik sekitar 21,43% secara harian.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah lonjakan volume perdagangan yang sangat agresif, menandakan meningkatnya aktivitas spekulatif pada aset kripto berkapitalisasi kecil tersebut.

Saat ini, kapitalisasi pasar Neutron tercatat di kisaran $18,92–18,99 juta, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $38,70–38,75 juta.

Volume yang lebih dari dua kali lipat market cap ini menjadi sinyal kuat bahwa NTRN sedang mengalami fase volatilitas tinggi, sering kali dipicu oleh aksi trader jangka pendek yang memburu momentum.

Baca Juga: Momentum Kenaikan Tak Terbendung, Neutron Naik 10%

Performa Harga NTRN: Rebound Tajam Setelah Tekanan Panjang

Dalam satu hari terakhir, NTRN mencatatkan kenaikan harga sebesar 21,69%, dengan tambahan nilai sekitar $0,005352.

Secara mingguan, token ini juga menguat 18,43%, memperkuat indikasi bahwa NTRN sedang mengalami fase rebound jangka pendek.

Namun, jika dilihat dalam perspektif waktu yang lebih panjang, pergerakan harga Neutron masih berada dalam tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, harga NTRN tercatat turun 19,66%, sedangkan dalam 60 hari terkoreksi 36,63%. Bahkan dalam rentang 90 hari, NTRN mengalami penurunan tajam hingga 62,74%.

Data ini menunjukkan bahwa reli harga saat ini lebih bersifat pemulihan teknikal dibandingkan pembalikan tren jangka panjang.

Investor dan trader perlu mencermati apakah kenaikan ini mampu berlanjut atau justru memicu aksi ambil untung dalam waktu dekat.

Pergerakan harga Neutron (NTRN/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Neutron (NTRN/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Volume Tinggi Jadi Sinyal Pergerakan Ekstrem

Salah satu faktor paling menonjol dari pergerakan NTRN hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang sangat tinggi.

Dengan volume harian mencapai lebih dari 200% market cap, NTRN menjadi salah satu aset dengan aktivitas perdagangan paling intens di kelasnya.

Kondisi seperti ini biasanya menandakan masuknya spekulan jangka pendek; tingginya volatilitas intraday; dan potensi pergerakan harga ekstrem, baik naik maupun turun.

Meski demikian, lonjakan volume juga dapat menjadi peringatan risiko, karena harga bisa berbalik tajam apabila tekanan jual meningkat.

Struktur Pasokan dan Valuasi NTRN

Dari sisi tokenomics, jumlah pasokan beredar NTRN saat ini mencapai 632,63 juta token, setara dengan sekitar 63,28% dari total suplai maksimum yang dibatasi di 999,74 juta token.

Dengan struktur ini, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Neutron berada di kisaran $30,02 juta.

Perbedaan antara market cap saat ini dan FDV menunjukkan masih adanya potensi dilusi pasokan ke depan, yang dapat menjadi faktor penekan harga apabila pasokan baru masuk ke pasar tanpa diimbangi permintaan yang sepadan.

Sentimen Pasar dan Risiko Perdagangan

Saat ini, NTRN berada di peringkat ke-753 aset kripto berdasarkan popularitas.

Lonjakan harga dan volume menempatkan Neutron dalam radar trader aktif, namun juga meningkatkan risiko fluktuasi tajam.

Menariknya, meski secara harian harga menguat kuat, perubahan harga dalam 1 jam terakhir justru turun 4,89%, mengindikasikan mulai munculnya tekanan jual jangka sangat pendek.

Hal ini menegaskan bahwa pasar NTRN masih bergerak sangat dinamis dan rentan terhadap perubahan sentimen cepat.

Baca Juga: Apa Itu Aset Kripto Neutron (NTRN)?

Kenaikan lebih dari 21% harga NTRN hari ini menandai fase rebound yang agresif setelah periode tekanan berkepanjangan.

Volume perdagangan yang melampaui dua kali kapitalisasi pasar menunjukkan minat spekulatif yang tinggi, namun juga membawa risiko volatilitas ekstrem.

Bagi trader jangka pendek, NTRN menawarkan peluang pergerakan cepat, sementara bagi investor jangka menengah hingga panjang, reli ini masih perlu dikonfirmasi oleh stabilitas harga dan volume yang berkelanjutan.

Disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi pergerakan Neutron yang sangat fluktuatif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tersungkur di US$0,12, Analis Prediksi Gerak Ekstrem 15%

Dogecoin (DOGE) kembali berada di bawah tekanan setelah pasar kripto mengalami koreksi terbaru. Memasuki pekan terakhir tahun ini, sejumlah analis memperingatkan investor untuk bersikap lebih waspada karena pergerakan harga DOGE masih menunjukkan sinyal negatif dalam jangka pendek.

Pada Jumat (27/12), Dogecoin mencatat penurunan intraday sekitar 4,2% dan sempat menyentuh area US$0,126 di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi. Secara keseluruhan, DOGE telah terkoreksi lebih dari 50% dari puncak harga awal Oktober dan kehilangan beberapa level support penting dalam dua bulan terakhir.

Level Penting Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Disinyalir Masuk Fase Akumulasi, Level US$0,15 Jadi Kunci

Setelah gagal mempertahankan level US$0,135 hampir dua pekan lalu, harga Dogecoin bergerak sideways di rentang US$0,120–US$0,135. Hingga kini, DOGE belum mampu menembus batas atas rentang tersebut, meski beberapa kali mencoba. Saat ini, DOGE berupaya bertahan di zona support krusial US$0,120 untuk mencegah penurunan lebih lanjut.

Analis dari More Crypto Online menyebut Dogecoin masih berada dalam kondisi “falling knife” atau tren turun yang belum selesai. Menurutnya, belum ada bukti kuat bahwa koreksi telah mencapai titik dasar. Ia memperkirakan potensi penurunan hingga 20% menuju area support berikutnya di US$0,096 bahkan US$0,08. Ia juga menekankan bahwa kehati-hatian tetap diperlukan sampai muncul struktur kenaikan harga yang lebih jelas.

Dilaporkan Trading View, pandangan serupa disampaikan analis Crypto Jobs yang menilai DOGE belum menunjukkan struktur pembalikan bullish. Volume beli yang lemah serta momentum bearish membuat peluang pemulihan masih terbatas. Selama harga Dogecoin berada di bawah area US$0,14–US$0,15, kendali pasar dinilai masih berada di tangan penjual. Ia menilai skenario penurunan ke kisaran US$0,100–US$0,095 masih realistis, meskipun pergerakan naik jangka pendek tetap mungkin terjadi sebelum penurunan lanjutan.

Sisi Lain DOGE

Di sisi lain, analis BitGuru memiliki pandangan lebih optimistis. Ia menilai koreksi mendalam Dogecoin telah selesai dan harga saat ini berada di zona permintaan utama US$0,120–US$0,130. Jika DOGE mampu merebut kembali level harga akhir November, potensi reli menuju resistance US$0,18 dinilai terbuka. Namun, kegagalan bertahan di area saat ini dapat memperpanjang fase konsolidasi.

Sementara itu, Trader Tardigrade menyoroti aspek teknikal lain, yakni terbentuknya pola symmetrical triangle baru pada grafik H4. Menurutnya, pola ini berpotensi menghasilkan pergerakan harga sekitar 15% ke arah bullish maupun bearish. Namun, penurunan harga pada Jumat membuat DOGE menembus batas bawah pola di sekitar US$0,123, sehingga membuka peluang pelemahan lanjutan menuju area US$0,10–US$0,11 jika tidak segera terjadi rebound.

Hingga artikel ini ditulis, Dogecoin diperdagangkan di kisaran US$0,122, turun sekitar 7,3% dalam sepekan terakhir. Kondisi ini membuat investor dan trader disarankan untuk mencermati pergerakan harga dengan lebih hati-hati menjelang pergantian tahun.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Natal Berdarah Pengguna Trust Wallet, Dana Kripto Menguap US$7 Juta

Pengguna Trust Wallet mengalami kerugian sekitar US$7 juta atau setara lebih dari Rp100 miliar akibat peretasan yang terjadi pada Hari Natal. Insiden ini menargetkan ekstensi browser Trust Wallet versi 2.68 dan berdampak pada pengguna desktop. Pendiri Binance sekaligus pemilik Trust Wallet, Changpeng Zhao (CZ), memastikan bahwa seluruh dana yang hilang akan diganti.

Dalam pernyataan resmi melalui platform X pada Kamis, Trust Wallet mengungkapkan bahwa ekstensi browser mereka telah dikompromikan akibat insiden keamanan. Perusahaan meminta pengguna segera memperbarui ke versi 2.89 untuk mencegah risiko lebih lanjut.

Dilaporkan Cointelegraph, sehari kemudian, CZ menegaskan melalui unggahan di X bahwa kerugian pengguna akibat peretasan tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh Trust Wallet. Trust Wallet sendiri mengklaim melayani sekitar 220 juta pengguna di seluruh dunia.

Hacker Serang Trust Wallet

Perusahaan keamanan siber SlowMist mengungkapkan bahwa serangan ini telah direncanakan sejak awal Desember. Menurut salah satu pendirinya, Yu Xian, pelaku mulai mempersiapkan serangan sejak 8 Desember, menanamkan backdoor pada 22 Desember, lalu mulai memindahkan dana pada 25 Desember hingga akhirnya terdeteksi.

Tidak hanya mencuri aset kripto, kode backdoor tersebut juga dilaporkan mengambil dan mengirimkan data pribadi pengguna ke server milik penyerang. Temuan ini memicu kekhawatiran serius terkait keamanan data pengguna Trust Wallet.

Detektif on-chain ZachXBT menyebutkan bahwa ratusan pengguna terdampak oleh insiden ini. Sejumlah pengamat industri kripto bahkan menilai terdapat indikasi kuat keterlibatan orang dalam, mengingat penyerang mampu mengunggah versi baru ekstensi Trust Wallet ke situs resmi.

Penasihat blockchain antar-pemerintah Anndy Lian menyatakan bahwa serangan semacam ini “tidak wajar” dan peluang keterlibatan insider “sangat tinggi”. CZ pun mengakui bahwa peretasan tersebut “kemungkinan besar” melibatkan orang dalam.

Para pengamat industri kripto menyuarakan kekhawatiran internal 

SlowMist juga menyoroti bahwa pelaku terlihat sangat memahami kode sumber ekstensi Trust Wallet, sehingga mampu menyisipkan backdoor secara efektif untuk mengakses informasi sensitif pengguna.

Meski menimbulkan kerugian besar, insiden Trust Wallet ini masih tergolong kecil dibandingkan peretasan dompet kripto lain. Pada Februari 2024, salah satu pendiri Axie Infinity, Jeff Zirlin, kehilangan US$9,7 juta Ether akibat dugaan eksploitasi dompet pribadi.

Namun demikian, data Chainalysis menunjukkan bahwa peretasan dompet pribadi semakin menjadi ancaman serius. Pada 2025, 37% dari total nilai kripto yang dicuri berasal dari kompromi dompet pribadi, jika peretasan besar Bybit senilai US$1,4 miliar dikecualikan.

Kasus Trust Wallet kembali menegaskan meningkatnya risiko keamanan di industri kripto, sekaligus memicu sorotan tajam terhadap keamanan internal penyedia layanan dompet digital.

Baca juga: Cara Transfer Aset Kripto dari Trust Wallet ke Tokocrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com