Tag Archives: madrasah aliyah

Segera Daftar! Beasiswa Santri Baznas 2024 Diperpanjang hingga 31 Oktober!


Jakarta

Atas antusiasme yang tinggi terhadap Beasiswa Santri Baznas 2024, pendaftaran diperpanjang hingga 31 Oktober 2024. Bagi detikers yang berminat, bisa mendaftar secara online lewat bazn.as/daftarBSB2024.

Beasiswa Santri Baznas 2024 sendiri disediakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk calon mahasiswa yang ingin masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/favorit. Khususnya, santri berprestasi dari keluarga kurang mampu dan sekarang tengah menginjak kelas 12 Madrasah Aliyah (MA)/sederajat.

Penerima beasiswa nantinya akan menerima manfaat berupa biaya persiapan masuk PTN sebesar Rp 4 juta. Selain itu, Baznas juga akan memberikan bimbingan kepada para awardee.


Apa saja syarat daftarnya? Mengutip laman Baznas berikut di antaranya:

Syarat Daftar Beasiswa Santri Baznas 2024

Persyaratan Umum

1. Warga negara Indonesia

2. Berasal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP)

3. Siswa aktif kelas 12 MA/sederajat dibuktikan dengan surat keterangan aktif

4. Santri memiliki akhlak terpuji dan layak mengikuti seleksi program beasiswa serta telah direkomendasikan Pimpinan Pesantren

5. Mempunyai wawasan dan komitmen implementasi nilai keislaman

6. Mempunyai prestasi akademik dan non akademik dengan dibuktikan lampiran nilai rata-rata rapor, sertifikat atau piagam penghargaan

Persyaratan Khusus

1. Santri adalah anak dari keluarga dhuafa tapi mempunyai keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN

2. mendapat persetujuan dari orang tua/wali untuk melanjutkan pendidikan ke PTN

3. Tidak terikat kewajiban pengabdian di pesantren setelah lulus

4. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika sudah diterima

5. Jika lulus sebagai penerima, santri tidak diperbolehkan menerima beasiswa serupa lainnya

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Santri Baznas 2024

1. Proposal yang dilampiri dokumen berikut:
– Izin operasional pesantren dari Kemenag
– Piagam Statistik Pesantren terlampir NSP
– Struktur organisasi pesantren
– SK pengangkatan Pimpinan Pesantren
– Foto KTP pimpinan
– Foto buku rekening pesantren
– Sertifikat akreditasi sekolah
– Surat keterangan aktif sekolah
– Surat keterangan tidak ada kewajiban mengabdi
– Dokumentasi bangunan/gedung pesantren

2. Data Terpadu Santri (DTS) yang berisi data individu, data sekolah, dan data kampus tujuan.

3. Strategi pelaksanaan program yang berisi rencana pelaksanaan program, data santri ajuan, data lulusan tiga tahun terakhir, dan rencana anggaran biaya (RAB).

Cara Daftar Beasiswa Santri Baznas 2024

Pesantren pendaftar mempelajari petunjuk teknis pendaftaran dan mengunduh dokumen format persyaratan pada link https://bazn.as/panduanBSB2024. Kemudian pesantren pendaftar mengisi formulir online dan mengunggah seluruh dokumen pesyaratan sesuai format melalui link https://bazn.as/daftarBSB2024.

Nah, itulah informasi terkait pendaftaran Beasiswa Santri Baznas 2024. Ayo segera daftarkan dirimu detikers!

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Kuliah ke Al-Azhar Mesir 2025 Dibuka, Pendaftaran hingga 9 Mei



Jakarta

Pendaftaran beasiswa studi ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir tahun 2025 resmi dibuka. Pendaftaran bisa dilakukan dari 1 hingga 9 Mei 2025.

Beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan madrasah aliyah (MA), pendidikan Diniyah Formal Ulya atau satuan pendidikan muadalah yang memenuhi syarat. Untuk mendapatkan beasiswa, detikers harus daftar dan mengikuti computer based test (CBT) serta wawancara.

Adapun proses seleksi diselenggarakan langsung oleh Kementerian Agama hingga pengiriman nama peserta ke Markaz Tathwir. Sementara pemberkasan dan pendaftaran ke Universitas Al-Azhar dilakukan masing-masing pelamar.


Bagaimana cara daftar Beasiswa Al-Azhar Mesir 2025? Cek ketentuannya berikut ini!

Syarat Daftar Beasiswa Al-Azhar 2025

  • Lulusan madrasah aliyah (MA), pendidikan diniyah formal ulya atau satuan pendidikan muadalah yang memenuhi syarat.
  • Usia pelamar maksimal 30 tahun per 1 Mei 2025.
  • Melakukan pendaftaran secara online lewat laman https://diktis.kemenag.go.id/timteng12/2025/
  • Membayar uang seleksi Rp 300 ribu
  • Melakukan tahapan seleksi yang ditetapkan
  • Mahir dalam berbahasa Arab
  • Mempunyai hafalan Al-Quran, Qiroatul Kutub, dan mempunyai wawasan keislaman dan kebangsaan
  • Mempunyai dokumen yaitu ijazah, transkrip nilai, surat keterangan lulus (SKL), rapor kelas 12 bagi lulusan tahun 2025, pasfoto berwarna ukuran 3×4 (tanpa cadar bagi perempuan), dan surat izin dari orang tua/wali.

Tahapan Seleksi Beasiswa Al-Azhar 2025

Penilaian seleksi Beasiswa Al-Azhar 2025 didasarkan pada CBT online dengan bobot 70% dan wawancara 30%. Berikut rincian tahapan tesnya:

Tahap Pertama

Seleksi kemampuan bahasa Arab secara CBT online pada 17 Mei 2025 di rumah/lokasi masing-masing. Untuk bisa mengikuti ujian ini, peserta harus menyiapkan laptop minimal dengan spesifikasi Windows 10 yang sudah terinstall Safe Exam Browser.

Kemudian sediakan juga aplikasi Zoom Meeting dan jaringan internet yang memadai. Setelah menyelesaikan tes, peserta dapat melihat hasilnya langsung.

Jika ada kendala teknis, tes bisa diulang satu kali di lokasi kampus pilihan. Hasil tes tahap ini akan diumumkan pada 18 Mei 2025.

Tahap Kedua

Tahap kedua adalah wawancara. Tahap wawancara dilaksanakan secara offline atau tatap muka.

Peserta akan dites hafalan Al-Quran juz 1, Qiroatul Kutub, dan wawancara wawasan seputar keislaman dan kebangsaan.

Jadwal Seleksi Beasiswa Al-Azhar 2025

  • Pendaftaran: 1-9 Mei 2025
  • Verifikasi dan validasi dokumen: 1-9 Mei 2025
  • Pengumuman lulus verifikasi dokumen: 10 Mei 2025
  • Simulasi computer based test (CBT): 16 Mei 2025
  • Pengumuman hasil CBT: 17 Mei 2025
  • Wawancara: 20-21 Mei 2025
  • Pengumuman hasil akhir: 24 Mei 2025

Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Al-Azhar Mesir 2025. Selamat mencoba ya detikers, semoga sukses!

(cyu/cyu)



Sumber : www.detik.com

Sejahterakan Guru hingga Lestarikan Lingkungan



Jakarta

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar membeberkan deretan capaian kinerja Kementerian Agama (Kemenag) dalam mewujudkan Asta Cita. Ini menjadi refleksi satu tahun mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Asta Cita bukan sekadar rencana politik, tapi arah moral bangsa. Di Kementerian Agama, kami terus berupaya agar nilai agama tidak berhenti di mimbar, tetapi hidup dalam kebijakan yang memuliakan manusia,” kata Menag dalam refleksi satu tahun perjalanan Kemenag mengawal Asta Cita, di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Salah satu capaian itu adalah menyejahterakan pendidik. Menag menyebut pertama kalinya dalam sejarah, tunjangan profesi guru non PNS dinaikkan secara signifikan. Mulai dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta per bulan.


“Guru dan dosen adalah ruh pendidikan. Ketika mereka sejahtera dan dihargai, maka pendidikan agama akan bermartabat, dan bangsa akan berkarakter,” sambungnya.

Tahun ini, sebanyak 206.325 guru telah mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), meningkat hingga 700% dibanding tahun sebelumnya. Selain itu ada lebih 5.000 dosen Perguruan Tinggi Keagamaan yang juga mengikuti PPG di 2025.

Langkah tersebut menjadi bagian dari akselerasi peningkatan kesejahteraan karena guru dan dosen yang lulus PPG maka dapat menerima tunjangan profesi di tahun mendatang.

“Langkah ini menjadi bagian dari akselerasi peningkatan kesejahteraan, karena guru dan dosen yang lulus PPG maka dapat menerima tunjangan profesi di tahun mendatang,” jelas Menag.

Kemenag juga memperluas akses pendidikan tinggi dengan memberikan 156.581 beasiswa KIP Kuliah, 6.453 Beasiswa Indonesia Bangkit, serta 2.270 Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Tak hanya bagi umat Islam, beasiswa juga diberikan untuk 329 mahasiswa Orang Asli Papua (OAP), dan 153 penerima beasiswa zakat di 21 kampus negeri maupun swasta.

Dalam setahun terakhir, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) disalurkan kepada 19.264 siswa Pada Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen, 161.591 Santri, serta 1.469 Siswa pada Satuan Pendidikan Keagamaan Hindu.

“Lebih dari 9 triliun rupiah, anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudlatul Athfal dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah disalurkan untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran,” sebut pria yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

Capaian besar lainnya yang diraih Kementerian Agama adalah pendirian Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Negeri (SETIAKIN) di Bangka Belitung. Ini adalah sekolah tinggi Khonghucu negeri pertama di Indonesia. Selain perluasan akses, kehadiran SETIAKIN menjadi simbol kehadiran negara atas kebutuhan pendidikan tinggi keagamaan Khonghucu.

Kemenag juga hadir dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam revitalisasi madrasah. Untuk Sekolah Rakyat, Kemenag siapkan kurikulum pendidikan agama, serta 152 guru dan tenaga pendidik.

Ada dua madrasah unggulan yang terpilih sebagai Sekolah Garuda Transformasi, yaitu: Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Gorontalo dan Ogan Komering Ilir (Sumsel). Selain itu, ada 1.414 madrasah yang direvitalisasi dalam PHTC Presiden Prabowo.

“Buah dari upaya Kemenag memajukan pendidikan agama dan keagamaan menampakkan hasil. MAN IC Serpong menjadi Sekolah Terbaik berdasarkan nilai UTBK 2025, sedang MAN 2 Kota Malang menjadi Sekolah Terbaik dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025,” papar Menag.

Kemudian, dalam setahun belakangan Kemenag juga sedang mengembangkan sistem dan program yang konkret untuk memperkuat harmoni bangsa. Melalui aplikasi Si-Rukun (Early Warning System), potensi konflik keagamaan bisa dideteksi sejak dini di berbagai daerah. Penyuluh agama menjadi garda terdepan dalam mengoperasikan aplikasi ini.

Pengembangan Si-Rukun menjadi ikhtiar bersama seluruh unit eselon I Kemenag, mulai dari Ditjen Bimas Islam, Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB). Sistem ini dibangun berdasarkan penelitian terkait peta potensi konflik keagamaan di berbagai daerah, termasuk pemetaan zona merah, kuning, dan hijau.

Demi memperkuat kesiapan di lapangan, Kemenag telah melatih 500 penyuluh agama di KUA sebagai aktor resolusi konflik. Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu melakukan deteksi dini serta penanganan cepat di wilayah dengan potensi konflik tinggi.

Selain itu, Kemenag juga membina 300 penyuluh agama dalam pemetaan masalah sosial-keagamaan, memperkuat kapasitas 600 penceramah agar berdakwah dengan pendekatan moderat dan literasi digital, serta membina 200 dai muda untuk melahirkan generasi dai yang berwawasan moderat, adaptif, dan mandiri (dakwah kontekstual dan keterampilan entrepreneurship).

Kemenag juga menggelar Program Akademi Kepemimpinan Mahasiswa Nasional (Akminas) juga melahirkan 1.192 kader lintas agama yang dibekali semangat kepemimpinan plural dan damai. Kemenag bahkan melakukan rekonstruksi terhadap 25 pesantren eks-Jamaah Islamiyah dengan total 5.077 santri, sebagai langkah deradikalisasi berbasis pendidikan .

“Kerukunan adalah prasyarat pembangunan. Indonesia hanya bisa maju bila umatnya damai, saling menghormati, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat,” terangnya.

Capaian ini juga tercermin dalam hasil survei Poltracking Indonesia, yang menempatkan “menjaga kerukunan antarumat beragama” sebagai keberhasilan tertinggi pemerintahan Prabowo-Gibran dengan tingkat kepuasan publik mencapai 86,7%, disusul menjaga kehidupan keagamaan (80,2%) dan menjaga persatuan bangsa (77,1%).

Tak sampai di situ, Kemenag turut menyukseskan pelaksanaan dua program prioritas nasional: Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar Kemenag dalam mendukung upaya Presiden meningkatkan kesejahteraan sosial.

Sampai hari ini tercatat sebanyak 1.373.761 siswa madrasah dan 337.442 santri pesantren telah menikmati manfaat MBG. Sementara itu, lebih dari 12,5 juta siswa dari madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha juga menerima layanan CKG.

Upaya lain dalam meningkatkan kesejahteraan sosial yang dilakukan Kemenag adalah membantu 4.450 UMKM melalui pinjaman tanpa bunga (qardhul hasan) melalui program Masjid Berdaya dan Berdampak (MADADA). Sebanyak 1.350 takmir masjid bahkan diberikan bimtek secara khusus untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam pengelolaan dan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.

Untuk menekan angka perceraian dan membangun keluarga, lebih dari 17.266 pasangan nikah diberi pembinaan keluarga, baik dalam bentuk Bimbingan Perkawinan Islam, bimbingan keluarga sukinah bagi pasangan Hindu, maupun Hitta Sukhaya untuk umat Buddha.

“Inilah makna dakwah sosial. Kemenag berupaya agar ajaran agama hadir bukan hanya di rumah ibadah, tapi di ruang publik: berbagi makanan, menjaga kesehatan, dan memperkuat keluarga,” ujar Menag.

Langkah lainnya yang dilakukan Kemenag adalah memperluas pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat dan wakaf. Hingga Oktober 2025, Kemenag telah mengembangkan 37 Kampung Zakat, 29 inkubasi wakaf produktif, dan 10 Kota Wakaf di berbagai provinsi.

Lebih dari 105.000 sertifikat tanah wakaf diterbitkan, dan ini sangat penting dalam upaya menekan potensi sengketa lahan. Selain itu, 40 hektare Hutan Wakaf digulirkan sebagai bentuk integrasi antara ekonomi dan ekoteologi.

Demi memperkuat tata kelola dana keagamaan, Kemenag juga menggagas pembentukan Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) – sebuah institusi modern untuk mengelola zakat, wakaf, infak, fidyah, dan sedekah secara profesional, transparan, dan berdaya guna tinggi bagi ekonomi rakyat.

Selain itu, Kemenag mendorong gerakan ekoteologi – kesadaran spiritual dalam menjaga bumi. Melalui aksi nyata, Kemenag menanam lebih dari satu juta pohon di seluruh Indonesia, membangun 13 KUA berbasis green building, dan menerbitkan buku “Tafsir Ayat-Ayat Ekologi” yang memperkuat gerakan hijau berbasis nilai keagamaan.

Lalu, dalam rangka menutup refleksi setahun perjalanan, Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa keberhasilan Kemenag bukan hanya diukur dari program yang selesai, tetapi dari nilai-nilai agama yang benar-benar menjadi napas kebijakan publik. Karenanya, upaya membumikan nilai keagamaan perlu terus dilakukan.

“Agama tidak boleh berhenti di mimbar. Agama harus mewujud dalam kebijakan yang menyejahterakan, mendidik, dan memuliakan manusia. Inilah semangat Asta Cita yang kami kawal dengan sepenuh hati,” tegasnya.

Menag menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajarannya yang terus bekerja keras dalam ikut mewujudkan Asta Protas Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menag juga menyampaikan apresiasi kepada media dan masyarakat yang terus mengawal perjalanan Kemenag dengan kritis dan konstruktif.

“Terima kasih kepada insan pers yang telah menjaga ruang publik tetap sehat. Kritik dan dukungan Anda adalah bagian dari ibadah kami dalam melayani umat,” tandasnya.

(aeb/inf)



Sumber : www.detik.com

Profil 9 Madrasah yang Masuk Daftar SMA Terbaik di Indonesia


Jakarta

Tak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, sejumlah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) juga menunjukkan prestasi gemilang di bidang akademik dan sains. Hal ini dibuktikan dengan masuknya sembilan MAN ke dalam daftar SMA terbaik di Indonesia.

Peringkat ini disusun berdasarkan jumlah medali yang diraih para peserta didik dalam berbagai kompetisi, sebagaimana tercatat dalam data Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yang diakses pada 18 Juli 2025.

Dari daftar 50 besar SMA sederajat peraih medali terbanyak di Indonesia, MAN yang termasuk di antaranya, yaitu:


  • MAN 2 Kota Malang (Posisi ke-10)
  • MAN Insan Cendekia Serpong (Posisi ke-12)
  • MAN 2 Pekanbaru (Posisi ke-15)
  • MAN 2 Kudus (Posisi ke-18)
  • MAN Insan Cendekia Gorontalo (Posisi ke-24)
  • MAN Insan Cendekia OKI (Posisi ke-31)
  • MAN Insan Cendekia Padang Pariaman (Posisi ke-34)
  • MAN 4 Jakarta (Posisi ke-35)
  • MAN Insan Cendekia Kota Batam (Posisi ke-49)

Profil 9 Madrasah Terbaik di Indonesia

Berikut ini profil madrasah yang berhasil masuk dalam Top 50 SMA sederajat terbaik di Indonesia berdasarkan jumlah medali terbanyak menurut kriteria SIMT Kemendikbud RI.

1. MAN 2 Kota Malang

Jumlah Medali: 454 medali
Peringkat Nasional: #10

Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Malang sebelumnya adalah Madrasah Aliyah Negeri 3 (MAN 3) Malang. Kepala madrasah saat ini adalah Drs.H. Samsudin, M.Pd, yang dilantik pada 1 Maret 2023, menggantikan Plt. Kepala sebelumnya.

MAN 2 Kota Malang terkenal sebagai salah satu sekolah terbaik di Malang. Berdasarkan laman ltmpt.ac.id, sekolah ini menempati peringkat ke-19 secara nasional dan peringkat ke-2 di tingkat provinsi berdasarkan skor UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer).

Tidak hanya menyabet prestasi skala nasional, MAN 2 Kota Malang juga meraih prestasi internasional. Mengutip situs resmi madrasah tersebut, delegasi MAN 2 Kota Malang berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang Korea Youth Summit (KYS) 2025 di Korea Selatan, untuk kategori Best Content Creator Award dan Best Male Costume serta Best Female Costume.

Pada 2025 ini, MAN 2 Kota Malang berhasil mengantarkan sejumlah peserta didiknya lolos seleksi perguruan tinggi luar negeri, di antaranya Nanyang Technological University, University of Sydney, Monash University, University of New South Wales, Wageningen University of Research, University of Queensland, University of Toronto (Scarborough), University of California-Davis, University of Western Australia, University of Adelaide, dan Macquarie University.

Alamat: Jl. Bandung No.7, Penanggungan, Klojen, Kota Malang 65113
Telepon: 0341-551357 / 0341-558333
Website: https://man2kotamalang.sch.id

2. MAN Insan Cendekia Serpong

Jumlah Medali: 447 medali
Peringkat Nasional: #12

Didirikan pada tahun 1996 atas inisiatif Prof. Dr.-Ing. B.J. Habibie melalui program BPPT Science and Technology Equity Program (STEP), MAN Insan Cendekia Serpong awalnya dikenal sebagai SMU Magnet School, lalu berubah nama menjadi SMU Insan Cendekia dan akhirnya menjadi MAN Insan Cendekia pada tahun 2001 ketika pengelolaan resmi diserahkan kepada Kementerian Agama RI.

Madrasah ini merupakan yang pertama dan saat ini merangkul sistem asrama penuh, kurikulum Merdeka, serta fasilitas moving class untuk mendukung pembelajaran IPTEK berlandaskan IMTAQ.

Kepala madrasah saat ini adalah Dr.H. Abdul Basit, yang pernah menjabat Plt. dan kemudian dikukuhkan sebagai kepala tetap pada tahun 2021.

Sebagai sekolah madrasah yang menempati posisi teratas dalam daftar Top 1000 LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi), MAN IC Serpong tidak pernah sepi dari prestasi.

Dilansir dari laman ic.sch.id, salah seorang siswa MAN Insan Cendekia Serpong, Muhammad Anas Fathurrahman, berhasil meraih skor sempurna 1000 pada subtes Penalaran Matematika dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025.

Selain itu, pada 2020, MAN IC Serpong mendapatkan skor rerata TPS UTBK sebesar 599,65, yang menjadi nilai tertinggi nasional, dengan skor puncak mencapai 715,49.

Di kancah internasional, MAN IC Serpong juga berhasil mengukir sejumlah prestasi. Di antaranya Medali Emas dan Medali Perak dalam English for Speakers of Other Languages International Olympiad (ESOLIO) 2025 dan Honorable Mention dalam ajang Model United Nation (MUN) yang diselenggarakan oleh Nanyang Technological University Singapore 2025.

Lulusan madrasah ini berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi di dalam maupun luar negeri, termasuk di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, hingga The University of Queensland Australia.

Tidak hanya berprestasi di bidang ilmu pengetahuan umum, siswa MAN IC Serpong juga unggul dalam pendidikan agama dengan mencetak sejumlah penghafal Al-Qur’an.

Alamat: Jl. Cendekia BSD Sektor XI, Serpong, Tangerang Selatan, Banten 15310
Website: https://ic.sch.id

3. MAN 2 Pekanbaru

Jumlah Medali: 340 medali
Peringkat Nasional: #15

MAN 2 Pekanbaru awalnya merupakan sekolah Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) sejak Juli 1960. Kemudian berubah menjadi PGAN 3 pada 1977, MAN 2 Pekanbaru pada 1992, hingga dicanangkan sebagai madrasah unggulan MAN 2 Model Pekanbaru pada 20 Februari 1998.

Kepala madrasah MAN 2 Pekanbaru saat ini yaitu Ghafardi, S.Ag., M.Pd.I, yang menjabat sejak 2022.

Madrasah ini berstatus Madrasah Unggulan Akademik Nasional berdasarkan SK Dirjen Pendis No. 1834/2021 dan telah berhasil meraih berbagai prestasi di kancah nasional maupun internasional.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Agama RI, pada 2023, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru menduduki posisi kedua dalam daftar Top 10 SMA dan MA Lembaga Olimpiade Pendidikan Indonesia (LOPI), sebagai sekolah yang mengirimkan siswa terbanyak ke ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Adapun di kancah internasional, tim riset Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru berhasil meraih medali perak pada World Science Engineering Environment Competition (WSEEC) tahun 2021.

Alamat: Jl. Diponegoro No.55, Pekanbaru
Telepon/WhatsApp: 0812-6644-4402 / 0877-9069-8177
Email: man2kotapekanbaru@gmail.com
Website: https://www.m2mpekanbaru.sch.id

4. MAN 2 Kudus

Jumlah Medali: 324 medali
Peringkat Nasional: #18

MAN 2 Kudus merupakan salah satu madrasah unggulan di Jawa Tengah yang telah dikenal luas, khususnya oleh masyarakat Kabupaten Kudus. Madrasah ini mulai beroperasi sejak alih fungsi dari PGAN pada tahun 1992 dan dikelola melalui dana pemerintah (DIPA) serta partisipasi orang tua siswa.

Sejak berdiri, MAN 2 Kudus terus mengalami perkembangan, baik dari segi kepemimpinan maupun prestasi. Dukungan komite sekolah juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan dan kemajuan madrasah ini.

Dilansir dari web.man2kudus.sch.id, prestasi siswa MAN 2 Kudus cukup membanggakan, di antaranya meraih penghargaan tingkat nasional dalam ajang pemilihan pelajar berprestasi serta menciptakan inovasi teknologi berupa aplikasi untuk mendukung program makan bergizi gratis, yang berhasil meraih medali emas di kompetisi riset tingkat nasional.

Alamat: Prambatan Kidul, Kaliwungu, Kudus 59331
Telepon: (0291) 431184
Website: https://web.man2kudus.sch.id

5. MAN Insan Cendekia Gorontalo

Jumlah Medali: 305 medali
Peringkat Nasional: #24

MAN Insan Cendekia Gorontalo didirikan pada tahun 1996 sebagai bagian dari Program Penyetaraan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (STEP) oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren, dan MAN IC Gorontalo menjadi salah satu madrasah yang lahir dari inisiatif tersebut bersama MAN IC Serpong.

Sebagai madrasah berbasis sains dan teknologi, MAN IC Gorontalo juga unggul dalam bidang keagamaan dan seni. Prestasi siswanya mencakup juara 2 hafalan 100 hadits bersanad di ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH), serta juara 1 cabang komik digital pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten Bone Bolango.

Alamat: Jl. Kasmat Lahay, Desa Moutong, Kab. Bone Bolango, Gorontalo
Telepon: 0435-823692
Email: humas@icg.sch.id
Website: https://icg.sch.id

6. MAN Insan Cendekia OKI

Jumlah Medali: 281 medali
Peringkat Nasional: #31

MAN Insan Cendekia OKI merupakan madrasah berbasis asrama yang mengintegrasikan Pendidikan Agama Islam dengan penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kurikulum dikembangkan di atas standar nasional, dikelola berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta didukung fasilitas dan tenaga pendidik yang berkualitas.

Kehidupan di madrasah ini menekankan disiplin berbahasa (Indonesia, Inggris, dan Arab) serta pembelajaran yang terpadu antara ilmu agama, sains, dan humaniora. Konsep ini bertujuan menghapus dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, dengan pendekatan integratif yang bersumber pada Al-Qur’an dan Hadits.

MAN IC OKI telah menorehkan prestasi internasional, di antaranya meraih medali emas dalam ajang riset di Nanyang Technological University (NTU) Singapura dan menjadi juara dalam lomba riset Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE). Madrasah ini mencetak lulusan yang unggul dalam akidah, berpikir luas, dan siap bersaing di tingkat global.

Alamat: Jl. Lintas Timur, Desa Seriguna, Kec. Teluk Gelam, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan
Website: https://manicoki.sch.id

7. MAN Insan Cendekia Padang Pariaman

Jumlah Medali: 274 medali
Peringkat Nasional: #34

MAN Insan Cendekia Padang Pariaman merupakan madrasah berasrama di Sumatera Barat yang mengusung model pendidikan terpadu berbasis IPTEK dan IMTAK. Hadir sebagai bagian dari perluasan program MAN Insan Cendekia secara nasional, madrasah ini dirancang untuk mencetak generasi berprestasi dan berkarakter yang siap menjadi pemimpin masa depan.

Dengan sistem pembelajaran berbasis sains dan nilai-nilai keislaman, MAN IC Padang Pariaman telah menunjukkan prestasi membanggakan. Dilansir dari laman resminya, tahun ini, sebanyak 26 siswa lolos Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi, serta meraih medali emas dan perak dalam ajang internasional International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) 2025.

Alamat: Jl. Pendidikan, Kenagarian Sintuk, Sintuk Toboh Gadang, Padang Pariaman, Sumatera Barat 25581
Telepon: 0751-7006131
Website: https://icpp.sch.id

8. MAN 4 Jakarta

Jumlah Medali: 271 medali
Peringkat Nasional: #35

MAN 4 Jakarta adalah madrasah negeri yang berada di Jakarta Selatan. Dilansir dari laman resmi Kemenag, madrasah ini berdiri pada tahun 1992 sebagai hasil alih fungsi dari PGAN 28, berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 64 Tahun 1992.

Madrasah ini telah meraih banyak prestasi. Pada tahun 1998, MAN 4 Jakarta ditetapkan sebagai MAN Model untuk wilayah DKI Jakarta. Kemudian pada tahun 2008, ditetapkan sebagai Madrasah Standar Nasional (MSN). Lalu pada tahun 2010, MAN 4 Jakarta menjadi Rintisan Madrasah Bertaraf Internasional (RMBI).

Hingga kini, MAN 4 Jakarta tetap menjadi madrasah unggulan dengan akreditasi A. Pada tahun 2024, madrasah ini berhasil menyabet 1 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu pada Olimpiade Ekonomi, 1 medali perak dan 2 medali perunggu pada Olimpiade Matematika, serta 2 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu pada Olimpiade Geografi.

Di kancah internasional, tim riset MAN 4 Jakarta berhasil meraih 7 medali emas dan 7 medali perak di ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerja sama dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Alamat: Jl. Ciputat Raya No.5, RT.5/RW.8, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12310
Website: https://man4jkt.sch.id

9. MAN Insan Cendekia Kota Batam

Jumlah Medali: 230 medali
Peringkat Nasional: #49

MAN Insan Cendekia Kota Batam berdiri berkat kerja sama antara Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan Pemerintah Kota Batam, sebagai bagian dari pengembangan model pendidikan unggul seperti yang lebih dulu ada di Serpong dan Gorontalo.

Perjuangan pendiriannya cukup panjang. Sejak 2004, berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan madrasah unggulan di Batam, namun baru terealisasi pada tahun 2014 dengan peletakan batu pertama, dan mulai beroperasi pada tahun 2016.

Kini, MAN IC Kota Batam menjadi salah satu madrasah unggulan di Kepulauan Riau, dan dikenal luas berkat prestasi-prestasinya. Di antaranya juara 1 Olimpioade APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2023 tingkat Nasional dan medali perak OSN Bidang Biologi tingkat nasional 2023.

Delegasi madrasah ini juga memborong 4 medali di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2023 yaitu medali emas di cabang Ekonomi, medali perak cabang Kimia, dan medali perunggu cabang Biologi dan Geografi.

Alamat: Jl. Hang Lekiu, Sambau, Kec. Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau

Website: https://maninsancendekiabatam.id

(inf/lus)



Sumber : www.detik.com