Tag Archives: motor

Nggak Usah Buru-buru, Siapkan Waktu Lebih



Jakarta

Libur Natal dan Tahun Baru ini dimanfaatkan banyak orang untuk bepergian. Tak jarang mereka yang bepergian untuk liburan akhir tahun memanfaatkan kendaraan pribadi. Catat kunci aman berkendara saat liburan dari ahlinya.

Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga sebagai Wakil Bidang Pendidikan dan Pelatihan Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (Kamselindo) Erreza Hardian membeberkan beberapa cara aman untuk berkendara saat libur Nataru.

“Tentunya liburan Natal dan Tahun Baru kali ini akan banyak mobilitas dilakukan. Terima kasih pemerintah sudah melakukan persiapan dan kolaborasi luar biasa lintas sektoral pula. Pemerintah sudah melakukan tugasnya, pemangku kepentingan lain juga sudah, tinggal kita sebagai masyarakat berperan aktif dan turut andil dalam Libur Nataru berkeselamatan,” kata Reza dalam keterangannya kepada detikOto.


Menurut Reza, pengendara akan sangat bijaksana dan berkeselamatan jika tidak menggunakan kendaraan roda dua pada situasi cuaca, kepadatan lalu lintas dan arus liburan kali ini. Sebab, kendaraan roda dua lebih berisiko mengalami kecelakaan. Apalagi, berdasarkan data Korlantas Polri, sebanyak 78 persen kecelakaan melibatkan sepeda motor.

“Pembatasan angkutan barang pada waktu tertentu malam hari akan mengubah dimensi lalu lintas jalan non-tol. Para pengemudi logistik harus kembali adaptif dengan waktu yang berubah. Bukan tidak mungkin akan bersama dengan para pemotor ini,” ujarnya.

Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk berkeselamatan? Yang terpenting, kata Reza, adalah mematuhi rambu dan petugas di lapangan. Juga tidak perlu buru-buru dan siapkan waktu lebih.

“Istirahat cukup sebelum berkendara, prepare waktu lebih panjang agar ketika situasi di perjalanan begitu dinamis tidak diburu oleh waktu seperti layaknya sedang bekerja sehari-hari. Persiapan fisik dan mental juga perlu diperhatikan untuk yang sudah melakukan registrasi dan ikut program mudik Nataru yang difasilitasi pemerintah. Tinggikan tolerasi karena semua orang berusaha sebaik mungkin melayani tapi bersiap untuk segala kemungkinan lebih baik untuk berkeselamatan,” ucapnya.

Menghindari konflik di jalan adalah salah satu cara terbaik berkeselamatan. Persiapan asuransi yang kini dapat dilakukan dengan mudah dan dengan berbagai klausul pilihan juga menjadi cara antisipasi kerugian yang terjadi baik untuk kendaraan sendiri maupun hal yang dapat saja terjadi di jalan.

“Hindari no viral no justice yang menjadi budaya baru di Indonesia padahal ada roh utama bangsa ini adalah komunikasi dan toleransi. Mind wandering atau pikiran melayang adalah kondisi ketika pikiran tiba-tiba memikirkan hal-hal menarik secara acak. Hal ini merupakan hal yang umum terjadi saat mengemudi apalagi bersama anggota keluarga, kecendrungan lebih rileks dan tidak tegang di jalan juga cara berkeselamatan dalam libur kali ini,” ujarnya.

Perlu dicatat, tidak semua pengguna jalan sedang melakukan liburan di momen ini. Banyak juga yang melakukan pekerjaan dan mobilitas dalam rangka mencari nafkah bahkan mencari keuntungan berlebih pada situasi ini. “Berikan prioritas, senyuman dan komunikasi terbaik untuk mereka-mereka tersebut di atas. Adaptif dan empati terhadap situasi pengguna jalan lain di suatu wilayah,” sebutnya.

“Selamat menikmati Libur Nataru, selamat bertugas kepada para pemangku kepentingan dan selalu ada risiko ketika melakukan mobilisasi. Cuaca sedang tidak baik-baik saja, lingkungan jalan akan bertambah tinggi intensitas dan tekanannya termasuk pengguna jalan lain, itu di luar kontrol dan kewenangan kita, maka yang bisa kita kontrol adalah kita dan keluarga terdekat kita. Bahaya akan selalu ada dan tinggal kita perkecil risikonya untuk berkeselamatan bersama,” pungkas Reza.

(rgr/dry)



Sumber : oto.detik.com

Awas Velg dan Ban Jadi Incaran Pencuri saat LIburan, Ini Cara Mencegahnya



Jakarta

Di musim liburan seperti saat ini, pemilik kendaraan jangan sampai lengah. Jangan sampai kamu jadi korban pencurian velg dan ban saat sedang berhenti untuk beristirahat di rest area.

Soalnya, beberapa kali terjadi kasus pencurian velg dan ban saat mobil diparkir. Pada beberapa kasus, pencuri melakukan aksinya dengan mendongkrak mobil untuk mengambil ban beserta velg yang terpasang. Mobil yang terlepas bannya itu kemudian diganjal batu.

Untuk menghindari aksi pencurian velg dan ban itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pemilik mobil, seperti dikutip dari situs resmi Toyota.


Pertama, kamu bisa mengganti kepala nut yang tidak lazim bentuknya, semisal bentuk kembang atau kotak dalam. Adapun harga untuk kepala nut tersebut beragam. Namun, rata-rata penjual membanderolnya mulai dari Rp 30.000 sampai Rp 100.000.

Bila ingin lebih aman, bisa juga gunakan nut yang terkunci. Model ini juga biasa digunakan untuk ban cadangan yang digantung di belakang mobil. Hanya, ketika digunakan ada sedikit bunyi dan vibrasi.

Satu hal penting, untuk yang alarm mobilnya ada sensor getaran dan dimatikan, coba aktifkan lagi alarm guncangannya. Jadi, ketika mobil tergoncang, sirene alarm akan berbunyi. Risikonya memang alarm mobil jadi mudah berbunyi, tapi jadi lebih aman.

Perhatikan juga tempat parkir mobilnya. Jangan ditempatkan di wilayah yang sepi agar pas alarm berbunyi, orang di sekitar langsung memperhatikan. Dianjurkan agar memarkirkan kendaraan di tempat yang aman dan terlihat ramai orang.

Pastikan ada petugas keamanan yang terlihat berjaga-jaga di tempat kita memarkirkan kendaraan. Kalau perlu, cari area parkir yang terang serta dilengkapi dengan pengawasan CCTV.

Erreza Hardian, Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga sebagai Wakil Bidang Pendidikan & Pelatihan Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (KAMSELINDO), juga memberikan beberapa tips aman untuk beristirahat di rest area.

“Tentang pembobolan di rest area, antisipasi dengan bergantian menjaga atau taruh barang-barang di bagasi yang tidak terlihat, atau sekalian bawa turun,” kata Reza kepada detikOto, Jumat (27/12/2024).

Perlu dicatat, rest area di jalan tol adalah tempat untuk istirahat sejenak seperti untuk salat, makan dan minum dengan durasi maksimal 60 menit.

“Dengan selang waktu seperti dibahas di atas tentunya yang berniat jahat tidak punya waktu panjang untuk melakukan aksinya. Petugas di rest area hanya mengatur, tetapi tidak menjamin tidak adanya tingkat kejahatan. Banyak diindikasikan penjahat ini juga merupakan pengguna jalan tol dan pemakai rest area dan bukan malah penduduk di sekitaran rest area, mereka cenderung akan menjaga wilayahnya,” ujar Reza.

(rgr/din)



Sumber : oto.detik.com

Tips Meninggalkan Motor Listrik di Rumah saat Liburan, Baterai Harus Dicas Penuh



Jakarta

Sebelum meninggalkan motor di rumah untuk berlibur, kamu wajib memperhatikan cara menyimpan motor yang benar. Selain harus mencuci motor sebelum ditinggalkan, pemilik motor juga perlu memperhatikan beberapa hal, seperti mengecek komponen kelistrikan, khususnya untuk motor-motor listrik.

Seperti dijelaskan Piaggio Indonesia dalam keterangan resmi, jika pergi lebih dari sebulan lamanya, pemilik motor berbahan bakar bensin sebaiknya tak menguras tangki hingga kosong agar terhindar dari korosi.

“Sementara buat kendaraan listrik seperti Vespa Elettrica, pengendara diimbau mengisi daya baterainya hingga penuh, lalu mencabut dan menyimpannya di tempat teduh, demi menghindari self-discharge yang tinggi. Namun, jika akan pergi kurang dari sebulan, maka pemilik Vespa cukup melepas kabel terminal negatif (-) dan menutup rapat tempat baterai setelahnya,” tulis Piaggio Indonesia.


Selanjutnya pastikan untuk mencuci kendaraan terlebih dulu sebelum ditinggal pergi liburan atau bepergian jauh. Mencucinya harus dengan cara tepat, seperti memastikan suhu mesin tak panas saat dicuci, pakai air bertekanan rendah agar cat bodi tak terkelupas, dan air bertekanan tinggi untuk membersihkan CVT pada motor matic dan juga area roda. Untuk hasil optimal, gunakan kain atau spons berbeda saat mengelap bagian bodi dan bagian bawah motor demi menghindari risiko baret. Setelahnya, simpan motormu di tempat yang teduh dan aman serta alasi roda kendaraan dengan alas karet.

Selain itu, pastikan Vespa berada di area yang aman dari paparan sinar matahari dan hujan untuk meminimalisir risiko karat pada lapisan chrome. Jangan lupa juga untuk menutup Vespa dengan cover yang pas, tidak ketat ataupun tidak terlalu longgar, agar terhindar dari debu dan kelembaban yang bisa merusak kualitas finishing kendaraan.

Setelah meninggalkan Vespa atau kendaraan roda dua lainnya di rumah selama libur akhir tahun, pastikan kamu melakukan pengecekan komponen-komponen penting, mulai lampu penerangan dan lampu sein, klakson, hingga baterai untuk motor listrik sebelum beraktivitas kembali. Selain itu, jangan lupa mengganti oli mesin, oli gear transmisi, juga busi. Periksa juga kondisi air radiator, setang kemudi, kanvas dan minyak rem, serta kualitas ban dan tekanan angin di dalamnya.

(lua/din)



Sumber : oto.detik.com

7 Cara Menghilangkan Goresan di Motor Warna Hitam, Mudah Dilakukan Sendiri


Jakarta

Motor warna hitam sering menjadi favorit karena tampilannya yang elegan dan sporty. Tapi, body motor warna hitam tak lagi cantik jika terkena goresan yang menyisakan noda yang jelas.

Goresan tersebut bisa muncul akibat gesekan ringan, debu, atau bahkan saat membersihkan motor. Meski terlihat sepele, goresan pada bodi motor dapat mengurangi estetika dan membuat motor terlihat kurang terawat.

Namun jangan khawatir, menghilangkan goresan pada motor warna hitam tidak selalu memerlukan bantuan bengkel atau biaya besar. Ada beberapa metode sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan.


Penyebab Lecet pada Motor

Sebelum menghilangkan lecet pada motor, penting untuk memahami penyebabnya. Berikut adalah beberapa faktor yang sering menjadi penyebab lecet pada motor:

1. Terkena Gesekan dan Benturan Benda Keras

Lecet dapat terjadi ketika motor tergesek benda keras seperti batu atau permukaan kasar lainnya. Kondisi ini biasanya terjadi saat motor diparkir di tempat yang sempit atau selama perjalanan. Selain itu, tentu saja benturan dengan kendaraan lain atau benda keras, jadi satu penyebab utama lecet pada body motor.

2. Kurang Perawatan

Motor yang jarang dirawat, seperti tidak dicuci secara rutin atau dibiarkan tertutup debu dan kotoran, rentan mengalami goresan dan lecet pada permukaannya.

Apalagi motor sering digunakan, terutama dalam kondisi ekstrem atau untuk perjalanan jauh. Hal ini membuat bodi motor lebih mudah tergores, mengingat banyaknya udara atau air yang membawa kotoran dan pasir tajam.

3. Penggunaan Bahan Kimia yang Tidak Tepat

Menggunakan bahan pembersih yang tidak sesuai atau terlalu keras untuk bodi motor dapat merusak lapisan cat, sehingga menyebabkan lecet. Guna mencegah lecet, lakukan perawatan motor secara teratur, seperti mencuci dan memoles body dengan produk yang sesuai. Jangan gunakan benda keras saat membersihkan permukaan motor.

Cara Menghilangkan Goresan di Motor Warna Hitam

Jika ada body motor yang lecet, memang tidak akan mempengaruhi performa mesin motor saat di jalan. Tapi, akan kurang sedap dipandang jika terlihat baret halus hingga cukup besar di body motor.

Tapi dengan sedikit usaha, goresan pada motor dapat hilang dan tampilannya kembali mengilap seperti baru. Berikut beberapa tipsnya dikutip dari laman otomotif dan YouTube Magenta Automotive.

1. Membersihkan Body Motor dari Kotoran

Langkah pertama untuk menghilangkan goresan pada body motor adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu. Gunakan air dan sabun khusus kendaraan untuk mencuci motor agar kotoran yang menempel hilang.

Setelah motor bersih, keringkan bodi menggunakan kain lap berbahan lembut. Meskipun goresan tetap terlihat, setidaknya motor akan tampak lebih rapi dan terawat setelah dibersihkan.

2. Menggunakan Scratch Remover

Scratch remover adalah cairan khusus yang dirancang untuk menyamarkan goresan atau baret pada body motor. Cairan ini mudah digunakan karena bentuknya menyerupai lem.

Cara penggunaannya cukup sederhana. Oleskan sedikit cairan langsung pada area yang tergores, pastikan goresannya tidak terlalu dalam. Kemudian, gunakan kain microfiber untuk menggosoknya perlahan hingga goresan memudar atau hilang.

3. Melakukan Teknik Pengamplasan

Tips ini dianggap cocok bagi yang ingin menghilangkan baret motor karena gesekan dengan motor lain. Pada goresan ringan, kamu juga bisa menggunakan amplas.

Pilih amplas dengan tekstur halus agar tidak merusak permukaan body motor. Amplas bagian yang tergores secara perlahan hingga permukaannya terlihat lebih rata. Amplas dengan cara satu arah ke kiri dan ke kanan, atau bisa ke atas dan ke bawah. Cara ini memerlukan kesabaran dan waktu yang cukup lama jika jumlah goresan banyak.

Namun, berhati-hatilah saat melakukan pengamplasan, karena jika tidak teliti, amplas bisa meninggalkan goresan baru di area lain. Pastikan body motor dalam keadaan basah saat diamplas, dan rendam amplas dalam air sebelum digunakan untuk hasil yang lebih baik.

4. Menggunakan Kompon

Jika goresan tetap terlihat meskipun sudah diamplas, cobalah menggunakan kompon. Cairan ini memiliki tekstur seperti pasta atau krim dan efektif untuk menghaluskan permukaan yang tergores.

Teknik ini paling sering digunakan. Fungsi kompon yaitu untuk menghilangkan bekas cat lain yang menempel pada cat motor. Teknik ini bisa digunakan sebagai terusan teknik pengamplasan, jika bekas baret masih menempel setelah kita amplas.

Aplikasikan kompon pada kain lembut, lalu gosok secara perlahan di area yang tergores hingga goresan menghilang. Dengan cara ini, body motor akan tampak lebih mulus dan berkilau.

5. Memanfaatkan Pasta Gigi

Cara alternatif lainnya adalah dengan menggunakan pasta gigi. Sebelum mengaplikasikan pasta gigi, bersihkan terlebih dahulu area yang tergores menggunakan air. Kemudian, oleskan pasta gigi secukupnya pada goresan dan gosok perlahan dengan sikat berbulu halus.

Setelah selesai, bilas dengan air bersih. Ulangi langkah ini beberapa kali hingga goresan pada body motor mulai memudar. Teknik ini merupakan solusi murah dan mudah untuk menangani goresan kecil.

6. Menggunakan Produk Khusus

Menggunakan body polish motor adalah yang terakhir, dan hampir sama penggunaannya dengan saat memberi kompon. Penggunaan polish motor juga diyakini bisa membantu mengurangi baret pada motor.

Selain itu, juga bisa menggunakan body repair tool. Produk tersebut bisa menghilangkan baret pada motor dengan alat yang bentuknya mirip dengan spidol, meski harganya lebih mahal. Caranya hanya menggoreskan bagian yang mirip spidol ke permukaan yang baret.

7. Memasang Stiker

Tips ini mungkin bisa dibilang cara yang paling terakhir, jika baret tak bisa dihilangkan dengan beberapa cara di atas. Memasang stiker yang agak tebal sebetulnya juga bisa sebagai protektif jangka panjang. Sebab, dengan memasang stiker full body akan melindungi motor kita dari gesekan.

Nah itulah tadi 7 cara menghilangkan goresan di body motor warna hitam. Semoga bisa membantu, ya!

(aau/fds)



Sumber : oto.detik.com

Touring Jauh saat Liburan Nataru 2024, Jangan ‘Sotoy’ Ini Tipsnya



Jakarta

Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 jadi momen yang kerap ditunggu para bikers. Wajar libur panjang itu menjadi waktu yang tepat untuk melakukan touring hanya untuk sekedar healing sesaat, sebelum balik ke-rutinitas.

Nah sebelum melakukan touring, Yamah ingatkan nih ada beberapa hal yang harus dilakukan agar touring terasa nyaman dan asyik. Karena masih ada saja bikers belum cukup memahami berbagai persiapan yang perlu diperhatikan sebelum berkendara jarak jauh, seperti tertulis dalam siaran resmi yang diterima detikOto.

Maka dari itu, terdapat beberapa aspek persiapan yang bisa dilakukan untuk membuat berkendara menjadi lebih nyaman dan lancar. Salah satu persiapan awal yang dapat dilakukan adalah memastikan kondisi fisik dalam kondisi prima, seperti cukup istirahat dan menjaga kesehatan. Kondisi fisik yang prima juga perlu didukung dengan riding gear yang memadai seperti mengenakan helmfull face, jaket riding, sarung tangan, celana panjang, sepatu tertutup. Tidak lupa juga untuk menyediakan jas hujan guna mengantisipasi jika harus berkendara di tengah hujan.


“Selain kondisi fisik yang sehat dan perlengkapan berkendara yang lengkap, para bikers juga dihimbau untuk tetap selalu memperhatikan cara berkendara yang baik dan bijak, seperti menaati peraturan berlalu lintas. Selain itu juga, pengendara juga perlu melakukan pengecekan terhadap kondisi motor untuk memastikan seluruh komponen dapat berfungsi dengan optimal dan mencegah terjadinya malfungsi di tengah perjalanan,” tambah Instruktur Yamaha Riding Academy, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Muhammad Arief.

Selain itu, lanjut Arief. Kelancaran dan keamanan perjalanan juga perlu ditunjang oleh kondisi motor yang prima. Berikut ini beberapa tips untuk membuat sepeda motor menjadi lebih prima dan siap menempuh perjalanan jarak jauh:

1. Rutin Ganti Oli

Mengganti oli sepeda motor secara rutin menjadi hal yang penting karena oli berfungsi untuk melumasi komponen mesin agar dapat bekerja secara optimal.

Khusus untuk konsumen Yamaha direkomendasikan untuk selalu menggunakan oli Yamalube yang memiliki kualitas tinggi sehingga menjadi pilihan tepat jika ingin berkendara jarak jauh. Untuk itu beberapa tipe motor Yamaha mampu memberikan rekomendasi kepada pengendara-nya untuk mengganti oli berdasarkan jarak tempuhnya yang akan terdapat pada layar TFT Infotainment Display, terlebih lagi untuk konsumen Connected Model bisa memantaunya melalui smartphone pada aplikasi Y-Connect.

2. Periksa Sistem Pengereman

Sistem pengereman juga perlu diperiksa dengan cara memastikan kampas rem tidak dalam kondisi tipis dan pastikan tidak ada suara yang abnormal ketika roda diputar secara manual. Selain itu, volume minyak rem berada pada batas normal dan jernih, serta pastikan kondisi disc brake atau piringan cakram tidak bergelombang dan karatan.

Touring YamahaTouring Yamaha Foto: dok. Yamaha

3. Periksa Kondisi Ban

Kondisi ban yang perlu diperhatikan adalah tekanan udara yang sesuai dengan rekomendasi pada buku manual, ketebalan alur, dan perlu dipastikan juga permukaan ban tidak ada retak, sobek, ataupun lubang. Demi keselamatan dan meminimalisir kemungkinan terjadinya slip pada ban saat hujan, maka ban yang sudah tipis dapat diganti dengan ban baru.

4. Kondisi Aki

Tidak kalah penting juga, aki yang menjadi sumber utama kelistrikan pada sepeda motor perlu dipastikan tidak dalam kondisi soak. Salah satu cirinya adalah motor jadi sulit menyala ketika distarter. Akan tetapi, khusus untuk konsumen Connected Model dari Yamaha, bisa menggunakan aplikasi Y-Connect agar lebih mudah untuk mengetahui voltase aki motor secara real-time.

5. Sistem Penerangan

Sistem penerangan pada motor seperti lampu utama, baik lampu dekat maupun lampu jauh, lampu belakang, lampu sein, hingga lampu rem perlu dipastikan berfungsi dengan baik atau tidak redup sehingga berkendara lebih nyaman walaupun melewati jalan yang minim penerangan.

Di samping itu, para bikers juga perlu mengetahui bahkan mengenali rute yang akan dilaluinya sehingga bisa lebih efisien dan mendapatkan kenyamanan lebih maksimal. Salah satu cara untuk mengenali rute yang akan dilalui,bikers dapat mencari informasi lebih jauh mengenai rutenya melalui media sosial ataupun aplikasi navigasi. Maka dari itu, untuk membantu para pengendara, khususnya konsumen motor Yamaha NMAX “TURBO” dan AEROX ALPHA “TURBO” bisa menggunakan fitur navigasi yang sudah terintegrasi langsung dengan motor. Fitur navigasi tersebut dapat terlihat pada layar TFT Infotainment Display.

Jika para bikers memiliki kesulitan untuk melakukan pemeriksaan kondisi motornya secara mandiri, pengendara dapat mempercayakan sepeda motornya dengan melakukan servis di bengkel resmi Yamaha di seluruh Indonesia. Dengan teknisi yang berpengalaman dan dilengkapi dengan teknologi canggih serta suku cadang asli, siap memberikan pelayanan dan perawatan dengan kualitas tinggi sehingga sepeda motor dapat kembali prima dan siap untuk menyambut liburan akhir tahun.

Tidak hanya itu, bengkel resmi Yamaha juga memberikan layanan SKY (Servis Kunjungan Yamaha) yang akan mempermudah konsumen untuk melakukan pemeriksaan pada sepeda motornya. Maka dari itu, konsumen Yamaha bisa memanggil teknisi ke rumah atau lokasi yang telah ditentukan dengan cara menghubungi One Hotline SKY di nomor 0812-8073-4662 atau melalui aplikasi My Yamaha Motor yang dapat diunduh di Google Play Store atau App Store.

Dalam rangka memeriahkan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru), bengkel resmi Yamaha memberikan promo spesial kepada seluruh konsumen Yamaha berupa potongan harga servis sebesar Rp30.000,00 dan potongan harga tambahan sebesar Rp15.000,00 dengan cara memotret momen menarik saat melakukan servis dan mengunggahnya di sosial media.

Segera dapatkan Promo Spesial Natal dan Tahun Baru ini yang akan berlaku dari tanggal 23 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 dan khusus di bengkel Flagship dan Sentral Yamaha seluruh Indonesia.

(lth/din)



Sumber : oto.detik.com

7 Cara Mudah Bedakan Oli Asli dan Palsu, Kenali Dampaknya!


Jakarta

Pengguna motor maupun mobil wajib berhati-hati saat membeli oli. Saat ini masih ditemukan peredaran oli palsu yang tentunya bisa merusak dan membahayakan kendaraan Anda.

Untuk itu, detikers harus mengetahui cara membedakan oli asli dan palsu dengan beberapa cara yang akan kita bahas di bawah ini. Selain itu, kenali dampaknya pada kendaraan jika menggunakan oli palsu.

Ciri-ciri Oli Palsu dan Asli

Untuk bisa membedakan oli asli dan palsu, Anda harus mengetahui ciri-ciri keduanya. Dikutip dari situs Astra Otoshop dan Honda Cengkareng, berikut ini beberapa ciri-ciri oli palsu dan asli:


1. Kemasan

Saat membeli oli, detikers harus mengecek kemasannya. Dari segi fisik bagian luar, kemasan oli asli tampak berwarna tajam dan jelas, sedangkan oli palsu biasanya pudar dan kurang tajam.

Pada bagian botol, oli asli biasanya didesain sekali pakai dengan menggunakan seal. Oli palsu biasanya sudah tidak bersegel, seal terlihat longgar, bahkan mungkin penyok.

2. Kode Produksi

Ciri-ciri oli palsu selanjutnya adalah tidak memiliki kode produksi. Sedangkan oli asli memiliki kode produksi yang tertera pada kemasan dan botolnya. Pada keduanya harus tertulis kode produksi yang sama.

3. Pengamanan Ekstra

Oli asli dilengkapi dengan pengamanan ekstra. Setiap merek bisa berbeda-beda. Contohnya adalah terdapat stiker hologram dengan barcode. Kode ini hanya bisa discan satu kali.

4. Warna Oli

Dari segi isinya, perbedaan yang bisa dilihat adalah pada warnanya. Oli asli biasanya berwarna kuning keemasan, tetapi ada juga yang biru atau merah. Sedangkan oli palsu biasanya berwarna lebih keruh, bahkan hitam.

5. Kekentalan

Selain warna, tingkat kekentalan oli juga bisa dicek. Oli umumnya merupakan cairan yang agak kental. Sementara oli palsu biasanya lebih cair dan keruh, sehingga kinerjanya kurang optimal.

6. Bau

Bau oli asli biasanya tidak menyengat, bahkan tidak berbau sama sekali. Tapi oli palsu memiliki bau menyengat dan terkesan aneh karena menggunakan campuran yang tidak wajar.

7. Harga

Terakhir, detikers jangan mudah tergiur dengan harga murah, karena bisa saja oli tersebut palsu. Penjual mungkin menjual dengan kedok diskon atau promo beli 1 gratis 1, dan sebagainya

Dampak Oli Palsu Pada Kendaraan

Cara membedakan oli asli dan palsu di atas penting diketahui karena oli palsu bisa berdampak buruk pada kendaraan. Berikut ini beberapa dampaknya:

  • Pelumasan tidak optimal: akibat dari kualitas oli yang buruk, proses pelumasan menjadi tidak optimal, sehingga gesekan akan lebih mudah terjadi.
  • Risiko mesin rusak: oli palsu yang digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan mesin macet dan rusak.
  • Mesin cepat panas: akibat pelumasan tidak optimal, mesin juga akan mudah panas jika menggunakan oli palsu.
  • Komponen cepat aus: karena gesekan yang semakin berat dan terjadi panas, maka komponen bisa cepat aus.
  • Biaya perbaikan tinggi: jangan sampai karena tergiur harga oli palsu yang murah, kendaraan justru rusak dan memakan biaya perbaikan yang jauh lebih tinggi.

Nah, detikers kini harus bisa membedakan antara oli asli dan palsu berdasarkan ciri-ciri di atas. Jika takut keliru, sebaiknya kalian membelinya di distributor atau bengkel resmi.

(bai/row)



Sumber : oto.detik.com

Suara Mesin Motor Matic Kasar? Begini 10 Caranya Biar Halus


Jakarta

Salah satu masalah pada kendaraan adalah mesin yang terdengar atau terasa kasar. Detikers yang merupakan pengguna motor matic mungkin juga pernah mengalami masalah ini.

Ada sejumlah kemungkinan penyebab dari suara mesin motor matic yang kasar, misal oli yang menipis dan cara mengendarai yang salah. Di bawah ini akan kita ulas bagaimana cara menghaluskan suara mesin motor matic yang kasar.

Cara Agar Suara Mesin Motor Matic Halus

Selain mengganggu kenyamanan berkendara, mesin motor terdengar kasar juga mengindikasikan ada yang perlu diperbaiki. Berikut ini cara menghaluskan suara mesin motor, dilansir dari situs Suzuki dan Astra Otoshop:


1. Ganti Oli Mesin

Satu hal yang begitu penting bagi kendaraan adalah mengganti oli mesin secara teratur. Oli berfungsi untuk melumasi seluruh bagian agar tidak terjadi gesekan yang bisa membuat komponen cepat aus.

Jika oli menipis atau kotor, maka suara mesin akan terdengar kasar karena terjadi gesekan berlebihan pada komponen motor. Maka gantilah oli secara berkala dan pilih yang khusus untuk motor matic.

2. Kencangkan Baut yang Kendur

Penyebab lain yang sering terjadi adalah adanya baut yang kendur. Hal ini membuat suara mesin motor kasar akibat getaran berlebih. Cobalah cek apakah ada baut yang kendur. Jika ada, maka kencangkan baut-baut tersebut.

3. Ganti Roller

Roller adalah bagian dari CVT (Continuously Variable Transmission) atau transmisi pada motor matic. Roller berfungsi memberikan tekanan pada pulley agar dapat bergerak.

Semakin tua kendaraan, maka roller juga akan aus dan mengalami kerusakan. Ketika rusak, motor matic akan kehilangan tenaga. Coba cek bagian roller ini jika suaranya kasar. Jika sudah aus, maka sebaiknya ganti dengan yang baru.

4. Ganti Belt dan Pulley

Selain roller, ada juga belt dan pulley yang masih satu rangkaian. Detikers bisa mengecek belt dan pulley secara rutin pada sistem pemindah daya. Belt yang kendur atau pulley yang rusak bisa menimbulkan suara kasar dan perpindahan daya juga terpengaruh.

5. Cek Plastik Slider

Cek juga bagian plastik slider pada sistem CVT. Plastik slider bisa menyebabkan suara kasar jika kondisinya sudah aus atau rusak. Masalah plastik slider bisa diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

6. Cek Kondisi Kampas Kopling

Suara kasar juga bisa muncul karena masalah kampas kopling. Cek kampas kopling kalian untuk mengetahui apakah sudah aus. Jika sudah aus, maka akan menyebabkan gesekan yang tidak perlu dan menyebabkan suara kasar. Gantilah kampas kopling yang sudah aus.

7. Mengendarai Motor dengan Benar

Kebiasan menggunakan sepeda motor juga bisa membuat masalah. Jika detikers suka menggeber-geber motor, maka hal ini berisiko membuat motor cepat rusak. Salah satu tandanya adalah suara mesin yang menjadi kasar.

8. Pakai BBM yang Tepat

Kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) juga bisa berpengaruh pada performa motor matic. Kualitas BBM yang bagus juga membuat kinerja mesin bagus dan terdengar halus. Tetapi jika BBM kotor atau terkontaminasi zat lain, maka bisa membuat mesin cepat rusak.

Pilihan tingkat oktan juga bisa mempengaruhi kinerja mesin. Pilihlah sesuai dengan rasio kompresi mesin motor.

9. Cek Sistem Knalpot

Suara kasar juga mungkin muncul karena sistem knalpot, maka lakukan pengecekan apakah ada bagian yang bocor atau rusak. Jika perlu, gantilah komponen yang rusak.

10. Servis Berkala

Jika motor tidak pernah diservis, maka wajar jika suara mesin terdengar kasar. Detikers harus melakukan servis berkala ke bengkel agar bisa dicek secara menyeluruh. Servis rutin ini termasuk membersihkan CVT, hingga membersihkan injektor.

(bai/row)



Sumber : oto.detik.com

Hati-hati Menutup Tangki Bensin Nmax, Salah Posisi Bisa Macet



Jakarta

Ada salah satu masalah umum yang kerap dialami pengguna Yamaha Nmax. Masalah tersebut adalah tutup tangki bensin yang kerap mengalami macet. Masalah ini terjadi karena saat menutup tangki bensin tidak dilakukan secara presisi.

Masalah tutup tangki macet ini juga dialami detikOto saat menggunakan Yamaha Nmax terbaru, varian Neo S. Setelah mengisi bensin di SPBU, karena tidak cermat ketika menutup tangki bensin, tutup tangki menjadi macet dan sulit dibuka menggunakan tangan kosong.


Hati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macetHati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macet Foto: Luthfi Anshori/detikOto

Pengguna Yamaha Nmax asal Bekasi, Sena Pratama, juga mengalami masalah yang serupa. “Beberapa kali mengalami masalah kayak gini, sampai tangan lecet-lecet cuma buat membuka tutup tangki,” ujar Sena.

Jika tutup tangki Nmax sudah macet, maka butuh tenaga ekstra buat membukanya dan tangan berpotensi lecet karena tutup tangki bawaan Nmax memiliki ujung pemutar yang tajam.

Kemudian jika tidak bisa membukanya dengan tangan kosong, maka harus menggunakan tang untuk mempermudahnya. Tentunya bakal menjadi repot jika pengguna Nmax tidak membawa tang di kotak toolkit-nya.

Maka itu cukup banyak pengguna Yamaha Nmax yang memodifikasi tutup tangki bensin dengan menggantinya ke tutup tangki bensin motor lain. Salah satu part yang dipilih adalah tutup tangki Xmax. Jika dilihat dari desainnya, tutup tangki Xmax ini mirip seperti tutup tangki Nmax. Namun yang membedakan, tutup tangki Xmax ini terlihat lebih tebal, sehingga terlihat lebih elegan dan juga aman buat tangan. Di marketplace online, tutup tangki Xmax ini dibanderol sekitar Rp 100 ribuan.

(lua/dry)



Sumber : oto.detik.com

Bolehkah Ganti Tutup Tangki Bensin Nmax Pakai Punya Xmax?



Jakarta

Beberapa pengguna Yamaha Nmax mengganti tutup tangki bahan bakarnya dengan tutup tangki bahan bakar milik Yamaha Xmax. Hal itu dilakukan karena tutup tangki Nmax kerap macet akibat proses yang salah. Lantas apakah boleh mengganti tutup tangki bawaan Nmax dengan tutup tangki Xmax?

Ada salah satu masalah umum yang kerap dialami pengguna Nmax. Masalah tersebut adalah tutup tangki bensin yang kerap mengalami macet. Masalah ini terjadi karena saat menutup tangki bensin tidak dilakukan secara presisi.

Masalah ini juga dialami detikOto saat menggunakan Yamaha Nmax terbaru, varian Neo S. Setelah mengisi bensin di SPBU, karena tidak cermat ketika menutup tangki bensin, tutup tangki menjadi macet dan sulit dibuka menggunakan tangan kosong.


Pengguna Yamaha Nmax asal Bekasi, Sena Pratama, juga mengalami masalah serupa. “Beberapa kali mengalami masalah gini, sampai tangan lecet-lecet cuma buat membuka tutup tangki,” ujar Sena.

Technical & Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Ferry Nurul Fajar mengatakan, pengguna Nmax harus memastikan antara pengait dan lubang tangki, posisinya pas agar tutup tangki tidak macet.

“Model kenop gitu kalau clearance-nya terlalu kecil memang harus pas masangnya, geser sedikit, terus dipaksa (nutup) pasti (akan) keras (saat membukanya lagi),” ujar Ferry melalui pesan singkat kepada detikOto.

Hati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macetHati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macet Foto: Luthfi Anshori/detikOto

Jika tutup tangki Nmax sudah macet, maka butuh tenaga ekstra buat membukanya dan tangan berpotensi lecet karena tutup tangki bawaan Nmax punya ujung pemutar yang lancip dan tajam.

Kemudian jika tidak bisa membukanya dengan tangan kosong, maka harus menggunakan tang untuk mempermudahnya. Tentunya bakal menjadi repot kalau pengguna Nmax tidak membawa tang di kotak tool kit-nya.

Maka itu cukup banyak pengguna Nmax yang memodifikasi tutup tangki bensin dengan menggantinya ke tutup tangki bensin motor lain. Salah satu yang dipilih adalah, tutup tangki Xmax. Jika dilihat dari desainnya, tutup tangki Xmax ini mirip seperti tutup tangki Nmax. Bedanya, dia lebih tebal, sehingga terlihat lebih elegan dan aman buat tangan.

Tapi, memangnya boleh mengganti tutup tangki Nmax dengan tutup tangki Xmax? Ferry tidak menganjurkannya. Sebab tutup tangki Xmax tidak memiliki lubang ‘pernafasan’ (breather), jadi akan menimbulkan dampak.

“Kalau (ganti ke tutup) Xmax tidak disarankan, karena nggak ada lubang breather-nya. (Jika dipaksa digunakan) tekanan di tangki naik, juga aliran bahan bakar nantinya bisa terhambat, nggak maksimal,” ungkap Ferry.

(lua/din)



Sumber : oto.detik.com

Bukan Asal Pilih, Ini 5 Tips Beli Helm Sesuai Kebutuhan


Jakarta

Saat ini, ada banyak jenis dan merek helm yang dijual dengan harga bervariasi. Hal itu membuat sebagian orang merasa bingung ketika harus membeli helm baru karena terlalu banyak pilihan.

Beberapa orang memilih helm murah karena tak punya banyak dana, tapi ada juga yang sengaja membeli helm yang harganya mahal. Sebab, semakin mahal harga suatu helm tentu memiliki tingkat kenyamanan dan keamanan yang lebih baik.

Namun, haruskah detikers membeli helm mahal yang harganya mencapai jutaan rupiah? Sebenarnya, kriteria paling mendasar saat membeli sebuah helm adalah sudah memenuhi SNI atau Standar Nasional Indonesia. Dengan begitu, helm tersebut sudah dijamin keamanannya.


Selain itu, perhatikan juga beberapa hal lain sebelum membeli helm baru yang sesuai kebutuhan. Simak sejumlah tipsnya dalam artikel ini.

Tips Membeli Helm Sesuai Kebutuhan

Sedang mencari helm baru tapi masih bingung? Agar tidak salah beli, simak beberapa tips membeli helm sesuai kebutuhan di bawah ini:

1. Sesuaikan Jenis Helm

Tips yang pertama adalah menyesuaikan jenis helm sesuai kebutuhan. Ada dua jenis helm yang umum di jual saat ini, yaitu helm full face dan half face.

Mengutip laman Suzuki Indonesia, jika detikers hanya berkendara sepeda motor di dalam kota dengan kecepatan standar, maka helm half face bisa jadi pilihan terbaik.

Namun, jika kamu sering melakukan perjalanan jauh ke luar kota atau sepeda motor kamu tipe sport dengan cc besar sehingga dapat melaju dalam kecepatan tinggi, maka helm full face menjadi pilihan paling tepat.

2. Pilih Ukuran yang Pas

Memilih helm tidak hanya soal desain, tapi juga harus mencari ukuran yang pas di kepala. Pada umumnya, helm yang dijual memiliki ukuran mulai dari S, M, L, hingga XL. Lantas, bagaimana cara menentukan ukuran helm yang tepat?

Dilansir situs National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), helm dengan ukuran yang pas akan terasa sedikit ketat dengan tekanan yang merata di sekitar kepala. Namun, rasa tekanan itu tidak sampai menimbulkan rasa pusing.

Selain itu, saat menggelengkan kepala maka helm seharusnya tidak akan bergerak. Pemilihan ukuran helm yang tepat dapat memberikan rasa aman saat berkendara dan mengurangi risiko cedera kepala saat terjadi kecelakaan.

3. Cek Lagi Standarisasi Helm yang Dipilih

Memang, saat ini seluruh helm yang dijual di Indonesia sudah berstandar SNI. Meski begitu, ada beberapa jenis helm yang mengantongi satu atau lebih standar internasional.

Adapun sejumlah standar helm internasional yang diakui di dunia, mulai dari Snell, Sharp, ECE. dan DOT. Namun perlu diingat, dengan adanya standar internasional maka harga sebuah helm bisa lebih mahal karena sudah terjamin keamanannya.

4. Pilih Visor yang Tepat

Visor atau kaca pelindung pada helm memiliki peran penting dalam melindungi pengendara dari terpaan debu dan angin, sehingga tidak mengganggu kenyamanan berkendara. Secara umum visor terdiri dari dua jenis, yakni warna gelap dan transparan (bening).

Dikutip situs Astra Honda Motor, jenis visor pada helm juga mempengaruhi jarak pandang saat berkendara di siang maupun malam hari. Visor gelap memang dapat melindungi pengendara dari cahaya matahari, tapi akan berbahaya jika digunakan saat malam hari karena pandangan jadi lebih gelap.

Untuk itu, cobalah cari helm yang mengusung visor ganda, sehingga tersedia visor gelap dan transparan. So, kamu tetap aman dan nyaman saat berkendara di siang ataupun malam hari.

5. Pilih Helm Sesuai Budget

Tips yang terakhir adalah pilih helm sesuai budget. Seperti yang dijelaskan di atas, helm bagus tidak harus mahal karena yang terpenting sudah berstandar SNI.

Dari pantauan detikOto di berbagai marketplace, ada banyak toko yang menjual helm half face dengan banderol mulai dari Rp 200 ribuan. Jika punya dana lebih, sebaiknya ambil helm dengan harga Rp 500 ribu ke atas agar mendapatkan kenyamanan dan keamanan ekstra.

Untuk helm full face memang harganya sedikit lebih mahal daripada jenis half face, yakni mulai dari Rp 400 ribuan. Beberapa merek helm terkenal seperti SHOEI, KYT, atau AGV harganya bahkan bisa mencapai jutaan rupiah.

Itu dia lima tips membeli helm baru sesuai kebutuhan. Semoga membantu detikers yang sedang mencari helm.

(ilf/fds)



Sumber : oto.detik.com