Tag Archives: solana

SHIB, SOL, DOGE: Di Ambang Rebound atau Ambruk?

Pasar kripto tengah menghadapi ujian berat, dan tiga aset ikonik—Shiba Inu (SHIB), Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE)—berada di titik kritis yang akan menentukan arah pergerakan mereka dalam waktu dekat.

Dilaporkan U Today, tekanan bearish masih dominan, namun sinyal teknikal tertentu memberi secercah harapan bagi para investor. Apakah ini saatnya rebound besar, atau justru awal dari kejatuhan lebih lanjut?

Shiba Inu (SHIB): Pemulihan atau Tambah Nol Lagi?

SHIB kini berada tepat di atas zona support psikologis di $0,00001100, sebuah level yang telah berfungsi sebagai garis pertahanan terakhir dari tekanan jual. Sayangnya, pemulihan harga dari titik terendah baru-baru ini dinilai lemah—volume rendah dan tren jangka pendek masih menunjukkan dominasi bearish.

Harga SHIB masih berada di bawah semua Exponential Moving Average (EMA) utama: 50, 100, dan 200 hari. Selama level resistance di $0,00001214 dan $0,00001339 belum ditembus, pemulihan belum bisa dikatakan valid. Jika tekanan jual terus berlanjut dan support saat ini jebol, ada kemungkinan harga SHIB menambah satu nol lagi, yang bukan hanya akan menjadi pukulan besar bagi investor ritel, tapi juga menggoyahkan narasi pemulihan SHIB di tengah persaingan ketat koin meme.

Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski demikian, masih ada peluang. Jika bull mampu mempertahankan level saat ini dan mendorong harga menembus kembali EMA 26 dengan volume tinggi, target jangka pendek bisa naik ke $0,00001350 hingga $0,00001499.

Baca juga: Shiba Inu (SHIB): Potensi Lonjakan Harga 3 Kali Lipat di Tahun Ini?

Solana (SOL): Golden Cross di Depan Mata

Solana menunjukkan sinyal kehidupan setelah rebound dari support di $130 dan saat ini diperdagangkan di sekitar $144. Yang menarik, SOL mendekati formasi Golden Cross—sinyal teknikal bullish di mana moving average 50 hari memotong ke atas moving average 200 hari.

Level resistance kuat berada di area $145–$149, dan jika dapat ditembus dengan volume signifikan, SOL berpotensi melanjutkan reli menuju $160. Namun, peringatan tetap berlaku: volume perdagangan sedang menurun, menunjukkan bahwa minat investor mungkin sedang menunggu konfirmasi sebelum bergerak.

Pergerakan harga Pudgy Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dengan RSI berada di bawah 50, pasar masih dalam kondisi netral. Namun, jika golden cross benar-benar terbentuk dan didukung oleh lonjakan volume, Solana bisa memulai fase bullish baru dengan potensi teknikal yang kuat.

Dogecoin (DOGE): Bertahan atau Terjun Bebas

Dogecoin berada dalam situasi paling genting di antara ketiganya. Harga DOGE mendekati support penting di $0,15, yang selama ini menjadi benteng terakhir bagi sentimen bullish. Sayangnya, tren menurun yang konsisten sejak awal Juni terus membayangi, dengan setiap upaya breakout gagal menembus resistance garis tren.

Secara teknikal, semua EMA utama (26, 50, 100, 200) berada di atas harga saat ini, menandakan dominasi seller. RSI terjebak di level rendah sekitar 36 dan volume juga menurun—semua ini memperkuat sinyal bearish.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 27 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika DOGE gagal bertahan di atas $0,15, maka kemungkinan besar harga akan meluncur ke kisaran $0,13–$0,125. Untuk membalikkan arah tren, DOGE harus mampu menembus kembali ke atas $0,17, melampaui garis tren turun, dan merebut kembali EMA jangka pendek—sesuatu yang saat ini tampaknya masih jauh dari kenyataan.

Baca juga: Volume Perdagangan Shiba Inu Melonjak, Sinyal Pembalikan Harga?

Kesimpulan: Tiga Aset, Satu Nasib Pasar

SHIB, SOL, dan DOGE masing-masing berada di titik krusial. SHIB menghadapi ujian support terakhir, SOL bersiap membentuk golden cross, dan DOGE hampir kehilangan momentum sepenuhnya. Semua tergantung pada partisipasi pasar dan volume perdagangan dalam beberapa hari ke depan.

Pasar kripto secara keseluruhan membutuhkan dukungan bullish yang kuat agar tidak terjerumus lebih dalam. Jika tidak, investor harus bersiap menghadapi tekanan lanjutan, terutama pada aset-aset dengan fundamental lemah dan likuiditas rendah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SEC Periksa ETF Spot Solana dan Ekspansi Pudgy Penguins

Aset pencetak kecepatan seperti Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar setelah muncul sorotan baru dari SEC soal dua inisiatif besar: Invesco Galaxy Solana ETF dan Canary PENGU ETF.

Konon, kedua inisiatif tersebut digadang-gadang menjadi faktor yang bisa menjadi katalis utama untuk SOL yang akhir-akhir ini diterpa sentimen negatif.

Kandidat ETF Spot Solana Makin Banyak

Baru-baru ini, Invesco / Galaxy Digital menambahkan namanya ke daftar penerbit ETF Solana, mengikuti langkah Fidelity, VanEck, Bitwise, 21Shares dan lainnya.

Langkah ini didukung oleh revisi amandemen S‑1 untuk memperbolehkan staking SOL, sesuatu yang menjadi perhatian regulator.

Dengan lebih dari delapan aplikasi ETF Spot SOL yang saat ini diuji SEC, peluang approval meningkat pada 2025.

Baca Juga: Solana dan Kazakhstan Sinergi, Dorong Ekonomi Kripto Asia Tengah

Pudgy Penguins Masuk Radar Regulasi

Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Kamis, 26 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Kamis, 26 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara bersamaan, Cboe BZX telah mengajukan Form 19b‑4 untuk Canary ETF PENGU yang akan menempatkan 80–95% dana ke token PENGU dan 5–15% ke NFT Pudgy Penguins dalam struktur trust komoditas.

Sekadar informasi, pengajuan ini adalah yang pertama kali mengarah pada ETF khusus token + NFT memecoin, sesudah Dogecoin.

Menariknya, ETF ini juga akan memegang SOL dan ETH dalam jumlah kecil hanya untuk membayar biaya transaksi jaringan.

Sejumlah analis, termasuk Eric Balchunas, melihat peluang approval sangat tinggi yang menunjukkan dukungan regulator di bawah kepemimpinan Paul Atkins.

Kenapa Berdampak Signifikan untuk SOL dan Ekosistem?

  1. Regulator ‘Memperhatikan’
    Munculnya ETF seperti SOL dan PENGU menunjukkan bahwa SEC makin terbuka terhadap produk altcoin dan NFT, yang berarti tidak hanya tertuju pada Bitcoin/Ethereum.
  2. Likuiditas & Permintaan Bertambah
    Jika ETF SOL disetujui, dana institusional besar kemungkinan akan mengalir dengan otomatis meningkatkan permintaan SOL dan likuiditas jangka panjang.
  3. Eksposur Memecoin di Atas Solana
    Canary ETF PENGU menawarkan akses ke token dan NFT berbasis Solana. Ini memperluas penggunaan SOL sebagai underlying fee token yang menambah utilitas pada jaringan.
  4. Percikan Market Sentiment
    Penambahan daftar ETF ini telah menaikkan optimisme pasar. Walaupun SEC masih berhati-hati, lampu hijau regulasi makin terlihat.

Proyeksi Harga & Strategi

  • SOL saat ini diperdagangkan di kisaran $144—$145 setelah pengumuman ETF ini.
  • Resistance jangka pendek: $155–$160, jika momentum approval ETF solid.
  • Support utama: $130–$135; bila di bawah angka ini ada risiko koreksi jangka pendek.
  • Pengaruh dari ETF PENGU: Meskipun kecil secara alokasi, masuknya SOL sebagai token operasional bisa meningkatkan permintaan SOL, terutama pada jaringan yang digunakan NFT dan memecoin.

Outlook Jangka Menengah

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 26 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 26 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Tahun 2025 menjadi penentu: Dengan beragam ETF sektoral dikaji, adopsi solana dan token kripto lainnya semakin mungkin.
  • Perkembangan ekosistem SOL: Membentuk posisi yang kuat dalam lanskap altcoin dengan staking, DApps, dan penggunaan aktif oleh memecoin/NFT.
  • Risiko pengesahan SEC: Walau momentum tinggi, persetujuan ETF tetap tidak pasti—dan bisa memakan waktu jika isu kepatuhan belum dipenuhi.

Baca Juga: Wyoming Pilih Solana dan Aptos Sebagai Kandidat Stablecoin

Dengan demikian, pengajuan ETF spot Solana oleh Invesco/Galaxy dan pendampingnya berupa NFT token meme coin (PENGU) menandai langkah besar bagi ekosistem Solana.

Jika approval tercapai, ini bisa memicu inflow modal institusional dan memperluas penggunaan SOL sebagai token utilitas dan bukan hanya aset spekulatif.

Melihat kondisi ini, investor sebaiknya:

  • Pantau perkembangan SEC secara proaktif – pengumuman Cboe dan amandemen daftar ETF menjadi titik fokus selanjutnya.
  • Pantau harga SOL dan token terkait – pergerakan pada level resistance $155–$160 dan support $130–$135 sangat penting.
  • Perhatikan ringkasan berita ETF altcoin/NFT lainnya – karena ini memberi indikasi tren adopsi digital asset secara lebih luas.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

DeFi Dev Corp Gandeng Dogwifhat, Perkuat Validator Solana

DeFi Development Corp (DFDV), perusahaan publik yang mengelola treasury berbasis SOL, meluncurkan validator Dogwifhat (WIF) di jaringan Solana.

Langkah ini dipilih untuk menjembatani infrastruktur institusi dan komunitas meme coin besar WIF.

Kolaborasi Strategis: Infrastruktur Institusional & Komunitas Meme

  • DeFi Dev Corp bertanggung jawab atas semua kebutuhan teknis: server, operasional, dan performa validator.
  • Validator WIF tetap dikelola oleh komunitas Dogwifhat, dengan rencana mengambil bagian dalam Solana Foundation Delegation Program (SFDP).
  • Ini menjadi contoh sinergi antara dukungan infrastruktur profesional dan kekuatan branding komunitas, menciptakan model nilai bersama.

Baca Juga: Solana dan Kazakhstan Sinergi, Dorong Ekonomi Kripto Asia Tengah

Pergerakan harga Dogwifhat (WIF/USDT) pada Rabu, 25 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogwifhat (WIF/USDT) pada Rabu, 25 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Skema Pembagian Rewards 50:50

  • Setelah pengurangan biaya operasional (infrastruktur dan voting), pendapatan dari staking, block reward, dan MEV dipotong setengah untuk DeFi Dev Corp dan komunitas WIF.
  • Model ini menciptakan insentif bagi delegator WIF—semakin banyak WIF yang didelegasikan, semakin besar potensi returns komunitas.

Dampak pada Ekosistem Solana

  1. Amankan Jaringan
    Penambahan validator komunitas meningkatkan desentralisasi dan robustness jaringan Solana.
  2. Engagement Komunitas
    Reem TheAI Maven berkomentar bahwa skema reward ini bisa menjadi “game-changer” untuk menggerakkan inovasi dan partisipasi komunitas yang lebih besar.
  3. Inisiatif “SOL per Share” (SPS)
    DeFi Dev Corp bertujuan menumbuhkan metrik internal SPS, jumlah SOL yang didukung oleh tiap saham perusahaan, melalui akumulasi staking dan reward validator.

Profil Solana & Dogwifhat

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 25 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 25 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Solana dikenal cepat, murah, dan sudah diadopsi luas oleh aplikasi Web3 serta DeFi.
  • Dogwifhat merupakan meme coin Solana, populer dan memiliki market cap tinggi, serta memiliki basis pengguna yang aktif dan loyal.

Rekomendasi untuk Stakeholder

Stakeholder Manfaat & Rekomendasi
Holder WIF Dapat pasif income dari staking—delegasikan token ke validator untuk berbagi reward
Delegator Solana Tambahkan diversifikasi dengan partisipasi di validator komunitas Solana
Investor DFDV SPS naik → potensi kenaikan nilai saham jangka menengah/ panjang
Ekosistem Web3 Model kolaboratif mensponsori partisipasi komunitas dan pertumbuhan jaringan

Baca Juga: Wyoming Pilih Solana dan Aptos Sebagai Kandidat Stablecoin

Kolaborasi DeFi Dev Corp dan Dogwifhat di validator Solana menghadirkan model inovatif yang menggabungkan kekuatan infrastruktur institusional dan semangat komunitas meme coin.

Skema reward 50:50 memberi peluang bagi holder WIF untuk menerima pendapatan pasif dari staking, memperkuat engagement dan adopsi jaringan.

Dari sisi Solana sendiri, muncul validator baru dari komunitas utama yang membantu memperkuat decentralisasi.

Sementara DeFi Dev Corp mengimplementasikan strategi treasury ambisius melalui metrik SPS, memantapkan langkahnya sebagai korporasi crypto-first ala MicroStrategy pada BTC.

Investor dan pengguna Solana disarankan mempertimbangkan delegasi token, mengikuti perkembangan SFDP, dan memantau performa validator ini.

Kolaborasi ini bisa menjadi awal menuju partisipasi komunitas yang lebih aktif dan inklusif dalam ekosistem blockchain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana dan Kazakhstan Sinergi, Dorong Ekonomi Kripto Asia Tengah

Solana Foundation baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Digital Development, Innovation and Aerospace Industry Kazakhstan untuk membentuk Solana Economic Zone Kazakhstan (SEZ KZ).

Alhasil, Kazakhstan kini menjadi zona ekonomi blockchain pertama di Asia Tengah, yang bertujuan menciptakan ekosistem Web3 yang matang dan inklusif.

Apa Itu SEZ KZ?

SEZ KZ merupakan zona ekonomi yang berfungsi sebagai sandbox inovasi Web3, mendukung tiga pilar utama:

  1. Tokenisasi aset: Berkolaborasi dengan AIX, Jupiter, dan Intebix, pilot tokenisasi saham, real estat, dan komoditas sudah berjalan, serupa dengan pilot di DMCC Dubai.
  2. Program pendidikan Web3: Menghadirkan kursus Rust dan blockchain engineering lewat universitas lokal dan Astana Hub, dengan tujuan membentuk talenta lokal sejak dini.
  3. Startup & perusahaan global: SEZ KZ memberikan insentif regulasi, akses infrastruktur, dan dukungan onboarding yang memikat startup internasional bergabung.

Baca Juga: Harga Solana Merosot Tajam Hingga 24%, Apa yang Terjadi?

Momentum Strategis

Penandatanganan MoU ini dinobatkan bersamaan dengan pembukaan SEZ KZ menjelang Astana International Forum 2025 menandai fokus nasional untuk mentransformasi Kazakhstan jadi hub blockchain regional.

Menurut Menteri Zhaslan Madiyev, proyek ini adalah upaya nyata untuk mengintegrasikan “solusi generasi baru”, dari tokenisasi aset hingga pengembangan talenta Web3 lokal.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 24 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 24 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Mengapa Solana Dipilih?

  • Kecepatan & biaya rendah: Jaringan Solana mampu menampung 100–120 juta transaksi harian dengan biaya sangat kecil, menjadikannya ideal untuk aplikasi high-throughput seperti tokenisasi.
  • Skalabilitas & daya tarik institusional: Solana kini sudah menjadi platform Web3 level institusi, didukung oleh kepercayaan kantor global dan investor besar seperti BlackRock’s BUIDL.

Dampak Potensial

  1. Akselerasi aktivitas DeFi & tokenisasi real-world assets (RWA): Instansi seperti AIX bergerak untuk menjadikan token sebagai bagian dari pasar keuangan formal.
  2. Peningkatan talenta lokal: Jika program edukasi berhasil, Kazakhstan bisa menjadi pusat pengembangan Web3 di wilayah Asia Tengah.
  3. Pola sukses global: SEZ KZ bisa menjadi contoh di Eurasia, mirip dengan DMCC Dubai, yang mendorong negara-negara tetangga seperti Uzbekistan untuk mengikuti jejak ini.

Reaksi Pasar & Outlook Harga SOL

  • Aktivis pasar mencatat bahwa MoU ini memberi tailwind fundamental kuat untuk SOL.
  • Menurut TradingView, SOL kini diperdagangkan di kisaran $134, rebound dari support $129 dan menunjukkan RSI membaik dari area oversold (~33 ke ~40).
  • Jika momentum ini berlanjut, target jangka pendek berikutnya berada di kisaran $148–$156.

Baca Juga: Gradient Network Dapatkan US$10 Juta untuk AI di Solana

MoU antara Solana Foundation dan Kazakhstan adalah tonggak utama dalam adopsi blockchain institusional di Asia Tengah.

Dengan SEZ KZ, negara ini menyasar revolusi digital lewat tokenisasi aset, ekosistem startup Web3, dan pembangunan talenta.

Bagi Solana, ini bukan sekadar simbol, tapi peluang nyata untuk memposisikan diri sebagai tulang punggung finansial Web3 global.

Investor sebaiknya memantau perkembangan teknis di SEZ KZ serta efeknya terhadap volume on‑chain dan harga SOL karena kesuksesan proyek ini bisa membawa sentimen bull baru untuk Solana.

Inovasi semacam ini menandakan bahwa blockchain tidak hanya untuk spekulasi, tapi juga infrastruktur ekonomi nyata di dunia global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Wyoming Pilih Solana dan Aptos Sebagai Kandidat Stablecoin

Untuk membangun stablecoin bersifat on‑chain, negara bagian Wyoming telah menyoroti Solana (SOL) dan Aptos (APT) sebagai dua kandidat unggulan untuk menjalankan Wyoming Stable Token (WYST).

Untuk diketahui, WYST merupakan stablecoin pertama yang dikeluarkan langsung oleh negara bagian di Amerika Serikat.

Mengapa Solana dan Aptos Terpilih?

Menurut laporan Dailyhodl pada Senin (23/6), Komisi Wyoming Stable Token (WYST) mengevaluasi lebih dari sepuluh blockchain Layer-1, mempertimbangkan tiga faktor utama: kecepatan transaksi, finalitas (konfirmasi cepat), dan dukungan vendor.

  • Solana sudah teruji di lingkungan produksi, mampu menangani volume transaksi tinggi dengan biaya sangat rendah dan finalitas cepat. Jaringan ini telah lolos beberapa uji teknis dari pihak Wyoming sejak akhir 2024 .
  • Aptos, hasil evolusi dari proyek Diem (Meta), unggul dalam arsitektur paralel Block‑STM dan bahasa pemrograman Move, mendukung throughput tinggi dan mengurangi risiko teknikal seperti reentrancy yang memenangkan Apotos nilai evaluasi sama tinggi dengan Solana.

Kedua jaringan ini menang dengan skor 32 poin, mengungguli blockchain lain seperti Avalanche, Ethereum, dan Base.

Baca Juga: Terdaftar di DTCC, VanEck Segera Luncurkan ETF Spot Solana VSOL

Rencana Deploy Multi‑Chain dan Teknologi LayerZero

WYST akan dijalankan dengan arsitektur Omnichain Fungible Token (OFT) via protokol interoperabilitas LayerZero, memungkinkan penggunaan stablecoin di berbagai jaringan tanpa perlu “wrapping”.

Percobaan testnet sudah berjalan di jaringan Avalanche, Solana, Ethereum, Base, Optimism, Arbitrum, Polygon, dan lainnya menandakan kesiapan teknis WYST untuk ekosistem multi-jaringan.

Komisi WYST juga bekerja sama dengan Fireblocks (infrastruktur dompet) dan Chainalysis (pemantauan dan kepatuhan) untuk memastikan keamanan dan tata kelola dana publik yang kokoh.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 23 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 23 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Menuju Fase Pilot & Simposium Blockchain Wyoming

Pilot resmi WYST dijadwalkan sebelum Wyoming Blockchain Symposium pada bulan Agustus, dengan Aptos dan Sei Group memimpin fase uji coba menggunakan dana publik.

Peluncuran token kemungkinan di bulan Juli sesuai roadmap. Hal ini menjadi langkah signifikan untuk mengintegrasikan stablecoin langsung dalam kegiatan fiskal negara bagian, termasuk pembayaran taks dan pengelolaan anggaran.

Dampak Positif untuk Ekosistem Blockchain

  1. Transaksi Massive – Solana dan Aptos bisa melihat lonjakan aktivitas dan proyek DeFi/DAO yang terintegrasi WYST.
  2. Kepercayaan Institusi – Adopsi oleh pemerintah AS ini bisa menaikkan kredibilitas aptos dan Solana di mata investor institusi.
  3. Model untuk Negara Lain – Wyoming bisa jadi contoh bagi negara bagian lain yang ingin mengeluarkan stablecoin berbasis blockchain publik.
Pergerakan harga Aptos (APT/USDT) pada Senin, 23 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Aptos (APT/USDT) pada Senin, 23 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Solana Merosot Tajam Hingga 24%, Apa yang Terjadi?

Langkah Wyoming dalam menempatkan Solana dan Aptos sebagai tulang punggung stablecoin negara bagian menunjukkan dorongan kuat arah blockchain publik menuju aplikasi finansial nyata.

Dengan arsitektur multi-chain via LayerZero, tujuan ini semakin realistis. Fase pilot dan simposium pada Agustus akan menjadi momen penting untuk melihat sejauh mana inovasi ini dapat menjadi pendorong adopsi stablecoin pemerintah, sekaligus mendorong ekosistem Solana dan Aptos melangkah ke peluang institusional yang lebih besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solaxy Siap Luncurkan SOLX Setelah Presale Ungguli $55 Juta

Solaxy, blockchain Layer‑2 pertama di atas Solana, bersiap meluncurkan token SOLX pada 23 Juni setelah mengumpulkan dana lebih dari $55 juta dari investor melalui presale.

Hal ini menjadikannya salah satu penggalangan dana terbesar di ekosistem Solana.

Presale & Harga Listing Awal

  • Presale SOLX dihargai $0,001766 per token, dan akan ditutup segera sebelum launch. Dana tersebut mencakup lebih dari $53–$55 juta, dengan gelombang terakhir fundraising memasuki 48 jam terakhir.
  • Penjualan ini terjadi setelah tim memperpanjang presale karena permintaan tinggi, dan staking presale memberikan yield 86% APY.
  • Para investor dapat mengklaim token mulai 23 Juni dan staking reward tersedia sejak 30 Juni, dengan mainnet siap diluncurkan pada 7 Juli.

Baca Juga: Harga Solana Merosot Tajam Hingga 24%, Apa yang Terjadi?

Teknologi & Keunggulan Solaxy

Solaxy adalah Layer‑2 rollup ZK yang dirancang untuk menyelesaikan masalah kemacetan pada jaringan Solana:

  • Menargetkan 10.000 transaksi per detik (TPS) melalui batching transaksi off-chain dan mempercepat konfirmasi on-chain.
  • Telah menyelesaikan testnet explorer, dan integrasi bridge Hyperlane untuk lintas jaringan antara Solana–Solaxy–Ethereum.
  • Pengembang juga membangun DEX, block explorer, wallet support, serta Igniter, platform launchpad yang memungkinkan pengguna meluncurkan token tanpa coding.

Burning & Tokenomics: Kurangi Supply dan Tambahkan Scarcity

  • Sebanyak 20 miliar hingga 55 miliar token SOLX telah dibakar, menghilangkan sekitar 25–40% supply, meningkatkan kelangkaan saat listing awal.
  • Smart contract telah diaudit oleh Coinsult, tanpa fungsi mint tambahan, blacklist, atau pajak transaksi—meningkatkan kepercayaan investor awal.

Potensi Harga: Target 10–50×?

  • Crypto analis seperti Borch Crypto menyebut SOLX sebagai “best Solana Layer‑2 play”, dan analisis dari CoinCentral dan Shillerer menduga potensi 10–50× kenaikan dalam beberapa bulan pertama.
  • ICOBench memperkirakan harga bisa tembus $0,031, naik ~1.655% dari harga presale.
  • Meski begitu, ada risiko “post-listing crash” seperti yang terlihat pada proyek lain setelah listing—jadi manajemen risiko tetap penting .
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 22 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Strategi dan Risiko Bagi Investor

Strategi Rekomendasi
Investor Presale Masuk di harga $0,0017–$0,0018, stake segera untuk yield 86%, target listing pertama $0,01–$0,03.
Trader Harian Pantau breakout pasca-listing; exit sebagian saat tembus target tahap awal (~$0,01–$0,02).
Risk Management Siapkan stop-loss jika harga gagal rebound; pelajari volumefut invest institutional.

Outlook Solaxy & Ekosistem Solana

  • Rencana peluncuran mainnet 7 Juli dilihat sebagai momentum penting dan dapat meningkatkan visibilitas proyek.
  • Token SOLX menjadi alat utilitas utama untuk membayar biaya transaksi di jaringan Layer‑2 Solaxy, menambah potensi adopsi.
  • Keberhasilan proyek bisa menarik investor lebih luas ke ekosistem Solana, terutama menjelang potensi peluncuran Spot SOL ETF pada akhir 2025.

Baca Juga: Gradient Network Dapatkan US$10 Juta untuk AI di Solana

Solaxy mengukir sejarah sebagai presale terbesar di Solana ($55 juta+), dan peluncuran SOLX 23 Juni menjadi momen strategis.

Dengan teknologi Layer‑2 ZK-rollup, kemitraan cross-chain, dan token burning besar, Solaxy menghadirkan solusi untuk masalah kemacetan Solana.

Potensi harga SOLX mencapai 10–50× dari harga presale sangat terlihat, namun risiko crash pasca-listing tetap ada.

Investor dan trader bisa memanfaatkan peluang ini dengan strategi presale dan exit yang jelas, sambil memantau perkembangan mainnet pada 7 Juli. Solaxy bisa menjadi the next big thing di ekosistem Solana—tapi kehati-hatian dan manajemen risiko tetap krusial.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Merosot Tajam Hingga 24%, Apa yang Terjadi?

Harga Solana (SOL) mengalami penurunan lebih dari 3 % dalam 24 jam terakhir dan sekitar 24 % dari puncaknya di level $188.

Menanggapi kondisi tersebut, Analisis dari Coindoo dan Cointelegraph menunjukkan beberapa faktor utama pemicu koreksi ini.

1. Uji Support Fib & Tekanan Jual

  • SOL kini menguji level support penting di $142, area 50 % Fibonacci dari reli sebelumnya, setelah turun dari US$188.
  • Bila level ini tembus, support selanjutnya berada di zona $135–$131 (“Golden Pocket”) dan $126, sebagai benteng terakhir.
  • Gagal rebound di wilayah ini bisa memicu koreksi lebih dalam menuju $126.

Baca Juga: MemeStrategy Akuisisi Solana, Saham Melonjak 28%

2. Unlock Token & Minimnya Kepercayaan

  • Menurut Cointelegraph, lebih dari 3,5 juta SOL senilai sekitar $600 juta dijadwalkan terbuka antara Juni–Agustus. Token ini berasal dari aset FTX/Alameda, yang dijual di harga sekitar $64 dan bisa meningkatkan tekanan jual.
  • Pembukaan token ini meningkatkan suplai di pasar dan mengurangi ekspektasi bullish jangka pendek.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

3. Memecoin di Ekosistem SOL Depresiasi

  • Tren turun pada meme coin seperti TRUMP dan FARTCOIN memicu tekanan pada ekosistem Solana dan volume perdagangan token ini.
  • MEV (Maximum Extractable Value) dan rug-pull proyek kecil menciptakan persepsi risiko, menyedot kepercayaan pengguna.

4. Rotasi Modal & Dump Institusional

  • Pergerakan investor institusional tercermin dari penurunan premium futures di bawah harga spot yang menunjukkan menurunnya kepercayaan dan arus keluar modal.
  • Laporan CoinDesk juga mencatat “midnight sell-off” institusional SOL (~4,5 % dalam satu hari), menandakan penurunan minat institusional dalam jangka pendek.

5. Indikator On‑Chain & Teknis

  • Volume perdagangan dan biaya transaksi di jaringan Solana tetap tinggi yang melebihi Ethereum, tetapi ini belum cukup untuk menahan tekanan harga.
  • Sementara itu, futures open interest besar (~$7,5 miliar) menunjukkan ketahanan pasar, tapi ketidakpastian tetap tinggi.

Level Teknis & Skenario Pergerakan

Level Signifikansi
$142 Support penting (Fib 0.5). Rebound kuat bisa bawa SOL ke $159–$170.
$135–$131 “Golden Pocket” – support intensif jangka menengah .
$126 Garis pertahanan terakhir; tembus ini ancam tren naik jangka menengah.
$170–$180 Area target rebound jika support bertahan dan muncul katalis (ETF, EV).

Strategi untuk Investor & Trader

  • Swing traders: Siapkan posisi “buy the dip” di $135–$142 dengan stop-loss di bawah $126.
  • Investor jangka menengah: Pertimbangkan akumulasi saat terjadi token unlock, tapi waspadai timing jual besar.
  • Pantau on‑chain: Data futures, volume, serta aktivasi token besar harus diikuti ketat untuk menghindari risiko besar.

Baca Juga: Gradient Network Dapatkan US$10 Juta untuk AI di Solana

Solana tiba di titik kritis. Tekanan dari unlock token besar, kerusakan reputasi akibat ekosistem rug-pull, dan penurunan minat institusional semua menekan harga.

Namun, aktivitas on‑chain yang masih solid memberi kemungkinan rebound jika support Fib di $142–$131 bertahan.

Trader dan investor disarankan untuk menunggu ada reaksi kuat dari level tersebut—karena rebound bisa jadi momentum signifikan atau sebaliknya membuka pintu terhadap koreksi lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Gradient Network Dapatkan US$10 Juta untuk AI di Solana

Gradient Network, startup asal Singapura, baru saja mengamankan dana $10 juta dari ronde seed funding yang dipimpin Pantera Capital dan Multicoin Capital, serta dukungan dari HSG (sebelumnya Sequoia Capital China).

Pendanaan ini diproyeksikan untuk membiayai pengembangan dua protokol inti: Lattica dan Parallax, yang akan mengubah paradigma AI dari pusat data besar ke jaringan perangkat edge seperti ponsel dan laptop.

Dua Pilar Teknologi: Lattica & Parallax

  1. Lattica
    Protokol komunikasi peer-to-peer mirip torrent, memungkinkan transfer data langsung antar perangkat tanpa melalui server pusat. Gradient telah mencatat lebih dari 1,6 miliar koneksi peer-to-peer melalui jaringan sentry nodes yang tersebar di 190+ wilayah. Hal ini menandai kemajuan signifikan menuju infrastruktur komunikasi terdesentralisasi.
  2. Parallax
    Engine AI inference desentralisasi yang dapat membagi model besar menjadi potongan kecil dan menjalankannya secara paralel di perangkat pengguna untuk mengurangi ketergantungan pada server besar seperti AWS atau OpenAI serta menjaga data tetap lokal .

Gradient mengklaim dengan pendekatan ini akan menurunkan biaya komputasi, meningkatkan privasi, dan melawan monopoli AI.

Baca Juga: Solana Meroket 4-5% Usai Sinyal Green Light ETF Spot SOL

Mengapa Solana jadi Pilihan?

Solana dipilih karena kemampuannya memproses transaksi cepat dan biaya rendah, yang sangat penting untuk mengoordinasikan komunikasi data dan pembayaran antar perangkat di jaringan Gradient.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 20 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 20 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Tren DePIN & Ekosistem AI Blockchain

Gradient bergabung dengan tren DePIN (Decentralized Physical Infrastructure Networks), yang mencakup penggunaan aset dunia nyata secara on-chain.

Proyek serupa seperti Bittensor, RENDER, dan Filecoin menunjukkan minat investor terhadap AI dan infrastruktur digital terdesentralisasi.

Keunggulan & Tantangan

Keunggulan:

  • Skala global: memanfaatkan perangkat edge berjumlah besar sebagai node AI.
  • Privasi pengguna: data tetap di perangkat pengguna, bukan server pusat.
  • Efisiensi biaya: menekan biaya komputasi dibanding layanan cloud.

Tantangan:

  • Koordinasi sistem ribuan perangkat menimbulkan kompleksitas dan potensi latensi tinggi.
  • Fragmentasi model AI: memastikan konsistensi dan akurasi pada inference terdistribusi bukan hal mudah.

Pandangan Masa Depan dan Roadmap

  • Peluncuran minggu ini dari Lattica dan Parallax guna menandai dimulainya uji nyata ekosistem Gradient.
  • Produk tambahan dalam pipeline; Gradient juga berencana menerbitkan riset akademis dan membuka kolaborasi pengembangan.

Baca Juga: ETF Solana Potensi Disetujui SEC dalam 4 Bulan, Pasar Kripto Melonjak?

Gradient Network menghadirkan lompatan inovatif dalam AI terdistribusi, memanfaatkan kekuatan miliaran perangkat pengguna dan performa blockchain Solana.

Dengan pendanaan $10 juta serta kehadiran protokol Lattica dan Parallax, perusahaan ini siap membuktikan tesis bahwa AI bisa dibuat demokratis, privat, dan hemat biaya Dan bukan monopoli korporasi besar.

Namun, keberhasilan teknis dan adopsi nyata menjadi kunci utama. Jika terbukti efektif, Gradient bisa menjadi pionir dalam era baru AI on-chain akan mengubah cara kita berinteraksi dan menjalankan model cerdas di perangkat sehari-hari.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solaxy Mainnet Meluncur 5 Hari Lagi: Segera Dapatkan SOLX Murah!

Proyek Layer-2 terbaru di ekosistem Solana, Solaxy (SOLX), akhirnya mengonfirmasi jadwal peluncuran resmi mainnet mereka pada 7 Juli 2025, sekaligus membuka peluang terakhir bagi investor untuk memperoleh token dengan harga di bawah nilai pencatatan.

Dengan total dana yang telah terkumpul mencapai $54 juta, Solaxy menunjukkan kesiapan penuh untuk menjadi komponen vital dalam memperkuat infrastruktur Solana.

Peluncuran SOLX Makin Dekat: Klaim Token Dimulai 23 Juni

Dilaporkan Cryptonews, Solaxy memberikan detail timeline yang padat untuk peluncuran berbagai komponen utama mereka, dimulai dari fase klaim token SOLX pada 23 Juni. Pada hari yang sama, jembatan Solaxy–Hyperlane yang menghubungkan Solana dan Ethereum akan mulai diaktifkan.

Langkah ini menjadi tonggak penting karena menandai integrasi lintas rantai yang efisien, yang dibutuhkan oleh pengembang dan pengguna aktif di DeFi, gaming, dan aplikasi Web3 lainnya.

Peta Jalan Penuh Peluncuran Solaxy

Berikut rangkaian peluncuran utama Solaxy:

  • 23 Juni: Klaim token SOLX dimulai; jembatan Hyperlane aktif.
  • 29 Juni: Peluncuran Solaxy Wiki, sebagai pusat dokumentasi pengembang.
  • 30 Juni: Pembukaan akses staking token.
  • 7 Juli: Peluncuran mainnet Layer-2 dan penjelajah blok Solaxy; upgrade jembatan lintas rantai.
  • 14 Juli: Peluncuran DEX internal bernama Neptoon.
  • 21 Juli: Peluncuran Igniter, platform peluncuran token resmi milik Solaxy.

Baca juga: Presale Solaxy Capai $48 Juta Setelah Burn 62 Juta SOLX

Solaxy: Jawaban atas Keterbatasan Solana?

Solaxy dikembangkan sebagai solusi Layer-2 untuk membantu Solana menangani lonjakan aktivitas dan kemacetan jaringan. Sistem ini memungkinkan transaksi diproses di luar rantai utama dan hanya mengirim hasil akhirnya ke Solana – mirip dengan “mesin cadangan” yang membuat jaringan induk tetap efisien.

Solaxy juga meningkatkan utilitas Solana lewat fitur interoperabilitas dan integrasi ke Ethereum, sambil menghilangkan ketergantungan lintas rantai yang selama ini menjadi hambatan dalam skalabilitas.

Momentum Solana Semakin Menguat

Peluncuran Solaxy datang di saat yang tepat. Minat institusional terhadap Solana sedang meningkat, terutama setelah ETF spot Solana dari VanEck terdaftar di DTCC dan menunggu persetujuan dari SEC. Jika disetujui, Solana bisa menyamai status institusional Bitcoin – namun dengan keunggulan utilitas.

Solaxy berpotensi menghilangkan kekhawatiran tentang keandalan Solana selama masa-masa lonjakan trafik, seperti yang terlihat saat memecoin booming awal tahun ini.

Potensi Listing di Bursa Utama

Meski tanggal resmi listing SOLX di bursa belum diumumkan, rumor menyebutkan kemungkinan listing di bursa besar seperti Binance atau Coinbase. Jika itu terjadi, SOLX berpotensi mengalami lonjakan harga tajam akibat “Efek Binance/Coinbase”, di mana eksposur besar dan likuiditas tinggi menarik banyak investor baru.

Hanya Tersisa 5 Hari untuk Beli di Bawah Harga Listing

Saat ini, SOLX masih tersedia dengan harga $0,001766, sedikit di bawah harga listing resmi sebesar $0,00179. Setelah jendela prapenjualan ditutup, peluang untuk mendapatkan token di harga rendah akan hilang.

Selain itu, Solaxy juga telah membakar lebih dari $62 juta dalam bentuk token, menghapus 25% dari total suplai untuk menciptakan kelangkaan dan meningkatkan nilai jangka panjang.

Investor yang mengklaim SOLX bisa langsung mempertaruhkannya (staking) dengan imbal hasil dinamis mencapai 78% APY.

Baca juga: Terdaftar di DTCC, VanEck Segera Luncurkan ETF Spot Solana VSOL


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Presale Solaxy Capai $48 Juta Setelah Burn 62 Juta SOLX

Presale Solaxy (SOLX) mencapai tonggak tepat menjelang penutupan: dana terkumpul mencapai $48 juta.

Tren positif ini turut disusul dengan token burn besar senilai $ 62 juta, atau sekitar 35 miliar SOLX, yang telah dibakar untuk mengurangi pasokan.

Burn Besar, Scarcity Meningkat

Tim Solaxy melakukan pembakaran masif sebesar 35,046 miliar SOLX, yang setara 25% dari total pasokan. Hal ini dilakukan saat presale sehingga mendorong efek kelangkaan.

Tindakan ini bukan sekadar simbolik; dengan pasokan berkurang, nilai sisa token yang belum terjual otomatis meningkat karena supply-demand yang lebih seimbang.

Dua Update Infrastruktur Besar

  1. Interoperabilitas Cross‑Chain lewat Hyperlane:
    Solaxy bermitra dengan Hyperlane, memungkinkan performa layer‑2 Solana dan Ethereum tanpa mengorbankan kecepatan atau desentralisasi. Ini membuka jalur lintas rantai bagi token dan dApp.
  2. Launch Lining Layer‑2 Mainnet:
    Tak seperti presale biasa, Solaxy menjanjikan peluncuran layer‑2 chain-nya segera setelah token ditradingkan, mungkin pada Juli. Ini memberi nilai langsung bagi investor awal.

Baca Juga: Dogecoin dan Tiga Altcoin yang Layak Diperhatikan di Juni 2025

Presale Hampir Berakhir

Dengan waktu hanya 4 hari tersisa, Solaxy masih menjual SOLX di harga presale $0,001754, kelas harga yang tidak akan muncul lagi setelah listing di bursa. Selain itu, staker mendapat yield tinggi: 85–87% APY tergantung jumlah partisipan awal.

Kenapa Penting?

  • Kebutuhan Skala di Solana: Memori masa lalu seperti kemacetan akibat meme coin besar menegaskan bahwa Solana perlu layer‑2 yang mampu menampung beban transaksi tinggi.
  • Nilai Langsung ke Token: Peluncuran mainnet segera setelah token berada di bursa memberikan nilai nyata bagi investor, bukan hanya harapan, sebuah pendekatan langka di dunia presale.
  • Insentif Keamanan: Hadiahnya bug bounty sebesar $25.000, menggandeng komunitas keamanan Cantina untuk menguji infrastruktur Solaxy.

Ekosistem & Pengaruh Jangka Panjang

  • Likuiditas & Penggunaan DeFi/NFT: Pengguna bisa langsung jalanin bridge, testnet, DEX, token launchpad (Igniter), dan infrastruktur on‑chain lainnya.
  • Potensi Volume & Harga: Bila sebagian dari USD 9 miliar DeFi atau USD 11 miliar stablecoin Solana memasuki layer‑2 ini, permintaan bisa melonjak drastis—potensi upside besar bahkan mencapai 100× menurut analis.

Tips untuk Investor & Trader

Trader Jangka Pendek

  • Bisa masuk di harga presale $0,001754, target setelah listing (secara spekulatif) 2–5× dari harga masuk awal.
  • Terapkan manajemen risiko: stop-loss jika gagal listing atau yield turun.

Investor Jangka Menengah/Panjang

  • Ikut presale kalau percaya pada eksekusi nyata—token dan chain hidup bersamaan.
  • Gunakan staking dengan return tinggi untuk menahan posisi saat fase listing.

Developer/Proyek Web3

Presale SOLX berhasil mengumpulkan $ 48 juta, didukung burn 25% token, langkah agresif untuk menguatkan nilai asset.

Ditambah dua kabar besar: peluncuran layer‑2 segera dan partner Hyperlane, Solaxy menunjukkan kapasitas kuat sebagai solusi skala Solana.

Dengan hanya sisa 4 hari presale dan insentif staking tinggi, SOLX memiliki proposisi menarik bagi investor pintar.

Namun perlu diperhatikan, risiko tinggi tetap ada, kegagalan listing, audit mainnet, atau turunnya minat user bisa menurunkan harga.

Tapi jika Solaxy berhasil, ini bisa menjadi pintu gerbang utama pengembangan dan adopsi Web3 di Solana.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com