Tag Archives: T-Hub

WEB3 TOUR de BALI, Hadir Dorong Kemajuan Evolusi Blockchain

Web3 Tour de Bali merupakan rangkaian kegiatan seputar perkembangan teknologi web3 yang terbagi di tiga lokasi skena komunitas Bali. Program ini merupakan inisiatif dari komunitas Nusameta.io, The Ambengan Tenten (TAT) dan THub by Tokocrypto yang melihat adanya potensi bagi komunitas di Indonesia untuk maju dan memimpin inovasi seputar pemanfaatan blockchain.

Antria Pansy selaku Community Manager THub by Tokocrypto mengatakan bahwa, “Program ini penting diadakan agar dapat merekatkan sekaligus menstimulasi penggiat web3 lokal, berawal dari Bali namun merangkul seluruh Indonesia seiring bertambahnya partisipasi berbagai pihak.”

Antria menambahkan analisanya mengenai pesona Bali yang menjadi melting pot para pelaku web3 yang datang dari berbagai belahan dunia mengerjakan beragam projects yang berdampak positif.

Berbagi Pengetahuan Tentang Blockchain

Ilustrasi metaverse. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi metaverse. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Menurut riset yang dilakukan oleh tim Nusameta.io, gen-Z adalah generasi kelahiran 1995 yang jumlahnya terbesar sepanjang sejarah, yaitu sekitar 2 miliar atau 30% penduduk dunia. Mereka menghabiskan rata-rata 8 jam sehari di internet.

Saat ini di Indonesia terdapat 202 juta pengguna aktif internet dan 50 juta diantaranya teranalisa sebagai online gamers; di mana jumlah tersebut juga terbesar se-Asia Tenggara. Memperhatikan rekor sekaligus potensi ini, telah menjadi latar belakang yang kuat untuk menanggapi pengaruh baru ini bukan sekedar tren sesaat.

Program Web3 Tour de Bali berlangsung selama tiga hari (10-12 November 2022) menyuguhkan beragam format berbagi wawasan dan kelas blockchain, tanpa dipungut biaya.

Kinno Thingker, Founder dari The Ambengan Tenten (TAT) Denpasar community space menyampaikan, “Para narasumber yang dihadirkan merupakan praktisi web3 lokal yang berpengalaman dan memiliki metode pengajaran praktis untuk pemula. Tujuannya untuk meningkatkan ketertarikan di bidang ini sekaligus menginspirasi agar manfaat kehadiran evolusi teknologi baru ini dapat langsung terasa utilitasnya.”

Acara Perdana

T-Hub by Tokocrypto
Ilustrasi T-Hub by Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Mastodon, Media Sosial Desentralisasi Mirip Blockchain Pesaing Twitter

Perhelatan perdana Web3 Tour de Bali ini akan mengawali konsep inovasi penyelenggaraan yang disesuaikan dengan kearifan lokal komunitas setempat. Semangat ini kemudian sejalan dengan dukungan perdana dari multi-komunitas setempat diantaranya TAT Art Space, Nusameta Circle, Pillar Hub, Baliverse, IDNFT, Bali Blockchain Center, THub by Tokocrypto, Metarupa, NFT Indonesia, Alibaba Cloud, Sana Sini Seni, Skuy Army, Gajah Crypto, Dex Capital, S21, ARC, Kita Kolektif, Google Developer Group Bali hingga universitas dan sekolah tinggi berbasis informatika di Bali. Panitia memperkirakan akan ada 500 partisipan dan 20 narasumber yang terlibat selama 3 hari. 

Tim konseptor inisiatif Web3 Tour de Bali yang diwakili oleh Adhi Wahyudin, Community Manager Nusameta.io bernama Nusameta Circle memberikan pemahaman nyata bahwa, “Masih ada banyak celah yang perlu diisi untuk menguatkan fundamental web3 lokal (Indonesia), semangat inklusivitas dan kolaborasi perlu dihadirkan di tiap inovasi penyelenggaraan. Apalagi kini tampak perlahan tapi pasti, kehadiran proyek NFT dan metaverse lokal yang peta jalannya mengunggulkan dampak utilitas dan kesinambungan ekosistem jangka panjang.” pungkasnya.

Informasi lengkap dan detail acara dapat dilihat melalui website web3tour.io atau twitter @web3tour_io



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo Perluas Adopsi Blockchain

Tokocrypto, pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia terus memperkokoh komitmennya mendorong adopsi ekosistem blockchain dan aset kripto agar semakin berjaya di Indonesia. Dengan semangat itu, Tokocrypto menghadirkan T-Hub, sebuah inisiatif dalam menciptakan ‘rumah’ yang terbuka bagi seluruh masyarakat untuk berdiskusi dan mengembangkan berbagai ide, guna mendorong perkembangan teknologi dan literasi finansial.

Setelah sukses meluncurkan dua T-Hub yang berada di Jakarta dan Bali, kini Tokocrypto resmi membuka lokasi baru di Kota Solo, Jawa Tengah. Sebuah kota di Indonesia yang memiliki ekosistem ekonomi digital yang dinamis dan berkembang.

COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan Tokocrypto selalu senantiasa menghadirkan berbagai inisiatif untuk memperluas adopsi ekosistem blockchain dan aset kripto. Dampak positif adopsi yang semakin meluas akan membawa multiplier effect untuk membangkitkan perekonomian dan akselerasi pertumbuhan di segala sektor industri.

“Sebagai pedagang aset kripto, Tokocrypto ingin menghadirkan berbagai inisiatif untuk mengembangkan ekosistem blockchain dan aset kripto di Indonesia. Salah satunya melalui T-Hub, ekosistem terbuka dan inklusif sebagai sarana edukasi dan diskusi, sekaligus mengembangkan berbagai ide untuk mendorong perkembangan investasi aset kripto dan penggunaan teknologi blockchain yang tepat guna bagi kehidupan masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Peresmian T-Hub Solo yang dilaksanakan pada Jumat (19/8) dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa. Foto: Dok. Tokocrypto.
Peresmian T-Hub Solo yang dilaksanakan pada Jumat (19/8) dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa. Foto: Dok. Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

T-Hub Perluas Edukasi dan Literasi

Menurut Manda, hadirnya T-Hub di Solo akan memperluas edukasi dan literasi terkait perkembangan industri blockchain dan aset kripto. Selain itu, Kota Solo dan Provinsi Jawa Tengah secara umumnya, bisa mengambil peran dan merintis dalam pengembangan blockchain dan kripto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

T-Hub Solo by Tokocrypto diresmikan langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa; Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum.; CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai; CMO Tokocrypto, Nanda Ivens.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, menyampaikan apresiasi dan selamat atas peresmian T-Hub Solo by Tokocrypto. Menurutnya ini adalah sebuah komitmen yang baik dalam memperluas pelayanan dan literasi terkait perdagangan aset kripto kepada masyarakat. Di Indonesia, aset kripto dikategorikan sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka dan Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah mengeluarkan peraturan terbaru untuk mengakomodasi perdagangan fisik aset kripto.

“Sebagai salah satu Calon Pedagang Aset Kripto di Indonesia, kami berharap kerja sama antara Kementerian Perdagangan dan Tokocrypto yang telah terjalin selama ini, bisa menjadi contoh pemanfaatan inovasi untuk memberikan solusi dalam hal pelayanan, perlindungan, literasi, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait perdagangan aset kripto,” kata Jerry.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga di pacara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (18/8). Foto: Dok. Tokocrypto.
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga di acara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (19/8). Foto: Dok. Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Dukung Perlindungan Konsumen dan Jamin Keamanan Investor Kripto

Investasi Kripto Catatkan Pertumbuhan Tinggi

Lebih lanjut, Jerry mengungkapkan pertumbuhan dan perkembangan aset kripto di Indonesia telah meningkat pesat. Pada semester I 2022, nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 212 triliun. Adapun, investor kripto terdaftar tercatat 15,1 juta pelanggan. “Dengan tingginya minat masyarakat yang berinvestasi di bidang perdagangan fisik aset kripto, sinergi edukasi dan literasi menjadi hal penting.”

Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, menilai langkah Tokocrypto memilih Kota Solo sebagai lokasi baru T-Hub itu sangat baik. Menurutnya, Solo memiliki pertumbuhan perekonomian yang terus meningkat dan memiliki lokasi yang strategis untuk mendorong perluasan adopsi blockchain dan aset kripto secara meluas dan inklusif.

“Dengan penanganan pandemi di Solo yang terus membaik, kami mulai fokus pada pemulihan ekonomi. Untuk itu, dukungan Tokocrypto yang membuka akses pada literasi blockchain dan aset kripto bisa menambah pengetahuan masyarakat dan dimanfaatkan untuk melakukan upaya percepatan ekonomi Solo,” terang Teguh.

Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa  di acara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (18/8). Foto: Dok. Tokocrypto.
Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa di acara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (19/8). Foto: Dok. Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Jadi Pedagang Aset Kripto dengan Nilai Transaksi Tertinggi di Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, peluncuran T-Hub Solo juga diikuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Tokocrypto dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Kemitraan ini menandai komitmen bersama kedua pihak yang berfokus mengangkat lebih banyak riset mengenai ekosistem teknologi blockchain dan aset kripto di Indonesia. Selain itu, menciptakan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di industri blockchain.

Tokocrypto terus mengalami pertumbuhan bisnis yang baik. Selama paruh pertama 2022, jumlah download aplikasi Tokocrypto telah bertumbuh hingga 3,1 juta, disertai dengan peningkatan jumlah investor yang mencapai 3 juta pelanggan. Salah satu hal membanggakan yang dicapai Tokocrypto adalah keberhasilannya menyetorkan pajak atas transaksi aset kripto sebesar Rp 37 miliar dalam waktu dua bulan periode Mei-Juni 2022.



Sumber : news.tokocrypto.com

Supernova Live Events Sukses Digelar di T-Hub Bali

Supernova Live Events, ajang pencarian project Web3 dan blockchain lokal sukses digelar di T-Hub Bali by Tokocrypto. Acara ini sudah berjalan sejak awal Juni 2022, diadakah setiap hari Jumat dan per pekannya dihadiri oleh ratusan peserta secara offline.

Acara yang diprakarsai oleh ICP Network (Dfinity) ini telah menampilkan lebih dari dua puluh project blockchain terpilih dari seluruh komunitas web3 di Bali. Para developer project tersebut mempresentasikan proposal mereka dalam upaya untuk mendapatkan pendanaan sebesar US$ 100.000 dari Dfinity Foundation. Ada lima project web3 yang sudah melakukan pitching di antaranya: Balicoop, Clubconscious, Favourse, Happnow, dan Qui-Xi.

Supernova Live Events Bali adalah salah satu dari rangkaian acara hackathon blockchain terbesar yang pernah diselenggarakan oleh ICP Network (Dfinity). Saat ini, sudah ada lebih dari 4.000 developer blockchain bergabung dari seluruh dunia untuk mendapatkan hadiah utamanya pendanaan lebih dari US$ 6 Juta sebagai apresiasi proyek kripto mereka di Supernova Demo Day yang digelar 30 Juni 2022.

Supernova Live Events sukses digelar di T-Hub Bali
Supernova Live Events sukses digelar di T-Hub Bali.

Baca juga: Investor Aset Kripto di Indonesia Tembus Lebih dari 14 Juta Pelanggan

“Sebagai penyelenggara Supernova Live Events, kami atas nama Dfinity merasa terhomat menjadi perjalanan yang luar biasa bagi perkembangan dunia blockchain dan web3 di Bali. Suasana yang dibangun oleh komunitas dan kualitas proyek yang muncul sungguh luar biasa, menunjukkan betapa substansial industri blockchain di Indonesia dan betapa pentingnya bagi pemain utama seperti IC untuk menjadi “glocal” dan “phygital,” Kata Emilio Canessa, Special Projects of ICP Network (Dfinity).

Rangkaian acara ini telah menyatukan seluruh spektrum komunitas kripto hingga web3 di Bali, baik lokal maupun ekspatriat, menarik lebih dari 500 orang secara total dari semua latar belakang: NFT, kripto, Blockchain dan DAO. Mengutip data internal Tokocrypto, jumlah pengguna kripto di Bali telah melonjak menjadi 37.660 investor per Februari 2022, naik dari hanya 808 investor pada awal tahun 2021.

Supernova Live Events sukses digelar di T-Hub Bali
Supernova Live Events sukses digelar di T-Hub Bali.

Baca juga: Memahami Aset Kripto, NFT dan Gagasan “Greater Fool Theory”

“Antusiasme yang ditunjukkan orang-orang untuk acara ini semakin memperkuat keyakinan bahwa Bali telah menjadi salah satu episentrum pengembangan proyek blockchain di Asia yang harus diperhitungkan,” ungkap Antria Pansy, Senior Community Engagement Tokocrypto.

Kegiatan Supernova Live Events selaras dengan visi dan misi T-Hub Bali by Tokocrypto, untuk menjadi hub yang aman bagi komunitas kripto untuk berkumpul, berjejaring, dan berkolaborasi. Dengan lebih banyak acara kolaboratif, seperti Supernova Live Events, perkembangan industri kripto dan blockchain di Bali dan Indonesia, dapat didorong untuk selalu tumbuh dan berkembang.

Tokocrypto meluncurkan T-Hub di Bali pada Januari lalu, sebagai bentuk dukungan upaya pemulihan perekonomian daerah, sekaligus diharapkan membawa multiplier effect untuk membangkitkan ekonomi nasional melalui pengembangan ekonomi digital dan akselerasi industri berbasis wisata dan hospitality.



Sumber : news.tokocrypto.com