Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!


Jakarta

Kopi terbukti dapat memberikan energi ketika dikonsumsi. Namun, manfaat itu juga bisa dirasakan bahkan ketika kopi belum diminum. Ini penjelasan ilmiahnya!

Sudah banyak penelitian yang menemukan manfaat kopi. Terlebih kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan untuk memberikan dorongan energi.

Karenanya, kopi kerap dikonsumsi di pagi hari atau di waktu-waktu krusial, ketika tubuh mulai lelah dan kehilangan fokus. Namun, ada yang unik dari manfaat kopi tersebut.


Pasalnya, manfaat kopi itu rupanya sudah bisa dirasakan bahkan ketika kopinya belum diminum. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Consciousness and Cognition.

Dikutip dari Mind Body Green, berikut faktanya!

1. Dibuktikan lewat riset

Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya! Foto: Getty Images/beyhanyazar

Sebuah riset membuktikan bahwa kopi dapat memberikan energi bahkan sebelum diminum. Riset tersebut dilakukan kepada sekelompok orang.

Mereka diminta untuk memikirkan sebuah nama merek kopi baru dan melakukan brainstorming. Ketika mereka melakukan itu, terjadi stimulus dan reaksi terhadap tubuh mereka.

Dikutip dari Otten Coffee, ada gejala yang merangsang gairah fisiologis pada tubuh ketika mereka memikirkan kopi. Ini dapat menajamkan pikiran untuk lebih fokus bahkan ketika kopi tersebut belum diminum.

2. Penjelasan ilmiah

Menurut para peneliti yang melakukan riset tersebut, kejadian ini terjadi karena ada hubungannya terhadap pengaruh kopi kepada manusia di Amerika Serikat.

Orang-orang di Amerika serikat menjadikan kopi sebagai sebuah produk yang berkaitan dengan produktivitas dan kewaspadaan. Hal ini dijelaskan oleh Sam Maglio, profesor di Universitas Toronto.

Maglio mengatakan bahwa ada reaksi tertentu yang jika dilihat dan dinilai secara detail berdasarkan pada pemikiran mereka terhadap kopi. Namun, ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Manfaat aroma kopi ada di halaman selanjutnya.

3. Manfaat dari aroma kopi

Lebih lanjut, beberapa penelitian juga telah membuktikan manfaat dari aroma kopi. Jadi, adalah benar jika disebutkan bahwa kopi dapat memberikan manfaat kesehatan meski belum diminum.

Aroma kopi yang dihirup dapat meningkatkan keterampilan penalaran analitis. Hal ini terbukti dari sebuah penelitian yang melakukan eksperimen terhadap mahasiswa.

Mereka yang menghirup aroma kopi memiliki nilai aljabar lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Sebelumnya, ada juga yang melakukan penelitian serupa pada 2008.

Penelitian yang menggunakan tikus sebagai bahan eksperimen itu menemukan bahwa tikus yang terpapar aroma kopi ternyata lebih aktif dan mampu menyingkirkan stres secara efektif akibat kelelahan.

4. Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia

Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia Foto: Getty Images/beyhanyazar

Dalam menikmati kopi, tidak hanya indera pengecap saja yang bisa merasakan, tetapi juga indera manusia lainnya juga bisa teroptimasi saat menikmati kopi.

Itulah mengapa banyak kedai kopi yang juga memperhatikan pengalaman kepada kustomer. Mulai dari indera penglihatan yang terlihat dari suasana di kafe.

Ada juga indera pendengaran ketika mendengar lantunan musik yang menyenangkan di kafe. Sementara indera peraba atau kulit juga merasakan ketika menyentuh cangkir.

Terakhir, ada indera pengecap yang akan bermain ketika mencicipi kopi. Kelima indera tersebut diaktifkan untuk menyerap energi yang baik.

5. Manfaat lebih banyak ketika kopi diminum

Dari hasil penelitian tersebut ditegaskan benar adanya bahwa kopi juga bisa bermanfaat meskipun belum diminum. Itu karena aroma kopi yang juga memberikan reaksi tertentu.

Namun, para peneliti sepakat bahwa minum kopi adalah cara terbaik untuk mendapatkan energi dan manfaat lainnya, daripada hanya menghirup aromanya.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Sering Konsumsi 13 Makanan Tinggi Gula Ini? Yuk Mulai DIkurangi

Jakarta

Makanan tinggi gula yang dikonsumsi terus-menerus dapat menimbulkan berbagai risiko, mulai dari obesitas, hingga penyakit jantung. Untuk itu, mulai sekarang detikers harus mewaspadai makanan tinggi gula.

Di bawah ini akan kita ulas 13 makanan tinggi gula yang sebaiknya mulai dikurangi, bahkan dihindari. Beberapa jenis makanan atau minuman ini tidak disangka memiliki kandungan gula yang tinggi.

13 Macam Makanan Tinggi Gula

Dirangkum dari laman Healthline dan WebMD, berikut ini 13 macam makanan dan minuman tinggi gula yang wajib diwaspadai agar tidak menimbulkan risiko kesehatan.


1. Saus

Baik saus tomat, saus barbekyu (BBQ), maupun saus spageti memang penyedap rasa yang enak. Namun saus ini termasuk makanan tinggi gula.

Dua sendok makan (sekitar 28 gram) saus BBQ bisa mengandung 9 gram gula. Bahkan dalam satu kemasan saus, sekitar 33 persennya adalah gula murni. Hal ini juga termasuk saus tomat dan saus lainnya.

Saat membeli saus, pastikan lihat labelnya dan pilih saus yang kandungan gulanya paling sedikit. Dalam mengkonsumsinya pun tetap harus dibatasi.

2. Jus Buah

Jus buah termasuk makanan sehat karena kandungan vitamin dan mineralnya. Namun perhatikan ketika mengkonsumsi jus buah, jangan terlalu banyak menggunakan gula. Jika membeli jus buah kemasan, pilih yang berlabel 100% buah asli.

3. Minuman Olahraga

Minuman olahraga bukanlah pilihan yang sehat, sekalipun bagi olahragawan. Kandungannya memang dirancang untuk menghidrasi dan memberi tenaga selama periode latihan yang lama dan intens.

Untuk itu, minuman ini mengandung gula tambahan dalam jumlah besar yang dapat dengan cepat diserap tubuh dan diolah sebagai energi. Minuman ini akan semakin berisiko jika dikonsumsi orang yang tidak menjalankan latihan.

4. Susu Cokelat

Susu memang sumber protein dan kalsium. Namun susu cokelat yang mengandung kakao dan gula tinggi harus diwaspadai. Pilihlah susu dengan label rendah gula.

5. Es Teh

Buat detikers pecinta es teh, waspadai kandungan gulanya. Es teh manis biasanya mengandung banyak gula, bahkan beberapa penjual menggunakan pemanis buatan. Jika suka minum teh, lebih baik minum es teh tawar atau rendah gula.

6. Madu

Madu sering kali dianggap sebagai alternatif yang lebih baik daripada gula tebu. Mau ini mengandung fruktosa, yang lebih manis daripada sukrosa atau glukosa. Hal ini tetap harus diwaspadai. Madu tetap harus dinikmati dalam jumlah sedang.

7. Sirup Jagung

Sirup jagung, terutama yang tinggi fruktosa, termasuk jenis bahan pangan yang menyebabkan tingginya obesitas di Amerika Serikat. Kemungkinan penyebabnya adalah fruktosa dalam sirup jagung tidak membuat rasa kenyang seperti halnya jumlah kalori yang sama jika dikonsumsi dalam bentuk lain, misalnya nasi.

8. Granola

Granola sering disebut sebagai makanan rendah lemak. Meski rendah lemak, kandungan kalori dan gulanya kemungkinan tinggi. Granola dibuat dari gandum yang telah dikombinasikan dengan kacang-kacangan dan madu atau pemanis lainnya.

Jika menyukai granola, cobalah memilih granola yang rendah gula. Atau Anda juga bisa menjadikan granola sebagai taburan pada buah atau yogurt.

9. Kopi Rasa-rasa

Minum kopi mungkin sudah menjadi keseharian anak muda zaman sekarang. Kopi yang populer adalah yang beraroma dan rasanya manis. Satu porsi kopi ini bisa 45 gram gula.

Cobalah untuk minum kopi tanpa gula. Kopi arabika menjadi pilihan nikmat meskipun tanpa gula.

10. Protein Bar

Bagi pelaku diet, protein bar termasuk cemilan yang populer karena bisa menahan lapar, sehingga dapat mengatasi pola makan berlebih. Namun banyak protein bar yang mengandung tinggi gula. Bacalah labelnya dan hindari yang mengandung banyak gula.

11. Sup Instan

Sup jarang diasosiasikan dengan gula, jika dibuat dari bahan-bahan segar. Namun, banyak sup instan yang mengandung banyak bahan tambahan, termasuk gula. Lihatlah labelnya untuk memastikan kandungan gulanya.

12. Sereal

Sereal sering menjadi pilihan makanan untuk sarapan yang cepat, terutama di negara Barat. Bagi Anda yang suka sereal, perhatikan kandungan gulanya. Sebab banyak jenis sereal yang tinggi gula.

13. Buah Kaleng

Buah memang memiliki kandungan nutrisi sehat. Namun jika buah sudah dikemas dalam kaleng, kemungkinan buah sudah diawetkan dalam sirup manis. Proses ini bisa menghilangkan serat buah dan meningkatkan kadar gula.

Itulah tadi 13 makanan tinggi gula yang mungkin sering detikers konsumsi. Sebaiknya mulai sekarang dikurangi, bahkan dihindari.

(bai/row)



Sumber : food.detik.com

Rutin Konsumsi Madu dan Bawang Putih Bikin Kulit Kinclong


Jakarta

Perawatan kulit tak hanya dari luar, tapi juga dari dalam dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Ahli gizi ini mengungkap konsumsi madu dan bawang putih bikin kulit sehat dan bercahaya!

Upaya merawat kulit dengan memakai skincare memang diperlukan, tapi agar hasilnya lebih efektif bisa dibantu dengan konsumsi makanan dengan nutrisi tepat. Beberapa jenis makanan diketahui punya manfaat spesifik untuk meningkatkan kesehatan kulit.

Makanan yang bagus untuk kulit itu tak melulu mahal atau susah didapat. Ternyata bahan yang ada di banyak dapur rumah tangga juga bisa jadi solusi.


Dua di antaranya adalah madu dan bawang putih yang disebut ahli gizi Sonia Narang di India sangat bagus untuk kesehatan, termasuk menciptakan kulit sehat dan bercahaya. Mengonsumsinya ada aturan agar manfaatnya efektif.

Mengutip Food NDTV (15/8/2024), sebelumnya perlu diketahui manfaat madu untuk kesehatan kulit. Juga bawang putih yang selama ini identik hanya sebagai bumbu dapur.

Madu untuk kesehatan kulit

Konsumsi Madu dan Bawang Putih Bagus untuk Kulit, Ini CaranyaBaik madu dan bawang putih punya manfaat sehat untuk kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/singkamc

Madu memiliki antioksidan kuat dan sifat antibakteri yang membuatnya bagus untuk menyehatkan kulit.

Tak hanya itu, madu juga bertindak sebagai pelembap alami yang membuat kulit terhidrasi dan menghadirkan kilau yang sehat. Bagi yang punya luka, konsumsi madu juga bagus untuk mempercepat penyembuhan luka.

Menurut National Institutes Of Health (NIH), madu manuka dari Selandia Baru pun punya manfaat lebih untuk masalah kulit. Penggunaannya dapat mengobati rosacea, kondisi yang menyebabkan kemerahan pada kulit.

Efek bawang putih untuk kulit

Bawang putih juga dikenal punya banyak manfaat bagi kesehatan kulit. Yang paling spesial adalah kandungan dalam bawang putih mampu melindungi kulit dari efek radikal bebas dan memperlambat penipisan kolagen, yang menyebabkan hilangnya elastisitas pada kulit yang menua.

Sama seperti madu, bawang putih juga mengandung antioksidan dan memiliki khasiat antibakteri. Keduanya penting untuk kesehatan kulit yang optimal.

Baca halaman selanjutnya untuk tahu cara konsumsi madu dan bawang putih.

Cara konsumsi madu dan bawang putih

Konsumsi Madu dan Bawang Putih Bagus untuk Kulit, Ini CaranyaMinum madu dan bawang putih bagusnya malam sebelum tidur. Foto: Getty Images/iStockphoto/singkamc

Ahli gizi Sonia Narang melalui unggahan Instagram-nya mengungkap cara efektif mengonsumsi madu dan bawang putih. Berikut langkahnya:

1. Cuci bersih bawang putih usai dikupas. Potong kecil-kecil menggunakan pisau.

2. Ambil beberapa potongan bawang putih, taruh di sendok. Tambahkan beberapa tetes madu alami.

3. Paduan madu dan bawang putih pun siap disantap. Paling bagus mengonsumsinya malam hari sebelum tidur.

Untuk menghindari aroma bawang putih yang kerap tertinggal di mulut, Narang menyarankan untuk mendiamkan potongan bawang putih selama 10 menit sebelum dicampur madu.

Ia juga punya tips lain yaitu dengan menelan langsung bawang putih dan madu dengan bantuan air, alih-alih mengunyahnya. Lalu sikat gigi 10 menit setelahnya.

Selain untuk kesehatan kulit, paduan madu dan bawang putih juga bagus untuk kesehatan usus, mengatasi retensi air, arthritis, kolesterol tinggi, dan hipertensi.

Namun ada kontraindikasi yang perlu diwaspadai. Hindari konsumsinya jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah, memiliki kelainan pendarahan, atau merupakan pasien hipotensi.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Meski Pahit, 5 Makanan dan Minuman Ini Ternyata Berkhasiat Sehat


Jakarta

Cita rasa makanan dan minuman juga banyak yang pahit, tapi tetap enak disantap. Di antaranya seperti pare, teh hijau, kopi, hingga bubuk kakao.

Makanan dibedakan berdasarkan cita rasanya, ada yang manis, asam, maupun pahit. Ternyata, banyak juga makanan pahit tetap terasa enak disantap dan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Dilansir dari Health Line (14/7), makanan pahit ini ternyata juga mengandung nutrisi dengan manfaat kesehatan yang signifikan. Di antaranya bisa menurunkan risiko terhadap beberapa penyakit kronis.


Berikut 5 makanan pahit yang berkhasiat untuk kesehatan:

1. Pare

Jus pareJus pare Foto: Getty Images/iStockphoto/chengyuzheng

Pare umum dikonsumsi orang Indonesia. Biasanya dijadikan olahan tumisan dengan tambahan telur, tempe, atau ikan teri. Tumisan pare ini juga disajikan dengan cita rasa gurih dan pedas.

Meski diketahui rasanya pahit dan tak disukai banyak orang, pare termasuk makanan sehat yang aman dikonsumsi setiap hari. Pare mengandung banyak fitokimia seperti triterpenoid, polifenol, dan flavonoid yang terbukti memperlambat pertumbuhan berbagai jenis kanker baik dalam berbagai penelitian.

Pare juga digunakan dalam pengobatan alami untuk membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Satu penelitian selama 4 minggu menemukan bahwa mengonsumsi 2.000 mg pare kering yang dihaluskan setiap hari secara signifikan menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

2. Kopi

Kopi juga dikenal sebagai minuman bercita rasa pahit. Meski pahit, tapi banyak orang yang menyukai kopi. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi sehat pada kopi.

Kandungan zat antioksidan pada kopi juga diketahui tinggi. Kopi juga mengandung polifenol seperti kebanyakan makanan pahit.

Salah satu polifenol yang paling melimpah dalam kopi adalah asam klorogenat, antioksidan kuat yang kemungkinan bertanggung jawab atas banyak manfaat kesehatan kopi. Di antaranya berkurangnya kerusakan oksidatif dan risiko penyakit jantung dan diabetes yang lebih rendah.

3. Daun Pepaya

Ilustrasi daun pepaya.Ilustrasi daun pepaya. Foto: dok. iStock

Daun pepaya merupakan jenis sayuran yang mudah diolah dan memiliki nilai gizi tinggi. Rupa dari daun ini seperti tangan manusia. Warnanya hijau pekat dan rasanya pahit sekali.

Daun pepaya ini terdapat kandungan beragam vitamin, diantaranya vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Selain itu ada juga protein, lemak, karbohidrat, kalsium, dan 79 kalori untuk tiap 100 gramnya.

Manfaat daun pepaya diantaranya menyehatkan pencernaan, menstabilkan gula darah, hingga menyuburkan rambut Anda. Tak hanya itu, daun pepaya bahkan digunakan untuk memerangi penyakit kanker.

4. Bubuk Kakao

Bubuk kakao adalah bahan utama untuk membuat cokelat. Termasuk ke dalam jenis makanan pahit yang memberikan manfaat kesehatan. Jadi, jika cokelat kebanyakan bercita rasa manis itu pasti sudah ditambahkan gula dan susu.

Kalau ingin tetap merasakan manfaat dari bubuk kakao, bisa mengonsumsi dark chocolate. Penelitian telah menemukan bahwa orang yang mengonsumsi cokelat setidaknya lima kali seminggu memiliki risiko penyakit jantung 56% lebih rendah.

Hal ini dikarenakan adanya kandungan polifenol dan antioksidan yang terdapat dalam cokelat. Kakao juga merupakan sumber yang baik dari beberapa mineral, termasuk tembaga, mangan, magnesium, dan zat besi.

5. Teh Hijau

manfaat minum teh hijau dan biji chiamanfaat minum teh hijau Foto: Getty Images/iStockphoto

Sama seperti kopi, teh hijau juga termasuk minuman yang rasanya pahit tetapi manfaatnya sehat untuk tubuh. Dikarenakan adanya kandungan zat antioksidannya yang tinggi.

Teh hijau juga mengandung berbagai polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Senyawa ini mengurangi kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Konsumsi teh ini dapat menurunkan berat badan secara signifikan.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Catat! 5 Kesalahan Pakai Spons Cuci Piring yang Bikin Bahaya


Jakarta

Spons seringkali digunakan untuk membersihkan kotoran yang menempel di piring. Namun, penggunaannya perlu diperhatikan karena jika tidak, bisa berbahaya.

Spons pencuci piring memang efektif menghilangkan noda membandel di piring atau alat makan yang kotor. Namun, banyak orang masih tidak tepat menggunakannya.

Kesalahan memakai spons cuci piring tidak boleh dianggap enteng. Pasalnya, spons yang berongga dan lembab bisa dengan mudah ditumbuhi bakteri patogen yang membahayakan.


Para ahli mikrobiologi pun menunjukkan beberapa kesalahan yang perlu dihindari ketika menggunakan spons pencuci piring. Melansir mashed.com (18/08/2024), berikut kesalahan umum pakai spons cuci pirig:

1. Spons tempat tumbuh mikroba

Spons pencuci piringIngatlah bahwa spons pencuci piring menjadi tempat ideal untuk pertumbuhan mikroba. Foto: Shutterstock/

Spons tidak sebersih yang dikira. Dr. Manan Sharma mengungkap kesalahan terbesar adalah mengabaikannya dan menganggap spons bersih dan tidak dapat menyebarkan bakteri pembusuk atau patogen di dapur.

Faktanya, spons seperti alat dapur lain yang perlu dibersihkan dan dicuci rutin. Fakta bahwa spons berpori dan memiliki banyak sudut dan celah membuat benda ini lebih mudah menjadi tempat bakteri tumbuh dan berkembang biak.

2. Spons terlalu basah

Spons pencuci piringMembiarkan spons pencuci piring terlalu basah juga bisa berbahaya. Foto: Shutterstock/

Dr. Kristen Gibson mengungkap salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan banyak orang yaitu membuat spons basah atau sangat lembab ketika sedang tidak digunakan.

Spons basah merupakan media sempurna untuk pertumbuhan mikroorganisme.

Dr. Gibson mengemukakan bahwa mayoritas bakteri membutuhkan kelembaban untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Jika nutrisi tersedia, maka air yang tersedia memungkinkan mereka untuk memanfaatkan nutrisi tersebut.

Sehingga, ketika membiarkan spons basah saat tidak dipakai, pada dasarnya itu membantu koloni mikroorganisme spons tumbuh lebih besar.

Kelembaban bukan hanya menjadi salah satu masalah, tetapi suhu yang ada di dapur juga memengaruhi.

Menurut Dr.Gibson, membiarkan spons basah pada suhu tepat dapat menciptakan kondisi tempat patogen bawaan makanan dapat tumbuh, atau setidaknya bertahan hidup lebih lama.

Menurut USDA (Departemen Pertanian Amerika Serikat), kisaran suhu sempurna bagi bakteri tumbuh yaitu sekitar 4 sampai 60 derajat celcius.

Kesalahan umum lainnya yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Tidak menyimpan spons dengan benar

Spons pencuci piringSebaiknya menyimpan spons pencuci piring dalam keadaan benar. Foto: Shutterstock/

Dr. Manan Sharma dan Dr. Kristen Gibson menyarankan untuk menyimpan spons di tempat yang benar-benar kering sebelum menggunakannya.

Menurut Dr. Sharma, menyimpan spons dalam keadaan kering ini memungkinkan kamu dapat menggunakannya dalam jangka waktu lebih lama. Itu juga menghindari pertumbuhan bakteri.

Dr. Kristen Gibson juga menyebut dirinya biasa memeras semua air yang berlebihan setelah spons digunakan. Lalu ia meletakkannya di permukaan kering.

4. Pakai spons untuk bersihkan meja dapur

Spons pencuci piringMenggunakannya untuk membersihkan meja dapur juga bukanlah pilihan tepat. Foto: Shutterstock/

Selain dimanfaatkan untuk membersihkan alat makan, beberapa orang mungkin pernah menggunakan spons untuk membersihkan meja dapur. Sayangnya, hal tersebut justru berpotensi menyebarkan patogen.

Dr. Kristen Gibson pribadi hanya menggunakan spons dapur untuk mencuci piring. Bahkan, saat mengelap meja atau permukaannya, ia menggunakan desinfektan dan handuk dapur, lalu langsung meletakkan handuk dapur di ruang cuci untuk dibersihkan.

Oleh karena itu, hindari membersihkan meja dapur menggunakan spons. Jika memang ada noda yang sulit dihilangkan, bisa menggunakan tisu dapur dan desinfektan food grade yang lebih aman.

5. Pakai spons terlalu lama

Memang tidak ada aturan berlaku untuk penggunaan spons dapur. Namun, Dr. Sharma memperingati mereka yang sering masak dan mencuci alat masak dengan spons, perlu membersihkan spons lebih teratur.

Sebuah studi tahun 2020 alam Jurnal Mikroorganisme meminta para peserta membersihkan spons poliuretan dalam microwave dua atau tiga kali seminggu. Hasilnya, lebih sedikit mikroorganisme yang hidup pada spons.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Sering Konsumsi 7 Kombinasi Makanan Ini Berefek Buruk pada Kesehatan


Jakarta

Mengombinasikan dua jenis makanan sering kali bikin rasanya lebih enak. Namun hindari kombinasi makanan ini karena justru bisa memunculkan efek samping untuk kesehatan.

Kombinasi makanan yang tepat akan berdampak baik untuk kesehatan. Namun sebaliknya, kombinasi yang kurang pas akan menimbulkan efek samping.

Sejumlah makanan sebaiknya tidak dikombinasikan karena berpotensi bahaya buat kesehatan. Ini daftarnya:


1. Telur dan daging olahan yang digoreng

Menu sarapan bisa bervariasi apalagi saat berkesempatan travelling ke negara lain. Di negara Barat, sangat umum menyantap sarapan dengan menu telur dan bacon atau sosis goreng.

Terlihat klasik tapi sebenarnya tidak baik. Bacon dan telur mengandung tinggi protein yang membuat perut perlu waktu lama untuk mencerna.

Menu ini bisa memicu rasa tidak nyaman sehingga lebih baik ganti salah satu dari keduanya dengan buah segar atau sayur.

2. Keju dan kacang

various types of cheese on rustic wooden cutting board, top viewFoto: Istimewa

Keju dan kacang-kacangan sering ditemukan pada salad atau roti isi. Kombinasinya sekilas lezat dan menyenangkan, tetapi sesungguhnya bisa meninggalkan rasa ‘penuh’ akibat gas.

Akan lebih baik jika produk susu dikonsumsi secara terpisah atau agak berjarak dengan menu kacang-kacangan.

3. Air dan makanan apapun

Makan sembari minum air putih ternyata bukan ide baik. Melansir dari First Cry, air cenderung melarutkan asam lambung yang penting untuk mencerna makanan.

Asam lambung yang encer bakal sulit untuk memecah makanan sehingga lambung perlu bekerja lebih keras untuk mencerna.

4. Susu dan jeruk

Ilustrasi jus jerukFoto: Getty Images/DianaHirsch

Sebaiknya berikan jeda yang cukup antara minum susu dan konsumsi buah-buahan sitrus termasuk jeruk.

Buah-buahan sitrus tinggi asam, sementara susu tinggi gula alami atau laktosa. Kombinasi keduanya bisa memicu gas, kembung dan masalah pencernaan.

Melansir dari India Times, setidaknya beri waktu sekitar 20 menit setelah minum susu kalau ingin makan jeruk.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

5. Pisang dan susu

Pisang dan susu seperti memadukan dua pangan tinggi nutrisi. Keduanya dianggap menu sarapan yang mendukung aktivitas sehari-hari.

Hanya saja, kombinasi pisang dan susu bisa memicu rasa ‘penuh’ dan ‘berat’ di perut. Selain itu, porsi yang kurang tepat malah bisa memicu rasa lemas karena kelebihan kalori.

Kalau ingin dikonsumsi sebagai smoothie, jangan lupa tambahkan bubuk kayu manis atau bubuk pala untuk menghindari rasa tidak nyaman di perut.

6. Buah setelah makan

Rajin Makan Buah dan Sayur, Setara dengan 4 Ribu Langkah SehariFoto: Iustrasi iStock

Umumnya buah dijadikan makanan penutup setelah makan berat. Padahal ini bukan praktik yang disarankan.

Buah sebaiknya dikonsumsi terlebih dahulu sebelum makan berat sebab buah dicerna tubuh lebih cepat. Sementara itu, makan berat dengan kandungan protein, lemak, dan karbohidrat memakan waktu lama untuk dicerna.

Buah yang dikonsumsi setelahnya malah akan membuat gula pada buah bertahan lebih lama, berfermentasi sehingga memicu masalah perut.

7. Jus dan sereal

Segelas jus tampaknya berdampingan tepat dengan semangkuk sereal. Hal ini sebenarnya kurang pas.

Justru kandungan asam pada jus akan menghambat pemecahan karbohidrat dan memengaruhi aktivitas enzim.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Kombinasi Makanan yang ‘Berbahaya’, Jangan Coba-coba

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

Hati-hati! 5 Jenis Ikan Ini Mengandung Kolesterol Jahat untuk Tubuh


Jakarta

Ikan digadang-gadang sebagai sumber protein hewani menyehatkan, tapi waspadai konsumsi beberapa jenisnya. Sebab ada ikan yang mengandung kolesterol jahat untuk tubuh.

Konsumsi ikan dikenal bagus untuk menyehatkan jantung. Bahkan American Heart Association (AHA) merekomendasikan dua kali konsumsi ikan dalam seminggu untuk menjaga kesehatan jantung.

Khasiat untuk kesehatan jantung didapat dari kandungan asam lemak omega-3 yang banyak ditemukan pada ikan. Senyawa ini mampu menurunkan tekanan darah dan memperlambat pengendapan plak di dinding arteri.


Namun sayangnya, di balik khasiatnya untuk jantung, muncul juga ancaman kolesterol pada ikan. Beberapa ikan diketahui mengandung kolesterol tinggi.

Namun, mengutip Live Strong, jika dibandingkan dengan daging merah, kolesterol pada ikan relatif lebih rendah.

Merangkum berbagai sumber, berbagai jenis ikan yang mengandung kolesterol jahat berikut ternyata cukup sering dikonsumsi sehari-hari:

1. Salmon

salmonMeski salmon baik karena mnegandung omega-3 tinggi, tetapi salmon juga tinggi kolesterol. Foto: iStock

Meski dikenal dengan kandungan asam lemak omega-3, salmon juga mengandung kolesterol. Dalam setiap 100 gram salmon terdapat sekitar 63 mg kolesterol.

Untuk menjaga asupan lemak jenuh seminimal mungkin, hindari penggunaan mentega saat mengolah salmon.

2. Sarden

sardenSarden juga tidak terlalu baik dikonsumsi karena mengandung kolesterol. Foto: Getty Images/iStockphoto/Olga Gagarova

Sarden kalengan boleh jadi salah satu teman makan praktis yang menyehatkan. Namun, Anda juga perlu mewaspadai kadar kolesterol pada sarden.

Setidaknya terdapat sekitar 142 mg kolesterol dalam setiap ikan sarden kalengan seberat 100 gram.

Pilih sarden segar kalengan dengan pilihan minyak atau saus tomat rendah lemak.

3. Tongkol

Tongkol juga masuk dalam daftar ikan yang mengandung kolesterol tinggi. Setidaknya terdapat sekitar 102 mg kolesterol dalam setiap 100 gram ikan tongkol.

4. Bawal

Resep Ikan Bawal Kuah KariIkan bawal mengadnung kolesterol sampai 120 mg kolesterol. Foto: iStock

Ikan bawal, utamanya bawal air tawar, juga ditemukan mengandung kolesterol. Dalam setiap 100 gram ikan bawal terdapat sekitar 120 mg kolesterol.

5. Kerang dan udang

Kerang, kepiting, lobster, dan tiram merupakan makanan laut dengan kolesterol tinggi.

Satu porsi 15 udang besar, misalnya, mengandung 166 miligram (mg) kolesterol. Empat atau lima kerang kukur mengandung 48 mg kolesterol.

Sementara kepiting mengandung 80 mg kolesterol pada setiap 3 ons-nya. Dalam jumlah yang sama, lobster mengandung 61 mg kolesterol.

Kendati demikian, kandungan kolesterol di atas bukan berarti mengharuskan Anda untuk menghindari asupan ikan. Bagaimana pun, ikan mengandung banyak nutrisi sehat yang dibutuhkan tubuh.

Yang Anda perlu lakukan hanya-lah membatasi asupan ikan yang mengandung kolesterol jahat di atas agar tidak berlebihan.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Ikan yang Mengandung Kolesterol Jahat, Enak Tapi Bikin Waswas”

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Manfaat Chili Oil, Redakan Nyeri hingga Bikin BB Turun


Jakarta

Tidak hanya menambah rasa pedas pada makanan, ternyata chili oil juga bermanfaat untuk kesehatan. Mulai dari meredakan nyeri hingga membantu penurunan berat badan.

Chili oil atau minyak cabai lebih dari sekadar bumbu pedas yang ditambah ke makanan. Minyak terdiri dari cabai ini memang menambah kenikmatan pada beberapa makanan, seperti hidangan mie berkuah, salad, dan lain sebagainya.

Akhir-akhir ini chili oil semakin populer dan mulai menjadi bahan utama dalam berbagai macam hidangan. Tidak sedikit restoran atau tempat makan menawarkan menu spesial berbagai macam olahan chili oil.


Terlepas dari kenikmatannya, chili oil ternyata juga memiliki kandungan bermanfaat.

Sebagian besar chili oil mengandung capsaicin, senyawa aktif dalam cabai yang memberi rasa pedas. Berkat senyawa ini, chili oil dapat meningkatkan metabolisme dan memberikan manfaat antioksidan.

Mengonsumsi chili oil juga bisa membantu penurunan berat badan hingga meningkatkan kesehatan jantung.

Jumlah chili oil dalam makanan pun akan bergantung pada toleransi setiap orang terhadap makanan pedas. Namun, jangan lupa mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Batas aman yaitu satu atau dua sendok teh chili oil per hari.

Melansir healthshots.com (18/08/2024), berikut 5 manfaat sehat dari konsumsi chili oil.

1. Memiliki sifat antioksidan

Chili oilChili oil memiliki kandungan yang memiliki sifat antioksidan. Foto: Getty Images/iStockphoto/YinLiu

Chili oil mengandung karotenoid dan kapsaisinoid yang memiliki sifat antioksidan. Antioksidan bantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh.

Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan stress oksidatif hingga penyakit kronis, seperti kanker.

Kandungan antioksidan dalam chili oil ini mampu mengurangi radikal bebas yang dapat menyebabkan masalah kesehatan itu. Ahli gizi Manvi Lohia menyebut antioksidannya dapat melindungi sel-sel tubuh dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

2. Efek anti-inflamasi

Ahli gizi ini juga menyebut kandungan capsaicin memiliki efek anti peradangan atau anti inflamasi. Karenanya bisa mengurangi peradangan dalam tubuh.

Dengan menghambat produksi inflamasi tertentu capsaicin dapat membantu mengelola dan mencegah kondisi terkait dengan peradangan kronis.

3. Pereda nyeri

Chili oilMakan chili oil dalam batas wajar juga dapat meredakan nyeri. Foto: Getty Images/iStockphoto/YinLiu

Capsaicin di dalam chili oil juga dikenal karena kemampuanya yang dapat meredakan nyeri. Senyawa ini bekerja dengan cara mengurangi substansi P.neurotransmitter yang bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal nyeri ke otak.

Ahli gizi Manvi juga menyatakan kemampuan ini membuat chili oil bermanfaat untuk mengatasi kondisi nyeri, seperti radang sendi dan nyeri otot setelah berolahraga.

Manfaat lain dari chili oil bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

4. Bantu sehatkan pencernaan

Chili oilChili oil juga mampu membantu menyehatkan pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/YinLiu

Jika chili oil dikonsumsi dalam batas wajar atau jumlah sedang, sebenarnya bisa bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.

Capsaicin merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak cairan pencernaan, yang dapat meningkatkan pencernaan dan mencegah masalah sembelit.

Selain itu, capsaicin juga dapat mengatur mobilitas usus, memastikan makanan bergerak lancar melalui saluran pencernaan.

5. Meningkatkan metabolisme

Dalam analisis tahun 2017 yang diterbitkan dalam international Journal of Food Sciences and Nutrition, para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi cabai selama 12 minggu mengalami penurunan berat badan.

Chili oil dapat membantu penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme. Capsaicin di dalam cabai mampu meningkatkan termogenesis, yaitu proses produksi panas oleh tubuh.

Peningkatan termogenesis ini dapat menyebabkan tingkat pembakaran kalori lebih tinggi, bahkan ketika seseorang sedang beristirahat. Karenanya, lebih mudah untuk mempertahankan maupun membantu penurunan berat badan.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Usai Makan Langsung Mulas Mau BAB? Ternyata Ini Sebabnya


Jakarta

Beberapa orang langsung ingin Buang Air Besar (BAB) sesaat setelah makan. Ternyata ada alasan ilmiah di baliknya. Dokter mengatakan hal ini tidak berbahaya, tapi lebih seperti respon fisiologis.

Kebiasaan makan dan efeknya terhadap metabolisme tubuh berbeda pada setiap orang. Banyak di antaranya sering kali merasa langsung ingin BAB usai makan.

Tak jarang, mereka langsung mencari toilet, beberapa menit usai makan. Rasa mulas yang muncul seolah tak tertahankan sehingga BAB harus segera dilakukan.


Hal ini ternyata memiliki alasan ilmiah. Dr. Joseph Salhab melalui unggahan TikTok mengatakan keinginan BAB usai makan bukan kondisi berbahaya seperti Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS), tapi mungkin ada hubungannya dengan fungsi otak.

Mengutip Ladbible (19/8/2024), Dr. Salhab mengatakan penyebab ingin BAB usai makan bukan karena makanan berpindah secara instan ke seluruh saluran pencernaan, melainkan karena sinyal yang dikirimkan ke otak.

Ini Alasan Minum Kopi Bisa Bikin Perut Mulas hingga DiareSebagian orang merasa langsung mulas usai makan. Foto: Ilustrasi iStock

Dalam videonya, Dr. Salhab berujar, “Saat Anda makan dan merasa harus segera ke toilet setelahnya, ini disebut refleks gastrokolik.” Teori ini didukung oleh temuan National Health Service (NHS) di Inggris.

Pihak NHS menjelaskan, “Kondisi ini adalah refleks fisiologis yang terjadi sebagai respons terhadap peregangan lambung setelah makan dan masuknya produk samping pencernaan ke usus kecil.”

Menurut pakar, dalam waktu sekitar 20-30 menit setelah makan, perut yang meregang akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa Anda sudah kenyang. Pada momen inilah seharusnya seseorang memberi jeda.

Refleks fisiologis ini rupanya lebih kuat setelah sarapan pagi. “Meskipun perkara ke toilet setelah makan biasanya tidak menunjukkan adanya masalah internal, tapi penderita IBS lebih sensitif terhadap refleks ini,” kata Dr. Salhab.

Selain keinginan BAB, biasanya refleks fisiologis ini juga menyertakan gejala lain seperti kram perut dan bahkan diare. Menurut Dr. Salhab, bagi penderita IBS, kontraksi usus besar bisa sangat kuat.

Namun meski setiap kasus memiliki penyebab berbeda, dokter memperingatkan ada beberapa hal yang dapat memperburuk gejala pada setiap orang.

Biasanya keinginan BAB usai makan terasa semakin kuat usai mengonsumsi minuman bersoda, minuman manis, minuman keras, produk susu, makanan yang digoreng, dan beberapa jenis buah jeruk.

Keinginan BAB usai makan juga bisa dipicu hal lain. Baca halaman selanjutnya.

Terkait rasa mulas ingin BAB usai makan, Lisa Ganjhu, DO, FACG, AGAF dari NYU Langone Medical Center pernah memberikan paparannya.

Mengutip detikHealth (6/6/2016), Ganjhu mengatakan kondisi ini cenderung merujuk pada kondisi saluran pencernaan yang tidak ‘tumbuh’.

BAB tepat setelah makan merupakan refleks yang dimiliki bayi baru lahir. Nah, pada sebagian orang, refleks ini tetap ada meski saluran cerna mereka tumbuh seperti orang normal lainnya.

Kondisi ini tidak cukup ideal, tapi menurut Ganjhu tidak membahayakan kesehatan. Namun patut jadi perhatian jika kotoran tidak normal seperti cenderung berair atau beraroma sangat tidak sedap.

Woman sitting in the toiletRasa mulas usai makan juga bisa dipicu konsumsi kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Penyebab lain dari langsung mau BAB usai makan umumnya juga dipicu konsumsi kopi. Menurut Ganjhu, kandungan kafein pada kopi itulah yang merangsang perut untuk BAB. Seperti diketahui, kafein bisa membuat usus berkontraksi dan pada akhirnya mendorong feses menuju rektum.

“Jadi itu hal yang normal jika memang Anda minum kopi di sela-sela waktu makan dan setelahnya ingin BAB,” ujar Ganjhu.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Smoothies Lebih Enak dan Sehat dengan Tambahan Kafein Ini!


Jakarta

Racikan smoothies terasa lebih enak dan sehat jika menambahkan bahan yang mengandung kafein satu ini. Bukan kopi, melainkan cokelat yang berkhasiat.

Smoothies biasanya terbuat dari campuran buah atau sayuran segar. Beberapa orang kerap menambahkan oat, biji chia, susu, ataupun bubuk protein.

Dilansir dari Tasting Table (20/8), smoothies juga bisa terbuat dari campuran bahan yang mengandung kafein. Kamu bisa menambahkan sedikit bubuk kopi kalau ingin sensasi yang berbeda.


Selain bubuk kopi, bisa juga menambahkan bubuk kakao. Campuran bubuk kakao ini tidak sekuat kopi rasanya dan kaya nutrisi.

Smoothies yang ditambah bubuk kakao tampilannya jadi lebih menarik. Sebaiknya tambahkan jenis cokelat hitam yang murni. Atau cokelat bubuk dengan kandungan cacao mass yang tinggi tanpa pemanis.

Smoothies dengan campuran kafeinSmoothies dengan campuran kafein Foto: iStock

Cokelat jenis ini kaya akan nutrisi dan mengandung kafein tinggi. Meskipun rasanya lebih pekat dan cenderung pahit.

Smoothies dari bubuk cokelat ini juga cocok diracik menggunakan beragam bahan. Karena, pada dasarnya cokelat cocok dipadukan dengan banyak rasa dan jenis makanan apapun.

Hal ini dikarenakan cokelat mengandung beragam molekul rasa yang terdapat pada biji kakao. Fakta ini membuat bubuk kakao menjadi bahan yang tepat untuk meracik sajian smoothies yang bisa dinikmati saat sarapan.

Smoothies yang umum dipadukan dengan cokelat biasanya terbuat dari pisang. Kamu juga bisa memadukan bubuk kakao ini dengan smoothies buah berry atau alpukat.

Cara membuatnya juga sangat mudah. Kamu bisa meracik smoothies dengan bahan utama pisang atau alpukat dengan susu atau yogurt, lalu tambahkan 1-2 sendok makan bubuk kakao. Proses dengan blender hingga halus dan nikmati segera.

Untuk kandungan kafein pada bubuk kakao sekitar 230 mg per 100 gram. Sedangkan, pada kopi hanya 40 mg per 100 gram.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com