Uenakk Tenan! Gongso Jeroan Sapi Khas Semarang di Cipete


Jakarta

Di Cipete ada tempat makan baru spesialis gongso khas Semarang. Pilihan daging dan jeroannya yang empuk berpadu nikmat dengan bumbu gongso yang manis pedas. Uenakk tenan!

Gongso merupakan kuliner khas Semarang yang banyak digemari oleh pencinta jeroan. Sebab isian utamanya adalah jeroan sapi, seperti babat, iso, dan paru, yang dicampur bumbu cabai dan kecap manis.

Di daerah asalnya, gongso banyak ditawarkan oleh tukang nasi goreng babat. Menu ini disajikan bersama nasi putih sehingga bisa jadi pilihan untuk mereka yang tidak suka nasi goreng.


Menikmati gongso khas Semarang kini bisa di Jakarta Selatan, tepatnya di Cipete. Di kawasan ini hadir rumah makan berkonsep warung kaki lima khas Jawa Tengah yang spesialis menyajikan gongso.

Detail Informasi (Depot Nasi Pajero)
Nama Tempat Makan Depot Nasi Pajero
Alamat Jl. Cipete Raya Nomor 33 D, Jakarta Selatan
Instagram depotnasipajero
Jam Operasional Minggu-Kamis 17.00-00.00
Jumat-Sabtu 17.00-02.00
Estimasi Harga lauk mulai dari Rp 10 ribu
Tipe Kuliner makanan khas Semarang
Fasilitas
  • Area santap nyaman di tempat
  • Pesan via ojek online

Suasana warung makan yang asyik

Depot Nasi Pajero: Uenakk Tenan! Gongso Jeroan Sapi Khas Semarang di CipeteSuasana warung makan khas kaki lima di Jawa Tengah dihadirkan di Depot Nasi Pajero. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Mengunjungi Depot Nasi Pajero (5/8/2024), detikfood menyukai tempat makannya yang didesain seperti warung-warung kaki lima di Jawa Tengah. Terlihat dari bentangan spanduk berwarna kuning hijau yang cerah di bagian depan.

Spanduk itu juga dilengkapi informasi tulisan dengan font unik. Isinya berupa menu yang ditawarkan. Ada juga ilustrasi gambar menu di Depot Nasi Pajero.

Area makannya ada yang outdoor dan semi outdoor. Kalau mau yang dilengkapi pendingin udara, bisa naik ke lantai 2. Pegawai kasir mengungkap tempat makan ini belum 1 tahun di Cipete. Mereka juga punya cabang di Galaxy Bekasi.

Pilihan menu gongso ayam, sapi, hingga sup

Depot Nasi Pajero mengklaim diri sebagai Warung Spesialis Jeroan. Pilihan jeroannya ada sapi dan ayam yang diolah sebagai gongso. Harganya mulai dari Rp 30 ribu untuk gongso isi usus ayam dan ati ampela.

Lalu untuk gongso jeroan sapi seperti babat, iso, paru, dan koyor, harganya Rp 38 ribu sampai Rp 40 ribu. Bisa juga pesan gongso campur kalau mau menikmati isian daging campur jeroan.

Untuk menu lainnya tersedia gorengan jeroan ayam, gorengan jeroan sapi, tahu tempe, kol dan kulit goreng, serta sop ayam dan sapi. Harga per lauk dibanderol mulai dari Rp 10 ribu.

Kecap manis asal Semarang jadi kunci kelezatan

Gongso di sini bisa dipesan dengan tingkat kepedasan. Kami memilih sedang yang berarti ditambahkan 1 sendok gerusan cabai rawit merah.

Gongso Campur Sapi (Rp 40 ribu) disiapkan fresh setelah dipesan. Proses meraciknya di area depan warung sehingga bisa kami intip. Pertama, pegawai menumis bawang merah dan bawang putih dengan sedikit minyak.

Setelah bumbu matang, barulah disiram kaldu sumsum sapi dan dimasukkan potongan jeroan sapi. Selanjutnya ditambahkan cabai rawit, lada bubuk, dan kecap manis.

Yang spesial, Depot Nasi Pajero pakai kecap manis khusus dari Semarang merek Kecap Mirama. Penambahan kecap yang kental ini cukup banyak. Jeroan sapi lalu dimasak di bumbu gongso hingga matang sempurna.

Gongso campur sapi yang pedas manis

Depot Nasi Pajero: Uenakk Tenan! Gongso Jeroan Sapi Khas Semarang di CipeteGongso campur sapi bisa jadi ide pilihan makan malam nikmat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Seporsi Gongso Campur Sapi berisi potongan daging, paru, iso (usus sapi), babat, dan koyor. Warnanya kehitaman dengan pelengkap irisan tomat merah dan taburan bawang goreng.

Slurpp! Kuah gongso terasa nikmat dengan paduan pedas manis yang pas. Rasa manisnya kental dan menggigit karena jenis kecap yang dipakai. Tercecap pula rasa lada bubuk yang dominan.

Isian daging dan jeroan sapi begitu empuk dan kenyal. Menurut kami, tak ada bau amis karena jeroan sudah diungkep menggunakan rempah-rempah.

Untuk isian babat yang dipakai rupanya bagian babat tawon. Teksturnya bukan yang seperti handuk, melainkan motif heksagonal mirip sarang tawon. Teksturnya pun lebih kenyal menurut kami.

Depot Nasi Pajero juga punya menu lain. Baca halaman selanjutnya.

Nikmatnya gorengan paru dan kulit ayam

Depot Nasi Pajero: Uenakk Tenan! Gongso Jeroan Sapi Khas Semarang di CipeteKulit ayam dan kol goreng jadi pelengkap gongso yang nikmat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Di Depot Nasi Pajero, kamu juga bisa mencicipi Goreng Paru (Rp 12.500) yang nikmat. Lembaran paru sapi ini memiliki tekstur tebal, empuk, dan kenyal.

Bumbu gurih manisnya meresap sampai ke serat-serat paru. Gorengan paru ini disajikan bersama sambal dadak dan sambal goreng yang pedas nikmat. Rasa pedasnya lumayan kuat menurut kami.

Lalu ada Goreng Kol-Kulit (Rp 20 ribu) yang porsinya lumayan besar untuk pelengkap. Menu ini berisi lembaran kol goreng dan kulit ayam goreng yang ukurannya tebal dan besar. Kulitnya dibalut bumbu ketumbar goreng sehingga terasa gurih legit.

Sop daging sapi yang menyegarkan

Depot Nasi Pajero: Uenakk Tenan! Gongso Jeroan Sapi Khas Semarang di CipeteSop daging sapi yang nikmat juga ada di Depot Nasi Pajero. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Jika tak ingin gongso atau gorengan, kamu bisa pesan Sop Daging Sapi (Rp 60 ribu) sebagai penghangat perut. Meski namanya sop, kuahnya agak keruh karena memakai susu sapi. Jadi tampilannya mirip soto Betawi.

Isiannya potongan daging sapi yang empuk dan banyak, tomat merah, daun bawang, dan emping. Kuah sopnya cukup berempah dan kental, tapi rasanya agak asin menurut selera kami. Kalau rasa asinnya dikurangi, pastinya lebih nikmat.

Sebagai penutup santapan, jangan lupa pesan Es Cao (Rp 15 ribu) di sini. Berupa es cincau hitam porsi jumbo yang manis menyegarkan.

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Jenis-jenis Atap Genteng dan Harganya


Jakarta

Memilih tipe genteng saat merencanakan pembangunan rumah tidak hanya ditujukan untuk mencari nilai estetiknya saja, beberapa orang juga memilih tipe genteng dengan tujuan untuk menghemat pengeluaran biaya pembangunan rumah.

Dikutip dari hargabangunan.id (18/3/2024), berikut di bawah ini ada beberapa harga genteng yang bisa menjadi patokan ketika kamu ingin membangun rumah.

Jenis genteng metal ini terbuat dari baja galvalum, yang dilapisi oleh zinc dan aluminium. Genteng metal cenderung memiliki karakter yang tahan untuk berbagai kondisi cuaca, memiliki umur panjang, dan tidak mudah rusak.


Harga dari genteng metal pasir ini ada di kisaran Rp 30.100 ~ Rp 129.000 tergantung dengan ukurannya.

2. Genteng Keramik

Genteng keramik terbuat dari tanah liat dan kaolin yang dicampur dengan pasir kuarsa dan dibakar di suhu yang tinggi. genteng tipe ini memiliki karakter yang tahan berbagai kondisi cuaca, dan tahan api.

Harga dari genteng keramik ini bisa dihitung periji dan per meter persegi, ada di kisaran Rp 3.600 ~ Rp 27.500 per biji, dan Rp 135.400 ~ Rp 258.200 per meter perseginya.

3. Genteng Beton

Genteng tipe ini terbuat dari campuran pasir, semen, kapur mill, fly ash (limbah batu bara), dan air. Genteng tipe ini memiliki karakter yang kuat dan tahan lama, serta memiliki ketahanan suhu dan cuaca yang sangat tinggi.

Harga dari genteng beton ini, ada di kisaran Rp 3.000 ~ Rp 50.000 per bijinya.

4. Genteng Kaca

Genteng kaca ini biasanya terbuat dari kaca tempered, kaca riben, kaca bening polos, hingga kaca dengan pola bergambar. Biasanya genteng kaca digunakan sebagai tempat masuk cahaya.

Harga dari genteng kaca ini, ada di kisaran Rp 15.000 ~ Rp 155.000 per bijinya.

5. Genteng Tanah Liat (kodok)

Seperti namanya genteng ini terbuat dari tanah liat. Tipe genteng tanah liat sangat mudah ditemui dipasaran.

Harga dari genteng tanah liat ini, ada di kisaran Rp 1.750 ~ Rp 15.000 per bijinya.

6. Genteng Aspal

Genteng ini juga dikenal dengan nama atap bitumen. Seperti namanya atap jenis ini terbuat dari aspal. Tipe genteng ini memiliki karakter tahan terhadap tekanan dan retakan, tahan api dan air, serta tidak menimbulkan suara berisik ketika hujan.

Harga dari genteng aspal ini, ada di kisaran Rp 63.000 ~ Rp 450.600 per meter perseginya.

7. Genteng Spandek

Genteng spandek terbuat dari campuran seng, alumunium, dan silikon. Genteng ini memiliki karakter yang tidak mudah pecah oleh tekanan.

Harga dari genteng spandek ini, ada di kisaran Rp 54.000 ~ Rp 160.200 per lembarnya.

8. Genteng Asbes

Genteng asbes terbuat dari enam mineral berserat, yaitu amosite, crocidolite, chrysotile, tremolite, actinolite, dan anthophyllite. Genteng ini memiliki karakter mudah dipasang, karena tidak memerlukan konstruksi penyanggah khusus.

Harga daru genteng asbes ini, ada di kisaran Rp 29.500 ~ Rp 83.000 tergantung dengan ukurannya.

9. Genteng Kayu

Sesuai dengan namanya, genteng ini terbuat dari kayu yang diproses. Genteng ini memiliki karakter tahan panas matahari dan ringan.

Harga dari genteng kayu ini, ada di kisaran Rp 37.950 ~ Rp 58.850 per biji, dan Rp 120.250 ~ Rp 230.000 per meter perseginya.

10. Genteng Seng Galvalum

Genteng seng galvalum terbuat dari hasil proses baja ringan, yang kemudian dilapisi oleh bahan seperti silikon, aluminium, dan seng (zinc). Genteng tipe ini memiliki karakter yang berisik ketika hujan, dan memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap cuaca.

Harga dari genteng seng galvalum ini, ada di kisaran Rp 49.500 ~ Rp 999.000 per lembarnya.

Tabel Harga GentengTabel Harga Genteng Foto: detikcom

Itu dia harga 10 tipe genteng yang dikutip per 18 Maret 2024. Semoga tabel ini bisa bermanfaat bagi kamu yang sedang membandingkan harga genteng ya!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!


Jakarta

Iga bakar ini disebut sebagai iga bakar paling enak di Rawamangun. Untuk menikmatinya harus rela antre panjang bahkan sampai berjam-jam saking larisnya.

Di tengah gempuran tempat makan iga bakar yang bermunculan di Jakarta, ada satu tempat makan iga bakar di kawasan Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Namanya Iga Bakar Rawamangun yang sudah banyak diliput dan diulas oleh food vlogger hingga acara kuliner di stasiun televisi.

Sekilas tempat makan yang satu ini tampak sederhana dengan gerobak besar di depannya. Tapi jangan salah, orang-orang rela antre berjam-jam demi bisa menyantap iga bakar kaki lima ini dengan nasi uduk kebulinya yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.


Harganya yang terjangkau dan ukuran iga sapinya yang jumbo membuat tempat makan ini tak pernah sepi. Bahkan dapat julukan sebagai iga bakar terenak di Rawamangun.

1. Iga Bakar Kaki Lima yang Viral

Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

Iga Bakar Rawamangun pertama kali didirikan di era pandemi sekitar pertengahan tahun 2021. Saat itu konsepnya memang masih makanan rumahan dengan menu utama iga bakar yang disajikan dengan nasi kebuli.

Menurut Gilang, salah satu pegawai yang bekerja di sini dari awal Iga Bakar Rawamangun dibuka konsepnya memang tempat makan kaki lima.

“Kita buka memang pas pandemi, tapi belakangan pembelinya semakin banyak sejak masuk TikTok, Instagram dan YouTube. Kalau dulu pelanggan kami orang-orang yang tinggal di Rawamangun, tapi sekarang pengunjung datang dari mana-mana,” ungkap Gilang yang bertugas membakar iga bakar.

2. Laku Ratusan Porsi Iga Bakar

Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

Kalau mau makan di sini memang harus sabar menunggu, karena semua makanan disajikan secara fresh. Panjangnya antrean semakin mengular dari jam buka yaitu jam 11.00 dan puncaknya di jam makan siang, pengunjung harus sabar menunggu makanan mereka 1-2 jam.

“Kebanyakan pelanggan sudah pesan via WhatsApp dari pagi hari, jadi pas mereka datang ke sini makanannya sudah siap. Cuma memang antreannya panjang dari jam buka, jam makan siang terus nanti ramai lagi di jam makan malam,” sambung Gilang.

Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

Setiap harinya Iga Bakar Rawamangun menyiapkan 300 porsi iga bakar, dengan potongan iga sapi 250gr per porsinya. Meski tutup di jam 9 malam, tapi biasanya Iga Bakar Rawamangun tutup lebih cepat karena iga bakarnya sudah habis dari sore hari.

3. Iga Bakar Empuk Terenak di Rawamangun

Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

Julukan iga bakar terenak di Rawamangun ini muncul dari para pelanggan yang ketagihan dengan iga bakar di sini. Meski seporsi iga bakar harganya Rp 40.000, tapi sepadan dengan ukuran iga 20 cm lebih, daging iga yang banyak dan teksturnya yang lembut dan mudah lepas dari tulang.

Ternyata ada teknik sendiri yang membuat iga bakar di sini sangat lembut. Sebelumnya semua iga dipresto selama 10-15 menit hingga bagian dalam daging matang dan empuk. Kemudian baru iga dibakar dengan olesan bumbu kecap berempah yang sedikit encer, dengan racikan rahasia khas Iga Bakar Rawamangun.

“Pas dibakar itu sebenarnya iga sudah matang karena dipresto. Jadi kita bakar iga gak lama, cuma sekitar lima menit saja sambil oles saus bumbunya,” lanjut Gilang.

4. Nasi Uduk Kebuli Istimewa

Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

Salah satu ciri khas lainnya yang tidak bisa ditemukan di tempat lain adalah iga bakar disajikan dengan nasi uduk kebuli, dengan bumbu kebuli yang medok namun sudah menyesuaikan dengan selera orang Indonesia.

“Alasan kenapa di sini iga bakarnya pakai nasi uduk kebuli, karena kita ingin punya ciri khas sendiri yang membedakan Iga Bakar Rawamangun dengan tempat makan iga bakar lainnya. Nasi uduk kebuli di sini jadi yang paling cepat habis. Setiap harinya itu kita buat 12 liter nasi kebuli dan selalu habis dari siang,” ungkap Gilang.

5. Iga Bakar dan Nasi Kebuli

Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

Harga seporsi nasi uduk kebuli di sini Rp 10.000. Cocok dipadukan dengan potongan iga bakar yang besar. Iga bakar di sini konsepnya iga bakar tradisional, jadi rasa dagingnya cendrung manis gurih. Disajikan dengan dua sambal kecap dan sambal tomat bawang yang cukup pedas.

Nasi uduk kebulinya juga menambah cita rasa gurih sedap saat disantap dengan iga bakarnya yang aromanya menggugah selera. Jangan lupa pesan juga kuah sop iga dan tambahan tahu tempe seharga Rp 5.000 untuk jadi pelengkap nasi uduk kebuli dengan iga bakar jumbo ini.

Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

Bagi yang tertarik untuk mencicipi Iga Bakar Rawamangun, disarankan untuk datang sebelum jam makan siang agar antreannya tak terlalu panjang, selain itu menu makanannya masih lengkap. Tak hanya iga bakar, di sini ada menu lainnya seperti iga goreng, sop iga dan ayam bakar.

Iga Bakar Rawamangun
JL. Tawes No. 14 Rawamangun, Jakarta Timur.
No Telp: 0811-933-299
Jam Buka: 11.00 – 21.00 (Minggu tutup)
Instagram: @igabakarrawamangun

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Aturan dan Tata Cara Pakai Tanah dan Rumah Wakaf untuk Kemaslahatan Umat



Jakarta

Wakaf adalah harta yang diberikan oleh seseorang untuk dimanfaatkan bagi kemaslahatan umat di jalan Allah SWT. Harta benda yang dapat diwakafkan pun tidak boleh habis, sehingga biasanya wakaf akan berupa tanah, bangunan, bahkan saat ini wakaf juga dapat berupa uang tunai.

Anggota Dewan Syariah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono mengatakan tanah wakaf secara umum dimanfaatkan menjadi kuburan, sekolah, dan masjid. Sementara bangunan atau rumah bisa difungsikan sebagai lembaga tahfiz Al-Qur’an.

“Yang bisa diwakafkan disarankan barang yang sifatnya tahan lama, misalnya tanah, kemudian rumah. Yang sifatnya tahan lama, disarankan seperti itu supaya memang kemanfaatanya bisa jangka panjang,” ujar Suharsono kepada detikcom belum lama ini.


Pihak Terkait

Suharsono mengatakan terdapat beberapa pihak yang terlibat dalam wakaf, salah satunya wakif sebagai pemilik yang mewakafkan rumah atau tanahnya. Lalu, nazhir sebagai pihak yang diamanahkan untuk mengelola wakaf. Kemudian, ada juga regulator yang terdiri dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) atau Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf yang saat ini diamanahi oleh Kepala kantor Urusan Agama (KUA) tingkat kecamatan.

“Ketika seseorang mewakafkan rumahnya, wakif mewakafkan rumahnya, maka dia datang kepada nazhir yang akan mengelola tanah tersebut. Lalu, disampaikan kepada pejabat pembuat akta ikrar wakaf yang ada di Kantor Urusan Agama (KUA),” katanya.

“Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) adalah kepala atau petugas pejabat pembuat akta ikrar wakaf. Akadnya dilangsungkan di Kantor Urusan Agama (KUA) yang artinya pemilik tanah tersebut menyerahkan tanahnya untuk dikelola oleh nazhir,” sambungnya.

Status Benda Wakaf

Selanjutnya, harta benda tersebut akan berubah status menjadi tanah atau rumah wakaf. Dengan begitu, tanah maupun rumah tidak boleh dijual dan dihibahkan kepada siapa pun. Status tersebut berlaku untuk selamanya jika akad wakaf memang menunjukkan demikian.

Sebab, sekarang ini ada wakaf muaqqat atau wakaf sementara yang memiliki batas waktu. Harta wakaf muaqqat itu akan dikembalikan setelah masa tertentu. Namun jenis wakaf ini tidak umum terjadi di masyarakat.

Kemanfaatan Benda Wakaf

Lebih lanjut, tanah atau rumah yang diwakafkan tidak menjadi milik nazhir. Nazhir hanya akan mengelolanya untuk dimanfaatkan sesuai peruntukan sebagaimana telah disebutkan dalam akad.

Jika suatu ketika benda wakaf dialihfungsikan, misalkan sebuah sekolah menjadi masjid, maka masih diperbolehkan selagi tercantum dalam akad wakaf. Biasanya disebutkan dalam akad, ketentuan dan peruntukan wakaf, seperti dimanfaatkan sebagai masjid, sekolah, ataupun secara umum pendidikan atau kemanfaatan buat masyarakat.

“Kalau tidak sesuai, ada regulasi yang akan mengawasi ada Badan Wakaf Indonesia yang akan mengawasi, kan dia harus laporan ke BWI. Nazhir wakaf itu ada regulatornya yang mengawasi, yang membimbing, yang menetapkan regulasi-regulasi, ketentuan-ketentuan wakaf,” imbuhnya.

Penyerobotan Benda Wakaf

Apabila ada kasus penyerobotan tanah atau rumah wakaf, maka langkah untuk penyelesaiannya bisa diawali dengan melalui musyawarah mufakat antara pihak yang menyerobot dengan nazhir. Lalu, kalau persoalan tidak selesai, maka bisa melibatkan pihak ketiga antara lain pemerintah, desa, RT, dan RW. Kalau tidak selesai juga, maka ada pengadilan yang akan memutuskan.

“Itu sebabnya tanah-tanah wakaf, aset-aset wakaf yang sifatnya benda tidak bergerak, penting untuk dibuatkan akta ikrar wakafnya. Kalau sudah ada akta ikrar wakaf, maka tidak bisa seseorang menyerobot tanah wakaf karena ada akta ikrar wakafnya,” imbuhnya.

“Buktinya sudah jelas ada dokumen-dokumennya juga sudah lengkap, sehingga secara hukum, secara syariat itu dilarang, secara hukum positif juga tidak diperkenankan, karena tanahnya sudah menjadi tanah wakaf,” pungkas Suharsono.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang


Jakarta

Nama Iga Panggang Panglima viral sejak tahun lalu. Tempat makan ini ternyata sudah ada sejak 20 tahun lalu dan kini memiliki belasan cabang

Menu iga bakar belakangan sedang ngetren di media sosial. Banyak video kulineran yang merekomendasikan tempat makan iga bakar di berbagai kota salah satunya di Jakarta.

Kalau membicarakan iga bakar yang sedang viral, orang akan langsung teringat nama Iga Panggang Panglima. Beberapa waktu lalu iga bakar ini sempat viral di media sosial dan membuat pembeli rela mengantre hingga berjam-jam lamanya.


Ternyata Iga Panggang Panglima ini terbilang legendaris karena sudah berjualan sejak tahun 2004. Berikut kisah di balik viralnya Iga Panggang Panglima.

1. Sudah Ada Sejak Tahun 2004

Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

Awalnya Iga Panggang Panglima berlokasi di kawasan Gandaria, Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Namun beberapa bulan terakhir, Iga Panggang Panglima ini pindah ke kawasan Taman Langsat, tak jauh dari lokasi utama.

Ke detikFood, salah satu pegawai di Iga Panggang Panglima bernama Rudi menceritakan awal mula berdirinya Iga Panggang Panglima. Tempat ini dulunya dirintis oleh mendiang Budi Marsanto, yang mulai berjualan dari tahun 2004.

Ciri khasnya dari 20 tahun tak pernah berubah, Iga Panggang Panglima konsisten menyajikan menu iga bakar kelas restoran dengan harga kaki lima yang cukup terjangkau.

“Saya bekerja di sini baru sekitar dua tahun, tapi saya sudah kenal mendiang Pak Budi cukup lama. Semenjak Pak Budi tak ada, sekarang bisnis ini dilanjutkan oleh generasi kedua yaitu anaknya Pak Budi,” jelas Rudi.

2. Habis 2,5 Kwintal Iga Sapi Per Hari

Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

Jauh sebelum viral di media sosial, memang Iga Panggang Panglima ini sudah terkenal. Apalagi mendiang Pak Budi menciptakan racikan saus oles dasar yang rasanya asam manis dan komposisinya masih terjaga kerahasiaannya sampai sekarang.

“Setiap harinya kita bisa habis 500 porsi, kalau di akhir pekan atau hari libur bisa ludes terjual 600 porsi iga. Kisaranya kita habiskan 2,5 kuintal iga sapi per harinya,” lanjut Rudi.

Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

Seporsi iga bakar di sini kisaran harganya Rp 108.000, terdiri dari tiga potong iga ukurannya sekitar 500 gram per porsi. Sudah dilengkapi dengan jagung manis rebus dan kentang goreng wedges yang menggunakan kentang fresh bukan frozen.

Kini Iga Panggang Panglima sudah memiliki sekitar 12 cabang yang tersebar di Jakarta, menggunakan sistem franchise. Namun gerai pusatnya tetap yang di sini.

3. Viral di Media Sosial

Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

Rudi mengakui bahwa semenjak viral di media sosial, Iga Panggang Panglima memang jadi lebih laris manis. Bahkan di akhir pekan, 500-700 porsi iga bisa terjual dalam hitungan jam saja.

“Ciri khas kami memang ada di saus rahasianya yang rasanya asam manis. Dari dulu Pak Budi memang menciptakan iga bakar yang berkiblat ke arah ribs atau iga panggang ala Amerika, karena rasa saus asam manisnya yang mirip dengan BBQ. Jadi berbeda dengan iga bakar tradisional yang biasanya bumbunya kecap dan pakai sambal,” tutur Rudi

Alasan pindah ke tempat baru juga semata-mata karena tempat mereka yang lama, kontrak sewanya sudah habis dan tidak bisa diperpanjang. Tapi meski pindah ke tempat baru, Iga Panggang Panglima tetap diminati dan laris seperti dulu.

4. Iga Bakar Juicy Andalan

Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

“Menu yang kami jual memang hanya iga bakar saja, seporsi dapat tiga potong iga, yang membedakan cuma di saus olesan tambahannya. Ada blackpepper, lemon hot dan saus original,” sambungnya.

Butuh waktu lama untuk mendiang Pak Budi menyempurnakan kreasi iga bakarnya sampai bisa disukai orang. Tekstur dagingnya lepas dengan mudah karena lebih dulu direbus selama 3 jam, selain itu bumbunya meresap karena saus olesannya medok dan sampai ke sela-sela tulang iga.

Isian daging iganya juga tak sedikit dan satu porsi bisa dinikmati 1-2 orang. Di tempat yang baru, Iga Panggang Panglima menyediakan tempat makan indoor dan outdoor yang lebih modern dan nyaman.

Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

“Kalau mau makan ke sini di akhir pekan, disarankan datangnya sebelum sore. Karena biasanya kita sore itu iga sudah habis semua,” pungkas Pak Rudi.

Bagi yang tertarik untuk makan di Iga Panggang Panglima di cabang pusat, setiap harinya tempat makan ini buka dari jam 11.30 – 22.00 malam.

Iga Panggang Panglima
Jl. Langsat depan taman langsat No.6.
Jam: 11.30 – 22.00
Telp: 0812-2284-9945

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Cara Agar Rumah Bebas dari Gangguan Setan


Jakarta

Menciptakan rumah yang tentram dan nyaman sebenarnya tak sekadar soal hal-hal yang bersifat duniawi, tetapi juga ketenangan hati para penghuninya. Bagi umat Islam, setan merupakan musuh terbesar karena selalu menggoda manusia menuju keburukan.

Hal itu tentu dapat mengusik ketentraman hidup manusia, termasuk di dalam rumah. Oleh karena itu, sebaiknya menjaga rumah agar tidak menjadi tempat tinggal setan, di antaranya dengan memperbanyak ibadah dan memanfaatkan tempat tinggalnya dengan cara yang diridhai Allah.

Melansir dari laman Almanhaj, berikut ini cara menjaga rumah supaya tidak menjadi tempat tinggal setan, sehingga penghuni rumah bisa hidup tenang di dalamnya.


Mengucapkan Salam Sebelum Masuk Rumah

Biasakan untuk mengucapkan salam sebelum memasuki rumah, karena Rasulullah SAW pernah menyampaikan satu dari tiga orang yang dijaga oleh Allah antara lain orang yang memasuki rumah dengan mengucapkan salah berdasarkan HR. Abu Dawud.

Ucapkanlah salam meski rumah dalam keadaan berpenghuni maupun tidak. Sebagaimana dalam Surat An Nur Ayat 61, Allah berfirman:

فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً

Artinya: “Apabila kalian memasuki rumah-rumah hendaklah kalian memberi salam kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah.”

Apabila rumah dalam keadaan tidak ada orang di dalamnya, maka salam yang diucapkan sebagai berikut menurut Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anhuma:

السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ

Bacaan latin: “Assalamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadillahish sholihiin”

Artinya: “Salam sejahtera atas kami dan para hamba Allah yang shalih.”

Mengucapkan Basmalah saat Masuk Rumah

Dengan mengucapkan basmalah saat memasuki rumah, setan tidak menjadikan rumah sebagai tempat tinggal mereka. Hal ini sebagaimana diucapkan oleh Rasulullah SAW berdasarkan HR. Muslim, XIII/190 No. 5230 dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu anhu.

Hadits itu menjelaskan tentang seseorang yang memasuki rumahnya dan berdzikir kepada Allah dengan membaca basmalah tatkala masuk dan makan, maka setan akan berkata kepada kawan-kawannya tidak ada tempat menginap dan makan malam. Sebaliknya, bila membaca basmalah, maka setan akan berkata kepada kawan-kawannya ada tempat menginap dan makan malam.

Cegah setan masuk dan tinggal di rumah dengan menutup pintu dan perkakas di dalam rumah sambil mengucapkan basmalah. Hal ini dijelaskan dalam HR. Al-Bukhâri, No. 3280 dan Muslim, XIII/185, No. 5218 dari Jabir bin Abdullah yang berbunyi:

“Jika hari mulai gelap tahanlah anak-anak kalian (agar tidak keluar rumah) karena saat itu syaitan berkeliaran. Jika telah lewat sebagian malam biarkanlah mereka. Tutuplah pintu-pintu dan ucapkanlah basmalah, karena sesungguhnya syaitan tidak akan bisa membuka pintu yang tertutup. Tutuplah teko kalian dan ucapkanlah basmalah. Tutupilah bejana kalian walaupun dengan meletakkan sesuatu di atasnya dan bacalah basmalah. Matikanlah lampu kalian.”

Menghidupi Rumah dengan Bacaan Al-Qur’an

Supaya rumah terasa damai dan tentram serta terhindar dari godaan setan, maka rumah harus dimakmurkan dengan ibadah dan bacaan Al-Qur’an. Sebab, setan tidak akan mendekati rumah yang dibacakan ayat suci Al-Qur’an di dalamnya. Rasulullah SAW bersabda:

“Janganlah kalian jadikan rumah kalian (seperti) kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat al-Baqarah.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu)

“Sesungguhnya Allah telah menulis kitab dua ribu tahun sebelum diciptakannya langit dan bumi. Dia turunkan darinya dua ayat yang dijadikan sebagai penutup Surat Al-Baqarah. Tidaklah dibaca di suatu rumah selama tiga malam melainkan syaitan tidak akan mendekatinya.” (HR. At-Tirmidzi).

Itulah cara menangkal setan memasuki rumah supaya penghuni rumah bisa merasa lebih nyaman dan tentram di dalamnya. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Nasi Uduk Ayam Kampung Rp 50.000 Langganan Sultan


Jakarta

Warung nasi uduk ini populer jadi langganan orang tajir Jakarta. Seporsi nasi uduk dengan lauk bisa dibanderol Rp 50.000. Ternyata ini keistimewaannya.

Nasi uduk merupakan makanan khas Betawi. Nasi yang dimasak dengan dengan santan, daun salam dan serai ini biasa disantap jadi menu sarapan dengan beberapa lauk enak.

Mulai dari bihun goreng, orek tempe, hingga sambal goreng kentang. Harganya pun relatif terjangkau, kisaran Rp 10.000-Rp 20.000-an. Namun, berbeda dengan nasi uduk di warung ini.


Meskipun berupa warung sederhana, tetapi nasi uduk ini jadi langganan orang kaya Jakarta. Nama warungnya adalah Warung Betawi Babe Patal Senayan. Populer disebut nasi uduk ferari.

Detail Informasi Warung Betawi Babe Patal Senayan
Nama Tempat Makan Warung Betawi Babe Patal Senayan
Alamat Jl. Patal Senayan No.35, RT.1/RW.7, Grogol Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
No Telp 0813-1700-4227
Jam Operasional 07.00
12.00
Estimasi Harga Rp 50.000 per porsi
Tipe Kuliner Nasi uduk Betawi
Fasilitas
  • Area makan di tempat
  • Parkir terbatas

1. Berdiri sejak 70-an

Warung Betawi Babe Patal SenayanWarung Betawi Babe Patal Senayan berdiri dari tahun 70-an. Foto: detikcom/Riska Fitria

Sesuai namanya, warung nasi uduk ini bertempat di kawasan Patal Senayan. Warung ini merupakan milik orang Betawi asli yang akrab disapa Bang Jali.

Menurut istri Bang Jali yang ikut melayani pembeli, warung nasi uduk ini sudah ada sejak tahun 1970-an. Resep nasi uduk dan lauk-pauknya menggunakan resep keluarga.

2. Dijuluki nasi uduk sultan

Warung Betawi Babe Patal SenayanWarung Betawi Babe Patal Senayan dijuluki nasi uduk sultan Foto: detikcom/Riska Fitria

Warungnya sangat sederhana, mirip warteg pada umumnya. Berupa etalase yang di depannya terdapat meja dan kursi kayu panjang untuk tempat bersantap pengunjung.

Meski sederhana, tetapi Warung Betawi Babe Patal Senayan ini dijuluki sebagai nasi uduk sultan. Ini karena harganya yang terbilang lebih tinggi dibandingkan nasi uduk umumnya.

Makan seporsi nasi uduk di sini bisa mencapai Rp 50.000 atau bahkan lebih, tergantung dengan jenis lauk yang dipilih.

Ulasan mengenai Warung Betawi Babe Patal Senayan ada di halaman selanjutnya.

3. Langganan orang tajir melintir

Warung Betawi Babe Patal SenayanWarung Betawi Babe Patal Senayan langganan orang-orang tajir. Foto: detikcom/Riska Fitria

Selain itu, julukan tersebut diberikan karena warung nasi uduk sederhana ini jadi langganan orang-orang tajir di Jakarta. Mayoritas pelanggannya bermobil mewah.

Itu terbukti ketika detikFood menyambangi warungnya (13/08/24). Pelanggan memarkirkan mobil-mobil mewahnya di depan dan di seberang warung dan silih berganti.

Warung ini buka mulai pukul 06:00-13:00. Namun, jangan datang kesiangan, karena nasi uduk dan lauk-pauknya selalu cepat habis dalam waktu singkat.

4. Nasi uduk harum dan berempah

Warung Betawi Babe Patal SenayanWarung Betawi Babe Patal Senayan Foto: detikcom/Riska Fitria

Nasi uduk di sini tidak dilengkapi dengan bihun goreng dan orek tempe. Seporsinya hanya berupa nasi uduk, lauk, dan sambal kacang saja.

Pilihan lauknya ada mulai dari cumi, ayam goreng, paru, empal, tahu dan telur semur, juga tahu dan telur kari. Agaknya harga yang ditawarkan pun sebanding dengan kualitas rasa nasi uduknya.

Nasinya menggunakan jenis beras pera, terlihat dari bulir-bulir nasinya yang ambyar. Namun, ketika dimakan teksturnya lembut pulen mirip beras ketan. Porsinya juga tak lebih dari satu centong penuh.

Nasi uduknya beraroma harum daun salam, rasanya gurih dari santan yang tak berlebihan. Aroma lengkuasnya terasa sangat kuat. Ditambah taburan bawang goreng yang royal menambah wangi semerbak nasi uduk ini.

5. Lauk pakai sambal kacang dan kecap

Warung Betawi Babe Patal SenayanWarung Betawi Babe Patal Senayan punya lauk ayam goreng kampung. Foto: detikcom/Riska Fitria

Yang unik lagi dari nasi uduk ini adalah penyajian lauknya yang dipisahkan dari piring berisi nasi. Lauknya akan dipotong kecil-kecil lalu disajikan di piring terpisah.

Piring lauk tersebut sebelumnya juga sudah diberi racikan sambal kacang. Jadi, pertama Bang Jali memasukkan kecap, kemudian ditambah dengan sambal kacang dan diaduk merata.

Setelah tercampur, baru lauk yang sudah dipotong kecil-kecil itu disajikan di atasnya. Sambalnya dominan gurih, pedas, dan sedikit manis.

Rasa pedasnya masih batas aman. Seporsi nasi uduk dengan lauk ayam goreng dibanderol Rp 50.000. Rasanya gurih asin dari bumbu kuning ungkep yang meresap hingga ke bagian dalam serat daging.

Warung Betawi Babe Patal SenayanWarung Betawi Babe Patal Senayan punya lauk empal. Foto: detikcom/Riska Fitria

Aroma kunyitnya cukup terasa. Bisa juga pesan nasi uduk dengan lauk empal goreng dan tambahan tahu semur (Rp 45.000). Empalnya empuk, rasanya dominan manis, dan sedikit gurih. Bumbu bawang dan ketumbarnya tercium cukup kuat.

Tahu semurnya juga sukses bikin ketagihan. Memakai tahu putih besar, teksturnya lembut dan aroma kecap yang meresap kuat. Rasanya manis dengan cecapan rasa gurih yang khas.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Ayam Goreng Legendaris di Thailand Predikat Michelin


Bangkok

Ramai dikunjungi turis dari berbagai negara, tempat makan ayam legendaris di kota Bangkok ini sukses meraih predikat Michelin Bib Gourmand.

Di tengah banyaknya restoran modern dan mewah yang bermunculan di Bangkok, ada tempat makan ayam goreng sederhana. Disebut sebagai salah satu makanan legendaris paling enak di Thailand.

Tempat makan ini dikenal dengan nama Gai Tord Jae Kee atau Polo Fried Chicken, yang berlokasi di jalan Soi Polo tak jauh dari pusat kota Bangkok. Tempat makan ini berhasil mempertahankan predikat Michelin Bib Gourmand mereka sejak tahun 2018. Menu andalan mereka ayam goreng mereka yang tak penar berubah rasanya sejak puluhan tahun lalu.


Berikut beberapa menu hingga kisah di balik suksesnya Polo Fried Chicken.

1. Bertahan Selama 3 Generasi

Polo Fried ChickenPolo Fried Chicken dikenal sebagai salah satu daftar tempat makan yang mendapat Michelin Bib Gourmand. Foto: Detikcom / Sonia Permata

Setiap tahun Michelin Guide merilis daftar tempat makan mewah hingga tempat makan kaki lima yang enak. Daftar ini dikenal juga dengan nama ‘Michelin Bib Gourmand’. Gelar inilah yang selalu didapatkan oleh Polo Fried Chicken sejak enam tahun lalu.

Polo Fried ChickenIni menu yang ditawarkan oleh Polo Fried Chicken. Foto: Detikcom / Sonia Permata

Tempat makan ini sudah ada lebih dari 50 tahun lalu dan kini dikelola oleh generasi ketiga. Berbeda dengan restoran khas Thailand lainnya, di Polo Fried Chicken menu utamanya adalah ayam goreng dengan kremesan bawang putih goreng. Serta beberapa menu pelengkap lainnya yang berasal dari wilayah Thailand bagian selatan.

Di sini pengunjung bisa memesan setengah ekor ayam goreng atau satu ekor ayam goreng, dengan kisaran harga dari 130 Baht (Rp 59.000) saja

2. Ayam Goreng ‘Michelin’

Polo Fried ChickenPolo Fried Chicken terkenal dnegan ayam gorengnya yang unik. Foto: Detikcom / Sonia Permata

Ada alasan tersendiri mengapa Michelin selalu memasukkan Polo Fried Chicken ke dalam daftar Michelin Bib Gourmand di Thailand. Salah satunya karena cita rasa ayam goreng di Polo Fried Chicken cukup unik. Ayam yang masih segar, digoreng dalam minyak panas menggunakan metode ‘slow cooking’.

Karenanya daging ayam matang sempurna, sekaligus mengeluarkan lemak dan minyak yang membuat tekstur daging dan kulit ayamnya jadi garing. Selain itu bumbu utama yang membuat rasa ayam goreng ini gurih, terletak pada taburan ‘kremesan’ bawang putih goreng yang ditaburkan di atas ayam goreng.

“Tempat makan ini sudah menyajikan makanan yang enak dan murah selama 50 tahun lebih. Terutama ayam gorengnya yang garing dengan kremesan bawang putih goreng, dengan resep yang diwariskan secara turun temurun dari generasi pertama,” puji Michelin Guide.

Menu makanan yang ditawarkan Polo Fried Chicken bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3 Tempat Makan Legendaris yang Viral

Polo Fried ChickenTempat maan ayam ini juga viral dikalangan orang Korea dan legendaris. Foto: Detikcom / Sonia Permata

Selain harga ayamnya yang murah dan rasanya yang enak, Polo Fried Chicken kini menjadi destinasi kuliner utama para turis dari berbagai negara. Terutama turis asal Korea Selatan. Popularitas Polo Fried Chicken ini semakin meningkat usai salah satu aktris asal Korea Selatan, Yoona makan ayam goreng di sini.

Hampir sebagian besar pengunjung Polo Fried Chicken adalah turis yang penasaran dengan kelezatan ayam goreng ini.

4. Menu Makanan di Polo Fried Chicken

Polo Fried ChickenSelain ayam, mereka juga menawarkan hidangan Larb Sapi yang tidak kalah enak. Foto: Detikcom / Sonia Permata

Selain ayam goreng, tempat makan ini juga terkenal dengan menu makanan khas Thailand lainnya. Salah satunya ada Larb, salad daging tradisional ala Thailand dengan pilihan daging sapi, B2 atau ayam panggang. Sebelum menjual ayam goreng, menu inilah yang awalnya dijual di Polo

Seporsi Larb Beef (sapi) harganya 100 Baht (Rp 46.000). Ciri khasnya terletak pada potongan daging sapi yang menggunakan lemak, agar tetap juicy dan gurih saat dicocol ke saus asam pedasnya.

Perlu diingat restoran ayam goreng ini menjual menu B2, sehingga belum bisa dikatakan sebagai tempat makan halal.

Bagi yang tertarik ingin mencoba kelezatan ayam goreng legendaris di Bangkok ini, sebaiknya hindari waktu sarapan dan makan siang agar tidak perlu mengantre. Siapkan juga uang tunai untuk makan di sini.

Polo Fried Chicken

137/1-2 Soi Polo, Bangkok, Thailand.

Jam Buka: 07.00 – 22.00

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Islam Anjurkan Kamar Anak Terpisah dari Orang Tua, Ini Ketentuannya



Jakarta

Ajaran Islam mengatur setiap aspek kehidupan manusia, termasuk cara orang tua mengasuh anak. Sebab anak merupakan amanah yang diberikan Allah SWT kepada para orang tua.

Maka sebagai orang tua, mempunyai kewajiban untuk merawat anak-anak mengikuti perintah dan larangan Allah SWT. Salah satu hal yang perlu diperhatikan antara lain memisahkan tempat tidur anak ketika sudah mencapai usia tertentu.

Melansir dari NU Online, Islam menganjurkan anak-anak memiliki tempat tidur terpisah. Adapun ketentuan usia dan cara memisahkan tempat tidur sebagai berikut.


Ketentuan Usia

Rasulullah SAW bersabda:

مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا، وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

“Perintahlah anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat mereka berumur tujuh tahun, pukullah mereka (jika tidak melaksanakan salat) saat mereka telah berumur sepuluh tahun, dan pisahlah tempat tidur di antara mereka.” (HR Abu Daud).

Para ulama pun berpendapat, berdasarkan hadits tersebut, tempat tidur anak harus dipisah dari orang tua maupun saudaranya saat anak sudah menginjak usia sepuluh tahun.

Selain untuk mengikuti dalil itu, pemisahan tempat tidur dimaksudkan agar menjauhi prasangka buruk (mawadhi’ at-tuham) serta mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, usia sepuluh tahun merupakan usia mulai munculnya syahwat (madzinnah as-syahwat).

Meski demikian, sebagian ulama berpendapat bahwa kewajiban memisahkan tempat tidur anak dimulai sejak usia tujuh tahun. Pandangan ini salah satunya diusung oleh Imam az-Zarkasyi berdasarkan dalil hadits lain yang menyebutkan usia tujuh tahun sebagai usia pemisahan tempat tidur anak.

Dalam Kitab Asna al-Mathalib oleh Syekh Zakaria al-Anshari menjelaskan imam az-Zarkasyi dan ulama lainnya berpendapat berdasarkan hadits riwayat Imam Daruquthni dan Imam Hakim yang sahih menurut syarat kualifikasi Imam Muslim.

“Jika anak kalian telah berumur tujuh tahun, maka pisahlah ranjang tidur mereka.”

Adapun penetapan usia tujuh tahun dalam pemisahan tempat tidur anak dianggap lemah oleh para ulama. Hadits yang menyebut perintah memisahkan tempat tidur anak saat usia tujuh tahun juga diyakini bersifat anjuran atau sunah, sehingga tidak sampai mengarah pada hukum wajib.

Cara Memisah Tempat Tidur

Memisahkan tempat tidur antara anak dan orang tua bisa dilakukan dalam dua cara, sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Hasyiyah ar-Ramli al-Kabir. Pertama, memisahkan tempat tidur dengan memiliki tempat tidur masing-masing bagi anak dan orang tua. Cara ini merupakan yang paling utama untuk diamalkan karena paling berhati-hati (al-ahwath).

Kedua, tempat tidur cukup satu tetapi anak dan orang tua berada di tempat yang terpisah dan tidak saling berdekatan. Namun, sebaiknya orang tua senantiasa bijak dan memperhatikan sarana dan prasarana yang tersedia dalam rumahnya.

Apabila ruangan rumah terbatas dan tidak memungkinkan untuk memisahkan tempat tidur dengan kamar lain, maka boleh mengikuti cara kedua. Dengan catatan anak dan orang tua tidak tidur berdekatan dan menempel.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Bebek La Pinra dan Dendeng Batokok Juara Lezatnya


Jakarta

Di Depok ada tempat makan dengan nuansa tradisional ala perkampungan yang layak dikunjungi. Menunya istimewa, diracik oleh para petualang yang hobi masak. Olahan bebek dan dendeng jadi juaranya!

Pilihan kuliner di Depok terus berkembang dengan keunikan konsep yang dihadirkan para pemilik tempat makan. Salah satunya tempat makan dengan nuansa di tengah perkampungan yang kesan tradisionalnya amat kuat.

Namanya Omah Jangan Diam Terus yang berlokasi di Kampung Ratu Jaya. Pemiliknya, para petualang yang ingin berbagi cerita mengenai perjalanan mereka menyusuri daerah Indonesia selama berbulan-bulan.


Omah Jangan Diam Terus ingin menjadi ruang tumbuh kreatif dan tempat kumpul para petualang, pegiat seni, hingga pencinta kebudayaan. Tentu saja tempat ini juga terbuka untuk umum agar cerita para petualang ini bisa disimak.

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat Makan Omah Jangan Diam Terus
Alamat Kampung Ratu Jaya, Jalan Masjid Nomor 005. Dekat Toko Barokah/Tik It Chiara, Depok
Instagram omahjangandiamterus
Jam Operasional Selasa-Minggu, 15.00-22.00
Estimasi Harga mulai dari Rp 25 ribu
Tipe Kuliner masakan Nusantara
Fasilitas
  • Area santap seperti di perkampungan
  • Parkir mobil dan motor

Digawangi 2 petualang hobi masak

Omah Jangan Diam Terus: Bebek La Pinra dan Dendeng Batokok Juara LezatnyaJohn (kiri) dan Rifki (kanan), sosok di balik dapur Omah Jangan Diam Terus. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

detikfood (18/8/2024) bertemu dengan dua sosok di balik dapur Omah Jangan Diam Terus, John dan Rifki. John berujar tempat ini berawal dari perjalanan.

“Omah Jangan Diam Terus ini berdiri karena kami suka traveling. Ketika kami berjalan, kami tidak fokus pada keindahan alam. Itu bukan fokus utama kami, tapi gimana caranya setelah pulang dari perjalanan yang memang membutuhkan waktu lama, kami mendapatkan sesuatu. Bisa berupa masakan, pengalaman merasakan ruang arsitektur di rumah warga lokal, semacam itu,” kata John.

John mengatakan ia dan teman-temannya bukan komunitas, melainkan lebih seperti teman perjalanan yang memutuskan untuk berbagi cerita. Daerah yang sudah mereka kunjungi antara lain Jawa, Bali, Sulawesi, dan Maluku.

Ada 9 petualang di balik Omah Jangan Diam Terus dengan sub-sub yang mereka gemari. “Ada kuliner, arsitektur, videografi, sampai fotografi,” sambung Rifki.

Pada sub kuliner, John dan Rifki bertanggungjawab atas pengelolaannya. Mereka mengkurasi menu, menyajikan, hingga menceritakannya pada pengunjung.

Menu berganti setiap bulan

Omah Jangan Diam Terus: Bebek La Pinra dan Dendeng Batokok Juara LezatnyaRifki saat sibuk menyiapkan pesanan di dapur. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Diakui John dan Rifki, tempat makan Omah Jangan Diam Terus baru konsisten buka selama sebulan terakhir. “Sebenarnya kami sudah jalan 5 tahun, tapi kami tidak konsisten buka. Sekarang kami coba konsisten, buka terus. Dulu buka sebulan, perginya berapa bulan,” kata John.

Salah satu perjalanan yang mereka lalui adalah bersepeda dari Depok ke Maluku selama 9 bulan. Cerita perjalanan mereka tergambar di foto-foto dan lembaran cerita yang dipajang di sudut-sudut Omah Jangan Diam Terus.

Mengenai menu, Omah Jangan Diam Terus akan berganti setiap bulan. Semua informasinya dapat dilihat di Instagram omahjangandiamterus.

Bulan ini, mereka menyajikan menu terinspirasi daerah Sulawesi dan Sumatera Barat. Semua menu dimasak dengan cara tradisional menggunakan tungku dan kayu bakar.

Untuk santap di sini, pengunjung perlu reservasi dan membayar uang muka. Amannya reservasi seminggu sebelum. Setelah itu, baru pihak Omah Jangan Diam Terus menghubungi dan memberi patokan jelas tempat mereka.

Kampung tersembunyi yang asri

Omah Jangan Diam Terus: Bebek La Pinra dan Dendeng Batokok Juara LezatnyaNuansa perkampungan yang asri bikin betah saat bersantap. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Mengikuti informasi peta digital yang diberikan, lokasi Omah Jangan Diam Terus bisa dengan mudah dicapai. Patokannya pagar warna hijau. Setelah itu kami harus masuk jalan kaki lebih dulu sekitar 100 meter.

Nantinya ada beberapa kain penanda yang seolah jadi ‘clue’ untuk mengajak kita terus masuk. Begitu sampai, kami disambut suasana perkampungan yang asri. Ada banyak tanaman dan pohon di sekitar.

Area makannya berupa kursi dan meja kayu yang rindang. Kami juga bisa mengintip area dapur yang penuh kepulan asap dan area meracik minuman yang sibuk menyajikan pesanan pelanggan.

Ketika mengantarkan makanan, John atau Rifki bakal bercerita pada pengunjung mengenai inspirasi sajian mereka. Tak sedikit pengunjung yang tertarik dan menanyakan lebih lanjut perjalanan mereka.

Sajian di Omah Jangan Diam Terus ada di halaman selanjutnya.

Bebek La Pinra Galung yang gurih nutty

Omah Jangan Diam Terus: Bebek La Pinra dan Dendeng Batokok Juara LezatnyaBebek La Pinra Galung dengan balutan bumbu rempah sedap. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Pada edisi menu 26 Juli hingga 26 Agustus 2024, detikfood memesan Bebek La Pinra Galung (Rp 60 ribu) yang jadi menu favorit.

Bebek La Pinra Galung terinspirasi dari daerah di Sulawesi Selatan. Rifki berujar, “Penamaan (menunya) dari kita. La itu merujuk ke salah satu kerajaan di Sulawesi Selatan. Pinra itu nama daerah, sekarang Pinrang. Terus Galung itu sawah. Itu sebenarnya cocoklogi kita aja.”

Menu ini berupa bebek goreng ukuran jumbo yang disajikan dengan bumbu kental berempah. Tampilannya mirip bumbu kalio dengan genangan minyak oranye.

Tekstur daging bebek bagian paha yang kami pesan cukup empuk. Menyobek daging dari tulangnya bukan perkara sulit. Rasa daging bebeknya tidak terlalu gurih jika dimakan tanpa bumbu.

Begitu disandingkan dengan bumbu rempahnya, barulah nikmat. Tercecap cita rasa gurih mirip kacang yang paling dominan. Cita rasa ini berasal dari pemakaian kemiri.

Bumbu Bebek La Pinra Galung dibuat tanpa santan. Rempah-rempahnya merupakan bumbu dapur yang umum seperti cabai, bawang putih dan bawang merah.

Dendeng Batokok berlimpah cabai hijau

Omah Jangan Diam Terus: Bebek La Pinra dan Dendeng Batokok Juara LezatnyaDendeng batokok disajikan dengan gulai nangka dan kerupuk kulit. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

John dan Rifki bulan ini tengah mengeksplorasi resep keluarga milik teman mereka yang berasal dari Sumatera Barat. “Teman orang sana, ini resep dari keluarga mereka. Dendeng sama baluik (belut) cabai hijau,” kata keduanya.

Dendeng Batokok (Rp 50 ribu) terlihat menggugah selera. Lembaran daging bagian gandik, paha belakang sapi, terdiri dari sekitar 3 lembar.

Daging dendeng ini dibakar di bara api dengan olesan minyak kelapa, ditumbuk di cobek, baru disajikan bersama gerusan cabe hijau.

Tekstur dagingnya padat dan berserat. Namun sayangnya menurut kami agak liat saat dikunyah. Dagingnya nikmat karena ada aroma smoky dan rasa gurih dari minyak kelapa yang berbalut pedas segar dari cabe hijau. Rasa pedasnya tak terlalu kuat.

Uniknya dendeng batokok disajikan bersama gulai nangka yang warnanya cokelat pucat. Gulainya lumayan creamy dengan tekstur nangka yang sangat empuk dan lembut, bahkan menyerupai daging! Ada juga pelengkap kerupuk kulit.

Ngemil pisang dan singkong goreng

Omah Jangan Diam Terus: Bebek La Pinra dan Dendeng Batokok Juara LezatnyaPisang goreng saus kopi yang manis nikmat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Kalau mau camilan, Omah Jangan Diam Terus punya Singkong Sambal Roa (Rp 25 ribu) dan Pisang Goreng Saus Kopi (Rp 25 ribu).

Untuk singkong gorengnya empuk dan bumbu gurihnya meresap. Dipadukan sambal ikan roa yang tak terlalu pedas. Potongan ikan roanya cukup royal.

Pisang goreng dengan balutan saus kopi bikin kami jatuh cinta. Pisang goreng yang legit dengan saus kopi yang harum manis berpadu pas di lidah.

Untuk menyegarkan tenggorokan, tersedia minuman Sereh Jeruk (Rp 20 ribu), Pandan Wangi (Rp 20 ribu), dan Kunyit Asem (Rp 22 ribu). Semuanya diracik fresh dengan bahan-bahan alam. Seperti Pandan Wangi yang juga ditambahkan pala dan kayu manis. Serta kunyit asem yang dicampurkan gula merah.

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com