Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Pak Eko


Jakarta

Tidak hanya bakmi Jawa Jogja, di Jakarta Barat juga ada tempat makan bakmi Jawa Solo yang sering jadi incaran. Ciri khasnya pakai mie pipih lebar dengan tambahan potongan kekian.

Bakmi Jawa tidak hanya berasal dari Jogja, tetapi ada juga yang dari Solo. Meskipun namanya sama-sama ‘bakmi Jawa’, tetapi terdapat ciri khas yang berbeda.

Di daerah Tanjung Duren, ada penjual bakmi Jawa Solo gerobakan yang bisa dicoba. Namanya Bakmi Jawa Solo Pak Eko yang sudah berjualan sejak 2011.


Jualannya di pinggir jalan gang perumahan daerah Tanjung Duren. Baru mulai buka pukul 17.00, sehingga sering menjadi tujuan makan malam para pekerja kantoran yang tinggal di daerah sana.

Racikan bakmi Jawa Solo di tempat ini juga spesial karena disajikan dengan tambahan kekian atau semacam cakwe khas China. Porsinya juga besar, sehingga dijamin memuaskan perut.

1. Bakmi Jawa enak pakai kekian

Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoBakmi Jawa dan menu lainnya di tempat ini spesial karena menggunakan kekian. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pak Eko, selaku pemilik mengaku jika ciri khas bakmi Jawa Solo dan Semarang biasanya memang ada pada penambahan kekian. Oleh karena itu, bakmi Jawa dan segala macam menu lain di tempat ini memang ada tambahan kekiannya.

“Iya biasanya kalau bakmi Jawa Solo dan Semarang pakai kekian. Kayak semacam bakwan gitu,” jelasnya kepada detikFood.

Kekian sendiri merupakan makanan khas China yang mirip seperti otak-otak atau cakwe berbahan dasar cincangan daging dan lemak babi.

Namun, tenang saja, kekian yang dipakai oleh pak Eko dibuat sendiri dengan bahan-bahan halal. Pak Eko mengungkap jika dirinya hanya menggabungkan bahan-bahan, seperti telur, terigu, daun bawang, sehingga menciptakan kekian yang mirip seperti adonan bakwan.

2. Pakai mie pipih dan agak lebar

Jangan terkejut ketika melihat racikan bakmi Jawa di tempat ini. Cukup berbeda dari bakmi Jawa Jogja yang mienya bulat panjang, di sini mie yang digunakan pipih dan agak lebar, mirip seperti bentuk kwetiau.

Pak Eko mengungkap jika mie yang mereka gunakan diambil langsung dari pabrik mie di Purwokerto. Meskipun tidak dibuat sendiri, tetapi mie ini tetap disajikan dalam keadaan segar dan tekstur yang tidak kalah enak dari mie lainnya.

3. Dimasak dengan cara unik

Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoPak Eko punya teknik sendiri dalam memasak bakmi Jawanya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Bakmi di sini memang tidak dimasak menggunakan anglo atau tungku tanah liat, tetapi pak Eko membuat bakmi atau menu lain satu per satu. Sehingga citarasa dan porsinya juga tidak akan bercampur dengan hidangan lain.

Ada juga teknik unik yang digunakan pak Eko ketika memasak bakmi Jawa di sini. Wajan yang sudah diberi minyak akan dipanaskan, kemudian pak Eko mulai menambah bahan-bahan, seperti telur dan berbagai bumbu halus.

Setelah aroma bumbunya mulai tercium harum, pak Eko langsung memasukkan mie kuning pipih lebar beserta kekian ke dalam wajan panas. Ia juga menambahkan saus, kecap, dan bumbu penyedap lainnya ke atas bakmi.

Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoSalah satu teknik yang ia lakukan yaitu dengan menutup wajan satu menit. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Namun, beliau tidak langsung mengoseng bakmi tersebut, tetapi justru menutup wajan kurang lebih satu menit.

Pak Eko menjelaskan jika teknik ini dilakukan agar bumbu-bumbu yang sudah ditambahkan lebih meresap dan aromanya lebih keluar. Barulah setelah itu pak Eko mengoseng bakmi dan segala macam isiannya sampai merata dan bakmi matang sempurna.

Penasaran dengan bakmi Jawa Solo di sini? Bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

4. Bakmi Jawa godhog dan goreng yang istimewa

Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoTampilan bakmi godhognya cukup berbeda dari bakmi Jawa Jogja. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Detikfood memesan dua menu andalan di sini, yaitu Bakmi Jawa Kuah (Rp 27.000) dan Bakmi Jawa Goreng (Rp 27.000).

Kedua bakmi ini dimasak satu persatu secara bergantian. Karenanya, memakan waktu agak lama menunggu pesanan tersebut datang.

Kurang lebih 20 sampai 25 menit, bakmi kami akhirnya sampai. Jika dilihat dari tampilan, rupanya sangat jauh berbeda dibandingkan bakmi Jawa Jogja.

Dimulai dari Bakmi Godhog yang kuahnya tidak bening, tetapi cokelat agak oranye dan teksturnya agak kental. Rasanya dominan manis kecap dan pedas, seperti rasa saus sambal.

Namun, ada sentuhan bumbu-bumbu lain yang membuat bakmi ini menjadi sangat nikmat. Kami bisa mengecap rasa bawang putih dan bawang merah pada kuah bakmi ini

Sepiring bakmi godhog di sini juga punya isian yang berbeda dari bakmi Jawa Jogja. Isiannya terdiri dari mie kuning, irisan sayuran, seperti sawi dan kol, potongan kekian, dan ada tambahan irisan bakso ikannya juga.

Kekian dan bakso ikannya disajikan dalam takaran yang pas, tidak terlalu sedikit atau terlalu banyak. Kekiannya garing di luar, tetapi kenyal di dalam dan benar saja punya rasa mirip seperti bakwan sayur tetapi terasa lebih ringan di mulut.

Bakso ikannya seperti bakso ikan pada umumnya, tetapi aromanya tidak amis dan ternyata cocok dipadukan dengan racikan bumbu bakmi Jawa ini.

Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoBakmi Jawa gorengnya juga tidak kalah enak,dilengkapi juga dengan topping kekian. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Dari segi tampilan, bakmi Jawa gorengnya mirip seperti bakmi Jawa goreng khas Jogja karena warnanya sama-sama cokelat pekat. Namun, komposisinya berbeda.

Mirip seperti bakmi godhognya, bakmi Jawa goreng juga disajikan dengan mie kuning lebar pipih dan tambahan kekian hingga bakso ikan.

Soal rasa, ternyata tidak hanya tercap rasa manis kecap saja, tetapi ada sedikit sentuhan rasa pedas gurihnya juga.

5. Nasi goreng teri juga ada

Sedapnya Bakmi Jawa ala Solo Pakai Kekian Racikan Mas EkoSelain bakmi Jawa, warung ini juga menawarkan menu lainnya, seperti nasi goreng teri. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Uniknya pak Eko tidak hanya menawarkan menu bakmi Jawa, tetapi juga ada pilihan menu lain ala masakan China. Pengunjung yang tidak mau makan bakmi Jawa bisa pesan menu nasi goreng, bihun goreng, bihun kuah, sampai capcay.

Kami sempat mencoba menu Nasi Goreng Teri mereka. Datang-datang kami sangat terkejut dengan porsinya yang sangat banyak. Nasi goreng ini mirip seperti nasi goreng Jawa yang warna cokelatnya cukup pekat. Namun, dari segi rasa ternyata tidak dominan manis kecap, melainkan gurih.

Terlebih kami memesan menu dengan tambahan ikan teri yang membuat rasa gurihnya semakin kuat. Seporsi nasi gorengnya juga disajikan dengan tambahan bakso ikan dan kekian. Tekstur nasinya memang pera, tetapi tidak keras atau kering.

Jika mencari bakmi Jawa khas Solo yang racikannya cukup berbeda dari bakmi Jawa Jogja, bisa mampir ke Bakmi Jawa Solo Pak Eko berlokasi di Jl. Tanjung Duren Utara I No.1 12, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat. Buka setiap hari pukul 17.00 – 02.00 WIB.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai Rawit


Jakarta

Pelopor sop daging asal Pontianak ini buka cabang di Bojongsari, Depok. Menu sop iga jumbo dengan kuah pedas yang jadi andalannya layak dicoba! Gurih segar, dijamin kenyang.

Olahan daging sapi begitu digemari di Indonesia. Selain dagingnya, bagian iga yang berupa tulang dengan daging masih menempel juga jadi favorit.

Salah satu olahan nikmatnya berupa sop iga. Menu ini bahkan jadi primadona di beberapa tempat makan. Mereka menyajikan potongan iga yang empuk nikmat dengan guyuran kuah segar.


Sop Mak Garang, misalnya, menjadi pelopor sop daging asal Pontianak. Buka sejak Mei 2023, kini Sop Mak Garang punya cabang sampai di Depok.

Tempat makannya baru buka sekitar 2 mingguan, tapi langsung menarik perhatian foodies. Mereka tertarik mencicipi sop iga kuah pedas yang jadi andalan, berikut olahan iga dan daging sapi nikmat lainnya.

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat Makan Sop Mak Garang
Alamat Jl. Raya Bojongsari No.50, RT.2/RW.3, Bojongsari Baru, Kec. Bojongsari, Kota Depok
Cabang di Tangerang, Cilegon, Singkawang
Instagram sop.makgarang
Jam Operasional 10.00-22.00
Estimasi Harga Mulai dari Rp 35 ribu untuk Sop Beremah
Tipe Kuliner Olahan iga dan daging sapi
Fasilitas
  • Makan di tempat, area outdoor dan indoor

Tempat makan keluarga luas dan nyaman

Menyambangi cabang Sop Mak Garang (10/01/2024) di Bojongsari, Sawangan, terlihat area parkir dan makannya luas. Lokasinya strategis di pinggir jalan raya Bojongsari.

Area makannya terbagi dua yaitu outdoor dengan kursi atau duduk lesehan, serta indoor dengan pelengkap pendingin udara. Ada juga tempat bermain anak yang bikin anak-anak betah saat mampir.

Begitu masuk, kami bisa mengintip dapur Sop Mak Garang untuk menyiapkan pesanan. Area meracik sopnya ada di bagian paling depan, sementara di bagian lebih dalam untuk memanggang iga di hotplate dan membakar sate.

Olahan sop hingga sate sapi menggugah selera

Sop Mak Garang: Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai RawitSop Mak Garang merupakan pelopor sop daging di Pontianak yang juga menawarkan olahan iga sapi lain. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Sop Mak Garang menawarkan aneka olahan daging, terutama sapi. Menu andalan mereka Sop Beremah yang dibanderol mulai dari Rp 35 ribu untuk ukuran kecil. Kalau ukuran reguler, Rp 49 ribu.

Lalu ada Iga Bakar Barbeque, Daging Lada Hitam, dan Sate Garang Sapi/Ayam yang juga menggugah selera. Di sini bisa pesan ekstra sambal korek dan sambal acar tomat untuk yang doyan pedas.

Menurut penuturan seorang pegawai Sop Mak Garang di sini, dalam sehari mereka bisa mengolah 30 kg iga sapi. Untuk seporsi Sop Garang yang kecil berisi 3 potongan iga sapi ukuran kecil atau short ribs.

Sedangkan Sop Garang porsi reguler, berisi 2 potongan iga sapi. Namun ukurannya memang lebih besar-besar sehingga bisa memenuhi mangkuk. Jadi yang dipakai iga potongan panjang dari punggung.

Gurih segar Sop Beremah yang jadi andalan

Sop Mak Garang: Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai RawitSop Beremah mirip sop janda dengan topping cabai rawit utuh. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Sop Beremah (Rp 49 ribu) diracik fresh setelah kami pesan. Pertama, pegawai menyusun potongan iga matang yang sudah direbus dalam piring. Selanjutya diguyur kuah sop yang ada dalam dandang besar.

Di dalam kuah sop itu juga terdapat cabai rawit merah utuh. Jumlahnya bakal menyesuaikan pesanan pembeli, apakah pesan pedas atau extra pedas. Namun jika pesan tidak pedas, maka akan ditambahkan kuah sop yang tak ada cabainya.

Terakhir, Sop Beremah diberi taburan irisan daun bawang dan bawang goreng. Memesan porsi reguler, kami dapat dua potongan iga besar.

Saking besarnya iga sapi tersebut, permukaan mangkuk yang kecil pun jadi terlihat amat penuh. Kuah sopnya bahkan juga sampai keluar, tapi untungnya tertampung di alas piring kecil.

Slurpp! Kuah Sop beremah berwarna cokelat keruh ini mengeluarkan aroma rempah nikmat. Rasa rempahnya juga kuat dengan jejak rasa menghangatkan seperti cengkeh, biji pala, dan merica bubuk. Namun sayang, menurut kami rasa asinnya terlalu kuat. Kalau sedikit dikurangi pasti lebih nikmat.

Pada suapan pertama, cita rasa Sop Beremah langsung mengingatkan kami akan sop buntut. Bedanya, ada tambahan cabai rawit utuh layaknya Sop Janda. Jika ingin pedas, maka cabai rawit itu tinggal digerus atau digigit!

Soal tekstur, potongan iganya sangat empuk dan mudah lepas dari tulang. Bahkan tak perlu banyak tenaga untuk mengambil daging iga. Secara keseluruhan 2 potongan iga sapi besar dengan harga kurang dari Rp 50 ribu terasa sepadan!

Sop Mak Garang juga punya iga bakar dan sate garang enak. Baca halaman selanjutnya.

Nikmatnya iga bakar hotplate

Sop Mak Garang: Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai RawitIga bakar di sini memakai short ribs yang dagingnya tebal dan lembut. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Pegawai Sop Mak Garang juga menginfokan Iga Bakar Barbeque (Rp 62 ribu) sebagai favorit pengunjung. Menu ini berupa 2 potong iga panggang bumbu barbeque yang disajikan di atas hot plate.

Potongan iganya lebih premium dibanding iga yang dipakai pada sop. Sepertinya bagian short ribs karena tulangnya pipih dan dagingnya lebih tebal dan lembut.

Iga panggang lalu diberikan taburan bawang goreng dan beberapa potong French fries. Kehangatan iganya terjaga sampai akhir karena penggunaan hot plate.

Saat diiris, daging iga yang berserat lembut ini amat empuk. Menurut kami, rasanya lebih seperti bumbu kecap yang manis gurih, alih-alih barbecue.

Uniknya, Sop Mak Garang menyandingkan iga bakar dengan sambal korek. Racikan sambal matang dengan cabai rawit merah dan bawang putih ini terasa pedas kuat! Iga bakar pun jadi lebih mirip hidangan tradisional berkat cocolan sambal ini.

Sate Garang Sapi yang mirip sate maranggi

Sop Mak Garang: Kenyang Mantap! Sop Iga Jumbo Plus Taburan Cabai RawitSate Garang Sapi disajikan dengan pulut bakar dan sambal tomat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Makan siang kami semakin lengkap dengan menu Sate Garang Sapi (Rp 45 ribu). Isinya 7 tusuk sate sapi dengan pendamping pulut bakar ukuran mungil dan sambal tomat.

Di atas sate sapi ini juga ditaburi bawang goreng yang royal. Rasa sate sapi ini mirip sate maranggi khas Purwakarta. Rasanya manis gurih dengan dominasi manis yang lebih kuat. Tercecap pula jejak khas ketumbar dalam tiap potongan sate.

Sate sapi semakin enak dinikmati dengan pulut atau ketan bakar yang legit dan gurih. Ketika dicocol ke sambal tomat memberi aksen segar karena rasanya yang asam pedas.

Kami juga menyukai potongan daging sate ini yang empuk. Mengunyahnya tidak jadi perkara sulit.

Selain Sate Garang Sapi, Sop Mak Garang juga punya Sate Garang Ayam. Harganya jauh lebih murah yaitu Rp 28 ribu saja.

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Jangan Letakkan WiFi di Dekat Dinding Tebal dan Perabotan! Ini Alasannya


Jakarta

Seiring perkembangan teknologi internet, perkembangan internet nirkabel pun semakin canggih.

Walaupun demikian, masih terjadi beberapa masalah pada instalasi internet wiFi seperti sinyal yang terhalang oleh dinding tembok rumah yang tebal atau perabotan rumah.

Maka dari itu, disarankan agar tidak meletakkan WiFi di dekat dinding. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.


Dinding Tebal Penyebab Sinyal WiFi Lemah

Material seperti beton bertulang atau bata tebal memang bisa menghambat sinyal WiFi dengan cara memantulkan, menyerap, atau bahkan menghalangi sinyal saat berusaha melewati dinding tersebut.

Hal ini dapat menyebabkan perangkat di sisi lain dinding menerima sinyal yang lemah, yang berdampak pada kualitas dan kecepatan koneksi internet.

Begitu juga dengan plafon yang kokoh seperti terbuat dari logam atau beton bertulang juga dapat menyebabkan sinyal WiFi melemah.

Ini juga menjadi masalah ketika pemasangan WiFi dilakukan di rumah berlantai dua atau lebih. Jika pemasangan router tidak tepat bisa jadi salah satu ruangan atau lantai tidak mendapat sinyal yang memadai.

Dilansir dari Biznet (20/7/2023), material seperti beton, batu, logam, kaca berlapis, dan material isolasi termal juga dapat memblokir atau mengurangi jangkauan koneksi WiFi.

Tips Meminimalisir Hambatan Koneksi WiFi di Rumah

Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan sinyal WiFi dengan meminimalisir hambatan yang umum terjadi di rumah.

1. Tempatkan Router WiFi di Lokasi yang Lebih Sentral

Penempatan router WiFi di tengah rumah dapat mengoptimalkan jangkauan dari router dan meminimalisir blind spot.

2. Tambahkan Router Extender atau Wireless Repeater Jika Rumah Berukuran Besar

Penambahan perangkat keras untuk menambah jangkauan WiFi juga dapat digunakan untuk meminimalisir hambatan sinyal seperti tembok, plafon, atau perabotan lain.

3. Hindarkan Router dengan Perabot Penghambat Sinyal

Beberapa perabotan rumah memang dapat menghambat jangkauan pancaran sinyal WiFi dari router. Beberapa perabotan yang dimaksud seperti cermin, lemari es, mesin cuci, drone, dan microwave.

Jauhkan router dari beberapa peralatan yang disebut karena bisa mengurangi jangkauan dari koneksi WiFi.

Itu dia alasan kenapa kamu perlu mempertimbangkan penempatan WiFi yang tepat karena berpengaruh secara langsung kepada kualitas dan kecepatan internet yang dihasilkan. Semoga bermanfaat.

(inf/inf)



Sumber : www.detik.com

Mie Ayam Topping Ati Ampela dan Uritan Populer Sejak 1978


Jakarta

Tempat makan mie ayam legendaris banyak tersebar di Jakarta. Salah satunya adalah Pangsit H. Batong yang punya racikan mie ayam dengan topping ati ampela melimpah.

Tempat makan mie ayam enak di Jakarta selalu menarik perhatian. Banyak yang tempatnya tersembunyi, bahkan legendaris. Tak pernah sepi pengunjung karena punya pelanggan tetap.

Seperti warung mie ayam Pangsit H. Batong di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Pangsit H. Batong ini belum lama jadi perbincangan, karena ulasan dari banyak food vlogger. Terutama soal rasa dan topping yang konsisten.


Legendaris 46 Tahun

Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Ternyata Pangsit H. Batong ini termasuk legendaris di Jakarta Selatan. Bertemu dengan sang pemilik, Sumardi, ia mengungkapkan jika sudah berjualan mie ayam sejak 1978.

“Kalau jualan mie ayam sudah lama, dari 1978. Waktu itu saya jualan keliling. Terus sekarang mangkal di sini,” ungkap Sumardi kepada detikFood (8/10).

Lokasi berjualannya kini ada di Jalan H. Batong I No. 89, Cilandak, Jakarta Selatan. Nama yang digunakan oleh Sumardi ini juga merujuk pada lokasinya.

Racikan Mie Ayam Khas Jawa yang Manis

Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Sumardi mengatakan kalau dirinya berasal dari Klaten, Jawa Tengah. Pastinya, racikan mie ayam yang disajikan oleh Sumardi ini khas Jawa Tengah yang dominan rasanya manis.

Ayam kecapnya dibumbui pekat. Sumardi tak hanya menggunakan daging ayam saja, tapi juga jeroannya. Kami melihat ada campuran uritan (telur muda) dan ati ampela.

Uritan dan ati ampela ini juga disajikan melimpah sebagai topping. Ini juga yang membuat racikan mie ayam Sumardi populer dan disukai banyak orang.

Racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan ini juga sudah ada sejak awal Sumardi berjualan. “Iya, topping ati ampela itu sudah dari dulu. Ternyata banyak yang suka, ya saya lanjutin,” katanya.

Detail Informasi (Pangsit H. Batong)
Nama Tempat Makan Pangsit H. Batong
Alamat Jl. H. Batong I No.89, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan
No Telp 0813-1409-4639
Jam Operasional 10.00 – 15.00 WIB
Estimasi Harga Rp 24.000 – Rp 26.000
Tipe Kuliner Mie Ayam
Fasilitas
  • Tempat duduk terbatas
  • Pembayaran cash atau transfer

Mie Ayam dan Yamien Topping Jeroan Melimpah

Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Saat kami berkunjung, porsinya pas tinggal 2 mangkuk saja. Kami bisa minta racikan mie ayam biasa atau dibuat menjadi yamin. Akhirnya, kami memesan keduanya.

Seporsi lengkap dibanderol Rp 26.000, isinya ada mie ayam atau yamien dengan topping ayam kecap, ati ampela, uritan, dan bakso. Sayangnya, kami kehabisan topping baksonya.

Selain itu, Sumardi juga menawarkan tambahan ceker atau tulangan yang dapat dinikmati gratis. Pelengkap ini akan diberikan jika pelanggannya ingin saja.

Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Karena kami menyukai ceker, akhirnya 2 potong ceker ayam berbumbu kecap itu diberikan pada kami. Kami juga memesan kuah terpisah, agar racikan bumbu aslinya dapat kami rasakan.

Untuk mie ayamnya berbumbu gurih dengan sentuhan agak pedas dari lada bubuk. Gurih bumbunya terasa pas dengan tekstur mie yang kenyal mulur menambah kenikmatan. Untuk tekstur mienya juga bisa dipilih sesuai selera, ingin setengah matang atau matang yang agak lembek.

Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Saat mencicipi racikan yamien, justru kami lebih berselera. Rasa gurih agak pedas itu jadi lebih seimbang dengan kecap manis. Apalagi ketika ditambahkan sambalnya yang pedas menyengat.

Topping ati ampela dan uritannya benar-benar melimpah. Setiap suapan kami bisa merasakannya. Untuk ati ampelanya juga tak terasa amis, bumbunya juga sangat meresap. Bagi pencinta ati ampela, racikan mie ayam ini patut dicoba.

Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Untuk pelengkapnya, Sumardi juga telah menyediakan pangsit goreng. Pangsit goreng itu disediakan satu mangkuk, bahkan bisa menambah jika dirasa kurang.

Pangsit H. Batong

Jalan H. Batong I No.89,
Cilandak Barat, Jakarta Selatan
Jam operasional: 10.00 – 15.00 WIB
No. Telp: 0813-1409-4639

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Jangan Tunggu Penuh, Ini Waktu Ideal Sedot Septic Tank



Jakarta

Septic tank merupakan fasilitas yang penting untuk mengelola air limbah di rumah. Untuk merawat septic tank, tentu yang paling utama adalah melakukan penyedotan kotoran yang mengendap di dasar tangki supaya tidak penuh.

Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho menjelaskan septic tank harus disedot secara berkala menggunakan truk vakum untuk mengurangi padatan atau lumpur di dasar tangki.

“Kalau menunggu penuh, posisinya justru malah kita nggak sadar bahwa tangki septiknya sudah mencemari. Karena air akan tetap keluar kecuali kalau misalnya ada gangguan sebelumnya atau kemudian meluber,” kata Endro kepada detikcom, Selasa (19/3/2024).


Selain itu, padatan yang terlalu lama dibiarkan bukan hanya memenuhi tangki tetapi bisa mengganggu mekanisme septic tank yang menggunakan resapan air. Endro menerangkan padatan atau lumpur septic tank yang menumpuk bisa terbawa ke area resapan tangki sehingga menghalangi penyerapan air.

“Jadi itu kenapa kita memperkenalkan ada namanya layanan lumpur tinja terjadwal supaya penyedotannya itu nggak mesti menunggu kalau ada masalah,” imbuhnya.

Di sisi lain, Koordinator Nasional Layanan Sanitasi yang Berketangguhan Iklim dari USAID IUWASH Tangguh, Iman Utomo menyebut waktu yang paling baik untuk menyedot septic tank setiap 2-3 tahun. Ia pun tidak menyarankan menunggu tanda-tanda septic tank penuh, sebab tanda tersebut biasanya tidak muncul.

Sementara, Koordinator Nasional Sanitasi Urban dari USAID IUWASH Tangguh Immanuel Ginting mengungkapkan tanda-tanda yang mungkin saja dapat timbul ketika septic tank penuh.

“Pertama, tangki septiknya itu mulai berbau. Lalu kemudian kalau disiram itu sudah sangat sulit untuk bisa masuk kembali tinjanya. Jadi kalau di rumah disiram sekali biasanya sudah masuk, ini sudah 3-4 kali tidak masuk-masuk, itu salah satu tandanya penuh,” ujar Ginting.

Lalu, ia menyebutkan semakin banyak penghuni rumah, maka ukuran septic tank seharusnya semakin besar. Pasalnya, semakin banyak penghuni rumah dan semakin menggunakan toilet, maka septic tank akan lebih cepat penuh. Oleh karena itu, ukuran septic tank yang tepat juga menunjang agar tangki tidak cepat penuh.

“Makin banyak orang di rumah, maka volumenya akan semakin besar. Tapi rata-rata kalau untuk satu rumah itu biasanya (ukuran septic tank) antara 2 meter kubik sampai 3 meter kubik paling besar,” pungkasnya.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Ngeunah! Ayam Kampung Kremes dan Pepes Ikan Mas di Warung Urang Sunda


Jakarta

Di kawasan Serpong ada warung makan khas Cianjur yang jadi favorit warga sekitar. Menu andalannya ayam kampung goreng kremes, ikan nila goreng, hingga pepes ikan mas yang enak dicocol ke sambal jebleh super pedas!

Makanan Sunda selalu sukses bikin ngiler, terutama disantap saat makan siang ketika sedang lapar-laparnya. Paduan nasi hangat dengan lauk goreng atau bakar akan semakin nikmat dengan lalapan dan sambal yang pedasnya segar.

Sensasi nikmat menyantap makanan khas Sunda ini bisa kamu temukan di Warung Nasi Urang Sunda Khas Cianjur di kawasan Serpong. Lokasi tepatnya di Jalan Raya Serpong Kilometer 7 Nomor 86.


Dari depan, pengunjung bakal langsung disambut jejeran nampan berisi aneka lauk. Ada pilihan aneka pepes, ikan, jeroan, ayam, hingga bebek yang bisa dibakar atau digoreng.

Semuanya bisa diambil sendiri di piring, lalu diserahkan ke pegawai untuk dihitung dan diolah lebih lanjut. Saat mampir waktu makan siang (16/10/2024), terlihat pengunjung terus berdatangan. Banyak dari mereka sepertinya sudah pelanggan tetap karena sudah mengincar lauk-lauk favoritnya.

Nasi, sambal, lalapan, dan kremes sepuasnya

Warung Nasi Urang SundaWarung Nasi Urang Sunda jadi favorit di kawasan Serpong. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Warung Nasi Urang Sunda Khas Cianjur punya keistimewaan untuk pembeli. Pertama, nasi cukup bayar sekali yaitu Rp 8 ribu per orang, tapi bisa tambah sepuasnya.

Untuk sambalnya juga gratis sepuasnya karena sudah tersedia di meja-meja. Pilihan sambalnya ada 3, yaitu sambal jebleh yang jadi favorit, sambal tomat, dan sambal terasi.

Pun lalapan yang identik sebagai pelengkap makanan khas Sunda. Disajikan di keranjang kecil, isinya ada daun selada, poh-pohan, dan daun kemangi. Jika habis, bisa minta lagi ke pegawai.

Uniknya, Warung Nasi Urang Sunda Khas Cianjur juga menyediakan kremesan yang jadi incaran pengunjung. Kremesan ini digoreng fresh setiap saat untuk ditaburkan ke aneka lauk goreng pesanan pembeli.

Gurih nagih! Ikan nila dan ayam kampung goreng

Warung Nasi Urang SundaIkan nila goreng, salah satu menu andalan di Warung Nasi Urang Sunda. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Buat makan siang memuaskan, detikfood mencicipi lauk favorit di sini yaitu Ikan Nila Goreng (Rp 25 ribu). Ukuran per ekor ikannya sedang dan digoreng sampai garing.

Daging ikan nila terasa sedap karena marinasi bumbu yang gurih. Tekstur luarnya renyah dan bagian dalamnya masih lembut. Tak ada aroma atau rasa amis yang tercecap. Pantas jika lauk ini jadi favorit!

Ayam kampung goreng di sini juga layak dicoba. Tersedia potongan paha maupun dada. Harga per potongnya Rp 21 ribu dengan ukuran yang menurut kami sedang.

Mencoba bagian dada, kami suka karena tekstur daging ayam sama sekali tidak keras dan kering. Teksturnya masih lembut saat disobek. Rasa marinasi bumbu kuningnya juga menyerap sampai ke serat-serat daging.

Dimakan bareng kremesan yang renyah dan super gurih pun jadi makin enak. Diakui pegawai kasir bernama Adni, ayam kampung goreng adalah menu favorit sekaligus menu pertama warung Sunda ini.

Dalam sehari mereka bahkan bisa menjual 100 potong ayam kampung.

“Ini (Warung Nasi Urang Sunda Khas Cianjur di Serpong) dari tahun 2018. Awalnya menawarkan ayam kampung goreng,” kata Adni.

Mengenai asal-usul warung makan ini, aslinya memang dari Cianjur. “Pertamanya di Cianjur asli. Kalau tidak salah dari tahun 1996,” kata Adni.

Warung Nasi Urang Sunda Khas Cianjur punya pepes ikan mas dan sambal jebleh super pedas. Baca halaman selanjutnya.

Pepes tahu dan ikan mas yang lembut wangi

Warung Nasi Urang SundaPepes ikan mas (atas) dan pepes tahu (bawah) yang layak dicoba. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Rasanya kurang afdol jika makan di warung Sunda, tapi tidak pesan pepes. Kami mencoba pepes ikan mas (Rp 25 ribu) yang disajikan hangat-hangat karena dibakar dulu setelah dipesan.

Pepes ini mengeluarkan aroma harum berempah yang nikmat ketika pembungkus daun pisangnya dibuka. Potongan ikan mas sudah tidak terlihat jelas karena tertutupi bumbu kuning pepes.

Di permukaannya banyak terdapat kemangi dan irisan cabai merah. Ketika dikorek dengan sendok, daging ikan masnya sudah sangat lunak dan teksturnya amat lembut.

Tercecap aneka rasa rempah yang kompleks, tapi nikmat. Kombinasinya antara harum, gurih, dan agak pedas. Sangat nikmat disantap dengan nasi hangat dan tambahan lalapan.

Di sini juga ada pepes tahu (Rp 6 ribu) yang teksturnya padat, tapi lembut. Pepesnya begitu harum dengan selingan banyak daun kemangi.

Habiskan 100 kg cabai tiap hari buat sambal

Warung Nasi Urang SundaTiga jenis sambal yang tersedia di Warung Nasi Urang Sunda. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Warung Nasi Urang Sunda menawarkan 3 jenis sambal sebagai andalan. Tak heran kalau dalam sehari Adni menuturkan mereka bisa menghabiskan 100 kg cabai rawit!

Sambal Jebleh yang jadi andalan terdiri dari cabai rawit merah dan bawang putih. Adni bilang sambal itu dimasak setengah matang sehingga masih ada sensasi segarnya cabai.

Huahh! Pedasnya sambal ini cukup kuat. Rasa cabai rawitnya tertinggal di mulut lumayan lama sehingga bikin makan semakin semangat.

Kalau tak terlalu suka pedas, bisa coba sambal tomat di sini. Teksturnya lumayan berair dari tomat. Sedangkan sambal terasi juga tak terlalu pedas, tapi ada aroma dan rasa khas terasi yang cukup kuat.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Ternyata Ini Tempat Tinggal Jin di Rumah Manusia


Jakarta

Jin adalah makhluk gaib ciptaan oleh Allah SWT yang hidup berdampingan dengan manusia. Layaknya manusia, jin juga membutuhkan tempat tinggal dan berlindung, sehingga tak jarang menetap di rumah manusia.

Mengutip dari buku Mengintip Alam Gaib oleh Aep Saepulloh Darusmanwiati, jin sebenarnya takut kepada manusia. Oleh karena itu, manusia tidak perlu takut dengan jin, terlebih mereka juga makhluk Allah yang tidak kasat mata dan hidup di alamnya sendiri.

Lantas di mana tempat tinggal jin di rumah manusia? Berikut ini lokasi yang biasa menjadi hunian bagi jin.


Atap Rumah

Jin muslim yang beriman biasa menghuni tempat tinggal orang-orang beriman, terutama di atap rumahnya. Sebagaimana disebutkan dalam Fath al-Bari, Ibnu Hajar mengutip riwayat Ibnu Abu Dunya yang berarti:

“Tidak ada satu pun rumah orang muslim kecuali di atap rumahnya terdapat jin muslim. Apabila mereka menghidangkan makanan pagi, jin itu pun ikut makan bersama mereka. Apabila makan sore dihidangkan, jin itu juga ikut makan bersama mereka. Tapi, Allah menjaga orang-orang muslim itu dari gangguan jin tersebut.”

Lubang

Selain itu, makhluk golongan jin juga tinggal di dalam lubang. Adapun lubang-lubang yang ditemukan di sekitar rumah antara lain got, lubang pembuang air cuci piring, dan lubang saluran air lainnya. Hal ini dijelaskan dalam HR Abu Dawud, Nasa’i, dan Ahmad dari Abdullah ibn Sarjas yang berbunyi:

“Jangan sampai ada yang kencing di lubang,” Orang-orang bertanya kepada Qatadah, “Mengapa tidak boleh kencing di lubang?” Qatadah menjawab, “Rasulullah pernah mengatakan, sebab lubang adalah tempat tinggal golongan jin.”

Kamar Mandi

Lebih dari itu, jin kafir tinggal di tempat-tempat yang kotor seperti tempat sampah dan kamar mandi. Oleh karenanya, Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk berdoa ketika hendak masuk kamar mandi.

“Toilet-toilet adalah hunian jin. Oleh karena itu, jika di antara kalian ada yang ingin masuk, bacalah doa: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan jin laki-laki dan jin perempuan.” (HR Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad dari Zaid ibn Arqam).

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Di Tempat Ini Ada 50 Jenis Lauk dan Bonus Sayur Asem Gratis


Jakarta

Mau makan kenyang dan puas? Coba mampir ke warung Sunda di Cipondoh, Tangerang ini. Ada menu sayur asem gratis sepuasnya. Ada juga kepala kakap kuah nanas yang menyegarkan!

Melintas di kawasan Cipondoh, kamu bisa menemukan beberapa rumah makan dan restoran Sunda yang menarik dicoba. Salah satu yang menarik perhatian adalah Warung Sunda Bumi Sadayana.

Di bagian depannya tertulis ‘Gratis Sambel Bawang, Sambel Hejo, Lalapan’ untuk pengunjung. Selain itu, tempat bersantapnya luas dan nyaman dengan gubukan saung di sisi kanan serta lesehan di sisi kiri.


Mengenai menu, pengunjung bisa memilih lebih dari 50 jenis lauk yang tersedia. Lauk-lauk ini disusun di nampan beralaskan daun pisang. Ada olahan ayam kampung, bebek, ikan nila, ikan mas, ikan gurame, aneka pepes, hingga aneka sate.

Tak ketinggalan menu-menu khas Sunda, seperti aneka pepes karedok, aneka tumisan, jengkol, dan sambal. Harga menunya relatif terjangkau, mulai dari Rp 6 ribu.

Gratis sayur asem setiap hari

Kepala Kakap Kuah Nanas dan Sayur Asem Gratis Sepuasnya Ada di SiniWarung Sunda Bumi Sadayana menawarkan sayur asem gratis setiap hari. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Warung Sunda Bumi Sadayana beroperasi sejak 2023 di Jl. KH. Hasyim Ashari, Cipondoh. Menurut penuturan kasir, awalnya rumah makan ini berdiri di Pamulang.

Warung Sunda Bumi Sadayana lalu berkembang dengan cabang di Sawangan dan Bandung. Kini banyak orang merekomendasikannya di media sosial sebagai rumah makan Sunda yang banyak gratisannya.

Mereka menggratiskan sayur asem setiap hari seumur hidup untuk pengunjung. Bahkan ada pojok khusus untuk panci besar berisi sayur asem.

Pengunjung bisa mengambil sendiri sayur asem di mangkuk kecil yang sudah disediakan. Isian sayur asemnya ada potongan jagung manis, labu siam, dan nangka muda.

Kuah sayur asemnya berwarna merah oranye dengan tekstur agak encer. Rasanya dominan manis ketimbang asam. Untuk isian sayur asemnya terasa fresh dan empuk ketika digigit.

Kepala kakap kuah nanas yang menyegarkan

Kepala Kakap Kuah Nanas dan Sayur Asem Gratis Sepuasnya Ada di SiniKepala Kakap Kuah Nanas dan Sayur Asem Gratis Sepuasnya Ada di Sini Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Dari deretan lauk dan pelengkap yang tersedia, detikfood (16/10/2024) tertarik mencicipi menu favorit. Berupa Kepala Kakap Kuah Nanas (Rp 65 ribu) yang tampilannya mencuri perhatian.

Pegawai menuturkan, meski kuahnya kental, tapi tidak dibuat dengan santan. Potongan kepala kakap berukuran besar ini ‘terendam’ dalam kuah kuning terang bersama irisan cabai rawit dan kacang panjang.

Ukuran kepala kakapnya besar dengan daging-daging lembut masih menempel di sekitar pipi. Daging ini pun mudah dilepaskan dengan sendok.

Untuk kuah nanasnya terasa asam menyegarkan. Rasa asam khas nanasnya terasa ringan di mulut sehingga enak diseruput berkali-kali. Hanya saja menurut kami masih tercium aroma ikan yang kuat pada sajian ini.

Makan makin nikmat dengan empal gepuk hingga jengkol balado. Baca halaman selanjutnya.

Empal gepuk dan paru goreng yang manis gurih

Kepala Kakap Kuah Nanas dan Sayur Asem Gratis Sepuasnya Ada di SiniEmpal gepuk dan paru goreng (kiri bawah) disajikan dengan kremesan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Agar makan siang makin nikmat, kami pesan Empal Gepuk (Rp 22 ribu) dan Paru Goreng (Rp 20 ribu). Juga bakwan jagung (Rp 7 ribu) sebagai pelengkap.

Lauk-lauk ini kembali digoreng usai dipesan sehingga tersaji hangat-hangat. Disajikan dengan kremesan kuning terang yang teksturnya cenderung lembut dan gurih, bukan tipe kremesan yang garing.

Cita rasa empal gepuk terasa manis gurih dengan serat-serat daging yang mudah dipisahkan. Sementara paru gorengnya masih menyisakan tekstur kenyal yang nikmat. Enak dimakan dengan nasi hangat.

Oh ya, Warung Sunda Bumi Sadayana juga menawarkan Jengkol Balado (Rp 15 ribu) bagi penggemar berat jengkol. Seporsinya berisi sekitar 10 keping jengkol dengan balutan bumbu balado cukup royal.

Jengkolnya empuk dan legit tanpa aroma jengkol yang kuat. Sedangkan balutan bumbu baladonya pedas segar, tapi bukan tipe pedas yang kuat.

Sambal hejo yang jadi primadona

Kepala Kakap Kuah Nanas dan Sayur Asem Gratis Sepuasnya Ada di SiniSambal hejo yang pedas menyegarkan untuk pendamping lauk Sunda. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Warung Sunda Bumi Sadayana juga punya keunikan lain. Di sini tersaji sambal hejo yang jarang ditemukan di warung dan rumah makan Sunda lainnya.

Sambal hejonya punya tekstur halus dengan genangan minyak yang cukup banyak. Rasa pedasnya tak terlalu kuat, lebih seperti menyegarkan. Cocok untuk mereka yang tak terlalu kuat rasa pedas.

Namun, tenang saja, Warung Sunda Bumi Sadayana tetap menyajikan sambal bawang yang rasa pedasnya terkenal kuat. Lalu ada sambal terasi dengan aroma dan rasa terasi yang lembut. Dua jenis sambal ini disajikan di cobek dan bisa diambil sepuasnya oleh pengunjung. Raos pisan!

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

6 Alasan untuk Tidak Menanam Pohon Besar Dekat Rumah


Jakarta

Beberapa orang memilih menanam pohon besar di dekat rumah untuk menciptakan suasana yang asri dan menyejukkan.

Akan tetapi, perlu diketahui juga beberapa hal yang mesti dipertimbangkan ketika hendak menanam pohon besar di dekat rumah.

Alasan agar Tidak Menanam Pohon Besar di Dekat Rumah

Berikut adalah 6 alasan untuk tidak menanam pohon besar di dekat rumah.


Setiap pohon besar tentunya akan menggugurkan daunnya dan menggantinya dengan yang baru.

Ini menjadi masalah ketika pohon tersebut sangat dekat dengan rumahmu. Daun-daun yang terlalu banyak menumpuk selain akan mengotori halaman rumah, juga bisa merusak eksterior rumah, dan menghambat saluran air.

2. Resiko Kerusakan Akibat Ranting atau Pohon yang Jatuh

Dalam beberapa kasus yang parah, ranting, cabang-cabang pohon besar, atau pohon sekalipun bisa jatuh atau tumbang dan menghancurkan rumah di sekitarnya.

Terlebih lagi, kasus pohon roboh seperti ini riskan terjadi saat musim hujan atau ketika terjadi badai yang besar.

3. Akar Kuat yang Merusak

Sebagian pohon besar tentunya memiliki akar tunggang yang sangat kuat dan terus bertumbuh.

Akar yang kuat tersebut terus bertumbuh mencari nutrisi dan air guna pertumbuhan pohon.

Kemudian yang menjadi masalah adalah ketika pertumbuhan akar tersebut tidak bisa dikontrol dan merusak apapun yang ada di sekitarnya termasuk rumah.

Tak jarang juga jika kita melihat rumah kosong yang sudah lama tidak ditinggali rusak karena akar pohon yang terus merambat. Seperti itulah gambaran ketika akar tunggang yang kuat perlahan menghancurkan rumah.

4. Resiko Serangan Hama seperti Rayap dan Tawon

Pohon tentunya memberikan ekosistem kehidupan bagi hewan dan makhluk hidup di sekitarnya termasuk hama yang bisa saja sangat mengganggu.

Dilansir dari Treescape Online, kehidupan hama seperti tawon, rayap, dan lainnya tentu saja membuat rumah kurang nyaman untuk ditinggali.

5. Mempengaruhi Tingkat Kelembaban Tanah

Pohon dapat mempengaruhi kelembaban tanah karena dia memerlukan air dalam tanah untuk tetap hidup.

Kemudian yang menjadi masalah adalah hal tersebut bisa membuat keretakan atau pergeseran pada rumah karena tanah yang menyusut atau membesar akibat dari fluktuasi kelembaban tanah.

Kasus seperti ini memang lebih susah terdeteksi, akan tetapi hal ini juga perlu dipertimbangkan ketika ada pohon besar di dekat rumah.

Jika pohon terlalu dekat dengan rumah, itu bisa saja menahan kelembaban dan mendorong tumbuhnya jamur dan pembusukan. Hati-hati karena jika hal ini dibiarkan bisa saja merusak rumah.

Bagaimana Jika Tetap Ingin Menanam Pohon di Sekitar Rumah?

Nah bagi kamu yang ingin tetap menanam pohon di sekitar rumah, tenang saja terdapat jarak aman untuk menanam pohon di dekat rumah.

  • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon 8 meter sampai 15 meter jarak minimal 4-6 meter
  • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter

Itu pun juga perlu diperhatikan dan dirawat supaya bahaya-bahaya seperti yang disebutkan di atas dapat diminimalisir.

Nah, itu dia sedikit ulasan mengenai alasan mengapa kamu perlu mempertimbangkan penanaman pohon besar dekat rumah.

(inf/inf)



Sumber : www.detik.com

Kenyal Mulur! Bakmi Hong Kong Viral yang Dijajakan Pakai Bajaj Kuning


Jakarta

Bukan di gerobak, bakmi ini ditawarkan menggunakan bajaj berwarna kuning. Menunya bakmi Hong Kong dengan topping ayam panggang yang spesial.

Mie ayam atau bakmi selalu menjadi makanan favorit sejuta umat. Tak heran jika penjual bakmi menjamur, bahkan hampir di sudut jalan. Biasanya bakmi ditawarkan menggunakan gerobak.

Namun, berbeda dengan gerai bakmi ini yang menggunakan bajaj untuk menjajakan dagangannya. Warnanya yang kuning mentereng membuat penasaran banyak orang hingga viral di media sosial.


Gerai tersebut bernama Bakmi Tiga Roda yang merupakan spesialis bakmi Hong Kong. Belakangan ini, bakmi bajaj tersebut mangkal di Jalan Prapanca, tepatnya di Nemare Pulo Kafe.

Berikut fakta menarik seputar Bakmi Tiga Roda

1. Kolaborasi ahli gizi dan chef

Bakmi Tiga RodaBakmi Tiga Roda merupakan spesialis bakmi Hong Kong. Foto: detikcom/Riska Fitria

Satria Dinata selaku pemilik Bakmi Tiga Roda mengatakan bahwa usaha bakmi ini dijalani bersama rekannya yang bernama Ade Kurniawan. Satria sendiri merupakan seorang ahli gizi.

Sementara Ade Kurniawan merupakan chef on board di salah satu maskapai BUMN untuk first dan business class. “Jadi kita ini kolaborasi lah untuk sama-sama mengontrol kualitas,” tutur Satria saat ditemui detikFood (17/10/24).

Namun, sebelum ini, Satria sendiri sudah pernah menjalani bisnis bakmi hingga memiliki tiga cabang. Namun kini, ia hanya berfokus pada usaha Bakmi Tiga Roda yang baru berjalan 2 bulan.

2. Terinspirasi dari Netflix

Bakmi Tiga RodaBakmi Tiga Roda menggunakan bajaj terinspirasi dari film di Netflix. Foto: detikcom/Riska Fitria

Berbeda dari yang lain, gerai bakmi ini menggunakan bajaj yaitu kendaraan dengan tiga roda. Bajajnya berwarna kuning cerah. Satria mengatakan bahwa ide tersebut terinspirasi dari film di Netflix.

“Ini terinspirasi dari Netflix, dan sebenarnya memang impian juga sih pengen punya food truck di pinggir jalan terus diantre orang, dan saya sendiri tertarik di dunia Food and Beverages (F&B),” tutur Satria.

Bakmi Tiga Roda ini sewaktu-waktu dapat berpindah tempat. Untuk saat ini, dapat ditemui di Jalan Prapanca berkolaborasi dengan kafe Nemare Pulo.

Menu yang ditawarkan di Bakmi Tiga Roda ada di halaman selanjutnya.

3. Bakmi Hong Kong jadi andalan

Bakmi Tiga RodaBakmi Hong Kong Full Service seharga Rp 43.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

Tak hanya konsepnya yang unik, racikan bakmi di sini juga punya gaya berbeda. Bakmi Tiga Roda menawarkan bakmi Hong Kong dengan dua jenis mie, ada mie karet dan mie keriting.

Salah satu menu yang bisa kamu pesan Bakmi Hong Kong Full Service seharga Rp 43.000. Ini merupakan varian dengan topping terlengkap. Mulai dari ayam panggang, ayam cincang, jamur, kerupuk pangsit, bakso, dan pangsit rebus.

Kami memilih jenis mie karet yang tebal dan kenyal teksturnya. Aroma bawang putih tercium kuat ketika bakminya diaduk. Varian ini rasanya cenderung manis dari campuran jamur merang dan ayam cincang kecap.

4. Pakai topping ayam panggang

Bakmi Tiga RodaBakmi disajikan dengan topping ayam panggang. Foto: detikcom/Riska Fitria

Topping bakmi di sini juga jadi daya tarik. Alih-alih menggunakan ayam rebus, bakmi di sini justru disajikan dengan ayam panggang yang dibuat dengan resep keluarga.

“Ayam panggang ini termasuk makanan favorit saya dari kecil sampai sekarang. Sering buat juga buat dimakan sendiri, jadi kepikiran buat jadi topping bakmi di sini,” tutur Satria.

Ayam panggang disajikan tanpa tulang dan dengan potongan yang terbilang besar. Ada aroma smoky yang khas dan teksturnya empuk. Rasanya yang gurih menyeimbangkan rasa manis dan bakminya.

5. Varian chili oil

Bakmi Tiga RodaBakmi Tiga Roda menawarkan varian chili oil. Foto: detikcom/Riska Fitria

Bagi pencinta pedas, tersedia varian Bakmi Chili Oil seharga Rp 20.000. Bakmi varian ini hanya disajikan dengan topping ayam cincang dan kerupuk pangsit.

Mienya diracik dengan bumbu bawang putih yang gurih, tetapi dominan pedas karena jumlah chili oil-nya banyak. Rasa pedasnya sukses membuat keringat dan memberikan sensasi menyengat.

Sebagai pelengkap, Bakmi Tiga Roda ini juga menawarkan menu pendamping, seperti Pangsit Chili Oil seharga Rp 15.000.

Bakmi Tiga RodaMenu pangsit rebus chili oil. Foto: detikcom/Riska Fitria

Ini merupakan pangsit rebus yang diracik dengan chili oil. Tekstur pangsitnya lembut dengan isian daging ayam dan udang cincang yang padat.

Bakmi Tiga Roda buka setiap hari Rabu – Senin (Selasa tutup) mulai dari pukul 11.00-22.00. Selain mangkal di Jalan Prapanca, Bakmi Tiga Roda juga membuka paket katering untuk acara-acara tertentu.

(raf/adr)



Sumber : food.detik.com