Category Archives: Beasiswa

104 PTN Beasiswa Unggulan 2024, Cek Sebelum Daftar



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 dibuka untuk mahasiswa S1, S2, dan S3 mulai 1-4 Juli 2024. Mahasiswa yang telah diterima di perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan 2024 dapat mendaftar.

Beasiswa pemerintah ini mensyaratkan mahasiswa pendaftar memiliki surat penerimaan, keterangan lulus, atau letter of acceptance (LoA) unconditional (surat penerimaan tanpa syarat) dari kampus tujuan. Mahasiswa yang sudah memulai perkuliahan juga bisa mendaftar Beasiswa Unggulan 2024, dengan syarat maksimal sedang berada di semester 3.

Kampus dengan Mahasiswa Beasiswa Unggulan Terbanyak

Di awal tahun 2024, mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan sebanyak 4.259 orang. Para mahasiswa tersebar di 94 PTN dan 166 PTS se-Indonesia.


Berikut sepuluh perguruan tinggi yang paling banyak dipilih mahasiswa Beasiswa Unggulan seperti dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024:

  1. Universitas Gadjah Mada: 352 mahasiswa
  2. Universitas Indonesia: 306 mahasiswa
  3. Universitas Hasanuddin: 225 mahasiswa
  4. Universitas Brawijaya: 169 mahasiswa
  5. Institut Teknologi Bandung: 166 mahasiswa
  6. Universitas Negeri Makassar: 163 orang
  7. Universitas Negeri Yogyakarta: 162 mahasiswa
  8. Institut Pertanian Bogor: 147 mahasiswa
  9. Universitas Diponegoro: 139 mahasiswa
  10. Universitas Airlangga: 123 mahasiswa

Daftar PTN Beasiswa Unggulan 2024

Dikutip dari dokumen Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Unggulan 2024 yang diunggah di laman resmi beasiswa, berikut daftar perguruan tinggi negeri (PTN) asal mahasiswa yang bisa mendaftar:

  1. Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
  2. Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Jawa Barat
  3. Institut Seni Indonesia Denpasar, Bali
  4. Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Sumatera Barat
  5. Institut Seni Indonesia Surakarta, Jawa Tengah
  6. Institut Seni Indonesia Yogyakarta, DI Yogyakarta
  7. Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat
  8. Institut Teknologi Kalimantan, Kalimantan Timur
  9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jawa Timur
  10. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Jawa Timur
  11. Politeknik Manufaktur Bandung, Jawa Barat
  12. Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Jawa Tengah
  13. Politeknik Negeri Ambon, Maluku
  14. Politeknik Negeri Bali, Bali
  15. Politeknik Negeri Bandung, Jawa Barat
  16. Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan
  17. Politeknik Negeri Banyuwangi, Jawa Timur
  18. Politeknik Negeri Batam, Kepulauan Riau
  19. Politeknik Negeri Bengkalis, Riau
  20. Politeknik Negeri Jakarta, Jawa Barat
  21. Politeknik Negeri Jember, Jawa Timur
  22. Politeknik Negeri Lampung, Lampung
  23. Politeknik Negeri Lhokseumawe , Aceh
  24. Politeknik Negeri Madiun, Jawa Timur
  25. Politeknik Negeri Madura, Jawa Timur
  26. Politeknik Negeri Malang, Jawa Timur
  27. Politeknik Negeri Manado, Sulawesi Utara
  28. Politeknik Negeri Medan, Sumatera Utara
  29. Politeknik Negeri Media Kreatif, DKI Jakarta
  30. Politeknik Negeri Nusa Utara, Sulawesi Utara
  31. Politeknik Negeri Padang, Sumatera Barat
  32. Politeknik Negeri Pontianak, Kalimantan Barat
  33. Politeknik Negeri Samarinda, Kalimantan Timur
  34. Politeknik Negeri Sambas, Kalimantan Barat
  35. Politeknik Negeri Semarang, Jawa Tengah
  36. Politeknik Negeri Sriwijaya, Sumatera Selatan
  37. Politeknik Negeri Tanah Laut, Kalimantan Selatan
  38. Politeknik Negeri Ujung Pandang, Sulawesi Selatan
  39. Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku
  40. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Jawa Timur
  41. Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur
  42. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan
  43. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat
  44. Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Kalimantan Timur
  45. Universitas Airlangga, Jawa Timur
  46. Universitas Andalas, Sumatera Barat
  47. Universitas Bangka Belitung, Bangka Belitung
  48. Universitas Bengkulu, Bengkulu
  49. Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara
  50. Universitas Brawijaya, Jawa Timur
  51. Universitas Cenderawasih, Papua
  52. Universitas Diponegoro, Jawa Tengah
  53. Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta
  54. Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara
  55. Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan
  56. Universitas Indonesia, Jakarta-Jawa Barat
  57. Universitas Jambi, Jambi
  58. Universitas Jember, Jawa Timur
  59. Universitas Jenderal Soedirman, Jawa Tengah
  60. Universitas Khairun, Maluku Utara
  61. Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan
  62. Universitas Lampung, Lampung
  63. Universitas Malikussaleh, Aceh
  64. Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Kepulauan Riau
  65. Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat
  66. Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur
  67. Universitas Musamus Merauke, Papua
  68. Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo
  69. Universitas Negeri Jakarta, Jakarta
  70. Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan
  71. Universitas Negeri Malang, Jawa Timur
  72. Universitas Negeri Manado Sulawesi Utara
  73. Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara
  74. Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat
  75. Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah
  76. Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur
  77. Universitas Negeri Yogyakarta, DI Yogyakarta
  78. Universitas Nusa Cendana, Nusa Tenggara Timur
  79. Universitas Padjadjaran, Jawa Barat
  80. Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah
  81. Universitas Papua, Papua Barat
  82. Universitas Pattimura, Maluku
  83. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta
  84. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Jawa Timur
  85. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, DI Yogyakarta
  86. Universitas Pendidikan Ganesha, Bali
  87. Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat
  88. Universitas Riau, Riau
  89. Universitas Sam Ratulangi, Sulawesi Utara
  90. Universitas Samudra, Aceh
  91. Universitas Sebelas Maret, Jawa Tengah
  92. Universitas Siliwangi, Jawa Barat
  93. Universitas Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat
  94. Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan
  95. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten
  96. Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara
  97. Universitas Syiah Kuala, Aceh
  98. Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah
  99. Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat
  100. Universitas Terbuka Prov. Banten
  101. Universitas Teuku Umar, Aceh
  102. Universitas Tidar, Jawa Tengah
  103. Universitas Trunojoyo, Jawa Timur
  104. Universitas Udayana, Bali

Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Unggulan 2024 dapat diakses di https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Hasil Tracer Study Alumni KIP Kuliah 2023, Ada yang Dapat Gaji 2 Digit



Jakarta

Hasil tracer study alumni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2023 menunjukkan para alumni memperoleh pekerjaan yang mapan. Sejumlah alumni di antaranya berhasil mendapat gaji 2 digit.

Program Bidikmisi merupakan bantuan beasiswa dari pemerintah yang digagas sejak 2010. Berubah menjadi KIP Kuliah tahun 2020 dan disempurnakan menjadi KIP Kuliah Merdeka tahun 2021, bantuan ini ditujukan bagi siswa berprestasi dari latar belakang ekonomi kurang untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Menelusuri Gaji Alumni KIP Kuliah

Tracer study KIP Kuliah 2023 dihimpun dari jawaban kuesioner 20.706 alumni. Sebanyak 6.348 orang merupakan alumni yang masuk kuliah mulai 2018, 1.427 orang mulai 2019, dan sisanya merupakan mahasiswa penerima Bidikmisi 2013 sampai 2017.


Berdasarkan data Kemendikbudristek, total jumlah penerima bantuan pendidikan Bidikmisi atau KIP Kuliah sejak 2010-2024 sekitar 1.052.445 orang. Alumni yang lulus sekitar 440.000 orang, sedangkan 13.000-15.000 lainnya putus kuliah atau drop out.

Dari 440.000 orang alumni KIP Kuliah yang lulus, 125.000 orang yang keberadaannya terdeteksi melalui sistem. Sebanyak 3 ribuan alumni lainnya terdata Permadani Diksi KIP-K Nasional.

Per 30 September 2023, sebanyak 20.706 alumni merespons kuesioner tracer study yang disebar ke sekitar 128.000 alumni KIP Kuliah yang terdeteksi.

Menurut hasil Tracer Study alumni KIP Kuliah 2023 yang dilaporkan dalam laman Puslapdik Kemendikbud, para alumni partisipan mampu memberikan bantuan pada keluarga. Sebab, mereka berhasil memperoleh pekerjaan dengan rentang waktu relatif tidak lama setelah lulus.

Sebanyak 39 persen di antaranya mendapat pekerjaan pertama kurang dari 3 bulan setelah lulus. Sebanyak 32 persen lainnya memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari satu bulan setelah lulus. Sedangkan 16 persen di antaranya memperoleh pekerjaan di atas 6 bulan setelah lulus.

Besaran Gaji Alumni KIP Kuliah 2023

Hasil tracer study menunjukkan 73 persen dari partisipan alumni KIP Kuliah memperoleh gaji pertama di bawah Rp 3 juta rupiah. Sebanyak 20 persen lainnya pada kisaran Rp 3-5 juta.

Sementara itu, 6 persen alumni mendapat Rp 5-10 juta rupiah pada gaji pertama. Sedangkan 1 persen alumni KIP Kuliah memperoleh gaji pada pekerjaan pertama di atas Rp 10 juta.

Seiring lama masa kerja, beberapa alumni KIP Kuliah mengalami peningkatan gaji. Alumni dengan gaji di bawah Rp 3 juta rupiah menurun dari 73 persen ke 65 persen.

Sementara itu, yang bergaji di kisaran Rp 3-5 juta meningkat menjadi 22 persen, dan kisaran Rp 5-10 juta juga meningkat menjadi 10 persen. Alumni yang memperoleh gaji di atas Rp 10 juta rupiah meningkat menjadi 2 persen.

Pekerjaan Alumni KIP Kuliah

Perolehan gaji juga tergantung pada jenis pekerjaan yang ditekuni alumni KIP Kuliah. Sebanyak 46 persen alumni partisipan memilih pekerjaan di perusahaan swasta.

Sementara itu, 15 persen alumni KIP Kuliah bekerja di instansi pemerintahan, baik sebagai ASN, personel TNI, maupun anggota kepolisian. Sebagian kecil lainnya masuk ke BUMN dan BUMD, LSM, dan wirausaha.

Selain itu, sebanyak 5 persen melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, seperti S2 atau pendidikan profesi. Sedangkan 23 persen alumni KIP Kuliah juga terjun ke bidang kemasyarakatan, menekuni aktivitas sosial yang produktif.

Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Berdasarkan hasil Tracer Study 2023 pada 20.706 alumni partisipan, program KIP Kuliah dinilai bantu memotong mata rantai kemiskinan keluarga . Sebanyak 96 persen alumni mampu membantu ekonomi keluarga setelah lulus kuliah dan memperoleh pekerjaan.

Dari jumlah itu, sebanyak 45 persen alumni KIP Kuliah mampu memberikan uang bulanan tetap pada keluarganya. Sementara itu, 40 persen alumni mampu memberikan bantuan tidak tetap, dan 10 persen alumni membantu membiayai pendidikan saudaranya.

(twu/twu)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Pendaftaran LPDP 2024 Gelombang 2 Dibuka hingga 18 Juli, Ini Tips agar Lolos Seleksi!



Jakarta

Beasiswa LPDP 2024 Gelombang 2 sudah dibuka pendaftarannya sejak 19 Juni 2024. Bagi detikers yang akan mendaftar, harus tahu dulu nih strategi agar bisa lolos.

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) lewat acara Sosialisasi Beasiswa LPDP Batch 2 mengundang Senior Executive Secretary di LPDP Kementerian Keuangan RI, Tri Susilo beserta beberapa penerima beasiswa LPDP untuk memberikan tips dan trik kepada para pelamar.

“Kami di sini memfasilitasi mahasiswa calon penerima LPDP, hal ini semata-mata untuk membantu agar teman-teman bisa mengetahui kebijakan dan tips dan trik untuk lolos beasiswa LPDP,” kata Fajar selaku Pembina LPDP Unesa, dikutip dari laman kampusnya, Minggu (23/6/2024).


Lantas bagaimana tips dan trik supaya bisa lolos? Simak selengkapnya yuk!

Tips dan Trik Lolos Seleksi Beasiswa LPDP

1. Cari Tahu Informasi Soal LPDP

Hal pertama yang harus diketahui oleh pelamar adalah apa itu beasiswa LPDP? Setelah itu, kenali juga jenis-jenis beasiswa LPDP hingga rank eligible-nya.

“Pertama mengenali apa itu LPDP, harus tahu jenis beasiswanya, harus tahu ranking eligiblenya, harus pahami banyak sekali orang di luar sana yang berjuang lebih keras daripada diri kalian sendiri, jadi 88 orang mengapresiasi diri kalian sendiri dan memastikan kepada diri sendiri bahwa perjuangan kita lebih keras daripada mereka,” kata Tri.

Selain itu, pelamar harus mengetahui detail syarat sesuai jenis beasiswa yang dipilih. Adapun informasi lengkap syarat-syaratnya bisa dilihat di laman LPDP resmi.

2. Perhatikan Jadwal Pendaftaran

Tri juga melihat banyak kasus pelamar yang tertinggal waktu pendaftaran. Oleh karena itu ia mengimbau pelamar beasiswa untuk mencatat tanggal daftar hingga pengumumannya.

“Jangan mendaftar di hari yang mepet deadline, takutnya nanti ada berkas yang kurang tapi pendaftarannya sudah ditutup,” katanya.

Adapun jadwal pendaftaran beasiswa LPDP Tahun 2024 Gelombang 2 dibuka mulai 19 Juni hingga 18 Juli 2024.

3. Manajemen Waktu Tes-Wawancara

Hal yang tak kalah penting untuk keberhasilan tembus beasiswa LPDP lain menurut Tri adalah kemampuan manajemen waktu. Terlebih pada saat mengunggah berkas hingga tes skolastik dan wawancara.

“Pas administrasi kalau kamu nggak punya time management yang bagus, kamu akan salah, kamu harus selalu berpikir kapan akan melakukan sesuatu seperti kapan upload essay ataupun upload berkas-berkas yang lain,” kata Tri.

Peserta juga diajak untuk lebih giat dalam berlatih soal. Menurutnya, belajar menjadi penting agar dapat mengenali jenis materi yang kira-kira akan keluar.

“Pas tes skolastik jangan terlalu sombong merasa bisa segalanya, kamu harus belajar belajar, belajar, berlatih, berlatih, berlatih simulasi. Orang yang merasa pintar dan tidak belajar dan lemah berlatih maka akan tidak berhasil,” ucapnya.

“Pas interview persiapkan dengan matang apa yang sudah kamu pelajari, jangan nervous, jadilah diri kamu sendiri,” tambahnya.

4. Jelaskan Latar Belakang Diri Secara Detail

Dari sudut pandang awardee yang pernah menerima beasiswa ini, Fauzan Atsari megingatkan kepada pelamar agar fokus saat diwawancara. Pelamar harus bisa mendeskripsikan diri hingga rencana penelitian jika diterima.

“Pertanyaan di wawancara itu tergantung seleksi berkas, pewawancara cenderung menanyakan tentang penelitian yang akan difokuskan. Akan tetapi, pewawancara juga bisa menanyakan hal lain,” ujarnya.

“Saat wawancara, latar belakang diri akan digali lebih dalam dari CV yang telah disubmit, jadi pastikan dirimu untuk mempersiapkan diri dengan baik dan jangan melenceng dari CV yang sudah disubmit,” lanjutnya.

Demikian tips agar lolos seleksi beasiswa LPDP 2024. Semoga bermanfaat ya.

(cyu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

5 Beasiswa buat Mahasiswa Baru, Peserta Lolos SNBT Pantau Yuk!



Jakarta

Sejumlah program beasiswa diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang sudah dinyatakan diterima di perguruan tinggi. Peserta UTBK SNBT, SNBP, maupun jalur seleksi masuk kampus lainnya bisa memanfaatkan kesempatan ini.

Beberapa beasiswa juga menyediakan kesempatan magang, pertukaran pelajar, hingga dana bantuan penelitian skripsi. Berikut informasinya seperti dirangkum detikEdu dari laman resmi masing-masing.

Beasiswa S1, D3, dan D4

Beasiswa GrabScholar S1

Beasiswa GrabScholar jenjang S1 diperuntukkan bagi masyarakat umum dan anak mitra Grab yang sudah diterima di perguruan tinggi untuk tahun ajaran 2024/2025. Pendaftar disyaratkan memiliki rata-rata nilai rapor minimal 8,5.


Beasiswa dari Grab ini juga tersedia di jenjang SD-SMA. Penerima beasiswa akan mendapat dukungan biaya pendidikan selama 2 semester dan tunjangan hidup dalam 2 tahap, yaitu pada November 2024 dan Mei 2025. Pendaftaran Beasiswa GrabScholar bisa dilakukan daring hingga 30 Juni 2024 di https://benihbaik.com/beasiswa-grab.

Beasiswa Teladan

Beasiswa Kepemimpinan Teladan diperuntukkan bagi mahasiswa semester pertama di sepuluh perguruan tinggi mitra Teladan yang berprestasi, memiliki pengalaman organisasi, serta menunjukkan potensi kepemimpinan.

Berdasarkan penerimaan tahun lalu, pendaftaran Beasiswa Teladan dibuka pada tengah Agustus hingga akhir Oktober di https://tanotofoundation.org. Komponen beasiswa ini meliputi biaya kuliah penuh dari Tanoto Foundation, tunjangan hidup bulanan, hingga dukungan pengembangan kepemimpinan.

Penerima beasiswa ini juga berkesempatan mendapat dukungan keuangan tambahan jika mengikuti kompetisi, konferensi, serta sertifikasi pengembangan kompetisi sebagai persiapan karier, baik di dalam dan luar negeri. Kesempatan magang di Tanoto Foundation atau mitra industri hingga pertukaran juga dibuka bagi penerima beasiswa atau Tanoto Scholars.

JFLS

Beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS) ini diperuntukkan bagi warga Jawa Barat yang diterima di perguruan tinggi mitra JFLS, dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) dan KTP. Bagi pendaftar beasiswa JFLS jenjang D3, D4, atau S1, batas usia maksimal 25 tahun.

Pendaftaran Beasiswa JFLS sedang dibuka sampai 20 Juli 2024 di https://beasiswa-jfl.jabarprof.go.id. Beasiswa Pemerintah Jawa Barat ini juga dibuka di jenjang pascasarjana. Dana beasiswa dapat digunakan penerima beasiswa untuk biaya kuliah, buku, dan kebutuhan prioritas penunjang kuliah lainnya.

Beasiswa Unggulan

Beasiswa Pemerintah RI jenjang S1, S2, dan S3 ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa dan mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi, terutama dalam negeri. Penerimaan calon mahasiswa di kampus dibuktikan dengan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional atau surat penerimaan tanpa syarat.

Berdasarkan penerimaan tahun lalu, Beasiswa Unggulan dibuka sekitar bulan Agustus, seperti dikutip dari laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek. Pantau Beasiswa Unggulan di https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id.

Beasiswa Indonesia Bangkit

Beasiswa Indonesia Bangkit jenjang S1 diperuntukan bagi lulusan MA, MAK, PDF, Pendidikan Mu’adalah, dan pendidikan kesetaraan pada Pesantren Salafiyah/SMA/SMK pada pondok pesantren dan sederajat.

Berdasarkan penerimaan tahun lalu, beasiswa Pemerintah RI lewat Kementerian Agama (Kemenag) ini dibuka pada Juni-Juli. Beasiswa ini meliputi biaya pendaftaran, biaya kuliah, bantuan penelitian skripsi, biaya transportasi, asuransi kesehatan, hingga biaya hidup bulanan. Beasiswa ini juga tersedia di jenjang S2 dan S3, serta pada program nongelar. Pantau informasinya di link Beasiswa Indonesia Bangkit https://beasiswa.kemenag.go.id.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

4 Afirmasi di Beasiswa LPDP Tahap 2 2024, Begini Kriterianya


Jakarta – Pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 2024 sedang dibuka hingga 18 Juli 2024. Para peminat beasiswa Pemerintah RI yang memenuhi kriteria bisa mengajukan lamaran lewat sejumlah Beasiswa Afirmasi LPDP.

Ada empat jenis beasiswa magister dan doktor dalam Beasiswa Afirmasi LPDP. Khusus Beasiswa Prasejahtera dibuka di jenjang magister saja. Dikutip dari laman resmi LPDP Kemenkeu, berikut kriteria khusus tiap jenisnya.

Beasiswa Afirmasi LPDP, Apa Saja?

Beasiswa Prasejahtera

  • Pendaftar Beasiswa Prasejahtera merupakan WNI yang terdaftar dan aktif sebagai penerima atau anggota Kartu Keluarga (KK) penerima:
    • – Program Keluarga Harapan (PKH)
    • – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
    • – Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial yang telah terhubung dengan laman pendaftaran beasiswa LPDP, diverifikasi melalui nomor KTP/NIK dan Nomor KK (Kartu Keluarga) pada aplikasi pendaftaran
  • Terdaftar atau tercantum pada KK Kepala Keluarga penerima PKH, BPNT, dan atau PBI.
  • Pendaftar diutamakan anggota keluarga pertama di keluarganya yang mendapatkan gelar S1, atau yang mengejar gelar S2, dibuktikan dengan KKdan surat pernyataan bermeterai Rp 10.000 dari pendaftar.
  • Tidak berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), atau anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
  • Batas usia maksimal 42 tahun per 31 Desember 2024
  • IPK minimal 3,00 dari 4,0 atau yang setara, dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisasi
  • Sertifikat kecakapan bahasa Inggris yang masih berlaku pada 21 Agustus 2024 dengan skor minimal:
    • – Pendaftar S2 luar negeri: TOEFL ITP 500 (daril lembaga resmi penyelenggara TOEFL ITP di Indonesia), TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELT 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 66 atau ekuivalen 500
    • – Pendaftar S2 dalam negeri: –
  • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi, bisa diisi di online form atau unggah surat

Beasiswa Daerah Afirmasi

  • Pendaftar merupakan masyarakat asal daerah afirmasi di Sumatera hingga Papua, cek daftarnya di sini
  • Menamatkan pendidikan dasar dan atau menengah dari daerah afirmasi, dibuktikan dengan ijazah; atau sudah tinggal minimal 10 tahun di daerah afirmasi, dibuktikan dengan surat keterangan dari lurah atau kepala desa
  • Batas usia 47 tahun bagi pendaftar S2 dan 50 tahun bagi pendaftar doktor per 31 Desember 2024
  • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku paling lambat 2 tahun terakhir hingga 21 Agustus 2024 dengan ketentuan:
    • – Pendaftar S2 & S3 luar negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 60, Duolingo English Test 95, TOEP 66 atau ekuivalen 500
    • – Pendaftar S2 dan S3 dalam negeri: –
  • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi, bisa diisi di online form atau unggah surat

Beasiswa Penyandang Disabilitas

  • Pendaftar Beasiswa Penyandang Disabilitas merupakan penyandang diabilitas kategori disabilitas fisik, intelektual, mental, sensorik, atau ganda (multi), dengan menyertakan surat keterangan kondisi disabilitas untuk berpartisipasi penuh/efektif yang ditandatangani dokter, psikolog, psikiater, atau audiologis
  • Batas usia pendaftar S2 maksimal 42 tahun dan S3 47 tahun per 31 Desember 2024
  • IPK minimal 2,5 dari 4,0 atau setara untuk pendaftar S2 dan 3,0 dari 4,0 untuk pendaftar S3
  • Khusus pendaftar S3 dari program S2 tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari kampus asal dan transkrip nilai
  • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku paling lambat 2 tahun terakhir hingga 21 Agustus 2024 dengan ketentuan:
    • – Pendaftar S2 & S3 luar negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 60, Duolingo English Test 95, TOEP 66 atau ekuivalen 500
    • – Pendaftar S2 dan S3 dalam negeri: –
  • Khusus penyandangdisabilitas rungu, kriteria kemampuan bahasa Inggris minimal yang digunakan yaitu:
    • – Pendaftar S2 dalam negeri: rata-rata TOEFL ITP 40 kecuali listening comprehension; IELTS rata-rata 4,5 kecuali listening
    • – Pendaftar S3 luar negeri: rata-rata TOEFL ITP 50 kecuali listening comprehension; IELTS rata-rata 6,0 kecuali listening
      Pendaftar S3 dalam negeri: rata-rata TOEFL ITP 45 kecuali listening comprehension; IELTS rata-rata 5,0 kecuali listening
      Pendaftar S3 luar negeri: rata-rata TOEFL ITP 50 kecuali listening comprehension; IELTS rata-rata 6,0 kecuali listening
  • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi, bisa diisi di online form atau unggah

Beasiswa Putra-Putri Papua

  • Mengunggah surat pernyataan bertanda tangan orang tua/wali pendaftar yang menyatakan salah satu kriteria berikut:
    • – Bermarga asli Papua
    • – Ibu kandung atau bapak kandung adalah Orang Asli Papua
  • KTP dan KK
  • Pendaftar yang tinggal di luar Papua menyertakan ijazah pendidikan dasar atau menengah dari sekolah di Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, atau Papua Barat Daya
  • Batas usia maksimal 47 tahun bagi pendaftar S2 dan 50 tahun bagi pendaftar S3 per 31 Desember 2024
  • Ijazah sarjana untuk pendaftar S2 dan ijazah magister untuk pendaftar S3
  • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi, bisa diisi di online form atau unggah
  • Tidak disyaratkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris

Jadwal Beasiswa LPDP Tahap 2 2024

  • Pendaftaran: 19 Juni – 18 Juli 2024
  • Seleksi administrasi: 22 Juli – 7 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: Pengumuman hasil seleksi administrasi
  • Pengajuan sanggah hasil seleksi administrasi: 10-11 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
  • Seleksi bakat skolastik: 27-31 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
  • Seleksi substansi: 10-25 Oktober 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

Informasi beasiswa LPDP Tahap 2 2024 lebih lanjut dapat dilihat di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Beasiswa Pembangunan Jaya 2024 Senilai Rp 6 Juta Dibuka, Cek Syaratnya di Sini



Jakarta

PT Pembangunan Jaya kembali membuka pendaftaran Beasiswa Pembangunan Jaya 2024. Serupa dengan tahun sebelumnya, mahasiswa bisa mendapat bantuan biaya sebesar Rp 6 juta.

Beasiswa akan diberikan satu tahun kepada mahasiswa berprestasi di semester 5 dan 7. Sekitar 50 mahasiswa KTP Domisili Jakarta atau Bintaro serta lebih kurang 150 mahasiswa KTP domisili lainnya berkesempatan meraih beasiswa ini.

Untuk bisa mendaftar beasiswa ini, kampus mahasiswa bersangkutan perlu tercatat sebagai perguruan tinggi terpilih Yayasan Marga Pembangunan Jaya. Daftar universitas tersebut termasuk:


1. Universitas Indonesia (UI)
2. Institut Teknologi Bandung (ITB)
3. Universitas Padjadjaran (Unpad)
4. IPB University
5. Universitas Diponegoro (Undip)
6. Universitas Gadjah Mada (UGM)
7. Universitas Sebelas Maret (UNS)
8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
9. Universitas Airlangga (Unair)
10. Universitas Brawijaya (UB)
11. Universitas Parahyangan (Unpar)
12. Universitas Atma Jaya
13. Universitas Tarumanegara (Untar)
14. Universitas Ciputra
15. Universitas Pembangunan Jaya

Perlu diingat, pendaftaran akan dibuka hingga 30 Juni mendatang. Tertarik mendaftar? Simak syarat Beasiswa Pembangunan Jaya seperti dilansir dari laman resminya.

Syarat Beasiswa Pembangunan Jaya 2024

  1. Mahasiswa aktif kuliah di semester 5 dan tidak sedang cuti kuliah.
  2. Mahasiswa aktif kuliah di semester 7 yang pernah menerima beasiswa Pembangunan Jaya sebelumnya di semester 5 dan tidak sedang cuti kuliah
  3. Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain
  4. IPK minimal 3,5
  5. Tidak mampu secara finansial tetapi berprestasi dengan IPK minimal 3.0 dapat mengikuti program beasiswa Pembangunan Jaya dengan melengkapi surat keterangan penghasilan orangtua/wali pemohon yang disahkan melalui surat keterangan resmi oleh perguruan tinggi
  6. Membuat rencana studi/pekerjaan di bidang yang diminati oleh mahasiswa setelah lulus S1
  7. Fotokopi KTM, KTP dan Kartu Keluarga

Alamat Pendaftaran Beasiswa Pembangunan Jaya 2024

Bagi detikers yang berminat bisa mengunjungi Yayasan Marga Pembangunan Jaya di Sekretariat Gedung B Universitas Pembangunan Jaya Lt. 8 Jalan Cendrawasih, Bintaro Jaya, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Pembangunan Jaya bisa menghubungi 087775310363 atau email beasiswa@pembangunanjaya.com.

(nir/twu)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Beasiswa Grab 2024 Dibuka, Siswa SD-SMA dan Mahasiswa Bisa Daftar!



Jakarta

Program Beasiswa GrabScholar tahun ini kembali dibuka. Pendaftaran masih bisa dilakukan hingga 30 Juni 2024.

Bantuan dana pendidikan ini berlaku bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK hingga mahasiswa S1 dari seluruh universitas di Indonesia. Penerima manfaat terdiri dari masyarakat umum dan anak mitra Grab.

Selain menanggung biaya pendidikan selama dua semester, Beasiswa Grab 2024 juga memberikan tunjangan hidup kepada penerima bahkan kesempatan magang di Grab.


Dana beasiswa nantinya disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama akan diberikan pada November 2024 dan tahap kedua pada Mei 2025.

Apa saja syarat agar bisa daftar Beasiswa Grab 2024? Melansir laman resmi Grab, berikut syarat hingga tahap seleksinya:

Syarat Daftar Beasiswa Grab 2024

Siswa SD-SMA

  • Siswa aktif di SD, SMP, SMA, MA atau sederajat
  • Masyarakat umum atau mitra Grab
  • Memiliki rata-rata nilai rapor minimal 80
  • Mengisi formulir pendaftaran di https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab

Mahasiswa S1

  • Mahasiswa aktif yang telah diterima di universitas untuk tahun ajaran 2024/2025
  • Masyarakat umum atau mitra Grab
  • Memiliki rata-rata nilai rapor minimal 8.5
  • Mengisi formulir pendaftaran di https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Grab 2024

  • KTP calon penerima beasiswa (bagi siswa/i SMA/SMK/MA yang telah memiliki KTP)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Keterangan Sedang Tidak Menerima Beasiswa Lain (bisa diminta ke bagian administrasi sekolah)
  • Rapor siswa selama 2 semester terakhir
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (bisa didapatkan dari Kantor Kelurahan atau Kantor Desa setempat) atau bukti tagihan listrik jika ada

Jadwal dan Tahap Seleksi Beasiswa Grab 2024

Siswa SD-SMA

  1. Pendaftaran online: 10-30 Juni 2024
  2. Seleksi administrasi: 1 Juli-30 Oktober 2024
  3. Pengumuman: 31 Oktober 2024

Mahasiswa S1

  1. Pendaftaran online: 10-30 Juni 2024
  2. Pengumuman seleksi tahap 1: 5 Agustus 2024
  3. Tes online: 12-18 Agustus 2024
  4. Pengumuman seleksi tahap 2: 30 Agustus 2024
  5. Wawancara: 2-6 September 2024
  6. Pengumuman akhir: 31 Oktober 2024

Pendaftaran Beasiswa Grab 2024 bisa dilakukan pada laman https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab. Tunggu apalagi? Yuk buruan daftar detikers!

(cyu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2024 Dibuka, Cek Sekarang Juga!


Jakarta

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tahap II tahun 2024 resmi dibuka hari ini, Rabu (19/6/2024) secara daring melalui tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/. LPDP adalah beasiswa yang diberikan pemerintah Indonesia untuk melanjutkan studi magister (S2) atau doktoral (S3) di kampus dalam maupun luar negeri.

Pendaftar beasiswa LPDP tidak diharuskan mendapat Letter of Acceptance (LoA) Unconditional atau surat pernyataan diterima tanpa syarat oleh kampus tujuan. Karena pemerintah memberikan waktu 18 bulan untuk mencari LoA ketika nantinya peserta dinyatakan sebagai penerima beasiswa LPDP.

Namun, peserta dengan LoA Unconditional memiliki keuntungan lebih. Mereka dapat melewatkan tahap seleksi bakat skolastik.


Sama seperti dengan pendaftaran tahap pertama, setidaknya ada tiga kategori beasiswa yang dibuka LPDP. Ketiganya yakni beasiswa umum, beasiswa afirmatif, dan beasiswa yang ditargetkan.

Lalu bagaimana cara mendaftar beasiswa LPDP Tahap 2 2024? Berikut informasi selengkapnya dikutip dari laman resmi LPDP, Rabu (19/6/2024).

Cara Daftar Beasiswa LPDP Tahap 2 2024

Berikut langkah-langkah untuk mendaftar beasiswa LPDP 2024:

1. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui website Pendaftaran Beasiswa LPDP pada tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

2. Lengkapi dan unggah semua dokumen persyaratan pada aplikasi pendaftaran. Dokumen yang dibutuhkan yakni:

  • Biodata Diri (Online Form)
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Unggah)
  • Scan Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus).
  • Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi. (Unggah)
  • Scan Transkrip Nilai S1/S2 (bukan Transkrip Profesi) (Unggah)
  • Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (Unggah)
  • Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (Unggah)
  • Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) (Unggah)
  • Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih (Unggah)
  • Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)
  • Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (Online Form)
  • Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (Unggah)
  • Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (Online Form)
  • Proposal Penelitian 1500-2000 kata (khusus Doktor) (Online Form)
  • Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (Online Form)

3. Pastikan dokumen pendukung juga dilengkapi seperti Surat Rekomendasi, Sertifikat, atau dokumen lain yang sesuai dengan peraturan LPDP.

4. Bila sudah, klik kirim aplikasi pendaftaran untuk mendapat kode registrasi pendaftaran.

Jenis Beasiswa LPDP Tahap 2 2024

1. Beasiswa Umum

  • Beasiswa Reguler
  • Beasiswa Universitas Top Dunia
  • Beasiswa Parsial

2. Beasiswa Afirmasi

  • Beasiswa Disabilitas
  • Beasiswa Pemuda Papua
  • Beasiswa Afirmasi
  • Beasiswa Pra-Sejahtera

3. Beasiswa yang Ditargetkan

  • PNS, TNI, dan POLRI Scholarships
  • Beasiswa Kewirausahaan
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
  • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
  • Beasiswa Doktor Bakat Riset dan Inovasi Nasional
  • Beasiswa Prioritas LPDP – Program MBA NTU
  • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor NTU
  • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Magister Kampus Perancis
  • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor UC Davis
  • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor UNSW
  • Diktiristek-LPDP-OKP Priority Scholarship for Masters Program
  • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Magister Kewirausahaan NUS

Jadwal Penting Beasiswa LPDP Tahap 2 2024

  1. Pendaftaran: 19 Juni 2024
  2. Seleksi administrasi: 22 Juli 2024
  3. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
  4. Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024
  5. Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024
  6. Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
  7. Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024
  8. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
  9. Seleksi substansi: 10 September 2024
  10. Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

(det/det)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Program Penelitian Internasional Indonesia-Inggris 2024 Buka Pendaftaran, Ini Infonya!



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama pemerintah Inggris buka kesempatan penelitian internasional melalui program International Science Partnerships Fund (ISPF). Program ini dikhususkan bagi seluruh dosen perguruan tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

Sebagai informasi, ISPF merupakan hibah kolaborasi penelitian yang diberikan pemerintah Inggris atau British Council. Penelitian yang dibangun diharapkan bisa mendorong kesejahteraan manusia di masa depan.

Tidak hanya Indonesia, negara-negara yang ikut bergabung dalam ISPF yakni Mesir, Kenya, Malaysia, Thailand dan Turki. Topik proposal ISPF 2024 berikatan dengan resilient planet, transformative technologies, dan healthy people, animals, and planet.


Karena bersifat internasional, hibah dana penelitian yang bisa didapatkan mencapai angka Rp 1,6 M dengan durasi 22 bulan. Untuk itu, yuk simak informasi lengkapnya dikutip dari BIMA Kemdikbudristek dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (11/6/2024).

Syarat Pendaftaran Peneliti ISPF 2024

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Peneliti utama haruslah dosen tetap perguruan tinggi di bawah Ditjen Diktiristek yang memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) yang masih berlaku atau nomor induk dosen khusus (NIDK) dan terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
  3. Memiliki tanda pengenal yang terdaftar di SINTA Kemendikbudristek.
  4. Peneliti utama harus memiliki gelar PhD dan setidaknya memiliki jabatan asisten ahli.
  5. Peneliti utama harus memiliki setidaknya 2 artikel yang dipublikasikan dan terindeks dengan reputasi baik dalam jurnal nasional terakreditasi sebagai penulis utama atau penulis koresponden. Atau memiliki minimal 1 hak kekayaan intelektual (HAKI) terkait yang terdaftar.
  6. Tidak pernah dinyatakan bersalah atas kasus administratif atau pidana apapun termasuk mereka yang sedang mengajukan banding.
  7. Tim peneliti harus terdiri dari 1-2 orang yang merupakan peneliti dengan karir baru atau mahasiswa doktoral.
  8. Tim peneliti harus memiliki identitas yang terdaftar di SINTA.
  9. Tim peneliti dipastikan tidak terlibat dalam anggota tim peneliti manapun yang didanai oleh proyek Ditjen Diktiristek.

Ketentuan Pendanaan Penelitian ISPF 2024

Sebagai pengingat dana maksimal yang bisa didapatkan peneliti adalah Rp 1,6 miliar. Permintaan pendanaan harus dirinci mengikuti standar biaya masukan (SBM) yang meliputi:

  1. Anggaran dapat mencakup biaya langsung dan tidak langsung selama penelitian.
  2. Biaya langsung minimal 95% dari total anggaran.
  3. Biaya tidak langsung tidak boleh melebihi 5% dari total anggaran.
  4. Biaya langsung bisa digunakan untuk gaji tim peneliti tetapi tidak boleh melebihi 25% dari total anggaran.
  5. Besaran gaji peneliti harus berdasar standar yang ditetapkan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
  6. Biaya tidak langsung bisa dipergunakan untuk mencapai keluaran dan hasil penelitian.
  7. Anggaran harus sudah termasuk pajak
  8. Anggaran tidak mencakup pembangunan gedung baru dan jenis infrastruktur lainnya
  9. Biaya bisa digunakan untuk perjalanan internasional maksimal dua kali setahun.

Cara Mendaftar ISPF 2024

  • Ketentuan dan persyaratan proposal lebih lengkap bisa diunduh melalui tautan http://ugm.id/GuidelinesISPFMay2024.
  • Tim peneliti dari Indonesia wajib menyampaikan pernyataan minat paling lambat tanggal 6 Juni 2024 melalui tautan http://ringkas.kemdikbud.go.id/ISPF2024 dan mengunggah proposal ke sistem BIMA.
  • Batas pengusulan melalui sistem BIMA adalah tanggal 12 Juli 2024

Informasi lebih lanjut bisa diliaht di sini. Selamat mendaftar detikers!

(det/nah)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Pendaftaran Dana Indonesiana 2024 Dibuka, Cek 6 Kategorinya di Sini



Jakarta

Pendaftaran Dana Indonesiana 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah dibuka. Apa saja kategori yang dibuka?

Tahun ini, Dana Indonesiana mengusung tema “Kebudayaan untuk Hidup Berkelanjutan” yang dirancang khusus untuk sektor kebudayaan.

Dana Indonesiana bisa digunakan dengan lebih fleksibel oleh para pelaku budaya. Selain itu, standar biaya yang ditetapkan juga lebih sesuai dengan kebutuhan kegiatan dan pelaku budaya.


“Seperti kita ketahui bersama bahwa pembiayaan untuk kegiatan kebudayaan selama ini masih sangat minim, sehingga berbagai inisiatif dan kreatifitas bidang kebudayaan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, dalam laman Kemendikbud, Selasa (11/6/2024).

Ia berharap melalui Dana Abadi Kebudayaan, kondisi tersebut dapat diatasi dan diperbaiki sehingga berbagai inisiatif masyarakat di bidang kebudayaan dapat diakomodir dan difasilitasi sebagai investasi jangka panjang.

Pelaksanaan Dana Indonesiana berdasarkan kerja sama antara Ditjen Kebudayaan dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dalam prosesnya, Ditjen Kebudayaan sebagai Program Management Office (PMO) bertugas mengawal hal-hal bersifat substantif, yakni sosialisasi, pendaftaran, seleksi hingga penetapan penerima manfaat, sementara LPDP sebagai pengelola keuangan dan penyalur dana,

6 Kategori Dana Indonesiana 2024

Kategori Dana Indonesiana 2024 yang dibuka termasuk:

1. Pendayagunaan Ruang Publik
2. Penciptaan Karya Kreatif Inovatif
3. Sinema Mikro
4. Dokumentasi Karya Pengetahuan Maestro atau OPK Rawan Punah
5. Dukungan Institusional
6. Kajian Obyek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya.

Adapun dana yang didapat akan berbeda-beda pada setiap kategori. Tetapi, melansir dari panduan dalam laman Dana Indonesiana 2024, bantuan bisa mencapai ratusan juta!

Syarat Dana Indonesiana 2024

Untuk menerima Dana Indonesiana, calon penerima manfaat wajib mengikuti proses seleksi ketat oleh tim komite seleksi yang secara khusus bertugas menilai proposal. Proses pendaftaran Dana Indonesiana Tahun 2024 dapat diakses secara resmi melalui laman https://danaindonesiana.kemdikbud.go.id.

Adapun syarat umum Dana Indonesiana 2024 sebagai berikut:

1. WNI
2. Perseorangan, Kelompok/Komunitas Budaya, atau Lembaga yang bergerak di bidang kebudayaan
3. Tidak sedang atau akan menerima pendanaan untuk komponen pembiayaan yang sama dari pihak lain
4. Tidak pernah terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila, bersifat intoleran terhadap keragaman budaya Indonesia, kegiatan yang bersifat diskriminatif terhadap keberadaan keragaman suku, agama, ras, dan antar-golongan di Indonesia, maupun kegiatan lainnya yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat maupun peraturan yang berlaku
5. Kelompok/Komunitas Budaya baik yang berbadan hukum maupun yang tidak
6. Telah secara aktif bekerja melaksanakan kegiatan kebudayaan selama paling sedikit 2 tahun sebelum tahun 2024
7. Kelompok/Komunitas Budaya atau Lembaga di bidang Kebudayaan didirikan oleh masyarakat dan bukan merupakan bagian/cabang/divisi/unit pelaksana dari instansi pemerintah
8. Bukan penerima bantuan dari Dana Indonesiana selama 2 tahun terakhir

(nir/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden