Category Archives: Beasiswa

Anggota DPRD DKI Minta KJP Plus Dihapus, Setuju Nggak?



Jakarta

Anggota DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz Muslim meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghapuskan bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Permintaan ini agar Pemprov DKI bisa menjamin pendidikan gratis.

“Saya berharap kalau KJP itu dihapus, jadi disamakan saja negeri atau swasta semua gratis karena kita punya anggaran,” kata Anggota Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta Abdul Aziz Muslim, dalam Antara dikutip Sabtu (9/3/2024).

Menurut politisi Partai NasDem ini, program pendidikan gratis di Jakarta sudah selayaknya menjangkau seluruh siswa baik sekolah swasta maupun negeri.


Abdul menambahkan jika hanya siswa dan siswi yang lolos Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah negeri yang bisa merasakan pendidikan gratis. Sedangkan yang tidak lolos, terpaksa masuk ke sekolah swasta dengan biaya yang tak murah.

“Padahal, mereka belajar di sekolah swasta harus membayar iuran rutin, berbeda dengan sekolah negeri yang tidak memberlakukan hal tersebut,” ujarnya.

KJP Plus sendiri adalah program strategis Pemprov DKI Jakarta dalam memberikan bantuan kepada siswa. Bantuan berupa biaya pendidikan hingga uang saku.

KJP Digagas Jokowi-Ahok, Zaman Anies Jadi KJP Plus

KJP digagas oleh Gubernur DKI Jakarta ke-14, Joko Widodo (Jokowi) dan pertama kali diluncurkan 1 Desember 2012 lalu. Saat pertama diluncurkan KJP diperuntukkan sebagai biaya penunjang kebutuhan personal, semisal transportasi, buku, sepatu, baju, dan gizi.

Setelah Jokowi terpilih sebagai Presiden RI ke-7, program ini dilanjutkan oleh Basuki Tjahaja Purnama, wakil Jokowi yang kemudian menggantikannya menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Basuki atau Ahok menganggarkan Rp 2,3 T untuk KJP dalam APBD 2016. Kala itu, jumlah penerima KJP tahap pertama tahun 2016 mencapai 531.007 siswa.

Menurut CNN Indonesia, pemegang KJP mendapatkan bantuan dana pendidikan setiap bulannya. Besaran nilai bantuan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta untuk penerima KJP berbeda-beda sesuai tingkatan pendidikan.

Untuk sekolah negeri, SD/MI/SDLB menerima bantuan sebesar Rp 210 ribu. Untuk jenjang SMPN/MTS/SMPLB, siswa mendapat bantuan Rp 260 ribu. Sedangkan untuk SMAN/MA/SMALB bantuannya lebih besar lagi, yaitu Rp 375 ribu dan SMKN mendapat Rp 390 ribu.

Adapun bantuan yang diberikan untuk sekolah swasta lebih besar. Untuk penerima jenjang SD, siswa mendapat bantuan sebesar Rp 340 ribu. Sementara itu siswa SMP menerima Rp 430 ribu, SMA menerima bantuan Rp 665 ribu, dan SMK Rp 630 ribu.

Pengeluaran KJP juga dibagi atas dua bagian, yakni pengeluaran rutin dan berkala. Pengeluaran rutin terdiri dari transportasi, uang jajan, ekstrakurikuler, dan SPP untuk sekolah swasta. Sedangkan pengeluaran berkala terdiri dari pembelian buku penunjang, seragam, sepatu, alat tulis, dan kebutuhan sekolah lainnya.

Program KJP dilanjutkan selama masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta ke-16, Anies Baswedan dengan nama KJP Plus. Anies menambahkan fasilitas dana tersebut bisa ditarik tunai oleh siswa

Dana bantuan yang diberikan mengalami kenaikan. Siswa SD mendapat dana KJP Plus Rp250 ribu per bulan, siswa SMP, menerima dana KJP Plus sebesar Rp300 ribu, dan siswa SMA dan SMK, mendapat masing-masing Rp420 ribu dan Rp450 ribu per bulan.

Sesuai Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2018, dana rutin KJP disalurkan setiap bulan, sementara dana berkala diberikan setiap akhir semester.

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Amazon Web Service Buka 2.000 Kuota Beasiswa Belajar AI Untuk Pelajar, Minat?



Jakarta

Amazon Web Service (AWS) membuka beasiswa belajar Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML) untuk pelajar. Beasiswa bernama Beasiswa AWS DeepRacer ini menyediakan 2.000 kuota yang diberikan setiap tahunnya.

Menurut penelitian AWS, kompetensi AI dan ML merupakan kemampuan yang sedang dicari oleh perusahaan. Setelah lulus, pelajar yang mendapatkan sertifikasi dari kelas tersebut berpotensi menjadi incaran perusahaan.

“Seperti yang Anda lihat dari penelitian kami, perusahaan mencari pekerja dengan keterampilan dan keahlian AI. Jadi, ada permintaan tinggi dan pasokan terbatas. Oleh karena itu, saya yakin keterampilan ini akan memastikan individu-individu ini cukup diminati di pasar karena keterampilan tersebut,” ujar Emmanuel Pillai, Head of Training and Certification, ASEAN, AWS, kepada detikEdu, Kamis (7/3/2024).


Beasiswa ini bertujuan untuk mencetak tenaga kerja lewat pelatihan untuk berkarier di bidang teknologi. Beasiswa AWS DeepRacer menawarkan dukungan bimbingan kepada individu yang kurang mendapatkan layanan atau kurang terwakili dalam teknologi.

Pelajar yang berhasil melengkapi prasyarat dalam AWS DeepRacer Student dan mengirimkan pengajuan pendaftaran mereka di situs web Udacity. Udacity akan melakukan seleksi untuk menentukan 2.000 pelamar beasiswa setiap tahun.

Di akhir program, pelajar akan diminta untuk membuat projek akhir.

“Jadi mereka harus menggunakan teknologi yang telah mereka pelajari dan benar-benar membuat semacam aplikasi pelanggan dan kemudian mereka harus menyajikan aplikasi itu,” jelasnya.

Pendaftaran Beasiswa AWS DeepRacer 2024 ditutup pada tanggal 31 Mei 2024 dan pendaftaran untuk kelompok kedua ditutup pada tanggal 30 September 2024.

Tertarik mendaftar? Berikut syarat-syaratnya dilansir dari laman resminya.

Syarat Pendaftaran Beasiswa AWS DeepRacer 2024

1. Siswa berusia 16 tahun ke atas
2. Pelajar terdaftar aktif di sekolah menengah atas atau perguruan tinggi sarjana, universitas, atau perguruan tinggi terakreditasi
3. Mengidentifikasi diri sebagai bagian dari demografi yang kurang terwakili atau kurang terlayani dalam bidang teknologi
4. Memiliki alamat email valid
5. Memiliki akses internet

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa AWS DeepRacer 2024 dapat diakses melalui https://aws.amazon.com/id/machine-learning/scholarship/. Jangan sampai ketinggalan, ya!

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Ini Deretan Sebab KIP Kuliah Tak Kunjung Cair, Kampus Hati-hati!


Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memutuskan mulai 2023 penetapan dan pencairan KIP Kuliah baru bisa diproses jika data mahasiswa yang bersangkutan sudah terdata di PDDikti. Oleh sebab itu, pada setiap awal semester, operator Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dan operator KIP Kuliah di setiap perguruan tinggi perlu berkoordinasi secara aktif.

Koordinasi tersebut berkaitan dengan pemadanan data mahasiswa penerima KIP Kuliah antara di SIM KIP Kuliah dan PDDikti.

“Koordinasi itu penting sekali karena terkait percepatan pencairan dana bantuan KIP Kuliah. Mulai tahun 2023 lalu, penetapan dan pencairan untuk mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah baru bisa diproses apabila data mahasiswa tersebut sudah terdata di PDDikti,” ujar Tim Teknis KIP Kuliah di Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Sony Hartono Wijaya dalam Percepatan Pencairan KIP Kuliah Ongoing Semester Genap Tahun 2024 di Tangerang, dikutip dari Puslapdik Kemendikbudristek.


Penanggung Jawab Program KIP Kuliah, Muni Ika mengatakan belum terdatanya mahasiswa penerima KIP Kuliah di PDDikti adalah salah satu penyebab keterlambatan pencairan KIP Kuliah 2023.

“Tahun 2023, masih banyak perguruan tinggi yang belum melakukan pendataan mahasiswanya di PDDikti sehingga saat pengajuan pencairan KIP Kuliah, data mahasiswanya tidak ada sehingga tidak bisa dicairkan,” ungkap Muni.

Sebab KIP Kuliah Tak Segera Cair

Muni Ika turut memaparkan beberapa faktor keterlambatan pencairan KIP Kuliah. Pertama, kampus perlu membuat kertas kerja perhitungan rataan biaya pendidikan sebelum menetapkan mahasiswa penerima KIP Kuliah sesuai regulasi.

Kedua, program studi tidak terakreditasi, baik karena masa akreditasi yang sudah kedaluwarsa, masih dalam proses re-akreditasi, merupakan prodi baru, maupun prodi upgrading, sehingga kampus tidak bisa menetapkan mahasiswa penerima KIP Kuliah di prodi yang bersangkutan.

Selanjutnya, juga bisa disebabkan adanya beberapa perguruan tinggi swasta yang merger, berubah bentuk, bahkan ditutup sehingga masih butuh waktu untuk proses migrasi. Faktor lain yang bisa menyebabkan keterlambatan pencairan adalah terhambatnya pembuatan rekening dikarenakan data NIK yang tak valid di Dukcapil.

“Terakhir, calon penerima bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa ongoing dan pengganti belum terdata di DAPODIK,” ujar Muni.

Pemadanan data mahasiswa penerima KIP Kuliah antara di SIM KIP kuliah dan PDDikti meliputi beberapa komponen seperti status keaktifan mahasiswa, kartu rencana studi, juga aktivitas perkuliahan mahasiswa (AKM).

Jika pemadanan data sudah lengkap dan selesai, maka dapat segera mengajukan pencairan KIP Kuliah. Tim Teknis KIP Kuliah, Sony berharap supaya pengajuan pencairan dapat dilakukan dengan bertahap, tak harus menunggu data seluruh mahasiswa lengkap dan valid.

“Ajukan pencairan untuk mahasiswa yang sudah terdata di PDDikti, sebab pencairan itu dilakukan bisa bertahap,” kata Sony.

Guna mempermudah dan mempercepat pencairan KIP Kuliah, Sony meminta agar permohonan pencairan KIP Kuliah yaitu biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup, serta bantuan biaya pendidikan dibedakan.

“Langkah terakhir, pantau pencairan secara berkala melalui SIM KIP Kuliah,” kata dia.

Sebelumnya Plt Kepala Puslapdik, Abdul Kahar menjelaskan pemadanan data penerima KIP Kuliah di SIM KIP Kuliah dan PDDikti dilatarbelakangi temuan BPM Tahun 2023 soal dugaan adanya dugaan penerima KIP Kuliah fiktif.

“Setelah kami telusuri, ternyata bukan fiktif, namun pihak kampus belum melaporkan data mahasiswanya ke PDDikti,” ungkap Abdul Kahar.

(nah/pal)



Sumber : www.detik.com

DPRD Duga Terpangkasnya Penerima KJMU karena Anggaran Dipotong



Jakarta

Berhentinya Bantuan KJMU secara sepihak oleh Pemprov DKI Jakarta ramai dibahas. Diduga, kondisi ini diduga disebabkan oleh pemotongan anggaran oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Masalah utama ketika anggaran dipotong ini kan yang jadi masalahnya adalah penurunan anggaran KJMU, makanya kita sempat protes saat rapat badan anggaran (banggar),” ujar Ima Mahdiah selaku anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, dikutip Antara, Kamis (7/3/2024).

Ima menjelaskan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menyesuaikan bantuan sosial biaya pendidikan, termasuk Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dengan mempertimbangkan persyaratan, persyaratan, dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Penyesuaian itu disebut mampu memudahkan warga Jakarta untuk mendapatkan pendidikan.


“Kita sempat protes dan akhirnya terjadi hari ini, logikanya penerima KJMU seharusnya menerima sampai tuntas,” ujarnya.

Soroti Pendataan Peserta

Ima juga menunjukkan penyebab lain untuk pemangkasan ini. Ia menemukan kurang telitinya proses pendataan peserta.

Ia melihat terdapat warga yang memiliki mobil namun mendapatkan bantuan, sedangkan warga miskin tidak terpilih sebagai penerima manfaat.

“Dari total 19 ribu, jadi 7.900 yang dapat karena diturunkan kuotanya,” ujarnya.

Ima juga menegaskan seharusnya penerima KJMU tidak perlu melakukan pendaftaran setiap tahun, tetapi otomatis berlanjut hingga tuntas. Menurutnya, jika seseorang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan di awal, bantuan akan dijamin diterima sampai selesai.

DPRD Siap Panggil Disdik Jakarta

Jhonny Simanjuntak selaku anggota Komisi E DPRD DKI menyebut Komisi E siap memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta terkait masalah KJMU dan KJP Plus.

Menanggapi ramainya isu KJMU dan KJP, Pejabat Gubernur, DKI Jakarta Heru Budi Hartono, menegaskan jika penerima KJP dan KJMU harus mematuhi persyaratan. Selain itu, peserta juga wajib terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kalau memang mereka sesuai dengan persyaratan dan memenuhi syarat, itu kan ada mekanisme timbal balik, bisa dicek kembali ke dinas sosial, lantas di sana ada musyawarah kelurahan,” ujar Heru.

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Politeknik Petrokimia Buka Beasiswa Ikatan Dinas 2024, Cek Infonya di Sini!



Jakarta

Politeknik Industri Petrokimia Banten membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru angkatan ke-3 tahun ajaran 2024/2025. Ada tiga jalur masuk yang dapat dipilih pendaftar.

Kampus yang berada di bawah Kementerian Perindustrian ini menyediakan beasiswa pendidikan bagi mahasiswanya. Selain itu, lulusan dari Politeknik Petrokimia juga bisa langsung bekerja karena beasiswanya berjenis ikatan dinas.

Terdapat tiga pilihan program studi di politeknik ini yaitu D3 Teknologi Instrumentasi Industri Petrokimia, D3 Teknologi Mesin Industri Petrokimia, dan D3 Teknologi Proses Industri Petrokimia.


Tertarik kuliah di Politeknik Petrokimia? Simak dulu yuk jalur masuk beserta keuntungan kuliah di kampus tersebut!

Jalur Masuk Politeknik Petrokimia Banten 2024

1. Jalur Prestasi

Jalur ini ditujukan bagi calon mahasiswa yang mempunyai prestasi nilai rapor ataupun prestasi dari kejuaraan lomba. Lewat jalur ini siswa akan melewati tahapan seleksi administrasi, tes fisik, dan wawancara.

Pendaftaran untuk jalur prestasi berlangsung mulai 15 Januari 2024 hingga 29 Maret 2024.

2. Jalur Mandiri

Pada jalur mandiri, peserta akan mengikuti rangkaian seleksi berupa seleksi administrasi, tes potensi akademik, tes fisik, dan wawancara. Pendaftaran jalur ini telah dibuka dan akan ditutup pada 28 Juni 2024.

3. Jalur Bersama

Jalur bersama adalah jalur seleksi nasional. Artinya, detikers bisa memilih Politeknik Petrokimia lewat Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024.

Keuntungan Kuliah di Politeknik Petrokimia Banten 2024

  1. Kuliah gratis alias mendapatkan beasiswa penuh untuk 3 tahun masa studi
  2. Ikatan kerja dengan industri petrokimia, industri plastik dan industri pupuk sekitar Sumatera, Jawa, dan Kalimantan
  3. Semua prodi telah terakreditasi Baik
  4. Dosen berasal dari Kemenperin-RI dan beberapa industri petrokimia seperti PT Chandra Asri Pasific, PT Asahimas Chemical, PT Polytama Propindo, PT Nippon Shokubai, PT Trinseo Materials, PT Cabot Indonesia, dan lainnya
  5. Peralatan praktikum sudah mendukung Implementasi Industri 4.0
  6. Pendampingan kurikulum oleh Swiss for Competitiveness (S4C)
  7. Kurikulum dual system dengan masa pembelajaran:
    – 3 semester di kampus
    – 2 semester di industri (Prakerin)
    – 1 semester proyek akhir

Jadwal Seleksi Politeknik Petrokimia 2024

  • Seleksi administrasi jalur prestasi: 1 Januari – 31 Maret 2024
  • Seleksi administrasi jalur mandiri: 15 Januari – 30 Agustus 2024
  • Tes fisik jalur prestasi: 8 – 22 April 2024
  • Wawancara jalur prestasi: 29 – 30 April 2024
  • Tes potensi akademik jalur mandiri: 5 – 9 Agustus 2024
  • Tes fisik jalur mandiri: 12 – 16 Agustus 2024
  • Wawancara jalur mandiri: 26 – 30 Agustus 2024

Nah, itulah informasi pendaftaran Politeknik Petrokimia 2024. Yuk segera daftarkan dirimu!

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Hasil Seleksi Administrasi LPDP 2024 Tahap 1 Diumumkan Hari Ini, Yuk Cek!



Jakarta

Pengumuman hasil seleksi administrasi beasiswa LPDP 2024 Tahap 1 diumumkan hari ini, Jumat (1/3/2024). Detikers bisa melihatnya di laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

Bagi pelamar yang tidak dinyatakan lolos seleksi, LPDP memberikan kesempatan untuk melakukan sanggah. Masa sanggah dibuka pada 1-2 Maret 2024.

Sanggah sendiri merupakan sarana bagi pelamar yang ingin menyanggah alasan ketidaklulusan. Sanggah hasil seleksi administrasi Beasiswa LPDP khususnya berkaitan dengan ketidaksesuaian dokumen atau informasi yang disyaratkan, sebagaimana dijelaskan dalam unggahan Instagram @lpdp_ri, dikutip pada Jumat (1/3/2024).


Bagaimana cara cek pengumuman beserta cara sanggahnya? Berikut langkahnya!

Cara Cek Pengumuman Beasiswa LPDP 2024

  1. Buka laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Masuk menggunakan username dan password yang sudah didaftarkan sebelumnya
  3. Klik ‘Login’
  4. Hasil pengumuman akan muncul di layar

Cara Sanggah Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP 2024

Saat melakukan sanggah, pelamar akan diminta untuk menjelaskan benar-benar informasi atau dokumen yang telah diunggah. Pelamar bisa meminta koreksi kembali terhadap tim verifikator atas kesalahan dasar yang membuatnya tidak dinyatakan lulus.

Berikut cara melakukan sanggah hasil seleksi administrasi beasiswa LPDP 2024 Tahap 1:

  1. Buka laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Cek hasil administrasi
  3. Pengumuman akan muncul dan menyatakan pelamar lulus atau tidak. Jika dinyatakan tidak lulus dan ingin melakukan sanggah, klik ‘Sanggah Hasil Seleksi Administrasi’
  4. Tuliskan sanggahan di dalam kotak yang disediakan
  5. Sanggahan ditulis minimal dalam 100 karakter dan tak lebih dari 100 kata
  6. Untuk dapat dinyatakan lulus, maka seluruh sanggahan harus disetujui
  7. Sanggah bukan sarana untuk mengusulkan atau melengkapi dokumen yang belum dicukupi saat pendaftaran

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP 2024 Tahap 1

  • Pendaftaran: 11 Januari-12 Februari 2024
  • Seleksi administrasi: 15-28 Februari 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 1 Maret 2024
  • Pengajuan sanggah: 2-3 Maret 2023
  • Pengumuman hasil sanggah: 14 Maret 2024
  • Seleksi bakat skolastik: 18-22 Maret 2024
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 27 Maret 2024
  • Seleksi substansi: 2 April-31 Mei 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 10 Juni 2024
  • Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2024

Bagaimana, detikers dinyatakan lolos seleksi, tidak? Jika tidak, yuk segera lakukan sanggah untuk mendapatkan hasil yang terbaik!

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Kaltim 2024 buat Siswa & Mahasiswa, Cek Infonya di Sini



Jakarta

Beasiswa Kaltim kembali digelar untuk pelajar asal Kalimantan Timur atau yang menempuh pendidikan di Kaltim. Pendaftaran bagi siswa dibuka mulai 5 Maret-15 April 2024, sedangkan bagi mahasiswa mulai 20 Maret-30 April 2024.

Beasiswa Kaltim 2024 terdiri dari Beasiswa Kaltim Tuntas, Beasiswa Stimulan Siswa, dan Beasiswa Stimulan Mahasiswa. Beasiswa Kaltim Tuntas meliputi beasiswa umum, khusus, dan kerja sama bagi mahasiswa D1-S3.

Beasiswa Stimulan Mahasiswa meliputi beasiswa umum, khusus, sertifikasi keahlian, bantuan biaya penelitian akhir, pendidikan profesi, pendidikan spesialis, dan studi di luar negeri.


Sementara Beasiswa Stimulan Siswa terdiri dari beasiswa umum, khusus, dan sertifikasi keahlian atau keterampilan (P3).

Beasiswa Kaltim jenis beasiswa khusus akan diberikan pada pelajar miskin, berkebutuhan khusus (ABK), asal 3T, anak atau cucu veteran, anak korban KDRT, penghafal kitab suci Al-Qur’an minimal 5 juz, dan berdasarkan pertimbangan atau kejadian khusus.

Beasiswa Kaltim dan Unsurya 2024

Tahun ini, Pemprov Kaltim juga merilis beasiswa kerja sama dengan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Pendaftaran dibuka sampai 29 Juni 2024.

Beasiswa kuliah berasrama ini diperuntukkan bagi warga Kaltim dan diutamakan bagi lulusan SMA IPA dan SMK teknik.

Berikut sejumlah syaratnya:

  1. Warga Kaltim
  2. Lulusan SMA IPA dan SMK teknik diutamakan
  3. Fotokopi KTP dan KK
  4. Usia 17-18 tahun atau minimal 16 tahun pada 1 Maret 2023
  5. Salinan ijazah atau rapor yang sudah dilegalisasi
  6. Surat keterangan tidak buta warna
  7. Surat keterangan bebas narkoba
  8. Tinggi minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan
  9. Badan sehat
  10. Penglihatan normal, tidak berkacamata tebal

Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Kaltim 2024 bisa diakses di https://beasiswa.kaltimprov.go.id dan https://pmb.unsurya.ac.id. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/faz)



Sumber : www.detik.com

5 Kampus Favorit Pelamar Beasiswa Australia Awards, Ada Tujuanmu Tahun Ini?



Jakarta

Beasiswa Australia Awards saat ini masih membuka pendaftaran bagi warga Indonesia yang tertarik kuliah di Negeri Kanguru. Masa pendaftaran beasiswa tersebut dibuka hingga 30 April 2024.

Dari sekian banyaknya kampus tujuan di Australia, Staf Unit Data Australia Awards, Marselinus Ulu Fahik mengatakan ada lima kampus yang paling banyak diincar pelamar beasiswa tersebut. Ia mengatakan kampus-kampus tersebut banyak dipilih lantaran merupakan institusi riset terbaik.

“Kami memfasilitasi semua pilihan kampus di Australia, tapi pelamar kebanyakan pilih kampus ini yakni kampus-kampus top research di Australia,” kata Selus di Binus University, Jakarta Barat, Selasa (27/2/2024).


Lima kampus paling banyak diincar pelamar beasiswa Australia Awards yakni University of Melbourne, University of Sydney, Australian National University, Griffith University, dan Monash University.

“Jadi ada kampus utama yang menjadi pilihan, tapi kampus-kampus lain juga banyak sih yang dipilih karena fasilitas kampusnya,” tambah Selus.

Kampus Terbaik di Australia Menurut QS World University Rankings

  1. The University of Melbourne
  2. The University of New South Wales (UNSW Sydney)
  3. The University of Sydney
  4. The Australian National University (ANU)
  5. Monash University
  6. The University of Queensland
  7. The University of Western Australia
  8. The University of Adelaide
  9. University of Technology Sydney
  10. Macquarie University (Sydney, Australia)
  11. RMIT University
  12. University of Wollongong
  13. The University of Newcastle, Australia (UON)
  14. Curtin University
  15. Queensland University of Technology (QUT)
  16. Deakin University
  17. La Trobe University
  18. Griffith University
  19. Swinburne University of Technology
  20. University of Tasmania

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2025 Masih Dibuka, Tak Ada Batas Usia!



Jakarta

Pemerintah Australia tahun ini kembali menyediakan beasiswa bagi warga Indonesia melalui Australia Awards Scholarship. Pendaftaran beasiswa masih di buka hingga 30 April 2024 mendatang.

Ayesha, Public Diplomacy Australia Awards Indonesia mengatakan salah satu keunggulan beasiswa Australia Awards adalah tidak dibatasi usia. Siapapun bisa mendaftar beasiswa ini sesuai dengan pilihan program yang tersedia.

“Tidak ada batasan usia untuk mendaftar. Jadi teman-teman yang sedang menyelesaikan sarjananya dan sebentar lagi mau lanjut S2 atau di sini ada dosen masih bisa,” ujarnya, dalam acara #AUSSIEBANGET Campus Roadshow: Women in Foreign Policy and Governance across Southeast Asia, di Binus University, Selasa (27/2/2024).


Selain itu, Ayesha menuturkan peserta yang sempat gagal mendaftar beasiswa ini sebelumnya dapat mendaftar kembali di tahun-tahun selanjutnya. Adapun beasiswa Australia Awards ini dibuka setiap satu tahun sekali selama Februari-April.

“Lalu tidak ada batasan frekuensi untuk mendaftar. Jadi misalnya belum berhasil di kesempatan pertama, maka bisa coba dua-tiga hingga beberapa kali, tidak ada blacklist,” katanya.

Terdapat dua jenis beasiswa yang disediakan oleh Australia Awards bagi warga negara Indonesia, yakni Master (S2) dan PhD (S3). Apa saja sebenarnya syarat mendaftar beasiswa Australia Awards? Berikut selengkapnya:

Syarat Daftar Beasiswa Australia Awards 2025

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Tidak menikah/bertunangan dengan warga Australia atau Selandia Baru atau penduduk tetap

3. Tidak mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia

4. Tidak melamar program beasiswa Australia Awards lainnya kecuali telah tinggal di luar Australia selama dua kali total lamanya berada di Australia (misalnya, penerima Australia Awards sebelumnya di Australia selama dua tahun tidak akan memenuhi syarat untuk melamar Beasiswa Australia Awards lainnya sampai tinggal di luar Australia atau kembali ke Indonesia selama empat tahun)

5. Bukan personel militer yang bertugas saat ini

6. Memenuhi persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT

7. Mengisi formulir pendaftaran

8. Bersedia mengikuti pelatihan bahasa Inggris

Berkas Persyaratan Beasiswa Australia Awards 2025

1. Ijazah/transkrip D3, D4 atau S1 untuk pelamar master

2. Ijazah/transkrip S1 dan S2 untuk pelamar PhD

3. Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE harus terkini (maksimal dua tahun terakhir)

4. Menyerahkan dua referee report bagi pelamar PhD penelitian dan satu referee report bagi pelamar PhD kursus

5. Menyerahkan dokumen Nominating Agency Declaration

6. Berkas-berkas harus disahkan baik oleh lembaga/universitas terkait

Manfaat Beasiswa Australia Awards 2025

1. Biaya pendidikan Master/PhD

2. Biaya akademik tambahan

3. Biaya hidup

4. Tiket pesawat pulang pergi

5. Pelatihan bahasa Inggris sebelum memulai studi di Australia

6. Tunjangan di Indonesia selama pelatihan prakeberangkatan

7. Biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk syarat visa belajar

8. Visa pelajar DFAT dan visa tanggungan pelajar

9. Overseas Student Health Cover (OSHC)

10. Pengembangan profesional dan jaringan

Prioritas Penerima Beasiswa Australia Awards 2025

1. Pegawai Negeri Sipil (PNS)

2. Penyandang disabilitas

3. Perempuan dengan latar belakang ekonomi kurang mampu serta warga dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Dataran Tinggi, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung

Demikian informasi tentang beasiswa Australia Awards 2025. Untuk informasi lebih lanjutnya, detikers bisa lihat di https://www.australiaawardsindonesia.org/.

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S2 Luar Negeri Kominfo 2024 Dibuka, Masyarakat Umum hingga PNS Bisa Daftar



Jakarta

Beasiswa Kemitraan S2 luar negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 2024 kembali dibuka hingga 30 April 2024. Pendaftarannya dilakukan secara daring melalui tautan https://beasiswa.kominfo.go.id/.

Kominfo melalui Badan Pengembangan SDM menyelenggarakan beasiswa yang berfokus pada pengembangan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan informatika level menengah ke atas melalui pendidikan jenjang Magister (S2).

Setiap tahunnya, beasiswa ini dibuka untuk kampus dalam dan luar negeri. Menariknya, program ini terbuka luas bagi masyarakat umum yang sudah bekerja tanpa perlu keluar dari perusahaan, PNS, dan anggota TNI/Polri.


Untuk itu, berikut informasi terkait Beasiswa Kementerian S2 Luar Negeri Kominfo dikutip dari laman resminya, Senin (26/2/2024) selengkapnya.

Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Luar Negeri Kominfo

Ada berbagai syarat pendaftaran yang perlu dipenuhi peserta pendaftar beasiswa S2 luar negeri Kominfo, yaitu:

1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Masih aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimum 2 tahun pada saat melamar yang dibuktikan dengan SK CPNS/PNS/dokumen serupa lainnya bagi PNS/TNI/Polri dan Surat Keterangan kerja bagi pelamar umum.

3. Tidak ditujukan bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen.

4. Usia maksimal pada saat mendaftarkan diri:

  • Maksimal 35 tahun bagi masyarakat umum
  • Maksimal 37 tahun bagi PNS/TNI/Polri

5. Belum memiliki gelar Magister/S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan Magister/S2.

6. Lulusan S1/D4 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 dari skala 4.00.

7. Ketentuan nilai minimal sertifikat bahasa Inggris:

  • IELTS: 6,5
  • TOEFL iBT: 80
  • TOEFL ITP: 550
  • Duolingo English Test (DET): 105
  • Untuk mendaftar Beasiswa Kominfo minimal melampirkan TOEFL ITP atau DET
  • Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan Bahasa Inggris yang ditetapkan mitra perguruan tinggi

8. Menyusun Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata).

9. Menyusun Essay yang berisi personal statement dan rencana kontribusi pasca studi khususnya bagi pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata).

10. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas dan diterbitkan paling lama satu tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran.

11. Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan.

12. Pendaftar beasiswa hanya diperkenankan untuk mendaftar pada kelas reguler atau kelas yang ditetapkan oleh Kementerian Kominfo.

13. Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.

14. Diutamakan bagi yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi mitra Kominfo.

15. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri di jenjang pendidikan sebelumnya melampirkan hasil penyetaraan ijazah, konversi IPK, dan tangkapan layar ajuan keduanya bila usulan belum terbit.

16. Ketentuan tambahan bagi pendaftar PNS/TNI/Polri:

  • Tugas dan fungsi dalam pekerjaan berkaitan dengan salah satu program studi yang akan ditempuh yakni pelayanan informasi dan kehumasan pemerintah, tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)/Keamanan Informasi, penyusunan strategi dan kebijakan bidang digital serta peningkatan daya saing nasional dalam sektor ekonomi digital.
  • Tidak sedang menjalani hukuman disiplin sedang atau berat dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin paling kurang tingkat sedang dalam dua tahun terakhir.
  • Memenuhi persyaratan penetapan tugas belajar sebagaimana yang dimaksud dalam SE MenPANRB Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil Melalui Jalur Pendidikan.

Mitra Beasiswa S2 Luar Negeri Kominfo

  1. University of Twente, Belanda
  2. The University of Electro-Communications (UEC), Jepang
  3. Tsinghua University, China
  4. International Institute of Information Technology Bangalore (IIIT-B), India
  5. Conservatoire National des Arts et Metiers (CNAM), Prancis
  6. The University of Strathclyde, Skotlandia
  7. Eurecom, Prancis
  8. IMT Atlantique, Prancis

Untuk daftar program studi yang dibuka beserta penjelasannya, kamu bisa lihat di tautan https://beasiswa.kominfo.go.id/beasiswa/list/ ya!

Cara Daftar Beasiswa S2 Luar Negeri Kominfo

  1. Buka https://beasiswa.kominfo.go.id/
  2. Pilih tipe beasiswa dalam hal ini Beasiswa Luar Negeri
  3. Klik ‘Daftar Beasiswa’ untuk melanjutkan proses pendaftaran.
  4. Pilih dan isi pendidikan terakhir, program beasiswa, kategori beasiswa, hingga universitas dan program studi tujuan yang diinginkan.
  5. Lengkapi data pribadi seperti pekerjaan, pendidikan terakhir, alamat lengkap, sosial media dan unggah berkas-berkas yang diperlukan lalu submit beasiswa.
  6. Jika lolos seleksi, detikers akan menjadi Awardee Beasiswa dan lengkapi berbagai data sesuai dengan beasiswa yang dituju.

Untuk informasi lebih lengkap bisa kunjungi https://beasiswa.kominfo.go.id/ dan semoga berhasil detikers!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com