Category Archives: Beasiswa

Status Mahasiswa Aktif Kini Bisa Daftar LPDP, Tapi Begini Ketentuannya


Jakarta

Pendaftaran Beasiswa LPDP masih berlangsung hingga 12 Februari 2024. Pada tahun sebelumnya, mahasiswa on going (yang masih berstatus aktif sebagai mahasiswa) tidak bisa mendaftar.

Sementara aturan tersebut pada tahun ini diubah. Saat ini mahasiswa on going diizinkan untuk mendaftar Beasiswa LPDP. Meski demikian, ada ketentuan untuk hal ini.

Ketentuan Mahasiswa ‘On Going’ Pendaftar LPDP

Dikutip dari unggahan akun resmi LPDP RI di Instgram, berikut ini aturan mahasiswa berstatus aktif utnuk mendaftar LPDP:

  • Mendaftar di program studi atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang tengah ditempuh.
  • Wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri dari kampus yang sudah ditempuh dan menyerahkannya ke LPDP paling lambat 2 pekan setelah dinyatakan lulus seleksi substansi.
  • Wajib menyerahkan surat pemberhentian resmi dari prodi atau perguruan tinggi yang tengah ditempuh sebelum menandatangani surat pernyataan penerima beasiswa.
  • Pendaftar on going yang bersangkutan belum menyelesaikan studi dan memperoleh gelar sebelum pengumuman seleksi substansi.

Jadwal Beasiswa LPDP 2024

Tahap 1

  1. Pendaftaran: 11 Januari 2024
  2. Seleksi administrasi: 15 Februari 2024
  3. Pengumuman seleksi administrasi: 1 Maret 2024
  4. Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 2 Maret 2024
  5. Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 4 Maret 2024
  6. Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 14 Maret 2024
  7. Seleksi bakat skolastik: 18 Maret 2024
  8. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 27 Maret 2024
  9. Seleksi substansi: 2 April 2024
  10. Pengumuman hasil seleksi substansi: 10 Januari 2024

Tahap 2

  1. Pendaftaran: 19 Juni 2024
  2. Seleksi administrasi: 22 Juli 2024
  3. Pengumuman seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
  4. Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024
  5. Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024
  6. Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
  7. Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024
  8. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
  9. Seleksi substansi: 10 September 2024
  10. Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

(nah/pal)



Sumber : www.detik.com

Tak Punya Kartu Indonesia Pintar Bisa Daftar KIP Kuliah 2024? Ini Penjelasannya



Jakarta

Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024 sudah dibuka pada 12 Februari 2024. Batas waktu pendaftaran KIP Kuliah 2024 akan ditutup pada 31 Oktober 2024 mendatang.

KIP Kuliah adalah bentuk bantuan yang disediakan oleh Kemendikbudristek bagi lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang mempunyai keterbatasan ekonomi tetapi memiliki peluang untuk berkembang dan berprestasi di perguruan tinggi.

Dengan begitu, penerima KIP Kuliah harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Salah satunya merupakan penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Namun, bagaimana jika siswa merupakan penerima PIP tetapi tak memegang Kartu Indonesia Pintar?


Dalam sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, Penanggung Jawab Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Muni Ika menjelaskan siswa yang tak punya Kartu Indonesia Pintar tetapi masih tergolong miskin punya kesempatan untuk memperolehnya.

“Masih punya kesempatan untuk mendaftar KIP Kuliah 2024 kalau batul-betul masuk ke dalam kategori miskin,” kata Muni dalam siaran YouTube Kemdikbud RI, dikutip pada Selasa (13/2/2024).

Muni mengatakan, ada beberapa kategori lain yang menjadi syarat penerima prioritas KIP Kuliah 2024. Selagi siswa berasal dari keluarga tidak mampu dan dibuktikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), maka bisa mendaftar KIP Kuliah.

“Di PIP itu ada dua tipikal penerima di sana. Yang pertama penerima PIP tapi dia tidak punya kartunya. Kedua, ada yang menerima PIP dan dia dapat kartunya,” tuturnya.

Penerima Prioritas KIP Kuliah 2024

  1. Pemegang atau pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) Pendidikan Menengah.
  2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang sosial seperti mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  3. Berasal dari keluarga yang masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 (tiga) Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  4. Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.

Tata Cara Daftar KIP Kuliah 2024

  1. Melakukan pendaftaran secara mandiri di sistem online di kip.kuliah.kemdikbud.go.id
  2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
  3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN ke Dapodik Kemendikbud
  4. Jika proses validasi berhasil, sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang dibutuhkan
  5. Siswa melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri)
  6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur yang dipilih pada seleksi masuk di perguruan tinggi
  7. Calon penerima KIP Kuliah yang telah diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan sebagai calon penerima KIP Kuliah

Itulah penjelasan tentang kriteria penerima KIP Kuliah 2024. Semoga informasinya bermanfaat ya.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Daftar KIP Kuliah atau SNBP 2024 Dulu? Ini Tahapan yang Benar



Jakarta

Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sudah bisa dilakukan mulai hari ini, Selasa, 13 Februari 2024. Beriringan dengan itu, pendaftaran Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) pun mulai dibuka pada 14 Februari 2024.

Mana yang lebih dulu, apakah daftar KIP Kuliah atau SNBP? Pertanyaan tersebut banyak dilontarkan oleh siswa yang hendak mendaftar SNBP juga seleksi nasional lainnya seperti SNBT dan Mandiri.

Menjawab hal tersebut, Tim Teknis KIP Kuliah Kemdikbud, Sony Hartono Wijaya menjelaskan bahwa pendaftaran KIP Kuliah terlebih dahulu lebih baik dilakukan. Setelah itu, siswa baru mendaftar SNBP 2024.


“Sebaiknya adik-adik daftar seleksi KIP Kuliah pada periode pendaftaran ditentukan. Jadi, lebih baik daftar sekarang. Kenapa? Karena kalau adik-adik daftar sekarang perguruan tinggi saat nanti melakukan seleksi SNBP, perguruan tinggi sudah dapat informasi,” jelasnya dalam webinar Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024 yang disiarkan YouTube Kemdikbud RI, dikutip pada Selasa (13/2/2024).

Ia mengimbau siswa untuk melakukan pendaftaran KIP Kuliah paling lambat satu hari sebelum melakukan pendaftaran SNBP, SNBT atau Mandiri. Hal tersebut dapat memudahkan perguruan tinggi dalam melakukan sinkronisasi data penerima KIP Kuliah dan pendaftar SNBP.

“Disarankan ikut seleksinya sama seperti ikut seleksi nasional. Jadi tolong diisi, dipilih, selambatnya h-1 jadwal seleksi nasional karena pada hari-hari lain itu sistem untuk SNBP itu akan dilakukan proses sinkronisasi,” jelas Sony.

“Jika dibandingkan dengan daftar KIP setelah pengumuman SNBP baru saya bilang, saya ikut KIP Kuliah. Nah itu, enggak ada jaminan ya kalau mekanisme yang seperti itu, karena perguruan tinggi tidak punya pertimbangan,” tambahnya.

Alur Pendaftaran KIP Kuliah 2024

  1. Mendaftar secara mandiri di sistem online di kip.kuliah.kemdikbud.go.id
  2. Memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
  3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN ke Dapodik Kemendikbud
  4. Setelah validasi berhasil, sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang dibutuhkan
  5. Siswa melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri)
  6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur yang dipilih pada seleksi masuk di perguruan tinggi
  7. Calon penerima KIP Kuliah yang telah diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan sebagai calon penerima KIP Kuliah

Alur Pendaftaran SNBP 2024

  1. Pengumuman kuota yang telah disesuaikan dengan akreditasi dan jumlah siswa di sekolah
  2. Registrasi akun SNPMB sekolah
  3. Registrasi akun SNPMB siswa
  4. Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa oleh Sekolah (PDDS)
  5. Pendaftaran SNBP oleh siswa
  6. Memilih program studi
  7. Mengunggah portofolio
  8. Pelaksanaan seleksi jalur SNBP
  9. Pengumuman SNBP
  10. Daftar ulang di PTN (jika lolos)

Jadwal Seleksi KIP Kuliah dan SNBP 2024

  • Pengumuman kuota sekolah: 28 Desember 2023
  • Masa sanggah kuota sekolah: 28 Desember – 17 Januari 2024
  • Pengisian PDSS: 9 Januari – 9 Februari 2024
  • Pendaftaran: 12 Februari – 31 Oktober 2024
  • Pendaftaran SNBP: 14 – 28 Februari 2024
  • Pengumuman hasil SNBP: 26 Maret 2024
  • Seleksi KIP Kuliah di kampus: 1 Juli – 31 Oktober 2024
  • Penetapan penerima baru: 1 juli – 31 Oktober 2024

Itulah informasi pendaftaran KIP Kuliah 2024 dan SNBP 2024. Yuk segera persiapkan berkas, jangan sampai ada yang luput saat pendaftaran!

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

4 Hal yang Sering Bikin Gagal di Seleksi Administrasi LPDP



Jakarta

Seleksi administrasi merupakan tahap awal dalam seleksi Beasiswa LPDP. Dalam prosesnya, ada empat hal yang sering bikin gagal dalam tahap ini.

Beasiswa LPDP merupakan beasiswa pascasarjana yang diberikan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Mencakup biaya pendidikan dan tunjangan, beasiswa ini kerap menjadi incaran pemburu beasiswa Indonesia.

Agar siap mengikuti seleksi LPDP. Simak yuk empat hal yang sering bikin gagal dalam seleksi administrasi LPDP dilansir dari Instagram resmi @lpdp_ri.


4 Hal yang Sering Bikin Gagal di Seleksi Administrasi LPDP

1. Surat Rekomendasi

  • Tidak sesuai standar/format yang disediakan LPDP
  • Dibuat lebih dari satu tahun
  • Surat rekomendasi dengan offline form tidak ditandatangani oleh pemberi rekomendasi
  • Surat rekomendasi bukan ditujukan untuk Beasiswa LPDP

2. Sertifikat Bahasa Inggris

  • Skor kurang dari yang dipersyaratkan
  • Sertifikat bahasa berupa prediction test
  • Tidak terverifikasi keasliannya pada portal resmi lembaga penerbit sertifikat bahasa
  • Telah kedaluwarsa atau melebihi batas waktu 2 tahun dari tahun pendaftaran

3. Letter of Acceptance

  • Tidak mencantumkan tanggal intake atau mulai studi
  • Pilihan prodi dan/atau perguruan tinggi di luar daftar LPDP, namun tidak melampirkan dokumen bukti pendukung
  • LoA masih bersifat conditional
  • Tidak melampirkan surat keterangan defer (tunda studi) bagi LoA yang tanggal intake lebih cepat dari ketentuan LPDP
  • LoA yang dilampirkan berbeda dengan tujuan studi yang diinput dalam aplikasi pendaftaran

4. Surat Usulan bagi pendaftar PNS/TNI/POLRI

  • Pejabat yang mengesahkan surat usulan bukan Pejabat Eselon II sesuai ketentuan LPDP
  • Surat usulan tidak mencantumkan informasi nama dan NIP pendaftar
  • Surat usulan bukan ditujukan untuk beasiswa LPDP

Itulah empat hal yang sering bikin gagal di seleksi administrasi LPDP. Jangan sampai terjadi di kamu, ya!

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa PIP 2024 untuk Siswa Madrasah Cair, Ini Besarannya



Jakarta

Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) 2024 bagi siswa madrasah cair. Beasiswa PIP diperuntukkan bagi siswa madrasah jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Hal ini ditegaskan oleh Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani dalam Rapat Koordinasi Teknis Persiapan Penyaluran Anggaran PIP 2024 pada Selasa (13/2/2024) kemarin dan dikutip Rabu (14/2/2024) dalam rilis yang diterima.

Selain Ali Ramdhani, hadir Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Sidik Sisdiyanto dan Kasubdit Kesiswaan Kementerian Agama (Kemenag), Imam Bukhari. Ali menekankan, PIP merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat kurang mampu agar mereka tetap bersekolah.


“Murid-murid madrasah harus bercita-cita setinggi mungkin. Janganlah keterbatasan ekonomi maupun keterbatasan lainnya membatasi cita-cita mereka. Pupuk terus semangat untuk belajar dan belajar. Jangan khawatir dengan biaya. Pemerintah Indonesia telah memfasilitasi kalian semua,” ujar Ali.

Ali berharap jangan sampai ada siswa tidak bisa melanjutkan pendidikan kesarjanaan yang bermutu hanya gara-gara keterbatasan ekonomi. Pemerintah menyediakan beasiswa bagi anak-anak Indonesia, salah satunya melalui Kementerian Agama.

Sementara Direktur KSKK Madrasah, M Sidik Sisdiyanto mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk PIP Madrasah Rp 1.302.009.650.000. Jumlah ini terdiri atas Rp 422 miliar untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Rp 558 miliar untuk siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Rp 320 miliar untuk siswa Madrasah Aliyah (MA).

Sidik menjelaskan, anggaran tersebut dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama dicairkan pada minggu kedua Februari 2024, yakni Rp 900 miliar.

“Alhamdulillah, tahun ini untuk pertama kalinya, PIP Madrasah secara nominal mengalami kenaikan untuk jenjang Madrasah Aliyah, yang semula hanya 1 juta per siswa saat ini menjadi Rp 1,8 juta per siswa. Kami sangat memahami bahwa meskipun anggaran ini besar, namun belum mampu untuk menjangkau seluruh peserta didik yang telah memenuhi kriteria penerima PIP,” jelas Sidik.

“Kementerian Agama akan terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain terkait penambahan anggaran sehingga mampu mengakomodir seluruh peserta didik madrasah yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur di dalam ketentuan yang berlaku,” sambungnya.

Untuk proses penyaluran PIP, Kanwil Kementerian Agama Provinsi, Kankemenag Kabupaten/Kota, dan Satuan Pendidikan Madrasah diminta berkoordinasi dengan pihak bank penyalur. Sinergi bertujuan untuk memberikan asistensi dan akses yang mudah dan efisien kepada seluruh peserta didik terkait dengan pencairan anggaran PIP.

Sidik berpesan, anggaran yang sudah masuk ke rekening bisa segera ditarik oleh peserta didik yang bersangkutan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk menunjang aktivitas belajarnya di madrasah. Jangan sampai ada praktik pungli di lapangan.

“Ini adalah program yang sangat mulia bagi bangsa ini. Oleh sebab itu, laksanakan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh sebagai bagian dari pengabdian kepada agama, nusa, dan bangsa sekaligus. Dengan demikian apapun yang kita lakukan bernilai ibadah dan berkonsekuensi pahala kelak di akhirat,” kata Sidik.

(nwy/nwk)



Sumber : www.detik.com

Link Pendaftaran KIP Kuliah 2024 dan Cara Daftarnya, Pahami Langkah-langkahnya!


Jakarta

Para calon mahasiswa baru sudah bisa mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Sebelum mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2024, sebaiknya siswa mendaftar KIP Kuliah terlebih dahulu.

Hal tersebut seperti dituturkan oleh Tim teknis KIP Kuliah Kemdikbud, Sony Hartono Wijaya.

“Sebaiknya adik-adik daftar seleksi KIP Kuliah pada periode pendaftaran ditentukan. Jadi, lebih baik daftar sekarang. Kenapa? Karena kalau adik-adik daftar sekarang perguruan tinggi saat nanti melakukan seleksi SNBP, perguruan tinggi sudah dapat informasi,” terangnya dalam webinar Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024 melalui YouTube Kemdikbud RI pada Senin (12/2/2024) lalu, ditulis Rabu (14/2/2024).


Link pendaftaran KIP Kuliah Merdeka untuk seluruh jalur masuk baik SNBP, SNBT, atau Mandiri adalah https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/. Penerima KIP Kuliah ditetapkan oleh Puslapdik berdasarkan usulan perguruan tinggi setelah melakukan registrasi dan diterima sebagai mahasiswa secara resmi.

Pendaftaran KIP Kuliah dapat dilakukan dengan dua cara. Siswa bisa mendaftar secara mandiri atau perguruan tinggi mendaftarkan mahasiswanya yang sudah diterima dan melakukan registrasi.

Cara Daftar KIP Kuliah 2024

  1. Siswa mendaftar secara mandiri melalui https;//kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
  2. Siswa memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan alamat email yang aktif.
  3. Sistem KIP Kuliah akan melakukan validasi NIK, NISN, NPSN, dan kelayakan memperoleh KIP Kuliah. Apabila validasi berhasil, maka sistem akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat email yang sebelumnya didaftarkan.
  4. Siswa masuk ke halaman KIP Kuliah dengan memasukkan nomor pendaftaran dan kode akses untuk menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dan memilih proses seleksi yang akan diikuti, baik itu SNBP/SNBT/Mandiri.
  5. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di halaman KIP Kuliah sesuai jalur seleksi yang dipilih.
  6. Calon penerima KIP Kuliah yang sudah dinyatakan diterima sebagai mahasiswa di suatu perguruan tinggi, bisa melakukan verifikasi lebih lanjut sebelum diusulkan ke Puslapdik sebagai penerima KIP Kuliah.

Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2024

  1. Registrasi KIP Kuliah: 12 Februari-31 Oktober 2024
  2. Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2024
  3. Penetapan penerimaan baru: 1 Juli-31 Oktober 2024

Demikian link pendaftaran KIP Kuliah 2024 beserta cara pendaftarannya.

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Kategori 2 KIP Kuliah Maksudnya Apa? Yuk Cek Penjelasannya


Jakarta

Calon mahasiswa baru yang membutuhkan bantuan pendidikan untuk melanjutkan kuliah, kini sudah bisa mendaftar KIP Kuliah. Terdapat beberapa skema besaran bantuan biaya hidup per bulan, yang dibagi berdasarkan klaster wilayah.

Ketika mendaftar, siswa perlu memahami dua kategori atau golongan KIP Kuliah. Hal ini sempat dijelaskan dalam Sosialisasi Pendaftaran SNBT 2023 lalu yang disiarkan melalui YouTube Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (SNPMB BPPP).

Kategori 2 KIP Kuliah adalah..

Melalui sosialisasi tersebut, Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB 2023 Prof Arif Djunaidy menjelaskan, kategori 1 KIP Kuliah adalah peserta yang sudah terverifikasi Kementerian Sosial RI. Sementara, kategori 2 KIP Kuliah adalah peserta yang belum terverifikasi Kemensos RI.


Meski demikian, tidak ada perbedaan kedua golongan KIP Kuliah tersebut setelah nantinya resmi diterima sebagai mahasiswa.

Syarat Penerima KIP Kuliah 2024

Berdasarkan panduan KIP Kuliah tahun ini, berikut ini persyaratan penerima KIP Kuliah:

  1. Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus dua tahun sebelumnya.
  2. Sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk perguruan tinggi akademik maupun vokasi, baik di PTN atau PTS yang sudah terakreditasi, di prodi yang sudah terakreditasi secara resmi dan tercatat dalam sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  3. Mempunyai potensi akademik yang baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus, dengan didukung bukti dokumen yang sah.

Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2024

Calon penerima KIP Kuliah adalah mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan dibuktikan dengan:

  1. Mahasiswa pemegang atau pemilik KIP Pendidikan Menengah
  2. Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial yang ditetapkan kementerian yang menangani urusan pemerintahan bidang sosial, misalnya Program Keluarga Harapan (PKH) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  3. Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin maksimal pada desil 3 Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang ditetapkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  4. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan.
  5. Apabila calon penerima tak memenuhi salah satu dari 4 kriteria di atas, maka tetap bisa mendaftar KIP Kuliah selama memenuhi syarat miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, dengan dibuktikan melalui:
  • Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua atau wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga, maksimal Rp 750 ribu.
  • Bukti keluarga miskin dalam bentuk surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan untuk menyatakan kondisi suatu keluarga yang termasuk golongan miskin atau tidak mampu.

Itulah penjelasan soal kategori 2 KIP Kuliah. Pahami persyaratannya sebelum mendaftar ya!

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S2 Ini Tanpa Batas Usia & Khusus Perempuan



Jakarta

Beasiswa S2 penuh tanpa batas usia dan khusus perempuan disediakan dalam program British Council for Woman in STEM Scholarship. Beasiswa kuliah di Inggris ini diperuntukkan bagi lulusan S1 bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) Penerima beasiswa akan lanjut S2 STEM di kampus utama Inggris.

Beasiswa British Council for Woman in STEM meliputi biaya kuliah, biaya hidup, ongkos pesawat, serta biaya visa dan kesehatan. Uang ganti tes bahasa Inggris IELTS juga disediakan jika perlu, seperti dikutip dari laman resminya.

Beasiswa ini diharapkan dapat mendorong pendidikan, pelatihan, dan rekrutmen perempuan di bidang STEM. Berdasarkan data Organisasi Pendidikan Ilmiah dan Budaya PBB (UNESCO), kurang dari 30 persen peneliti dunia yang seorang perempuan.


Di samping itu, hanya 30 persen mahasiswa perempuan saja di dunia yang memilih kuliah bidang STEM. Pemberian beasiswa diharapkan dapat mendukung terwujudnya peningkatan keberagaman tenaga kerja, penghasilan dan karya ilmiah yang lebih baik, perspektif dan ide yang lebih beragam, serta organisasi yang lebih kompetitif.

Kriteria Pendaftar Beasiswa British Council for Woman in STEM

  1. Dapat kuliah di Inggris dalam satu tahun ajaran mulai September/Oktober
  2. Menunjukkan kebutuhan dukungan finansial
  3. Sudah meraih gelar sarjana yang memungkinkan akses ke salah satu prodi S2 di Inggris
  4. Memenuhi syarat kemampuan bahasa Inggris di S2 kampus Inggris
  5. Aktif di lapangan, dibuktikan dengan pengalaman kerja, atau memiliki minat yang terbukti pada bidang studi mereka
  6. Berminat tinggi dengan prodinya dan berkomitmen terlibat sebagai alumnus beasiswa British Council

Cara Daftar Beasiswa

Batas waktu pendaftaran beasiswa British Council for Woman in STEM bergantung pada batas waktu pendaftaran kampus tujuan. Sebab, semua pendaftaran dikirimkan langsung perguruan tinggi tujuan.

Berikut cara daftar beasiswa:

  1. Buka laman https://www.britishcouncil.id/en/study-uk/women-in-STEM
  2. Cek link beasiswa kampus yang dibuka
  3. Penuhi persyaratan dan lengkapi dokumennya
  4. Mendaftar ke kampus-kampus tujuan, boleh lebih dari satu

Informasi lebih lanjut tentang beasiswa khusus perempuan British Council ini bisa dicek di tautan ini. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Smart Scholarship YBM BRILiaN 2024 Dibuka, Siswa SMA & Sederajat Kelas XI Merapat!



Jakarta

Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN, Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali membuka pendaftaran Smart Scholarship 2024. Pendaftaran beasiswa dilakukan secara daring hingga 27 Februari 2024 melalui tautan http://brilian.in/daftar-smartscholarship.

YBM BRILiaN Smart Scholarship adalah beasiswa khusus pelajar kelas XI SMA/sederajat yang memiliki potensi akademik baik dan berprestasi tetapi mengalami keterbatasan finansial.

Penerima beasiswa nantinya akan mendapat tunjangan prestasi, motivasi, dan pembinaan kapasitas diri, hingga pembinaan masuk PTN. Beasiswa ini bisa diikuti oleh siswa di seluruh Indonesia yang memenuhi syarat pendaftaran.


Untuk itu, berikut kriteria pendaftar, syarat, dan cara mendaftar YBM BRILiaN Smart Scholarship dikutip dari unggahan Instagram @ybmbrilian, Jumat (16/2/2024) selengkapnya.

YBM BRILiaN Smart Scholarship 2024

Kriteria Pendaftar

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Siswa/siswi aktif SMA/sederajat kelas XI seluruh Indonesia
  3. Memiliki potensi akademik baik dan dorongan berprestasi tinggi
  4. Memiliki keterbatasan finansial

Syarat Pendaftaran

1. Scan/foto Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan tentang susunan keluarga

2. Scan/foto rapor terakhir

3. Foto rumah tampak depan

4. Scan sertifikat/penghargaan prestasi bila ada

5. Scan/foto salah satu di antara dokumen berikut:

  • Surat keterangan penghasilan orang tua/wali
  • Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
  • Kartu Peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Kartu Peserta Program Indonesia Pintar
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kepala desa/kepala dusun/instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat yang dapat dibuktikan kebenarannya.

Untuk diingat, pendaftaran beasiswa ini hanya bisa dilakukan secara daring melalui tautan http://brilian.in/daftar-smartscholarship. Cukup isi seluruh informasi data yang dibutuhkan hingga akhir dan aplikasi pendaftaran milikmu akan terkirim.

Informasi selengkapnya tentang beasiswa ini termasuk pengumumannya dapat dilihat di Instagram @ybmbrilian ya. Yuk buruan daftar, siswa!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

Berapa Penghasilan Maksimal Ortu agar Lolos KIP Kuliah 2024? Ini Penjelasannya



Jakarta

Detikers mau daftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024? Sebelumnya, perlu diketahui salah satu syaratnya terkait maksimal penghasilan orang tua penerima.

Sebagaimana dijelaskan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, KIP Kuliah digelontorkan sebagai bantuan bagi mahasiswa perguruan tinggi yang terkendala ekonomi, tetapi mempunyai prestasi.

“Pemerintah akan menanggung biaya pendidikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang diterima pada program-program studi terbaik di Indonesia melalui KIP Kuliah Merdeka,” tutur Nadiem dalam buku Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2024, dikutip Jumat (16/2/2024).


Untuk bisa lolos menjadi penerima KIP Kuliah 2024, siswa harus memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu, termasuk kesesuaian penghasilan orang tua. Berapa syarat penghasilan orang tua penerima KIP Kuliah 2024? Simak informasinya berikut:

Syarat Penerima KIP Kuliah 2024

  • Penerima KIP Kuliah 2024 adalah lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal 2 tahun sebelumnya.
  • Dinyatakan lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru di PTN/PTS dan prodi terakreditasi.
  • Mempunyai potensi akademik tetapi terbatas secara ekonomi dan berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dibuktikan dokumen sah.
  • Mahasiswa pemegang atau pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) Pendidikan Menengah.
  • Mahasiswa dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang sosial seperti:
    – Mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH).
    – Mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
    – Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 (tiga) Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
    – Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.

Syarat Penghasilan Orang Tua Penerima KIP Kuliah 2024

Jika siswa telah memenuhi syarat di atas, tetapi tidak termasuk ke dalam salah satu golongan keluarga penerima bantuan sosial, apakah masih bisa mendaftar? Jawabannya adalah bisa, tetapi dengan syarat penghasilan orang tua sebagai berikut:

  • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp4.000.000 setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp750.000.
  • Mempunyai Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan untuk menyatakan kondisi suatu keluarga yang termasuk golongan miskin atau tidak mampu.

Besaran Bantuan KIP Kuliah 2024

1. Biaya Pendidikan

Biaya pendidikan akan diusulkan oleh setiap perguruan tinggi kepada Puslapdik sesuai dengan rataan besaran UKT mahasiswa non-KIP Kuliah. Ketentuan biaya pendidikan ini adalah sebagai berikut:

  • Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau Internasional maksimal Rp8.000.000 dan khusus prodi kedokteran maksimal Rp12.000.000
  • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp4.000.000
  • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp2.400.000

2. Tunjangan Hidup

Tunjangan hidup KIP Kuliah ini setiap wilayah berbeda dan mengacu hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS). Bantuan dibedakan menjadi lima klaster sesuai wilayah yakni:

  • Klaster 1: Rp800.000
  • Klaster 2: Rp950.000
  • Klaster 3: Rp1.100.000
  • Klaster 4: Rp1.250.000
  • Klaster 5: Rp1.400.000

Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2024

  • Pendaftaran Akun KIP-Kuliah : 12 Februari – 31 Oktober 2024
  • Seleksi di perguruan tinggi : 1 Juli – 31 Oktober 2024
  • Penetapan penerima baru : 1 Juli – 31 Oktober 2024

Itulah penjelasan terkait syarat penghasilan orang tua penerima KIP Kuliah. Semoga menjawab pertanyaan dari detikers ya.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com