Category Archives: Beasiswa

Pendaftaran KIP Kuliah 2024 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya!



Jakarta

Pendaftaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka 2024 resmi dibuka. Siswa bisa mendaftarkan diri mulai dari 12 Februari – 31 Oktober 2024.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Puslapdik, Abdul Kahar mengatakan anggaran dana untuk KIP Kuliah tahun ini sebesar Rp 13,9 triliun. Total dana tersebut akan disalurkan kepada 986.577 mahasiswa.

“Kuota penerima KIP Kuliah tahun ini adalah sebanyak 985.577 mahasiswa yang terdiri dari 200.000 mahasiswa penerima KIP Kuliah baru dan sisanya adalah mahasiswa penerima KIP Kuliah on going dan mahasiswa penerima bantuan biaya pendidikan on going,” ujarnya dalam siaran Youtube Kemdikbud, dikutip pada Senin (12/2/2024).


Menurut Abdul, pada program KIP Kuliah 2024 terdapat peningkatan kualitas sasaran dan inovasi dalam hal kuota penerima, perbaikan integrasi data calon penerima, peningkatan layanan KIP Kuliah, dan efektivitas penyaluran lewat layanan keuangan digital (fintech).

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti berharap pengadaan kembali KIP Kuliah ini dapat membantu para siswa dengan keterbatasan ekonomi untuk tetap bisa melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

“Diutamakan orang pertama dari keluarga miskin/rentan miskin yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi, tidak perlu khawatir melanjutkan studi ke perguruan tinggi di prodi unggulan dengan akreditasi terbaik karena dijamin pembiayaan pendidikan sampai lulus sesuai jangka waktu pemberian KIP Kuliah Merdeka,” tuturnya.

Syarat Penerima KIP Kuliah 2024

  • Siswa lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus tahun 2024 atau maksimal 2 tahun sebelumnya (2023 dan 2022)
  • Lulus seleksi di PTN atau PTS dengan prodi terakreditasi minimal C atau Baik
  • Mempunyai potensi akademik baik tetapi berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi
  • Penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) SMA/SMK yang terdata pada Dapodik dan SiPintar
  • Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau penerima bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan bidang sosial seperti mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
  • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin maksimal pada 3 desil pada Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan Kemenko PMK
  • Mahasiswa dari panti sosial/asuhan
  • Mahasiswa yang memenuhi syarat berikut:
    – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau Rp 750 ribu per anggota keluarga
    – Bukti keluarga miskin dalam bentuk surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan

Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2024

  • Pendaftaran: 12 Februari – 31 Oktober 2024
  • Seleksi KIP Kuliah di kampus: 1 Juli – 31 Oktober 2024
  • Penetapan penerima baru: 1 juli – 31 Oktober 2024

Itulah informasi mengenai KIP Kuliah 2024. Bagi detikers yang akan mendaftar, yuk segera buat akun di laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/!

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran LPDP Batch 1 2024 Tutup Malam Ini, Cek Lagi Dokumen Persyaratannya!



Jakarta

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) batch 1 tutup malam ini, Senin (12/2/2024) pukul 23.59 WIB. Calon mahasiswa masih bisa menyelesaikan aplikasi pendaftaran di laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

Beasiswa LPDP 2024 akan dibuka sebanyak dua gelombang. Gelombang pertama ditutup malam ini dan gelombang kedua akan memulai pendaftaran pada 19 Juni 2024 mendatang.

Pada 2024, ada empat kategori beasiswa LPDP yang dibuka yakni reguler, afirmasi, targeted, dan juga double degree/joint degree. Keseluruhan beasiswa diberikan untuk jenjang pendidikan magister ataupun doktor.


Setelah menjalankan studi, penerima beasiswa diwajibkan kembali ke Tanah Air dan mengabdi di Indonesia dengan ketentuan yang berlaku, yakni wajib berkontribusi selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun (2N+1). Bila tidak, ada berbagai sanksi yang mengancam para awardee.

Sebelum menyelesaikan pendaftaran, cek kesiapan aplikasimu. Berikut daftar dokumen yang dibutuhkan selama pendaftaran dikutip dari Booklet Beasiswa LPDP Reguler Tahun 2024, Senin (12/2/2024).

Daftar Dokumen Seleksi LPDP 2024

Selama pendaftaran peserta diharuskan mengisi dan mengunggah dokumen persyaratan, seperti:

  1. Biodata diri: Pengisian di formulir online
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP): Unggah
  3. Scan Ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau Surat Keterangan Lulus (SKL): Unggah
  4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi): Unggah
  5. Scan transkrip nilai S1/S2: Unggah
  6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/Kemenag: Unggah
  7. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/Kemenag: Unggah
  8. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku: Unggah
  9. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional: Unggah
  10. Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan pendaftaran beasiswa: Pengisian di formulir online dan diunggah
  11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran: Pengisian di formulir online
  12. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/Polri: Unggah
  13. Profil diri pada formulir pendaftaran: Pengisian di formulir online
  14. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia: Pengisian di formulir online
  15. Proposal penelitian (khusus Doktor): Pengisian di formulir online
  16. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi: Pengisian di formulir online

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Batch 1 2024

  • Pendaftaran: hingga 12 Februari 2024 pukul 23.59 WIB
  • Seleksi administrasi: 15-28 Februari 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 1 Maret 2024
  • Pengajuan sanggah: 2-3 Maret 2024
  • Pengumuman hasil sanggah: 14 Maret 2024
  • Seleksi bakat skolastik: 18-22 Maret 2024
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 27 Maret 2024
  • Seleksi substansi: 2 April-31 Mei 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 10 Juni 2024
  • Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2024

Demikian informasi terkait pendaftaran LPDP yang segera ditutup hari ini pukul 23.59 WIB. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi laman LPDP di tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/ ya, semoga berhasil!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2024 buat Kuliah di Jepang, Sudah Daftar?



Jakarta

Beasiswa Mitsui-Bussan Scholarship Program for Indonesia dari Mitsui & Co Ltd dibuka untuk calon mahasiswa. Penerima beasiswa akan dibiayai belajar bahasa Jepang selama 1,5 tahun dan kuliah di Jepang pada jenjang S1 selama 4 tahun.

Beasiswa Mitsui-Bussan 2024 meliputi tunjangan hidup 145 ribu yen (Rp 15 juta) per bulan, ongkos pesawat Indonesia-Jepang PP, asuransi perjalanan, tunjangan kedatangan 50 ribu yen (Rp 5 juta), dan biaya ujian masuk dan biaya kursus bahasa di Japanese Language serta kampus tujuan, seperti dikutip dari laman resminya.

Beasiswa kuliah di Jepang ini juga menyediakan subsidi biaya tempat tinggal 5 ribu yen (Rp 500 ribu) per bulan selama kursus bahasa dan 25 ribu yen (Rp 2,6 juta) per bulan selama kuliah. Biaya buku teks yang diperlukan untuk kursus dan kuliah juga ditanggung dalam beasiswa ini.


Syarat Beasiswa Mitsui-Bussan 2024

  1. WNI
  2. Usia kurang dari 20 tahun per 1 April 2024
  3. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama periode beasiswa
  4. Lulusan SMA IPA atau IPS
  5. Bagi lulusan IPA, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
  6. Bagi lulusan IPS, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Ekonomi, Geografi, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
  7. Bersedia belajar bahasa Jepang dan menerima pendidikan tinggi di Jepang dalam bahasa Jepang, tiap skor bahasa Jepang di JLPT tingkat N1-N5 dipertimbangkan dalam seleksi
  8. Sehat jasmani dan rohani, tidak mengalami penyakit infeksius

Bidang Kuliah yang Dapat Dipilih

  • Matematika, fisika, kimia, ilmu komputer dan informasi, biologi, biofisika dan biokimia, geologi, dan lainnya
  • Teknik sipil, arsitektur, tenik urban, teknik lingkungan, dan lainnya
  • Teknik mesin, teknik presisi, dan lainnya
  • Teknik Perkapalan dan Kelautan, Aeronautika, dan lainnya
  • Teknik elektro, elektronika, teknik komunikasi dan informasi, dan lainnya
  • Metalurgi, ilmu material, dan lainnya
  • Kimia terapan, teknik kimia, dan lainnya
  • Teknik industri, manajemen produksi dan pabrik, manajemen plant, dan lainnya
  • Teknik pertanian, ilmu kehutanan dan perikanan, kimia pertanian, agrobiologi, teknik pangan, dan lainnya
  • Hukum sipil, hukum publik, ilmu politik, dan lainnya
  • Teori ekonomi, sejarah ekonomi, kebijakan ekonomi, dan lainnya
  • Manajemen perusahaan, akuntansi, pemasaran dan perdagangan, keuangan, asuransi, hubungan industri, ekonometri, ekonomi internasional

Jadwal Beasiswa Kuliah di Jepang Mitsui-Bussan

  • Pendaftaran: hingga 16 Februari 2024
  • Seleksi 1 – Ujian tulis matematika dan bahasa Inggris: 21 April 2024 secara daring
  • Seleksi 2 – Aptitude test: 7 Mei 2024 secara daring
  • Seleksi 2 – Pengecekan kesehatan: 20 Mei 2024
  • Seleksi 3 – Wawancara dengan Managing Committee Program: 11 Juni 2024 di PT Mitsui Indonesia Office

Dokumen Seleksi

  1. Salinan form pendaftaran lengkap dengan nomor registrasi
  2. Foto 4×3 dari 6 bulan terakhir
  3. Rapor kelas 10-12 SMA
  4. Surat rekomendasi dari kepala sekolah dalam bahasa Inggris

Jika lolos Seleksi 1, peserta harus menyertakan dokumen berikut untuk ikut Seleksi 2:

  1. Salinan ijazah SMA dan nilai ujian akhir
  2. Salinan KTP atau Kartu Pelajar
  3. Surat persetujuan dalam bahasa Inggris, ditandatangani orang tua atau wali
  4. Sertifikat TOEFL, TOEIC, IELTS, JLPT, atau sertifikat skor bahasa yang dikeluarkan institusi bahasa bereputasi internasional lain
  5. Sertifikat prestasi atau penghargaan dari organisasi internasional bereputasi jika ada

Pendaftaran beasiswa Mitsui-Bussan 2024 dapat dilakukan secara daring di https://www.mbkscholarship-id.com/. Semoga berhasil, detikers!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2023 Bulan Februari Cair, Catat Hal Penting Ini!



Jakarta

Pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap II tahun 2024 bulan Februari mulai dilaksanakan secara bertahap mulai 6 Februari 2024 lalu. Jumlah penerima pada pencairan Februari ini diketahui sebanyak 656.390 peserta didik yang terbagi dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan PKBM.

Untuk dicatat, penggunaan biaya rutin yang bisa digunakan orang tua siswa secara tunai maksimal sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisanya, penggunaan KJP hanya bisa dilakukan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Selain penggunaan dana, orang tua wali dan siswa penerima KJP wajib mematuhi seluruh aturan yang ditetapkan. Karena bila siswa melanggar, ia bisa kehilangan haknya sebagai penerima KJP.


Lalu berapa besaran yang diterima siswa? Berikut daftar lengkapnya dikutip dari postingan Instagram UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Kamis (8/2/2024).

Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2023 Bulan Februari 2024

1. Jenjang SD/MI

  • Besaran dana per bulan: Rp 135.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130.000
  • Jumlah penerima: 298.989 peserta didik

2. Jenjang SMP/MTs

  • Besaran dana per bulan: Rp 185.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170.000
  • Jumlah penerima: 185.639 peserta didik

3. Jenjang SMA/MA

  • Besaran dana per bulan: Rp 235.000 (biaya rutin) dan Rp 185.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290.000
  • Jumlah penerima: 63.897 peserta didik

4. Jenjang SMK

  • Besaran dana per bulan: Rp 235.000 (biaya rutin) dan Rp 215.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240.000
  • Jumlah penerima: 105.982 peserta didik

5. PKBM

  • Besaran dana per bulan: Rp 185.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
  • Jumlah penerima: 1.883 peserta didik

Ketentuan Pencabutan KJP Plus Siswa

Seluruh aturan tentang KJP Plus tertuang dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 110 Tahun 2021 tentang Bantuan Sosial Biaya Pendidikan. Di dalamnya termasuk pula ketentuan pencabutan KJP Plus sebagai sanksi dari pelanggaran yang dilakukan siswa.

Mengutip arsip detikEdu berdasarkan pasal 23 dan pasal 24 Pergub DKI Jakarta No 110 Tahun 2021, ini penyebab KJP Plus bisa dicabut manfaatnya:

1. Membelanjakan Bantuan Sosial Biaya Pendidikan di luar penggunaan yang telah diatur dalam Pergub DKI Jakarta No 110 Tahun 2021

2. Kegiatan yang berkaitan dengan siswa seperti:

  • Melakukan perbuatan asusila, pergaulan bebas atau pelecehan seksual.
  • Terlibat dalam kekerasan atau perundungan, tawuran, geng motor atau geng sekolah.
  • Minum minuman keras/beralkohol.
  • Terlibat dalam pencurian, pemalakan, pemerasan/penjambretan, perkelahian, hingga penipuan.
  • Terlibat dalam mencontek massal atau membocorkan soal atau kunci jawaban.
  • Terlibat pornoaksi atau pornografi hingga menyebarkan gambar tidak senonoh baik secara konvensional maupun melalui media daring.
  • Membawa senjata tajam dan peralatan lain yang membahayakan.
  • Melakukan perbuatan yang melanggar peraturan tata tertib atau peraturan sekolah termasuk bolos sekolah minimal 4 kali dalam 1 bulan hingga terlambat masuk sekolah berturut-turut paling sedikit 6 kali dalam 1 bulan.
  • Menjaminkan atau meminjamkan buku tabungan KJP Plus kepada pihak manapun dan dalam bentuk apapun.
  • Menghabiskan biaya KJP untuk belanja penggunaan yang tidak dibutuhkan.

3. Kegiatan yang berkaitan dengan orang tua siswa seperti:

  • Mengoordinasikan pelaksanaan pencairan atau pemindahan buku rekening dana dengan imbalan tertentu.
  • Memalsukan bukti belanja penggunaan KJP.
  • Mengoordinasikan bukti penggunaan KJP sebagai pertanggungjawaban.
  • Menggunakan jasa pihak ketiga untuk melakukan pencairan KJP dengan menjanjikan imbalan tertentu.
  • Menjaminkan atau meminjamkan buku tabungan KJP Plus kepada pihak manapun dan dalam bentuk apapun.
  • Menghabiskan biaya KJP untuk belanja penggunaan yang tidak dibutuhkan.

Itulah informasi terkait pencairan KJP Plus Tahap II Tahun 2023 bulan Februari sekaligus catatan hal-hal yang bisa membuat KJP dicabut. Jadi, perhatikan dengan seksama ya detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Batas Aktivasi Rekening PIP Kemdikbud 2023 Kembali Diperpanjang, Cek Tanggalnya di Sini



Jakarta

Batas akhir aktivasi rekening PIP Kemdikbud kembali diperpanjang. Sampai tanggal berapa?

PIP Kemdikbud lewat Instagram resmi @sobatpip mengumumkan perpanjangan batas aktivasi rekening PIP Kemdikbud bagi siswa yang masuk dalam SK Nominasi penerima tahun 2023. Berdasarkan pengumuman tersebut, batas aktivasi diperpanjang hingga 29 Februari 2024.

“Batas akhir aktivasi bagi peserta didik yang masuk dalam SK Nominasi PIP tahun 2023 diperpanjang sampai dengan 29 Februari 2024. Yuk, segera lakukan aktivasi di bank penyalur.” tulis pengumuman tersebut dikutip Rabu (7/2/2024).


PIP Kemdikbud adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah kepada siswa dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan. Menurut laman resminya, PIP diperuntukkan bagi anak berusia 6 tahun sampai dengan 21 tahun.

Adapun besaran dana bantuan PIP yaitu Rp 450 ribu per tahun untuk siswa SD/sederajat, Rp 750 ribu per tahun untuk siswa SMP/sederajat, dan Rp 1,8 juta per tahun untuk siswa SMA/sederajat. Besaran dana bantuan SMA/sederajat ini naik dari Rp 1 juta.

“Peningkatan satuan bantuan yang semula Rp 1.000.000 menjadi Rp 1.800.000 untuk pelajar SMA dan SMK,” kata Nadiem saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara penyerahan bantuan PIP Tahun 2024 di Gelanggang Olahraga Samapta, Magelang, Jawa Tengah, Senin (22/1/2024), dalam laman resmi Kemdikbud dikutip Rabu (7/2/2024).

Aktivasi rekening PIP dapat dilakukan langsung oleh siswa, orang tua, atau wali siswa. Siswa yang sudah aktivasi rekening akan segera ditetapkan sebagai penerima PIP.

Bagaimana cara aktivasi rekening Simpel PIP Kemdikbud? Berikut caranya.

Cara Aktivasi Rekening Simpel PIP Kemdikbud

  1. Siapkan surat keterangan aktivasi rekening dari sekolah
  2. Siapkan identitas KTP/Kartu Pelajar baik siswa atau wali siswa
  3. Datang ke bank yang sudah bekerja sama dengan panitia PIP Kemendikbud, yakni BRI, BNI, dan BSI
  4. Isi formulir pembuatan rekening Simpel PIP

Cara Daftar Peserta Penerima PIP Kemendikbud

Bagi siswa yang berminat menjadi penerima PIP Kemdikbud, bisa mendaftarkan diri dengan langkah berikut:

  1. Jika tidak punya KIP, siswa bisa daftar dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk melengkapi syarat pendaftaran
  2. Jika tidak punya KKS, minta dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di RT/RW dan kelurahan/desa setempat
  3. Bawa KKS orang tua yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau SKTM tersebut ke sekolah atau lembaga pendidikan terdekat
  4. Mendaftar ke sekolah atau lembaga pendidikan terdekat
  5. Pastikan data siswa termasuk nama, tanggal lahir, alamat, dan lainnya sudah sesuai dengan yang di NISN
  6. Sekolah atau lembaga pendidikan terdekat akan mengusulkan nama peserta didik untuk menjadi calon penerima KIP ke direktorat Kemendikbud

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

Siap-siap! Kemdikbud Umumkan KIP Kuliah Segera Dibuka, Ini yang Dibutuhkan


Jakarta

Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024 akan segera dibuka pendaftarannya. Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek RI mengumumkan hal ini melalui akun media sosial resmi.

“Yuk, bersiap-siap untuk pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024!” tulis Puslapdik, dikutip dari Instagram @puslapdik_dikbud, Rabu (7/2/2024).

Bagi para calon mahasiswa baru yang akan mendaftar KIP Kuliah, ada beberapa data yang perlu dipersiapkan. Selain itu, Puslapdik Kemendikbudristek juga mengimbau untuk terus memantau laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id.


Data untuk Daftar KIP Kuliah

  1. Nomor induk siswa nasional (NISN)
  2. Nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
  3. Nomor induk kependudukan (NIK)

Data-data di atas harus dipastikan valid sesuai yang tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbudristek.

Syarat-syarat KIP Kuliah

Syarat Penerima

Saat ini Puslapdik Kemendikbudristek belum mengeluarkan informasi persyaratan KIP Kuliah. Namun apabila detikers hendak bersiap-siap lebih awal, merujuk pendaftaran tahun sebelumnya, berikut ini persyaratannya:

  • Lulusan SMA/SMK/ sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus dua tahun sebelumnya.
  • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru dari jalur masuk apa pun di perguruan tinggi akademik atau vokasi di PTN/PTS pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat dalam sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, yang didukung bukti dokumen sah.

Syarat Ekonomi

  • Pemegang KIP Menengah
  • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan Kemensos RI, misalnya bansos Program Keluarga Harapan; Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan, dan Bantuan Pangan Non Tunai.
  • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil 3 Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang ditetapkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan.
  • Jika tidak memenuhi salah satu dari kriteria di atas, maka tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi syarat miskin/rentan miskin yang dibuktikan dengan bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
  • Bukti keluarga miskin dalam bentuk SKTM yang dikeluarkan dan dilegalisasi minimal tingkat desa/kelurahan.

(nah/nwy)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Menulis Esai IISMA dari Awardee di Ceko, Personal Branding Jadi Kunci



Jakarta

Pendaftaran Indonesia International Student Mobility Award (IISMA) 2024 telah dibuka hingga 14 Februari 2024. Sebelum mendaftar, intip dulu tips menulis esai IISMA dari awardee.

IISMA adalah beasiswa Kemendikbudristek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mendukung pertukaran mahasiswa RI ke universitas dan industri terpercaya di luar negeri. IISMA terbuka untuk mahasiswa sarjana dan vokasi.

Salah satu penerima IISMA, Wahidah Mevi Nihayah, membagikan pengalamannya dalam mengikuti IISMA. Dari pengalaman itu ia dapat menjalin hubungan internasional dengan teman dari berbagai belahan dunia.


Ia juga mengasah kemampuan cultural intelligence-nya. Bertemu dengan orang-orang dengan latar belakang berbeda dan hidup di negara yang budayanya unfamiliar membuatnya belajar.

“IISMA memberikan kita kesempatan untuk belajar mata kuliah yang tidak linier dengan program studi kita. Pada akhirnya, aku sangat bersyukur karena pengetahuan di bidang disiplin ilmu lain itu mampu memperkuat dan melengkapi apa yang sudah aku pelajari di Ilmu Komunikasi UNAIR,” ungkapnya dalam laman Unair, Selasa (6/2/2024).

Kendati demikian, ia membagikan tantangan yang sempat dihadapi selama IISMA. Awardee IISMA di Ceko itu merasakan perbedaan cuaca antara Ceko dengan Indonesia. Selain itu, budaya jalan kaki dan makanan menjadi kendala baginya.

“IISMA is not just all about the rainbows. Di samping keuntungan yang kurasakan, pastinya ada tantangan juga. Akan tetapi, lambat laun aku bisa beradaptasi dengan perbedaan itu,” terangnya.

Ia juga membagikan tips menulis esai bagi mahasiswa yang tertarik mendaftar IISMA. Simak berikut ini, yuk!

Tips Menulis Essay IISMA dari Awardee

1. Tujuan yang Unik

Baginya, esai merupakan salah satu dokumen yang sangat krusial dari IISMA. Oleh karena itu, Mevi menyarankan agar pelamar IISMA bisa menuliskan tujuan yang unik dan sebenarnya.

“Temukan sesuatu yang mampu merepresentasikanmu dan keunikanmu. Dikarenakan alasan klise sudah disampaikan oleh ribuan pendaftar sehingga itu tidak membuatmu outstanding,” tutur Mevi.

2. Personal Branding

Tips selanjutnya adalah menentukan personal brand yang ingin dipresentasikan di esai. Mevi mengungkapkan bahwa untuk menentukan personal brand, dirinya melakukan refleksi diri dengan 3 aspek, yakni pengalaman di masa lalu, keahlian saat ini, dan cita-cita.

“Kemudian cari benang merah untuk menggabungkan 3 aspek dan personal brand kamu dengan tujuan mendaftar IISMA serta pemilihan kampus dan courses,” ujarnya.

3. Riset Soal Kampus

Tips terakhir ialah lakukan riset mendalam soal kampus dan mata kuliah yang akan dipilih. Karena kampus ini akan menjadi tempat kamu belajar selama satu semester mendatang.

“Tips terakhir dariku adalah melakukan riset mendalam tentang kampus dan courses yang kamu pilih,” pungkasnya.

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Buntut Tawuran di Flyover Pasar Rebo, 2 KJP Plus Pelajar Dicabut



Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) milik pelajar yang terlibat tawuran di kolong flyover Pasar Rebo, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu (28/1/2024).

“(Pencabutan KJP Plus) ini diatur dalam Pasal 23 sampai dengan 26 dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 110 Tahun 2021 tentang Bantuan Sosial Biaya Pendidikan,” ujar Kepala Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Waluyo dalam Antara dikutip Selasa (6/2/2024).

Berdasarkan aturan tersebut, pelajar penerima Bantuan Sosial Biaya Pendidikan dilarang membelanjakan Bantuan Sosial Biaya Pendidikan di luar penggunaan yang telah diatur dalam Peraturan Gubernur, merokok, menggunakan dan mengedarkan narkotika, dan obat-obatan terlarang.


Penerima Bantuan Sosial Biaya Pendidikan juga dilarang melakukan perbuatan asusila, pergaulan bebas, atau pelecehan seksual, terlibat dalam kekerasan atau perundungan, terlibat tawuran, geng motor atau geng sekolah, minum minuman keras atau beralkohol, terlibat pencurian, melakukan pemalakan, pemerasan, penjambretan, terlibat perkelahian, dan penipuan dan tindakan terlarang lainnya.

Berdasarkan pemeriksaan para pelaku tawuran membeli senjata tajam di toko online. Polisi juga mengungkap kedua kelompok sudah berjanjian untuk tawuran via WhatsApp (WA). Sebelum tawuran, para pelaku sempat pesta minuman keras (miras).

Polisi telah menangkap empat pelaku tawuran yang mengakibatkan seorang remaja berinisial DSS (18) mengalami luka parah di bagian pergelangan tangan.

“Empat pelaku sudah kita tangkap. Mereka berinisial AM (17), AP (16), RA (15) dan P (17),” kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, dalam detikNews.

Para pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda. Namun pelaku lainnya berinisial FAA, yang merupakan otak dari tawuran itu, masih menjadi buron.

“Satu pelaku yang merupakan otak dari aksi tawuran masih DPO. Kami mengerahkan personel untuk mengejar pelaku hingga ke daerah,” kata dia.

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

Daftar Beasiswa Kuliah yang Dibuka UII Yogyakarta, Calon Mahasiswa Cek!



Jakarta

Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menjadi perguruan tinggi swasta (PTS) yang menyediakan berbagai program beasiswa. Mulai dari beasiswa hafiz, santri, atlet & seni, hingga KIP.

Lima di antara beasiswa yang disediakan UII Yogyakarta diseleksi melalui pola Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB). Lima beasiswa tersebut adalah Beasiswa Hafiz, Beasiswa Santri, Beasiswa Dhuafa, Beasiswa Atlet & Seni, dan Beasiswa KIP.

Dikutip dari situs resmi UII, PSB adalah pola seleksi yang dilakukan melalui penilaian rekam jejak prestasi (nilai rapor dan prestasi penunjang). Nilai rapor yang digunakan adalah nilai rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5, pada mata pelajaran sesuai ‘Tabel Pemetaan Mata Pelajaran’, yang bisa cek DI SINI.


Pola seleksi PSB ini hanya dapat diikuti oleh peserta seleksi lulusan tahun 2023 (hanya bagi yang melakukan pengabdian di Pondok Pesantren) dan lulusan tahun 2024.

Daftar Beasiswa Kuliah di UII Yogyakarta:

1. Beasiswa Hafizah Hafiz

– Biaya pendaftaran seleksi ini Rp 200 ribu untuk pilihan program studi nonkedokteran dan Rp 400 ribu untuk pilihan program studi kedokteran.

– Seleksi berdasarkan nilai rapor dan kemampuan hafalan Al-Qur’an minimal 15 Juz

– PSB Beasiswa Hafizah Hafiz terbuka untuk program studi kedokteran, hanya untuk lulusan/calon lulusan SMA/MA/pondok pesantren/SMK kesehatan (jurusan IPA) lulusan tahun 2023 atau 2024

– Usia maksimal 21 tahun per tanggal 31 Agustus 2024.

Jenis Beasiswa

Terdapat dua jenis beasiswa yang dapat diterima, yaitu Beasiswa 30 Juz dan Beasiswa 15 Juz. Beasiswa 30 Juz adalah beasiswa yang meliputi pembebasan biaya Dana Catur Darma, pembebasan biaya uang kuliah, serta bantuan biaya hidup (bulanan).

Beasiswa 15 Juz adalah beasiswa yang meliputi pembebasan biaya Dana Catur Darma dan pembebasan biaya uang kuliah.

Syarat Dokumen

1. Rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk mata pelajaran sesuai dengan tabel pemetaan mata pelajaran.

2. Sertifikat/syahadah/surat keterangan hafalan Al-Qur’an (minimum 15 juz).

3. Asesmen diri PSB Beasiswa Hafizah Hafiz (form dapat diunduh di laman https://pmb.uii.ac.id/unduh/)

4. Surat keterangan pengabdian di pondok pesantren/sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2023.

5. Karya gambar/sketsa buatan sendiri sebanyak 3 buah yang terdiri dari landmark kota tinggal, bagian dalam rumah sendiri, dan bagian luar rumah sendiri (khusus untuk pilihan program studi arsitektur).

Jadwal unggah dokumen sendiri dimulai pada 15 sampai dengan 31 Januari 2024.

2. Beasiswa Santri

– Biaya pendaftaran untuk PSB Beasiswa Santri adalah Rp 200 ribu

– Peserta dapat memilih hingga 3 program studi, kecuali program studi kedokteran.

– Seleksi berdasarkan nilai rapor dan prestasi unggul dalam ilmu keagamaan, serta penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab yang baik.

Cakupan Penerima Beasiswa

Beasiswa yang dapat diterima adalah pembebasan biaya Dana Catur Darma, pembebasan biaya uang kuliah, serta akomodasi tempat tinggal di Pondok Pesantren UII (bebas biaya).

Selain menempuh pendidikan akademik, peserta seleksi yang menerima beasiswa ini juga akan mengikuti pendidikan di Pondok Pesantren UII.

Syarat Dokumen

1. Rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk mata pelajaran sesuai dengan tabel pemetaan mata pelajaran.

2. Asesmen Diri PSB Beasiswa Santri (dapat diunduh di laman https://pmb.uii.ac.id/unduh/)

3. Esai/artikel singkat bertema “Peran Cendekiawan Muslim untuk Umat” (karangan sendiri).

4. Esai/artikel singkat bertema “Capaian Prestasi Inspiratif dalam Hidupku” (karangan sendiri).

5. Prestasi di bidang ilmu keagamaan (bisa lebih dari satu) tingkat provinsi, nasional, atau internasional. Prestasi yang dapat digunakan adalah prestasi yang didapat selama menempuh pendidikan di SMA/MA/pondok pesantren/SMK.

6. Surat keterangan pengabdian di pondok pesantren/sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2023.

7. Karya gambar/sketsa buatan sendiri sebanyak 3 buah yang terdiri dari landmark kota tinggal, bagian dalam rumah sendiri, dan bagian luar rumah sendiri (khusus untuk pilihan program studi arsitektur).

Unggah dokumen dimulai pada 4 sampai dengan 20 Maret 2024.

3. Beasiswa Dhuafa

– Biaya pendaftaran untuk PSB Beasiswa Dhuafa adalah Rp 50 ribu

– Diperuntukkan bagi peserta dengan prestasi akademik unggul yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan.

– Peserta diperbolehkan memilih hingga 3 program studi, kecuali program studi kedokteran.

Cakupan Beasiswa

Beasiswa yang dapat diterima adalah pembebasan biaya Dana Catur Darma dan pembebasan biaya uang kuliah.

Syarat Dokumen

1. Rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk mata pelajaran sesuai dengan tabel pemetaan mata pelajaran.

2. Asesmen diri PSB Beasiswa Dhuafa (dapat diunduh di laman https://pmb.uii.ac.id/unduh/)

3. Keterangan tidak mampu yang dapat berupa (salah satu) kartu miskin, kartu Program Keluarga Harapan, Kartu Keluarga Sejahtera, dokumen keterangan tidak mampu, dokumen keterangan dari panti sosial/panti asuhan.

4. Kartu Keluarga dan foto rumah tinggal (seluruh bagian luar rumah terlihat).

5. Prestasi di bidang akademik (bisa lebih dari satu) tingkat provinsi, nasional, atau internasional. Prestasi yang dapat digunakan adalah prestasi yang didapat selama menempuh pendidikan di SMA/MA/pondok pesantren/SMK.

6. Surat keterangan pengabdian di pondok pesantren/sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2023.

7. Karya gambar/sketsa buatan sendiri sebanyak 3 buah yang terdiri dari landmark kota tinggal, bagian dalam rumah sendiri, dan bagian luar rumah sendiri (khusus untuk pilihan program studi arsitektur).

Unggah dokumen dimulai pada 15 sampai dengan 28 Februari 2024.

4. Beasiswa Atlet & Juara Seni

– Biaya pendaftaran untuk PSB Beasiswa Atlet & Juara Seni adalah Rp 200 ribu

– Diperuntukkan bagi peserta seleksi dengan prestasi unggul di bidang olahraga atau seni.

– Peserta dapat memilih hingga 3 program studi, tetapi tidak termasuk program studi kedokteran.

Cakupan Beasiswa

Beasiswa yang dapat diterima adalah pembebasan biaya Dana Catur Darma dan pembebasan biaya uang kuliah.

Syarat Dokumen

1. Rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk mata pelajaran sesuai dengan tabel pemetaan mata pelajaran.

2. Asesmen diri PSB Beasiswa Atlet & Juara Seni (form dapat diunduh di laman https://pmb.uii.ac.id/unduh)

3. Sertifikat pemenang/juara di bidang olahraga atau seni tingkat provinsi, nasional, dan internasional.

4. Surat rekomendasi dari pelatih dan induk organisasi olahraga (khusus bidang olahraga).

5. Surat rekomendasi dari pelatih/kepala sekolah/organisasi pembina (khusus bidang seni).

6. Surat rekomendasi dari LPTQ wilayah (khusus prestasi bidang MTQ).

7. Surat keterangan sehat dari dokter di rumah sakit, klinik, atau puskesmas.

8. Surat keterangan pengabdian di pondok pesantren/sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2023.

9. Karya gambar/sketsa buatan sendiri sebanyak 3 buah yang terdiri dari landmark kota tinggal, bagian dalam rumah sendiri, dan bagian luar rumah sendiri (khusus untuk pilihan program studi arsitektur).

Unggah dokumen dimulai pada 15 sampai dengan 31 Januari 2024.

5. Beasiswa KIP

– Pendaftaran PSB Beasiswa KIP tidak dipungut biaya (gratis).

– PSB Beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) diperuntukkan bagi peserta seleksi dengan prestasi unggul dan membutuhkan bantuan biaya pendidikan.

– Nilai rapor yang digunakan adalah nilai rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 pada 4 nilai mata pelajaran (pengetahuan), yaitu agama, matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.

– Proses seleksi awal akan selenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia melalui Program Kuliah Merdeka.

– Informasi seleksi awal dapat diakses melalui laman web kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau melalui aplikasi KIP Kuliah mobile apps (berbasis android).

6. Beasiswa Unggulan

Selain beasiswa dengan pola seleksi PSB, terdapat juga beasiswa yang ditawarkan setelah para mahasiswa menempuh perkuliahan di Universitas Islam Indonesia, yaitu Beasiswa Unggulan.

Seleksi Beasiswa Unggulan diselenggarakan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 dengan mengikuti jadwal akademik yang berlaku.

Persyaratan Beasiswa Unggulan

1. Terdaftar sebagai mahasiswa angkatan baru yang aktif pada program sarjana Universitas Islam Indonesia dan dibuktikan dengan fotokopi kartu mahasiswa

2. Memiliki nilai rata-rata rapor selama SMA minimal 7,5 untuk skala 1-10, minimal 75 (tujuh puluh lima) untuk skala nilai 1 – 100, atau minimal 3,00 (tiga koma nol) untuk skala 1 – 4;

3. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik (setara dengan skor 450 TOEFL), dibuktikan dengan sertifikat TOEFL (atau sejenisnya);

4. Memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang benar dan hafal beberapa surat dalam juz amma, dibuktikan dengan hasil tes baca tulis Al-Qur’an (BTAQ) oleh tim penguji;

5. Memiliki kepribadian dan karakter yang baik, dibuktikan dengan hasil wawancara psikologis oleh tim penguji;

6. Memiliki prestasi akademik dan non akademik (olahraga, seni, penalaran) selama pendidikan sebelumnya, dibuktikan dengan sertifikat penghargaan; dan

7. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa lain baik internal maupun eksternal, dibuktikan dengan surat keterangan dari dekan fakultas.

Untuk detail informasi mengenai proses seleksi Beasiswa Unggulan akan diumumkan di laman kemahasiswaan.uii.ac.id.

Sementara untuk informasi keseluruhan terkait beasiswa di UII yogyakarta bisa akses di laman https://pmb.uii.ac.id/beasiswa/.

(faz/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Australia Awards Indonesia 2024 Dibuka, Kuliah S2 & S3 Gratis!



Jakarta

Australia Awards Indonesia kembali membuka pendaftaran beasiswa studi Master dan PhD bagi warga negara Indonesia. Pendaftaran sudah bisa dan dapat dilakukan lewat laman https://www.australiaawardsindonesia.org/ hingga 30 April 2024.

Beasiswa Australia Awards diperuntukkan bagi warga tertarget yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS), penyandang disabilitas, perempuan dengan latar belakang ekonomi kurang mampu serta warga dari provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Dataran Tinggi, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung.

Penerima beasiswa nantinya akan menjalani pendidikan di kampus terbaik di Australia. Mengutip situs resminya, berikut informasi syarat hingga komponen pembiayaan beasiswa Australia Awards bagi warga Indonesia:


Komponen Pembiayaan Beasiswa Australia Awards

  1. Biaya pendidikan Master/PhD
  2. Biaya akademik tambahan
  3. Biaya hidup
  4. Tiket pesawat pulang pergi
  5. Pelatihan bahasa Inggris sebelum memulai studi di Australia
  6. Tunjangan di Indonesia selama pelatihan pra keberangkatan
  7. Biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk syarat visa belajar
  8. Visa pelajar DFAT dan visa tanggungan pelajar
  9. Overseas Student Health Cover (OSHC)
  10. Pengembangan profesional dan jaringan

Persyaratan Beasiswa Australia Awards

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Tidak menikah atau bertunangan dengan warga Australia atau Selandia Baru atau penduduk tetap
  • Tidak mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia
  • Tidak melamar program beasiswa Australia Awards lainnya kecuali mereka telah tinggal di luar Australia selama dua kali total lamanya mereka berada di Australia (misalnya, penerima
  • Australia Awards sebelumnya di Australia selama dua tahun tidak akan memenuhi syarat untuk melamar Beasiswa Australia Awards lainnya sampai mereka tinggal di luar Australia atau kembali ke Indonesia selama empat tahun)
  • Bukan personel militer yang bertugas saat ini
  • Memenuhi persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT
  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Bersedia mengikuti pelatihan bahasa Inggris

Dokumen Persyaratan Beasiswa Australia Awards

  1. Ijazah/transkrip D3, D4 atau S1 untuk pelamar master
  2. Ijazah/transkrip S1 dan S2 untuk pelamar PhD
  3. Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE harus terkini (maksimal dua tahun terakhir)
  4. Menyerahkan dua referee report bagi pelamar PhD penelitian dan satu referee report bagi pelamar PhD kursus
  5. Menyerahkan dokumen Nominating Agency Declaration
  6. Berkas-berkas harus disahkan baik oleh lembaga/universitas terkait

Nah, itulah informasi pembukaan beasiswa Australia Awards Indonesia 2024. Selamat mencoba detikers.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com