Category Archives: Makanan Sehat

Hanya Makan Buah dan Sayur 3 Bulan, YouTuber Ini Turun BB 34 Kg!


Jakarta

Seorang YouTuber bereksperimen jalani pola makan vegan selama 3 bulan. Hanya mengonsumsi buah dan sayur, ia mengaku berat badannya turun sampai 34 kilogram!

Buah dan sayur merupakan bagian dari pola makan bergizi seimbang, tapi bagi pelaku vegan dan vegetarian, konsumsi bahan nabati ini merupakan yang utama. Ingin menurunkan berat badan, YouTuber Khamar Brown menjalaninya selama 3 bulan.

Ia memilih jadi “raw vegan” selama 90 hari. Brown mendokumentasikan perjalanannya, termasuk tips menghindari keinginan makan makanan cepat saji yang kerap muncul.


“Saya hanya makan buah dan sayur mentah. Tidak ada makanan yang dimasak. Tidak ada minuman keras. Tidak ada makanan panas. Tidak ada yang seperti itu,” kata Brown.

Ia hanya makan sayur selama 4 minggu pertama, seperti mentimun, tomat, dan alpukat. Setelah itu ia menambahkan asupan buah, seperti pisang, nanas, buah berry, peach, apel, dan anggur dalam jumlah banyak.

Kebanyakan Brown mengonsumsi buah potong kemasan, tapi ketika ingin menu yang lebih mengenyangkan, Brown baru membuat buah-buahan itu sebagai smoothies.

Tangkal Covid-19! Ini 7 Resep Jus Buah dan Sayur untuk Perkuat ImunitasSelain buah potong, YouTuber Khamar Brown juga kerap mengonsumsi smoothies. Foto: Getty Images/iStockphoto/pilipphoto

Brown merasakan selera makannya yang dulu cukup tinggi karena ia bisa makan beberapa porsi dalam sekali makan, jadi menurun signifikan. Mengutip NY Post (17/2/2025), Brown juga bilang sebelum menjalani pola makan hanya buah dan sayur, dia diet OMAD selama 3 hari yang artinya hanya makan 1 jenis makanan sehari.

Alasannya untuk memulai diet ternyata sangat pribadi. “Entah antara diet ini atau militer,” katanya. Ia menambahkan bahwa telah melalui sesuatu yang sangat traumatis pada bulan Desember yang berlanjut hingga tahun baru.

Brown menginginkan sesuatu dengan pola terstruktur, yang didapat dari pola makan ketat atau militer. “Perjalanan ini lebih dari sekadar menurunkan berat badan. Bagi saya, ini adalah perjalanan spiritual, ini adalah perjalanan penyembuhan. Ini adalah banyak perjalanan yang digabungkan menjadi satu,” sambung Brown.

Terinspirasi oleh influencer kebugaran Gee Bryant yang juga melakukan diet raw vegan selama 90 hari, Brown membeli PDF-nya. Ia menggunakan informasi tersebut sebagai panduan apa yang harus dimakan selama dua minggu pertama.

Hanya tiga bulan kemudian, berat badan Brown turun sekitar 34 kg. Dari dari 282 pon (126 kg) menjadi 205 pon (92 kg). Ia menekankan mampu mencapai prestasi luar biasa ini meskipun tidak berolahraga sama sekali.

Brown juga punya beberapa saran unik tentang cara mengatasi ngidam makan makanan tak sehat. Ia bahkan kerap menginginkan makanan yang belum pernah dicoba sama sekali.

Selama minggu pertama diet, Brown sangat ingin makan sandwich Jersey Mike’s. Namun, anehnya, setelah melihat konten seputar sandwich itu di TikTok, keinginannya pun hilang.

Hanya Makan Buah dan Sayur 3 Bulan, YouTuber Ini Turun BB 34 Kg!YouTuber Khamar Brown bagikan trik menangkal keinginan makan tak sehat dengan menonton videonya di media sosial. Foto: YouTube khamarbrown

Jadi Brown punya trik yaitu ketika ia mulai menginginkan sesuatu yang tidak sesuai dengan rencana dietnya, ia akan menonton konten serupa atau menonton video mukbang di mana ia melihat orang lain makan.

Dari sisi ilmiah, sebenarnya hal ini ada alasannya. Para ahli kesehatan menjelaskan bahwa mengalihkan perhatian selama 20 menit saja sudah cukup untuk meredakan keinginan makan.

Sementara itu, Brown memiliki beberapa saran bagi siapa pun yang ingin memulai perjalanan diet mereka sendiri. “Jika Anda tidak mendapat pelajaran apa pun dari video ini, saya ingin Anda tahu bahwa Anda dapat berubah. Anda memiliki kekuatan. Itu ada di dalam diri Anda,” ujarnya.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Makan Jambu Biji Efektif Turunkan Berat Badan, Ini 4 Alasannya


Jakarta

Saat diet, kamu perlu mengonsumsi makanan yang tepat. Coba rutin makan jambu biji karena buah ini rendah kalori dan tinggi serat sehingga bermanfaat membantu menurunkan berat badan.

Jambu biji termasuk buah tropis yang mudah didapat di Indonesia. Ada yang putih dan merah. Untuk jambu biji putih teksturnya renyah berair dengan rasa manis dan agak asam yang nikmat.

Sementara jambu biji merah, teksturnya lebih lembut ketika digigit. Cita rasanya kurang lebih sama dengan yang putih.


Tak hanya jadi camilan enak atau bahan isian rujak, jambu biji juga bisa diandalkan sebagai menu diet. Health Shots (17/2/2025) mencatat alasan jambu biji efektif bantu diet. Begini penjelasannya:

1. Tinggi serat

Kandungan serat yang tinggi pada jambu biji memberikan kontribusi signifikan terhadap efek penurunan berat badan. Serat berfungsi sebagai penekan nafsu makan alami, seperti yang diungkap sebuah penelitian dalam Asian-Australasian Journal of Animal Sciences.

Selain itu, jambu biji bersifat menyerap air dalam sistem pencernaan. Jambu biji bakal mengembang dan memberikan rasa kenyang di perut. Alhasil keinginan makan berlebih jadi bisa dicegah. Kalori yang masuk pun bakal lebih sedikit.

2. Rendah kalori

Guava fruit hanging on the limbs of a tree.  Image taken in Costa Rica.Foto: iStock

Jambu biji sangat cocok dijadikan menu diet karena kandungan kalorinya yang rendah. Jadi pelaku diet dapat menyantap jambu biji dengan tenang tanpa harus menambah asupan kalori yang signifikan. Hal seperti ini diungkap dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research.

Dengan memilih makanan rendah kalori seperti jambu biji saat diet, maka prinsip dasar penurunan berat badan dapat dicapai. Jambu biji cocok dijadikan camilan di antara jeda waktu makan utama. Dalam 100 gram jambu biji mengandung sekitar 68 kalori.

3. Kaya nutrisi

Saat diet, hal penting tak hanya mengurangi asupan kalori, tapi juga menjaga kecukupan gizi. Mengonsumsi jambu biji untuk menurunkan berat badan bermanfaat karena komposisi nutrisinya yang tinggi.

“Jambu biji kaya akan vitamin dan mineral penting, yang meningkatkan kesehatan secara umum selama diet. Nutrisi ini membantu mencegah kekurangan yang dapat terjadi selama upaya penurunan berat badan,” kata ahli gizi Gauri Anand.

Salah satu yang menonjol adalah vitamin C. Makan 1 buah jambu biji disebut bisa mencukupi kebutuhan vitamin C harian. Asupan vitamin C yang cukup dikatikan dengan daya tahan tubuh yang lebih baik.

Mengutip Alodokter, jambu biji juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata karena kandungan vitamin A di dalamnya. Vitamin A sendiri berperan dalam mendukung fungsi membran konjungtiva dan kornea mata.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

4. Mengatur kadar gula darah

6 Tips Puasa untuk Penderita Diabetes Supaya Kadar Gula Darah AmanFoto: iStock

Mengonsumsi jambu biji saat diet juga punya manfaat bantu mengatur gula darah. Berkat indeks glikemiknya yang rendah, jambu biji tidak menyebabkan lonjakan cepat kadar gula darah setelah dikonsumsi, seperti yang ditemukan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research.

Hal ini membantu mencegah energi menurun dan keinginan kuat yang sering muncul setelah mengonsumsi makanan manis. Jambu biji membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, yang menghasilkan energi yang lebih konsisten sepanjang hari. Energi yang bertahan lama ini bantu cegah ngemil impulsif dan makan berlebihan, yang sangat penting dalam penurunan berat badan.

5. Cara konsumsi dan efek samping jambu biji

Kamu bisa mengonsumsi jambu biji dalam bentuk utuh sebagai camilan. Makan bersama kulitnya agar dapat tambahan asupan serat.

Jambu biji juga cocok dijadikan bahan isian salad, bahan smoothies, atau dibuat jus sendiri. Saat bikin jus atau smoothies, perhatikan pemakaian gula atau sumber pemanis lain. Jangan berlebihan karena khawatir menambah asupan kalori.

Seperti halnya makanan lain, mengonsumsi jambu biji juga punya efek samping jika berlebihan. Makan jambu biji bisa memicu perut kembung atau bergas karena kandungan seratnya yang tinggi. Pada pasien diabetes perlu memperhatikan asupan jambu biji karena berefek menurunkan kadar gula darah.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

5 Makanan Ini Bantu Redam Nafsu Makan agar Tak Makan Berlebihan


Jakarta

Tanpa obat-obatan, menurunkan nafsu makan bisa dengan mengonsumsi makanan yang memiliki angka indeks glikemik yang rendah. Apa saja?

Pola makan dapat mempengaruhi berat badan. Banyak orang yang bersusah payah mengatur pola makan demi mendapatkan bentuk tubuh yang ideal, langsing dan bugar.

Tak jarang juga orang yang memilih mengonsumsi obat-obatan demi bisa mengontrol nafsu makan. Jika tidak sesuai dosis, maka obat-obatan tersebut bisa berisiko pada kesehatan.


Seorang ahli gizi Mark Hewett dari Amerika menuturkan, menahan nafsu makan bisa dilakukan dengan ‘obat’ alami, yakni dengan makanan yang punya indeks glikemik rendah.

Indeks glikemik sendiri merupakan indikator seberapa cepat makanan berkarbohidrat dapat menyebabkan kenaikan gula darah.

Dikutip dari Ground News (23/02/25) berikut 5 makanan yang bisa kendalikan nafsu makan:

1. Alpukat

AlpukatAlpukat dapat menekan nafsu makan. Foto: Getty Images/ASMR

Mengonsumsi alpukat bisa mengatur nafsu makan. Ini karena karena angka indeks glikemik pada alpukat terbilang rendah. Menurut penelitian hanya di bawah 55.

Dengan begitu, mengonsumsi buah alpukat akan membuat kamu kenyang dan tahan lama, sehingga menghindari untuk banyak ngemil camilan yang tidak sehat.

Selain itu, buah ini juga dapat memberikan energi yang stabil tanpa memicu lonjakan gula darah yang sering menyebabkan rasa lapar.

“Kombinasi antara serat dan lemak sehatnya menjaga hormon nafsu makan agar tetap terkendali, sehingga menjadikan buah ini salah satu makanan paling efektif untuk mengendalikan nafsu makan secara alami,” tutur ahli gizi Mark Hewett.

2. Kacang Almond

Indeks glikemik pada 100 gram almond besarnya 15. Jumlah tersebut sudah terkandung protein, serat, dan lemak sehat. Nutrisi ini yang akan mengatur nafsu makan.

Tidak seperti camilan tinggi protein yang bisa menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah, almond dicerna dengan lambat sehingga memberikan energi yang stabil.

Selain itu, mengonsumsi almond juga dapat mencegah keinginan ngemil secara tiba-tiba. Kandungan nutrisinya juga dapat mengatur hormon, seperti ghrelin dan leptin, yang mengontrol rasa lapar dan kenyang.

Makanan yang dapat meredam nafsu makan ada di halaman selanjutnya.

3. Zaitun Hitam

Dengan indeks glikemik yang berada di angka 15, zaitun hitam mengandung nutrisi penting. Ada lemak tak jenuh tunggal dan polifenol yang mengatur nafsu makan.

Kandungan lemak sehatnya akan memperlambat pencernaan, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama. Sementara itu, polifenol dikaitkan dengan berkurangnya peradangan.

Dengan begitu, polifenol pada kandungan zaitun hitam akan mencegah sinyal lapar yang tidak menentu. Ini bisa mencegah ngemil tak sehat yang berlebihan.

4. Cabai

Cabai di Bandung.Cabai juga memiliki indeks glikemik di angka 15. Foto: Wisma Putra/detikJabar

Cabai juga memiliki indeks glikemik di angka 15. Jumlah tersebut sudah termasuk dengan kandungan capsaicin senyawa yang memberikan rasa pedas pada cabai.

Senyawa tersebut telah terbukti sedikit meningkatkan metabolisme sekaligus menekan nafsu makan, sehingga menjadikannya ‘obat’ untuk mengatur berat badan secara alami.

“Mengonsumsi makanan pedas dapat menurunkan asupan kalori sepanjang hari tanpa usaha yang disadari,” jelas Mark Hewett.

5. Jahe

Dengan indeks glikemik 15, jahe terkenal akan khasiatnya yang meningkatkan pencernaan dan mengatur nafsu makan. Jahe bisa mengendalikan rasa lapar dengan meningkatkan termogenesis.

Termogenesis sendiri merupakan pembakaran kalori. Mengonsumsi jahe dapat meningkatkan sensitivitas insulin, dan mencegah gangguan setelah makan yang memicu rasa lapar.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Kaya Nutrisi! ini 8 Superfood di Dapur untuk Cegah Penyakit


Jakarta

Superfood tak melulu mahal. Beberapa bahan makanan di dapur tergolong superfood yang punya beragam nutrisi untuk mencegah penyakit. Ini daftarnya!

Beberapa makanan dilabeli ‘superfood’ karena dinilai kaya gizi. Meski istilah ‘superfood’ tidak diakui dalam bidang gizi, konsumsi makanan ini tetap diyakini mendatangkan beragam manfaat sehat.

Superfood tak melulu mahal atau merupakan bahan makanan dari luar negeri. Beberapa bahan makanan yang familiar di dapur juga tergolong superfood karena konsumsinya ampuh cegah berbagai penyakit.


Berikut 8 superfood di dapur:

1. Bawang putih

Rutin Makan Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Sampai 10%Bawang putih Foto: Ilustrasi iStock

Bawang putih merupakan salah satu bumbu yang vital dalam masakan Indonesia. Sebenarnya menambah stok bawang putih sah-sah saja melihat manfaatnya buat kesehatan.

Bawang putih dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Minyak zaitun
Minyak zaitun khususnya virgin olive oil kayak disimpan di dapur. Kandungan asam lemak tak jenuh tunggal pada minyak zaitun bisa membantu mengurangi peradangan. Selain itu terdapat kandungan polifenol, vitamin E dan K.

Minyak zaitun bisa dimanfaatkan sebagai dressing salad, saus untuk sayuran panggang atau sourdough.

3. Kunyit
Rempah juga termasuk superfood salah satunya kunyit. Kunyit tinggi akan kandungan antioksidan. Tak hanya sebagai bumbu masakan, kunyit bisa membantu mengurangi radang gejala sendi, mencegah Alzheimer dan kanker serta meringankan masalah pencernaan.

4. Telur
Sebagian besar orang memiliki persediaan telur untuk memenuhi kebutuhan protein. Selain itu, telur juga dinilai mudah diolah jadi berbagai menu makanan.

Melansir dari Healthline, telur tak hanya menawarkan protein tapi juga vitamin B, kolin, selenium, vitamin A, zat besi dan fosfor.

5. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan kaya akan serat, protein dan lemak sehat. Riset menemukan bahwa konsumsi kacang-kacangan mampu memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung.

Jenis kacang yang umum dikonsumsi antara lain, almond, pistachio, kacang mete, walnut dan kacang tanah.

6. Jahe

Ilustrasi jahe maduIlustrasi jahe madu Foto: Getty Images/udra


Jangan lupa stok jahe. Rempah satu ini digunakan baik untuk masakan maupun pengobatan untuk berbagai masalah kesehatan. Merasa tidak enak badan atau perut tidak nyaman? Cukup minum air rebusan jahe.

7. Teh hijau
Teh hijau punya reputasi menakjubkan sebagai minuman diet. Meski tidak sedang diet, Anda patut menyimpan stok teh hijau di dapur.

Melansir dari Real Simple, teh hijau memiliki khasiat antiperadangan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Menurut riset, teh hijau pun mampu melindungi otak dari dampak penuaan.

8. Chia seed

Chia seed dan Biji SelasihChia seed dFoto: iStock

Chia seed alias biji chia dapat dijadikan sumber antioksidan dan mineral yang sangat baik buat tubuh. Selain itu, kandungan serat dan asam lemak omega-3 membuatnya cocok ditambahkan ke dalam menu sarapan seperti smoothie atau oatmeal. Biji chia pun bisa bertahan selama beberapa bulan di dapur jadi tidak perlu khawatir cepat rusak.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “8 ‘Superfood’ yang Wajib Ada di Dapur, Tubuh Bugar dan Cegah Penyakit”

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

Tahu Bisa Jadi Sumber Protein Nabati, Ini Manfaat Sehatnya


Jakarta

Tahu bisa menjadi asupan protein nabati yang lezat. Terbuat dari kacang kedelai, tahu juga menyimpan beragam manfaat. Jadi, apakah benar baik untuk kesehatan?

Tahu menjadi makanan yang umum dikonsumsi oleh orang Indonesia. Jenisnya juga beragam, ada tahu putih, tahu kuning, hingga tahu goreng.

Dilansir dari Delish (22/2), tahu diketahui menjadi asupan protein nabati yang lezat. Banyak kandungan nutrisi di dalam tahu yang membuat sajian ini sebagai pilihan sehat terutama untuk vegetarian.


Tahu Sumber Protein Nabati

Resep Tumis Tahu Saus Tiram Wijentahu Foto: Getty Images

Lauren Manaker, selaku ahli diet mengatakan, “Tahu merupakan sumber protein baik yang menyediakan sembilan asam amino esensial.”

Selain itu tahu juga menyimpan sumber nutrisi, seperti zat besi, kalsium, dan magnesium. Serta rendah lemak jenuh dan bebas kolesterol.

Untuk kandungan proteinnya, dalam 100 gram tahu mengandung sekitar 8 gram protein, seperti dikutip dari USDA. Kandungan protein pada tahu ini takarannya mirip dengan sajian yogurt Yunani atau keju cottage.

Manfaat Sehat Tahu

Tahu juga diketahui merupakan sumber vitamin A, C, D, E, K, dan B yang baik. Selain itu, menurut Theresa Gentile, tahu juga menyediakan asupan zat besi dan asam lemak omega-3 harian.

Manfaat dari mengonsumsi tahu juga terkait dengan isoflavon yang merupakan senyawa untuk mendukung kepadatan tulang, mengurangi risiko kanker, menurunkan kolesterol jahat, hingga melawan stres oksidatif.

Sebagai sumber protein nabati, banyak orang yang mengonsumsi tahu sebagai menu diet. Kandungan kalorinya juga rendah, sekitar 76 kcal per 100 gram tahu, seperti dikutip dari USDA.

Penjelasan mengenai tahu sehat bagi tubuh ada di halaman selanjutnya…

Olahan Tahu yang Sehat

Seorang ahli diet kardiologi preventif, Michelle Routhenstein menyarankan untuk mengolah tahu menjadi berbagai jenis sajian. Biasanya ia memanggang atau menumis tahu dengan tambahan sayuran dan biji-bijian utuh agar kaya nutrisi.

“Untuk menambah rasa, saya suka merendam tahu dalam campuran rempah, seperti oregano, basil, dan bubuk bawang putih. Lalu, sering juga disantap dengan tambahan saus chimichurri, minyak zaitun, peterseli, dan lainnya,” ujar Routhenstein.

Routhenstein juga menyarankan untuk menghindari menggoreng tahu dengan suhu yang tinggi. Ini dilakukan untuk menghentikan pembentukan glikasi lanjut yang justru dapat menyebabkan peradangan.

Tahu Juga Berefek Buruk

Namun, tahu juga dianggap buruk bagi kesehatan karena mengaitkan konsumsinya dapat menyebabkan kanker payudara. Hal ini terjadi setelah adanya penelitian pada tikus yang dirancang dengan buruk.

Routhenstein juga menjelaskan bahwa fakta tersebut sudah dibantah dalam studi klinik manusia yang berbasis bukti dan menunjukkan bahwa kacang kedelai dapat mengurangi risiko kanker terkait hormon tertentu. Seperti penelitian meta-analisis tahun 2022 yang menemukan konsumsi isoflavon dapat mengurangi risiko kanker payudara pada wanita pra dan pasca-menopause.

Namun, tentu saja tak semua orang aman mengonsumsi tahu. Mereka yang alergi terhadap kacang-kacangan harus menghindari asupan tahu. Selain itu, orang dengan masalah tiroid, khususnya hipotiroidisme juga perlu mengurangi asupan kacang kedelai.

Penderita batu ginjal dan batu empedu juga dianjurkan untuk menghindari konsumsi tahu. Ini karena adanya kandungan oksalat yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Susu Kecoak Disebut Bisa Jadi Alternatif Pangan Masa Depan


Jakarta

Susu kecoak mungkin tak pernah terpikir di benak banyak orang, tapi peneliti mengungkap susu kecoak termasuk jenis susu bergizi. Susu kecoak mengandung kalori 3 kali lebih banyak dibanding susu kerbau.

Kecoak adalah serangga yang kerap dihindari karena dianggap kotor dan menjijikkan. Namun, siapa sangka, kecoak bisa dimanfaatkan untuk diambil susunya.

Tidak seperti susu sapi yang dihasilkan dengan cara memerah payudara sapi betina, susu kecoak tidak diperah dari kecoak. Susu kecoak adalah cairan kekuningan yang mengkristal di dalam perut kecoak.


Zat ini kaya akan protein, asam amino, dan gula sehat, yang semuanya penting untuk fungsi tubuh seperti perbaikan dan pertumbuhan sel. Para peneliti menemukan bahwa susu kecoak mengandung kalori 3 kali lebih banyak daripada susu kerbau, yang sebelumnya diketahui sebagai susu mamalia paling padat kalori.

Mengutip Free Press Journal (24/2/2025), susu kecoak beberapa tahun terakhir menarik perhatian para ilmuwan dan ahli gizi. Pada 2016, misalnya, peneliti mempelajari zat seperti susu yang diproduksi oleh kecoak kumbang Pasifik betina untuk memberi makan anak-anaknya.

Temuan mereka yang dipublikasikan dalam Journal of the International Union of Crystallography, menunjukkan bahwa cairan ini bisa jadi merupakan salah satu zat yang paling padat nutrisi di bumi.

Apakah manusia bisa minum susu kecoak?

susu kecoaFoto: iStock

Meskipun profil nutrisinya mengesankan, susu kecoak saat ini tidak tersedia untuk dikonsumsi manusia. Kendala terbesarnya adalah produksi.

Kecoak hanya menghasilkan sedikit cairan ini, sehingga ekstraksi komersial hampir mustahil. Tidak seperti sapi atau kambing, serangga ini tidak dapat ‘diperah’ dalam pengertian tradisional.

Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa rekayasa genetika dapat menjadi solusi yang memungkinkan. Caranya dengan mentransfer gen penghasil susu kecoak dalam kultur ragi sehingga memungkinkan produksi skala besar. Namun, tidak ada penelitian konklusif yang membuktikan bahwa susu kecoak aman untuk dikonsumsi manusia.

Menurut National Institutes of Health Amerika Serikat, “Studi menunjukkan bahwa susu kecoak memiliki kandungan energi yang jauh lebih tinggi daripada susu tradisional, sehingga menjadikannya makanan super yang potensial.”

Pihaknya melanjutkan, “Struktur protein susu kecoak yang unik memungkinkan pelepasan nutrisi secara stabil, sehingga sangat efisien untuk pertumbuhan dan perkembangan. Meskipun belum tersedia untuk dikonsumsi, susu kecoak dapat menjadi sumber makanan alternatif yang penting di masa mendatang.”

Potensi konsumsi susu kecoak

susu kecoaFoto: Istimewa

Meningkatnya permintaan akan alternatif makanan bebas susu dan berkelanjutan membuat susu kecoak tetap menjadi bahan perbincangan. Namun, kelayakan komersialnya masih belum pasti.

Dalam sebuah wawancara dengan Health, Barbara Stay, PhD, profesor emerita di University of Iowa, mengatakan, “Saya rasa tidak mungkin ada orang yang akan meminumnya dalam waktu dekat. Saya tidak tahu berapa biaya yang diperlukan untuk membuat dan kemudian memproduksinya dalam jumlah berapa pun.”

Meskipun idenya mungkin tampak tidak masuk akal, potensi manfaat nutrisi dari susu kecoak terus menarik minat para peneliti. Apakah susu kecoak akan masuk ke pasar makanan umum atau tidak, ke depannya masih harus dilihat.

Sebelumnya, penelitian terhadap susu kecoak jenis Pacific Beetle mengungkap susu ini memiliki protein 4 kali lipat lebih tinggi dibanding susu sapi biasa.

Susu kecoak juga mengandung asam amino, yang penting untuk pertumbuhan sel, menjaga tubuh tetap sehat, dan kandungan gula untuk pasokan energi.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Batasi Konsumsi 5 Makanan Ini Agar Ginjal Tetap Sehat


Jakarta

Paus Fransiskus dikabarkan alami gangguan ringan pada bagian ginjalnya. Ada beberapa makanan yang ternyata tak disarankan ahli agar ginjal tetap sehat.

Paus Fransiskus beberapa waktu lalu sempat mengunjungi Indonesia hingga melakukan misa besar. Ternyata kondisinya kini sedang tak baik-baik saja.

Melansir detikHealth (24/2) sudah genap 11 hari sejak Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit. Salah satu diagnosa dari hasil darahnya ialah gagal ginjal awal yang ringan dan diakui dokter yang menanganinya masih bisa diatasi.


Ternyata kondisi kesehatan ginjal salah satu faktor besarnya dipengaruhi dari asupan makanan yang tepat. Untuk menjaga kondisi ginjal tetap sehat dan terus berfungsi secara normal ada beberapa jenis makanan yang tak disarankan untuk dikonsumsi secara rutin.

Baca juga: Mantan Chef Hotel Ini Pilih Jadi Penjual Makanan di Foodcourt

Berikut 5 makanan yang disarankan untuk ginjal melansir Healthline:

Batası Konsumsi 5 Makanan Ini Agar Ginjal Tetap SehatMinuman soda mengandung fosfor tambahan yang dapat mengendap di dalam ginjal. Foto: Getty Images/iStockphoto/bombuscreative

1. Minuman Soda

Soda ada banyak jenisnya, salah satu yang populer biasanya memiliki warna yang pekat atau rasa yang kuat. Sebagaimana telah menjadi rahasia umum bahwa soda memiliki kandungan kalori dan zat tambahan yang cukup mengkhawatirkan.

Pada proses pembuatannya ada penambahan fosfor yang dilakukan pada soda guna membentuk rasa yang enak, sebagai pengawet, hingga mencegah perubahan warna. Fosfor tambahan tersebut diserap oleh tubuh dengan maksimal sebagaimana tubuh menyerap fosfor alami.

Fosfor tambahan tertentu berbeda dengan yang alami, jenis fosfor ini tidak terbuat dari protein melainkan dibentuk oleh garam. Sederhananya, ahli mengungkap semakin pekat warna soda maka semakin banyak fosfor buatan yang ditambahkan dan berisiko lebih tinggi terhadap ginjal.

2. Alpukat

Sebagai buah dengan kadar lemak sehat yang tinggi ternyata alpukat juga memiliki efek samping. Walaupun direkomendasikan sebagai salah satu asupan makanan sehat tetapi alpukat juga memiliki kandungan potasium yang tinggi.

Tingginya potasium di dalam suatu makanan dapat berdampak kurang baik terhadap ginjal. Apalagi jika konsumen telah memiliki penyakit ginjal bawaan yang lebih berisiko tinggi.

Dalam sebuah alpukat berukuran sedang kandungan potasiumnya mencapai 690 miligram, sehingga bagi penderita gangguan ginjal hanya disarankan untuk mengonsumsi 1.4 bagiannya saja. Tetapi takarannya sendiri tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan dan bila perlu melalui konsultasi dokter yang berwenang.

Asupan lain yang dapat mengganggu kesehatan ginjal ada di halaman berikutnya.

3. Makanan kalengan

Dalam proses pembuatannya, makanan kalengan membutuhkan garam tambahan yang tinggi guna menjaga kesegarannya tetap lama. Baik sup, sayur, atau bahkan kacang-kacangan yang dikemas dalam kaleng pasti menggunakan kadar garam yang tinggi.

Konsumsi sodium yang berlebihan ini menjadi masalah besar yang siap mengganggu kesehatan ginjal. Hal ini yang membuat banyak ahli menyarankan pembatasan konsumsi garam harian terutama untuk penderita gangguan kesehatan pada ginjalnya.

Namun tak perlu khawatir karena makanan kalengan tetap bisa dikonsumsi. Hanya saja disarankan untuk memilih label ‘tanpa garam tambahan’ untuk memastikan kandungan gramnya tak terlalu tinggi.

4. Roti gandum

Batası Konsumsi 5 Makanan Ini Agar Ginjal Tetap SehatWalaupun dianggap sehat, roti gandum memiliki kandungan fosfor dan potasium yang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/bombuscreative

Jika berbicara kandungan indeks glikemiknya, roti yang terbuat dari bahan gandum lebih direkomendasikan daripada roti berbahan tepung terigu. Tetapi bagi penderita gangguan ginjal, roti gandum justru tak disarankan.

Gandum secara alami memiliki kandungan fosfor dan potasium yang tinggi. Pada satu iris roti gandum berukuran sedang atau seberat 36 gram kandungan fosfornya mencapai 76 miligram, begitu pula dengan potasiumnya pada kadar 90 miligram.

Sementara pada roti berbahan tepung terigu dengan takaran yang sama kandungan fosfor dan potasiumnya hanya 32 miligram. Untuk menjaga kesehatan ginjal diperlukan juga senantiasa memeriksa label kemasan dan memastikan tak ada garam tambahan pada roti yang dibeli.

5. Pisang

Sering dianggap sumber energi praktis, pisang memiliki kandungan potasium yang tinggi. Manfaat baiknya ini tidak bisa dianggap sama menguntungkan pada kondisi ginjal yang terganggu.

Satu buah pisang dengan ukuran sedang kadar potasiumnya mencapai 422 miligram. Ketika menerima kandungan potasium yang berlebihan, ginjal tidak bisa membersihkan sisa endapannya secara alami.

Sehingga dikhawatirkan sisa potasium tersebut akan mengganggu kinerja ginjal. Para ahli lebih menyarankan untuk konsumsi nanas yang rendah potasium sebagai alternatif mengonsumsi pisang.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Minum 5 Teh Korea Ini Bantu Tingkatkan Imunitas Tubuh


Jakarta

Racikan teh khas Korea menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk 5 jenis teh ini yang baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Selain makanannya, Korea juga terkenal dengan racikan minuman herbalnya yang tak kalah bermanfaat. Salah satunya dalam membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Racikan teh khas Korea ini banyak yang mengandung herbal, seperti ginseng atau teh citron yang tinggi vitamin C.


Teh Korea juga sering mengandung antioksidan yang dapat membantu tubuh melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan.

Ritual minum teh ini juga bisa membantu menenangkan tubuh, mengurangi stress, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Melansir healthshots.com (21/02/2025), berikut 5 jenis teh Korea yang bagus dinikmati.

1. Teh ginseng

teh KoreaTeh ginseng menjadi salah satu teh Korea populer dengan manfaatnya. Foto: adobe stock / iStock

Ginseng telah menjadi herbal andalan warga Korea. Bisa juga diracik menjadi teh dengan menggunakan bagian akar ginseng yang kuat.

Teh ginseng dikenal sebagai penambah energi alami yang diyakini dapat merevitalisasi tubuh dan pikiran.

Menurut situs Health Shots, sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Ginseng Research menemukan bahwa teh ini sejak lama sudah dipakai untuk mengurangi kelelahan, meningkat kejernihan mental, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Ginseng juga dianggap memiliki efek daptogenik, berarti dapat membantu tubuh beradaptasi dengan stress.

Kandungan antioksidan tinggi dalam teh ini juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh terhindar dari penyakit.

2. Teh jahe

5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBKonsumi teh jahe bisa merileksan tubuh dan meningkatkan imunitas. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

Jahe juga bermanfaat baik untuk kesehatan tubuh.

Teh yang menghangatkan ini dikenal dengan kemampuannya untuk merileksan tubuh dan memberi energi.

Jahe juga memiliki sifat anti inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan di tubuh. Hal ini menjadi kabar baik karena peradangan sering menjadi faktor dalam berbagai kondisi kesehatan.

Ditambah lagi jahe memang memiliki kemampuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan pertahanan tubuh dari penyakit.

Minum teh jahe juga baik untuk menghangatkan tenggorokan, menjadikannya obat yang baik pada musim flu dan batuk.

Jenis teh Korea lainnya yang baik untuk meningkatkan imunitas tubuh bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Teh omija

teh KoreaKandungan di dalam teh omija bisa melindungi kerusakan sel. Foto: adobe stock / iStock

Teh omija khas Korea juga bisa dikonsumsi. Terbuat dari omija atau buah berbentuk seperti berry.

Teh ini dikenal dengan rasanya yang kompleks, perpaduan antara manis, asam, pahit.

Menurut ahli gizi Gauri Anand, buah omija sendiri tinggi akan antioksidan yang dapat melindungi dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

Secara tradisional teh ini juga sudah digunakan untuk meningkatkan kesehatan pernapasan dan bisa membantu meredakan batuk dan sakit tenggorokan.

4. Teh hijau

teh KoreaTeh hijau atau nokcha juga bisa meningkatkan imunitas. Foto: adobe stock / iStock

Di Korea, teh hijau dikenal dengan sebutan Nokcha.

Dikenal sebagai minuman yang kaya akan antioksidan, senyawa penting untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Antioksidan di dalamnya memainkan peran penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit secara lebih efektif.

Konsumsi teh hijau secara teratur juga dapat membantu mengurangi risiko terkena berbagai macam penyakit kronis.

5. Teh jeruk citron

teh KoreaTeh jeruk citron juga bermanfaat karena kandungan vitamin Cnya. Foto: adobe stock / iStock

Teh citron dibuat dengan bahan dasar kulit buah citron yang diiris tipis. Dikenal memiliki rasa mirip seperti lemon, dengan rasa asam tajam serta menawarkan banyak manfaat kesehatan.

Teh ini tinggi akan kandungan vitamin C, yang menjadi bahan penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh sehat.

Untuk membuatnya, diperlukan buah citron diiris tipis, lalu ditambah dengan gula dan madu. Dicampur sampai mendapatkan konsistensi yang kental seperti selai, lalu diseduh menjadi minuman teh.

Selain rasanya yang enak dan menyegarkan, teh ini juga bisa mengatasi masalah gejala flu dan batuk.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit!


Jakarta

Berasal dari Jepang, sushi jadi makanan populer di dunia. Tapi banyak dokter yang mengingatkan risiko kesehatan dari makan sushi.

Sushi adalah hidangan khas Jepang yang terdiri dari nasi yang dibumbui dengan cuka, gula, dan garam. Diberi topping atau isian berbagai bahan seperti ikan mentah, makanan laut (seafood), sayuran hingga telur.

Ciri khasnya memang terdapat pada penggunaan ikan segar atau seafood yang masih mentah. Walau sushi bukan makanan yang berbahaya, tapi ada banyak risiko dan efek samping kesehatan jika makan sushi sembarangan atau makan sushi yang kualitas ikan dan seafood buruk.


Karena jika ikan yang diguanakan untuk sushi seperti salmon dan tuna tidak diolah dengan benar, maka ikan tersebut bisa menjadi sumber bakteri dan parasit yang dapat menyebabkan gejala mirip keracunan makanan seperti mual, muntah, dan diare yang parah.

Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit!Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit! Foto: Site News

Dilansir dari DailyMailUK (26/02), beberapa waktu lalu ada turis yang berasa dari Inggris liburan ke Thailand, Jepang dan Hawaii. Turis wanita ini jatuh sakit setelah menyantap ikan mentah dan olahan seafood lainnya yang berpotensi membawa parasit.

Ketika diperiksa di Hawaii, turis itu ternyata mengidap meningitis langka, yaitu berupa peradangan pada lapisan otak dan sumsum belakang. Saat gelajanya semakin memburuk, dokter melakukan tes lagi sampai akhirnya menemukan wanita itu terkena infeksi parasit. Kemungkinan besar dari makanan laut yang dikonsumsi sudah terkontaminasi lendir siput atau bekicot. Untungnya nyawanya tertolong, turis wanita ini boleh pulang setelah dirawat selama empat hari.

Belum diketahui secara pasti bagaimana ia terinfeksi parasit ini, tetapi selama liburannya ke Thailand dan Jepang, ia mengaku banyak mengonsumsi makanan kaki lima dan sushi.

Dari sini muncul spekulasi bahwa menyantap olahan daging ikan yang masih mentah, bisa memiliki risiko tinggi terserang bakteri seperti listeria, vibrio atau salmonella.

Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit!Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit! Foto: Site News

Ikan secara alami bisa mengandung parasit, tapi proses pembekuan biasanya membunuh parasit tersebut. Jika ikan yang digunakan untuk sushi tidak dibekukan dengan benar, ditangani secara tidak bersih, atau dilumerkan dengan cara yang salah, parasit masih bisa bertahan di dalam ikan.

“Kasus seperti ini memang jarang terjadi. Tapi, tidak ada proses pengolahan makanan yang benar-benar sempurna. Selalu ada kemungkinan sesuatu bisa salah.” jelas Dr. Brian Labus dari University of Nevada, Las Vegas.

Menurut Dr. Brian, cacing parasit jenis anisakis sering ditemukan pada ikan dan bisa menyebabkan anisakiasis. Cacing ini bisa menyerang dinding lambung atau usus dan menyebabkan sakit perut yang parah, mual, dan muntah.

Beberapa orang bisa mengalami pendarahan pada sistem pencernaan, penyumbatan usus, dan peradangan di dinding dalam perut.

Di Jepang sendiri, ada lebih dari 3.000 orang terjangkit anisakis setiap tahunnya. Jadi Dr. Labus menambahkan bahwa berbagai jenis ikan memiliki parasit yang berbeda, tapi untuk menghindarinya, orang-orang bisa memilih menyantap ikan segar yang kualitasnya bagus.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Hati-Hati! 5 Sayuran Ini Bisa Picu Peradangan dengan Kondisi Tertentu


Jakarta

Tidak semua konsumsi sayuran memberikan manfaat bagi kesehatan. Pasalnya, beberapa jenis sayuran bisa menimbulkan efek samping peradangan pada orang dengan kondisi tertentu.

Sayuran dikenal sebagai makanan menyehatkan karena didalamnya terkandung banyak nutrisi, termasuk serat, vitamin, dan antioksidan.

Bahkan, setiap hari seseorang disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 5 porsi sayur dan buah dengan total 400 gram.


Meskipun begitu, jenis sayuran yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Pasalnya, ada sejumlah sayuran yang menyebabkan peradangan.

Peradangan merupakan respon tubuh terhadap zat berbahaya, seperti virus, saat sistem kekebalan tubuh mencoba memperbaiki masalah dan menyembuhkan sel yang rusak.

Peradangan jangka pendek dapat membantu melindungi tubuh, tetapi peradangan kronis bisa menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Selain itu, peradangan juga bisa mengakibatkan rasa tidak nyaman dan memperburuk gejala autoimun pada beberapa orang.

Untuk menghindari efek peradangan, sebaiknya orang dengan kondisi kesehatan tertentu, perlu menghindari konsumsi beberapa jenis sayuran.

Melansir health.com (03/02/2025), berikut daftar sayuran yang konsumsinya picu peradangan pada beberapa kondisi:

1. Terong

manfaat konsumsi terongTerong kaya akan nutrisi tetapi bisa sebabkan peradangan pada beberapa orang. Foto: Getty Images/iStockphoto/

Sayuran berwarna ungu ini tinggi antioksidan, vitamin, dan serat yang berpotensi baik untuk kesehatan tubuh.

Namun, makan terong dapat menyebabkan peradangan pada penderita artritis reumatoid (peradangan pada sendi yang terjadi akibat gangguan autoimun).

Terong mengandung solanin, yang dapat menyebabkan kerusakan tulang dan sendi. Penelitian yang disebut situs health.com menyebut solanin bisa memperburuk gejala kondisi kesehatan seperti radang sendi dan penyakit autoimun lainnya.

Oleh karena itu, mereka yang sensitif atau punya masalah autoimun lebih baik membatasi atau menghindarinya.

2. Tomat

7 Fakta Tomat yang Keliru, Tergolong Sayuran dan Disimpan di KulkasKonsumsi tomat juga bisa sebabkan peradangan kronis karena kandunggan solaninnya. Foto: Daily Meal

Tomat juga bisa menyebabkan peradangan kronis. Di dalamnya terkandung alkaloid, seperti solanin yang dapat memicu respon peradangan pada beberapa orang.

Mereka yang sensitif atau punya penyakit autoimun artritis reumatoid dapat mengalami peradangan usai makan tomat.

Ketika kadar purin yang menjadi pemicu asam urat tinggi, hal tersebut bisa membentuk kristal di sekitar persendian, dan akhirnya menyebabkan peradangan dan nyeri sendi.

Kandungan asam pada tomat juga bisa mengiritasi saluran pencernaan, menyebabkan peradangan dalam usus.

Daftar sayuran lain yang bisa sebabkan peradangan dapat dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Kentang

KentangKandungan solanin pada kentang bisa memberikan efek peradangan. Foto: Getty Images/elenaleonova

Pada sebagian orang, kentang juga bisa menyebabkan peradangan.

Di dalamnya terkandung solanin, yang bisa memicu respon peradangan, terutama pada orang dengan riwayat sendi.

Penelitian yang disebut situs health.com juga menemukan solanin dapat memperburuk kerusakan tulang dan sendi melalui efeknya pada kalsium dalam tubuh.

Selain itu kentang dianggap sebagai makanan dengan kandungan indeks glikemik tinggi. Bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Lonjakan kadar gula darah memiliki efek peradangan.

Oleh karena itu, menyesuaikan porsi kentang menjadi hal penting supaya mampu mengurangi lonjakan gula darah dan peradangan.

4. Paprika

Paprika dikenal sebagai sayur yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Sayangnya, mereka juga mengandung senyawa yang dapat menimbulkan peradangan.

Paprika mengandung capsaicin dan solanin. Capsaicin merupakan zat yang menyebabkan rasa pedas pada cabai. Zat ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada penderita sindrom iritasi usus besar (IBS) atau gangguan gastrointestinal lainnya.

Kandungan solanin di dalamnya juga telah dikaitkan dengan peradangan, terutama bagi mereka yang punya riwayat radang sendi.

5. Cabai

cabai merahKonsumsi cabai juga perlu dperhatikan karena bisa sebabkan peradangan. Foto: Getty Images

Di dalam cabai terkandung zat disebut capsaicin yang memiliki efek pedas. Namun, capsaicin ini dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal bagi sebagian orang.

Capsaicin melepaskan zat kimia yang menyebabkan peradangan dan memicu terjadinya iritasi gastrointestinal.

Menurut BfR, penelitian pada manusia juga menunjukkan bahwa capsaicin dalam dosis tinggi bisa menyebabkan sejumlah gejala, seperti mulas, refluks asam, mual, diare, serta nyeri pada perut dan dada.

Orang yang rentan terhadap refluks asam atau dengan kondisi usus lainnya perlu membatasi asupan cabai. Kalau tidak, pilih alternatif cabai lain yang punya tingkat pedas lebih ringan.

Sesuaikan juga ukuran porsi sesuai kebutuhan dan toleransi masing-masing.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com