Category Archives: Makanan Sehat

‘Overnight Oats’ Cocok Buat Menu Diet? Ini Kata Ahli


Jakarta

Overnight oats banyak dikonsumsi saat sedang diet. Karena, kandungan kalorinya yang rendah disebut bisa menurunkan berat badan. Apakah benar? Begini penjelasan ahli!

Oatmeal merupakan makanan yang mengandung karbohidrat dan serat tinggi. Makanan rendah kalori ini memiliki beragam manfaat untuk tubuh.

Manfaat sehat yang bisa dirasakan dari mengonsumsi oatmeal ini di antaranya baik untuk kesehatan jantung dan bisa membantu menurunkan berat badan. Karena, oat rendah lemak dan kalori.


Biasanya oatmeal ini dikonsumsi sebagai pengganti nasi dalam konsumsi harian. Umumnya oatmeal direbus dan dijadikan sebagai bubur. Kemudian, ditambahkan aneka buah segar atau kacang-kacangan.

Melansir Food NDTV (7/5), oatmeal bisa dijadikan menu sarapan yang sehat. Para ahli juga merekomendasikan oatmeal untuk konsumsi harian. Selain dijadikan bubur, oatmeal juga cocok dikonsumsi sebagai ‘overnight oats’.

Apa itu ‘overnight oats’?

Manfaat Overnight Oats utnuk kesehatanManfaat Overnight Oats utnuk kesehatan Foto: Getty Images/iStockphoto

‘Overnight oats’ menjadi sajian yang populer di kalangan pelaku diet untuk menurunkan berat badan. Sebenarnya, seperti apa ‘overnight oats’ itu?

Secara harfiah, ‘overnight oats’ memiliki arti yaitu oatmeal yang didiamkan semalaman. Jadi, oatmeal dimasukkan ke dalam cangkir atau mangkuk, kemudian direndam menggunakan air atau susu selama 1 malam dan dinikmati keesokan pagi.

Menurut beberapa penelitian, orang yang sarapan overnight oats ini akan kenyang lebih lama dan mengonsumsi lebih sedikit kalori saat makan siang. Oat yang direndam ini juga dapat meningkatkan daya cerna oat dan memungkinkan nutrisi dalam biji-bijian lebih mudah diserap tubuh.

Apakah ‘overnight oats’ sehat?

Ahli Gizi Leema Mahajan menjelaskan kalau ‘overnight oats’ bisa menjadi sehat maupun tidak sehat, tergantung pada bahan yang digunakan. Dua faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah jenis oat dan topping.

“Jika kamu menggunakan oat instan yang memiliki indeks glikemik tinggi, lalu menggunakan pisang, mangga, atau buah-buahan dengan kadar gula tinggi, maka kadar gula akan melonjak tinggi, memberi sinyal pada pankreas untuk melepaskannya,” ungkap Mahajan dalam video yang ia bagikan di Instagram miliknya.

“Apa yang akan terjadi? Mungkin saja jadi mengalami lebih banyak keinginan makan gula, kelelahan, dan kelesuan di awal hari,” lanjutnya.

Cara membuat ‘overnight oats’

Mahajan merekomendasikan untuk menggunakan oat gulung alih-alih yang instan. Ia juga merekomendasikan untuk menghindari topping buah-buahan tinggi gula.

“Jika mengonsumsi oat gulung dan mencampurkannya dengan susu sapi, yogurt, atau susu kacang berkualitas tinggi, ini akan menjadikan menu sarapan yang terbaik,” kata Mahajan.

Mahajan juga menyebutkan kalau sebaiknya oatmeal itu lebih enak ditambahkan kacang-kacangan dan biji-bijian. “Saya lebih suka menghindari buah-buahan dan menambahkan kacang serta biji-bijian,” jelasnya.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

10 Minuman untuk Kesehatan Jantung dan Paru-paru, Apa Saja?

Jakarta

Jantung dan paru-paru merupakan organ yang begitu vital bagi kehidupan manusia. Fungsi utama jantung yaitu mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Sementara paru-paru membentuk sebagian besar sistem pernapasan manusia. Untuk menjaga kedua organ tubuh ini, diperlukan gaya hidup yang sehat dengan memperhatikan asupan yang baik.

Minuman untuk Kesehatan Jantung

Untuk menjaga kesehatan jantung, kamu bisa mengkonsumsi jus buah seperti delima dan tomat, teh, hingga coklat. Berikut informasinya.


1. Jus Delima

Delima merupakan buah yang menyehatkan jantung. Antioksidannya membantu mencegah pengerasan dan penyempitan arteri yang membawa darah ke jantung.

Buah ini juga membantu menurunkan tekanan darah. Kandungan polifenolnya berperan dalam menurunkan peradangan dan menstimulasi sirkulasi darah.

2. Teh

Ilustrasi teh hijauFoto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

Teh mengandung fitonutrien (flavonoid) yang telah terbukti mengurangi peradangan dan penumpukan di arteri. Teh hitam dan teh hijau mengandung kafein dalam jumlah sedang. Sehingga, minuman ini bisa menjadi pilihan yang baik bagi kamu yang sensitif terhadap kafein.

3. Jus Tomat

Jus tomat kaya akan vitamin dan mineral yang membantu melawan penyakit jantung. Terdapat kandungan vitamin C dan E, zat besi, magnesium, dan potasium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga aliran darah.

Tomat juga mengandung antioksidan yang membantu memperkuat arteri, mengurangi kolesterol, dan mengurangi risiko penyakit jantung. Kalau kamu membeli jus tomat kemasan, pilih yang rendah sodium dan juga rendah gula.

4. Matcha

Matcha. Matcha adalah jenis teh hijau yang dihaluskan menjadi bubuk. Satu cangkir matcha (240 ml) mengandung sekitar 70 mg kafein.Foto: Getty Images/Mybona

Matcha adalah salah satu jenis teh hijau yang mengandung epigallocationchin gallate (EGCG) dalam kadar yang tinggi. EGCG adalah senyawa polifenol di teh hijau yang mempunyai sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat.

Sehingga, meminum matcha bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah studi bahkan menunjukkan bahwa EGCG dapat membantu mencegah aterosklerosis, penumpukan zat lemak di arteri dan dapat membantu mengurangi peradangan dan kerusakan sel.

5. Kopi

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum 3-5 cangkir kopi per hari memiliki risiko yang lebih rendah terhadap penyakit jantung, stroke, dan gagal jantung. Para ahli mempercayai bahwa kandungan kafein, antioksidan, dan sifat antiinflamasi pada kopi yang menjadi penyebabnya.

Meski begitu, minum kopi terlalu banyak bisa membuat gelisah. Jadi minum secukupnya serta hindari krimer yang tinggi lemak jenuh dan gula.

6. Hot Chocolate

Minum Hot Chocolate Baik untuk Kesehatan OtakFoto: iStock

Kakao kaya akan mineral dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Menurut penelitian, mengkonsumsi produk kakao bisa membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan fungsi pembuluh darah, dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Kamu bisa mendapat manfaat kakao dari minuman coklat panas tanpa banyak tambahan gula. Taburi dengan kayu manis dengan sedikit madu.

Minuman untuk Kesehatan Paru-paru

Air putih, teh jahe, dan teh hijau baik untuk kesehatan paru-paru. Mengapa demikian?

1. Air Putih

Air putih sangatlah penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Asupan ini mengencerkan lendir di sistem pernapasan. Sehingga, tubuh bisa mengeluarkannya dan mencegah penumpukan yang dapat menyebabkan kesulitan bernafas.

2. Teh Jahe dan Kunyit

Teh jahe yang sehatkan pencernaanFoto: Getty Images/iStockphoto/

Untuk mengatasi hidung tersumbat dan batuk, pilihlah kunyit sebagai obatnya. Kombinasi khasiat teh kunyit dan juga jahe memiliki zat anti-inflamasi dan anti kanker.

3. Teh Hijau

Teh hijau memiliki antioksidan tingkat tinggi yang membantu menurunkan tingkat peradangan di paru-paru. Meminum secangkir teh hijau di pagi hari dan sat cangkir di malam hari bisa menjadi awal yang baik untuk kesehatan paru-paru.

4. Air Panas+ Madu

racikan kopi campur madu yang sehatFoto: Getty Images/iStockphoto

Madu kaya akan sifat anti-inflamasi yang dapat membantu membersihkan tubuh dari bakteri. Kombinasi madu dan air panas bisa membantu mendetoksifikasi paru-paru dan menghilangkan polutan yang terhirup.

(elk/row)



Sumber : food.detik.com

Cara Meracik Teh Agar Lebih Sehat, Pakai Rempah-rempah Ini


Jakarta

Minum teh baik untuk meningkatkan kesehatan. Mulai dari meredakan gejala flu hingga menurunkan berat badan. Agar lebih berkhasiat, racik dengan rempah ini.

Manfaat teh yang umum diketahui dapat meningkatkan imunitas tubuh. Teh juga bermanfaat untuk menyembuhkan flu, sakit perut, dan lainnya.

Lebih dari itu, manfaat teh bahkan bisa dikaitkan dengan panjang umur. Terbukti pada beberapa penelitian orang yang mengonsumsi teh secara rutin setiap hari punya usia lebih panjang.


Teh yang banyak dikonsumsi dengan manfaat sehatnya adalah teh hijau. Di Jepang teh ini juga dikaitkan dengan diet yang dapat menurunkan berat badan.

Resep Teh Susu RempahRempah Foto: iStock

Dilansir dari Slurrp (5/5), teh yang dicampurkan rempah-rempah ternyata lebih menyehatkan. Teh rempah ini cocok diminum pagi hari agar tubuh lebih bertenaga.

Rempah-rempah yang cocok dicampurkan bersama racikan teh terutama rempah kering. Salah satunya adalah cengkeh, yang bisa meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan saat terjadi perubahan musim.

Selain cengkeh, kapulaga juga cocok dijadikan campuran teh hangat. Kapulaga ini bisa meningkatkan cita rasa pada teh dengan aroma harum yang khas.

Rempah satu ini disebut dapat memperkuat sistem pencernaan dan meredakan kecemasan, serta stres. Ini juga bertindak sebagai penyegar mulut alami dan membuat nafas lebih menyegarkan.

Jahe juga cocok dicampurkan ke dalam racikan teh hangat. Jahe biasa digunakan sebagai obat alami selama ribuan tahun untuk sembelit. Karena jahe memiliki senyawa aktif yang dapat melancarkan pencernaan (BAB) dan mengatasi peradangan.

Cara meracik teh jahe ini juga sangat mudah. Seduh jahe kering dengan air panas, didiamkan beberapa saat barulah dikonsumsi. Atau rebus rimpang jahe segar dengan air secukupnya hingga mendidih beberapa saat lalu saring dan minum selagi hangat.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Apakah Bulu Babi Halal? Begini Jawaban serta Manfaat Mengkonsumsinya

Jakarta

Bulu babi atau landak laut berbentuk bundar dan memiliki duri di kulitnya. Hewan ini kaya akan gula, garam dan asam amino, sehingga ketika dimasak memiliki rasa manis asin umami.

Kandungan protein yang dimiliki seperti protein, serat, mineral dan Beta Karotennya didapat dari makanannya, yaitu rumput laut. Mengutip laman Food Print, bulu babi juga kaya akan vitamin C dan vitamin A dan asam lemak omega 3.

Hingga kini mungkin masih banyak yang bertanya-tanya apakah hewan ini halal atau tidak? Kenapa harganya mahal? Apa saja manfaat kesehatan yang didapat ? Ini jawabannya

Apakah Bulu Babi Halal?

Bulu babi atau landak laut seringkali ditemui di restoran Jepang. Menurut laman Have Halal with Travel, bulu babi halal, sebab makhluk ini dianggap sebagai makanan laut yang boleh dikonsumsi oleh umat Islam. Hal ini tercantum dalam Al Qur’an:


اُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهٗ مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِلسَّيَّارَةِۚ وَحُرِّمَ عَلَيْكُمْ صَيْدُ الْبَرِّ مَا دُمْتُمْ حُرُمًاۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْٓ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ ۝٩٦

Artinya: Dihalalkan bagi kamu hewan buruan laut dan makanan (yang berasal dari) laut sebagai kesenangan bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) hewan buruan darat selama kamu dalam keadaan ihram. Bertakwalah kepada Allah yang hanya kepada-Nya kamu akan dikumpulkan.

Kenapa Bulu Babi Sangat Mahal?

Bulu babi dijual dengan harga yang mahal. Bukan tanpa alasan, perlu melewati berbagai proses yang tak mudah untuk menghidangkannya.

1. Tidak Semua Bulu Babi dapat Dimakan

Bulu babi memang tidak terancam punah, namun tidak semua spesiesnya bisa dimakan. Mengutip The Coldwire, seringkali, bulu babi yang bisa dimakan hanya ada di daerah tertentu.

Saat nelayan menangkap berbagai jenis bulu babi, haya beberpa di antaranya yang bisa dimakan. Padahal penangkapannya membutuhkan banyak tenaga.

Hidangan bulu babi sangat populer di Jepang. Banyak permintaan makana lezat ini, namun pasokannya tidak mencukupi. Sehingga harganya mahal.

2. Dagingnya Tidak Melimpah

Setelah memecahkan bagian luar bulu babi yang keras, tidak banyak daging di dalamnya. Mungkin, kamu hanya mendapatkan beberapa sendok daging dar setiap bulu babi.

Jadi, butuh banyak bulu babi untuk dikonsumsi. Hal tersebut membuat harga satuan hewan ini sangat tinggi.

3. Proses Menyiapkannya Tidak Mudah

Menyiapkan dan memasak bulu babi tidaklah mudah. Setiap hewannya perlu dipecah menjadi dua dengan hati-hati dan kuat. Proses ini memakan waktu dan tenaga.

Bulu babi juga hanya bisa ditangkap pada waktu-waktu ertentu dalam setahum. Setelah ditangkap, hewan ini harus dikirim dan dikonsumsi dalam waktu kurang lebih lima hari.

4. Rasanya Enak

Bulu babi memiliki rasa yang begitu lezat. Ada lima potong daging yang disebut “telur bulu babi”. Tekstunya lembut dan empuk sehingga terasa seperti melelh di mulut. Cita rasanya pun begitu unik dan sayang untuk dilewatkan.

Manfaat Bulu Babi untuk Kesehatan

Berkat kandungan nutrisinya, mengkonsumsi bulu babi dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut di antaranya.

1. Meningkatkan Kesehatan Otak

Asam lemak omega 3 yang ada dalam bulu babi bisa bermanfaat bagi kesehatan otak. Mengutip laman Fact, kandungan ini mendukung fungsi kognitif dan mengurangi risiko penurunan mental.

2. Mendukung Kesehatan Mata

Adanya kandungan antioksidan dan asam lemak omega-3 pada bulu babi bisa menjaga kesehatan mata. Tak hanya itu, nutrisi tersebut juga dapat mencegah degenerasi makula terkait usia.

Menurut Cleveland Clinic, degenerasi makula adalah penyakit mata yanf mempengaruhi penglihatan sentral. Sehingga, penderitanya tidak bisa melihat benda di depannya secara langsung.

3. Mendukung Kesehatan Jantung

Rendahnya kadar kolesterol dan asam lemak omega-3 pada bulu babi berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Caranya yaitu dengan mengurangi peradangan dan menjaga tekanan darah yang sehat.

Menurut Universitas Maine, bulu babi merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik dengan sedikit kalori, serupa dengan banyak ikan berlemak, seperti salmon. American Heart Association pun mengklaim bahwa asam lemak omega-3 menurunkan kemungkinan terkena penyakit jantung dan stroke.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Bulu babi kaya akan antioksidan dan vitamin yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sehingga tubuh pun terlindungi dari penyakit.

5. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Serat dalam bulu babi dapat mencegah sembelit dan mendukung pergerakan usus yang teratur. Sehingga memakannya dapat meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

6. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Bulu babi kaya akan kalsium, magnesium dan mineral penting lainnya. Hal ini membuatnya dapat menjaga kekuatan dan kesehatan tulang.

7. Mencegah Anemia Defisiensi Besi

Zat besi sangatlah penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Hewan berduri ini mengandung zat besi dalam jumlah cukup yang membantu mencegah anemia defisiensi besi.

8. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Bulu babi kaya akan sumber vitamin C. Tak hanya mendukung kesehatan kekebalan tubuh, antioksidan ini juga dapat meningkatkan kesehatan kulit.

9. Mendukung Fungsi Tiroid

Bulu babi mengandung yodium. Mengutip laman British Dietetic Association, yodium merupakan mineral yang penting bagi kesehatan. Nutrisi ini menjadi bagian penting dari hormon tiroid yang dibutuhkan, seperti proses pertumbuhan, metabolisme, dan perkembangan otak bayi selama kehamilan dan awal kehidupan.

Itulah jawaban mengenai kehalalan bulu babi, alasan harganya yang mahal dan manfaatnya untuk kesehatan. Apa kamu mau mencoba makanan laut ini?

(elk/row)



Sumber : food.detik.com

Jus Sebaiknya Tak Diminum Saat Perut Kosong, Ini 5 Alasannya


Jakarta

Jus dianggap minuman menyehatkan karena penuh nutrisi. Namun, jus juga tidak disarankan diminum saat perut kosong. Ternyata alasannya karena ini!

Pada pagi hari, kamu mungkin ingin menikmati makanan dan minuman yang menyegarkan dan membuat tubuh lebih berenergi. Pilihannya selain kopi dan teh yaitu jus.

Jus segar memang sangat menyegarkan dan penuh dengan nutrisi. Namun, ada hal yang sebaiknya diperhatikan ketika kamu mulai rutin minum jus.


Jus sebaiknya tidak dinikmati pagi hari saat keadaan perut masih kosong. Sebab, konsumsi jus dalam keadaan ini hanya akan membahayakan kesehatan.

Lantas, apa saja alasan mengapa jus tidak boleh diminum saat perut kosong? Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari Times of India (01/05).

1. Picu kenaikan gula darah

Minum Jus JerukMinum Jus ternyata bisa memicu kenaikan gula darah. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

Sebagian besar jenis buah mengandung serat tinggi yang membantu mengendalikan kadar gula darah. Serat itu membantu pelepasan gula perlahan ke dalam aliran darah.

Namun, ketika buah diolah menjadi jus, nutrisinya perlahan berkurang, termasuk kandungan seratnya.

Ketika jus buah kekurangan serat, itu akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang cepat.

Jus buah juga mengandung gula dalam jumlah tinggi. Hal ini memperburuk risiko peningkatan kadar gula darah.

2. Bikin cepat lapar

Ini 5 Ilmiah Alasan Mengapa Orang Sering Lapar di Malam HariMinum jus juga justru membuat perut lebih cepat lapar. Foto: Getty Images/Kontrec

Minum jus buah sebagai minuman sarapan mungkin dianggap akan membuat perut kenyang lebih lama.

Namun, kandungan gula tinggi dalam jus buah dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba, diikuti penurunan yang cepat pula. Kondisi ini menyebabkan perasaan lelah dan energi rendah.

Akibatnya, rasa lapar menyerang dengan cepat karena tubuh mendambakan kalori lebih untuk mendapat energi.

Alasan lain mengapa jus tidak baik diminum saat perut kosong ada di halaman selanjutnya!

3. Berpotensi merusak gigi

Mirip dengan kopi dan teh, minum jus buah juga bisa memicu kerusakan pada gigi. Pasalnya, keasaman buah-buahan yang jadi bahan dasar jus ini dapat mengikis enamel.

Enamel adalah lapisan luar pelindung gigi. Ketika jus jeruk mengikis enamel, enamel pun akan semakin tipis dan bisa menyebabkan gigi berlubang dan gigi menjadi sensitif.

4. Masalah pencernaan

healthy Asian woman drinking mix of green vegetables and fruit juice for detox and dietMinum jus yang kurang serat ternyata juga bisa menyebabkan masalah pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

Buah dan sayuran tentu mengandung serat dalam jumlah besar.

Serat yang memainkan peran penting dalam pencernaan dengan memfasilitasi pergerakan makanan melalui usus. Serat juga bisa mencegah sembelit dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

Namun, jus buah yang kehilangan serat tidak bisa membantu atasi masalah pencernaan.

Dapat disimpulkan, minum jus buah dalam keadaan perut kosong mampu menimbulkan banyak risiko kesehatan.

Lantas, bagaimana cara mengonsumsi agar lebih efektif?

5. Cara minum jus buah yang lebih efektif

Minum jus buah akan lebih baik jika dikonsumsi berbarengan dengan makanan.

Jika dibarengi dengan makanan, kadar gula darah akan terkontrol, dan rasa lapar akan berkurang. Minum jus buah dengan makanan juga mampu meningkatkan penyerapan nutrisi.

Jus buah jika dipasangkan dengan makanan juga bisa meningkatkan kenikmatan makanan secara keseluruhan.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

15 Makanan Protein untuk Diet, dari Telur hingga Salmon

Jakarta

Asupan protein yang cukup sangatlah penting untuk kesehatan. Protein mendukung sel, fungsi kekebalan, pergerakan, reaksi kimia dan lain sebagainya.

Tak hanya untuk kesehatan, mengkonsumsi protein juga membuat rasa kenyang. Sehingga, mengkonsumsi protein bisa berdampak pada berat badan yang sehat. Lantas, makanan apa saja yang mengandung banyak protein?

Makanan Protein untuk Diet

Beberapa makanan berprotein tinggi ini bisa kamu pilih untuk melengkapi asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ada telur, kacang-kacangan, hingga daging.


1. Telur

Telur merupakan sumber protein berkualitas yang mampu membantu menghilangkan lemak di perut. Menurut USDA, satu butir telur berukuran besar memiliki sekitar 7 gram protein. Kuningnya mengandung sebagai besar nutrisi ini.

2. Kacang Tanah

Kacang-kacangan mengandung tinggi serat dan protein. Mengutip Eating Well, sebuah studi tahun 2019 dalam Current Development Nutrition menemukan bahwa orang dengan kadar glukosa puasa tinggi yang makan sekitar 1 ons kacang tanah sebagai camilan malam mengalami peningkatan kadar gula darah di pagi hari.

Perlu diketahui bahwa menjaga kontrol gula darah tetap sehat berperan dalam menjaga tubuh dari rasa lapar. Satu porsi 1/4 kacang tanah memiliki sekitar 9 g protein.

3. Susu Fermentasi

Produk susu fermentasi seperti yoghurt dan kefir mengandung probiotik. Kandungan ini dapat membantu menjaga kesehatan bakteri usus dalam tubuh. Usus menjadi organ yang begitu penting bagi kesehatan.

Menurut studi tahun 2019 yang diterbitkan oleh jurnal Nutrients, mikrobioma usus mempengaruhi perkembangan beberapa kelainan, seperti penyakit radang usus (IBD), diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular dan kanker kolorektoral.

4. Ikan Tuna Kuning

Tuna kuning mempunyai kandungan protein yang sedikit lebih tinggi dari ayam dan kalkun. Jumlah protein dari ikan ini yaitu 25 gram per 3 oz porsi. Selain protein, daging ikan tuna kuning juga mengandung selenium dan vitamin B yang berfungsi sebagai zat antioksidan.

5. Kacang Hijau

Setiap 100 gram kacang hijau mengandung 22,2 gram protein. Mengutip academia.edu oleh Rud Mustain, kandungan lain dalam kacang ini yaitu kalsium, zat besi, fosfor, vitamin B1 dan B2. Kacang hijau berkhasiat untuk menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan jantung dan mengatasi diabetes.

6. Tahu dan Tempe

Mengutip BBC Good Foods, tempe dan tahu terbuat dari kacang kedelai. Meski begitu, tempe memerlukan tahap fermentasi tambahan dan menawarkan kandungan protein dan serta yang lebih tinggi. Sementara tahu sedikit rendah lemak dan kalori.

7. Salmon

Ikan salmon mengandung protein yang tinggi, yaitu 23 g per porsi. Disarankan untuk mengkonsumsi salmon dengan kulit yang masih utuh untuk diolah, sbab rasanya lebih nikmat.

8. Daging Sapi Tanpa Lemak

Mengutip Healthline, daging sapi tanpa lemak kaya akan sumber protein. Selain itu, daging ini juga kaya akan zat besi, seng, selenium, vitamin B12 dan B6. Satu porsi daging sapi tanpa lemak seberat 85g menyediakan 24,6 g protein.

9. Biji Labu

Biji labu merupakan sumber mineral seperti zat besi, fosfor, magnesium, dan seng. Tak hanya itu, biji labu kaya akan protein dan serat nabati. Kamu bisa menambahkan biji labu ke dalam salad, oatmeal atau yoghurt.

10. Dada Ayam

Dada ayam merupakan sumber protein tanpa lemak. Kandungan kalorinya berasal langsung dari protein. Dalam 100 g dada ayam tanpa kulit memiliki 22 g protein.

11. Kerang

Makanan laut seperti kerang, udang, tiram, merupakan sumber protein yang sangat baik. Ditambah, kerang mengandung lemak sehat serta sejumlah vitamin dan mineral, termasuk selenium, zinc, vitamin B12, dan za besi.

12. Keju

Keju cottage adalah salah satu jenis keju yang rendah lemak dan kalori, tapi tinggi protein. Nutrisi lainnya berupa kalsium, fosfo, selenium, vitamin B12, riboflavin (vitamin B2) dan berbagai nutrisi lainnya.

Satu cangkir keju cottage (226 g) mengandung 28 gram protein. Adapun keju berprotein lainnya seperti cheddar mengandung 3,96 protein per 17 g irisan, sementara mozarella memiliki 6,29 g protein per 28,35 g.

13. Alpukat

Alpukat mengandung protein, serat, potassium, dan lemak tak jenuh. Dalam 230g alpukat, terdapat 4,5 g protein. Tak heran jika buah ini kerap dikonsumsi untuk diet.

14. Kacang Polong

Kacang polong kaya akan serat, protein, dan nutrisi lainnya. Terdapat 4 g protein dalam 80 g kacang polong yang sudah dimasak.

15. Asparagus

Asparagus termasuk sayuran yang kaya dengan protein, vitamin B, dan rendah karbohidrat. Ketika direbus, asparagus mengandung sekitar 2 gram protein per 100 gramnya.

Itulah 15 makanan protein untuk diet. Selain mengkonsumsi beberapa makanan ini, lakukan juga pola hidup yang sehat seperti olahraga dan minum air putih yang cukup ya.

(elk/row)



Sumber : food.detik.com

Ramai Istilah ‘Sarapan Adalah Tidak Sarapan’, Ini Penjelasannya


Jakarta

Perdebatan pentingnya sarapan masih terjadi di kalangan pegiat kesehatan. Banyak informasi yang menyebut sarapan terbaik itu tidak sarapan. Ini penjelasannya.

Anjuran tidak melewati waktu sarapan banyak diberikan oleh dokter gizi dan ahli. Selama ini pernyataan bahwa waktu makan terbaik adalah sarapan dipercaya banyak orang.

Sarapan dianggap penting karena menjadi nutrisi pertama yang masuk ke dalam tubuh sebelum memulai aktivitas. Selain itu juga sarapan dianggap sebagai momen berbuka puasa dari durasi puasa yang panjang ketika tidur malam.


Namun akhir-akhir ini banyak pernyataan yang tengah disoroti terkait kebiasaan sarapan. Ada ungkapan yang menyebutkan bahwa sarapan terbaik adalah tidak sarapan. Seperti apa penjelasan ahli?

Baca juga: Rela Nunggu 2 Jam Demi Cicip Nasi Mercon Viral di Barito

Ramai Istilah 'Sarapan Adalah Tidak Sarapan', Ini PenjelasannyaBeredar informasi bahwa sarapan yang baik adalah tidak sarapan. Foto: Getty Images/iStockphoto/sorendls

Mengutip Livestrong, pada buku bertajuk Three Squares: The Invention of American Meal yang rilis pada 2013 menjelaskan tentang budaya sarapan. Dalam buku ini disebutkan bahwa mengonsumsi sarapan adalah kebiasaan manusia modern.

Istilah sarapan semakin populer ketika orang Amerika Serikat mulai menciptakan sereal. Padahal orang-orang di masa lampau biasanya hanya akan mengonsumsi makanan sisa semalam yang dipanaskan jika mereka ingin makan sarapan.

Selain itu bagi mereka dengan perekonomian yang lebih tinggi biasanya menu sarapannya juga lebih komplek. Mulai dari telur, ayam, pancake, atau segala jenis menu yang diinginkan disajikan di atas meja.

Namun menu sarapan yang berat ini justru disebut justru mendatangkan banyak keluhan. Konsumsi daging dan lemak yang terlalu berat menyebabkan berbagai gejala gangguan pencernaan akibat pencernaan bekerja keras sejak pagi hari.

Baca juga: Menu ‘All You Can Eat’ Ternyata Berasal dari Budaya Romawi Kuno

Ramai Istilah 'Sarapan Adalah Tidak Sarapan', Ini PenjelasannyaFaktanya ahli dan peneliti menyarankan untuk tetap sarapan tetapi dengan menu yang lebih ringan. Foto: Getty Images/iStockphoto/sorendls

Hingga akhirnya Dr. John Harvey Kellog menciptakan corn flakes pada 1890. Menurut kutipan di Smithsonian, Kellogg percaya corn flakes akan lebih mudah dan ringan untuk dicerna oleh perut.

Pada awal 1900an juga banyak produk sereal yang mengklaim melalui proses fortifikasi sehingga cocok untuk dikonsumsi saat sarapan. Namun banyak ahli yang khawatir atas kandungan gula dan garam yang tinggi sehingga tidak lebih baik daripada orang yang tidak sarapan.

“Pada berbagai sudut pandang, sarapan tetap menjadi menu makan yang paling penting dalam satu hari. Karena melalui makanan ini harimu akan dimulai,” begitu kutipan dari majalah Good Health edisi 1917.

Karenanya dapat disimpulkan bahwa konsumsi sarapan tetap dianjurkan para ahli hingga peneliti. Namun asupannya yang harus diperhatikan agar tak berdampak buruk bagi pencernaan.

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

2 Jenis Pisang yang Cocok untuk Diet, Jangan Sampai Salah!

Jakarta

Pisang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang paling sehat. Buah ini juga mengandung serat, vitamin B6, vitamin C, magnesium, tembaga. dan protein.

Pisang menjadi buah yang banyak dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Meski begitu, kamu perlu tahu jenis pisang mana yang cocok untuk diet?

Jenis Pisang yang Cocok untuk Diet

Sebelum menentukan untuk diet dengan pisang, kamu perlu mengetahui jenis pisang mana yang cocok. Berikut penjelasannya.


1. Pisang Hijau

Mengutip Times of India, pisang hijau atau pisang mentah dikenal dengan kandungan gula yang lebih rendah dan pati yang lebih resisten. Perlu diketahui bahwa pati resisten baik untuk pencernaan, sebab tidak bisa dipecah enzim lambung dan membuat rasa kenyang lebih lama.

Pati resisten dan kandungan gula yang rendah dari pisang hijau membuat pisang hijau baik untuk menurunkan berat badan. Kamu bisa memakan pisang hijau dengan tepung atau dengan smoothie.

2. Pisang Kuning

Pisang kuning juga merupakan pilihan yang baik untuk diet. Jika berwarna kuning, berarti pisang sudah matang sempurna.

Kamu bisa mendapat semua manfaat pisang saat mengkonsumsi pisang kuning. Mulai dari potassium, karbohidrat, asam folat dan berbagai nutrisi lainnya.

Jenis Pisang yang Tidak Cocok untuk Diet

Menurut penelitian, pisang yang terlalu matang dengan bintik-bintik coklat adalah yang paling buruk untuk dikonsumsi. Ketika pisang matang, pati mulai terurai dan diubah menjadi gula.

Pisang ukuran sedang yang terlalu matang mengandung 17,4 gram gula pasir. Semenara, pisang kuning dengan ukuran yang sama hanya mengandung 13,3 gram gula. Hal ini menunjukkan bahwa ada kenaikan 3 gram gila dari glukosa dan fruktosa pada pisang yang matang.

Meningkatnya kandungan gula disebabkan karena pati dalam pisang yang merupakan karbohidrat kompleks terurai secara alami menjadi gula. Pisang kuning mengandung 35 gram pati, namun turun menjadi 0,45 gram saat pisang terlalu matang

Selain itu, ketika terlalu matang, pisang akan memiliki lebih sedikit serat. Pisang kuning mengandung 3,1 gram serat, sementara pisang matang mengandung 1,9 gram serat. Sehingga, pisang kuning baik untuk pencernaan.

Sebuah penelitian dari Journal Diabetic Medicine juga membuktikan bahwa pisang mentah lebih baik bagi penderita diabetes dibandingkan pisang terlalu matang. Dalam studi tersebut, gula darah penderita diabetes tidak banyak melonjak saat mengkonsumsi pisang mentah dibandingkan dengan mengkonsumsi pisang terlalu matang.

Itulah jenis pisang yang cocok dan tidak cocok untuk diet. Jangan sampai salah ya detikers.

(elk/row)



Sumber : food.detik.com

Berapa Banyak Kalori dalam Satu buah Apel? Sangat Bagus untuk Diet

Jakarta

Diet menjadi salah satu upaya untuk menurunkan berat badan. Selain menjadi lebih sehat, badan yang lebih ramping membuat seseorang menjadi lebih percaya diri.

Nah berbicara mengenai diet, apel menjadi salah satu buah yang terkenal efektif untuk menurunkan berat badan. Bahkan, kini ada yang namanya “diet apel” yang dipercaya bisa menurunkan 3 kilogram dalam 5 hari.

Lantas, berapa banyak kalori dalam satu buah apel? Mengapa buah ini dijadikan program diet? Untuk menjawab pertanyaan tersebut simak penjelasan berikut ini.


Kandungan pada Satu Buah Apel

Untuk mengetahui berapa banyak kalori dalam satu buah apel, berikut kandungan nutrisinya dilansir dari School of Public Health, Harvard.

  • Kalori : 95 kalori
  • Lemak : 0 gram
  • Protein : 1 gram
  • Karbohidrat : 25 gram
  • Gula alami : 19 gram
  • Serat : 3 gram

Mengapa Apel Sangat Bagus untuk Diet?

Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa banyak kalori dalam satu buah apel adalah 95 kalori. Di samping itu, ada sejumlah senyawa lain yang terkandung dalam apel yang cocok untuk program diet.

Apel mengandung banyak senyawa pektin, ini merupakan serat larut yang dapat mengikat molekul lemak serta mencegah penyerapan lemak oleh tubuh. Kemudian lemak yang terikat oleh serat akan langsung dikeluarkan dari tubuh.

Selain itu, senyawa tersebut membuat kenyang lebih lama sehingga sangat bagus untuk mengendalikan nafsu makan saat diet. Sementara itu, apel juga rendah kalori sehingga membuat diet semakin optimal saat melakukan defisit kalori.

Fakta bahwa apel dapat menjaga berat badan dan baik untuk diet dibenarkan pada hasil penelitian dari tiga studi besar yang mengikuti 133.468 pria dan wanita selama 24 tahun.

Hasilnya menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak buah-buahan kaya serat dan rendah glikemik, terutama apel dan pir, terkait dengan penambahan berat badan yang lebih sedikit dari waktu ke waktu.

Bagaimana dengan ‘Diet Apel’?

Dilansir dari Beautynesia, diet apel merupakan diet dengan rencana 5 hari dengan sebagian besar makanannya adalah apel.

Pada hari pertama kamu hanya boleh makan apel untuk sarapan, makan siang, hingga malam. Kemudian pada hari kedua hingga terakhir kamu baru diperbolehkan mencampur apel dengan makanan lain seperti sayur, buah lain, atau susu.

Dengan melakukan diet ini, kamu bisa mencegah risiko penyakit jantung, stroke, dan menurunkan kadar kolesterol karena kandungan yang ada pada buah apel.

Selain itu, dengan diet ini tubuh akan melakukan detoksifikasi sehingga sistem tubuh akan dipompa lebih optimal untuk menurunkan berat badan.

Akan tetapi, terdapat efek samping dari diet ini yaitu mungkin kamu akan merasa lemas dan mengantuk pada hari pertama karena konsumsi kalori yang sangat rendah.

Agar diet berjalan dengan maksimal dan badan tetap bugar, sangat disarankan untuk membarengi diet dengan olahraga serta istirahat yang cukup.

Itu dia seputar informasi mengenai berapa banyak kalori dalam satu buah apel. Dengan jumlah 95 kalori per buah, apel cocok sebagai menu diet.

(inf/inf)



Sumber : food.detik.com

Yuk Coba! 5 Sayuran Rendah Karbohidrat Buat yang Lagi Diet


Jakarta

Tidak hanya nasi, beberapa sayuran juga mengandung karbohidrat tinggi. Jika ingin mengurangi asupan karbohidrat, kamu bisa beralih ke 5 sayuran yang rendah karbohidrat ini!

Berbicara tentang makanan dengan karbohidrat tinggi, yang terlintas dalam pikiran mungkin hanya nasi, umbi-umbian, atau biji-bijian. Padahal, beberapa sayur juga mengandung karbohidrat kompleks.

Sayuran tertentu mengandung jenis karbohidrat yang lebih tinggi. Namun, jangan khawatir, karena ada sebagian jenis sayuran yang mengandung karbohidrat dalam jumlah lebih rendah.


Terdapat beberapa alasan mengapa kamu dianjurkan mengonsumsi sayuran karbohidrat rendah. Sayuran ini cocok jika kamu mau menurunkan berat badan. Sayuran rendah karbohidrat juga bantu menjaga gula darah dan mampu mendukung pola makan bergizi seimbang.

Selain itu, konsumsi sayuran rendah karbohidrat juga menawarkan lebih banyak manfaat. Selain respons gula darah moderat, sayuran ini cenderung mengandung nutrisi peningkat kesehatan lainnya, mulai dari vitamin, mineral, lemak, hingga protein yang menyehatkan jantung.

Semua nutrisi ini bisa mendorong kesehatan secara keseluruhan dengan meningkatkan kekebalan tubuh, kesehatan otak, metabolisme, dan pencernaan.

Jika ingin mengonsumsi sayur karbohidrat rendah, kamu bisa mencoba 5 sayur ini, seperti yang dilansir dari realsimple.com (18/12/23).

1. Brokoli

Ilustrasi tumis brokoliBrokoli rendah karbohidrat dan memiliki banyak nutrisi baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

Brokoli merupakan salah satu sayuran yang rendah karbohidrat. Selain itu, brokoli juga kaya akan kalium, fosfor, folat, vitamin A, C, dan K, serta senyawa kaempferol.

Dalam satu cangkir brokoli, sekitar 91 gram, hampir mengandung tujuh gram karbohidrat, dengan sekitar tiga gram diantaranya adalah serat.

Brokoli bisa dikonsumsi dengan cara dipanggang dengan minyak zaitun, ditumis dengan bawang putih, atau dimasak dengan pasta.

2. Selada

Selada bisa awet segar dengan cara disimpan di kulkas.Selada juga bisa dikonsumsi karena rendah karbohidrat, tinggi serat dan air. Foto: Getty Images/iStockphoto/somkku

Selada juga merupakan sayuran rendah karbohidrat. Makanan yang biasa ada pada salad ini terdiri dari air dan serat.

Satu cangkir selada, sekitar 72 gram menawarkan 2 sampai 2,9 gram karbohidrat.

Semua jenis selada sebenarnya baik. Namun, perhatikan warnanya. Jika warnanya semakin gelap, berarti semakin banyak nutrisi peningkat kesehatan yang terkandung di dalamnya.

Nutrisi tersebut termasuk vitamin C dan K, potasium, kalsium, dan magnesium.

Daftar sayuran karbohidrat rendah lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Seledri

Tingkatkan Gairah Seksual, Konsumsi Seledri Secara RutinJangan abaikan seledri karena sayuran ini bagus untuk kesehatan dan rendah karbohidrat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Napadon Srisawang

Seledri juga bisa mulai dikonsumsi. Seledri mungkin memenuhi syarat sebagai sayuran dengan karbohidrat sangat rendah. Sebab, dua dari tiga gram karbohidratnya adalah serat.

Seledri juga mengandung banyak air, vitamin K, dan potasium yang baik untuk kesehatan tubuh.

Tidak ada salahnya menambahkan sayuran super renyah ini ke dalam makanan atau camilan apapun. Kamu bisa menaburkannya ke atas salad, atau diaduk bersama ke dalam sup.

4. Tomat

Tomat juga disebut sayuran dengan karbohidrat lebih rendah. Satu cangkirnya mengandung tujuh gram karbohidrat dan dua di antaranya adalah serat.

Tomat yang menyegarkan ini juga mengandung senyawa likopen, potassium, folat, vitamin A,C, dan K, yang meningkatkan kesehatan mata.

Namun, lebih baik kamu mengonsumsi tomat segar. Hindari tomat kalengan karena biasanya sudah ditambah dengan bahan pengawet.

5. Paprika hijau

Ditantang Dosen Bikin Kebun Paprika, Pria Ini Berhasil Raup Omzet Ratusan JutaPaprika pun baik dikpnsumsi karena dalam 100 gram hanya memiliki 5 gram karbohidrat. Foto: youtube kementrian pertanian

Paprika memiliki kandungan karbohidrat yang ringan. Dalam 100 gram paprika hijau, terdapat sekitar lima gram karbohidrat dan satu gram di antaranya adalah serat.

Berbeda dari paprika lainnya, seperti paprika merah dan oranye, biasanya memiliki sekitar satu gram tambahan karbohidrat dalam jumlah yang sama.

Paprika hijau juga merupakan sumber vitamin C terbaik, vitamin B, kalium, dan vitamin A,E, dan K. Oleh karena itu, paprika adalah pilihan sayur yang sangat sehat.

Sayuran ini bisa dimasak dalam saus, sup, hingga dicampur dengan pasta.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com