Category Archives: Makanan Sehat

Benarkah Minum Air Dingin Bikin Gemuk? Ini Penjelasannya


Jakarta

Banyak mitos yang berkaitan dengan konsumsi air dingin. Salah satunya dianggap dapat membuat berat badan naik atau gemuk. Ini faktanya!

Air dingin dapat memberikan efek menyegarkan dahaga ketika dikonsumsi saat cuaca panas. Meskipun ada sebagian orang yang juga mengonsumsi air dingin setiap hari, baik didiamkan dalam kulkas ataupun ditambah es batu.

Dilansir dari Food NDTV (30/4), beberapa mitos yang terkait dengan mengonsumsi air dingin banyak beredar di masyarakat. Salah satu yang sering terdengar adalah air dingin dapat menimbulkan kenaikan berat badan yang signifikan.


Jadi, apakah fakta tersebut benar adanya?

Seorang ahli gizi, Amita Gadre menjelaskan soal fakta air dingin yang dapat menimbulkan kenaikan berat badan. Menurut Amita, justru mengonsumsi air putih merupakan manfaat baik untuk menurunkan berat badan.

Konsumsi air dingin dapat menyimpan lemak dapat membekukan sel lemak ini hanyalah mitos. Faktanya, air putih dalam kondisi hangat dan dingin tidak akan membekukan sel lemak. Tujuan dari konsumsi air putih adalah agar tubuh terhidrasi.

Pentingnya mengonsumsi air putih yang cukup untuk tubuh akan meningkatkan beberapa manfaat. Tubuh tak akan merasa lesu dan metabolisme juga lancar.

Asupan air putih yang pas untuk setiap orang berbeda-beda takarannya. Menurut ahli gizi, Rupali Datta, sebaiknya mengonsumsi air putih 35 ml air per kilogram berat badan.

Menurut Mayo Clinic, asupan air putih yang baik untuk pria dan wanita juga berbeda. Setidaknya 3,7 liter air untuk pria dan 2,7 liter air untuk wanita.

Penting untuk mengetahui asupan air putih yang pas untuk tubuh, karena jika terlalu banyak juga dapat menyebabkan efek samping pada tubuh. Minum air dingin secara berlebihan pada beberapa kasus dapat menyebabkan masalah pencernaan, sakit tenggorokan, atau bahkan sakit kepala.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Banyak Makan Santan? Ini 7 Cara Menetralisir Tubuh secara Alami

Jakarta

Makanan bersantan memang menggugah selera. Berbagai makanan khas Indonesia juga dibuat dengan santan, seperti rendang, opor, dan gulai.

Meski demikian, mengonsumsi makanan bersantan terlalu banyak bisa membuat perut tidak nyaman. Tak perlu khawatir, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menetralisir tubuh setelah makan makanan dengan banyak lemak.

7 Cara Menetralisir Tubuh setelah Makan Santan

Minum air putih, makan buah-buahan, hingga menghindari makanan dingin merupakan sejumlah cara menetralisir tubuh setelah makan santan. Begini penjelasanya.


1. Minum Air Putih

Minum air putih membantu membuang racun, membantu pencernaan, dan menjaga tubuh berfungsi dengan lancar. Untuk mendapat manfaat tambahan, coba minum air hangat.

Mengutip laman Reset, air hangat bisa membantu pencernaan melarutkan lemak lebih cepat. Kamu juga bisa menambahkan biji adas ke dalam satu liter air hangat dan meminumnya sepanjang hari. Biji adas dikenal dengan khasiatnya untuk pencernaan dan bisa mengurangi kembung dan rasa tidak nyaman.

2. Makan Buah-buahan

Enzim pencernaan berperan penting dalam memecah makanan yang masuk ke tubuh, terutama lemak dan minyak. Setelah makan makanan berat, tubuh mungkin memerlukan bantuan ekstra untuk mencernanya.

Buah-buahan tertentu seperti nanas, pepaya, dan kiwi kaya akan enzim pencernaan. Masing-masing dari buah-buahan ini mengandung bromelain, papain, dan aktinidin, enzim yang membantu mencerna protein. Sehingga, mengonsumsi buah-buahan ini setelah makan berat bisa mendukung sistem pencernaan dan membantu tubuh merasa lebih baik.

3. Lakukan Aktivitas Ringan

Setelah makan berat, sebaiknya mulailah bergerak. Aktivitas fisik yang ringan seperti berjalan bisa mencegah penumpukan lemak. Berjalan juga membantu untuk merangsang pencernaan dengan meningkatkan aliran darah dan memperlancar pergerakan makanan melalui saluran pencernaan.

Tapi, tunggu setidaknya dua jam setelah makan. Hal tersebut memungkinkan tubuh untuk fokus pada pencernaan tanpa mengalihkan aliran darah dari sistem pencernaan. Jalan cepat selama 20-30 menit akan membantu tubuh menghindari rasa kembung.

4. Konsumsi Makanan Kaya Serat

Serat begitu penting untuk melancarkan pencernaan, terutama setelah mengonsumsi makanan yang berat. Serat membantu mengatur pergerakan usus, mencegah sembelit, dan memasikan kelancaran sistem pencernaan.

Sayuran seperti yang berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan buah-buahan seperti apel dan pir mengandung banyak serat. Asupan ini bisa membantu tubuh membuang kotoran dengan lebih efisien dan mengurangi rasa tidak nyaman setelah makan berat.

5. Konsumsi Makanan Kaya Probiotik

Probiotik merupakan bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme yang sehat dalam sistem pencernaan. Sehingga, probiotik sangat penting dikonsumsi setelah mengonsumsi makanan berminyak atau berat.

Contoh dari makanan yang kaya probiotik di antaranya yogurt, kefir, dan sayuran fermentasi, seperti kimchi. Makanan-makanan ini bisa membantu menenangkan pencernaan dan mencegah kembung.

6. Istirahat setelah Makanan

Setelah makan makanan berat seperti yang bersantan, beri tubuh waktu untuk istirahat. Untuk santapan berikutnya, kamu bisa mengonsumsi sesuatu yang ringan, seperti buah-buahan segar, sayuran, salad, dan biji-bijian utuh. Makanan ini mudah dicerna dan tidak berbahaya untuk perut.

7. Hindari Makanan Dingin

Makanan dingin seperti es krim yang dikonsumsi tepat setelah mengonsumsi makanan berat bisa berdampak buruk pada hati, lambung, dan usus. Mengutip laman Healthsouth, jika mengonsumsi makanan dingin, proses pencernaan akan mengalami tekanan yang berlebihan. Hal tersebut bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan kembung yang parah.

(elk/row)



Sumber : food.detik.com

5 Minuman Pembersih Ginjal Buat Buang Racun dalam Tubuh


Jakarta

Kesehatan ginjal perlu dijaga karena organ vital ini berfungsi membuang racun dari dalam tubuh. Coba konsumsi minuman yang dipercaya membersihkan ginjal berikut ini.

Ginjal pada dasarnya punya kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri, tapi dalam beberapa kasus, dorongan dari luar diperlukan untuk membantu prosesnya.

Proses pembersihan ginjal sendiri dapat menghilangkan limbah dari darah. Hasilnya, ginjal jadi bersih dan sehat.


Jika proses ini tidak berlangsung, maka kondisi ginjal yang kotor dapat memicu berbagai masalah. Fungsi organ lain juga bisa terganggu.

Salah satu cara membersihkan ginjal adalah dengan asupan minuman tertentu. Berikut beberapa minuman pembersih ginjal, merangkum berbagai sumber.

1. Air kunyit

Ilustrasi teh kunyitFoto: Getty Images/udra

Kunyit diyakini ampuh menjaga kesehatan ginjal. Mengutip Very Well Health, kunyit bisa mengurangi urea, mencegah peradangan pada ginjal, dan membantu mengeluarkan limbah yang mengendap.

Cara membuat air kunyit yaitu dengan mendidihkan air dan memasukkan irisan kunyit. Campur dengan madu untuk menambahkan rasa.

2. Air jahe

Jahe dipercaya dapat membatasi toksisitas ginjal. Air jahe dapat menjadi salah satu pilihan minuman yang membersihkan ginjal.

Rebus irisan jahe dalam air mendidih. Campur dengan lemon dan madu untuk menambahkan rasa.

3. Teh ginseng

teh ginsengFoto: iStock

Ginseng juga diklaim ampuh membersihkan ginjal dari limbah. Ginseng diketahui bisa mengatasi toksisitas sisplatin atau efek obat kemoterapi untuk kanker ginjal.

4. Teh hijau

Minuman herbal lainnya untuk kesehatan ginjal adalah teh hijau. Teh ini dipercaya dapat membantu mencegah perkembangan penyakit ginjal.

Selain itu, teh hijau juga mengandung kadar oksalat yang rendah. Kadar oksalat yang tinggi bisa memicu pembentukan batu ginjal.

5. Air lemon

manfaat konsumsi air lemon hangatFoto: Getty Images/iStockphoto

Lemon mengandung asam sitrat yang dipercaya dapat mencegah pembentukan batu ginjal. Asam sitrat mengikat kalsium, yang mencegah pertumbuhan kristal pembentuk batu ginjal.

Demikian beberapa pilihan minuman pembersih ginjal. Demi keamanan, konsultasikan penggunaannya dengan dokter.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Minuman Pembersih Ginjal, Ampuh Buang Racun yang Mengendap

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

7 Buah Tinggi Gula Ini Perlu Dihindari Penderita Diabetes


Jakarta

Penderita diabetes perlu mengatur asupannya. Hindari konsumsi beberapa jenis buah yang konsumsinya mengakibatkan lonjakan kadar gula darah. Berikut daftarnya.

Diabetes merupakan penyakit kronis yang mengakibatkan melonjaknya kadar gula dalam darah. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin.

Kondisi diabetes tidak boleh diabaikan. Di dunia dan Indonesia, diabetes jadi salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak diidap. Diabetes juga jadi salah satu ‘pembunuh’ terbesar karena komplikasinya yang bisa berujung penyakit jantung dan stroke.


Menghindari asupan tinggi gula jadi salah satu cara mengontrol diabetes. Meski dianggap aman dan menyehatkan, penderita diabetes dianjurkan membatasi daftar buah berikut.

1. Delima

Delima Disebut Buah Surga dalam Al-Quran, Berikut Manfaat JusnyaBuah delima tinggi kandungan gula sehingga perlu dihindari. Foto: Getty Images/iStockphoto

Buah delima berukuran sedang mengandung 38,6 gram (g) gula. Agar lebih aman, Anda bisa cukup mengonsumsi setengah potong buah delima yang kadar gulanya lebih rendah.

2. Anggur

Ilustrasi buah anggurBuah anggur juga sebaiknya dihindari karena kandungan gula yang cukup banyak. Foto: Thinkstock

Setiap 100 g anggur umumnya mengandung sekitar 23,2 g gula. Setiap orang dianjurkan untuk mengonsumsi anggur cukup sebanyak 50 g dalam sehari.

3. Mangga

buah manggaBuah mangga juga mengandung tinggi gula sampai 22,5 gram. Foto: iStock

Mangga jadi buah tropis favorit banyak orang. Namun sayangnya, mangga mengandung banyak gula dengan jumlah sebanyak 22,5 g gula dalam setiap buahnya.

Untuk itu, penderita diabetes perlu membatasi asupan buah mangga.

Meski tinggi gula, mangga mengandung banyak nutrisi lain seperti vitamin A, vitamin C, kalium, dan beta-karoten.

4. Pisang

Pisang mudah ditemukan di Indonesia. Tak heran pisang jadi buah yang kerap dikonsumsi sehari-hari.

Namun hati-hati, pisang termasuk golongan buah yang mengandung karbohidrat tinggi. Satu buah pisang matang mengandung sekitar 15,4 g gula.

Coba pilih pisang berukuran kecil atau makan setengahnya untuk menjaga asupan gula.

5. Nanas

Ilustrasi buah nanasNanas juga lebih baik dihindari karena kandungan indeks glikemik tinggi. Foto: Getty Images/Teen00000

Nanas tergolong buah dengan indeks glikemik tinggi. Semakin tebal dan lebar buah nanas, maka semakin banyak kandungan karbohidrat di dalamnya.

Untuk alasan yang lebih baik, pilih jenis nanas muda. Batasi juga asupannya dan padukan dengan makanan lain yang kaya protein.

6. Kismis

Buah kering seperti kismis sering kali mengandung tambahan gula.

Mengutip Medical News Today, konsumsi asupan kismis dan buah kering dengan kacang-kacangan agar dapat membantu mengelola gula darah.

Kacang-kacangan kaya akan lemak, serat, dan protein. Ketiga nutrisi ini dapat memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah.

7. Kurma

Buah KurmaBuah Kurma memang bermanfaat tetapi tidak cocok untuk penderita diabetes. Foto: iStock

Buah terburuk untuk penderita diabetes lainnya adalah kurma kering. Sama dengan kismis, kandungan gula dan karbohidrat dalam kurma cenderung tinggi.

Misalnya, setiap 24 g kurma Medjool mengandung sekitar 67 kalori dan 18 g karbohidrat.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Buah Terburuk untuk Penderita Diabetes, Awas Tinggi Gula”

(Tim CNN Indonesia/adr)



Sumber : food.detik.com

Kadar Kolesterol Naik? Konsumsi 8 Minuman Enak Penurun Kolesterol Ini


Jakarta

Tingginya kadar kolesterol darah bisa memicu beragam penyakit kronis. Konsumsi 8 minumsn berkhasiat ini bisa membantu turunkan kadar kolesterol darah.

Kadar kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia dapat menyebabkan penyakit yang serius seperti jantung dan stroke. Salah satu cara yang efektif untuk menurunkannya adalah dengan mengatur pola makan, aktivitas fisik dan minum obat penurun kolesterol.

Selain itu ada berbagai jenis minuman mengandung senyawa baik yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol atau menjaga kadar kolesterol darah tetap stabil.


Berikut ini 8 minuman enak yang bisa dikonsumsi rutin untuk menurunkan kadar kolesterol darah secara alami.

1. Teh Hijau

Teh hijau mengandung katekin dan senyawa antioksidan lainnya yang membantu menurunkan kolesterol jahat.

Dalam sebuah studi pada 2015, para ilmuwan memberi tikus air minum yang diresapi dengan katekin dan epigallocatechin gallate, antioksidan bermanfaat lainnya dalam teh hijau. Setelah 56 hari, para ilmuwan melihat kadar kolesterol jahat telah berkurang sekitar 14,4% dan 30,4% di dua kelompok tikus yang diberi diet tinggi kolesterol.

Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk menyelidiki ini lebih lanjut.

Teh hitam juga dapat berdampak positif pada kolesterol, tetapi pada tingkat yang lebih rendah daripada varian teh hijau.

Healthy hazelnut drink (smoothie) - horizontalSusu kedelai yang kaya akan protein nabati. Foto: iStock

2. Susu Kedelai

Susu kedelai bisa jadi salah satu pilihan terbaik bagi mereka yang peduli dengan kolesterol. Pasalnya, satu cangkir (250 ml) susu kedelai mengandung 80 kalori dan hanya 2 gram lemak saja. Sumber susu kedelai yang berasal dari tanaman dapat membantu mengurangi atau mengelola kadar kolesterol.

Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 25 gram protein kedelai per hari sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Akan lebih baik lagi mengonsumsi kedelai dalam bentuk utuh dan diproses minimal dengan sedikit atau tanpa tambahan gula, garam, dan lemak.

3. Oat

Susu oat atau oatmilk mengandung oat beta-glukan yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol normal.

Sebuah tinjauan pada 2018 menemukan bahwa minuman oat, seperti susu oat, membantu mengurangi kolesterol yang lebih konsisten daripada produk oat semi-padat atau padat. Segelas 250 ml susu oat dapat menyediakan 1 gram beta-glukan.

Susu oat, bila tanpa pemanis, bisa menjadi alternatif yang sangat baik untuk mencegah atau mengatasi kolesterol tinggi dan juga mengandung protein yang baik untuk kesehatan.

4. Jus Tomat

Tomat kaya akan senyawa likopen, yang dapat meningkatkan kadar lipid dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengolah tomat menjadi jus dapat meningkatkan kandungan likopennya.

Studi menemukan bahwa konsumsi 280 ml jus tomat setiap hari selama dua bulan berhasil menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

5 Tips Meracik Smoothie yang Ampuh Bantu Turunkan Berat BadanSmoothies berry yang kaya antioksidan. Foto: Getty Images/Olivka888

5. Smoothie Berry

Banyak buah beri yang kaya akan antioksidan dan serat. Keduanya dapat membantu mengurangi kadar kolesterol.

Buah beri yang dimaksud di sini adalah stroberi, blueberry, blackberry, raspberry dan jenis buah beri lainnya. Secara khusus, para ahli telah menemukan senyawa yang disebut anthocyanin yang merupakan antioksidan kuat. Senyawa tersebut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Buatlah smoothie berry dengan mencampurkan dua genggam atau sekitar 80 gram buah beri apa pun. Campurkan buah beri dengan 1/2 cangkir susu rendah lemak atau yogurt dan 1/2 cangkir air dingin.

6. Minuman Mengandung Sterol dan Stanol

Sterol dan stanol adalah senyawa kimia penting yang terdapat dalam membrane sel tanaman tertentu. Senyawa ini mempunyai molekul yang mirip dengan molekul kolesterol.

Jadi saat sterol dan stanol masuk ke dalam saluran pencernaan, senyawa ini akan menghambat penyerapan kolesterol dalam usus.

Sejumlah produsen diketahui telah menambahkan bahan kimia ini ke beberapa makanan dan minuman, termasuk minuman yogurt, susu, dan jus buah.

FDA menyatakan bahwa kebanyakan orang harus mencoba mengonsumsi 1,3 g atau lebih sterol dan 3,4 g stanol per hari untuk mendapatkan manfaat maksimal penurunan kolesterol.

7. Minuman Cokelat

Minuman dari cokelat hitam alias dark chocolate mengandung kakao yang kaya antioksidan yang disebut flavonoid. Kandungan inilah yang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh.

Sebuah studi pada 2015 menemukan bahwa mengonsumsi minuman 450 mg yang mengandung flavanol kakao dua kali sehari selama 1 bulan menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik.

Namun penting untuk diperhatikan, jika cokelat yang baik untuk tubuh tidak mengandung banyak gula. Pilihlah kakao atau cokelat hitam yang mengandung 75-80 persen lebih kakao untuk dikonsumsi agar bisa merasakan manfaatnya.

8. Smoothie Susu Nabati

Banyak jenis susu nabati mengandung bahan-bahan yang dapat membantu menurunkan atau mengontrol kadar kolesterol. Kamu dapat membuat smoothie yang cocok menggunakan susu kedelai atau susu gandum.

Buat smoothie dengan mencampurkan 1 cangkir (250 ml) susu kedelai atau susu oat dengan buah atau sayuran penurun kolesterol seperti pisang.

(odi/odi)



Sumber : food.detik.com

Sebaiknya Jangan Makan Pisang Bersamaan dengan Alpukat, Ini Sebabnya


Jakarta

Alpukat dan pisang adalah dua jenis buah yang sering dijadikan menu sarapan sehat. Sayangnya keduanya tidak boleh dimakan bersamaan. Ini sebabnya!

Pisang dan alpukat kerap disebut sebagai super food karena khasiatnya yang luar biasa untuk kesehatan. Ini tentu saja karena kangdungan sejumlah mineral dan protein serta lemak sehatnya.

Melansir Healthline, pisang merupakan sumber serat, potasium, vitamin B6, vitamin C, dan berbagai antioksidan dan fitonutrien yang sehat.


Pisang merupakan sumber karbohidrat yang kaya, yang terutama terdapat dalam bentuk pati pada pisang mentah dan gula pada pisang matang.

Sama halnya dengan pisang, alpukat juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh terutama kesehatan jantung. Alpukat adalah sumber nutrisi utama, termasuk lemak sehat dan serat.

Alpukat juga mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Meski demikian, alpukat termasuk makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan pisang.

Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai LebaranAlpukat kaya akan lemak sehat. Foto: Ilust iStock

Lantas kenapa makan pisang dan alpukat tidak boleh dimakan bersamaan?

Melansir Times of India, pisang dan alpukat sama-sama mengandung potasium yang cukup tinggi. Asupan potasium yang berlebihan bisa menyebabkan hiperkalemia, yakni kondisi saat kadar potasium jumlahnya terlalu tinggi dalam darah.

Selain itu, keduanya juga merupakan sumber karbohidrat yang jika dimakan berlebihan secara bersamaan tentu akan menambah potensi peningkatan berat badan.

Selain alpukat, ada bahan makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan pisang. Berikut ini sejumlah makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan pisang.

1. Daging merah

Kandungan purin dalam pisang dan protein tinggi dalam daging merah ternyata tidak cocok jika dimakan bersamaan. Para ahli kesehatan percaya dua makanan ini jika dimakan bersama atau berdekatan bisa memicu fermentasi gas di saluran pencernaan.

alasan kurangi konsumsi daging merahDaging sapi sumber protein dan zat besi. Foto: GettyImages

2. Jeruk

Konsumsi jeruk dan pisang bersamaan bisa memicu masalah pencernaan dan masalah kesehatan lainnya. Mulai dari mual hingga sakit kepala.

3. Es krim

Siapa sangka, ternyata pisang tidak boleh dimakan bersamaan dengan es krim. Pada beberapa orang jika es krim dan pisang dikonsumsi bersamaan bisa memicu rasa tidak nyaman di perut.

4. Susu

Ternyata susu dan pisang tidak boleh dimakan bersamaan. Ini karena pisang dan susu sama-sama mengandung kalori yang tinggi. Satu pisang berukuran sedang saja mengandung 105 kalori, dan susu murni ukuran 250 mililiter mengandung 150 kalori.

Jika keduanya terlalu sering disantap bersamaan, bisa membuat berat badan naik drastis.

(odi/odi)



Sumber : food.detik.com

5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi


Jakarta

Minum kopi terlalu banyak justru berbahaya untuk kesehatan tubuh. Ada beberapa tanda dalam tubuh yang merupakan sinyal orang terlalu banyak minum kopi.

Kopi merupakan minuman berkafein pembangkit tenaga yang memiliki banyak penggemar. Sayangnya, kafein tak hanya memberikan efek membangkitkan tenaga tetapi juga efek kecanduan.

Sebenarnya, tubuh seringkali memberikan sinyal yang jarang dipahami oleh kebanyakan orang. Salah satunya juga sinyal untuk berhenti minum kopi.


Walaupun kopi memiliki banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan. Tetapi ada beberapa tanda yang dikirim tubuh yang menandakan bahwa tubuh sudah tidak bisa lagi mengasup kopi.

Berikut lima tanda bahwa tubuh mengasupi terlalu banyak kopi.

1. Menganggu Kesuburan Wanita

5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

Menurut ahli gizi asal Amerika, Molly Maloof, kopi ini sebenarnya harus dihindari jika wanita sedang mencoba hamil atau tengah hamil. Karena wanita memiliki esterogen yang lebih besar di tubuh, dibandingkan pria.

Karenanya estrogen dan kafein ini akan berkompetisi untuk membuat metabolisme lebih cepat di dalam tubuh. Jika wanita terus minum kopi secara berlebihan, kadar estrogen akan menumpuk, dan bisa menyebabkan berbagai efek pada wanita salah satunya keram, pegal-pegal dan gejala PMS lainnya.

“Banyak yang bilang kalau wanita tidak seharusnya minum kopi terlalu banyak. Karena memang ketika saya berhenti minum kopi, saya merasa lebih sehat. Kalau kalian sedang mencoba hamil atau tengah hamil, saya sarankan untuk menghindari kopi sebisa mungkin. Karena kafein pada kopi ini berisiko menyebabkan keguguran hingga mengganggu kesuburan pada wanita,” jelas Maloof.

2. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi menjadi tanda yang harus sangat diperhatikan oleh penggemar kopi. Kafein ternyata juga dapat menjadi salah satu penyebab meningkatnya tekanan darah.

“Suatu penelitian mendemonstrasikan sebuah peningkatan yang berhubungan dengan tekanan darah berdasarkan usia pada pria yang mengonsumsi kopi dalam jumlah cukup banyak,” ungkap Sandy Younan Brikho yang merupakan seorang ahli gizi terdaftar.

3. Berat Badan Naik

5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

“Minum kopi menyebabkan sensasi seperti kenyang. Seringkali perasaan kenyang ini merujuk pada melewati waktu makan atau camilan,” tutur Brikho.

Jika sekali sudah merasakan kekenyangan seperti ini, perut akan tetap kosong dan orang biasanya akan kelaparan. Hal ini akan menjadi bumerang, sehingga orang bisa makan berlebihan di waktu makan selanjutnya.

Keadaan ini bisa memicu kenaikan berat badan. Apalagi jika orang tersebut secara rutin mengonsumsi kopi dalam jumlah berlebih.

4. Picu Kolesterol Tinggi

Bagi orang-orang yang cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi, asupan kopi seharusnya dibatasi. Menurut situs The Healthy, kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol

Kopi mengandung cafestol dan kahweol, sejenis minyak yang meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jadi banyak para ahli yang menyebutkan kopi yang tidak disaring, bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat.

Sebaliknya, kopi yang sudah disaring relatif lebih aman. Beberapa ahli bahkan menganjurkan kopi instan yang berkualitas, hingga espresso bagi penggemar kopi yang punya masalah dengan kolesterol.

5. Minum Kopi Sebelum Haid

5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

Efek minum kopi bagi wanita bisa menyebabkan mood naik turun, apalagi saat sedang PMS atau menjelang datang bulan. Hindari segala macam minuman yang mengandung kafein, khususnya kopi.

Perbanyak asupan air putih agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik. Kafein juga menyebabkan dehidrasi sehingga menimbulkan rasa resah, dan tidak nyaman menjelang datangnya menstruasi. Dosis asupan kafein yang dianjurkan adalah 200-300 mg per hari, yaitu secangkir kopi.

Kebanyakan konsumsi kafein juga dapat menimbulkan sakit kepala, pusing sampai kesulitan tidur atau insomnia. Jadi tetap batasi konsumsi kopi, sesuai anjuran banyak ahli kesehatan yaitu sekitar 2-3 cangkir setiap harinya.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

3 Trik Makan Nasi Putih Agar Tak Bikin Gendut dan Berat Badan Naik


Jakarta

Nasi putih jadi kambing hitam kegagalan diet penurunan berat badan. Padahal nasi putih tetap aman dikonsumsi selama diet dengan 3 trik mudah ini.

Nasi putih dan diet penurunan berat badan sering dipertentangkan. Rata-rata nasi putih atau beras putih dihindari dan diganti dengan beras merah dan beras coklat.

Sebenarnya langkah ini tidak salah sebab menurut laporan Healthline, beras putih tinggi kandungan karbohidrat sederhana tetapi nyaris tak ada seratnya. Karbohidrat sederhana berkaitan dengan risiko obesitas dan penyakit kronis.


Akan tetapi, beras putih merupakan salah satu makanan pokok sebagian besar penduduk dunia, termasuk Indonesia. Program diet bisa sulit dilakukan jika kamu tetap mencari beras merah atau cokelat padahal sulit dicari dan harganya relatif mahal.

Oleh karena itu, ada beberapa trik konsumsi nasi putih agar tak bikin gendut atau berat badan naik meski sedang diet.

Makan Nasi Pakai Kuah Air Putih, Pekerja Bangunan Ini Bikin Netizen SedihUkur porsi nasi putih tiap kali makan. Foto: Site News

1. Ukur porsinya

Porsi makanan adalah salah satu kunci diet. Nasi putih tidak akan menaikkan berat badan Anda jika porsinya tidak berlebihan. Jika biasanya makan satu piring penuh nasi putih, kurangi porsi jadi setengah atau kurang dari setengah porsi.

Sebagaimana dilansir NDTV, hindari mengonsumsi makanan berkarbohidrat sebelum dan sesudah konsumsi nasi putih atau makan besar.

Porsi pun bisa diakali dengan penggunaan piring atau mangkuk saji berukuran mini. Riset menunjukkan bahwa wadah makanan berukuran besar akan meningkatkan asupan terlepas apapun makanan atau minumannya.

Sebaiknya, konsumsi nasi putih di piring atau mangkuk kecil untuk menghindari makan dalam porsi besar tanpa sadar.

2. Banyak konsumsi sayur

Karena merupakan karbohidrat sederhana, konsumsi nasi putih akan cepat membuat kamu lapar. Untuk menghindari hal ini, padukan dengan sayuran yang berlimpah.

Sayuran tidak harus dalam kondisi mentah seperti pada olahan salad. Sayuran misal brokoli, kale, wortel juga sayuran lain yang dipanggang bersama minyak zaitun.

Kemudian tambahkan porsi besar protein misalnya kacang merah, dada ayam tanpa lemak atau sup tahu.

3. Perhatikan cara pengolahan

Kadang kesalahan diet tidak pada pilihan bahan makanannya tetapi cara pengolahannya. Nasi putih tidak akan menyumbang kalori begitu besar jika tidak diolah menjadi nasi goreng, nasi uduk atau nasi kuning dengan santan.

Penurunan berat badan tidak hanya soal pola makan tetapi juga aktivitas fisik. Berikan diri waktu untuk berolahraga dan tidak perlu sampai berpuasa untuk jenis makanan kesukaan. Kamu tetap bisa mengonsumsi kopi susu, kue, cheese cake atau dessert lain tapi dalam porsi moderat.

(odi/odi)



Sumber : food.detik.com

6 Air Rebusan Daun yang Bantu Mengobati Asam Urat, Diabetes, dan Hipertensi

Jakarta

Daun salam, sirih, hingga kelor sering direbus menjadi air ramuan herbal untuk dikonsumsi. Rebusan air daun-daun tersebut dipercaya bantu mengobati berbagai penyakit dan kondisi kesehatan seperti asam urat, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Khasiat yang diberikan rebusan herbal itu diyakini berasal dari senyawa yang terkandung di dalam daun-daunnya. Karena itu, ramuan alami ini kerap dijadikan alternatif obat oleh sebagian orang. Lantas, rebusan air daun apa saja yang bermanfaat untuk kesehatan dan pengobatan sejumlah penyakit?

6 Rebusan Air Daun untuk Penyembuhan Penyakit dan

Mengutip catatan detikcom, berikut sederet rebusan air daun yang bantu mencegah dan mengobati sejumlah kondisi kesehatan:


1. Rebusan Air Daun Salam

Daun salam tak hanya memberikan aroma sedap pada masakan, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Ahli menyebutkan daun salam mengandung senyawa metabolit sekunder, potasium, zat besi, dan antioksidan.

Senyawa tersebut dapat mengatasu gangguan asam urat, menurunkan risiko diabetes tipe 2, hingga menjaga kesehatan jantung secara menyeluruh. Untuk mendapat khasiatnya, beberapa daun salam dapat direbus dengan dua gelas air selama 5 menit. Air rebusannya kemudian bisa diminum rutin.

2. Rebusan Air Daun Sirih

Rebusan daun sirih mendukung penyembuhan luka, mengendalikan kadar glukosa, menurunkan kolesterol tinggi dan tekanan darah, hingga sebagai antiseptik dan antioksidan. Senyawa bermanfaat yang ditemukan di dalam daun sirih meliputi flavonoid, tanin, polifenol, eugenol, serta riboflavin.

Sama seperti daun salam, beberapa sirih dapat direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa segelas air saja. Sebelum direbus, pastikan daun sirih dicuci bersih.

3. Rebusan Air Daun Sirsak

Dikutip dari buku Segudang Khasiat Manggis dan Sirsak untuk Kesehatan dan Kecantikan oleh Lia Ernawati, daun sirsak berkhasiat untuk mengontrol gula darah, mengendalikan hipertensi, meredakan nyeri tulang dan persendian, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Daun sirsak dapat diolah dengan cara direbus untuk mengambil manfaatnya. Sekitar 10 lembar daun sirsak segar dapat direbus dengan empat gelas air. Rebus sampai air tersisa tiga gelas. Air ramuan ini dapat diminum dua kali sehari pada pagi dan sore hari.

4. Rebusan Air Daun Kelor

Daun kelor kaya akan manfaat. Daun berbentuk bulat kecil ini memiliki sifat antikanker, antiinflamasi, dan antioksidan. Kelor juga berkhasiat untuk bantu menurunkan tekanan darah, melindungi dari penyakit kardiovaskular, serta mencegah kanker.

Berbagai kandungan yang bisa ditemui di dalamnya mencakup niazimicin, quercetin, sampai beta karoten. Untuk mengambil manfaatnya, daun kelor segar dapat direbus dengan air atau daun keringnya juga bisa direndam dengan air panas selama beberapa menit.

5. Rebusan Air Daun Jambu Biji

Kalau punya pohon jambu biji di halaman rumah, bisa dipetik daunnya untuk dijadikan rebusan herbal kaya manfaat. Daun jambu biji memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi berkat sejumlah senyawa yang dikandungnya.

Daun jambu biji diketahui dapat menyeimbangkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, serta menjaga kesehatan pencernaan. Seperti rebusan lainnya, daun ini bisa direbus dengan air secukupnya. Air ramuannya lalu dapat diminum rutin untuk memperoleh khasiatnya.

6. Rebusan Air Daun Pepaya

Rebusan daun pepaya dikenal untuk mengobati asam lambung. Enzim papain yang ditemukan pada daunnya bantu meredakan gejala asam lambung saat naik seperti sensasi panas di dada.

Untuk mengatasi asam lambung, daun pepaya segar atau kering dapat direbus dengan air secukupnya. Setelah mendidih selama beberapa menit, air yang tersisa bisa disaring dan diminum.

Itu tadi sederet rebusan air daun yang bermanfaat bagi kesehatan dan membantu menyembuhkan sejumlah penyakit. Bagi detikers yang sudah terdiagnosis sakit, jangan lupa disertai kontrol teratur ke dokter dan menerapkan pola hidup sehat.

(row/row)



Sumber : food.detik.com

7 Rempah Segar dan Kering Terbaik untuk Turunkan BB, Gampang Didapat!


Jakarta

Usaha menurunkan berat badan harus dibarengi konsumsi makanan yang tepat. Untuk bumbu makanan, coba konsumsi rempah dan herba yang terkenal mampu meningkatkan metabolisme berikut ini.

Diet sukses berarti diet sehat dimana seseorang tetap memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Pendekatan yang dilakukan sebaiknya mengikuti kaidah-kaidah kesehatan, termasuk dengan mengonsumsi makanan bernutrisi tepat.

Tak hanya sumber karbohidrat dan protein yang perlu diperhatikan, tapi juga makanan pendamping lain yang sama-sama mendorong pembakaran kalori. Salah satunya lewat konsumsi rempah dan herba.


Menurut beberapa penelitian, banyak rempah dan herba membantu usaha diet karena bersifat mendorong metabolisme sekaligus menekan nafsu makan. Baik rempah dan herba cocok digunakan dalam masakan sehari-hari.

Mengutip Health (25/6/2024), inilah 7 rempah dan herba terbaik untuk menurunkan berat badan:

1. Bubuk cabai

Kabar baik untuk pencinta makanan pedas, bubuk cabai yang kerap jadi bumbu masak utama ternyata bantu usaha diet. Bubuk cabai mengandung capsaicin, senyawa yang meningkatkan metabolisme dan meningkatkan jumlah pembakaran kalori harian.

Saat ini tidak ada rekomendasi asupan harian bubuk cabai untuk menurunkan berat badan. Namun, sebuah penelitian terbaru mengungkap efek capsaicin untuk berat badan baru terlihat jika dikonsumsi 2-4 mg per hari. Jumlah kalori yang terbakar bisa 257 kkal per hari.

2. Lada hitam

Lada hitam banyak dipakai dalam masakan Asia. Rempah ini mengandung piperine yaitu senyawa ampuh dengan segudang manfaat sehat, termasuk menurunkan berat badan.

Piperine dapat mendorong metabolisme selama aktivitas fisik dengan mengatur metabolisme karbohidrat dan lemak. Penelitian terbaru menemukan konsumsi lada hitam 27 mg per kg berat badan seseorang bisa mengarah pada penurunan berat badan yang sukses.

3. Kunyit

Kunyit AsamFoto: iStock

Tak ada salahnya menambahkan kunyit ke dalam masakan karena rempah ini kaya kandungan kurkumin yang terkenal menyehatkan. Kurkumin utamanya mengandung senyawa antiinflamasi yang bantu melawan inflamasi akibat stress oksidatif dan gangguan metabolisme.

Senyawa bioaktif pada kunyit juga bantu menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan sensitivitas insulin seseorang. Alhasil, akumulasi lemak dalam tubuh pun dapat dicegah. Selain ditambahkan ke dalam masakan, kunyit juga bisa ditambahkan pada smoothies dan teh.

4. Kayu manis

Membicarakan rempah sehat, tak bisa meninggalkan kayu manis yang juga berkhasiat menurunkan berat badan. Kayu manis meningkatkan metabolisme sekaligus kadar leptin yang bertugas mengatur nafsu makan.

Kayu manis juga dapat mendukung penurunan berat badan melalui pengaruhnya terhadap sensitivitas insulin. Penelitian telah menemukan bahwa kayu manis dapat meningkatkan resistensi insulin, mendukung pengendalian nafsu makan, dan mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan tertentu. Menurut penelitian, kayu manis dapat membantu penurunan berat badan dalam dosis minimal 3 gram per hari.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

5. Jinten

Rahasia Cepat Langsing, Minum Air Jinten yang Kaya KhasiatFoto: Getty Images/iStockphoto/chictype

Jinten berasal dari biji tanaman Cuminum cyminum yang dikeringkan dan digiling. Selain rasanya yang khas, konsumsi jinten menawarkan banyak manfaat sehat, terutama untuk mereka yang sedang diet.

Beberapa penelitian menunjukkan efek positif konsumsi jinten untuk penurunan berat badan. Caranya dengan menurunkan massa lemak hingga mengurangi indeks massa tubuh (IMT) seseorang. Jinten dapat ditambahkan ke olahan nasi, sayuran panggang, hingga saus aromatik.

6. Kapulaga

Rempah dan herba lain yang juga bantu usaha diet adalah kapulaga. Kandungan fitokimia dan minyak atsiri di dalamnya dapat mendukung penurunan berat badan melalui beberapa mekanisme.

Misalnya dengan meningkatkan jumlah pembakaran kalori harian dan mengatur nafsu makan. Rempah dengan rasa kuat ini dapat ditambahkan ke sup, kari, dan aneka makanan panggang.

7. Jahe

Teh jahe yang sehatkan pencernaanFoto: Getty Images/iStockphoto/

Banyak dapur orang Asia diisi jahe, rempah pedas kaya khasiat. Jahe sangat bagus untuk menurunkan berat badan karena meningkatkan metabolisme, menghambat penyerapan lemak, dan mengendalikan nafsu makan.

Jahe pun terbilang mudah dimanfaatkan dalam dunia kuliner, seperti dicampurkan ke bumbu makanan atau sesederhana dibuat wedang jahe yang segar dan menghangatkan. Saat ini para peneliti masih terus mengeksplorasi pengaruh jahe terhadap berat badan.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com