Category Archives: Makanan Sehat

Ceker Ayam Mengandung Kolesterol Tinggi, Ini Fakta Nutrisinya!


Jakarta

Ceker ayam jadi salah satu makanan favorit banyak orang. Tapi, banyak juga yang menyebut bahwa ceker ayam berkolesterol tinggi. Ini faktanya!

Ceker ayam kini tengah digemari banyak orang dengan berbagai jenis olahan. Ada yang membuatnya menjadi seblak dengan bumbu pedas, digoreng tepung, dan masih banyak lagi.

Pada dasarnya, ceker ayam merupakan makanan dengan nutrisi baik. Namun hati-hati dalam mengonsumsinya, karena seperti makanan lain makanan satu ini juga ternyata mengandung kolesterol.


Nutrisi ceker ayam

10 Resep Lauk Bumbu Kecap yang Nikmat, Ada Telur hingga Ceker AyamIlustrasi ceker. Foto: iStock/detikfood

Sebagian besar manfaat kesehatan dari ceker ayam didapat dari kandungan kolagennya yang tinggi.

Ceker ayam sebagian besar terdiri dari jaringan ikat-kulit, tulang, dan tendon. Berikut fakta nutrisi dalam 70 gram (g) ceker ayam, mengutip Healthline:

– 150 kalori
– 14 g protein
– 10 g lemak
– 0,14 g karbohidrat
– 5 persen dari kebutuhan harian kalsium
– 5 persen dari kebutuhan harian fosfor
– 2 persen dari kebutuhan harian vitamin A
– 15 persen dari kebutuhan harian folat.

Sekitar 70 persen dari total kandungan protein pada ceker ayam terdiri dari kolagen. Nama terakhir merupakan protein struktural yang memberikan bentuk, kekuatan, dan ketahanan pada kulit, tendon, otot, tulang, dan ligamen.

Namun, hati-hati juga dengan kandungan lemaknya. Lemak pada ceker ayam berasal dari kulitnya.

Kolesterol pada ceker ayam

Resep Ceker Ayam Kuah Kecap PedasIlustrasi ceker. Foto: Getty Images

Selain dari bagian kulitnya, pengolahan ceker ayam juga membuatnya sering dianggap menjadi makanan sumber lemak.

Ceker ayam sering kali disajikan dengan cara digoreng atau dipadukan dengan bahan-bahan tinggi karbohidrat lainnya. Hal ini dapat menghilangkan manfaat potensialnya.

Makanan yang digoreng mengandung lemak trans yang tinggi. Lemak ini dapat meningkatkan penanda peradangan, kadar kolesterol total, dan trigliserida.

Pada gilirannya, kondisi dapat meningkatkan risiko penumpukan plak di pembuluh darah dan bsa memicu serangan jantung.

Penjelasan ceker dapat membuat tulang kuat ada di halaman selanjutnya.

Benarkah Sering Makan Ceker Ayam Bisa Bikin Tulang Kian Kuat?

Ahli gizi dari Universitas Muhammadiyah Surabaya Tri Kurniawati mengatakan, ceker ayam setidaknya mengandung 5,5 g lemak tak jenuh per 100 gram-nya. Angka ini setara dengan 60 persen kebutuhan lemak harian.

Dalam porsi yang sama, ceker ayam juga mengandung sekitar 84 miligram (mg) kolesterol. Angka ini setara dengan 20 persen dari kebutuhan kolesterol harian.

“Konsumsi ceker ayam dalam jumlah banyak atau sering bisa meningkatkan kolesterol. Apabila terjadi secara terus menerus bisa mengakibatkan tubuh mudah lelah dan mengakibatkan gagal jantung atau stroke,” ujar Tri, mengutip laman UM Surabaya.

Seseorang, lanjut Tri, disebut sering mengonsumsi ceker ayam jika lebih dari tiga kali dalam seminggu.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Ini Efek yang Dirasakan Tubuh jika Rutin Minum Air Kelapa

Jakarta

Di kala cuaca panas, memang paling nikmat meneguk segelas air kelapa murni yang menyegarkan. Airnya yang bening manis ditambah daging kelapa muda yang lembut, benar-benar melepas dahaga.

Bukan hanya saat panas terik, tak sedikit orang yang minum air kelapa setiap hari. Sebab mereka tergiur akan kandungan nutrisi air kelapa yang menawarkan banyak manfaat kesehatan. Tapi, apakah aman rutin minum air kelapa? Dan apa efek yang akan dirasakan tubuh?

Manfaat Minum Air Kelapa

Mengutip EatingWell dan Healthline, berikut sederet manfaat atau efek positif setelah rutin minum air kelapa:


1. Mengisi Ulang Elektrolit Tubuh

Air kelapa kerap dijuluki “minuman olahraga alami” sebab kandungan elektrolitnya yang tinggi, meliputi kalsium, kalium, magnesium, dan natrium. Sejumlah mineral ini penting untuk menghidrasi dan menyeimbangkan jumlah cairan dalam tubuh.

Usai berolahraga dan sembuh dari diare atau muntah-muntah, tubuh mengalami ketidakseimbangan elektrolit akibat kehilangan banyak cairan. Karena itu, minuman elektrolit terutama yang alami seperti air kelapa ideal untuk mengisi kembali elektrolit dalam tubuh yang hilang.

Kalium dalam air kelapa terbilang tinggi. Mineral ini diketahui vital untuk menjaga kadar tekanan darah dengan merelaksasi dinding pembuluh darah dan menangkal efek negatif natrium dalam tubuh.

Kadar natrium terlalu tinggi dapat menaikkan tekanan darah. Di sinilah kalium berperan mendorong ginjal agar mengeluarkan kelebihan natrium sehingga tekanan pada dinding pembuluh darah berkurang. Dengan begitu, kadar tekanan terjaga stabil.

3. Mengurangi Kerusakan Sel

Antioksidan seperti vitamin C, sitokinin, dan fenolik dapat ditemukan dalam air kelapa. Sejumlah senyawa ini bantu melawan kerusakan sel dalam tubuh akibat paparan radikal bebas.

Radikal bebas diketahui merupakan molekul berbahaya yang berasal dari proses alami metabolisme tubuh dan paparan racun serta polutan eksternal. Saat tubuh terpapar terlalu banyak molekul ini, stres oksidatif yang merusak sel dapat muncul. Stres ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit kronis.

4. Menstabilkan Gula Darah

Rutin minum air kelapa bisa bantu menstabilkan kadar gula darah. Manfaatnya ini diduga berasal dari antioksidan tinggi dalam minuman tersebut, magnesium, dan kandungan asam amino yang disebut L-arginin.

Air kelapa juga tergolong tinggi karbohidrat, yang akan dipecah menjadi gula dalam tubuh. Karena itu, pengidap diabetes dan pradiabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu jika ingin merutinkan minum kelapa.

5. Mencegah Batu Ginjal

Konsumsi cukup cairan penting untuk mencegah batu ginjal. Di samping air putih, air kelapa bisa dibilang cocok untuk mengisi jumlah cairan tubuh.

Berdasarkan penelitian, air kelapa bantu cegah pembentukan batu ginjal dengan meningkatkan produksi sitrat dalam urin. Sitrat diketahui bisa menghentikan pembentukan batu kalsium oksalat, yang merupakan jenis batu ginjal paling umum.

Apakah Air Kelapa Aman Diminum Setiap Hari?

Menurut ahli nutrisi berbasis di Amerika Serikat, Hannah Van Ark, MS, RD, air kelapa aman bila dikonsumsi setiap hari. Air kelapa juga baik sebagai sumber hidrasi tambahan, terutama setelah berolahraga dan sakit.

Akan tetapi, dilansir Verywell Health, penting untuk mempertimbangkan kondisi kesehatan dan gaya hidup sebelum rutin meminum air kelapa ini. Contohnya, pengidap gagal ginjal dan penyakit ginjal kronis sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter jika ingin sering minum air kelapa.

Hal ini lantaran air kelapa tinggi kalium dan saat tubuh tidak dapat membuang kelebihan jenis mineral tersebut dari tubuh, maka berisiko mengalami hiperkalemia atau kondisi terlalu banyak kalium dalam darah yang mengancam jiwa.

Pengidap sindrom iritasi usus besar juga perlu membatasi bahkan kalau perlu menghindari air kelapa. Jenis minuman ini berisiko memperburuk gejala gangguan pencernaan.

Selain itu, orang yang mengonsumsi obat antihipertensi atau antidiabetik bersamaan dengan air kelapa bisa menyebabkan penurunan tekanan darah dan kadar gula yang terlalu rendah. Karena itu, seorang pasien sebaiknya berkonsultasi dengan dokter lebih dulu sebelum minum air kelapa secara teratur.

Aturan Minum Air Kelapa

Air kelapa bisa diminum rutin sebanyak 250 ml setiap harinya. Air ini dapat diminum langsung atau dicampur ke dalam smoothie, jus buah, maupun dibekukan menjadi es.

Usahakan meminum air kelapa murni tanpa tambahan gula dan bahan lain untuk memperoleh segudang khasiatnya. Nah, itu tadi efek positif alias manfaat minum air kelapa rutin yang akan dirasakan tubuh.

(row/row)



Sumber : food.detik.com

9 Sayuran untuk Diet, Pilih yang Rendah Kalori dan Kaya Nutrisi

Jakarta

Untuk diet menurunkan berat badan, defisit kalori harus dicapai. Salah satu caranya dengan mengurangi asupan kalori dari makanan yang disantap.

Mengisi setengah piring makan dengan lauk sayuran termasuk cara sederhana dan efektif untuk mencapai berat badan ideal. Karena secara umum, sayuran rendah kalori tapi tinggi air dan serat yang bantu pelaku diet merasa kenyang lebih lama.

Di samping itu, sayuran kaya vitamin dan mineral yang dukung asupan nutrisi harian serta menawarkan manfaat bagi kesehatan, sehingga sangat cocok untuk turunkan berat badan. Lantas, apa saja sayuran yang bagus untuk diet?


9 Sayuran Rendah Kalori untuk Diet

Dilansir EatingWell dan Health, berikut sejumlah sayuran untuk diet yang rendah kalori sehingga bantu menurunkan berat badan:

1. Kembang Kol

Kembang kol mengandung sekitar 23 kalori saja per 100 gramnya (g), dengan 2,3 g serat dan 1,8 g protein. Sayuran ini juga tinggi vitamin C dan senyawa sterol atau stanol yang bisa menurunkan kadar kolesterol “jahat” (LDL) untuk dukung kesehatan jantung.

Kembang kol termasuk sayuran yang cukup sering dimasak di Tanah Air. Bisa diolah menjadi sayur dan tumisan lezat, atau cukup dikukus sebagai lauk pendamping.

2. Kubis

Kubis atau biasa disebut kol sering dicocol ke sambal sebagai lalapan segar. Sayuran ini ternyata bagus sekali untuk diet karena rendah kalori dan tinggi serat. Di dalamnya menyimpan sekitar 1,7 g serat dan 17,5 kalori saja per ukuran 70 gramnya.

Menurut penelitian, kubis bisa menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Kalau bosan dijadikan lalapan, sayuran ini dapat diolah menjadi tumisan sederhana yang nikmat.

3. Bayam

Sayur bayam sekitar jadi menu pilihan untuk diet turunkan berat badan. Sebab di dalam 100 gramnya terdapat sekitar 23 kalori saja. Kandungan air dalam bayam juga tidak main-main, sekitar 91 persen, sehingga bantu menghidrasi tubuh.

Sayuran berdaun hijau ini juga mengandung vitamin A, C, dan tinggi vitamin K. Selain diolah sayur bening, bayam bisa ditumis atau direbus untuk dicampur ke dalam salad.

4. Wortel

Sayuran berwarna oranye ini rendah kalori dan tinggi serat. Di dalam 50 g wortel memuat 17 kalori dan 1,5 gram serat. Gula alami yang terkandung di dalamnya memberi rasa manis saat sayuran ini disantap mentah maupun dijadikan salad.

Studi tahun 2021 menunjukkan konsumsi wortel yang sering dapat menurunkan indeks massa tubuh (BMI) dan tingkat obesitas. Ditambah lagi, sayuran oranye ini menyimpan beta-karoten tinggi yang mengurangi risiko diabetes tipe 2.

5. Buncis

Di dalam 70 gram buncis mengandung 22 kalori dengan serat 2 g. Kadar seratnya yang cukup tinggi bisa membuat pediet merasa kenyang lebih lama sehingga dapat mengurangi porsi makan.

Sayuran panjang berwarna hijau ini termasuk sumber vitamin C dan A yang baik. Termuat juga vitamin K, kalsium, magnesium, dan kalium yang bantu menjaga kesehatan jantung. Buncis dapat ditumis bersama tempe atau diolah menjadi sayur bersama sayuran lain.

6. Brokoli

Brokoli tidak hanya rendah kalori tetapi juga menyimpan serat dan protein tinggi. Di dalam 80 g sayuran ini terdapat sekitar 2,6 g serat dan 1,9 protein. Kandungan airnya yang tinggi bisa bantu membuat kenyang, serta vitamin C dan K di dalamnya juga menyehatkan.

Sayuran silang ini bisa dinikmati dengan dibuat tumisan, sayur bening, atau hanya direbus untuk disantap langsung. Usahakan tidak memasak brokoli sampai layu sekali, agar kandungan nutrisi dan tekstur renyahnya tetap terjaga.

7. Selada

Kalau cari sayuran berkalori paling rendah, maka selada jawabannya. Di dalam 100 gramnya saja mengandung sekitar 15 kalori. Meski begitu, kandungan seratnya juga cukup rendah, hanya 1,3 g. Tapi sayuran berdaun hijau ini tinggi folat lho.

Selada paling nikmat disantap mentah untuk dijadikan lalapan segar atau diselipkan dalam sandwich. Sering kali pula sayuran ini dicampurkan dalam salad sayuran.

8. Timun Jepang

Timun Jepang atau zucchini termasuk sayuran yang dapat dipilih untuk diet turunkan berat badan, sebab terdapat sekitar 17 kalori per 100 g ukurannya. Sayuran ini juga mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin yang dukung kesehatan mata dan menurunkan risiko gangguan penglihatan.

Zucchini kerap ditambahkan dalam salad bersama sayuran lain. Namun bisa pula dijadikan acar, ditumis, dibuat sup, maupun dipanggang di atas teflon.

9. Edamame

Edamame populer dijadikan camilan sehat, terutama bagi pelaku diet untuk mencapai berat badan idealnya. Meski kalorinya cukup tinggi, tapi kacang-kacangan ini merupakan sumber serat dan protein sehingga menjadikannya opsi camilan mengenyangkan.

Di dalam 80 gramnya menyimpan lebih dari 9 g protein, 4 g serat, dan 112 kalori. Protein diketahui cocok untuk diet karena meningkatkan hormon rasa kenyang dan menaikkan jumlah kalori yang dibakar tubuh setiap harinya. Nutrisi tersebut juga mencegah penurunan massa otot yang bantu menjaga fungsi metabolisme.

Nah, itu tadi sederet sayuran untuk diet yang bantu menurunkan berat badan. Sayuran sebaiknya diberi gula, garam, dan lemak secukupnya serta tidak diolah terlalu lama untuk mempertahankan kandungan gizinya.

(row/row)



Sumber : food.detik.com

20 Kue Tradisional Khas Indonesia, Mana yang Jadi Favoritmu?

Jakarta

20 Kue Tradisional Khas Indonesia, Mana yang Jadi Favoritmu?

Kue tradisional Indonesia merupakan warisan kuliner yang memiliki cita rasa lezat. Mulai dari kue basah hingga kue kering, setiap kue tradisional memiliki ciri khasnya masing-masing.

Meski banyak terdapat kue modern dengan aneka rasa, kue tradisional tetap menjadi tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Keberagaman teknik pengolahan dan cara penyajiannya menjadikan kue-kue ini kaya akan rasa.


Jenis Kue Tradisional di Indonesia

Jenis-jenis kue tradisional di Indonesia di antaranya yaitu onde-onde, getuk, hingga rangi dan ongol-ongol. Berikut informasi lengkapnya.

1. Onde-onde

Resep Onde-onde Isi Kacang HIjauResep Onde-onde Isi Kacang HIjau Foto: iStock

Onde-onde adalah kue yang berbentuk bola-bola berisi olahan kacang hijau. Menurut buku Cambridge IGCSE Bahasa Indonesia Coursebook oleh Sofia Sinaga dan Basuki, kulitnya dibuat dari olahan tepung ketan atau tepung beras yang dibaluri wijen.

Meski pada umumnya berisi kacang hijau, kini sudah banyak variasi ini dari onde-onde. Adan yang berisi coklat hingga keju.

2. Getuk

Ilustrasi getukIlustrasi getuk Foto: Getty Images/Rudi Kurnia Putra

Getuk dibuat dari singkong yang direbus dan ditumbuk, kemudian diberi gula. Mengutip Buku Jajanan Tradisional Asli Indonesia oleh Paskalina Oktavianawati, kue khas Jawa Tengah ini disajikan dengan taburan parutan kelapa.

3. Klepon

Ilustrasi kleponIlustrasi klepon Foto: Getty Images/iStockphoto/Chee Siong Teh

Menurut laman Indonesia Balik dari Kemkominfo, klepon berasal dari Jawa. Meski begitu kue manis berwarna hijau ini juga dikenal juga di Sumatera dan Sulawesi.

Klepon dibuat dari beras ketan dan diisi dengan gula merah cair. Setelah direbus, klepon diberi balutan parutan kelapa.

4. Lemper

Resep Lemper AyamResep Lemper Ayam Foto: Detikfood

Lemper adalah kue dari ketan beras yang diisi suwiran ayam atau abon. Saat membuatnya, adonan lemper akan dibentuk menjadi bulat lonjong dan dibungkus daun pisang. Setelah itu lemper dikukus atau dibakar agar aroma daun pisangnya menjadi kuat.

5. Cenil

Santai Sore di Waroeng Jawa Sambil Ngemil Cenil dan Wedang RondeSantai Sore di Waroeng Jawa Sambil Ngemil Cenil dan Wedang Ronde Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Cenil memiliki tekstur yang kenyal. Kue ini dibuat dari tepung kanji, air dan garam. Ketika disajikan, cenil diberi taburan parutan kelapa yang dicampur garam dan siraman gula merah.

6. Apem

kue apemkue apem Foto: Fima Purwanti

Kue apem berbahan dasar tepung terigu, tepung beras, gula jawa, santan, dan sedikit tapi singkong. Menurut buku Cara Membuat Kue Serabi oleh Siti Rochani, apem digoreng di atas wajan dengan sedikit olesan minyak. Ada juga yang membuatnya dengan cetakan khusus dengan 4-6 tempat sekali goreng.

7. Mendut

Resep Kue MendutResep Kue Mendut Foto: Detikfood

Kue mendut dibuat dari tepung ketan yang dicetak bulat sebesar kelereng. Isiannya adalah enten/enten atau kelapa parut yang sudah dimasak dengan gula. Adonan ini kemudian dibungkus dengan daun pisang dan diguyur dengan santan kental.

8. Lepet

kue lepet.kue lepet. Foto: Getty Images/Tersi Alesti

Seringkali lepet dibuat pada hari raya. Bahan dasarnya adalah beras ketan, kelapa muda, dan garam dan dicampur menjadi satu. Kemudian adonan tadi dibungkus janur dengan bentuk memanjang dan direbus.

9. Wajik

Wajik Gula ArenWajik Gula Aren Foto: detikfood/Odilia

Wajik terbuat dari ketan kukus yang dicampur dengan santan dan gula jawa atau gula pasir. Jika menggunakan gula pasir, maka harus ditambahkan pewarna. Setelah kering, adonan kue dari Jawa Tengah ini dicetak dalam tampah atau baki dan kemudian dipotong-potong.

10. Roko-roko Unti

Kue Roko-roko Unti khas SulselKue Roko-roko Unti khas Sulsel Foto: Rahma Amin

Biasanya, roko-roko unti dihidangkan ketika petani memasuki musim panen. Berasal dari Sulawesi Selatan, roko-roko unti berbahan dasar adonan tepung beras.

Ketika membuatnya, tepung beras diberi sedikit air hangat dan dicampurkan parutan kelapa. Adonan kemudian diisi dengan pisang dan dibungkus dengan daun pisang.

11. Jalangkote

Resep JalangkoteResep Jalangkote Foto: Dok. Dian Mutiarawati

Jalangkote memiliki bentuk yang mirip dengan pastel, tapi kulitnya lebih tipis. Sama seperti Roko-roko unti, Jalangkote juga berasal dari Sulawesi Selatan.

Isiannya mulai dari potongan kentang rebus, wortel, kentang rebus, mi atau bihun. Jalangkote disandingkan dengan saus yang khas terbuat dari olahan cuka dan cabai.

12. Carabikang

Resep CarabikangResep Carabikang Foto: iStockphoto

Carabikang atau corobikang adalah kue tradisional dari Jawa Tengah. Kue ini dibuat dari tepung beras dengan rasa manis dan tekstur lembut berserat. Bentuknya seperti bunga merekah dengan warna yang cantik.

13. Kue Talam

Kue Talam Ubi, Indonesian traditional snack made from sweet potato, flour and coconut milk.Kue Talam Ubi, Indonesian traditional snack made from sweet potato, flour and coconut milk. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tyas Indayanti

Kue talam berbahan dasar tepung beras, tepung tapioka, garam, dan gula. Teksturnya lembut dan agak kenyal.

14. Lapis

Kue lapis. Indonesian traditional cake with colorful layered soft rice flour puddingKue lapis. Indonesian traditional cake with colorful layered soft rice flour pudding Foto: Getty Images/iStockphoto/Hendra Su

Kue lapis dibuat dari tepung beras, santan, gula, dan pewarna. Proses membuat kue ini cukup lama, karena dikukus lapis demi lapis.

15. Jenang

JenangJenang Foto: Getty Images/Afi Hermatova

Cara membuat jenang hampir sama dengan kue wajik. Perbedaannya terletak pada bahan dasarnya, yaitu tepung ketan. Jadi, beras ketan diolah menjadi tepung terlebih dahulu, kemudian diolah seperti kue wajik.

16. Senteleng

Senteleng terbuat dari parutan ketela pohon dan diberi gula. Adonannya dipisah menjadi beberapa bagian dengan warna yang berbeda dan dikukus berlapis. Kue ini disajikan dengan parutan kepala di atasnya.

17. Bika Ambon

Bika Ambon, Sliced Yellow Honeycomb Cake Popular from Medan, Indonesia. Yellow Color Came from CurcuminBika Ambon, Sliced Yellow Honeycomb Cake Popular from Medan, Indonesia. Yellow Color Came from Curcumin Foto: Getty Images/iStockphoto/Ika Rahma

Bika Ambon berasal dari Medan, Sumatera Utara. Menurut buku 101 Kue Nusantara oleh Puspa Swara Dapur Lestari, Buka Ambon dibuat dari adonan tepung serbaguna, ragi instan, gula pasir, dan air kelapa. Adapun bahan-bahan lainnya yaitu santan kental, daun pandan, daun jeruk, telur, gula pasir, garam halus, tepung singkong dan kenari iris.

18. Putu

KUE PUTUKUE PUTU Foto: Google Review

Kue putu dibuat dari butiran kasar tepung beras, parutan kelapa yang dimasak dalam tabung bambu kecil. Isiannya adalah gula merah.

19. Rangi

kue rangi di ragunankue rangi di ragunan Foto: Detikfood

Kue rangi adalah jajanan khas Betawi. Kue ini dibuat dengan cetakan dan tungku yang dibakar.

Cetakan yang dipakai untuk kue rangi mirip dengan kue pancong. Adonannya dibuat dari campuran tepung sagu dan kelapa parut dengan saus gula merah yang kental.

20. Ongol-ongol

Ilustrasi ongol-ongolIlustrasi ongol-ongol Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

Ongol-ongol memiliki rasa gurih dan legit. Adonannya dibuat dari tepung sagu yang dicampur dengan gula jawa dengan taburan kelapa.

Itulah 20 kue tradisional khas Indonesia. Kue mana yang jadi favoritmu?

(elk/row)



Sumber : food.detik.com

12 Jamu Tradisional yang Bikin Langsing, Cocok Buat Diet!

Jakarta

Indonesia dikenal dengan rempah-rempah dan hasil bumi yang kaya manfaat bagi kesehatan. Bahan-bahan ini diolah menjadi jamu yang memiliki aneka khasiat bagi tubuh, salah satunya adalah untuk menurunkan berat badan.

Di bawah ini akan kita ulas 12 jamu tradisional yang bisa menurunkan berat badan dan membuat langsing. Jamu-jamu ini cocok buat detikers yang sedang diet.

Berikut ini 12 jamu tradisional yang bisa kamu ambil manfaatnya untuk menurunkan berat badan:


1. Galian Singset

Jamu galian singset adalah ramuan dari sejumlah bahan herbal yang berkhasiat membantu tubuh agar menjadi singset atau langsing. Dalam buku Ramuan Jamu Tradisional untuk Kebugaran & Kesehatan oleh Cahaya Novianti, bahan-bahannya adalah kunyit, kencur, temu lawak, temu giring, hingga lempuyang.

Masing-masing bahan memiliki khasiat tersendiri, kemudian diracik dengan perbandingan tertentu, dan disatukan menjadi sebuah ramuan. Meski dibuat dari bahan alami, ramuan ini tetap harus dikonsumsi sesuai petunjuk ahli agar tidak memberikan efek samping.

2. Kunyit Asam

Selanjutnya adalah kunyit asam yang sudah terkenal berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Dalam buku Produksi Makanan dan Minuman Herbal (2021) oleh Dra. Wisnuwati, MPd, dijelaskan bahan-bahannya adalah kunyit, asam jawa, gula jawa, dan sedikit garam.

Kandungannya antara lain zat kurkumin, vitamin C, minyak atsiri dengan kandungan antiinflamasi, karbohidrat, protein, kalsium, fosfor dan zat besi. Kombinasi kunyit dengan asam jawa ini akan memperbaiki metabolisme tubuh dan menjaga keseimbangan berat badan.

3. Jahe

Jahe dikenal baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa jahe ternyata juga bisa membantu pelaku diet untuk menurunkan berat badan.

Dilansir dari NDTV, mengkonsumsi jahe dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama. Kondisi ini membantu kita mengendalikan nafsu makan, sehingga mengurangi cemilan dan juga makan besar.

Selain itu, jahe juga mengandung senyawa yang dapat mendukung pembakaran lemak, pencernaan karbohidrat, dan pemanfaatan hormon insulin dalam tubuh. Kombinasi manfaat jahe ini akan berdampak pada penurunan berat badan.

4. Temulawak

Temulawak juga memiliki kandungan karbohidrat yang bisa menjadi sumber energi alternatif ketika kalian sedang diet. Karbohidrat dan kandungan zat lain dalam temulawak dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga lebih mudah dalam mengatur pola makan.

5. Kayu Manis

Dijelaskan dalam Ilmu Dasar Mengenai Jamu Tradisional & Herba Terstandar (2023) oleh Ahmad Zaeni Dahlan, kayu manis juga bisa dipakai sebagai bahan jamu yang bisa membuat langsing atau menurunkan berat badan.

Dalam penelitian University of Michigan Life Sciences Institute, kayu manis mengandung cinnamaldehyde, yaitu zat yang dapat membantu pembakaran lemak yang menumpuk di dalam tubuh.

6. Daun Jati Belanda

Dikutip dari buku Khasiat & Manfaat Jati Belanda: Si Pelangsing Tubuh & Peluruh Kolesterol (2003) oleh Suharmiati, tanaman jati belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) memiliki sejumlah manfaat. Bagian daunnya dapat direbus sebagai penurun berat badan.

Sejumlah penelitian juga mendukung hal ini. Pemberian ekstrak daun jati pada hewan seperti tikus dan kelinci berpengaruh pada penurunan kadar kolesterol dan menghambat kenaikan berat badan.

7. Daun Salam

Air rebusan daun salam mengandung serat yang tak hanya membuat perut merasa kenyang lebih lama sekaligus meningkatkan fungsi pencernaan. Sistem pencernaan yang baik berpengaruh positif pada pengelolaan berat badan.

Air rebusan daun salam juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Hal ini membantu tubuh dapat membakar lebih banyak kalori, sehingga berat badan bisa turun.

8. Ginseng

Ginseng adalah rempah-rempah yang berasal dari Asia Timur. Di China, ginseng menjadi bahan untuk pengobatan tradisional Cina. Ginseng juga baik bagi para pelaku diet karena membantu merangsang penurunan berat badan, menunda penyerapan lemak, serta memodifikasi pembentukan lemak.

9. Ramuan Temu Kunci dan Daun Sirih

Ramuan dari bahan temu kunci dan temu kunci memiliki manfaat untuk melangsingkan tubuh. Caranya adalah dengan menumbuk daun sirih segar sebanyak 20 lembar dan rimpang temu kunci sebanyak 4 ruas.

Tambahkan air matang, kemudian peras bahan tersebut dan minum airnya pada pagi dan malam. Minumlah setengah gelas sekali minum.

10. Lemon

Lemon adalah bahan herbal yang kaya vitamin C dan memiliki serat yang membantu membakar lemak dalam tubuh. Campurkan dengan jahe agar mendapatkan manfaat peningkatan metabolisme tubuh.

11. Teh Jeruk Nipis

Teh juga memiliki kandungan yang baik bagi pelaku diet. Yang terbaik adalah teh hijau yang diolah secara berbeda. Kamu bisa mencampurkannya dengan jeruk nipis untuk mendapatkan khasiat vitamin C yang membantu tubuh membakar kolesterol.

12. Kelabat

Kelabat atau fenugreek termasuk dalam keluarga kacang-kacangan. Dilansir dari Healthline, kelabat bisa mendukung penurunan berat badan, karena membantu mengendalikan nafsu makan dan mengurangi asupan makanan.

Demikian tadi 12 jamu tradisional yang bikin langsing dan cocok buat diet. Jamu memang berasal dari bahan herbal yang aman dikonsumsi, namun tetap harus diminum secukupnya agar tidak memberikan efek samping. Selain itu, jangan lupa olahraga dan menerapkan pola hidup sehat setiap hari.

(bai/row)



Sumber : food.detik.com

4 Efek Kebanyakan Konsumsi Kunyit, Masalah Pencernaan hingga Kulit


Jakarta

Kunyit bisa dinikmati sebagai minuman maupun campuran bumbu masakan. Ternyata, kalau terlalu banyak mengonsumsi kunyit juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Kunyit merupakan tanaman rempah yang juga biasa digunakan sebagai obat herbal. Di Indonesia, kunyit bisa dinikmati sebagai jamu tradisional maupun rempah untuk bumbu masakan.

Dilansir dari Health.com (19/8), kunyit diketahui mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi. Rempah berwarna oranye ini dianggap dapat membantu mengatasi beberapa kondisi peradangan, termasuk osteoartritis, alergi, hingga infeksi saluran pernapasan.


Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kunyit dapat memperbaiki kondisi kesehatan. Di antaranya seperti depresi, hiperlipidemia, hingga alzheimer.

Namun, terlalu banyak mengonsumsi kunyit juga tak baik bagi kesehatan. Beberapa efek masalah kesehatan dapat dirasakan dari terlalu banyak mengonsumsi kunyit.

Jadi, berapa batasan aman mengonsumsi kunyit? Menurut penelitian, kunyit dalam dosis hingga 3 gram setiap hari dianggap aman hingga 3 bulan. Lalu, produk dengan kandungan kurkumin hingga 8 gram dianggap aman untuk penggunaan harian hingga 2 bulan.

FDA menganggap kunyit aman dalam dosis 4.000-8.000 mg per hari. Ini termasuk jumlah kunyit yang ditambahkan ke makanan maupun suplemen.

Berikut 4 efek yang dirasakan dari terlalu banyak mengonsumsi kunyit:

1. Masalah Pencernaan

Kunyit AsamKunyit Asam Foto: iStock

Masalah pada sistem pencernaan atau lambung ini yang paling umum disebabkan dari efek samping mengonsumsi kunyit. Efek samping gastrointestinal ini lebih umum terjadi pada dosis kunyit yang lebih tinggi.

Efek samping pada sistem pencernaan itu meliputi sembelit, perut kembung, mual atau muntah, refluks asam, hingga diare. Untuk membatasi jumlah efek sampingnya bisa dengan mengonsumsi kunyit bersama makanan atau dijadikan bumbu masakan.

2. Risiko Pendarahan

Kunyit juga dilaporkan memiliki khasiat sebagai pengencer darah. Rempah ini diyakini secara langsung menghalangi jalur kalsium yang dibutuhkan untuk menormalkan aliran darah dalam tubuh.

Orang dengan gangguan pendarahan, seperti hemofilia, harus berhati-hati saat mengonsumsi kunyit. Harus mempertimbangkan untuk menghindari konsumsi kunyit. Efek samping pendarahan dapat meliputi mudah memar, pendarahan abnormal (mimisan dan gusi berdarah), darah dalam tinja atau urine.

3. Timbul Ruam Kulit

Jika menggunakan produk skincare yang mengandung kunyit atau curcumin, pada beberapa kasus ada yang menyebabkan ruam kulit. Beberapa penelitian telah melaporkan ada orang yang mengalami ruam kulit setelah mengoleskan kunyit ke kulit.

Jadi, jika melihat ruam pada kulit setelah menggunakan produk kunyit, sebaiknya segera hentikan. Kamu juga harus langsung konsultasi kepada pihak medis.

4. Kerusakan Hati

Efek samping paling serius yang disebabkan karena mengonsumsi kunyit adalah kerusakan hati. Hal ini sudah terbukti dalam sebuah studi yang mencatat efek samping kerusakan hati karena dosis tinggi kurkumin sekitar 250-1.800 mg per hari.

Contoh kerusakan hati ini meliputi hepatitis (radang hati), kolestasis, dan cedera sel hati. Gejala umumnya meliputi penyakit kuning, nyeri perut, mual, dan urin berwarna gelap.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

10 Buah Pembakar Lemak yang Membantu Menurunkan Berat Badan

Jakarta

Tak hanya lezat, buah-buahan dapat menjadi asupan yang penting untuk mendukung kesehatan. Dengan kandungan serat, vitamin, dan mineral berbagai jenis buah bisa membantu meningkatkan metabolisme dan menunda rasa lapar.

Sehingga, ada mengkonsumsi buah bisa jadi salah satu cara untuk membakar lemak dan menurunkan berat badan Jadi, kamu bisa menikmati buah sambil mendapat manfaat tersebut.

Buah Pembakar Lemak

Ada berbagai buah yang dapat membakar lemak, sehingga membantu penurunan berat badan. Berikut di antaranya:


1. Jeruk Bali

Jeruk bali mempunyai indeks glikemik (GI) yang rendah, yang berarti buah ini melepaskan gula ke dalam aliran darah lebih lambat. Menurut Healthline, diet GI yang endah bisa membantu penurunan dan pemeliharaan berat badan.

Jeruk bali juga kaya akan naringenin, yaitu flavonoid dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang bisa melindungi tubuh dari diabetes dan penyakit jantung. Dengan kalori yang rendah dan kaya vitamin C, jeruk bali bisa jadi camilan sehat sebelum makan.

2. Apel

Apel adalah buah yang rendah kalori dan tinggi serat. Sehingga, buah ini juga mendukung penurunan berat badan.

Menurut penelitian pada tahun 2022, kulit apel mengandung antioksidan dan senyawa bermanfaat yang bisa mengurangi risiko obesitas. Dikatakan bahwa apel paling baik dimakan utuh dibandingkan dijus untuk mengurangi rasa lapar dan nafsu makan.

3. Buah Beri

Buah beri merupakan sumber nutrisi rendah kalori. Satu cangkir (152 g) stroberi mengandung kurang dari 50 kalori dan menyediakan 3 gram serat.

Buah ini juga mengenyangkan. Menurut sebuah penelitian tahun 2015, orang yang makan camilan buah beri 65 kalori makan lebih sedikit pada waktu berikutnya dibandingkan makan permen dengan kalori yang sama.

Mengkonsumsi buah beri juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol, mengurangi tekanan darah, dan mengurangi peradangan. Buah beri bisa dimakan dengan oatmeal atau yoghurt, smoothie, atau dalam salad.

4. Markisa

Satu buah markisa (18 g) hanya mengandung 18 kalori. Buah sumber serat ini juga mengandung vitamin C, vitamin A, zat besi, dan kalium. Serat diktehui akan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan mengendalikan nafsu makan. Untuk menurunkan berat badan, markisa sebaiknya dikonsumsi utuh. Buah ini bisa dimakan langsung atau dijadikan minuman.

5. Kiwi

Kiwi padat dengan nutrisi. Mengutip laman Health, terdapat sumber vitamin C, vitamin K, folat, dan serat yang baik dalam buah ini. Satu buah buah kiwi yang dikupas (69 g) mengandung lebih dari 2 g serat.

Sebuah penelitian melibatkan 41 orang dengan pra diabetes yang mengkonsumsi dua buah kiwi emas setiap hari selama 12 minggu. Hasilnya, mereka mengalami peningkatan kadar vitamin C, penurunan tekanan darah, dan pengurangan lingkar pinggang sebesar 3,1 cm.
Kamu bisa mengkonsumsi buah kiwi secara langsung, dijus, atau dimasukan dalam salad.

6. Lemon

Lemon kaya akan vitamin C, serta rendah kalori dan gula. Satu buah lemon utuh mengandung kurang dari 20 kalori dan kurang dari 2 gram gula.

Dalam sebuah studi, orang-orang obesitas yang mengkonsumsi jus lemon sebagai suplemen, mengalami penurunan berat badan dan BMI, ukuran lengan atas bagian tengah, pinggang, pinggul, serta rasio pinggang ke pinggul yang signifikan secara statistik.

7. Mangga

Mangga juga memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan. Satu cangkir mangga menyediakan 100 kalori dan 25 gram karbohidrat. Hampir 23 gramnya adalah gula alami.

Orang yang memakan mangga memiliki asupan serat, magnesium, kalium, folat, vitamin A, C, dan E harian yang jauh lebih tinggi serta asupan gula tambahan dan kolesterol yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak memakan mangga.

8. Jeruk

Jeruk mengandung vitamin C yang mendukung fungsi kekebalan tubuh dan produksi kolagen, kesehatan tulang, dan kulit. Selain itu, vitamin C juga terbukti bisa meningkatkan pembakaran lemak.

Sebuah penelitian dari tahun 2005 menemukan bahwa orang dengan kadar vitamin C yang cukup dapat membakar lemak 30% lebih banyak selama berolahraga. Hasil ini dibandingkan dengan orang-orang yang kadar vitamin C dalam darahnya rendah.

9. Semangka

Semangka mengandung air yang membantu tubuh tetap terhidrasi dan membuat rasa kenyang. Dalam sebuah studi, jurnal nutrition mengaitkan konsumsi semangka dengan penurunan berat badan. Kemungkinan, hal ini berkat asam amino citrulline yang bisa mengurangi penumpukan lemak.

10. Buah Pir

Senyawa alami yang ada dalam buah pir terbukti bisa menurunkan kadar gula darah, meredakan peradangan, dan menjaga kesehatan paru-paru, serta jantung. Menariknya, buah ini juga merupakan pilihan yang baik untuk mengelola berat badan.

Dalam sebuah studi, orang-orang dengan sindrom metabolik mengkonsumsi pir setiap hari selama 12 minggu. Hasilnya, mereka mengalami penurunan ukuran lingkar pinggang secara signifikan.

Itulah berbagai buah yang bisa membantu menurunkan berat badan. Selain memakan buah, jangan lupa untuk berolahraga secara. teratur dan terapkan pola hidup sehat, agar manfaatnya bisa didapat secara maksimal.

(elk/row)



Sumber : food.detik.com

Catat! 5 Buah Ini Sebaiknya Tidak Dimakan Tiap Hari


Jakarta

Konsumsi buah-buahan memang menyehatkan, tapi beberapa jenis buah disarankan tidak dikonsumsi setiap hari. Deretan buah ini tinggi gula sehingga berisiko untuk kesehatan. Ini daftarnya!

Buah adalah bahan makanan nabati yang menyehatkan. Buah menjadi sumber vitamin, mineral, dan serat pangan yang bagus dikonsumsi setiap hari.

Secara spesifik, konsumsi buah bisa bantu mengatasi masalah kesehatan. Namun ada juga buah yang tidak disarankan untuk dimakan setiap hari karena bisa berdampak buruk untuk kesehatan.


Jenis buah ini umumnya tinggi gula sehingga berisiko untuk jangka panjang. Alih-alih mendapat manfaat sehat, bukan tidak mungkin seseorang mengalami diabetes tipe-2.

Lalu ada buah yang sifatnya terlalu asam sehingga bisa membahayakan kesehatan lambung. Juga buah yang tinggi kalori sehingga dapat menambah berat badan jika terlalu banyak dimakan.

Berikut 5 buah yang sebaiknya tak dimakan setiap hari karena dapat merugikan kesehatan:

1. Mangga

Thai mango fruit (Nam Dok Mai) in basket on wooden background, Tropical fruit in summer seasonThai mango fruit Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20

Mangga adalah salah satu buah yang mendapat julukan ‘king of fruits’ atau raja dari buah-buahan. Hampir semua orang menyukai buah satu ini karena rasanya yang asam dan manis menyegarkan.

Meski begitu, buah ini tidak boleh dikonsumsi setiap hari. Pasalnya, kandungan gula di buah mangga cukup tinggi.

Mengutip Healthline, dalam setiap 165 gram buah mangga mengandung sekitar 22,5 gram gula.

2. Jeruk
Jeruk kaya akan asam. Terlalu banyak mengonsumsi jeruk, terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung, tentu bukan pilihan yang baik.

3. Kurma

Raw Organic Medjool Dates Ready to EatRaw Organic Medjool Dates Ready to Eat Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

Buah yang identik dengan bulan Ramadan ini juga tidak baik dikonsumsi setiap hari dalam jumlah yang banyak. Pasalnya, kurma adalah salah satu buah dengan kandungan gula dan karbohidrat yang cukup tinggi. Dalam tiap 100 gram kurma mengandung 63 gram gula.

4. Ceri
Ceri adalah buah cantik yang kerap jadi hiasan pada minuman atau cake. Namun, walau ukurannya kecil dan cantik, kandungan gulanya sangat tinggi.

Mengutip Mashed, 150 gram ceri mengandung hingga 17,7 gram gula. Makanya buah ini tidak boleh dimakan terlalu banyak, apa lagi setiap hari.

5. Kelapa

Fresh Coconut Water Drink in glass with coconut leaf on wooden  backgroundFresh Coconut Water Foto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

Daging dari buah kelapa tidak boleh dimakan setiap hari. Alasannya, buah ini mengandung kalori tinggi. Dalam 80 gram daging kelapa umumnya mengandung 283 kalori.

Dengan begitu, kelapa juga jadi salah satu buah yang tidak boleh dimakan setiap hari.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Catat, 5 Buah Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Setiap Hari

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

7 Ikan yang Bisa Mengandung Merkuri Tinggi, Hati-hati

Jakarta

Ikan merupakan salah satu sumber protein yang baik untuk tubuh. Namun,tak semua ikan dapat memberikan manfaat, sebab ada beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri tinggi.

Sebagai informasi, merkuri adalah logam berat yang ditemukan secara alami di tanah, air, dan udara. Senyawa ini dilepaskan ke lingkungan dengan berbagai cara, termasuk lewat proses industri seperti pembakaran batu bara atau peristiwa alam misalnya letusan gunung berapi.

Nah, manusia juga bisa terpapar merkuri lewat berbagai cara, salah satunya dengan mengkonsumsi ikan dan kerang. Soalnya, kedua hewan ini dapat menyerap merkuri yang diakibatkan pencemaran air.


Food and Drug Administration (FDA) menemukan bahwa ada beberapa jenis ikan yang bisa mengandung merkuri tinggi. Apa saja jenis ikan tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Ikan yang Mengandung Merkuri Tinggi

Pada dasarnya, hampir semua ikan mengandung merkuri. Namun, sebagian besar ikan memiliki kadar merkuri yang sangat rendah sehingga tidak berbahaya bagi manusia.

Untuk mengukur kadar merkuri dalam ikan diukur dengan satuan parts per million (ppm) atau bagian per juta.

Dilansir situs Very Well Fit, berikut daftar ikan yang bisa mengandung merkuri tinggi berdasarkan hasil penelitian FDA:

1. Tilefish

Tilefish atau ikan jabat merupakan salah satu ikan yang mengandung merkuri tinggi. Ikan yang berasal dari Teluk Meksiko ini mengandung merkuri sebesar 1.123 ppm.

Alasan tilefish mengandung merkuri tinggi karena durasi hidupnya yang lebih lama dibandingkan jenis-jenis ikan lainnya, sehingga lebih banyak menyerap merkuri.

2. Swordfish

Swordfish atau dikenal juga ikan todak memiliki bentuk yang menyerupai seperti pedang di bagian ujungnya. Meski banyak dijual bebas di pasaran, ternyata swordfish mengandung merkuri cukup tinggi mencapai 995 ppm.

3. King Mackerel

King mackerel atau kerap disebut ikan tenggiri raja menjadi salah satu jenis ikan yang banyak diburu pemancing. Sayangnya, king mackerel mengandung merkuri tinggi sebesar 730 ppm.

4. Ikan Tuna

Ikan tuna cukup banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena mengandung protein tinggi. Namun, ada satu jenis ikan tuna yang mesti dihindari, yaitu ikan tuna mata besar (big eye).

Sebab, ikan ini mengandung merkuri sebesar 689 ppm. Masyarakat dihimbau untuk lebih hati-hati dan bijak saat memilih jenis ikan tuna.

5. Orange Roughy

Ikan yang satu ini merupakan spesies predator yang hidup di gunung bawah laut. Biasanya, orange roughy kerap ditemukan di laut dalam atau cekungan laut di seluruh dunia.

Orange roughy merupakan salah satu jenis ikan yang berbahaya karena mengandung merkuri sebesar 571 ppm. Hal ini disebabkan karena orange roughy memiliki umur panjang yang bisa mencapai 150 tahun.

6. Ikan Marlin

Ikan yang satu ini memiliki harga yang mahal. Soalnya, daging ikan marlin punya tekstur yang lembut dan juicy di mulut.

Meski terasa nikmat, sayangnya ikan marlin cukup berbahaya untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak karena mengandung merkuri sebesar 485 ppm.

7. Ikan Hiu

Ikan hiu merupakan salah satu predator laut yang telah membunuh banyak manusia. Meski begitu, daging ikan hiu masih sering dikonsumsi oleh sebagian orang di belahan dunia.

Namun, perlu diingat bahwa ikan hiu sebenarnya tak layak dikonsumsi. Sebab, ikan ini mengandung merkuri tinggi sebesar 979 ppm. Jadi, sebaiknya cari ikan jenis lainnya yang mengandung merkuri rendah.

Risiko Mengkonsumsi Ikan yang Mengandung Merkuri Tinggi

Sejak akhir 1990-an, FDA telah menghimbau tentang bahaya mengkonsumsi terlalu banyak ikan dengan kadar merkuri tinggi. Sebab, ikan yang punya merkuri tinggi bisa memicu kerusakan pada saraf otak, khususnya bagi anak kecil dan ibu hamil.

Selain itu, merkuri yang masuk ke dalam tubuh juga bisa menyebabkan sejumlah kondisi lain, seperti kelumpuhan otak, kebutaan, masalah kesehatan mental, masalah paru-paru, hingga gangguan pertumbuhan.

Selain pada anak-anak dan ibu hamil, terlalu banyak mengkonsumsi ikan yang mengandung merkuri tinggi juga berbahaya bagi orang dewasa. Sebab, kadar merkuri tinggi bisa memicu kerusakan permanen pada ginjal dan otak.

Itu dia tujuh ikan yang mengandung merkuri tinggi. So, sebaiknya pilih jenis ikan lainnya yang rendah merkuri dan kaya akan protein.

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com

Penderita Diabetes Sebaiknya Batasi Konsumsi 5 Sayuran Ini


Jakarta

Penderita diabetes harus memperhatikan betul asupan makanan mereka. Sebaiknya batasi konsumsi sayuran ini karena tinggi karbohidrat yang bisa memicu lonjakan gula darah.

Diabetes merupakan penyakit kronis yang membuat tubuh tak mampu memproduksi insulin dengan baik. Akibatnya, kadar gula darah pun melonjak.

Penting bagi pasien diabetes untuk selalu menjaga asupan makanan. Pasalnya, makanan punya peran penting dalam menjaga kestabilan gula darah.


Beberapa makanan manis tidak disarankan bagi penderita diabetes. Ada pula sayuran yang perlu dihindari penderita diabetes, utamanya yang mengandung karbohidrat.

Pasalnya, karbohidrat bisa memicu lonjakan gula darah dalam tubuh. Saat gula darah terus melonjak, diabetes bisa jadi semakin parah.

Pada dasarnya, tak ada sayuran yang dilarang untuk penderita diabetes. Namun demikian, ada beberapa sayuran yang perlu jadi perhatian penderita diabetes.

Salah satu penyebabnya adalah kandungan karbohidrat di dalam tepung. Berikut sayuran yang perlu dihindari penderita diabetes, melansir berbagai sumber.

Manfaat konsumsi kentang untuk dietKentang memiliki karbohidrat yang tinggi dan tidak disarankan bagi penderita diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto

1. Kentang

Melansir All Recipes, Kentang dianggap sebagai sayuran bertepung. Artinya, kentang mengandung lebih banyak karbohidrat dibandingkan kebanyakan sayuran.

“Meski tak ada sayuran yang dilarang bagi penderita diabetes, tapi perhatikan porsinya [kentang],” ujar ahli gizi Makenzie Burgees.

2.Kacang polong

Sayuran yang ‘berbahaya’ untuk penderita diabetes selanjutnya adalah kacang polong.

Perhatikan porsi asupan kacang polong. Kacang polong merupakan salah satu sayuran yang mengandung karbohidrat.

Dalam 175 gram kacang polong umumnya terkandung sebanyak 20 gram karbohidrat.

Anda disarankan memilih porsi yang lebih kecil dari di atas.

Gegara 5 Makanan Ini Terjadi Peristiwa Tragis, Ada Jagung hingga RotiJagung mengandung karbohidrat yang cukup tinggi dan tak disarankan dikonsumsi berlebihan. Foto: Site News/Ilustrasi iStock

3. Jagung

Jagung rebus sebenarnya merupakan pilihan camilan yang sehat. Namun, hati-hati dalam mengonsumsinya.

Perhatikan kandungan karbohidrat di dalam jagung. Umumnya, 90 gram jagung mengandung sekitar 21 gram karbohidrat.

Anda disarankan memadukan jagung dengan makanan lain sumber protein dan serat.

4. Jus sayuran

Green smoothie jadi pilihan menu diet bagi banyak orang. Namun, hal yang sama bisa jadi tak berlaku untuk pasien diabetes.

Ahli gizi Harland Adkins mengatakan, jus sayur kekurangan satu komponen kunci untuk mengatur kadar gula darah. Komponen itu adalah serat.

“Apa pun sayuran yang Anda pilih, yang terbaik adalah memakannya tanpa dijus,” ujar Adkins. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat serat sepenuhnya.

Dalam setiap 250 gram jus sayuran biasanya terkandung hampir 20 gram karbohidrat. Angkanya akan meningkat jika Anda menambahkan buah pada sajian jus tersebut.

5. Labu mentega

Labu jadi sayuran favorit banyak orang. Namun, penderita diabetes tampaknya perlu memperhatikan asupannya.

Labu mentega jadi salah satu sayuran yang perlu dihindari penderita diabetes. Dalam setiap 205 gram labu mentega umumnya mengandung 16 gram karbohidrat dan kurang dari 3 gram serat.

Pastikan untuk melengkapi sajian labu mentega dengan sayuran hijau lainnya.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Sayuran Ini ‘Berbahaya’ untuk Penderita Diabetes, Batasi Porsinya”

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com