Tag Archives: academy

Bitcoin Makin Turun! Saatnya Goodbye?!

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Harga emas mencetak rekor dengan mencapai $5.500 dan Perak mencapai $120 per ons. Dipicu oleh Shutdown AS, Intervensi Mata Uang, Eskalasi Tarif.
    • Uni Eropa dan India secara resmi mengumumkan perjanjian perdagangan bebas.
    • Dolar AS mencapai level terendah dalam 4 tahun.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sekitar 72 persen dari para pelaku usaha aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir tahun 2025.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penutupan sebanyak 1.399 unit mesin ATM (termasuk CDM dan CRM) sepanjang tahun 2025, menyisakan total 89.774 unit di seluruh Indonesia pada kuartal III.
    • IHSG anjlok lebih dari 8% hingga trading halt karena keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara rebalancing indeks saham Indonesia mulai Februari 2026.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume mulai stabil di kisaran $3.02 Triliun (+0.55%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index naik tipis ke level $178.37 (+0.49%). Walaupun mulai menghijau, mental pelaku pasar belum sepenuhnya pulih; indikator Fear & Greed masih tertahan di angka 37, menandakan investor masih diselimuti rasa ‘Fear’ atau was-was saat mengambil keputusan.
    • Sementara itu, CMC Altcoin Season Index merosot ke skor 25/100. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa musim Bitcoin Season’ semakin mendominasi. Arus uang investor terlihat masih mendominasi di Bitcoin dan belum berani mengambil risiko untuk berputar secara agresif ke pasar altcoin.
    • Sektor Pump Fun Ecosystem (+892%) dan Animal Memes (+464%) mendominasi narasi spekulasi meme yang sangat agresif. Token PENGUIN naik drastis sebesar (+7.056%), diikuti oleh SKR (+220%) dan PIPPIN (+81.19%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.
    • Capx AI (CAPX) → Risiko distribusi suplai ekstrem (~84.4%).
    • Bitcoin Risk Index → Indeks risiko naik ke level 55.58, pasar dalam kondisi bahaya jika level $84.500 gagal dipertahankan.

📌 Kesimpulan: Fokus ke sektor Pump Fun Ecosystem dan Animal Memes yang sedang memiliki arus modal paling deras minggu ini. Hindari aset dengan jadwal rilis token ekstrem seperti Capx AI (CAPX) (~84.4%) dan Berachain (BERA) (~45.9%), karena potensi koreksi harganya sangat nyata. Di sisi lain, trader bisa memanfaatkan akumulasi pada token seperti Ethena. Mengingat sentimen pasar masih di zona ‘Fear’ (37) dan Bitcoin Season (25) semakin kuat. Batasi all-in pada aset memes dan jangan terlalu lama menahan posisi terbuka, cuan is number one.

Makroekonomi Global

Uni Eropa Sahkan UU untuk Melacak Transaksi Aset Kripto
Uni Eropa Sahkan UU untuk Melacak Transaksi Aset Kripto.
  • Uni Eropa resmi memasukkan Rusia ke dalam daftar hitam (blacklist) negara-negara yang memiliki risiko tinggi pencucian uang dan pendanaan terorisme.
  • Harga emas mencetak rekor dengan mencapai $5.500 dan Perak mencetak $120 per ons. Dipicu oleh Shutdown AS, Intervensi Mata Uang, Eskalasi Tarif.
  • Presiden Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif impor barang Korea Selatan menjadi 25%.
  • Uni Eropa dan India secara resmi mengumumkan perjanjian perdagangan bebas.
  • Dolar AS mencapai level terendah dalam 4 tahun.

Makroekonomi Nasional

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sekitar 72 persen dari para pelaku usaha aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir tahun 2025.
  • IHSG anjlok lebih dari 8% hingga trading halt karena keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara rebalancing indeks saham Indonesia mulai Februari 2026.
  • Presiden Prabowo Subianto membawa kesepakatan investasi senilai £4 miliar atau sekitar Rp91,67 triliun dari Inggris dengan fokus pada sektor maritim.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penutupan sebanyak 1.399 unit mesin ATM (termasuk CDM dan CRM) sepanjang tahun 2025, menyisakan total 89.774 unit di seluruh Indonesia pada kuartal III.
  • Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini memiliki wewenang untuk memblokir akses penunggak pajak terhadap berbagai layanan publik, termasuk layanan perbankan, imigrasi, dan perizinan usaha. 

Kalender Makroekonomi

Jan 26, 2026 U.S. Durable Goods Orders MoM U.S. Durable Goods Orders MoM
Actual: 5.3% 
Forecast: 3.1% 
Previous: -2.1%→ Pesanan barang tahan lama AS melonjak 5,3%, jauh melampaui ekspektasi pasar dan membalikkan kontraksi bulan sebelumnya.

Data ekonomi yang sangat kuat ini menjadi sentimen Bearish bagi kripto; indikasi ekonomi yang masih “panas” ini mengurangi urgensi bagi The Fed untuk memangkas suku bunga, sehingga berpotensi memperkuat Dolar AS dan menahan likuiditas masuk ke aset berisiko.

Jan 29, 2026 Fed Interest Rate Decision Fed Interest Rate Decision
Actual: – (Dijadwalkan 29 Jan 2026)
Forecast: 3.75%
Previous: 3.75%Pasar memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga di level 3,75% (status quo). Sentimen saat ini cenderung Netral dan wait-and-see; jika The Fed benar-benar menahan suku bunga sesuai prediksi, pasar kripto kemungkinan akan bereaksi datar dan fokus sepenuhnya pada konferensi pers Jerome Powell untuk sinyal pemangkasan di masa depan. Namun, kejutan pemangkasan (rate cut) akan menjadi katalis Bullish eksplosif.
Jan 29, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
Actual: – 
Forecast: 202K 
Previous: 200K→ Pasar memproyeksikan klaim pengangguran stabil di angka rendah 202K. Data ini sangat krusial; jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (tanda pelemahan pasar tenaga kerja), ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena memperbesar peluang The Fed untuk segera memangkas suku bunga (“bad news is good news”).

Sebaliknya, angka di bawah ekspektasi akan dianggap Bearish karena memberi ruang bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan ketat.

Jan 30, 2026 (Dec) U.S. Producer Price Index (PPI) MoM U.S. Producer Price Index (PPI) MoM 
Actual: – 
Forecast: 0.2% 
Previous: 0.2%→ Data inflasi tingkat produsen ini diproyeksikan stabil di 0.2%. Jika angka aktual nanti dirilis di bawah 0.2%, ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena mengonfirmasi tren disinflasi yang membuka jalan bagi pemangkasan suku bunga. Sebaliknya, angka di atas ekspektasi akan dianggap Bearish karena menandakan tekanan harga yang “lengket”, menyulitkan The Fed untuk melunakkan kebijakan moneternya.
Kesimpulan Pasar kripto mengawali minggu ini di bawah tekanan Bearish akibat data Durable Goods AS yang terlalu kuat, yang memicu kekhawatiran bahwa ekonomi belum cukup dingin untuk pemangkasan suku bunga segera.

Saat ini, investor berada dalam mode wait-and-see yang tegang menjelang “Rabu Super” (keputusan The Fed & klaim pengangguran) serta rilis data inflasi PPI di akhir minggu.

Arah pasar selanjutnya sangat bergantung pada apakah data mendatang mampu memberikan sinyal pelemahan ekonomi (“bad news is good news”) atau justru memperkuat narasi kebijakan moneter ketat yang membebani aset berisiko.

Perkembangan Regulasi Kripto

Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
  • Senator Negara Oklahoma, Dusty Deevers, memperkenalkan RUU Senat 2064 untuk mengizinkan pegawai negeri, bisnis, dan warga untuk menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin secara sukarela. 
  • Swiss memberlakukan kebijakan pajak keuntungan modal (capital gains tax) sebesar 0% untuk investor individu Bitcoin dan aset kripto. 
  • Otoritas Jasa Keuangan (FSA) Jepang sedang memfinalisasi rencana untuk melegalkan Exchange-Traded Funds (ETF) mata uang kripto pada tahun 2028
  • Anggota parlemen Rhode Island memperkenalkan RUU S 2198 untuk membentuk komisi legislatif khusus yang bertugas mempelajari teknologi blockchain dan inovasi aset digital secara mendalam. 
  • Bank Sentral Korea (BoK) resmi mengizinkan warga negara Korea Selatan untuk berinvestasi pada aset virtual (crypto) terbitan luar negeri. 

Adopsi Kripto oleh Institusi

  • Clapp memperkenalkan produk pinjaman berbasis kripto yang memungkinkan pengguna menjaminkan Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH) dengan bunga 0%.
  • AFP Protección, pengelola dana pensiun terbesar kedua di Kolombia, mengonfirmasi rencana peluncuran dana investasi Bitcoin untuk klien berkualifikasi. 
  • VanEck secara resmi meluncurkan VanEck Avalanche ETF (VAVX) di Nasdaq.
  • Ripple resmi menjalin kemitraan dengan Jeel dari Riyad Bank, untuk mempercepat adopsi teknologi blockchain di sektor keuangan Arab Saudi sejalan dengan agenda nasional Visi 2030.
  • Hang Seng Investment Ltd. mengumumkan peluncuran “Hang Seng Gold ETF” yang akan listing di Bursa Efek Hong Kong pada 29 Januari 2026.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Minggu ini pasar kripto mengalami gelombang “demam meme” yang sangat ekstrem. Arus modal investor terlihat berpindah secara agresif dari aset-aset utilitas menuju aset spekulatif yang berbasis humor dan komunitas viral. Sektor ekosistem peluncuran meme mencatatkan rekor kenaikan harga yang fantastis, menandakan selera risiko pasar sedang berada di titik tertinggi.

📈 Highlights:

  • Supercycle Meme 💥 Sektor Pump Fun Ecosystem memimpin pasar dengan kenaikan yang mencengangkan sebesar +892%, disusul oleh sektor Animal Memes yang terbang setinggi +464%. Tidak ketinggalan, Bonk Fun Ecosystem (+276%) dan kategori umum Memes (+241%) juga mendominasi papan hijau, mengonfirmasi bahwa narasi utama minggu ini sepenuhnya dikuasai oleh aset memes.
  • Dominasi Ekosistem Solana & Binance 🌐 Di balik kegilaan meme, infrastruktur pendukungnya juga ikut terangkat. Sektor Binance Alpha mencatat kenaikan sebesar +124%, sementara Solana Ecosystem tumbuh +70.83%. Hal ini wajar mengingat Solana saat ini menjadi rumah utama bagi aktivitas perdagangan meme yang sedang booming.
  • Top Gainers (Rekor PENGUIN) 🐧 Prestasi paling mencolok minggu ini diraih oleh token PENGUIN yang meroket gila-gilaan hingga +7.056%. Di posisi selanjutnya, token SKR masih mempertahankan momentumnya dengan kenaikan +220%, diikuti oleh PIPPIN sebesar +81.19%. Data ini mempertegas bahwa investor sedang berlomba-lomba mencari token dengan potensi return ribuan persen dalam waktu singkat.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Pada minggu sebelumnya Bitcoin diprediksi akan tetap mengalami pelemahan, pun kalau naik hanya untuk turun kembali. Tetapi, hal tersebut belum terjadi. Jadi, gimana?

Gini, timeframe daily menunjukkan adanya kenaikan pada saat ini(28 Januari), tetapi indikator MA banyak mengatakan bahwa tren sedang sangat melemah dan kuat untuk turun, ditambah dengan price action yang sudah turun dari garis ascending trianglenya. Maka Bitcoin tetap diprediksi mengalami pelemahan seperti minggu lalu dengan target fibonacci retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607) yang didukung indikator RSI < 50. Terus naik gak min? Bisa, tapi sulit.

Terus, gimana weeklynya? Timeframe weekly menunjukkan pergerakan secara garis besar. Sayangnya hal ini ditunjukkan melemah juga yang ditandai dengan adanya satu candle merah/hitam yang kuat, ditambah dengan garis MA 14 dan 50 akan crossing yang menunjukkan adanya death cross, tidak lupa juga didukung dengan RSI < 50. Hal ini semakin menunjukkan bahwa Bitcoin sangat melemah dibanding komoditas lainnya. Jadi, apa yang harus dilakukan? Akumulasi jangka panjang untuk Bitcoin sangat oke, tetapi harus bisa kuat untuk menghadapi adanya volatilitas jangka pendek. Ingat, Bitcoin adalah the Godfather-nya crypto.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kelemahan yang sangat kuat.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan akan menembus MA 50.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Meski harga melemah, ada kemungkinan naik di  di level 0.236 (93,819) sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.

⚠️ Bearish Case:Bitcoin sangat melemah dan dikhawatirkan akan melanjutkan penurunannya hingga retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607).

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin saat ini bergerak sideways di rangenya pada kisaran harga $89.000, diapit oleh dua tembok likuiditas tebal yang jaraknya semakin menyempit. Grafik menunjukkan para pedagang menumpuk posisi leverage mereka sangat dekat dengan harga pasar saat ini.

  • Likuiditas Atas ($91.500) Terdapat garis kuning terang tepat di atas harga pasar, yakni di level $91.500. Ini menandakan adanya konsentrasi posisi Short yang besar. Jika harga mencoba naik, area ini akan menjadi “tembok beton” pertama yang memicu tekanan jual, membuat harga sulit menembus ke atas dalam jangka pendek.
  • Likuiditas Bawah ($86.000 – $87.000) Di sisi bawah, pertahanan terakhir terlihat sangat tebal di rentang $86.000 hingga $87.000. Warna cerah di area ini menunjukkan banyaknya antrian beli (Long) yang siap menahan harga agar tidak jatuh lebih dalam menuju level $84.000.

🔍 Insight:Rentang pergerakan Bitcoin telah bergeser ke bawah. Pasar kini menjadikan $87.000 sebagai pertahanan yang krusial, sementara $91.000 menjadi target pemulihan yang berat untuk ditembus.

BTC: Whale >1K to Binane Inflow

Tekanan jual kembali menghantui pasar Bitcoin hingga menyeret harga jatuh ke bawah level $88.000. Grafik mengonfirmasi bahwa penurunan harga ini dipicu oleh aktivitas distribusi dari investor besar (whales) yang memindahkan aset mereka ke bursa untuk dijual.

  • Lonjakan Inflow Paus (2.000 BTC): Terdeteksi adanya arus masuk (inflow) signifikan sebesar 2.000 BTC ke bursa Binance.  Lonjakan batang biru pada grafik ini menjadi indikator teknis bahwa para paus sedang memindahkan Bitcoin mereka ke bursa, sebuah langkah persiapan eksekusi jual yang menekan harga pasar.
  • Sinyal “Overheating” Jaringan: Sentimen negatif diperkuat oleh rekor biaya transaksi harian jaringan Solana yang menembus $37,5 juta. Pola biaya ekstrem ini mirip dengan kejadian 10 Oktober lalu (saat BTC di $114k), yang secara historis menjadi sinyal puncak pasar (top signal) sebelum akhirnya harga terkoreksi tajam sebesar 27%.

🔍 Insight: Pasar sedang berada di fase rawan koreksi. Kombinasi antara suplai Bitcoin yang masuk ke bursa dan indikator jenuh beli (overheating) di pasar altcoin menandakan bahwa tekanan turun masih mendominasi tren jangka pendek.

Bitcoin Risk Index

Bitcoin saat ini sedang dalam fase “lampu kuning”, berjuang keras bertahan di level $88.000 sementara arus uang global mulai beralih ke aset komoditas seperti emas. Grafik Indeks Risiko menunjukkan lonjakan tajam yang memperingatkan adanya bahaya volatilitas tinggi.

  • Lonjakan Risiko Pasar (Indeks 55.58) Indeks Risiko Bitcoin tercatat melonjak naik ke angka 55.58, meninggalkan zona aman (garis biru) yang sempat terjadi sebelumnya. Kenaikan risiko ini mengonfirmasi ketidakstabilan pasar setelah harga gagal bertahan di atas $89.200, menandakan bahwa sentimen investor sedang memburuk.
  • Pertahanan Terakhir di $84.500 

Zona harga $84.500 kini menjadi benteng pertahanan terakhir bagi para pembeli (bulls). Analisis memproyeksikan jika level ini jebol, pasar berisiko mengalami koreksi tajam menuju $74.000. Namun, sedikit kabar baik terlihat dari penurunan rasio leverage, yang berarti spekulasi nekat di pasar berjangka mulai berkurang.

🔍 Insight:Pasar berada di titik krusial; tren risiko yang menanjak tajam menuntut kewaspadaan penuh, di mana kegagalan mempertahankan support saat ini dapat memicu tren bearish lanjutan.

Bitcoin: Fund Flow Ratio – Binance

Bitcoin saat ini diperdagangkan di kisaran harga $88.900, tetapi indikator aliran dana menunjukkan kondisi yang cukup tenang. Data dari bursa Binance memperlihatkan rasio aliran dana yang relatif rendah dibandingkan aktivitas jaringan secara keseluruhan.

  • Rasio Aliran Dana Rendah (0,016) Indikator Fund Flow Ratio saat ini berada di level 0,016, sebuah angka yang tergolong rendah. Hal ini menandakan bahwa mayoritas transaksi Bitcoin yang terjadi di blockchain saat ini tidak ditujukan untuk masuk ke bursa (biasanya untuk dijual), melainkan hanya perpindahan antar dompet pribadi atau aktivitas non-bursa lainnya.
  • Suplai Terkontrol & Tekanan Jual Minim Rendahnya rasio ini mengonfirmasi bahwa tekanan jual saat ini sangat terbatas dan tersebar. Grafik menunjukkan tidak adanya lonjakan aktivitas distribusi massal dari investor besar ke bursa, yang berarti suplai di pasar masih cukup terkendali.

🔍 Insight: Meskipun harga sedang dalam fase krusial, struktur pasar tetap sehat karena minimnya niat investor untuk melikuidasi aset mereka secara massal di bursa saat ini.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Ethereum Foundation mengumumkan pembentukan tim keamanan khusus dan alokasi dana awal sebesar $2 juta untuk menghadapi ancaman komputasi kuantum (post-quantum security) yang dipimpin oleh Thomas Coratger.

Rainbow secara resmi mengumumkan bahwa pengambilan snapshot saldo dan poin untuk alokasi airdrop token $RNBW akan dilakukan pada hari Senin, 26 Januari pukul 16:20 EST. Pengguna masih memiliki kesempatan terakhir untuk mengakumulasi “Rainbow Points” sebelum distribusi token (TGE) yang dijadwalkan pada 5 Februari.

Tim Moonbirds mengumumkan migrasi ke kontrak baru dan portal klaim untuk Nesting 2.0. Mereka menegaskan bahwa belum ada link yang live dan memperingatkan komunitas akan banyaknya link phising/scam yang beredar. Satu-satunya sumber resmi adalah akun X @moonbirds dan Discord resmi mereka.

Bitcoin Layer 2 berbasis ZK, Citrea, resmi meluncurkan mainnet dan stablecoin ctUSD. Didukung oleh Founders Fund dan Galaxy, Citrea menggunakan teknologi zkEVM untuk membawa aplikasi keuangan seperti lending langsung ke jaringan Bitcoin dengan keamanan settlement on-chain.

Peluncuran HIP-3 di Hyperliquid memungkinkan developer men-stake 500.000 HYPE untuk membuat pasar perpetual aset apa pun (seperti saham/komoditas) tanpa izin terpusat. Inovasi ini mendorong Open Interest (OI) mencapai All-Time High, didorong oleh lonjakan volume trading komoditas seperti Perak (Silver).

Analisis On Chain Altcoin

RAIN Token mencetak rekor ATH di atas level $0,0110, didukung oleh data on-chain yang menunjukkan penurunan drastis aktivitas “spent coins” (koin yang dipindahkan/dijual). Sejak 22 Januari, volume koin yang bergerak turun hampir 76% dari 104,8 juta menjadi 25,4 juta, menandakan pemegang aset (holders) memilih menahan diri dan tidak melakukan aksi ambil untung (profit-taking) saat ini.

Data on-chain menunjukkan bahwa harga Ethereum (ETH) saat ini berada dalam rentang akumulasi yang sangat menarik bagi investor besar atau “whale”. Tingkat harga realisasi (realized price) dari alamat-alamat penampung aset kini berfungsi sebagai level support teknikal yang solid.

Data on-chain Link menunjukkan rasio MVRV 30-hari yang berada di angka -9,5%, mengindikasikan bahwa LINK secara fundamental sedang berada di wilayah undervalued (jenuh jual) yang secara historis sering mendahului fase akumulasi atau pembalikan tren.

Render (RENDER) menunjukkan sinyal pembalikan tren positif meskipun sempat terkoreksi 4% dalam 24 jam terakhir. Data on-chain exchange flow mencatat perubahan signifikan dari arus masuk besar-besaran di akhir Desember menjadi arus keluar bersih (net outflow) sekitar 9.800 token, menandakan bahwa tekanan jual telah mereda secara drastis.

World Liberty Financial (WLFI), proyek kripto yang didukung oleh Donald Trump, baru-baru ini melakukan transaksi besar dengan menjual kepemilikan Wrapped Bitcoin (WBTC) senilai sekitar 8 juta dolar. Dana hasil penjualan tersebut langsung digunakan untuk membeli 2.868 Ether (ETH) melalui transaksi on-chain yang dapat dilacak secara publik oleh analis.

Token Unlock

Mengawali minggu pertama Februari 2026 (02-06 Februari), pasar kripto akan menghadapi ujian likuiditas yang cukup berat. Investor perlu mewaspadai potensi volatilitas tinggi, karena terdapat beberapa proyek yang menjadwalkan pelepasan token dalam proporsi yang sangat ekstrem dibandingkan kapitalisasi pasarnya. Keseimbangan antara suplai baru dan permintaan pasar akan menjadi penentu utama pergerakan harga minggu ini.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Peringatan “Zona Bahaya” minggu ini tertuju pada Capx AI (CAPX). Proyek ini akan mengalami inflasi suplai yang sangat ekstrem, melepas token senilai 84.4% dari total kapitalisasi pasarnya pada 5 Februari. Risiko dilusi nilai aset ini sangat tinggi. Selain itu, Berachain (BERA) juga akan menghadapi tekanan jual besar dengan rilis 45.9% tokennya pada 6 Februari, serta Quack AI (Q) yang melepas 24.7% suplainya di awal minggu. Hindari menangkap pisau jatuh pada aset-aset ini tanpa manajemen risiko yang ketat.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Kategori risiko moderat minggu ini hanya diisi oleh Lagrange Labs (LA) yang dijadwalkan melepas 5.94% token ke pasar pada 4 Februari. Meskipun persentasenya single digit, penambahan suplai ini tetap berpotensi mengguncang order book jika volume perdagangan harian sedang tipis saat jadwal rilis tiba.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar baiknya, Ethena (ENA) hanya mencatatkan rilis 1.18%, COCA (COCA) dan Keeta (KTA) masing-masing melepas 3.81% dan 3.74%. Aset lainnya seperti Sleepless AI (AI), Neutron (NTRN), dan TARS AI (TAI) juga berada di kisaran 1-3%. Tingkat inflasi suplai di bawah 5% seperti ini umumnya dianggap sebagai fluktuasi rutin yang dapat diserap oleh pasar tanpa merusak tren harga jangka panjang.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Jauhi “Zona Merah” (CAPX & BERA): Peringatan keras untuk menahan diri dari membeli Capx AI (CAPX) dan Berachain (BERA) menjelang tanggal rilis. Dengan lonjakan suplai beredar yang mencapai 45% hingga 84%, tekanan jual di pasar akan sangat masif. Sangat sulit bagi harga untuk bertahan stabil menghadapi banjir suplai sebesar ini. Lebih bijak untuk menunggu hingga volatilitas mereda pasca-unlock.
  • Waspada Guncangan Likuiditas (Quack AI): Quack AI (Q) yang memiliki kapitalisasi pasar kecil (sekitar $29 Juta) tetapi harus menanggung beban rilis token sebesar 24.7%. Kombinasi pasar yang kecil (low cap) dengan inflasi suplai yang besar berpotensi memicu pergerakan harga yang sangat volatil dan tidak terprediksi. 
  • Momentum Serok Bawah (ENA & NTRN): Bagi investor jangka panjang, penurunan harga sesaat pada proyek fundamental seperti Ethena (ENA) atau Neutron (NTRN) justru bisa menjadi peluang emas untuk akumulasi. Karena persentase rilis tokennya sangat minim (hanya di kisaran 1%), efek penurunannya biasanya hanya bersifat sementara dan harga cenderung cepat pulih (rebound) mengikuti tren utama pasar.

Proyeksi & Analisis

Pasar kripto minggu ini memperlihatkan sedikit pemulihan harga. Market Cap & Volume perlahan naik ke angka $3.02 Triliun, naik tipis +0.55%. Hal ini juga ditunjukkan pada CoinMarketCap 100 Index yang menghijau di $178.37 (+0.49%). Meskipun grafik mulai berwarna hijau, mental investor belum sepenuhnya tenang.

Indikator Fear & Greed masih tertahan di angka 37 dengan status ‘Fear’ (Takut), yang berarti pelaku pasar masih sangat waspada dan belum berani terlalu agresif. Yang menarik, CMC Altcoin Season Index justru turun ke skor 25/100. Penurunan skor ini semakin mempertegas dominasi ‘Bitcoin Season’. Artinya, meskipun pasar sedikit pulih, arus uang utama masih terkunci rapat di Bitcoin dan belum ada tanda-tanda rotasi modal yang signifikan ke aset-aset alternatif (altcoin).

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

  • Bullish case: Meski harga melemah, ada kemungkinan naik di  di level 0.236 (93,819) sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.
  • Bearish case: Bitcoin sangat melemah dan dikhawatirkan akan melanjutkan penurunannya hingga retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607).

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $91.500 ➜ Menjadi resistance terkuat yang menahan kenaikan harga saat ini.
  • Zona $86.000 – $87.000 ➜ Area support yang krusial untuk mencegah penurunan lebih lanjut.

Narrative utama:

  • Sektor Pump Fun Ecosystem (+892%) dan Animal Memes (+464%) mendominasi narasi spekulasi meme yang sangat agresif. 
  • Token PENGUIN naik drastis sebesar (+7.056%), diikuti oleh SKR (+220%) dan PIPPIN (+81.19%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • BTC Whale (>1K) Inflow → Lonjakan deposit 2.000 BTC ke Binance.
  • Bitcoin Risk Index → Indeks risiko naik ke level 55.58, pasar dalam kondisi bahaya jika level $84.500 gagal dipertahankan.
  • BTC Fund Flow Ratio → Rasio rendah di angka 0,016 menunjukkan bahwa aktivitas distribusi di bursa sebenarnya masih terbatas dan terkontrol.

Fokus ke sektor Pump Fun Ecosystem dan Animal Memes yang sedang memiliki arus modal paling deras minggu ini. Hindari aset dengan jadwal rilis token ekstrem seperti Capx AI (CAPX) (~84.4%) dan Berachain (BERA) (~45.9%), karena potensi koreksi harganya sangat nyata. Di sisi lain, trader bisa memanfaatkan akumulasi pada token seperti Ethena. Mengingat sentimen pasar masih di zona ‘Fear’ (37) dan Bitcoin Season (25) semakin kuat. Batasi all-in pada aset memes dan jangan terlalu lama menahan posisi terbuka, cuan is number one.

Edukasi Kripto

Apa Dampak “US Government Shutdown” Terhadap Bitcoin?

Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Government Shutdown terjadi ketika Kongres AS gagal menyepakati anggaran negara, sehingga layanan pemerintah non-esensial dihentikan sementara dan pegawai tidak digaji.

Lantas, apa efeknya ke Bitcoin? Berikut 3 dampak utamanya:

1. Ketidakpastian Pasar (Volatilitas Meningkat) Pasar keuangan paling benci ketidakpastian.

  • Jangka Pendek: Saat berita shutdown muncul, investor cenderung panik dan menarik uang dari aset berisiko (saham & kripto) untuk memegang uang tunai (Cash). Ini bisa membuat harga Bitcoin turun mendadak (koreksi).

2. “Buta” Data Ekonomi Badan statistik pemerintah AS akan berhenti merilis data penting seperti tingkat pengangguran atau inflasi (CPI).

  • Efeknya: Bank Sentral (The Fed) kehilangan panduan data untuk menentukan suku bunga. Tanpa data yang jelas, spekulasi di pasar menjadi liar, membuat pergerakan harga Bitcoin menjadi sangat fluktuatif (naik-turun drastis tanpa arah jelas).

3. Narasi Bitcoin sebagai “Safe Haven” Ini adalah dampak jangka menengah-panjang yang unik bagi Bitcoin.

  • Shutdown menunjukkan ketidakstabilan manajemen keuangan pemerintah (Fiat).
  • Jika situasi berlarut-larut dan Dolar AS melemah, investor akan mencari alternatif aset yang tidak dikontrol pemerintah. Di sinilah Bitcoin sering dilirik sebagai “Emas Digital” atau pelindung nilai, yang justru bisa memicu kenaikan harga.

💡 Kesimpulan: Di awal shutdown, harga Bitcoin biasanya ikut tertekan karena kepanikan pasar global. Namun, jika krisis berlanjut, hal ini justru menjadi “iklan gratis” bagi Bitcoin untuk membuktikan fungsinya sebagai aset yang independen dari kekacauan politik pemerintah.

Pengumuman

Tokocrypto Tambah 5 Aset Kripto Baru dan Perluas Pasangan Perdagangan $U

United Stables
United Stables

Tokocrypto kembali memperluas ekosistem aset digitalnya dengan menghadirkan lima aset kripto baru, yaitu FOGO ($FOGO), United Stable ($U), 币安人生 Binance Life ($币安人生), Brevis ($BREV), dan zkPass ($ZKP). Seluruh aset ini resmi mulai diperdagangkan pada 23 Januari 2026 pukul 18.00 WIB, memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna untuk menyusun strategi trading yang fleksibel.

Kelima aset tersebut membawa karakteristik yang beragam. FOGO hadir sebagai blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk kebutuhan trading on-chain dengan latensi sangat rendah. United Stable ($U) berfungsi sebagai stablecoin infrastructure yang menyatukan likuiditas stablecoin dalam satu aset terpadu. Sementara itu, 币安人生 (Binance Life) merupakan meme coin berbasis budaya komunitas trader Binance tanpa utilitas teknis. Brevis fokus pada verifiable computing dengan teknologi Zero-Knowledge Proofs, dan zkPass berperan sebagai oracle yang memungkinkan verifikasi data Web2 secara aman dan privat ke Web3.

Tidak hanya itu, Tokocrypto juga resmi membuka pasangan perdagangan baru berbasis United Stable ($U) mulai 28 Januari 2026 pukul 10.00 WIB. Sejumlah aset populer kini dapat diperdagangkan dengan pasangan $U, seperti BNB, Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan USD1. Kehadiran pasangan ini memberikan alternatif stable pair baru untuk diversifikasi strategi trading dan pengelolaan risiko volatilitas pasar.

Tokocrypto menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi serta memperluas pilihan aset digital bagi pengguna di Indonesia. Meski demikian, pengguna tetap diimbau untuk melakukan riset mandiri karena investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Seluruh informasi ini bersifat edukatif dan bukan merupakan nasihat investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Uni Eropa resmi menangguhkan perjanjian perdagangan dengan AS.
    • Emas kembali mencetak rekor mencapai $4.800 dan Perak di atas $95 karena lonjakan permintaan safe haven
    • Presiden Trump secara resmi menandatangani pembentukan ‘Dewan Perdamaian’
  2. Makroekonomi Nasional
    • Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan hampir ke Rp17.000, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
    • Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 meroket menjadi Rp 335 triliun, naik drastis dari Rp 71 triliun di 2025.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa total kerugian masyarakat akibat kejahatan penipuan (scam) mencapai Rp9 triliun pada November 2024 hingga Januari 2026. 
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume turun signifikan ke angka $3.04 Triliun (-6.76%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index yang merosot ke $180.22 (-7.26%). Penurunan harga ini memukul mental investor secara nyata; Fear & Greed Index turun ke angka 34 dan kembali masuk ke zona ketakutan dengan status ‘Fear’.
    • Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index tertahan di angka 31/100. Kondisi ini mempertegas bahwa ‘Altcoin Season’ tertunda, di tengah sentimen yang memburuk, arus uang utama cenderung defensif dan belum berotasi secara agresif ke pasar altcoin.
    • Sektor Trading Card Game (+129%) dan Chinese Meme (+108%) mendominasi narasi permainan digital serta meme viral. Token DUSK naik drastis sebesar (+226%), diikuti oleh SKR (+187%) dan AXS (+130%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.
    • Treehouse (TREE) → Risiko distribusi suplai ekstrem (~58.1%)
    • BTC Price & OI Percent Change → Penjual mendominasi.

📌 Kesimpulan: Fokus pada sektor Trading Card Game dan Chinese Meme yang terbukti memiliki arus modal paling kuat saat ini. Jauhi keinginan untuk membeli aset yang menghadapi rilis token ekstrem seperti Treehouse (TREE) (~58.1%) karena risiko jatuhnya harga sangat besar. Sebaliknya, trader bisa mencari peluang jangka pendek dari fluktuasi harga pada token dengan unlock menengah seperti Sign (SIGN) (~11.5%) atau Resolv (RESOLV) (~9.14%). Mengingat psikologi pasar sedang buruk di level ‘Fear’ (34) dan dominasi Bitcoin Season (31) masih kuat, prioritas utama adalah melindungi modal. Kurangi frekuensi transaksi dan hindari menahan aset spekulatif terlalu lama.

Makroekonomi Global

Donald Trump
Donald Trump
  • Presiden Trump membatalkan tarif Uni Eropa setelah membentuk kerangka kerja untuk kesepakatan tentang Greenland.
  • Obligasi Jepang (JGB) runtuh dengan imbal hasil (yield) 40 tahun menembus level 4%, rekor tertinggi dalam lebih dari tiga dekade. 
  • Presiden Trump secara resmi menandatangani pembentukan ‘Dewan Perdamaian’
  • Uni Eropa resmi menangguhkan perjanjian perdagangan dengan AS.
  • Emas kembali mencetak rekor mencapai $4.950 dan Perak di atas $97 karena lonjakan permintaan safe haven

Makroekonomi Nasional

  • Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan hampir ke Rp17.000, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
  • Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 meroket menjadi Rp 335 triliun, naik drastis dari Rp 71 triliun di 2025.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan mampu memulihkan Rupiah—yang saat ini melemah di Rp17.000—hanya dalam waktu “semalam dua malam”.
  • World Economic Forum (WEF) melalui Global Risks Report 2026 menyatakan bahwa pengangguran dan kurangnya peluang ekonomi menjadi ancaman nomor satu bagi Indonesia dalam dua tahun ke depan. 
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa total kerugian masyarakat akibat kejahatan penipuan (scam) mencapai Rp9 triliun pada November 2024 hingga Januari 2026. 

Kalender Makroekonomi

Jan 21, 2026 U.S. Pending Home Sales MoM U.S. Pending Home Sales MoM
Actual: -9.3%
Forecast: -0.3% 
Previous: 3.3%Penjualan rumah tertunda AS anjlok tajam ke -9.3%, jauh lebih buruk dari ekspektasi pasar.

Data ekonomi yang sangat lemah ini menjadi sentimen Bullish bagi kripto; ancaman resesi di sektor perumahan meningkatkan tekanan pada The Fed untuk segera melonggarkan kebijakan moneter (pangkas suku bunga), yang akan menguntungkan likuiditas aset berisiko.

Jan 22, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
Actual: –
Forecast: 209K 
Previous: 198K→ Pasar mengantisipasi kenaikan klaim pengangguran menjadi 209K, menandakan ekspektasi pelemahan pasar tenaga kerja.

Jika data aktual dirilis lebih tinggi dari prediksi (>209K), ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena memperkuat alasan The Fed untuk segera memangkas suku bunga. Sebaliknya, angka yang lebih rendah dari ekspektasi akan dianggap negatif karena ekonomi AS dinilai masih terlalu kuat (inflasi persisten).

Jan 22, 2026 (Nov) U.S. Core PCE Price Index YoY U.S. Core PCE Price Index YoY
Actual: – (Menunggu Rilis)
Forecast: 2.7% 
Previous: 2.8%
→ Pasar memprediksi penurunan inflasi inti (acuan utama The Fed) ke 2.7%. Jika data aktual dirilis sesuai atau lebih rendah dari prediksi, ini menjadi sentimen Bullish kuat bagi kripto karena mengonfirmasi tren disinflasi yang memungkinkan The Fed segera memangkas suku bunga.

Sebaliknya, angka di atas 2.7% akan dianggap negatif (Bearish) karena menandakan inflasi masih membandel.

Jan 22, 2026 (Q3) U.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQ U.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQ
Actual: – 
Forecast: 4.3%
Previous: 3.8%→ Pasar memproyeksikan percepatan pertumbuhan ekonomi AS yang signifikan ke level 4.3%. Jika data aktual dirilis tinggi (sesuai atau di atas prediksi), ini menjadi sentimen Bearish bagi kripto; ekonomi yang “terlalu panas” akan memaksa The Fed menahan suku bunga tinggi lebih lama (Higher for Longer).

Sebaliknya, angka yang jauh di bawah ekspektasi akan dianggap positif karena sinyal pelemahan ekonomi meningkatkan urgensi pemangkasan suku bunga.

Kesimpulan Secara keseluruhan, anjloknya sektor perumahan secara drastis (-9.3%) menjadi bukti nyata pelemahan ekonomi, yang meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed harus segera memangkas suku bunga.

Jika data PCE (inflasi) dan Jobless Claims nanti malam mengonfirmasi tren pelemahan ini, harga aset kripto berpotensi lanjut menguat. Namun, jika GDP AS ternyata tumbuh terlalu kuat (sesuai prediksi 4.3%), sentimen positif bisa batal karena suku bunga berpotensi ditahan tinggi lebih lama.

Perkembangan Regulasi Kripto

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah mengambil alih tanggung jawab pengaturan dan pengawasan aset kripto di Indonesia sepenuhnya dari Bappebti.
  • Presiden Kazakhstan menandatangani UU baru yang memberi wewenang Bank Sentral untuk menentukan kripto yang boleh diperdagangkan di bursa teregulasi.
  • Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand berencana menerbitkan aturan baru untuk peluncuran Exchange-Traded Funds (ETF) kripto dan perdagangan kontrak berjangka (futures) kripto di Thailand Futures Exchange (TFEX).
  • Belanda menerapkan pajak atas keuntungan yang belum direalisasi untuk Bitcoin, saham, dan obligasi mulai 2028 untuk menutup defisit negara sebesar €2,3 miliar.
  • Kementerian Keuangan Vietnam resmi menerbitkan Keputusan 96/QD-BTC pada 20 Januari 2026, yang menetapkan lisensi bagi platform perdagangan aset kripto. 

Adopsi Kripto oleh Institusi

NYSE
NYSE
  • Bank Sentral India (RBI) mengajukan proposal untuk menghubungkan mata uang digital bank sentral (CBDC) mereka dalam KTT BRICS 2026 mendatang. 
  • Bursa Efek New York (NYSE) resmi mengadopsi platform sekuritas tokenisasi (saham ekuitas AS dan ETF) yang bisa diperdagangkan selama 24 jam sehari (24/7).
  • Pemerintah Bermuda menyatakan rencana adopsi di World Economic Forum (Davos) untuk ekonomi nasionalnya sepenuhnya berjalan secara on-chain.
  • Menteri Keuangan AS, Scott Bessent di Davos menegaskan bahwa AS menghentikan seluruh penjualan Bitcoin hasil sitaan kriminal dan akan dimasukan ke dalam Strategic Bitcoin Reserve (SBR).
  • Tether bermitra dengan Bitqik untuk memperluas adopsi stablecoin USDT di Laos melalui program edukasi blockchain nasional dan penyediaan infrastruktur transaksi lokal.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Di tengah kondisi pasar umum yang sedang turun, arus modal justru mengalir deras secara spesifik ke sektor hiburan digital dan teknologi privasi. Sektor Permainan Kartu (Trading Card Game) mencatat kenaikan rata-rata harga tertinggi, mengalahkan sektor lainnya. Selain itu, aset-aset yang berkaitan dengan peluncuran token baru di bursa juga mendapatkan permintaan beli yang tinggi dari para investor.

📈 Highlights:

  • Dominasi Game & Meme 🎮 Sektor Trading Card Game (TCG) (+129%) dan Chinese Meme (+108%) mencatatkan persentase kenaikan tertinggi minggu ini. Tren ini juga didukung oleh sektor Play To Earn yang naik +82.05%, menunjukkan saat ini fokus mencari keuntungan pada kategori permainan dan komunitas viral.
  • Kenaikan Sektor Peluncuran & Privasi 🔒 Sektor Binance Launchpad (+84.93%) dan Privacy Blockchain (+49.57%) menunjukkan kinerja yang sangat solid. Data ini menandakan bahwa selain sektor permainan, investor juga mengakumulasi proyek baru di bursa besar serta teknologi yang menawarkan keamanan data pribadi.
  • Top Gainers (Privasi & Gaming Memimpin) 🚀 Token DUSK menjadi aset dengan kinerja terbaik minggu ini, mencatat kenaikan harga sebesar +226%. Posisi ini diikuti oleh SKR (+187%) dan Axie Infinity (AXS) (+130%), yang mempertegas kesimpulan bahwa aset berbasis privasi dan game adalah penggerak utama pasar saat ini.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Pergerakan Harga Bitcoin - Daily Chart Bitcoin - Source by TradingView.
Pergerakan Harga Bitcoin – Daily Chart Bitcoin – Source by TradingView.

Pada minggu sebelumnya, Bitcoin diprediksi akan mengalami kenaikan lebih lanjut pasca breakout. Tetapi, hal tersebut salah. Lalu, bagaimana selanjutnya?

Saat ini, timeframe daily, harga menunjukkan adanya pelemahan yang sangat kuat dengan mengembalikan harga ke dalam zona range sebelumnya dan breakdown dari pola ascending triangle yang terbentuk. Hal ini dikhawatirkan membuat Bitcoin semakin terpuruk hingga fibonacci retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607) yang didukung indikator RSI < 50. Apabila BTC naik, juga dikhawatirkan ia hanya akan naik hanya untuk turun. Apabila mampu menembus resistance di level 0.236 (93,819), maka Bitcoin seharusnya bisa naik lebih tinggi lagi membentuk Higher High dengan Fibonacci Extensions di 1.216 100,842. 

Pada timeframe weekly, harga Bitcoin melemah dan dikhawatirkan menembus MA 50 nya yang selama ini menjadi support krusial bagi Bitcoin di mingguan. Apabila hal ini terjadi, maka Bitcoin bisa turun hingga fibonacci retracement terdekatnya di 0.786-0.886 84,332-82,607 seperti timeframe daily. Meski harga sangat melemah, tetap ada kemungkinan untuk membaik seiring perubahan kondisi makroekonomi, tetapi perlu diingat bahwa makroekonomi saat ini berjalan sesuai mood Trump wkwkwkwk. Jadi, tetap jaga kapital, jaga akal sehat, dan tetap bersosialisasi.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kelemahan yang sangat kuat.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan akan menembus MA 50.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Meski harga melemah, ada kemungkinan naik di  di level 0.236 (93,819) sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.

⚠️ Bearish Case:Bitcoin sangat melemah dan dikhawatirkan akan melanjutkan penurunannya hingga retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607).

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin ($BTC) terlihat mengalami tekanan jual yang signifikan dan kini bergerak di kisaran harga $89.000 hingga $90.000. Grafik memperlihatkan bahwa struktur likuiditas telah berubah pasca penurunan harga, menciptakan batasan-batasan baru yang menentukan pergerakan pasar selanjutnya.

  • Likuiditas Atas ($96.000): Garis berwarna kuning terang yang sangat tebal kini terlihat jelas di level $96.000. Ini menandakan adanya penumpukan posisi likuidasi yang besar di area tersebut. Level ini sekarang berfungsi sebagai resistensi (atap) yang kuat; kenaikan harga menuju angka ini akan menghadapi tekanan jual dari posisi Short yang terekspos.
  • Likuiditas Bawah ($87.000 – $88.000): Di sisi bawah, terlihat adanya konsentrasi likuiditas baru di rentang $87.000 hingga $88.000. Area ini bertindak sebagai support (lantai) terdekat. Banyak pesanan beli atau posisi Long yang berkumpul di sini, yang diharapkan mampu menahan harga agar tidak jatuh lebih dalam lagi.

🔍 Insight:

  • Rentang pergerakan Bitcoin telah bergeser ke bawah. Pasar kini menjadikan $87.000 sebagai pertahanan yang krusial, sementara $96.000 menjadi target pemulihan yang berat untuk ditembus.

BTC: Fish to Shark Net Position Change

Data Bitcoin saat ini memperlihatkan aktivitas pembelian yang sangat kuat dari investor menengah saat harga sedang mendatar. Grafik menunjukkan bahwa kelompok investor ini terus menambah jumlah simpanan mereka.

  • Pembelian Besar Investor Menengah 

Kelompok investor yang memiliki 10 hingga 1.000 Bitcoin melakukan pembelian terbesar sejak akhir tahun 2022. Data mencatat mereka telah menambah simpanan sebanyak 110.000 BTC dalam 30 hari terakhir, yang terlihat dari grafik garis biru yang melonjak naik.

  • Investor Kecil Ikut Membeli

Tren pembelian ini juga diikuti oleh investor kecil yang menyerap lebih dari 13.000 koin. Mereka tetap rajin membeli dan mengumpulkan Bitcoin meskipun harga pasar saat ini masih tertahan dan belum kembali ke harga tertingginya.

🔍 Insight: Posisi pasar Bitcoin semakin kuat karena stok BTC yang tersedia di pasar terus berkurang akibat diborong oleh investor yang berniat menyimpannya dalam jangka panjang.

BTC Whale to Exchange FLow

Data aliran dana investor besar (whales) ke bursa Binance menunjukkan penurunan aktivitas penjualan yang sangat signifikan. Grafik memperlihatkan bahwa volume Bitcoin yang dikirim ke bursa utama terus menyusut, menandakan berkurangnya niat jual dari para pemegang modal besar.

  • Penurunan Drastis Arus Masuk Grafik area berwarna ungu mencatat penurunan tajam pada rata-rata arus masuk dana paus ke bursa. Nilainya turun dari puncak $7,88 Miliar pada bulan November menjadi hanya $2,74 Miliar di pertengahan Januari. Ini menunjukkan tekanan jual telah berkurang hingga hampir sepertiganya.
  • Perubahan Strategi ke Akumulasi (Holding) Rendahnya batang oranye dan menurunnya kurva ungu mengindikasikan bahwa kepanikan jual yang terjadi sebelumnya telah berakhir. Investor besar kini mengubah strategi mereka menjadi menahan kepemilikan (holding) di dompet pribadi mereka selama fase konsolidasi harga saat ini.

🔍 Insight:

  • Potensi penurunan harga akibat aksi jual massal semakin kecil karena investor besar telah menghentikan pengiriman aset mereka ke bursa dalam jumlah besar.

BTC Price & OI Percent Change 24h / 7D

Bitcoin kembali mengalami tekanan jual yang kuat di pasar kontrak berjangka (futures). Grafik memperlihatkan dominasi penjual yang membuat harga tertekan turun secara signifikan.

  • Penjualan Agresif di Pasar Futures (-$319 Juta) Indikator volume jual beli (Net Taker Volume) mencatat angka negatif yang besar pada tanggal 20 Januari. Batang biru yang panjang ke bawah pada grafik mengonfirmasi bahwa kelompok penjual sangat agresif menekan harga hingga minus $319 juta, mengalahkan kekuatan pembeli.
  • Pola Distribusi Investor Besar Penurunan harga ini terjadi bersamaan dengan masuknya Bitcoin senilai lebih dari $400 juta ke bursa spot oleh investor besar (whales). Pola penjualan ini mengulang kejadian tanggal 15 Januari lalu yang menjatuhkan harga dari $96.000, menandakan bahwa investor besar sedang aktif menjual aset mereka.

🔍 Insight: Pasar saat ini dikuasai oleh penjual. Kombinasi tingginya volume jual di pasar futures dan pemindahan aset ke bursa spot menjadi sinyal kuat bahwa tekanan turun pada harga masih belum berakhir.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Genius Perp DEX, yang didukung oleh YZi Labs, resmi merilis whitepaper mengenai mekanisme airdrop dan sistem poin mereka, dengan target peluncuran token GENIUS pada akhir musim pertama di tanggal 12 April 2026.

MegaETH resmi memulai “Global Stress Test” untuk membuktikan ketangguhan jaringannya dengan memproses beban target antara 18.000 hingga 35.000 transaksi nyata per detik (TPS).

Token $TROVE mencatatkan kinerja buruk pasca-TGE (Token Generation Event), dengan harga yang anjlok lebih dari 90% dalam waktu singkat. Valuasi terdilusi penuh (FDV) yang dipatok sebesar $20 juta selama masa pre-sale runtuh seketika menjadi hanya $600.000, memusnahkan hampir seluruh nilai investasi para pembeli awal.

Pump.fun, mendirikan divisi investasi bernama “Pump Fund” yang mengalokasikan dana $3 juta untuk mendanai 12 proyek rintisan tahap awal. Proyek-proyek ini akan dipilih melalui “Build in Public Hackathon“, di mana setiap pemenang akan menerima investasi sebesar $250.000 dengan valuasi $10 juta.

Token ekosistem Solana Mobile, SKR, kini telah tersedia untuk diklaim oleh lebih dari 100.000 pengguna perangkat Seeker serta pengembang aplikasi Season 1. Proses klaim dilakukan langsung melalui Seed Vault Wallet di perangkat dengan biaya gas sekitar 0,01 SOL, dan memiliki batas waktu 90 hari hingga 20 April sebelum alokasi yang tidak diklaim hangus.

Analisis On Chain Altcoin

Data On-Chain menunjukkan aktivitas jaringan Ethereum naik ke level tertinggi sepanjang masa dengan mencatatkan sekitar 2,8 juta transaksi harian, angka yang 64% lebih tinggi dibandingkan puncak bull market tahun 2021. Lonjakan aktivitas ini didorong adopsi nyata yang masif di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan transaksi stablecoin.

Data On Chain token PUMP menunjukkan penurunan drastis pembuatan dompet baru sebesar 74% (dari 8.570 menjadi 2.201) hanya dalam waktu 48 jam. Meskipun momentum pasar melemah, smart money mencoba menahan kejatuhan harga dengan melakukan akumulasi agresif sebanyak 48 juta token dalam sepekan terakhir, menambah total kepemilikan mereka sebesar 5,8%.

On-chain Glassnode menunjukkan bahwa XRP sedang mengulangi struktur pasar yang terbentuk pada awal 2022, di mana investor jangka pendek mengakumulasi aset sedangkan pemegang jangka menengah (6-12 bulan) yang sedang merugi. Hal ini menunjukkan bahwa investor baru sedang menyerap likuiditas dari pemegang lama yang menyerah.

Sektor pasar prediksi (prediction markets) mencatatkan rekor biaya mingguan tertinggi sepanjang sejarah sebesar lebih dari $2,7 juta. Platform Opinion memimpin perolehan biaya dengan kontribusi $1,5 juta (54% total), Polymarket mencatat lonjakan aktivitas berkat popularitas pasar taruhan interval 15 menit. Platform Kalshi masih memegang volume terbesar (52,6%) dengan rata-rata volume mingguan mencapai $307,6 juta.

Cardano (ADA) memperlihatkan sinyal bullish. Hal ini diperkuat oleh data on-chain di mana “pausmengakumulasi 100 juta ADA dan aktivitas jual pemegang jangka panjang (6-12 bulan) anjlok 99%, menciptakan support harga yang kuat.

Token Unlock

Memasuki minggu terakhir Januari 2026 (26-30 Januari), pasar kripto akan kedatangan suplai token baru dari berbagai proyek. Fokus investor minggu ini harus tertuju pada aset-aset dengan kapitalisasi pasar kecil namun merilis jumlah token yang sangat besar, yang berpotensi menyebabkan guncangan harga signifikan akibat ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Peringatan risiko tertinggi minggu ini tertuju pada Treehouse (TREE). Proyek ini dijadwalkan melepas token setara 58.1% dari total kapitalisasi pasarnya pada tanggal 29 Januari. Inflasi suplai sebesar ini sangat ekstrem dan berisiko tinggi menurunkan harga secara drastis. Selain itu, Sign (SIGN) juga masuk kategori waspada dengan rencana rilis sebesar 11.5% pada tanggal 28 Januari.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Pada kategori risiko sedang, terdapat Resolv (RESOLV) yang akan menambah suplai beredar sebesar 9.14%. Tekanan jual juga mungkin terjadi pada WalletConnect (WCT) dengan persentase 8.36%, serta Sahara AI (SAHARA) yang membuka 5.02% tokennya. Volatilitas pada aset-aset ini diprediksi akan meningkat di hari pelepasan token.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas proyek populer minggu ini berada di zona aman dengan inflasi suplai yang rendah. Token infrastruktur gaming Ronin (RON) hanya melepas 4.16%, diikuti oleh Grass (GRASS) sebesar 2.61%, dan Portal (PORTAL) sebesar 2.39%. Proyek lain seperti Yield Guild Games (YGG) dan BIO Protocol (BIO) bahkan mencatat rilis di bawah 2%, yang biasanya tidak berdampak besar pada tren harga jangka panjang.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Hindari Spekulasi di Treehouse (TREE): Sangat disarankan untuk menghindari pembelian token TREE menjelang tanggal 29 Januari. Dengan penambahan suplai beredar lebih dari 50%, risiko harga turun sangat besar kecuali ada permintaan beli yang luar biasa kuat. Sebaiknya tunggu hingga pasar stabil pasca-unlock.
  • Waspada pada Kapitalisasi Kecil (SIGN & RESOLV): Token Sign dan Resolv memiliki likuiditas yang relatif kecil (Market Cap di bawah $70 Juta). Rilis token di kisaran 9-11% pada aset sekecil ini bisa memicu pergerakan harga yang volatil. Disarankan tidak menahan posisi terbuka saat jadwal rilis berlangsung.
  • Peluang Akumulasi (RON & GRASS): Bagi investor fundamental, penurunan harga sesaat pada proyek mapan seperti Ronin (RON) atau Grass (GRASS) saat jadwal unlock bisa dianggap sebagai koreksi wajar. Karena persentase rilisnya kecil (<5%), harga cenderung lebih cepat pulih kembali mengikuti tren pasar utama.

Proyeksi & Analisis

Market Cap & Volume mengalami koreksi tajam hingga turun ke level $3.04 Triliun (-6.76%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang melemah ke posisi $180.22 (-7.26%). Penurunan valuasi ini berdampak langsung pada psikologis pasar; Indeks Fear & Greed merosot kembali ke angka 34 dan masuk ke status ‘Fear’ (Ketakutan). Sementara itu, CMC Altcoin Season Index tercatat di skor 31/100. Angka ini mengonfirmasi bahwa fase ‘Bitcoin Season’ masih mendominasi pasar secara mutlak, menandakan bahwa arus modal investor cenderung bertahan di Bitcoin atau keluar pasar, dan belum ada rotasi dana yang signifikan ke aset altcoin.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

  • Bullish case: Meski harga melemah, ada kemungkinan naik di  di level 0.236 (93,819) sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.
  • Bearish case: Bitcoin sangat melemah dan dikhawatirkan akan melanjutkan penurunannya hingga retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607).

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona likuidasi & teknikal: Zona $96.000 ➜ Menjadi resistance terkuat saat ini.
  • Zona $87.000 – $88.000 ➜ Menjadi area support yang krusial.

Narrative utama:

  • Sektor Trading Card Game (+129%) dan Chinese Meme (+108%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada aset permainan digital dan spekulasi meme berbasis komunitas. 
  • Token DUSK memimpin dengan kenaikan harga (+226%). Disusul oleh SKR (+187%) dan AXS (+130%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • BTC Fish to Shark Net Position → Investor menengah melakukan akumulasi agresif
  • Binance Whale Inflow → Arus masuk ke bursa turun drastis menjadi $2,74 Miliar.
  • BTC Price & OI Percent Change → Penjual mendominasi, memicu tekanan turun pada harga.

Fokus pada sektor Trading Card Game dan Chinese Meme yang terbukti memiliki arus modal paling kuat saat ini. Jauhi keinginan untuk membeli aset yang menghadapi rilis token ekstrem seperti Treehouse (TREE) (~58.1%) karena risiko jatuhnya harga sangat besar. Sebaliknya, trader bisa mencari peluang jangka pendek dari fluktuasi harga pada token dengan unlock menengah seperti Sign (SIGN) (~11.5%) atau Resolv (RESOLV) (~9.14%). Mengingat psikologi pasar sedang buruk di level ‘Fear’ (34) dan dominasi Bitcoin Season (31) masih kuat, prioritas utama adalah melindungi modal. Kurangi frekuensi transaksi dan hindari menahan aset spekulatif terlalu lama.

Edukasi Kripto

Mengapa Nilai Mata Uang Suatu Negara Melemah Terhadap Negara Lain?

Ilustrasi market dolar AS. Foto: Reuters.
Ilustrasi market dolar AS. Foto: Reuters.

Nilai tukar mata uang ditentukan oleh prinsip dasar ekonomi: Penawaran (Supply) dan Permintaan (Demand). Jika permintaan terhadap mata uang suatu negara turun sementara penawarannya melimpah, maka nilainya akan melemah. Berikut adalah tiga faktor utama penyebabnya:

1. Perbedaan Suku Bunga (Interest Rates) Ini adalah faktor yang paling berpengaruh. Investor global selalu mencari keuntungan tertinggi.

  • Jika bank sentral suatu negara menurunkan suku bunga, keuntungan menyimpan uang di negara tersebut menjadi kecil.
  • Investor akan menarik modalnya dan memindahkannya ke negara lain yang memiliki suku bunga lebih tinggi. Penjualan mata uang lokal secara massal ini membuat nilainya jatuh.

2. Tingkat Inflasi yang Tinggi Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum.

  • Jika inflasi di Negara A lebih tinggi daripada Negara B, daya beli mata uang Negara A menjadi lebih lemah.
  • Barang di Negara A menjadi lebih mahal bagi pembeli asing, sehingga permintaan terhadap produk (dan mata uang) negara tersebut menurun.

3. Defisit Neraca Perdagangan (Impor Lebih Besar dari Ekspor) Ini berkaitan dengan arus keluar-masuk uang riil.

  • Jika sebuah negara lebih banyak mengimpor barang dari luar negeri (Impor > Ekspor), mereka harus menukarkan mata uang lokalnya ke mata uang asing (biasanya Dolar AS) untuk membayar barang tersebut.
  • Aktivitas ini meningkatkan penawaran mata uang lokal di pasar global, yang secara otomatis menekan nilainya menjadi lebih rendah.

💡 Kesimpulan: Mata uang akan melemah jika investor dan pelaku pasar kehilangan minat untuk memegang uang tersebut, baik karena imbal hasil (bunga) yang rendah, daya beli yang tergerus inflasi, atau tingginya kebutuhan untuk membayar produk impor.

Pengumuman

Promo Menarik Tokocrypto: Hadiah Ratusan Juta & Cashback 100%

Tokocrypto kembali menghadirkan berbagai promo menarik yang sayang untuk dilewatkan, mulai dari reward trading token AT, program referral dengan total hadiah puluhan juta rupiah, hingga cashback 100% untuk deposit via BCA Virtual Account. Berikut rangkumannya:

1. Deposit & Trade AT: Total Hadiah hingga Rp100 Juta

Khusus untuk pengguna baru, Tokocrypto menggelar campaign Deposit & Trade AT dengan total hadiah mencapai 40.000 AT atau setara lebih dari Rp100 juta. Promo ini berlangsung pada 22–28 Januari 2026.
Peserta cukup melakukan deposit 30 AT atau IDR100.000 lalu trading ke AT. Hadiah akan dibagikan dalam bentuk token AT setelah event berakhir, dengan estimasi 2.000 pengguna beruntung masing-masing mendapatkan 20 AT.

2. UTDC (Undang Teman Dapat Cuan): Total Hadiah Rp50 Juta

Program referral UTDC kembali hadir dengan kuota lebih besar dan periode panjang, mulai 21 Januari 2025 hingga 14 Februari 2026.
Referrer bisa mendapatkan:

  • Rp5.000 untuk setiap referral registrasi
  • Rp10.000 jika referral menyelesaikan KYC
  • Rp50.000 ekstra jika referral melakukan first deposit & trade minimal Rp50.000
    Selain itu, 200 referral terpilih berkesempatan mendapat cashback 100% hingga Rp50.000. Program ini dapat diikuti melalui Reward Hub di aplikasi Tokocrypto.

3. Cashback 100% Deposit via BCA Virtual Account

Tokocrypto juga menawarkan promo cashback 100% hingga Rp50.000 untuk deposit menggunakan BCA Virtual Account. Promo ini terbagi dalam 3 periode dari Januari hingga April 2026.
Syaratnya, peserta harus deposit minimal Rp50.000 via BCA VA dan melakukan trading minimal Rp50.000 pada token apa pun. Cashback berlaku 1 kali per peserta per periode, dengan 500 pemenang dipilih secara acak.

Baca juga: Outlook Kripto 2026: Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Ketua The Fed Jerome Powell diinvestigasi sebagai kriminal oleh Kejaksaan Agung AS (DOJ) terkait renovasi kantor The Fed senilai $2,5 miliar. 
    • Harga emas naik hingga $4.600 dan perak mencapai $90 karena meningkatnya permintaan aset safe-haven di tengah kekhawatiran ekonomi makro.
    • Nilai mata uang Iran terjun bebas ke level terendah dalam sejarah hingga 0. 
  2. Makroekonomi Nasional
    • Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan signifikan, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah (All-Time Low) dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
    • Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan sebanyak 88.519 pekerja kehilangan mata pencaharian akibat PHK sepanjang tahun 2025.
    • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Gatot Subroto, Jakarta.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume naik signifikan ke angka $3.27 Triliun (+5.12%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index yang naik ke $194.72 (+5.32%). Kenaikan harga ini memulihkan mental investor secara nyata; Fear & Greed Index naik ke angka 54 dan berhasil keluar dari zona ketakutan menuju status ‘Neutral’.
    • Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index tertahan di angka 28/100. Kondisi ini mempertegas bahwa ‘Bitcoin Season’ masih mendominasi, meskipun sentimen membaik, arus uang utama belum berotasi secara agresif ke pasar altcoin.
    • Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mendominasi narasi meme viral serta ekosistem peluncuran token. Token ARRR naik drastis sebesar (+192%), diikuti oleh 币安人生 (+71.85%) dan VVV (+52.13%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
    • Plume Network → Risiko distribusi suplai ekstrem (~44.2%%)
    • BTC: Liquidity Inventory → Akumulasi melonjak dengan pembelian hampir 136.000.

📌 Kesimpulan: Pantau sektor Chinese Meme dan Four.Meme Ecosystem yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti Plume Network (PLUME) (~44.2%) dan Yooldo (ESPORTS) (~27.6%) pekan depan.

Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti LayerZero (ZRO) (~10.3%) atau Scroll (SCR) (~5.75%) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (54) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (28), langkah paling bijak saat ini adalah disiplin menjaga modal.

Fokuslah hanya pada aset-aset besar yang terbukti kuat dan hindari terlalu agresif pada aset spekulatif yang berisiko tinggi.

Makroekonomi Global

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
  • Ketua The Fed Jerome Powell diinvestigasi sebagai kriminal oleh Kejaksaan Agung AS (DOJ) terkait renovasi kantor The Fed senilai $2,5 miliar. 
  • Harga emas naik hingga $4.600 dan perak mencapai $90 karena meningkatnya permintaan aset safe-haven di tengah kekhawatiran ekonomi makro.
  • Presiden Trump mengumumkan penerapan tarif 25% “efektif segera” bagi negara mana pun yang melakukan bisnis dengan Iran.
  • Perdagangan China mengakhiri tahun 2025 dengan surplus rekor sebesar $1,2 triliun meskipun ada guncangan akibat tarif Trump.
  • Nilai mata uang Iran terjun bebas ke level terendah dalam sejarah hingga 0.

Makroekonomi Nasional

Ilustrasi aset kripto dan uang rupiah. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi aset kripto dan uang rupiah. Foto: Shutterstock.
  • Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan signifikan, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah (All-Time Low) dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
  • Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan sebanyak 88.519 pekerja kehilangan mata pencaharian akibat PHK sepanjang tahun 2025.
  • Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Direksi Bill & Melinda Gates Foundation. 
  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Gatot Subroto, Jakarta. Operasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap pemeriksaan pajak yang melibatkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu senilai Rp 4 miliar.
  • HSBC Research memproyeksikan Bank Indonesia (BI) akan memangkas suku bunga acuan (BI-Rate) sebanyak tiga kali secara bertahap pada Kuartal I, II, dan III tahun 2026.

Kalender Makroekonomi

Jan 13, 2026 U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY
Actual: 2.7%
Forecast: 2.7% 
Previous: 2.7%
→ Tingkat inflasi tahunan AS dilaporkan stabil di level 2.7%, tepat sesuai dengan ekspektasi pasar dan tidak berubah dari bulan sebelumnya.

Bagi pasar kripto, data yang “sesuai prediksi” ini merupakan sentimen positif (bullish) karena memberikan kepastian pasar; stabilitas inflasi menghilangkan tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga, sehingga menjaga selera risiko investor terhadap aset seperti Bitcoin tetap terjaga di tengah ketegangan geopolitik.

Jan 14, 2026 U.S. Producer Price Index (PPI) YoY U.S. Producer Price Index (PPI) YoY
Actual: 3.0% 
Forecast: 2.7%
Previous: 2.8%→ Inflasi di tingkat produsen AS melonjak ke level 3.0%, jauh melampaui ekspektasi pasar 2.7% dan meningkat dari bulan sebelumnya.

Bagi pasar kripto, data yang “tinggi” ini cenderung menjadi sentimen negatif (bearish) jangka pendek, karena kenaikan biaya produksi ini dapat memicu inflasi konsumen di masa depan, memperkuat Dolar AS (DXY), dan membuat The Fed ragu untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Jan 15, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
Actual: – (Menunggu Rilis)
Forecast: 215K 
Previous: 208K
→Pasar memproyeksikan sedikit kenaikan jumlah klaim pengangguran menjadi 215K dari 208K sebelumnya.

Bagi pasar kripto, ini adalah momen krusial setelah data PPI yang tinggi; investor berharap data aktual nanti lebih tinggi dari ekspektasi (ekonomi melemah), yang akan berfungsi sebagai penyeimbang (“bad news is good news”) agar The Fed tidak memiliki alasan ganda untuk menaikkan suku bunga.

Sebaliknya, jika klaim turun drastis, risiko koreksi pasar akan meningkat.

Kesimpulan Secara keseluruhan, stabilnya CPI AS sesuai ekspektasi memberi sentimen positif bagi pasar kripto, tetapi lonjakan PPI meningkatkan risiko tekanan inflasi ke depan sehingga data Jobless Claims menjadi penentu arah pasar jangka pendek antara peluang reli lanjutan atau potensi koreksi.

Perkembangan Regulasi Kripto

rusia cadangan bitcoin strategis
  • Rusia meresmikan rancangan undang-undang (RUU) yang melegalkan perdagangan mata uang kripto.
  • Komisi Jasa Keuangan (FSC) Korea Selatan menerbitkan aturan yang mengizinkan perusahaan dan investor berinvestasi hingga 5% pada 20 aset kripto teratas.
  • Otoritas Jasa Keuangan Dubai (DFSA) resmi memberlakukan larangan total terhadap penggunaan token privasi (seperti Monero dan Zcash) serta alat pengaburan transaksi (mixers).
  • Pemerintah Nigeria memberlakukan Nigerian Tax Administration Act (NTAA) 2025 yang mewajibkan penyedia layanan kripto untuk terhubung ke kartu identitas.
  • Senat AS resmi menjadwalkan ulang sidang RUU struktur pasar kripto menjadi 27 Januari 2026, dengan RUU yang akan dipublikasikan pada 21 Januari. 

Adopsi Kripto oleh Institusi

prediksi bitcoin Standard Chartered
  • Bank of New York Mellon (BNY) resmi meluncurkan layanan deposito yang ditokenisasi untuk klien institusional yang memungkinkan transfer dana 24/7.
  • Visa menjalin kemitraan dengan penyedia infrastruktur stablecoin BVNK untuk memperluas platform Visa Direct (yang memproses $1,7 triliun per tahun). 
  • DZ Bank di meluncurkan platform ‘meinKrypto’ yang diintegrasikan VR Banking untuk jual beli kripto secara aman melalui rekening bank utama mereka.
  • Standard Chartered, bank multinasional dengan aset $849 miliar, berencana untuk meluncurkan platform broker khusus kripto di bawah naungan SC Ventures. 
  • Pemerintah Pakistan, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan proyek World Liberty Financial (WLFI) terkait penggunaan stablecoin USD1 untuk pembayaran lintas batas (cross-border) dan infrastruktur keuangan negara tersebut.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Pasar kripto minggu ini menunjukkan pergeseran arus uang yang sangat agresif ke aset-aset berisiko tinggi. Investor terlihat memburu token kategori Meme (aset berbasis komunitas) dan ekosistem peluncuran token baru.

Sektor “Chinese Meme” mencatat kenaikan rata-rata harga yang sangat ekstrem hingga lebih dari 1.000%. Namun, di sisi lain, aset yang berfungsi menjaga kerahasiaan transaksi (Privacy Coins) juga mulai banyak dibeli kembali oleh pasar.

📈 Highlights:

  • Dominasi Meme & Spekulasi Tinggi 💥 Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mencatatkan kenaikan harga tertinggi minggu ini. Menunjukkan bahwa para pedagang (trader) saat ini sedang fokus mengejar keuntungan cepat pada token-token viral yang baru muncul.
  • Kenaikan Sektor Privasi 🕵️‍♂️ Di bawah sektor meme, sektor Privacy Coins (+53,54%) dan Gambling (+47,12%) menunjukkan kinerja yang positif. Kenaikan pada sektor privasi ini menandakan bahwa selain berspekulasi, sebagian investor juga mulai mengakumulasi aset yang menawarkan fitur keamanan dan anonimitas transaksi.
  • Top Gainers (Aset Privasi Memimpin) 🚀 Token Pirate Chain (ARRR) menjadi aset dengan kinerja terbaik minggu ini, naik sebesar +192%. Kenaikan ini diikuti oleh token lain seperti VVV (+52,13%) dan Decred (DCR) (+36,44%), yang mempertegas bahwa aset fundamental berbasis privasi kembali mendapatkan momentum kenaikan.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Source: Tradingview (15 Jan 2026)

Pada minggu sebelumnya, tim memproyeksikan bahwa harga perlu adanya konfirmasi lebih lanjut dari penurunan sebelumnya dan hal tersebut terjadi. Lalu, kemana selanjutnya?

Saat ini, timeframe daily, menunjukkan harga yang mengalami breakout di angka fibonacci 1.618 yang ditarik dari penurunan sebelumnya pasca pemberitaan CPI yang stagnan di 2.7%. Meski demikian, trader patut mewaspadi sebab harga berada di resistance indikator Ichimoku Cloud yang dikhawatirkan adanya retracement, hal ini juga didukung oleh RSI yang berada di zona 80. Apabila ada pelemahan maka BTC dikhawatirkan bisa retracement ke Fibonacci 0.886 94,227 yang merupakan Resistance Become Support sebelumnya. Tetapi, apabila terus melanjutkan kenaikan, maka diprediksi bisa naik hingga Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.

Pada timeframe weekly, harga Bitcoin berhasil rebound kuat dari MA 99 (garis ungu) dan berhasil breakout dari fase minggu ke 8. Seperti pada analisa timeframe daily yang didukung dengan indikator RSI goldencross, maka Bitcoin bisa naik hingga Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798 sesuai dengan MA 25 (garis kuning) dan MA 50 (garis biru) yang merupakan resistance terkuatnya. Meski harga menunjukkan kenaikan yang sangat kuat, selalu ingat untuk disiplin menjaga modal agar tidak bangkrut seperti salah satu member di komunitas yang viral saat ini.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan rebound dari MA 99 dan MA 7

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Saat ini harga sudah menunjukkan breakout meski terjebak di Cloud, retracement yang ada diprediksi untuk naik lebih lanjut lagi ke Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.

⚠️ Bearish Case:Meski sudah breakout, alangkah baiknya untuk menjaga kapital seiring adanya proyeksi retracement BTC ke Fibonacci 0.886 94,227.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin ($BTC) saat ini sedang berada dalam fase koreksi hingga area harga sekitar $96.000. Grafik menunjukkan bahwa pergerakan harga sedang diapit oleh dua area likuiditas yang sangat tebal, menandakan bahwa pasar sedang menunggu volume transaksi yang cukup besar untuk menembus salah satu batas tersebut.

  • Likuiditas Atas ($99.000 – $100.000): Pada bagian atas grafik, terlihat garis berwarna kuning terang di rentang harga $99.000 hingga $100.000. Warna terang ini mengindikasikan adanya konsentrasi posisi Short (jual) dengan leverage tinggi yang menumpuk di area ini. Kenaikan harga ke level ini akan memicu likuidasi massal pada posisi tersebut.
  • Likuiditas Bawah ($93.000 – $94.000): Di bagian bawah, terdapat zona support yang kuat di rentang $93.000 hingga $94.000, serta garis likuiditas utama yang sangat tebal di level $90.000. Area ini berfungsi sebagai level support teknikal, di mana posisi Long (beli) banyak terkonsentrasi dan menahan harga agar tidak turun lebih jauh.

🔍 Insight:

  • Pasar saat ini bergerak terbatas di dalam rentang $93.000 sebagai batas bawah dan $99.000 sebagai batas atas, menunggu momentum untuk menentukan arah tren selanjutnya.

BTC: Realized Price  STH vs LTH

Bitcoin saat ini menghadapi tantangan besar dari sisi pergerakan harga modal investor. Grafik menunjukkan posisi investor besar (whales) baru sedang berada dalam posisi rugi.

  • Harga Modal Investor Baru di $99.000 

Garis ungu pada grafik menunjukkan bahwa rata-rata harga beli investor besar yang baru masuk ke pasar berada di angka $99.000. Karena harga pasar saat ini berada di bawah garis tersebut, artinya kelompok investor bermodal besar ini sedang mengalami kerugian yang belum direalisasikan (unrealized loss).

  • Potensi Tekanan Jual di Break Even

Level $99.000 kini menjadi resistensi atau batas atas yang sangat kuat. Jika harga Bitcoin naik kembali ke level ini, kemungkinan besar para investor tersebut akan menjual asetnya secara massal untuk sekadar “balik modal” (break even).

🔍 Insight: Jalan menuju harga $100.000 terhalang oleh level $99.000, karena di titik itulah investor besar yang “tersangkut” menunggu kesempatan untuk keluar pasar tanpa rugi.

Bitcoin: Liquidity Inventory

Bitcoin saat ini menunjukkan perpindahan kepemilikan aset yang sangat agresif. Grafik memperlihatkan bahwa meskipun ada tekanan jual dari investor lama, harga tetap bertahan kuat karena besarnya gelombang pembelian baru yang masuk menyerap pasokan tersebut.

  • Lonjakan Pembelian Area berwarna merah muda pada grafik menunjukkank kelompok yang menyerap pasokan pasar secara masif dengan memborong hampir 136.000 BTC hanya dalam 11 hari pertama bulan Januari, rekor tertinggi dalam periode ini.
  • Penjualan Investor Lama Terserap Pasar Investor Bitcoin lama (dompet tidak aktif >7 tahun) menjual aset senilai $286 juta, angka tertinggi sejak November 2025. Namun, grafik harga (garis hitam) tetap bergerak mendatar dan tidak jatuh. Hal ini membuktikan bahwa seluruh penjualan tersebut langsung dibeli habis oleh pasar, sehingga tidak menyebabkan penurunan harga.

🔍 Insight:Target harga $100.000 tetap realistis karena data membuktikan bahwa aset yang dijual oleh investor lama sedan

Bitcoin Total Exchange Netflow ETF

Data aliran dana Bitcoin di bursa memperlihatkan sinyal positif seiring harga yang kembali pulih ke level $93.000. Grafik menunjukkan investor mulai menarik asetnya dari pasar untuk disimpan.

  • Arus Keluar dari Bursa (Outflow) Grafik memperlihatkan batang merah di ujung kanan dengan nilai -476,1 BTC, yang berarti jumlah Bitcoin yang keluar dari bursa lebih banyak daripada yang masuk. Ini menandakan tekanan jual sudah berkurang drastis karena investor memilih memindahkan aset ke dompet pribadi alih-alih menjualnya.
  • Support Kuat di $86.000 Harga berhasil memantul naik setelah bertahan di level $86.000, area di mana rata-rata investor ETF membeli aset mereka. Setelah aksi jual massal ETF senilai $6 miliar mereda dan data inflasi stabil, pasar kini kembali dalam mode akumulasi dan meninggalkan kecemasan akan kenaikan suku bunga.

🔍 Insight: Tren kenaikan harga didukung oleh data on-chain yang menunjukkan berkurangnya stok Bitcoin di bursa, menandakan bahwa fase koreksi (penurunan harga) kemungkinan besar sudah berakhir.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Jaringan Solana merilis pembaruan mendesak v3.0.14 untuk validator guna mengamankan celah keamanan kritis dan menjaga stabilitas ekosistem senilai $76,8 miliar.

Mantan Wali Kota New York, Eric Adams, meluncurkan memecoin “NYC Token” dengan narasi untuk memerangi antisemitisme dan sentimen anti-Amerika. Namun, proyek ini berubah menjadi bencana instan ketika harga token anjlok 80% hanya beberapa menit setelah mencapai kapitalisasi pasar $580 juta.

Protokol ETHGas resmi meluncurkan token $GWEI. Dengan tujuan merestrukturisasi blok (blockspace) Ethereum yang fluktuatif menjadi pasar berjangka yang dapat diprediksi dan diperdagangkan. Token ini akan melakukan distribusi airdrop komunitas pada 19 Januari mendatang.

Bursa terdesentralisasi Lighter resmi merilis aplikasi seluler untuk pengguna iOS dan Android, menghadirkan akses penuh ke perdagangan spot, perpetuals, aset dunia nyata (RWA), dan pasar pra-rilis (pre-markets) langsung dari handphone.

Hard fork “Fermi” resmi aktif di jaringan BNB Smart Chain. Pembaruan ini meningkatkan kecepatan jaringan dengan memangkas waktu blok hingga 40% menjadi sekitar 0,45 detik dan mempercepat transaksi menjadi sekitar satu detik. Upgrade ini dirancang untuk menurunkan risiko slippage serta meningkatkan responsivitas jaringan menghadapi lonjakan aktivitas on-chain.

Analisis On Chain Altcoin

Data On-Chain menunjukkan antrean staking Ethereum melonjak drastis akibat masuknya modal institusional masif dari BitMine dan produk ETF baru yang rela menunggu hingga sebulan demi mendapatkan eksposur jaringan, meskipun imbal hasil tahunan (APR) telah menyusut mendekati rekor terendah di kisaran 2,85%.

Token Story (IP) mencatat rebound harga 100% (naik dari $1,50 ke atas $3,00), didorong dominan oleh volume perdagangan spekulatif dari Korea Selatan. Namun, reli ini bertentangan dengan data on-chain menunjukkan aktivitas pengguna justru anjlok 95% (kurang dari 500 akun aktif harian), mengindikasikan kenaikan harga yang murni didorong oleh sentimen pasar regional tanpa adanya adopsi nyata.

Meskipun Ethereum berada di atas level psikologis $3.000. Namun, sinyal bearish mulai muncul dari data on-chain menunjukkan, di mana terjadi aliran masuk bersih (net inflow) ke bursa untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir. Mengindikasikan bahwa investor mulai memindahkan aset mereka dari dompet dingin ke bursa, sebuah persiapan teknis untuk melakukan penjualan.

XRP berusaha menstabilkan harga di atas level psikologis $2 setelah tekanan jual mereda. Data on-chain Volume Z-Score 30 hari berada di angka 0,44 (zona netral-positif), yang mengindikasikan bahwa aktivitas perdagangan saat ini sangat seimbang—tidak ada kepanikan keluar (panic selling) maupun euforia spekulatif (FOMO).

Meskipun harga Cardano (ADA) masih kesulitan menembus $0,40. Data on-chain mengungkapkan aktivitas pembelian masif oleh “paus”. Dompet besar (pemegang 1 juta – 100 juta ADA) tercatat mengakumulasi sekitar 100 juta ADA sejak 11 Januari. Hal ini mengonfirmasi bahwa smart money sedang menyerap pasokan dari tangan ritel yang lemah.

Token Unlock

Token Unlock Minggu ketiga Januari 2026 (19-23 Januari) menuntut kewaspadaan ekstra dari investor. Berbeda dengan minggu tenang biasanya, kali ini terdapat beberapa proyek yang akan melepas token dalam persentase yang sangat besar terhadap total kapitalisasi pasarnya. Peningkatan jumlah token yang beredar secara tiba-tiba ini berpotensi menurunkan harga jika tidak diimbangi dengan permintaan pembeli yang kuat.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini perhatian tertuju pada Plume Network (PLUME) yang akan melepas token dalam jumlah sangat masif, mencapai 44.2% dari kapitalisasi pasarnya. Risiko tinggi juga terjadi pada Yooldo (ESPORTS) dengan persentase unlock sebesar 27.6%, serta LayerZero (ZRO) yang akan menambah suplai sebesar 10.3%. Ketiga aset ini memiliki risiko penurunan harga yang paling tinggi karena besarnya suplai baru yang masuk ke pasar.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko sedang, terdapat AriaAI (ARIA) yang melepas 8.53% suplainya, diikuti oleh Akedo Games (AKE) sebesar 8.20%, Hyperlane (HYPER) sebesar 7.42%, dan Scroll (SCR) sebesar 5.75%. Meskipun tidak sebesar kategori pertama, penambahan token ini tetap dapat memicu fluktuasi harga jangka pendek, terutama jika volume perdagangan harian token tersebut sedang rendah.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Sebagian besar proyek minggu ini berada di zona yang relatif aman. Token infrastruktur besar seperti zkSync (ZK) hanya melepas 2.02%, Merlin Chain (MERL) sebesar 3.32%, dan SPACE ID (ID) sebesar 2.94%. Proyek lainnya seperti Polyhedra (ZKJ), Kaito (KAITO), dan Meteora (MET) juga mencatatkan angka rilis di bawah 4%. Persentase kecil seperti ini biasanya dianggap sebagai inflasi rutin yang jarang merusak tren harga secara signifikan.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Hindari Pembelian Terburu-buru (PLUME & ESPORTS): Sangat disarankan untuk menunda pembelian token PLUME dan Yooldo (ESPORTS) hingga jadwal unlock selesai. Dengan tambahan suplai hampir 30% hingga 45%, tekanan jual dari investor awal atau tim proyek yang ingin mencairkan keuntungan akan sangat besar. Biarkan pasar menyerap suplai tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk masuk.
  • Waspada Volatilitas LayerZero (ZRO): Meskipun ZRO adalah proyek besar, rilis token sebesar 10.3% bernilai sekitar $39 Juta adalah jumlah yang signifikan. Trader jangka pendek sebaiknya berhati-hati terhadap potensi penurunan harga sementara di tanggal 20 Januari.
  • Manfaatkan Koreksi pada Token Besar (ZK, MERL, SCR): Bagi investor jangka panjang, penurunan harga sesaat pada token seperti zkSync atau Scroll saat jadwal rilis bisa menjadi peluang beli yang baik. Karena persentase rilisnya kecil, penurunan harga biasanya cepat pulih jika fundamental proyeknya kuat.

Proyeksi & Analisis

Market Cap & Volume meningkat hingga mencapai angka $3.27 Triliun, mencatatkan pertumbuhan sebesar +5.12% dalam satu minggu terakhir. CoinMarketCap 100 Index juga naik ke posisi $194.72 (+5.32%), menunjukkan bahwa aset kripto mengalami kenaikan. Indeks Fear & Greed berada di angka 54 (Neutral), menandakan bahwa kondisi pasar investor mulai pulih. CMC Altcoin Season Index berada di skor 28/100. Meskipun demikian, pasar masih didominasi oleh Bitcoin (Bitcoin Season), yang berarti aliran uang investor saat ini masih lebih fokus pada Bitcoin dibandingkan aset kripto lainnya (altcoin).

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.

  • Bullish case: Saat ini harga sudah menunjukkan breakout meski terjebak di Cloud, retracement yang ada diprediksi untuk naik lebih lanjut lagi ke Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
  • Bearish case: Meski sudah breakout, alangkah baiknya untuk menjaga kapital seiring adanya proyeksi retracement BTC ke Fibonacci 0.886 94,227. 

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $99.000 – $100.000 ➜ Menjadi resistance terkuat.
  • Zona $93.000 – $94.000 ➜ Menjadi area support yang krusial 

Narrative utama:

  • Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mendominasi, menandakan fokus pasar sangat agresif pada spekulasi aset meme.
  • Token ARRR memimpin dengan kenaikan harga (+192%). Disusul oleh 币安人生 (+71.85%) dan VVV (+52.13%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • BTC Realized Price New Whales → Level $99.000 menjadi level investor besar balik modal.
  • BTC: Liquidity Inventory → Akumulasi melonjak dengan pembelian hampir 136.000.
  • Exchange Netflow → Arus keluar dana (outflow) mendominasi bursa, menandakan tekanan jual mereda dan harga pulih dari support $86.000.

Pantau sektor Chinese Meme dan Four.Meme Ecosystem yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti Plume Network (PLUME) (~44.2%) dan Yooldo (ESPORTS) (~27.6%) pekan depan.

Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti LayerZero (ZRO) (~10.3%) atau Scroll (SCR) (~5.75%) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (54) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (28), langkah paling bijak saat ini adalah disiplin menjaga modal.

Fokuslah hanya pada aset-aset besar yang terbukti kuat dan hindari terlalu agresif pada aset spekulatif yang berisiko tinggi.

Edukasi Kripto

Geopolitik & Aset: Mengapa Emas Naik sedangkan Bitcoin Turun Saat Konflik Negara?

prediksi bitcoin

Saat terjadi ketegangan atau konflik antarnegara (geopolitik), harga Emas dan Perak biasanya langsung naik, sedangkan Bitcoin justru seringkali turun atau bergerak mendatar (sideways). Berikut adalah penjelasan teknis mengapa hal ini terjadi:

1. Perbedaan Kategori Risiko (Risk-Off vs Risk-On)

  • Emas (Risk-Off): Emas diklasifikasikan sebagai aset “Risk-Off” atau aset minim risiko. Secara historis, Emas adalah aset pelindung nilai utama. Saat terjadi ketidakpastian global, investor institusi akan menjual aset lain dan memindahkan modalnya ke Emas untuk keamanan.
  • Bitcoin (Risk-On): Saat ini, investor besar masih menggolongkan Bitcoin sebagai aset “Risk-On” atau aset berisiko tinggi, sejajar dengan saham teknologi. Ketika terjadi konflik, investor cenderung menghindari risiko. Akibatnya, mereka menjual Bitcoin untuk mengamankan uang tunai atau membeli Emas.

2. Volatilitas Harga Investor menghindari fluktuasi harga yang tajam saat situasi dunia sedang tidak stabil.

  • Emas: Memiliki pergerakan harga yang stabil dan tidak berubah drastis dalam waktu singkat.
  • Bitcoin: Memiliki volatilitas tinggi (harga bisa naik atau turun drastis dalam satu hari). Dalam kondisi krisis perang, investor lebih memilih stabilitas daripada potensi keuntungan tinggi namun berisiko jatuh dalam.

💡 Kesimpulan: Emas mengalami kenaikan harga saat terjadi konflik fisik karena fungsinya sebagai aset pelindung nilai yang stabil. Sementara itu, Bitcoin lebih responsif terhadap isu kebijakan keuangan (seperti inflasi atau suku bunga) dibandingkan isu konflik fisik antarnegara.

Pengumuman

Tokocrypto Resmi Hadirkan Pasangan Perdagangan USD1 untuk 15 Aset Kripto Populer

Tokocrypto mengumumkan pembukaan pasangan perdagangan baru dengan USD1 untuk memperluas pilihan aset digital dan memberi fleksibilitas transaksi pengguna. Mulai 15 Januari pukul 15.00 WIB, pengguna bisa memperdagangkan sejumlah kripto populer dengan pasangan USD1, sebagai alternatif stable pair untuk trading dan manajemen portofolio.

Aset yang tersedia (USD1 pair): ADA, ASTER, AVAX, BCH, BNB, BTC, DOGE, ETH, LINK, PEPE, SOL, SUI, UNI, WLFI, dan XRP.

Manfaat utama, diversifikasi stable pair untuk strategi trading lebih fleksibel, memudahkan manajemen risiko volatilitas, dan menambah pilihan pasangan perdagangan dalam satu platform.

Baca juga: Outlook Kripto 2026: Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Presiden Donald Trump menyatakan “Kita butuh Greenland” dengan alasan aktivitas kapal Rusia dan China yang semakin intensif di wilayah tersebut.
    • Gubernur Bank of Japan (BOJ), Kazuo Ueda, menegaskan akan menaikkan suku bunga jika perkembangan ekonomi sesuai prediksi, menyusul kenaikan suku bunga ke level tertinggi 30 tahun (0,75%) bulan lalu.
    • Harga minyak turun ke $57/barel akibat kecemasan geopolitik setelah Presiden Trump mengumumkan penjualan 50 juta barel minyak Venezuela ke pasar terbuka. 
  2. Makroekonomi Nasional
    • Istana Kepresidenan menargetkan kesepakatan dagang antara Indonesia dan AS pada akhir Januari 2026, di mana tarif Indonesia sebesar 19% yang ditandantangi langsung oleh Presiden Prabowo dan Donald Trump.
    • Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa tingkat inflasi Indonesia pada Desember 2025 mencapai 2,92% secara tahunan (YoY).
    • Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$ 2,66 miliar. Menjadi rekor surplus sepanjang 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume naik signifikan ke angka $3.13 Triliun (+5.47%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index yang naik ke $185.66 (+5.81%). Kenaikan harga ini memulihkan mental investor secara nyata; Fear & Greed Index naik ke angka 43 dan berhasil keluar dari zona ketakutan menuju status ‘Neutral’.
    • Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index tertahan di angka 24/100. Kondisi ini mempertegas bahwa ‘Bitcoin Season’ masih mendominasi, meskipun sentimen membaik, arus uang utama belum berotasi secara agresif ke pasar altcoin.
    • Sektor AI Agent Launchpad (+60.22%) dan Virtuals Protocol Ecosystem (+55.12%) mendominasi narasi AI Agent serta ekosistem virtual. Token XCN naik drastis sebesar (+139%), diikuti oleh B (+81.92%) dan AIC (+79.84%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin menunjukkan kenaikan tetapi perlu konfirmasi lebih lanjut.
    • STBL → Risiko distribusi suplai ekstrem (~57.7%)
    • Exchange BTC Futures Open Interest → Minat pasar sangat tinggi mencapai $58,74 Miliar.

📌 Kesimpulan: Pantau sektor AI Agent Launchpad dan Virtuals Protocol yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti STBL (~57.7%) dan Chainbase (~36.2%) pekan depan, Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Boundless (ZKC) (~6.65%) untuk peluang teknikal cepat.

Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (43) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (24), prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan fokus pada akumulasi aset berkapitalisasi besar dengan demand yang nyata.

Makroekonomi Global

Donald trump
Donald trump
  • Presiden Donald Trump menyatakan “Kita butuh Greenland” dengan alasan aktivitas kapal Rusia dan China yang semakin intensif di wilayah tersebut.
  • Gubernur Bank of Japan (BOJ), Kazuo Ueda, menegaskan akan menaikkan suku bunga jika perkembangan ekonomi sesuai prediksi, menyusul kenaikan suku bunga ke level tertinggi 30 tahun (0,75%) bulan lalu.
  • Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih kendali Venezuela sementara untuk memulihkan infrastruktur dan mengeksploitasi cadangan minyak terbesar di dunia.
  • Presiden Donald Trump resmi menghentikan partisipasi dan pendanaan Amerika Serikat terhadap 66 organisasi internasional (terdiri dari 35 organisasi non-PBB dan 31 entitas afiliasi PBB).
  • Harga minyak turun ke $57/barel akibat kecemasan geopolitik setelah Presiden Trump mengumumkan penjualan 50 juta barel minyak Venezuela ke pasar terbuka. 

Makroekonomi Nasional

Presiden Prabowo
Presiden Prabowo
  • Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$ 2,66 miliar. Menjadi rekor surplus sepanjang 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
  • Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa tingkat inflasi Indonesia pada Desember 2025 mencapai 2,92% secara tahunan (YoY).
  • Istana Kepresidenan menargetkan kesepakatan dagang antara Indonesia dan AS pada akhir Januari 2026, di mana tarif Indonesia sebesar 19% yang ditandantangi langsung oleh Presiden Prabowo dan Donald Trump.
  • Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pencapaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyentuh 55 juta penerima manfaat hanya dalam waktu satu tahun operasional (per 5 Januari 2026). 
  • Kementerian Pertanian menyatakan target swasembada pangan 2025 tercapai dengan surplus produksi beras nasional sebesar 34,71 juta ton, pertumbuhan PDB sektor pertanian 10,52%, serta rekor Nilai Tukar Petani (NTP) di angka 125,35%.

Kalender Makroekonomi

Jan 05, 2026 U.S. ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) U.S. ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI)
Actual: 47.9
Forecast: 48.3 P
revious: 48.2
→ Aktivitas manufaktur AS mengalami penurunan yang lebih dalam dari perkiraan di level 47.9, meleset dari ekspektasi pasar 48.3 dan menurun dari bulan sebelumnya.

Bagi pasar kripto, data ekonomi yang “lemah” ini cenderung menjadi sentimen positif (bullish), karena perlambatan ekonomi riil berpotensi melemahkan Dolar AS (DXY) dan memperkuat alasan bagi The Fed untuk segera memangkas suku bunga guna mencegah resesi.

Jan 07, 2026 U.S. JOLTS Job Openings U.S. JOLTS Job Openings
Actual: 7.146M 
Forecast: 7.610M 
Previous: 7.449M
→ Jumlah lowongan kerja AS anjlok signifikan menjadi 7,146 juta, jauh di bawah ekspektasi pasar 7,610 juta dan lebih rendah dari bulan sebelumnya.

Bagi pasar kripto, data pasar tenaga kerja yang “menurun” drastis ini menjadi sentimen positif (bullish), karena tanda-tanda pelemahan ekonomi ini berpotensi menekan Dolar AS (DXY) dan memaksa The Fed untuk lebih agresif dalam melonggarkan kebijakan moneter (memangkas suku bunga).

Jan 08, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
Actual: (Menunggu Rilis) 
Forecast: 213K 
Previous: 199K
→ Pasar memproyeksikan kenaikan klaim pengangguran menjadi 213.000 dari sebelumnya 199.000. Jika angka aktual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (>213K), akan mengonfirmasi data JOLTS kemarin bahwa pasar tenaga kerja AS sedang mendingin dengan cepat.

Bagi pasar kripto, data tenaga kerja buruk adalah sinyal positif (bullish) karena akan menekan Dolar AS (DXY) dan meningkatkan probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed. Sebaliknya, jika angka aktual jauh di bawah ekspektasi, DXY bisa menguat sesaat.

Jan 09, 2026 (Dec) U.S. Nonfarm Payrolls U.S. Nonfarm Payrolls
Actual: (Menunggu Rilis)
Forecast: 57K
Previous: 64K
→ Pasar memproyeksikan penambahan lapangan kerja yang sangat lemah hanya sebesar 57.000, melambat dari bulan sebelumnya.

Bagi pasar kripto, jika angka aktual dirilis rendah, akan menjadi katalis positif (bullish) yang kuat karena mengonfirmasi risiko resesi, sehingga menekan Dolar AS (DXY) dan meningkatkan urgensi pemangkasan suku bunga oleh The Fed. Sebaliknya, jika data tiba-tiba melonjak tinggi, harga aset kripto berisiko terkoreksi tajam.

Kesimpulan Secara keseluruhan, rangkaian data ekonomi AS yang menunjukkan kenaikan manufaktur dan pendinginan pasar tenaga kerja secara konsisten menjadi katalis positif (bullish) bagi pasar kripto, karena memperbesar peluang The Fed untuk segera memangkas suku bunga guna mencegah resesi.

Perkembangan Regulasi Kripto

Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
  • Menteri Keuangan RI resmi menerbitkan PMK Nomor 108 Tahun 2025 berlaku mulai 1 Januari 2026, memberikan wewenang penuh kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengakses aset digital seperti Aset Kripto. 
  • Anggota Kongres AS Ritchie Torres resmi memperkenalkan RUU “2026 Financial Forecasting Market Public Integrity Act” yang melarang pejabat pemerintah melakukan insider trading di pasar prediksi (prediction markets). 
  • Negara Bagian Florida mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk membentuk Cadangan Mata Uang Kripto Strategis. 
  • Otoritas keuangan Korea Selatan (FSC) tengah mengkaji penerapan aturan baru untuk membekukan akun kripto terhadap pihak yang dicurigai melakukan manipulasi pasar tanpa perlu menunggu surat perintah pengadilan.
  • Rapper Drake, Adin Ross serta George Nguyen, resmi digugat dalam gugatan class action federal (RICO) di Virginia yang menuduh bahwa mereka mempromosikan platform judi kripto ilegal, Stake.us.

Adopsi Kripto oleh Institusi

JP Morgan
JP Morgan
  • Laporan intelijen mengungkap bahwa Venezuela diduga memiliki 600.000 – 660.000 BTC yang diakumulasi sejak 2018 melalui penukaran emas, pembayaran minyak dengan USDT, dan penyitaan penambangan.
  • Raksasa akuntansi PwC (PricewaterhouseCoopers) memperdalam ekspansinya ke sektor kripto, menyatakan bahwa perusahaan berencana untuk terlibat di lini audit dan konsultasi.
  • Bank of America merekomendasikan alokasi portofolio hingga 4% ke dalam Bitcoin.
  • RAKBank resmi disetujui Bank Sentral Uni Emirat Arab (CBUAE) untuk menerbitkan stablecoin yang dipatok ke Dirham (AED) dengan rasio 1:1.
  • Morgan Stanley berencana meluncurkan dompet digital akhir tahun ini yang dapat mendukung semua jenis aset yang ditokenisasi.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Pasar kripto minggu ini didominasi penuh oleh narasi teknologi, khususnya Kecerdasan Buatan (AI) dan Infrastruktur Virtual. Sektor AI Agent Launchpad memimpin pasar dengan lonjakan +60.22%, menarik arus modal secara agresif dari sektor lain.

Dari sisi kinerja aset individu, Onyxcoin (XCN) mencatatkan performa fenomenal dengan kenaikan tiga digit sebesar +139%, jauh meninggalkan pesaing terdekatnya. Mengindikasikan bahwa selera investor saat ini terfokus pada proyek yang menawarkan utilitas teknologi dan ekosistem digital.

📈 Highlights:

  • Dominasi Ekosistem AI & Virtual 🤖 Sektor AI Agent Launchpad (+60.22%) dan Virtuals Protocol Ecosystem (+55.12%) menjadi juara. Narasi ini semakin diperkuat oleh kenaikan sektor Terminal of Truths (+53.13%), menandakan keyakinan pasar yang tinggi terhadap masa depan agen otonom berbasis kripto.
  • Kebangkitan Robotika & Aset Nyata (RWA) 🏗️ Di lapisan kedua, sektor Robotics (+43.92%) tampil solid, bergerak beriringan dengan sektor Tokenized Real Estate (+42.15%). Hal ini menunjukkan diversifikasi yang menarik: investor tidak hanya memburu koin meme, tetapi juga mulai mengakumulasi aset yang memiliki jembatan ke teknologi fisik dan properti dunia nyata (Real World Assets).
  • Top Gainers (Infrastruktur & Spekulasi Baru) 🚀 Onyxcoin (XCN) mencatat kenaikan +139%, disusul  B (+81.92%) dan AIC (+79.84%). Kehadiran token seperti VIRTUAL (+64.67%) dan RIVER (+66.57%) semakin menegaskan bahwa minggu ini adalah milik proyek-proyek yang membangun fondasi infrastruktur digital dan protokol likuiditas.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Pada minggu sebelumnya, harga BTC diprediksi tetap mengalami sideways. Akan tetapi, salah karena harga BTC justru naik meski geopolitik memanas. Lalu bagaimana selanjutnya?

Saat ini, timeframe daily, menunjukkan price action yang breakout dari garis middle indikator KC yang mengindikasikan adanya perubahan Trend. Tetapi, perlu adanya konfirmasi lanjutan berupa Higher High dari kenaikan sebelumnya agar kenaikan ini ditunjukkan jauh lebih solid dan adanya Breakout dari Resistance fibonacci 0.5 $94,087 agar BTC benar-benar terkonfirmasi tidak lagi sideways di zona range sempitnya antara $95.000-90.000 dengan dukungan indikator RSI berada di angka >50. Namun, jika gagal maka dikhawatirkan akan mengalami penurunan seperti minggu lalu di  Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 $76,049.

Sedangkan di Timeframe Weekly, harga berhasil memantul dari MA 99 dan juga MA 7. Tetapi perlu konfirmasi lebih lanjut karena weekly RSI belum menyentuh di atas angka 50 dan dikhawatirkan hanya mengalami kenaikan untuk turun lebih lanjut pada MA 14 dan juga MA 50nya. Meski harga menunjukkan kenaikan di tengah geopolitik yang memanas antara ̶a̶k̶u̶,̶ ̶k̶a̶u̶,̶ ̶d̶a̶n̶ ̶d̶i̶a US, Venezuela, Russia, Denmark, Cuba, Colombia, Iran, dan masih banyak lainnya. Sebaiknya menghadapi market dengan tidak FOMO dengan kenaikan tanpa adanya konfirmasi lebih lanjut.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan tetapi perlu konfirmasi lebih lanjut.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pemantulan dan naik dari MA 99 dan Ma 7, tetapi indikator RSI masih berada di bawah angka 50.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Saat ini harga sudah menunjukkan breakout dari middle band indikator KC yang mengindikasikan adanya perubahan trend, tetapi akan jauh lebih baik apabila dikonfirmasi dengan Higher High sebelum menarik garis Fibonacci untuk menentukan kenaikannya sampai mana.

⚠️ Bearish Case:Apabila kenaikan ini melemah dari Resistance fibonacci 0.5 $94,087 saat ini, maka dikhawatirkan akan mengalami penurunan seperti minggu lalu di  Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 $76,049 seperti minggu lalu.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin ($BTC) saat ini terlihat bergerak kembali menyamping (sideways) di sekitar level $91.500 setelah kenaikan sebelumnya, terjebak dalam fase konsolidasi yang cukup ketat. Grafik heatmap memperlihatkan harga Bitcoin menurun di antara dua tembok likuiditas, seolah-olah sedang mengumpulkan tenaga sebelum menentukan arah selanjutnya.

  • Resisten Atas ($93.000 – $94.000): 🛑 Garis-garis terang di area atas menandakan banyaknya antrean likuidasi posisi jual (short) yang menumpuk di rentang ini. Agar harga bisa terbang lebih tinggi, pembeli membutuhkan volume pembelian yang besar untuk menembus tembok pertahanan di $93.000 hingga $94.000 ini.
  • Support ($90.000): 🛡️ Di bagian bawah, terlihat garis kuning yang sangat tebal dan menyala terang di level $90.000. Ini berfungsi sebagai support utama. Selama harga bertahan di atas level ini, tren masih cukup aman. Namun, jika tembok $90.000 ini jebol, harga berisiko turun lebih dalam.

🔍 Insight:Pasar saat ini sedang berada di antara support $90.000 dan resistance $94.000.

Exchange BTC Futures Open Interest (USD)

Bitcoin menunjukkan aktivitas pasar yang sangat tinggi namun tetap berhati-hati. Grafik memperlihatkan bahwa total nilai kontrak terbuka atau Open Interest (area berwarna hijau) berada di level yang sangat tinggi, mendekati puncak tertingginya.

  • Minat Pasar Sangat Besar (High Open Interest) Nilai Open Interest tercatat mencapai $58,74 Miliar, angka yang sangat besar untuk memulai tahun 2026. Tingginya grafik hijau ini menandakan banyaknya uang yang masuk ke pasar kontrak berjangka, dengan bursa Binance memimpin volume sebesar $11,9 Miliar dan institusi besar di CME sebesar $9,8 Miliar.
  • Target Harga $100.000 vs Realita $90.000 Mayoritas pelaku pasar saat ini bersikap optimis (bullish). Data opsi menunjukkan 56,88% posisi adalah ‘Call’ (taruhan harga naik), di mana banyak investor menargetkan harga mencapai $100.000 di akhir bulan.

🔍 Insight: Meskipun partisipasi pasar sedang memuncak (terlihat dari grafik Open Interest yang tinggi), level $90.000 bertindakmenahan harga agar tidak naik terlalu cepat atau turun terlalu dalam untuk sementara waktu.

Bitcoin: Apparent Demand (30-day sum)

Berdasarkan grafik, terlihat adanya ketidakselarasan antara harga dan permintaan. Meskipun harga Bitcoin (garis hitam) sedang berada di posisi tinggi, indikator permintaan (batang berwarna) justru berada di wilayah merah atau negatif.

  • Permintaan Negatif di Tengah Kenaikan Harga 📉 Grafik menunjukkan batang merah (Negative Apparent Demand) yang dominan di ujung kanan. Ini berarti secara teknis, jumlah Bitcoin yang dibeli dan disimpan di jaringan menurun dibandingkan sebelumnya. Kenaikan harga saat ini terjadi tanpa adanya dukungan volume pembelian baru yang kuat, yang biasanya ditandai dengan batang berwarna hijau.
  • Kelemahan Struktur Pasar ⚠️ Kondisi grafik ini mengonfirmasi bahwa meskipun harga Bitcoin berhasil kembali di atas level $93.000, fondasi kenaikan tersebut rapuh. On-chain menunjukkan sinyal pelemahan yang mengkhawatirkan dan belum mencerminkan kekuatan beli yang solid untuk menopang reli menuju $100.000.

🔍 Insight:Rendahnya permintaan nyata ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor musiman liburan yang membuat volume perdagangan menipis.

Order Block Heatmapp BTC

Berdasarkan data visual, Bitcoin saat ini sedang menghadapi tekanan jual yang nyata di pasar spot. Grafik memperlihatkan daftar pesanan (order book) di mana terdapat penumpukan antrean jual yang signifikan di atas harga pasar saat ini.

  • Konfirmasi “Orderbook” di $95.000 🧱 Pada bagian kanan gambar (data bursa Binance), terlihat angka 308.0 BTC yang terpasang tepat di harga $95.000. Ini adalah bukti visual dari “Orderbook” raksasa yang Anda sebutkan. Besarnya volume penjualan di titik ini menciptakan resistensi (hambatan) yang sangat kuat, sehingga wajar jika harga memantul turun dan gagal menembus area $94.000–$95.000.
  • Koreksi Harga vs. Minat Beli Institusi 📉 Kegagalan menembus hambatan $95.000 tersebut menyebabkan harga terkoreksi kembali ke zona $91.000. Penurunan ini didorong oleh aksi ambil untung pedagang jangka pendek.

🔍 Insight: Penembusan harga di atas $95.000 baru akan terjadi jika volume beli dari institusi mampu menghabiskan seluruh antrean jual tersebut.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Strategi pembelian kembali (buyback) senilai $70 Juta yang dilakukan Jupiter Exchange terbukti gagal menahan kejatuhan harga token JUP hingga 89%, karena kalah melawan tekanan jual dari jadwal unlock token senilai $1,2 Miliar dan inflasi suplai sebesar 150%.

Solana Mobile menetapkan tanggal 21 Januari untuk peluncuran resmi token SKR mereka. Tim mengonfirmasi bahwa 20% dari total suplai tetap (10 miliar token) telah disisihkan untuk airdrop bagi pengguna dan pengembang yang memenuhi syarat, dengan snapshot yang sudah diambil sebelumnya.

Apro (AT) resmi meluncurkan layanan Oracle-as-a-Service (OaaS) di jaringan Sui, memanfaatkan arsitektur object-centric unik Sui untuk menyediakan data terverifikasi yang dapat diskalakan bagi aplikasi RWA (Aset Dunia Nyata), agen AI, dan pasar prediksi.

Ethereum (ETH) melakukan Hard Fork BPO yang membawa perubahan teknis signifikan berupa peningkatan batas gas (gas limit) jaringan dari 60 juta menjadi 80 juta. Bertujuan untuk meningkatkan kapasitas transaksi per blok dan menekan biaya gas secara moderat.

Jaringan Layer-2 Ethereum, Starknet, kembali mengalami kelumpuhan total (mainnet halt) selama lebih dari dua jam akibat masalah teknis pada lapisan eksekusi blok dan sequencer, yang membekukan seluruh aktivitas transaksi dan TVL senilai $840 Juta.

Analisis On Chain Altcoin

Token World Liberty Financial (WLFI) mencatat kenaikan 11%, menyusul gejolak geopolitik akibat serangan AS ke Venezuela dan penangkapan Nicolás Maduro. Data on-chain menunjukkan arus masuk bersih ke bursa untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, mengindikasikan profit taking alih-alih melakukan akumulasi jangka panjang.

Upgrade “Fusaka” pada jaringan Ethereum di bulan Desember terbukti sukses memacu adopsi, dengan lonjakan 110% pada jumlah pemegang baru yang menambahkan sekitar 292.000 alamat setiap harinya.

Data on-chain mendeteksi lebih dari 200.000 ZEC (setara 1,2% suplai beredar) ditarik dari kolam privasi (unshielded) ke transparan pada awal 2026. Diperparah oleh aktivitas “paus” yang mentransfer 74.002 ZEC (~$35,75 Juta) ke bursa Binance sehari setelahnya. Dampaknya, harga ZEC terkoreksi 7% dari $530 ke $490.

Sektor memecoin mencatat kenaikan di awal 2026 dengan penambahan kapitalisasi pasar sebesar $8 Miliar, setelah dominasinya menyentuh titik terendah di level 3,2% pada Desember 2025. Data CryptoQuant menunjukkan pemulihan ini dipimpin oleh lonjakan masif PEPE (+65%), BONK (+49%), dan FLOKI (+40%), yang didorong oleh volume perdagangan harian menembus $9 Miliar.

Meskipun RENDER mencatat lonjakan harga 85% berkat narasi boom AI, aset ini masih terjebak dalam pola bearish yang berisiko. Data on-chain menunjukkan pelemahan momentum yang serius: arus keluar token dari bursa (exchange outflows) anjlok tajam sebesar 76% (dari 203.000 menjadi 49.000 token) menandakan memudarnya tekanan beli

Token Unlock

Berbeda drastis dengan minggu sebelumnya yang tenang, minggu kedua Januari 2026 ini pasar kripto akan menghadapi “Token Unlock” yang cukup berat. Sejumlah proyek dijadwalkan melepas token dalam jumlah masif, bahkan ada yang mencapai lebih dari 50% kapitalisasi pasarnya. Para investor wajib meningkatkan kewaspadaan karena risiko volatilitas ekstrem sangat tinggi minggu ini.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini dipimpin oleh STBL yang akan melepas token senilai ~57.7% dari total kapitalisasi pasarnya. Tekanan jual masif juga menghantui Chainbase (C) dengan unlock ~36.2%, serta GoPlus (GPS) dan BounceBit (BB) yang masing-masing akan diguyur suplai baru sebesar ~17.7% dan ~10.9%. Hindari menyentuh aset-aset ini tanpa manajemen risiko ketat karena potensi koreksi dalam sangat nyata.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko menengah terjadi pada Boundless (ZKC) yang dijadwalkan melepas suplai sebesar ~6.65% dan Magma Finance (MAGMA) sebesar ~5.59%. Meskipun tidak separah zona bahaya, penambahan likuiditas pada kedua token ini tetap cukup signifikan untuk mengguncang order book jangka pendek, terutama jika volume perdagangan harian mereka sedang tipis saat jadwal rilis tiba.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar baiknya, mayoritas proyek minggu ini berada di zona aman yang didominasi oleh raksasa infrastruktur (Bluechips) seperti Arbitrum (ARB), Aptos (APT), StarkNet (STRK), dan Sei (SEI) yang hanya melepas token dalam rentang ~1.4% hingga ~2.5%. Proyek lain seperti World3 (WAI), LimeWire (LMWR), dan Vana (VANA) juga masuk dalam kategori ini, di mana inflasi suplai di bawah 5% biasanya dianggap sebagai fluktuasi rutin yang tidak akan merusak tren harga utama secara permanen.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Hindari “Menangkap Pisau Jatuh” (STBL & Chainbase): Sangat disarankan untuk menghindari membeli STBL dan Chainbase (C) menjelang jadwal unlock. Dengan tambahan suplai 36% hingga 57%, hukum ekonomi berlaku: jika penawaran membanjir dan permintaan tetap, harga hampir pasti akan jatuh. Jangan tergiur harga murah sampai tekanan jual mereda.
  • Pantau Peluang Short (BounceBit & GoPlus): Bagi trader derivatif yang berpengalaman, token seperti BounceBit (BB) dan GoPlus (GPS) bisa menjadi kandidat untuk posisi short (jual) jangka pendek, memanfaatkan kepanikan pasar saat suplai baru masuk. Namun, tetap gunakan stop loss ketat.
  • Buy The Dip untuk Bluechips (ARB, APT, SEI): Untuk investor jangka panjang, penurunan harga pada token seperti Arbitrum atau Aptos saat unlock hanyalah koreksi wajar. Jika harganya turun sedikit, ini justru bisa menjadi kesempatan untuk mengakumulasi aset berkualitas dengan harga diskon, karena fundamental mereka tidak berubah.

Proyeksi & Analisis

Market Cap & Volume berhasil menembus angka $3.13 Triliun, mencatatkan pertumbuhan impresif sebesar +5.47% dalam sepekan terakhir. CoinMarketCap 100 Index naik $185.66 (+5.81%), mengonfirmasi bahwa minat beli investor kembali agresif terhadap aset-aset berkapitalisasi besar. Indeks Fear & Greed kini berada di angka 43 (Neutral), meninggalkan zona “Fear” atau ketakutan yang mendominasi sebelumnya. CMC Altcoin Season Index masih tertahan di skor rendah 24/100. Status pasar saat ini masih menandakan bahwa arus modal utama masih terkunci di Bitcoin, dan likuiditas belum mengalir deras ke pasar altcoin.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan tetapi perlu konfirmasi lebih lanjut.

  • Bullish case: Saat ini harga sudah menunjukkan breakout dari middle band indikator KC yang mengindikasikan adanya perubahan trend, tetapi lebih baik apabila dikonfirmasi dengan Higher High sebelum menarik garis Fibonacci untuk menentukan kenaikannya sampai mana.
  • Bearish case: Apabila kenaikan ini melemah dari Resistance fibonacci 0.5 $94,087 saat ini, maka dikhawatirkan akan mengalami penurunan seperti minggu lalu di  Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 $76,049 seperti minggu lalu.

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $94.000 ➜ Menjadi resistance dengan likuidasi short yang menahan kenaikan harga. 
  • Zona $90.000 ➜ Masih menjadi area support yang krusial 

Narrative utama:

  • Sektor AI Agent Launchpad (+60.22%) dan Virtuals Protocol Ecosystem (+55.12%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada kecerdasan buatan dan dunia virtual.
  • Token XCN memimpin dengan kenaikan harga (+139%). Disusul oleh B (+81.92%) dan AIC (+79.84%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • Exchange BTC Futures Open Interest → Minat pasar sangat tinggi mencapai $58,74 Miliar.
  • Bitcoin: Apparent Demand→ Permintaan negatif muncul saat harga sedang tinggi.
  • Order Block Heatmapp BTC → Terdapat penjualan besar di level $95.000 yang memblokir kenaikan, menyebabkan harga memantul turun kembali ke zona $91.000.

Pantau sektor AI Agent Launchpad dan Virtuals Protocol yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti STBL (~57.7%) dan Chainbase (~36.2%) pekan depan, Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Boundless (ZKC) (~6.65%) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (43) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (24), prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan fokus pada akumulasi aset berkapitalisasi besar dengan demand yang nyata.

Edukasi Kripto

Psikologi Uang: Seni “Mendapatkan Kekayaan” vs. “Menjaga Kekayaan

Cara Agar Uang THR Tidak Cepat Habis

Banyak investor kripto yang jago dalam trading dan menghasilkan profit ribuan persen, tapi berakhir bangkrut di akhir siklus pasar. Mengapa? Karena mereka tidak menyadari bahwa mendapatkan uang dan menjaga uang adalah dua keahlian yang bertolak belakang. Morgan Housel, penulis buku Psychology of Money, pernah berkata: “Getting wealthy requires taking risks, being optimistic, and putting yourself out there. But staying wealthy requires the exact opposite: paranoia.” Berikut adalah panduan untuk memahami perbedaannya agar profit Anda tidak kembali menjadi nol:

1. Kenali Perbedaan Fase Menyerang dan Bertahan⚔️ 🛡️

Mendapatkan kekayaan membutuhkan agresivitas, optimisme, dan keberanian mengambil risiko tinggi untuk melipatgandakan modal kecil. Sebaliknya, menjaga kekayaan justru membutuhkan rasa takut (paranoia) dan kerendahan hati untuk menyadari bahwa keuntungan bisa hilang secepat kilat.

2. Lakukan Rotasi Aset ke Tempat Aman 🔄

Kunci agar profit tidak lenyap adalah disiplin memindahkan kemenangan dari aset berisiko tinggi (High Risk) ke aset penyimpan nilai (Store of Value). Jangan pernah menggulung seluruh keuntungan spekulatif kembali ke koin “micin” lainnya. Segera amankan sebagian besar profit Anda ke dalam Bitcoin, Stablecoin, atau uang tunai (Fiat) untuk memastikan jerih payah trading Anda benar-benar menjadi aset nyata yang tidak akan tergerus oleh volatilitas pasar.

3. Kuasai Seni Merasa Cukup (Enough)  🛑

Musuh terbesar dalam menjaga kekayaan bukanlah pasar yang bearish, melainkan rasa serakah diri sendiri yang tidak memiliki garis finis. Tentukan target profit yang realistis sejak awal. Jika target tersebut sudah tercapai, beranilah untuk menekan rem, menarik dana keluar, dan menikmati hasilnya. Mengejar angka tertinggi tanpa henti hanya akan menjebak Anda kembali ke dalam permainan kasino yang seringkali berujung pada kebangkrutan.

💡 Kesimpulan: Mendapatkan kekayaan membutuhkan Fokus dan Keberanian. Menjaga kekayaan membutuhkan Diversifikasi dan Rasa Cukup. Pastikan Anda tahu kapan harus menekan pedal gas, dan kapan harus menginjak rem.

Pengumuman

Tokocrypto v2.27 Hadir dengan Fitur Cerdas dan Promo Dadakan Cashback Total Rp25 Juta

Memasuki awal tahun, Tokocrypto menghadirkan pembaruan versi 2.27 yang dirancang untuk membantu pengguna membaca pasar kripto dengan lebih cerdas, berdiskusi lebih efektif, serta bertransaksi dengan alur yang semakin praktis.

Salah satu fitur unggulan adalah Pilihan AI, yang berfungsi sebagai alat bantu untuk memahami sentimen pasar suatu aset. Dengan merangkum data dari berita, media sosial, dan KOL, fitur ini membantu pengguna melihat kecenderungan sentimen, positif, netral, atau negatif, tanpa memberikan rekomendasi jual atau beli. Tokocrypto menegaskan bahwa fitur ini bukan saran keuangan dan pengguna tetap dianjurkan melakukan DYOR sebelum mengambil keputusan.

Selain itu, pembaruan Chatroom menghadirkan pengalaman diskusi yang lebih terarah melalui fitur mention, token tag, serta label peran anggota seperti Admin, Trader, dan VIP. Sementara fitur Token Tag mempermudah proses transaksi dengan memungkinkan pengguna langsung melakukan deposit atau membeli token tanpa perlu berpindah halaman, sehingga momentum pasar tidak terlewat.

Cashback di Dadakan Hadiah Rp25 Juta!

Tak hanya menghadirkan fitur baru, Tokocrypto juga membuka tahun 2026 dengan program Dadakan Cashback berhadiah total IDR25 juta. Event ini berlangsung pada 7 Januari 2026 pukul 18.00 WIB hingga 21 Januari 2026 pukul 23.59 WIB dan dapat diikuti melalui Reward Hub oleh pengguna yang telah menyelesaikan verifikasi KYC Level 1.

Dalam program ini, pengguna yang melakukan minimal deposit IDR50.000 atau token pasangan IDR berkesempatan mendapatkan cashback 100% hingga maksimal IDR50.000. Peserta juga perlu melakukan trading minimal IDR50.000 pada pasangan IDR atau USDT, dengan transaksi BTC/IDR dan BTC/USDT mendapatkan dua tiket. Setiap deposit dan trading akan menghasilkan tiket yang bersifat akumulatif, dengan total 200 pemenang beruntung dan cashback hanya berlaku satu kali per peserta.

Melalui Tokocrypto v2.27 dan promo Dadakan Cashback, Tokocrypto mengajak pengguna untuk memulai tahun baru dengan pengalaman trading yang lebih cerdas, interaktif, dan menguntungkan.

Baca juga: Outlook Kripto 2026: Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Paradigma Baru Cadangan Strategis Perusahaan

Artikel riset ini disusun oleh Tim Riset Tokocrypto sebagai bagian dari kajian mendalam terhadap transformasi manajemen keuangan korporasi di era aset digital.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan lanskap keuangan, perusahaan mulai mengevaluasi kembali strategi pengelolaan cadangan mereka. Salah satu pendekatan yang kian mendapatkan perhatian adalah Digital Assets Treasury (DAT).

Introducing: The Corporate Crypto Shift

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan global semakin meragukan ketergantungan penuh pada kas dan instrumen keuangan tradisional. Inflasi yang masih bertahan, suku bunga tinggi dalam jangka panjang, serta meningkatnya risiko likuiditas dan stabilitas sistem keuangan global mendorong korporasi mencari alternatif penyimpanan nilai. Kondisi ini membuka jalan bagi adopsi aset kripto sebagai instrumen diversifikasi dan lindung nilai terhadap risiko makroekonomi. Dari sinilah konsep Digital Assets Treasury mulai berkembang.

Apa Itu Digital Assets Treasury (DAT)?

Digital Assets Treasury (DAT) merupakan strategi pengelolaan cadangan perusahaan dengan memasukkan aset digital ke dalam neraca keuangan. Aset digital ini digunakan baik sebagai penyimpan nilai (store of value) maupun sebagai bagian dari manajemen likuiditas perusahaan.

Menariknya, DAT tidak hanya diadopsi oleh perusahaan yang bergerak di industri kripto. Perusahaan non-kripto seperti Tesla dan Block juga telah mengintegrasikan aset kripto ke dalam strategi treasury mereka sebagai bentuk diversifikasi aset dan perlindungan dari tekanan ekonomi global.

Digital Assets vs Traditional Assets

Dibandingkan aset tradisional, aset digital memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Aset digital beroperasi di pasar berbasis blockchain yang terdesentralisasi, sementara aset tradisional bergantung pada sistem keuangan terpusat seperti bank dan pasar modal.

Dari sisi jenis aset, Digital Assets Treasury mencakup kripto, stablecoin, token DeFi, dan aset digital lain, sedangkan treasury konvensional mengandalkan kas, deposito, obligasi, saham, serta instrumen pasar uang.

Dari aspek regulasi, aset digital masih berada dalam fase pengembangan kerangka hukum yang berbeda di tiap negara, berbeda dengan aset tradisional yang telah memiliki regulasi mapan. Keunggulan aset digital terletak pada likuiditas global 24/7 dan pembayaran instan, meskipun volatilitasnya relatif lebih tinggi.

Sementara itu, aset tradisional cenderung lebih stabil, tetapi proses transaksi dan likuiditasnya lebih lambat. Dari sisi keamanan, aset digital sangat bergantung pada pengelolaan private key, cold storage, dan smart contract, sedangkan aset tradisional mengandalkan sistem perbankan dan kustodian.

Jenis Aset Digital dalam Digital Assets Treasury

Dalam praktiknya, Digital Assets Treasury mencakup beberapa jenis aset utama. Cryptocurrencies dan NFTs digunakan sebagai alat pembayaran, instrumen investasi, hingga bukti kepemilikan aset digital yang unik. Stablecoins dan CBDCs dirancang untuk menjaga stabilitas nilai dengan dipatok pada mata uang resmi, sehingga lebih cocok untuk kebutuhan likuiditas jangka pendek. Selain itu, terdapat digital bonds dan tokenized assets, yaitu representasi instrumen keuangan atau aset tertentu di blockchain yang memungkinkan akses tanpa perantara.

Insight Singkat

Secara ringkas, Digital Assets Treasury menunjukkan bahwa aset digital kini tidak lagi sekadar instrumen spekulatif, melainkan telah menjadi bagian dari strategi pengelolaan cadangan perusahaan untuk menghadapi tantangan makroekonomi global.

Gambaran Adopsi Global Digital Assets Treasury

Perusahaan dengan strategi Digital Assets Treasury (DATCo) kini tersebar di berbagai negara. Berdasarkan data kepemilikan kripto yang dipublikasikan, tingkat adopsi dapat dikelompokkan menjadi tinggi, menengah, dan rendah.

Negara dengan tingkat adopsi tinggi memiliki cadangan kripto perusahaan yang signifikan, sementara negara dengan adopsi menengah dan rendah masih berada dalam tahap pengembangan atau uji pasar.

Perkembangan Digital Assets Treasury

Sejarah Digital Assets Treasury dapat ditelusuri sejak perusahaan penambangan kripto Hut 8 mulai mengadopsinya pada 2017. Namun, pertumbuhan signifikan terjadi setelah Strategy melakukan investasi besar dalam aset digital sebagai bagian dari treasury mereka. Hingga Oktober 2025, total aset kripto yang dikelola oleh DATCo diperkirakan mencapai sekitar USD 137 miliar, meningkat lebih dari dua kali lipat hanya dalam satu tahun.

Bitcoin menjadi aset utama dalam strategi Digital Assets Treasury. Dari sisi geografis, Amerika Serikat memimpin dalam jumlah perusahaan yang mengadopsi strategi ini, disusul oleh Kanada dan China.

Beyond Bitcoin: Diversifikasi Aset Digital

Meski Bitcoin mendominasi, sejumlah perusahaan mulai melirik aset digital alternatif. Beberapa di antaranya berinvestasi pada altcoin, mulai dari token layer-1 hingga token berbasis emas, sebagai upaya diversifikasi cadangan.

Mayoritas Digital Assets Treasury non-Bitcoin terbentuk melalui skema PIPE (Private Investment in Public Equity), di mana perusahaan menerima aset digital secara langsung dari proyek terkait.

Walaupun skalanya masih lebih kecil dibanding Bitcoin, tren ini mencerminkan semakin luasnya adopsi aset digital dalam manajemen treasury perusahaan.

Outlook: Masa Depan Digital Assets Treasury

Dominasi Bitcoin dalam treasury korporasi menunjukkan bahwa kripto mulai dipandang sebagai cadangan strategis jangka panjang. Masuknya Ethereum dan Solana ke dalam portofolio treasury perusahaan menandai awal diversifikasi Digital Assets Treasury di luar Bitcoin. Ke depan, model treasury berbasis aset digital berpotensi menjadi sumber permintaan baru yang dapat memperkuat adopsi dan stabilitas pasar kripto dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Digital Assets Treasury mencerminkan pergeseran fundamental dalam strategi pengelolaan cadangan perusahaan. Aset digital, terutama Bitcoin, kini semakin dipandang sebagai instrumen lindung nilai dan cadangan strategis di tengah dinamika makroekonomi global yang penuh ketidakpastian. Bagi korporasi, DAT bukan sekadar tren, melainkan evolusi baru dalam manajemen treasury di era ekonomi digital.

Baca juga: Mengenal APRO: Penghubung Data Dunia Nyata ke Blockchain


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Nasib Pasar di Awal Tahun 2026

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Federal Reserve (The Fed) diprediksi tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.
    • China akan mengenakan tarif 55% pada impor daging sapi dari AS.
    • Fed menyuntikkan dana sebesar $74,6 miliar ke dalam perekonomian AS.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia yang kini menembus angka 20,2 juta pada akhir 2025.
    • Menkeu Purbaya mengakui injeksi Rp276 T ke perbankan belum membuahkan hasil yg optimal, di mana kredit hanya tumbuh 7,36% di Q3 2025.
    • Majelis Permusyawaratan Rakyat secara resmi menetapkan agenda prioritas untuk tahun 2026 pada sektor energi, percepatan investasi hijau, dan penanganan krisis iklim yang mendesak.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume rebound ke angka $2.99 Triliun (+1.43%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index di posisi $176.84 (+1.66%). Meskipun menghijau, sentimen pasar masih belum sepenuhnya lepas dari kecemasan; Fear & Greed Index naik ke angka 32, tetapi tetap berada dalam zona ‘Fear’ (Ketakutan)
    • Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index bergerak lambat di angka 20/100. Kondisi ini mempertegas bahwa Bitcoin Season’ masih sangat kuat, menunjukkan para investor enggan memindahkan aset mereka ke altcoin meskipun pasar utama sedang pulih.
    • Sektor Political Memes (+705%) dan Trading Bots (+70.76%) mendominasi narasi politik memes serta perdagangan otomatis. Token STABLE naik sebesar (+49.78%), diikuti oleh PIEVERSE (+34.58%) dan XPL (+32.76%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin minggu ini masih sideways dan terjebak di zona range yang sempit.
    • Baby Shark Universe (BSU) → Risiko distribusi tinggi.
    • BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL STH keluar pasar karena rugi, sedangkan LTH mempertahankan posisi profit.

📌 Kesimpulan: Pantau sektor Political Memes dan Trading Bots yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Baby Shark Universe (BSU), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Movement (MOVE) atau AXS (Axie Infinity) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang masih berada di zona ‘Fear’ (32) serta Bitcoin yang masih sideways, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan menghindari FOMO berlebihan.

Makroekonomi Global

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
  • Federal Reserve (The Fed) diprediksi tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.
  • China akan mengenakan tarif 55% pada impor daging sapi dari AS.
  • Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan bahwa Presiden Trump telah memulai serangan darat di Venezuela. 
  • Fed menyuntikkan dana sebesar $74,6 miliar ke dalam perekonomian AS.
  • China menembakkan roket dan menerbangkan pesawat pembom di sekitar Taiwan.

Makroekonomi Nasional

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia yang kini menembus angka 20,2 juta pada akhir 2025.
  • Majelis Permusyawaratan Rakyat secara resmi menetapkan agenda prioritas untuk tahun 2026 pada sektor energi, percepatan investasi hijau, dan penanganan krisis iklim yang mendesak.
  • Menkeu Purbaya mengakui injeksi Rp276 T ke perbankan belum membuahkan hasil yg optimal, di mana kredit hanya tumbuh 7,36% di Q3 2025.
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memproyeksikan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra mencapai  59,25 triliun.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih terdapat sisa dana sebesar Rp1,51 triliun untuk bencana Sumatra yang belum dipakai.

Kalender Makroekonomi

Dec 29, 2025 U.S. Pending Home Sales MoM U.S. Pending Home Sales MoM
Actual: 3.3% 
Forecast: 1.0% 
Previous: 2.4%→ Penjualan rumah tertunda melonjak signifikan sebesar 3.3%, jauh melampaui ekspektasi pasar 1.0% dan meningkat dari bulan sebelumnya 2.4%, menandakan ketahanan konsumen AS yang mengejutkan.

Bagi pasar kripto, data ekonomi yang “terlalu bagus” ini berpotensi menjadi sentimen negatif jangka pendek karena dapat memperkuat Dolar AS (DXY).

Dec 30, 2025 U.S. House Price Index MoM U.S. House Price Index MoM
Actual: 0.4% 
Forecast: 0.1% 
Previous: -0.1%→ Indeks harga rumah AS naik sebesar 0.4%, melampaui ekspektasi pasar 0.1% dan berbalik positif dari kontraksi bulan sebelumnya di level -0.1%.

Kenaikan harga properti yang tak terduga ini berpotensi menjadi sinyal bearish. Data ini menunjukkan tekanan inflasi dari sektor perumahan masih persisten (“sticky inflation”), yang dapat memaksa The Fed menahan suku bunga lebih lama dan memperkuat Dolar AS (DXY), sehingga menekan likuiditas untuk aset berisiko seperti Bitcoin.

Dec 30, 2025 U.S. Chicago Purchasing Managers Index (PMI) U.S. Chicago Purchasing Managers Index (PMI)
Actual: 43.5
Forecast: 39.8
Previous: 36.3→ Indeks PMI Chicago melonjak tajam ke level 43.5, melampaui ekspektasi 39.8 dan membaik signifikan dari bulan sebelumnya 36.3, menandakan bahwa laju manufaktur mulai mereda meskipun masih berada di zona negatif (di bawah 50).

Bagi pasar kripto, pemulihan data ekonomi yang lebih baik dari prediksi ini cenderung menjadi sinyal bearish jangka pendek karena memperkuat Dolar AS (DXY) dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga darurat oleh The Fed, sehingga menahan sentimen investor.

Dec 31, 2025 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
Actual: –
Forecast: 217K 
Previous: 214K→ Pasar memproyeksikan sedikit kenaikan klaim pengangguran menjadi 217.000 dibandingkan periode sebelumnya 214.000, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja mulai sedikit melonggar tetapi masih relatif ketat.

Bagi pasar kripto, jika angka aktual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (di atas 217K), ini akan menjadi sinyal bullish karena melemahkan Dolar AS (DXY) dan meningkatkan urgensi pemangkasan suku bunga; sebaliknya, angka yang lebih rendah akan memperkuat Dolar dan menekan aset berisiko.

Kesimpulan Secara keseluruhan, data ekonomi AS menutup tahun ini dengan kinerja yang jauh lebih kuat dari prediksi. Kondisi ekonomi ini menjadi tantangan bagi pasar aset berisiko; data yang positif cenderung memperkuat nilai tukar Dolar AS (DXY) dan mengurangi urgensi Bank Sentral (The Fed) untuk segera menurunkan suku bunga secara agresif.

Akibatnya, pasar kripto berpotensi menghadapi tekanan koreksi karena investor cenderung lebih waspada terhadap kebijakan moneter yang masih ketat dan likuiditas pasar yang belum melonggar sepenuhnya..

Perkembangan Regulasi Kripto

Daftar aset kripto yang dilabeli 'koin China' sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
Daftar aset kripto yang dilabeli ‘koin China’ sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
  • Bank Rakyat China (PBOC) meluncurkan regulasi Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) yang efektif mulai 1 Januari 2026. Bank wajib membayar bunga kepada nasabah dan membentuk Komite Manajemen RMB Digital.
  • Korea Selatan memperketat pengawasan transfer mata uang kripto yang bernilai di bawah 1 juta won untuk mencegah pemalsuan identitas.
  • Alt5 Sigma, perusahaan kripto pemilik proyek World Liberty Financial (WLFI), kini menghadapi ancaman delisting dari Nasdaq setelah gagal melaporkan kuartalan dan menyewa auditor dengan riwayat pelanggaran kepatuhan serius. 
  • Regulasi Pelaporan Aset Kripto (CARF) dari OECD resmi berlaku 1 Januari 2026 di Inggris dan Uni Eropa, memaksa bursa kripto untuk mengumpulkan data pajak, transaksi, serta saldo pengguna ke sistem otoritas pajak.
  • Kementerian Kehakiman Rusia merancang undang-undang baru yang menetapkan sanksi pidana berat bagi penambang kripto yang tidak terdaftar, denda hingga 2,5 juta rubel dan penjara atau kerja paksa hingga 5 tahun.

Adopsi Kripto oleh Institusi

Metaplanet
Metaplanet
  • BC Card, kartu pembayaran terbesar di Korea Selatan, resmi bermitra dengan jaringan Base (Layer-2 Coinbase) untuk meluncurkan pembayaran berbasis USDC.
  • El Salvador mengungkapkan akan “berinvestasi penuh” pada Bitcoin dan AI pada tahun 2026.
  • Metaplanet menambahkan $450 juta dalam pembelian di akhir Desember, mengakhiri tahun 2025 di atas 35.000 BTC.
  • BitMine Immersion Technologies, perusahaan pemegang Ethereum terbesar, telah melakukan staking atas 342.560 ETH senilai lebih dari $1 miliar
  • Turkmenistan secara resmi melegalkan penambangan dan pertukaran kripto di bawah pengawasan bank sentral.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Menutup akhir tahun, pasar kripto dikejutkan oleh gelombang spekulasi masif yang terpusat pada narasi Politik Memes dan Trading Bot. Sektor Political Memes mencatatkan pergerakan pasar sebesar +705%, meninggalkan sektor lainnya sangat jauh di belakang.

Di sisi kinerja aset, token STABLE memimpin +49.78%, disusul oleh PIEVERSE (+34.58%). Hal ini mengindikasikan bahwa para trader sedang beralih dari narasi fundamental ke aset volatil yang sangat spekulatif dan berbasis komunitas.

📈 Highlights:

  • Narasi Politik Memes 🗳️ Sorotan utama minggu ini mutlak milik sektor Political Memes yang meroket hingga +705%. Angka kenaikan tiga digit yang ekstrem ini menandakan adanya spekulasi yang sangat agresif.
  • Naiknya Bots & Community 🤖 Di lapis kedua, sektor Trading Bots (+70.76%) dan Reddit Points (+56.74%) menunjukkan performa yang sangat solid. Hal ini menunjukkan investor ritel juga berspekulatif token bot dan aset berbasis komunitas. Di sisi lain, sektor Privacy Blockchain juga masih mempertahankan kenaikan +53.71%.
  • Top Gainers (Payment & DeFi) 🚀 Dalam daftar aset terbaik, STABLE (+49.78%) dan PIEVERSE (+34.58%) menjadi primadona minggu ini. Menariknya, token-token pemain lama seperti 0x (ZRX) yang naik +32.27% dan Verge (XVG) sebesar +30.09% kembali dominan, menandakan adanya rotasi modal yang melirik kembali aset-aset DeFi yang tidak ada pergerakan.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Source: Tradingview (31 Desember 2025)

Pada minggu sebelumnya, harga BTC diprediksi akan mengalami Sideways. Hal ini masih terjadi hingga minggu ini karena banyaknya narasi makro yang tidak pasti untuk pergerakan BTC. Baik dari Geopolitik hingga Pemangkasan Suku Bunga. Lalu bagaimana selanjutnya?

Saat ini, Timeframe Daily, tidak banyak yang bisa dianalisis karena harga masih menunjukkan pergerakan yang sama. Tetapi, harga kini menunjukkan pergeseran untuk naik melewati indikator KC dan juga berusaha menembus RSI di angka > 50. Apabila harga tidak mampu melewati Tren ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049. Sayangnya, belum ada struktur bullish sama sekali sama seperti minggu lalu.

Sedangkan di Timeframe Weekly juga menunjukkan stagnasi dari MA 99 nya, MA terkuat yang jadi support selama timeframe mingguan. Apabila hal ini ditembus, maka akan semakin mendukung penurunan seperti analisa pada timeframe daily seperti minggu lalu. Meski harga menunjukkan pelemahan yang didukung dengan narasi makroekonomi dan geopolitik. Riset terlebih dahulu untuk menentukan langkah selanjutnya menjadi kunci kemenangan untuk tetap bertahan di kondisi market saat ini.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan dari MA 99 yang semakin mendukung Q4 tahun ini merupakan riwayat terburuk bagi Bitcoin tahun ini.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish ditambah dengan narasi Geopolitik yang mencekam dan Makroekonomi pemangkasan suku bunga yang tidak pasti.

⚠️ Bearish Case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 sama halnya seperti minggu lalu.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin ($BTC) saat ini masih terlihat sedang “jalan di tempat” atau bergerak mendatar di kisaran harga $88.000. Grafik heatmap memperlihatkan harga Bitcoin sedang terkurung di antara dua batas kuat, seolah-olah sedang menunggu volume untuk bergerak besar ke satu arah.

  • Resisten Atas ($90.000): Warna kuning yang menyala menandakan banyaknya antrean likuidasi posisi jual (short) di sana. Agar harga bisa naik tinggi, pembeli harus punya kekuatan besar untuk menjebol tembok tebal ini.
  • Support ($86.000 – $84.000): Di bagian bawah, terlihat garis terang di level $86.000 yang berfungsi sebagai support. Ini adalah pertahanan pertama agar harga tidak jatuh. Namun, jika harga $86.000 ini jebol, harga berisiko turun lebih dalam menuju $84.000.

🔍 Insight:Pasar masih berada dalam mode sideways di antara rentang $84k dan $90k.

Bitcoin Multi-Asset Netflow Cumulative

Bitcoin ($BTC) saat ini memperlihatkan sinyal peringatan melalui grafik aliran dana bursa. Grafik memvisualisasikan lonjakan tajam pada area oranye (akumulasi BTC di Binance), yang mengindikasikan bahwa para pedagang sedang memindahkan aset mereka kembali ke “zona penjualan”.

  • Lonjakan Likuiditas Spot (Inflow Surge) 🌊 Arus masuk bersih kumulatif Bitcoin ke Binance telah melonjak mencapai level $1,9 miliar. Kenaikan vertikal pada grafik ini menandakan perpindahan BTC dalam jumlah besar ke bursa spot, yang secara historis mengindikasikan niat ambil untung (profit-taking).
  • Pola Koreksi 📉 Level penumpukan saat ini sangat mirip dengan kondisi pada awal November lalu, di mana akumulasi serupa mendahului kejatuhan harga Bitcoin secara drastis dari di atas $108.000 menjadi di bawah $85.000. Pola fraktal ini memicu kekhawatiran bahwa sejarah koreksi tajam mungkin akan terulang.

🔍 Insight: Jika permintaan pasar tidak sanggup menyerap likuiditas $1,9 miliar yang baru masuk ini, tekanan jual berpotensi mendominasi pergerakan harga dalam waktu dekat.

BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL

Bitcoin ($BTC) saat ini sedang dalam masa “Pergantian”. Grafik menunjukkan kejadian unik: harga Bitcoin masih tinggi, tapi rata-rata keuntungan investor malah terlihat menurun.

  • Modal Makin Mahal, Untung Makin Tipis 💸 Catatan di grafik menunjukkan: harga naik, tapi keuntungan malah turun. Artinya, sekarang banyak orang baru yang membeli Bitcoin di harga mahal. Jadi, keuntungan mereka sangat tipis karena modal mereka besar, kalau harga turun sedikit saja, mereka langsung panik karena merugi.
  • Fase Redistribusi🔄 Meskipun indikator menurun, data NUPL menegaskan bahwa ini hanyalah fase redistribusi, bukan awal dari pasar bearish penuh. Mengindikasikan bahwa Short-Term Holders (investor baru) sedang keluar pasar karena kerugian, sementara Long-Term Holders masih kokoh mempertahankan posisi profit mereka.

🔍 Insight:Pasar masih sehat. Bitcoin saat ini hanya sedang “membuang” spekulasi berlebihan dan investor yang mudah panik.

Bitcoin Short Term Holder NUPL

Bitcoin saat ini berada dalam posisi teknikal yang membingungkan di awal tahun 2026. Grafik menunjukkan indikator keuntungan investor jangka pendek (Short Term Holder NUPL) telah jatuh ke wilayah negatif.

  • Investor Baru dalam Kondisi Menyerah (Kapitulasi) 📉 Indikator NUPL saat ini berada di angka -0,14 (zona merah). Angka ini menunjukkan bahwa rata-rata investor yang baru membeli Bitcoin sedang mengalami kerugian yang cukup besar. 
  • Belum Ada Pembelian Besar dari Investor Lama 🛑 Meskipun sinyal “diskon” sudah muncul di grafik, harga Bitcoin di area $87.160 belum menunjukkan kenaikan yang berarti. Hal ini disebabkan karena investor besar (Whale) dan pemegang jangka panjang (Long-Term Holder) masih pasif. Mereka belum melakukan pembelian (akumulasi) secara agresif untuk menampung aset yang dijual rugi oleh investor baru tersebut.

🔍 Insight: Data on-chain saat ini menunjukkan sinyal beli yang kuat (karena investor baru sudah jenuh jual/rugi), tetapi sinyal ini belum valid karena tidak adanya volume beli dari pemain besar.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Solana bersiap meluncurkan pembaruan besar “Alpenglow” di jaringan uji coba (testnet) pada akhir 2025, dengan implementasi penuh di mainnet ditargetkan awal 2026.

Lighter, DEX Layer-2 berbasis Ethereum, resmi meluncurkan token dengan ticker LIT, pada 30 Desember 2025. Sebanyak 25% dari total pasokan didistribusikan langsung melalui airdrop kepada pengguna awal (Poin S1 & S2), alokasi tim (26%) dan investor (24%).

Trust Wallet resmi membuka proses klaim kompensasi bagi pengguna yang terdampak eksploitasi pada ekstensi browser Chrome (versi 2.68), di mana kode berbahaya berhasil mencuri seed phrase dan menguras aset kripto senilai estimasi $7 juta.

The Graph (GRT) akan meluncurkan Mainnet Horizon yang ditargetkan rilis sebelum pergantian tahun 2025, sebuah pembaruan krusial untuk memosisikan protokol ini sebagai lapisan data global.

Avalanche (AVAX) tengah mempersiapkan peluncuran “Particle Chain” yang didukung oleh teknologi Universal Accounts. Memperkenalkan Universal Transaction Layer untuk menyatukan berbagai rantai (chains), aset, dan aplikasi yang terfragmentasi menjadi satu kesatuan.

Analisis On Chain Altcoin

Data On-Chain menunjukkan XRP berada dalam trend bearish jika gagal mempertahankan harga di level $1,80. Hal ini didukung Open Interest XRP di Binance telah anjlok drastis menjadi $450 juta, level terendah sejak November 2024. Mengindikasikan bahwa trader menarik modal dari pasar karena kurangnya keyakinan terhadap kelanjutan tren naik.

Menjelang penutupan tahun 2025, ekosistem Cardano (ADA) menghadapi stagnasi parah dengan metrik on-chain yang memburuk signifikan; alamat aktif harian anjlok ke level 22.000, sementara suplai stablecoin dan volume DEX runtuh hingga memicu label “rantai hantu” (ghost chain) dari pasar.

Harga Ethereum (ETH) saat ini mengalami stagnasi di antara $2.850 dan resistensi $3.000, meskipun Bitmine baru saja melakukan staking lebih dari 342.000 ETH. Namun, data on-chain menunjukkan data arus dana di bursa (exchange flows) masih menunjukkan tren negatif, mengindikasikan bahwa pembeli menipis dan modal belum kembali ke posisi spot.

Data On-Chain menunjukkan aktivitas perdagangan derivatif terdesentralisasi (DEX) mengalami kenaikan signifikan sepanjang tahun 2025, dengan volume menembus angka $1,2 triliun di akhir tahun. Hyperliquid memimpin sektor ini meskipun menghadapi persaingan ketat dari pendatang baru seperti Lighter, Aster, dan edgeX.

Data on-chain Prediction Market menunjukkan terhadap 1,7 juta alamat di Polymarket mengalami ketimpangan kekayaan yang ekstrem: 70% trader mengalami kerugian, sementara kelompok elit yang sangat kecil (0,04%) mengalami 70% total keuntungan yang bernilai kolektif $3,7 miliar. Data menunjukkan 1,1 juta akun ritel merugi kecil, sementara 668 akun “paus” meraup untung di atas $1 juta.

Token Unlock

Memasuki minggu pertama di tahun 2026, pasar kripto terlihat sedikit “mengambil nafas”. Jadwal pelepasan token kali ini relatif lebih sepi dan tidak seagresif minggu-minggu sebelumnya. Hanya terdapat sekitar 10 proyek yang akan melepas suplai tambahan ke pasar. Ini adalah kabar baik karena tekanan jual massal cenderung minim, memberikan ruang bagi pasar untuk bergerak lebih stabil.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini tidak ada proyek yang melakukan unlock ekstrem di atas 10%, yang berarti risiko guncangan pasar besar sangat rendah. Namun, satu proyek yang wajib diwaspadai adalah Baby Shark Universe (BSU). Proyek ini akan melepas token senilai ~9.31% dari total kapitalisasi pasarnya.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Satu-satunya proyek yang mengisi kategori ini adalah Movement (MOVE) dengan persentase unlock sebesar ~5.78%. Suplai baru ini tergolong moderat; cukup untuk menciptakan volatilitas harga jangka pendek, tetapi kemungkinan tidak akan merusak tren harga secara signifikanjika permintaan pembeli tetap stabil.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas proyek minggu ini berada di zona aman alias risiko rendah. Axie Infinity (AXS) hanya akan melepas ~1.17% dan Jito (JTO) sebesar ~2.70%. Angka sekecil ini biasanya hanya dianggap sebagai “kebisingan pasar” dan jarang memicu penurunan harga yang dalam. Capx AI (CAPX) (~3.90%), Keeta (KTA) (~3.87%), Berachain (BERA) (~2.56%), dan NAVI Protocol (NAVX) (~2.90%) juga masuk dalam kategori ini. Dampak inflasi tokennya sangat minim terhadap harga.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Waspada pada BSU (Baby Shark): Bagi yang memegang atau berniat trading di token BSU, harap hati-hati. Tambahan suplai hampir 10% adalah jumlah yang signifikan untuk token sekelasnya. Biasanya, harga akan cenderung turun sesaat sebelum atau tepat saat jadwal unlock karena investor awal mencairkan keuntungan. Jangan terburu-buru membeli (FOMO) sebelum harganya stabil.
  • Peluang Serok “Bluechip” (AXS & JTO): Untuk token mapan seperti Axie Infinity (AXS) atau Jito (JTO), penurunan harga kecil saat unlock justru bisa menjadi peluang. Secara fundamental mereka kuat dan jumlah token yang dilepas sedikit (<3%), koreksi harga yang terjadi seringkali bersifat sementara dan cepat pulih (rebound). Ini momen bagus untuk Dollar Cost Averaging (mencicil beli).
  • Kesimpulan Umum: Minggu ini adalah minggu yang “aman”. Tidak ada unlock suplai yang signifikan. Fokus pada pergerakan Bitcoin utama, karena altcoin di daftar ini kemungkinan besar akan mengikuti arah pasar global daripada jatuh karena isu unlock tokennya sendiri.

Proyeksi & Analisis

Menutup lembaran tahun 2025, pasar kripto global menunjukkan sinyal pemulihan. Market Cap & Volume naik ke $2.99 Triliun (+1.43%). CoinMarketCap 100 Index yang menguat ke posisi $176.84 (+1.66%), menandakan kembalinya minat akumulasi pada aset-aset crypto. Meskipun harga mulai hijau, psikologi trader masih waspada. Indeks Fear & Greed naik ke angka 32, tetapi tertahan di zona ‘Fear’ (Ketakutan). Mengindikasikan bahwa kepanikan mulai mereda, tetapi trader belum sepenuhnya berani mengambil risiko besar. CMC Altcoin Season Index berada di angka 20/100, yang berarti ‘Bitcoin Season’ masih memegang kendali penuh. Likuiditas untuk altseason belum terlihat signifikan, karena fokus pasar masih berada pada stabilitas aset utama.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin minggu ini masih sideways dan terjebak di zona range yang sempit.

  • Bullish case: Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish ditambah dengan narasi Geopolitik yang mencekam dan Makroekonomi pemangkasan suku bunga yang tidak pasti.
  • Bearish case: Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 sama halnya seperti minggu lalu.

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $90.000 ➜ Menjadi resistensi dengan likuidasi short terbesar saat ini.
  • Zona $84.000 – $86.000 ➜ Masih menjadi area support yang krusial.

Narrative utama:

  • Sektor Political Memes (+705%) dan Trading Bots (+70.76%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi narasi politik dan utilitas perdagangan otomatis.
  • Token STABLE memimpin dengan kenaikan harga (+49.78%). Disusul oleh PIEVERSE (+34.58%) dan XPL (+32.76%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • Binance Multi-Asset Netflow → Arus masuk $1,9 Miliar ke bursa menunjukkan profit taking.
  • BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL STH keluar pasar karena rugi, sedangkan LTH mempertahankan posisi profit.
  • BTC Short-Term Holder NUPL → Investor baru menyerah (kapitulasi) di zona rugi, secara historis merupakan sinyal bottoming harga.

Pantau sektor Political Memes dan Trading Bots yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Baby Shark Universe (BSU), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Movement (MOVE) atau AXS (Axie Infinity) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang masih berada di zona ‘Fear’ (32) serta Bitcoin yang masih sideways, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan menghindari FOMO berlebihan.

Edukasi Kripto

Strategi Menghadapi Pasar “Sideways” & Ketidakpastian Ekonomi Global

7 Tips Agar Trading di Tokocrypto Lebih Untung

Pernahkah kalian merasa pasar kripto seperti “jalan di tempat”? Harga naik sedikit, lalu turun lagi ke tempat semula, begitu terus selama berminggu-minggu. Kondisi ini disebut Sideways.

Saat pasar membosankan, banyak trader pemula justru kehilangan uang karena tidak sabar. Berikut adalah panduan cara bertahan dan tetap untung di kondisi ini:

1. Jangan “Gatal Tangan” (Hindari Overtrading) 🛑

Kesalahan terbesar saat pasar sideways adalah memaksakan diri untuk terus bertransaksi (trading) karena ingin cepat untung.

  • Masalah: Pergerakan harga sangat sempit dan sering menipu (fakeout). Anda beli karena mengira harga akan naik tinggi, ternyata harga langsung berbalik turun.
  • Solusi: Kurangi frekuensi trading Anda. Jika tidak ada tren yang jelas (naik kuat atau turun kuat), lebih baik diam. Ingat, tidak memiliki posisi (memegang uang tunai/stablecoin) juga merupakan sebuah posisi trading.

2. Fokus pada Akumulasi Pasif (Staking & Earn) 💰

Jika harga aset tidak bisa memberikan keuntungan kapital (capital gain) karena tidak bergerak naik, carilah keuntungan dari “bunga”.

  • Strategi: Pindahkan aset kripto Anda yang menganggur ke fitur Staking, Savings, atau Earn di bursa.
  • Manfaat: Meskipun harga aset diam di tempat, jumlah koin Anda bertambah setiap harinya. Ini cara paling aman untuk tetap produktif di pasar yang lesu..

3. Cicil Beli (DCA) untuk Jangka Panjang 📅

Ketidakpastian geopolitik seringkali membuat harga tertekan sementara. Ini adalah kesempatan bagi investor jangka panjang.

  • Strategi: Gunakan metode Dollar Cost Averaging (DCA). Belilah aset fundamental (seperti Bitcoin atau Ethereum) dengan jumlah uang yang sama secara rutin (misalnya setiap minggu), tanpa peduli harga sedang hijau atau merah.
  • Tujuan: Anda akan mendapatkan harga rata-rata yang baik tanpa perlu pusing menebak kapan pasar akan pulih.

Kesimpulan: Pasar yang membosankan (sideways) adalah ujian kesabaran. Jangan mencoba melawan arus dengan berspekulasi berlebihan. Fokuslah pada menjaga modal, menambah jumlah aset lewat staking, dan menunggu hingga ketidakpastian global mereda.

Pengumuman

Lucky Holiday Blast: Liburan Akhir Tahun Makin Seru dengan Total Hadiah hingga Rp60 Juta

Tokocrypto kembali meramaikan suasana liburan akhir tahun dengan menghadirkan permainan Lucky Holiday Blast. Game ini menawarkan cara bermain yang simpel—cukup geser kiri dan kanan, namun berkesempatan membawa pulang total hadiah hingga IDR60 juta*. Cocok untuk Tokonauts yang ingin menikmati hiburan ringan sambil tetap berpeluang cuan.

Event ini berlangsung pada 17 Desember 2025 pukul 18.00 WIB hingga 14 Januari 2026 pukul 23.59 WIB. Perlu dicatat, permainan baru akan tersedia sesuai periode tersebut.

Agar bisa ikut serta, peserta harus memenuhi beberapa syarat: semua pengguna Tokocrypto bisa bergabung, wajib memiliki akun Tokocrypto dan sudah terverifikasi KYC level 1, serta memastikan aplikasi Tokocrypto sudah menggunakan versi 2.26.

Tokocrypto juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan aturan bermain. Jangan melakukan klik sebelum hitungan mundur dimulai, karena sistem dapat mendeteksi aktivitas tidak normal atau indikasi bot. Tunggu sampai muncul tulisan “Mulai/Go”. Selain itu, kredit akan direset menjadi 0 setiap ronde berakhir, jadi pastikan menggunakan kredit seefektif mungkin sebelum ronde berganti.

Dengan mekanisme yang mudah dan hadiah yang menarik, Lucky Holiday Blast bisa jadi salah satu aktivitas seru untuk mengisi libur akhir tahun bersama Tokocrypto.

Baca juga: Kartu Kripto dan Masa Depan Sistem Pembayaran Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?

Tim Riset Tokocrypto mencatat tahun 2025 sebagai salah satu tahun terberat dalam sejarah pasar kripto dari sisi performa harga. Bagaimana dengan di tahun 2026?

Namun di balik tekanan tersebut, justru terjadi perubahan struktural yang penting. Kripto mulai dipandang lebih serius sebagai bagian dari sistem keuangan global. Masuknya institusi besar, perbankan, serta hadirnya produk seperti ETF membuat kripto tidak lagi sekadar dianggap sebagai aset spekulatif jangka pendek.

Sayangnya, kondisi makroekonomi global yang ketat membuat kinerja pasar kripto secara keseluruhan melemah. Bitcoin cenderung stagnan, sebagian besar altcoin terkoreksi dalam hingga 50–70%, sementara hanya sektor tertentu seperti Real World Assets (RWA) yang mencatatkan kenaikan signifikan. Lalu, bagaimana prospek pasar kripto di tahun 2026?

Prediksi 1: Era Suku Bunga Tinggi Akan Berakhir

Suku bunga tinggi tidak dapat bertahan dalam jangka panjang, terutama di tengah beban utang Amerika Serikat yang terus membengkak. Tekanan pembayaran bunga utang menjadi salah satu faktor utama yang mendorong The Fed untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga lebih cepat.

Pada 2026, suku bunga diperkirakan turun ke kisaran 2%. Kondisi ini secara historis mendukung aset lindung nilai seperti emas dan Bitcoin, sekaligus mendorong minat investor kembali ke aset berisiko, termasuk kripto.

Prediksi 2: Utang AS Mempercepat Penurunan Suku Bunga

Tingginya utang pemerintah AS membuat suku bunga tinggi semakin sulit dipertahankan. Untuk menjaga stabilitas fiskal, The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga secara bertahap hingga mendekati 2%.

Penurunan suku bunga ini berpotensi mengembalikan likuiditas global. Dana institusi yang sebelumnya tertahan mulai kembali masuk ke aset kripto. Seiring meningkatnya aliran modal, regulator dan pemerintah juga terdorong menghadirkan aturan yang lebih jelas demi menjaga stabilitas dan keamanan pasar.

Prediksi 3: Regulasi Makin Matang, Adopsi Terus Meningkat

Di Indonesia, perpindahan pengawasan aset kripto ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi tonggak penting bagi kepastian hukum industri kripto. Kerangka regulasi yang lebih jelas ini diperkirakan akan terus berkembang sepanjang 2026.

Dari sisi adopsi, data OJK mencatat jumlah investor kripto Indonesia mencapai 18,1 juta orang pada 2025, tumbuh sekitar 36%. Chainalysis juga menempatkan Indonesia di peringkat ke-7 dunia dalam adopsi kripto. Dengan regulasi yang semakin matang, tren pertumbuhan adopsi ini diproyeksikan berlanjut di 2026.

Prediksi 4: Bitcoin Berpeluang Cetak All-Time High Baru

Sepanjang 2025, Bitcoin mengalami dua koreksi besar, masing-masing sekitar -30% pada April dan -35% pada November. Meski demikian, Bitcoin tetap mampu bertahan di atas area $75.000–$100.000, menunjukkan struktur pasar yang semakin matang dibanding siklus sebelumnya.

Dengan inflow ETF mencapai sekitar $26 miliar, valuasi on-chain yang wajar di kisaran $125.000, serta target harga minimum 2026 di $150.000, Bitcoin diprediksi memiliki peluang besar untuk mencetak rekor harga tertinggi (all-time high) baru pada 2026.

Prediksi 5: Valuasi Layer 1 Naik Meski Pendapatan Turun

Token Layer 1 (L1) menunjukkan fenomena unik. Rasio valuasi L1 melonjak dari sekitar 40x pada 2021 menjadi 536x di 2025, meskipun pendapatan jaringan justru turun hingga 52%.

Di 2026, Layer 1 diperkirakan tetap menjadi aset inti dalam portofolio investor. Minat terhadap L1 bukan semata karena kinerja bisnis jangka pendek, melainkan karena perannya sebagai fondasi utama ekosistem blockchain, mirip dengan posisi Bitcoin dan Ethereum di pasar kripto.

Prediksi 6: Prediction Market Masuk Arus Utama

Prediction market mengalami pertumbuhan pesat dengan total volume mencapai $36,3 miliar sepanjang 2025. Sekitar 98% volume tersebut dikuasai oleh Polymarket dan Kalshi, menandakan meningkatnya minat pasar terhadap instrumen ini.

Kripto menjadi pendorong utama pertumbuhan prediction market. Di Polymarket, kategori kripto menyumbang sekitar 28% dari volume mingguan. Dengan masuknya pasar Amerika Serikat, sektor ini diperkirakan akan semakin berkembang pada 2026.

Prediksi 7: Real World Assets Memasuki Fase Pertumbuhan

Sektor Real World Assets diproyeksikan memasuki fase ekspansi besar. Total nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi diperkirakan menembus $500 miliar pada 2026, melonjak tajam dari sekitar $35 miliar di 2025.

Tokenisasi kredit diprediksi melampaui $50 miliar, sementara tokenisasi saham yang saat ini bernilai sekitar $700 juta berpotensi tumbuh hingga lebih dari $10 miliar. Masuknya institusi keuangan tradisional menjadi katalis utama pertumbuhan ini.

Prediksi 8: Stablecoin Menjadi Infrastruktur Inti Kripto

Pada 2025, total nilai stablecoin mencapai sekitar $306 miliar, tumbuh 57% secara tahunan. Angka ini diproyeksikan menembus $1 triliun pada akhir 2026.

Stablecoin seperti USDT dan USDC semakin banyak digunakan untuk pembayaran, remitansi lintas negara, hingga DeFi. Hal ini menandakan stablecoin telah berevolusi dari sekadar alat trading menjadi infrastruktur keuangan digital yang krusial.

Prediksi 9: Perpetual DEX Semakin Dominan

Volume transaksi perpetual DEX terus meningkat. Pada 2025, pangsa volume Perp DEX terhadap CEX hampir mencapai 19%, menunjukkan pergeseran minat trader ke platform on-chain.

Hyperliquid mencatat volume transaksi sekitar $3 triliun sepanjang 2025, naik signifikan dari sekitar $565 miliar pada 2024. Kehadiran pemain baru diperkirakan akan memperketat persaingan dan mendorong inovasi lebih lanjut di sektor ini pada 2026.

Kesimpulan

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi fase pematangan pasar kripto. Penurunan suku bunga, regulasi yang semakin jelas, serta masuknya dana institusi menciptakan fondasi pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Fokus pasar diperkirakan bergeser ke sektor-sektor dengan penggunaan nyata seperti Bitcoin, stablecoin, Real World Assets, serta layanan blockchain yang memiliki permintaan riil. Era spekulasi jangka pendek perlahan berganti menuju ekosistem kripto yang lebih matang, terstruktur, dan terintegrasi dengan sistem keuangan global.

Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Riset Kripto 22-26 Des 2025: Bitcoin Sideways, Pertanda Akumulasi?

Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai referensi bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terbaru dalam ekonomi global serta industri aset digital.

Melalui analisis komprehensif yang meliputi data makroekonomi, pergerakan harga aset kripto, hingga berbagai peristiwa penting di ekosistem blockchain, laporan ini menyajikan wawasan mendalam mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

Dengan menghadirkan informasi yang akurat dan relevan, tim Research Tokocrypto berharap laporan ini dapat menjadi panduan bagi pembaca dalam mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Federal Reserve (The Fed) menyuntikkan likuiditas sebesar $6,8 miliar ke pasar keuangan pertama kali tahun ini sejak tahun 2020.
    • Ekonomi Amerika Serikat tumbuh sebesar 4,3% (tahunan) pada kuartal ketiga, jauh melampaui ekspektasi analis sebesar 3,2%
    • Kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ) ke level tertinggi dalam 30 tahun (0,75%) secara paradoks justru memicu kejatuhan nilai tukar Yen ke rekor terendah.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa uang beredar Indonesia (M2) meningkat menjadi Rp9.891,6 triliun pada November 2025, mencatat pertumbuhan 8,3% (yoy).
    • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden AS Donald Trump pada akhir Januari 2026 untuk menandatangani kesepakatan dagang sebesar 19%.
    • Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengestimasi total kerugian ekonomi akibat bencana banjir dan tanah longsor mencapai Rp18,37 triliun.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Pasar kripto minggu ini cenderung bergerak landai dengan tekanan koreksi tipis. Market Cap terkikis sedikit ke level $2.96 Triliun (-0.75%), sejalan dengan penurunan CMC 100 Index ke posisi $174.89 (-0.59%). Sentimen Fear & Greed Index yang berada di angka 27 menegaskan pasar belum keluar dari zona ‘Fear’ (Ketakutan).
    • Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index stagnan di level terendah 19/100. Angka ini semakin mengukuhkan dominasi absolut ‘Bitcoin Season’, memberikan sinyal kuat bahwa likuiditas altcoin masih sangat kering karena investor belum berani mengambil risiko di luar Bitcoin.
    • Sektor Privacy Blockchain (+38.95%) dan Music (+38.38%) mengambil alih kendali pasar, mencerminkan tingginya minat investor terhadap infrastruktur keamanan privasi dan aset hiburan digital. Token H menjadi juara performa dengan lonjakan masif (+131%), diikuti oleh reli kuat dari RAVE (+79.80%) dan PIPPIN (+43.21%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin sideways dan terjebak di zona range yang sempit.
    • KMNO & BEAT → Risiko distribusi tinggi.
    • Bitcoin: Number of Entities With Balance ≥ 1k → Whale agresif membeli saat harga sideways.

📌 Kesimpulan: Pantau sektor Privacy Blockchain dan Music yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Kamino (KMNO) dan Audiera (BEAT), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti EigenCloud (EIGEN) atau Renzo (REZ) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat kondisi pasar yang cenderung stagnan (sideways) serta dominasi Bitcoin yang kuat, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan pelestarian modal.”

Makroekonomi Global

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
  • Federal Reserve (The Fed) menyuntikkan likuiditas sebesar $6,8 miliar ke pasar keuangan pertama kali tahun ini sejak tahun 2020.
  • Pemerintah Jepang memanfaatkan tumpukan tabungan rumah tangga yang masif senilai $7 triliun untuk menopang permintaan obligasi negara (JGB).
  • Ekonomi Amerika Serikat tumbuh sebesar 4,3% (tahunan) pada kuartal ketiga, jauh melampaui ekspektasi analis sebesar 3,2%. 
  • Reserve Bank of India (RBI) menyuntikkan likuiditas sebesar $32 miliar ke dalam sistem perbankan melalui pembelian obligasi pemerintah $22 miliar dan swap dolar-rupee senilai $10 miliar.
  • Kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ) ke level tertinggi dalam 30 tahun (0,75%) secara paradoks justru memicu kejatuhan nilai tukar Yen ke rekor terendah.

.

Makroekonomi Nasional

Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
  • Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa uang beredar Indonesia (M2) meningkat menjadi Rp9.891,6 triliun pada November 2025, mencatat pertumbuhan 8,3% (yoy).
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengestimasi total kerugian ekonomi akibat bencana banjir dan tanah longsor mencapai Rp18,37 triliun.
  • Danantara Indonesia dan PLN resmi menandatangani Head of Agreement (HoA) untuk investasi pada proyek Energi Baru Terbarukan (EBT).
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden AS Donald Trump pada akhir Januari 2026 untuk menandatangani kesepakatan dagang sebesar 19%.
  • Kota Bekasi mempertahankan rekor sebagai daerah dengan Upah Minimum Kota (UMK) tertinggi di Indonesia untuk tahun 2026 sebesar Rp5.999.442.

Kalender Makroekonomi

Dec 23, 2025 U.S. Durable Goods Orders MoM U.S. Durable Goods Orders MoM (Pesanan Barang Tahan Lama AS – Bulanan)
Actual: -2.2%
Forecast: -1.5%
Previous: 0.7%→ Pesanan barang tahan lama anjlok tajam menjadi -2.2%, jauh lebih buruk dari ekspektasi pasar -1.5% dan berbalik negatif secara drastis dari pertumbuhan sebelumnya 0.7%.

Hal ini mengindikasikan penurunan permintaan yang signifikan pada sektor manufaktur dan investasi bisnis jangka panjang.

Dec 23, 2025 U.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQ U.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQ (Produk Domestik Bruto AS – Kuartalan)
Actual: 4.3%
Forecast: 3.3%
Previous: 3.8%→ Pertumbuhan ekonomi AS melonjak tajam menjadi 4.3%, jauh melampaui ekspektasi pasar 3.3% dan data sebelumnya 3.8%.

Angka ini berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar kripto, karena memperkuat argumen The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga (High for Longer), yang biasanya memicu penguatan Dolar AS dan mengurangi selera risiko investor terhadap Bitcoin maupun Altcoin. So, stay safe.

Dec 24, 2025 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims (Klaim Pengangguran Awal AS)
Actual:
Forecast: 223K
Previous: 224K→ Pasar memproyeksikan stabilitas dengan ekspektasi 223K, sedikit lebih rendah dari periode sebelumnya. Jika data aktual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (pengangguran naik), ini dapat menjadi katalis bullish bagi Bitcoin karena menekan The Fed untuk melunak; namun jika angka di bawah ekspektasi (tenaga kerja kuat), ini akan memperburuk sentimen negatif pasca rilis PDB yang kuat, berpotensi menekan harga aset kripto lebih dalam.
Kesimpulan Pasar menunjukkan data yang bervariasi di mana lonjakan pertumbuhan ekonomi AS (PDB 4,3%) yang tinggi, lalu sektor manufaktur (Barang Tahan Lama -2,2%).

Namun, jika data PDB yang jauh melampaui ekspektasi kemungkinan besar akan mendominasi sentimen pasar menjadi negatif bagi aset kripto, karena memperkuat argumen The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga.

Perkembangan Regulasi Kripto

Hong Kong bakal izinkan penuh perdagangan aset kripto. Foto: REUTERS/Tyrone Siu.
Hong Kong bakal izinkan penuh perdagangan aset kripto. Foto: REUTERS/Tyrone Siu.
  • Hong Kong berencana menjadi yurisdiksi pertama di Asia yang mengizinkan perusahaan asuransi untuk berinvestasi dalam mata uang kripto dan stablecoin
  • Ghana resmi melegalkan perdagangan mata uang kripto setelah parlemen mengesahkan RUU Penyedia Layanan Aset Virtual (VASP).
  • CEO Coinbase, Brian Armstrong mengajukan gugatan hukum negara bagian Michigan, Illinois, dan Connecticut, menantang aturan prediction markets. 
  • Bursa kripto global Bybit mengumumkan akan menghentikan layanannya bagi penduduk Jepang secara bertahap mulai tahun 2026 demi mematuhi regulasi lokal.
  • Bank Sentral Rusia memperkenalkan regulasi baru yang mengakui aset kripto untuk diperdagangkan, tetapi melarang sebagai alat pembayaran di dalam negeri.

Adopsi Kripto oleh Institusi

Trump
Trump
  • Bhutan mengalokasikan 10.000 BTC dari cadangan nasionalnya untuk mendanai pengembangan wilayah administratif Gelephu Mindfulness City (GMC). 
  • Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal (IACAD) Dubai meluncurkan layanan resmi untuk menerima donasi dalam bentuk aset kripto dan virtual. 
  • Trump Media & Technology Group (TMTG) membeli 450 BTC (senilai ~$40,3 juta), meningkatkan total cadangan perbendaharaan mereka menjadi 11.542 BTC.
  • JPMorgan Chase sedang mengevaluasi peluncuran layanan perdagangan aset kripto untuk klien institusionalnya dengan fokus pada pasar spot dan derivatif. 
  • Perusahaan publik asal Spanyol, Vanadi Coffee, membeli Bitcoin sebanyak 32 BTC, menjadikan total kepemilikannya kini mencapai 161 BTC. 

Performa Pasar Kripto Mingguan

Pasar kripto minggu ini memperlihatkan rotasi narasi yang kuat menuju teknologi keamanan data dan sektor hiburan. Sektor Privacy Blockchain secara mengejutkan mengambil alih pimpinan pasar dengan lonjakan +38.95%, menggeser dominasi narasi meme sebelumnya.

Di jajaran aset berkinerja terbaik, token H menjadi bintang utama dengan ledakan harga mencapai +131%, diikuti oleh RAVE yang terbang +79.80%. Dinamika ini menunjukkan bahwa investor kini membagi fokusnya antara aset fundamental berbasis teknologi privasi dan spekulasi pada token dengan momentum tinggi.

📈 Highlights:

  • Fokus Narasi Privasi 🛡️ Dominasi sektor Privacy Blockchain (+38.95%) dan Zero Knowledge Proofs (+18.42%) menjadi tema utama minggu ini. Kenaikan pada token infrastruktur seperti ALEO (+20.79%) dan KEEP (+19.04%) menegaskan bahwa pasar kembali memprioritaskan teknologi kerahasiaan dan keamanan data sebagai aset bernilai tinggi.
  • Konsistensi Sektor Musik 🎵 Sektor Music terus membuktikan ketangguhannya dengan mencatatkan kenaikan +38.38%, duduk di peringkat kedua sektor terbaik. Performa ini mengonfirmasi bahwa ekosistem hiburan terdesentralisasi memiliki daya tarik yang berkelanjutan dan dianggap sebagai sektor defensif yang kuat di akhir tahun ini.
  • Token Spekulatif  (H, RAVE, & PIPPIN) 🚀 Di sisi spekulasi, selera risiko pasar terlihat jelas lewat performa token H yang meroket tiga digit (+131%) serta RAVE (+79.80%) dan PIPPIN (+43.21%). Para pedagang terlihat agresif memburu aset-aset yang sedang “panas” (trending) untuk memaksimalkan keuntungan jangka pendek di tengah volatilitas pasar.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Source: Tradingview (24 Desember 2025)
Source: Tradingview (24 Desember 2025)

Pada minggu sebelumnya harga BTC diprediksi menunjukkan pelemahan yang sangat kuat, hal ini tercermin hingga minggu ini yang ditandai dengan adanya penguatan pada sisi GDP US. Lalu kemana selanjutnya?

Saat ini, Timeframe Daily, harga Bitcoin masih menunjukkan pergerakan yang sama seperti minggu lalu, BTC masih sideways di dalam range, ibarat naik enggan turun pun tak mau. Apabila harga semakin melemah dari Indikator KC dan angka RSI yang tidak mampu menembus > 50, lalu turun dari dari Support saat ini (Fibonacci Retracement 0.78 ($83,628.3)), maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049. Sayangnya, belum ada struktur bullish sama sekali sama seperti minggu lalu.

Sedangkan di Timeframe Weekly juga menunjukkan pelemahan dari MA 99 nya, MA terkuat yang jadi support selama timeframe mingguan. Apabila hal ini ditembus, maka akan semakin mendukung penurunan seperti analisa pada timeframe daily dan masih belum adanya struktur bullish. Oleh karena itu, keputusan untuk menjaga kapital, merealisasikan nya, atau bahkan mengakumulasi sama-sama baik, semua kembali pada profil risiko user.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan dari MA 99 yang mungkin bisa membuat Q4 Bitcoin terburuk tahun ini.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, meski ada narasi makroekonomi yang kuat seperti inflasi turun, harga tetap melemah. 

⚠️ Bearish Case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 seperti minggu lalu.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin ($BTC) saat ini bergerak menyamping (sideways) di sekitar level $88.000, terjebak dalam fase konsolidasi yang ketat. Grafik heatmap memperlihatkan bahwa ruang gerak harga semakin sempit, dikurung oleh dua dinding likuiditas besar yang saling menekan, menandakan akumulasi energi sebelum pergerakan besar berikutnya. 📉

  • Resisten Atas ($90.000): Garis kuning yang menyala terang di level ini mengindikasikan penumpukan likuidasi short yang sangat padat. Investor memerlukan volume beli yang masif untuk menjebol level ini dan memaksa para penjual menutup posisi mereka (short squeeze).
  • Support ($86.000 – $84.000): Support terdekat terlihat di $86.000, tetapi yang lebih krusial berada di $84.000. Jika harga tergelincir menembus zona ini, skenario penurunan tajam (capitulation) menjadi risiko yang sangat nyata.

🔍 Insight:Pasar sedang dalam mode sideways di antara rentang $84k dan $90k.

Bitcoin Number of Entitles With Balances

Bitcoin ($BTC) saat ini sedang mengalami fenomena “Divergensi Akumulasi” yang kontras, di mana stagnasi pergerakan harga justru dimanfaatkan oleh pemain besar (smart money) untuk melakukan penyerokan aset secara agresif di belakang layar. 

  • Aktivitas Paus (Whale Activity) 📈 Visualisasi grafik menunjukkan garis oranye (entitas dengan saldo ≥ 1.000 BTC) mengalami kenaikan vertikal yang signifikan. Ini menegaskan bahwa investor institusional dan pemegang modal besar tidak terpengaruh oleh aksi harga yang membosankan, melainkan melihatnya sebagai peluang emas untuk menambah muatan.
  • Permintaan Spot yang Agresif ✅ Meskipun harga Bitcoin masih bergerak mendatar, data menunjukkan arus keluar (outflows) dari bursa sebesar 59% hanya dalam dua hari (mencapai 41.493 BTC pada 21 Des). 

🔍 Insight: Pasar sedang berada di titik infleksi kritis. Akumulasi masif ini menciptakan pegas tekanan beli yang kuat.

Bitcoin Funding Rate Among CEXs (BTC)

Bitcoin ($BTC) saat ini memperlihatkan fenomena “Ketahanan Spekulatif” yang mencolok. Di tengah aksi harga yang stagnan, grafik Funding Rate justru menunjukkan bahwa sentimen bullish para pedagang derivatif kembali menyala, menolak untuk padam oleh tekanan pasar. 📈

  • Optimisme 🐂 Grafik memvisualisasikan lonjakan area berwarna (total funding rate) kembali ke zona positif yang tebal di sisi kanan, kontras dengan garis harga (hitam) yang masih terkonsolidasi. Menunjukkan pedagang menolak menyerah (kapitulasi) meskipun harga tertahan di $87.832
  • Akumulasi Leverage BaruData menunjukkan para trader terus membuka posisi long baru secara agresif. Hal ini menjaga rata-rata Funding Rates tetap positif di angka 2,746% dan mendorong Open Interest naik 3,8% menjadi $9,84 Miliar. Pasar seolah mengabaikan fakta adanya long squeeze (mode likuidasi) selama 40 jam di Binance, dan memilih bertaruh pada pemulihan harga.

🔍 Insight:Pasar derivatif sedang menunjukkan sinyal kepercayaan diri yang tinggi.

Bitcoin Exchange Inflow Value

Bitcoin ($BTC) kini tengah mengalami fenomena “Guncangan Suplai Bursa” (Exchange Supply Shock). Grafik memvisualisasikan penurunan drastis pada area berwarna (total nilai arus masuk), yang mengindikasikan bahwa pasar sedang “mengering” dari tekanan jual meskipun harga relatif stabil di zona $88.000. 📉

  • Penyusutan Likuiditas Coinbase 📉  Data mengonfirmasi bahwa arus masuk ke bursa ini anjlok hampir 63%, jatuh dari puncaknya di $21 Miliar menjadi hanya $7,7 Miliar antara 24 November hingga 24 Desember. Penyusutan tajam pada grafik ini menandakan bahwa institusi AS secara efektif telah berhenti mengirimkan aset mereka ke bursa untuk dijual.
  • Pelemahan Niat Jual Global 🌍 Tren serupa terjadi pada Binance (area ungu), di mana arus masuk menyusut ke level $10,2 Miliar. Menegaskan bahwa niat jual pasar (selling intent) telah menurun drastis. 

🔍 Insight: Intinya, secara keseluruhan On-Chain Bitcoin sangat bullish meskipun harga secara teknikal masih berada di Zona Range.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Developer Ethereum sedang mempersiapkan pembaruan yang disebut “Glamsterdam”, dengan target peluncuran pada tahun 2026. Dirancang untuk mengatasi terkait Maximal Extractable Value (MEV) dan peluncuran fitur Block-level Access Lists (BALs) untuk meningkatkan efisiensi transaksi.

Uniswap mengajukan proposal “UNIfication” yang votingnya berakhir 25 Desember, bertujuan mengaktifkan “Fee Switch” (biaya protokol) untuk mekanisme buyback & burn langsung 100 juta UNI dari treasury.

Mulai 22 Desember, protokol Aster secara resmi mengurangi emisi tokennya dan meluncurkan program insentif baru bertajuk “Crystal Weekly Dropssenilai total $12 juta. Fase pertama program ini (22-28 Des) akan mendistribusikan hingga $2 juta dalam USDF kepada pengguna berdasarkan volume perdagangan perpetual mereka.

Validator Hyperliquid sedang melakukan pemungutan suara hingga tenggat waktu 24 Desember untuk secara formal mengakui $1 miliar token HYPE (di Assistance Fund) sebagai aset yang terbakar permanen (burned).

Monad (MON) mengumumkan kemitraan strategis profil tinggi dengan MapleStory Universe, waralaba game MMORPG legendaris, yang akan dimulai dengan integrasi token NXPC.

Analisis On Chain Altcoin

Data on-chain dari Crypto Quant mengungkapkan bahwa optimisme seputar ETF XRP gagal mendongkrak harga karena tertahan oleh tekanan jual masif dari paus (whales). Grafik Binance Inflow-Value Band menunjukkan bahwa deposit ke bursa didominasi oleh transaksi bernilai 100.000 hingga >1 juta XRP mengindikasikan bahwa pemegang besar sedang aktif mendistribusikan aset mereka untuk “dijual”.

Harga Ethereum (ETH) dinilai overheated meskipun jumlah pemegang baru melonjak ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir (rata-rata 163.000 alamat baru/hari). Menandakan bahwa kenaikan valuasi pasar tidak didukung oleh aktivitas transaksi jaringan yang sepadan, melainkan hanya didorong oleh spekulasi investor baru saat ETH tertahan di $2.986.

Meskipun Hedera (HBAR) mencatatkan bounce sebesar 11%, tetapi tren ini berisiko menjadi jebakan bull trap karena data On-Chain indikator Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan arus modal besar justru sedang keluar.

Data On-Chain menunjukkan harga Aave (AAVE) jatuh lebih dari 10% ke level $155, bergerak berlawanan dengan pemulihan pasar kripto secara umum. Pemicu utamanya adalah aksi jual panik oleh satu dompet paus (whale) yang melepas 230.350 AAVE (senilai ~$37,8 juta) untuk ditukar ke stETH dan WBTC, merealisasikan kerugian sebesar $13,75 juta.

Data on-chain Shiba Inu (SHIB) masih berada di bawah kendali penjual, indikator teknis (Supertrend & SAR) menunjukkan tetap bearish. Tekanan jual diperparah oleh arus keluar pasar spot ($89.000 net outflow) dan aktivitas jaringan Shibarium yang stagnan (TVL hanya $1,46 juta), menandakan tidak adanya katalis permintaan fundamental.

Token Unlock

Menutup tahun 2025 dan membuka lembaran 2026, pasar kripto akan disambut oleh gelombang pelepasan token yang cukup padat. Periode ini melibatkan sekitar 22 proyek yang dijadwalkan merilis suplainya, menciptakan dinamika likuiditas yang menarik untuk dipantau di tengah perayaan tahun baru.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Perhatian penuh harus tertuju pada Kamino (KMNO) yang akan mengalami guncangan suplai terbesar dengan angka fantastis ~22%. Selain itu, Audiera (BEAT) juga mencatatkan angka tinggi sebesar ~15.3%, diikuti oleh Numine (NUMI) (~11.3%) dan Slash Vision (SVL) (~10.8%). Keempat proyek ini berada di zona merah dengan risiko tekanan jual yang signifikan.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di lapisan kedua, terdapat cukup banyak proyek yang berpotensi menyajikan volatilitas moderat. EigenCloud (EIGEN) memimpin kelompok ini dengan ~7.48%, disusul Renzo (REZ) (~7.04%), Maverick Protocol (MAV) (~6.27%), Treehouse (TREE) (~6.16%), io.net (IO) (~6.09%), dan GUNZ (~5.84%). Suplai baru di level ini cukup untuk mengganggu keseimbangan order book jangka pendek.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kategori ini dihuni oleh nama-nama besar (bluechips) dan proyek mapan. Optimism (OP) (~1.66%), Sui (SUI) (~1.48%), dan Ethena (ENA) (~1.22%) hanya akan merilis sebagian kecil token mereka. Proyek lain seperti Zora, Portal, dan TARS AI juga masuk dalam daftar ini, di mana dampaknya terhadap tren harga utama diperkirakan sangat minim.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Hindari Risiko Ekstrem (KMNO & BEAT): Bagi pemegang token Kamino dan Audiera, harus waspada. Lonjakan suplai 15-22% adalah beban fundamental yang berat. Sangat disarankan untuk tidak membuka posisi long (beli) secara agresif menjelang tanggal unlock guna menghindari risiko “tertimbun” suplai baru.
  • Zona Scalping (EIGEN, REZ, IO): Trader harian dapat memanfaatkan volatilitas pada token kategori menengah. Gejolak harga pasca-unlock sering kali membuka peluang scalping cepat, terutama jika pasar bereaksi berlebihan (overreaction).
  • Zona Aman (OP, SUI, ENA): Bagi investor jangka panjang di Optimism atau Sui, event ini hanyalah rutinitas biasa. Penurunan harga minor sebaiknya dilihat sebagai fluktuasi pasar yang wajar dan bukan sinyal perubahan trend fundamental.

Proyeksi & Analisis

Pasar kripto global minggu ini cenderung bergerak menyamping (sideways), mencerminkan keraguan investor untuk mengambil langkah agresif di penghujung tahun. Market Cap & Volume mengalami penyusutan tipis ke angka $2.96 Triliun terkoreksi ringan sebesar -0.75%. Stagnasi ini juga tercermin pada CoinMarketCap 100 Index yang parkir di level $174.89 (-0.59%).

Indeks Fear & Greed sedikit naik ke angka 27, namun masih tertahan kuat di zona ‘Fear’ (Ketakutan). Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun kepanikan mereda, kewaspadaan tetap menjadi tema utama. Sementara itu, CMC Altcoin Season Index turun di level terendah 19/100, yang menegaskan bahwa “Bitcoin Season” masih belum tergoyahkan. Arus modal tampaknya masih enggan beralih ke altcoin, membiarkan sektor tersebut “puasa” likuiditas untuk sementara waktu.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan sideways.

  • Bullish case: Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, meski ada narasi makroekonomi yang kuat seperti inflasi turun, harga tetap melemah. 
  • Bearish case: Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 seperti minggu lalu.

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $90.000 ➜ Menjadi resistensi dengan tumpukan likuidasi short terbesar saat ini.
  • Zona $84.000 – $86.000 ➜ Menjadi area support yang krusial.

Narrative utama:

  • Sektor Privacy Blockchain (+38.95%) dan Music (+38.38%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang beralih pada teknologi keamanan privasi dan ekosistem hiburan. 
  • Token H memimpin dengan kenaikan harga (+131%). Disusul oleh RAVE (+79.80%) dan PIPPIN (+43.21%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • Bitcoin: Number of Entities With Balance ≥ 1k → Whale agresif membeli saat harga sideways.
  • Bitcoin: Funding Rate Among CEXsBullish mendominasi pasar derivatif
  • Bitcoin: Exchange Inflow Value → Likuiditas jual mengering drastis

Pantau sektor Privacy Blockchain dan Music yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Kamino (KMNO) dan Audiera (BEAT), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti EigenCloud (EIGEN) atau Renzo (REZ) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat kondisi pasar yang cenderung stagnan (sideways) serta dominasi Bitcoin yang kuat, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan pelestarian modal.”

Edukasi Kripto

Mengenal MEV (Maximal Extractable Value): Alasan Transaksi Sering “Mahal” & Kena Slippage Tinggi

Apa Itu MEV (Maximal Extractable Value)? 🤖

Secara sederhana, MEV adalah keuntungan maksimal yang bisa diekstrak oleh penambang (miners) atau validator dengan cara memanipulasi urutan transaksi di dalam sebuah blok sebelum blok tersebut divalidasi.

Mengapa Ini Penting? (The “Invisible Tax”) 💸

Banyak trader pemula tidak sadar bahwa mereka membayar “pajak tak terlihat” ini. MEV bukan biaya gas, bukan biaya admin DEX, tapi murni pencurian arbitrase dari inefisiensi order.

Modus Sandwich Attack 🥪

  1. Target Terdeteksi: Kamu memasukkan order beli token $PEPE sebesar $10.000 dengan pengaturan slippage 5%.
  2. Front-Running (Roti Atas): Bot MEV melihat ordermu di Mempool. Karena tahu pembelian besarmu akan menaikkan harga, Bot dengan cepat menyuap validator (lewat gas fee lebih tinggi) untuk menaruh order beli tepat sebelum ordermu.
  3. Eksekusi Korban: Harga token naik karena pembelian Bot. Ordermu kemudian dieksekusi di harga yang sudah melambung tinggi (harga pucuk).
  4. Back-Running (Roti Bawah): Segera setelah ordermu selesai dan harga naik lagi, Bot menjual tokennya.
  5. Hasil: Bot cuan instan dari selisih harga yang kamu ciptakan. Kamu dapat token lebih sedikit, dan rugi secara instan.

Cara Melindungi Diri 🛡️

  • Jangan Asal Set Slippage: Kebiasaan mengatur slippage “Auto” atau terlalu besar (misal 10-20% biar transaksi cepat sukses) adalah sasaran empuk bagi bot MEV. Gunakan slippage seketat mungkin.
  • Gunakan “Private RPC” (Mode Siluman): Di dompet Web3 kamu (seperti MetaMask), ubah pengaturan jaringan (RPC) standar ke layanan yang memproteksi MEV, seperti Flashbots Protect atau MEV Blocker.
    • Cara kerjanya: Transaksimu tidak disiarkan ke pool umum, tapi langsung dikirim ke validator terpercaya. Bot tidak bisa melihatnya, jadi mereka tidak bisa menyalipnya.

Kesimpulan: Dalam dunia kripto, musuhmu bukan hanya market maker atau whale, tapi juga algoritma yang bekerja dalam hitungan milidetik di “ruang tunggu” blockchain. Memahami MEV adalah langkah awal naik kelas dari “Gambler” menjadi “Smart Trader”.

Pengumuman

Tokocrypto Hadirkan APRO (AT) Mulai 23 Desember 2025 dan Promo Payday ShopeePay

APRO AT
APRO AT

Tokocrypto kembali menghadirkan kabar menarik di akhir tahun 2025. Mulai 23 Desember 2025, Tokocrypto resmi menambahkan aset kripto terbaru APRO (AT) ke dalam daftar aset yang bisa diperdagangkan. Kehadiran APRO memberi Tokonauts pilihan baru untuk menyusun strategi trading yang lebih fleksibel, sekaligus membuka peluang keuntungan dari aset yang sedang berkembang. 

Trading APRO (AT) sudah bisa dimulai pada 23 Desember 2025 pukul 15.00 WIB, jadi pengguna disarankan menyiapkan strategi sejak awal agar tidak ketinggalan momentum.

Dari sisi proyek, APRO (AT) merupakan data oracle protocol yang berfokus menyediakan data real-time ke blockchain dengan menggabungkan off-chain computing dan on-chain verification. Mekanisme ini membuat APRO dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan ekosistem kripto, mulai dari DeFi, Real-World Assets (RWA), AI, hingga prediction markets, sektor-sektor yang saat ini banyak mendapat perhatian karena utilitasnya yang luas.

Promo Payday ShopeePay x Tokocrypto: Cashback 50.000 Koin Shopee*

Tidak hanya listing aset baru, Tokocrypto juga menghadirkan promo spesial akhir bulan lewat program Payday ShopeePay x Tokocrypto. Dalam promo ini, pengguna berkesempatan memperoleh cashback hingga 50.000 Koin Shopee untuk transaksi pertama menggunakan ShopeePay di Tokocrypto. Program ini berlangsung pada 25 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 31 Desember 2025 pukul 23.59 WIB, dengan kuota harian yang terbatas.

Promo tersebut khusus untuk pengguna baru ShopeePay di Tokocrypto, yaitu pengguna yang melakukan deposit pertama kali menggunakan ShopeePay. Syarat utamanya, pengguna perlu melakukan minimal transaksi Rp1.000.000 dalam satu kali transaksi untuk berhak mendapatkan cashback 50.000 Koin Shopee. Dengan kombinasi listing APRO (AT) dan promo cashback ini, akhir tahun menjadi momen yang pas bagi Tokonauts untuk mencoba aset baru sekaligus bertransaksi lebih hemat.

Baca juga: Kartu Kripto dan Masa Depan Sistem Pembayaran Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Riset Kripto 15-19 Des 2025: Bitcoin Tertekan: Masih Ada Harapan Naik?

Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai referensi bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terbaru dalam ekonomi global serta industri aset digital.

Melalui analisis komprehensif yang meliputi data makroekonomi, pergerakan harga aset kripto, hingga berbagai peristiwa penting di ekosistem blockchain, laporan ini menyajikan wawasan mendalam mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

Dengan menghadirkan informasi yang akurat dan relevan, tim Research Tokocrypto berharap laporan ini dapat menjadi panduan bagi pembaca dalam mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Tingkat pengangguran Amerika Serikat dilaporkan naik menjadi 4,6%, level tertinggi sejak September 2021 saat ekonomi baru pulih dari pandemi.
    • Bank of Japan (BOJ) memulai penjualan portofolio ETF raksasa senilai lebih dari $500 miliar (¥83 triliun) bulan depan dengan menjual sekitar ¥330 miliar per tahun.
    • Presiden AS Donald Trump menyatakan inflasi telah “dinetralisirdan tengah mempertimbangkan Kevin Hassett dan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Binance Charity mengirimkan bantuan senilai $245.000 (sekitar Rp4 Miliar) untuk membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, Indonesia.
    • Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan dana senilai Rp200 miliar hasil pembobolan sistem BI-Fast di sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) diduga kuat telah dikonversi dan dilarikan ke aset kripto di pasar internasional.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Pasar kripto kembali mengalami tekanan jual yang signifikan minggu ini, Market Cap turun ke level $2.90 triliun (-5.65%) dan menekan CMC 100 Index hingga ke $172.06 (-5.79%). Fear & Greed Index yang tertahan di angka 22, menegaskan bahwa pasar masih terjebak dalam zona ‘Fear’ (Ketakutan).
    • CMC Altcoin Season Index terperosok lebih dalam ke angka 19/100. Memperkuat dominasi Bitcoin Season’, memberikan indikasi jelas bahwa selera risiko pasar sangat rendah, sehingga likuiditas altcoin terus mengering sementara investor lebih memilih mengamankan posisi atau berfokus pada Bitcoin.
    • Sektor Startup Memes (+71.13%) dan CMC Labs (+28.49%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi meme tahap awal dan proyek yang infrastruktur. Token H memimpin dengan kenaikan harga (+86.55%). Disusul oleh BEAT (+45.38%) dan CORE (+21.38%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin melemah dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle
    • Space ID→ Risiko distribusi tinggi.
    • Long-Term Holder Profit/Loss Inflow → Koreksi didorong oleh Short-Term Holders.

📌 Kesimpulan: Pantau sektor Startup Memes dan CMC Labs yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti SPACE ID (ID), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Manfaatkan potensi volatilitas dari unlock kategori menengah (seperti River (RIVER) atau WalletConnect (WCT)) untuk peluang teknikal sesaat. Mengingat pasar masih dalam pelemahan yang kuat dan belum ada konfirmasi rebound yang solid, disiplin money management yang ketat menjadi kunci utama untuk tetap bertahan di market saat ini.

Makroekonomi Global

Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
  • Bank of Japan (BOJ) memulai penjualan portofolio ETF raksasa senilai lebih dari $500 miliar (¥83 triliun) bulan depan dengan menjual sekitar ¥330 miliar per tahun.
  • Federal Reserve memulai program “Reserve Management Purchases” dengan membeli surat utang negara jangka pendek $40 miliar per bulan dan menegaskan langkah ini bukan Quantitative Easing (QE).
  • Tingkat pengangguran Amerika Serikat dilaporkan naik menjadi 4,6%, level tertinggi sejak September 2021 saat ekonomi baru pulih dari pandemi.
  • Presiden AS Donald Trump menyatakan inflasi telah “dinetralisirdan tengah mempertimbangkan Kevin Hassett dan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya.
  • Ekspor Naphtha dari Rusia ke Venezuela kini berada dalam risiko besar setelah Presiden Trump memerintahkan blokade total terhadap tanker minyak tersanksi yang keluar-masuk Venezuela. 

Makroekonomi Nasional

Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
  • Binance Charity mengirimkan bantuan senilai $245.000 (sekitar Rp4 Miliar) untuk membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, Indonesia.
  • Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan dana senilai Rp200 miliar hasil pembobolan sistem BI-Fast di sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) diduga kuat telah dikonversi dan dilarikan ke aset kripto di pasar internasional.
  • Laporan Indonesia Economic Prospects Bank Dunia mengungkapkan mayoritas anak muda Indonesia (15-24 tahun) terjebak dalam pekerjaan sektor informal berkualitas rendah, dengan kurang dari 15% yang berhasil masuk ke sektor formal.
  • Bank Indonesia mencatat penurunan Utang Luar Negeri Indonesia pada Oktober 2025 menjadi $423,9 miliar, menurun dari US$425,6 miliar.

Kalender Makroekonomi

Dec 16, 2025 U.S. Nonfarm Payrolls U.S. Unemployment Rate (Tingkat Pengangguran AS)
Actual: 4.6%
Forecast: 4.5% 
Previous: 4.4% → Tingkat pengangguran meningkat menjadi 4.6%, lebih tinggi dari ekspektasi pasar 4.5% dan data sebelumnya 4.4%.

Kenaikan ini menandakan pelemahan berkelanjutan di pasar tenaga kerja AS, memberikan sinyal dovish yang dapat mendorong The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter guna mencegah resesi.

Dec 16, 2025 U.S. Unemployment Rate U.S. Initial Jobless Claims
Actual: 64K 
Forecast: 50K
Previous: -105K → Angka aktual 64.000 pekerjaan berhasil melampaui ekspektasi pasar (50.000) dan bangkit dari kontraksi tajam pada bulan sebelumnya (-105.000).

Meskipun masih berada di level yang relatif rendah secara historis, kembalinya angka ke zona positif memberikan sinyal stabilisasi pasar tenaga kerja, sedikit meredakan kekhawatiran akan resesi mendalam pasca-data buruk bulan lalu.

Dec 18, 2025(Nov) U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims (Klaim Pengangguran Awal AS)
Actual: – 
Forecast: 224K 
Previous: 236K → Pasar memperkirakan penurunan jumlah klaim pengangguran menjadi 224.000 (dari level sebelumnya 236.000).

Jika data aktual nanti sesuai dengan perkiraan ini, hal tersebut akan meredakan kekhawatiran pasca-lonjakan minggu lalu dan mengindikasikan bahwa volatilitas pasar tenaga kerja baru-baru ini kemungkinan besar bersifat musiman (pasca-liburan)

Dec 18, 2025 (Nov) U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY
Actual: – 
Forecast: 3.1% 
Previous: 3.0% → Pasar memproyeksikan inflasi tahunan AS akan sedikit meningkat menjadi 3,1% dari bulan sebelumnya 3,0%.

Jika angka aktual nanti mengonfirmasi kenaikan ini, itu menandakan tekanan inflasi yang masih tinggi, memberikan sinyal hawkish yang dapat memperkecil peluang The Fed untuk melakukan pemangkasan suku bunga agresif, sehingga berpotensi menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko seperti kripto.

Dec 18, 2025 (Nov) U.S. Core Consumer Price Index (CPI) YoY U.S. Core Consumer Price Index (CPI) YoY
Actual: – 
Forecast: 3.0%
Previous: 3.0% → Pasar memperkirakan inflasi inti (di luar sektor makanan dan energi yang volatil) akan bertahan stagnan di angka 3,0%, sama dengan bulan sebelumnya.

Jika data aktual sesuai prediksi, ini menunjukkan bahwa inflasi dasar masih “tinggi” dan belum turun signifikan mendekati target 2%, dapat memperkuat alasan The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga agresif. Dampaknya? Ngerinyo~

Kesimpulan Secara keseluruhan, pasar menghadapi sinyal campuran (mixed signals). Di satu sisi, pasar tenaga kerja mulai melemah yang menekan The Fed untuk segera memangkas suku bunga (dovish).

Namun di sisi lain, inflasi diprediksi masih tinggi di kisaran 3% (hawkish). Kondisi ini berpotensi memicu volatilitas tinggi pada kripto karena pasar menunggu arah kebijakan The Fed yang lebih pasti.

Perkembangan Regulasi Kripto

Ilustrasi Korea Selatan dan Metaverse. Foto: Totalkrypto.
Ilustrasi Korea Selatan dan Metaverse. Foto: Totalkrypto.
  • Departemen Keuangan Inggris mengumumkan regulasi kripto akan resmi dimulai pada Oktober 2027, menempatkan perusahaan kripto (bursa & dompet) di bawah pengawasan ketat Financial Conduct Authority (FCA).
  • Korea Selatan gagal memenuhi tenggat waktu penyerahan RUU Stablecoin karena perselisihan sengit antara Financial Services Commission (FSC) dan Bank of Korea (BOK) mengenai siapa yang berhak memegang kendali penerbitan.
  • Financial Conduct Authority (FCA) Inggris telah membuka konsultasi publik untuk kerangka regulasi kripto baru yang mencakup listing, DeFi, dan staking.
  • Bank of Canada (BoC) menetapkan standar ketat bagi regulasi stablecoin dengan mewajibkan setiap token dipatok 1:1 terhadap mata uang bank sentral dan Aset Likuid Berkualitas Tinggi seperti obligasi pemerintah.
  • Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) resmi menutup investigasi terhadap protokol DeFi Aave tanpa merekomendasikan tindakan penegakan hukum apa pun.

Adopsi Kripto oleh Institusi

Ilustrasi perusahaan layanan pembayaran, Visa. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi perusahaan layanan pembayaran, Visa. Sumber: Getty Images.
  • Visa resmi meluncurkan layanan penyelesaian transaksi menggunakan USDC dengan bekerja sama Cross River Bank dan Lead Bank di atas jaringan Solana.
  • Raksasa bursa derivatif CME Group meluncurkan kontrak berjangka (futures) XRP dan Solana (SOL) berbasis harga spot.
  • PayPal telah mengajukan permohonan lisensi bank industri di negara bagian Utah dan asuransi simpanan FDIC untuk mendirikan “PayPal Bank”.
  • SBI Holdings dan Startale Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meluncurkan stablecoin Yen (JPY) pada Q2 2026. 
  • YouTube resmi menambahkan opsi baru bagi kreator konten di Amerika Serikat untuk menerima penghasilan mereka dalam bentuk stablecoin PayPal USD (PYUSD).

Performa Pasar Kripto Mingguan

Pasar kripto minggu ini menunjukkan pergeseran fokus yang tajam ke arah aset spekulatif infrastruktur dan sektor hiburan. Sektor Startup Memes memimpin reli pasar secara dominan dengan lonjakan +71.13%, mengalahkan narasi lainnya.

Dari sisi aset, token H mencatatkan kinerja terbaik dengan keuntungan +86.55%, diikuti oleh Audiera (BEAT) yang melesat +45.38%. Tren ini mengisyaratkan bahwa pelaku pasar sedang agresif memburu peluang pada koin-koin meme, infrastruktur, dan proyek berbasis utilitas hiburan.

📈 Highlights:

  • Kenaikan Startup Memes 🚀.  

Dominasi sektor Startup Memes (+71.13%) yang sangat mencolok minggu ini, ditambah dengan performa token Pippin (+19.22%), menandakan selera risiko yang tinggi. Investor terlihat beralih dari koin meme mapan ke proyek-proyek rintisan baru yang menawarkan volatilitas dan potensi imbal hasil cepat.

  • Lonjakan Sektor Musik (Music & BEAT) 🎵. 

Sektor Music memperlihatkan kekuatan fundamentalnya dengan kenaikan +25.59%. Momentum ini didorong oleh reli token BEAT (+45.38%), yang menegaskan bahwa narasi hiburan terdesentralisasi tetap menjadi salah satu sektor paling defensif dan diminati di tengah ketidakpastian pasar.

  • Proyek Infrastruktur (CMC Labs) 🧪 

Selain spekulasi meme, investor juga melirik proyek-proyek CMC Labs. Kenaikan sektor CMC Labs (+28.49%) menunjukkan adanya perputaran modal pada proyek-proyek yang lahir dari infrastruktur, yang sering dianggap memiliki standar kualitas lebih terukur dibanding proyek liar.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Source: Tradingview (18 Desember 2025)

Pada minggu sebelumnya tidak ada research karena tim fokus dengan IDBW. Meski demikian, analisa terbukti benar dengan harga yang menunjukkan pelemahan di Fibonacci 0.5-0.618 Retracement (94,119 – 97,285). Lalu kemana selanjutnya?

Saat ini, Timeframe Daily harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle yang mengindikasikan akan adanya penurunan. Hal ini didorong dari melemahnya harga pada Indikator KC dan angka RSI yang tidak mampu menembus > 50. Apabila harga turun dari Support saat ini (Fibonacci Retracement 0.78 ($83,628.3)), maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049. Sayangnya, belum ada struktur bullish sama sekali.

Sedangkan di Timeframe Weekly juga menunjukkan pelemahan dari MA 99 nya, MA terkuat yang jadi support selama timeframe mingguan. Apabila hal ini ditembus, maka akan semakin mendukung penurunan seperti analisa pada timeframe daily dan masih belum adanya struktur bullish. Oleh karena itu, keputusan untuk menjaga kapital atau merealisasikannya sama-sama baik, semua kembali pada profil resiko user.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan dari MA 99 yang mungkin bisa mematahkan narasi adanya Santa Rally di bulan ini.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, tetapi hal tersebut bisa terbentuk apabila ada narasi yang kuat baik secara makroekonomi atau adopsi.

⚠️ Bearish Case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin saat ini sedang berkonsolidasi di area $86.000 – $87.000 setelah mengalami tekanan jual. Peta likuidasi memperlihatkan bahwa harga kini terjepit di antara dua zona likuiditas yang sangat kontras, menciptakan fase penentuan arah yang kritis. 📉

  • Resisten Atas ($90.000): Garis kuning tebal pada level ini menandakan konsentrasi likuidasi short yang masif. Ini menjadi resistens  terdekat yang wajib ditembus bulls untuk mematahkan struktur tren turun saat ini.
  • Lantai Bawah ($84.000 – $85.000): Di sisi bawah, terdapat likuiditas yang berfungsi sebagai support. Zona ini adalah pertahanan terakhir; jika jebol, risiko penurunan lanjutan (capitulation) akan meningkat drastis.

🔍 Insight:Struktur pasar saat ini menunjukkan perlawanan yang kuat di antara $84k dan $90k. Penembusan salah satu dinding likuiditas ini kemungkinan besar akan memicu pergerakan harga yang eksplosif dan cepat.

Bitcoin Open Interes x Funding Z-Score

Bitcoin ($BTC) saat ini sedang menjalani fase “reset” yang sehat, di mana harga terkonsolidasi untuk menetralisir spekulasi berlebih. Data pasar derivatif dari Binance mengonfirmasi bahwa pasar sedang mendingin, menjauh dari kondisi overheated yang biasanya mendahului koreksi tajam. 📉

  • Pendinginan Pasar Derivatif (Z-Score) ❄️ Indikator Z-Score kini menyentuh angka -0.28, yang menandakan bahwa Open Interest dan Funding Rates telah turun di bawah rata-rata historinya.
  • Koreksi Organik, Bukan Panik

Dengan berkurangnya posisi leverage tinggi, pasar menjadi lebih ringan dan risiko terjadinya long squeeze (likuidasi posisi beli massal) menjadi lebih kecil.🔍 Insight:Fase reset ini adalah sinyal bullish terselubung.Pasar yang tidak lagi jenuh oleh leverage tinggi memiliki fondasi yang lebih stabiluntuk membangun momentum kenaikan harga selanjutnya. 📉➡️🚀

Bitcoin ETF Average Inflow Cost Basis and MVRV

Bitcoin ($BTC) kini telah memasuki fase “distribusi” yang berisiko tinggi, di mana struktur pasar menunjukkan tekanan berat pada investor institusional. Grafik menunjukkan pembalikan harga kritis di mana harga pasar jatuh menguji biaya rata-rata pembeli ETF. 📉

  • Jebakan Biaya Institusi ($82k) 💸 Grafik menunjukkan panah yang menunjuk ke level ~$82.000, yang merepresentasikan ETF Inflow Cost Basis dan True Market Mean. Fakta bahwa harga saat ini menyentuh atau berada di bawah garis ini memvalidasi laporan bahwa 60% dari arus masuk ETF Bitcoin kini berada di posisi merugi (underwater)
  • Kapitulasi Fundamental 📉 Penurunan harga di bawah titik ini diperparah oleh faktor eksternal: para penambang mulai memangkas hashrate demi efisiensi, dan saham perusahaan treasury diperdagangkan di bawah nilai Bitcoin mereka. Ini menandakan pesimisme yang meluas dari sektor ritel hingga korporasi.

🔍 Insight:Level $82.000 adalah “harga pembelianinstitusional.yang sangat kuat. 🚀

Long Term Holder Profit/Loss Inflow Volume

Data on-chain menunjukkan bahwa koreksi harga Bitcoin ke level $86.000 didorong oleh aksi ambil untung agresif dari para spekulan jangka pendek. Grafik menunjukkan bahwa di tengah volatilitas harga yang tajam (garis hitam yang menurun), aktivitas investor jangka panjang justru sangat minim dan tenang. 📉

  • Dominasi Profit STH (Short-Term Holders) 💸 Tekanan jual yang terjadi adalah hasil dari gelombang deposit 24.700 BTC oleh STH ke bursa pada 17 Desember. Sebagian besar dari volume ini (86,8%) adalah realisasi keuntungan senilai $1,89 Miliar.
  • Ketenangan Investor Veteran (LTH) 💎 Sebaliknya, grafik memvisualisasikan ketahanan mental investor jangka panjang (LTH). Bar volume aliran masuk LTH (hijau/merah) terlihat sangat datar dan nyaris tidak ada aktivitas signifikan di ujung kanan grafik. 

🔍 Insight: Intinya, trader jangka pendek sibuk mencairkan profit, keyakinan investor jangka panjang tetap utuh dan tidak tergoyahkan, memberikan fondasi yang kuat bagi struktur pasar ke depannya.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Phantom resmi membuka akses awal untuk kartu debit Phantom Cash (Visa) di Amerika Serikat yang memungkinkan user membelanjakan saldo stablecoin secara instan di mana saja (via Apple Pay & Google Pay) tanpa perlu menjual aset ke fiat terlebih dahulu.

Hyperliquid resmi meluncurkan sistem portfolio margin (fase pre-alpha) di testnet, sebuah inovasi yang menggabungkan akun perdagangan spot dan perpetual ke dalam satu neraca terpadu untuk memaksimalkan efisiensi modal.

Ondo Finance mengumumkan rencana untuk meluncurkan platform saham dan ETF tertokenisasi terbesar di jaringan Solana pada awal tahun 2026. Platform ini bertujuan membawa likuiditas Wall Street ke pasar modal online dengan memanfaatkan skalabilitas Solana.

Probable, sebuah platform pasar prediksi on-chain baru yang diinkubasi oleh PancakeSwap dan YZI Labs, telah resmi diperkenalkan di jaringan BNB Chain. Dengan menawarkan keunggulan kompetitif berupa biaya nol (zero-fee) dan penyelesaian transaksi cepat yang didukung oleh Optimistic Oracle.

HashKey Platform Token meresmikan peluncuran publik(IPO) platform mereka pada 17 Desember 2025, menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem aset digital yang sepenuhnya teregulasi.

Analisis On Chain Altcoin

Data On-chain menunjukkan ketahanan harga XRP di level $2,03 saat ini didorong oleh arus masuk ETF institusional yang konsisten selama 19 hari berturut-turut (Total AUM mencapai $1,18 Miliar) dan adopsi stablecoin RLUSD yang suplainya telah melampaui $1 miliar.

Hedera (HBAR) mempertahankan posisi kuat sebagai aset kripto terbesar ke-22 dengan fundamental yang semakin solid menjelang 2026. Hal ini didorong oleh peluncuran Spot HBAR ETF oleh Canary Capital (data On-Chain mencatat arus masuk bersih ~$82 juta).

Data on-chain PIPPIN, koin meme yang baru saja melonjak hingga kapitalisasi pasar $350 juta, menghadapi risiko jatuhnya harga yang signifikan akibat sentralisasi ekstrem, di mana 93 dompet menguasai 73% total suplai.

Data on-chain aktivitas jaringan Ethereum mengalami penurunan tajam dengan jumlah Active Sending Addresses jatuh ke kisaran 169.958, level terendah sejak tahun 2023, yang mencerminkan berkurangnya penggunaan harian secara nyata di jaringan Ethereum.

Data on-chain Shiba Inu menunjukkan sinyal berlawanan: dominasi sektor memecoin dilaporkan jatuh ke level terendah sejak awal 2024, tetapi jumlah dompet pemegang SHIB justru meningkat menjadi 1,52 juta. Analis memperingatkan jumlah pemegang mungkin hanya distribusi ritel pada aset yang minim utilitas nyata dan pengembangan.

Token Unlock

Menjelang akhir tahun di pekan perayaan Natal (22-26 Desember), pasar kripto akan diramaikan oleh pelepasan token dari 22 proyek. Berbeda dengan minggu sebelumnya yang sepi, pekan ini volume antrian proyek cukup padat, mulai dari kategori bluechip hingga low cap, yang siap menyuntikkan likuiditas baru ke pasar.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Proyek SPACE ID (ID) ini menjadi satu-satunya yang memimpin kategori risiko tinggi minggu ini dengan unlock masif mencapai ~16.9%. Persentase dua digit ini merupakan beban inflasi yang berat dan sangat rawan memicu koreksi harga akibat limpahan suplai yang mendadak.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): River (RIVER) memimpin dengan ~9.49%, disusul deretan proyek lain seperti Overtake (TAKE) (~8.36%), WalletConnect (WCT) (~8.20%), Sahara AI (SAHARA) (~7.42%), Humanity Protocol (H) (~7.32%), dan Scroll (SCR) (~5.74%). Kelompok ini memiliki potensi volatilitas “tanggung” untuk menggerakkan chart, tetapi tidak seekstrem kategori pertama.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas proyek (15 nama) berada di zona aman dengan emisi token yang terkendali. Nama-nama populer seperti AltLayer (ALT) (~4.86%), Initia (INIT) (~1.42%), dan Hyperlane (HYPER) (~1.08%) hanya akan mengalami sedikit pengenceran. Proyek lain seperti Meteora (MET) dan Animecoin (ANIME) juga masuk dalam daftar ini, di mana dampaknya terhadap harga diprediksi sangat minim.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Unlock Tinggi (Space ID): Bagi para holder SPACE ID, ini adalah momen krusial. Unlock mendekati 17% bukanlah angka kecil. Risiko tekanan jual dari investor awal atau tim sangat nyata, sehingga langkah wait and see atau mengamankan profit sebelum tanggal unlock adalah opsi bijak.
  • Peluang Volatilitas (RIVER, TAKE, WCT): Token-token di kategori menengah (5-10%) seringkali menjadi favorit scalper. Adanya suplai baru sering menciptakan fluktuasi harga jangka pendek yang bisa dimanfaatkan untuk mencari celah keuntungan cepat, tentunya dengan manajemen risiko yang ketat.
  • Zona Aman (ALT, INIT, SCR): Untuk proyek dengan unlock di bawah 5% (dan Scroll yang mendekati batas bawah kategori menengah), pergerakan harga akan lebih didorong oleh sentimen pasar global Bitcoin daripada event unlock itu sendiri. Penurunan harga sesaat bisa dianggap sebagai market noise yang wajar.

Proyeksi & Analisis

Pasar kripto minggu ini kembali menghadapi tekanan koreksi yang dalam, menghapus upaya pemulihan yang sempat terjadi sebelumnya. Market Cap & Volume menyusut signifikan menjadi $2.90 Triliun (-5.65%) dalam sepekan terakhir. CoinMarketCap 100 Index tergerus hingga ke level $172.06 (-5.79%). Fear & Greed Index yang tertahan di angka 22 (Fear), menandakan pelaku pasar cenderung menghindari risiko. CMC Altcoin Season Index anjlok lebih dalam ke level 19/100. Hal ini mempertegas dominasi mutlak “Bitcoin Season”, mengindikasikan bahwa likuiditas sedang ditarik keluar dari altcoin yang semakin kehilangan daya tariknya di mata investor.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

  • Bullish case: Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, tetapi hal tersebut bisa terbentuk apabila ada narasi yang kuat baik secara makroekonomi atau adopsi.
  • Bearish case: Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $90.000 ➜ Menjadi resisten utama dengan likuidasi short yang paling tebal saat ini.
  • Zona $84.000 – $85.000 ➜ Menjadi support vital yang berfungsi mencegah koreksi dalam.

Narrative utama:

  • Sektor Startup Memes (+71.13%) dan CMC Labs (+28.49%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi meme tahap awal dan proyek yang infrastruktur. 
  • Token H memimpin dengan kenaikan harga (+86.55%). Disusul oleh BEAT (+45.38%) dan CORE (+21.38%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • Binance BTC Open Interest x Funding Z-Score → Pasar mengalami fase “reset” yang sehat.
  • Bitcoin ETF Average Inflow Cost Basis → Level $82.000 harga beli institusional.
  • Long-Term Holder Profit/Loss Inflow → Koreksi harga didorong oleh Short-Term Holders.

Pantau sektor Startup Memes dan CMC Labs yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti SPACE ID (ID), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat.

Manfaatkan potensi volatilitas dari unlock kategori menengah (seperti River (RIVER) atau WalletConnect (WCT)) untuk peluang teknikal sesaat. Mengingat pasar masih dalam pelemahan yang kuat dan belum ada konfirmasi rebound yang solid, disiplin money management yang ketat menjadi kunci utama untuk tetap bertahan di market saat ini.

Edukasi Kripto

Bitcoin Hashrate: Inti Keamanan Jaringan Bitcoin 💓⛏️

market kripto bitcoin
Ilustrasi market kripto bitcoin.

Apa Itu Hashrate? 🤔 Secara sederhana, Hashrate adalah total kekuatan komputasi yang dikerahkan oleh seluruh penambang (miners) di seluruh dunia untuk memproses transaksi dan mengamankan jaringan Bitcoin.

  • Satuan ukurnya adalah hash per detik (H/s).
  • Semakin tinggi angkanya, semakin banyak mesin canggih yang bekerja melindungi jaringan.

Mengapa Hashrate Itu Penting? 🛡️

  1. Indikator Keamanan Utama Bayangkan Bitcoin sebagai sebuah benteng. Hashrate adalah jumlah pasukan penjaganya. Semakin tinggi Hashrate, semakin sulit dan mahal bagi penyerang (hacker) untuk memanipulasi jaringan (dikenal sebagai 51% attack). Hashrate yang tinggi berarti jaringan sangat aman.
  2. Mekanisme Penyesuaian Kesulitan (Difficulty Adjustment) Bitcoin dirancang untuk memproduksi blok baru setiap ~10 menit.
    • Jika Hashrate naik (banyak penambang masuk), jaringan akan mempersulit teka-teki matematikanya.
    • Jika Hashrate turun (penambang mencabut kabel/berhenti), jaringan akan mempermudah teka-tekinya. Mekanisme otomatis ini yang membuat Bitcoin bisa bertahan hidup sendirian tanpa campur tangan manusia.

Hubungan Hashrate dengan Harga (Miner Capitulation) 📉➡️📈 Ini adalah bagian paling krusial bagi investor:

  • Fase Sehat: Biasanya, harga Bitcoin naik seiring dengan naiknya Hashrate. Ini berarti jaringan tumbuh sehat.
  • Fase Kapitulasi (Bahaya & Peluang): Ketika harga Bitcoin turun drastis (seperti ke level $86k-$82k saat ini) tetapi biaya listrik tetap mahal, penambang dengan mesin tua menjadi tidak profit. Mereka terpaksa mematikan mesin dan menjual simpanan Bitcoin mereka untuk menutupi biaya operasional.
    • Ciri-cirinya: Harga turun + Hashrate mulai menurun (flat/drop).
    • Insight: Secara historis, momen ketika penambang “menyerah” (capitulation) sering kali menandai dasar harga (bottom) dari sebuah siklus pasar. Setelah penambang lemah keluar, pasar biasanya perlahan pulih.

Kesimpulan untuk Investor ✅ Jangan hanya melihat harga. Pantau Hashrate sebagai indikator kesehatan “di balik layar”. Jika harga turun tapi Hashrate tetap stabil atau naik, itu sinyal fundamental yang kuat. Namun, jika Hashrate turun tajam bersamaan dengan harga, bersiaplah untuk volatilitas jangka pendek akibat miner selling, yang seringkali menjadi peluang akumulasi terbaik jangka panjang.

Pengumuman

Tokocrypto Tambah Deposit BCA & Hadirkan Dua Promo Akhir Tahun

Tokocrypto mengumumkan pembaruan layanan sekaligus rangkaian program promo untuk menyambut periode liburan akhir tahun. Fokus utamanya adalah kemudahan deposit Rupiah lewat Bank Central Asia (BCA), serta dua event berhadiah yang bisa diikuti pengguna.

1) Deposit Tokocrypto Kini Bisa via BCA

Menjawab permintaan pengguna, Tokocrypto resmi membuka kanal deposit Rupiah melalui BCA. Metode ini ditujukan agar proses deposit menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman, serta disebutkan tanpa biaya tambahan* bagi pengguna. Dengan opsi baru ini, pengguna bisa memilih metode deposit sesuai kebutuhan transaksi—praktis, cepat, atau lebih fleksibel—untuk mendukung aktivitas investasi kripto.

2) Event Kembali Hadir: Lucky Holiday Blast (Total Hadiah IDR60 Juta*)

Tokocrypto juga menghadirkan kembali game/event liburan bertajuk Lucky Holiday Blast, dengan mekanisme permainan sederhana (“geser kiri kanan”) dan total hadiah hingga IDR60 juta*.

Periode event: 17 Desember 2025 18:00 WIB – 14 Januari 2026 23:59 WIB
Syarat utama:

  • Terbuka untuk semua pengguna Tokocrypto
  • Wajib punya akun Tokocrypto dan KYC level 1
  • Aplikasi Tokocrypto minimal versi 2.26

3) Dadakan Cashback Akhir Tahun (Total IDR25 Juta*)

Selain itu, Tokocrypto menggelar promo cashback dengan total hadiah IDR25 juta*. Mekanismenya: pengguna diminta deposit via BCA Virtual Account, lalu trading token pada pasangan IDR yang tersedia di Tokocrypto.

Periode event (sesuai materi): 19 Desember 18:00 WIB – 02 Januari 2025 23:59 WIB
Catatan penting: rentang tanggal ini terlihat tidak konsisten (karena start-nya 19 Desember, tetapi end-nya tertulis 02 Januari 2025). Kemungkinan maksudnya 02 Januari 2026, namun ringkasan ini tetap mengikuti teks yang kamu kirim.
Ketentuan tambahan:

  • Daftar melalui Reward Hub

Wajib KYC level 1 (jika belum, dianggap tidak valid)

Baca juga: Kartu Kripto dan Masa Depan Sistem Pembayaran Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

OpenClaw Aman atau Tidak? Ini yang Perlu Dipahami Pengguna

Hype AI dan AI Agent nampaknya masih akan terus berlajut seeiring samakin meningkatnya kemampuan dari teknologi ini. Contohnya seperti OpenClaw yang memungkinkan penggunanya untuk memberikan perintah lewat aplikasi chatting seperti Telegram dan langsung melakukan eksekusi secara otomatis; mulai dari membuat e-mail, memantau pergerakan pasar, hingga membuat laporan layaknya sebuah asisten pribadi.

Namun, banyak meskipun OpenClaw terlihat sangat canggih, banyak orang yang masih enggan menggunakannya karena mempertimbangkan beberapa hal seperti keamanan data.

Atas pertimbangan keamanan data ini, dikutip dari South China Morning Post, pemerintah China melalui Ministry of Industry and Information Technology merilis panduan keamanan resmi untuk penggunaan OpenClaw, sekaligus melarang instansi pemerintah, BUMN, serta bank besar memasangnya di perangkat kerja. Alasannya tak lain karena OpenClaw membutuhkan akses yang sangat luas ke sistem, dan jika salah dikonfigurasi, bisa menjadi celah masuk bagi serangan yang menargetkan data institusional sensitif. 

Selain itu CertiK juga menyebut bahwa OpenClaw membuka peluang masuknya malware karena sifat open-source dan ekosistem skill-nya yang tumbuh sangat cepat tanpa mekanisme review yang memadai. CertiK secara eksplisit menyarankan agar pengguna non-teknis menunggu hingga OpenClaw mencapai fase keamanan yang lebih matang sebelum menghubungkannya dengan aset nyata.

Lalu kira-kira apakah OpenClaw ini aman atau tidak? Berikut beberapa hal yang perlu dipahami oleh pengguna.

Baca juga: Fungsi OpenClaw: Digunakan untuk Apa di Ekosistem Web3?

Celah Keamanan OpenClaw

Sejak OpenClaw mulai viral pada awal 2026, serangkaian insiden keamanan nyata sudah tercatat dan diteliti oleh komunitas keamanan siber global lho! Berkiut beberapa di antaranya.

Explitasi Bug

Celah CVE-2026-25253 merupakan salah satu celah yang paling serius yang pernah ditemukan. Sebab melalui celah ini hacker dapat terhubung ke gateway OpenClaw milik pengguna melalui tautan berbahasa yang dibagikan oleh hacker.

Begitu pengguna mengklik tautan berbahaya atau membuka halaman web yang sudah disiapkan penyerang, skrip di halaman tersebut bisa langsung berkomunikasi dengan gateway lokal OpenClaw, mencuri token autentikasi, lalu mengambil alih kendali penuh. Akhirnya celah ini pun diperbaiki di versi 2026.1.29.

21.000+ OpenClaw Dapat Diakses Secara Publik

Peneliti keamanan menemukan lebih dari 21.000 instance OpenClaw yang terbuka ke internet tanpa perlindungan memadai, sementara banyak pengguna tidak sadar bahwa dashboard mereka bisa diakses publik. Kondisi ini berbahaya karena bot OpenClaw biasanya memiliki akses shell, sehingga satu akses tanpa izin saja sudah cukup memberi penyerang kendali penuh atas sistem, mulai dari membaca email, membuka penyimpanan cloud, hingga menyebarkan ransomware.

Bahaya Prompt Injection

Saat OpenClaw membuka halaman web atau membaca dokumen sebagai bagian dari tugasnya, konten di halaman itu bisa menyisipkan instruksi tersembunyi yang diinterpretasikan agen sebagai perintah sah.

Misalnya, sebuah halaman berbahaya bisa menyusupkan prompt untuk OpenClaw agar mengirimkan file ke server eksternal, mengirimkan API key, wallet seed, atau bahkan menjalankan perintah berbahaya, dan AI agent yang tidak dilindungi bisa mengeksekusinya tanpa menyadari bahwa itu bukan instruksi dari kamu.

Malicious Skills yang Tidak Terverifikasi

ClawHub, marketplace skill komunitas OpenClaw, telah menampung lebih dari 10.700 skill, dan proses review keamanannya dinilai masih belum cukup ketat. 

Skill berbahaya yang bisa dijalankan oleh agen OpenClaw bisa tampak seperti plugin biasa, tapi di baliknya bisa jadi menjalankan skrip yang mengekstrak data penting seperti wallet seed yang kamu miliki.

Kesalahan Logic AI Agent

Karena agen menggunakan LLM untuk menginterpretasikan perintah, tentu saja selalu ada kemungkinan kemungkinan AI agen tersebut untuk salah memahami instruksi, terutama instruksi yang kurang lengkap atau ambigu. 

Dalam satu kasus terdokumentasi, agen bernama “Lobstar Wilde”, sebuah eksperimen yang dilakukan oleh salah satu pegawai OpenAI yaitu @pashmerepat. Agen tersebut pun salah menginterpretasikan permintaan untuk mengirim 4 SOL dan malah mengirimkan seluruh kepemilihan memecoin yang ada di wallet tersebut dan dalam 15 menit sang penerima memecoin tersebut  melikuidasi senilai ~$40.000.

Kapan OpenClaw Bisa Dianggap Aman?

OpenClaw berbeda dari kebanyakan aplikasi yang kamu install. Saat kamu menginstall aplikasi biasa, ia berjalan di dalam sandbox yang terbatas. Namun, OpenClaw justru dirancang untuk bisa mengakses ke file system, terminal, browser, email, dan akun-akun penting agar bisa bekerja sebagaimana mestinya sesuai dengan perintah yang kamu berikan nantinya.

Ketika sebuah sistem memiliki akses seluas itu, maka OpenClaw akan lebih aman ketika dioperasikan oleh pengguna yang memahami akses apa yang mereka izinkan dan bagaimana membatasi akses dari agen OpenClaw tersebut. 

Baca juga: Cara Kerja OpenClaw: Bagaimana Teknologi Ini Digunakan di Dunia Crypto?

Tips Agar OpenClaw Aman

Jika kamu sudah menggunakan OpenClaw atau berencana mencobanya, ini urutan langkah paling penting berdasarkan rekomendasi komunitas keamanan:

  1. Update ke versi 2026.1.29 atau lebih baru. Karena versi ini yang menutup CVE-2026-25253, celah paling kritis yang exploitnya sudah beredar publik.
  2. Pastikan gateway hanya bisa diakses dari localhost. Jangan pernah mengekspos port 18789 ke internet tanpa VPN atau autentikasi tambahan.
  3. Jalankan OpenClaw di dalam Docker atau VM. Dengan cara ini, bahkan jika terjadi exploit, dampaknya terisolasi dan tidak menyebar ke sistem utama.
  4. Enkripsi file konfigurasi dan API key. Jangan biarkan kredensial tersimpan dalam plaintext di .env lokal, terutama jika mesinmu digunakan bersama.
  5. Instal skill hanya dari sumber yang sudah diverifikasi komunitas. Hindari skill dari repositori tidak dikenal, apalagi yang meminta akses ke password atau menawarkan kemampuan yang tidak relevan.
  6. Aktifkan konfirmasi manual untuk aksi berisiko tinggi. Jika OpenClaw terhubung ke wallet atau akun keuangan, selalu require konfirmasi eksplisit sebelum transaksi dieksekusi.
  7. Lakukan audit log minimal dua bulan sekali. OpenClaw menyimpan log aktivitas, dan periksa secara berkala untuk mendeteksi koneksi atau eksekusi yang tidak kamu kenal.

Penutup

Itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang aman atau tidaknya OpenClaw. OpenClaw memang menawarkan banyak potensi, tetapi disertai dengan risiko yang perlu dipahami.

Selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan dan pastikan gunakan exchange resmi seperti Tokocrypto yang telah terdaftar resmi, serta berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.


Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com