Tag Archives: altcoin

BTC vs ETH: Mana yang Lebih Baik untuk Investasi Kripto Pertama?

Pemula yang ingin melakukan investasi kripto untuk pertama kali sering diberikan dua opsi utama—Bitcoin dan Ethereum. Keduanya sama-sama populer, punya nilai tinggi, dan memiliki volatilitas yang lebih baik dibanding aset kripto selain stablecoin.

Bitcoin mewakilkan pilihan bagi pemula yang ingin menyimpan investasi dalam bentuk nilai lindung terhadap inflasi. Sedangkan Ethereum mewakili alternative coin yang memberikan eksposur dengan fitur smart contract dan ekosistem blockchain yang membuka akses ke berbagai sektor seperti DeFi, NFT, dan Web3.

Sebelum menetapkan pilihan untuk aset kripto pertama kamu, simak pembahasan mengenai perbedaan keduanya—mulai dari pengertian, performa historis, sampai dengan simulasi keuntungan sebagai bahan pertimbangan kamu!

Kenalan dengan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH)

Apa Itu Bitcoin?

Bitcoin adalah kripto pertama di dunia dan sering dijuluki “emas digital”. Diciptakan oleh Satoshi Nakamoto pada 2009, BTC dirancang sebagai sistem pembayaran terdesentralisasi tanpa perantara. 

Hingga 2025, Bitcoin tetap menjadi pemimpin pasar kripto, dengan valuasi lebih dari US$1,7 triliun dan dominasi pasar di atas 60%. Fungsinya sebagai store of value menjadikannya aset lindung nilai yang banyak dipilih oleh investor pemula hingga institusional.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin? Dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Apa Itu Ethereum?

Ethereum diluncurkan pada 2015 oleh Vitalik Buterin dan timnya. Tidak seperti Bitcoin, Ethereum lebih dari sekadar mata uang digital. Ethereum adalah platform untuk smart contract yang menopang ekosistem DeFi (Decentralized Finance), NFT, stablecoin, dan tokenisasi aset. 

Setelah transisi ke mekanisme Proof-of-Stake melalui The Merge, Ethereum menjadi jauh lebih efisien dan scalable, menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang ingin terlibat secara aktif dengan ekosistem web3—bukan hanya sekadar menyimpan aset.

Baca juga: Harga ETH Hari Ini Menurut Logarithmic Regression Bands: Apa Artinya?

Performa Historis Bitcoin (BTC) vs Ethereum (ETH)

Untuk memahami karakter BTC dan ETH, penting melihat performa dan volatilitas keduanya dalam beberapa tahun terakhir. Grafik dan data berikut menunjukkan bagaimana keduanya bergerak, tumbuh, dan menghadapi fluktuasi pasar sejak Agustus 2017 – Mei 2025.

Return Tahunan BTC vs ETH

Tahun Bitcoin Ethereum
2024 121% 46%
2023 156% 93%
2022 -64% -68%
2021 59% 395%
2020 304% 472%
2019 94% -2%
2018 -73% -82%
Perbandingan return tahunan Bitcoin vs Ethereum, data dihimpun dari Backtest by Curvo.

Dari data return tahunan antara tahun 2018 hingga 2024, terlihat bahwa performa Bitcoin cenderung memberikan hasil yang lebih stabil, terutama pada tahun-tahun bullish seperti 2020, 2021, 2023, dan 2024, di mana pertumbuhannya konsisten di atas 50%, bahkan mencapai lebih dari 300% pada 2020. 

Sebaliknya, Ethereum menunjukkan karakter yang lebih agresif dibandingkan dengan Bitcoin. Di masa kenaikan pasar seperti 2020 dan 2021, ETH melonjak sangat tinggi, tetapi ketika koreksi pasar terjadi, penurunannya pun jauh lebih dalam dibandingkan BTC. 

Ini memperlihatkan bahwa Ethereum bisa memberikan potensi keuntungan besar, namun juga dengan risiko penurunan yang sama besarnya.

Rata-Rata Return Tahunan BTC vs ETH

Average annualised return Total return
Aset Last year Last 5 years Aset Last year Last 5 years
Bitcoin 55.10% 61.80% Bitcoin 55.10% 1007.80%
Ethereum -32.70% 61.20% Ethereum -32.70% 989.60%
Perbandingan rata-rata return tahunan investasi Bitcoin vs Ethereum, data dihimpun dari Backtest by Curvo.

Dari tabel perbandingan rata-rata return tahunan dan total return lima tahun terakhir menunjukkan bahwa Bitcoin masih menjadi aset yang lebih unggul secara statistik. Dalam periode tersebut, Bitcoin mencatatkan rata-rata pertumbuhan tahunan dalam lima tahun terakhir sekitar 61,8% dengan total return lebih dari 1.000%.

Sedangkan untuk Ethereum, rata-rata pertumbuhan tahunan dalam lima tahun terakhir di sekitar 61.2% dengan total return 989.6%. Meskipun terlihat memiliki return yang mirip, Ethereum tercatat memberikan hasil negatif di tahun kemarin dengan -32.7% yang salah satunya disebabkan oleh tingginya Bitcoin Dominance.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Bitcoin Dominance?

Ringkasan Statistik Risiko

Aset Compound annual growth rate Standard deviation Sharpe ratio
Bitcoin 49.10% 76.96% 0.95
Ethereum 27.46% 98.61% 0.69
Perbandingan Compound annual growth rate, Standard deviation
Sharpe ratio dari Bitcoin dan Ethereum, data dihimpun dari Backtest by Curvo.

Bitcoin terlihat memiliki Compound Annual Growth Rate (CAGR) hampir dua kali lipat Ethereum, serta Sharpe ratio yang lebih tinggi—menunjukkan bahwa Bitcoin menawarkan return yang lebih baik per unit risiko yang diambil.

Dari segi deviasi standar, Ethereum memiliki deviasi standar yang jauh lebih tinggi yakni 98.61% dibandingkan dengan Bitcoin yang memiliki deviasi di 76.96%, secara sederhana bisa dibilang pergerakan harga Ethereum memiliki volatilitas 21.65% lebih tinggi dibanding Bitcoin.

Investasi $10.000 di Bitcoin dan Ethereum  Mana yang Lebih Menguntungkan?

Agar lebih mudah mencerna data yang diberikan, mari lihat simulasi historis jika kamu melakukan investasi sebesar $10.000 atau sekitar Rp164.000.000 di Bitcoin dan Ethereum  dari bulan Agustus 2017.

Grafik portofolio investasi Bitcoin vs Ethereum, sumber data dihimpun dari Backtest by Curvo.

Dari grafik portofolio di atas menunjukkan bahwa Bitcoin secara konsisten membentuk tren pertumbuhan yang lebih stabil dan menguat. Garis biru yang mewakili BTC terus menanjak, terutama sejak 2020, dan tetap mempertahankan posisi lebih tinggi dibanding Ethereum hingga pertengahan 2025.

Ethereum memang sempat sedikit akan menyalip BTC pada tahun 2021, namun sejak itu tertinggal dalam pergerakan nilai secara keseluruhan. Data ini mengilustrasikan bahwa jika dilihat dari sudut pandang pertumbuhan portofolio jangka panjang, Bitcoin memberikan hasil yang lebih baik dari pada Ethereum jika dilihat dari data historisnya.

Baca juga: Strategi DCA Bitcoin atau lihat harga Ethereum terbaru di sini 👉 Harga Ethereum hari ini dalam rupiah.

Sesuaikan dengan Tujuan Investasi

Tujuan Investasi Pilihan Ideal
Nilai lindung terhadap inflasi Bitcoin
Eksposur terhadap teknologi blockchain dan yield staking Ethereum
Tabel perbandingan Bitcoin vs Ethereum sesuai tujuan investasi. Jangan lupa sesuaikan dengan profil risiko.

Secara garis besar Ethereum lebih cocok bagi kamu yang tertarik dan ingin mengikuti langsung perkembangan Web3, sedangkan Bitcoin cocok untuk kamu yang ingin investasi jangka panjang alias sebagai aset safe haven.

Baca juga: Cara Menentukan Profil Risiko Investasi 

Sudah Menentukan Pilihan, Bagaimana Cara Mulai Investasi Bitcoin dan Ethereum?

Untuk memulai investasi di pasar kripto, seperti Bitcoin dan Ethereum—pastikan kamu memilih exchange yang sudah terdaftar resmi dan diawasi oleh OJK seperti Tokocrypto.

Kamu bisa membeli Bitcoin dan Ethereum dengan mudah dan 0% biaya trading, minimal deposit mulai dari Rp50.000 dengan beberapa langkah berikut.

  1. Unduh aplikasi Tokocrypto di Play Store atau Apps Store.
  2. Buat akun dan lakukan verifikasi KYC sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Deposit saldo investasi via Bank, Virtual Account, atau E-Wallet.
  4. Masuk menu “Jual/Beli” dan pilih dari “IDR” ke “Nama Aset” yang ingin kamu beli
  5. Kemudian masukkan nominal pembelian.
Klik gambar untuk mulai investasi di Tokocrypto.

Kesimpulan: Jadi Mana yang Lebih Cocok untuk Investasi Pertama bagi Pemula?

Kalau kamu ingin aset yang relatif stabil, cocok untuk “store of value” dan lebih tahan terhadap fluktuasi: Bitcoin bisa jadi pilihan utama.

Kalau kamu ingin eksposur pada teknologi blockchain, staking yield, dApps, dan potensi pertumbuhan lebih tinggi: Ethereum lebih layak dipertimbangkan.

Tips untuk pemula: Kamu bisa mulai dengan modal kecil untuk membeli kedua aset kripto tersebut dengan proporsi yang sesuai dengan profil risiko yang dimiliki, jangan lupa hindari pembelian sekaligus (lump sum) dan gunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) yang ada di aplikasi Tokocrypto.

Baca juga: Cara Menggunakan Sinyal Trading di Aplikasi Tokocrypto dengan Limit, Stop-Limit, OCO, dan Beli/Jual atau gabung Telegram Official Tokocrypto untuk diskusi analisa sinyal harian bersama trader lain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

FC Barcelona Fan Token (BAR) Naik 3,64% di Tengah Volatilitas Tinggi

Harga FC Barcelona Fan Token (BAR) terhadap USDT naik 3,64% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level $1,254 atau sekitar Rp20.564,27. Token ini mencatat volume perdagangan sebesar 9,4 juta BAR, dengan nilai transaksi sekitar $12,4 juta.

Selama periode tersebut, BAR diperdagangkan dalam rentang $1,118 hingga $1,195, sebelum ditutup di level $1,155. Kenaikan harga didorong oleh lonjakan volume di pagi hari, namun momentum mengendur pada sesi sore.

Secara teknikal, token BAR menunjukkan kombinasi sinyal yang beragam. Pola bullish engulfing muncul di area $1,145–$1,155, memberikan indikasi potensi rebound jangka pendek. Namun, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan divergensi bearish, menandakan potensi pelemahan tren dalam waktu dekat.

Analisa Barcelona Fan Token

Pergerakan harga FC Barcelona Fan Token (BAR/USDT) pada Selasa, 29 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga FC Barcelona Fan Token (BAR/USDT) pada Selasa, 29 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Apa Itu Kripto Streamr (DATA) dan FC Barcelona Fan Token (BAR)?

Perlu dicatat, Bollinger Bands mengalami pelebaran signifikan pada pukul 07:30–09:00 waktu ET, mencerminkan tingginya volatilitas. Sementara itu, Moving Average 50-periode mulai mendatar, menandakan potensi konsolidasi setelah kenaikan tajam sebelumnya.

Level harga $1,155–$1,16, yang juga bertepatan dengan zona Fibonacci retracement 61,8%, kini menjadi area kunci yang menentukan arah pergerakan harga selanjutnya. Jika tekanan beli meningkat, BAR berpotensi menguji kembali resistance di $1,16–$1,165. Namun, apabila sentimen pasar melemah, harga dapat turun kembali ke zona support di $1,14–$1,145.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Dekati Rekor Tertinggi, Apa yang Diharapkan di Agustus 2025?

Harga Ethereum (ETH) terus menunjukkan penguatan menjelang Agustus 2025. Pada Selasa (29/7), ETH diperdagangkan di kisaran $3.877, naik lebih dari 2,5% dalam 24 jam terakhir.

Level $3.919 disebut sebagai titik kunci ekstensi Fibonacci yang dapat memicu pergerakan bullish lanjutan menuju rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH).

Arus Masuk ETF Sentuh $5,12 Miliar, Tertinggi dalam Setahun

Dilaporkan BeInCrypto, salah satu faktor utama yang mendukung sentimen positif Ethereum adalah aliran dana besar-besaran ke ETF (Exchange-Traded Fund) ETH. Pada Juli 2025, total arus masuk bersih ETF Ethereum mencapai $5,12 miliar, tertinggi dalam 12 bulan terakhir.

Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan dari investor institusional terhadap potensi jangka panjang ETH, baik di pasar spot maupun derivatif.

Zona Leverage dan Ancaman Likuidasi

Namun, harga ETH juga berada di area kritis. Menurut data dari Bitget, leverage jangka panjang lebih dari $5,78 miliar menumpuk di kisaran $3.358–$3.875. Jika ETH terus naik dan melewati batas atas zona ini, dapat terjadi short squeeze besar karena lebih dari $1 miliar posisi short bisa terkena likuidasi.

Pasokan Menipis, Tekanan Jual Teredam

Cadangan ETH di bursa kripto juga terus menurun, mencapai titik terendah kedua dalam setahun. Ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi aksi jual dari dompet besar (whale), pasar berhasil menyerap tekanan tersebut. Data dari CryptoQuant mengindikasikan bahwa pasokan ETH yang tersedia di bursa tidak meningkat signifikan, bahkan setelah harga naik lebih dari 57% sejak titik terendah bulan lalu.

Arus masuk ETF ETH dalam USD.
Arus masuk ETF ETH dalam USD.

Baca juga: Ethereum Tembus $3.900, Didorong Pembelian Besar SharpLink

Rasio ETH/BTC dan Golden Crossover, Sinyal Awal Altseason?

Sinyal teknikal juga menunjukkan tren yang positif. Rasio ETH terhadap BTC naik hampir 40% dari level terendah bulan Juni, kini menyentuh 0,032. Pergerakan ini hampir menyelesaikan formasi “golden crossover” dari rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20, 50, 100, dan 200 hari. Jika EMA 50 harian melampaui EMA 200 harian, sinyal bullish secara teknikal akan semakin kuat.

Target Harga dan Risiko Koreksi

Jika ETH mampu menembus dan bertahan di atas $3.919, analis memperkirakan target kenaikan berikutnya berada di:

  • $4.173 (Fibonacci 0,382)
  • $4.378 (Fibonacci 0,5)
  • $4.583 (Fibonacci 0,618)
  • $4.874 (Fibonacci 0,786)

Kenaikan di atas $4.874 akan membuka peluang untuk pencapaian ATH baru.

Namun, jika ETH gagal mempertahankan level $3.919, harga berisiko turun kembali ke support di sekitar $3.510. Penurunan lebih lanjut dapat memicu serangkaian likuidasi leverage dan membawa ETH kembali ke zona konsolidasi sebelumnya.

Dengan kombinasi arus masuk institusional yang kuat, cadangan bursa yang menipis, serta sinyal teknikal yang mendukung, Ethereum diposisikan dengan baik untuk reli lebih lanjut di bulan Agustus. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap volatilitas pasar dan potensi koreksi tajam.

Baca juga: Naik 33% Dalam Sebulan, Solana Jadi Calon Ethereum Killer?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Fan Token ATM Stabil di Tengah Aktivitas Transfer Atletico Madrid

Fan token ATM milik klub sepak bola ternama Spanyol, Atlético de Madrid, menunjukkan pergerakan stabil dengan kenaikan tipis sebesar +0,13% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di harga $1,598 atau sekitar Rp26.203. Volume perdagangan token ini juga cukup aktif, dengan total 16,37 juta ATM berpindah tangan senilai lebih dari $30,2 juta USDT.

Meskipun pergerakan harga tergolong minor, stabilitas ini mencerminkan dukungan komunitas yang solid terhadap token ATM. Sebagai bagian dari ekosistem fan token di jaringan BNB Chain, ATM bukan sekadar alat spekulasi. Token ini memberikan akses kepada pemegangnya untuk ikut serta dalam pengambilan keputusan klub, menikmati konten eksklusif, serta mendapatkan berbagai keuntungan langsung dari keterlibatan mereka dengan Atlético de Madrid.

Pergerakan harga Atlético de Madrid Fan Token (ATM/USDT) pada Selasa, 29 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Atlético de Madrid Fan Token (ATM/USDT) pada Selasa, 29 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Kenal Kripto Voyager Token (VGX) dan Atletico De Madrid Fan Token (ATM)

Transfer Pemain Pengaruhi Sentimen Fan Token?

Sementara itu, kabar dari bursa transfer turut mewarnai dinamika atmosfer seputar Atlético de Madrid. Klub yang dibesut oleh Diego Simeone tersebut baru saja mencapai kesepakatan transfer dengan klub asal Brasil, Flamengo, untuk melepas Samuel Lino. Nilai transfernya mencapai €24 juta, jauh lebih tinggi dari harga pembeliannya sebesar €6,5 juta dari Gil Vicente tiga tahun lalu—sebuah keuntungan besar bagi Los Rojiblancos.

Selama dua musim, Lino tampil dalam 93 pertandingan bersama Atleti, termasuk masa pinjamannya di Valencia pada musim 2022–23. Namun performanya dianggap belum memenuhi ekspektasi, hingga akhirnya ia memutuskan kembali ke tanah kelahirannya, Brasil. Di Flamengo, Lino akan bereuni dengan Saul Niguez, mantan rekan setim yang lebih dulu bergabung dengan klub tersebut setelah mengakhiri kontraknya bersama Atleti.

Atletico Madrid sendiri terlihat sangat aktif di bursa transfer musim panas ini. Selain melepas sejumlah nama seperti Axel Witsel, Cesar Azpilicueta, dan Rodrigo De Paul, mereka juga telah mendatangkan beberapa wajah baru, termasuk Alex Baena, Johnny Cardoso, dan David Hancko.

Dampak Terhadap Fan Token

Pergerakan pemain seperti Lino dan Saul—yang dikenal oleh fan setia klub—dapat memengaruhi sentimen komunitas, termasuk terhadap fan token ATM. Meski demikian, tidak ada gejolak besar yang tercermin dalam harga token. Ini bisa diartikan bahwa basis komunitas Atlético tetap solid dan loyal, bahkan saat klub tengah menjalani masa transisi.

Dengan kombinasi utilitas nyata dan keterlibatan emosional para fans, fan token seperti ATM semakin memperkuat posisinya sebagai jembatan antara dunia sepak bola dan teknologi blockchain.

Baca Juga: Aktivitas Trading Fan Token ATM Terus Meningkat, Harga Tembus $1,2


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Efek Kesepakatan Dagang UE-Trump: BNB Cetak Rekor

Lonjakan signifikan terjadi di pasar kripto setelah kabar mengejutkan datang dari pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Keduanya bertemu di Turnberry, Skotlandia, dan berhasil mencapai kerangka kerja untuk kesepakatan dagang yang cukup ambisius.

Menurut laporan CNN, Uni Eropa setuju untuk membeli energi dari Amerika Serikat senilai $750 miliar dan mengucurkan tambahan investasi sebesar $600 miliar ke berbagai proyek terkait AS. Langkah ini menyusul pengumuman Trump beberapa pekan lalu yang menetapkan tarif baru sebesar 30% terhadap sebagian besar produk impor dari Uni Eropa dan Meksiko, yang akan berlaku mulai 1 Agustus. Tarif terhadap baja dan aluminium bahkan lebih tinggi, yaitu 50%.

Meski Trump menyatakan tak bisa menurunkan tarif lebih rendah dari 15%, kesepakatan investasi ini dianggap sebagai sinyal positif oleh pelaku pasar global, termasuk pasar aset digital.

Kripto Respons Positif

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: BNB Melejit: Rekor $804 Berkat Token Burn dan Ekosistem

Reaksi pasar kripto cukup mencolok meskipun volatilitas akibat isu tarif sebelumnya cenderung melemah dalam beberapa bulan terakhir. Bitcoin (BTC) mengalami kenaikan dan saat ini diperdagangkan di atas $119.000. Ethereum (ETH) juga ikut menguat dengan kenaikan harian lebih dari 3%, mendekati level $3.850.

Namun, bintang utama dalam reli ini adalah Binance Coin (BNB) yang mencatat kenaikan tajam hingga menembus rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di atas $825. Kenaikan ini membuat BNB kembali menggeser posisi Solana (SOL) sebagai kripto terbesar kelima berdasarkan kapitalisasi pasar.

Optimisme Baru di Tengah Ketegangan Dagang

Kendati tarif masih tetap diberlakukan, pasar tampaknya merespons positif komitmen investasi besar dari Uni Eropa ke AS. Ini dipandang sebagai bentuk stabilisasi geopolitik yang bisa mengurangi tekanan ketidakpastian global. Di sisi lain, investor kripto kembali menunjukkan kepercayaan terhadap aset digital sebagai lindung nilai terhadap potensi gejolak ekonomi yang mungkin timbul dari kebijakan perdagangan proteksionis.

Dengan Bitcoin yang mendekati $120.000 dan sejumlah altcoin mencatat penguatan, pasar kripto tampaknya memasuki fase optimisme baru di tengah dinamika hubungan internasional yang penuh kejutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Tembus $3.900, Didorong Pembelian Besar SharpLink

Harga Ethereum (ETH) kembali menguat dan diperdagangkan di atas level $3.900, didorong oleh akumulasi besar-besaran dari perusahaan teknologi SharpLink. Saat artikel ini ditulis, ETH tercatat naik 3,2% dalam 24 jam terakhir dan mencatat lonjakan 61% dalam 30 hari terakhir.

Menurut data pasar terbaru, ETH diperdagangkan di level $3.908 setelah menyentuh titik terendah $3.530 pada 24 Juli lalu. Kini, Ethereum semakin mendekati level psikologis penting di $4.000, didukung lonjakan volume perdagangan dan minat investor yang terus meningkat.

Lonjakan Aktivitas Derivatif

Volume perdagangan Ethereum dalam 24 jam terakhir melonjak 47,3% menjadi $32,95 miliar. Sementara itu, open interest atau total kontrak derivatif terbuka naik 7,72% menjadi $59,94 miliar, dan volume derivatif harian meroket 61,44% ke angka $89,16 miliar. Angka-angka ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap volatilitas tinggi yang akan datang.

Selain itu, total kontrak berjangka Ethereum di seluruh jaringan telah melampaui $60 miliar, mencetak rekor tertinggi baru. Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan masuknya akumulasi ETH dari institusi besar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Naik 33% Dalam Sebulan, Solana Jadi Calon Ethereum Killer?

SharpLink Tambah 77,2 Ribu ETH

Dilaporkan Crypto News, kontributor utama reli harga Ethereum adalah langkah akumulasi agresif dari SharpLink, perusahaan teknologi game dan data. Berdasarkan data dari Lookonchain, SharpLink membeli 77.210 ETH senilai sekitar $295 juta pada 28 Juli. Pembelian ini meningkatkan total kepemilikan ETH perusahaan menjadi 438.017 ETH, senilai sekitar $1,69 miliar.

Sebagian besar aset ini dipertaruhkan melalui platform staking seperti Figment dan Hoppers DApp. SharpLink mendanai pembelian tersebut melalui program penjualan ekuitas yang diperluas dari $1 miliar menjadi $6 miliar. Hingga kini, perusahaan telah mengumpulkan $721 juta, termasuk $425 juta dari penempatan privat yang didukung oleh nama besar seperti Consensys, Pantera Capital, ParaFi, dan Electric Capital.

SharpLink kini menjadi pemegang ETH institusional terbesar kedua setelah Bitmine Immersion Tech, yang memiliki sekitar 566.000 ETH. Jika target pembelian ETH SharpLink terpenuhi, perusahaan ini bisa menguasai lebih dari 1 juta ETH atau sekitar 1% dari total pasokan Ethereum.

Analisis Teknikal: Tren Bullish Masih Kuat

Dari sisi teknikal, ETH menunjukkan momentum bullish yang berkelanjutan. Harga saat ini bertahan di atas garis rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 20 hari di $3.432, yang kini berfungsi sebagai support jangka pendek. Bollinger Bands yang melebar menunjukkan peningkatan volatilitas, sementara posisi harga di dekat pita atas menjadi sinyal lanjutan tren naik.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) Ethereum berada di angka 82,89, mengindikasikan kondisi jenuh beli. Meskipun berisiko mengalami koreksi jangka pendek, belum ada tanda-tanda pelemahan momentum selama harga tetap di atas support kunci $3.600.

Jika Ethereum berhasil menembus $4.000, breakout ini bisa membuka jalan menuju target harga selanjutnya di $4.168. Sebaliknya, penurunan di bawah SMA 20-hari dapat membawa ETH turun menuju area support di $3.250.

Lonjakan harga Ethereum saat ini tidak hanya didorong oleh sentimen pasar, tetapi juga diperkuat oleh akumulasi besar dari institusi seperti SharpLink. Dengan fundamental kuat dan dukungan teknikal yang positif, ETH berpeluang melanjutkan reli menuju level psikologis $4.000 dan bahkan lebih tinggi dalam waktu dekat.

Baca juga: Ethereum Diproyeksi Menguat Berkat ETP dan Strategi Korporasi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

AS Roma Fan Token (ASR) Naik 38%, Fan Token Kembali Bergema!

AS Roma Fan Token (ASR) mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir, meningkat sebesar +38,77% menjadi $5,33 (sekitar Rp87.247,08). Token ini diperdagangkan di jaringan BNB Chain dan mencatat volume transaksi yang tinggi, yakni lebih dari 14,5 juta ASR atau setara dengan $77 juta USDT, mencerminkan minat pasar yang kembali menguat terhadap sektor fan token.

Tentang AS Roma Fan Token

ASR diluncurkan pada 23 Desember 2020 sebagai bagian dari ekosistem Chiliz dan Socios.com, platform terkemuka dalam pengembangan fan token. Token ini memberikan hak suara kepada penggemar AS Roma untuk terlibat dalam keputusan klub, seperti desain jersey, slogan tim, hingga pengalaman eksklusif yang hanya bisa diakses oleh pemegang token.

Pergerakan harga AS Roma Fan Token (ASR/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga AS Roma Fan Token (ASR/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: AS Roma Fan Token (ASR) Melonjak 24% Usai Kemenangan Pramusim

ASR menjadi bukti nyata bagaimana teknologi blockchain bisa menghadirkan interaksi yang lebih dekat dan transparan antara klub sepak bola dan basis penggemarnya. Proyek ini dianggap serius karena didukung langsung oleh klub besar AS Roma serta infrastruktur yang terpercaya dari Socios.com.

Harga dan Aktivitas Pasar

Pada 26 Juli 2025, harga ASR berada di kisaran $2,38, namun melonjak dalam waktu singkat hingga menyentuh level tertinggi 24 jam di $6,77, sebelum kembali stabil di angka $5,33. Ini mencerminkan volatilitas yang tinggi namun sehat, seiring dengan meningkatnya antusiasme terhadap fan token di tengah musim pramusim sepak bola Eropa.

Harga saat ini masih jauh dari all-time high sebesar $26,64 yang tercapai pada Desember 2020, namun tren naik dalam beberapa hari terakhir—termasuk kenaikan mingguan sebesar 3,71%—menunjukkan bahwa fan token kembali menjadi sorotan investor dan penggemar.

Fan Token Kembali Populer?

Kenaikan signifikan ASR dapat menjadi indikator awal bahwa “musim fan token” telah kembali. Momentum ini sering kali bertepatan dengan musim kompetisi baru, transfer pemain besar, atau peningkatan interaksi klub dengan penggemar.

Dengan ekosistem yang terus berkembang dan integrasi fitur-fitur baru dalam platform Socios.com, fan token seperti ASR berpotensi menjadi instrumen unik yang menggabungkan sentimen olahraga, komunitas, dan aset digital.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

KNC Naik Hampir 40%: KyberNetwork Buktikan Kekuatan Saat Reli DeFi

Token KyberNetwork (KNC) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatat lonjakan harga hingga +39,87% dalam 24 jam terakhir, menembus level $0.6094 atau sekitar Rp9.971,80. Dalam periode yang sama, volume perdagangan KNC melonjak drastis, mencapai lebih dari 51 juta token, dengan total transaksi senilai $28 juta di pasar USDT.

Lonjakan Volume dan Tekanan Short Squeeze

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah peningkatan volume perdagangan harian yang melonjak ke angka $263 juta, disertai likuidasi posisi short lebih dari $2,32 juta. Fenomena short squeeze ini membuat harga KNC berhasil menembus resistansi teknikal di level $0.5, membuka peluang tren bullish berkelanjutan.

Meskipun masih banyak posisi short yang terbuka di pasar derivatif, KNC berhasil membalikkan ekspektasi negatif dan memberikan keuntungan signifikan bagi para pemegangnya.

Pergerakan harga Kyber Network (KNC/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Kyber Network (KNC/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Apa Itu Kyber Network (KNC)?

Kolaborasi KyberSwap x NEAR: Hadiah $30.000

Memperkuat daya tariknya, KyberSwap kini menjalankan program insentif terbaru bernama Cross-Chain Race x NEAR Intents – Week 2, yang berlangsung dari 28 Juli hingga 3 Agustus 2025. Pengguna dapat melakukan cross-chain swap menggunakan fitur NEAR Intents di KyberSwap dan berkesempatan mendapatkan bagian dari total hadiah $30.000.

Catatan penting: Volume perdagangan per dompet dibatasi hingga $50.000 dalam periode program.

Apa yang Ditawarkan KNC?

KNC bukan sekadar token utilitas biasa. Sebagai tulang punggung dari ekosistem Kyber, KNC memiliki fungsi penting dalam:

  • Penyediaan likuiditas lintas blockchain, termasuk Ethereum, Polygon, dan lebih dari 13 jaringan lainnya.
  • Pengumpulan biaya swap dari transaksi pengguna.
  • Staking dan voting untuk keputusan tata kelola protokol.
  • Distribusi reward kepada pengguna aktif berdasarkan volume trading.

Dengan total nilai transaksi yang telah melewati $30 miliar di jaringan Ethereum, KyberSwap terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pilar utama dalam dunia DeFi.

KNC vs Inovasi Layer-2 Bitcoin: Persaingan Semakin Ketat?

Di tengah keberhasilan Kyber, muncul pertanyaan tentang bagaimana Bitcoin Layer-2 Protocol, seperti Bitcoin Hyper, akan memengaruhi dinamika pasar DeFi. Berbeda dari protokol likuiditas lintas rantai seperti Kyber, solusi Layer-2 fokus pada peningkatan kecepatan dan aksesibilitas jaringan Bitcoin, menjadikannya lebih efisien untuk transaksi sehari-hari.

Meski Kyber tetap unggul dalam hal interoperabilitas dan tata kelola komunitas, Layer-2 Bitcoin berpotensi membuka babak baru dalam evolusi blockchain — dengan target utama menggantikan kebutuhan akan bursa terpusat dalam skala global.

Kenaikan tajam KNC memperlihatkan bagaimana fundamental proyek DeFi yang solid, didukung utilitas nyata dan strategi ekspansi lintas-rantai, mampu memberikan hasil signifikan meski pasar dikelilingi tekanan spekulatif. Dengan terus memperluas kemitraan seperti bersama NEAR dan memperkuat fungsi tata kelola token, KyberNetwork masih menjadi salah satu aset kripto yang patut diperhatikan dalam daftar high-risk, high-reward tahun ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cuan Meledak! 3 Altcoin Terpanas yang Meroket di Paruh Pertama 2025

Tahun 2025 jadi panggung buat altcoin dengan pertumbuhan luar biasa. Menurut laporan CoinGecko pada Senin (28/7), terdapat tiga token unggulan yang mencetak keuntungan spektakuler di paruh pertama tahun ini.

Ketiga altcoin tersebut adalah Saros (SAROS), Onyxcoin (XCN), dan Zebec Network (ZBCN). Semuanya mencatatkan lonjakan antara 298% hingga 1.379%. Mari kita telusuri masing‑masing.

1. Saros (SAROS)

  • Return H1 2025: +1.379%
  • Platform: DeFi suite berbasis Solana, menawarkan AMM, perpetual/spot trading, staking, dan launchpad.
  • Inovasi Utama: DLMM (Dynamic Liquidity Market Maker), protokol likuiditas dinamis yang tingkatkan efisiensi modal dan kurangi slippage.
  • Dampak: Saat DLMM resmi diluncurkan 3 Juni, harga SAROS melonjak dan mencetak ATH pada 10 Juni

Kepopuleran Saros mencerminkan permintaan kuat akan platform DeFi yang efisien dan berpotensi menggeser AMM tradisional.

2. Onyxcoin (XCN)

  • Return H1 2025: +551%
  • Visi: Menjadi protokol Layer‑3 dengan basis rollup Arbitrum Orbit dan settlement di Coinbase’s Base Layer‑2.
  • Penggunaan Token: Membayar fee, staking, dan tata kelola melalui Onyx DAO.
  • Triger Pertumbuhan: Pengumuman mainnet launch Maret dan listing Binance Futures memberi dorongan besar terhadap volume trading dan harga XCN

XCN menghadirkan nilai tambah bagi pengguna yang perlu solusi skalabilitas tingkat lanjut sambil mempertahankan keamanan jaringan.

3. Zebec Network (ZBCN)

  • Return H1 2025: +298%
  • Fitur Utama: Infrastruktur pembayaran real-time (stream payroll), integrasi USDC oleh Circle, solusi til B2B dan point-of-sale berbasis blockchain.
  • Model Bisnis: Mengakuisisi fintech Web2 seperti WageLink & Gatenox untuk memperkuat layanan on-chain-nya.
  • Katalis: Kolaborasi langsung dengan Circle (USDC) memperkuat adopsi token dan produk pembayaran di bisnis lokal hingga global

ZBCN merepresentasikan jembatan nyata antara crypto dan penggunaan finansial dunia nyata, seperti payroll, merchant, dan treasury

Lingkup Pasar & Narasi Altcoin 2025

CoinGecko mencatat tren dominan tahun ini adalah RWA (Real World Assets), DeFi, dan Payment Infrastructure.

Kenaikan token‑token seperti Saros, Onyxcoin, dan Zebec mencerminkan investor melirik proyek yang bukan sekadar hype, tetapi menyelesaikan kasus penggunaan praktis di dunia nyata.

  • Dominasi Bitcoin dan token besar seperti XRP meningkat, namun altcoin dengan utility riil tetap mampu mencuri perhatian dan volume
  • Token seperti Soros dan Zebec sekaligus memperluas narasi tokenisasi pembayaran dan supply-chain digital yang semakin relevan di ekosistem RWA maupun kinerja DeFi.

Baca Juga: SUI Naik 60%! Pertanda Awal dari Ledakan Altcoin Selanjutnya?

Risiko & Pertimbangan Investor

Risiko Penjelasan
Volatilitas ekstrem SAROS dan XCN roller coaster besar: potensi untung tinggi, tapi risiko koreksi juga besar.
Adopsi pasar & proyek konkrit Zebec saat ini sedang memperluas basis pengguna fintech, namun kegagalan integrasi bisa menahan pertumbuhan.
Pengaruh listing & spekulasi XCN melonjak pasca listing Binance Futures; volume trading yang didorong spekulasi bisa juga memicu likuidasi cepat.

Membeli di puncak hype bisa berbahaya — sebaiknya pertimbangkan entry timing, tokenomics, dan roadmap proyek. Risiko regulasi digital fintech juga perlu diperhatikan terutama dalam token yang menghubungkan aset dunia nyata.

Baca Juga: Riset Kripto 21-25 Juli 2025: Altcoin Menguat, Akankah Tren Berlanjut?

SAROS, XCN, dan ZBCN bukan sekadar token populer—mereka memegang cerita kuat penerapan nyata di DeFi, skalabilitas blockchain, dan payment infrastructure digital.

Pasar tahun 2025 sangat selektif: investor kini menilai protokol bukan hanya dari hype, tapi dari utilitas praktis dan potensi skalabilitas nyata.

Jika tren RWA dan DeFi terus berlanjut, ketiga token ini sangat layak pantau: SAROS sebagai dinamika likuiditas canggih, XCN sebagai solusi Layer‑3 modular, dan ZBCN yang jembatani kripto dengan transaksi dunia nyata.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tiga Altcoin Terpanas di BNB Chain yang Layak Menjadi Sorotan

BNB Chain terus menunjukkan dominasinya sebagai salah satu ekosistem blockchain paling aktif.

Hal Inu ditunjukkan dengan lebih dari 100 juta transaksi mingguan, 7,2 juta alamat aktif, dan total TVL (Total Value Locked) mencapai $6,1 miliar.

Dari sekian banyak token‐token yang diperdagangkan, terdapat tiga altcoin yang layak mendapatkan sorotan karena berkontribusi besar dalam pertumbuhan sektor DeFi dan RWA (Real World Assets) di BNB Chain.

1. BUILDon (B)

BUILDon (kode B) awalnya lahir sebagai meme coin, tetapi kini bertransformasi menjadi pendorong likuiditas utama untuk stablecoin USD1 yang diterbitkan oleh World Liberty Financial.

  • Volume 24 jam: $536,7 juta
  • Kapitalisasi pasar: $216,6 juta
  • Transaksi per hari: 54.639
  • Tren: Pengguna aktif >11.600

BUILDon kini menjadi salah satu token paling likuid di BNB Chain, karena integrasi kuat dengan USD1 menjadikannya aset yang sering dipakai untuk trading volume besar.

2. BSquared Network (B2)

BSquared Network (B2) mengintegrasikan protokol BTC tersebut ke dalam ekosistem BNB Chain menggunakan modul layer‑2 berbasis ZK‑rollups.

Platform ini memungkinkan tokenisasi Bitcoin, staking hasil yield, dan mining pool yang terhubung dengan DeFi tools.

  • Volume 24 jam: $371 juta
  • Kapitalisasi pasar: $29,2 juta
  • Tren: User aktif ~26.410

Dominasi volume menunjukkan minat kuat pada solusi DeFi berbasis BTC di BNB Chain, dan B2 adalah pionir di segmen ini.

3. Allo (RWA)

Allo adalah platform tokenisasi aset dunia nyata (RWA) yang memungkinkan fractional ownership real estate, ekuitas swasta, dan lending berbasis blockchain.

Token ALLO membantu pengguna berpartisipasi dalam instrumen finansial tradisional via smart contract.

  • Volume 24 jam: $100,6 juta
  • Kapitalisasi pasar: $23,2 juta
  • Transaksi harian: 119.585
  • User aktif: ~27.691

Fokus Allo pada tokenisasi trad-fi membuka peluang menghubungkan pasar aset nyata dengan investor global melalui blockchain.

Kenapa Ketiganya Layak Disorot?

Token Fokus Utama Alasan Menonjol
BUILDon (B) Likuiditas USD1 & DeFi Volume trading tertinggi di BNB Chain
BSquared (B2) BTC-Fi & Layer‑2 ZK Rollups Menarik pengguna BTC yang ingin yield di DeFi
Allo (RWA) Tokenisasi real-world assets Memfasilitasi akses ke real estate & swap institusional di blockchain

Ketiga token ini mencerminkan berbagai arah yang dituju oleh BNB Chain: dari DeFi tingkat lanjut, hingga integrasi aset fisik dan tokenisasi institusional.

Baca Juga: Pertumbuhan KernelDAO di BNB Chain, Jadi Pilar Kepercayaan Web3

Momentum On‑Chain & Tren Ekosistem

Menurut laporan terbaru CoinMarketCap pada Senin (28/7), sektor aset BEP‑20 di ekosistem BNB Chain mengalami pertumbuhan 2% dalam satu minggu, menambahkan sekitar $3,4 miliar ke kapitalisasi pasar.

Meski lebih dari setengah token top 100 mengalami koreksi mingguan, token seperti Lagrange (LA) naik 67,9% pasca listing KuCoin, Resolv (RESOLV) naik 51,1%, dan Seedify.fund (SFUND) tumbuh 36,5%.

Dominasi tumbuhnya volume di token BUILDon, B2, dan Allo menunjukkan diversifikasi yang sehat di luar token BNB.

Kehadiran token RWA seperti Allo bahkan membawa dimensi aset perdagangan baru ke dalam ekosistem BNB Chain.

Risiko yang Harus Diwaspadai

  • Volatilitas tinggi — Token memecoin seperti BUILDon rentan tekanan profit-taking besar.
  • Likuiditas relatif rendah bagi B2 dan Allo dibanding token core, sehingga potensi slippage dan spread bisa tinggi.
  • Regulasi tokenisasi aset — Allo dan protokol RWA lainnya menghadapi tantangan hukum dan compliance di berbagai yurisdiksi.

Baca Juga: BNB Melejit: Rekor $804 Berkat Token Burn dan Ekosistem

Secara keseluruhan, BUILDon, BSquared, dan Allo mewakili tiga gelombang inovasi BNB Chain di 2025: meme-driven liquidity, integrasi BTC-Fi, dan tokenisasi aset real-world. Ketiganya tidak hanya aktif dalam volume on-chain, tetapi juga menunjukkan adaptasi platform ke arah kegunaan nyata.

Jika tren ini berlanjut — termasuk dukungan infrastruktur Open side‑chains dan ZK-rollups — kita bisa melihat token‑token ini menjadi lokomotif pertumbuhan altcoin selanjutnya di dunia blockchain.




Sumber : news.tokocrypto.com