Tag Archives: altcoin

Naik 33% Dalam Sebulan, Solana Jadi Calon Ethereum Killer?

Solana (SOL), salah satu aset kripto paling menjanjikan tahun ini, kembali mencatatkan performa luar biasa.

Dengan harga saat ini di angka $191,84 per SOL, dan lonjakan sebesar +2,62% dalam 24 jam terakhir, mata uang digital ini tampaknya sedang mengukuhkan posisinya sebagai alternatif serius bagi Ethereum.

Mari kita telusuri lebih dalam bagaimana SOL mampu mencuri perhatian para investor global.

Performa Terbaru: Stabil Naik dan Masih “On Fire”

  • Harga Terkini: $191,84 per SOL
  • Kapitalisasi Pasar: $103,2 miliar
  • Volume Perdagangan 24 Jam: $5,33 miliar
  • Peringkat Pasar: #6 dalam kapitalisasi pasar global
  • Kenaikan Harian: +2,62%
  • Kenaikan Mingguan: +4,71%
  • Harga Terendah 24 jam: $185,20
  • Harga Tertinggi 24 jam: $191,85

SOL menunjukkan kekuatan teknikal yang solid. Dalam waktu hanya 30 hari, nilai Solana naik sekitar 33,70%, menandakan tren naik yang sangat sehat di tengah pasar yang cenderung sideways.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Naik Tipis, Tren Positif Solana Terus Berlanjut

Tren Jangka Pendek dan Panjang

  • 60 hari terakhir: SOL naik +9,46%
  • 90 hari terakhir: melonjak +30,02%
  • Rekor tertinggi sepanjang masa (ATH): $294,33

Meskipun masih berada di bawah level ATH, Solana semakin mendekati titik resistensi utama.

Jika momentum ini terus terjaga, bukan tidak mungkin SOL akan kembali menembus angka $200 dalam waktu dekat dan menargetkan rekor baru.

Apa yang Membuat Solana Istimewa?

Solana dikenal sebagai blockchain berkecepatan tinggi dengan biaya transaksi yang sangat murah.

Ia mampu memproses ribuan transaksi per detik berkat teknologi Proof of History (PoH) yang dipadukan dengan Proof of Stake (PoS).

Kombinasi inilah yang membuat banyak pengembang aplikasi terdesentralisasi (dApp), NFT, dan DeFi mulai melirik Solana sebagai tempat berkarya.

Solana juga telah menjadi rumah bagi proyek-proyek besar seperti:

Kapitalisasi dan Volume: Indikator Kesehatan Pasar

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $103,2 miliar dan volume perdagangan harian mencapai $5,33 miliar, likuiditas SOL tergolong sangat tinggi.

Ini artinya, baik investor besar maupun retail memiliki ketertarikan kuat untuk bertransaksi dan menyimpan SOL dalam portofolio mereka.

Jumlah pasokan yang beredar adalah 537,92 juta SOL, namun belum ada batas total maksimum pasokan yang ditetapkan. Meski begitu, pasar tampak tetap optimis terhadap keberlanjutan nilai token ini.

Apakah Solana Layak Dibeli Sekarang?

Dari sudut pandang teknikal dan fundamental, Solana berada dalam posisi menarik:

  • Momentum jangka pendek positif
  • Ekosistem terus berkembang
  • Dukungan dari developer global meningkat
  • Narasi sebagai “Ethereum killer” terus bergema

Namun seperti biasa, pasar kripto tetap sangat fluktuatif.

Investor disarankan untuk tetap mempertimbangkan strategi manajemen risiko dan menghindari keputusan impulsif.

Baca Juga: 3 Meme Coin Berbasis Solana yang Perlu Dipantau Sebelum Agustus 2025

Solana tak lagi hanya sekadar pesaing Ethereum, melainkan telah menjadi fondasi ekosistem Web3 yang serius.

Dengan performa harga yang konsisten naik dan ekosistem yang terus bertumbuh, SOL menjadi salah satu aset digital paling menarik di tahun 2025.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah Anda siap ikut dalam revolusi Solana?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cardano Integrasi Apple Pay: Target 500 Juta Pengguna

Blockchain Cardano (ADA) baru saja menorehkan momentum besar yang mungkin tidak pernah diduga sebelumnya.

Lewat alat pengembangan baru bernama CardanoKit, ekosistem ini membuka akses native ke platform Apple, termasuk iOS, tvOS, dan watchOS.

Jika pengembang berhasil memanfaatkan alat ini, ADA bisa muncul sebagai opsi pembayaran digital di Apple Pay, menjangkau hingga 500 juta pengguna iPhone secara global.

Baca Juga: Pendiri Cardano Konfirmasi DeFi XRP dan Pembicaraan RLUSD

Apa itu CardanoKit?

CardanoKit adalah library open-source yang dibangun dari nol menggunakan bahasa Swift dan dioptimalkan untuk sistem operasi Apple.

Tidak sekadar plugin atau SDK berbasis web, CardanoKit merupakan toolkit yang memberikan akses untuk:

  • In-app ADA wallet
  • Transaksi blockchain tanpa meninggalkan aplikasi
  • Fitur staking dan pengelolaan native token
  • Penggunaan biometrik Apple (Face ID, Secure Enclave) untuk keamanan

Alat ini memungkinkan developer membangun aplikasi iOS, seperti Apple Watch yang terintegrasi langsung ke jaringan Cardano tanpa bergantung pada antarmuka pihak ketiga yang berpotensi meningkatkan kenyamanan pengguna iPhone dalam menggunakan kripto.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 28 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Apple Pay + ADA: Jalan Baru Akses Mass Market

Infrastruktur pembelian ADA via Apple Pay telah aktif sejak Juli 2024 melalui integrasi Coinbase Pay.

Namun kini, Tokeo (pengembang CardanoKit) sedang bermitra dengan Mercuryo untuk memperluas jangkauan:

  • On/off ramp ADA lebih cepat & biaya lebih rendah
  • Kepatuhan KYC/AML global
  • Dukungan Apple Pay, Google Pay, maupun kartu debit khusus ADA
  • Rencana berkembang ke Crypto Debit Card yang kompatibel di jutaan merchant dunia

Persiapan ini bisa secara dramatis menurunkan hambatan adopsi ADA di kalangan pengguna Apple di negara berkembang hingga maju.

Dampak Potensial: 500 Juta Pengguna iOS Kini Bisa Beli & Pakai ADA

Jika aplikasi dengan CardanoKit berhasil dikembangkan secara masif, dan integrasi Apple Pay berjalan mulus, ADA kemungkinan besar akan tersedia di Google Play / App Store sebagai opsi pembayaran digital.

Hal ini membuka akses baru bagi konsumen global untuk staking, trading, NFT, DeFi, hingga belanja sehari-hari dengan ADA, sebuah langkah besar menuju adopsi mainstream.

Proyeksi & Risiko yang Perlu Diwaspadai

Proyeksi positif:

  • Integrasi mobile meningkatkan utilitas ADA secara nyata.
  • Ekosistem pengembang iOS bisa tumbuh signifikan.
  • ADA punya potensi untuk menyasar pengguna ritel Apple yang belum terjangkau kripto sebelumnya.

Namun waspadai:

  • Belum ada kepastian adopsi massal. CardanoKit harus didukung developer dan produk nyata.
  • Ketergantungan pada regulasi Apple: jika kebijakan pembayaran digital berubah, integrasi bisa tertunda.
  • Kompetisi layanan mobile payment di Apple App Store pun ketat, menuntut pengalaman yang seamless dan aman.

Dampak ke Harga dan Kapitalisasi ADA

Dengan Apple Pay + ADA bisa menjaring puluhan juta pengguna baru, jumlah transaksi, staking, dan trading ADA kemungkinan meningkat.

Hal ini akan memberi tekanan positif pada harga token dan kapitalisasi pasar ADA. Jika pengguna Apple di Indonesia saja aktif menggunakan ADA, volume on-chain diprediksi akan melambung, karena mereka kini bisa masuk langsung melalui iPhone mereka.

Baca Juga: Cardano Melonjak: Siap Breakout di Atas $0,67?

CardanoKit bukan sekadar library teknis. Ini potensi jembatan utama antara blockchain dan pengguna iOS. Jika inisiatif ini diterapkan secara luas, ADA bisa menjangkau penetrasi yang by-passed platform lain.

Meski implementasi global membutuhkan banyak dukungan developer dan regulasi, potensi untuk membawa ADA ke 500 juta pengguna Apple secara global menjadikannya berita besar.

Investor dan penggiat kripto perlu mengawasi dukungan pasar aplikasi, integrasi dompet, dan feedback pengguna X.

Dengan CardanoKit dan Apple Pay, ADA tidak lagi hanya proyek blockchain—tapi bisa menjadi opsi pembayaran digital nyata bagi pengguna iOS.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bull ETH Targetkan $9.000: Apakah Data Mendukung Lonjakan Harga Ini?

Ethereum (ETH) kembali mencuri perhatian dengan lonjakan harga yang mengesankan dalam dua minggu terakhir. Dalam periode singkat ini, ETH telah melonjak hampir 50%, memicu spekulasi bahwa harga aset kripto terbesar kedua ini bisa menembus angka $9.000 pada awal 2026. Tapi seberapa kuatkah fundamental yang menopang narasi bullish ini?

Analisis Teknikal: Sinyal Kuat dari Elliott Wave

Dilaporkan Cointelegraph, salah satu indikator yang banyak dikutip oleh analis adalah model Elliott Wave, yang mengidentifikasi pola psikologis pasar dalam lima gelombang besar. Menurut analisis dari XForceGlobal, ETH saat ini berada di fase gelombang ketiga—biasanya gelombang yang paling eksplosif—dan dapat memuncak di $9.000 dalam waktu 12–18 bulan mendatang. Jika ini akurat, maka Ethereum bisa mencetak rekor baru sebelum pasar kripto memasuki fase koreksi berikutnya.

Namun, sebelum bisa menuju ke sana, level $4.000 akan menjadi penghalang teknikal dan psikologis yang penting. Jika level ini berhasil ditembus, ETH berpotensi mengalami akselerasi harga yang lebih tinggi.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: BlackRock Cetak Rekor: ETF Ethereum Tembus $10 Miliar

On-Chain: Pasokan Mengetat, Permintaan Meledak

Sinyal bullish Ethereum tidak hanya datang dari analisis teknikal, tetapi juga dari fundamental on-chain yang menguat. Data menunjukkan bahwa lebih dari 34 juta ETH (sekitar 28% dari total pasokan) kini dipertaruhkan (staking), yang mengindikasikan keyakinan investor jangka panjang serta mengurangi pasokan likuid di pasar.

Selain itu, saldo ETH di bursa telah turun ke level terendah sejak 2016, yaitu hanya 16,2 juta ETH. Ini berarti tekanan jual berkurang secara signifikan. Bersamaan dengan itu, terjadi lonjakan kepemilikan ETH oleh pembeli baru (first-time holders) sebesar 16% sejak awal Juli—indikasi kuat bahwa minat investor baru terhadap Ethereum sedang meningkat.

Di sisi lain, ETF spot Ether juga mencatatkan arus masuk lebih dari $4 miliar hanya dalam dua minggu terakhir, menambah validasi terhadap minat institusional terhadap ETH.

Valuasi Masih Relatif Rendah

Meski ETH telah bangkit tajam, dari sisi valuasi masih ada ruang untuk tumbuh. Skor Z MVRV (Market Value to Realized Value) Ethereum—indikator yang digunakan untuk mengukur apakah aset overvalued atau undervalued—masih berada jauh di bawah puncak siklus sebelumnya. Bandingkan dengan Bitcoin yang mencetak pertumbuhan 74% dalam setahun terakhir, sementara ETH justru turun 28%. Ini menunjukkan adanya potensi rotasi modal dari BTC ke ETH yang dapat mendorong ETH mengejar ketertinggalannya.

Aktivitas Jaringan: Ethereum Bekerja Maksimal

Banyak yang salah kaprah mengira rendahnya biaya transaksi Ethereum berarti jaringan sedang sepi. Faktanya, ini lebih mencerminkan efisiensi berkat adopsi layer 2 scaling solution. Biaya rata-rata hanya 0,0004 ETH per transfer, tapi blok Ethereum terus beroperasi di kapasitas penuh.

Penggunaan gas Ethereum berdasarkan jenis transaksi. Sumber: Glassnode.
Penggunaan gas Ethereum berdasarkan jenis transaksi. Sumber: Glassnode.

Seiring Ethereum meningkatkan batas gas blok—terakhir pada Juli 2025—blok-blok terisi penuh hampir seketika. Ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap ruang blok sudah ada dan menunggu, bukan muncul secara tiba-tiba.

Jenis transaksi juga mengalami transformasi. Jika sebelumnya didominasi NFT dan DeFi, kini aktivitas lebih terfokus pada protokol infrastruktur, otomatisasi, dan transaksi stablecoin—menunjukkan ekosistem Ethereum semakin matang dan beragam.

Kesimpulan: Jalan Menuju $9.000 Masih Terbuka

Dengan kombinasi analisis teknikal yang bullish, fundamental on-chain yang kuat, serta aktivitas jaringan yang meningkat, Ethereum tampaknya memasuki fase baru dalam siklus pasarnya. Meskipun banyak tantangan di depan, termasuk resistensi teknikal di $4.000 dan kondisi makro yang berubah-ubah, narasi menuju $9.000 tidak lagi terdengar terlalu ambisius.

Namun seperti biasa, investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan riset sendiri, karena pasar kripto tetap sangat volatil dan dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal.

Baca juga: Ethereum Diproyeksi Menguat Berkat ETP dan Strategi Korporasi


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

AS Roma Fan Token (ASR) Melonjak 24% Usai Kemenangan Pramusim

AS Roma Fan Token (ASR) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir, dengan kenaikan harga sebesar 24,45% menjadi $4,245 atau sekitar Rp69.174,91. Kenaikan ini beriringan dengan kabar positif dari lapangan, di mana AS Roma sukses mengalahkan klub Jerman Kaiserslautern dengan skor 1-0 dalam laga uji coba pramusim, Sabtu (26/7/2025) malam WIB.

Kemenangan ini tak hanya meningkatkan semangat para tifosi, tetapi juga tampaknya turut mendorong sentimen positif terhadap token ASR. Volume perdagangan harian ASR pun melonjak, dengan lebih dari 5,9 juta ASR berpindah tangan dan nilai transaksi mencapai $21,9 juta (Rp350 miliar) dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan harga AS Roma Fan Token (ASR/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga AS Roma Fan Token (ASR/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ferguson Bersinar, Roma Menang Tipis di Pramusim

Gol semata wayang Roma dicetak oleh striker muda Evan Ferguson, yang tampil tajam sejak awal pertandingan. Bermain di Fritz-Walter-Stadion, Ferguson mencuri bola dari kiper Kaiserslautern Julian Krahl pada menit ke-16 dan dengan tenang mencetak gol ke gawang yang kosong.

Ini menjadi gol kedua Ferguson dalam dua laga pramusim berturut-turut, setelah sebelumnya mencetak empat gol saat menghadapi UniPomezia di pusat latihan Roma. Pemain pinjaman dari Brighton & Hove Albion tersebut menjadi pusat perhatian dan harapan baru bagi lini serang Roma musim ini.

Meski AS Roma memiliki sejumlah peluang tambahan melalui tembakan Matias Soule, Nicolo Pisilli, dan Ebrima Darboe, skor 1-0 tetap bertahan hingga akhir laga. Roma dijadwalkan akan melanjutkan tur pramusimnya dengan menghadapi klub Prancis AS Cannes pada Kamis (31/7/2025) malam WIB.

Apa Itu AS Roma Fan Token (ASR)?

ASR adalah token resmi klub AS Roma yang berbasis blockchain dan didistribusikan melalui platform Socios di jaringan BNB Chain. Token ini memberi kesempatan bagi para penggemar untuk terlibat langsung dalam keputusan klub, seperti memilih desain jersey, lagu kemenangan, dan aktivitas digital lainnya.

Selain itu, pemegang token ASR juga berkesempatan mendapatkan berbagai pengalaman eksklusif, seperti tiket VIP, merchandise resmi, hingga meet and greet dengan pemain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Beefy Finance (BIFI) Melonjak 23% Berkat Peluang Yield di Sei Network

Token Beefy Finance (BIFI) mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir, naik 23,46% ke level $226,3 atau sekitar Rp 3,68 juta. Lonjakan ini terjadi di tengah peningkatan volume perdagangan yang mencatat lebih dari 52.000 BIFI atau senilai lebih dari $12,4 juta dalam stablecoin USDT.

Dalam periode yang sama, harga BIFI sempat menyentuh level tertinggi harian di $280, sebelum terkoreksi dari posisi terendah harian di $180,8. Kenaikan harga ini mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap proyek Beefy Finance, terutama setelah integrasi terbaru dengan Sei Network.

Pergerakan harga Beefy.Finance (BIFI/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Beefy.Finance (BIFI/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Top 3 Token RWA dengan Prospek Cerah di Kripto

Integrasi USDC Native di Sei Network: Peluang Yield Baru untuk Beefy

Beefy Finance baru saja mengumumkan dukungan terhadap native USDC di Sei Network, sebuah langkah strategis yang membuka akses terhadap peluang yield farming baru serta mengaktifkan CCTP (Cross-Chain Transfer Protocol) untuk jembatan pendapatan (revenue bridge) platform ini.

Langkah ini penting karena memungkinkan pengguna untuk mengakses likuiditas dan peluang hasil yang lebih luas dalam ekosistem DeFi lintas chain, sekaligus meningkatkan efisiensi dan keamanan transfer aset antar jaringan.

Apa Itu Beefy Finance (BIFI)?

Beefy Finance adalah sebuah protokol DeFi yang berfungsi sebagai yield optimizer—alat pengoptimal hasil—yang memungkinkan pengguna mendapatkan hasil maksimal dari aset kripto mereka secara otomatis, aman, dan terdesentralisasi. Platform ini bekerja dengan mengelola dan memaksimalkan imbal hasil dari berbagai liquidity pool (LP), proyek automated market making (AMM), dan berbagai skema yield farming yang tersebar di berbagai jaringan blockchain.

Dengan arsitektur yang efisien dan kontrak pintar yang telah diaudit, Beefy Finance mengurangi kebutuhan pengguna untuk melakukan manajemen portofolio yield secara manual, sehingga cocok bagi investor DeFi yang menginginkan hasil optimal tanpa harus aktif mengelola strategi mereka setiap saat.

Kombinasi antara inovasi teknis seperti integrasi Sei Network dan meningkatnya permintaan akan solusi yield farming otomatis menjadikan BIFI sebagai salah satu proyek DeFi yang patut diperhatikan. Jika tren adopsi terus meningkat, bukan tidak mungkin harga BIFI akan terus mencetak rekor baru dalam beberapa minggu mendatang.

Baca juga: GameFi Terpanas: 3 Token Gaming Teratas yang Siap Meledak di 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SUI Naik 60%! Pertanda Awal dari Ledakan Altcoin Selanjutnya?

Sui (SUI) kembali menarik perhatian pasar kripto global setelah mencatatkan lonjakan harga signifikan dalam 30 hari terakhir.

Dengan peningkatan hampir 60% dalam sebulan, token ini kini diperdagangkan di angka $4.20, mendekati kembali level tertinggi sepanjang masa yang sempat disentuh beberapa bulan lalu di $5.35.

Momentum bullish ini mengangkat kapitalisasi pasar SUI menjadi $14,52 miliar, menempatkannya di peringkat ke-12 aset kripto terbesar di dunia.

Apa yang mendorong lonjakan harga SUI dan apakah ini pertanda awal dari altseason berikutnya?

Lonjakan Harga dan Volume Perdagangan yang Fantastis

SUI berhasil mencatatkan kenaikan 5,05% hanya dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan harian yang juga mengalami peningkatan pesat menjadi $2,16 miliar.

Neraca ini menunjukkan adanya akumulasi signifikan dari para trader dan investor institusional. Tidak hanya itu, jika kita meninjau performa dalam jangka menengah:

  • 30 hari terakhir: naik 59,93%
  • 60 hari terakhir: naik 13,37%
  • 90 hari terakhir: naik 18,08%
  • 7 hari terakhir: naik 8,95%
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Masa Depan Web3? Semua Mata Tertuju ke SUI

Peningkatan ini terjadi di tengah tekanan pasar yang dialami beberapa aset besar seperti Bitcoin dan Ethereum.

SUI justru memanfaatkan momentum tersebut dengan memperkuat dukungan komunitas dan memperluas adopsi teknologinya.

Mengapa Sui Kian Diperhitungkan?

Sui adalah blockchain Layer-1 berbasis smart contract yang dikembangkan oleh Mysten Labs, sebuah tim eks-pegawai Meta (Facebook) yang sebelumnya bekerja di proyek Diem.

Teknologi inti SUI menggunakan bahasa pemrograman Move, yang menawarkan efisiensi transaksi lebih tinggi dan keamanan kontrak pintar yang lebih kuat dibanding Ethereum Virtual Machine (EVM).

Salah satu kekuatan utama SUI adalah kemampuan untuk:

  • Menangani throughput tinggi secara paralel,
  • Menurunkan biaya gas,
  • Memberikan pengalaman pengguna yang lebih cepat dan mulus, terutama dalam kasus penggunaan game, NFT, dan DeFi.

Analisis Pasar dan Sentimen Investor

Kapitalisasi pasar SUI saat ini mencapai $14,5 miliar, dengan suplai yang beredar sebanyak 3,46 miliar token dari total maksimum 10 miliar.

Ini menunjukkan baru sekitar 34,55% suplai yang telah masuk pasar. Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) mencapai $42 miliar, yang artinya masih ada ruang pertumbuhan besar saat adopsi meluas.

Sentimen investor terhadap SUI juga terlihat positif dari data RSI (Relative Strength Index) yang berada di zona netral-bullish, mengindikasikan belum terjadinya overbought meskipun harganya terus naik.

Apakah SUI Bisa Tembus All-Time High?

Dengan level tertinggi sepanjang masa di angka $5.35, harga SUI saat ini hanya terpaut sekitar 20% dari rekor tersebut.

Jika tren saat ini terus berlanjut, dan volume perdagangan tetap tinggi, sangat mungkin bagi SUI untuk kembali menembus ATH dalam waktu dekat, apalagi bila:

  • Ada peluncuran proyek DeFi/NFT baru di jaringan SUI,
  • Sentimen pasar kripto secara umum membaik,
  • Dominasi Bitcoin tetap melemah dan investor beralih ke altcoin dengan fundamental kuat seperti SUI.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Meski prospek SUI tampak cerah, investor tetap harus mewaspadai beberapa hal, antara lain:

  • Volatilitas harga tinggi, karena altcoin dengan kapitalisasi pasar menengah bisa bergerak sangat fluktuatif dalam waktu singkat.
  • Distribusi suplai yang belum sepenuhnya terungkap; token yang belum dilepas bisa memberikan tekanan jual di masa depan.
  • Kompetisi dari proyek Layer-1 lain seperti Solana, Avalanche, dan Aptos.

Baca Juga: Nasdaq Ajukan Spot ETF SUI ke SEC

SUI telah membuktikan dirinya bukan sekadar proyek hype sesaat. Dengan kenaikan harga yang konsisten, peningkatan volume transaksi, dan ekosistem teknologi yang berkembang pesat, SUI kini menjadi salah satu altcoin yang paling menjanjikan untuk diamati dalam paruh kedua 2025.

Jika momentum ini bisa dipertahankan dan pengembangannya terus konsisten, bukan tidak mungkin SUI akan menjadi pemain utama dalam ekosistem blockchain yang baru dan berpotensi besar memimpin fase altseason berikutnya.

Meski begitu, investor disarankan untuk tetap melakukan riset mendalam sebelum membeli aset kripto apa pun. Potensi tinggi sering kali datang bersama risiko besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Naik Tipis, Tren Positif Solana Terus Berlanjut

Solana (SOL) kembali menunjukkan performa impresif di pasar kripto. Dalam 24 jam terakhir, harga SOL tercatat naik 0,79% dan kini bertengger di level $187.45.

Pencapaian ini membuat kapitalisasi pasar Solana kembali menyentuh angka $100,93 miliar, menjadikannya sebagai kripto dengan valuasi terbesar ke-6 di dunia saat ini.

Dengan performa konsisten dan didukung fundamental yang kuat, Solana tampaknya sedang memantapkan langkah menuju zona psikologis penting: $200 per token.

Tren Positif Berkelanjutan

Performa Solana dalam beberapa waktu terakhir terbilang stabil dan bullish. Berikut ringkasan kenaikan harga SOL:

  • Hari ini: +0,79%
  • 7 hari terakhir: +5,49%
  • 30 hari terakhir: +32,57%
  • 60 hari terakhir: +7,12%
  • 90 hari terakhir: +26,01%
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Solana Melemah di Level $177, Saatnya Panic Sell atau Buy the Dip?

Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya kepercayaan investor terhadap kemampuan teknis Solana sebagai jaringan blockchain ultra-cepat dan murah, terutama dalam menangani aplikasi berskala besar seperti DeFi dan NFT.

Fundamental Kuat di Balik Lonjakan Harga

Solana telah lama dikenal sebagai pesaing kuat Ethereum berkat kemampuannya memproses ribuan transaksi per detik (TPS) dengan biaya gas yang sangat rendah.

Fitur inilah yang membuat banyak proyek NFT, DeFi, hingga gaming memilih Solana sebagai ekosistem utama mereka.

Beberapa faktor pendukung utama Solana saat ini antara lain:

  1. Ekosistem DeFi yang tumbuh pesat – TVL (Total Value Locked) di jaringan Solana menunjukkan pertumbuhan konsisten, menarik banyak proyek baru.
  2. Solana Pay dan integrasi Web3 – Membuka peluang pembayaran kripto langsung untuk merchant.
  3. Kecepatan dan efisiensi transaksi – Di saat Ethereum dan Bitcoin masih menghadapi tantangan skalabilitas, Solana menawarkan alternatif nyata.

Statistik Pasar Solana Hari Ini

  • Harga: $187.45
  • Kapitalisasi pasar: $100.93 miliar
  • Volume perdagangan (24 jam): $3.67 miliar
  • Sirkulasi pasokan: 538.43 juta SOL
  • Kapitalisasi pasar yang diencerkan: $113.64 miliar
  • Rekor harga tertinggi: $294.33

Dengan volume perdagangan yang masih stabil, tampak bahwa minat pasar terhadap SOL tetap tinggi meski terjadi tekanan dari sisi makroekonomi maupun sentimen pasar kripto global.

Menuju $200: Bisa atau Tidak?

Dengan jarak kurang dari $13 menuju level $200, target tersebut bukan hal mustahil, apalagi bila Solana mampu menjaga sentimen positif dan mempertahankan volume perdagangan.

Beberapa katalis yang bisa mendorong SOL menembus $200 antara lain:

  • Kembalinya sentimen bullish di pasar kripto secara umum.
  • Peluncuran proyek besar berbasis Solana, terutama di sektor DeFi, NFT, dan GameFi.
  • Penguatan komunitas dan developer aktif di ekosistem Solana.

Namun tentu saja, perjalanan menuju rekor baru akan dihadang oleh resistensi psikologis dan teknikal, terutama di sekitar level $190–$200.

Risiko yang Tetap Perlu Diwaspadai

Meskipun potensi Solana tampak menjanjikan, ada sejumlah risiko yang harus diperhitungkan:

  • Kinerja jaringan yang sempat mengalami gangguan di masa lalu menjadi perhatian utama bagi investor institusional.
  • Persaingan ketat dari ekosistem lain seperti Ethereum, Avalanche, dan Sui.
  • Ketidakpastian regulasi di berbagai negara yang bisa memengaruhi adopsi.

Investor perlu terus memantau perkembangan teknis dan berita seputar jaringan Solana serta tren pasar global secara umum.

Baca Juga: Solana di Bawah Tekanan: Sulit Bertahan di Atas $200?

Solana berhasil menjaga tren positifnya di tengah fluktuasi pasar kripto. Dengan harga yang kini hampir menembus $190 dan performa yang terus meningkat dalam sebulan terakhir, target $200 bukan sekadar harapan kosong.

Jika momentum ini dapat dipertahankan, ditambah dengan dukungan ekosistem dan inovasi berkelanjutan, Solana berpotensi menjadi kekuatan dominan dalam siklus pasar kripto berikutnya.

Bagi investor dan pengamat kripto, SOL adalah aset yang patut dipantau secara serius.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertekan: Co-Founder Jual Rp2,8 Triliun Token, Investor Waspada

Ripple kembali menjadi sorotan global saat co-founder Chris Larsen memindahkan sejumlah besar XRP senilai sekitar $175 juta ke beberapa alamat.

Langkah ini memicu kekhawatiran pasar dan menjadikannya pusat perdebatan antara profit-taking dan potensi “dumping” jangka panjang.

Walau belum ada konfirmasi resmi dari Ripple, data on-chain terbaru menunjukkan bahwa investor perlu ekstra waspada terhadap gelombang jual yang mungkin menyusul.

Detail Transfer: Siapa, Berapa, dan Tempo

Analisis jaringan publik dari penyelidik blockchain ZachXBT mengungkapkan bahwa sejak tanggal 17–23 Juli 2025, address milik Chris Larsen secara bertahap memindahkan 50 juta XRP (sekitar $175 juta).

Sekitar $140 juta dari total tersebut dikirim ke exchange seperti Coinbase, sementara sisanya dialihkan ke dua wallet baru (masing-masing 5 juta XRP).

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 27 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga XRP Tembus $3, Waktunya Tancap Gas!

Dampak: Harga Turun 13%, Sentimen Panik

Harga XRP sempat menyentuh puncak tiga tahun pada $3.60 sebelum memangkas sekitar 13% dalam 24 jam, menyusul publikasi transfer tersebut.

Prediksi pun muncul: apakah ini profit-taking normal, atau justru aksi ‘dump’ terhadap investor ritel yang membeli dekat puncak?

Investor di platform X memperingatkan bahwa Larsen masih menyimpan lebih dari 2,5 miliar XRP (senilai sekitar $8,8 miliar) dalam wallet yang link-nya masih aktif.

Jika sebagian besar dilepas ke pasar, tekanan jual bisa meningkat drastis dan harga tertekan lebih dalam.

Waspada: Jangan Jadi “Exit Liquidity”

Tokenomics XRP yang didorong sejumlah besar kepemilikan terpusat (founders Ripple Labs) membuat setiap aksi distribusi dalam skala besar berdampak signifikan pada kepercayaan pasar.

Analis dari CryptoQuant memperingatkan: “Jika $200 juta baru pemanasan… apa selanjutnya?” sebuah peringatan untuk investor agar tidak menjadi korban likuiditas pelepasan token besar-besaran.

Trader populer ManLy menyampaikan di X, “Masih membeli (XRP)? Anda mungkin jadi Exit Liquidity baginya (Chris Larsen).”

Maka dari itu, ia mengajak investor memahami potensi jebakan saat membeli di saat wallet besar melakukan selling sendiri.

Catatan Kepemilikan & Kontrol Pasokan

Walau dampak awal terlihat relatif terbatas—harga tetap stabil setelah retrace ringan, ekosistem XRP tetap menghadapi risiko sentralisasi.

Chris Larsen diketahui masih menyimpan lebih dari 2,81 miliar XRP, mewakili hampir 5% dari total pasokan, yang bisa membawa tekanan penawaran lebih lanjut jika sebagian besar dilepas ke pasar secara cepat.

Perspektif dan Makna yang Lebih Luas

Langkah ini terjadi di saat XRP mengalami reli signifikan setelah kemenangan hukum Ripple terhadap SEC, dan sentiment bullish muncul menjelang potensi ETF XRP dan rencana tokenisasi aset riil.

Namun, gerakan distribusi token sebesar ini menimbulkan pertanyaan penting terkait transparansi dan tata kelola aset digital, serta konflik kepentingan antara kepemilikan pribadi versus publik.

Baca Juga: Naik 73% Dalam 30 Hari, Waktunya XRP Bersinar!

Dengan demikian, transfer besar dari co-founder tetap legal, tetapi timing dan volume sangat penting dalam menilai implikasi pasar.

Investor juga harus menjaga perspektif jangka panjang dan tetap menerapkan risk management, karena konsentrasi kepemilikan bisa memicu volatilitas mendadak.

Perlu diingat, XRP bergerak di lintasan yang tidak hanya terikat pada hukum dan regulasi, tetapi juga dinamika personal saham token yang membuatnya unik dan proporsional penuh risiko & reward.

Meski XRP tetap memiliki potensi utilitas sebagai token likuiditas lintas batas, momentum turun saat distribusi besar terjadi tetap pantas menjadi tanda ekonomis bahwa aksi founder bisa memicu koreksi tanpa katalis fundamental.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Meme Coin Teratas: Dari DOGE sampai PENGU, Layak Dipantau?

Perlahan tapi pasti, pasar meme coin terus tumbuh dan tetap menjadi magnet yang menarik bagi para investor spekulatif.

Berikut ini adalah 5 token meme yang menghuni peringkat atas berdasarkan kapitalisasi pasar – dari ikon klasik hingga meme coin berbasis Solana yang sedang naik daun, sebagaimana dilansir dari Coinmarketcap pada Sabtu (26/7):

Dogecoin (DOGE)

  • Market Cap: sekitar $35,75 miliar
  • Investor Volume Harian: ~$35,8 miliar
  • Sirkulasi: ~150 miliar DOGE

Dogecoin tetap menjadi meme coin paling populer dan terbesar secara pasar.

Diluncurkan pada 2013 sebagai candaan, DOGE tumbuh berkat komunitas besar dan dukungan tokoh publik seperti Elon Musk.

Meskipun tak memiliki batas suplai, Dogecoin sukses menyeimbangkan imaginenya sebagai aset spekulatif dengan likuiditas tinggi.

Shiba Inu (SHIB)

Shiba Inu (SHIB)

  • Market Cap: sekitar $8,31 miliar
  • Volume Harian: ~$8,3 miliar
  • Sirkulasi: 589 triliun SHIB

SHIB diluncurkan pada tahun 2020 sebagai rival DOGE dengan komunitas yang kuat, token burn mechanism, dan roadmap aktivasi DeFi–NFT dengan ekosistem Shibarium.

Meskipun penurunan harga pernah terjadi, SHIB tetap menjadi daya tarik bagi investor yang mencari imbal hasil tinggi jangka pendek.

Pepe (PEPE)

  • Market Cap: sekitar $5,29 miliar
  • Volume Harian: ~$5,29 miliar
  • Sirkulasi: sekitar 420 triliun PEPE

Terinspirasi dari meme Pepe the Frog, PEPE adalah meme coin deflasioner dengan sebagian besar suplai dikunci atau dibakar.

Meme ini menarik antusiasme komunitas melalui kombinasi humor absurd dan tokenomics yang ketat, menjadikannya pemimpin segmen Frog-themed token meme.

BONK

Bonk (BONK)

  • Market Cap: sekitar $2,88 miliar
  • Volume Harian: ~$2,88 miliar
  • Sirkulasi: ~80,5 triliun BONK

BONK merupakan meme coin berbasis blockchain Solana yang mengambil tema anjing Shiba Inu.

Dengan biaya transaksi rendah dan ekosistem Solana yang kian matang, BONK menjadi salah satu pionir Solana meme coin, serta menunjukkan performa volatilitas mingguan positif sekitar +6% hingga +7%.

Pudgy Penguins (PENGU).

Pudgy Penguins (PENGU)

  • Market Cap: sekitar $2,71 miliar
  • Volume Harian: ~$2,71 miliar
  • Sirkulasi: ~62,9 miliar PENGU

Berbeda dari DOGE, SHIB, dan BONK yang lebih hype token, PENGU merupakan token ekosistem NFT yang berhasil memasuki daftar meme coin besar.

Harga token ini sempat meningkat hingga +38% dalam 7 hari, menandakan bahwa kombinasi utility (NFT + token governance) bisa menghasilkan traction kuat.

Baca Juga: PENGU Naik 20%: Pudgy Penguins Jadi Primadona Meme Coin Solana

Tren & Volume Meme Coin: Pasar Kembali Bergeliat

Pasar meme coin mencatat kenaikan kapitalisasi keseluruhan dari $50 miliar ke $56 miliar (+13%) dalam satu minggu terakhir, menandakan atmosfer “altcoin season” yang kembali hidup dibandingkan dominasi BTC/ETH.

Volume trading tinggi memperlihatkan ketertarikan investor pada meme coin papan atas. Namun, volatilitas tinggi dan spekulasi membuat risiko juga cukup besar.

Catatan Investor: Mana yang Layak Dilirik?

Token Kelebihan Utama Risiko yang Perlu Diwaspadai
Dogecoin Likuiditas tinggi, pengakuan global Tanpa batas suplai, spekulatif
Shiba Inu Ekosistem DeFi/NFT, komunitas kuat Whale holding besar, FOMO tinggi
Pepe Tokenomics deflasi, hype kuat Transparansi anonim, volatilitas ekstrem
Bonk Solana-based, biaya murah, komunitas aktif Risiko jaringan Solana, spekulatif microcap
Pudgy Penguins Utility NFT + token, tren naik kuat Likuiditas lebih rendah, risiko NFT-fad

Baca Juga: Tiga Meme Coin Non Mainstream yang Paling Layak Dibeli

Lima meme coin di atas mencerminkan dinamika dan evolusi lanskap meme coin terkini: Dogecoin sebagai legenda, Shiba Inu dan Pepe sebagai token komunitas, hingga Bonk dan Pudgy Penguins yang menggabungkan hype berbasis utilitas.

Untuk investor yang tertarik dengan segment meme coin:

  • Bagi yang ingin likuiditas dan stabilitas relatif: DOGE dan SHIB bisa jadi pilihan.
  • Jika fokus pada tren viral dan potensi cepat: PEPE dan BONK bisa dipertimbangkan.
  • Sedangkan PENGU menarik untuk yang tertarik di persimpangan antara NFT dan meme.

Namun perlu diingat, meme coin sangat volatil. Investasikan hanya dana yang siap hilang, jangan lebih dari 5‑10% portofolio, dan selalu lacak berita komunitas untuk menghindari pump‑and‑dump.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Bangkit, Harga SOL Tembus $185!

Setelah sempat turun dalam beberapa hari terakhir, Solana (SOL) kembali menunjukkan taringnya di pasar kripto global.

Dengan harga Solana terbaru mencapai $185.92 per SOL, mata uang kripto ini mencatatkan lonjakan sebesar +3.88% dalam 24 jam terakhir.

Kinerja positif ini membuat Solana semakin mendekati tonggak psikologis $200 dan membuka peluang untuk kembali menantang rekor tertingginya di $294.33 yang tercatat pada 2021.

Di tengah gelombang konsolidasi pasar kripto global, Solana tampaknya mampu mencuri perhatian pelaku pasar dengan performa stabil dan volume perdagangan yang sehat.

Sekadar informasi, kapitalisasi pasar SOL berada di angka $100.08 miliar, menjadikannya kripto terbesar keenam di dunia.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 26 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 26 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Solana di Bawah Tekanan: Sulit Bertahan di Atas $200?

Performa Harga yang Konsisten Meningkat

Data historis menunjukkan bahwa harga SOL telah mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa waktu terakhir:

  • Hari ini: naik sebesar $6.94 atau +3.88%
  • 30 hari terakhir: naik $40.36 atau +27.75%
  • 60 hari terakhir: naik $12.86 atau +7.44%
  • 90 hari terakhir: naik $39.06 atau +26.62%

Dengan harga terendah 24 jam di $176.41 dan tertinggi di $186.85, SOL menunjukkan volatilitas sehat yang mencerminkan peningkatan aktivitas trader dan minat investor terhadap jaringan Solana.

Mengapa Solana Menarik?

Solana dikenal sebagai blockchain berkecepatan tinggi dan biaya rendah, yang menjadi alternatif utama Ethereum untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps), NFT, dan DeFi.

Keunggulan teknisnya terletak pada penggunaan mekanisme konsensus Proof-of-History (PoH) yang memungkinkan transaksi dalam jumlah besar diproses secara efisien.

Berikut ini beberapa alasan mengapa SOL mengalami peningkatan nilai:

  1. Dukungan dari Proyek-Proyek DeFi dan NFT:
    Ekosistem Solana terus berkembang dengan hadirnya proyek-proyek baru di sektor keuangan terdesentralisasi dan NFT. Banyak pengembang yang beralih ke Solana karena biaya transaksi rendah dan kecepatan tinggi.
  2. Minat Institusional yang Meningkat:
    Beberapa laporan menunjukkan bahwa investor institusional mulai mengakumulasi SOL, mengingat prospek jangka panjangnya dan reputasi sebagai “Ethereum killer” yang menjanjikan.
  3. Sentimen Positif Menjelang Potensi ETF Solana:
    Isu mengenai potensi ETF berbasis Solana yang sedang dibahas di kalangan analis juga turut memicu spekulasi dan antusiasme pasar, meski belum ada kepastian regulasi.

Apakah SOL Akan Kembali ke ATH?

Dengan ATH (All Time High) sebelumnya berada di $294.33, banyak analis percaya bahwa Solana masih memiliki ruang besar untuk bertumbuh.

Jika momentum saat ini dapat dipertahankan, maka bukan hal yang mustahil SOL menembus level psikologis $200 dalam waktu dekat, lalu melanjutkan tren ke atas.

Namun, beberapa faktor tetap harus diperhatikan:

  • Kondisi makroekonomi global, termasuk arah kebijakan suku bunga dan adopsi regulasi kripto.
  • Kompetisi dengan blockchain lain, seperti Ethereum, Avalanche, dan Cardano yang juga tengah membangun jaringan mereka.
  • Isu teknis dan keamanan jaringan, yang pernah memicu kekhawatiran pengguna dalam beberapa waktu lalu.

Baca Juga: 3 Meme Coin Berbasis Solana yang Perlu Dipantau Sebelum Agustus 2025

Dengan demikian, Solana saat ini berada dalam posisi yang sangat menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang.

Lonjakan harga yang konsisten dalam beberapa bulan terakhir, ditambah adopsi yang terus meluas dan prospek masa depan yang solid, menjadikan SOL sebagai salah satu aset kripto yang layak dikoleksi.

Dengan harga yang masih cukup jauh dari ATH-nya, banyak pelaku pasar melihat situasi ini sebagai “peluang diskon sebelum reli besar berikutnya.”

Tentunya, investor tetap disarankan untuk menerapkan strategi manajemen risiko dan memantau pergerakan pasar secara aktif.

Secara keseluruhan, Solana sedang bersinar kembali. Namun, pertanyaannya bukan apakah dia akan mencapai $200, melainkan kapan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com