Di tengah fluktuasi pasar, Cryptonomist menyoroti tiga token kripto unggulan yang dianggap paling siap untuk reli sebelum bulan Juli berakhir.
Analis Jacob Crypto Bury menyebut ketiganya menawarkan keberpihakan besar terhadap pertumbuhan real-world asset tokenization dan DeFi—dukungan vital di tengah tren Web3 yang terus berkembang.
Inilah tiga token yang paling layak dibeli sebelum bulan Agustus 2025:
Blockstreet (BLOCK)
Mengapa Menarik? Blockstreet menonjol sebagai proyek altcoin dengan fundamental kuat dan visi besar untuk menjembatani sistem keuangan tradisional (Wall Street) dengan ekosistem Web3 via inisiatif “USD1 economy”.
Faktor Pendukung:
Tim pengembang berpengalaman dari startup bernilai miliaran.
Pasokan token yang cukup terbatas, dengan kapitalisasi pasar sekarang sekitar $51 juta, namun likuiditasnya meningkat seiring visibilitas yang tumbuh menjelang konferensi TOKEN2049 di Singapura.
Sentimen bullish tetap tinggi meskipun grafik teknikal menunjukkan pola rising wedge (biasanya dianggap sinyal bearish)—yang berarti momentum sentimen bisa bertahan lebih kuat daripada pola teknikal.
Jika semua berjalan lancar, Blockstreet berpotensi menciptakan lonjakan harga signifikan sebelum Agustus 2025.
Fokus dan Inovasi: HYPER adalah Layer‑2 rollup pertama untuk Bitcoin, yang dibangun di atas framework Solana Virtual Machine (SVM). Tujuannya: menjadikan BTC lebih cepat, lebih murah, serta lebih fleksibel untuk aplikasi DeFi dan NFT.
Keunggulan:
Early investors bisa mendapatkan APYstaking hingga 242%, akses eksklusif ke ekosistem tools, airdrop, dan governance.
Pasar presale berkembang pesat, dengan token dimanfaatkan juga untuk staking dan tata kelola jaringan.
Dengan mode staking yang menguntungkan dan dukungan komunitas Solana, HYPER masuk radar sebagai token infrastruktur kripto terpanas di paruh kedua 2025.
TOKEN6900 (T6900)
Mengapa Bisa Besar? T6900 adalah meme coin bertema S&P500 yang hadir dengan nilai tambah—capital+fun, namun dengan transparansi tinggi:
Dengan modal rendah (harga presale hanya $0.0067), TOKEN6900 berpotensi menjadi penggerak utama di segmen meme coin 2025, apalagi dengan momentum hype yang masih kuat terhadap token berbasis Solana/ETH.
Dengan kapitalisasi hanya sekitar $1 juta saat presale, potensi upside-nya luar biasa tinggi jika berjalan lancar.
Diversifikasi Strategis Blockstreet mewakili token utilitas tingkat lanjut (RWA & DeFi), Bitcoin Hyper adalah token Layer‑2 revolusioner untuk Bitcoin, dan TOKEN6900 hadir dari komunitas meme dengan potensi eksplosif. Diversifikasi di ketiga angle ini bisa memberi exposure optimal terhadap tren pasar yang berbeda.
Momentum Pasar Memungkinkan Breakout Cepat Dengan latar pasar kripto global yang kini mendekati valuasi $4 triliun dan dukungan regulasi seperti GENIUS Act serta ETF yang makin diterima, waktu sangat tepat untuk masuk ke proyek sebelum hype meningkat.
High Risk – High Reward Meskipun ketiganya masih di tahap awal presale – dengan volatilitas tinggi dan risiko kegagalan produksi jelas ada – namun potensi pengembalian bisa sangat besar.
Rekomendasi Strategis
Untuk Investor Jangka Menengah/Panjang: Blockstreet dan Bitcoin Hyper menyasar sektor infrastruktur yang bisa bertahan dan tumbuh jangka panjang.
Untuk Spekulan Jangka Pendek: TOKEN6900 adalah opsi agresif bagi yang siap ambil risiko tinggi demi potensi imbal hasil multiliple traveling.
Risiko yang Harus Diwaspadai
Proyek masih tahap presale, artinya belum ada produk jadi; whitepaper dan roadmap harus dicek secara teliti.
Likuiditas awal rendah, risiko memindahkan ke exchange atau dump besar-besaran bisa terjadi saat listing.
Regulasi dan legal compliance bisa mengubah prospek proyek dalam waktu singkat.
Ketiga token tersebut, Blockstreet (BLOCK), Bitcoin Hyper (HYPER), dan TOKEN6900 (T6900), faktanya menawarkan kombinasi unik antara utilitas, hype, dan potensi pertumbuhan cepat.
Jika Anda mencari peluang kripto sebelum Agustus 2025, ketiganya layak diperhatikan sebagai early-stage pick dengan potensi keuntungan besar.
Namun selalu diingat: riset pribadi sangat krusial, dan diversifikasi tetap menjadi kunci agar terhindar dari jebakan hype kosong.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Setelah sempat menikmati reli yang mengesankan dalam 30 dan 90 hari terakhir, Solana (SOL) kini berada dalam fase koreksi dengan harga saat ini di kisaran $177.57.
Kripto peringkat ke-6 berdasarkan kapitalisasi pasar ini mengalami penurunan sebesar -1.63% dalam 24 jam terakhir, di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi.
Namun, apakah penurunan ini menjadi awal dari tren bearish yang lebih dalam, atau hanya jeda sementara sebelum reli berikutnya?
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 25 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Trend Kinerja: Naik dalam Jangka Menengah, Turun dalam Jangka Pendek
Dalam jangka pendek, SOL menunjukkan tekanan jual yang cukup signifikan.
Penurunan dalam 24 jam terakhir sebesar -1.63%, serta penurunan -3.54% dalam 7 hari terakhir, mengindikasikan adanya koreksi teknikal atau pengambilan keuntungan oleh para investor setelah reli yang kuat.
Namun jika ditarik ke belakang dalam 30 hari, harga SOL telah meningkat sebesar +21.39%, dan +16.92% dalam 90 hari, menunjukkan bahwa secara umum sentimen jangka menengah terhadap Solana masih cukup positif.
Apa yang Menjadi Penyebab Koreksi SOL?
Beberapa faktor yang menjadi katalis koreksi harga Solana saat ini antara lain:
Tekanan Pasar Global: Seiring Bitcoin dan Ethereum mengalami konsolidasi, altcoin besar seperti SOL juga ikut terdampak oleh sentimen makro.
Profit Taking: Kenaikan signifikan dalam sebulan terakhir mendorong investor jangka pendek untuk mengamankan keuntungan mereka, memicu tekanan jual.
Zona Resistance Psikologis: Harga SOL sempat mendekati angka $190–$200, yang dianggap sebagai zona resistance kuat. Gagal menembus level ini menyebabkan koreksi alami.
Fundamental Tetap Kuat: Volume Perdagangan Tinggi & Komunitas Aktif
Meski mengalami koreksi, volume perdagangan Solana mencapai $9 miliar dalam 24 jam, menunjukkan minat pasar tetap tinggi.
Solana juga masih menjadi platform pilihan utama untuk NFT dan DeFi, serta didukung oleh kecepatan transaksi tinggi dan biaya yang rendah.
Tidak adanya batas maksimum total pasokan juga memberi fleksibilitas dalam pengembangan ekosistem, walau ini bisa jadi kekhawatiran tersendiri dari sisi inflasi token di masa depan.
Apakah Ini Saatnya Membeli?
Dari sudut pandang teknikal dan fundamental, banyak analis percaya koreksi ini masih dalam batas wajar. SOL tetap dalam tren naik selama harga tidak turun di bawah area support kuat di kisaran $165–$170.
Bagi investor jangka panjang, koreksi ini justru bisa menjadi kesempatan untuk akumulasi sebelum harga kembali menguat.
Namun, bagi trader jangka pendek, volatilitas yang tinggi tetap menuntut kehati-hatian dan disiplin dalam memasang batas risiko.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
Ketidakpastian Makroekonomi: Isu inflasi global, suku bunga, dan ketegangan geopolitik masih bisa memberi tekanan pada pasar kripto secara keseluruhan.
Persaingan L2 & Blockchain Baru: Meskipun Solana memiliki keunggulan teknis, persaingan dari layer-2 Ethereum dan ekosistem baru seperti Sui atau Aptos terus tumbuh.
Kerapuhan Teknis: Riwayat downtime Solana masih membayangi reputasi jaringannya, meskipun perbaikan terus dilakukan.
Maka dari itu, Solana saat ini sedang menguji kekuatan support teknikal dan level psikologis di kisaran $175–$180.
Penurunan jangka pendek terlihat wajar mengingat kenaikan sebelumnya yang cukup tinggi. Namun, tren jangka menengah tetap bullish selama harga tidak jatuh di bawah zona support utama.
Untuk investor yang percaya pada kekuatan jangka panjang Solana sebagai “Ethereum killer”, saat ini bisa menjadi momen untuk menyusun strategi akumulasi cerdas.
Tapi jangan lupa: di pasar kripto, kehati-hatian tetap harus jadi prioritas.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Mata uang kripto XRP kembali mencuri perhatian setelah menyentuh level harga $3.08 per token, mendekati rekor tertingginya di $3.84.
Dengan kapitalisasi pasar yang melonjak hingga $182,84 miliar, XRP kini menempati posisi ketigapaling berharga di pasar kripto, hanya di bawah Bitcoin dan Ethereum.
Namun, meski terlihat menggoda, para investor disarankan untuk tidak terlena, karena ada sejumlah sinyal yang perlu diperhatikan secara cermat.
Kali ini, kami akan mengulas secara mendalam pergerakan harga XRP terbaru, kekuatan fundamental yang mendasarinya, dan apa yang bisa diantisipasi dalam waktu dekat oleh investor.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 25 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
XRP mencatatkan kenaikan impresif dalam 90 hari terakhir, menandakan sentimen pasar yang mulai kembali positif terhadap token ini.
Dalam 30 hari saja, XRP berhasil menambahkan hampir $0.90 ke dalam nilainya, mencerminkan minat investor yang tinggi.
Namun, penurunan sebesar -13.69% dalam 7 hari terakhir mengindikasikan adanya koreksi sehat setelah reli yang cukup tajam.
Fundamental Pasar XRP
Kapitalisasi pasar: $182.84 miliar
Volume perdagangan (24 jam): $11.02 miliar
Sirkulasi pasokan: 59.24 miliar XRP
Total pasokan maksimum: 100 miliar XRP
Kapitalisasi pasar terdilusi penuh: $307.92 miliar
Dengan hampir 60% dari total pasokan telah beredar, XRP masih memiliki potensi ekspansi jangka panjang.
Namun, ini juga berarti masih ada sekitar 40 miliar token yang dapat dilepas ke pasar—faktor yang dapat menimbulkan tekanan harga jika tidak diatur dengan tepat oleh pihak pengelola.
Tingginya volume perdagangan harian menandakan bahwa likuiditas XRP tetap kuat dan aktif diperdagangkan oleh pelaku pasar besar, termasuk institusi.
Kapitalisasi pasar yang berada di atas $180 miliar menempatkannya dalam jajaran aset digital paling dominan, dan ini memberikan kestabilan harga relatif terhadap altcoin lainnya.
Analisis Tren dan Potensi Breakout
Secara teknikal, XRP sedang menguji level resistance kuat di kisaran $3.25–$3.30.
Jika berhasil menembus dan bertahan di atas zona ini, bukan tidak mungkin XRP kembali menargetkan rekor tertingginya di $3.84.
Namun, kegagalan mempertahankan momentum dapat membawa harga kembali turun ke area support $2.75–$2.85.
Koreksi dalam 7 hari terakhir bisa jadi bagian dari “keseimbangan pasar” setelah reli besar, yang dalam konteks teknikal sering dianggap sehat dan penting untuk mempertahankan tren naik jangka menengah.
Faktor Risiko: Apa yang Perlu Diwaspadai?
Meskipun secara angka XRP menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, sejumlah risiko tetap mengintai:
Regulasi: Ripple Labs, entitas di balik XRP, masih belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang kasus hukum dengan SEC. Walau situasi mulai membaik, ketidakpastian hukum masih menjadi faktor penghambat utama.
Volatilitas Pasar Kripto: XRP tetap merupakan aset berisiko tinggi. Fluktuasi harga secara ekstrem bisa terjadi dalam hitungan jam.
Tekanan Jual dari Token Belum Beredar: Jika 40 miliar XRP yang belum dilepas ke pasar mulai didistribusikan secara agresif, ini bisa memberi tekanan besar pada harga.
Dengan momentum harga yang kuat dan likuiditas yang solid, XRP menunjukkan bahwa dirinya belum habis.
Namun koreksi mingguan baru-baru ini harus menjadi alarm bagi investor untuk tetap realistis. Potensi masih besar, tetapi perjalanan menuju rekor tertinggi baru tidak akan mudah.
Bagi investor jangka panjang, XRP bisa menjadi aset bernilai jika digunakan sebagai bagian dari diversifikasi portofolio.
Bagi trader jangka pendek, saat ini adalah waktu untuk memantau level kunci breakout dan support, sambil tetap disiplin dalam pengelolaan risiko.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi, Shiba Inu (SHIB) menunjukkan performa yang cukup stabil meski belum keluar dari tekanan penurunan jangka menengah.
Dengan harga saat ini berada di $0.000013, SHIB mencerminkan tren konsolidasi yang menarik untuk disorot, terutama bagi investor retail yang menjadikan memecoin sebagai bagian dari strategi portofolio spekulatif mereka.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai kondisi terbaru SHIB, dari pergerakan harga, fundamental pasar, hingga proyeksi ke depan.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Jumat, 25 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga harian SHIB menunjukkan adanya sedikit pemulihan, namun secara mingguan, token ini masih terkoreksi hampir 15%.
Hal ini menandakan tekanan jual yang cukup tinggi dalam jangka pendek, meski tetap ada peluang pemulihan teknikal.
Tren Historis dan Volatilitas
Jika dilihat dari tren 30 hingga 90 hari terakhir:
30 hari: naik +14.54%
60 hari: turun -8.46%
90 hari: turun -9.45%
Peningkatan dalam 30 hari terakhir ini seolah menunjukkan ada tekanan beli kembali dari kalangan komunitas, mungkin dipicu oleh sentimen positif jangka pendek atau integrasi dalam ekosistem DeFi dan NFT berbasis Shibarium, jaringan Layer 2 milik Shiba Inu.
Namun, koreksi dalam 60 dan 90 hari menunjukkan bahwa reli tersebut belum cukup kuat untuk membalikkan tren penurunan sebelumnya.
Dengan kata lain, pasar SHIB saat ini berada di fase “menunggu kepastian”, apakah akan terjadi breakout naik atau kembali tertekan ke support bawah.
Supply dan Tokenomik
Jumlah sirkulasi saat ini: 589.246,85 miliar SHIB
Total pasokan maksimum: 589.552,70 miliar SHIB
Persentase sirkulasi: 99.95%
Kapitalisasi pasar terdilusi: $7.88 miliar
Data menunjukkan bahwa hampir seluruh pasokan SHIB telah beredar. Ini bisa menjadi sinyal positif karena risiko inflasi dari pencetakan token baru sangat rendah.
Namun, ini juga berarti pertumbuhan nilai SHIB sangat bergantung pada mekanisme pembakaran (burn), peningkatan permintaan riil, dan partisipasi ekosistem.
Sentimen Pasar & Komunitas
SHIBA INU tetap menjadi salah satu kripto dengan komunitas terbesar di dunia. Dukungan komunitas inilah yang menjadi faktor utama mengapa SHIB mampu bertahan bahkan saat pasar mengalami tekanan kuat.
Dari sisi popularitas, SHIB masih bertengger di peringkat #20, membuktikan bahwa minat terhadap token ini masih sangat besar.
Namun, komunitas juga semakin kritis. Mereka menuntut tim developer untuk memberikan utilitas nyata—terutama melalui proyek Shibarium, SHIB The Metaverse, dan kemitraan strategis dengan proyek DeFi/Web3 lainnya.
Prospek Jangka Pendek
Secara teknikal dan fundamental, SHIBA INU saat ini sedang menguji level resistensi minor. Jika harga mampu bertahan di atas $0.000013 dan volume meningkat secara konsisten, maka ada peluang untuk kembali ke zona $0.000015–$0.000017.
Namun, jika tekanan jual kembali menguat dan pasar kripto melanjutkan tren lesu, SHIB bisa kembali menguji level support di kisaran $0.000011.
Dengan demikian, Shiba Inu saat ini berada di persimpangan penting. Walaupun mengalami penurunan dalam jangka menengah, ada sinyal pemulihan dalam waktu dekat.
Dengan dukungan komunitas besar dan pengembangan berkelanjutan di Shibarium, potensi pemulihan harga tetap terbuka, asalkan dibarengi dengan sentimen pasar yang lebih positif secara umum.
Investor yang percaya pada kekuatan komunitas dan utilitas jangka panjang mungkin melihat ini sebagai peluang akumulasi, sementara trader jangka pendek tetap perlu waspada terhadap volatilitas yang belum reda.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan industri.
Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
Presiden Donald Trumppada 14 Juli mengumumkan tarif 30% terhadap impor dari Meksiko dan Uni Eropa, memicu kekhawatiran perang dagang global.
Laporan inflasi Juni AS pada 15 Juli menunjukkan inflasi utama naik (2,7%), tetapi inflasi inti turun (2,9%). Menandakan dovish, memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga pada September.
Presiden Donald Trump pada 16 Juli kembali meningkatkan tekanannya pada The Fed untuk segera melakukan pemotongan suku bunga.
Makroekonomi Nasional
Bank Indonesia pada 14 Juli mencatat Utang Luar Negeri Indonesia sebesar US$435,6 miliar. Sepenuhnya didorong oleh utang pemerintah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 15 Juli memaparkan strategi untuk menekan angka pengangguran 7,28 juta orang dengan “link and match” dan kompetensi kerja.
Presiden AS Donald Trump pada 16 Juli telah menurunkan tarif impor untuk produk Indonesia dari 32% menjadi 19%.
Performa Pasar Kripto
Market cap naik ke $3.78T (+9.35%), CMC 100 Index menguat ke $233.61 (+9.11%), sementara Fear & Greed Index berada di 70 (Greed), mencerminkan sentimen pasar mulai memanas.
Altcoin Season Index berada di 40/100, menunjukkan dominasi Bitcoin masih kuat dan altcoin belum masuk fase reli menyeluruh.
Narrative utama: LaunchZone dan DeFi Index melonjak tajam +149% dan +106%, didorong rotasi spekulatif ke sektor utilitas dan protokol yield.
Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
BTC ($118.888K):Apabila harga bertahan di atas upper KC, berpotensi naik hingga Fibonacci 2.618 ($134.348). Waspada terdapat candle Inverted Hammer, pelemahan tren jangka pendek dan re-test hingga Fibonacci 0.886-0.786 ($110.424-$109.043).
Token Unlock:ZRO & Sign → Risiko distribusi tinggi minggu ini.
BTC: Long-Term Holder NUPL → Masih di zona belief, belum ada euforia.
Kesimpulan: Pantau sektor LaunchZone, DeFi Index, dan Yield Aggregator yang dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan unlock >10% tanpa katalis atau dukungan locking. Gunakan teknikal dari unlock menengah untuk akumulasi proyek berkualitas seperti HYPER, SoSoValue, dan Neurron. Disiplin risiko penting meski Resistance BTC menjadi Support.
Makroekonomi Global
Presiden Donald Trump pada 14 Juli mengumumkan tarif 30% terhadap impor dari Meksiko dan Uni Eropa, memicu kekhawatiran perang dagang global.
Presiden Donald Trump pada 15 Juli mengancam akan memberlakukan tarif 100% pada produk Rusia jika tidak tercapai kesepakatan dalam 50 hari.
Laporan inflasi Juni AS pada 15 Juli menunjukkan inflasi utama naik (2,7%), tetapi inflasi inti turun (2,9%). Menandakan dovish, memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga pada September.
Presiden Donald Trump pada 16 Juli kembali meningkatkan tekanannya pada The Fed untuk segera melakukan pemotongan suku bunga.
Data PPI AS bulan Juni pada 16 Juli di 0,0%, mengindikasikan potensi perlambatan inflasi, sehingga memungkinkan The Fed untuk memangkas suku bunga.
Makroekonomi Nasional
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
Bank Indonesia pada 14 Juli mencatat Utang Luar Negeri Indonesia sebesar US$435,6 miliar. Sepenuhnya didorong oleh utang pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto pada 14 Juli mengumumkan kesepakatan dagang Indonesia-Uni Eropa telah tercapai. Berpotensi menolkan tarif impor produk RI dan melipatgandakan nilai perdagangan kedua pihak.
Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 15 Juli memaparkan strategi untuk menekan angka pengangguran 7,28 juta orang, dengan “link and match” dan kompetensi kerja.
Presiden AS Donald Trump pada 16 Juli telah menurunkan tarif impor untuk produk Indonesia dari 32% menjadi 19%
Bank Indonesia (BI) pada 16 Juli memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,25% dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.
(Indeks Harga Konsumen (IHK) AS Tahunan)Actual: 2.7%Forecast: 2.6%Previous: 2.4%→ Data inflasi tahunan yang lebih tinggi dari perkiraan merupakan sinyal hawkish bagi The Fed, yang secara signifikan mengurangi kemungkinan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat.
U.S. Core Consumer Price Index (CPI) MoM
(Indeks Harga Konsumen (IHK) Inti AS Bulanan)Actual: 0.2%Forecast: 0.3%Previous: 0.1% → Data inflasi inti bulanan yang lebih rendah dari perkiraan merupakan sinyal dovish yang sangat penting bagi The Fed, memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga pada September.
Conclusion
Meskipun CPI tahunan terlihat tinggi, The Fed akan lebih memperhatikan perlambatan pada CPI Core MoMsebagai indikator utama bahwa mereka memiliki ruang untuk menjadi lebih dovish dan memangkas suku bunga.
16 Juli
U.S. Producer Price Index (PPI) MoM
(Indeks Harga Produsen (IHP) AS Bulanan)Actual: 0.0%Forecast: 0.2%Previous: 0.3%→ Data harga produsen yang stagnan di 0,0% merupakan sinyal dovishyang sangat kuat untuk The Fed, karena menunjukkan tekanan inflasi dari sisi penawaran telah mereda signifikan.
U.S. Core Producer Price Index (PPI) MoM
(Indeks Harga Produsen (IHP) Inti AS Bulanan)Actual: 0.0%Forecast: 0.2%Previous: 0.4% → Data inflasi inti produsen yang stagnan (0,0%) merupakan sinyal dovish yang sangat kuat, menegaskan bahwa tekanan inflasi di rantai pasokan mereda dengan cepat.
Conclusion
Data harga produsen yang stagnan di 0,0% merupakan sinyal dovish.
17 Juli
U.S. Retail Sales MoM
(Penjualan Ritel AS Bulanan)Diketahui, pada data tanggal 17 Juni:Actual: -0.9%Forecast: -0.5%Previous: -0.1%→ Jika pada tanggal 17 Juli diketahui data Penjualan RItel AS naik, umumnya akan menaikkan DXY dan membuat aset crypto koreksi.
Conclusion
Penjualan ritel AS naik akan berdampak pada kenaikan crypto.
Perkembangan Regulasi Kripto
Ilustrasi aset kripto di Hong Kong. Sumber: Getty Images.
Gubernur Bank of England, Andrew Bailey pada 14 Juli, memperingatkan bank besar agar tidak menerbitkan stablecoin sendiri karena risiko stabilitas.
Otoritas Hong Kong pada 14 Juli menyatakan perizinan stablecoin Hong Kong akan dimulai pada 1 Agustus 2025 dengan 3-4 lisensi.
Tiga regulator perbankan utama AS The Fed, FDIC, dan OCC merilis pernyataan bersama pada 15 Juli, yang mengingatkan bank tentang aturan yang ada untuk “penyimpanan aman” aset kripto
Bank of Ghana pada 16 Juli mengumumkan kerangka regulasi baru untuk bursa kripto. Menerapkan aturan Anti-Pencucian Uang (AML) dan memastikan inovasi digital tidak merusak stabilitas moneter negara.
Setelah sempat gagal, DPR AS pada 17 Juli akhirnya meloloskan pemungutan suara untuk memajukan paket RUU kripto (Genius Act, Clarity Act, dan Anti CBDC)
Adopsi Kripto oleh Institusi
Ilustrasi Standard Chartered. Sumber: Standard Chartered.
Bank global Standard Chartered pada 15 Juli meluncurkan layanan trading spot langsung untuk Bitcoin dan Ether bagi klien institusionalnya.
Bank Sentral Kazakhstan pada 15 Juli berencana mengintegrasikan aset kripto ke dalam cadangan nasionalnya untuk diversifikasi dan potensi return yang lebih tinggi.
CEO Citigroup, Jane Fraser, pada 16 Juli mengonfirmasi bahwa banknya sedang menjajaki kemungkinan penerbitan stablecoin. Namun, ia menekankan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah pada solusi “simpanan yang ditokenisasi” (tokenized deposits).
Perusahaan biotek Sonnet BioTherapeutics pada 17 Juli akan meluncurkan Hyperliquid Strategies Inc. Berfokus membangun perbendaharaan token HYPE, dengan target memegang 12,6 juta HYPE dan $305 juta tunai.
Regulator Thailand pada 17 Juli berencana meluncurkan sandbox regulasi yang memungkinkan turis asing mengonversi kripto menjadi Baht untuk dibelanjakan. Namun, skema ini melarang pembayaran kripto secara langsung.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Selama tujuh hari terakhir, pasar kripto menunjukkan momentum positif dengan lonjakan harga signifikan di sejumlah token dan sektor. Token LVN memimpin reli dengan kenaikan spektakuler sebesar (+2.469%), diikuti oleh STIK (+95.25%) dan CVX (+88.74%), menandakan meningkatnya aktivitas spekulatif pada aset berkapitalisasi kecil hingga menengah.
Di sisi sektoral, LaunchZone (+149%), DeFi Index (+106%), dan Yield Aggregator (+88.24%) mendominasi penguatan mingguan, mencerminkan rotasi modal ke sektor DeFi.
📈 Highlights:
LVN (+2.469%) mencatat lonjakan luar biasa, dipicu minat ritel terhadap proyek kecil berisiko tinggi.
STIK(+95.25%) dan CVX(+88.74%) menunjukkan bahwa altcoin berkapitalisasi menengah tetap menarik perhatian trader agresif.
Di sektor, LaunchZone dan DeFi Index menjadi penggerak utama, menandakan rotasi modal ke infrastruktur dan utilitas protokol DeFi.
Narasi meme tetap relevan lewat penguatan BONK Ecosystem (+84.27%) dan IP Memes (+75.98%), menandakan FOMO ritel masih kuat di sektor komunitas.
Bitcoin Updates
Pergerakan Harga Bitcoin
Daily Chart Bitcoin. Sumber TradingView (17 Juli 2025).
Minggu lalu BTC bergerak sesuai dengan hasil analisis yang telah diprediksi, BTC kini diperdagangkan di sekitar $118.888 sejak berhasilnya BTC breakout dari pola Bull Flagnya, jika Bitcoin berhasil mempertahankan harganya di atas indikator upper(garis biru)KCtimeframe daily, secara teknis maka akan ada tren kenaikan hingga Fibonacci 2.618 ($134.348), didukung dengan indikator RSI yang menunjukkan kenaikan hingga angka 75 dan mengindikasikan pola tren naik.
Meski demikian, terdapat candle Inverted Hammer pada timeframe dailyyang menunjukkan adanya pola pelemahan kenaikan dan indikasi re-test hingga Fibonacci 0.886-0.786 ($110.424-$109.043) yang bertepatan dengan zona resisten sebelumnya dan kini menjadi zona support(resistance become support). Sehingga perlu waspada dan cekatan dalam mengambil keputusan dengan memperhatikan sentimen serta katalis yang ada.
Daily:
BTC telah berhasil breakout dari pola Bull Flag.
Apabila harga bertahan di atas upper KC, berpotensi naik hingga Fibonacci 2.618 ($134.348)
Waspada terdapat candle Inverted Hammer, pelemahan tren jangka pndek.
Weekly:
Harga berhasil tutupdi Upper Band KC, mengindikasikan tren naik yang kuat.
Angka RSI menunjukkan fase breakout di atas angka 75, mengindikasikan kelanjutan.
Jika BTC mampu bertahandi atas Upper KC, maka berpotensi naik hingga Fibonacci 2.618 ($134.348).
Breakout terkonfirmasi, zona resistance kuat kini menjadi support.
⚠️ Bearish Case:Terdapat candle Inverted Hammer, menunjukkan pelemahan tren dan mengindikasikan re-test hingga Fibonacci 0.886-0.786 ($110.424-$109.043).
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
BTC: Long Term Holder NUPL
Data source: CoinGlass (17 July 2025)
Data source: Coinglass (14 Juli 2025)
Selama sepekan terakhir, BTC bergerak antara $115.000–$123.000, didorong oleh likuidasi besar di berbagai zona likuidasi. Kenaikan tajam terjadi usai short squeeze di sekitar $115K, lalu terkoreksi setelah tekanan jual dari likuidasi long di atas $123K.
Lonjakan dari $115 ke $120K: Zona kuning terang di sekitar $114K–$116K menunjukkan short squeeze besar yang mendorong harga naik agresif.
Konsolidasi di $119K–$120K: Heatmap menunjukkan distribusi likuidasi cukup merata, menandakan pasar sedang dalam fase seimbang
Koreksi dari $123K ke $117K: Penurunan cepat terjadi begitu BTC menyentuh zona likuidasi long, menunjukkan tekanan jual.
🔍 Insight:$115K–$116K kini menjadi support kuat, diperkuat oleh likuidasi short sebelumnya.
$121K–$122K menjadi area resistensi jenuh likuidasi long, berpotensi jadi titik rejection jika tak ada dorongan volume spot lanjutan.
Bitcoin berhasil mencetak ATH baru di $120.000 pada 14 Juli, didorong oleh arus masuk institusional—di mana ETF IBIT BlackRock kini menguasai lebih dari 700.000 BTC, melampaui MicroStrategy.
Dari sisi on-chain, grafik NUPL menunjukkan posisi masih berada di zona “belief”, jauh dari level euforia (biru), yang artinya reli ini masih punya ruang untuk lanjut tanpa tekanan profit-taking ekstrem.
NUPL berada di zona belief → Menunjukkan pasar masih percaya diri, tapi belum terjebak euforia.
Harga naik, NUPL stabil → Menandakan profit belum sepenuhnya direalisasi, potensi upside masih terbuka.
🔍 Insight:NUPL masih di zona belief, reli belum disertai aksi ambil untung besar.
Kenaikan BTC didorong akumulasi institusi, bukan sekadar euforia.
Perpetual-Spot Price Gap (Binance)
Bitcoin Social Dominance
Data source: Cryptoquant (15 July 2025)
Data source: Santiment (16 July 2025)
Bitcoin telah menembus level tertinggi baru di atas $123.000, namun data on-chain menunjukkan reli ini masih sehat. Grafik memperlihatkan bahwa harga perpetual masih berada di bawah harga spot, yang berarti tidak ada lonjakan penggunaan leverage yang ekstrem. Ini menunjukkan bahwa reli saat ini lebih didorong oleh permintaan riil dari pasar spot, bukan spekulasi dari pasar derivatif.
Harga perpetual lebih rendah dari spot menandakan dominasi permintaan riil dari pasar spot, bukan dorongan leverage.
Gap negatif yang konsisten menunjukkan pasar derivatif masih konservatif, memberi ruang untuk reli berkelanjutan tanpa risiko overheat.
🔍 Insight:Reli saat ini ditopang akumulasi nyata, bukan spekulasi agresif.
Tidak ada tekanan likuidasi besar, menandakan struktur pasar tetap sehat.
Setelah mencetak rekor harga di atas $123.000, Bitcoin mengalami koreksi cepat ke bawah $117.000. Data dari Santiment menunjukkan bahwa puncak harga tersebut bertepatan dengan lonjakan social dominance BTC ke 43%, tertinggi dalam dua tahun terakhir. Ini menandakan FOMO ekstrem dari investor ritel, yang secara historis sering menjadi sinyal potensi pembalikan arah harga.
Social dominance BTC mencapai 43%, mencerminkan dominasi pembicaraan pasar oleh Bitcoin.
Lonjakan perhatian sosial cenderung menjadi sinyal kontra saat terjadi di puncak harga.
🔍 Insight:FOMO ritel meningkat tajam saat BTC menyentuh ATH, potensi sinyal jenuh pasar.
Koreksi setelahlonjakan sentimen sosial mendukung pola klasik “buy the rumor, sell the news”.
Altcoin Updat
Perkembangan Proyek Altcoin
Jaringan data Vana telah mengaktifkan upgrade “Capella” pada 14 Juli untuk meningkatkan kecepatan dan keamanan, serta mempermudah penerapan “Data Liquidity Pools” dan “Data Apps”.
Platform DeFi Arcadia Finance diretas pada 15 Juli, mengakibatkan kerugian sekitar $2,5 juta. Peretas mengeksploitasi cross-chain bridge, dan sebagai respons, tim Arcadia telah menghentikan sementara kontrak pintar mereka untuk investigasi.
Harga token PENGU melonjak hampir 18% pada 15 Juli setelah Pudgy Penguins bermitra dengan perusahaan koleksi China, Suplay Inc.
Stablecoin Tether (USDT0) kini telah terintegrasi secara native di Rootstock, sebuah sidechain Bitcoin. Integrasi ini menggunakan standar dari LayerZero untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi bagi ekosistem DeFi di atas Bitcoin tanpa memerlukan jembatan eksternal.
ProShares telah meluncurkan dua ETF ber-leverage dua kali (2x) baru di AS yang melacak kinerja harian Solana (SLON) dan XRP (UXRP) melalui kontrak berjangka (futures). Meskipun peluncuran ini menandai ekspansi signifikan produk kripto yang teregulasi oleh pemain besar, pasar bereaksi dengan aksi “jual berita” (sell the news), menyebabkan harga SOL dan XRP turun setelah pengumuman tersebut.
Analisis On Chain Altcoin
Data on-chain menunjukkan SharpLink Gaming kembali membeli 16.374 ETH (senilai ~$48,85 juta) dari Galaxy Digital, yang kini meningkatkan total kepemilikan tidak resmi mereka menjadi hampir 270.000 ETH dan memperkuat posisi mereka sebagai pemegang ETH korporat terbesar.
Jaringan Avalanche (AVAX) memecahkan rekor dengan 20 juta transaksi harian, yang mendorong harganya melewati $21. Kini, analis teknikal mengamati level support $20 sebagai kunci untuk potensi reli lebih lanjut.
Arus masuk bersih untuk ETF Ethereum spot di AS kini telah melampaui $5 miliar. ETF ETHA dari BlackRock mendominasi pasar, mencatat arus masuk mingguan sebesar $675 juta, yang menempatkannya di peringkat keenam di antara semua ETF di AS untuk periode tersebut.
Data likuidasi dari TheKingfisher menunjukkan potensi volatilitas tinggi di pasar altcoin. Beberapa koin seperti AVAX, LINK, dan LTC menunjukkan risiko short squeeze yang tinggi (sebuah sinyal bullish). Sebaliknya, koin seperti RUNE, AAVE, dan DOGE menghadapi risiko long squeeze yang signifikan (sebuah sinyal bearish).
Tim Pump.fun dilaporkan melakukan pembelian kembali (buyback) token PUMP senilai lebih dari 118.000 SOL (~$19 juta). Aksi ini menyebabkan harga PUMP melonjak lebih dari 20% dan sempat menyalip BONK sebagai meme coin terbesar di Solana.
Token Unlock
Pada periode 20 hingga 27 Juli 2025, tercatat 28 proyek kripto yang dijadwalkan melakukan token unlock, sebagian besar memiliki kapitalisasi pasar di atas $10 juta. Momentum ini menjadi sorotan penting karena pelepasan suplai baru ke pasar seringkali menjadi pemicu volatilitas jangka pendek, terutama jika volume unlock besar dan dialokasikan ke tim inti, investor awal, atau ekosistem yang belum memiliki likuiditas cukup.
Trader dan investor perlu mencermati proyek-proyek tertentu yang berpotensi memberi tekanan jual signifikan atau membuka peluang akumulasi setelah koreksi.
🔍 Highlight Unlock
🔺Unlock Signifikan (>10% dari Suplai Beredar): Beberapa proyek menonjol dengan persentase unlock yang sangat besar terhadap market cap-nya. LayerZero (ZRO) akan melepas (22.2%), merupakan salah satu unlock terbesar minggu ini.
Pop Social (PPT)(19.8%), Sign (SIGN)(15.8%), Amnis Finance (AMI)(13.6%), dan Orbiter Finance (OBT)(10.9%) juga masuk dalam kategori ini. Besarnya volume token yang dilepas berisiko menekan harga jika pasar tidak memiliki daya serap yang memadai, terutama bila tidak dibarengi dengan katalis positif dari sisi fundamental.
🟡 Unlock Menengah (5–10%): Kategori ini memuat proyek-proyek seperti Hyperlane (HYPER)(8.01%), SoSoValue (SOSO)(5.78%), dan Neurron (NRN)(5.39%). Unlock pada rentang ini masih berpotensi memicu gejolak harga, apalagi jika terjadi bersamaan dengan sentimen pasar yang negatif. Meski tidak sebesar kategori sebelumnya, volume unlock ini cukup untuk menciptakan tekanan sementara—tetapi juga bisa menjadi peluang entry bagi trader berpengalaman.
🟢 Unlock Ringan (<5%): Sebagian besar proyek lain masuk dalam kategori ini, seperti Animocoin (ANIME) (1.18%), WalletConnect (WCT) (1.34%), Ronin (RON) (4.83%), dan CESS (1.81%). Unlock di bawah 5% umumnya tidak berdampak signifikan terhadap harga pasar, apalagi jika proyeknya memiliki adopsi kuat dan distribusi dilakukan secara bertahap. Fluktuasi harga dari event seperti ini biasanya terbatas, dan lebih banyak dianggap sebagai bagian dari roadmap distribusi normal.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
Proyek dengan unlock besar (>10%), seperti ZRO dan SIGN layak diwaspadai karena potensi aksi jual mendadak dari investor awal sangat tinggi.
Unlock menengah (5-10%), seperti HYPER dan SOSO mungkin menghadirkan peluang untuk strategi jangka pendek, namun tetap membutuhkan manajemen risiko.
Unlock ringan (<5%), umumnya tidak memicu pergerakan besar, dan dapat menjadi noise yang bisa dimanfaatkan untuk akumulasi jika proyeknya solid secara fundamental.
Proyeksi & Analisis
Kapitalisasi pasar kripto melonjak signifikan ke $3.78 triliun (+9.35%), dengan CMC 100 Index turut menguat ke $233.61 (+9.11%). Pemulihan ini karena kenaikan Bitcoin setelah breakout dari pola Bull Flag-nya dan mencapai titik zona Fibonacci 1.618. Meski demikian, Altcoin Season Index baru mencapai 40/100, yang berarti dominasi Bitcoin masih cukup kuat, dan reli altcoin belum sepenuhnya mengakar.
Fear & Greed Index melonjak ke zona Greed (70), menandakan peningkatan kepercayaan pasar, meski tetap perlu diwaspadai sebagai sinyal potensi overheat. Minggu ini pasar kripto didominasi oleh pergerakan dari sektor LaunchZone (+149%), DeFi Index (+106%), dan Yield Aggregator (+88.24%) mencerminkan rotasi modal ke sektor DeFi.
Di sisi token, lonjakan tajam datang dari LVN (+2.469%),STIK(+95.25%) dan CVX(+88.74%) menunjukkan bahwa altcoin berkapitalisasi menengah menarik perhatian trader agresif.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅ BTC saat ini di $118,888k — harga berhasil breakout dan kini resistance become support.
Bullish case: Jika BTC mampu bertahan di atas Upper KC, maka berpotensi naik hingga Fibonacci 2.618 ($134.348).
Bearish case:Terdapat candle Inverted Hammer, menunjukkan pelemahan tren dan mengindikasikan re-test hingga Fibonacci 0.886-0.786 ($110.424-$109.043).
✅ Zona likuidasi & teknikal:
Lonjakan dari $115 ke $120K: Zona kuning terang di sekitar $114K–$116K menunjukkan short squeeze besar yang mendorong harga naik agresif.
Konsolidasi di $119K–$120K: Heatmap menunjukkan distribusi likuidasi cukup merata, menandakan pasar sedang dalam fase seimbang
✅ Narrative dominan:
Sektor seperti Most Valuable Builder (MVB) dan Bonk Fun Ecosystem naik signifikan sebesar +86.26 dan +64.02%. Mencerminkan narasi komunitas dan meme, serta rawan rotasi cepat.
Token M (+349%), BANANAS31 (+79.80%), dan SOLO (+45.20%) memperlihatkan kuatnya sentimen ritel terhadap token berkapitalisasi kecil dengan potensi spekulasi tinggi.
✅ On-chain Insight & Derivatif:
BTC: Long-Term Holder NUPL → Masih di zona belief, belum ada euforia.
BTC: Perpetual-Spot Price Gap → Harga futures di bawah spot, minim spekulasi leverage.
BTC: Social Dominance → Lonjakan FOMO ritel di puncak harga, sinyal potensi koreksi.
Pantau sektor LaunchZone, DeFi Index, dan Yield Aggregator yang dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan unlock >10% tanpa katalis atau dukungan locking. Gunakan teknikal dari unlock menengah untuk akumulasi proyek berkualitas seperti HYPER, SoSoValue, dan Neurron. Disiplin risiko penting meski Resistance BTC menjadi Support
Edukasi Kripto
Liquidity Provider (LP) di Platform DeFi
💧 Apa Itu Liquidity Provider (LP)? Liquidity Provider adalah pengguna yang menyetorkan aset kripto ke dalam pool (kolam likuiditas) di platform DeFi seperti Uniswap atau PancakeSwap untuk memfasilitasi perdagangan. Sebagai imbalan, mereka mendapatkan sebagian dari biaya transaksi.
⚙️ Cara Kerja Liquidity Provider Saat pengguna menambahkan dua token (misalnya ETH dan USDC) ke dalam liquidity pool, mereka menciptakan pasar baru. Ketika trader menukar aset di pool tersebut, sebagian biaya transaksi dibayarkan kepada LP secara proporsional berdasarkan kontribusinya.
🚀 Manfaat Menjadi LP
Pasif Income: Dapatkan fee dari aktivitas trading.
Partisipasi DeFi: Terlibat langsung dalam ekosistem DeFi tanpa harus trading aktif.
Token Rewards: Beberapa platform memberi insentif tambahan berupa token (yield farming).
⚠️ Risiko Utama
Impermanent Loss: Potensi kerugian saat harga token berubah drastis, membuat nilai aset lebih rendah dibanding hanya menyimpannya.
Smart Contract Risk: Jika platform diretas atau ada bug pada kontrak, aset bisa hilang.
Volatilitas Pasar: Perubahan harga tinggi dapat mengurangi keuntungan dari fee.
📈 Contoh Platform Liquidity Pool
Uniswap (Ethereum) – AMM terbesar di Ethereum.
PancakeSwap (BNB Chain) – Alternatif murah dengan reward tinggi.
Curve Finance – Fokus pada stablecoin dengan risiko impermanent loss lebih rendah.
✅ Kesimpulan Menjadi Liquidity Provider adalah cara populer untuk menghasilkan pendapatan pasif di dunia DeFi. Namun, penting memahami risikonya, terutama impermanent loss. Cocok untuk investor yang ingin memaksimalkan aset nganggur, tetapi tetap perlu strategi manajemen risiko yang matang.
Pengumuman Tokocrypto
4 Aset Kripto Baru Listing di Tokocrypto + Cashback Dadakan 100%!
Hi Tokonauts! Tokocrypto kembali menghadirkan 4 aset kripto terbaru yang siap kamu tradingkan:
JELLYJELLY (Jelly-My-Jelly)
MEW (Cat in a Dog’s World)
ALCH (Alchemist AI)
GOAT (Goatseus Maximus)
Pasangan trading: JELLYJELLY/IDR, MEW/IDR, ALCH/IDR, GOAT/IDR Mulai trading: 15 Juli 2025 pukul 15.00 WIB
Dengan listing ini, kamu punya lebih banyak peluang untuk eksplorasi dan profit di pasar kripto yang terus berkembang!
Dadakan! Promo Cashback 100% Part 2 — Total Hadiah IDR 20 Juta!
Punya salah satu dari koin ini: JELLYJELLY, MEW, ALCH, GOAT, MOODENG, SPX, GRASS, POP CAT?
Langsung deposit dan trading di Tokocrypto dan dapatkan cashback hingga 100%! Periode event: 16 Juli 2025 pukul 18.00 WIB – 31 Juli 2025 pukul 23.59 WIB Syarat: Sudah menyelesaikan verifikasi level 1 (KYC)
Jangan sampai ketinggalan, karena cashback ini terbatas! Siapa cepat, dia dapat! ⚡
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Di tengah kebangkitan tren koin meme di tahun 2025, Dogecoin (DOGE) kembali membuktikan dirinya sebagai “OG” yang tak tergoyahkan. Meski banyak koin meme baru bermunculan—dengan Little Pepe (LILPEPE) sebagai salah satu yang paling bersinar—DOGE tetap bertahan di puncak berkat komunitasnya yang loyal, adopsi luas, dan performa pasar yang masih solid.
Aksi Harga Dogecoin Menunjukkan Tanda-Tanda Bullish
Dilaporkan News Bitcoin, DOGE saat ini diperdagangkan di kisaran $0,1934, dan berbagai indikator teknikal menunjukkan sinyal bullish yang menjanjikan. Pola segitiga simetris yang terbentuk di grafik harga DOGE mengindikasikan kemungkinan penembusan besar. Ditambah lagi, persilangan MACD dan volume perdagangan harian yang melebihi $3 miliar memperkuat narasi bahwa DOGE belum kehilangan momentumnya.
Jika harga berhasil menembus resistance, DOGE berpotensi meroket ke level $0,24 hingga $0,35 dalam jangka menengah. Namun, jika support di $0,168 gagal dipertahankan, koreksi jangka pendek ke $0,13 bisa terjadi. Meski demikian, prospek jangka panjang tetap positif, khususnya bagi pemegang DOGE yang percaya pada nilai komunitas dan daya tahan historis koin ini.
Dukungan Komunitas yang Kuat: Sejak awal, Dogecoin memiliki basis pengguna yang sangat aktif dan loyal, yang terus mendukung keberlanjutan proyek.
Likuiditas Tinggi: DOGE masih menjadi salah satu koin dengan volume perdagangan tertinggi di pasar, memudahkan pengguna untuk jual beli dalam jumlah besar tanpa hambatan.
Sentimen Positif Publik: Tokoh seperti Elon Musk masih sering menyebut Dogecoin, menciptakan efek domino terhadap harga dan minat pasar.
Ancaman dari Koin Meme Pendatang Baru?
Meskipun Dogecoin masih menjadi raja, tahun 2025 juga menyaksikan munculnya pesaing baru yang cukup agresif. Salah satu yang menonjol adalah Little Pepe (LILPEPE), koin meme yang telah mengumpulkan lebih dari $7,8 juta dalam prapenjualan. Dengan branding meme yang kuat, biaya transaksi rendah (karena dibangun di blockchain Layer 2), dan rencana listing di bursa utama, LILPEPE mencoba merebut perhatian generasi investor baru.
Namun, berbeda dengan banyak koin meme baru yang mengandalkan hype, Dogecoin menawarkan rekam jejak yang panjang, utilitas terbukti, dan ekosistem yang terus berkembang—faktor yang tak mudah ditandingi oleh proyek baru.
DOGE Masih Belum Tergantikan
Tren koin meme terus berkembang, dan pasar 2025 menunjukkan bahwa kombinasi antara komunitas, momentum teknikal, dan daya tarik viral tetap menjadi kunci sukses. Di tengah hiruk-pikuk Little Pepe, Pudgy Penguins, dan Fartcoin, Dogecoin masih berdiri tegak sebagai simbol kekuatan komunitas dan bukti bahwa koin meme tidak selalu tentang sensasi sesaat—tapi juga tentang konsistensi dan keberlanjutan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Shiba Inu (SHIB) terus menunjukkan tren kenaikan dengan diperdagangkan mendekati level $0,00001500. Dalam sepekan terakhir, harga SHIB telah naik sekitar 8% dan lebih dari 30% dalam sebulan. Meski demikian, harga ini masih berada di bawah puncak Januari 2025 di kisaran $0,000024.
Data on-chain menunjukkan bahwa pemegang SHIB yang menjual koinnya cenderung keluar di titik impas atau bahkan merugi, bukan dalam kondisi untung besar. Indikator Rasio Keuntungan Keluaran yang Dihabiskan (SOPR) saat ini berada di kisaran netral, mendekati 1,0. Hal ini menunjukkan bahwa para penjual merupakan pemegang yang lebih lemah yang keluar secara diam-diam, alih-alih gelombang aksi ambil untung yang biasanya menjadi sinyal akhir dari reli harga.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Kamis, 24 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan BeInCrypto, sejak pertengahan Juni, indikator Relative Strength Index (RSI) harian menunjukkan divergensi bullish, di mana RSI terus mencatatkan puncak yang lebih tinggi sementara harga SHIB belum mengikuti sepenuhnya. Ini mengindikasikan bahwa momentum beli mulai menguat, memberikan ruang bagi potensi kelanjutan reli harga dalam waktu dekat.
Level teknikal penting saat ini berada di $0,00001587. Jika harga SHIB mampu mencatatkan penutupan harian di atas titik ini, maka potensi kenaikan menuju $0,00001746 (naik 16%) hingga $0,000022 (sekitar 45% lebih tinggi) terbuka lebar. Namun, untuk mencapainya, harga masih harus melewati resistance psikologis di $0,000020.
Divergensi RSI Shiba Inu: TradingView.
Sebaliknya, jika harga gagal bertahan di atas support $0,00001463 dan $0,00001375 (level Fibonacci 0,5), serta diikuti lonjakan SOPR di atas 1,0, maka pandangan bullish dapat berubah dengan cepat. Hal tersebut bisa menjadi indikasi bahwa aksi ambil untung besar mulai terjadi dan menekan harga ke bawah.
Dengan momentum teknikal yang membaik dan tekanan jual yang relatif rendah dari pemegang untung, harga SHIB masih berpeluang untuk melanjutkan kenaikannya dalam waktu dekat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Setelah mencatat reli kuat yang mendorong harga ke atas $200 untuk pertama kalinya dalam lima bulan, Solana (SOL) kini menghadapi tekanan besar dari investor yang mulai merealisasikan keuntungan. Sentimen ambil untung ini berpotensi menggagalkan upaya SOL mempertahankan level psikologis penting tersebut sebagai support.
Keuntungan Solana Sentuh Titik Tertinggi 5 Bulan
Dilaporkan BeInCrypto, data Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) menunjukkan bahwa sebagian besar investor Solana kini berada dalam posisi untung signifikan. Indikator ini mengindikasikan sentimen pasar berada di zona Optimisme, yang secara historis sering menjadi pemicu aksi jual besar-besaran karena investor tergoda merealisasikan keuntungan mereka.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 24 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Jika tren ini terus berlanjut, maka tekanan jual bisa meningkat secara signifikan, menyebabkan harga SOL terkoreksi lebih dalam.
RSI di Zona Jenuh Beli, Koreksi Bisa Terjadi
Tekanan tambahan datang dari indikator teknikal Relative Strength Index (RSI) yang saat ini berada di atas level 70, menandakan kondisi overbought. Dalam banyak kasus sebelumnya, level ini menjadi titik balik koreksi harga, karena pasar mulai kehilangan tenaga beli.
Namun demikian, dalam tren bullish yang kuat, pasar bisa tetap berada di zona jenuh beli untuk beberapa waktu. Yang menjadi penentu saat ini adalah apakah sentimen investor akan tetap optimistis atau mulai bergeser menjadi lebih berhati-hati.
Skenario Harga: Ke Mana Arah SOL Selanjutnya?
Solana RSI. Sumber: TradingView.
Solana telah menguat sekitar 21% dalam sepekan terakhir dan saat ini diperdagangkan di sekitar $199. Meskipun sempat menembus $200, altcoin ini belum mampu mengukuhkan level tersebut sebagai support baru.
Jika tekanan jual terus meningkat, harga SOL berpotensi turun ke level support berikutnya di $188 atau bahkan $176. Penurunan di bawah level ini bisa menghapus sebagian besar keuntungan terbaru dan membuka kemungkinan tren bearish jangka pendek.
Sebaliknya, jika pasar tetap mendukung dan investor mempertahankan kepercayaan, Solana bisa bertahan di atas $200 dan bahkan kembali menguji resistensi di $221. Level ini akan menjadi konfirmasi kembalinya momentum bullish untuk altcoin ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga XRP telah mencatat lonjakan signifikan hingga 72% dalam sebulan terakhir, seiring reli altcoin yang meluas dan penguatan Bitcoin menuju rekor tertinggi baru. Namun, sinyal on-chain terbaru menunjukkan potensi pelemahan tren tersebut, memunculkan kekhawatiran akan koreksi harga dalam waktu dekat.
Cadangan XRP di Bursa Meningkat Tajam
Salah satu indikator utama yang mengisyaratkan potensi tekanan jual adalah meningkatnya cadangan XRP di bursa. Data dari CryptoQuant mencatat bahwa cadangan XRP di Binance—berdasarkan rata-rata pergerakan tujuh hari—mencapai 2,98 juta token pada 22 Juli, tertinggi sepanjang tahun ini. Dengan harga saat ini, nilai tersebut setara lebih dari $10 juta.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 24 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan BeInCrypto, lonjakan cadangan bursa biasanya menandakan peningkatan niat jual dari investor, yang memindahkan aset mereka ke bursa terpusat sebagai persiapan untuk likuidasi. Jika pasokan ini tidak diimbangi oleh permintaan pembeli yang cukup besar, harga XRP berpotensi mengalami tekanan turun dalam waktu dekat.
Selain peningkatan cadangan bursa, metrik rasio beli/jual taker XRP juga menunjukkan sinyal negatif. Data CryptoQuant mencatat bahwa rasio tersebut konsisten berada di bawah angka satu sejak 10 Juli dan tercatat di 0,94 saat berita ini ditulis.
Rasio ini mengukur perbandingan antara volume pembelian dan penjualan di pasar berjangka. Nilai di bawah satu menunjukkan bahwa tekanan jual lebih dominan, yang mengindikasikan melemahnya sentimen dari kalangan trader derivatif.
Rasio Beli Jual Taker XRP. Sumber: CryptoQuant.
Tekanan Koreksi Mengarah ke Level $3,22
Saat ini, XRP diperdagangkan pada kisaran $3,47, hanya sedikit di bawah level tertinggi sepanjang masa di $3,66. Jika tekanan jual terus meningkat, harga XRP berisiko mengalami koreksi menuju level support penting di $3,22. Bila level ini tidak mampu bertahan, potensi penurunan lanjutan hingga $2,87 terbuka lebar.
Namun, apabila tekanan jual mereda dan minat beli kembali meningkat, XRP masih berpeluang mencatatkan rekor harga baru di atas $3,66.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali memberikan kejutan dengan lonjakan harga Space and Time (SXT) yang terbilang cukup signifikan.
Token yang mendukung infrastruktur data terdesentralisasi untuk Web3 dan AI ini berhasil mencuri perhatian investor dengan performa yang impresif dalam beberapa minggu terakhir.
Dalam 30 hari terakhir, harga SXT naik lebih dari 42%, menandakan kebangkitan minat pasar terhadap proyek-proyek utilitas tinggi di ruang blockchain.
Per hari ini, harga SXT berada di $0.103997, mencatatkan kenaikan 10.50% dalam 24 jam terakhir dan sekitar 13% dalam sepekan terakhir.
Dengan volume perdagangan harian sebesar $236,2 juta USD, jelas bahwa ada arus masuk besar dari investor ritel maupun institusional.
Pergerakan harga Space and Time (SXT/USDT) pada Kamis, 24 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Meskipun performa SXT dalam 60 dan 90 hari terakhir masih menunjukkan penurunan masing-masing -17.63% dan -43.38%, kebangkitan selama sebulan terakhir menjadi tanda bahwa SXT mulai pulih dari tekanan bearish sebelumnya.
Lonjakan ini menandakan pembalikan tren dan menunjukkan bahwa pasar mulai merespons positif terhadap prospek jangka panjang proyek ini, yang fokus pada penyimpanan dan pemrosesan data terdesentralisasi, sebuah kebutuhan krusial di era Web3 dan AI.
Apa Itu Space and Time (SXT)?
Space and Time adalah platform data hybrid yang menggabungkan database on-chain dan off-chain. Ini memungkinkan aplikasi Web3, DeFi, NFT, hingga analitik bisnis menggunakan data terverifikasi tanpa bergantung pada sistem terpusat.
Keunikan SXT adalah teknologinya yang disebut “Proofof SQL”, memungkinkan verifikasi data secara kriptografis, memastikan integritas data yang digunakan oleh smart contract dan AI engine.
Hal ini menjadikan SXT sebagai infrastruktur penting untuk masa depan dApps yang membutuhkan data kredibel dalam skala besar.
Kenapa SXT Naik Tajam?
Beberapa faktor pendorong utama di balik kenaikan harga SXT antara lain:
Adopsi Teknologi Web3 dan AI Dengan semakin banyak proyek mengandalkan arsitektur data terdesentralisasi, permintaan terhadap solusi seperti Space and Time pun meningkat.
Volume Perdagangan Meledak Volume sebesar $236 juta dalam 24 jam menunjukkan minat beli yang luar biasa tinggi. Ini bisa jadi indikasi adanya minat institusional.
Komunitas dan Dukungan Proyek Besar Space and Time telah bermitra dengan sejumlah proyek besar di ekosistem kripto, termasuk Chainlink dan Microsoft Azure, yang memperkuat legitimasi dan utilitasnya.
Harga yang Masih Terjangkau Dengan harga di bawah $0.11, banyak trader dan investor menganggap SXT sebagai token undervalued dengan potensi pertumbuhan besar.
Risiko Tetap Mengintai
Meski trennya positif, tetap ada sejumlah indikator yang perlu diperhatikan:
Harga SXT dalam 60–90 hari sebelumnya sempat turun drastis. Ini menunjukkan adanya volatilitas tinggi.
Perubahan harga dalam 1 jam terakhir menurun -4.39%, menandakan potensi aksi ambil untung dalam jangka pendek.
Belum ada data harga tertinggi (ATH) resmi, yang menandakan SXT masih dalam fase akumulasi atau belum mencapai titik puncak.
Space and Time (SXT) adalah contoh token infrastruktur dengan nilai utilitas yang sangat jelas dan relevan di era Web3 dan AI. Kebangkitannya dalam sebulan terakhir menandakan bahwa pasar mulai menghargai nilai fundamental di balik teknologi, bukan hanya spekulasi.
Bagi investor jangka menengah hingga panjang, SXT patut dipertimbangkan sebagai aset berpotensi besar, terutama jika integrasi dengan proyek-proyek besar terus diperluas.
Namun, volatilitas tetap tinggi, sehingga manajemen risiko dan riset pribadi sangat disarankan sebelum masuk lebih dalam.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.