Tag Archives: altcoin

Gas Tipis-Tipis, Harga Pi Network (PI) Naik 0,5%

Pi Network (PI) menunjukkan sedikit tanda perbaikan setelah periode tekanan panjang dalam beberapa bulan terakhir.

Hanya dalam waktu dalam 24 jam, harga PI naik tipis sebesar 0,5%, mengikuti sentimen positif di pasar kripto yang juga menguat 0,8% secara keseluruhan.

Meski demikian, secara bulanan PI masih mencatatkan penurunan tajam 42%, memperlihatkan betapa beratnya tekanan jual dalam beberapa minggu terakhir.

Kenaikan kecil ini diduga dipicu oleh kondisi pasar yang teknikalnya sudah oversold, serta adanya tanda-tanda akumulasi dari investor ritel.

Namun, secara fundamental, proyek ini masih menghadapi tantangan besar seperti unlock token yang berkelanjutan dan adopsi utilitas yang lemah.

Baca Juga: Badai Telah Berlalu, Pi Network (PI) Kembali Bersinar di Level $0,206

Rebound Teknis dari Kondisi Oversold

Berdasarkan data teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) Pi Network berada di level 29,69 — mendekati area oversold.

Selain itu, histogram MACD berbalik positif sebesar +0.00098 untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu terakhir. Kondisi ini sering diartikan sebagai sinyal potensi pembalikan arah jangka pendek.

Namun, momentum ini masih rapuh. Harga PI tetap berada di bawah semua rata-rata pergerakan utama, termasuk SMA 7-hari di $0,2095 dan EMA 200-hari di $0,568, yang menandakan tren jangka panjang masih negatif.

Analis memperkirakan, jika PI mampu menembus $0,21, maka potensi penguatan jangka pendek dapat berlanjut.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan area ini bisa membuat PI kembali menguji level terendah tahunannya di $0,1585.

Akumulasi Ritel Mulai Meningkat

Menariknya, meskipun tekanan makro masih kuat, data Money Flow Index (MFI) memperlihatkan bullish divergence antara 7–14 Oktober.

Harga PI memang terus mencetak lower low, tetapi MFI justru naik — menandakan ada aktivitas beli dari investor ritel di harga bawah.

Selain itu, tercatat 2,6 juta token PI berpindah ke wallet pribadi dalam 24 jam terakhir, menunjukkan adanya perpindahan kepemilikan dari bursa ke self-custody. Hal ini mengurangi potensi tekanan jual jangka pendek di pasar spot.

Jika MFI mampu bertahan di atas level 50, maka peluang kenaikan bisa semakin kuat. Namun, pasar tetap waspada karena akan ada unlock sebesar 120 juta token PI pada November mendatang, yang berpotensi kembali menekan harga.

3. Pembaruan Ekosistem Belum Berdampak Signifikan

Pada pertengahan Oktober, tim Pi Network merilis pembaruan besar di App Studio yang mencakup integrasi AI tools dan fitur staking. Sayangnya, meski langkah ini positif bagi pengembangan ekosistem, dampaknya terhadap harga masih terbatas.

Para analis menilai, hubungan antara kemajuan ekosistem dan nilai token PI masih belum solid karena beberapa isu mendasar belum terselesaikan:

  • Tingkat sentralisasi tinggi, di mana foundation masih menguasai lebih dari 90 miliar PI.
  • Belum adanya listing besar di bursa utama; volume perdagangan harian hanya sekitar $16,6 juta.
  • Ancaman inflasi token, dengan proyeksi 1,2 miliar PI akan masuk pasar dalam 12 bulan ke depan.

Baca Juga: Open Mainnet Dongkrak Harga Pi Network (PI) ke Level $0,203

Rebound Lemah di Tengah Awan Ketidakpastian

Kenaikan 0,5% dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa pasar mulai menunjukkan minat beli kembali terhadap Pi Network, namun pergerakan ini masih bersifat teknikal — bukan fundamental.

Tekanan dari suplai token yang terus meningkat dan minimnya utilitas nyata membuat tren jangka panjang PI tetap bearish.

Para analis menyoroti area $0,20 sebagai support krusial menjelang unlock besar di November 2025. Jika level ini gagal dipertahankan, risiko penurunan ke bawah $0,16 kembali terbuka lebar.

Dengan kondisi pasar global yang masih fluktuatif dan belum adanya katalis kuat dari sisi ekosistem, investor disarankan berhati-hati dan fokus pada manajemen risiko sebelum mengambil posisi di token PI.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Season Resmi Berakhir? Bitcoin Kembali Kuasai Pasar Kripto!

Pasar kripto kembali bergeser ke fase “Bitcoin Season” setelah Altcoin Season Index anjlok ke level 24, menandakan dominasi Bitcoin semakin kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Sebelumnya, indeks ini sempat berada di zona Altcoin Season dengan skor 77 sebulan lalu, bahkan mencapai puncak tahunan di 87 pada Desember 2024. Namun kini, angka 24/100 menegaskan bahwa investor kembali berbondong-bondong menuju aset kripto terbesar di dunia itu.

Bitcoin Jadi “Tempat Aman” Saat Pasar Bergejolak

Dilaporkan Tronweekly, penurunan tajam di sektor altcoin berbanding terbalik dengan peningkatan minat pada Bitcoin. Harga BTC kini berada di sekitar $107.000, meskipun sempat terkoreksi 6,59% dalam sepekan terakhir.

Investor tampaknya mencari perlindungan di tengah ketegangan geopolitik antara AS dan Tiongkok serta perlambatan ekonomi global. Bitcoin kembali dianggap sebagai “safe haven” digital, pilihan utama ketika volatilitas meningkat dan kepercayaan terhadap aset berisiko seperti altcoin menurun.

Kapitalisasi Pasar Altcoin Terpukul

Kapitalisasi pasar kripto non-Bitcoin dan non-stablecoin kini menyusut ke sekitar $1,1 triliun. Dana yang sebelumnya mengalir deras ke proyek altcoin kini dialihkan ke aset yang dianggap lebih stabil, terutama Bitcoin.

Menurut data BlockchainCenter, tren ini menunjukkan rotasi modal besar-besaran yang mencerminkan perubahan psikologis investor, dari pencarian profit tinggi menuju proteksi nilai aset.

Fear and Greed Index Anjlok ke Zona “Fear”

Tak hanya altcoin yang terpukul. Crypto Fear and Greed Index kini berada di level 23, mengindikasikan pasar sedang dikuasai rasa takut. Kondisi ini biasanya terjadi saat investor melakukan aksi jual panik dan memicu likuidasi besar-besaran.

Namun secara historis, fase seperti ini juga sering menjadi titik awal siklus pemulihan baru. Ketika Altcoin Season Index mendekati 25 atau lebih rendah, pasar kerap bersiap untuk fase “rebound”, di mana altcoin tertentu mulai pulih lebih cepat.

Analis: “Bitcoin Bisa Uji Lagi $120.000”

Menurut Julio Moreno, Kepala Riset di CryptoQuant, Bitcoin saat ini sedang menguji area penting di sekitar $100.000, zona yang sebelumnya menjadi basis kuat untuk pergerakan bullish.

“Jika BTC mampu bertahan di atas level ini, target berikutnya bisa kembali ke kisaran $120.000, bahkan membuka jalan untuk tren naik baru,” ujar Moreno.

Akhir Musim Altcoin, Awal Siklus Baru?

Walaupun dominasi Bitcoin meningkat, beberapa analis melihat ini sebagai fase transisi sehat sebelum siklus altcoin berikutnya dimulai.

Ketika sentimen pasar membaik dan likuiditas kembali, altcoin dengan fundamental kuat kemungkinan akan memimpin reli baru. Untuk saat ini, Bitcoin tetap menjadi poros utama ekosistem kripto, sekaligus indikator utama arah pasar selanjutnya.

Dengan Altcoin Season Index di level 24 dan Fear & Greed Index di 23, pasar kripto saat ini jelas berada dalam fase ketakutan dan konsolidasi. Namun sejarah menunjukkan, di balik “musim dingin altcoin”, sering kali muncul awal dari musim kenaikan berikutnya.

Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Enzyme Melonjak 58% ke $8.37, Tertinggi di Pasar Altcoin Hari Ini

Aset kripto Enzyme (MLN) hari ini mencatatkan lonjakan harga yang luar biasa.

Berdasarkan data pasar terkini di Tokocrypto pada Minggu (19/10), harga MLN kini berada di level $8.374352 per MLN, naik +56,95% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini menempatkan Enzyme sebagai altcoin dengan performa harian terbaik di antara ratusan aset digital lainnya.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $25,02 juta USD dan volume perdagangan 24 jam sebesar $64,57 juta USD, Enzyme menunjukkan peningkatan aktivitas pasar yang signifikan.

Lonjakan volume ini menandakan adanya gelombang akumulasi besar dari trader dan investor yang melihat potensi jangka pendek MLN di tengah momentum pasar yang sedang menguat.

Baca Juga: Enzyme dan NFTX Meledak! Ini Awal Bull Run di Asset Manager Coins?

Pergerakan Harga Enzyme (MLN) dalam 24 Jam Terakhir

Selama 24 jam terakhir, harga MLN bergerak dalam kisaran terendah $5.169382 dan tertinggi $9.077296, mencerminkan volatilitas tinggi yang sering kali mengiringi fase rally besar.

Dalam sepekan terakhir saja, harga MLN sudah naik +55,59%, menegaskan tren bullish yang sedang terbentuk kuat.

Jika dibandingkan dengan data historis, kinerja MLN dalam 30 hari terakhir naik +4,42%, sementara dalam 90 hari terakhir hanya turun -0,69% — menunjukkan bahwa reli besar hari ini telah membalikkan tren sideways yang sempat menahan pergerakan harga sebelumnya.

Kendati demikian, harga Enzyme masih jauh dari rekor tertingginya di $270,05, sehingga potensi pertumbuhan jangka panjang masih terbuka lebar bagi investor yang percaya pada fundamental proyek ini.

Pergerakan harga Enzyme (MLN/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Enzyme (MLN/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Fundamental dan Data Pasar Enzyme (MLN)

Enzyme saat ini memiliki sirkulasi pasokan sebesar 2,99 juta MLN, dengan kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya juga berada di angka $25,22 juta USD.

Menariknya, proyek ini belum mengumumkan batas total pasokan (maximum supply), yang menjadikan tokenomik MLN sedikit berbeda dari kebanyakan altcoin lainnya.

Dari sisi peringkat, Enzyme saat ini menempati posisi ke-755 di pasar global, namun peningkatan tajam hari ini berpotensi mendorongnya naik ke jajaran 700 besar dalam waktu dekat jika momentum volume tetap kuat.

Secara fundamental, Enzyme Finance merupakan protokol DeFi yang memungkinkan pengguna membuat, mengelola, dan berinvestasi dalam dana aset kripto on-chain dengan transparansi penuh.

Keterkaitannya dengan sektor manajemen aset digital membuat MLN menjadi salah satu token DeFi yang cukup diminati oleh investor institusional dan trader DeFi berpengalaman.

Analisis Tren: Momentum Bullish Kuat di Balik Lonjakan MLN

Lonjakan harga hingga 58% dalam satu hari menjadi tanda jelas bahwa pasar tengah mengalami fase bullish jangka pendek untuk MLN.

Analisis teknikal menunjukkan bahwa support kuat kini terbentuk di kisaran $7.50, sementara resistance utama berada di area $9.20–$9.50.

Jika MLN mampu menembus area tersebut dengan volume tinggi, potensi menuju target psikologis $10 terbuka lebar.

Dalam jangka menengah, trader memandang level $12–$15 sebagai target konservatif berikutnya, terutama jika proyek Enzyme meluncurkan pembaruan jaringan atau kolaborasi baru dengan protokol DeFi besar.

Prospek dan Pandangan Pasar

Kenaikan tajam MLN hari ini diyakini bukan sekadar efek spekulatif jangka pendek.

Beberapa analis menilai bahwa minat investor terhadap proyek-proyek DeFi lama yang memiliki rekam jejak solid seperti Enzyme Finance mulai kembali meningkat.

Hal ini terjadi di tengah tren rotasi pasar dari aset besar seperti Bitcoin dan Ethereum menuju altcoin menengah yang memiliki potensi undervalued.

Jika momentum pasar tetap terjaga dan volume perdagangan bertahan di atas $60 juta per hari, MLN berpeluang melanjutkan penguatan menuju dua digit dolar dalam beberapa pekan ke depan.

Namun, investor disarankan tetap memperhatikan volatilitas tinggi dan potensi koreksi teknikal setelah lonjakan besar seperti ini.

Baca Juga: Crypto Whale Borong 3 Altcoin untuk Potensi Cuan di Pekan Kedua Oktober 2025

Lonjakan harga Enzyme (MLN) sebesar +58% dalam 24 jam menjadikannya salah satu bintang pasar kripto hari ini.

Dengan kapitalisasi pasar yang solid, volume tinggi, serta fundamental proyek DeFi yang kuat, MLN menunjukkan bahwa minat terhadap sektor keuangan terdesentralisasi masih sangat hidup.

Bagi investor yang mencari peluang jangka menengah, Enzyme menawarkan kombinasi menarik antara potensi pertumbuhan dan utilitas nyata di dunia DeFi — sebuah aset yang patut masuk dalam radar pengamatan pasar minggu ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Token Solana Ini Siap Naik! Pendatang Baru WLFI Saingi AAVE dan UNI

Ekosistem Solana kembali mencuri perhatian pasar kripto global pada Oktober 2025. Sejumlah token besar yang beroperasi dalam jaringan dan ekosistem Solana mencatatkan kapitalisasi pasar jumbo dengan performa harga yang stabil hingga positif dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data terbaru, Solana (SOL) masih mendominasi daftar dengan kapitalisasi pasar mencapai $103,15 miliar. Harga SOL saat ini berada di $188,59, naik 1,21% dalam 24 jam terakhir dan 3,16% selama sepekan. Volume perdagangan harian SOL mencapai hampir $4 miliar, menegaskan likuiditas kuat di tengah volatilitas pasar kripto global.

Di posisi kedua, Chainlink (LINK) menjadi salah satu aset terpenting bagi ekosistem Solana berkat perannya sebagai jembatan data on-chain dan off-chain. LINK diperdagangkan di $17,10, dengan kapitalisasi pasar $11,59 miliar dan kenaikan 2,75% dalam tujuh hari terakhir.

Potensi UNI dan AAVE

Solana
Solana

Baca juga: SEC Akhirnya Setujui 21Shares ETF Solana, Jalan Terbuka Menuju $300?

Sementara itu, Uniswap (UNI) dan Aave (AAVE) tetap menunjukkan daya tahan di tengah kompetisi ketat sektor DeFi. UNI mencatat harga $6,12 dengan kapitalisasi pasar $3,86 miliar, sementara AAVE menonjol berkat lonjakan mingguan 5,80% ke level $219,96 dan kapitalisasi pasar $3,35 miliar.

Menariknya, pendatang baru World Liberty Financial (WLFI) mencuri perhatian dengan performa solid di minggu ini. Dengan harga $0,1305 dan kapitalisasi pasar $3,20 miliar, token ini mencatatkan kenaikan 6,31% dalam tujuh hari terakhir, menandakan meningkatnya minat investor terhadap proyek baru berbasis Solana.

Kenaikan ini menegaskan bahwa ekosistem Solana terus berkembang pesat, tidak hanya pada lapisan infrastruktur (seperti SOL) tetapi juga pada proyek DeFi dan utilitas keuangan baru yang memperluas jangkauan jaringan.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Diam di $0,19, Apakah Ini Tanda Ledakan Harga Besar?

Dogecoin (DOGE) tampaknya sedang menahan napas. Setelah berminggu-minggu bergerak tanpa arah, koin meme paling populer di dunia ini terus bertahan di sekitar $0,19, dengan support kuat di $0,095 dan resistance keras di $0,20.

Dilaporkan The Tradeable, situasi ini menempatkan DOGE dalam zona konsolidasi sempit yang biasanya menjadi pertanda pergerakan besar, entah naik tajam atau jatuh dalam.

DOGE dalam Pola Tahan yang Kritis

Menurut analis BitGuru, grafik Dogecoin menunjukkan tiga fase pergerakan yang menandakan kebuntuan antara pembeli dan penjual.

Pada akhir September hingga awal Oktober, DOGE bergerak sideways di antara $0,18–$0,20, membentuk pola candle rapat tanpa arah yang pasti. Upaya menembus $0,20 sempat terjadi, namun gagal, menegaskan level itu sebagai batas atas yang keras. Setelah penolakan tersebut, harga kembali ke sekitar $0,18, bertahan di atas support jangka panjang di $0,09584, yang telah menjadi pertahanan penting selama aksi jual besar sebelumnya.

Konsolidasi semacam ini sering kali menjadi fase diam sebelum badai. Namun dengan volume perdagangan yang tetap rendah, dibutuhkan lonjakan minat beli baru agar DOGE bisa keluar dari jebakan ini.

Level Kunci yang Mengontrol Harga DOGE

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Resistance utama: $0,20 – batas psikologis yang terus menolak kenaikan
  • Support menengah: $0,18 – level penyangga jangka pendek
  • Support utama: $0,095 – garis pertahanan historis DOGE

Selama harga tetap di atas $0,095, tren teknikal masih netral, bukan bearish. Tapi jika support ini ditembus, potensi penurunan bisa lebih dalam.

Baca juga: Dogecoin Bangkit Setelah Transfer 450 Juta DOGE ke Binance

Altcoin Lesu, Dogecoin Ikut Terjebak

Tidak hanya Dogecoin yang stagnan. Sebagian besar altcoin juga menunjukkan pola serupa seiring Bitcoin berkonsolidasi di levelnya sendiri. Minat investor ritel terhadap koin meme seperti DOGE menurun tajam dalam beberapa minggu terakhir. Faktor makroekonomi dan likuiditas yang menipis menahan arus spekulasi yang biasanya mendorong harga koin ini melonjak.

Kini, nasib Dogecoin tergantung pada dua hal: terobosan teknikal dari zona $0,20 atau kebangkitan sentimen pasar kripto secara luas. Hingga salah satu terjadi, DOGE kemungkinan akan terus diam di jalur datar, menunggu momentum besar berikutnya.

Apakah Dogecoin sedang bersiap untuk ledakan harga seperti tahun 2021, atau justru memasuki fase tenang yang panjang? Pasar tampaknya sedang menahan napas, dan DOGE ada di pusatnya.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

SOL Bertahan di $187, Apakah Pembalikan Tren Sudah di Depan Mata?

Harga Solana (SOL) diperdagangkan di sekitar $187,19, naik tipis 1,5% dalam 24 jam terakhir, namun tetap berada dalam tekanan teknikal. Aset ini tengah menguji zona support penting di $186,22, sebuah titik yang bisa menentukan apakah SOL akan memantul kembali atau terperosok lebih dalam.

Sentimen Pasar dan Aksi Harga

Dilaporkan Blockchainnews, perdagangan Solana saat ini lebih banyak digerakkan oleh faktor teknis ketimbang fundamental. Tidak ada berita besar dalam dua hari terakhir, membuat trader fokus pada grafik dan indikator momentum.

Meski Bitcoin menguat, mendukung pasar altcoin secara keseluruhan, Solana masih tertahan di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek, menandakan tekanan jual masih dominan. Volume spot di Binance mencapai $358 juta dalam 24 jam, menunjukkan minat investor tetap tinggi meski volatilitas rendah.

Analisis Teknis: Bearish Tapi Mulai Reda

SOL saat ini diperdagangkan di bawah semua SMA jangka pendek:

  • SMA 7-hari: $192,36 (resistansi langsung)
  • SMA 20-hari: $208,33
  • SMA 50-hari: $215,07

Namun, masih bertahan di atas SMA 200-hari di $174,60, menjaga struktur bullish jangka panjang tetap utuh. RSI di 41,44 menunjukkan kondisi netral, menandakan ruang bagi potensi pemulihan tanpa tekanan jual ekstrem.

Sementara itu, MACD -2,7355 menegaskan momentum bearish masih ada, tetapi mulai menurun intensitasnya, sering kali menjadi tanda awal pembalikan tren.

Posisi Bollinger Bands juga menunjukkan SOL berada dekat pita bawah di $169,82, memberikan peluang bagi trader kontrarian yang mencari rebound dari area oversold. Osilator stokastik dengan %K 26,67 dan %D 24,32 memperkuat pandangan bahwa SOL mendekati area jenuh jual jangka pendek.

Level Harga Penting yang Wajib Diperhatikan

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: SEC Akhirnya Setujui 21Shares ETF Solana, Jalan Terbuka Menuju $300?

Dalam 24–48 jam ke depan, dua level kunci akan menjadi fokus trader:

  • Support: $186,22 (titik pivot & area psikologis)
  • Resistance: $192,36 (konfluensi SMA 7-hari)

Jika SOL menembus di bawah $186,22, harga berisiko turun menuju support kuat $168,79, sesuai dengan batas bawah Bollinger Band, penurunan sekitar 10% dari posisi saat ini. Sebaliknya, penembusan di atas $192,36 bisa membuka jalan menuju SMA 20-hari di $208,33, memberi ruang kenaikan sekitar 11%. Jika momentum ini berlanjut, target berikutnya berada di $237,79.

Korelasi Pasar

Kinerja Bitcoin yang positif masih menjadi penopang utama altcoin, namun Solana menunjukkan kelemahan relatif, mengindikasikan faktor teknikal spesifik yang menekan harga. Korelasi dengan pasar saham dan aset berisiko tetap lemah di akhir pekan, tapi peristiwa makro pekan depan seperti data inflasi AS atau kebijakan suku bunga bisa menjadi katalis arah baru.

Rekan sektor seperti Avalanche (AVAX) dan Cardano (ADA) juga memperlihatkan fase konsolidasi serupa, menandakan dinamika teknikal bersama di ruang platform smart contract.

Indikator Analisis SOL

Solana kini berada di zona krusial. Meskipun tekanan jual masih terasa, indikator teknis mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan bearish. Jika pembeli mampu mempertahankan area $186–$187, potensi pembalikan menuju $200+ bisa segera terjadi. Namun, jika level ini gagal dipertahankan, koreksi lebih dalam menuju $170-an menjadi skenario realistis.

Apakah ini waktu terbaik untuk “buy the dip”, atau justru sinyal untuk menunggu lebih lama? Semua mata kini tertuju pada support $186, garis batas antara rebound dan breakdown bagi Solana.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Turun ke $2,34, Namun Analis Sebut Ini Awal dari Kebangkitan Besar!

Harga XRP kembali menunjukkan pergerakan yang lesu dalam beberapa hari terakhir, tetapi seorang analis pasar menilai hal ini bukanlah sinyal negatif, justru tanda fundamental yang sehat untuk adopsi jangka panjang.

Dalam 24 jam terakhir, XRP tercatat turun tipis 0,32% menjadi $2,34, sementara secara mingguan masih melemah 2,11%. Sepanjang pekan lalu, XRP sempat mengalami penurunan empat hari berturut-turut dan mencapai titik terendah di $2,18 pada 17 Oktober sebelum akhirnya pulih hingga menyentuh $2,39 pada Sabtu.

Namun, di tengah stagnasi harga ini, analis pasar Max Avery menyebut stabilitas XRP bukanlah masalah besar. Melalui cuitan terbarunya di X (Twitter), Avery menegaskan bahwa XRP tidak diciptakan untuk memicu spekulasi ritel seperti koin meme, melainkan untuk berintegrasi dengan sistem keuangan global tanpa mengganggu infrastrukturnya.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

“XRP tidak dirancang untuk naik-turun seperti memecoin. Aset ini dibuat agar bisa masuk ke dalam rel keuangan yang ada tanpa merusaknya,” tulis Avery.

Ia juga mengingatkan bahwa XRP pernah mengalami pola serupa pada 2017, di mana harga sempat anjlok tajam sebelum akhirnya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Menurutnya, banyak investor lupa bahwa lonjakan terbesar XRP justru terjadi setelah periode koreksi besar.

Baca juga: Whale Alert! Investor Borong XRP Saat Harga Mulai Rebound ke $2,40

XRP dan “Gravitasi Keuangan Tradisional”

Dilaporkan Tradingview, Avery menjelaskan bahwa daya tarik XRP terhadap lembaga keuangan dan penyedia pembayaran membuat stabilitas menjadi hal penting bagi adopsi institusional.

“Jika Anda memegang XRP untuk mencari sensasi harga seperti memecoin, Anda akan kecewa. Tapi jika Anda percaya pada infrastruktur keuangan masa depan, stabilitas ini akan terasa masuk akal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesabaran menjadi kunci utama, terutama bagi investor yang melihat XRP sebagai bagian dari aset infrastruktur jangka panjang.

Menurut Avery, pergerakan harga XRP saat ini tidak mengejutkan karena historisnya selalu menunjukkan penurunan tajam saat euforia berlebih, lalu pemulihan kuat ketika pasar mulai lengah.

Level Teknis yang Perlu Diperhatikan

Jika pasar kripto kembali pulih dalam waktu dekat, XRP berpotensi menguji resistensi di MA 200 dan 50 harian, masing-masing di level $2,58 dan $2,82.

Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut, area support terdekat berada di $2,18, dan support lanjutan di sekitar $2,00.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Hari Ini Naik ke $3.902, Optimisme Ekosistem DeFi

Aset kripto terbesar kedua di dunia, Ethereum (ETH), kembali menunjukkan penguatan di pasar.

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Minggu (19/10), harga Ethereum hari ini berada di $3.902,79 per ETH, naik +1,5% dalam 24 jam terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $471,06 miliar USD dan volume perdagangan harian sebesar $22,94 miliar USD, Ethereum menegaskan dominasinya sebagai fondasi utama dunia DeFi (Decentralized Finance), NFT, dan ekosistem Web3.

Kenaikan harga ini menunjukkan bahwa kepercayaan pasar terhadap Ethereum mulai menguat kembali setelah sempat terkoreksi tajam selama beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Koreksi ke $4.096, Pasar Masuki Fase Konsolidasi

Pergerakan Harga dan Tren Pasar ETH

Dalam 24 jam terakhir, ETH sempat menyentuh titik terendah di $3.854,65 sebelum rebound ke posisi tertinggi $3.927,25.

Pergerakan ini menandakan adanya aktivitas beli yang kuat di area support, terutama dari investor institusional dan pelaku pasar jangka menengah.

Jika dilihat dari data historis, performa bulanan Ethereum masih menunjukkan penurunan -14,39% dalam 30 hari terakhir, namun secara kuartalan, ETH mencatat kenaikan +3,73% dalam 90 hari terakhir.

Ini menandakan adanya pemulihan bertahap setelah fase konsolidasi di bawah $3.800 yang sempat menekan harga sejak September.

Dengan jumlah sirkulasi 120,70 juta ETH, Ethereum tetap menjadi aset kripto paling likuid dan paling banyak digunakan di ekosistem blockchain, terutama untuk transaksi smart contract, staking, dan aktivitas DeFi lintas jaringan.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Ethereum

Kenaikan harga ETH dalam 24 jam terakhir tidak terjadi secara kebetulan. Sejumlah faktor fundamental dan teknikal turut mendorong momentum positif ini:

Lonjakan Aktivitas di Sektor DeFi dan Layer-2

Beberapa protokol DeFi besar seperti Aave, Lido, dan Uniswap mencatat peningkatan total value locked (TVL) dalam beberapa hari terakhir.

Aktivitas di jaringan Layer-2 seperti Arbitrum dan Optimism juga meningkat, yang secara langsung meningkatkan permintaan gas fee dan transaksi di jaringan Ethereum.

Kenaikan aktivitas on-chain ini mendorong penggunaan ETH sebagai “bahan bakar” utama ekosistem, memperkuat nilai fundamentalnya.

Kenaikan Volume Staking Ethereum

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sejak implementasi mekanisme Proof-of-Stake (PoS) pasca “The Merge”, jumlah ETH yang terkunci di jaringan staking terus meningkat.

Berdasarkan data on-chain, kini lebih dari 30 juta ETH telah distake oleh validator, mengurangi pasokan likuid di pasar.

Efeknya, tekanan jual menurun, sementara permintaan dari investor jangka panjang meningkat, situasi yang sering kali menjadi katalis kenaikan harga.

Minat Investor Institusional

Faktor lain yang mendorong penguatan ETH adalah meningkatnya partisipasi investor institusional.

Produk ETF berbasis Ethereum yang mulai diluncurkan di beberapa negara Asia dan Eropa memicu arus modal baru ke aset ini.

Selain itu, sejumlah perusahaan teknologi besar kembali menunjukkan minat terhadap solusi berbasis Ethereum untuk integrasi smart contract enterprise dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA – Real World Asset).

Sentimen positif ini memperkuat posisi Ethereum sebagai infrastruktur utama Web3 global.

Analisis Teknikal Menunjukkan Rebound Sehat

Secara teknikal, area $3.850 menjadi support penting yang berhasil bertahan dalam beberapa pekan terakhir. Rebound di atas area tersebut menandakan arus beli aktif dari pelaku pasar.

Resistance terdekat berada di sekitar $3.950–$4.000, dan jika berhasil ditembus, target psikologis berikutnya berada di $4.100–$4.200.

Volume perdagangan yang stabil di atas $20 miliar memperkuat sinyal bahwa reli ini memiliki fondasi yang kuat, bukan sekadar kenaikan sesaat.

Prospek Ethereum

Dengan momentum positif yang mulai terbentuk, banyak analis memperkirakan Ethereum berpotensi memasuki fase pemulihan menuju akhir 2025.

Kombinasi antara kekuatan fundamental, aktivitas on-chain yang meningkat, dan dukungan komunitas developer menjadikan ETH sebagai aset digital paling relevan setelah Bitcoin.

Jika tren positif di sektor DeFi dan staking berlanjut, Ethereum berpotensi menembus kembali level $4.000 dalam waktu dekat, membuka jalan menuju retest rekor tertinggi $4.953 dalam jangka menengah.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Menguat ke $3.876: Sinyal Pemulihan Pasar?

Kenaikan harga Ethereum (ETH) ke $3.902,79 hari ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar mulai kembali optimistis terhadap ekosistem blockchain terbesar kedua di dunia ini.

Dengan dukungan dari aktivitas DeFi, staking, dan minat institusional, ETH kembali menunjukkan daya tahannya sebagai aset digital utama dan fondasi inovasi Web3.

Bagi investor jangka panjang, momentum ini dapat menjadi peluang strategis untuk kembali mengakumulasi ETH sebelum potensi reli lanjutan menuju akhir tahun.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Towns Protocol (TOWNS) Menguat 20%, Ada Apa?

Towns Protocol (TOWNS) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Tokopedia pada Minggu (19/10), harga TOWNS berada di $0.012303 per token, atau meningkat +20,46% dalam sehari.

Kenaikan ini menempatkan TOWNS sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik di pasar hari ini, terutama di segmen token sosial dan protokol komunitas digital.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $25,95 juta USD dan volume perdagangan 24 jam mencapai $185,26 juta USD, aktivitas pasar Towns Protocol menunjukkan peningkatan yang luar biasa.

Lonjakan volume ini mengindikasikan tingginya minat investor terhadap proyek yang berfokus pada desentralisasi komunikasi dan komunitas online tersebut.

Baca Juga: Sinyal AI Tak Bohong: 3 Token Ini Diprediksi Bakal Terbang Tinggi!

Pergerakan Harga TOWNS dalam 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, TOWNS menunjukkan tren penguatan yang konsisten, mencatat kenaikan +20,48%.

Meski data harga terendah dan tertinggi belum sepenuhnya terkonfirmasi, lonjakan tajam pada grafik perdagangan menandakan adanya akumulasi kuat dari para pelaku pasar.

Namun, jika dibandingkan dengan performa jangka menengah, harga TOWNS masih mencatat penurunan cukup dalam dalam 30 hingga 90 hari terakhir, masing-masing -55,13% dan -61,05%.

Penurunan tersebut disebabkan oleh tekanan jual besar yang terjadi selama tren koreksi pasar kripto global pada kuartal sebelumnya.

Kendati demikian, rebound kuat yang terjadi hari ini menjadi sinyal awal bahwa Towns Protocol mulai bangkit dari fase bottoming, terutama setelah volume perdagangan melonjak hampir delapan kali lipat dari rata-rata harian bulan sebelumnya.

Data Pasokan dan Fundamental Towns Protocol

Saat ini, jumlah token TOWNS yang beredar mencapai 2,11 miliar unit, dengan kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) sebesar $124,63 juta USD. Angka ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang masih cukup besar, terlebih mengingat proyek ini belum menetapkan batas pasokan maksimum (maximum supply).

Towns Protocol menempati peringkat #745 di pasar global, namun dengan volume harian sebesar $185 juta, token ini menembus level likuiditas yang jarang dicapai oleh altcoin sekelasnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa TOWNS mulai menarik perhatian trader besar dan komunitas kripto global.

Sebagai proyek berbasis Web3 dan komunikasi terdesentralisasi, Towns Protocol bertujuan untuk menciptakan ruang komunitas digital di mana pengguna dapat berinteraksi, berorganisasi, dan mengelola jaringan sosial mereka tanpa perantara pusat.

Fokus ini menjadikan TOWNS bagian dari tren SocialFi (Social Finance) yang semakin berkembang di dunia blockchain.

5 Cara Cari Uang Tambahan dari Rumah dengan Kripto
pasar kripto

Analisis Tren: Sinyal Reversal Mulai Terbentuk

Kenaikan harga 20% dalam waktu 24 jam merupakan sinyal awal reversal bullish pada grafik harian TOWNS.

Secara teknikal, area $0.010–$0.011 kini berperan sebagai zona support baru, sementara $0.013–$0.014 menjadi area resistance yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan tren naik.

Jika volume tetap berada di atas $150 juta per hari seperti saat ini, peluang bagi TOWNS untuk menguji area psikologis $0.015 hingga $0.020 dalam beberapa hari ke depan cukup terbuka. Namun, trader disarankan untuk tetap berhati-hati mengingat volatilitas yang masih tinggi di segmen altcoin mikro.

Prospek dan Pandangan Pasar

Analis pasar melihat bahwa penguatan TOWNS hari ini tidak hanya didorong oleh aktivitas trading jangka pendek, tetapi juga oleh sentimen positif terhadap proyek SocialFi dan token komunitas digital.

Dengan semakin banyak platform yang mengintegrasikan sistem ekonomi berbasis token komunitas, Towns Protocol berpotensi menjadi salah satu pemain penting di sektor ini.

Jika proyek mampu mempertahankan momentum adopsi dan memperluas jaringan mitra Web3, kapitalisasi pasar TOWNS dapat meningkat signifikan dalam jangka menengah.

Para investor yang fokus pada inovasi sosial digital melihat token ini sebagai alternatif potensial selain proyek besar seperti Friend.tech atau Lens Protocol.

Baca Juga: Phoenix (PHB) Melejit 22% ke $0.53, Memimpin Reli Altcoin Hari Ini!

Lonjakan harga Towns Protocol (TOWNS) sebesar 20% dalam 24 jam terakhir menandai kebangkitan altcoin ini setelah periode penurunan yang cukup tajam.

Dengan volume perdagangan tinggi, kapitalisasi pasar yang stabil, serta fundamental proyek SocialFi yang kuat, TOWNS menunjukkan potensi besar untuk melanjutkan tren bullish di akhir 2025.

Meski volatilitas tetap tinggi, momentum pasar dan pertumbuhan komunitas digital menjadi katalis penting yang dapat mendorong nilai TOWNS lebih tinggi dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Open Mainnet Dongkrak Harga Pi Network (PI) ke Level $0,203

Open Mainnet yang diluncurkan Pi Network (PI) pada kuartal pertama 2025 mulai memberikan dampak positif.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Minggu (19/10), open Mainnet menjadi salah satu katalis yang melambungkan harga PI ke level $0,2036, atau naik 0,52% dibandingkan dengan 24 jam sebelumnya.

Namun di balik euforia komunitas, tantangan besar juga menanti, mulai dari tekanan harga, token unlock, hingga keraguan dari bursa utama.

Baca Juga: Badai Telah Berlalu, Pi Network (PI) Kembali Bersinar di Level $0,206

Peluncuran Open Mainnet

Pi Network bertransisi ke Open Mainnet, memungkinkan pengguna untuk melakukan transfer ke wallet eksternal, membangun smart contract, dan menjelajah interoperabilitas lintas blockchain.

Langkah ini menjadi tonggak penting menuju jaringan publik sepenuhnya, setelah bertahun-tahun berada dalam ekosistem tertutup.

Tim inti Pi memastikan bahwa timeline peluncuran tidak berubah meskipun sempat mengalami periode “Grace Period”.

Jika transisi berjalan lancar, ini bisa menjadi validasi besar atas utilitas Pi, sekaligus menarik perhatian pengembang dan pengguna baru.

Token Unlock & Likuiditas

Sisi lain dari narasi optimistis datang dari ancaman token unlock besar-besaran. Lebih dari 120 juta token PI (senilai sekitar $24,5 juta pada harga $0.204) akan dilepas ke pasar dalam waktu dekat.

Walaupun jumlahnya lebih kecil dibanding gelombang unlock sebelumnya, hal ini bertepatan dengan penurunan harga bulanan 43% dan likuiditas rendah dengan rasio perputaran hanya 0,8%.

Seolah menambah tekanan, bursa besar seperti Binance masih enggan melisting token ini karena alasan sentralisasi.

Akibatnya, pasokan baru yang masuk pasar berisiko memperpanjang tren bearish, kecuali ada lonjakan permintaan dari aplikasi ekosistem Pi.

Meski begitu, indikator teknikal RSI 26 menunjukkan kondisi oversold, yang bisa membuka ruang pemulihan jika tekanan jual menurun.

Menariknya, data on-chain mencatat 2,6 juta PI berpindah ke wallet pribadi pekan lalu, menandakan keinginan pengguna untuk menyimpan jangka panjang.

Kemajuan KYC dan Pertumbuhan Ekosistem Aplikasi

Hingga kini, 13,7 juta pengguna telah berhasil bermigrasi ke Mainnet, meskipun hambatan KYC (verifikasi identitas) masih menjadi penghalang utama.

Di sisi lain, Pi App Studio terus berkembang dengan lebih dari 9.000 aplikasi berbasis AI (30 di antaranya sudah aktif). Beberapa proyek mulai menerapkan staking berbasis aplikasi untuk meningkatkan partisipasi komunitas.

Jika tim Pi mampu mempercepat proses KYC dan meningkatkan integrasi antar-aplikasi, potensi pertumbuhan aktivitas on-chain bisa meningkat signifikan.

Namun, tanpa kemitraan besar atau kasus penggunaan nyata di dunia bisnis, pertumbuhan ekosistem bisa stagnan, dan hype-nya perlahan memudar.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,45%, Terdorong Sentimen Negatif Bitcoin

Masa Depan Pi Masih Belum Jelas

Secara keseluruhan, kondisi Pi Network saat ini bisa digambarkan sebagai “antara harapan dan kehati-hatian.”

Proyek ini memiliki potensi jangka panjang besar melalui Open Network dan pengembangan ekosistem aplikasi yang inklusif.

Namun, risiko jangka pendek seperti tekanan jual pasca-unlock, lemahnya sentimen investor, dan keterbatasan listing masih menjadi beban berat.

Jika partisipasi tinggi dan jaringan berjalan stabil, kepercayaan bisa pulih, dan harga berpotensi terus bangkit.

Sebaliknya, kegagalan teknis atau penurunan minat pengguna bisa memperkuat stigma Pi sebagai “ghost chain”, jaringan yang ramai komunitas tapi sepi aktivitas ekonomi nyata.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com