Tag Archives: altcoin

Lonjakan Fantastis Jelly-My-Jelly, Kripto Niche Jadi Sorotan Investor

Pasar kripto kembali diwarnai pergerakan mengejutkan, kali ini datang dari Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY).

Dikutip dari Tokocrypto pada Kamis (4/9), harga aset digital ini menanjak hingga $0.037757 per JELLYJELLY, mencatatkan lonjakan +21.65% hanya dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasarnya kini berada di angka $37.76 juta USD, dengan volume perdagangan harian melonjak ke $44.94 juta USD.

Angka ini menjadi sinyal jelas bahwa meskipun masih tergolong altcoin menengah, Jelly-My-Jelly sedang menarik perhatian komunitas kripto global.

Dengan suplai beredar sebesar 1 miliar JELLYJELLY, pergerakan harga yang volatil tampak dipengaruhi oleh kombinasi hype komunitas, tren spekulatif, dan likuiditas pasar yang semakin meningkat.

Baca Juga: Token JELLYJELLY Melejit Gila-gilaan, Investor Senyum Lebar

Aksi Naik Turun Harga Jelly-My-Jelly

Jika dilihat dari data historis, harga JELLYJELLY menunjukkan performa yang sangat agresif:

  • Hari ini: naik +20.06%
  • 30 hari terakhir: melonjak +66.29%
  • 60 hari terakhir: reli lebih besar, +84.39%
  • 90 hari terakhir: naik +54.37%
  • 7 hari terakhir: mencatat rekor kenaikan fantastis +101.79%

Namun, volatilitas tetap terasa. Dalam 24 jam terakhir saja, harga sempat menyentuh titik rendah di $0.028322 dan melonjak hingga $0.041908, memperlihatkan betapa cepat pasar menentukan arah untuk token niche ini.

Pergerakan harga Jelly-my-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Kamis, 4 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Jelly-my-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Kamis, 4 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor Pendorong Kenaikan

1. Spekulasi Komunitas

Sebagian besar kenaikan harga Jelly-My-Jelly berasal dari dukungan komunitas yang masif di media sosial. Narasi kuat mengenai potensi proyek ini mendorong investor ritel masuk secara cepat.

2. Volume Perdagangan yang Meledak

Lonjakan volume ke atas $44 juta dalam 24 jam menjadi katalis positif.

Likuiditas tinggi memberi ruang bagi lebih banyak investor untuk masuk tanpa khawatir terhadap spread harga yang terlalu lebar.

3. FOMO dan Tren Altcoin Niche

Ketika Bitcoin dan Ethereum bergerak dalam pola yang lebih lambat, investor mencari alternatif dengan potensi keuntungan cepat.

Altcoin unik seperti Jelly-My-Jelly menjadi pilihan karena memberikan peluang jangka pendek yang lebih menggoda.

Penyebab Turunnya Harga

Namun, harga JELLYJELLY tidak selalu bergerak ke atas. Volatilitas yang tinggi juga sering menyeretnya ke koreksi tajam. Ada beberapa faktor penyebab:

  1. Profit Taking – Setelah reli besar, investor jangka pendek biasanya langsung merealisasikan keuntungan, menyebabkan harga jatuh tiba-tiba.
  2. Likuiditas Tidak Stabil – Walaupun volume perdagangan meningkat, pasar untuk altcoin niche cenderung tipis. Pergerakan besar dari satu whale dapat memicu gejolak harga.
  3. Minimnya Fundamental Kuat – Belum ada roadmap atau kasus penggunaan nyata yang menjamin pertumbuhan jangka panjang, sehingga harga lebih didorong spekulasi ketimbang utilitas.

Potensi dan Risiko ke Depan

Bagi investor jangka pendek, JELLYJELLY menjadi ladang peluang karena volatilitasnya yang tinggi dapat mendatangkan keuntungan cepat.

Namun, bagi holder jangka panjang, risikonya cukup besar jika proyek tidak mampu membangun fundamental yang jelas.

Dengan rekor harga tertinggi di $0.234802, Jelly-My-Jelly masih memiliki potensi upside yang besar jika komunitas berhasil menjaga momentum.

Namun, sama besar pula kemungkinan terjadi koreksi mendalam jika pasar mulai kehilangan minat.

Baca Juga: Token JELLYJELLY Melejit Gila-gilaan, Investor Senyum Lebar

Jelly-My-Jelly kini menjadi sorotan di kalangan trader altcoin setelah berhasil mencatatkan kenaikan lebih dari 100% dalam sepekan.

Pergerakan naik turunnya harga terutama dipengaruhi oleh spekulasi komunitas, lonjakan volume perdagangan, dan aksi ambil untung yang masif.

Investor yang ingin terjun harus memahami bahwa volatilitas tinggi adalah pedang bermata dua: bisa mendatangkan profit instan, tetapi juga bisa menyebabkan kerugian dalam hitungan jam.

Dengan kondisi pasar yang dinamis, Jelly-My-Jelly tetap menjadi salah satu altcoin niche paling menarik untuk diperhatikan dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

TVL Ethereum Naik Drastis, Masa Emas Solana Sudah Berakhir?

Ethereum semakin mengukuhkan posisinya sebagai raja ekosistem DeFi dengan lonjakan signifikan pada total value locked (TVL), sementara Solana masih berjuang mempertahankan momentumnya meski aktivitas jaringannya cukup tinggi.

Ethereum Mantap dengan Lonjakan TVL

Menurut analisis terbaru Sentora (sebelumnya IntoTheBlock), TVL di jaringan Ethereum meroket dari $43 miliar pada April 2025 menjadi $92 miliar saat ini. Lonjakan ini mencerminkan pulihnya kepercayaan investor terhadap ekosistem Ethereum.

Pendorong utamanya antara lain:

  • Arus masuk institusional yang semakin deras.
  • Pertumbuhan Layer-2 yang mempercepat adopsi.
  • Restaking dan strategi hasil tinggi dari protokol-protokol besar.

Protokol seperti Lido DAO dan Aave masing-masing menyimpan lebih dari $30 miliar, sementara EigenLayer (EigenCloud) sukses menarik dana miliaran dolar dengan imbal hasil stablecoin hingga 25%.

Dilaporkan Crypto News, kenaikan harga ETH juga mendukung TVL. Saat ini ETH diperdagangkan di kisaran $4.300, naik 84% dalam setahun terakhir. Selain itu, ETF spot Ethereum yang mulai mengalir sejak Juli serta pasokan stablecoin yang melampaui $150 miliar menambah likuiditas, memperkuat ekosistem DeFi Ethereum.

Solana Tumbuh, tapi Momentum Tertahan

Di sisi lain, Solana tetap unggul dalam kecepatan transaksi dan biaya rendah, menjadikannya menarik untuk perdagangan bervolume besar maupun tren baru seperti memecoin. Jaringan ini mengelola stablecoin senilai $12,5 miliar dan volume DEX selama 30 hari terakhir mencapai $118,4 miliar. Jumlah pengguna aktif hariannya pun tinggi, sekitar 2,6 juta.

Namun, pertumbuhan TVL Solana masih tertahan di $25,7 miliar. Dari jumlah itu, protokol pinjaman hanya menyumbang $3,63 miliar, menandakan masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan.

Tantangan utama Solana adalah ketergantungan pada insentif. Sentora mencatat bahwa jaringan ini mendistribusikan token senilai $28,3 juta dalam sehari, jauh melampaui biaya transaksi yang hanya $1,49 juta. Ketidakseimbangan ini menimbulkan keraguan terkait keberlanjutan jangka panjang. Selain itu, volume mingguan DEX Solana turun 8,3%, memberi sinyal perlambatan aktivitas.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 4 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 4 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ethereum Memimpin, Solana Perlu Buktikan Daya Tahan

Kontras antara Ethereum dan Solana semakin jelas: Ethereum berhasil menarik likuiditas baru melalui strategi hasil, arus masuk institusional, dan roadmap penskalaan, sementara Solana masih harus mengubah lonjakan aktivitas jangka pendek menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Meski demikian, dengan likuiditas, basis pengguna aktif, serta keunggulan teknis, Solana tetap memiliki modal kuat untuk mengejar. Namun, untuk menutup kesenjangan dengan Ethereum, jaringan ini perlu membuktikan bahwa momentumnya dapat bertahan lebih lama.

Baca juga: Proyek Solana Teratas 2025: Token Ekosistem yang Patut Diperhatikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Token JELLYJELLY Melejit Gila-gilaan, Investor Senyum Lebar

Pasar kripto kembali dikejutkan dengan performa salah satu altcoin baru, Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY), yang berhasil mencatat lonjakan harga lebih dari +35% dalam 24 jam terakhir.

Dengan harga terkini di level $0.022507 per token, aset ini tiba-tiba mencuri perhatian investor, padahal beberapa bulan sebelumnya terpantau stagnan bahkan sempat merosot cukup tajam.

Kenaikan mendadak ini tidak hanya menarik perhatian trader ritel, tetapi juga mulai diperhatikan oleh komunitas kripto global.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $22.51 juta dan volume perdagangan 24 jam yang menyentuh $22.78 juta, JELLYJELLY menunjukkan tingkat aktivitas yang tinggi untuk ukuran proyek yang masih tergolong baru.

Baca Juga: Lonjakan JELLYJELLY, Token Baru yang Mendadak Jadi Primadona Pasar

Analisis Lonjakan Harga JELLYJELLY

Ada beberapa faktor utama yang diyakini menjadi pendorong naiknya harga JELLYJELLY:

1. Aktivitas Perdagangan yang Meningkat Drastis

Lonjakan volume perdagangan yang hampir sebanding dengan kapitalisasi pasarnya menandakan minat spekulatif yang sangat kuat.

Investor tampaknya tengah memanfaatkan momen untuk melakukan “buy the dip” setelah harga token ini sempat terpuruk pada periode 90 hari terakhir dengan penurunan hampir -17.74%.

2. Sentimen Pasar Kripto yang Lebih Optimistis

Kenaikan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir ikut membawa efek domino pada altcoin.

JELLYJELLY sebagai token dengan harga relatif murah menjadi sasaran spekulasi cepat, karena trader melihat potensi short-term gain lebih besar dibandingkan dengan aset besar yang cenderung lebih stabil.

3. Momentum Komunitas dan Efek FOMO

Salah satu kekuatan utama dari token-token baru adalah komunitasnya.

JELLYJELLY mulai ramai diperbincangkan di forum dan media sosial kripto. Lonjakan +30.25% dalam 7 hari terakhir memperkuat efek FOMO (fear of missing out) yang membuat semakin banyak investor ikut masuk, mendorong harga naik lebih tinggi.

Pergerakan harga Jelly-my-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Selasa, 2 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Jelly-my-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Selasa, 2 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

4. Potensi Utility yang Sedang Digarap

Meskipun belum ada informasi detail yang sepenuhnya terbuka ke publik, sejumlah rumor menyebutkan bahwa tim pengembang JELLYJELLY tengah menyiapkan ekosistem yang menggabungkan unsur gaming dan NFT.

Jika terbukti benar, hal ini bisa menjadi katalis fundamental bagi token ini di masa depan.

Tren Harga JELLYJELLY: Dari Stagnasi ke Euforia

Dalam periode 30 hari terakhir, JELLYJELLY hanya mengalami kenaikan kecil sekitar +6.68%. Namun, memasuki minggu ketiga bulan ini, pergerakan mulai menunjukkan tren bullish yang lebih solid.

Data historis menunjukkan:

  • Hari ini: +35.67%
  • 7 hari: +30.25%
  • 60 hari: +8.7%
  • 90 hari: -17.74%

Kondisi ini memperlihatkan bahwa lonjakan JELLYJELLY bukanlah bagian dari tren panjang, melainkan lebih cenderung spike harga singkat yang dipicu faktor eksternal.

Namun, jika volume perdagangan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan, bukan tidak mungkin harga akan stabil di level baru yang lebih tinggi.

Risiko yang Perlu Diwaspadai Investor

Meski JELLYJELLY tengah naik daun, investor tetap perlu berhati-hati. Beberapa hal yang patut dicermati antara lain:

  • Volatilitas tinggi: Kenaikan lebih dari 30% dalam 24 jam bisa dengan cepat diikuti koreksi tajam.
  • Kurangnya transparansi proyek: Hingga saat ini, informasi mengenai roadmap dan tim pengembang masih terbatas.
  • Sejarah harga yang masih rapuh: Rekor tertinggi JELLYJELLY tercatat di $0.234802, artinya harga saat ini masih jauh di bawah ATH dan menunjukkan ada risiko besar bagi investor jangka panjang.

Baca Juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025

Kenaikan harga JELLYJELLY menjadi bukti nyata bahwa pasar kripto masih penuh dengan kejutan. Dalam hitungan hari, sebuah token yang nyaris tak terdengar bisa berubah menjadi sorotan utama dengan lonjakan harga fantastis.

Namun, di balik peluang tersebut, risiko tetap besar. Bagi investor yang tertarik, penting untuk melihat JELLYJELLY bukan hanya sebagai kesempatan spekulatif, tetapi juga mengevaluasi fundamental jangka panjang dari proyek ini.

Jika rumor mengenai integrasi ekosistem gaming dan NFT terbukti benar, maka JELLYJELLY bisa saja berkembang menjadi salah satu altcoin yang lebih mapan.

Untuk saat ini, JELLYJELLY adalah simbol euforia pasar kripto: risiko tinggi, imbal hasil tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pemulihan Tertunda! 5 Sinyal Bahaya untuk Harga XRP

Harga XRP sempat bertahan di atas level kunci $2,80 setelah rebound pasar kripto secara umum, yang dipicu oleh data lowongan kerja JOLTS AS yang lebih lemah.

Namun, sejumlah faktor fundamental, teknikal, dan on-chain masih menjadi penghalang bagi pemulihan harga yang berkelanjutan. Sentimen pasar pun kini terfokus pada isu persetujuan ETF spot XRP, yang dipandang sebagai katalis penting bagi pergerakan harga selanjutnya.

Berikut adalah lima faktor utama yang menahan laju pemulihan harga XRP:

1. Arus Masuk dan Cadangan Bursa Meningkat

Dilaporkan Coingape, cadangan XRP di bursa kripto terus bertambah, menandakan potensi tekanan jual yang lebih besar. Data CryptoQuant menunjukkan 9 dari 11 bursa kripto mencatat kenaikan cadangan XRP dalam sepekan terakhir.

Di Binance, cadangan XRP melonjak dari 2,92 miliar menjadi 3,6 miliar per 3 September. Peningkatan arus masuk ke bursa juga terlihat, dengan lebih dari 2,1 juta XRP mengalir masuk hanya ke Binance. Lonjakan ini memperkuat indikasi potensi aksi jual lebih lanjut di pasar.

2. Aliran Paus XRP Negatif

Perilaku whale atau pemegang besar XRP menunjukkan sinyal bearish. Data Whale Flow 30-DMA CryptoQuant mengonfirmasi adanya distribusi masif setelah reli harga baru-baru ini, di mana lebih dari 99% pemegang sempat berada di zona keuntungan.

Bahkan, dalam 24 jam terakhir, Whale Alert mencatat transfer 35 juta XRP senilai sekitar $99 juta ke Coinbase. Distribusi seperti ini memperbesar risiko koreksi harga, apalagi jika tren berlanjut di bulan September–Oktober yang historisnya rawan puncak pasar bullish.

3. Minat Terbuka (Open Interest) Menurun

Ketidakpastian seputar persetujuan ETF spot XRP membuat minat terbuka berkurang. Menurut Coinglass, open interest berjangka XRP turun 0,50% menjadi $7,53 miliar dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, di CME sempat terjadi kenaikan OI lebih dari 2,7%, namun di Binance justru turun 0,80% dalam 4 jam terakhir. Padahal, sejumlah manajer aset besar seperti Grayscale, WisdomTree, hingga CoinShares sudah mengajukan ETF XRP. Dengan tenggat keputusan SEC pada 17 Oktober, pelaku pasar cenderung menunggu kepastian sebelum masuk kembali.

4. Tekanan dari Indikator Teknis

Dari sisi teknikal, tren XRP masih lemah. Harga diperdagangkan jauh di bawah MA-50 di $3,09, dengan MA-100 dan MA-200 masing-masing di $2,69 dan $2,48. Relative Strength Index (RSI) juga turun ke level 43, menandakan ruang koreksi lebih lanjut.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 4 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 4 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analis populer Ali Martinez memperingatkan bahwa jika XRP gagal bertahan di atas $2,74, harga bisa anjlok ke $2,35. Untuk memicu reli baru, XRP perlu menembus level $2,90–$3,00 sebagai pintu menuju target $3,70.

5. Ketidakpastian Makroekonomi Global

Selain faktor internal, tekanan dari pasar kripto yang lebih luas juga membebani XRP. Inflasi AS yang masih tinggi dan potensi langkah agresif The Fed menjadi kekhawatiran utama. Investor kini menunggu data ketenagakerjaan AS, termasuk laporan penggajian swasta ADP, klaim pengangguran mingguan, hingga non-farm payrolls pada Jumat.

Keputusan suku bunga The Fed pada 17 September dipandang sebagai penentu arah utama pasar kripto. Jika The Fed memberi sinyal pemangkasan suku bunga, pasar kripto—termasuk XRP—berpeluang rebound.

Baca juga: XRP Tertekan Saat Whale Menjual: Koreksi Segera Terjadi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 4 September 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Kamis, 4 September 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir : 

  1. Bitmine Tambah Aset ETH
    • Bitmine kembali menambah 14.665 ETH senilai $65,3 juta.
    • Total kepemilikan Bitmine kini mencapai 1,88 juta ETH senilai $8,4 miliar.
      Sentimen Bullish untuk ETH karena menunjukkan akumulasi besar oleh institusi.
  2. SUI Group Holdings Perbesar Treasury
    • Perusahaan Nasdaq-listed, SUI Group Holdings, membeli tambahan 20 juta SUI.
    • Total treasury mencapai 101,8 juta SUI senilai $344 juta.
      Positif untuk ekosistem SUI, menambah legitimasi institusional.
  3. Ondo Finance Luncurkan “Wall Street 2.0”
    • Ondo Global Markets resmi live, menawarkan 100+ saham & ETF AS dalam bentuk tokenized di Ethereum.
      Mendorong integrasi TradFi dan DeFi lebih luas.
  4. SEC Bahas Regulasi dengan Robinhood
    • SEC’s Crypto Task Force bertemu Robinhood untuk membahas tokenized securities & regulasi kripto.
      Memberi sinyal arah regulasi lebih jelas bagi institusi.
  5. AlphaTON Capital Dukung Ekosistem Telegram
    • Meluncurkan strategi treasury $100 juta untuk TON, rebranding dari Portage Biotech.
      Bullish untuk TON, perkuat dukungan ekosistem Telegram.
  6. Chainalysis Global Crypto Adoption Index 2025
    • India, AS, dan Pakistan berada di posisi teratas adopsi kripto global, diikuti Vietnam, Brasil, dan Indonesia di peringkat ke-7.
      Menunjukkan potensi pasar Asia & negara berkembang.
  7. Probabilitas Rate Cut Fed
    • Data CME FedWatch menunjukkan 97,6% kemungkinan pemotongan suku bunga pada FOMC 17 September 2025.
      Sentimen positif untuk aset berisiko, termasuk kripto.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

SOLV/USDT (🔼 +3.79%)

  • Entry: $0.04243
  • Stop Loss: $0.04176
  • Take Profit: $0.04403

SOLV/USDT pada timeframe 4H menunjukkan pergerakan yang mulai stabil di area konsolidasi dengan support di $0.0417 dan resistance di $0.0440. RSI saat ini berada di 59,53 yang menandakan momentum bullish mulai menguat namun belum memasuki zona overbought.

MACD memperlihatkan potensi golden cross dengan histogram yang mulai positif, mengonfirmasi adanya dorongan naik. Selama harga bertahan di atas area entry $0.0424, peluang untuk menguji resistance $0.0440 cukup terbuka, dengan potensi kenaikan sekitar 3,8%.


PLUME/USDT (🔼 +3.12%)

  • Entry: $0.08160
  • Stop Loss: $0.08020
  • Take Profit: $0.08415

PLUME/USDT pada timeframe 4 jam menunjukkan potensi rebound setelah menguji area support di $0.08020–0.08160. Saat ini harga bergerak di atas level entry dengan target kenaikan menuju resistance $0.08415 yang juga menjadi area take profit.

Indikator MACD mulai menunjukkan momentum bullish dengan garis biru memotong ke atas garis oranye, sementara RSI di 51,38 mengindikasikan kondisi netral menuju bullish. Selama harga bertahan di atas support kunci tersebut, peluang penguatan ke area target tetap terbuka, dengan stop loss ideal di bawah $0.08020 untuk menjaga manajemen risiko.


AVAX/USDT (🔼 +4.60%)

  • Entry: $24.67
  • Stop Loss: $24.10
  • Take Profit: $25.81

AVAX/USDT pada time frame 4 jam menunjukkan potensi penguatan setelah berhasil bertahan di atas support $24.67 dengan konfirmasi tambahan dari indikator MACD yang memperlihatkan momentum bullish, sementara RSI berada di 62.74, mendekati area overbought namun masih memberikan ruang kenaikan.

Selama harga tetap terjaga di atas $24.10 (stop loss), peluang kenaikan menuju area resistance $26.00 (take profit) terbuka dengan potensi upside sekitar 4.6%. Level $25.15 saat ini menjadi area entry yang cukup valid, didukung volume yang mulai meningkat sehingga memperkuat sinyal reli jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Caldera (ERA): Metalayer yang Ubah Total Ekosistem Ethereum

Riset ini disusun oleh Tim Riset Tokocrypto untuk memberikan gambaran mendalam mengenai Caldera (ERA), sebuah platform infrastruktur yang menghadirkan solusi Rollup-as-a-Service (RaaS) kustom menggunakan framework populer seperti Arbitrum Nitro, Optimism, zkSync, dan Polygon.

Tidak berhenti di situ, Caldera memperkenalkan Metalayer, sebuah jaringan interoperabilitas yang menghubungkan berbagai rollup agar likuiditas, komunikasi, dan pengalaman pengguna (UX) di ekosistem Ethereum menjadi lebih lancar dan terintegrasi.

Core Technology: Metalayer Rollup Infrastructure

Salah satu tantangan utama ekosistem rollup adalah sifatnya yang terfragmentasi, di mana setiap rollup biasanya berdiri sendiri tanpa konektivitas. Caldera mencoba memecahkan masalah ini dengan membangun Metalayer Rollup Infrastructure.

Komponen utama dalam arsitektur Caldera antara lain:

  • Rollup Engine
    Mesin modular untuk meluncurkan rollup kustom berbasis framework populer (Arbitrum, Optimism, ZK Stack, Polygon CDK).
  • Metalayer Framework
    Lapisan penyatu antar-rollup yang memungkinkan likuiditas, komunikasi, dan UX berbagai rollup berjalan layaknya satu jaringan terpadu.
  • Shared Security & Governance
    Validator dapat melakukan staking token ERA untuk menjaga keamanan jaringan Metalayer sekaligus ikut serta dalam tata kelola ekosistem.
  • Developer & User Tools
    Menyediakan fitur tambahan seperti observability/monitoring, granular permissioning (whitelist address), pembayaran fee multi-token, hingga pre-confirmation untuk mempercepat transaksi lintas-chain.

On-Chain Metrics

Ekosistem Caldera menunjukkan adopsi yang solid dengan sejumlah indikator penting:

  • TVL: $416,633,134 → menandakan besarnya aset terkunci sebagai indikator kepercayaan dan adopsi DeFi.
  • Transactions: 1,038,895,926 → mencerminkan aktivitas jaringan yang tinggi dan konsisten.
  • Unique Wallets: 30,076,184 → basis pengguna yang luas dengan potensi pertumbuhan jaringan yang signifikan.

Use Cases & Unique Features

Caldera menawarkan berbagai use case yang memperkuat nilai token ERA dan daya tarik Metalayer:

  • Omnichain Gas / Network Fees → ERA digunakan untuk membayar biaya transaksi di seluruh rollup terhubung.
  • Staking & Keamanan → Holder ERA dapat menjadi validator atau delegator, dengan insentif dan penalti (slashing) yang mendorong integritas jaringan.
  • Governance → Pemegang token bisa ikut menentukan arah pengembangan ekosistem, mulai dari upgrade, biaya, hingga alokasi treasury.
  • Shared Liquidity & Intent-based Bridging → Likuiditas bersama antar-rollup dengan pengalaman bridging lebih sederhana.
  • Multi-VM Support → Mendukung tidak hanya EVM, tapi juga SolanaVM dan MoveVM untuk fleksibilitas aplikasi.
  • Developer Controls Granular → Fitur seperti ERC-20 fee payment, instant confirmations, on-chain automation, hingga penyesuaian finality period.

Catalysts

Bullish Catalysts

  • Adopsi Metalayer dan pertumbuhan ekosistem yang memperkuat efek jaringan dan utilitas token ERA.
  • Peluncuran produk pengguna seperti Caldera Bridge yang dapat meningkatkan volume transaksi.
  • Narasi populer di sektor L2/L3 dan RaaS yang mendorong awareness serta integrasi pihak ketiga.

Bearish Catalysts

  • Token unlock untuk investor awal, tim, dan treasury yang berpotensi menekan harga bila tidak diimbangi dengan pertumbuhan utilitas.
  • Risiko eksekusi dan kompetisi di sektor RaaS/interop yang semakin ramai.
  • Risiko teknis, khususnya pada interoperabilitas lintas-chain dan tata kelola, yang bisa berdampak pada kepercayaan jaringan.

Kesimpulan

Caldera (ERA) membawa terobosan baru di sektor RaaS dan interoperabilitas dengan Metalayer yang mampu menyatukan berbagai rollup, menciptakan ekosistem Ethereum yang lebih efisien, terhubung, dan ramah pengguna. Dukungan multi-VM, staking, serta governance memberikan fondasi ekonomi yang kuat bagi token ERA.

Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai risiko seperti jadwal unlock, persaingan ketat, dan potensi isu teknis lintas-chain. Dengan narasi dan fundamental yang kuat, Caldera layak masuk ke dalam watchlist sebagai salah satu proyek infrastruktur rollup paling menjanjikan di ekosistem Ethereum.

Baca juga: BONK.Fun: Pesaing Baru yang Mengguncang Dunia Memecoin Solana!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 3 September 2025: Awas Ketinggalan! BTC Tembus $111K

Pasar kripto hari ini, Rabu (3/9) diramaikan dengan kabar Bitcoin kembali naik ke level $111.000 seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, dengan investor menanti data pekerjaan AS sebagai konfirmasi arah pasar.

Sementara itu di tengah sentimen positif ini, tiga altcoin diprediksi mencetak rekor baru di September 2025: Ethereum berpotensi menembus $5.000, XRP bisa naik ke $3,66, sementara Tron menargetkan ATH $0,45 jika support $0,33 bertahan. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Harga Bitcoin Kembali ke $111.000 karena Spekulasi The Fed

  • Bitcoin naik di atas $111.000 pada hari Rabu (3/9), investor mulai akumulasi.
  • Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga.
  • Investor kini menantikan data pekerjaan AS untuk konfirmasi.

Tiga Altcoin Diprediksi Capai ATH di September 2025

  • Ethereum bisa melewati $5.000 dan capai rekor tertinggi baru di September 2025.
  • XRP bisa naik ke $3,66 jika sentimen pasar tetap positif.
  • Tron menargetkan rekor tertinggi $0,45, tetapi harus mempertahankan dukungan di $0,33.

Pendaftaran Tanding Trading Komunitas Vol. 2 RESMI DIBUKA!

Akankah Harga XRP Naik Karena Peluang Persetujuan ETF Capai 87%?

  • Harga XRP mungkin akan pulih karena peluang persetujuan ETF spot meningkat.
  • SEC telah menetapkan batas waktu persetujuan ETF pada Oktober.
  • Analisis teknis memprediksi kenaikan XRP dalam beberapa minggu mendatang.

Seberapa Tinggi Bitcoin Bisa Naik Setelah Emas Capai Rekor?

  • Bitcoin bisa naik ke $140.000 jika ikuti tren emas.
  • Setelah emas puncak, Bitcoin naik 145%-304% dalam setahun.
  • Bitcoin bisa capai $400.000 jika tren emas terulang.

Baca juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

5 Koin RWA Teratas yang Bikin Heboh Dunia Kripto

Pasar kripto terus berevolusi, dan salah satu narasi yang paling menarik saat ini adalah Real World Assets (RWA). Token RWA merevolusi cara kita memandang aset, mengubah properti, obligasi, dan aset berharga lainnya menjadi token digital yang dapat diperdagangkan di blockchain. Dengan total kapitalisasi pasar yang mencapai $64.4 Miliar, sektor ini menarik perhatian serius dari investor ritel hingga institusi besar.

Artikel ini akan mengupas lima koin RWA teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, menjelaskan peran unik mereka dalam ekosistem ini, dan mengapa mereka menjadi sorotan utama.

1. Chainlink (LINK)

Chainlink
Chainlink (LINK)

Posisi teratas dalam daftar ini mungkin mengejutkan, karena Chainlink (LINK) bukanlah tokenisasi aset secara langsung. Namun, perannya sangat krusial. Chainlink adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data dunia nyata, seperti harga obligasi, nilai properti, atau data pasar lainnya, ke dalam smart contract.

Mengapa Penting?

  • Keandalan Data: Smart contract RWA memerlukan data akurat dan terverifikasi untuk berfungsi. Bayangkan sebuah pinjaman yang dijamin dengan properti; smart contract memerlukan data real-time tentang nilai properti tersebut.
  • Jembatan Keterhubungan: Chainlink bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan blockchain dengan data dan sistem di luar rantai, memastikan bahwa token RWA merepresentasikan nilai yang benar-benar ada di dunia nyata.

Tanpa layanan Chainlink, sebagian besar protokol RWA tidak akan dapat beroperasi dengan aman dan efisien.

2. Figure Heloc (FIGR_HELOC)

Figure Heloc.
Figure Heloc.

Figure Heloc (FIGR_HELOC) mewakili tokenisasi aset yang paling konkret: pinjaman berbasis jaminan real estat. Proyek ini berfokus pada Home Equity Line of Credit (HELOC).

Bagaimana Cara Kerjanya?

  • Pinjaman Terdesentralisasi: Pemilik rumah dapat menokenkan ekuitas properti mereka dan menggunakannya sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman digital.
  • Likuiditas Instan: Proses ini jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan proses pinjaman tradisional yang memakan waktu berbulan-bulan.

FIGR_HELOC menunjukkan potensi besar tokenisasi dalam membuka likuiditas dari aset yang sebelumnya tidak likuid, yaitu properti, dan memberikannya kepada pemiliknya dengan cara yang lebih efisien.

3. Stellar (XLM)

Stellar Lumens (XLM)
Stellar Lumens (XLM)

Stellar (XLM) adalah platform blockchain yang terkenal dengan kecepatan transaksinya yang tinggi dan biaya yang sangat rendah. Meskipun Stellar tidak secara eksklusif fokus pada RWA, jaringannya telah menjadi pilihan populer untuk tokenisasi aset.

Mengapa Digunakan untuk RWA?

  • Biaya Transaksi Rendah: Mengirim dan memperdagangkan token RWA di jaringan Stellar jauh lebih murah dibandingkan di jaringan lain.
  • Fokus pada Interoperabilitas: Stellar dirancang untuk memfasilitasi transfer nilai lintas batas dengan mudah, menjadikannya ideal untuk tokenisasi aset global seperti obligasi atau mata uang digital.

Banyak proyek telah menggunakan Stellar untuk menokenkan berbagai aset, mulai dari stablecoin hingga instrumen keuangan lainnya, membuktikan utilitasnya sebagai fondasi untuk ekosistem RWA.

4. Ondo (ONDO)

Ilustrasi Ondo FInance. Sumber: Ondo Finance.
Ilustrasi Ondo FInance. Sumber: Ondo Finance.

Ondo (ONDO) adalah salah satu pemain paling menonjol yang secara langsung menjembatani instrumen keuangan tradisional ke dalam blockchain. Proyek ini berfokus pada tokenisasi obligasi pemerintah AS dan instrumen pasar uang.

Apa yang Ditawarkan?

  • Akses ke Imbal Hasil Riil: Investor kripto sering mencari sumber imbal hasil yang stabil. Ondo menyediakan produk yang ditokenkan, seperti USDY, yang merupakan token hasil dari investasi obligasi jangka pendek AS.
  • Jembatan untuk Institusi: Ondo menarik investor institusional dengan menawarkan instrumen keuangan yang sudah mereka kenal dalam format yang dapat digunakan di DeFi.

Ondo menunjukkan bagaimana tokenisasi dapat memberikan investor kripto akses ke aset yang aman dan menghasilkan imbal hasil di dunia nyata tanpa harus meninggalkan ekosistem blockchain.

5. BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL)

BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL)
BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL)

Meskipun baru, BUIDL adalah sinyal paling kuat dari pergeseran institusional menuju tokenisasi. BlackRock, perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, meluncurkan dana likuiditas digital yang ditokenisasi ini di jaringan Ethereum.

Mengapa Ini Penting?

  • Adopsi Institusional: Peluncuran BUIDL secara efektif melegitimasi pasar RWA di mata lembaga keuangan global. Hal ini menunjukkan bahwa institusi tradisional tidak lagi menganggap tokenisasi sebagai eksperimen, melainkan sebagai bagian dari masa depan keuangan.
  • Kepercayaan dan Skala: Kehadiran BlackRock membawa tingkat kepercayaan dan skala yang tak tertandingi ke pasar RWA, membuka jalan bagi lembaga lain untuk mengikuti.

BUIDL adalah bukti nyata bahwa tokenisasi RWA bukan lagi sekadar narasi, melainkan sebuah realitas yang sedang dibangun oleh pemain-pemain terbesar di dunia keuangan.

Baca juga: Enam Alasan Harga Chainlink Bisa di Atas $20


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apakah BNB Altcoin Paling Stabil Saat Ini?

Harga BNB baru-baru ini mencapai puncaknya sepanjang masa (ATH) di angka $900,8, melampaui rekor ATH sebelumnya sebesar $793. Meskipun terjadi koreksi kecil yang mendorong harga BNB ke $851, momentum kenaikannya tetap kuat.

Stabilitas ini didukung oleh fundamental Binance yang kuat, yang mendominasi pasar kripto sebagai bursa terbesar di industri ini.

Koreksi Wajar Setelah ATH

Setelah mencapai ATH-nya, harga BNB hari ini berkonsolidasi pada grafik harian, hanya turun 5,50% dari rekor tertinggi. Penurunan ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan altcoin lain, yang menunjukkan stabilitas BNB.

Stabilitas ini terutama berasal dari peran Binance sebagai bursa terbesar di industri, di mana sebagian besar aktivitas kripto berlangsung. Hal ini memberikan dukungan berkelanjutan untuk token BNB.

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 3 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 3 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: 5 Token Ekosistem BNB Teratas: Siapa yang Paling Cuan?

Target Kenaikan Berikutnya di $1.360

Dilaporkan Crypto Rank, analisis terbaru dari CryptoQuant menunjukkan pandangan bullish untuk BNB. Menurut metrik mereka yang disebut Harga Realisasi, yang memproyeksikan harga berdasarkan biaya jaringan Binance Smart Chain (BSC), ATH berikutnya bisa mencapai $1.360.

Metrik ini menghitung harga rata-rata “berbobot biaya” dengan mengalikan “biaya harian” dengan pasokan BNB yang beredar. Secara historis, selama siklus bullish, harga BNB telah mencapai hampir dua kali lipat dari Harga Realisasinya. Dengan Harga Realisasi saat ini sekitar $680, target harga tertinggi model ini adalah $1.360. Jika pola ini bertahan, harga BNB memiliki potensi kenaikan signifikan sekitar 70%.

Fundamental yang Kuat Mendorong Permintaan

Selain faktor teknis dan on-chain, aktivitas yang stabil di platform Binance juga mendukung pergerakan harga BNB. Biaya jaringan mencerminkan penggunaan dan permintaan, yang selaras dengan kesehatan dan adopsi jaringan. Hal ini menjelaskan mengapa penurunan harga BNB relatif kecil, karena fundamental yang terkait dengan operasi bursa di dunia nyata tetap kokoh.

Tidak seperti token spekulatif, BNB diuntungkan dari utilitas dan permintaan yang nyata. Kombinasi ketahanan teknis, dominasi Binance di pasar, dan model penilaian berbasis biaya memberikan BNB alasan kuat untuk pertumbuhan lebih lanjut.

Jika kondisi pasar tetap kondusif dan altseason semakin cepat, BNB berpotensi menembus ATH-nya di $900,8 dan memulai kenaikan kuat menuju target $1.360.

Baca juga: BNB Mendekati $900, Analis Prediksi Menuju Level Empat Digit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Tembus $209, Bakal ke $233 Berkat ETF?

Harga Solana (SOL) sedang berada dalam tren kenaikan yang kuat. Saat ini, harganya berada di kisaran $209,77, naik 3,48% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini didukung oleh berbagai faktor, mulai dari spekulasi persetujuan ETF hingga peningkatan fundamental pada jaringannya.

Kapitalisasi pasar Solana kini mencapai $113,49 miliar, sementara volume perdagangan harian melonjak 35,96% menjadi $9,08 miliar. Salah satu pendorong utama kenaikan ini adalah optimisme terhadap potensi persetujuan ETF (Exchange Traded Fund) Solana di Amerika Serikat. VanEck dan Franklin Templeton, dua penerbit aset terkemuka, telah memperbarui pengajuan mereka untuk memasukkan fitur staking, yang bisa membuat ETF Solana lebih menarik. Analis bahkan memperkirakan kemungkinan persetujuan mencapai 95% pada Oktober 2025.

Jika ETF ini disetujui, permintaan institusional yang signifikan diperkirakan akan masuk, mendorong harga Solana naik lebih tinggi lagi.

Peningkatan Jaringan dan Pertumbuhan Ekosistem

Selain faktor eksternal, fundamental Solana juga terus membaik. Validator Solana telah menyetujui pembaruan Alpenglow dengan dukungan 99%. Pembaruan ini akan secara drastis mengurangi waktu finalitas transaksi dari 12,8 detik menjadi hanya 150 milidetik. Kecepatan ini sebanding dengan kecepatan pencarian Google, yang semakin memperkuat posisi Solana sebagai salah satu blockchain dengan performa terbaik.

Tak hanya itu, aktivitas di on-chain Solana juga terus menguat. Total Value Locked (TVL) atau total aset yang terkunci di ekosistem DeFi (Keuangan Terdesentralisasi) Solana melonjak menjadi $11,66 miliar. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam lebih dari dua tahun. Peningkatan TVL ini menunjukkan semakin banyaknya modal yang masuk ke dalam protokol pinjaman, staking likuid, dan bursa terdesentralisasi di jaringan Solana.

Dilaporkan Crypto Rank, pertumbuhan TVL yang stabil ini menunjukkan bahwa fundamental jaringan Solana membaik seiring dengan sentimen pasar yang positif. Jika arus masuk institusional dari ETF benar-benar terjadi, pertumbuhan ini berpotensi semakin pesat, menempatkan Solana di posisi yang lebih kuat sebagai platform smart contract terkemuka.

Analisis Harga SOL

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 3 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 3 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Harga SOL berhasil menembus rata-rata pergerakan utamanya, termasuk SMA (Simple Moving Average) 7-hari di $204,69 dan EMA (Exponential Moving Average) 30-hari di $192,23. Pergerakan di atas $210 memicu perintah stop-loss dan pembelian algoritmik, mendorong harga menuju level resistensi berikutnya.

Para trader perlu mewaspadai resistensi Fibonacci di $204,52 yang mungkin membatasi kenaikan sementara waktu. Namun, jika harga berhasil ditutup di atas $217,84, ini akan membuka jalan bagi SOL untuk mencapai $233,19. Setelah itu, resistensi berikutnya yang signifikan berada di $236, dan ATH (All Time High) di $294,33 bisa menjadi target jangka panjang.

Sebaliknya, jika harga melemah, support utama berada di sekitar pita Bollinger bagian bawah di $195 dan $176,69. Support yang lebih dalam ada di $146,52 jika sentimen pasar melemah secara keseluruhan.

Baca juga: Proyek Solana Teratas 2025: Token Ekosistem yang Patut Diperhatikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com