Tag Archives: aset kripto

Harga Filecoin Naik 53%, Reli di Tengah Tekanan Pasar Kripto

Pasar kripto kembali dikejutkan oleh pergerakan agresif Filecoin (FIL) yang mengalami lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terkini, harga FIL hari ini mencapai $2.08 per FIL, naik +53.14% dibandingkan hari sebelumnya.

Lonjakan ini menempatkan kapitalisasi pasar Filecoin di level $1.47 miliar USD, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak hingga $1.08 miliar USD, menandakan meningkatnya minat investor terhadap aset berbasis penyimpanan terdesentralisasi ini.

Kenaikan harga ini menjadi salah satu performa terbaik di antara aset kripto utama hari ini, mengungguli pergerakan Bitcoin dan Ethereum yang cenderung stagnan dalam kisaran sempit.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 7 November 2025: Filecoin Beraksi Lawan Koreksi

Rincian Pergerakan Harga FIL

  • Harga Terendah 24 Jam: $1.3287
  • Harga Tertinggi 24 Jam: $2.2382
  • Perubahan 1 Jam: -5.47%
  • Perubahan 24 Jam: +53.38%
  • Perubahan 7 Hari: +40.23%
  • Jumlah Sirkulasi: 706.95 juta FIL
  • Kapitalisasi Pasar yang Diencerkan Sepenuhnya: $4.07 miliar USD

Meski masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $237.24, lonjakan harian ini menunjukkan potensi momentum jangka pendek yang kuat pada FIL, terutama setelah mengalami penurunan selama tiga bulan terakhir.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Filecoin

Kenaikan harga FIL hari ini tidak terjadi tanpa alasan. Beberapa faktor fundamental dan teknikal berperan penting dalam reli mendadak ini:

1. Lonjakan Volume dan Aktivitas Pasar Derivatif

Volume perdagangan FIL yang menembus $1 miliar menandakan lonjakan minat spekulatif yang tajam.

Data pasar menunjukkan peningkatan aktivitas di bursa derivatif dengan open interest naik lebih dari 40%, mengindikasikan bahwa pelaku pasar sedang membuka posisi baru untuk memanfaatkan momentum kenaikan.

2. Optimisme terhadap Filecoin Virtual Machine (FVM)

Ekosistem Filecoin mendapat dorongan positif dari perkembangan Filecoin Virtual Machine (FVM) — teknologi yang memungkinkan smart contract di jaringan Filecoin.

Fitur ini memperluas fungsi jaringan dari sekadar penyimpanan data menjadi platform DeFi dan Web3 terdesentralisasi.

Banyak analis menilai integrasi FVM akan meningkatkan permintaan terhadap token FIL karena semakin banyak proyek dan DApp yang dibangun di atas jaringan ini.

3. Aktivitas Penyimpanan Data On-chain Meningkat

Laporan terbaru menunjukkan adanya peningkatan penggunaan kapasitas penyimpanan Filecoin oleh perusahaan Web3 dan pengembang AI.

Filecoin kini digunakan untuk mendukung penyimpanan dataset besar, termasuk data untuk pelatihan model kecerdasan buatan.

Peningkatan utilitas nyata ini menambah kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang proyek.

4. Faktor Teknis: Rebound dari Level Support Kuat

Secara teknikal, FIL berhasil memantul dari level support kuat di sekitar $1.30, yang telah diuji beberapa kali dalam dua bulan terakhir.

Kenaikan cepat ke atas $2.00 menunjukkan terbentuknya pola short-term breakout, dengan potensi kelanjutan ke area resistensi berikutnya di $2.40–$2.50.

Namun, indikator RSI harian menunjukkan kondisi overbought, sehingga potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.

Kinerja Historis Filecoin

Pergerakan harga Filecoin (FIL/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Filecoin (FIL/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam jangka menengah, Filecoin masih berada dalam fase pemulihan setelah melemah cukup dalam sejak awal tahun:

  • 30 hari terakhir: -9.96%
  • 60 hari terakhir: -13.13%
  • 90 hari terakhir: -19.08%

Dengan lonjakan terbaru ini, FIL berpotensi keluar dari tren turun jangka menengah dan memulai fase konsolidasi baru jika mampu bertahan di atas $2.00 selama beberapa hari ke depan.

Prospek dan Sentimen Pasar ke Depan

Meski reli harian ini terbilang impresif, beberapa analis memperingatkan bahwa kenaikan cepat biasanya diikuti oleh periode konsolidasi atau koreksi ringan.

Volume besar yang mendorong reli bisa menandakan minat spekulatif jangka pendek, bukan semata pembelian berbasis fundamental.

Namun, di sisi lain, sentimen positif terhadap proyek decentralized storage seperti Filecoin dan Arweave terus tumbuh, terutama seiring meningkatnya permintaan penyimpanan data untuk AI dan Web3.

Jika momentum pengembangan FVM berlanjut dan adopsi industri meningkat, FIL berpotensi memperkuat posisinya sebagai salah satu aset utilitas terpenting di sektor infrastruktur blockchain.

Baca Juga: Alasan Kripto ‘Koin China’ Filecoin hingga VeChain Hasilkan Untung Besar

Kenaikan harga Filecoin (FIL) sebesar 53% dalam 24 jam terakhir menjadi sinyal kuat bahwa pasar mulai kembali memperhatikan proyek-proyek berbasis utilitas nyata.

Dengan dukungan fundamental dari ekosistem FVM, peningkatan volume perdagangan, serta tren adopsi penyimpanan data terdesentralisasi, FIL berpotensi melanjutkan penguatan dalam jangka menengah.

Namun, investor tetap disarankan untuk mewaspadai potensi koreksi jangka pendek akibat kondisi overbought.

Jika harga mampu bertahan di atas $2.00, level berikut yang perlu diperhatikan adalah $2.40 dan $2.80 sebagai target kenaikan berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga Bitcoin Hari Ini: BTC Naik Tipis ke $103.013

Setelah sempat tertekan di bawah level $100.000, harga Bitcoin (BTC) hari ini mengalami kenaikan 2.02% dan diperdagangkan di sekitar $103.013 per BTC.

Kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai $2,05 triliun USD, sementara volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $70,98 miliar USD, menandakan peningkatan aktivitas setelah periode koreksi tajam selama beberapa minggu terakhir.

Meski menguat, pergerakan ini masih belum mampu menutupi kerugian signifikan yang terjadi dalam 30 hari terakhir, di mana BTC telah turun sekitar -17,10%.

Dalam periode 90 hari, harga juga masih melemah -11,82%, menunjukkan bahwa tekanan jual dari investor besar dan faktor makro global masih menekan pasar kripto terbesar ini.

Baca Juga: Bitcoin Runtuh Setelah Cetak Rekor: Inilah Biang Keroknya!

Volatilitas Tinggi di Tengah Ketidakpastian Pasar Global

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di antara harga terendah $101.197 dan harga tertinggi $104.534, mencerminkan volatilitas yang masih tinggi.

Penurunan tajam di bawah $100.000 yang terjadi awal pekan ini sempat memicu aksi jual lanjutan, sebelum akhirnya pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan teknikal.

Menurut analis pasar kripto, volatilitas ini disebabkan oleh kombinasi faktor global, mulai dari pengetatan kebijakan moneter AS, penurunan minat risiko investor institusional, hingga tekanan likuiditas di pasar altcoin.

Artinya, Bitcoin sedang memasuki fase konsolidasi setelah aksi jual besar-besaran yang dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global.

Meskipun rebound jangka pendek mungkin terjadi, tekanan jual dari investor lama masih membatasi potensi kenaikan.

Faktor Utama di Balik Anjloknya Harga Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

1. Sentimen Makroekonomi Negatif

Kenaikan imbal hasil obligasi AS dan dolar yang menguat kembali menekan aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Investor institusional memilih menahan dana di aset tradisional ketimbang kripto, menurunkan arus masuk modal baru ke pasar digital asset.

2. Aksi Ambil Untung Setelah Kenaikan Drastis

Sejak mencapai rekor tertinggi di $126.198 beberapa bulan lalu, banyak investor yang memilih melikuidasi posisi mereka untuk mengamankan keuntungan.

Hal ini mempercepat tekanan jual terutama di bursa spot seperti Binance dan Coinbase.

3. Penurunan Aktivitas Jaringan dan Volume On-Chain

Data dari Glassnode menunjukkan bahwa jumlah transaksi on-chain Bitcoin mengalami penurunan 8% dibandingkan bulan sebelumnya, menandakan aktivitas jaringan yang melambat.

Sementara itu, volume bursa berjangka (futures) juga menurun, mengindikasikan berkurangnya spekulasi jangka pendek.

4. Peningkatan Dominasi Stablecoin

Investor tampak memindahkan dana ke stablecoin seperti USDT dan USDC sebagai langkah protektif.

Dominasi stablecoin di pasar naik menjadi 15%, tertinggi sejak awal tahun 2024, menunjukkan bahwa pelaku pasar lebih memilih menunggu konfirmasi arah tren sebelum masuk kembali ke BTC.

Analisis Teknis: BTC Berjuang Pertahankan Support $101.000

Secara teknikal, level $101.000 kini menjadi support utama yang harus dipertahankan Bitcoin. Jika harga menembus level ini ke bawah, ada risiko penurunan lebih lanjut menuju zona psikologis $95.000.

Namun, jika BTC mampu bertahan dan menembus kembali di atas resistensi $105.000, peluang untuk rebound ke $108.000–$110.000 masih terbuka lebar.

Indikator RSI berada di kisaran 46, menandakan pasar masih berada di wilayah netral, sementara MACD mulai menunjukkan potensi pembalikan arah jangka pendek.

Apakah Bitcoin Akan Pulih dalam Waktu Dekat?

Banyak analis percaya bahwa tren penurunan ini bisa bersifat sementara, terutama mengingat fundamental Bitcoin yang tetap kuat.

Faktor positif seperti:

  • Kenaikan permintaan dari institusi pasca persetujuan ETF Bitcoin spot,
  • Ketersediaan pasokan terbatas (maksimum 21 juta BTC), dan
  • Meningkatnya adopsi global untuk pembayaran digital,

semuanya berpotensi mendorong harga kembali ke atas $110.000 dalam jangka menengah.

Namun, untuk saat ini pasar masih dipenuhi ketidakpastian. Investor disarankan berhati-hati dan menunggu konfirmasi arah tren sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $107K, Sentimen Waspada

Bitcoin di Persimpangan Penting

Kenaikan harga Bitcoin hari ini ke level $103.013 menjadi sinyal awal stabilisasi setelah koreksi besar-besaran.

Namun, dengan tekanan makroekonomi dan aksi jual lanjutan di pasar kripto, BTC masih berada di persimpangan antara rebound teknikal dan risiko penurunan lanjutan.

Dalam jangka pendek, mempertahankan posisi di atas $101.000 menjadi kunci untuk menjaga momentum positif.

Jika berhasil, potensi pemulihan menuju $108.000–$110.000 masih terbuka — tetapi kegagalan menahan level support dapat membawa Bitcoin turun kembali ke bawah $100.000.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token Baru Beri Kejutan! Harga SOON Hari Ini Melonjak 109%

Pasar kripto kembali dikejutkan oleh performa luar biasa dari SOON (SOON), token yang mencatat lonjakan harga lebih dari +109% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terkini, harga SOON saat ini berada di $1.500787 per token, dengan kapitalisasi pasar mencapai $494.03 juta USD.

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan SOON melonjak hingga $351.15 juta USD, menunjukkan minat pasar yang sangat tinggi terhadap aset digital ini.

Peningkatan harga yang dua kali lipat ini membuat SOON menjadi salah satu aset dengan performa terbaik di minggu pertama November 2025.

Baca Juga: AMA SOON di Tokocrypto, Benarkah Lebih Cepat dari Solana?

Performa Harga dan Data Pasar SOON

Berdasarkan catatan riwayat harga, SOON menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa tidak hanya dalam 24 jam terakhir, tetapi juga dalam jangka menengah:

  • Kenaikan harian: +109.02%
  • Kenaikan 7 hari terakhir: +102.61%
  • Kenaikan 30 hari: +89.84%
  • Kenaikan 60 hari: +425.48%
  • Kenaikan 90 hari: +712.59%

Dalam 24 jam terakhir, SOON mencatat harga terendah di $0.7094 dan menyentuh harga tertinggi sepanjang masa di $2.8806, menjadikannya salah satu altcoin dengan volatilitas tertinggi saat ini.

Dengan sirkulasi pasokan sebesar 329.18 juta token, SOON kini menempati posisi ke-210 di pasar kripto global berdasarkan kapitalisasi pasar.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga SOON

Pergerakan harga Soon (SOON/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Soon (SOON/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Beberapa faktor diyakini menjadi pendorong utama di balik lonjakan harga SOON yang sangat tajam:

1. Sentimen Pasar Positif terhadap Token Baru

Sebagai salah satu proyek baru di sektor DeFi dan Web3, SOON mendapat perhatian besar dari komunitas kripto global.

Antusiasme investor ritel, terutama di media sosial dan komunitas Telegram, turut mendorong lonjakan volume perdagangan.

2. Lonjakan Volume Perdagangan di Bursa Terdesentralisasi (DEX)

Data on-chain menunjukkan bahwa sebagian besar transaksi SOON terjadi di bursa terdesentralisasi seperti Uniswap dan PancakeSwap, menandakan minat investor terhadap token-token berbasis komunitas yang baru dirilis. Volume yang tinggi ini menciptakan efek snowball pada harga.

3. Momentum Teknis dan Breakout Chart

Secara teknikal, SOON berhasil menembus beberapa level resistance penting dalam waktu singkat.

Setelah bertahan di bawah $0.80 selama beberapa hari, token ini melonjak ke atas $1.50 dan sempat menyentuh hampir $3 sebelum terkoreksi ringan. Indikator RSI juga menunjukkan momentum bullish yang kuat.

4. Spekulasi dan Narasi “Next Big Thing”

Kenaikan besar SOON juga dipicu oleh spekulasi investor yang membandingkannya dengan lonjakan token lain seperti PEPE dan BONK pada masa awal peluncurannya.

Narasi “token baru dengan potensi besar” menarik banyak trader momentum dan komunitas baru yang ingin ikut dalam hype.

Tantangan dan Risiko: Volatilitas Masih Tinggi

Meski lonjakan harga SOON terlihat mengesankan, analis memperingatkan bahwa volatilitas ekstrem ini bisa menjadi pedang bermata dua.

Pergerakan harga dua kali lipat dalam sehari sering kali diikuti oleh fase koreksi tajam, terutama jika volume mulai menurun.

Belum banyak informasi publik mengenai fundamental proyek SOON, seperti roadmap, tim pengembang, atau use case spesifiknya. Hal ini membuat analisis jangka panjang masih bersifat spekulatif dan berisiko tinggi.

Prediksi dan Outlook ke Depan

Jika SOON mampu mempertahankan volume perdagangan di atas $300 juta dan menjaga dukungan komunitas aktif, token ini berpotensi untuk stabil di atas $1.

Namun, koreksi teknikal ke area $1.20–$1.30 bisa terjadi dalam jangka pendek sebelum harga kembali mencoba menembus level psikologis $2.

Analis memperkirakan bahwa sentimen pasar kripto secara umum akan menentukan arah SOON berikutnya. Jika Bitcoin dan Ethereum kembali menguat, altcoin seperti SOON bisa mendapatkan dorongan lanjutan dari rotasi modal investor.

Baca Juga: Token SOON Melonjak Drastis 16% di Tengah Euforia Altcoin

Lonjakan harga SOON sebesar 109% dalam sehari menunjukkan kekuatan komunitas dan potensi besar proyek baru di ekosistem kripto.

Namun, investor diingatkan untuk berhati-hati terhadap fluktuasi ekstrem yang biasa terjadi pada token dengan kapitalisasi menengah seperti ini.

SOON telah membuktikan bahwa di dunia kripto, tren baru bisa muncul kapan saja, dan mereka yang mampu membaca momentum lebih awal berpotensi mendapatkan keuntungan besar — selama tetap memperhatikan manajemen risiko.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok 7% di Bawah $100.000

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan kuat. Berdasarkan data terbaru, harga BTC hari ini berada di $99,414.77, turun -7.17% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini menandai koreksi signifikan setelah BTC sebelumnya sempat mendekati level tertinggi sepanjang masa di kisaran $126,198.07.

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $1.98 triliun dan volume perdagangan 24 jam mencapai $111.41 miliar, volatilitas tinggi kembali menghantui pasar kripto.

BTC juga mencatat penurunan -11.76% dalam satu minggu dan hampir -20% dalam 30 hari terakhir, menunjukkan tren bearish jangka pendek yang cukup kuat.

Untuk mengetahui penyebab turunnya harga Bitcoin, simak analisa harga BTC hari ini selengkapnya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $107K, Sentimen Waspada

Faktor Penyebab Harga Bitcoin Anjlok

Beberapa faktor utama yang menjadi pemicu tekanan harga Bitcoin saat ini antara lain:

1. Sentimen Makro Ekonomi Global

Investor global menunjukkan sikap hati-hati menghadapi ketidakpastian ekonomi, termasuk:

  • Kekhawatiran suku bunga AS belum akan turun cepat
  • Ketidakstabilan pasar saham global
  • Data inflasi AS yang masih tinggi

Kondisi ini membuat investor lebih memilih aset aman seperti dolar AS dan obligasi, dibandingkan aset berisiko seperti kripto.

2. Tekanan Profit-Taking Setelah ATH

Setelah mencapai rekor tertinggi di $126,198, banyak trader dan investor jangka pendek memilih merealisasikan keuntungan. Hal ini memicu aksi jual besar-besaran yang mendorong harga turun tajam.

3. Aktivitas Whales dan Exchange Outflows

Analisis on-chain menunjukkan peningkatan transfer BTC ke bursa, tanda potensi aksi jual lanjutan dari investor besar (whales). Tekanan ini mempercepat likuidasi posisi leverage di pasar futures.

Performa Harga Bitcoin: Rangkuman Data

Periode Perubahan Harga Persentase
24 Jam -$7,684.24 -7.17%
7 Hari -11.76%
30 Hari -$24,466.00 -19.75%
60 Hari -$11,449.49 -10.33%
90 Hari -$15,627.86 -13.58%

Rentang harga 24 jam:

  • Tertinggi: $107,264.88
  • Terendah: $98,962.06

Dengan pasokan beredar 19.94 juta BTC (94.97% dari total 21 juta), tekanan supply jangka panjang masih ketat, namun sentimen jangka pendek mendominasi.

Analisa Teknikal BTC: Area Penting yang Perlu Diperhatikan

Saat ini BTC berada pada zona krusial:

  • Support kuat: $98,500 – $97,000
  • Support lanjutan: $92,000 jika break down berlanjut

Apabila Bitcoin mampu memantul dan kembali menembus $105,000, peluang pemulihan menuju $112,000 – $118,000 kembali terbuka.

Namun jika tekanan jual berlanjut, level psikologis $95,000 menjadi area krusial berikutnya.

Sentimen teknikal: Bearish jangka pendek, namun potensi rebound tetap ada jika pasar mulai pulih.

Konsolidasi Sehat?

Meskipun harga sedang terkoreksi, banyak analis percaya bahwa ini merupakan fase konsolidasi sehat sebelum potensi kenaikan lebih lanjut, khususnya menjelang:

  • Peningkatan minat institusi
  • Penguatan ekosistem BTC pasca halving
  • Pertumbuhan ekosistem Bitcoin L2 dan tokenisasi real-world assets (RWA)

Investor jangka panjang cenderung melihat koreksi ini sebagai peluang akumulasi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah 1,69% ke $108.115

Penurunan harga Bitcoin hari ini disebabkan kombinasi faktor makro, profit-taking, dan aksi whales.

Meski tren jangka pendek bearish, fundamental BTC tetap kuat dan banyak analis memprediksi pemulihan ke atas $110,000 dalam beberapa bulan mendatang.

Bagi investor perlu diingat, selalu lakukan riset mandiri dan kelola risiko, terutama di tengah volatilitas tinggi seperti saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $107K, Sentimen Waspada

Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali mengalami tekanan, turun 1,11% dalam 24 jam terakhir ke level $107.066,17.

Aset kripto terbesar dunia ini mencatat penurunan lanjutan dalam tren konsolidasi pendek, seiring pasar menunggu katalis ekonomi global dan sinyal lanjutan dari The Fed terkait kebijakan suku bunga.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,135 triliun, Bitcoin tetap kukuh sebagai pemimpin pasar kripto, meski sentimen risk-off masih terasa di kalangan investor.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah 1,69% ke $108.115

Performa Harga Bitcoin

Berikut rangkuman pergerakan harga BTC dalam beberapa periode:

Periode Perubahan Harga Persentase
24 jam -$1.274 -1,18%
30 hari -$16.942 -13,66%
60 hari -$4.090 -3,68%
90 hari -$6.427 -5,66%

Tren ini menunjukkan fase koreksi sehat setelah reli besar beberapa bulan terakhir menuju level tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198.

Data Pasar Utama Bitcoin

Informasi Data
Harga saat ini $107.066,17
Low–High 24 jam $105.336 — $108.286
Sirkulasi 19,94 juta BTC (94,97% dari total supply)
Maksimal supply 21 juta BTC
Volume perdagangan $72,14 miliar (24 jam)
Posisi di CoinMarketCap 1

Dengan sirkulasi mendekati 95% dari total suplai, Bitcoin makin menunjukkan kelangkaannya — faktor fundamental penting untuk potensi apresiasi harga jangka panjang.

Analisis Teknis Bitcoin: Tren Konsolidasi Masih Berlanjut

Support & Resistance Terdekat

  • Support utama: $105.000 – $103.500
  • Support berikutnya: $98.000 (zona psikologis)
  • Resistance terdekat: $110.000
  • Resistance mayor: $118.000

Struktur harga saat ini menunjukkan Bitcoin bergerak sideways setelah gagal mempertahankan level $110.000.

Investor besar terlihat menunggu pemicu baru, seperti data ekonomi AS dan aliran dana ETF spot Bitcoin.

Sentimen Pasar & Faktor Eksternal

1. Kebijakan Bank Sentral Global

Ekspektasi penurunan suku bunga masih menjadi sentimen utama. Jika The Fed mulai melonggarkan kebijakan moneter, aset berisiko seperti kripto berpotensi kembali menguat.

2. Aktivitas ETF BTC

Arus masuk ETF Bitcoin masih positif namun melambat. Pergerakan investor institusional ini sangat penting untuk arah BTC dalam jangka pendek.

3. Pasca Halving 2024

Supply BTC semakin terbatas pasca halving, namun efek bullish penuh biasanya baru terasa 6–18 bulan setelah event — sehingga momentum besar berikutnya dinilai masih terbuka.

Prospek Bitcoin: Bullish Jangka Panjang, Koreksi Jangka Pendek Normal

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 4 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 4 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meskipun BTC mengalami penurunan mingguan sebesar 5,92%, banyak analis melihat fase ini sebagai konsolidasi sehat sebelum potensi leg up berikutnya.

Faktor bullish jangka panjang

  • Suplai mendekati maksimum
  • Permintaan institusi melalui ETF terus berkembang
  • Narasi store-of-value semakin kuat di tengah ketidakpastian global

Risiko jangka pendek

  • Tekanan makro global
  • Profit-taking investor
  • Sentimen pasar yang masih sensitif terhadap berita ekonomi

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $110.000, Sinyal Rebound?

Harga Bitcoin hari ini berada dalam fase konsolidasi setelah reli besar beberapa bulan terakhir. Dengan level saat ini di sekitar $107 ribu, pasar masih terlihat berhati-hati tetapi struktur fundamental tetap kuat.

Jika BTC mampu mempertahankan area $105 ribu, peluang menuju $110–118 ribu kembali terbuka. Sebaliknya, breakdown ke bawah $103 ribu dapat memicu koreksi lebih dalam menuju $98 ribu.

Untuk investor jangka panjang, fase seperti ini sering dianggap sebagai peluang akumulasi bertahap.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

CZ Borong 2 Juta ASTER, Harga Meledak 30%! Begini Tanggapan Komunitas

Pembelian 2 juta lebih token ASTER oleh Changpeng Zhao (CZ), tokoh berpengaruh pendiri Binance senilai lebih dari $2 juta sempat sukses mengerek harga token ASTER dari $0,9 ke $1,2 dan mencatatkan total kenaikan lebih dari 30% hanya dalam hitungan jam setelah mempostingnya di akun media sosial X miliknya.

Meskipun akhirnya harga ASTER turun kembali, peristiwa ini menyoroti betapa besar pengaruh figur sentral dalam menggerakkan pasar kripto, sekaligus memicu perdebatan sengit di komunitas.

Kira-kira apa komentar komunitas kripto terhadap CZ?

CZ Borong 2 juta ASTER, Dibagikan Langsung di Media Sosial X

Melalui postingan media sosial pribadi miliknya di X, CZ secara terang-terangan membagikan tangkapan layar sesaat setelah dia membeli 2 juta ASTER di Binance, menggunakan dana pribadi miliknya.

Menurut data tersebut, CZ membeli sekitar 2.090.598 ASTER dengan nilai total sekitar $2 juta hingga $2,46 juta, pada harga rata-rata sekitar $0,9 per token. 

Pada postingannya tersebut CZ juga menekankan bahwa ia bukanlah seorang trader yang sering melakukan jual-beli, melainkan investor jangka panjang yang memilih untuk “buy and hold”. Ini mirip dengan strategi CZ saat membeli BNB di awal peluncurannya, yang kemudian meledak nilainya hingga ribuan persen. 

Postingan ini menjadi pertanda bahwa CZ menentang berita tentang rumor bahwa CZ mungkin menjual tokennya. Selain itu, pembelian ini juga dianggap sebagai bentuk dukungan strategis, mengingat Aster terkait dengan proyek-proyek di ekosistem Binance.

Baca juga: Ternyata ini Fitur Unggulan Aster yang Bikin Hype dan Dilirik Trader!

Dampak Terhadap Harga Aster

Segera setelah tweet CZ beredar, harga ASTER langsung melonjak dari sekitar $0,9 menjadi $1,2 dan naik lebih tinggi dalam hitungan jam, mencatatkan kenaikan lebih dari 30% pada puncaknya. 

Pergerakan token ASTER setelah CZ membeli 2 juta lebih token. Sumber: TradingView

Meskipun kenaikan ini tidak bisa menjadi kenaikan yang berkelanjutan karena kondisi Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan sedang dalam kondisi yang sideways, kenaikan ini menjadi salah satu contoh klasik bagaimana pengaruh figur besar seperti CZ bisa menggerakkan pasar kripto.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar ASTER kini mendekati $2 miliar, menjadikannya salah satu token DEX terbesar di BNB Chain. 

Tertarik untuk melakukan trading dan investasi token ASTER seperti CZ? Download Tokocrypto dan langsung transaksi dari IDR tanpa ribet!

Komunitas: Sinyal Bullish, hingga Tuduh CZ Manipulasi Pasar

Banyak anggota komunitas menyambut positif, melihat pengumuman CZ sebagai sinyal bullish. Misalnya, beberapa trader di X menyebut CZ yang membagikan pembelian ASTER dan terus menerus menggaungkannya sebagai “kesempatan emas” mirip awal BNB, dengan prediksi harga bisa mencapai $5 hingga $20 dalam jangka menengah. 

Namun, tidak sedikit yang skeptis. Beberapa menuduh CZ melakukan “pump and dump” melalui dompet VC terkait, terutama setelah ada laporan whale yang short-selling dan untung $5,9 juta hingga $1,4 juta saat harga koreksi. Rumor penjualan CZ juga sempat beredar, tapi ia langsung klarifikasi bahwa ia justru membeli lebih dari 2 juta token.

Selain itu, banyak juga yang kecewa karena CZ dianggap melakukan manipulasi pasar terselubung, karena dapat mengakibatkan FOMO pada investor retail, beberapa pengguna bahkan menyamakan apa yang dilakukan CZ pada ASTER ini dengan pola perilaku Sam Bankman-Fried (SBF) sebelum FTX runtuh pada 2022—di mana figur sentral menciptakan narasi positif yang menimbulkan kepercayaan berlebih, hingga akhirnya pasar terseret oleh sentimen.

Tuduhan ini muncul karena postingan, lonjakan, lalu disertai aksi profit-taking. Meski belum ada bukti konkret bahwa CZ terlibat langsung dalam aktivitas semacam itu, persepsi ini cukup untuk memecah opini komunitas menjadi dua kubu, antara mereka yang melihat CZ sebagai investor visioner, dan mereka yang menganggapnya manipulator pasar yang halus.

Baca juga: Aster vs Hyperliquid: Perbandingan Platform Perpetual DEX


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah 1,69% ke $108.115

Harga Bitcoin kembali berada dalam tekanan pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data pasar terkini via Tokocrypto, harga BTC berada di level $108.115,80 per BTC, turun 1,69% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat sebesar $2,156 triliun, dengan volume perdagangan 24 jam menyentuh $39,70 miliar.

Penurunan ini juga menambah tekanan mingguan, di mana BTC mencatat koreksi 5,99% dalam tujuh hari terakhir.

Secara bulanan, Bitcoin masih berada di jalur negatif dengan penurunan 11,48% selama 30 hari terakhir.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik Tipis ke $109.956

Pergerakan Harga Harian & Level Penting

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga:

  • Tertinggi: $111.167,31
  • Terendah: $108.010,20

Level ini menunjukkan volatilitas moderat, namun tren dominan tetap mengarah ke bawah.

Meski demikian, BTC masih jauh dari titik terendah jangka panjang dan berada dalam fase konsolidasi setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

Kondisi Pasar & Sentimen Investor

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 3 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 3 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pergerakan harga hari ini menandakan tekanan berlanjut di pasar kripto.

Dengan dominasi Bitcoin yang tetap tinggi dan pasokan beredar mencapai 19,94 juta BTC (94,97% dari total pasokan maksimum 21 juta), reli lanjutan memerlukan dorongan baru dari sisi likuiditas dan sentimen.

Beberapa faktor yang ikut mempengaruhi penurunan BTC:

  • Investor mengambil posisi wait-and-see di tengah ketidakpastian makroekonomi global.
  • Pasar sedang mencerna data ekonomi dan kebijakan bank sentral, terutama terkait arah suku bunga.
  • Rotasi kapital yang cenderung mengalir ke aset lain, termasuk altcoin skala besar.

Meskipun volume perdagangan tercatat $40,48 miliar per 24 jam, dominasi tekanan jual tetap terlihat dengan penurunan harga dalam jangka pendek.

Analisis Teknis Bitcoin: Arah Selanjutnya?

Dari sudut pandang teknikal, tren jangka pendek menunjukkan bias bearish.

Penurunan ke area $108.000 menjadi level krusial untuk diperhatikan. Jika tekanan berlanjut, kemungkinan BTC akan menguji support penting berikut:

Support Terdekat

  • $107.500
  • $105.200
  • $100.000 (support psikologis utama)

Resistance Terdekat

  • $111.500
  • $115.000
  • $120.000 sebagai resistance kuat menuju ATH

Untuk saat ini, indikator momentum cenderung netral-ke-bearish, meskipun potensi rebound teknikal tetap terbuka jika support mampu bertahan.

Prospek BTC: Jangka Pendek vs Jangka Panjang

  • Jangka Pendek: Konsolidasi dengan potensi koreksi lanjut jika sentimen belum membaik. Pelaku pasar perlu mencermati level $108.000 sebagai pivot utama.
  • Jangka Menengah: Pasar masih mengantisipasi katalis potensial, termasuk perkembangan ETF, adopsi institusional, dan faktor makro.
  • Jangka Panjang: Fundamental Bitcoin tetap kuat dengan pasokan terbatas dan penerimaan global yang terus bertumbuh. Koreksi saat ini bisa dilihat sebagai peluang akumulasi oleh investor jangka panjang.

Baca Juga: Tren Bitcoin 3-7 November 2025: Blackrock Beli Besar Sekali

Dari analisa harga BTC hari ini, diketahui bahwa Bitcoin mengalami fase penyesuaian harga yang wajar setelah reli besar beberapa bulan terakhir.

Penurunan hari ini mengonfirmasi bahwa pasar masih dalam periode konsolidasi, namun struktur bull market jangka panjang belum berubah.

Bagi investor, disiplin pada strategi, manajemen risiko, serta pengamatan level teknikal utama menjadi kunci. BTC tetap memegang posisi sebagai aset digital terbesar dengan potensi pertumbuhan jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik Tipis ke $109.956

Harga Bitcoin (BTC) hari ini, Sabtu (1 November 2025), tercatat di level $109.956,53 per BTC/USD, naik 0,14% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai $2,192,89 miliar USD, menjadikannya aset kripto dengan valuasi terbesar di dunia.

Volume perdagangan harian tercatat $24,49 miliar USD, menandakan aktivitas pasar yang masih solid meskipun volatilitas cenderung menurun dibandingkan pekan sebelumnya.

Saat ini terdapat 19,94 juta BTC yang beredar, atau sekitar 94,97% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $110.000, Sinyal Rebound?

Pergerakan Harga BTC: Kuat di Jangka Pendek, Tapi Melemah Secara Bulanan

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga $109.434 – $110.574, menunjukkan volatilitas rendah dan kecenderungan konsolidasi di area $110 ribu.

Secara historis, data menunjukkan tren campuran:

  • 1 jam terakhir: turun tipis -0,09%
  • 24 jam terakhir: naik +0,14%
  • 7 hari terakhir: turun -1,53%
  • 30 hari terakhir: melemah signifikan -8,57%
  • 90 hari terakhir: turun -4,10%

Kinerja negatif dalam satu bulan terakhir menunjukkan tekanan jual masih kuat, terutama setelah BTC gagal mempertahankan momentum bullish pasca penurunan dari rekor tertinggi $126.198,07 yang tercapai awal tahun ini.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Beberapa faktor utama mempengaruhi harga Bitcoin saat ini:

  1. Aksi Ambil Untung di Level $110 Ribu
    Banyak investor jangka pendek memilih mengamankan keuntungan setelah BTC gagal menembus resistance kuat di kisaran $111.000–$113.000. Aksi ambil untung ini menjadi penyebab stagnasi harga dalam beberapa hari terakhir.
  2. Kebijakan Moneter Global
    Sentimen pasar kripto juga masih dipengaruhi oleh arah kebijakan suku bunga bank sentral global. Ekspektasi pelonggaran moneter di AS pada kuartal mendatang bisa menjadi katalis baru bagi Bitcoin jika dolar melemah.
  3. Dominasi Kapitalisasi Pasar
    Bitcoin masih mendominasi pasar kripto global dengan kapitalisasi $2,19 triliun, setara sekitar 50% dari total nilai pasar aset digital dunia. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun volatil, BTC tetap menjadi acuan utama bagi pergerakan aset kripto lainnya.

Analisa Teknis: BTC di Fase Konsolidasi

Secara teknikal, Bitcoin tampak memasuki fase konsolidasi jangka pendek setelah gagal mempertahankan momentum bullish di atas $110.500.

  • Support utama: $108.500 dan $106.000
  • Resistance terdekat: $111.200 dan $113.500
  • Indikator RSI: berada di kisaran netral (sekitar 51), menunjukkan belum ada sinyal overbought maupun oversold
  • Volume perdagangan: relatif stabil, menandakan pasar menunggu arah baru

Apabila BTC mampu menembus di atas $111.000 dengan volume tinggi, peluang menuju target psikologis $115.000–$118.000 kembali terbuka.

Namun, penurunan di bawah $108.000 dapat memicu koreksi lebih dalam menuju $104.000.

Pandangan Pasar dan Prospek ke Depan

Dalam jangka menengah, prospek Bitcoin masih didukung oleh:

  • Keterbatasan suplai (hanya 21 juta BTC)
  • Adopsi institusional yang terus meningkat
  • Kesiapan menjelang Bitcoin Halving 2026, yang diprediksi menjadi katalis bullish jangka panjang

Namun, dalam jangka pendek, sentimen pasar masih berhati-hati, terutama setelah koreksi harga tajam dalam sebulan terakhir dan minimnya katalis positif baru di pasar kripto global.

Baca Juga: Thopen Rencanakan Mining Bitcoin Monetisasi Surplus Energi Terbarukan

BTC Masih Bertahan, Tapi Belum Keluar dari Tekanan

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan stabilitas di atas $109 ribu, menandakan minat beli yang masih cukup kuat. Namun, tekanan koreksi jangka menengah tetap membayangi.

Investor disarankan untuk memantau pergerakan di area $108–$111 ribu, karena penembusan salah satu level tersebut akan menentukan arah tren selanjutnya, apakah Bitcoin akan kembali ke jalur bullish menuju $120 ribu, atau melanjutkan fase konsolidasi yang lebih dalam.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

Dalam dunia kripto, setiap transaksi selalu melibatkan trading pair atau pasangan perdagangan.

Di Tokocrypto sendiri, trader bisa memilih antara pasangan berbasis IDR maupun USD, misalnya BTC/IDR dan BTC/USDT, atau trading pair lainnya.

Tapi tahu gak, kalau pasangan trading ini bukan hanya soal mata uang dasar yang digunakan, tetapi juga berpengaruh langsung pada struktur biaya transaksi lho!

Kira-kira mana sih yang lebih cocok buat kamu? Trading dengan pair IDR atau trading dengan pair USD? Sebelum menjawab, simak dulu yuk penjelasannya!

Apa Itu Trading Pair?

Dalam dunia kripto, istilah pair atau pasangan perdagangan berarti dua aset yang bisa saling ditukar. 

Pada dasarnya, trading adalah aktivitas jual-beli, dan untuk melakukan aktivitas ini kamu perlu menukar satu aset tersebut dengan mata uang atau aset lainnya. 

Jika kamu membuka aplikasi Tokocrypto maka kamu akan melihat pasangan seperti BTC/IDR atau BTC/USDT. Artinya kamu bisa menukar Bitcoin dengan Rupiah (IDR) atau dengan stablecoin Tether (USDT), yang nilainya setara dengan dolar Amerika Serikat.

Pair yang akan kamu pilih ini bisa menentukan bagaimana kamu membeli, menjual, dan akses likuiditas.

Baca juga: Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini

Trading dengan Pair IDR di Tokocrypto

Harga Bitcoin dalam trading pair IDR (1/11).

Pair IDR menjadi pilihan favorit banyak trader, terutama bagi yang baru memulai. Soalnya dengan menggunakan trading pair IDR, transaksi dilakukan langsung dengan Rupiah, tanpa perlu repot menukar ke stablecoin dulu.

Kelebihan Pair IDR

  • Langsung dari Rupiah: Kamu bisa deposit untuk trading dan withdraw dalam bentuk rupiah tanpa konversi.
  • Lebih sederhana untuk pemula: Tidak perlu pusing memantau kurs dolar atau harga stablecoin.
  • Mudah hitung profit. Semua keuntungan langsung terlihat dalam Rupiah.

Kekurangan Pair IDR

  • Likuiditas bisa lebih rendah: Karena IDR adalah setara dengan mata uang Rupiah, maka likuiditas tidak akan sebesar USDT atau USDC.
  • Terpengaruh kurs Rupiah: Jika kamu trading dan menyimpan saldo dalam bentuk IDR, ketika harga dolar menguat maka kamu bisa kehilangan kesempatan tersebut.

Trading dengan Pair USD di Tokocrypto

Harga Bitcoin dalam trading pair USD (1/11).

Di Tokocrypto ada banyak pair USD yang bisa kamu gunakan, seperti: USDT dan USDC. Pair ini sangatlah populer karena lebih stabil dan banyak juga digunakan di bursa global.

Kelebihan Pair USD

  • Likuiditas tinggi: Cocok untuk trader yang butuh eksekusi cepat.
  • Gap harga lebih kecil: Harga jual dan beli cenderung lebih rapat.
  • Harga lebih stabil: Kamu bisa membandingkan harga dengan exchange global lain dengan lebih mudah.

Kekurangan Pair USD

  • Harus konversi dulu dari Rupiah: Ada langkah tambahan untuk mulai trading.
  • Dipengaruhi kurs USD/IDR: Nilai aset kamu bisa berubah kalau kurs dolar berfluktuasi.
  • Sedikit lebih kompleks bagi pemula: Butuh pemahaman tentang stablecoin dan nilai tukar.

Baca juga: Keuntungan Program Referral Tokocrypto untuk Pemula: Komisi 20% hingga Bonus Jutaan Rupiah!

Fee Trading IDR vs USD di Tokocrypto

Kamu bisa mendapatkan biaya transaksi lebih rendah di Tokocrypto jika menggunakan pair IDR lho! Lebih lengkap simak tabel biaya transaksi berikut:

Tabel trading fee di Tokocrypto untuk pair IDR dan USD dalam bentuk aset kripto (1/11/2025).

Untuk perdagangan menggunakan Rupiah (IDR), biaya beli relatif lebih rendah dibandingkan dengan pair USD (seperti pair USDT dan USDC). Jika kamu melakukan pembelian aset kripto dengan IDR, maka biaya taker yang dikenakan adalah 0,20%, sedangkan biaya maker sebesar 0,10%. Selain itu, terdapat CFX Fee sebesar 0,0222%, tapi bebas dari pajak (PPN) yang dibebankan pada transaksi pembelian.

Artinya, total biaya transaksi untuk pembelian menggunakan IDR menjadi 0,2222% bagi taker dan 0,1222% bagi maker. Struktur biaya ini menjadikan transaksi beli dengan Rupiah lebih murah, terutama bagi trader pemula yang ingin melakukan investasi jangka panjang.

Sementara itu, untuk penjualan aset kripto menggunakan IDR, biaya dasarnya tetap sama, namun ada tambahan pajak PPh final sebesar 0,21%. Sehingga, total biaya jual menjadi 0,4322% untuk taker dan 0,3322% untuk maker. Biaya jual memang sedikit lebih tinggi karena adanya pajak keuntungan dari transaksi penjualan aset kripto.

Sedangkan untuk perdagangan menggunakan pair USD, struktur biayanya sedikit berbeda. Baik transaksi beli maupun jual, biaya maker dan taker tetap sama, yaitu 0,15%, ditambah pajak PPh final 0,21% dan CFX Fee 0,0444%. Dengan demikian, total biaya transaksi untuk beli atau jual menjadi 0,4044%, baik bagi taker maupun maker.

Perbedaan cara menghitung biaya trading pair IDR dan USD ini memang berbeda, dan membuat biaya trading dengan pair USD sedikit lebih tinggi dibandingkan pair IDR.

Jika trading pair IDR memberikan keuntungan biaya beli yang lebih rendah dan bebas pajak PPh, maka menggunakan pair USD memberikan biaya transaksi beli dan jual yang lebih konsisten walaupun tidak lebih murah dibanding membeli dengan pair IDR.

Pair Mana yang Cocok Buat Kamu?

Jawabannya tentu kembali pada diri kamu sendiri. Jika kamu ingin yang lebih praktis dan mudah, maka kamu bisa pilih pair IDR.

Terlebih lagi ada fitur beli/jual instan untuk mendapatkan trading fee gratis.

Pair IDR juga cocok untuk kamu yang ingin investasi dalam jangka panjang tanpa menjual dalam waktu dekat, karena kamu bisa terbebas dari biaya pajak PPh sehingga mendapatkan biaya beli yang lebih murah.

Atau untuk kamu yang aktif trading menggunakan koin kripto besar seperti BTC, ETH atau koin besar lainnya, kamu juga bisa coba menggunakan pair IDR karena biaya beli dan jual yang bisa lebih murah dibanding dengan pair USD. 

Tapi jika kamu adalah seorang trader aktif yang menggunakan selalu mencari koin baru yang potensial maka pair USD bisa jadi pilihan. Sebab ketersediaan pair IDR, dan likuiditas koin skala kecil dalam pair IDR ada kalanya tidak sebesar pair USD.

Untuk informasi resmi terbaru mengenai biaya trading di Tokocrypto, kamu bisa kunjungi halaman berikut: Informasi Biaya Transaksi di Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $110.000, Sinyal Rebound?

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan penguatan meski pasar kripto masih bergerak hati-hati.

Pada perdagangan hari ini, Tokocrypto mencatat harga BTC berada di level $110,092.79, atau naik 0.88% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa tekanan jual perlahan mereda dan peluang rebound semakin terbuka.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,195 triliun, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia, mempertahankan dominasinya di pasar.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $53.72 miliar, menandakan minat transaksi yang tetap kuat di tengah fluktuasi harga global.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 1 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 1 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: JPMorgan Siap Terima Bitcoin dan Ethereum Jadi Agunan Pinjaman

Performa Harga Bitcoin

Secara mingguan, Bitcoin masih sedikit tertekan dengan penurunan -0.88%, namun volatilitas mulai menurun dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Berikut rangkuman perubahan harga BTC:

Periode Perubahan Persentase
24 jam +$942.38 +0.86%
7 hari -0.88%
30 hari -$8,705.78 -7.33%
60 hari -$246.20 -0.22%
90 hari -$3,549.32 -3.12%

Meski harga masih berada di bawah puncak historis $126,198.07, tren jangka panjang Bitcoin tetap bullish dengan dukungan sentimen institusi dan fundamental yang terus menguat.

Level Penting Harga BTC

Rentang harga 24 jam:

  • Tertinggi: $111,031.82
  • Terendah: $108,596.10

Saat ini, BTC bergerak dekat area resistance $111,000. Jika menembus level tersebut secara konsisten, potensi pengujian ulang ke $115,000 – $120,000 semakin besar.

Support penting berada di kisaran $108,000 – $105,000, yang menjadi fondasi penting untuk mempertahankan momentum bullish.

Faktor Penggerak Pasar Bitcoin

Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan Bitcoin hari ini antara lain:

Minat Institusi Tetap Tinggi

ETF Bitcoin spot yang terus mencatat aliran masuk menjadi fondasi kuat bagi pasar, memberikan dukungan likuiditas jangka panjang.

Ketidakpastian Makro Mereda

Spekulasi penurunan suku bunga The Fed pada kuartal mendatang mulai mendorong selera risiko pelaku pasar.

Sentimen Jangka Panjang Positif

Jumlah BTC yang beredar mendekati batas maksimal, dengan sirkulasi 19.94 juta BTC dari total 21 juta, menunjukkan kelangkaan yang semakin meningkat – mendukung narasi “digital gold”.

Prospek Harga Bitcoin

Dengan dominasi pasar 94.97% dari total suplai dan kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya $2.31T, Bitcoin tetap menjadi aset pilihan utama investor kripto global.

Proyeksi jangka pendek:

  • Bullish Scenario: Breakout $111,000 membuka peluang menuju $115,000–$120,000.
  • Bearish Scenario: Gagal bertahan di $108,000 bisa memicu koreksi ke $105,000.

Secara teknikal dan fundamental, potensi penguatan lanjutan terbuka lebar selama sentimen makro tidak berubah signifikan dan tekanan jual berkurang.

Baca Juga: Thopen Rencanakan Mining Bitcoin Monetisasi Surplus Energi Terbarukan

Bitcoin hari ini menunjukkan kekuatan dengan kenaikan 0.88%, menandakan stabilisasi setelah koreksi tajam bulan lalu.

Dengan dukungan institusi, likuiditas tinggi, dan semakin mendekati suplai maksimal, prospek jangka panjang BTC tetap positif.

Investor disarankan untuk memantau level support $108,000 dan resistance $111,000 sebagai indikator pergerakan harga berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com