Tag Archives: aset kripto

Harga Bitcoin Anjlok ke $110.000, Pasar Kripto Diterpa Sentimen Negatif

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan setelah sempat menguat di awal pekan.

Berdasarkan data real-time via Tokocrypto pada Minggu (13/10), harga Bitcoin saat ini berada di $110,781.10 per BTC, mencatatkan penurunan sekitar -1,5% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasarnya kini mencapai $2,208 triliun, sementara volume perdagangan harian tercatat sebesar $92,02 miliar USD.

Tekanan global akibat kebijakan ekonomi Amerika Serikat dan meningkatnya sentimen risiko membuat investor kripto kini berada dalam mode waspada.

Koreksi ini memperpanjang tren pelemahan mingguan Bitcoin yang kini mencapai -10,51%, memperlihatkan bahwa aset kripto terbesar di dunia tersebut tengah berada dalam fase konsolidasi yang cukup berat di tengah ketidakpastian makroekonomi global.

Baca Juga: Harga Bitcoin Anjlok ke $113 Ribu, Sinyal Bahaya atau Peluang Beli?

Koreksi Harga: Sinyal Tekanan Jangka Pendek

Dalam 24 jam terakhir, pergerakan harga Bitcoin berada pada kisaran $109.715 hingga $113.080, dengan tekanan jual yang meningkat menjelang pembukaan pasar AS.

Secara historis, Bitcoin masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di level $126,198.07, yang sempat disentuh pada pertengahan tahun 2025.

Data menunjukkan, Bitcoin telah kehilangan sekitar $10.008 atau -8,29% dalam kurun waktu 90 hari terakhir.

Meskipun pergerakan ini belum menunjukkan pembalikan tren mayor, namun secara teknikal, level $109.000 kini menjadi area support penting yang diawasi oleh para trader institusional.

Faktor Penyebab Tekanan Harga Bitcoin

Beberapa faktor utama yang memicu penurunan harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir antara lain:

1. Penguatan Dolar AS dan Kebijakan The Fed

Indeks Dolar AS (DXY) yang terus menguat di atas 105 poin memberikan tekanan signifikan pada aset berisiko, termasuk kripto.

Investor cenderung mengalihkan dana ke aset lindung nilai konvensional seperti obligasi dan emas, terutama setelah pernyataan Federal Reserve yang kembali menegaskan sikap “higher for longer” terhadap suku bunga.

2. Kekhawatiran Terhadap Tarif Dagang Baru AS-China

Langkah pemerintahan Trump untuk memberlakukan tarif impor 100% terhadap produk China memicu gejolak baru di pasar global.

Sentimen risk-off meningkat, dan aset kripto seperti Bitcoin terkena imbasnya karena dianggap berisiko tinggi dalam situasi ketidakpastian geopolitik.

3. Penurunan Likuiditas Pasar Kripto

Volume perdagangan 24 jam Bitcoin yang kini berada di bawah $100 miliar menandakan penurunan partisipasi pasar.

Hal ini diperburuk dengan meningkatnya likuidasi posisi leverage di bursa derivatif, yang menciptakan efek domino penurunan harga dalam jangka pendek

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 12 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 12 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Teknis: Area Support dan Potensi Rebound

Dari perspektif teknikal, Bitcoin kini mendekati zona support kuat di $109.000–$108.500.

Jika level ini mampu bertahan, potensi rebound menuju $115.000–$118.000 terbuka lebar. Namun, bila tekanan jual terus berlanjut, penurunan menuju area $105.000 bahkan $100.000 bisa saja terjadi.

Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di kisaran 42, menunjukkan pasar mulai mendekati kondisi jenuh jual (oversold).

Situasi ini seringkali menjadi sinyal awal potensi pembalikan arah, meskipun volatilitas yang masih tinggi.

Baca Juga: Harga Bitcoin Hari Ini Terkoreksi Tipis ke $121 Ribu, Ada Potensi Baru?

Momentum Konsolidasi Sebelum Tren Baru?

Harga Bitcoin di kisaran $110.000 saat ini menggambarkan fase transisi pasar antara koreksi dan konsolidasi.

Tekanan dari faktor eksternal seperti tarif perdagangan dan kebijakan moneter AS membuat investor memilih menunggu arah yang lebih jelas.

Jika pasar mampu bertahan di atas $109.000 dalam beberapa hari ke depan, peluang pembalikan menuju zona hijau cukup terbuka.

Namun, jika tekanan jual berlanjut, investor perlu bersiap menghadapi penurunan lanjutan menuju level psikologis $100.000.

Bagi investor jangka panjang, momen ini bisa menjadi kesempatan untuk melakukan akumulasi terukur, mengingat fundamental Bitcoin masih kuat dan adopsi institusional terus meningkat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

PIVX Meroket 23%! Sinyal Kebangkitan Koin Privasi Kripto

Harga PIVX (Private Instant Verified Transaction) hari ini tercatat di $0.264724 per PIVX/USD, mencatatkan kenaikan 23,02% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar PIVX kini mencapai $25,74 juta USD, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak tajam ke $132,82 juta USD, menandakan meningkatnya minat investor terhadap aset ini.

Dengan jumlah sirkulasi 97,23 juta PIVX, token ini kini menempati peringkat ke-737, naik signifikan dibanding beberapa minggu lalu.

Peningkatan tajam ini menandai momentum bullish baru bagi proyek yang dikenal sebagai salah satu pelopor kripto dengan fokus utama pada privasi transaksi pengguna.

Baca Juga: Market Sinyal Harian: Potensi Pergerakan Kripto pada 13 Desember 2024

Performa Harga PIVX dalam 90 Hari Terakhir

Periode Perubahan Harga Persentase
24 jam terakhir +$0.049085 +22.68%
30 hari terakhir +$0.123157 +86.51%
60 hari terakhir +$0.124827 +88.72%
90 hari terakhir +$0.117532 +79.42%

Selama tiga bulan terakhir, harga PIVX meningkat hampir 90%, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik di segmen privacy coins.

Dalam tujuh hari terakhir saja, PIVX melonjak lebih dari 80%, dengan harga harian sempat menyentuh puncak $0.325905, level tertinggi sejak pertengahan 2024.

Faktor yang Mendorong Lonjakan Harga PIVX

1. Kebangkitan Minat pada Token Privasi

Setelah beberapa bulan tertekan akibat ketatnya regulasi terhadap koin privasi, pasar kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Kebijakan privasi digital yang kembali menjadi sorotan global mendorong investor untuk mencari alternatif aset kripto yang menawarkan anonimitas dan keamanan transaksi, dan PIVX menjadi salah satu yang paling diuntungkan dari tren ini.

2. Aktivitas Perdagangan Meledak

Lonjakan volume perdagangan PIVX hingga $132 juta USD menunjukkan masuknya arus modal baru ke pasar.

Peningkatan volume ini sering kali menjadi indikator awal pembentukan tren bullish baru, karena menunjukkan likuiditas tinggi dan meningkatnya partisipasi pasar, baik dari investor ritel maupun institusional.

3. Peningkatan Aktivitas Komunitas dan Pembaruan Teknologi

Tim pengembang PIVX baru-baru ini memperkuat roadmap pengembangan mereka dengan memperbarui fitur zk-SNARK dan staking mekanisme hybrid, yang memungkinkan pengguna menikmati keamanan transaksi tinggi sekaligus mendapatkan imbal hasil dari staking.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari komunitas, terutama di forum seperti Reddit dan Discord, di mana diskusi terkait “kebangkitan token privasi” semakin ramai.

Pergerakan harga PIVX (PIVX/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga PIVX (PIVX/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

4. Pergeseran Arah Pasar Kripto ke Aset Fundamental

Ketika sebagian besar trader fokus pada altcoin spekulatif, sebagian investor berpengalaman justru kembali ke aset dengan nilai utilitas kuat, seperti PIVX yang menawarkan solusi nyata dalam perlindungan data dan efisiensi transaksi.

Dengan semakin seringnya kebocoran data digital, permintaan terhadap solusi kripto yang menjamin transaksi tanpa jejak identitas semakin meningkat.


Analisis Teknis: PIVX Berada di Zona Momentum Positif

Secara teknikal, PIVX kini bergerak di atas rata-rata pergerakan 50 hari (MA50), menunjukkan dominasi bullish dalam jangka pendek. Support kuat berada di area $0.20, sementara resistance utama terletak di $0.33.

Jika harga mampu menembus level tersebut dengan dukungan volume tinggi, target jangka menengah berikutnya diproyeksikan di kisaran $0.40–$0.45.

Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di level 68, mendekati area overbought, namun masih menunjukkan potensi kenaikan lanjutan sebelum kemungkinan koreksi teknis jangka pendek terjadi.

Baca Juga: Curi Perhatian Pasar, Harga PIVX Melambung 46% Dalam Sehari

PIVX Kembali Menjadi Sorotan di Sektor Kripto Privasi

Kenaikan harga PIVX sebesar 23% dalam 24 jam terakhir menandakan kembalinya kepercayaan investor terhadap aset privasi.

Dengan fundamental kuat, volume perdagangan tinggi, dan roadmap pengembangan yang jelas, PIVX kini kembali dipandang sebagai salah satu proyek privasi yang layak diperhitungkan di pasar kripto global.

Meskipun volatilitas jangka pendek tetap tinggi, prospek jangka menengah hingga panjang PIVX dinilai positif, terutama jika tren global terhadap keamanan data dan anonimitas digital terus menguat.

Bagi investor yang mencari aset dengan kombinasi keamanan, privasi, dan potensi pertumbuhan, PIVX mungkin kembali menjadi permata tersembunyi di sektor kripto tahun ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Anjlok ke $113 Ribu, Sinyal Bahaya atau Peluang Beli?

Harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di $113.289,10 per BTC/USD, mencatat penurunan -6,66% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar kini turun menjadi $2,25 triliun USD, dengan volume perdagangan harian melonjak ke $172,73 miliar USD, menandakan meningkatnya aktivitas jual beli di tengah kepanikan pasar.

Bitcoin kini memiliki pasokan beredar 19,93 juta BTC atau 94,92% dari total suplai maksimum (21 juta BTC), menegaskan bahwa suplai baru yang tersisa semakin menipis.

Dalam sepekan terakhir, BTC tercatat turun 7,34%, sementara dalam 30 hari terakhir mengalami koreksi -0,76%, menunjukkan tekanan yang mulai terasa setelah reli kuat beberapa bulan sebelumnya.

Baca Juga: Harga Bitcoin Hari Ini Terkoreksi Tipis ke $121 Ribu, Ada Potensi Baru?

Rentang Harga dan Rekor Bitcoin

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak antara harga terendah $104.582,41 dan tertinggi $122.509,66 — rentang yang sangat lebar dan mencerminkan volatilitas ekstrem.

Jika dibandingkan dengan rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07, harga saat ini telah turun lebih dari 10% dari puncaknya.

Meski demikian, para analis menilai koreksi ini masih tergolong sehat secara teknikal, terutama setelah lonjakan besar yang terjadi selama kuartal ketiga 2025.

Faktor-Faktor yang Menyebabkan Penurunan Harga Bitcoin

1. Realisasi Keuntungan Pasca-Rekor Tertinggi

Koreksi besar kali ini didorong oleh aksi ambil untung (profit-taking) dari para investor jangka pendek yang telah menikmati kenaikan harga sejak awal tahun.

Setelah Bitcoin mencetak rekor baru di atas $126.000, banyak trader memilih untuk merealisasikan keuntungan, memicu gelombang jual besar di bursa utama seperti Binance dan Coinbase.

2. Tekanan dari Likuidasi Leverage

Data pasar derivatif menunjukkan terjadinya likuidasi posisi long senilai lebih dari $1,2 miliar hanya dalam waktu 24 jam terakhir.

Lonjakan likuidasi ini mempercepat penurunan harga karena posisi leverage tinggi terpaksa ditutup secara otomatis, memperkuat tekanan jual di pasar spot.

3. Kecemasan Terhadap Kebijakan The Fed dan Inflasi

Faktor makroekonomi juga turut menekan pasar. Pernyataan terbaru dari pejabat Federal Reserve (The Fed) yang mengindikasikan kemungkinan penundaan pemangkasan suku bunga kembali menekan sentimen aset berisiko seperti kripto.

Investor global kini lebih berhati-hati, sementara arus modal beralih sementara ke aset safe haven seperti emas dan obligasi AS.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 10 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 10 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

4. Aktivitas Whale dan Distribusi Pasar

Beberapa data on-chain menunjukkan bahwa alamat besar (whale) telah melakukan distribusi BTC ke bursa dalam jumlah besar menjelang penurunan harga.

Pergerakan ini biasanya menjadi sinyal awal terjadinya koreksi jangka pendek karena tekanan jual meningkat di pasar terbuka.

Analisis Teknis: Koreksi Masih Dalam Batas Aman

Secara teknikal, meski koreksi terlihat tajam, Bitcoin masih berada di atas area support utama di $105.000.
Jika harga mampu bertahan di atas level ini, peluang rebound ke $118.000–$120.000 masih terbuka dalam waktu dekat.

Namun, jika penurunan menembus di bawah $104.000, potensi tekanan lanjutan ke $98.000 tidak dapat diabaikan.

Indikator RSI (Relative Strength Index) kini mendekati area oversold, menandakan bahwa pasar mungkin sudah mulai jenuh jual dan berpotensi mengalami pembalikan arah.

Koreksi Sebagai Peluang Akumulasi

Sementara itu, beberapa analis terkemuka melihat penurunan kali ini bukan sebagai sinyal bahaya, melainkan peluang akumulasi sebelum tren naik berikutnya.

Menurut analis kripto dari Glassnode, “setiap kali Bitcoin terkoreksi 5–10% setelah mencetak ATH, biasanya diikuti oleh fase konsolidasi sehat sebelum melanjutkan kenaikan baru.”

Dengan mendekatnya halving event berikutnya pada tahun 2028, banyak investor institusional masih optimistis terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang Bitcoin, terutama dengan semakin terbatasnya suplai.

Baca Juga: Gagal Tembus ATH, Harga Bitcoin Anjlok 2,11% ke Level $122 Ribu

Koreksi harga Bitcoin ke $113.289 menandai fase penyesuaian alami setelah reli panjang.

Tekanan dari aksi ambil untung, likuidasi leverage, dan faktor makroekonomi memang mempercepat penurunan, namun secara fundamental, Bitcoin tetap kuat.

Dengan volume perdagangan tinggi dan dukungan kuat di area psikologis $105.000, banyak pihak menilai ini sebagai peluang beli strategis bagi investor jangka menengah hingga panjang.

Selama fundamental jaringan tetap solid dan adopsi institusional terus meningkat, Bitcoin masih berpotensi menjadi aset terbaik dekade ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Curi Perhatian Pasar, Harga PIVX Melambung 46% Dalam Sehari

Harga PIVX (Private Instant Verified Transaction) hari ini mencatat lonjakan signifikan sebesar +46,03% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $0.20384 per PIVX/USD.

Kapitalisasi pasar PIVX kini mencapai $19,82 juta USD, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $56,22 juta, add angka yang menunjukkan peningkatan minat besar dari investor dan trader harian.

Lonjakan besar ini menempatkan PIVX di peringkat ke-926 dalam daftar kripto paling popul, dan menandai salah satu kenaikan tertinggi di pasar altcoin dalam periode mingguan.

Dalam 7 hari terakhir, harga PIVX bahkan melonjak lebih dari 53%, menunjukkan tren bullish yang semakin kuat.

Baca Juga: Riset Mingguan Kripto 16-20 Des: BTC Koreksi, Peluang atau Tantangan?

Pergerakan Harga dan Data Teknis PIVX

Sepanjang 24 jam terakhir, harga PIVX bergerak di antara level terendah $0.134452 dan tertinggi $0.211974, mencerminkan volatilitas tinggi yang menjadi ciri khas altcoin dengan kapitalisasi menengah.

Jika menilik data historis, PIVX sempat mencatat rekor tertingginya di $14.56, yang berarti harga saat ini masih turun lebih dari 98% dari puncaknya.

Meski begitu, tren kenaikan beberapa pekan terakhir mengindikasikan adanya potensi kebangkitan di fase akumulasi pasar altcoin.

Secara teknikal, kenaikan harga PIVX dalam sebulan terakhir mencapai +45,38%, dan dalam tiga bulan terakhir naik +36,8%.

Dengan kenaikan konsisten tersebut, indikator momentum seperti RSI dan MACD menunjukkan potensi breakout jangka menengah jika volume tetap tinggi.

Pergerakan harga PIVX (PIVX/USDT) pada Jumat, 10 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga PIVX (PIVX/USDT) pada Jumat, 10 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Faktor yang Memengaruhi Lonjakan Harga PIVX

1. Peningkatan Aktivitas Jaringan dan Fokus pada Privasi

PIVX dikenal sebagai salah satu proyek kripto dengan fokus utama pada privasi transaksi dan kecepatan transfer.

Sejak awal, PIVX dibangun di atas kode dasar Dash namun dikembangkan dengan fitur tambahan seperti Proof-of-Stake v3.0 dan zPIV protocol untuk transaksi anonim.

Kenaikan harga baru-baru ini kemungkinan besar didorong oleh meningkatnya perhatian pasar terhadap token privasi (privacy coins), di tengah kekhawatiran global tentang pengawasan data dan regulasi KYC yang semakin ketat di sektor kripto.

2. Volume Perdagangan yang Meledak

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan PIVX mencapai $56 juta, hampir tiga kali lipat dari kapitalisasi pasarnya.

Kondisi ini menunjukkan terjadinya lonjakan permintaan spekulatif, kemungkinan dari para trader yang mencari aset dengan potensi short-term gain di tengah pasar kripto yang cenderung sideways.

Tingginya volume juga sering menjadi sinyal kuat akan momentum jangka pendek, meskipun di sisi lain bisa diikuti oleh koreksi jika tekanan jual meningkat.

3. Spekulasi Pasar Altcoin

Kenaikan PIVX juga bisa dikaitkan dengan rotasi modal ke altcoin berkapitalisasi kecil dan menengah, yang sering terjadi setelah Bitcoin dan Ethereum mengalami fase konsolidasi harga.

Investor mencari peluang di proyek lama dengan fundamental kuat namun undervalued dan PIVX termasuk dalam kategori ini.

4. Narasi Privasi di Tengah Ketatnya Regulasi

Tren global menunjukkan banyak negara mulai memperketat aturan terhadap transaksi kripto.

Namun, sebagian komunitas justru menilai hal ini sebagai alasan kuat untuk kembali ke aset dengan fitur privasi tinggi.

PIVX, yang mengedepankan transaksi anonim dan desentralisasi penuh, menjadi pilihan menarik bagi investor yang mendukung prinsip privacy-first blockchain.

Prospek dan Prediksi Harga PIVX

Jika momentum kenaikan saat ini berlanjut, harga PIVX berpotensi menguji level resistance kuat di $0.25, sementara support terdekat berada di kisaran $0.17.

Breakout di atas $0.25 bisa membuka ruang menuju target psikologis $0.30, terutama jika volume perdagangan tetap di atas $50 juta per hari.

Namun, jika pasar mulai mengalami koreksi atau aktivitas profit-taking meningkat, harga bisa terkoreksi kembali ke area $0.15–$0.16 sebelum melanjutkan tren naik berikutnya.

Dalam jangka menengah, kombinasi faktor seperti peningkatan minat terhadap privasi, pembaruan teknologi di jaringan PIVX, dan potensi adopsi baru dari komunitas dapat menjaga momentum positif proyek ini.

Lonjakan harga PIVX hari ini sebesar 46% menjadi bukti bahwa pasar masih memiliki minat besar terhadap aset yang mengedepankan privasi dan kecepatan transaksi.

Dengan volume perdagangan yang melonjak tajam dan tren kenaikan konsisten selama sebulan terakhir, PIVX kembali muncul di radar investor kripto global.

Baca Juga: Curi Perhatian Pasar, Harga PIVX Melambung 46% Dalam Sehari

Meskipun masih jauh dari rekor tertingginya, pergerakan positif ini bisa menjadi sinyal awal dari fase kebangkitan altcoin lama yang memiliki fundamental kuat.

Namun, investor disarankan untuk tetap berhati-hati, karena volatilitas tinggi juga membuka peluang koreksi tajam dalam waktu singkat.

Seperti biasa, lakukan riset mendalam (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi di pasar kripto yang dinamis.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Aster vs Hyperliquid: Perbandingan Platform Perpetual DEX

Hyperliquid, platform decentralized exchange (DEX) populer dengan TVL lebih dari $5 miliar kini memiliki penantang baru—Aster.

Hyperliquid telah mendominasi pasar sejak 2023 sebagai platform Layer 1 khusus yang menawarkan performa tinggi, sementara Aster muncul sebagai pesaing baru di akhir 2025, dengan dukungan dari mantan CEO Binance Changpeng Zhao (CZ) yang termasuk dalam salah satu investor Aster, YZi Labs.

Dengan pertumbuhan Aster yang bisa terbilang sangat cepat untuk sebuah platform DEX yang baru saja dirilis, bahkan tidak lebih dari semenjak sebulan dirilisnya TGE (Token Generation Event) TVL Aster telah menembus $2,5 hampir setengah dari Hyperliquid.

Baca juga: Apa Itu Aster (ASTER)? Panduan Lengkap untuk Pemula

Berikut perbandingan antara Aster dan Hyperliquid:

Aspek Aster Hyperliquid
Positioning Pendatang baru DEX yang berfokus pada privasi dan fitur untuk para trader, terutama degen—tersedia perpetual futures dengan leverage hingga 1001x. Pemimpin pasar DEX, dibangun di atas jaringan blockchain layer 1 yang cepat, memprioritaskan kecepatan, transparansi, dan likuiditas.
Fitur Mode Spot dan Futures Leverage hingga 1001xMode PredictionPerpetual sahamHidden ordersFitur earn (staking) Mode Spot dan FuturesLeverage hingga 40xCentral Limit Order Book (CLOB) sepenuhnya on-chainTransparanFitur staking
Pendapatan Jaringan $1,4 juta dalam 1 bulan terakhir, sebagian digunakan untuk biaya buyback $HYPE. $1,6 juta dalam 1 bulan terakhir, sebagian digunakan untuk biaya buyback $HYPE.
Kecepatan & Performa Eksekusi cepat (25.000 order/detik lintas chain), tapi settlement cross-chain bisa 1-3 menit. Dukung hidden orders untuk privasi. Sub-second finality, 200.000 order/detik tanpa gas fee. Lebih andal untuk high-frequency trading.
Fungsi Token Tata kelola, diskon biaya, pembagian pendapatan melalui staking, dan insentif likuiditas. Model ekonomi yang sangat inflasioner untuk mendorong pertumbuhan. Tata kelola, diskon biaya, staking untuk keamanan jaringan, dan penangkapan nilai. Model ekonomi deflasi yang kuat melalui buyback & burn 93-97% dari biaya.
Risiko & Tantangan Risiko integritas platform yang parah akibat tuduhan wash trading, ketergantungan pada insentif, tekanan jual token yang masif dari airdrop. Risiko teknis terkait L1 yang relatif baru, sentralisasi validator, dan risiko copy trading atau manipulasi karena transparan.
Dukungan & Komunitas Didukung YZi Labs (eks-Binance Labs) & CZ, airdrop ketiga direncanakan. Komunitas dan loyalis CZ yang solid. Basis pengguna 518.000 (naik 78% di 2025), kepercayaan institusional kuat, ekosistem 100+ protokol.

Analisis Singkat

  • Keunggulan Aster: Cocok untuk trader yang mencari inovasi cepat, leverage tinggi, dan peluang airdrop. Pertumbuhannya menunjukkan potensi disruptif, terutama dengan integrasi TradFi seperti stock perps, tapi masih berisiko tinggi karena masih dalam posisi hype.
  • Keunggulan Hyperliquid: Dianggap lebih “investable” oleh analis karena revenue stabil, likuiditas dalam, dan visi ekosistem luas (bukan hanya perp). Meski kalah volume jangka pendek, ia memimpin open interest dan dianggap lebih tahan lama.
  • Prospek Masa Depan: Pasar perp DEX tumbuh pesat, tapi regulasi (terutama leverage tinggi) bisa memengaruhi keduanya. Aster berpotensi dominan jika L1 chain-nya sukses, sementara Hyperliquid unggul untuk adopsi institusional.

Baca juga: Prediksi Harga Aster 2025–2026: Potensi & Risiko

Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto ASTER?

Kamu bisa membeli Aster melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan ASTER/USDT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Hari Ini Terkoreksi Tipis ke $121 Ribu, Ada Potensi Baru?

Harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di level $121,037.41 per BTC/USD, mengalami penurunan tipis sebesar –0,74% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data real-time via Tokocrypto pada Jumat (10/10), kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai $2,412 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $72,24 miliar.

Dari sisi pasokan, Bitcoin yang beredar saat ini berjumlah 19,93 juta BTC, atau sekitar 94,9% dari total maksimum 21 juta BTC.

Artinya, ruang sisa untuk pencetakan Bitcoin baru semakin terbatas. Ini merupakan faktor yang sering dianggap mendukung kelangkaan dan nilai jangka panjang BTC.

Selama 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di antara level terendah $119,812 dan tertinggi $123,739, menandakan volatilitas pasar yang relatif terkendali setelah periode kenaikan kuat di bulan sebelumnya.

Rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) Bitcoin tetap berada di sekitar $126,198, hanya sekitar 4% dari posisi harga saat ini.

Baca Juga: Harga Bitcoin Turun Tipis ke $121.000, Momentum Bullish Mulai Melemah

Perbandingan Harga Bitcoin dalam 30–90 Hari Terakhir

Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, harga Bitcoin menunjukkan pola campuran:

  • 30 Hari: naik sebesar +8,68%, menandakan tren kenaikan menengah masih terjaga.
  • 60 Hari: turun tipis –0,7%, menunjukkan adanya fase konsolidasi harga.
  • 90 Hari: masih mencatat kenaikan +2,8%, memperlihatkan kekuatan pasar yang relatif stabil meski sempat terkoreksi.

Secara mingguan, BTC masih bertahan di zona hijau dengan kenaikan +0,47%, menunjukkan bahwa tekanan jual belum cukup kuat untuk membalik tren jangka pendek.

Faktor yang Memengaruhi Harga Bitcoin Hari Ini

1. Aksi Ambil Untung Setelah Lonjakan ke ATH

Koreksi tipis yang terjadi dalam 24 jam terakhir disinyalir sebagai akibat dari aksi ambil untung (profit-taking) setelah Bitcoin sempat mendekati puncak tertinggi sepanjang masa di kisaran $126.000.

Investor besar (whales) kemungkinan melakukan penjualan sebagian aset untuk mengamankan keuntungan jangka pendek, menekan harga ke bawah.

2. Sentimen Makroekonomi dan Suku Bunga AS

Kebijakan moneter Amerika Serikat terus menjadi katalis utama bagi pasar kripto.

Ekspektasi terhadap penurunan suku bunga The Fed pada kuartal mendatang masih menjadi faktor pendukung, namun data inflasi terbaru yang lebih tinggi dari perkiraan membuat pelaku pasar bersikap hati-hati.

Kondisi ini menciptakan volatilitas moderat di aset berisiko seperti Bitcoin.

3. Arus Dana ETF Spot Bitcoin

ETF Bitcoin spot yang disetujui sejak awal tahun terus mencatat aliran dana positif, meski dalam beberapa hari terakhir terjadi sedikit arus keluar (outflow).

Data dari berbagai manajer aset menunjukkan bahwa investor institusional masih mempertahankan eksposur jangka panjang terhadap BTC, menandakan kepercayaan fundamental terhadap aset digital ini tetap kuat.

4. Dinamika Halving dan Pasokan yang Kian Langka

Dengan 19,93 juta BTC yang telah beredar, sisa pasokan menuju batas maksimum hanya sekitar 1,07 juta BTC.

Fenomena block reward halving terakhir pada 2024 telah memangkas imbalan penambangan menjadi setengahnya, memperketat pasokan baru yang masuk ke pasar.

Dalam jangka panjang, kelangkaan ini sering kali menjadi katalis kenaikan harga, terlebih jika permintaan tetap tinggi.

5. Aktivitas Pasar Derivatif

Volume tinggi pada pasar futures dan options BTC juga berperan besar dalam memicu fluktuasi harga.

Ketika posisi long terlalu mendominasi, pasar sering mengalami short-term correction sebagai mekanisme penyeimbang.

Koreksi –0,74% dalam 24 jam terakhir kemungkinan merupakan bagian dari siklus teknikal ini.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 10 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 10 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prediksi Harga Bitcoin ke Depan

Secara teknikal, Bitcoin masih berada dalam tren naik jangka menengah. Selama harga mampu bertahan di atas support $118.000, potensi untuk menguji kembali area resistance $125.000–$126.000 tetap terbuka.

Jika berhasil menembus zona tersebut, peluang menuju target psikologis baru di $130.000 semakin besar.

Namun, apabila tekanan jual meningkat dan harga menembus support utama di $118.000, Bitcoin berpotensi terkoreksi lebih dalam ke area $112.000–$114.000 sebelum kembali menemukan momentum beli.

Baca Juga: Gagal Tembus ATH, Harga Bitcoin Anjlok 2,11% ke Level $122 Ribu

Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan fase konsolidasi setelah reli panjang menuju level tertinggi baru.

Dengan kapitalisasi pasar yang menembus $2,4 triliun dan volume perdagangan tinggi, Bitcoin tetap menjadi aset dominan di ekosistem kripto global.

Meskipun ada tekanan jangka pendek akibat aksi ambil untung dan ketidakpastian ekonomi global, prospek jangka panjang BTC masih positif, terutama dengan suplai yang semakin terbatas dan dukungan institusional yang terus bertumbuh.

Bagi investor, fase koreksi ini bisa menjadi peluang akumulasi strategis, asalkan tetap memperhatikan indikator teknikal dan dinamika makroekonomi global.

Seperti biasa, investor disarankan untuk melakukan riset menyeluruh (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.


Apakah kamu ingin saya tambahkan bagian FAQ SEO (pertanyaan populer tentang harga Bitcoin hari ini) agar artikel ini lebih mudah muncul di hasil pencarian Google News dan Google Discover?

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Turun Tipis ke $121.000, Momentum Bullish Mulai Melemah

Harga Bitcoin (BTC) hari ini, Kamis (9/10/2025), turun tipis sebesar -0.27% ke level $121,729.70 per BTC, memperpanjang koreksi ringan yang terjadi sejak awal pekan.

Meskipun masih bertahan di atas level psikologis $120 ribu, tren pelemahan ini menandakan meningkatnya tekanan jual jangka pendek di pasar kripto global.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Kamis (9/10), kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di angka $2.43 triliun USD, dengan volume perdagangan harian sebesar $63.08 miliar USD.

Sementara itu, jumlah sirkulasi Bitcoin tercatat mencapai 19.93 juta BTC, mendekati batas maksimal 21 juta BTC.

Baca Juga: Gagal Tembus ATH, Harga Bitcoin Anjlok 2,11% ke Level $122 Ribu

Pergerakan Harga dan Level Teknis

Dalam 24 jam terakhir, BTC sempat menyentuh level tertinggi $124,167.09 sebelum terkoreksi ke posisi terendah harian di $121,119.18.

Penurunan ini menandakan adanya aksi ambil untung (profit-taking) di kalangan investor setelah Bitcoin gagal menembus rekor tertingginya di $126,198.07 yang tercapai bulan lalu.

Secara teknikal, grafik harga menunjukkan momentum bullish yang mulai melemah. Indikator Relative Strength Index (RSI) harian bergerak di kisaran 47–49, mendekati area netral, menandakan potensi konsolidasi dalam waktu dekat.

Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai menunjukkan sinyal negatif tipis, yang dapat menjadi indikasi awal perubahan tren ke arah sideways atau bearish ringan.

Analisis Teknis Singkat Bitcoin (30 Hari Terakhir)

Indikator Nilai Interpretasi
Harga Saat Ini $121,729.70 Koreksi ringan
Support Utama $120,000 Jika jebol, potensi ke $117,500
Resistance Utama $124,500 Area uji bullish jangka pendek
RSI (14D) 48.7 Netral
MACD Histogram -0.00023 Momentum melemah
SMA 30 Hari $122,900 Harga di bawah rata-rata jangka pendek

Berdasarkan grafik tersebut, harga Bitcoin terlihat berfluktuasi di antara level support $120K dan resistance $124.5K.

RSI (Relative Strength Index) berada di zona netral (sekitar 50), menandakan momentum belum terlalu jenuh beli atau jual.

Sementara itu, MACD menunjukkan sinyal konsolidasi, tanpa adanya divergensi signifikan yang menandakan tren kuat

Faktor Penyebab Penurunan Bitcoin

Beberapa faktor yang memicu pelemahan harga Bitcoin kali ini antara lain:

  1. Koreksi Pasar Global
    Sentimen pasar keuangan global melemah akibat kekhawatiran suku bunga AS yang masih tinggi. Investor cenderung menahan diri dari aset berisiko seperti kripto dan kembali ke aset aman (safe haven).
  2. Likuidasi Leverage di Pasar Derivatif
    Dalam 24 jam terakhir, lebih dari $120 juta posisi long Bitcoin terlikuidasi di bursa derivatif utama. Hal ini menekan harga lebih jauh dan memicu aksi jual lanjutan di kalangan trader jangka pendek.
  3. Dominasi Bitcoin yang Stagnan
    Meskipun Bitcoin masih menguasai lebih dari 52% kapitalisasi pasar kripto, aliran dana baru cenderung beralih ke sektor altcoin berkapitalisasi menengah, seperti Solana dan Avalanche, yang menunjukkan volatilitas lebih tinggi.
  4. Minimnya Katalis Fundamental
    Tidak ada katalis besar yang mendorong harga BTC naik dalam beberapa hari terakhir. Aktivitas jaringan Bitcoin tetap stabil, namun tingkat hash rate dan transaksi on-chain belum menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Proyeksi Harga Bitcoin

Secara jangka pendek, Bitcoin berpotensi bergerak sideways antara $120,000 hingga $124,500 selama beberapa hari ke depan.

Jika tekanan jual meningkat dan harga menembus support $120,000, BTC berisiko turun ke area $117,000–$115,000 sebelum memantul kembali.

Namun, analis dari beberapa lembaga riset on-chain menilai bahwa fundamental Bitcoin tetap kuat dalam jangka panjang.

Faktor seperti meningkatnya adopsi institusional, ETF Bitcoin spot, dan permintaan dari pasar Asia dapat menjadi katalis baru dalam kuartal keempat 2025.

Koreksi saat ini lebih bersifat teknikal daripada fundamental. Selama Bitcoin tetap di atas $118K, tren makro bullish masih utuh.

Baca Juga: Selangkah Lagi, Bitcoin Sentuh Rekor Tertinggi Baru

Penurunan harga Bitcoin hari ini menandakan adanya fase konsolidasi alami setelah reli kuat dalam dua bulan terakhir.

Dengan tekanan jual yang moderat dan volume perdagangan yang stabil, peluang rebound masih terbuka jika pasar global kembali positif.

Namun, para investor disarankan untuk memantau level support $120,000 dengan cermat, karena penembusan di bawah titik ini bisa memicu koreksi lebih dalam menuju $117,000.

Sebaliknya, jika Bitcoin berhasil menembus resistance $124,500, potensi uji ulang ke $126,000–$128,000 akan terbuka lebar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

LISTA Naik 16% dalam 24 Jam, Primadona Baru di Sektor DeFi

Pasar kripto kembali diguncang oleh lonjakan mengejutkan dari LISTA (LISTA), token DeFi yang kini menjadi sorotan karena kenaikan harian +16,74%, diperdagangkan di kisaran $0.4074 per LISTA.

Dalam 24 jam terakhir, proyek ini berhasil mencatatkan volume perdagangan hingga $149,63 juta USD dengan kapitalisasi pasar sebesar $100,5 juta USD.

Lonjakan signifikan ini menandai kelanjutan tren naik dalam sebulan terakhir, di mana LISTA telah meningkat +60,96% dalam 30 hari terakhir, memperkuat statusnya sebagai salah satu token mid-cap paling agresif di sektor decentralized finance (DeFi).

Baca Juga: Menyelami Lista (LISTA): Masa Depan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi)

Lonjakan Harga dan Sentimen Pasar yang Menguat

Kenaikan tajam harga LISTA dalam 24 jam terakhir tidak berdiri sendiri.

Token ini telah menunjukkan momentum kenaikan yang kuat selama tiga bulan terakhir, dengan pertumbuhan +85,94% dalam 90 hari.

Data Pasar LISTA (per 24 jam terakhir):

  • Harga saat ini: $0.4074
  • Perubahan 24 jam: +16.74%
  • Volume perdagangan: $149.63 juta
  • Kapitalisasi pasar: $100.50 juta
  • Pasokan beredar: 246.66 juta (30.83% dari total maksimum 800 juta)

Faktor utama yang mendorong reli ini adalah meningkatnya minat investor terhadap proyek DeFi generasi baru yang berfokus pada efisiensi modal dan protokol likuiditas yang inovatif.

LISTA dipandang sebagai salah satu proyek yang menawarkan solusi stablecoin dan pinjaman terdesentralisasi yang lebih adaptif, di tengah meningkatnya permintaan terhadap aset DeFi berkinerja tinggi.

Faktor Fundamental Pendorong Kenaikan Harga LISTA

Pertumbuhan Ekosistem DeFi dan Integrasi Baru

Kenaikan harga LISTA sejalan dengan peningkatan aktivitas di sektor DeFi global.

Total value locked (TVL) proyek ini meningkat signifikan, didorong oleh peningkatan integrasi dengan protokol yield farming dan pertumbuhan jumlah pengguna aktif mingguan.

Ekspansi ekosistem yang cepat memberi sentimen positif di pasar, karena investor melihat potensi jangka panjang dari token utilitas LISTA sebagai bagian inti dalam governance dan staking.

Volume Perdagangan Meledak

Volume perdagangan LISTA melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata mingguan, menandakan masuknya arus modal baru dari investor ritel dan institusional kecil.

Aktivitas tinggi di bursa seperti Binance dan Gate.io menjadi katalis utama yang memperkuat momentum beli.

Rotasi Modal dari Stablecoin ke Altcoin

Kenaikan ini juga dipicu oleh rotasi modal dari aset stablecoin ke altcoin DeFi menyusul meningkatnya sentimen positif pasar kripto secara keseluruhan.

Investor mulai mencari peluang keuntungan lebih tinggi di luar aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum, dan LISTA menjadi salah satu pilihan populer.

Pergerakan harga Lista (LISTA/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Lista (LISTA/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Teknikal LISTA (LISTA): Momentum Bullish yang Kuat

Berdasarkan data teknikal, tren jangka pendek LISTA menunjukkan kekuatan signifikan setelah menembus area resistansi $0.35. Indikator teknikal utama juga mengonfirmasi potensi kelanjutan tren naik.

Indikator Nilai Sinyal
RSI (14) 68.2 Bullish kuat (mendekati overbought)
MACD +0.024 Crossover bullish
SMA 20 $0.33 Support jangka pendek
SMA 50 $0.29 Support kuat
Resistance terdekat $0.42 – $0.45
Support terdekat $0.35 – $0.37

LISTA telah menembus area konsolidasi dan kini memasuki fase ekspansi harga. RSI mendekati area overbought, menandakan momentum beli yang tinggi namun juga membuka peluang koreksi minor sebelum kenaikan berikutnya.

Jika token mampu bertahan di atas support $0.37, target selanjutnya adalah $0.45 hingga $0.50.

Sebaliknya, penurunan di bawah $0.35 dapat memicu aksi ambil untung jangka pendek dan membawa harga kembali ke zona netral di kisaran $0.30–$0.33.

Siap Menuju $0.50?

Dengan volume besar dan tren kenaikan yang konsisten selama 90 hari terakhir, para analis memperkirakan LISTA berpotensi mencapai level psikologis $0.50 dalam jangka pendek, terutama jika dominasi pasar altcoin terus meningkat.

Selain itu, proyek ini juga tengah menarik perhatian investor institusional kecil berkat model tokenomics-nya yang efisien dan fokus pada pengembangan fitur yield-stable lending.

Jika momentum beli tetap kuat, kapitalisasi pasar LISTA berpotensi menembus $150 juta USD dalam dua minggu ke depan, menempatkannya di antara 300 besar aset kripto global dengan pertumbuhan tercepat di Q4 2025.

Baca Juga: Binance Megadrop Sambut Lista DAO, Harga Diramal 11 USDT

Lonjakan +16% dalam sehari dan +60% dalam sebulan menegaskan posisi LISTA sebagai salah satu token DeFi dengan potensi pertumbuhan tercepat di pasar kripto saat ini.

Kombinasi fundamental kuat, ekspansi ekosistem, dan sentimen pasar yang positif menjadikan LISTA sebagai aset yang layak diawasi oleh investor dan trader yang mencari peluang di sektor DeFi.

Selama harga bertahan di atas $0.37, peluang untuk menembus resistansi $0.45–$0.50 tetap terbuka lebar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Tergelincir 5%! Koreksi Tajam Bikin Pasar Guncang?

Harga Ethereum (ETH) kembali melemah setelah sempat mendekati level psikologis $4.700, kini turun tajam menjadi $4,456.79 per ETH.

Koreksi ini terjadi di tengah volume perdagangan tinggi senilai $57,30 miliar USD, menunjukkan adanya aksi ambil untung besar-besaran dari para trader setelah kenaikan signifikan dalam beberapa minggu terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $537,95 miliar USD, Ethereum tetap menjadi aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Namun, tekanan jual yang meningkat membuat investor waspada terhadap potensi pembalikan tren jangka pendek.

Baca Juga: Tren Bullish Ethereum Menguat, Potensi Lanjut ke $5,000?

Tekanan Koreksi Setelah Kenaikan Besar

Ethereum masih mencatatkan performa positif dalam jangka menengah.

Dalam 90 hari terakhir, ETH berhasil melonjak +58,48%, namun kini mulai mengalami koreksi wajar setelah reli panjang.

Data Harga Ethereum (ETH):

  • Harga saat ini: $4,456.79
  • Perubahan 24 jam: -4.89%
  • Kapitalisasi pasar: $537.69B
  • Volume perdagangan: $57.25B
  • Sirkulasi pasokan: 120.70 juta ETH
  • Rekor tertinggi (ATH): $4,953.73

Koreksi ini dipicu oleh aksi ambil untung besar dari investor jangka pendek yang sebelumnya memanfaatkan momentum kenaikan di atas $4.700.

Selain itu, volatilitas tinggi di pasar altcoin dan tekanan makro dari penguatan dolar AS turut menjadi faktor tambahan.

Faktor Utama Penyebab Penurunan Harga ETH

Aksi Ambil Untung Pasca-Rally

Setelah reli kuat selama lebih dari dua minggu, banyak trader institusional dan ritel memutuskan untuk mengunci profit, terutama setelah ETH gagal menembus area resistansi psikologis di $4,750–$4,800.

Sentimen Global yang Melemah

Data ekonomi AS yang menunjukkan penguatan dolar dan imbal hasil obligasi meningkat memicu tekanan terhadap aset berisiko, termasuk kripto.

Investor global kini lebih berhati-hati, terutama menjelang rilis data inflasi dan keputusan suku bunga The Fed yang akan datang.

Rotasi Modal ke Bitcoin dan Stablecoin

Kapitalisasi pasar Bitcoin yang tetap mendominasi membuat sebagian investor memindahkan dananya dari altcoin seperti ETH ke BTC atau stablecoin.

Dominasi Bitcoin yang naik ke atas 58% menekan likuiditas di pasar Ethereum.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Teknikal Ethereum (ETH): Tanda Koreksi atau Awal Tren Turun Baru?

Berdasarkan data teknikal terkini, Ethereum mengalami koreksi teknikal normal setelah fase overbought dalam jangka pendek. Berikut analisis teknikal berdasarkan indikator utama:

Indikator Nilai Sinyal
RSI (14) 54.8 Netral – Koreksi Sehat
MACD +0.018 Momentum melemah
Support utama $4,400 Level kunci jangka pendek
Resistance terdekat $4,650 – $4,750 Area tekanan jual tinggi
SMA 50 $4,320 Support dinamis
SMA 200 $3,820 Tren jangka panjang bullish

ETH masih berada dalam tren naik jangka menengah, namun momentum bullish mulai melemah.

Jika harga menembus di bawah support $4,400, potensi koreksi ke $4,200 – $4,100 bisa terjadi. Sebaliknya, pemantulan di atas area tersebut dapat membuka peluang untuk kembali menguji resistansi $4,650 – $4,750.

Secara teknikal, RSI yang menurun dari level overbought (70) menunjukkan bahwa pasar mulai menyeimbangkan tekanan beli dan jual, sinyal yang umum muncul menjelang fase konsolidasi.

Prospek Ethereum: Rebound atau Koreksi Lebih Dalam?

Meskipun terjadi penurunan dalam jangka pendek, prospek jangka panjang Ethereum masih positif. Dukungan kuat datang dari sektor DeFi, NFT, dan adopsi Ethereum Layer-2 seperti Arbitrum dan Optimism yang terus berkembang.

Selain itu, pengurangan emisi pasca-merge dan mekanisme burn fee EIP-1559 membantu menjaga tekanan inflasi ETH tetap rendah — faktor fundamental yang tetap mendukung kenaikan harga dalam jangka panjang.

Jika Ethereum mampu mempertahankan harga di atas $4,400, maka rebound menuju $4,650–$4,700 masih sangat mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Namun, bila tekanan jual meningkat, investor perlu mewaspadai kemungkinan ETH kembali menguji level psikologis $4,000.

Baca Juga: Harga Ethereum Capai $4.581: Bullish! Target Rekor Baru

Koreksi Sehat Sebelum Lanjut Naik

Koreksi 5% yang dialami Ethereum dalam 24 jam terakhir merupakan fase alami dalam siklus bullish jangka menengah.

Setelah reli panjang hingga mendekati rekor tertinggi $4,953, pasar kini sedang melakukan penyesuaian untuk menyeimbangkan tekanan beli dan jual.

Secara teknikal, Ethereum masih berada dalam struktur bullish, selama harga tidak jatuh di bawah $4,200. Dengan dukungan volume perdagangan besar dan fundamental yang solid, ETH masih berpotensi mencetak rekor baru sebelum akhir tahun.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Gagal Tembus ATH, Harga Bitcoin Anjlok 2,11% ke Level $122 Ribu

Setelah mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198, harga Bitcoin (BTC) justru tergelincir 2,11% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $122.010 per BTC.

Penurunan ini menandai momen koreksi penting setelah reli kuat selama beberapa minggu terakhir yang mendorong Bitcoin naik lebih dari 10% dalam 30 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di $2,43 triliun USD, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $79,8 miliar.

Meskipun secara teknikal masih menunjukkan tren naik jangka menengah, sinyal overbought dan aksi ambil untung investor besar (whale) menjadi pemicu utama pelemahan harian kali ini.

Koreksi Sehat Setelah Dekati Rekor All-Time High

Dalam 24 jam terakhir, harga BTC sempat menyentuh puncak $125.184 sebelum akhirnya turun ke $120.681, membentuk pola “long upper shadow” pada grafik harian.

Kondisi tersebb menjadi indikasi kuat bahwa tekanan jual meningkat saat harga mendekati area psikologis $126.000, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah Bitcoin.

Koreksi ini sebenarnya tidak sepenuhnya buruk. Dalam konteks teknikal, Bitcoin masih mempertahankan struktur uptrend jangka menengah.

Secara historis, setiap kali BTC mendekati area ATH, terjadi rejection sementara akibat aksi ambil untung.

Pergerakan Harga BTC:

  • Harga saat ini: $122.010
  • Tertinggi 24 jam: $125.184
  • Terendah 24 jam: $120.681
  • Perubahan 7 hari: +6,55%
  • Perubahan 30 hari: +10,03%

Analisis Penyebab Penurunan Bitcoin

Beberapa faktor memicu turunnya harga Bitcoin dalam 24 jam terakhir, di antaranya:

Aksi Ambil Untung di Dekat Level Rekor

Banyak investor besar (whale) dan institusi memilih untuk mengunci keuntungan setelah BTC menyentuh area $125K, sehingga menimbulkan tekanan jual signifikan. Likuiditas pasar meningkat tajam di area tersebut.

Data Makroekonomi AS dan Kekuatan Dolar

Rilis data ekonomi AS yang menunjukkan penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi mendorong investor global untuk sementara menjauh dari aset berisiko, termasuk kripto. Ini membuat Bitcoin terkoreksi bersama mayoritas altcoin besar.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kenaikan Likuidasi di Pasar Derivatif

Menurut data Coinglass, lebih dari $190 juta posisi long Bitcoin telah dilikuidasi dalam 24 jam terakhir — terutama di Binance dan OKX. Lonjakan likuidasi ini memperkuat tekanan jual jangka pendek di pasar spot.

Grafik Analisis Teknikal Bitcoin (BTC/USD)

Berikut ringkasan analisis teknikal terbaru:

Indikator Nilai Sinyal
RSI (14) 62.4 Netral – masih di atas zona overbought
MACD +0.00075 Bullish melemah
SMA 50 $110.420 Support dinamis
SMA 200 $93.580 Uptrend jangka panjang
Support kunci $120.000 – $118.500
Resistance utama $125.500 – $126.200

Interpretasi:
Bitcoin masih berada dalam tren naik jangka menengah, namun momentum bullish mulai kehilangan tenaga. RSI yang menurun dari zona overbought menandakan potensi konsolidasi antara $120K–$123K sebelum menentukan arah baru.

Jika harga menembus di bawah $120.000, risiko koreksi menuju $117.000–$115.000 akan meningkat. Sebaliknya, breakout meyakinkan di atas $126.000 dapat membuka peluang menuju $130.000–$135.000.

Proyeksi Pergerakan Bitcoin

Dalam jangka pendek, Bitcoin diperkirakan akan bergerak sideways dalam kisaran $120.000–$125.000 sambil menunggu katalis baru. Beberapa faktor yang bisa memengaruhi arah pergerakan selanjutnya meliputi:

  • Data inflasi dan suku bunga The Fed yang akan dirilis pekan depan.
  • Aliran dana ETF Bitcoin Spot yang masih fluktuatif.
  • Dominasi Bitcoin terhadap altcoin, yang saat ini sedikit menurun ke 58%.

Secara teknikal, struktur bullish masih utuh, namun pasar memerlukan volume pembelian yang lebih besar untuk menembus rekor baru.

Jika tekanan beli meningkat dan resistansi $126K tertembus, BTC berpotensi melanjutkan reli menuju zona target $130K–$135K.

Baca Juga: Selangkah Lagi, Bitcoin Sentuh Rekor Tertinggi Baru

Rejection Wajar Sebelum Lonjakan Baru

Penurunan harga Bitcoin sebesar -2,11% kali ini tampaknya merupakan koreksi sehat setelah reli panjang menuju level tertinggi tahun ini.

Selama BTC tetap bertahan di atas support psikologis $120.000, prospek jangka menengah masih positif.

Investor jangka panjang dapat melihat momen ini sebagai peluang akumulasi, sementara trader harian perlu waspada terhadap volatilitas tinggi akibat likuidasi besar-besaran di pasar derivatif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com