Tag Archives: aset kripto

Zebec Network Rilis SuperApp Desktop, Perluas Akses Pembayaran Kripto

Zebec Network resmi meluncurkan versi desktop dari SuperApp mereka, memperluas akses ekosistem pembayaran kripto ke perangkat komputer.

Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat utilitas platform, terutama bagi pengguna profesional dan korporasi yang membutuhkan manajemen keuangan lebih komprehensif.

SuperApp desktop tersebut mengintegrasikan seluruh layanan utama Zebec dalam satu antarmuka terpadu, mulai dari kartu debit kripto Silver dan Carbon, fitur streaming payroll berbasis blockchain, hingga staking token ZBCN.

Baca Juga: 3 Altcoin RWA yang Siap Bikin Kejutan Besar September Ini!

Integrasi Ekosistem dalam Satu Platform

Dengan hadirnya versi desktop, pengguna kini dapat mengakses seluruh fitur Zebec secara lebih efisien.

Sebelumnya, Coinmarketcal melaporkan bahwa sebagian besar layanan lebih terfokus pada pengalaman mobile.

Versi desktop memberikan fleksibilitas tambahan, khususnya bagi bisnis dan tim keuangan yang mengelola pembayaran rutin dalam skala besar.

Beberapa fitur utama yang terintegrasi dalam SuperApp desktop meliputi:

  • Kartu debit Silver dan Carbon, yang memungkinkan pengguna membelanjakan aset kripto untuk transaksi sehari-hari.
  • Streaming payroll di jaringan Solana, yang memungkinkan pembayaran gaji dilakukan secara real-time dan terprogram.
  • Staking ZBCN, memberikan peluang imbal hasil bagi pemegang token dalam satu dashboard terpadu.

Fitur streaming payroll yang berjalan di atas jaringan Solana menjadi salah satu pembeda utama Zebec dibandingkan platform pembayaran kripto lainnya.

Sistem ini memungkinkan pembayaran dilakukan per detik atau per interval tertentu, menghadirkan fleksibilitas dalam manajemen arus kas perusahaan.

Perkuat Posisi di Sektor Pembayaran Real-World

Integrasi kartu fisik dengan sistem payroll berbasis blockchain menunjukkan fokus Zebec pada sektor real-world payments.

Dengan menghadirkan kartu debit kripto yang dapat digunakan di jaringan pembayaran global, Zebec menjembatani aset digital dengan ekonomi konvensional.

Langkah ini dinilai memperkuat posisi Zebec sebagai pemain infrastruktur pembayaran berbasis blockchain yang tidak hanya berorientasi pada DeFi, tetapi juga pada penggunaan praktis sehari-hari.

Menurut Tim Research Tokocrypto, peluncuran ini membawa dampak strategis terhadap utilitas platform.

“Peluncuran SuperApp versi desktop meningkatkan utilitas dan kemudahan akses bagi pengguna profesional. Integrasi fitur payroll dan kartu fisik dalam satu platform memperkuat posisi Zebec di sektor pembayaran real-world. Waspadai volatilitas jangka pendek pasca-rilis (sell the news),” kata Tim Research Tokocrypto.

Dampak terhadap Token ZBCN

Dari sisi pasar, peluncuran produk baru sering kali memicu peningkatan minat spekulatif terhadap token terkait.

Dalam hal ini, token Zebec Protocol (ZBCN) berpotensi mengalami lonjakan volume perdagangan dalam jangka pendek.

Namun, fenomena buy the rumor, sell the news juga menjadi risiko yang perlu diperhatikan.

Setelah pengumuman resmi dirilis, trader jangka pendek kerap merealisasikan keuntungan, yang bisa memicu volatilitas harga.

Secara fundamental, peningkatan utilitas aplikasi dan konsolidasi fitur dalam satu platform dapat memperkuat nilai jangka panjang token, terutama jika adopsi meningkat di kalangan bisnis dan profesional.

Tren SuperApp di Industri Kripto

Konsep SuperApp sendiri semakin populer di industri blockchain.

Platform yang mampu menggabungkan berbagai layanan: mulai dari pembayaran, staking, hingga kartu debit dalam satu ekosistem dinilai lebih kompetitif dalam menarik dan mempertahankan pengguna.

Dengan pendekatan ini, Zebec tidak hanya membangun protokol, tetapi juga ekosistem aplikasi yang siap digunakan secara luas.

Fokus pada kemudahan akses dan integrasi layanan menjadi strategi penting di tengah persaingan ketat sektor fintech berbasis kripto.

Prospek ke Depan

Keberhasilan SuperApp desktop akan sangat bergantung pada tingkat adopsi dan pengalaman pengguna.

Jika Zebec mampu menghadirkan performa stabil, keamanan tinggi, dan integrasi pembayaran yang lancar, platform ini berpotensi memperluas pangsa pasar di sektor payroll kripto global.

Selain itu, sinergi antara staking, kartu debit, dan sistem pembayaran real-time menciptakan ekosistem yang saling mendukung.

Pengguna tidak hanya menyimpan dan membelanjakan kripto, tetapi juga dapat mengoptimalkan aset mereka melalui staking dalam satu aplikasi.

Baca Juga: 3 Altcoin ISO 20022 Ini Diam-Diam Naik, Market Cap Tembus $142 Miliar

Peluncuran SuperApp desktop oleh Zebec Network menjadi tonggak penting dalam evolusi platform pembayaran berbasis blockchain.

Dengan mengintegrasikan payroll streaming di Solana, kartu debit fisik, serta staking ZBCN dalam satu antarmuka, Zebec memperkuat posisinya di sektor pembayaran real-world.

Meski potensi volatilitas jangka pendek tetap ada, terutama karena dinamika pasar pasca-rilis, secara jangka panjang langkah ini meningkatkan utilitas dan daya saing ekosistem Zebec.

Bagi investor dan pengguna, fase ini menjadi momentum penting untuk memantau arah perkembangan platform dan adopsinya di pasar global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melejit 4,28% ke $68.206

Harga BTC hari ini menunjukkan lonjakan signifikan setelah Bitcoin (BTC) menguat 4,28% dalam 24 jam terakhir ke level $68.206,06 per koin.

Kenaikan ini mempertegas momentum bullish jangka pendek, sekaligus membawa harga semakin dekat ke area psikologis $70.000.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,36 triliun dan volume perdagangan harian menyentuh $51,43 miliar, minat beli terlihat meningkat tajam dibandingkan sesi sebelumnya.

Lonjakan volume ini mengindikasikan partisipasi pasar yang kuat, baik dari trader ritel maupun institusional.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Masuki Zona Hijau, Bitcoin Naik ke $65.408

Pergerakan Harga 24 Jam: Volatil tapi Bullish

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga terendah $64.767,21 dan tertinggi di level $69.953,53.

Harga sempat hampir menembus $70.000 sebelum mengalami sedikit koreksi tipis (-0,06% dalam 1 jam terakhir). Meski demikian, struktur pergerakan tetap menunjukkan dominasi buyer.

Kenaikan harian sebesar $2.983,33 (+4,57%) menjadi salah satu reli intraday terbesar dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam 7 hari terakhir, BTC juga masih mencatatkan kenaikan +1,8%, mengindikasikan adanya pemulihan bertahap.

Namun, Tekanan Bulanan Masih Terasa

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski reli jangka pendek cukup agresif, performa dalam 30 hingga 90 hari terakhir masih mencerminkan fase koreksi:

  • 30 Hari: -23,05%
  • 60 Hari: -22,19%
  • 90 Hari: -25,15%

Artinya, meskipun saat ini BTC bangkit, tren menengah masih dalam proses pemulihan dari tekanan signifikan.

Kenaikan ke atas $68.000 bisa menjadi sinyal awal pembalikan tren, tetapi konfirmasi lebih lanjut masih dibutuhkan.

Posisi Terhadap Rekor Tertinggi

Bitcoin masih berada jauh dari rekor tertingginya di $126.198,07.

Dengan suplai beredar mencapai 19,99 juta BTC atau sekitar 95,21% dari total maksimum 21 juta BTC, aspek kelangkaan tetap menjadi narasi fundamental jangka panjang.

Fully Diluted Valuation (FDV) kini berada di kisaran $1,43 triliun, mendekati kapitalisasi pasar saat ini.

Struktur suplai yang hampir maksimal ini membuat setiap lonjakan permintaan berpotensi berdampak signifikan pada harga.

Analisa Teknikal: Uji Area Psikologis $70.000

Dari sisi teknikal, Tokocrypto mencatat adanya beberapa level penting yang perlu diperhatikan oleh para investor:

  • Support terdekat: $65.000
  • Support kuat: $64.700
  • Resistance utama: $70.000
  • Resistance lanjutan: $72.000

Jika BTC mampu menembus dan bertahan di atas $70.000 dengan volume tinggi, potensi rally lanjutan menuju $72.000–$75.000 semakin terbuka.

Sebaliknya, jika terjadi penolakan kuat di area $69.900–$70.000, koreksi sehat menuju $65.000 bisa terjadi sebelum melanjutkan tren.

Lonjakan volume di atas $50 miliar menunjukkan bahwa pergerakan ini bukan sekadar pantulan teknikal kecil.

Namun, trader tetap perlu mengantisipasi volatilitas tinggi menjelang breakout area psikologis.

Faktor Sentimen Pasar

Sebagai aset kripto dengan peringkat pertama dan dominasi pasar terbesar, pergerakan Bitcoin sering menjadi penentu arah altcoin.

Reli kuat BTC biasanya diikuti arus dana masuk ke pasar kripto secara keseluruhan. Dengan kapitalisasi pasar menembus $1,36 triliun, sentimen global terhadap kripto tampak membaik.

Namun, faktor makro seperti kebijakan suku bunga, arus ETF, dan kondisi ekonomi global tetap menjadi katalis penting yang bisa mempercepat atau menghambat momentum ini.

Outlook Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, momentum berada di sisi bullish. Breakout valid di atas $70.000 akan menjadi konfirmasi teknikal penting bagi kelanjutan tren naik.

Namun, mengingat koreksi 3 bulan terakhir masih cukup dalam (-25%), sebagian analis melihat reli ini sebagai fase pemulihan awal, bukan euforia penuh.

Manajemen risiko tetap menjadi kunci, terutama bagi trader leverage yang rentan terhadap likuidasi saat volatilitas meningkat.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin ke $63.647, Masukin Fase Uji Support

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan kekuatan signifikan dengan kenaikan 4,28% ke $68.206. Volume tinggi dan struktur harga yang mendekati $70.000 memberikan sinyal positif bagi kelanjutan tren.

Area $70.000 kini menjadi level krusial yang akan menentukan arah selanjutnya: apakah Bitcoin siap melanjutkan reli menuju $75.000, atau justru mengalami koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan kenaikan?

Investor dan trader disarankan untuk memantau volume, sentimen pasar global, serta respons harga di area resistance psikologis tersebut dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik 3,32% ke $0,170, Masih Tertinggal dari Reli Pasar

Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan 3,32% dalam 24 jam terakhir ke level $0,170, menunjukkan rebound moderat di tengah sentimen positif pasar kripto secara keseluruhan.

Namun, catatan Coinmarketcap menunjukkan bahwa kenaikan ini masih tertinggal dibandingkan reli total kapitalisasi pasar kripto yang melonjak 4,58% ke $2,35 triliun.

Artinya, meskipun PI ikut terdorong naik, performanya belum menunjukkan kekuatan independen yang signifikan.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik 0,91% ke $0,164, Ikuti Reli Bitcoin

Kenaikan Dipicu Sentimen Pasar Global

Pergerakan harga PI saat ini dinilai lebih bersifat beta-driven, yakni mengikuti arus kenaikan pasar kripto secara umum.

Ketika aset utama seperti Bitcoin (BTC) menguat dan kapitalisasi pasar meningkat, sebagian besar altcoin cenderung ikut terdorong naik.

Namun, dengan kenaikan 3,32% yang masih di bawah rata-rata pasar 4,58%, PI terlihat hanya mendapat dorongan moderat tanpa aliran modal besar yang masuk secara spesifik.

Ini menunjukkan bahwa token bergerak reaktif terhadap sentimen global, bukan karena adanya katalis internal seperti pembaruan jaringan, pengumuman strategis, atau lonjakan aktivitas on-chain.

Volume Naik, Tapi Belum Signifikan

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Volume perdagangan PI tercatat naik 26% menjadi $17,16 juta.

Kenaikan volume ini memang mencerminkan peningkatan aktivitas pasar, tetapi belum tergolong lonjakan ekstrem yang biasanya mengindikasikan akumulasi besar atau perubahan tren kuat.

Tanpa adanya berita khusus atau sentimen viral yang mengangkat proyek, pergerakan harga PI saat ini lebih tepat dibaca sebagai rebound teknikal kecil di tengah tren menurun jangka menengah.

Dalam 7 hari terakhir, PI masih mencatatkan pelemahan sekitar -10,32%, menandakan tekanan jual sebelumnya belum sepenuhnya hilang.

Area Kritis: $0,170 Jadi Titik Uji

Secara teknikal, level $0,170 kini menjadi area penting yang harus dipertahankan oleh buyer.

Jika PI mampu bertahan di atas zona ini dan minat beli berlanjut, maka potensi pengujian resistance berikutnya di kisaran $0,175–$0,180 terbuka.

Namun, jika harga gagal bertahan dan turun di bawah $0,165, risiko retest ke level terendah sebelumnya semakin besar.

Mengingat dalam 90 hari terakhir PI masih terkoreksi sekitar -36,10%, tekanan struktural jangka menengah masih membayangi.

Dengan kata lain, PI berada di titik infleksi teknikal yang menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Peran Bitcoin Tetap Dominan

Arah PI dalam jangka pendek juga sangat bergantung pada stabilitas Bitcoin.

Jika BTC mampu mempertahankan momentum dan bertahan di atas area psikologis pentingnya (sekitar $57.000 sesuai konteks data), maka altcoin berpotensi mendapatkan dukungan lanjutan.

Sebaliknya, jika pasar kripto kembali terkoreksi, PI yang belum menunjukkan kekuatan independen berisiko kembali terseret turun lebih dalam.

Korelasi tinggi dengan pasar utama menegaskan bahwa PI saat ini belum mampu decouple atau bergerak berlawanan arah secara signifikan.

Outlook Jangka Pendek: Netral Cenderung Hati-hati

Melihat kombinasi kenaikan moderat, volume yang meningkat namun belum eksplosif, serta tren 7 hari yang masih negatif, outlook PI berada pada kategori netral cenderung hati-hati.

Untuk mengonfirmasi momentum bullish jangka pendek, pasar perlu melihat breakout tegas di atas $0,175, volume yang terus meningkat, dan stabilitas pasar kripto secara keseluruhan.

Tanpa konfirmasi tersebut, kenaikan saat ini berpotensi hanya menjadi pantulan sementara dalam tren turun yang lebih besar.

Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 6%, Sentimen Extreme Fear Tekan Pasar Kripto

Analisa harga Pi Network hari ini menunjukkan kenaikan 3,32% ke $0,170, didorong oleh reli pasar kripto secara luas.

Namun, performa yang masih tertinggal dibandingkan kenaikan total pasar menandakan lemahnya momentum independen.

Level $0,170 menjadi area krusial yang harus dipertahankan untuk membuka peluang menuju $0,180. Jika gagal, risiko kembali ke area bawah $0,165 tetap terbuka.

Dalam kondisi seperti ini, investor dan trader disarankan untuk mencermati volume perdagangan, sentimen Bitcoin, serta potensi breakout teknikal sebelum mengambil keputusan.

Pasar saat ini memberi peluang, tetapi tetap menuntut kewaspadaan tinggi terhadap volatilitas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Masuki Zona Hijau, Bitcoin Naik ke $65.408

Harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan positif setelah beberapa pekan berada dalam tekanan.

Dalam catatan Tokocrypto pada Rabu (25/2), harga Bitcoin (BTC) tercatat di level $65.408,60 per koin, menguat +2,93% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini mendorong optimisme jangka pendek di tengah koreksi tajam yang masih membayangi performa bulanan dan kuartalan aset kripto terbesar di dunia tersebut.

Secara fundamental, kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di kisaran $1,307 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai $41,97 miliar.

Angka ini menunjukkan likuiditas yang tetap tinggi dan minat pasar yang belum surut meski volatilitas meningkat.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Jual Bitcoin Anjlok 4,75% ke $64.735

Pergerakan Harga 24 Jam Terakhir

Dalam rentang 24 jam, BTC bergerak di antara harga $62.553,19 (terendah) hingga $66.284,59 untuk level tertinggi.

Rentang volatilitas ini menegaskan adanya tekanan jual dan beli yang cukup seimbang. Walaupun dalam 1 jam terakhir harga sempat terkoreksi sekitar -0,8%, secara keseluruhan sentimen intraday masih cenderung bullish.

Kenaikan harian sebesar $1.812,27 (+2,85%) memberi sinyal adanya rebound teknikal setelah tekanan jual sebelumnya. Namun, jika melihat gambaran lebih luas, tren menengah masih menunjukkan pelemahan.

Tekanan dalam 30–90 Hari

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 25 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 25 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski hari ini BTC menguat, performa dalam 30 hingga 90 hari terakhir masih negatif:

  • 30 Hari: -25,00%
  • 60 Hari: -25,22%
  • 90 Hari: -28,20%

Koreksi lebih dari 25% dalam tiga bulan menandakan pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar atau bahkan tren turun menengah.

Hal ini membuat sebagian analis melihat kenaikan hari ini sebagai potensi relief rally, bukan pembalikan tren jangka panjang.

Posisi terhadap All-Time High

Bitcoin masih jauh dari rekor tertingginya di $126.198,07. Artinya, harga saat ini masih terkoreksi hampir 50% dari level puncak tersebut. Kondisi ini membuka dua skenario besar:

  1. Skenario Rebound Bertahap: Jika BTC mampu bertahan di atas $65.000 dan menembus resistance $66.500–$67.000, maka peluang menuju $70.000 kembali terbuka.
  2. Skenario Koreksi Lanjutan: Jika gagal mempertahankan support $62.500, tekanan jual dapat kembali membawa harga ke area psikologis $60.000.

Struktur Pasokan dan Dominasi Pasar

Saat ini, suplai beredar Bitcoin berada di angka 19,99 juta BTC, atau sekitar 95,21% dari total maksimum 21 juta BTC.

Artinya, suplai baru semakin terbatas, yang dalam jangka panjang menjadi faktor fundamental bullish karena kelangkaan aset.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Valuation/FDV) berada di $1,373 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh 21 juta BTC telah beredar.

Sebagai aset kripto dengan peringkat #1 berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin masih menjadi barometer utama arah pasar kripto global. Pergerakan BTC kerap menentukan sentimen altcoin dan keseluruhan industri blockchain.

Analisa Teknikal Sederhana

Secara teknikal, beberapa level penting yang perlu diperhatikan:

  • Support kuat: $62.500
  • Support psikologis: $60.000
  • Resistance terdekat: $66.500
  • Resistance berikutnya: $70.000

Volume perdagangan yang mendekati $42 miliar menunjukkan partisipasi pasar yang aktif. Jika volume tetap tinggi saat harga naik, ini bisa memperkuat validitas tren naik jangka pendek.

Namun, jika volume menurun saat harga mencoba menembus resistance, potensi penolakan (rejection) akan semakin besar.

Outlook Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, Bitcoin menunjukkan tanda-tanda pemulihan teknikal setelah tekanan signifikan selama beberapa bulan terakhir.

Namun, dengan penurunan 7 hari masih berada di -3,21%, investor tetap perlu waspada terhadap volatilitas lanjutan.

Sentimen pasar global, arus dana institusional, serta faktor makroekonomi seperti kebijakan suku bunga dan inflasi masih menjadi katalis utama arah selanjutnya.

Baca Juga: Cadangan Bitcoin Binance Tembus Level Tertinggi Sejak 2024

Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan sinyal rebound Bitcoin dengan kenaikan hampir 3% ke level $65.408.

Meski demikian, tren menengah masih dibayangi koreksi 25% dalam tiga bulan terakhir. Area $62.500 menjadi kunci pertahanan bullish, sementara $66.500–$70.000 menjadi zona uji kekuatan berikutnya.

Bagi trader jangka pendek, momentum saat ini membuka peluang spekulatif. Namun untuk investor jangka panjang, fase volatilitas ini bisa menjadi momen akumulasi bertahap dengan manajemen risiko yang disiplin.

Pergerakan selanjutnya akan sangat menentukan: apakah ini awal pembalikan tren, atau sekadar jeda sebelum koreksi berikutnya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik 0,91% ke $0,164, Ikuti Reli Bitcoin

Harga Pi Network (PI) hari ini tercatat menguat tipis 0,916% ke level $0,164 dalam 24 jam terakhir, menurut catatan Coinmarketcap pada Rabu (25/2).

Kenaikan ini terjadi di tengah reli pasar kripto yang lebih luas, di mana Bitcoin (BTC) melonjak 2,78% dan total kapitalisasi pasar kripto global naik 2,58% dalam periode yang sama.

Meski bergerak positif, performa PI relatif tertinggal dibandingkan penguatan aset kripto utama.

Pergerakan ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga PI lebih disebabkan oleh sentimen pasar secara umum (positive beta), bukan karena katalis spesifik dari ekosistem Pi Network itu sendiri.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,175, Koreksi Sehat Usai Reli 16%?

Reli Pasar Angkat PI, Tapi Tanpa Katalis Internal

Secara umum, ketika Bitcoin menguat signifikan, mayoritas altcoin cenderung ikut terdorong naik karena aliran modal kembali masuk ke pasar kripto.

Fenomena ini dikenal sebagai positive beta, di mana aset bergerak searah dengan tren pasar utama.

Dalam kasus PI, tidak terlihat adanya faktor fundamental tambahan seperti pembaruan jaringan, lonjakan aktivitas on-chain, peningkatan volume derivatif, atau pengumuman strategis yang bisa menjadi pendorong independen harga.

Artinya, pergerakan PI saat ini lebih mencerminkan sentimen makro kripto dibandingkan kekuatan internal proyek.

Struktur Pergerakan Harga: Area Kritis $0,16

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 25 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 25 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Dari sisi teknikal, level $0,16 menjadi area support penting dalam jangka pendek.

Jika PI mampu bertahan di atas level ini, peluang untuk menguji resistance berikutnya di kisaran $0,17–$0,18 tetap terbuka.

Zona $0,17–$0,18 sendiri merupakan area yang berpotensi menjadi penghalang kenaikan, mengingat sebelumnya harga beberapa kali tertahan di rentang tersebut.

Breakout yang valid di atas $0,18, terutama jika disertai peningkatan volume, akan menjadi sinyal pemulihan yang lebih kuat.

Sebaliknya, jika harga kembali turun dan menembus $0,16, risiko retest ke level terendah sebelumnya semakin besar. Hal ini dapat memicu tekanan jual tambahan dari trader jangka pendek.

Peran Bitcoin Jadi Penentu Arah

Dalam kondisi pasar saat ini, arah PI sangat bergantung pada stabilitas Bitcoin. Level psikologis $65.000 pada BTC menjadi indikator kunci.

Selama Bitcoin mampu bertahan di atas area tersebut, altcoin seperti PI cenderung mendapatkan dukungan sentimen positif.

Namun, jika BTC gagal mempertahankan level tersebut dan kembali terkoreksi, tekanan jual dapat kembali mendominasi pasar altcoin.

Korelasi ini menunjukkan bahwa untuk saat ini, PI belum memiliki momentum independen yang cukup kuat untuk bergerak berlawanan arah dengan pasar utama.

Sentimen Pasar: Netral Cenderung Hati-hati

Dengan kenaikan kurang dari 1%, PI menunjukkan respons yang moderat terhadap reli pasar. Ini mengindikasikan minat beli yang belum agresif.

Trader tampaknya masih berhati-hati, menunggu konfirmasi arah yang lebih jelas sebelum mengambil posisi besar.

Dalam kondisi seperti ini, strategi range trading sering kali menjadi pendekatan yang dipilih pelaku pasar, memanfaatkan pergerakan di antara support $0,16 dan resistance $0,18.

Tanpa katalis baru, potensi kenaikan PI dalam jangka pendek kemungkinan tetap terbatas pada pergerakan teknikal dan sentimen global.

Faktor yang Perlu Dipantau Investor

Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan ke depan:

  1. Stabilitas Bitcoin di atas $65.000 sebagai penopang sentimen altcoin.
  2. Breakout di atas $0,18 dengan volume tinggi sebagai sinyal pembalikan yang lebih kuat.
  3. Kabar fundamental dari Pi Network, seperti pembaruan ekosistem atau perkembangan utilitas token.

Jika tidak ada perkembangan signifikan, PI kemungkinan besar akan tetap bergerak mengikuti arus pasar kripto secara umum.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 3%, Likuiditas Tipis Tekan PI ke $0,169

Analisa harga Pi Network hari ini menunjukkan kenaikan tipis 0,916% ke $0,164, sejalan dengan reli pasar kripto yang lebih luas.

Namun, tanpa adanya katalis spesifik, pergerakan PI masih sangat bergantung pada dinamika Bitcoin dan sentimen makro.

Secara teknikal, level $0,16 menjadi support krusial, sementara $0,17–$0,18 adalah zona uji berikutnya.

Outlook jangka pendek berada dalam kategori netral cenderung hati-hati, dengan arah selanjutnya sangat dipengaruhi oleh kemampuan Bitcoin mempertahankan momentum kenaikannya.

Bagi trader, disiplin pada manajemen risiko dan konfirmasi volume tetap menjadi kunci di tengah volatilitas pasar kripto yang cepat berubah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Terancam Likuidasi Massal Pekan Ini, Short Bisa Terjebak?

Memasuki pekan terakhir Februari, tekanan jual kembali membayangi pasar kripto. Banyak trader jangka pendek memasang posisi short dengan ekspektasi harga altcoin akan terus melemah. Namun, ketimpangan besar antara potensi likuidasi short dan long justru meningkatkan risiko terjadinya short squeeze mendadak.

Tiga altcoin berikut menunjukkan tekanan short yang dominan, membuka peluang likuidasi besar jika harga berbalik naik.

1. Ethereum (ETH)

Peta likuidasi tujuh hari Ethereum menunjukkan dominasi posisi short hingga akhir bulan. Jika ETH tiba-tiba rebound ke US$2.000, potensi likuidasi short bisa mencapai US$2 miliar.

Jika harga naik lebih jauh ke US$2.160, nilai likuidasi short bahkan berpotensi menyentuh US$3,6 miliar.

Dikutip BeInCrypto, sentimen bearish terhadap ETH didukung oleh sejumlah faktor. Vitalik Buterin dilaporkan menjual lebih dari 8.800 ETH sepanjang Februari 2026. Selain itu, inflow Ethereum ke Binance mencapai level tertinggi sejak November 2025.

Namun, indikator bullish mulai muncul. Arus ETF ETH kembali positif setelah empat pekan outflow berturut-turut. Data CryptoQuant juga menunjukkan inflow ke alamat akumulasi ETH mencapai level tertinggi dalam enam bulan terakhir.

Kombinasi ini membuat posisi short berisiko tinggi jika terjadi pembalikan mendadak.

Baca juga: Rekor Buruk Altcoin Pecah: 13 Bulan Dijual Terus, Total -$209 Miliar

2. Binance Coin (BNB)

BNB mencatat enam candle mingguan merah berturut-turut, memperkuat keyakinan trader untuk mempertahankan posisi short.

Jika BNB naik ke US$640 pekan ini, potensi likuidasi short bisa mencapai US$35 juta. Kenaikan ke US$680 berpotensi mendorong likuidasi hingga lebih dari US$60 juta.

Meski tren masih lemah, BNB kini mendekati garis support jangka panjang yang terbentuk sejak 2024. Membuka short di dekat area support kuat meningkatkan risiko pembalikan.

Selain itu, data menunjukkan BNB diperdagangkan sekitar 37% di bawah short-term holder realized price. Secara historis, level ini sering menjadi zona undervaluation yang memicu repricing tajam.

Jika momentum berbalik, trader short yang terlalu agresif bisa menghadapi tekanan besar.

3. Bitcoin Cash (BCH)

Bitcoin Cash menjadi salah satu altcoin yang relatif lebih stabil dibanding pasar yang lebih luas. Namun, posisi short terhadap BCH meningkat signifikan menjelang akhir Februari.

Jika BCH naik ke US$630, potensi likuidasi short diperkirakan mencapai US$45 juta.

Data on-chain menunjukkan akumulasi besar oleh whale. Satu alamat dilaporkan mengumpulkan 400.000 BCH dalam dua bulan terakhir, menjadikannya pemegang terbesar ketiga di jaringan.

Selain itu, rata-rata nilai transaksi di jaringan BCH melonjak hingga lebih dari US$2 juta, hampir 100 kali lipat dibanding tahun lalu.

Kondisi ini memperbesar risiko short squeeze jika harga bergerak naik di tengah sentimen yang sangat negatif.

Risiko Short Squeeze Meningkat

Sentimen pasar kripto saat ini berada di level sangat pesimistis. Secara historis, kondisi seperti ini kerap menciptakan lingkungan ideal untuk short squeeze.

Trader short masih bisa meraih keuntungan jika tren turun berlanjut. Namun tanpa manajemen risiko yang disiplin, pembalikan mendadak berpotensi menghapus profit dan berubah menjadi kerugian dalam waktu singkat.

Pekan terakhir Februari bisa menjadi momen krusial bagi ETH, BNB, dan BCH, apakah tekanan jual berlanjut, atau justru short yang terpaksa keluar lebih dulu.

Menurut Tim Research Tokocrypto, pesaing pasar (short sellers) saat ini sedang bermain api dengan leverage tinggi di tengah sentimen negatif yang ekstrem. Data on-chain menunjukkan akumulasi Whale pada ETH dan BCH tetap aktif meskipun harga turun.

“Ini adalah resep klasik untuk pembalikan harga yang keras; di mana keputusasaan ritel yang melakukan shorting akan menjadi bahan bakar likuiditas bagi reli harga berikutnya. Disiplin dalam manajemen risiko lebih krusial daripada sekadar mengikuti tren bearish harian,” analisannya.

Baca juga: Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alchemy Pay Luncurkan Testnet Alchemy Chain, Dongkrak Harga?

Perusahaan penyedia solusi pembayaran kripto global, Alchemy Pay, resmi mengumumkan peluncuran testnet untuk jaringan terbarunya, Alchemy Chain, yang dijadwalkan live pada 23 Februari 2026.

Langkah ini menandai transformasi strategis Alchemy Pay dari sekadar payment gateway menjadi pengembang infrastruktur blockchain yang berfokus pada pembayaran (payments-first blockchain).

Alchemy Chain dirancang sebagai jaringan khusus pembayaran dengan tiga pilar utama: biaya transaksi yang terprediksi, penyelesaian instan (instant settlement), serta dukungan native stablecoin.

Dengan pendekatan ini, Coinmarketcal melaporkan bahwa Alchemy Pay ingin menjawab tantangan klasik blockchain seperti volatilitas biaya gas dan waktu konfirmasi yang tidak konsisten, yang selama ini menjadi hambatan adopsi pembayaran kripto secara luas.

Baca Juga: Google Diam-diam Banyak Investasi di Perusahaan Blockchain dan Kripto

ACH Jadi Tulang Punggung Ekosistem

Dalam arsitektur barunya, token ACH akan memegang peran sentral sebagai gas fee sekaligus token utilitas utama di jaringan Alchemy Chain.

Artinya, setiap transaksi, interaksi smart contract, maupun aktivitas infrastruktur pembayaran akan membutuhkan ACH.

Model ini secara langsung mengintegrasikan permintaan jaringan dengan utilitas token, sehingga potensi peningkatan aktivitas on-chain dapat berdampak pada fundamental ACH dalam jangka panjang.

Dengan menjadikan ACH sebagai bahan bakar ekosistem, Alchemy Pay tidak hanya memperluas use case tokennya, tetapi juga berupaya menangkap nilai ekonomi (fee capture) langsung dari aktivitas pembayaran global yang berjalan di atas blockchain tersebut.

Ambisi Tangkap Nilai On-Chain

Pergerakan harga Alchemy Pay (ACH/USDT) pada Selasa, 24 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Alchemy Pay (ACH/USDT) pada Selasa, 24 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Peluncuran testnet ini mencerminkan ambisi besar Alchemy Pay untuk naik kelas dari penyedia layanan pembayaran menjadi pemain infrastruktur blockchain Layer 1 atau Layer 2 yang mandiri.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ekspansi ini memiliki implikasi fundamental yang signifikan.

“Ekspansi Alchemy Pay dari sekadar payment gateway menjadi ekosistem L1/L2 menunjukkan ambisi untuk menangkap nilai ekonomi (fee) secara on-chain. Peluncuran testnet ini adalah sentimen positif jangka panjang bagi fundamental ACH. Namun, sebagai fase testnet, utilitas langsungnya masih terbatas, sehingga investor harus waspada terhadap potensi volatilitas sell the news setelah periode spekulasi pra-peluncuran berakhir,” papar Tim Research Tokocrypto.

Pernyataan tersebut menyoroti dua sisi dari peluncuran ini: potensi pertumbuhan jangka panjang sekaligus risiko volatilitas jangka pendek.

Fokus pada Stablecoin dan Pembayaran Global

Salah satu fitur kunci Alchemy Chain adalah dukungan terhadap stablecoin native.

Integrasi stablecoin menjadi elemen penting dalam strategi pembayaran, mengingat aset stabil lebih cocok digunakan untuk transaksi harian dibandingkan kripto dengan volatilitas tinggi.

Dengan biaya terprediksi dan finalitas instan, Alchemy Chain berupaya menghadirkan pengalaman pembayaran yang mendekati sistem keuangan tradisional, namun tetap mempertahankan transparansi dan efisiensi blockchain.

Jika berhasil diimplementasikan secara luas, jaringan ini berpotensi menjadi tulang punggung bagi merchant, remittance cross-border, hingga settlement B2B berbasis kripto.

Testnet: Langkah Awal Menuju Mainnet

Meski sentimen pasar cenderung positif, penting dicatat bahwa peluncuran pada 23 Februari 2026 masih berada pada tahap testnet. Artinya, jaringan ini masih dalam fase pengujian dan belum sepenuhnya siap untuk adopsi massal atau aktivitas komersial skala besar.

Pada tahap ini, pengembang dan mitra ekosistem akan menguji stabilitas jaringan, keamanan smart contract, serta performa transaksi.

Fase testnet juga menjadi periode penting untuk menemukan bug atau celah keamanan sebelum peluncuran mainnet resmi.

Secara historis, peluncuran testnet sering kali memicu lonjakan spekulatif harga token terkait. Namun, setelah euforia mereda, tidak jarang terjadi koreksi harga akibat aksi ambil untung (sell the news).

Prospek ACH ke Depan

Dalam jangka panjang, keberhasilan Alchemy Chain akan sangat bergantung pada adopsi nyata oleh merchant, integrator pembayaran, serta volume transaksi yang mampu dihasilkan jaringan tersebut.

Jika Alchemy Pay mampu mengonversi basis pengguna payment gateway-nya ke dalam ekosistem blockchain internal, maka potensi pertumbuhan ACH bisa semakin solid secara fundamental.

Sebaliknya, jika adopsi berjalan lambat atau kompetisi dari blockchain pembayaran lain semakin ketat, maka valuasi ACH bisa menghadapi tekanan.

Baca Juga: Alchemy Akuisisi Pengembang Solana, DexterLab

Peluncuran testnet Alchemy Chain pada 23 Februari 2026 menjadi tonggak penting dalam evolusi Alchemy Pay menuju ekosistem blockchain pembayaran yang lebih terintegrasi.

Dengan desain payments-first, dukungan stablecoin, dan peran sentral token ACH, proyek ini membuka peluang baru dalam infrastruktur pembayaran kripto global.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati dinamika jangka pendek, terutama potensi volatilitas pasca-peluncuran testnet.

Seperti banyak inovasi blockchain lainnya, keberhasilan Alchemy Chain akan ditentukan oleh eksekusi teknis dan adopsi riil di pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin ke $63.647, Masukin Fase Uji Support

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan tekanan jual masih membayangi pasar kripto.

Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di level $63.647,91 per BTC/USD, turun sekitar 1,89% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini memperpanjang tren pelemahan mingguan yang tercatat minus 7,02%, sekaligus menegaskan fase konsolidasi bearish jangka pendek.

Kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di kisaran $1,27 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto dengan peringkat 1 secara global.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $44,40 miliar, mencerminkan aktivitas pasar yang masih relatif tinggi meski tekanan jual mendominasi.

Baca Juga: Cadangan Bitcoin Binance Tembus Level Tertinggi Sejak 2024

Pergerakan Harga dan Level Kunci

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa harga BTC bergerak di rentang $63.561,78 – $66.592,02.

Level tertinggi harian di $66.592 menjadi resistance jangka pendek yang belum berhasil ditembus kembali setelah tekanan jual meningkat.

Secara teknikal, area $63.500 kini menjadi support terdekat yang sedang diuji. Jika level ini ditembus dengan volume besar, potensi penurunan lanjutan ke area psikologis $60.000 terbuka dalam waktu dekat.

Sebaliknya, jika buyer mampu mempertahankan zona ini, peluang rebound menuju resistance $66.500–$68.000 masih tersedia.

Dalam jangka lebih luas, BTC masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

Artinya, harga saat ini masih berada sekitar 49% di bawah puncaknya, mencerminkan fase koreksi struktural yang cukup dalam dalam beberapa bulan terakhir.

Tekanan Bulanan Masih Signifikan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 24 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 24 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Data historis menunjukkan tekanan jual tidak hanya terjadi dalam 24 jam terakhir. Dalam periode:

  • 30 hari: BTC turun 28,24%
  • 60 hari: turun 28,11%
  • 90 hari: turun 27,02%

Penurunan hampir 30% dalam tiga bulan terakhir mengindikasikan adanya fase distribusi atau koreksi besar setelah reli sebelumnya.

Kondisi ini biasanya dipengaruhi kombinasi faktor makroekonomi, sentimen pasar global, serta arus keluar modal dari aset berisiko.

Perubahan harga dalam 1 jam terakhir juga menunjukkan penurunan 0,74%, memperlihatkan volatilitas intraday masih aktif.

Struktur Pasokan dan Fundamental

Saat ini, jumlah Bitcoin yang beredar mencapai 19,99 juta BTC, atau sekitar 95,21% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Artinya, mayoritas pasokan sudah berada di pasar, memperkuat narasi kelangkaan jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) tercatat sekitar $1,33 triliun, relatif tidak jauh dari kapitalisasi saat ini.

Ini menunjukkan dampak suplai tambahan ke depan tidak terlalu signifikan, mengingat sisa BTC yang belum ditambang semakin terbatas.

Dari sisi fundamental, struktur pasokan yang hampir penuh sering menjadi faktor pendukung dalam siklus bullish jangka panjang.

Namun dalam jangka pendek, pergerakan harga tetap sangat dipengaruhi sentimen dan arus likuiditas global.

Sentimen Pasar dan Prospek Jangka Pendek

Dengan penurunan 7,02% dalam tujuh hari terakhir, pasar tampak berada dalam fase kehati-hatian. Trader jangka pendek cenderung menunggu konfirmasi pembalikan arah sebelum membuka posisi agresif.

Beberapa skenario yang perlu diperhatikan:

  1. Bullish scenario: Jika BTC mampu kembali menembus $66.500 dengan volume kuat, momentum rebound bisa membawa harga menuju $70.000.
  2. Bearish scenario: Break di bawah $63.500 berpotensi mempercepat koreksi ke $60.000 atau bahkan $58.000 sebagai support berikutnya.
  3. Sideways scenario: Konsolidasi di antara $63.000–$66.000 sebelum menentukan arah baru.

Secara umum, tren jangka pendek masih cenderung bearish, namun struktur jangka panjang Bitcoin tetap solid mengingat dominasi pasar dan fundamental suplai yang terbatas.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik ke $68.048, Rebound Tipis

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan tekanan jual masih membayangi dengan penurunan hampir 2% dalam 24 jam terakhir. Level $63.500 menjadi titik krusial yang menentukan arah pergerakan berikutnya.

Meski koreksi bulanan cukup dalam, fundamental Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi terbesar dunia tetap kuat.

Investor disarankan mencermati level support dan resistance kunci serta dinamika volume sebelum mengambil keputusan investasi.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, manajemen risiko tetap menjadi faktor utama dalam menghadapi pergerakan harga Bitcoin saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga PI Hari Ini Naik 3,29% ke $0,163, Terkatrol Pengumuman Penting

Harga Pi Network hari ini menunjukkan pergerakan yang cukup menarik di tengah tekanan pasar kripto global.

Dicatut dari Coinmarketcap pada Selasa (24/2), token Pi Network (PI) tercatat naik 3,29% dalam 24 jam terakhir ke level $0,163, bergerak independen saat Bitcoin (BTC) justru turun sekitar 1,63% dalam periode yang sama.

Kenaikan ini tergolong kontras dengan kondisi pasar yang secara umum masih berada dalam sentimen negatif.

Total kapitalisasi pasar kripto tercatat melemah sekitar 1,15%, dengan indikator sentimen berada di zona “Extreme Fear”.

Namun, PI justru mencatat reli jangka pendek berkat katalis internal proyek.

Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 6%, Sentimen Extreme Fear Tekan Pasar Kripto

Pengumuman Desain Token Jadi Katalis Utama

Faktor utama di balik kenaikan harga PI adalah pengumuman resmi dari Core Team pada 23 Februari 2026 terkait Ecosystem Token Design Framework.

Pengumuman ini bertepatan dengan perayaan satu tahun mainnet dan membuka Pi Request for Comment (PRC) untuk menjaring masukan komunitas.

Kerangka desain token tersebut menekankan model berbasis utilitas, di mana penerbitan token akan difokuskan untuk mendukung produk fungsional dan pertumbuhan pengguna, bukan sekadar penggalangan dana spekulatif.

Langkah ini memberikan narasi pengembangan yang lebih konkret bagi investor yang selama ini menunggu kejelasan arah fundamental proyek.

Kejelasan roadmap utilitas menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pasar, terutama di tengah fase koreksi yang cukup panjang.

Secara psikologis, pengumuman ini memicu sentimen positif dan mendorong aksi beli jangka pendek, menciptakan sentiment-driven bounce di tengah pelemahan pasar yang lebih luas.

Pergerakan Coin-Specific di Tengah Pasar Lemah

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 24 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 24 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Menariknya, kenaikan PI terjadi saat mayoritas aset kripto lain mengalami tekanan jual.

Tidak terlihat adanya faktor eksternal seperti listing besar di bursa, kemitraan strategis baru, atau lonjakan aktivitas derivatif yang signifikan.

Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan PI saat ini bersifat coin-specific, atau dipicu oleh katalis internal proyek itu sendiri.

Dalam kondisi pasar yang masih dipenuhi ketidakpastian, kemampuan suatu aset untuk bergerak independen sering kali menjadi sinyal adanya minat spekulatif yang cukup kuat.

Namun, reli semacam ini tetap tergolong rapuh jika tidak didukung volume dan tindak lanjut perkembangan fundamental.

Level Kunci dan Prospek Jangka Pendek

Secara teknikal, area $0,15 kini menjadi support jangka pendek yang perlu dipertahankan.

Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang untuk menguji resistance di kisaran $0,17–$0,18 terbuka.

Namun, level yang paling krusial tetap berada di $0,129, yang merupakan titik terendah tahun ini dan sempat menjadi support kuat pada pertengahan Februari.

Break di bawah zona ini berpotensi membuka ruang koreksi lebih dalam menuju area psikologis $0,10. Dengan kata lain, struktur harga saat ini menunjukkan prospek yang cukup optimistis namun masih rentan.

Keberlanjutan reli sangat bergantung pada konsistensi volume perdagangan; respons komunitas terhadap PRC yang dibuka Core Team; hingga kejelasan timeline implementasi desain token tersebut.

Jika volume kembali menurun drastis, ada kemungkinan kenaikan ini hanya menjadi lonjakan sesaat akibat euforia berita.

Momentum Fundamental atau Sekadar Reaksi Berita?

Kenaikan PI saat ini mencerminkan pola klasik pasar kripto: reaksi cepat terhadap pembaruan proyek.

Dalam banyak kasus, fase seperti ini sering diikuti konsolidasi atau koreksi jika tidak ada tindak lanjut konkret.

Namun, jika desain token benar-benar diimplementasikan dan mendorong pertumbuhan ekosistem riil, dampaknya bisa menjadi fondasi jangka panjang yang lebih kuat bagi valuasi PI.

Secara strategis, langkah menuju model token berbasis utilitas dapat membantu mengurangi persepsi spekulatif dan memperkuat legitimasi proyek di mata investor yang lebih konservatif.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 3%, Likuiditas Tipis Tekan PI ke $0,169

Secara keseluruhan, harga PI hari ini menunjukkan kenaikan 3,29% ke $0,163 yang dipicu oleh pengumuman desain token ekosistem dari Core Team.

Pergerakan ini terjadi secara independen dari tren pasar yang sedang melemah, menandakan adanya katalis internal yang kuat.

Outlook jangka pendek tergolong cautiously optimistic, dengan resistance di $0,17 dan support krusial di $0,129. Keberlanjutan tren naik akan sangat ditentukan oleh implementasi nyata dan respons komunitas terhadap proposal desain token tersebut.

Investor disarankan untuk memantau volume perdagangan dan perkembangan lanjutan dari Core Team sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas pasar kripto masih tinggi dan sentimen global belum sepenuhnya pulih.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Anjlok 6%, Sentimen Extreme Fear Tekan Pasar Kripto

Harga Pi Network (PI) kembali tertekan dalam 24 jam terakhir, turun 6,11% ke level $0,157.

Penurunan ini terjadi di tengah koreksi pasar kripto global yang melemah sekitar 4,37%, menandakan bahwa pelemahan PI lebih dipengaruhi sentimen makro dibanding faktor internal proyek.

Kondisi pasar saat ini dibayangi oleh sentimen risk-off yang kuat.

Indeks Fear & Greed dari CoinMarketCap tercatat di level 14 atau kategori “Extreme Fear” per 23 Februari 2026.

Situasi ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap aset berisiko, termasuk altcoin.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 3%, Likuiditas Tipis Tekan PI ke $0,169

Tekanan Jual Dipicu Sentimen Pasar

Pergerakan harga PI menunjukkan karakteristik aset high-beta, yakni cenderung bergerak lebih agresif dibanding pasar secara keseluruhan.

Ketika total kapitalisasi pasar kripto turun 4,37%, PI justru terkoreksi lebih dalam. Hal ini menandakan bahwa PI saat ini bergerak selaras dengan sentimen pasar yang lebih luas.

Tanpa adanya katalis spesifik seperti pembaruan ekosistem atau pengumuman besar, harga PI sangat bergantung pada arah pergerakan pasar kripto secara umum.

Sebagai aset dengan dominasi pasar terbesar, Bitcoin memegang peranan penting. Bitcoin saat ini menguasai sekitar 58,11% total kapitalisasi pasar kripto.

Stabilitas atau pembalikan arah BTC akan menjadi faktor kunci bagi pemulihan altcoin seperti PI.

Volume Naik, Tekanan Jual Menguat

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 23 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 23 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Menariknya, volume perdagangan PI dalam 24 jam terakhir justru melonjak 30,28% menjadi sekitar $15,5 juta. Lonjakan volume ini mengonfirmasi adanya tekanan jual yang cukup kuat.

Namun, data yang tersedia tidak menunjukkan adanya pemicu spesifik seperti berita negatif, aktivitas derivatif ekstrem, atau perubahan fundamental proyek.

Dengan kata lain, pelemahan PI lebih mencerminkan arus keluar dana dari pasar kripto secara umum. Tanpa katalis internal yang mampu menahan tekanan, PI cenderung mengikuti arus besar pasar.

Analisis Teknikal: Ujian di Support $0,15

Secara teknikal, PI kini sedang menguji area support penting di kisaran $0,15. Level ini menjadi penentu arah jangka pendek.

Beberapa skenario yang perlu diperhatikan:

  • Support krusial: $0,15
  • Zona penurunan berikutnya: $0,13–$0,14
  • Resistance jangka pendek: $0,168–$0,17

Jika PI mampu bertahan di atas $0,15 dan muncul minat beli baru, potensi konsolidasi di rentang $0,15–$0,17 terbuka. Konsolidasi ini bisa menjadi fase stabilisasi sebelum pergerakan selanjutnya.

Namun, jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus $0,15 dengan volume tinggi, risiko penurunan cepat menuju area $0,13–$0,14 semakin besar.

Breakdown di bawah support biasanya memicu aksi jual lanjutan dari trader jangka pendek.

Untuk membatalkan struktur bearish saat ini, PI perlu menembus dan bertahan di atas level tertinggi 24 jam sekitar $0,168 dengan dukungan volume yang kuat.

Bergantung pada Sentimen Makro

Tren jangka pendek PI masih menunjukkan tekanan bearish. Tanpa perbaikan sentimen pasar secara keseluruhan, potensi rebound cenderung terbatas.

Perhatian investor kini tertuju pada pergerakan pasar kripto global serta perubahan indikator sentimen seperti Fear & Greed Index.

Jika sentimen mulai membaik dari “Extreme Fear” menuju level netral, peluang stabilisasi harga PI akan meningkat.

Sebaliknya, jika tekanan jual di pasar kripto berlanjut, PI berisiko mencetak level terendah bulanan baru.

Baca Juga: Harga Pi Network Melejit 27%, Tembus $0,195! Picu Euforia Baru?

Penurunan 6,11% harga Pi Network ke $0,157 mencerminkan kondisi pasar kripto yang sedang diliputi ketakutan ekstrem.

Tanpa katalis internal yang kuat, PI bergerak mengikuti arah pasar secara keseluruhan.

Level $0,15 menjadi area krusial yang harus dipertahankan untuk menghindari penurunan lebih dalam ke zona $0,13–$0,14.

Dalam jangka pendek, nasib PI sangat bergantung pada stabilisasi pasar kripto global dan pergerakan Bitcoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com