Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.
Terimakasih sudah menantikan tulisan saya, saya terlambat menulis tren minggu ini karena menanti M1 Tiongkok yang seharusnya terbit tanggal 10 Januari 2025, tapi sampai hari ini tanggal 12 Januari pun belum terbit, salah satu follower yang setia mengatakan akan diubah definisinya, jadi saya bedah dulu:
Sumber: Global Times.
Pada dasarnya perubahan definisi M1 ini merupakan bukti bahwa analisa kita jitu. Kita semua (dan Fed) yang menantikan M1 naik dan dipersembahkan oleh PBOC dengan perubahan. Definis M1 adalah pengakuan kalau Pan Gosheng prihatin kita tahu Tiongkok akan mengedarkan uang stimulus baru yang akan melemahkan Yuan.
Jadi sudah pasti stimulusnya besar tapi dibungkus perubahan definis M1 yang sebelumnya tidak termasik deposito pribadi dan perusahaan, namun sekarang dimasukan ke M1 atas alasan transfer deposito tak perlu dicairkan dulu sehingga deposito dianggap kedalah cash/tunai yang dengan itu definis M1 diperluas.
Mau apa Tiongkok? Mau nutup-nutupin besarnya stimulus agar tidak diamuk rakyat karena Yuan akan devaluasi melemah nilainya ke bawah 7 per dollar kan? Kita tahu trik ini duluan. Bitcoin akan naik saat M1 diumumkan, kapan? Nah itu saya belum terima Wechat dari Gubernur PBOC Pan Gosheng.
Bahas Data Minggu Lalu
Mari kita bahas dulu data minggu lalu, Factory order minus, prediksi saya naik actualnya minus 🤣, Jolts naik sesuai prediksi, ADP ambles, prediksi saya naik actualnya ambles 🤣, Claim data turun prediksi saya naik, actualnya turun 🤣 dan Non Farming payroll naik, sesuai prediksi.
Minggu ini saya salah analisa 4x: Factory Order prediksi naik,actual turun,ADP prediksi naik Actual turun,Claim data prediksi naik actual turun,NFP prediksi naik forecast turun
TERUS DENGAN KEADAAN DATA BEGINI TUH KITA PESIMIS TUH GIMANA? DARIMANA FED DAPAT DUIT ANGKANYA BEGINI?
Nah saya yakin Trada sudah mulai mengerti alur tipu-tipu data, dengan data yang di manipulasi kita tahu dimana salah dan letak manipulasinya tapi tanpa data, sudah pasti salah analisanya.
Data Minggu Depan
Mari kita bedah data minggu depan:
Senin, 13 Januari 2025
Tak ada data penting
Sabtu woles berakhir hijau sudah benar, minggu curi start dan senin hijau, kira-kira begini candle hari Senin:
Selasa, 14 Januari 2025
20.30 WITA: PPI AS
Biasanya PPI terbit setelah CPI, tapi kali ini berbeda, PPI terbit sebelum CPI why, ya?
Jika saya beli Indomie lalu harga beras naik itu CPI, jika Pabrik Indomie beli bahan baku Indomie seperti tepung lalu naik harganya itu PPI.
CPI adalah inflasi ke konsumen, sedangkan PPI adalah Inflasi ke produsen (PPI).
Apakah mungkin harga pabrik ga naik tapi harga eceran naik? itu sebabnya Presiden Biden mengatakan, Korporasi jangan serakah, turunkan harga barang sekarang juga. Tapi yang namanya bisnis kalau bisa dijual lebih mahal dan laku kenapa harus turun harganya, rakyat sudah biasa.
Bisnis kan artinya mencari keuntungan sebesar-besarnya, swasta nyari duit bukan nyari pahala dengan sedekah. Soal kemiskinan itu urusan negara bukan swasta karena swasta sudah bayar pajak. Begitu kira-kira keadaan di AS.
Jadi PPI naik adalah bagus untuk Bitcoin karena artinya inflasinya naik, jika PPI naik apalagi CPInya.
Kira-kira Candle hari Selasa begini:
PPI memang naik, dan seharusnya jika inflasi naik maka Bitcoin naik, karena Bitcoin adalah inflation hedge. Berdasarkan pengalaman saya, Market Maker selalu ngerjain pasar saat sebelum kenaikan besar. Karena Bitcoin sudah didominasi oleh ETF, geraknya dapat dikontrol oleh AM, tetapi fundamentalnya tetap mengikuti inflasi kenapa? Karena Bitcoin bukan Ponzi.
Rabu, 15 Januari 2025
20.30 WITA: CPI AS
Inflasi AS saya prediksi naik. Alasanya sederhana:
Pabrik sepi (Factory order + Durable Good order minus), Jumlah Lowongan naik (Jolts), jumlah pegawai swasta turun (ADP), Jumlah Pengangguran turun (Claim data) dan Jumlah pegawai total naik (NFP) ditambah PPI naik.
Tersirat data itu tak connect, tetapi yang pasti adalah jumlah edar uang bertambah (M2 Supply). Kalau tidak bertambah maka Nasdaq dan S&P tak akan naik, alasannya karena Pabrik sepi, pegawai swasta turun, karena DXY naik, ke 109, pasar tak mampu membeli barang buatan AS dengan kemampuan mata uang lokal.
Ingat, kita ada di instrumen pasar kaget, Makanan Bitcoin memang inflasi, dan namun penguasaan Bitcoin yang tidak merata dan dikuasai Asset Management dapat menggerakkan candle hanya dengan sentuhan jual 350-2000 Koin BTC.
Memang nista banget, tetapi prosesnya memang begini, makanya saya terus menggaungkan, belum perlu untuk setia kepada Bitcoin karena perlu bear market berulang-ulang agar penyerapan Bitcoin merata. Setia bukanlah beli dan lupakan, setia adalah beli setiap -50% dan TP setiap +100%, kenapa? Agar tambah banyak koinnya Bambang, jangan Saylor ditiru
Karena itu saya prediksi Bitcoin akan pump and dump saat rilis data CPI, karena CPI naik artinya FOMC cenderung tidak potong alias Pause/Jeda.
Kira kira begini candlenya:
Kamis, 16 Januari 2025
20.30 WITA: Retail sales
Retail sales adalah data belanja masyarakat, di AS belanja Masyarakat dibagi dua 60% kartu dan 40% tunai, yang tunai lupakan karena tak bisa dilacak, yang 60% dianalisa oleh bank. Retail sales menunjukkan kemampuan belanka masyrakat tetapi formulanya adalah formula yang digunakan saat ekonomi normal baik.
Jika saya beli burger tahun lalu harganya 10$, lalu tahun ini harganya naik jadi 13$ maka retail sales naik, tetapi retail sales tidak menjelaskan jumlah burger yang terjual, itu sebabnya Factory order minus, dan PMI jatuh, karena memang sejatinya perusahaan itu tidak bertambah profitnya namun berkurang, buktinya adalah pengajuan perusahaan pailit di AS naik tajam dan terbesar sepanjang sejarah
🚨BANK RUN ALERT! US Banks are currently facing over $329 Billion in unrealized losses, the most since the Great Depression!! 🏦 🏃🏻♂️ 🔥 pic.twitter.com/YwiU8Os2UY
Retail sales akan dilaporkan tetap naik, dan DXY naik, dasar dari kenaikam DXY bukanlah permintaan dollar yang naik karena ekonomi naik namun karena permintaan hutang dalam denominasi dollar naik. Jadi DXY masih akan naik, karena hutang naik, dan minyak naik, saya prediksi hingga 113.
Kira-kira begini candle hari Kamis:
Retail sales memang akan naik, tetapi kenaikan itu tidak dibarengi dengan keuntungan perusahan yang naik, itulah yang menyebabkan walau DXY naik, Bitcoin tidak turun dalam, karena Bitcoin tahu bahwa retail sales tidak mencerminkan keadaan lapangan aslinya.
Jumat, 17 Januari 2025
20.30 WITA: Housing starts
Data yang selalu saya bedah adalah Pekerjaan, Pengangguran, Perumahan dan Percetakan, itulah komponen inflasi makanan Bitcoin, maka jika data perumahan naik maka Bitcoin naik karena dari naiknya harga rumah itu uang dicetak, dari KPR yang dicicil sampai mati itu mata uang Baht Thailand menguat.
Jika Housing Starts naik maka DXY naik, tetapi ini adalah hutang, hutang naik memang memastikan DXY naik, tetapi hutang juga memastikan harga rumah terus naik yang ujungnya adalah inflasi akan naik. Apakah kita akan pernah kembali ke bekal SD kita yang hanya 500 Baht? Never.
Kira-kira begini Candle hari Jumat:
Terimakasih sudah membaca karangan saya, ini semua hanyalah cerita belaka, tak ada hubunganya dengan investasi apalagi nasehat beli, tetap anggap ini sebagai film-film barat yang selalu menjelek-jelekan Rusia dan Timur Tengah serta menjadikan AS sebagau Captai kebaikan.
Percayalah hidup kita tetap begini-begini saja apapun yang terjadi diluar dunia sana. Tetap lakukan analisa sendiri dan jangan menjadikan saya acuan beli dan jual.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Laporan ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan pasar kripto. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Tinjauan Makroekonomi 📊
Ekonomi Singapura: Tumbuh 4.0% pada 2024, tercepat sejak pandemi, didorong rantai pasokan dan pengiriman. Inflasi rendah mendukung stabilitas moneter hingga akhir 2025.
Manufaktur Asia: Tumbuh karena pesanan domestik, meski ekspor turun. Taiwan naik tertinggi, sementara Korea Selatan terkendala biaya tinggi dan politik.
Pasar Perumahan AS: Pertumbuhan harga melambat ke 3.6% pada Oktober, pasokan meningkat, indeks harga rekor, dan biaya pinjaman fluktuatif.
Performa Pasar Kripto 📉
Rebound Pasar Kripto: Tren bullish meski ada potensi koreksi minor menjelang pelantikan Presiden AS.
Bitcoin: Monthly close merah, daily rebound di $90.000, volume belum signifikan, waspada false breakout.
Optimism (OP): 4.4 juta token pada 9 Januari 2025.
Ethena (ENA): 12.86 juta token pada 8 Januari 2025.
Proyeksi Analis 🌟
Presiden pro-crypto dapat menjadi katalis positif.
Sektor AI dan DEPIN berpeluang menarik untuk investasi awal tahu
Kalender Makroeknomi
Pertumbuhan Ekonomi Singapura Capai 4.0% di 2024
Pada tahun 2024, ekonomi Singapura tumbuh sebesar 4.0%, mencatat laju pertumbuhan tahunan tercepat sejak pandemi. PDB meningkat 4.3% pada kuartal keempat dibandingkan tahun sebelumnya, melampaui perkiraan 3.3%.
Pertumbuhan ini didorong oleh pergeseran rantai pasokan ke Asia Tenggara dan peningkatan pengiriman sebelum potensi kenaikan tarif AS. Inflasi tahunan pada November mencapai 1.9%, terendah dalam hampir 3 tahun, memberikan ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter. Namun, para analis memperkirakan kebijakan mungkin tetap stabil hingga akhir 2025, sambil menunggu dampak kebijakan Presiden AS yang baru, Donald Trump.
Pertumbuhan Pabrik Asia Berlanjut di Tengah Ancaman Tarif Trump
Aktivitas pabrik di Asia terus berkembang pada Desember, didorong oleh pesanan domestik meskipun pesanan ekspor menurun, menandakan risiko global di masa depan. PMI Asia Tenggara sedikit menurun menjadi 50.7, sementara Taiwan mencatat PMI tertinggi sejak Juli. Di Korea Selatan, aktivitas manufaktur berkontraksi akibat biaya yang meningkat dan ketidakstabilan politik. Meskipun prospek output 2025 tetap positif, permintaan internasional yang lemah terus menghambat pertumbuhan.
Pertumbuhan Harga Rumah di Amerika Serikat Melambat
Pada Oktober, pertumbuhan harga rumah di AS melambat menjadi 3.6% dari tahun sebelumnya, turun dari 3.9% pada September, menurut data S&P CoreLogic Case-Shiller. Meskipun suku bunga hipotek 30 tahun mengalami fluktuasi, peningkatan pasokan rumah di pasar memberi pembeli lebih banyak pilihan dan kekuatan negosiasi. Hal ini terjadi meskipun indeks harga nasional mencapai rekor tertinggi untuk bulan ke-17 berturut-turut.
Brian Luke dari S&P Dow Jones Indices mencatat bahwa penghapusan ketidakpastian politik telah memicu reli pasar ekuitas, dan tren serupa dapat terlihat di kalangan pemilik rumah. Di 20 kota besar, harga meningkat 4.2% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan New York mencatat kenaikan tertinggi sebesar 7.3%.
Peningkatan pasokan dan perubahan dinamika pasar menunjukkan bahwa pembeli memiliki leverage lebih besar dalam negosiasi, meskipun biaya pinjaman tetap menjadi pertimbangan penting. Insight ini menunjukkan pergeseran kekuasaan di pasar perumahan yang dapat mempengaruhi strategi pembelian dan penjualan di masa mendatang.
Crypto Market Update
Bitcoin Updates
Harga Bitcoin minggu ini secara daily mulai mengalami kenaikan sejak 31 Desember 2024 meskipun masih menunjukan pergerakan yang cenderung koreksi. Support kuat bitcoin berada di $90.000. Selama bitcoin masih ada di atas range harga tersebut, maka masih ada potensi untuk melanjutkan kenaikan harga.
Namun bulan desember 2024, Bitcoin mengalami monthly close yang merah dengan candle shooting star. Secara historical ini bisa mengindikasikan adanya koreksi untuk bulan berikutnya.
Ada 2 kemungkinan dari monthly close di bulan desember ini:
Bitcoin mengalami koreksi menjelang pelantikan Presiden US Donald Trump pada tanggal 20 Januari 2025 nanti.
Mengacu pada data historical 4 tahunan dimana Bitcoin selama 3 tahun hijau dan 1 tahun merah. Maka 2025 masih ada 1 kali untuk Bitcoin hijau.
Dari 2 kemungkinan yang ada, opsi ke-2 cenderung lebih berpotensi dikarenakan saat ini Amerika Serikat memiliki presiden yang pro dengan crypto dan selama monthly close Bitcoin di atas $90.000 bisa dijadikan potensi untuk menambah koleksi bitcoin sebelum akhir cycle ini.
AI & DEPIN Menjadi Sector dengan Pertumbuhan yang signifikan
Sektor AI secara konsisten menunjukkan pertumbuhan pendanaan yang stabil, dengan lonjakan signifikan pada 2024, mencerminkan meningkatnya adopsi teknologi AI di berbagai industri.
Selain itu, sektor DEPIN mengalami pertumbuhan yang jauh lebih signifikan, terutama pada paruh kedua 2024, dengan peningkatan pendanaan tahunan sekitar 300%, dibandingkan 100% pada AI. Sector AI dan DEPIN bisa dijadikan pertimbangkan untuk berinvestasi diawal tahun 2025 ini
Setelah mengalami drop hampir -35% dari harga tertingginya, seminggu terakhir harga Solana mulai mengindikasikan tren naik. Saat ini Solana sedang di fase untuk menembus Resistance Daily di atas $210.
Riset dari messari juga menunjukan bahwa banyak project DEPIN yang dibuat di jaringan Solana mengalahkan Ethereum. Ada potensi Solana bisa kembali ke All Time High nya di tahun 2025 ini.
Bittensor Update
Bittensor (TAO) minggu ini mengalami rebound dari support kuatnya di $450. Bittensor menyediakan platform terdesentralisasi untuk pengembangan dan transaksi AI, hal ini membuka kemungkinan baru untuk inovasi dan kolaborasi.
Dengan maraknya narrative AI & DEPIN di tahun 2024 bisa menjadi katalis untuk TAO kembali ke All Time High atau membuat ATH baru di tahun 2025. Secara price action saat ini TAO bisa dipertimbangkan untuk dikoleksi selama tidak kembali koreksi dibawah level $450.
Potensi Peran Bitcoin dalam Menentukan Puncak Pasar Saham Terhadap Emas
Mike McGlone dari Bloomberg menyatakan bahwa Bitcoin bisa menjadi indikator puncak untuk indeks S&P 500 terhadap emas. Rasio S&P 500/emas di 2.3 mendekati batas resistensi 2.4x. Pada 2024, emas naik hampir 29%, melampaui S&P 500.
McGlone memprediksi emas akan unggul pada 2025 jika Bitcoin telah mencapai puncaknya, dengan generasi muda lebih memilih Bitcoin. Bitcoin juga memiliki korelasi tinggi dengan pasar saham AS, yang saat ini berada pada level tertinggi relatif terhadap PDB AS.
BlackRock’s Bitcoin ETF Breaks Records
Perjalanan menuju ETF Bitcoin spot penuh tantangan, namun masuknya BlackRock setelah kemenangan hukum Grayscale mengubah keadaan. IBIT dengan cepat mendominasi pasar, mengungguli pesaing seperti Fidelity dan Grayscale, dan menjadi ETF Bitcoin pertama dengan opsi perdagangan yang likuid.
iShares Bitcoin Trust (IBIT) dari BlackRock mencapai rekor dengan mengumpulkan lebih dari $50 miliar dalam 11 bulan sejak peluncurannya pada 2024. Ini menandai momen penting bagi BlackRock dan Bitcoin, mendorong harga Bitcoin melewati $100,000 dan menarik minat investor institusional serta individu.
Strategi Bitcoin MicroStrategy dan Dampaknya pada Pasar
Saham MicroStrategy turun lebih dari 8% setelah pembelian Bitcoin senilai $209 juta, memicu kekhawatiran tentang pendekatan leverage perusahaan. Pembelian ini didanai dengan penjualan 592.987 saham, menambah 194.180 BTC sejak Oktober. Meskipun saham turun 20.2% dalam 30 hari terakhir, nilainya naik 342.2% sejak awal tahun.
Strategi “hyperbitcoinization” perusahaan melibatkan penjualan saham di atas nilai aset bersih untuk membeli lebih banyak Bitcoin, dengan potensi volatilitas masa depan. MicroStrategy juga baru-baru ini ditambahkan ke indeks Nasdaq-100, menunjukkan posisinya di antara perusahaan terbesar di Nasdaq.
Singapura Ungguli Hong Kong dalam Persaingan Menjadi Pusat Kripto
Pada 2024, Singapura melangkah lebih maju dalam usaha menjadi pusat aset digital dengan mengeluarkan 13 lisensi kripto, termasuk untuk bursa besar seperti OKX dan Upbit. Sebaliknya, Hong Kong menghadapi kemajuan yang lambat dengan hanya tujuh platform berlisensi penuh.
Regulasi Hong Kong, yang lebih ketat dalam hal penyimpanan aset dan kebijakan token, membuat beberapa bursa menarik aplikasi mereka. Singapura menawarkan lingkungan yang mendukung aset digital, menjadikannya pilihan jangka panjang yang aman bagi perusahaan kripto.
Sementara itu, upaya tokenisasi di kedua kota terus berkembang, meskipun antusiasme terhadap produk seperti ETF bitcoin dan ether di Hong Kong masih rendah dibandingkan dengan AS. Singapura mendorong interaksi antara pendatang baru dan institusi mapan, sedangkan fokus Hong Kong pada institusi mapan mengurangi peluang inovasi.
Secara mingguan, semua token menunjukkan performa positif, dengan Automata (ATA) (+94.9%) mencatat kenaikan tertinggi, diikuti oleh DeXe (DEXE) (+45%) dan TROY (+38.4%). Token dengan kapitalisasi pasar terbesar, seperti DeXe ($1.06B), mencerminkan sentimen bullish yang kuat dalam sektor manajemen aset dan keuangan terdesentralisasi, didukung oleh peningkatan volume transaksi harian.
Phala (PHA) dan Secret (SCRT), yang fokus pada privasi blockchain, masing-masing tumbuh +36.4% dan +31.5%, menunjukkan meningkatnya minat terhadap solusi privasi. Token berkapitalisasi lebih kecil seperti Thena (THE) dan Sleepless AI (SAI) tetap mendapatkan perhatian dengan kenaikan mingguan +29.2% dan +24.8%, mencerminkan potensi di sektor AI dan inovasi keuangan.
Dominasi kenaikan mingguan di berbagai sektor menunjukkan tren pasar yang optimis, dengan kapitalisasi pasar dan sektor spesifik menjadi faktor penentu utama sentimen.
Weekly Global Sector Performance
NO
Category
7d (%)
1
Binance Alpha Spotlight
69.8%
2
Virtual Protocol System
66.3%
3
AI Agent Launchpad
54.6%
4
AI Meme
52.4%
5
AI Agents
46.2%
6
Decentralized Identified (DID)
39.0%
7
Pump.fun Ecosystem
32.1%
8
Solana Meme
31.2%
9
Artificial Intellegence (AI)
10.8%
10
Telegram Apps
6.5%
Sumber: Coingecko
Sektor-sektor berbasis AI dan inovasi seperti Binance Alpha Spotlight dan Virtuals Protocol Ecosystem mencatatkan kenaikan tertinggi, masing-masing sebesar +69.8% dan +66.3%, dengan dukungan kapitalisasi pasar besar di atas $7 miliar.
AI Agent Launchpad dan AI Meme menunjukkan dominasi sektor teknologi AI dengan pertumbuhan mingguan +54.6% dan +52.4%, menandakan semakin tingginya minat pasar terhadap adopsi AI di dunia kripto. Selain itu, sektor Decentralized Identifier (DID) dan Pump.fun Ecosystem juga mendapatkan perhatian, masing-masing naik +39% dan +32.1%, memperlihatkan potensi besar dalam aplikasi teknologi blockchain dan gamifikasi.
Sektor Solana Meme serta Telegram Apps mencatatkan pertumbuhan yang lebih moderat namun tetap signifikan, masing-masing naik +31.2% dan +6.5%. Tren ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi dan komunitas berbasis blockchain terus menjadi daya tarik utama investor.
On-Chain Analysis
Heatmap Likuidasi Bitcoin: Bitcoin Mengalami Pergerakan Harga yang Volatil
Sumber: coinglass.com
Selama seminggu terakhir, zona konsentrasi likuidasi yang signifikan terlihat di sekitar level harga $95.000 hingga $96.000, mencerminkan tingginya volume perdagangan dan posisi leverage yang terkena likuidasi di area harga tersebut. Rebound harga BTC pada akhir minggu menunjukkan adanya akumulasi likuidasi dari posisi short di level harga yang lebih rendah.
Sementara itu, aktivitas likuidasi di level yang lebih rendah, seperti $93.000 hingga $94.000, juga cukup mencolok, menandakan tekanan likuidasi pada posisi long ketika harga BTC turun di bawah level tersebut selama pertengahan minggu. Ketika harga BTC berhasil rebound, aktivitas likuidasi di zona harga yang lebih tinggi meningkat tajam, menunjukkan bagaimana volatilitas harga mempengaruhi sentimen dan perilaku para pelaku pasar Bitcoin..
Secara umum, tren menurunnya exchange reserve mencerminkan berkurangnya Bitcoin yang tersedia di exchange, yang sering kali dianggap sebagai sinyal bullish karena banyak investor yang kemungkinan memindahkan Bitcoin mereka ke wallet pribadi untuk penyimpanan jangka panjang.
Grafik di atas menunjukkan cadangan Bitcoin terus mengalami penurunan signifikan menjadi 2,3 juta BTC pada awal 2025. Penurunan ini bersamaan dengan kenaikan harga Bitcoin yang sangat tajam, mencapai hingga level $95,9K.
Hal ini menunjukkan bahwa pengurangan pasokan di exchange dapat memicu peningkatan tekanan beli, terutama selama periode bullish. Tren ini dapat mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap Bitcoin sebagai aset investasi dan semakin banyaknya institusi yang mengadopsi pilihan Bitcoin sebagai instrumen investasi.
Sumber: cryptoquant.com Pada periode akhir Desember 2024 – awal Januari 2025, terlihat bahwa whale ratio sering berfluktuasi di level harga tertentu, dengan lonjakan besar yang terlihat beberapa kali mendahului perubahan signifikan dalam harga Bitcoin.
Dari grafik di atas menunjukkan bahwa whale ratio cenderung meningkat bersamaan dengan harga Bitcoin yang juga menunjukkan tren kenaikan tajam, mencapai level $95.9K. Hal ini menunjukkan kemungkinan para whales memainkan peran penting dalam fase bullish ini.
Namun, pola seperti ini juga bisa menjadi indikasi potensi aksi jual jika whale ratio mendominasi aliran masuk ke dalam exchange, sehingga penting untuk terus memantau indikator ini.
Bitcoin Accumulation vs Distribution Last 60 Days
Indikator ini merupakan indikator yang menunjukkan perilaku akumulasi dan distribusi Bitcoin oleh berbagai kelompok pemegang berdasarkan ukuran wallet.
Zona hijau yang positif menunjukkan bahwa secara keseluruhan, semua kelompok pemegang Bitcoin sedang mengakumulasi (membeli lebih banyak).
Zona hijau yang negatif menunjukkan bahwa kelompok pemegang Bitcoin sedang mendistribusikan (menjual sebagian dari kepemilikannya).
Saat ini harga sedang mengalami penurunan dan indikator berada dalam zona distribusi menunjukkan bahwa ada-nya sentimen bearish yang cukup kuat di market.
Sumber: cryptoquant.com
Bitcoin: Long-Term Holder Net Position Change.
Indikator ini menggambarkan perubahan posisi bersih pemegang Bitcoin jangka panjang (long-term holders/LTH).
Bar hijau mengindikasikan peningkatan posisi bersih LTH, menunjukkan adanya akumulasi Bitcoin di dompet mereka.
Bar merah menandakan penurunan posisi bersih, yang berarti LTH mulai menjual atau mendistribusikan Bitcoin.
Saat ini, beberapa wallet lama mulai melepas Bitcoin mereka di sekitar level harga $100.000.
Sumber: cryptoquant.com
Token Unlocks Schedule
Optimism (OP) Unlock 4.4 Juta Token Pada 9 Januari 2025
Pada tanggal 9 Januari 2025, Optimism dijadwalkan akan unlock 4,4 juta token atau setara 0.33% dari Sirkulasi Supplynya. Jumlah ini tidak terlalu besar namun, peningkatan suplai yang tiba-tiba ini dapat menyebabkan tekanan jual, yang berpotensi menurunkan harga token OP dalam jangka pendek. Trader disarankan untuk memantau pergerakan pasar dengan seksama.
Ethena (ENA) Unlock 12.86 Juta Token Pada 8 Januari 2025
Pada 8 Januari 2025, Ethena akan unlock 12,86 juta token atau setara 0.42% dari Sirkulasi supplynya. Token ini akan didistribusikan untuk pengembangan ekosistem. alokasi ini dapat mendorong inovasi, meningkatkan utilitas token, dan memperkuat ekosistem jika digunakan untuk mendukung developer atau program insentif.
Namun, potensi tekanan jual sementara dapat terjadi jika sebagian besar token dijual langsung, yang dapat menekan harga dalam jangka pendek. Dampak akhirnya akan bergantung pada transparansi distribusi dan reaksi pasar terhadap unlock ini.
Analyst Projection
Secara keseluruhan market cap crypto minggu ini mulai mengalami rebound. Namun perlu diantisipasi akan adanya koreksi menjelang pelantikan Presiden Amerika Serikat. Sentimen terhadap Bitcoin masih positif dimana semakin banyak Negara dan Institusi yang membeli Bitcoin untuk dijadikan Strategic Cash Reserve.
Crypto Project di sektor AI dan DEPIN juga menjadi narrative yang menarik untuk di pertimbangkan diawal tahun 2025 ini. Riset dari messari menunjukan bahwa tren pertumbuhan saat ini dalam sektor AI sangat mirip dengan ledakan pertumbuhan yang terjadi dalam sektor DeFi selama tahun 2020-2021.
Ini mengindikasikan bahwa AI mungkin mengalami pertumbuhan yang sangat cepat dan signifikan, mirip dengan apa yang terjadi pada DeFi beberapa tahun sebelumnya.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Pemerintah Amerika Serikat baru saja menjual 69.370 Bitcoin senilai $6,7 miliar yang disita dari pasar gelap Silk Road. Langkah ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor mengenai potensi penurunan harga Bitcoin lebih lanjut, terutama setelah BTC turun di bawah $93.000 hari ini.
Penjualan Bitcoin Silk Road oleh Pemerintah AS
Penjualan ini terjadi setelah Departemen Kehakiman AS (DoJ) memberikan izin kepada pemerintah untuk mencairkan Bitcoin yang disita dari pasar gelap Silk Road. DoJ menyebutkan volatilitas harga Bitcoin sebagai alasan utama di balik keputusan untuk melikuidasi aset tersebut.
Menurut data dari Arkham Intelligence, saldo dompet pemerintah AS berkurang menjadi nol hanya beberapa jam setelah laporan penjualan. Pada 8 Januari, dompet tersebut masih menyimpan Bitcoin senilai $6,7 miliar.
Keputusan untuk menjual Bitcoin ini juga menarik perhatian karena terjadi hanya 10 hari sebelum Donald Trump akan kembali dilantik sebagai presiden pada 20 Januari. Di sisi lain, pemerintahan Biden memilih untuk melikuidasi aset ini secara cepat, meskipun ada usulan dari tim Trump untuk membangun cadangan strategis Bitcoin.
Sumber: Arkham Intelligence.
Sengketa dengan Battle Born Investments
Keputusan untuk menjual Bitcoin ini juga dipengaruhi oleh putusan hakim federal pada 30 Desember, yang menyelesaikan sengketa berkepanjangan dengan Battle Born Investments. Perusahaan investasi tersebut gagal mendapatkan kepemilikan Bitcoin melalui harta pailit Silk Road.
Pengacara Battle Born mengkritik keputusan ini dengan keras, menyebutnya sebagai contoh penyalahgunaan prosedur oleh DoJ. Mereka menuduh pemerintah menggunakan “tipu daya prosedural untuk memastikan fakta tidak pernah didengar” dalam kasus ini.
Penurunan Harga BTC di Bawah $90.000?
Setelah gagal menembus level resistensi $100.000, Bitcoin mengalami tekanan jual yang signifikan. Pada saat berita ini ditulis, harga BTC turun 2,47% menjadi $93.915,9 dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,86 triliun.
Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa tingkat pendanaan Bitcoin telah turun tajam setelah penolakan di level $108.000. Analis ShayanBTC mencatat bahwa reli Bitcoin sebelumnya menunjukkan peningkatan tajam dalam tingkat pendanaan, tetapi kini penurunan drastis mencerminkan berkurangnya permintaan.
Sementara itu, pemegang jangka pendek tampaknya melakukan aksi jual panik, dengan data on-chain menunjukkan bahwa 23.200 BTC telah dipindahkan ke bursa baru-baru ini dengan kerugian.
Optimisme Para Pemimpin Industri
Di tengah gejolak pasar, beberapa tokoh terkemuka tetap optimis terhadap masa depan Bitcoin. Penulis buku finansial terkenal, Robert Kiyosaki, menyebutkan bahwa penurunan harga BTC adalah kesempatan untuk membeli. Ia menulis, “BITCOIN anjlok. Berita bagus. Saya terus membeli Bitcoin karena anjloknya Bitcoin berarti Bitcoin sedang diobral. Ingat ‘Beli saat harga rendah…dan HODL.’”
Presiden El Salvador Nayib Bukele juga mengindikasikan niat untuk menambah lebih banyak Bitcoin ke portofolio negaranya. Ia menyatakan, “Mungkin kita semua akan mendapatkan kesempatan untuk membeli Bitcoin dengan harga diskon!”
Di sisi lain, mantan CEO BitMEX Arthur Hayes memprediksi suntikan likuiditas global sebesar $612 miliar pada kuartal pertama 2025, yang dapat mendorong harga Bitcoin ke titik tertinggi baru.
Penjualan Bitcoin oleh pemerintah AS telah memicu kekhawatiran dan spekulasi di pasar. Meski demikian, optimisme terhadap masa depan Bitcoin tetap tinggi, didukung oleh pandangan dari tokoh-tokoh industri dan potensi kebijakan likuiditas global di masa mendatang. Bagaimanapun, volatilitas akan terus menjadi bagian dari perjalanan Bitcoin, terutama pada awal tahun setelah periode halving.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Pasar kripto berada di zona merah pada Selasa lalu, dengan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), dan aset digital lainnya mengalami penurunan signifikan.
Kejatuhan ini terjadi bersamaan dengan peristiwa risk-off lainnya di pasar keuangan global. Peningkatan imbal hasil obligasi pemerintah AS, sikap agresif Federal Reserve, serta ketidakpastian ekonomi makro menjadi pemicu utama.
Mengapa Pasar Kripto Tiba-tiba Anjlok?
Meningkatnya Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Picu Sentimen Penghindaran Risiko
Salah satu faktor utama di balik penurunan ini adalah peningkatan imbal hasil obligasi Treasury AS. Imbal hasil obligasi 10 tahun naik menjadi 4,70%, sedangkan imbal hasil obligasi 30 tahun dan 5 tahun masing-masing naik menjadi 4,61% dan 4,50%.
Imbal hasil yang lebih tinggi membuat investasi tradisional lebih menarik, sehingga modal berpindah dari aset berisiko seperti kripto. Pergeseran ini juga berdampak pada kelas aset lainnya, termasuk ekuitas.
Indeks Nasdaq 100 turun lebih dari 1%, dengan saham teknologi seperti NVIDIA dan Tesla mengalami kerugian besar. Sebagai contoh, saham Tesla turun 4,68% menjadi $391,81 per saham, menghapus $19,24 dari nilai saham tersebut.
Prospek Federal Reserve yang Lebih Agresif
Sikap kebijakan moneter Federal Reserve turut menekan pasar. Risalah rapat bulan Desember mengindikasikan bahwa penurunan suku bunga yang diharapkan akan lebih kecil pada 2025 dibandingkan proyeksi sebelumnya.
Data pasar tenaga kerja yang kuat, termasuk laporan JOLTS yang menunjukkan peningkatan lowongan pekerjaan sebanyak 259.000 menjadi 8,1 juta pada November 2024, memicu kekhawatiran inflasi yang berkelanjutan. Hal ini berarti kebijakan moneter yang lebih ketat, yang historisnya tidak menguntungkan bagi kripto.
Selain itu, laporan PMI Layanan ISM menunjukkan kinerja ekonomi yang stabil, mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga signifikan oleh Fed.
Ketidakpastian Makro dan Kekhawatiran Ekonomi yang Lebih Luas
Ketidakpastian dalam ekonomi AS, termasuk kebijakan fiskal di bawah Presiden Donald Trump dan meningkatnya plafon utang, menambah keresahan investor. Defisit fiskal yang meningkat dan strategi Departemen Keuangan yang tidak jelas memperburuk situasi.
Meski demikian, analis seperti Arthur Hayes memprediksi peningkatan jangka pendek untuk kripto pada Q1 2025 akibat likuiditas dolar AS yang meningkat. Namun, kenaikan ini kemungkinan bersifat sementara karena kebutuhan pengisian ulang Rekening Umum Departemen Keuangan dan musim pajak April yang dapat memicu aksi jual lebih lanjut.
Aksi Harga BTC, ETH, DOGE, dan Altcoin di Tengah Keruntuhan Pasar
Penurunan pasar kripto sangat signifikan, dengan kripto utama mengalami kerugian besar diiringi peningkatan volume perdagangan yang mencerminkan kepanikan di kalangan trader.
Bitcoin (BTC): Harga turun 5,04% menjadi $96.713, melewati level support psikologis $100.000. Volume perdagangan 24 jam naik 13% menjadi $55,12 miliar, mencerminkan peningkatan aktivitas. Kapitalisasi pasar BTC turun menjadi $1,91 triliun.
Ethereum (ETH): ETH turun 8% menjadi $3.394 setelah gagal bertahan di level $3.600. Kapitalisasi pasar turun menjadi $412,29 miliar, dengan volume perdagangan naik 21% menjadi $28,23 miliar. Volatilitas yang tinggi menunjukkan ketidakpastian investor.
XRP: Nilai turun 5,66% menjadi $2,29, dengan kapitalisasi pasar turun 6,03% menjadi $131,29 miliar. Volume perdagangan melonjak 57,57% menjadi $6,95 miliar.
Dogecoin (DOGE): DOGE mencatat penurunan 9,12% menjadi $0,3546. Kapitalisasi pasar turun menjadi $52,3 miliar, sementara volume perdagangan melonjak 54% menjadi $4,6 miliar. Aktivitas perdagangan yang meningkat mencerminkan reaksi beragam, mulai dari aksi ambil untung hingga aksi jual karena panik.
Kesimpulan
Keruntuhan pasar kripto kali ini mencerminkan betapa eratnya keterkaitan pasar global. Peningkatan imbal hasil obligasi, kebijakan moneter ketat, dan ketidakpastian ekonomi makro menjadi tantangan utama bagi aset digital.
Namun, peluang peningkatan jangka pendek masih ada, meski dengan risiko tinggi. Investor diharapkan tetap waspada dan memperhatikan perkembangan global dalam mengambil keputusan investasi.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Bitcoin, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, baru saja mencatatkan lonjakan harga yang mencengangkan. Pada 8 Januari 2025, Bitcoin berhasil menembus angka psikologis $100.000, menandai pencapaian tertinggi dalam tiga minggu terakhir dengan harga Rp 1.018.410,00 per BTC, naik 2,3% dalam satu hari.
Menurut data dari Cointelegraph Markets Pro dan Coinbase, Bitcoin telah mengalami kenaikan signifikan sejak titik terendah $91.315 pada 30 Desember 2024. Selama periode tersebut, BTC mencatatkan kenaikan 11,8% hingga diperdagangkan pada $101.942 saat berita ini ditulis. Dengan perdagangan di atas $100.000 untuk pertama kalinya sejak 19 Desember 2024, pelaku pasar mulai berspekulasi tentang potensi kenaikan harga lebih lanjut dalam beberapa minggu atau bulan mendatang.
Target Ambisius dari Para Analis
Kenaikan terbaru ini mendorong para analis dan pedagang untuk memberikan proyeksi optimis mengenai harga Bitcoin di masa depan. Chris dari WealthSquad, seorang analis pasar terkemuka, memperkirakan bahwa Bitcoin dapat melanjutkan siklus kenaikannya menuju $120.000. Dalam analisis teknis yang dibagikannya di platform X, Chris menunjukkan bahwa Bitcoin telah keluar dari fase konsolidasi di sekitar $100.000. Jika harga berhasil melewati penghalang penting ini, target berikutnya adalah $120.000.
Mike Alfred, seorang investor kripto terkenal, bahkan memberikan proyeksi yang lebih tinggi. Menurutnya, Bitcoin memiliki potensi untuk mencapai $200.000, dengan kemungkinan target selanjutnya di $315.000, $500.000, hingga $700.000 dalam siklus kenaikan ini. Namun, Alfred juga mengingatkan bahwa Bitcoin bisa mengalami retracement sementara ke kisaran $95.000–$96.000 sebelum melanjutkan pergerakan naiknya.
Grafik harian BTC/USD. Sumber: MartyParty.
Analisis Fibonacci: Jalan Menuju $450.000?
Berdasarkan ekstensi Fibonacci dan kinerja historisnya, analis kripto MartyParty memperkirakan bahwa Bitcoin bisa berada di jalur menuju $450.000. Grafik yang ia sajikan menunjukkan bahwa Bitcoin telah melampaui semua level ekstensi sejak harganya mencapai $5.000 pada pertengahan 2019. Target berikutnya adalah level ekstensi Fibonacci 1,0 pada $107.500. Setelah itu, Bitcoin memiliki peluang untuk naik lebih tinggi menuju level 2,618 hingga mencapai level tertinggi 4,236 di sekitar $450.000.
Pola Bull Flag Mengindikasikan Kenaikan Lebih Lanjut
Grafik mingguan BTC/USD. Sumber: Cointelegraph/ TradingView.
Dari perspektif teknis, Bitcoin saat ini menunjukkan pembentukan pola bendera bull (bull flag) pada grafik mingguan. Pola ini biasanya muncul setelah harga berkonsolidasi dalam kisaran menurun menyusul lonjakan harga tajam. Jika harga menembus garis tren atas dari pola ini, target kenaikan berikutnya berada di kisaran $175.700, atau sekitar 73% lebih tinggi dari harga saat ini.
Selain itu, indeks kekuatan relatif (RSI) harian Bitcoin berada di angka positif 69, mengindikasikan bahwa kondisi pasar masih mendukung potensi kenaikan lebih lanjut. Sentimen bullish ini memperkuat peluang Bitcoin untuk mencapai target yang diproyeksikan.
Kesimpulan
Dengan berbagai analisis teknis dan fundamental yang mendukung, Bitcoin tampaknya berada di jalur yang menjanjikan untuk melanjutkan reli harganya. Meski demikian, volatilitas yang melekat pada pasar kripto tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai.
Apakah Bitcoin benar-benar dapat mencapai $120.000, $200.000, atau bahkan $450.000? Waktu yang akan menjawab, namun optimisme di kalangan pelaku pasar terus meningkat.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Pergerakan pasar kripto masih dinamis! Bitcoin tertahan di $110K setelah whale ambil untung $3,21 miliar—82,5% dari whale baru! Data ekonomi AS pekan ini (FOMC & kepercayaan konsumen) jadi sentimen kunci.
Altcoin seperti BNB, ZIL, dan OP siap curi perhatian menjelang akhir Mei. Sementara itu, Michael Saylor lagi-lagi kasih sinyal beli BTC besar-besaran minggu ini. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:
Whale Bitcoin Ambil Untung dan Menunda Kenaikan Harga
– Kenaikan Bitcoin terhenti di dekat $110.000, ciptakan tekanan jual. – Para whale baru realisasikan laba sebesar $3,21 miliar sejak 20 April – Data CryptoQuant: 82,5% dari aksi ambil untung dari whale baru.
Indikator Ekonomi AS yang Pengaruhi Kripto Pekan Ini
– Kepercayaan Konsumen turun ke level terendah, sinyal risiko resesi. – Risalah FOMC Rabu bisa tunjukkan sikap hati-hati Fed soal inflasi. – Klaim Pengangguran naik tipis, sinyal pasar kerja melambat.
3 Altcoin yang Patut Diperhatikan Akhir Mei 2025
– BNB berpotensi naik 18% ke $793 (ATH) berkat hard fork Maxwell. – ZIL melemah 14,7% akibat penundaan Zilliqa 2.0; migrasi positif. – OP bisa melonjak setelah pembukaan token besar; penembusan $0,80.
Michael Saylor Beri Petunjuk Pembelian BTC Lainnya Minggu Ini
– Strategi isyaratkan pembelian Bitcoin besar-besaran lainnya. – Saylor berikan sinyal yang jelas untuk minggu keenam berturut-turut. – Saham MSTR terpukul, terus maju dengan akumulasi Bitcoinnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pakistan telah mengumumkan alokasi 2.000 megawatt (MW) listrik untuk mendukung aktivitas penambangan Bitcoin dan pengembangan kecerdasan buatan (AI).
Langkah ini menandai komitmen negara tersebut dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pertumbuhan ekonomi dan inovasi.
Transformasi Energi untuk Teknologi Digital
Dengan mengalokasikan 2.000 MW listrik, Pakistan menunjukkan keseriusannya dalam mendukung sektor teknologi digital.
Penambangan Bitcoin, yang memerlukan daya komputasi tinggi, dan pengembangan AI, yang membutuhkan infrastruktur energi yang stabil, akan mendapat manfaat langsung dari kebijakan ini.
Investasi dalam penambangan Bitcoin dan AI dapat membuka peluang ekonomi baru bagi Pakistan.
Penambangan kripto dapat menghasilkan pendapatan tambahan melalui ekspor digital, sementara pengembangan AI dapat meningkatkan efisiensi di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan pertanian.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Tantangan dan Pertimbangan
Meskipun langkah ini menjanjikan, Pakistan perlu mempertimbangkan tantangan yang mungkin timbul, seperti dampak lingkungan dari penambangan kripto dan kebutuhan akan regulasi yang tepat untuk mengatur sektor ini.
Penggunaan energi yang besar juga harus diseimbangkan dengan kebutuhan energi domestik lainnya.
Alokasi 2.000 MW listrik untuk penambangan Bitcoin dan AI oleh Pakistan mencerminkan visi negara tersebut dalam memanfaatkan teknologi untuk pembangunan ekonomi.
Dengan pendekatan yang tepat, langkah ini dapat menjadi pendorong utama bagi transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi di Pakistan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto hari ini, Jumat (23/5) diramaikan dengan Bitcoin tetap bullish meski data pengangguran AS campuran! Target $112K masih di depan mata, sementara altseason mulai mengintip seiring dominasi BTC melemah.
Di sisi lain, drama di ekosistem Sui mencuat — validator membekukan dana hasil retasan Cetus senilai $220 juta, bikin HIPPO & LOFI tertekan. Tapi tokenTRUMP dan MELANIA justru naik tajam, jadi sorotan menjelang Trump Gala Dinner. Pasar kripto makin panas, awas jangan sampai ketinggalan! Lihat lebih banyak insight di bawah ini:
BTC Target $112K, Pasar Abaikan Data Pengangguran AS
– Klaim pengangguran AS variatif, pasar tetap optimis. – Bitcoin dan saham stabil, obligasi lesu. – BTC tetap bullish, volatilitas dan aksi jual rendah.
Validator Sui Bekukan Dana Hasil Retasan Cetus $220 Juta
– Cetus berhenti usai diretas $260 juta di SUI. – Dana curian diubah ke USDC, dikirim ke Ethereum. – Retasan buat SUI terguncang, HIPPO dan LOFI jatuh.
Analis Prediksi Altseason Saat Bitcoin Lewati $111K
– BTC tembus $111K, dominasi turun, altseason dimulai. – Modal mulai pindah ke altcoin usai halving. – Q2 kripto kuat, altcoin mulai unjuk gigi.
TRUMP dan MELANIA Melonjak, LOFI Hadapi Dampak Sui
– TRUMP naik 71,7% sebulan, volume 29% naik jelang Trump Gala Dinner. – MELANIA naik 12% minggu ini, dekat golden cross. – LOFI pulih 9% pasca-peretasan Cetus, namun support kunci rapuh.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto makin panas jelang akhir Mei! Bitcoin bangkit dekati $110K meski obligasi global anjlok—makro justru jadi bahan bakar. Di sisi altcoin, Fartcoin, Jupiter, dan WLD mencuri perhatian dengan lonjakan harga solid.
Sementara itu, whale akumulasi DOGE dan MKR besar-besaran, sinyal kuat altcoin season belum usai! XRP pun makin matang, meski korelasinya dengan BTC mulai memudar. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:
Bitcoin Diprediksi Naik Seiring Obligasi Global Anjlok
– Bitcoin bangkit, dekati $110.000 awal pekan ini. – Kekhawatiran stabilitas fiskal dan inflasi akibat imbal hasil obligasi. – Bitcoin naik justru karena memburuknya kondisi makro.
3 Altcoin Patut Diperhatikan Akhir Pekan Ini
– Fartcoin melonjak 14% target $2,00; waspada jika gagal bertahan di $1,54. – Jupiter (JUP) naik 17,6% target $0,68; hati-hati jika di bawah $0,57. – WLD melonjak 37% setelah penjualan token $135 juta; bidik ekspansi program ID biometrik AS.
Whale Kripto Beli Altcoin Ini Minggu Keempat Mei 2025
– Whale beli 740 juta DOGE ($180 juta), sinyal permintaan pasar kuat. – Aktivitas paus MKR melonjak 469%, tunjukkan kepercayaan tinggi. – Trump resmi (TRUMP) tarik $1,45 juta dari investor, tunjukkan optimisme.
XRP Matang, Korelasi Bitcoin Pudar, Harga ke Mana?
– Korelasi XRP-BTC turun, isolasi berisiko turun. – XRP tidak aktif meningkat, pemegang matang redam volatilitas. – XRP hadapi resistensi $2,58, support $2,12; $2,27 bisa rebound.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Bitcoin (BTC) terus menunjukkan kekuatan baru setelah menembus rekor tertinggi baru di atas $111.000, memicu semangat positif di pasar kripto. Salah satu analis teknikal terkemuka, TradingShot, memproyeksikan bahwa harga Bitcoin bisa mencapai $200.000 pada akhir tahun 2025. Prediksi ini didasarkan pada analisis mendalam terhadap pola historis dan indikator teknis yang dipublikasikan melalui TradingView pada 23 Mei.
Dalam laporannya, TradingShot menyebut bahwa pergerakan harga Bitcoin mengikuti prinsip Diminishing Returns Theory—di mana setiap siklus bull market menunjukkan kenaikan yang lebih moderat seiring bertambahnya usia pasar. Dengan menelaah siklus sebelumnya, seperti periode 2009–2011, 2012–2013, 2015–2017, dan 2019–2021, terlihat pola konsisten: lonjakan awal yang tajam diikuti dengan pertumbuhan yang lebih stabil namun tetap signifikan.
Pola Kenaikan BItcoin
Siklus saat ini, menurut TradingShot, bergerak dalam pola channel naik yang terstruktur dengan baik. Meskipun diperkirakan akan terjadi koreksi singkat sekitar Februari 2025, harga Bitcoin diyakini akan kembali ke jalur bullish berkat momentum pemulihan enam minggu terakhir.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 25 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Berdasarkan perhitungan teknikal, puncak siklus ini diprediksi terjadi antara Oktober hingga Desember 2025, dengan target harga di kisaran $150.000 hingga $200.000. TradingShot menekankan pentingnya strategi keluar yang tepat waktu dibanding hanya berpegang pada target harga tertentu.
Menurut laporan Cointrackdaily, pandangan optimistis ini juga didukung oleh analis lainnya. Peter Brandt, seorang trader berpengalaman, memperkirakan Bitcoin akan menyentuh $150.000 pada Agustus 2025 berdasarkan pola teknikal yang sedang berkembang.
Pendapat Ahli
Sementara itu, analis Gert van Lagen dalam postingannya di X (24 Mei), menyoroti kecenderungan Bitcoin untuk mengalami pertumbuhan eksponensial. Ia merujuk pada pola cup-and-handle yang berulang dalam sejarah BTC, dan menyebut bahwa puncak harga selanjutnya bisa mencapai tiga hingga enam kali dari level saat ini.
Saat artikel ini ditulis, Bitcoin berada di harga $108.811, turun 2% dalam 24 jam terakhir namun masih mencatat kenaikan mingguan sebesar 5%. Dengan posisi harga yang berada jauh di atas moving average 50 dan 200 hari, sentimen pasar secara umum tetap bullish dan mendukung tren kenaikan jangka menengah hingga panjang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.