Tag Archives: bitcoin

Cara Mengatur Persentase Komisi Referral Tokocrypto

Mendapatkan penghasilan tambahan hanya dengan menyebar referral dan mengajak teman untuk daftar akun Tokocrypto bisa memberikan kamu komisi hingga 20% lho!

Menariknya persentase ini bisa kamu sesuaikan, mulai dari 10-20% dengan sistem bagi hasil dari referral—seperti 10% untuk kamu sendiri, dan 10% untuk teman yang kamu ajak.

Cara untuk mengatur persentase komisi referral ini juga cukup mudah, tapi sebelum mengatur persentase referral yang kamu inginkan, pastikan kamu sudah memiliki kode referral—dengan ikuti tutorial lengkapnya melalui link berikut: Cara Jadi Referral Tokocrypto dan Dapat Komisi dari Setiap Trade.

Jika kamu sudah terdaftar dan memiliki kode referral, berikut beberapa langkah mudah untuk mengatur persentase komisi referral Tokocrypto:

Cara Mengatur Persentase Komisi Referral Tokocrypto Melalui Aplikasi

  1. Buka aplikasi Tokocrypto
  2. Tap menu “referral” pada bagian beranda
  1. Setelah masuk ke dalam menu referral, tap tulisan “Pelajari lebih lanjut”.
  1. Setelah masuk ke halaman dashboard referral, kamu akan melihat “Buat Link Anda”, pada bagian ini kamu bisa mengatur persentase komisi referral Tokocrypto sesuai keinginan kamu.
  • Caranya cukup memilih jumlah komisi yang ingin teman kamu terima, misalnya jika kamu ingin teman kamu menerima 10% maka kamu akan mendapatkan 10% dan jika kamu memilih 0% untuk teman kamu, maka kamu akan menerima komisi full 20%.
  1. Jika kamu sudah memilih komisi yang sesuai, klik “Buat Link Anda” untuk membuat kode referral baru sesuai dengan persentase komisi yang kamu inginkan tadi. Kamu juga bisa centang kolom “Tetapkan sebagai kode undangan default” jika kamu ingin menetapkan persentase komisi tersebut sebagai default.
  1. Scroll ke bagian bawah halaman, dan pada bagian “Daftar Tautan Referensi Anda” kamu akan melihat kode beserta link referral sesuai dengan yang kamu terapkan.

Cara Mengatur Persentase Komisi Referral Tokocrypto Melalui Website

  1. Buka website Tokocrypto dan lakukan login.
  2. Arahkan kursor ke icon profile dan pilih menu “Referensi”.
  1. Pada laman dashboard referral, kamu akan melihat kotak bertuliskan “Buat Link Anda”, pada bagian ini kamu bisa mengatur persentase komisi referral Tokocrypto sesuai keinginan kamu.
  1. Kamu bisa membagi rate komisi dengan teman yang kamu undang atau menerima komisi full sebesar 20%

Caranya cukup memilih jumlah komisi yang ingin teman kamu terima, misalnya jika kamu ingin teman kamu menerima 10% maka kamu akan mendapatkan 10% dan jika kamu memilih 0% untuk teman kamu, maka kamu akan menerima komisi full 20%.

  1. Jika kamu sudah memilih komisi yang sesuai, klik “Buat Link Anda” untuk membuat kode referral baru sesuai dengan persentase komisi yang kamu inginkan tadi.  Kamu juga bisa centang kolom “Tetapkan sebagai kode undangan default” jika kamu ingin menetapkan persentase komisi tersebut sebagai default.
  1. Scroll ke bagian bawah halaman, dan pada bagian “Daftar Tautan Referensi Anda” kamu akan melihat kode beserta link referral sesuai dengan yang kamu terapkan.

Itu dia beberapa langkah mudah untuk mengatur persentase komisi referral Tokocrypto.

Semoga dengan mengikuti langkah di atas, kamu bisa lebih leluasa menentukan strategi dalam berbagi keuntungan bersama teman atau komunitasmu ya!

Yuk, mulai sebar referral dan dapatkan komisi hingga 20% dari setiap trade dengan daftar melalui link berikut 👉 Program Referral Tokocrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli 

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Naik ke $113.700: Sinyal Positif dari Pasar Kripto Global

Bitcoin kembali menunjukkan dominasinya di pasar kripto dengan kenaikan harga signifikan.

Berdasarkan data terbaru, harga BTC hari ini berada di kisaran $113.705,35 per BTC, naik sekitar +1,73% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar Bitcoin kini menyentuh $2,26 triliun USD, mempertegas posisinya sebagai aset digital terbesar dan paling berpengaruh di dunia.

Baca Juga: Sinyal Kuat! Kenaikan 2% Bitcoin Picu Harapan Bull Run Baru

Pergerakan Harga Terkini

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga $111.860 hingga $114.836, mendekati level psikologis $115.000.

Meskipun belum menembus rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $124.457, tren bullish jangka pendek menunjukkan minat beli yang kuat.

  • Perubahan harian: +$1.987,58 (+1,78%)
  • Perubahan 30 hari: +$5.130,70 (+4,72%)
  • Perubahan 90 hari: +$6.656,47 (+6,21%)

Kenaikan ini menandai pemulihan Bitcoin setelah sempat terkoreksi pada periode 60 hari lalu, di mana harga turun sekitar -0,84%.

Faktor Pendorong Kenaikan Bitcoin

1. Optimisme Pasar Global

Investor kembali menunjukkan minat terhadap aset berisiko, termasuk kripto, setelah adanya sinyal positif dari pasar keuangan global. Sentimen ini turut mendorong aliran modal masuk ke Bitcoin sebagai aset utama dalam ekosistem kripto.

2. Dominasi Institusional

ETF Bitcoin spot yang diluncurkan pada awal tahun terus menarik arus masuk modal. Produk keuangan ini memudahkan investor institusional untuk berinvestasi di Bitcoin tanpa harus memegang aset fisiknya.

Data terbaru menunjukkan lonjakan volume transaksi ETF Bitcoin, menjadi salah satu katalis penguatan harga.

3. Keterbatasan Pasokan

Dengan 19,93 juta BTC yang telah beredar dari total maksimum 21 juta BTC, ketersediaan Bitcoin semakin langka.

Hal ini menjadi faktor fundamental yang selalu menopang nilai BTC dalam jangka panjang. Investor menilai kelangkaan ini sebagai aset lindung nilai, mirip dengan emas, terutama ketika inflasi dan ketidakpastian ekonomi meningkat.

4. Kondisi Pasar Kripto Lebih Stabil

Meskipun volatilitas masih ada, pasar kripto relatif lebih stabil dalam beberapa pekan terakhir.

Indeks Fear and Greed untuk kripto menunjukkan pergeseran ke arah “Greed” (optimisme), mengindikasikan bahwa investor semakin percaya diri untuk kembali masuk ke pasar.

5. Tekanan Likuiditas Altcoin

Banyak investor memilih Bitcoin sebagai aset “safe haven” di dunia kripto dibanding altcoin yang cenderung lebih fluktuatif. Perpindahan modal ini juga ikut memperkuat harga BTC dalam beberapa hari terakhir.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 30 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 30 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dampak dan Prospek ke Depan

Kenaikan Bitcoin ke level $113.700 memberikan beberapa sinyal penting:

  1. Level Support Baru
    Jika Bitcoin mampu bertahan di atas $113.000, maka area ini bisa menjadi level support yang kuat untuk kenaikan lebih lanjut menuju $118.000 – $120.000.
  2. Potensi Uji ATH
    Rekor tertinggi Bitcoin masih berada di $124.457. Dengan tren saat ini dan masuknya arus dana baru dari investor institusional, potensi untuk kembali menguji rekor tersebut semakin terbuka.
  3. Risiko Koreksi
    Meski tren saat ini cenderung bullish, pasar kripto tetap rawan koreksi mendadak. Volatilitas jangka pendek, tekanan regulasi, maupun pergerakan makroekonomi global bisa memicu aksi ambil untung (profit-taking).
  4. Faktor Halving
    Halving Bitcoin berikutnya, yang diperkirakan terjadi pada 2028, masih menjadi faktor psikologis yang diperhitungkan. Sejarah mencatat, periode pasca-halving seringkali memicu tren bullish jangka panjang.

Baca Juga: Crypto Fear and Greed Crash! Bitcoin Siap Bangkit Lagi?

Kenaikan harga Bitcoin menuju $113.700 memperlihatkan bahwa minat investor terhadap aset kripto terbesar ini tetap tinggi.

Kombinasi antara optimisme pasar global, dukungan institusional melalui ETF, serta sifat kelangkaan Bitcoin membuat BTC semakin kokoh sebagai aset digital utama.

Bagi investor, momentum ini bisa menjadi peluang untuk masuk atau memperkuat posisi, meskipun tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek.

Dengan tren yang masih positif, Bitcoin berpeluang menguji kembali level tertinggi sepanjang masanya dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: 

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 30 September 2025: Bitcoin Menguat ke $114 Ribu

Pasar kripto hari ini, Selasa (30/9) diramaikan dengan kabar Bitcoin menguat 4,5% ke $114.000 dengan pola double-bottom, memicu optimisme jelang “Uptober” meski risiko penutupan pemerintahan AS masih membayangi.

Di altcoin, JUP, CELO, dan PUMP jadi sorotan dengan potensi reli jika katalis teknis terjaga. Awal Oktober juga ditandai dengan token unlock besar dari Sui, EigenCloud, dan Ethena yang bisa menambah tekanan jual. Lihat lebih lengkap di bawah:

Bitcoin Bersiap untuk ‘Uptober’ Setelah Reli $114K

  • Bitcoin melonjak 4,5% dalam 48 jam, mencapai $114.000.
  • Harga Bitcoin membentuk pola grafik double-bottom pada grafik harian.
  • Ada risiko tinggi penutupan pemerintahan AS minggu ini.

3 Altcoin Patut Diperhatikan Awal Oktober

  • JUP di $0,426 (turun 23%); Peluncuran lending dorong harga ke $0,475–$0,507.
  • CELO di $0,252 (dekat ATL); Testnet Sepolia dorong harga ke $0,267–$0,287.
  • PUMP di $0,0056 (naik 66,8%); Arus masuk tes $0,0077–$0,0090, tapi risiko turun tetap ada.

Dapat Cashback Bitcoin Rp100JUTA + Merchandise Eksklusif?*

3 Token Unlock di Awal Oktober 2025

  • Sui: 44 juta SUI ($145,18 juta) dibuka 1 Oktober (untuk Investor, Kontributor, Mysten Labs).
  • EigenCloud: 36,82 juta EIGEN ($64,80 juta) dibuka 1 Oktober (untuk Investor dan Kontributor).
  • Ethena: 40,63 juta ENA ($23,42 juta) dibuka 2 Oktober (untuk Yayasan Proyek).

4 Laporan Pekerjaan AS Akan Pengaruhi Bitcoin Minggu Ini

  • JOLTS turun = pasar mendingin, potensi bullish untuk Bitcoin.
  • ADP lambat = dolar melemah, untungkan kripto.
  • Klaim pengangguran/Laporan Jumat akan pandu ekspektasi penurunan suku bunga Fed, pengaruhi sentimen Bitcoin.

Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Kuat! Kenaikan 2% Bitcoin Picu Harapan Bull Run Baru

Pasar kripto kembali bergairah setelah Bitcoin (BTC), sang raja aset digital, menunjukkan penguatan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

Per Senin ini, harga Bitcoin tercatat di level $111,752.94 per BTC, naik +2.04% dibandingkan sehari sebelumnya.

Lonjakan ini langsung memberi sinyal positif bagi pasar yang dalam beberapa minggu terakhir lebih banyak diwarnai sentimen bearish.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,226.95 miliar USD dan volume perdagangan harian sebesar $37.10 miliar USD, Bitcoin kembali menegaskan dominasinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

Namun, pertanyaannya: apa yang menjadi pendorong kenaikan harga kali ini, dan bagaimana proyeksi BTC ke depannya?

Baca Juga: Altseason di Depan Mata? Dominasi Bitcoin Runtuh Lagi

Kenaikan Harga Bitcoin Hari Ini

Berdasarkan data pasar:

  • Harga BTC saat ini: $111,752.94
  • Kenaikan 24 jam: +$2,235.30 (+2.04%)
  • Kapitalisasi pasar: $2.22 triliun
  • Volume perdagangan: $37.10 miliar
  • Sirkulasi pasokan: 19.93 juta BTC dari total maksimum 21 juta

Dalam 30 hari terakhir, Bitcoin mencatat kenaikan +3.24%, meskipun masih dibayangi koreksi -5.63% dalam 60 hari terakhir. Namun, jika ditarik ke horizon 90 hari, BTC tetap berada di jalur hijau dengan kenaikan +4.23%.

Pergerakan harian menunjukkan volatilitas sehat, dengan terendah 24 jam di $109,236.95 dan tertinggi $112,375.48. Angka ini memberi ruang bagi spekulasi bahwa level support baru mungkin terbentuk di kisaran $110,000.

Faktor Pendorong Kenaikan BTC

Beberapa faktor kunci yang memengaruhi reli harga Bitcoin kali ini antara lain:

  1. Pemulihan Sentimen Pasar
    Setelah beberapa hari tekanan jual, investor tampaknya kembali masuk ke pasar, terutama didorong oleh ekspektasi bahwa koreksi jangka menengah sudah mendekati titik jenuh.
  2. Likuiditas yang Menguat
    Volume perdagangan harian sebesar $37 miliar menunjukkan adanya arus masuk modal yang cukup besar. Lonjakan ini sering kali menjadi sinyal awal pergerakan bullish lebih panjang.
  3. Dukungan Fundamental
    Narasi jangka panjang Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan aset digital paling aman terus mendukung permintaan, terutama di kalangan investor institusional.
  4. Spekulasi Pra-Halving
    Meski halving berikutnya masih beberapa bulan lagi, sejarah menunjukkan bahwa periode pra-halving biasanya diwarnai oleh akumulasi besar-besaran yang sering memicu tren naik.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 29 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 29 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Proyeksi Harga Bitcoin

Kenaikan harga 2% dalam sehari memang memberi optimisme, namun bagaimana gambaran jangka pendek dan panjangnya?

  • Jangka Pendek (1–2 minggu):
    Jika momentum ini berlanjut, Bitcoin bisa menguji resistance kuat di kisaran $115,000–$118,000. Namun, jika gagal menembus, potensi konsolidasi kembali ke level $110,000 sangat mungkin terjadi.
  • Jangka Menengah (1–3 bulan):
    Dengan tren makro yang mulai membaik, BTC berpotensi mencoba mendekati $120,000. Level ini krusial karena cukup dekat dengan rekor tertinggi $124,457.12.
  • Jangka Panjang:
    Faktor halving, pertumbuhan adopsi institusional, dan meningkatnya adopsi aset kripto global menjadi katalis utama. Jika ketiganya bergerak selaras, Bitcoin berpotensi menembus rekor tertingginya dan membuka jalan menuju $130,000 atau lebih.

Baca Juga: Bitcoin Melemah ke $109 Ribu, Pasar Kripto Masuki Fase Konsolidasi

Kenaikan +2% dalam 24 jam mungkin terlihat kecil, tetapi dalam konteks Bitcoin yang bernilai lebih dari $111,000, pergerakan ini mencerminkan kepercayaan pasar yang mulai pulih.

Lonjakan volume perdagangan dan sentimen positif menjadi sinyal bahwa tren bearish beberapa minggu terakhir mungkin mulai berbalik.

Namun, volatilitas tetap menjadi faktor utama yang tidak bisa diabaikan. Investor diimbau untuk selalu memperhatikan level support dan resistance penting sebelum mengambil keputusan.

Saat ini, Bitcoin kembali menjadi sorotan utama pasar kripto. Jika momentum ini bisa bertahan, BTC mungkin sedang bersiap menuju reli besar berikutnya yang bisa mengguncang pasar global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Crypto Fear and Greed Crash! Bitcoin Siap Bangkit Lagi?

Crypto Fear and Greed Index yang pekan lalu masih netral di level 48, kini anjlok ke 28 setelah tekanan besar melanda pasar kripto. Lonjakan rasa takut di kalangan investor mencerminkan betapa cepatnya sentimen bisa berbalik arah ketika level harga penting gagal dipertahankan.

Bitcoin yang semula diperdagangkan di atas $115.000 merosot hingga menembus $110.000, memicu gelombang likuidasi senilai lebih dari $1 miliar di seluruh industri. Kejatuhan ini turut menyeret Ethereum (ETH) di bawah $4.000, sementara altcoin besar seperti XRP dan Solana (SOL) ikut melemah tajam.

Ketakutan = Peluang?

Meski angka indeks yang rendah identik dengan kepanikan, kondisi ini bisa menjadi berkah tersembunyi. Secara historis, zona ketakutan ekstrem sering kali muncul sebelum rebound signifikan.

Contohnya, pada Maret lalu ketika indeks menyentuh level serupa, BTC hanya berada di $83.000. Kini, meski indeks kembali turun di bawah 30, harga Bitcoin masih $27.000 lebih tinggi dibanding saat itu.

Dengan kata lain, penurunan ini tidak selalu menandakan akhir dari reli, melainkan potensi peluang akumulasi bagi investor jangka panjang.

Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 28 September 2025.
Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 28 September 2025.

Apa Selanjutnya untuk Bitcoin?

Hari ini, indeks sudah sedikit pulih ke level 34, menandakan beberapa trader mulai bersiap menghadapi pemulihan. Menurut analis kripto Michael Pizzino, ketakutan yang muncul justru bisa menjadi titik balik penting yang telah lama ditunggu pasar.

Sejarah juga menunjukkan bahwa Bitcoin jarang mempertahankan reli dalam kondisi keserakahan berlebihan. Justru fase koreksi dan konsolidasi memberi ruang bagi pertumbuhan yang lebih sehat.

Selama BTC mampu kembali stabil di atas $110.000, prospek konstruktif dalam beberapa minggu ke depan masih terbuka lebar. Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di $109.220.

Jadi, apakah ketakutan kali ini akan menjadi sinyal awal reli baru Bitcoin? Banyak investor tampaknya mulai melihat kondisi ini sebagai kesempatan emas untuk masuk kembali ke pasar.

Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Melemah ke $109 Ribu, Pasar Kripto Masuki Fase Konsolidasi

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan pergerakan melemah setelah sempat mencatat kenaikan tipis di awal pekan.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Minggu (28/9), harga Bitcoin berada di level $109.414,48 per koin, dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,18 triliun.

Angka ini menandai penurunan sekitar 0,31% dalam 24 jam terakhir, sementara pergerakan mingguan menunjukkan koreksi lebih tajam di kisaran -5,38%.

Meskipun koreksi ini relatif kecil dalam hitungan harian, tren konsolidasi yang berlangsung selama beberapa minggu terakhir membuat para pelaku pasar bertanya-tanya: apakah ini sekadar retracement sehat atau sinyal awal tekanan lebih lanjut?

Baca Juga: Harga Bitcoin Kembali Naik, Badai Telah Berlalu?

Performa Jangka Pendek hingga Menengah

Jika ditarik dalam periode lebih panjang, pergerakan Bitcoin masih menunjukkan pola yang campuran:

  • 30 hari terakhir: turun -1,64%
  • 60 hari terakhir: turun -7,23%
  • 90 hari terakhir: masih positif dengan kenaikan tipis +1,03%

Data ini memperlihatkan bahwa, meski Bitcoin masih mampu bertahan di atas level psikologis $100.000, tren jangka menengahnya cenderung melemah.

Hal ini menegaskan adanya fase konsolidasi setelah harga menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di $124.457,12 beberapa waktu lalu.

Tekanan dari Pasar Global

Beberapa faktor eksternal turut memengaruhi arah pergerakan Bitcoin:

  1. Kebijakan moneter global
    Bank sentral utama, terutama Federal Reserve AS, masih mempertahankan nada hati-hati dalam suku bunga. Hal ini membuat investor institusional cenderung menahan diri dari masuk lebih agresif ke aset berisiko seperti kripto.
  2. Sentimen makroekonomi
    Ketidakpastian pasar ekuitas dan gejolak harga energi juga memengaruhi arus modal global. Saat volatilitas meningkat, investor cenderung mencari aset yang lebih aman, sehingga arus dana ke Bitcoin ikut tertekan.
  3. Volume perdagangan yang mengecil
    Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan BTC tercatat hanya $25,03 miliar, turun signifikan dibanding rata-rata bulanan. Penurunan volume ini biasanya menjadi sinyal pasar sedang wait and see.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 28 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Level Support dan Resistance

Dalam jangka pendek, Bitcoin masih diperdagangkan di kisaran $109.000 – $110.000. Level support kuat saat ini diperkirakan berada di $108.000, sedangkan resistance terdekat ada di sekitar $112.000.

Jika support ditembus, peluang koreksi lebih dalam ke kisaran $105.000 terbuka. Sebaliknya, bila mampu menembus resistance, Bitcoin berpotensi kembali menguji level $115.000.


Prospek ke Depan

Meski harga saat ini menunjukkan pelemahan, prospek jangka panjang Bitcoin masih menarik. Ada beberapa alasan mengapa banyak analis tetap optimis:

  • Faktor Halving: Peristiwa Bitcoin Halving terakhir yang terjadi awal tahun masih diharapkan memberi dorongan kenaikan harga dalam 12–18 bulan ke depan, seiring menurunnya suplai koin baru.
  • Adopsi institusional: Minat perusahaan besar dan lembaga keuangan terhadap Bitcoin sebagai aset lindung nilai inflasi dan diversifikasi portofolio semakin kuat. Produk ETF Bitcoin yang kian diterima di pasar tradisional juga memberi likuiditas tambahan.
  • Narasi aset digital global: Dengan semakin rapuhnya sistem keuangan tradisional, Bitcoin terus dipandang sebagai alternatif penyimpan nilai di luar sistem perbankan.

Baca Juga: Koreksi Bitcoin Makin Dalam, Momentum Bull Run Terancam?

Koreksi terbaru Bitcoin menegaskan bahwa aset digital terbesar dunia ini masih bergerak dalam fase konsolidasi setelah lonjakan harga besar beberapa bulan lalu.

Dengan harga saat ini di sekitar $109.000, Bitcoin masih jauh di atas level psikologis $100.000, meski juga belum mampu menembus kembali rekor tertinggi.

Bagi investor jangka panjang, pelemahan harga ini bisa dilihat sebagai peluang akumulasi, terutama dengan prospek Halving dan adopsi institusional yang masih menjadi katalis utama.

Namun, untuk jangka pendek, volatilitas tetap tinggi, sehingga disiplin dalam manajemen risiko menjadi kunci utama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altseason di Depan Mata? Dominasi Bitcoin Runtuh Lagi

Pasar kripto kembali menegangkan! Bitcoin Dominance atau Dominasi Bitcoin (BTC) merosot ke 57%, level terendah dalam beberapa bulan terakhir. Sejarah mencatat, penurunan dominasi BTC sering menjadi pertanda dimulainya Musim Altcoin (Altseason), fase ketika modal investor berpindah dari Bitcoin ke altcoin yang menawarkan potensi keuntungan lebih tinggi.

Sinyal Awal Altseason

Menurut data Coinbase Institutional, penurunan dominasi dari 65% pada Mei 2025 ke 57% di September merupakan rotasi modal klasik yang biasanya mengawali altseason.

Dilaporkan Coindoo, analis populer seperti Michaël van de Poppe menyoroti divergensi bullish pada grafik altcoin dan meningkatnya likuiditas pasar. Banyak trader melihat kondisi ini sebagai peluang emas untuk masuk lebih awal sebelum gelombang breakout besar terjadi.

Dominasi BTC Berbalik Naik: Altseason Ditunda?

Namun euforia tidak bertahan lama. Data TradingView terbaru menunjukkan kapitalisasi pasar kripto anjlok dari $4 triliun menjadi $3,82 triliun, sementara dominasi BTC justru naik kembali dari 57,3% ke hampir 59%.

Kenaikan ini menandakan altcoin jatuh lebih dalam dibanding Bitcoin. Jika dominasi BTC menembus 59% dengan pola inverse head-and-shoulders yang mulai terbentuk, altseason bisa tertunda lebih lama.

Whale.Guru bahkan memperingatkan: “Dominasi Bitcoin kembali menguat! Uang berputar ke Bitcoin! Altseason tertunda?”

Data Bitcoin Dominance pada tanggal 27 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Data Bitcoin Dominance pada tanggal 27 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

Indeks Altseason dan Sentimen Pasar Melemah

Indeks Musim Altcoin dari BlockchainCenter juga mengonfirmasi tren serupa, turun ke 69 poin, di bawah ambang batas 75 poin yang menandai altseason resmi.

Sementara itu, indeks sentimen pasar bergeser dari Netral ke Ketakutan. Jika rasa takut meningkat menjadi Ketakutan Ekstrem, risiko penjualan panik bisa semakin menekan altcoin.

AshRobin, pendiri Kanto Lab, mengingatkan:
“Hari-hari membeli koin secara acak dan menunggu semuanya naik sudah berakhir. Pasar terlalu jenuh dengan terlalu banyak koin, sementara likuiditas terbatas.”

Harapan: ETF Altcoin dan The Fed

Meski indikator saat ini melemah, investor tetap optimis bahwa altseason besar masih bisa terjadi. Faktor pendorongnya antara lain:

  • Pemangkasan suku bunga The Fed yang dapat melonggarkan likuiditas.
  • Potensi persetujuan ETF Altcoin oleh SEC, yang bisa memicu arus modal besar ke proyek-proyek alternatif.

Penurunan dominasi Bitcoin ke 57% memang sempat membangkitkan harapan altseason. Namun kenaikan kembali mendekati 59% menjadi peringatan bahwa altseason belum sepenuhnya dimulai. Investor kini harus waspada—apakah ini awal dari rotasi modal besar ke altcoin, atau sekadar false start sebelum Bitcoin kembali mengambil alih pangguna.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Kembali Naik, Badai Telah Berlalu?

Bitcoin (BTC) kembali mencuri perhatian pasar kripto global. Setelah melewati fase koreksi beruntun dalam beberapa minggu terakhir, harga aset digital terbesar ini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Per 25 September 2025, harga Bitcoin tercatat di level $109,676.58 per BTC, dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,185.50 miliar USD.

Lonjakan sebesar +0.33% dalam 24 jam terakhir menjadi sinyal positif yang dinantikan oleh para pelaku pasar, meskipun volatilitas masih membayangi.

Baca Juga: Crypto Fear and Greed Index Anjlok, Apakah Bitcoin Siap Balik Arah?

Dinamika Harga: Dari Koreksi ke Pemulihan

Dalam sebulan terakhir, Bitcoin sempat mengalami tekanan yang cukup signifikan.

Jika dibandingkan dengan periode 30 hari lalu, harga BTC masih melemah -2.69%, bahkan dalam 60 hari terakhir penurunan lebih dalam tercatat -7.54%. Namun, data 90 hari memperlihatkan tren yang lebih sehat, dengan kenaikan sekitar +2.24%.

Dengan pergerakan harga yang fluktuatif ini, BTC masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa yang berada di $124,457.12, tetapi mulai menjauh dari titik terendah dalam 24 jam terakhir di $108,728.98 menuju ke level tertinggi $110,359.19.

Pergerakan intraday ini menunjukkan adanya dorongan beli yang mulai kembali masuk ke pasar.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor yang Mendorong Peningkatan Bitcoin

Beberapa faktor utama yang diyakini menjadi pendorong kebangkitan harga Bitcoin antara lain:

  1. Stabilitas Pasar Pasca Koreksi
    Investor tampaknya melihat level koreksi terakhir sebagai area akumulasi yang menarik. Hal ini diperkuat dengan meningkatnya volume perdagangan harian sebesar $54 miliar, menandakan adanya minat baru yang masuk ke pasar.
  2. Ketahanan Fundamental Bitcoin
    Dengan jumlah sirkulasi mencapai 19.93 juta BTC dari total maksimum 21 juta, Bitcoin semakin mendekati kelangkaan pasokan. Kondisi ini secara jangka panjang memberi tekanan positif pada harga karena faktor penawaran yang terbatas.
  3. Likuiditas Tinggi dan Kapitalisasi Pasar Solid
    Kapitalisasi pasar Bitcoin yang masih bertengger di atas $2 triliun menjadi bukti kuat bahwa aset ini tetap menjadi pilihan utama investor institusional maupun ritel. Bahkan ketika pasar kripto lain menunjukkan tren melemah, BTC tetap menjadi jangkar stabilitas.

Prospek Jangka Pendek dan Panjang

Meskipun dalam 7 hari terakhir Bitcoin masih mencatatkan penurunan -5.13%, momentum kecil yang terjadi dalam 24 jam terakhir menjadi indikasi bahwa fase koreksi mulai berkurang.

Jika BTC mampu menembus level resistensi psikologis di atas $110,000, maka peluang menuju kisaran $115,000–$118,000 dalam beberapa minggu mendatang terbuka lebar.

Namun, jika gagal bertahan di atas $108,000, risiko penurunan lanjutan menuju level support kuat di $105,000 masih perlu diwaspadai.

Oleh karena itu, pergerakan dalam jangka pendek akan sangat ditentukan oleh sentimen global, termasuk arah kebijakan suku bunga AS dan arus masuk modal dari institusi.

Dalam jangka panjang, prospek Bitcoin masih tetap bullish. Faktor halving yang semakin dekat, meningkatnya adopsi institusional, serta status Bitcoin sebagai “emas digital” dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global, menjadi landasan optimisme banyak analis.

Baca Juga: Gawat! Harga Bitcoin Anjlok Terus, $100 Ribu Tinggal Kenangan?

Oleh sebab itu, kenaikan tipis Bitcoin di tengah tekanan pasar saat ini memberi sinyal titik balik penting bagi para investor.

Meskipun tren jangka pendek masih penuh tantangan, fundamental Bitcoin yang kuat dan posisinya sebagai aset digital utama memberi keyakinan bahwa BTC akan terus menjadi pusat perhatian.

Pasar saat ini sedang menguji kesabaran investor: apakah BTC akan benar-benar keluar dari fase koreksi menuju tren bullish baru, atau hanya sekadar rebound sementara. Satu hal yang pasti, perjalanan Bitcoin menuju rekor harga baru masih jauh dari kata selesai.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Gawat! Harga Bitcoin Anjlok Terus, $100 Ribu Tinggal Kenangan?

Bitcoin kembali memasuki fase koreksi setelah harga anjlok ke level $109,622.36 per BTC.

Angka ini mencerminkan penurunan sebesar -2,87% dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar turun ke $2,18 triliun USD.

Dalam seminggu terakhir, Bitcoin bahkan sudah melemah -6,45%, memperlihatkan tekanan jual yang semakin nyata di pasar kripto global.

Meskipun koreksi harga bukan hal baru dalam perjalanan Bitcoin, skala penurunannya kali ini memicu spekulasi apakah ini hanyalah “nafas panjang” sebelum reli berikutnya atau tanda awal tren bearish yang lebih serius.

Baca Juga: Panik Melanda! Crypto Fear and Greed Index Turun, Bitcoin Terjun Lagi

Tekanan Jangka Pendek

Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu turunnya harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir:

  1. Kebijakan Suku Bunga The Fed
    Investor global tengah menantikan arah kebijakan Federal Reserve Amerika Serikat terkait suku bunga. Ekspektasi terhadap suku bunga yang tetap tinggi membuat pasar risk-on, termasuk kripto, mengalami tekanan. Modal besar lebih memilih aset aman seperti obligasi, alih-alih menaruh dana pada instrumen berisiko tinggi.
  2. Tekanan Jual dari Whale dan Institusi
    Data on-chain menunjukkan adanya pergerakan signifikan dari dompet whale ke bursa. Lonjakan volume perdagangan harian hingga $74,79 miliar USD memberi indikasi bahwa sebagian besar transaksi didominasi aksi jual, bukan akumulasi.
  3. Ketidakpastian Regulasi Global
    Meski adopsi kripto kian meluas, isu regulasi masih menghantui pasar. Amerika Serikat, Uni Eropa, hingga beberapa negara Asia tengah memperketat aturan terkait stablecoin, pertukaran aset digital, hingga pajak kripto. Hal ini membuat investor ritel ragu untuk masuk lebih dalam.

Koreksi Masih dalam Batas Wajar

Jika dilihat dari tren harga dalam 90 hari terakhir, Bitcoin masih mencatatkan kenaikan +2,3%.

Namun, dalam 60 hari terakhir, penurunan sudah mencapai -8,29%, menandakan tren bearish jangka menengah sedang terbentuk.

Level support kuat saat ini berada di kisaran $108,500 – $109,000. Jika Bitcoin gagal mempertahankan area ini, potensi pelemahan lebih dalam menuju $105,000 bahkan $100,000 bukan hal yang mustahil.

Sebaliknya, untuk kembali bullish, Bitcoin perlu menembus kembali level $113,000 – $115,000. Sayangnya, dengan tekanan makro yang masih tinggi, peluang rebound dalam waktu dekat tampak terbatas.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 25 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 25 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Proyeksi Harga ke Depan: Risiko vs Harapan

  1. Jangka Pendek (1–4 Minggu ke Depan)
    Sentimen negatif dari makro ekonomi dan aksi jual investor besar berpotensi membuat Bitcoin terus bergerak sideways hingga bearish. Harga bisa tetap berada di kisaran $108,000 – $112,000.
  2. Jangka Menengah (1–3 Bulan)
    Jika The Fed mulai memberi sinyal pelonggaran suku bunga, Bitcoin bisa mendapatkan dorongan untuk pulih. Target harga optimistis berada di sekitar $118,000 – $120,000, sementara skenario terburuknya bisa kembali menguji $100,000.
  3. Jangka Panjang (Akhir Tahun)
    Faktor fundamental Bitcoin masih sangat kuat, terutama dengan keterbatasan suplai maksimum 21 juta BTC dan semakin dekatnya siklus pasca-halving. Selama adopsi institusi terus meningkat, harga Bitcoin masih punya peluang mencetak rekor baru di atas $124,000, meski jalannya akan penuh liku.

Baca Juga: Bitcoin Dominance Dekati ke 57,5%! Apakah Era Altcoin Sudah Tamat?

Penurunan harga Bitcoin ke level $109 ribu mencerminkan kombinasi faktor makroekonomi, aksi jual investor besar, dan ketidakpastian regulasi.

Walau terlihat mengkhawatirkan, koreksi ini masih dalam pola alami pasar kripto yang memang sangat volatil.

Bagi investor jangka panjang, fase ini bisa dilihat sebagai momen akumulasi dengan strategi hati-hati.

Namun, untuk trader jangka pendek, volatilitas tinggi justru bisa menghadirkan risiko besar bila tidak disertai manajemen risiko yang tepat.

Satu hal yang pasti, perjalanan Bitcoin tidak pernah datar. Dari setiap koreksi, selalu ada peluang baru—baik untuk penguatan fundamental maupun pergeseran tren harga ke level berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 26 September 2025: Bitcoin Koreksi, Tepat Akumulasi

Pasar kripto hari ini, Jumat (26/9) diramaikan kabar harga Bitcoin sempat tertekan di bawah $110.000, meski data menunjukkan pembeli spot makin aktif melakukan akumulasi, sementara dominasi BTC naik ke 59% dan membuat altseason tertunda karena reli altcoin melemah.

Di sisi lain, kecerdasan buatan menilai Shiba Inu, Bonk, dan Floki berpotensi jadi “Ethereum berikutnya” berkat pengembangan ekosistem, staking, hingga integrasi luas. Lihat lebih lengkap di bawah:

Bitcoin Tertekan di Bawah $110K, tapi Data Tunjukkan Pembelian Aktif

  • Harga Bitcoin jatuh ke titik terendah baru di bawah $110.000.
  • Sementara grafik menunjukkan aksi jual masih jauh dari selesai.
  • Data menunjukkan pembeli spot mempercepat akumulasi mereka.

AI Prediksi 3 Koin Meme Berpotensi Jadi Ethereum Berikutnya

  • Shiba Inu kembangkan Shibarium/ShibaSwap ($14 juta TVL) dan burn 41% pasokan.
  • Bonk punya $44 juta SOL di-staking, hampir 1 juta holderg & integrasi ekosistem kuat.
  • Floki beroperasi multi-chain: ada staking, aset terkunci $28 juta, dan 1.700+ integrasi trader.

Ikut LAUNCH-DROP SOON Raih Hadiah Rp75 Juta*

Dominasi Bitcoin Naik di September, Altcoin Season Terhenti?

  • Dominasi Bitcoin naik jadi 59%, altcoin berkinerja buruk dan altseason terancam tertunda.
  • Altcoin Season Index jatuh di bawah 75, melemahkan reli akibat likuiditas tersebar tipis.
  • Sentimen pasar negatif, namun optimisme tetap ada berkat potensi Fed pangkas suku bunga lagi & persetujuan ETF.

Harga Solana Anjlok di Bawah $200 Karena RSI Oversold

  • Solana turun dari resistensi $260 ke support $200.
  • Fibonacci 0,618 selaras dengan RSI oversold,ciptakan konfluensi teknis yang kuat.
  • Jika support $200 bertahan, Solana berpotensi pulih ke $230–$260.

Baca juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com