Tag Archives: bitcoin

Bitcoin Belum Capai Puncak, Level Harga Ini Jadi Sorotan Analis

Meskipun telah mencetak rekor tertinggi baru di level $122.000 awal pekan ini, para analis menilai bahwa harga Bitcoin (BTC) masih belum mencapai puncaknya. Data on-chain menunjukkan bahwa pasar belum dalam kondisi terlalu panas, membuka ruang bagi kelanjutan tren naik hingga akhir tahun.

Menurut data dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView, pergerakan harga Bitcoin saat ini membentuk kisaran baru pada kerangka waktu lebih rendah, dengan sejumlah level support dan resistance utama yang mulai menjadi perhatian pelaku pasar.

Pasar Belum Terlalu Panas

Analis CryptoQuant, Axel Adler Jr., menegaskan bahwa belum munculnya “sinyal puncak” menandakan pasar Bitcoin masih memiliki ruang untuk tumbuh. Sinyal puncak biasanya muncul ketika terjadi overheat pada pasar dan mendahului koreksi besar.

Sinyal puncak Bitcoin. Sumber: CryptoQuant.
Sinyal puncak Bitcoin. Sumber: CryptoQuant.

Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

“Sinyal ini hanya muncul pada puncak pasar utama, dan kali ini belum terlihat,” jelas Adler Jr. Ia mengacu pada indeks gabungan yang membandingkan harga pasar terhadap harga yang direalisasi, serta rasio nilai hancur dalam 30 dan 365 hari.

Analisis serupa dikemukakan oleh analis CryptoQuant lainnya, Crypto Dan, yang menyoroti metrik UTXO Age Bands. Pada puncak harga Bitcoin sebelumnya di Maret dan Desember 2024, kelompok usia UTXO 1 hari hingga 1 minggu menyumbang 14% dari kapitalisasi yang direalisasi. Saat ini, angka tersebut hanya berada di sekitar 5%, mengindikasikan kondisi pasar belum terlalu panas.

Target Kenaikan dan Level Support Kunci

Berdasarkan analisis biaya rata-rata pemegang jangka pendek (STH), analis Crazzyblockk dari CryptoQuant mengidentifikasi level resistance penting berikutnya pada $124.000 dan $136.000. Kedua level ini menjadi area yang rawan aksi ambil untung dan biasanya menandai puncak harga lokal.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

“Ketika BTC memasuki area $124.000–$136.000, pasar biasanya dalam kondisi jenuh beli, terutama karena keuntungan belum terealisasi dari investor jangka pendek,” ujarnya.

Sementara itu, di sisi bawah, zona support kuat berada pada $113.000, $111.000, dan $101.000. Level $101.000 disebut sebagai “dukungan paling kritis” untuk menjaga struktur bullish jangka menengah Bitcoin. Bertahan di atas zona ini mengindikasikan kepercayaan kuat dari pemegang aset.

Indikator Lain Dukung Tren Naik

Skor Z MVRV, indikator yang mengukur apakah aset dinilai terlalu mahal atau murah, menunjukkan bahwa Bitcoin belum berada di zona overvalued. Zona resistensi utama berikutnya menurut indikator ini berada pada kisaran $124.000, menandai potensi ekspansi harga lebih lanjut.

Selain itu, rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 200 hari saat ini berada di kisaran $113.700–$115.300, menjadi zona support dinamis yang perlu dijaga untuk mempertahankan momentum.

Cointelegraph juga mencatat bahwa BTC perlu merebut kembali zona $119.250–$120.700 untuk memperkuat tren bullish dan membidik level harga di atas $123.000 dalam waktu dekat.

Baca juga: Laporan Pasar Kripto Q2 2025: Bitcoin Melesat, TradFi Melirik


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 17 Juli 2025: BTC Masih Tunjukan Momentum Positif

Pasar kripto menunjukkan momentum positif dengan Bitcoin menembus $123.000, namun analis menilai reli belum berakhir. Struktur pasar yang bullish membuka peluang BTC naik menuju $150.000, meskipun zona resistensi $124.000–$136.000 masih menjadi tantangan.

Di sisi lain, Ethereum menguat berkat short squeeze dan akumulasi whale, ditambah sentimen positif dari ETF dan investasi $500 juta oleh BitMine, mendorong target harga ke $3.400. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Harga Bitcoin Belum Capai Puncak, Perhatikan Level Berikut

  • Bitcoin mencapai rekor $123.000 Senin lalu.
  • Struktur pasar Bitcoin mendukung reli jangka panjang hingga $150.000.
  • Resistensi Bitcoin di $124.000-$136.000 menjadi penghalang utama.

Mengapa Harga Ethereum Naik Hari Ini?

  • Ethereum naik karena short squeeze dan akumulasi whale.
  • ETF dan BitMine $500 juta dongkrak optimisme ETH.
  • Trader tetapkan target harga ETH di $3.400 karena arus masuk ETF.

CASHBACK DADAKAN IS BACK 100% Raih Rp20 JUTA*

XRP Mungkin Untung dari GENIUS Act, Kenapa?

  • XRP naik 6% setelah DPR sahkan UU GENIUS, dorong regulasi kripto AS.
  • RLUSD Ripple selaras GENIUS, kuatkan peran XRP dalam likuiditas teratur.
  • Dukungan stablecoin XRPL dan biaya rendah jadikan XRP inti penyelesaian lintas-stablecoin.

Peluang Pemotongan Suku Bunga Fed Naik

  • Peluang potong suku bunga Fed September >50% karena ketidakpastian Powell.
  • Rumor pemecatan Powell oleh Trump menguat.
  • The Fed kecil kemungkinan pangkas suku bunga Juli, meski ada spekulasi.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi di Bawah $87.000

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan Bitcoin yang masih berada dalam fase koreksi.

Berdasarkan data terkini, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level $86,666.64 per BTC, mengalami penurunan sekitar 0,82% dalam 24 jam terakhir.

Pelemahan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati, meskipun aktivitas perdagangan tetap tinggi.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini tercatat sebesar $1,730.18 miliar USD, menempatkannya tetap kokoh sebagai aset kripto dengan nilai pasar terbesar di dunia.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai $44.23 miliar USD, mengindikasikan minat transaksi yang masih kuat di tengah volatilitas harga.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bangkit ke USD 86.943, Sinyal Rebound?

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Dalam rentang waktu 24 jam, Bitcoin bergerak di kisaran $85,316.27 hingga $90,264.57.

Level ini menunjukkan adanya tekanan jual di area atas, sekaligus minat beli yang muncul ketika harga mendekati area support harian.

Meski secara harian BTC terkoreksi, dalam jangka sangat pendek terlihat upaya pemulihan.

Perubahan harga 1 jam terakhir mencatatkan kenaikan 0,77%, mengindikasikan adanya reaksi beli dari trader jangka pendek yang memanfaatkan penurunan harga.

Namun demikian, tekanan masih terlihat dalam timeframe yang lebih panjang.

Dalam 7 hari terakhir, harga BTC tercatat turun 3,69%, mempertegas bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi cenderung bearish.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kinerja Bitcoin dalam 30, 60, hingga 90 Hari

Jika dilihat dari perspektif jangka menengah, koreksi Bitcoin cukup signifikan. Dalam 30 hari terakhir, BTC turun sekitar $4,311.79 atau 4,74%.

Tekanan semakin dalam pada periode yang lebih panjang, dengan penurunan 18,88% dalam 60 hari dan bahkan 26,03% dalam 90 hari terakhir.

Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berusaha mencari titik keseimbangan baru setelah sebelumnya mencatatkan reli kuat.

Koreksi semacam ini lazim terjadi dalam siklus kripto, terutama setelah pergerakan harga yang agresif.

Sebagai catatan historis, Bitcoin pernah mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07, yang kini menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam mengukur potensi pemulihan jangka panjang.

Analisis Pasar dan Fundamental Bitcoin

Dari sisi fundamental, sirkulasi pasokan Bitcoin saat ini berada di angka 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan (scarcity) Bitcoin sebagai aset digital dengan suplai terbatas.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) tercatat sebesar $1,820.79 miliar USD, mencerminkan potensi valuasi Bitcoin jika seluruh suplai maksimum telah beredar.

Dengan dominasi pasar yang masih kuat dan posisi sebagai kripto nomor satu secara popularitas, Bitcoin tetap menjadi indikator utama arah pasar kripto secara keseluruhan.

Pergerakan BTC kerap menjadi penentu sentimen bagi altcoin dan aset kripto lainnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Turun ke $89.318, Tekanan Koreksi Berlanjut

Prospek Harga BTC: Waspada Volatilitas, Pantau Level Kunci

Ke depan, pelaku pasar disarankan untuk mencermati level support di area $85.000, yang sejauh ini mampu menahan tekanan jual.

Jika level ini ditembus, potensi koreksi lanjutan masih terbuka. Sebaliknya, area resistance di kisaran $90.000–$92.000 menjadi tantangan utama bagi BTC untuk kembali membangun momentum bullish.

Dengan volume perdagangan yang tetap tinggi, volatilitas diperkirakan masih akan berlanjut dalam waktu dekat.

Investor dan trader disarankan untuk mengelola risiko dengan cermat, terutama bagi mereka yang aktif di pasar jangka pendek.

Secara keseluruhan, analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian.

Meski tekanan jangka menengah masih terasa, fundamental yang kuat dan suplai terbatas membuat BTC tetap menarik untuk dipantau sebagai aset digital utama di tengah dinamika pasar kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 18 Desember 2025: Koreksi Tipis Kembali Terjadi!

Pasar kripto hari ini, Kamis (18/12) bergerak volatil di tengah koreksi tipis, dengan altcoin kembali memimpin kenaikan, ALCH dan ACT melonjak lebih dari 20%, sementara GHST turut menguat dua digit.

Di sisi Bitcoin, perdebatan soal peluang menembus $100.000 sebelum akhir tahun masih terbuka: meski ETF mencatat arus keluar, akumulasi korporasi menjaga tren jangka panjang tetap konstruktif, dengan area $86.000 dipandang sebagai batas aman menuju potensi penguatan ke atas $92.000–$95.000. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Pasar yang Koreksi Tipis

  • Harga ALCH mengalami kenaikan 23%, harga mencapai $0,2134.
  • ACT mencatat penguatan harian 24%, harganya naik $0,0253.
  • GHST melonjak 11%, saat ini diperdagangkan di level $0,19.

Bisakah BTC Tembus $100.000 Sebelum Akhir Tahun?

  • ETF outflow vs akumulasi korporasi; tren jangka panjang tetap kuat.
  • Resisten: $88k–$89k (Target: $95k). Support: $86k–$80,5k.
  • Netral-bullish: Aman di atas $86k, target >$92k akhir tahun.

Liburan Makin Seru Main Lucky Holiday Blast! Hadiah Rp60 JUTA!*

Grayscale: Rekor Baru Bitcoin dalam 6 bulan Mendatang

  • Analis Grayscale: Bitcoin tembus ATH di paruh pertama 2026.
  • Harga meroket H1 2026: Efek regulasi AS & permintaan makro.
  • Nilai fiat turun, permintaan BTC & ETH meningkat.

Bitwise: BTC, ETH, & SOL Cetak Rekor Baru di 2026

  • Halving & siklus suku bunga dorong BTC ke rekor baru tahun depan.
  • UU CLARITY berpotensi bawa ETH & SOL ke level tertinggi baru.
  • Volatilitas BTC bakal turun, lebih stabil dibanding NVIDIA.

Baca juga: OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bangkit ke USD 86.943, Sinyal Rebound?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali menguat setelah beberapa pekan berada dalam tekanan koreksi.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin tercatat di level $86.943,42 per BTC, naik 1,57% dalam 24 jam terakhir atau setara dengan kenaikan sekitar $1.340.

Penguatan ini terjadi di tengah upaya pasar kripto global untuk bangkit, meskipun sentimen investor masih cenderung berhati-hati.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.735,67 miliar, Bitcoin tetap menjadi aset kripto paling dominan dan menjadi barometer utama pergerakan pasar digital secara keseluruhan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Level $90.289

Pergerakan Harga BTC Hari Ini: Volatil, Tapi Stabil

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak pada rentang harga $85.381,69 sebagai level terendah dan $88.170,10 sebagai level tertinggi.

Fluktuasi ini mencerminkan dinamika pasar yang masih sensitif terhadap aksi ambil untung jangka pendek.

Secara intraday, Bitcoin sempat mengalami koreksi ringan -0,37% dalam satu jam terakhir, namun tetap mampu mempertahankan penguatan harian.

Volume perdagangan 24 jam sebesar $39,50 miliar menunjukkan likuiditas pasar masih terjaga, meskipun belum cukup kuat untuk mendorong reli besar.

Tekanan Koreksi Masih Membayangi

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 17 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 17 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meski menguat hari ini, performa Bitcoin dalam jangka menengah masih berada dalam fase koreksi. Data historis menunjukkan:

  • 7 hari terakhir: turun 6,11%
  • 30 hari: turun 8,75%
  • 60 hari: turun 18,36%
  • 90 hari: turun 25,97%

Kondisi ini menandakan bahwa kenaikan harga BTC saat ini lebih bersifat rebound jangka pendek, bukan pembalikan tren besar.

Bitcoin juga masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07, yang menjadi target psikologis investor jangka panjang.

Fundamental Bitcoin Tetap Kokoh

Dari sisi fundamental, Bitcoin masih menunjukkan kekuatan struktural.

Pasokan yang beredar saat ini mencapai 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC. Tingkat kelangkaan ini terus menjadi daya tarik utama Bitcoin sebagai aset lindung nilai digital.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) tercatat sebesar $1.825,81 miliar, mencerminkan valuasi Bitcoin jika seluruh pasokan maksimum telah beredar.

Posisi ini mempertegas dominasi Bitcoin dibandingkan aset kripto lainnya.

Prospek Harga BTC: Apa yang Perlu Diperhatikan?

Untuk pergerakan ke depan, pelaku pasar akan mencermati beberapa level kunci.

Area $88.000 hingga $90.000 menjadi zona resistensi penting. Jika mampu ditembus secara konsisten, peluang penguatan lanjutan akan terbuka.

Sebaliknya, level $85.000 menjadi area support krusial. Jika level ini gagal dipertahankan, Bitcoin berpotensi kembali tertekan dan melanjutkan fase konsolidasi atau koreksi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $85.600, Tekanan Pendek

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berhasil bangkit dengan kenaikan 1,57% dalam 24 jam terakhir, didukung oleh volume perdagangan yang stabil. Namun, tekanan koreksi jangka menengah masih menjadi tantangan utama.

Bagi investor, kondisi ini patut disikapi dengan kehati-hatian. Selama Bitcoin belum mampu menembus area resistensi utama, pergerakan saat ini lebih tepat dipandang sebagai fase pemulihan sementara sambil menunggu arah pasar yang lebih jelas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 17 Desember 2025: Data Ekonomi AS Bikin Bangkit!

Pasar kripto hari ini, Rabu (17/12) mulai menunjukkan tanda kebangkitan dengan altcoin memimpin penguatan, di mana FORM melonjak tajam 41%, disusul USTC yang naik 16% dan OM yang menguat 14%.

Dari sisi makro, rilis data ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari ekspektasi turut mendorong sentimen positif, membuat Bitcoin sempat menyentuh level $88.000 meski tingkat pengangguran sedikit meningkat.

Di tengah momentum ini, Tokocrypto menghadirkan kemudahan baru lewat fitur deposit via BCA yang memungkinkan pengguna melakukan deposit lebih cepat dan nyaman tanpa biaya tambahan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Pasar yang Mulai Bangkit

  • FORM mengalami kenaikan 41%, dengan harga mencapai $0,428.
  • USTC catat penguatan harian 16%, harganya naik $0,00753.
  • Harga OM melonjak 14%, saat ini diperdagangkan di level $0,0752.

Data Ketenagakerjaan AS Melebihi Ekspektasi, Harga Bitcoin Naik

  • Jumlah pekerjaan di sektor nonpertanian meningkat menjadi 64.000 pada bulan November, di atas perkiraan 50.000
  • Tingkat pengangguran naik menjadi 4,6%, di atas perkiraan sebesar 4,5%.
  • Harga Bitcoin sempat mencapai angka tertinggi $88.000 setelah data tersebut dirilis.

Ini yang Ditunggu! Fitur Deposit via BCA Hadir di Tokocrypto

Prediksi harga Dogecoin 2026: Akankah DOGE Kembali Bangkit?

  • Penurunan Doge tunjukkan tekanan jual terus-menerus di tengah pasar kripto yang lesu.
  • Token saat ini 82% di bawah ATH Mei 2021, dan upaya pemulihan gagal bertahan.
  • Prakiraan DOGE tunjukkan pergerakan bertahap, bukan lompatan besar, mengikuti sentimen kripto global.

Harga Ethereum di Bawah $3.000, Arus Keluar Tiga Hari ETF ETH

  • Ethereum turun di bawah $3.000 pada hari Selasa (ketiga kalinya bulan ini).
  • ETF Ether AS rugi hampir $140 juta akibat arus keluar tiga hari berturut-turut.
  • Harga ETH hampir konfirmasi pola bearish flag pada grafik harian.

Baca juga: OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $85.600, Tekanan Pendek

Harga Bitcoin (BTC) hari ini mengalami tekanan cukup signifikan.

Berdasarkan data terbaru, BTC diperdagangkan di level $85,600.96 per BTC/USD, melemah -4,5% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini turut menekan kapitalisasi pasar Bitcoin ke sekitar $1,708.83 triliun, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $43.99 miliar.

Angka tersebut menunjukkan aktivitas transaksi masih relatif tinggi meskipun sentimen pasar sedang berhati-hati.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Turun ke $89.318, Tekanan Koreksi Berlanjut

Pergerakan Harga BTC Hari Ini

Dalam rentang 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran $85,304.08 hingga $89,982.65. Tekanan jual terlihat cukup dominan setelah BTC gagal mempertahankan area psikologis di atas $90.000.

Penurunan harian sebesar -$4,133.44 (-4,61%) mengindikasikan adanya aksi ambil untung (profit taking) sekaligus respons pasar terhadap ketidakpastian jangka pendek.

Jika dilihat dalam timeframe yang lebih luas, tren koreksi masih terasa kuat. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC telah turun -$10,225.97 (-10,68%).

Sementara itu, penurunan lebih dalam terlihat pada periode 60 hari (-21,49%) dan 90 hari (-26,43%), menandakan fase konsolidasi panjang setelah sebelumnya Bitcoin mencetak rekor tertinggi di $126,198.07.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sentimen Pasar dan Likuiditas

Dari sisi pasar, Bitcoin masih menempati peringkat pertama aset kripto paling populer dengan kapitalisasi pasar $1,706.95 miliar.

Volume perdagangan harian yang mencapai $44.19 miliar mencerminkan likuiditas yang tetap kuat, sehingga pergerakan harga cenderung responsif terhadap sentimen global.

Pasokan beredar Bitcoin saat ini berada di angka 19.96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan (scarcity) Bitcoin dalam jangka panjang, meskipun dalam jangka pendek harga masih sangat dipengaruhi oleh faktor teknikal dan sentimen makro.

Analisa Teknikal Singkat

Secara teknikal, pelemahan -0,39% dalam 1 jam terakhir menunjukkan tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Jika BTC tidak mampu bertahan di atas support terdekat $85.000, potensi penurunan lanjutan menuju area support berikutnya bisa terjadi.

Sebaliknya, jika terjadi pantulan (rebound) dengan volume yang meningkat, area $90.000 akan menjadi resistance penting yang perlu ditembus untuk memulihkan sentimen bullish.

Perubahan harga -4,91% dalam 7 hari terakhir juga mengindikasikan tren mingguan masih cenderung bearish.

Namun, volatilitas ini bukan hal baru bagi Bitcoin, yang secara historis kerap mengalami koreksi tajam sebelum kembali melanjutkan tren naik jangka panjang.

Prospek Bitcoin ke Depan

Meski tekanan jangka pendek masih terasa, fundamental Bitcoin relatif tetap kuat.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) sebesar $1,795.65 triliun, BTC masih menjadi aset kripto dengan dominasi tertinggi di pasar.

Investor jangka panjang umumnya memandang fase koreksi seperti ini sebagai periode akumulasi, sementara trader jangka pendek cenderung lebih berhati-hati menunggu konfirmasi arah harga.

Ke depan, pergerakan harga Bitcoin akan sangat dipengaruhi oleh sentimen global, kebijakan moneter, serta arus dana institusional.

Selama Bitcoin mampu mempertahankan struktur pasar jangka panjangnya, volatilitas saat ini dapat menjadi bagian dari siklus sehat dalam perjalanan harga BTC.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Level $90.289

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin sedang berada dalam fase koreksi dengan tekanan jual yang cukup kuat.

Meski demikian, volume perdagangan dan fundamental pasar masih solid. Investor disarankan untuk tetap memperhatikan manajemen risiko dan mengikuti perkembangan pasar secara berkala.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 16 Desember 2025: Bitcoin Terus Tertekan, Ada Apa?

Di tengah tekanan pasar kripto hari ini, Selasa (16/12), sejumlah altcoin justru mampu mencatatkan penguatan signifikan, PYR melonjak 23%, ACE naik 21%, dan DGB menguat 9%, menunjukkan adanya rotasi minat trader ke aset berisiko tertentu. Memasuki minggu ketiga Desember 2025, perhatian pasar tertuju pada SEI yang berpotensi pulih meski dibayangi token unlock besar, TAO yang mendekati fase halving dengan level $301 sebagai titik krusial, serta ASTER yang mulai diakumulasi investor besar di tengah aksi jual ritel.

Sementara itu, Bitcoin sempat tertekan hingga area $85.000 akibat sikap risk-off global, kekhawatiran kenaikan suku bunga BOJ, serta likuidasi leverage di tengah likuiditas akhir pekan yang tipis. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Tekanan Pasar Kripto

  • PYR mengalami kenaikan 23%, dengan harga mencapai $0,605.
  • ACE catat penguatan harian 21%, harganya naik $0,275.
  • Harga DGB melonjak 9%, saat ini diperdagangkan di level $0,00635.

3 Altcoin yang Patut Diperhatikan di Minggu Ketiga Desember 2025

  • SEI: Ada potensi pemulihan SEI meskipun ada token unlock 55,56 juta, didukung oleh divergensi RSI.
  • TAO: TAO menurun jelang halving. Perhatikan level $301 sebagai kunci pemulihan.
  • ASTER: Investor besar ASTER mengakumulasi 42,7 juta token (ritel menjual), membuka peluang kenaikan 16%.

LAUNCH-DROP DRX Token Raih Total Hadiah Rp80Juta*

Alasan Penurunan Harga Bitcoin ke $85.000

  • Bitcoin anjlok akibat pengurangan risiko karena ancaman likuiditas global dari potensi kenaikan suku bunga BOJ.
  • Likuidasi leverage dan likuiditas rendah akhir pekan memperparah penurunan.
  • Penjualan besar oleh pemain kunci memperkuat sentimen bearish.

3 Data Ekonomi AS Penentu Sentimen Bitcoin Pekan Ini

  • Bitcoin di $90.000, menunggu data NFP/klaim/CPI untuk ekspektasi The Fed.
  • Data lemah/CPI rendah peluang kenaikan BTC ke $95.000 (spekulasi dovish).
  • Data kuat, risiko penurunan BTC ke $85.000 (sensitif makro).

Baca juga: OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun, Para Raja Crypto Ramai Terbang ke Abu Dhabi, Ada Apa?

Sejumlah tokoh besar industri kripto dunia ramai-ramai mendatangi Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), untuk mencari suntikan dana besar dari investor kaya Timur Tengah. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan pasar kripto yang melemah selama dua bulan terakhir.

Sumber yang mengetahui situasi tersebut menyebutkan, para eksekutif kripto tertarik datang setelah beredar kabar bahwa investor besar, termasuk perwakilan dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) senilai sekitar US$330 miliar, berada di Abu Dhabi bertepatan dengan penyelenggaraan konferensi kripto. Meski demikian, para investor kelas kakap tersebut disebut sulit dilacak keberadaannya.

Para pemimpin industri kripto diketahui berpindah dari satu konferensi ke konferensi lain, menghadiri jamuan makan malam tertutup, serta berupaya menjalin koneksi dengan kalangan elite dan keluarga kerajaan setempat. UEA sendiri kini semakin dipandang sebagai pusat baru investasi kripto global.

Michael Saylor ke Abu Dhabi

Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Catat Rekor Kehadiran 10.000+ Peserta

Salah satu figur yang terlihat di Abu Dhabi adalah Michael Saylor, pendiri sekaligus Executive Chairman Strategy. Ia hadir dalam ajang Bitcoin MENA Conference. Kepada wartawan, Saylor mengakui harga saham perusahaannya telah turun lebih dari 50 persen sejak pertengahan tahun.

Untuk mengatasi tekanan tersebut, Saylor mengatakan dirinya mempresentasikan strategi perusahaan kepada ratusan calon investor, termasuk dari sovereign wealth fund. Strategi itu digambarkan sebagai upaya menjadikan Strategy “roket berbahan bakar Bitcoin” dengan visi investasi senilai US$20 triliun. Demi menjangkau para investor tersebut, Saylor menyebut kawasan Teluk sebagai tujuan utama.

Upaya serupa juga dilakukan perusahaan lain. Presiden Metaplanet, operator hotel asal Jepang yang bertransformasi menjadi investor Bitcoin, mengungkapkan rencana penggalangan dana melalui proyek saham preferen baru bernama “MARS”, setelah saham perusahaannya turut tertekan.

Selain itu, beberapa calon investor potensial yang disebut aktif di Abu Dhabi antara lain Dominari Holdings, bank investasi yang kerap dikaitkan dengan keluarga Trump, serta divisi investasi dan sekuritas Hanwha Group dari Korea Selatan. Hanwha secara terbuka menyatakan ambisinya menjadikan Abu Dhabi sebagai pusat utama pengembangan produk kripto.

Situasi Bitcoin Lagi Turun

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di sisi lain, kondisi pasar kripto global masih menimbulkan kekhawatiran. Penurunan harga Bitcoin dan aksi jual di berbagai pasar mengejutkan banyak pelaku industri, terutama setelah sebelumnya ada ekspektasi bahwa sikap pro-kripto Presiden AS Donald Trump akan mendorong pertumbuhan pesat sektor ini.

Meski pasar saham AS masih berada dekat level tertinggi, Bitcoin justru melambat sejak Oktober. Selain itu, rencana legislasi kripto di AS juga menghadapi hambatan, menyusul kritik dan perlambatan pembahasan dari sejumlah legislator Partai Demokrat.

Namun demikian, minat terhadap kripto di kawasan UEA justru menunjukkan tren peningkatan. Kondisi ini menjadikan Abu Dhabi magnet baru bagi para raksasa kripto dunia yang tengah berburu modal besar untuk menopang strategi mereka di tengah pasar yang bergejolak.

Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Siap Digelar, Percepat Ekonomi Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Turun ke $89.318, Tekanan Koreksi Berlanjut

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) masih berada dalam tekanan koreksi.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga Bitcoin tercatat di level $89.318,05 per BTC, melemah 1,15% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini menandakan sentimen pasar kripto yang cenderung berhati-hati, seiring belum adanya katalis kuat untuk mendorong pemulihan harga dalam jangka pendek.

Meski terkoreksi, Bitcoin tetap mendominasi pasar kripto global dengan kapitalisasi pasar sebesar $1.782,99 miliar, menempatkannya di peringkat pertama sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Aktivitas perdagangan masih tergolong aktif, tercermin dari volume transaksi 24 jam mencapai $47,82 miliar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Level $90.289

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran $87.634,94 hingga $90.345,57. Level tersebut menunjukkan adanya area support jangka pendek di bawah $88.000, sementara zona $90.000 masih menjadi area psikologis yang sulit ditembus.

Secara intraday, BTC tercatat melemah 0,44% dalam satu jam terakhir, menandakan tekanan jual masih mendominasi pasar.

Sementara itu, secara mingguan, harga Bitcoin sudah turun 2,05%, memperkuat indikasi tren koreksi yang belum sepenuhnya berakhir.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kinerja BTC Jangka Menengah

Jika ditinjau dari performa historis, tekanan pada harga Bitcoin semakin terlihat. Dalam 30 hari terakhir, BTC mengalami penurunan sebesar $6.966,14 atau 7,24%.

Koreksi berlanjut dalam rentang waktu yang lebih panjang, dengan penurunan 20,02% dalam 60 hari dan 22,65% dalam 90 hari terakhir.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level $126.198,07.

Jarak yang cukup lebar dari level all-time high membuat investor cenderung menahan diri sambil menunggu konfirmasi arah tren berikutnya.

Data Fundamental dan Pasar Bitcoin

Dari sisi fundamental, pasokan Bitcoin yang beredar saat ini mencapai 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Keterbatasan suplai ini tetap menjadi fondasi utama nilai Bitcoin dalam jangka panjang, meskipun dalam jangka pendek harga masih sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar global.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) Bitcoin berada di kisaran $1.874,48 miliar, mencerminkan potensi valuasi BTC jika seluruh suplai maksimum telah beredar.

Analisa Teknikal: Support dan Resistance BTC

Dari perspektif teknikal, support terdekat BTC berada di area $87.000–$88.000. Jika level ini jebol, potensi penurunan lanjutan menuju zona $85.000 terbuka lebar.

Sebaliknya, resistance kuat berada di kisaran $90.500–$92.000. Penembusan di atas area tersebut dapat membuka peluang rebound jangka pendek.

Baca Juga: Jepang Naikkan Suku Bunga Tertinggi 30 Tahun, Bitcoin Terancam

Analisa harga BTC hari ini mengindikasikan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase koreksi dengan tekanan jual yang cukup kuat.

Meski begitu, volume perdagangan yang tinggi dan fundamental yang solid menunjukkan bahwa minat pasar terhadap BTC belum sepenuhnya melemah.

Investor dan trader disarankan untuk mencermati level support dan resistance penting serta mengelola risiko dengan bijak di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com