Tag Archives: bitcoin

Mengapa Bitcoin dan Kripto Lain Naik Hari Ini (11/4)?

Pergerakan pasar kripto, terutama Bitcoin (BTC) terus melonjak pada Selasa (11/4) pagi. Bahkan Bitcoin bergerak melewati level harga US$ 30.000 atau sekitar Rp 446 juta untuk pertama kalinya sejak 10 Juni 2022.

Reli pasar kripto ini terjadi akibat turbulensi perbankan pada bulan Maret lalu, mulai memudar semakin jauh dan investor semakin optimis tentang kebijakan moneter bank sentral AS. Investor kripto yang berada di Amerika Serikat juga mulai kembali ke pasar dari liburan Paskah. Beberapa faktor kemungkinan berkontribusi pada dua penembusan BTC terpisah pada hari Senin (10/4).

Bitcoin yang merupakan aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar baru-baru ini diperdagangkan pada US$ 30.237, naik 6,75% selama 24 jam terakhir, menurut data CoinMarketCap. Bitcoin terakhir mencapai level US$ 30.000 pada 10 Juni 2022, kemudian terus turun ke bawah US$ 20.000, di mana ia menghabiskan sebagian besar akhir tahun 2022 di level tersebut.

market kripto bitcoin
Ilustrasi market kripto bitcoin.

Baca juga: Pasar Kripto Potensi Bullish, Awas Masih Ada Tekanan Makroekonomi

Bitcoin telah melayang di sekitar level US$ 28.000 selama tiga minggu terakhir, karena waspada investor mengukur dampak dari krisis perbankan secara global, tekanan inflasi yang berkelanjutan dan ketidakpastian ekonomi makro lainnya. Kripto Bitcoin naik sekitar 80% year-to-date setelah mulai 2023 berpindah tangan sekitar US$ 16.600.

Kripto melonjak pada bulan Januari di tengah tanda-tanda bahwa inflasi berkurang, terhenti pada bulan Februari, tetapi kemudian mendapatkan kembali momentumnya pada akhir Maret, menyusul kegagalan Silicon Valley Bank (SVB)dan Signature Bank karena beberapa investor mempertanyakan stabilitas sistem moneter saat ini.

Rupanya saat ini, investor telah mendapatkan kembali selera mereka untuk aset yang berisiko, seperti kripto. Aset emas juga baru-baru ini melonjak, melampaui $2.000 untuk pertama kalinya sejak 2020.

Richard Mico, CEO US and Chief Legal Officer Banxa, mencatat bahwa pasti ada pergeseran naratif yang terjadi karena krisis perbankan ini yang menambah momentum Bitcoin. Semakin banyak, “BTC juga dipandang sebagai penyimpan nilai yang andal yang tidak memiliki masalah yang timbul saat menyimpan uang Anda melalui perantara pihak ketiga, atau bank,” katanya dikutip Coindesk.

“Sudah, Bitcoin telah menjadi aset dengan kinerja terbaik di tahun 2023, dan biasanya aset tersebut merespons paling cepat dan keras terhadap perubahan moneter semacam ini.”

“De-dolarisasi juga semakin menjadi bagian dari narasi, yang semakin mempercepat adopsi BTC,” tutup Mico.

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Kenal Kripto Arbitrum (ARB) & SPACE ID (ID) yang Listing di Tokocrypto

Selain BTC, Ethereum (ETH) juga melonjak, melewati level US$ 1.900 atau sekitar Rp 28 juta. Baru-baru ini ETH naik sekitar 1,7% dibandingkan 24 jam sebelumnya. Kripto besar lainnya sebagian besar berwarna hijau, meskipun bernuansa terang. ARB, token Arbitrum blockchain layer-2, baru-baru ini naik lebih dari 2,8%, sementara XRP naik sekitar 1%.

Indeks Pasar CoinDesk , ukuran kinerja keseluruhan pasar kripto, baru-baru ini naik 2,3%. Total market cap pasar kripto mencapai tertinggi tahunan baru US$ 1,23 triliun.

Banyak analis melihat kenaikan pasar kripto terjadi karena merespons positif proyeksi angka inflasi AS terbaru yang akan rilis. Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan mengumumkan Consumer Price Index (CPI), indikator makro yang digunakan untuk menghitung inflasi AS pada 12 April 2023, sekitar pukul 19.30 WIB.

Penurunan CPI diperkirakan bisa memberikan sentimen dovish kepada The Fed untuk memperlambat kenaikan suku bunga di masa depan, yang berarti Bitcoin bisa lebih leluasa lagi untuk bullish.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

MicroStrategy Kembali Beli Lebih Banyak Bitcoin Senilai Rp 438 Miliar

MicroStrategy telah mengumumkan akumulasi Bitcoin sebanyak 1.045 BTC tambahan dengan total harga pembelian sekitar US$ 29,3 juta atau Rp 438 miliar. Pada saat pembelian itu harga Bitcoin berada di rata-rata US$ 28.016 per BTC.

Menurut pengajuan baru-baru ini ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), akuisisi baru dilakukan antara 24 Maret dan 4 April. Dengan pembelian terbaru tersebut, MicroStrategy telah menghabiskan total US$ 4,1 miliar untuk Bitcoin yang merupakan aset kripto terbesar di dunia.

Sejarah mencatat MicroStrategy telah menjadi perusahaan publik pertama dengan simpanan BTC terbesar di dunia. Mereka telah menjadi pemain kunci dalam adopsi perusahaan dari aset kripto unggulan, dengan investasi awal dalam aset digital pada Agustus 2020.

Aksi MicroStrategy

koin bitcoin
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Pasar Kripto Potensi Bullish di April 2023, Bitcoin Target Rp 448 Juta

Taruhan jangka panjang MicroStrategy pada kripto hampir menguntungkan setelah aset mengalami perubahan harga yang liar sejak tahun 2020: 140.000 BTC-nya dibeli dengan harga rata-rata US$ 29.803 per koin—artinya jika nilai aset melonjak sebesar 6%, atau US$ 1.780,91, perusahaan akan mendapat untung.

Dikutip Decrypt, pembelian terbaru datang karena Bitcoin memiliki awal yang baik untuk tahun 2023. Saat ini diperdagangkan seharga US$ 27.958 per koin, menurut data CoinGecko. Pada awal tahun itu dihargai US$ 16.615.

Tetapi meskipun nilainya melonjak tahun ini, Bitcoin masih turun 60% dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 69.044 yang disentuhnya pada November 2021.

Kembali ke masa lalu, pendiri MicroStrategy, Michael Saylor, memutuskan untuk membeli Bitcoin pertama pada tahun 2020 sebagai lindung nilai terhadap inflasi tepat ketika lockdown COVID-19 mulai menutup ekonomi global. Investasi tersebut muncul pada tahun berikutnya karena Bitcoin terus mengalami kenaikan bersejarah.

Dorongan Michael Saylor

Michael Saylor: Harga Bitcoin Ambruk adalah Peluang Beli yang Besar
Pendiri MicroStrategy, Michael Saylor. Sumber: Getty Images.

Baca juga: Bank Indonesia Dorong Pengembangan CBDC di Asia Tenggara

Saylor — yang merupakan CEO saat itu — mengklaim pada saat itu bahwa Bitcoin adalah “penyimpan nilai yang dapat diandalkan dan aset investasi yang menarik dengan potensi apresiasi jangka panjang daripada memegang uang tunai.”

MicroStrategy sejak itu meningkatkan kepemilikannya dengan membeli 140.000 BTC secara perlahan selama dua setengah tahun terakhir, dan Saylor masih yakin itu adalah investasi yang aman.

“Strategi (MicroStrategy) kami adalah membeli dan menahan Bitcoin, dan kunci bagi kami adalah konsisten, transparan, dan bertanggung jawab dalam mengejar strategi itu,” katanya bulan lalu .

Saham MicroStrategy juga naik lebih dari 95% sejak pembelian Bitcoin pertama, Saylor mengatakan bahwa membeli saham di perusahaan adalah cara investor dapat memperoleh eksposur yang aman terhadap Bitcoin.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Potensi Bullish di April 2023, Bitcoin Target Rp 448 Juta

Berdasarkan data yang ditunjukan oleh Coinglass, pasar kripto pada bulan April setiap tahunnya cenderung dominan mengalami tren bullish sangat tinggi. Sejak tahun 2017-2020 terjadi kenaikan dengan rata-rata 30%, sehingga ini bisa menjadi potensi capital gain bagi para investor aset kripto. 

Namun data ini hanya bersifat histori saja, tidak bisa menjadi acuan utama untuk melakukan penjualan maupun pembelian di pasar aset kripto. Apabila pada akhir April nanti harga Bitcoin (BTC) ditutup dengan koreksi merah, maka bulan selanjutnya memiliki potensi untuk mengalami koreksi lanjutan.

Bitcoin Monthly Return by Coinglass.com

Augmento menggunakan sumber data yang diambil melalui berbagai media sosial seperti XBT, Bitcointalks, Reddit, dan Twitter. Data yang diambil kemudian diolah menghasilkan keyword yang sering diketik oleh user membahas aset kripto. Berdasarkan data yang diambil pada tanggal 3 April 2023, percakapan yang sering muncul yaitu Governance, Prediction, Pump_and_dump, Regulation/Politics, dan Technical Analysis. 

Bitcoin Sentiment Conversation by augmento.ai 

Baca juga: Harga Cardano (ADA) Perlu Melewati Tes Ini untuk Memicu Reli Bullish

Sentimen Pasar

Kata kunci tersebut mengacu pada arah teknikal analisis, itu artinya para trader dan investor sedang berfokus untuk menentukan harga yang tepat untuk melakukan pembelian dan penjualan dan tren Bitcoin kedepannya. Selain itu juga ada kata kunci regulasi dan politik yang artinya secara sentimen pasar sangat baik, seperti adanya CBDC yang mulai muncul, El Savador yang mengeluarkan surat utang negara menggunakan Bitcoin. Tentu saja sentimen dan politik pasar sangat baik akhir-akhir ini.

Pada dasarnya data yang ditunjukan oleh augmento bersifat umum dan global, setiap negara memiliki kata kunci pembahasan yang berbeda beda. Namun ini bisa menjadi acuan sentimen Bitcoin kedepannya. 

Event kripto di April 2023. Sumber: Coinmarketcal.com.

Berdasarkan CoinMarketCal, ada beberapa berita dan acara yang akan berlangsung pada bulan April 2023. Seperti upgrade jaringan Ethereum Shappela pada 12 April 2023 dan hardfork yang akan terjadi pada koin IoTeX pada 4 April 2023. Ini merupakan sentimen baik untuk aset kripto tersebut karena update major dan difungsikan untuk menutup kekurangan jaringan blockchain yang sudah berjalan. Namun, para trader dan investor lebih memperhatikan Ethereum upgrade karena aset kripto ini berada pada top 10 CoinMarketCap berdasarkan kapitalisasi pasarnya.

Aksi Harga Bitcoin dan Ethereum

BTC/USD Weekly Chart by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Jika dilihat secara seksama dengan time frame mingguan, Bitcoin mengalami sideways selama dua minggu terakhir. Pola candlestick menunjukan kemungkinan akan terjadi koreksi sedikit. Hal ini bisa terjadi karena adanya pola candlestick marubozu yang menunjukan adanya bullish yang sangat kuat, artinya ada potensi penguatan selanjutnya setelah munculnya marubozu. 

Berhubung adanya resistance yang kuat yang ditargetkan pada harga US$ 30.000 atau sektiar Rp 448 juta, maka para trader dan investor masih menunggu konfirmasi. Secara pola relative strength index (RSI) Stochastic sedang berada 96 yang artinya overbought atau jenuh beli, sehingga ada kemungkinan untuk koreksi dan bisa melanjutkan kenaikan dalam beberapa minggu ke depan.

BTC/USD Coinbase 1 day TF by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Baca juga: Pasar Kripto di Maret 2023: Bitcoin Naik di Tengah Krisis Perbankan

Pergerakan kripto Bitcoin pada bulan April diproyeksikan memiliki potensi untuk koreksi ke harga US$ 26.700 dengan potensi penurunan kurang lebih 5% dari pembukaan harga bulan April di level US$ 28.000. Potensi penurunan ini memiliki rasio kemungkinan terjadi lebih besar dikarenakan adanya beberapa indikator pendukung seperti RSI, pola candlestick, serta resistance yang kuat di harga US$ 29.000. 

Bitcoin perlu membuat pola sideways untuk menurunkan RSI Stochastic yang sudah overbought secara mingguan. Setelah RSI sudah kembali normal maka tinggal tunggu candlestick konfirmas nya saja apakah berada di bawah US$ 25.000 atau masih di atas US$ 25.000.

ETH/USD Coinbase 1 day TF by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Secara teknikal Ethereum (ETH) masih diatas harga support yang kuat yaitu pada area harga US$ 1.700. Namun kondisi ini masih perlu ditest ulang support-nya supaya bisa menjadi pijakan yang lebih kuat. Potensi penurunan yang terjadi pada ETH di bulan April yaitu sebesar -6,35%. Hal ini juga dibuktikan adanya chart pattern double top

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER:Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Naik di Tengah Krisis Perbankan

Maret terbukti menjadi bulan yang penuh gejolak bagi ekosistem aset kripto. Dengan volatilitas yang tinggi di seluruh pasar, beberapa aset diuntungkan dari naik turunnya aset Bitcoin (BTC).

Kegagalan bank yang terjadi di bulan Maret, inflasi yang sedang berlangsung, dan situasi makroekonomi lainnya membuat investor kripto terjebak pada ketidakpastian. Namun, pada akhirnya terbukti krisis perbankan menguntungkan bagi Bitcoin dan kripto lainnya yang dianggap sebagai penyimpan nilai yang tahan terhadap gejolak.

Bitcoin baru-baru ini diperdagangkan sekitar US$ 28.500, naik lebih dari 21% di bulan Maret 2023. Pada satu titik Rabu (29/3), kripto terbesar berdasarkan nilai pasar menembus angka US$ 29.100 untuk mencapai angka tertinggi sejak Juni 2022. BTC secara luas mengungguli S&P 500, Nasdaq, dan aset tradisional lainnya. Nasdaq yang berfokus pada teknologi naik lebih dari 4% untuk bulan ini.

Bitcoin Naik

Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Burger King Mulai Terima Pembayaran Bitcoin dan Kripto

Dikutip Coindesk, direktur firma analitik kripto, Amberdata, Greg Magadini, mengatakan BTC dan emas, yang secara tradisional dipandang sebagai aset safe-haven, telah melihat “volatilitas naik eksplosif” bulan ini. Magadini menulis bahwa volatilitas BTC baru-baru ini di pasar opsi setelah ledakan bank Silvergate dan Silicon Valley yang ramah kripto berbeda secara signifikan dari perubahan yang lebih dramatis setelah jatuhnya pertukaran FTX dan bencana kripto lainnya tahun lalu.

“BTC meledak lebih tinggi,” katanya. “Terburu-buru ke ‘uang alternatif’ (BTC dan GOLD) ini menunjukkan beberapa kepanikan seputar memegang USD murni.”

Keuntungan bulan ini datang, bahkan ketika industri kripto mengalami keruntuhan bank yang ramah kripto, Silvergate dan Silicon Valley Bank, serta kesibukan aktivitas penegakan peraturan. Gempa susulan dari krisis perbankan mengguncang sektor stablecoin di awal bulan, tetapi kripto sebagian besar tidak terpengaruh.

Volatilitas Kripto

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: OJK Buka Pendaftaran Seleksi Dewan Komisioner Membidangi Aset Kripto

Stefan Rust, investor kripto dan CEO Truflation, menjelaskan bahwa keuangan tradisional (TradFi) telah mencapai titik kritis. “Tampaknya orang menyadari bahwa krisis perbankan belum benar-benar berakhir,” tulisnya.

Rust mencatat bahwa keruntuhan bank telah menghilangkan sumber daya berharga bagi investor dan pihak lain yang ingin berpartisipasi dalam ekosistem aset digital dan menyinggung meningkatnya tekanan regulasi di AS yang mungkin menciptakan hambatan bagi pertumbuhan industri. “Banyak yang mencoba menavigasi situasi hidup dan mati dan menemukan celah,” tulisnya.

Di samping itu, untuk investor institusional, salah satu kekhawatiran terbesar mereka bukanlah “volatilitas pasar seputar Bitcoin” tetapi “volatilitas regulasi dan ketidakpastian regulasi,” kata Ben McMillan, kepala investasi manajer aset kripto IDX Digital Assets.

Sementara altcoin seperti, Ethereum (ETH), baru-baru ini berpindah tangan pada US$ 1.820, naik 13% di bulan Maret. Di awal bulan, kripto terbesar kedua dalam nilai pasar mencapai US$ 1.861, level tertinggi sejak Agustus 2022.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Tertekan, tapi Bitcoin Potensi Bullish

Pekan ini ada sejumlah sentimen yang mempengaruhi pasar kripto. Mulai dari manajemen sementara FTX mengidentifikasi lebih dari US$ 3,2 miliar dalam pembayaran dan pinjaman yang diberikan perusahaan lain kepada para pendiri dan karyawan utama FTX, termasuk sekitar US$ 2,2 miliar kepada Sam-Bankman Fried. 

Hal ini tidak membuat pasar kripto dan harga Bitcoin (BTC) mengalami perubahan yang signifikan, investor anggap kabar tersebut sebagai bukti bahwa kasus FTX belum sepenuhnya selesai. Terlebih pada hari Selasa (28/3), Bankman-Fried didakwa atas 13 tuduhan tambahan menyuap pejabat pemerintah China. Dia didakwa atas delapan dakwaan pada bulan Desember, termasuk penipuan dan pencucian uang, dan pada Februari dengan 12 dakwaan lainnya ditambahkan, termasuk sumbangan politik ilegal dan bisnis transfer uang tidak sah. 

Tim Trader Tokocrypto menganalisis Option Contract perdagangan BTC senilai US$ 4 miliar Akan kadaluarsa pada hari ini Jumat, (31/3). Menurut data Amberdata, Option Contract triwulanan pada platform pertukaran opsi kripto terbesar, Deribit akan berakhir pada hari Jumat. Kontrak ini termasuk opsi panggilan (beli) 81.052 senilai US$ 2,24 miliar dan 60.261 opsi jual senilai US$ 1,73 miliar.

Menurut Deribit, opsi Bitcoin kedaluwarsa besar terakhir terjadi pada akhir Desember 2022, ketika sekitar 135.000 kontrak berakhir. Meski nilai opsi perdagangan pada Maret ini lebih kecil dibanding Desember kemarin, ini akan memberikan efek penurunan sedikit kemudian akan mengalami penguatan pada triwulan pertama.

Crypto Heat Map by Coin360

Berdasarkan Crypto Heat Map, dominasi aset kripto mengalami penurunan harga yang disebabkan terjadinya penolakan harga Bitcoin pada harga US$ 29.000. Setelah menyentuh harga tersebut, Bitcoin kembali mengalami koreksi diikuti altcoin lainnya. Dominasi marketcap Bitcoin juga masih berada pada 45.58%. Tidak jauh berbeda dengan Hari Senin (27/3) dengan dominasi Bitcoin sebesar 45,55%.

Bitcoin Fear and Greed Index by Alternative.me

Berdasarkan Bitcoin Fear and Greed Index, saat ini sedang berada pada poin 60 dalam kategori Greed yang artinya pasar kripto dan Bitcoin sedang berada pada penguatan yang terkendali dengan penurunan 4 poin dibanding pada hari Senin (27/3) dengan 64 poin. Dengan adanya penurunan poin ini menandakan bahwa Bitcoin kemungkinan akan mengalami koreksi sedikit. Dengan Fear and Greed index berada pada area 45-60 poin merupakan analisa yang aman untuk melakukan transaksi BTC dalam jangka pendek

Berikut ini adalah aset kripto yang berpotensi bullish pada pekan ini.

Daftar Kripto Bullish

Bitcoin (BTC)

BTC/USD Coinbase by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Baca juga: Bank Indonesia Dorong Pengembangan CBDC di Asia Tenggara

Bitcoin memiliki potensi kenaikan pada awal kuartal kedua tahun 2023. hal ini didukung dengan adanya kadaluarsa kontrak perdagangan derivatif Bitcoin sebesar US$ 4 miliar di deribit. Dengan kadaluarsanya kontrak ini maka akan memberikan efek yang cukup baik terhadap pergerakan Bitcoin dalam beberapa minggu ke depan. Namun perlu diketahui bahwa BTC memiliki resisten harga pada US$ 29.000, sudah tiga kali Bitcoin mencoba menembus harga ini, namun gagal kembali. 

Support harga Bitcoin berada pada area US$ 25.000. Kemungkinan koreksi masih tetap terjadi, namun secara pergerakan time frame besarnya masih dalam bullish.

Fantom (FTM)

FTM/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Fantom berpotensi untuk mengalami bullish secara teknikal dengan sedang membentuk pola bullish flag pattern dengan time frame daily. Namun, FTM belum mengalami konfirmasi breakout dari area teknikal bullish flag pattern

Titik harga support-nya berada pada harga US$ 0,390 USD dengan potensi harga penurunan 15,2% dengan pembukaan perdagangan hari Jumat (31/3) di harga US$ 0,446. Target penguatan harga FTM dalam waktu beberapa minggu ke depan berada pada harga US$ 0,59 dengan potensi keuntungan 28,47%. 

Trust Wallet Token (TWT)

TWT/USD by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Selama 1 kuartal 2023 mulai bulan Januari hingga Maret, aset kripto TWT mengalami koreksi terus menerus diakibatkan fluktuasi harga pada bulan november lalu, akibat runtuhnya FTX. Banyak para kripto antusias yang membeli dan menyimpan kripto TWT sebagai salah satu produk milik Trust Wallet yang terdesentralisasi. Koreksi yang terjadi memberikan salah satu peluang untuk bisa membeli aset kripto TWT lebih murah.

Pergerakan harga TWT masih berada pada tren koreksi. Namun, secara RSI indikator menunjukan adanya golden cross. Indikator ini bisa menjadi trigger untuk TWT bisa keluar dari koreksi. Support TWT berada pada harga US$ 1,04. dan dengan target potensi kenaikan sebesar 78,89% di harga US$ 1,89. 

Dego Finance (DEGO)

DEGO/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

DEGO mengalami penguatan selama tiga hari terkahir disebabkan adanya Dego Finance masuk ke dalam ekosistem Arbitrum. sehingga harga DEGO melesat naik. Dengan masuknya ke ekosistem Arbitrum, maka akan kegunaan token DEGO juga mengalami peningkatan.

Target kenaikan harga DEGO berada pada US$ 2,55 dengan potensi keuntungan 25,6% dengan harga pembukaan hari Jumat (31/3) di harga US$ 2,02. Potensi ini sangat mungkin mengingat ekosistem Arbitrum yang sangat baik belakangan ini. Support harga DEGO berada pada harga US$ 1,9.

Nervos (CKB)

CKB/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Baca juga: Harga Ripple (XRP) dan Shiba Inu (SHIB) Naik, Ini Alasannya

Ada beberapa support kunci di harga aset kripto CKB seperti pada harga US$ 0,047, US$ 0,04, dan US$ 0,035. Penurunan ini kemungkinan akan terus terjadi hingga bulan Mei 2023 di pasar kripto. Selama kondisi tren bearish seperti ini diharapkan untuk menunggu hingga ke area support kedua pada harga US$ 0,04 untuk melakukan Dollar Cost Averaging (DCA).

SwipeX (SXP)

SXP/USD Index by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

SwipeX akan melakukan rebranding nama menjadi Solar dengan kode ticker SXP. Kenaikan lebih dari 71% membuat SXP menjadi aset kripto yang masuk ke dalam watchlist trading para trader. Kenaikan yang tinggi ini juga perlu membuat support sebagai pijakan untuk menembus resistance-nya. Potensi pergerakan support berada pada US$ 0,411 dan US$ 0,368 dengan potensi penurunan hingga 24,5%.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto. 



Sumber : news.tokocrypto.com

Token LINA, INJ, SXP, ALGO Melonjak saat Harga Bitcoin Ditargetkan Naik

Harga Bitcoin dan altcoin, seperti SXP, ALGO, INJ, LINA dan lainnya rebound pada hari Kamis (30/3) karena investor kembali percaya diri setelah peristiwa krisis perbankan dan pengetatan regulator Amerika Serikat. BTC melonjak ke US$ 28.545 atau sekitar Rp 430 juta, yang merupakan beberapa poin di bawah level tertinggi tahun ini.

Kembalinya Bitcoin yang kuat telah menyebabkan lompatan besar pada altcoin lainnya. Altcoin token kripto Solar (SXP) melonjak lebih dari 60% dalam 24 jam terakhir, menjadikannya koin dengan kinerja terbaik saat ini di dunia. Token naik setelah Binance setuju untuk mendukung rebranding mainnet Swipe ke Solar.

Kemudian, token kripto LINA dari Linear Protocol naik 30% dalam 24 jam terakhir. Itu telah melonjak ketika nilai total value locked (TVL) dalam ekosistem melonjak. LINA, yang tokennya memiliki APY lebih dari 30% telah menjadi salah satu hasil terbaik di industri.

Reli altcoin berlanjut

Ilustrasi altcoin. Sumber: Analytics Insight.
Ilustrasi altcoin. Sumber: Analytics Insight.

Baca juga: Market Watch: Mengapa Bitcoin Naik Hari Ini (30/3)?

Mask Network, telah meningkat sebesar 18% dalam 24 jam terakhir. Altcoin berkinerja terbaik lainnya adalah Celo, Conflux, Stacks, Injective Protocol, dan Fetch.ai .

DIkutip Bankless Times, tidak semua altcoin berwarna hijau. Menurut Binance, altcoin dengan kinerja terburuk di industri antara lain adalah OMG Network, PIVX, KMD, dan Cosmos ATOM.

Harga Bitcoin dan altcoin bertepatan dengan kembalinya saham AS yang kuat. Indeks Dow Jones, Nasdaq 100, dan S&P 500 telah meningkat lebih dari 50 basis poin. Dalam kebanyakan kasus, altcoin ini cenderung memiliki korelasi yang erat satu sama lain.

Selanjutnya, kenaikan tersebut bertepatan dengan comeback indeks dolar AS (DXY). Indeks DXY naik 0,25% menjadi US$ 102,35. Pada periode yang sama, indeks VIX turun lebih dari 3,35% sementara indeks ketakutan dan keserakahan turun menjadi 40.

Perkiraan Harga Bitcoin

Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Burger King Mulai Terima Pembayaran Bitcoin dan Kripto

Grafik 4 jam menunjukkan bahwa harga Bitcoin membuat pemulihan yang kuat setelah jatuh ke level terendah US$ 26.701 minggu ini. Sekarang mendekati level tertinggi tahun ini di US$ 28.885. Koin telah bergerak di atas rata-rata pergerakan 50 periode sementara Relative Strength Index (RSI) telah bergerak di atas level netral 50.

Oleh karena itu, ada kemungkinan harga Bitcoin akan naik menjadi US$ 30.000 dalam beberapa hari mendatang. Pandangan ini akan terus meningkat jika berhasil bergerak di atas resistensi utama di US$ 28.885. Jika ini terjadi, harga altcoin lain seperti Injective Protocol, Stacks, Conflux, dan Algorand akan terus meningkat.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Market Watch: Mengapa Bitcoin Naik Hari Ini (30/3)?

Harga Bitcoin (BTC) telah naik secara drastis selama sebulan terakhir, berkat krisis perbankan yang berkembang pesat dan upaya pemerintah untuk membatasi efek domino yang bisa membuat stabilitas ekonomi global terganggu.

Tiga bank yang telah gagal sejauh ini di AS, mendorong Federal Reserve meluncurkan program pinjaman darurat untuk membendung kepanikan. Gambaran serupa terlihat jelas di Eropa, dengan otoritas keuangan Swiss terpaksa campur tangan untuk menyelamatkan bank Swiss Credit Suisse dari kebangkrutan.

Peristiwa krisis perbankan sempat memicu penurunan harga Bitcoin lebih dari 10% hanya dalam seminggu. Namun, harga telah meningkat lebih dari 15% dengan kepercayaan investor pulih setelah pemerintah AS berjanji untuk menutupi utang SVB dan Signature Bank.

Harga Bitcoin merosot awal pekan ini di tengah berita bahwa Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) telah mengajukan gugatan terhadap salah satu bursa kripto global terbesar, Binance karena secara sengaja menawarkan turunan kripto yang tidak terdaftar. Binance telah membantah tuduhan itu.

Faktor Bitcoin Naik

koin bitcoin
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: OJK Buka Pendaftaran Seleksi Dewan Komisioner Membidangi Aset Kripto

Menariknya, Bitcoin mengabaikan berita tersebut untuk pulih dengan kuat, membukukan keuntungan lebih dari 5% pada satu titik hari ini saja. Dengan tanda tanya yang tersisa atas stabilitas sektor perbankan, Bitcoin dapat manfaat dari arus masuk atau akumulasi ke aset kripto dari investor.

Investor juga didorong oleh kemungkinan pembalikan kenaikan suku bunga Fed, yang memberikan tekanan ke bawah pada aset berisiko seperti kripto.

Tim Trader Tokocrypto mengungkap kebangkitan pasar kripto kali ini disebabkan oleh investor yang mulai masuk untuk melakukan akumulasi, setelah Bitcoin turun di bawah level support US$ 27.000. Di samping itu, kenaikan BTC juga dipengaruhi oleh melonjaknya Harga minyak mentah akibat penghentian beberapa ekspor dari Irak, sehingga memunculkan kekhawatiran tentang pasokan yang ketat.

“Harga minyak mentah yg naik akan membuat The Fed gentar untuk terus menaikkan suku bunga, karena ketika harga minyak turun saja inflasi AS masih 6%, sehigga kesempatan fed menghentikan kenaikan suku bunga lebih besar. Diharapkan The Fed akan mempertahankan sikap hati-hati dalam menaikkan suku bunga karena krisis perbankan dan tekanan perekonomian global yang lebih kuat, disebabkan permintaan minyak yang ketat,” ungkap Tim Trader Tokocrypto.

Di samping itu, anggota parlemen AS ternyata memberikan dukungan harga BTC. Pada hari Rabu (29/3) , House Financial Services Chair, Patrick McHenry mengumumkan bahwa Ketua SEC, Gary Gensler akan hadir di hadapan subkomite aset digital pada 18 April untuk membahas pembuatan aturan dan pendekatannya terhadap aset digital.

Ketua SEC telah terbukti sulit dipahami di Capitol Hill. Anggota parlemen AS mengirim surat kepada Gary Gensler pada Maret 2022 yang mempertanyakan pendekatan target SEC terhadap perusahaan kripto. Investor menanggapi berita itu dengan bullish.

Peningkatan pengawasan terhadap regulator AS akan memberikan BTC dan dukungan pasar kripto yang lebih luas. Selain itu, pengumuman tersebut bertepatan dengan meningkatnya optimisme kemenangan Ripple dalam kasus SEC v Ripple.

Analisis Teknikal

Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Bitcoin Dominance Raih Level Tertinggi, Tanda Tren Harga BTC Naik?

Total kapitalisasi pasar kripto pun berada di posisi hijau, naik sebesar 3,80% dalam 24 jam terakhir. Penutupan total market cap pada Kamis (30/3) pagi ini berada pada level US$ 1,199 triliun.

Bitcoin Fear and Greed Index kembali ditutup pada level 60 dengan kategori Greed. Hal tersebut mengindikasikan bahwa sentimen pasar kripto kembali terlihat stabil dan masih dalam sentimen bullish.

Dari analisis teknikal, BTC perlu menghindari pivot US$ 28.082 untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 28.911. Pergerakan melewati harga US$ 28.649 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang. Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ $29.000.

Sementara, ETH perlu menghindari pivot di level US$ 1.757 untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 1.813. Pengembalian ke US$ 1.800 akan menandakan sesi breakout. Jika reli diperpanjang, bull kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 1.851.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Burger King Mulai Terima Pembayaran Bitcoin dan Kripto

Restoran makanan cepat saji, Burger King telah menerima pembayaran aset kripto, seperti Bitcoin dari pelanggannya. Namun perlu diingat, pembayaran ini bukan untuk transaksi produk makanan dan minuman, namun penyewaan power bank.

Dilaporkan Finbold, Burger King memperkenalkan mesin penyewaan power bank, Instpower yang menerima pembayaran aset kripto di gerainya yang berlokasi di Paris. Mesin tersebut terhubung ke layanan pembayaran kripto, Alchemy Pay dan Binance Pay.

Bersamaan dengan Binance Pay dan Alchemy Pay, Instpower, layanan pengisian power bank terkemuka di industri, kini menerima pembayaran kripto dalam aset seperti Bitcoin dari pelanggannya di lebih dari 14.000 situs di seluruh dunia.

Adopsi Kripto

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Cara Lapor Penghasilan dari Transaksi Aset Kripto di SPT Tahunan

Berita terbaru tentang inisiatif Burger King adalah tonggak utama bagi raksasa makanan cepat saji global dan meluasnya penggunaan atau adopsi kripto sebagai alat pembayaran barang dan jasa.

CEO dari distributor Eropa yang bertanggung jawab untuk memasang mesin Instpower, Yann Phu dari Flash Development, sangat gembira karena produk perusahaannya kini tersedia di Paris.

“Di Asia, powerbank ini digunakan secara luas, tetapi di Eropa, pasar baru saja mulai menerimanya. Dengan meminta Alchemy Pay membantu pengguna membayar dengan crypto melalui Binance Pay, kami menghadirkan opsi pembayaran canggih ke Eropa,” kata Phu.

Karena sifatnya yang tanpa batas, kripto adalah opsi pembayaran yang cocok untuk power bank bersama Instpower, yang sering digunakan para wisatawan untuk mengisi daya gadget mereka saat dalam perjalanan.

Pembayaran Tanpa Batas

Ilustrasi aset kripto.
Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Lebih dari 1.200 Bank di Jerman Tawarkan Perdagangan Bitcoin

Untuk memfasilitasi penerimaan pembayaran kripto melalui toko fisik dan virtual, Alchemy Pay memperkenalkan solusi penerimaan pembayaran pedagang hybrid pertama pada tahun 2019. Hampir dua juta bisnis di tujuh puluh negara atau lebih berpartisipasi dalam sistem penerimaan pembayaran fiat-kripto di 2021.

Khususnya, tahun lalu raksasa industri makanan KFC, Taco Bell, dan Pizza Hut mengajukan NFT dan merek dagang metaverse pada bulan Maret, mengikuti jejak keputusan sesama pesaing rantai makanan cepat saji McDonald’s untuk menjelajahi metaverse .

Adopsi dan ekspansi telah menjadi fokus utama industri aset kripto. Selama beberapa tahun terakhir, beberapa rantai makanan, toko ritel, dan bisnis lainnya telah menyambut kripto ke dalam sistem pembayaran mereka. Rantai makanan cepat saji global Burger King juga ingin ikut-ikutan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ini Alasan Harga Bitcoin Bisa Capai US$ 30.000

Minat investor kripto terhadap Bitcoin meningkat di tengah gejolak krisis perbankan global. Banyak analis melihat potensi peningkatan ini bisa mencapai harga US$ 30.000 atau sekitar Rp 425 juta.

Dikutip BeInCrypto, melihat lebih dekat pada metrik on-chain mengungkapkan bahwa whales dan pemegang jangka panjang sekarang memposisikan diri untuk Bitcoin di harga US$ 30.000.

Sejak tren ambil untung baru-baru ini pada 7 Maret, usia rata-rata Bitcoin yang diperdagangkan telah menurun drastis. Bitcoin secara konsisten diperdagangkan di atas US$ 27.000 selama hampir dua minggu terakhir.

Krisis Perbankan

Gejolak di sektor perbankan, baik di Amerika Serikat dan global tampaknya baru-baru ini menghidupkan kembali minat investor korporat dan ritel terhadap Bitcoin. Metrik on-chain kritis mengungkapkan bagaimana minat investor yang diperbarui dapat mempercepat reli harga BTC yang sedang berlangsung.

Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Baca juga: Lebih dari 1.200 Bank di Jerman Tawarkan Perdagangan Bitcoin

Signature Bank dan Silicon Valley Bank (SVB) mengalami bank run, sementara bank Swiss berusia 166 tahun, Credit Suisse, juga terkena peristiwa yang dramatis pada Maret 2023.

Menurut platform Santiment, lebih sedikit token yang dipegang lama saat ini diperdagangkan di jaringan Bitcoin. Sejak lonjakan baru-baru ini pada 7 Maret menjadi 24,58 bulan, BTC Age Consumed telah turun menjadi 2,78 bulan pada 27 Maret.

indeks Age Consumed menunjukkan jumlah token yang mengubah alamat pada tanggal tertentu, dikalikan dengan jangka waktu terakhir dipindahkan. Ketika nilai Age Consumed meningkat, hal ini menunjukkan bahwa peserta jaringan yang sudah lama melakukan divestasi dari aset dasar.

Aksi Harga Bitcoin

Target selanjutnya untuk BTC adalah US$ 30.000, menurut data Global In/Out of Money (GIOM) IntoTheBlock. GIOM menunjukkan distribusi pemegang saat ini di sepanjang garis harga pembelian rata-rata mereka.

Jika BTC dapat menembus resistensinya saat ini sekitar US$ 28.000, ia akan menghadapi resistensi minimal hingga mencapai US$ 30.800, di mana 1,36 juta wallet mungkin terlihat mengambil untung dari 536.000 kepemilikan BTC mereka.

Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Bitcoin Targetkan Bull Run US$ 30K pada Aksi UBS Akuisisi Credit Suisse

Namun, BTC dapat memasuki reli berkepanjangan jika resistensi US$ 30.800 tidak memicu koreksi yang signifikan. Resistensi kritis berikutnya adalah sekitar US$ 39.000, dengan hampir 5 juta wallet addresses menyimpan 2 juta Bitcoin.

Namun, bearish dapat membatalkan sikap bullish ini jika harga Bitcoin turun di bawah US$ 27.000. Jika dukungan US$ 23.000 di mana 4 juta alamat membeli 1,54 BTC tidak dapat menahan penurunan harga, BTC dapat sekali lagi turun di bawah US$ 20.000. Di sekitar wilayah US$ 19.800, BTC akan menemukan dukungan lain yang cukup besar dari 6 juta wallet yang membeli hampir 3 juta Bitcoin.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Lebih dari 1.200 Bank di Jerman Tawarkan Perdagangan Bitcoin

Industri kripto di Jerman alami kemajuan pesat. Lebih dari 1.200 bank di Jerman yang terafiliasi dengan Deutsche WertpapierService Bank AG (Dwpbank) kini menawarkan perdagangan Bitcoin (BTC) kepada pelanggan ritelnya.

Dwpbank adalah raksasa pemrosesan sekuritas Jerman yang mengelola lebih dari 5,3 juta rekening sekuritas yang kini telah meluncurkan platform baru bernama wpNex yang bisa melakukan trading Bitcoin. Melalui platform wpNex, perdagangan kripto dapat diintegrasikan dengan mulus ke dalam pengalaman perbankan pelanggan secara digital.

Layanan baru ini akan menampilkan akun kripto pelanggan di samping akun lain, termasuk rekening bank dan sekuritas. Selain itu, pelanggan tidak akan memerlukan prosedur tambahan, seperti Know Your Costumer (KYC) tambahan, menurut laporan media lokal.

Inovasi Produk

koin bitcoin
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Cara Lapor Penghasilan dari Transaksi Aset Kripto di SPT Tahunan

CEO Dwpbank, Heiko Beck, mengatakan bank berencana untuk menambahkan aset kripto lain, aset digital, dan sekuritas tokenized ke layanan mereka di masa mendatang. Saat ini, hanya tersedia perdagangan atau trading Bitcoin. Akun kripto akan ditautkan ke akun tunai Euro, sehingga transaksi dapat dilakukan tanpa melalui akun pembayaran terpisah.

Dikutip Cointelegraph, MLB Banking adalah afiliasi Dwpbank pertama yang masuk ke platform wpNex dan telah melakukan transaksi di dalamnya. Kepala pemrosesan akun dan sekuritas MLP Banking, Paul Utzat, mengatakan dalam sebuah pernyataan:

“Di portal pelanggan MLP kami, ini merupakan tambahan logis untuk penawaran manajemen kekayaan yang ada.”

Langkah Dwpbank berpotensi memberi tekanan pada bank dan lembaga keuangan Jerman lainnya untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan akses mudah ke perdagangan dan investasi kripto. Sesuai pengumuman, dengan platform wpNex, dwpbank sedang menyiapkan panggung bagi Jerman untuk menjadi pemain utama dunia kripto.

Kripto di Jerman

apakah bitcoin aman
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: 6 Cara Belajar Main Kripto untuk Pemula yang Baik dan Bijak

Jerman dinobatkan sebagai salah satu negara paling menguntungkan di dunia untuk kripto. Sebelumnya, DZ Bank mengumumkan pada bulan Februari, bahwa mereka menambahkan kripto ke layanan manajemen asetnya. DZ Bank adalah bank terbesar kedua di Jerman berdasarkan aset dan lembaga pusat untuk jaringan koperasi bank dengan 8.500 kantor cabang.

Sementara itu, Bank kripto Jerman, Nuri, bagaimanapun, ditutup pada bulan November tahun lalu di bawah tekanan bear market kripto. Mereka pada saat itu memiliki setengah juta pelanggan.

Di sisi keuangan tradisional, saham Deutsche Bank anjlok pada 24 Maret karena ketidakstabilan menyebar di antara bank-bank Eropa. Divisi manajemen aset Deutsche Bank DWS dilaporkan sedang dalam pembicaraan dengan tradias tentang investasi dalam layanan tersebut.



Sumber : news.tokocrypto.com