Tag Archives: blockchain

Bubblemaps (BMT) Stabil di $0,10, Visualisasi Data Menarik Perhatian

Token Bubblemaps (BMT), bagian dari platform analitik on-chain visual yang sedang naik daun, hadir dengan harga stabil di kisaran $0,10–$0,11.

Data terbaru menunjukkan likuiditas tinggi dan aktivitas signifikan dalam 24 jam terakhir, memperlihatkan tingginya minat terhadap potensi utilitas data blockchain yang mudah dipahami.

Harga & Volume Terkini

  • Di Tokocrypto, harga Bubblemaps diperdangakan sekitar $0,097–0,105 per BMT; dengan volume harian antara $25–36 juta.
  • Performa 24 jam: BMT naik lebih dari 11%, namun masih di bawah 20% secara mingguan.

Likuiditas tinggi (volume > 25 juta USD) memberi calon trader peluang masuk dan keluar yang fleksibel.

Pergerakan harga Bubblemaps (BMT/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bubblemaps (BMT/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Apa Itu Bubblemaps & BMT?

  • Platform: Bubblemaps mengubah data on-chain menjadi visual bubble interaktif, menunjukkan hubungan alamat, transaksi, dan konsentrasi aset.
  • Token BMT: native token, digunakan sebagai governance, akses fitur premium, biaya, dan staking. Total supply 1 miliar token dengan sirkulasi ∼339 juta.

Baca Juga: Potensi Kripto Bullish Minggu Ini: Dari Bubblemaps hingga Raydium

Fitur Utama BMT & Ekosistem

  1. Governance – Holder bisa ikut memutuskan fitur & arah pengembangan platform.
  2. Akses Fitur Premium – Ekspor data, analitik AI, dan Intel Desk.
  3. Staking – Memberikan reward dan meningkatkan keamanan jaringan.

Bubblemaps sudah mendukung Solana, Ethereum, BNB Chain, dan sejumlah blockchain lain.

Analisis Teknikal & Tren Harga

  • TradingView mencatat penurunan mingguan 20%, sinyal “netral” menurut indikator MA dan oscilator .
  • Support penting diperkirakan di sekitar $0,09; resistance kuat di $0,106–0,11. Breakout di atas $0,11 bisa memicu rebound jangka pendek.

Sentimen Komunitas & Rekomendasi

  • Komunitas bullish mengindikasikan antusiasme terhadap fitur-fitur baru dan roadmap produk .
  • Beberapa trader jangka pendek mengantisipasi kemungkinan koreksi ke $0,074 jika volume jual meningkat .

Strategi & Rekomendasi Investor

Segment Strategi
Trader harian Entry di support $0,09–0,10, target jual dekat resistance $0,11. Siapkan stop-loss jika turun di bawah $0,088.
Holder jangka menengah Investasi untuk akses fitur premium dan governance; manfaatkan koreksi sebagai peluang membeli.
Developer & komunitas Pantau unlock token dan kontribusi roadmap—dukungan masif diperlukan untuk sustainabilitas platform.

Baca Juga: Riset Kripto 17-21 Maret 2025: Sektor Infrastruktur dan RWA Naik

Bubblemaps (BMT) menonjol sebagai token dengan ekosistem nyata, menggabungkan grafik interaktif on-chain dan utilitas governance. Dengan volume harian puluhan juta dolar, BMT menunjukkan likuiditas dan adopsi yang menjanjikan.

Meski tengah konsolidasi di bawah $0,11, breakout di atas resistance dapat membuka potensi kenaikan liar. Risiko tetap ada, terutama jika terjadi unlock token besar atau koreksi pasar luas. Investor dan trader bisa memanfaatkan struktur support-resistance dengan stop-loss bijak.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

7 Pengajuan S‑1 Resmi Diajukan ke SEC

Tujuh manajer aset besar telah mengajukan atau memperbarui Formulir S‑1 untuk ETF spot Solana (SOL) ke SEC AS pada 13 Juni.

Hal ini menunjukkan percepatan proses di tengah harapan investor bahwa produk ini bisa segera disetujui.

Siapa Saja yang Mengajukan?

Dikutip dari Cointelegraph pada Sabtu (14/6), pengajuan terbaru ETF Spot Solana mencakup:

  • Fidelity untuk produk SOL‑ETF spot,
  • Amendemen S‑1 dari 21Shares, Franklin Templeton, Grayscale, Bitwise, Canary Capital, dan VanEck yang pertama mengajukan S‑1 sejak Juni 2024.

Investor berharap bahwa persetujuan SEC segera mengikuti setelah ada kesepahaman dalam komunikasi proses yang berjalan.

Baca Juga: Soal Aktivitas Harian Dan Volume Transaksi, Solana Rajai Blockchain

Staking Language” Masuk Formulir

Semua formulir terbaru kini mencakup klausul tentang staking SOL, menurut analis ETF Bloomberg, James Seyffart.

Ini merupakan pendekatan baru yang penting, memunculkan pertanyaan: apakah staking bisa diakomodasi di dalam produk ETF?

Seyffart mencatat bahwa klausul staking merupakan tambahan yang signifikan karena sebelumnya SEC tampak enggan menyetujui produk ETF yang menyertakan skema staking di dalam struktur keuangan mereka.

Proses “Back-and-Forth” & Takada Jalan Singkat

Seyffart juga memperingatkan bahwa proses persetujuan tidak akan mulus seperti pada kasus Bitcoin; perlu ada dialog lanjut antara penerbit ETF dan SEC sebelum akhirnya ada keputusan akhir—mirip pola saat peluncuran ETF Spot Bitcoin.

Meski demikian, menurut Bloomberg Intelligence, peluang persetujuan masih tinggi—sekitar 90% dalam tahun 2025.

Waktu Respons Dipercepat: Dalam 3–5 Minggu?

Beberapa laporan menyebut bahwa SEC telah meminta para penerbit agar mengajukan ulang versi S‑1 hanya dalam waktu minggu ini.

Bila terpenuhi, kemungkinan keputusan bisa muncul dalam 3–5 minggu berikutnya, walau batas waktu regulasi hingga Oktober masih berlaku .

Langkah cepat ini mengisyaratkan kemungkinan terobosan cepat untuk altcoin ETF, yang akan menandai kepercayaan SEC berkembang tidak hanya pada Bitcoin atau Ethereum, tapi juga aset seperti SOL.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Implikasi Besar jika Disetujui

  • Akses institusional: Investor tradisional bisa mendapatkan paparan SOL lewat platform seperti E-Trade, Schwab, Fidelity, tanpa harus memegang token langsung.
  • Likuiditas & kepercayaan: Persetujuan ETF spot SOL akan memperkuat legitimasi pasar Solana dan mendukung arus modal besar.
  • Langkah menuju altcoin ETF summer?: Menurut analis Eric Balchunas, SOL berpotensi menjadi produk ETF altcoin terdepan, membuka pintu untuk aset lain seperti LINK atau ADA.

Rekomendasi Investor

Segment Investor Strategi
Trader & spekulan Persiapkan strategi jangka pendek menjelang berita persetujuan—efek harga tinggi.
Investor jangka menengah Jadwalkan entry saat respons SEC menguat; staking SOL via ETF bisa memberi yield tambahan.
Institusi & Ritel Pendinginan regulasi telah menunjukkan ruang untuk masuk lewat ETF—monitor timeline SEC.

Baca Juga: Whale Solana Melepas $17 Juta Setelah 4 Tahun, Investor Khawatir?

Pengajuan Formulir S‑1 baru untuk ETF Spot Solana oleh tujuh nama besar, lengkap dengan klausul staking, menandai perkembangan penting dalam ekosistem crypto.

Meski prosesnya belum selesai, dialog konstruktif antara penerbit dan SEC memperlihatkan potensi persetujuan cepat dalam beberapa minggu ke depan.

Jika benar disetujui, Solana bisa jadi aset altcoin pertama yang memiliki produk ETF spot, menempatkannya sejajar dengan Bitcoin & Ethereum dalam pasar mainstream.

Masa depan ETF altcoin bahkan bisa semakin terang dan Solana tampak bersiap menjadi sorotan utama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Bakal Meroket Saat Rentang Bulanan Menyempit?

Menurut analisis dari trader populer Daan Crypto Trades, Bitcoin kini berada di titik krusial setelah rentang trading bulanannya menyusut hanya sekitar 10,3 %.

Hal ini menandakan kondisi jenuh konsolidasi, sebuah sinyal klasik bahwa pergerakan besar kemungkinan akan segera terjadi.

Apa Artinya Rentang 10,3 %?

  • Rentang bulanan dihitung sebagai selisih antara harga tertinggi dan terendah sepanjang bulan. Rentang 10,3 % yang sempit menunjukkan bahwa volatilitas telah rendah dan harga stagnan.
  • Sepanjang empat tahun terakhir, Bitcoin hampir selalu menyelesaikan bulan dengan rentang lebih besar dari ini. Daan menyoroti bahwa pola ini biasanya diikuti oleh tren kuat, karena dipicu oleh breakout di salah satu sisi rentang.

Baca Juga: Harga Bitcoin Anjlok ke Level $104.000 Pasca Israel Serang Iran

Titik Kritis: High & Low Bulanan

  • Daan mengajak para trader untukmengawasi level high dan low bulan ini dengan cermat”.
  • Jika harga berhasil menembus ke atas high bulanan → kemungkinan volatilitas naik serta momentum bullish kuat.
  • Sebaliknya, tembus ke bawah low bulanan → berpotensi memicu penurunan tajam dan momentum bearish .

Pernyataan Daan tersebut menegaskan bahwa momen breakout ini sangat krusial, apabila level ini dilampaui, tren lanjutan bisa terbentuk dengan cepat.

Strategi Momentum untuk Trader

Daan menyarankan trader untuk mempertimbangkan strategi momentum setelah breakout terjadi. Meski begitu, ia menekankan perlunya konfirmasi breakout sebelum masuk posisi.

  • Entry Buy: jika harga breakout high bulanan dan terkonfirmasi (retest + candlestick breakdown/weekly close di atas).
  • Entry Sell: jika harga tembus ke bawah low bulan ini dan kembali di bawah setelah retest.

Dengan setup ini, trader bisa “naik kereta” momentum dari awal tren baru, memanfaatkan volatilitas yang kembali meningkat.

Kenapa Ini Penting untuk Investor dan Trader?

  1. Perubahan Volatilitas: Setelah periode “diam” panjang, pasar kemungkinan akan bergerak cepat dan ekstrem ke arah tertentu.
  2. Peluang Profit Besar: Momentum yang kuat setelah breakout bisa menghasilkan keuntungan signifikan – tapi juga membawa risiko jika salah arah.
  3. Tanda Pasar: Mulai dari tren datar ke tren tajam menandakan minat pasar yang baru — bisa karena faktor teknikal, sentimen, atau berita makro.

Apa Yang Perlu Dipersiapkan?

  • Pantau level kunci: high dan low bulan ini (dapat dilihat di chart trading harian/weekly).
  • Siapkan entry otomatis: menggunakan limit order / stop order di dekat dua level tersebut.
  • Terapkan manajemen risiko: gunakan size posisi yang sesuai, tambahkan stop loss di luar rentang breakout.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Riset Kripto 09-13 Juni 2025: Bitcoin Tertekan di Tengah Geopolitik

Bitcoin saat ini memasuki fase yang sangat penting: rentang trading menyempit berarti pasar “menahan napas” sebelum melakukan “peluncuran”. Jika harga breakout ke atas atau ke bawah rentang tersebut:

  • Breakout atas → momentum bullish sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat.
  • Breakout bawah → kemungkinan koreksi tajam dan tren bearish.

Trader dengan strategi momentum siap memanfaatkan momen ini dengan memasang entry setelah breakout dikonfirmasi, dan mengelola risiko secara disiplin.

Dengan kondisi pasar yang dinamis dan potensi pergerakan besar di depan mata, para pelaku pasar khususnya trader momentum patut mempersiapkan diri.

Tetap percaya pada analisis teknikal, perkuat pengelolaan risiko – dan penting: jangan biarkan emosi mengambil alih ketika pasar mulai bergerak.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Foundation Danai Pembelaan Roman Storm Sebesar $1,25 Juta

Ethereum Foundation (EF) menunjukkan sikap tegas mendukung privasi dan pengembangan kode open-source dengan menyediakan paket dana sebesar $1,25 juta.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah perlawanan terhadap tekanan hukum yang dihadapi Roman Storm, salah satu pendiri Tornado Cash yang saat ini menanti persidangan di Amerika Serikat .

Rincian Dana Bantuan

  • $500.000 akan langsung diberikan oleh EF untuk membiayai pengacara dan proses hukum Roman Storm.
  • EF juga akan menyesuaikan donasi komunitas hingga $750.000, sehingga total kontribusi bisa mencapai $1,25 juta.

Melalui unggahan di platform X (Twitter), EF menyatakan komitmennya, “privasi adalah hal yang normal, dan menulis kode bukanlah sebuah kejahatan.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa menurut EF, menulis kode open-source privacy bukanlah sebuah kejahatan.

Tuduhan & Perspektif Hukum

Roman Storm dijadwalkan menghadapi sidang 14 Juli 2025 di pengadilan federal Manhattan atas tuduhan:

  1. Konspirasi menjalankan pengirim uang tanpa izin,
  2. Konspirasi pencucian uang,
  3. Konspirasi melanggar sanksi AS.

Mereka yang membela Storm berargumen bahwa tuntutan ini merupakan serangan terhadap prinsip open-source dan DeFi, menekankan perbedaan antara kode yang ditulis dan penggunaannya, bahwa penulis tidak harus bertanggung jawab atas penyalahgunaan yang terjadi.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kronologi Singkat Tornado Cash

  • Diluncurkan Desember 2019, Tornado Cash dirancang untuk mencampur (mixer) aset kripto, memberikan privasi dengan menyembunyikan jejak transaksi publik Ethereum.
  • Pada Agustus 2022, OFAC melabelinya sebagai alat pencucian uang karena dianggap telah memfasilitasi pencucian dana lebih dari US$7 miliar sejak 2019 .
  • Salah seorang pengembang utama lainnya, Alexey Pertsev, dijatuhi hukuman 5 tahun 4 bulan penjara oleh pengadilan Belanda pada Mei 2024.
  • Pada Maret 2025, sebagian sanksi dicabut, yakni OFAC menarik larangan langsung terhadap smart contract Tornado Cash.

Baca Juga: Pendukung Ethereum Yakin ETH Salah Harga

Aksi Komunitas dan Tokoh Terkemuka

  • Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, sebelumnya donasi 50 ETH (sekitar US$170.000) pada Januari 2025 untuk mendukung pertahanan hukum Storm dan Pertsev melalui dana “Free Pertsev and Storm” di JusticeDAO.
  • Berbagai organisasi dan individu di ekosistem DeFi, termasuk Coinbase dan Paradigm, telah menandatangani petisi mendesak agar DOJ menghentikan apa yang disebut “penuntutan yang menindas pengembang open-source”.

Mengapa Ini Berpengaruh Signifikan?

  1. Preseden hukum terhadap kode open-source – Apabila Storm dinyatakan bersalah, hal ini bisa membuka jalan bagi penuntutan lebih agresif terhadap pengembang perangkat lunak.
  2. Perdebatan privasi vs regulasi – Kasus ini menjadi ujian bagi batasan regulasi atas teknologi yang memungkinkan anonimitas dan kebebasan transaksional di blockchain.
  3. Solidaritas komunitas kripto – Dukungan EF hingga community matching menunjukkan kekuatan komunitas dalam melawan tindakan regulasi yang dianggap berlebihan.

Baca Juga: Analis: Ethereum Hadapi Risiko Bearish Meski Reli 9%

Ethereum Foundation bersama komunitas Web3 telah mengambil langkah signifikan dengan mengalokasikan total dana maksimal $1,25 juta untuk mendukung pertahanan hukum Roman Storm sebelum sidang 14 Juli 2025.

Ini bukan hanya tindakan dana semata, tetapi penegasan sikap tentang nilai privasi, kebebasan berkarya, dan pertahanan terhadap serangan regulasi yang dianggap berlebihan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Real Vision dan Sui Jalin Kemitraan Blockchain

Platform media keuangan dan keanggotaan Real Vision menjalin kemitraan strategis dengan Sui, salah satu blockchain Layer‑1 cepat dan skalabel.

Kolaborasi ini dirancang kedua belah pihak untuk merevolusi pengalaman anggota melalui teknologi Web3.

Apa Tujuan Kolaborasi Ini?

Real Vision tengah mengintegrasikan infrastruktur blockchain Sui ke dalam platformnya agar dapat:

  • Mengenali kontribusi anggota seperti berbagi ide trading dan insight pasar.
  • Memberikan penghargaan nyata dan berbasis token untuk aktivitas tersebut.
  • Membangun transparansi dan kepercayaan melalui pencatatan on‑chain.
  • Mengembangkan model governance yang memungkinkan anggota ikut menentukan arah platform.

Integrasinya bersifat “behind the scenes” sehingga pengalaman pengguna tetap lancar, namun fondasinya akan menanamkan cara baru berinteraksi, berkontribusi, dan mendapatkan nilai dari keaktifan mereka .

Baca Juga: Nasdaq Ajukan Spot ETF SUI ke SEC

Kenapa Memilih Sui?

Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Alasan utama Real Vision memilih Sui adalah karena atribut teknisnya:

  • Kinerja tinggi dan skalabilitas: Sui mampu menangani banyak transaksi simultan dengan latency rendah.
  • Desain ramah pengguna: Termasuk fitur seperti zero‑knowledge login dan sponsored transactions yang memudahkan pengguna awam.
  • Ketahanan pada adopsi massal: Infrastruktur real‑time untuk komunitas besar semakin mendorong keterlibatan anggota.

Dengan ini, Real Vision dapat membangun “kolektif intelijen” yang tidak hanya didengar, tetapi juga dihargai melalui reward berbasis kontribusi nyata.

Timeline Peluncuran

  • Awal peluncuran: Modul pertama akan muncul pada musim panas ini.
  • Fitur jangka panjang: Pelan‑pelan dikembangkan untuk mendorong partisipasi dan governance platform secara on‑chain.
  • Konten dukungan: Seri video “Episode One” kolaborasi antara Raoul Pal dan Christian Thompson akan menjelaskan landasan filosofis dan teknis integrasi ini.

Dampak untuk Anggota & Industri

  1. Anggota Real Vision: Mendapat nilai tambah dalam bentuk token atau reward ketika aktif berkontribusi.
  2. Tren Web2 → Web3: Mengantar platform konten tradisional ke model yang lebih adil, transparan, dan demokratis.
  3. Preseden bagi konten keuangan: Menjadi contoh nyata bagi media finansial lain untuk mulai menerapkan insentif berbasis blockchain .
  4. Boost ekosistem Sui: Menegaskan posisi Sui sebagai tulang punggung aplikasi Web2 yang siap bertransformasi menjadi Web3.

Langkah-Langkah yang Perlu Dipersiapkan

  • Anggota disarankan mengaktifkan wallet yang kompatibel dengan Sui (termasuk dukungan fitur seperti Login & sponsored fee).
  • Aktif berpartisipasi—berbagi insight, ide trading, atau feedback platform—karena ini akan menjadi basis penilaian dan reward.
  • Pantau pengumuman resmi dari Real Vision untuk panduan terkait cara klaim reward atau ikut voting governance.

Baca Juga: Sui Network: Pemulihan Dana Disetujui, Cetus Raih Rekor

Kemitraan antara Real Vision dan Sui menggambarkan langkah besar dalam evolusi platform media keuangan: dari sekadar konsumsi konten menjadi ekosistem interaktif di mana anggota diakui dan dihargai atas kontribusi mereka.

Dengan teknologi Sui di balik layar, Real Vision membuka jalan bagi era baru di mana komunitas tidak hanya menjadi audiens, tetapi juga arsitek dan penerima manfaat langsung dari nilai yang mereka ciptakan.

Sebagai pionir, Real Vision menetapkan standar baru dan menggugah rasa ingin tahu, apakah media lain di sektor keuangan akan mengikutinya? Dengan peluncuran musim panas ini, kita segera akan melihat bagaimana imajinasi tersebut menjadi kenyataan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Meroket 4-5% Usai Sinyal Green Light ETF Spot SOL

Harga Solana (SOL) melonjak 4%–5% yang dipicu oleh laporan yang menyebut bahwa regulator AS kemungkinan besar akan memberikan persetujuan untuk ETF SPOT berbasis SOL.

Menurut laporan Benzinga pada Rabu (11/6), margin persetujuan tersebut disebut mencapai 90%, menurut analis pasar.

Regulator Minta Revisi Formulir S‑1

The Securities and Exchange Commission (SEC) dikabarkan telah meminta revisi formulir S‑1 dari sejumlah calon penerbit ETF berbasis Solana.

Setelah revisi tersebut diserahkan, SEC akan memberikan komentar dalam waktu 30 hari ke depan. Langkah ini dianggap sebagai tahap penting dalam proses regulasi.

Analisis dari Benzinga dan CoinDesk menilai bahwa SEC sedang mempercepat evaluasi, dan peluang persetujuan sangat tinggi dengan probabilitas di kisaran 90%.

Reaksi Pasar: SOL Melonjak & Volatilitas Menguat

  • Setelah berita tersebut tersiar, harga SOL melonjak dari sekitar $158 naik ke sekitar $164–$165, mencerminkan kenaikan harian sekitar 4–5%.
  • Data dari FXEmpire juga menunjukkan level harga tersebut, menegaskan rebound pasar dan tingginya antusiasme investor saat ini.

Lonjakan ini juga tercermin dalam volume perdagangan yang menguat, mencerminkan masuknya investor ritel dan institusi yang bereaksi cepat terhadap sinyal ETF.

Mengapa ETF SOL Penting Sekarang?

Sejak debut ETF spot Bitcoin dan Ethereum di AS, asset manager lain seperti Fidelity, Grayscale, Franklin Templeton, dan VanEck kini mencari persetujuan untuk produk berbasis SOL.

Pendirian ETF resmi akan memberikan akses yang lebih luas bagi investor tradisional dan institusi untuk eksposur SOL tanpa harus langsung memegang token.

Baca Juga: Whale Solana Melepas $17 Juta Setelah 4 Tahun, Investor Khawatir?

Faktor Risiko dan Pengawasan Regulasi

  • Ketergantungan pada Formulir S‑1
    Keputusan akhir bergantung pada kelengkapan revisi S‑1 dan respons SEC dalam 30 hari mendatang. Jika gagal memenuhi persyaratan, proses bisa tertunda.
  • Volatilitas Pasar
    Reaksi pasar masih sangat dinamis; jika ETF tertunda atau ditolak, harga SOL bisa turun tajam akibat profit-taking dan sentimen negatif.
  • Persaingan Produk
    ETF lain bisa mengalihkan peluang institusional. Misalnya, jika produk SOL tidak segera disetujui, minat investor bisa berpindah ke ETF alternative seperti LTC atau XRP.

Dampak Jangka Pendek & Panjang

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 11 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 11 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jangka pendek:
Spekulasi dan FOMO masih tinggi. Jika SEC mengeluarkan komentar positif setelah revisi, SOL bisa melanjutkan kenaikan menuju level $170–180.

Jangka panjang:
Persetujuan ETF spot SOL akan membuka jalan bagi adopsi institusi lebih luas—terutama karena SOL dikenal cepat dan murah untuk transaksi smart contract. Ini bisa meningkatkan likuiditas dan stabilitas harga.

Strategi untuk Investor & Trader

  • Trader jangka pendek:
    • Entry setelah konfirmasi revisi S‑1, dengan target $170 dan stop-loss di bawah $155 untuk melindungi jika ada kegagalan regulasi.
  • Investor jangka panjang:
    • Pertimbangkan menambah posisi saat koreksi, jika percaya bahwa ETF akan disetujui.
    • Pantau perkembangan SEC dan proses revisi untuk menetapkan timing masuk pasar.

Baca Juga: Solana Naik Drastis Usai Sepakat dengan Regulator Dubai

Laporan terbaru menyebut peluang 90% bagi persetujuan ETF spot SOL, mendorong lonjakan harga 4–5%.

Permintaan revisi formulir dari SEC menunjukkan bahwa proses berjalan lancar, dengan waktu respons sekitar 30 hari.

Untuk jangka pendek, momentum tetap positif, namun volatilitas tinggi masih menghantui. Jika ETF benar-benar disetujui, SOL berpotensi menjadi kelas aset yang solid, menarik investor institusional dan mendorong likuiditas hingga fase pasca-debut ETF.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Akses US Treasuries di XRP Ledger dengan RLUSD dan OUSG

Ondo Finance resmi meluncurkan produk tokenized US Treasury jangka pendek mereka, OUSG, di XRP Ledger (XRPL).

Integrasi ini memanfaatkan stablecoin RLUSD dari Ripple sebagai alat settlement, menyederhanakan akses institusional terhadap obligasi pemerintah AS—atau US Treasuries secara on‑chain.

Apa Itu OUSG dan RLUSD?

  • OUSG (Ondo Short‑Term US Government Treasuries) adalah produk tokenized yang memegang obligasi jangka pendek AS, dikelola oleh Ondo Finance, dengan TVL global mencapai $670–$690 juta.
  • RLUSD adalah stablecoin enterprise-grade milik Ripple, yang kini dapat digunakan untuk minting dan redeeming OUSG langsung di XRPL, hanya dalam satu kali transaksi, lengkap dengan finalitas tinggi—sekitar 3–5 detik.

Mekanisme Akses & Keunggulan XRPL

  1. Pemegang Qualified Purchasers (lembaga tertentu) bisa langsung mencetak (mint) atau menebus (redeem) OUSG menggunakan RLUSD tanpa batas waktu kerja.
  2. Sistem bersifat atomic settlement. Ini berarti, token OUSG otomatis dibakar atau dihasilkan bersamaan dengan transfer RLUSD, menghilangkan risiko settlement tertunda.
  3. XRPL sudah memiliki infrastruktur siap pakai: order book terdesentralisasi, biaya rendah, identitas terverifikasi (DID), dan dukungan untuk tokenisasi tanpa wrapper rumit.
Pergerakan harga Xrp (XRP/USDT) pada Kamis, 12 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Xrp (XRP/USDT) pada Kamis, 12 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dampak Nyata: Likuiditas & Efisiensi Modal

  • Dengan integrasi ini, institusi kini dapat mengakses US Treasuries dan memutar modal kapan saja—tidak terikat batas jam bank tradisional—meningkatkan efisiensi modal intraday.
  • Ripple & Ondo sudah menyediakan likuiditas untuk pasangan RLUSD–OUSG dan RLUSD ke USD off-chain, menjamin spread rendah & stabilitas pasar saat peluncuran (ainvest.com).
  • Ini juga menjadi loncatan penting bagi XRP Ledger dalam menjembatani TradFi–DeFi, terutama produk fixed-income yang sangat dibutuhkan institusi.
  • Baca Juga: VivoPower Gelontorkan $121 Juta untuk XRP dalam Model Bitcoin

Pengembangan RWA dan Ekspansi Ekosistem XRPL

  • XRPL kini menjadi salah satu platform pilihan untuk tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets). OUSG melengkapi peluncuran lain di ekosistem, seperti komersial paper oleh Guggenheim dan program fixed-income lainnya.
  • Ripple & Boston Consulting Group memproyeksikan bahwa pasar tokenisasi akan tumbuh hingga $19 triliun pada 2033, dengan US Treasuries sebagai entry point utama .

Risiko & Tantangan Ke Depan

  • Regulasi & KYC: Hanya Qualified Purchasers yang bisa akses, perlu sistem kepatuhan kuat seperti DID dan allow-list.
  • Volatilitas pasar treasury: Meskipun low-risk, obligasi jangka pendek tetap bisa mengalami fluktuasi suku bunga dan harga.
  • Kompetisi platform: Tokenisasi US Treasuries juga berjalan di Ethereum, Solana, dan lainnya—XRP Ledger perlu memenangkan adopsi lewat efisiensi biaya dan kinerja.

Baca Juga: XRP Berpeluang Melambung: Optimisme ETF Kripto Semakin Kuat

Secara keseluruhan, peluncuran OUSG di XRPL menggunakan RLUSD menandai terobosan penting dalam adopsi finansial institusional, menggabungkan obligasi US Treasuries dengan teknologi blockchain siap-pakai.

Ini memperlihatkan bahwa XRP Ledger bukan hanya alat pembayaran cepat, tetapi juga platform modern untuk manajemen aset institusional.

Dengan efisiensi settlement, likuiditas on-chain, dan dukungan dari lembaga besar, XRPL semakin matang sebagai jembatan antara TradFi dan DeFi.

Antisipasi selanjutnya: peluncuran pasar sekunder RLUSD–OUSG di DEX, integrasi sebagai jaminan dalam lending protocol XRPL, dan ekspansi tokenisasi aset lain seperti commercial paper dan surat daerah.

Transformasi tokenisasi ini menunjukkan potensi besar bagi investor besar, jika dijalankan dengan strategi compliance dan eksekusi teknis yang matang, XRPL bisa menjadi backbone pasar aset digital baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pendukung Ethereum Yakin ETH Salah Harga

Sejumlah pendukung utama Ethereum meyakini bahwa harga ETH saat ini masih “sangat salah harga” (significantly mispriced).

Di kalangan komunitas pendukung Ethereum, hal ini dinilai mencerminkan belum sepenuhnya mencerminkan fundamental atau adopsi institusional yang telah berkembang signifikan.

Mengapa ETH Dinilai Salah Harga?

  • Kesalahpahaman institusional: Menurut laporan dari The Block, banyak investor institusional belum memahami secara penuh potensi ETH, baik sebagai aset digital, solusi infrastruktur blockchain, maupun sumber yield melalui staking dan DeFi.
  • Performa harga vs fundamental: Meskipun teknologi, ekosistem, dan dukungan Ethereum terus berkembang, harga ETH tidak meningkat seiring ekspektasi jangka panjang, yang mencerminkan gap antara pasar dan realitas proyek.

Baca Juga: Analis: Ethereum Hadapi Risiko Bearish Meski Reli 9%

Faktor Pendukung Fundamental ETH

  1. Ekosistem Layer‑2 yang berkembang
    Ethereum kini menjadi pusat bagi lebih dari 120 jaringan Layer‑2, seperti Optimism, Arbitrum, dan Base dari Coinbase.
  2. Jaringan ini telah meningkatkan throughput, menjaganya mencapai 300–450 juta transaksi per hari, dengan biaya transaksi di Layer‑2 yang rata‑rata di bawah satu sen per kali jalan.
  3. Tantangan skala teratasi
    Ciptaan awal Ethereum yang dikritik karena skalabilitas kini teratasi melalui strategi rollup-centric. Solusi ini diterima sebagai pendekatan modular yang memungkinkan peningkatan skala tanpa mengorbankan keamanan .
  4. Transisi ke PoS sukses
    Sejak The Merge (September 2022), Ethereum sukses menjadi blockchain Proof-of-Stake, mengurangi konsumsi energi hingga 99% dan meningkatkan beragam mekanisme insentif seperti staking dan yield on-chain.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 13 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 13 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pandangan Jangka Panjang: “Markets Will Catch Up”

Paul Brody (EY) dan Josh Stark (Ethereum Foundation) menyatakan optimisme bahwa pasar pada akhirnya akan mengenali nilai Ethereum.

Mereka menekankan bahwa Ethereum membutuhkan penyampaian narasi yang lebih jelas dan terkoordinasi agar fundamentalnya dapat dipahami benar oleh institusi dan publik.

Tantangan yang Perlu Diatasi

  • Masih ada persepsi kompleks
    Ethereum memang menawarkan utilitas yang luas—dari smart contract hingga DeFi—namun bagi investor institusi, narasi ini tampak rumit dibanding sekadar “digital gold”.
  • Fragmentasi ekosistem Layer‑2
    Kendati peluang, banyak Layer‑2 masih berada di tahap awal pengembangan. Arsitektur modular masih dihadapkan pada risiko keamanan dan fragmentasi yang harus terus dioptimasi.
  • Komunikasi dan kepemimpinan
    Para pendukung menilai bahwa Ethereum Foundation perlu memperkuat kepemimpinan roadmap dan menyampaikan keunggulan teknis secara lebih persuasif agar ekosistem tidak kalah dalam persaingan naratif.

Strategi & Outlook bagi Investor

Investor Strategi
Institusi Perlu mempelajari kreditasi teknis dan potensi hasil DeFi/staking; pertimbangkan alokasi ke ETH sebagai aset teknologi.
Trader jangka menengah Pantau adopsi Layer‑2 yang mendominasi volume; forecast breakout jika inflow ETF terus meningkat.
Investor ritel Gunakan penurunan sebagai peluang beli; fokus pada jangka panjang karena gas fee rendah dan yield on-chain.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 11 Juni 2025: Ethereum Tunjukkan Sinyal Bullish

Pandangan bahwa ETH saat ini sangat salah harga menegaskan bahwa pasar institusional belum sepenuhnya masuk, meski fundamental jaringan seperti Layer‑2, staking, dan pengesahan PoS sudah matang.

Tantangan berikutnya adalah menyelaraskan narasi teknis dengan pemahaman institusi dan investor arus utama.

Momentum adopsi on-chain yang didorong oleh penggunaan Layer‑2, ditambah inflow dari ETF, bisa menjadi katalis jangka menengah hingga panjang.

Pasar mungkin lambat merespons, namun jika fundamental terus diperkuat dan komunikasi dipoles, optimisme bahwa “markets will catch up” tampaknya bukan sekadar impian.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Aktivitas Trading Fan Token ATM Terus Meningkat, Harga Tembus $1,2

Token resmi fans klub sepak bola Atlético Madrid, ATM, masih diperdagangkan di kisaran USDT 1,20–1,27 (equivalent USD).

Data dari Tokocrypto mencatat rentang harga 1,2240–1,266 USDT dalam 24  jam terakhir. Meskipun relatif stabil, volume perdagangan menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan.

Harga & Volume

  • Tokocrypto: harga berkisar 1,224–1,266 USDT, volume 374 ribu token dalam 24 jam .
  • Binance & CoinGecko laporan harga konsisten di 1,20 USDT dengan volume harian mencapai $14–24 juta .

Spread marginal (1,224–1,266) menunjukkan likuiditas yang cukup baik di Tokocrypto, mendukung transaksi cepat.

Baca Juga: Kenal Kripto Voyager Token (VGX) dan Atletico De Madrid Fan Token (ATM)

Performa Mingguan & Bulanan

  • Minggu ini, ATM mencatat pertumbuhan +16,5% dibanding senin lalu.
  • Namun secara bulanan, token ini turun −11 hingga −13%, dari USDT 1,25 awal Juni ke kisaran USDT 1,10–1,20 saat ini .

Kondisi tersebut mengindikasikan adanya konsolidasi jangka pendek setelah reli kecil akhir Mei hingga awal Juni.

Pergerakan harga Atlético de Madrid Fan Token (ATM/USDT) pada Jumat, 13 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Atlético de Madrid Fan Token (ATM/USDT) pada Jumat, 13 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Teknikal Singkat

  • TradingView menilai rangkaian indikator teknikal memberikan sinyal “netral”.
  • Level support penting berada di kisaran USDT 1,20, dengan resistance di USDT 1,27–1,30. Breakout di atas resistance tersebut dapat memicu rally ringan.

Apa Saja yang Mempengaruhi Harga ATM?

  1. Keterlibatan Fans & Reward
    Pemilik token ATM dapat berpartisipasi dalam voting klub, mendapatkan akses eksklusif, dan konten VIP. Aktivitas klub atau event terkait dapat memicu sentimen positif.
  2. Listing dan Likuiditas
    Deposit ATM di bursa utama seperti Binance meningkatkan likuiditas dan volume perdagangan, yang terlihat dari volume harian di Tokocrypto dan global.
  3. Sentimen Umum Kripto
    Pergerakan harga token kecil seperti ATM sering dipengaruhi oleh sentimen pasar makro, seperti sentimen risiko global dan pergerakan aset digital yang lebih besar.

Risiko untuk Investor

  • Volatilitas tinggi: Meskipun jumlah token terbatas (~6,7 juta beredar dari maksimal 10 juta), volume harian besar bisa menyebabkan fluktuasi harga tajam, dalam satu hari bisa naik 10%, esoknya turun sama drastis.
  • Risiko sentimen: Harga fan token sangat dipengaruhi kabar klub. Isu negatif seperti hasil minor La Liga bisa membuat token terkoreksi cepat.
  • Kurangnya utilitas DeFi: ATM bukan token DeFi, sehingga tidak bisa digunakan untuk yield farming/staking, sehingga membatasi adopsi spesifik kripto-savvy.

Baca Juga: Cara Penggunaan ATM Bitcoin: Langkah-Langkah Praktis

Strategi & Rekomendasi

Tipe Investor Rekomendasi Strategi
Trader Manfaatkan volatilitas: masuk di 1,20 USDT, ambil profit dekat 1,27–1,30. Gunakan stop-loss jika turun di bawah 1,18.
Holder fans Simpan untuk jangka panjang jika ada event klub besar atau update eksklusif Atléti.
Investor umum kripto Gunakan sebagai diversifikasi kecil; tetap fokus pada Bitcoin/altcoin besar.

Investasi Menguntungkan?

Fan Token ATM Atletico Madrid berada stabil di kisaran USDT 1,20–1,27, dengan momentum mingguan positif (+16,5%), meskipun melemah secara bulanan. Volume transaksi yang tinggi, bahkan hingga puluhan juta dolar, menunjukkan likuiditas dan minat pasar.

Investor dan trader harus mencermati rentang support dan resistance, serta mempertimbangkan sentimen klub sepak bola yang mendasari token ini.

Bagi fans sejati Atletico Madrid, ATM menawarkan akses unik; bagi trader, potensi profit jangka pendek tetap ada, asalkan disertai strategi manajemen risiko yang tepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin

Tren terbaru menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar altcoin terus tertinggal jauh dibandingkan Bitcoin selama tiga tahun terakhir.

Analisis terbaru dari trader crypto Daan Crypto Trade melalui grafik TOTAL2/BTC menyoroti jurang performa yang terus melebar antara altcoin dan Bitcoin, menandakan dominasi kuat aset kripto terbesar itu.

TOTAL2/BTC Terus Melorot – Altcoin Tertekan

Grafik TOTAL2/BTC, yang mengukur total kapitalisasi altcoin terhadap Bitcoin, mencatat tren menurun yang konsisten sejak tiga tahun terakhir.

Meski sempat ada reli singkat—terutama setelah siklus pemilu terakhir—malahan momentum altcoin melemah dan kembali turun.

Baca Juga: Dogecoin dan Tiga Altcoin yang Layak Diperhatikan di Juni 2025

Bitcoin – “Blue‑chip” Kripto Jadi Pilihan Utama

Daan menegaskan, performa Bitcoin saat ini selalu lebih unggul, baik dari segi imbal hasil maupun daya tahan.

Maka dari itu, ia menyarankan agar pelaku pasar memilih tetap berlabuh di BTC, apalagi ketika kondisi pasar mulai fluktuatif.

Respons Komunitas

Diskusi komunitas di Reddit menyebut fenomena ini “The Great Crypto Decoupling” — di mana BTC terus memimpin pasar, sementara altcoin berjuang untuk mengimbangi.

Menurut mereka, ketimpangan ini merupakan tren pasar fundamental saat bull run awal, di mana Bitcoin mengeruk dominasi sebelum altcoin mendapat giliran reli. Namun, sampai saat ini altcoin belum benar‑benar mampu memanfaatkan momentum itu.

Apa Penyebab Altcoin Tertinggal?

  1. Kapitalisasi yang terkonsentrasi: Lebih banyak dana mengalir ke Bitcoin melalui ETF dan produk institusional, sehingga altcoin kehilangan pangsa pasar .
  2. Risiko & likuiditas: Altcoin lebih rentan terhadap risiko, leverage dan penarikan modal—berbeda dengan Bitcoin, yang lebih likuid dan stabil.
  3. Alokasi modal VC vs pasif: Dana ventura lebih banyak masuk ke altcoin, tapi volume pasif dipimpin ETF Bitcoin dan Ethereum. Saat VC menjual, altcoin kerap mengalami tekanan besar .

Apakah Ini Tanda “Altseason”?

Beberapa analisis menyebut bahwa altseason bisa muncul segera, mengingat pattern historis di bulan Juni yang sering mendahului breakout altcoin. Namun saat ini:

  • Perbandingan performances altcoin terhadap Bitcoin masih di level rendah, bahkan termasuk historic lows di beberapa pengukuran .
  • Altcoin butuh breakout signifikan dan peningkatan likuiditas sebelum bisa mengejar ketertinggalan.

Strategi untuk Investor & Trader

Tipe Investor Rekomendasi
Trader jangka pendek Fokus pada BTC saat dominasi kuat; masuk ke altcoin hanya jika breakout terjadi.
Investor jangka menengah Diversifikasi saat altseason mulai terlihat—pantau TOTAL2/BTC dan level Bitcoin dominance.
Investor institusional Manfaatkan likuiditas BTC sebagai aset dasar; alokasikan sebagian ke altcoin pilihan dengan due diligence ketat.

Dengan demikian, performa kapitalisasi altcoin yang terus tertinggal dibanding Bitcoin mencerminkan keyakinan lebih kuat investor terhadap BTC—Baik dari perspektif imbal hasil maupun kestabilan.

Tren ini tampaknya masih jauh dari akhir, sampai altseason benar‑benar terjadi.

Baca Juga: Harga BNB Mendekati Rekor Tertinggi, Saat Altcoin Lain Masih Tertinggal

Namun ada sinyal bahwa momentum altcoin bisa bersiap muncul di Juni, meski tantangannya besar: peningkatan likuiditas, breakout technical, dan sentimen institusi.

Untuk saat ini, strategi bijak adalah memosisikan Bitcoin sebagai core dari portofolio, sementara memilih altcoin dengan selektif.

Altcoin season mungkin akan datang, tapi Bitcoin masih memegang peran utama dan investor harus berhati-hati agar tak terlalu cepat percaya pada hype.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com