Laporan terbaru firma analitik Blockchain, Glassnode, mencatat aktivitas on-chain Bitcoin tampaknya masih berada dalam bear market karena investor AS dan Eropa tengah berjuang untuk tetap di depan investor yang berbasis di Asia.
“Pemanfaatan jaringan Bitcoin dan aktivitas on-chain tetap kuat dalam wilayah bear market, meskipun sedang pulih. Tekanan jual secara menyeluruh didominasi oleh Asia.” Ulasan mingguan Glassnode.
Analis kemudian menyimpulkan bahwa, ada perbedaan mencolok dalam perilaku rata-rata investor BTC berdasarkan geografi mereka.
Khususnya, investor yang berbasis di AS dan Eropa yang cenderung menjadi pembeli, sedangkan investor Asia cenderung menjadi penjual.
Kecenderungan ini tetap konsisten sejak Maret 2020 dengan pengecualian November lalu ketika kedua belah pihak melakukan pembelian besar-besaran.
Analis firma analitik Blockchain tersebut menunjukkan bahwa investor AS dan Eropa telah menawarkan dukungan penawaran umum selama dua tahun terakhir dengan pembelian besar-besaran antara akhir 2020 dan awal 2021.
Sementara kedua wilayah menyerah sepanjang Mei-Juli dengan Investor Eropa yang memberikan jumlah dukungan terbesar.
Sebaliknya, Glassnode melaporkan bahwa pasar Asia secara umum menawarkan dukungan beli yang lebih rendah hingga Q1-Q3 2021 dan saat ini menghasilkan tekanan jual yang besar.
Namun pada 22 Maret, salah satu pendiri perusahaan investasi crypto bernama Three Arrows Capital Su Zhu men-tweet “Asia secara unironis max bidding BTC.”menunjukkan bahwa kenaikan harga jangka pendek hari ini dipimpin oleh pedagang yang berbasis di Asia.
Sementara volume transaksi transfer BTC senilai lebih dari $1 juta terus mengikuti tren penurunan tajam sejak puncaknya November lalu.
Glassnode juga memperingatkan bahwa penurunan yang lebih dalam mungkin menandakan pengurangan pemanfaatan jaringan.
Selama dua tahun terakhir, investasi aset kripto telah konsisten terus tumbuh, baik dari sisi jumlah investor dan volume transaksi. Terlepas dari popularitasnya, investasi ini datang dengan banyak tantangan, termasuk kesulitan teknis.
Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi cara menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk investasi aset kripto. Ini berbeda dengan robot trading yang marak karena digunakan sebagai kedok investasi bodong, padahal mengunakan skema ponzi.
Banyak orang yang salah kaprah soal robot trading dan bantuan kecerdasan buatan dalam investasi aset kripto. Sesungguhnya AI ini digunakan untuk membantu investor melakukan tindakan investasi, semua keputusan dan perolehan keuntungan, serta kerugian kembali ke pengguna.
Kecerdasan Buatan Memudahkan Investor
Sejak aset kripto pertama memulai debutnya, ada volatilitas dan fluktuasi valuasi yang tinggi. Hal ini semakin membingungkan investor ritel dan institusional yang menyebabkan banyak keputusan investasi berbasis emosi.
Memahami pasar kripto dan menjalankan investasi membutuhkan banyak waktu dan keterampilan. Dengan munculnya lebih banyak alat berbasis teknologi, investor dan pedagang semakin mencari kecerdasan buatan dan Machine Learning (ML) untuk memahami investasi.
Ilustrasi candlesticks di investasi aset kripto.
Kombinasi AI dan ML terbukti berharga di market, karena investasi kripto diadopsi oleh lebih banyak investor institusional atau pemula. Karena kripto didukung oleh teknologi blockchain, AI dapat bekerja bersama blockchain untuk mengatasi banyak tantangan.
Beberapa cara di mana AI dapat digunakan untuk investasi aset kripto, termasuk prediksi yang lebih akurat, analisis sentimen lebih cepat, perdagangan otomatis dan monetisasi yang lebih baik.
Prediksi Market Kripto yang Lebih Akurat dengan AI
Salah satu masalah terbesar dalam perdagangan kripto adalah volatilitas pasar. Dengan popularitas yang semakin tinggi, AI dapat membantu mengatasi ketidakpastian aset kripto.
Dengan analitik data yang kuat, investor dapat memprediksi dan memperkirakan peristiwa penting di pasar kripto dan membuat keputusan investasi yang terinformasi dengan baik. Selain itu, AI dengan blockchain membuat kombinasi yang lebih kuat.
Blockchain menyimpan catatan digital tidak hanya transaksi tetapi untuk apa pun yang bernilai. Karena blockchain memungkinkan data disimpan dan dibagikan dengan cara yang aman, AI dapat digunakan untuk menganalisisnya
Transaksi Blockchain juga dapat mengungkapkan pola perilaku untuk membantu memahami penggerak di pasar kripto. Investor kemudian akan dapat menghasilkan prediksi yang akurat tentang aset kripto tertentu.
Ilustrasi investasi aset kripto yang aman dan cuan.
Analisis Sentimen Pasar Kripto
Untuk menentukan sentimen pasar kripto, sejumlah besar data yang bervariasi harus dikumpulkan, diproses, dan dianalisis. Ini termasuk berita, blog, artikel, forum, posting sosial, papan pesan saham dan bahkan komentar yang terkait dengannya.
Dengan menggunakan AI, sejumlah besar data dari internet, serta data blockchain dapat diproses dalam skala besar dan dapat dengan cepat menganalisis sentimen apakah itu negatif, netral, atau positif.
Dengan menganalisis berbagai sinyal, AI dan Machine Learning dapat mengidentifikasi manipulasi di pasar, melalui perilaku tidak biasa yang diamati dalam indikator sentimen. Setelah sentimen dilampirkan ke data, investor dapat menerapkan rekomendasi yang mereka peroleh.
Keuntungan Penggunaan AI dalam Investasi Aset Kripto
Keuntungan paling signifikan dari penggunaan AI adalah trader tidak perlu terus-menerus memantau pasar dan terus menghitung momen untuk membuka posisi.
Penggunaan AI bisa menghilangkan faktor ketakutan dan elemen emosional dalam keputusan perdagangan. Sebagian besar investor pemula kehilangan deposit semata-mata, karena ketidakstabilan psikologis dan emosional, serta mengabaikan aturan strategi perdagangan mereka sendiri.
Tokocrypto dan KepingAI Bantu Investor Raih Profit
Untuk membantu para trader dan investor pemula, Tokocrypto bekerja sama dengan KepingAI menghadirkan fitur, Tokocrypto Insight Fitur ini membantu investor menganalisa pasar kripto dan mengakses referensi sinyal trading yang dibantu menggunakan model Machine Learning dan Deep Learning.
Ilustrasi trading kripto.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan KepingAI juga cocok digunakan para pemula untuk yang baru ingin memulai trading dan memaksimalkan keuntungan yang dapat diperoleh. Dengan KepingAI, kamu akan mendapat sinyal atau pemberitahuan untuk setiap peluang saat trading dengan pairing USDT dan BIDR.
“Sinyal sendiri adalah rekomendasi atau referensi trading yang diberikan oleh KepingAI. Di mana, Tokocrypto bekerja sama dengan KepingAI menggunakan AI untuk menganalisa market. Cara penggunaannya pun sangat mudah. Trader pemula bisa memanfaatkannya, even dia enggak tahu analisis teknikal. KepingAI so far so good dengan probabilitas yang cukup tinggi,” kata Afid.
Bagaimana Menggunakan KepingAI Signal?
KepingAI Signal menggunakan Dollar-Cost-Averaging (DCA) atau Averaging Down. Kamu bisa mendapat rekomendasi atau sinyal trading untuk pairing USDT dan BIDR yang ada di Tokocrypto tanpa bingung menganalisa pasar secara manual.
DCA adalah strategi perdagangan yang digunakan oleh Signal Perdagangan AI untuk memastikan mekanisme keamanan dalam rangka memitigasi kondisi pelemahan pasar yang besar. Mekanisme Safety Order menggantikan mekanisme standar Stop Loss dengan tujuan untuk mengkonversikan perdagangan negatif menjadi perdagangan menguntungkan.
Rekomendasi biaya modal untuk Safety Order adalah 2 (dua) kali dari modal dasar atas rata-rata harga pembelian. Mekanisme ini akan menurunkan rata-rata harga pembelian apabila terjadi pelemahan atau koreksi pada pasar.
KepingAI bisa digunakan dengan skema berlangganan. Ada pilihan yang tersedia mulai dari gratis alias tanpa biaya, namun dengan fitur yang terbatas. Adapula paket Standard dengan biaya Rp 150.000 per bulan dan paket Premium dengan biaya Rp 190.000 per bulan. Untuk informasi lengkap dan cara berlangganan bisa buka linkdi sini.
Paket berlangganan KepingAI.
Apakah Tepat Menggunakan AI dalam Investasi Kripto?
AI tidak akan pernah menjadi pengganti kemampuan analisis investor. Menggabungkan keterampilan analisis dengan AI dapat membawa lebih banyak nilai dan profitabilitas, terutama dalam investasi kripto.
Penerapan AI juga memerlukan kerangka kerja dan strategi yang kuat, karena investor harus paham keputusan yang diambil untuk peningkatan profitabilitas. AI akan menjadi alat yang sangat berharga bagi investor untuk tetap kompetitif dan meningkatkan efisiensi.
Tokocrypto tidak memaksa pengguna untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai sarana investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari Pengguna dan Tokocrypto tidak akan bertanggung jawab untuk setiap kerugian dan keuntungan yang ditimbulkan.
Kementerian Komunikasi dan Multimedia Malaysia (KKMM) dilaporkan mendukung adopsi aset kripto secara penuh sebagai alat pembayaran yang sah di negara tersebut. Pejabat kementerian tengah mengusulkan kebijakan baru ini ke pemerintah Malaysia.
Wakil Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Datuk Zahidi Zainul Abidin, telah mendesak regulator Malaysia untuk melegalkan penggunaan tertentu dari aset kripto dan non-fungible token (NFT). Zahidi menunjukkan bahwa langkah-langkah seperti itu akan secara signifikan meningkatkan perekonomian generasi muda.
“Kami berharap pemerintah mengizinkan ini (aset kripto sebagai alat pembayaran yang sah),” kata Zahidi dikutip Bloomberg, Senin (21/3).
“Kami mencoba melihat bagaimana dapat melegalkan ini sehingga kami dapat mengembangkan partisipasi pemuda dalam kripto dan membantu mereka.”
Zahidi mendukung kaum muda di Malaysia dalam partisipasinya di industri aset kripto, pasalnya telah tumbuh semakin populer. Ia juga mengatakan bahwa KKMM sedang menjajaki cara untuk meningkatkan partisipasi anak muda dalam industri kripto.
Keputusan tentang regulasi aset kripto diatur pada regulator keuangan Malaysia, termasuk bank sentral dan Komisi Sekuritas Malaysia. Namun, kementerian bersedia mengangkat masalah ini karena industri kripto adalah program bisnis dan keuangan masa depan, terutama bagi kaum muda sekarang, menurut Zahidi.
“Kami berharap pemerintah dapat mencoba melegalkan masalah ini sehingga kami dapat memperluas partisipasi kaum muda dalam cryptocurrency dan membantu mereka dalam hal konsumsi energi dan sebagainya,” ungkapnya dikutip Cointelegraph.
Pada awal Maret lalu, Menteri Keuangan Malaysia, Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz, menegaskan kembali bahwa pembayaran menggunakan aset kripto, seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) adalah ilegal di negara tersebut karena tidak memenuhi karakteristik uang secara universal.
“Secara umum, aset digital bukanlah penyimpan nilai dan alat tukar yang baik. Ini karena aset digital rentan terhadap fluktuasi harga yang bergejolak akibat investasi spekulatif, risiko pencurian karena ancaman siber dan kurangnya skalabilitas,” katanya.
Zafrul menambahkan bahwa Bank Negara Malaysia sedang berupaya memperkenalkan mata uang digital bank sentral (CBDC) dan perkembangan terkait blockchain untuk menanggapi tren yang berkembang di industri aset digital.
Belakangan ini informasi terkait dengan Cryptocurrency sangat hangat menjadi sebuah perbincangan publik. Hal ini tentu tidak lepas dari kemajuan industry asen kripto yang kiat meningkat. Berbicara mengenai kripto, kita biasanya akan beranggapan bahwa industry ini dipenuhi oleh laki-laki. Industri ini memang sangat erat dengan kaum laki-laki mulai dari pembicara tentang kripto, pengguna hingga para trader-nya sekalipun. Dunia kripto memang di dominasi oleh kaum laki-laki sedangkan perempuan hanya memiliki proporsi sebesar 8,5% sedangkan kaum laki-laki memiliki proporsi 91,5%. Sangat jauh berbeda bukan?
Memang adanya kesenjangan angka di atas bisa menjadikan sebuah cerminan bahwa jumlah perempuan yang andil dalam dunia kripto sangatlah minim. Namun, bukan berarti kaum perempuan tidak memiliki andil besar dalam dunia ini. Bahkan di tahun 2020 kemarin, terdapat kenaikan angka pengguna kripto wanita yaitu sebesar 160% pada sebagian besar bursa kripto yang menduduki urutan teratas. Penasaran siapa saja nama-nama perempuan hebat yang berpengaruh dalam dunia ini? Yuk, simak 10 wanita yang paling berpengaruh di dunia Crypto!
Meltem Demirors
Perempuan pertama yang menduduki peringkat pertama sebagai wanita berpengaruh di dunia Crypto adalah Meltem Demirors. Demirors merupakan seorang Chief Strategy Officer CoinShares. CoinShares merupakan sebuah perusahaan jasa keuangan yang berlokasi di London dan New York. Fokus perusahaan ini adalah terletak pada asset alternative yang di mulai dengan menggunakan sebuah mata uang digital. Ia seringkali menyelenggarakan podcast mingguan serta konferensi Crypto Springs yang diadakan setiap tahun di Palm Springs. Ingin tahu keseharian Demirors? Kunjungi akun twitternya di @Melt_Dem.
Elizabeth Stark
Posisi kedua diisi oleh Elizabeth Stark. Ia adalah seorang pengusaha blockchain, pendidik sekaligus seorang advokat. Elizabeth ialah perempuan yang menjadi salah satu pendiri serta CEO Lightning Labs. Ini merupakan sebuah klien jaringan yang memiliki peran untuk meningkatkan serta mempercepat jaringan Bitcoin. Ia merupakan teman atau rekan dari Coin Center yaitu sebuah organisasi kebijakan mata uang digital terkemuka serta penasihat yang ada di Chia. Perusahaan ini merupakan sebuah perusahaan yang membangun protokol blockchain baru sehingga mudah untuk digunakan.
Kathy Wood
Seorang CEO dan Chief Investment Officer yaitu Kathy Wood yang ada di ARK Inverst ini juga memiliki andil besar dalam dunia kripto loh. Ia memiliki fokus pada inovasi-inovasi yang mengganggu serta menawarkan sebuah solusi investasi kepada para investor yang mencari pertumbuhan jangan panjang di pasar public. Kathy yang menjadi Chief Investment Officer “CIO” serta sebagai Portfolio Manager ini memimpin sebuah pengembangan filosofi serta pendekatan investasi ARK. Selain itu, dia juga sudah lama menjadi pendukung dalam berbagai inovasi yang berbasis dengan Bitcoin serta blockchain.
Lyn Alden
Berikutnya ada Lyn Alden yang merupakan OG Bitcoin serta sebagai pendiri dari Lyn Alden Investmen Strategy. Ia pernah melakukan penelitian tentang investasi dalam kurun waktu yang lebih dari 15 tahun yang ia lakukan di berbagai kapasitas public serta swasta. Ia memiliki latar belakang di dunia teknik serta keuangan dengan wawasan yang sangat luas tentang cryptocurrency.
Caitling Long
Pemilik nama Caitlin Long ini adalah seorang ketua WyoHackaton yang merupakan sebuah acara perayaan blockchain yang digunakan oleh para pengembang, pengusaha serta berbagai perusahaan yang sudah mapan sekalipun. Wanita ini merupakan pendukung blockchain serta bitchoin sejak tahun 2012 silam. Jauh sebelum Crypto se-populer hari ini. Dulu sebelum ada di WyoHackaton, Long adalah salah satu pendiri Wyoming Blockchain Coalition.
Blythe Masters
Wanita yang berpengaruh di dunia Crypto selanjutnya adalah Blythe Masters yang merupakan seorang mantan CEO Digital Asset Holding. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan teknologi keuangan yang mengembangkan teknologi buku besar terdistribusi. Ini digunakan untuk layanan keuangan grosir. Masters ini merupakan banker Wall Street yang pertama dan cukup terkenal yang kemudian beralih ke sector blockchain. Ia juga menjadi Ketua Dewan Pengatur pada proyek Hyperledger open source Linux Foundation. Selain itu, ia juga menjabat sebagai dewan penasihat internasional dari Grup Santander serta salah satu anggota Dewan Penasihat Kamar Dagang Digital di Amerika Serikat.
Galia Benartzi
Selanjutnya ada Galia Benartzi yang merupakan sebuah pengusaha teknologi serial serta salah satu pendiri Protokol Bancor. Ia juga merupakan salah satu pendiri atau CEO di Particle Code yaitu lintas platform yang mengotomatiskan proses porting pada pengembang perangkat lunak.
Joyce Kim
Wanita ke-delapan yang berpengaruh pada dunia crypto ialah Joyce Kim yang merupakan salah satu pendiri sekaligus Direktur Eksekutif di Stellar.org. Ia juga menjadi pendiri simplehoney serta menjadi CEO Soompi. Kini dia juga merupakan Director’s Fellow di MIT Media Lab.
Laura Shin
Di posisi sembilan, ada Laura Shin yang menjadi seorang jurnalis kripto serta blockchain. Kini, di dunia crypto ia sedang menuangkan ide, pemikiran serta hobi dan ketertarikannya untuk menulis buku tentang cryptocurrency.
Kathleen Breitman
Wanita ke-sepuluh adalah Kathleen Breitman yang merupakan salah satu pendiri Tezos. Yaitu sebuah platform kontrak pintar yang berbasis blockchain dengan mekanisme tata kelola on-chain. Ini digunakan untuk mengoordinasikan serta mendorong adanya peningkatan ke jaringan.
Itulah informasi mengenai 10 wanita yang paling berpengaruh di dunia Crypto. Sekarang, bagaimana pendapatmu? Masihkah menganggap wanita tidak memiliki andil dalam dunia Crypto?
Salah satu klub sepak bola terbesar di Indonesia Persib Bandung sudah selangkah maju menuju industri crypto dan blockchain. Klub papan atas Indonesia ini mengumumkan telah bermitra dengan perusahaan game berbasis blockchain Liberty Gaming Guild (LGG).
LGG adalah platform gameplay-to-earn (P2E) atau GameFi (game berbasis Blockchain + Non-Fungible Token | NFT) yang diintegrasikan ke dalam sistem game.
Vice President of Partnership and Activation Persib, Gabriella Witdarmono dikutip dari laman resmi tim, menyambut baik kemitraan tersebut. Dia berharap, pendukung Persib Bandung dapat mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan positif dari berbagai produk game LGG.
Gabriella mengatakan, Persib Bandung berkomitmen untuk terus mengikuti perkembangan teknologi. Dan salah satunya, perkembangan industri game yang sangat populer di kalangan Bobotoh.
“Kami senang dapat bermitra dengan Liberty Gaming Guild (LGG) yang merupakan salah satu platform game teratas saat ini. Melalui kemitraan strategis dan inovatif ini, kami ingin seluruh fans (bobotoh) Persib Bandung mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan positif dengan berbagai produk game dari LGG,” kata Gabriella, 20 Februari 2022.
Sementara itu, Chief Communication Officer (CCO) Liberty Gaming Guild Maurizio Barbieri menyebutkan, pihaknya tidak berpikir dua kali untuk menerima kesempatan untuk bermitra dengan Persib Bandung yang merupakan salah satu klub sepak bola terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.
Barbieri berharap, kerja samanya ini dapat mempercepat pertumbuhan LGG di kawasan Asia Tenggara serta khususnya Indonesia dan tak sabar memulai kerja sama ini.
“Ketika kami diberi kesempatan untuk bermitra dengan salah satu klub sepak bola terbesar dan paling populer di Indonesia bahkan di kawasan Asia Tenggara, tentunya kami tidak akan berpikir dua kali, dan kami pun segera mengambil kesempatan yang baik ini,” ujar Barbieri.
Kendati demikian, belum diketahui secara pasti bagaimana pola kerjasama ini.
Persib Bandung bisa jadi menjadi klub sepak bola Indonesia pertama yang mulai masuk ke ruang crypto. Padahal, klub-klub profesional di Eropa telah mengaopsi secara penuh cryptocurrency. Sebut saja Paris Saint German (PSG), Manchester City, Lazio, dan lainnya.
Cryptocurrency dan blockchain bisa menjadi sebuah media baru bagi klub sepakbola untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satunya dengan membuat fan token. Hal ini dilakukakn oleh sejumlah klub papan atas Eropa. Dengan fan token, suppoorter memilki kesempatan lebih dari sekedar mendukung tim kebanggaannya.
Mereka bisa mendapat akses kepemilikan klub, voting, dan mendapat hadiah dari klub berupa merchandise atau tiket gratis.
Menjelang berakhirnya Februari, Bitcoin (BTC) menunjukkan penurunan harga dengan menetapkan nilai di bawah $40.000. Meski begitu, BTC tetap menunjukkan tanda-tanda kekuatan harga karena key support levelnya bertahan.
Koreksi market crypto minggu lalu dipicu oleh kekhawatiran inflasi, kebijakan moneter Amerika Serikat, dan ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina, dengan itu, potensi saham untuk terus menderita semakin tinggi.
Ditambah lagi keputusan The Fed mengenai suku bunga yang akan diputuskan pada Maret mendatang membuat situasi semakin menegangkan.
Mungkinkah ini pertanda kehancuran Bitcoin? Atau celah untuk harga aset meroket semakin tinggi lagi?
Berikut adalah 5 hal yang harus diperhatikan dalam Bitcoin minggu ini.
Kisah utama bagi para investor Bitcoin minggu ini datang dari luar sektor crypto.
Yang pertama datang dari sikap The Fed dalam menangani lonjakan inflasi, serta secara khusus menimbulkan pertanyaan apakah kenaikan suku bunga yang disyaratkan akan dimulai pada bulan Maret seperti yang diantisipasi?
Selain itu, situasi antara Rusia dan dugaan rencananya untuk Ukraina semakin mengkhawatirkan ekuitas. “Konflik terbuka seperti Rusia dan Ukraina berpotensi mempengaruhi hashrate Bitcoin, yang dapat memperburuk reaksi pasar spontan yang lebih lemah untuk aset berisiko beta tinggi seperti crypto,” ungkap David Duong, kepala penelitian di Coinbase Institutional.
Namun dengan situasi ini, komoditas seperti minyak mendapat keuntungan besar dan memimpin minggu makro yang suram.
CME Bitcoin Gap
Bitcoin hanya mendapatkan keuntungan sekitar dua minggu, dan setelah itu harga set ini alami penurunan hingga di bawah $38.000.
Bitcoin pun sempat naik kembali ke level $40.000, sebelum turun lagi dan kini berada di level $37.000.
Namun ada hal yang perlu diperhatikan dari penurunan ini, yakni CME GAP. Di lihat pada Jumat (18/02), BTC telah berada di nilai $39.860.
Ini bisa menjadi indikator penting untuk meningkatkan profitablitas harga Bitcoin di akhir pekan jika melihat harga close CME GAP.
Dengan mengikuti pola ini akan ada kemungkinan harga Bitcoin bisa naik di Jumat pekan ini.
Grafik CME Bitcoin Gap
Situasi Holder Bitcoin
Ditengah ketidakpercayaan investor menjual aset mereka di tengah koreksi dan beberapa sentimen negatif pendukung. Ada investor lain yang masih meng-hodl aset tersebut dan menerima keuntungan besar.
Beberapa Bitcoin wallet terbesar di luar sana juga masih menaruh uang mereka apapun keadaanya, dan mengaku tidak menyesal meski telah melakukannya bertahun-tahun yang lalu.
Lihat contoh di atas, pada hari Senin kemarin, saldonya di Bitcoin telah meningkat 150 BTC sebagai hasil kesabarannya selama ini.
Seperti yang dilaporkan Cointelegraph lebih lanjut pada akhir pekan. Pasokan BTC menjadi semakin tidak likuid secara keseluruhan, dengan proporsi yang tidak aktif selama setidaknya satu tahun mendekati rekor tertinggi.
Berkat analisis data on-chain, sekarang dapat dilihat bahwa investor Bitcoin long-term telah mengulangi perilaku selama akhir pekan, yang menyertai harga BTC pada Juli 2021 dan September 2021.
Kumpulan data yang kali ini dilansir dari CryptoQuant, sebagai ‘coin days destroyed’ (CDD) ini melihat pergerakan Bitcoin yang sebelumnya diam pada hari tertentu.
Dan akhir pekan ini, Bitcoin melihat sejumlah besar koin lama bergerak, sehingga membuat nilainya jatuh di bawah 30.000
Grafik Bitcoin Coin Days Destroyed (CDD)
Fenomena ini dicatat oleh kontributor CryptoQuant, IT Tech, yang juga menyoroti metrik on-chain lain yang mengatur penipu yang menandai pergerakan downtren tersebut.
Extreme Fear Telah Kembali
Dengan semua faktor yang mempengaruhi diatas, tidak mengherankan jika pelaku pasar crypto tidak tahu bagaimana perasaan tentang prospeknya.
Crypto Fear & Greed Index, pengukur sentimen populer yang mencoba mengukur sensitivitas pasar.
Hasilnya, pemantulan harga di bawah $40.000 terlihat. Sentimen keseluruhan telah menggoda dengan kembalinya ke zona “extreme fear”, hanya untuk masuk kembali bahkan ketika aksi harga spot Bitcoin benar-benar berdetak lebih tinggi.
Pada hari Senin, Indeks mengukur 25/100 – pembacaan ketakutan ekstrem tertinggi, tetapi yang lebih dari 50% lebih rendah dari level netral yang terlihat hanya empat hari lalu.
Fear & Greed telah melihat floor yang jauh lebih dalam tahun ini, dan pembalikan definitif telah memasuki bulan Januari ketika mendekati posisi terendah bersejarah 9/100.
Di tengah dominasi Dogecoin dan Shiba Inu, kini ada pendatang baru yang mencuri perhatian: Pudgy Penguins (PENGU).
Dalam sepekan terakhir, harga PENGU melesat sebesar 93%, melampaui DOGE (+19.3%) dan SHIB (+16.1%), berkat kombinasi kekuatan brand, momentum teknikal, dan perkembangan regulasi ETF.
Faktor Pendorong Lonjakan Harga
Menurut data Benzinga pada Selasa (15/7), dalam 7 hari terakhir, PENGUnaik 93%, dibandingkan DOGE (+19%) dan SHIB (+16%).
Kenaikan ini disokong oleh pengakuan dari SEC terhadap pengajuan spot ETF PENGU dari Canary Capital, menjadikan PENGU salah satu meme coin pertama yang diajukan dalam format ETF tradisional.
Pergerakan harga Pudgy Penguins (PENGU/USDT) pada Selasa, 15 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Ali Marinez dari Bluntz Capital menggarisbawahi bahwa PENGU bukan sekadar meme karena terhubung dengan IP kuat, dari mainan dengan penjualan miliaran di Walmart/Target hingga NFT dan seri animasi.
Kombinasi tersebut memberikan daya tahan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan meme coin lainnya yang ada di pasaran.
Analisis Teknikal: Siap untuk Breakout Lebih Tinggi
Ahli chart memperhatikan retest pada resistance penting.
Jika breakout terjadi, target selanjutnya bisa mencapai $0.05, dari posisi sekarang sekitar $0.029. RSI yang tinggi menunjukkan momentum positif meski perlu waspadai kondisi overbought.
Trading volume PENGU juga melonjak ke rekor mingguan. Salah satu wallet besar membeli 520 juta token (± $14,7 juta) melalui Binance yang mengindikasikan akumulasi kuat oleh whale.
ETF PENGU Dan Risiko Overbought
Di sisi lain, SEC telah mengakui pengajuan ETF PENGU oleh Canary Capital, dan Cboe BZX sudah mengajukan listing produk tersebut. Ini bisa memperluas eksposur kolektif ke PENGU bagi investor tradisional.
Namun perlu diingat, RSI l-nya berada di wilayah tinggi (overbought), yang rentan terhadap koreksi teknikal agresif .
Selain itu, meski momentum teknikal kuat, PENGU tetap tergolong spekulatif yang bergantung pada hype, ETF news, dan sentimen komunitas.
Sasaran & Strategi Investasi
Target jangka pendek:
Jika breakout sustain, harga bisa menuju $0.05–$0.06 dalam beberapa pekan.
Candle harian > $0.03 akan menjadi petunjuk awal kelanjutan rally.
Risk management:
Stop-loss ideal berada di bawah area support $0.025.
Hati-hati jika muncul rejection di sekitar area $0.03–$0.035 karena potensi pullback.
Untuk swing trader:
Entry dekat breakout resistance, take profit bertahap mendekati $0.05.
Maka dari itu, Pudgy Penguins (PENGU) kini jadi sorotan utama dalam dunia meme coin dengan kenaikan dramatis +93%, didorong oleh momentum teknikal, kekuatan brand, aktivitas whale, dan potensi ETF.
Jika daya beli kuat bertahan, PENGU bisa lanjut ke area $0.05–$0.06. Namun, kondisi overbought dan sentimen fluktuatif harus diantisipasi siapkan strategi manajemen risiko.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Di tengah gempuran meme coin baru yang muncul nyaris tiap hari, kemampuan screening menjadi kunci utama untuk memilah mana yang sekadar hype dan mana yang benar-benar punya potensi.
Artikel artikel ini, akan membahas tentang bagaimana cara menggunakan AI sebagai partner untuk analisa cepat, potensi tren, dan auditsmart contract untuk meme coin incaran kamu.
Karakteristik Meme Coin
Berbeda dengan aset crypto seperti Bitcoin dan Ethereum yang memiliki fundamental kuat terkait kegunaannya, meme coin cenderung memiliki karakteristik seperti:
Rawan Rugpull: Dengan semakin banyaknya platform untuk meluncurkan meme coin, scam berkedok meme coin juga semakin banyak, biasanya scam ini berbentuk rugpull yang mana koin akan dinaikkan terlebih dahulu dan para insider menjualnya ketika pembeli baru datang.
Bergantung pada Sentimen Komunitas: Nilai banyak meme coin hanya ditopang hype media sosial, dan FOMO.
Likuiditas Kecil: Meme coin baru dengan kapitalisasi pasar yang kecil memiliki likuiditas kecil, membuat eksekusi order lebih sulit.
Karakteristik inilah yang menjadikan meme coin sebagai aset crypto yang lebih sulit diprediksi dibanding crypto lain seperti Bitcoin atau Ethereum.
On Chain Analysis AI dapat digunakan menganalisis jumlah wallet yang memiliki meme coin tersebut dan bagaimana relevansinya dengan rata-rata harian.
Bundled Check Kamu bisa menggunakan AI sebagai alat untuk mencari tahu apakah meme coin yang ingin kamu beli bundled atau tidak— bundled di sini ini berarti suplai meme coin sebagian besar dimiliki oleh pembuatnya dan menyebarnya ke berbagai dompet. Sebab banyak meme coin yang akhirnya rugpull akibat semua suplai dijual, ketika suplai sudah di-bundled dari awal.
Analisa Tren Kamu dapat menggunakan AI sebagai alat untuk menganalisa apakah meme coin tersebut sedang banyak dibicarakan orang atau tidak.
Smart Contract Audit AI dapat kamu gunakan untuk mengaudit smart contract dari meme coin yang akan dibeli. Dengan audit ini dapat membantu kamu mengevaluasi apakah ada celah eksploitasi, potensi rug pull, atau fungsi tersembunyi yang bisa membahayakan.
Quick Scan, Bundle Check, dan Trend Analysis dengan MemeCoinScan.io
Gambar fitur yang tersedia.
Tools yang satu ini bisa kamu gunakan untuk melakukan:
Quick Scan: Untuk mengetahui secara cepat apakah meme coin tersebut memiliki potensi tertentu, seperti apakah potensial atau bahkan riskan rugpull.
Bundle Check: Kamu dapat mengetahui bagaimana sebaran suplai terdistribusi, sebaran suplai dalam jumlah besar yang saling berkaitan satu sama lain bisa jadi pertanda meme coin tersebut bundled.
Trend Analysis: Fitur ini dapat membantu melihat seberapa besar hype atau perhatian publik untuk mengetahui bagaimana tren secara umum pada meme coin tersebut.
Contoh hasil analisa meme coin yang telah di-bundle.
Cara untuk menggunakan tools ini sangatlah mudah. Kamu cukup mengikuti langkah-langkah berikut:
Masukkan contract Address (CA) dari meme coin yang ingin kamu analisa pada kotak
Pilih aksi yang ingin kamu lakukan: Quick Scan, Bundle Check, atau Trend Analysis
Terakhir klik tombol di samping contract Address (CA).
Dapatkan Sinyal Meme Coin dari AI dengan Nansen.ai
Gambar fitur yang menampilkan popularitas coin dalam seminggu terakhir.
Tools yang satu ini bisa kamu gunakan untuk banyak hal, namun sayangnya banyak fitur yang baru bisa kamu akses setelah melakukan upgrade premium. Tapi tenang, kamu masih bisa mengakses beberapa fitur berguna seperti AI signal, hingga token yang sedang menjadi hype.
Untuk mengakses fiturnya, kamu cukup masuk ke laman https://app.nansen.ai/ → klik fitur yang ingin kamu gunakan.
Contoh prompt yang bisa digunakan di Messari Copilot.
Messari merupakan platform platform riset dan data kripto yang menyediakan analisis mendalam, laporan pasar, dan insight berbasis data untuk ribuan aset digital— termasuk meme coin.
Contoh fokus yang bisa kamu gunakan.
Fitur Copilot dari Messari bisa kamu gunakan untuk membantu kamu dalam melakukan riset, mencari tahu berita terbaru, data seputar pasar, hingga perkembangan terbaru lainnya.
Untuk mencoba fiturnya kamu hanya perlu menuju laman https://messari.io/copilot dan lakukan pendaftaran.
Jangan lupa untuk manfaatkan kesempatan bertanya pada AI tersebut sebaik-baiknya ya! Soalnya, kamu hanya diberi kuota 5 pertanyaan dalam sehari.
Penting: Hindari risiko wallet draining dan risiko kehilangan aset, dengan tidak menghubungkan dompet crypto yang kamu miliki ke tools atau situs yang kamu gunakan— secara sembarangan.
AI bisa membantu kamu dalam melakukan screening meme coin. Namun dengan meme coin yang memiliki karakteristik spekulatif, menggunakan AI tidak menjadi jaminan bahwa investasi atau trading kamu akan berhasil.
Trader tetap perlu mengawasi, menetapkan batas risiko, dan memahami bahwa trading meme coin adalah high-risk, high-reward.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar altcoin menunjukkan tanda-tanda awal kebangkitan besar. Setelah berbulan-bulan mengalami konsolidasi dan ketidakpastian, analisis teknikal terbaru menunjukkan bahwa altcoin telah berhasil merebut kembali garis tren naik jangka panjang yang secara historis menjadi pemicu ledakan harga di masa lalu, termasuk bull run besar pada tahun 2017 dan 2021.
Para analis pun mulai mempertanyakan: apakah kita tengah berada di ambang reli altcoin berikutnya?
Garis Tren Historis yang Menandai Awal Reli Besar
Dilaporkan Newsbtc, Merlijn The Trader, seorang analis kripto terkemuka, baru-baru ini membagikan grafik di platform X yang menunjukkan bahwa total kapitalisasi pasar altcoin kini kembali berada di atas garis tren naik historis. Garis ini sebelumnya memicu reli vertikal besar di dua siklus terakhir. Dalam kedua kasus, pasar sempat mengalami apa yang disebut sebagai “jebakan bearish” — penurunan sementara yang kemudian dibalik oleh lonjakan agresif.
Garis tren ini kini dipulihkan kembali, membentuk pola yang sangat mirip dengan siklus 2017 dan 2021. Dalam grafik, area pemulihan ini dibingkai dalam kotak merah, diikuti oleh zona kenaikan harga yang ditandai dengan kotak hijau—menandakan potensi lonjakan harga parabola yang baru.
Menurut Merlijn, pemulihan garis tren ini bisa jadi menandai selesainya fase penurunan dan konsolidasi. Ia menunjuk panah hijau dalam grafik yang menunjukkan waktu historis terjadinya breakout. Jika pola fraktal dari masa lalu tetap konsisten, kita dapat melihat lonjakan kapitalisasi pasar altcoin yang sangat tajam, dengan potensi nilai pasar meningkat ke kisaran $10 hingga $16 triliun.
Ini bisa menjadi sinyal awal masuknya altcoin ke fase ekspansi makro berikutnya—fase yang membawa keuntungan besar dalam waktu relatif singkat seperti yang terjadi pada siklus sebelumnya.
Pola Fraktal Menunjukkan “Pump 2.0”
Lebih jauh lagi, analisis tambahan dari Merlijn menunjukkan bahwa pasar altcoin saat ini mencerminkan struktur dari periode 2016–2018. Kapitalisasi pasar altcoin telah membentuk pola double bottom, diikuti oleh konsolidasi dalam formasi descending broadening wedge. Pola ini identik dengan struktur yang muncul sebelum reli eksplosif altcoin di tahun 2017, yang kemudian dijuluki sebagai “Pump 2.0”.
Dengan pola wedge yang kini resmi ditembus, pasar altcoin berpotensi mengulangi reli parabola serupa. Jika ini terjadi, maka pasar dapat menutup babak bearish yang telah berlangsung lama dan masuk ke fase kenaikan besar-besaran yang baru.
Kapitalisasi Altcoin Saat Ini
Per saat ini, total kapitalisasi pasar altcoin—tanpa memasukkan Bitcoin—telah mencapai $1,15 triliun, menurut data dari TradingView (TOTAL2). Angka ini menunjukkan bahwa meski Bitcoin masih mendominasi pasar, sektor altcoin mulai menunjukkan tanda-tanda penguatan kembali.
Dengan pemulihan garis tren historis, kemiripan pola fraktal pasar, dan peningkatan sentimen positif, banyak analis percaya bahwa altcoin berada di jalur menuju reli besar berikutnya. Meskipun belum ada jaminan bahwa sejarah akan terulang secara persis, kondisi teknikal saat ini memberi harapan baru bagi investor altcoin yang telah bersabar selama masa bearish. Pertanyaannya kini: Apakah Anda siap menyambut Pump 3.0?
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Dibalik nama besar Ethereum di dunia kripto, terkuak sebuah sisi gelap dari ETH yang diungkap oleh Bankless dalam laporan bertajuk “The Two Sides of ETH”.
Dalam laporan tersebut, sebuah ironi besar terkuak: Ethereum (ETH) sukses luar biasa di level adopsi dan visibilitas institusional, tetapi nilai ETH sebagai aset tetep ‘bocor’ karena arsitekturnya sendiri.
Ibarat dua sisi mata uang yang berdampingan, dua sisi ini mencerminkan tantangan dan potensi Ethereum secara bersamaan.
Sisi Gelap: Value Capture ETH Menguap
Data menunjukkan bahwa sejumlah besar stablecoin (lebih dari 50–75%) berjalan di jaringan Ethereum, namun sebagian besar tidak menghasilkan nilai untuk pemilik ETH selain membayar fee gas seharga sekitar $0,50 saja sekali transaksi.
Masalahnya muncul ketika stablecoin dipindah ke Layer‑2, Ethereum hampir tidak mendapatkan nilai apa pun, karena utilitas transaksinya jauh lebih rendah dibanding fee L1 .
Dengan struktur ekonomi seperti ini, Ethereum tak maksimal merangkap nilai dari aktivitas besar di jaringan, tidak seperti Solana atau Tron yang struktur tokenomics-nya lebih langsung menguntungkan holder asli.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 9 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Meskipun punya masalah value capture, Ethereum saat ini sedang mendapatkan momentum luar biasa di dunia institusi:
Robinhood Chain, tokenisasi saham, dan proyek lain kini menyasar Ethereum L2 sebagai layer settlement mengonfirmasi bahwa ETH adalah dasar netral untuk Wall Street.
Perusahaan besar seperti SharpLink Gaming, Bit Digital, dan BitMine kini memegang ratusan ribu ETH sebagai aset treasury yang mencerminkan kepercayaan institusi global terhadap ETH.
Sejumlah pihak dari Etherealize dan ConsenSys aktif membujuk institusi dengan strategi pemasaran dan literasi: menjadikan ETH sebagai aset digital cadangan yang layak masuk portofolio Wall Street.
Dua Sisi Maksimal: Tantangan dan Peluang
Tantangan & Hambatan
Transformasi Potensial
Tidak ada loop nilai jelas antara stablecoin dan ETH
Narasi dan dorongan korporat ke Wall Street dapat memperkuat nilai aset ETH
Aktivitas berlebihan di L2 membuat nilai ETH sulit ditangkap
Jika L2 menjadi native + based rollups, ETH bisa bakar gas lebih banyak & mengakumulasi nilai
Fragmentasi cross‑chain & pengalaman pengguna rumit
Sync composability dan UX dompet yang lebih baik dapat meningkatkan adopsi L1
David Hoffman menekankan bahwa tanpa memperbaiki value capture supply chain, ETH akan terus stagnan sebagai aset tribal, disukai komunitas tapi asing bagi investor global.
Namun jika Ethereum berhasil memperbaiki loop tersebut, harga ETH bisa menuju target ambisius seperti $10K–$740K, terinspirasi dari komparasi dengan aset lindung nilai global seperti emas dan minyak.
Aset Digital Mana yang Akan Menjadi Cadangan Global?
Dengan temuan ini, Bankless menyimpulkan bahwa Ethereum sedang berada di karakter sudut persimpangan besar.
Jika mitigasi arah value capture dapat dilakukan melalui upgrade desain ekonomi L2 dan narasi publik, ETH siap memimpin konstelasi aset digital global.
Namun jika tidak, ETH hanya akan jadi aset utilitarian tanpa memetik dampak penuh dari ekosistem DeFi dan tokenisasi yang dibangunnya.
Narasi saat ini telah berpindah dari sekadar membicarakan network ke menyusun strategi edukasi ETH sebagai aset. Institusi butuh lebih dari loyalitas tribal. Mereka ingin yield, kejelasan, dan defensibilitas.
Strategi deployment ETH di neraca korporat besar (SharpLink, BitMine) adalah langkah menuju ‘penerimaan global’.
ETH bisa menjadi “oil digital” aset cadangan global, asalkan nilai ekonomi dari lapisan Ethereum kembali bangkit secara elegan.
Kini, dunia telah mengetahui bahwa Ethereum punya dua wajah — smmmatu yang tangguh mencatat puncak adopsi, dan satu yang rapuh karena retak value capture. Membenahi retak ini bisa membawa ETH dari loyal komunitas crypto menjadi aset tepercaya dunia.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.