Tag Archives: eth

Ethereum Terkoreksi Tipis, Masihkah Berakhir dengan Manis?

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, kembali mengalami sedikit tekanan harga dalam perdagangan terbaru.

Berdasarkan data real-time via Tokocrypto pada Senin (15/9), ETH diperdagangkan di level $4,643.21 per koin, turun sekitar -0.54% dalam 24 jam terakhir.

Meski koreksi ini terlihat kecil, pergerakan Ethereum tetap menjadi sorotan besar karena kapitalisasi pasarnya masih bertahan di $560.46 miliar USD, menegaskan dominasinya di dunia kripto.

Baca Juga: Ethereum Melesat di Jalur Cepat Menuju Rekor Harga Tertinggi

Posisi Pasar Ethereum Saat Ini

Ethereum masih memegang peranan penting di ekosistem blockchain global. Dengan volume perdagangan harian mencapai $29.16 miliar, aktivitas transaksi di jaringan menunjukkan likuiditas yang sehat.

Jumlah pasokan yang beredar tetap berada di angka 120.70 juta ETH, dan dengan harga saat ini, Ethereum menduduki posisi kedua aset kripto paling populer di dunia.

Kemudian dalam tiga bulan terakhir, ETH mencatat tren positif yang cukup kuat. Data menunjukkan kenaikan sebesar +78.08% dalam 90 hari terakhir, menandakan bahwa meski terkoreksi dalam jangka pendek, ETH tetap berada di jalur bullish.

Bahkan, dalam 60 hari terakhir, ETH masih mencatat lonjakan +39.66%, membuktikan ketahanan aset ini terhadap fluktuasi jangka pendek.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 15 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 15 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor yang Menekan Harga Ethereum

Beberapa faktor utama diyakini memengaruhi penurunan harga Ethereum dalam 24 jam terakhir:

  1. Pengambilan Keuntungan (Profit Taking)
    Setelah reli panjang yang membawa ETH mendekati level ATH di $4,953.73, sebagian investor besar memilih untuk melakukan aksi ambil untung. Hal ini memicu tekanan jual yang kemudian menahan laju kenaikan harga.
  2. Sentimen Global terhadap Aset Berisiko
    Pasar kripto sering kali bergerak seiring dengan sentimen makroekonomi. Kekhawatiran terhadap potensi kenaikan suku bunga global dan penguatan dolar AS membuat investor lebih berhati-hati menambah eksposur di aset digital.
  3. Kompetisi dari Altcoin Lain
    Munculnya proyek blockchain baru dengan fokus pada scalability, DeFi, dan AI-integrated chains menimbulkan persaingan ketat bagi Ethereum. Meski ekosistem ETH masih menjadi raksasa, investor institusional mulai melirik diversifikasi.
  4. Kenaikan Gas Fee
    Aktivitas tinggi di jaringan Ethereum kadang memicu biaya transaksi (gas fee) meningkat. Lonjakan biaya ini bisa membuat pengguna retail menahan diri, sehingga memperlambat volume transaksi di on-chain.

Optimisme Jangka Panjang

Meski mengalami penurunan tipis, tren jangka panjang Ethereum masih terlihat sehat. Ada beberapa alasan mengapa pasar tetap optimis terhadap ETH:

  • Ethereum 2.0 dan Proof-of-Stake (PoS): Mekanisme konsensus baru memberi harapan pada pengurangan konsumsi energi sekaligus peningkatan efisiensi jaringan.
  • DeFi dan NFT: Ekosistem aplikasi terdesentralisasi (DeFi) dan pasar NFT masih banyak bergantung pada Ethereum sebagai infrastruktur utama.
  • Potensi ETF Ethereum: Jika regulator AS menyetujui produk exchange-traded fund berbasis ETH, hal ini bisa membuka arus modal institusional lebih besar ke dalam jaringan.

Prediksi Harga Ethereum

Dalam jangka pendek, ETH kemungkinan akan terus bergerak dalam rentang $4,580 – $4,750, dengan support kuat di kisaran $4,600.

Jika level ini mampu dipertahankan, peluang untuk kembali menantang rekor tertinggi di $4,953.73 masih terbuka lebar.

Sementara itu, analis memperkirakan bahwa dalam jangka menengah (2–3 bulan), ETH bisa menembus level psikologis baru di atas $5,000, terutama jika dukungan fundamental dan sentimen pasar global menguat.

Baca Juga: Koreksi Tipis Buat Laju Ethereum Tersendat

Penurunan tipis Ethereum dalam 24 jam terakhir lebih bersifat koreksi sehat daripada sinyal pelemahan fundamental.

Dengan kapitalisasi pasar yang masif, dukungan komunitas, dan ekosistem yang terus berkembang, Ethereum masih menjadi salah satu aset digital dengan prospek paling cerah.

Investor jangka panjang tampaknya tetap percaya diri, menilai koreksi ini hanya sebagai peluang untuk mengakumulasi lebih banyak ETH sebelum tren bullish berikutnya datang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Tipis Buat Laju Ethereum Tersendat

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, kembali menjadi sorotan pasar keuangan global.

Berdasarkan data terkini, harga Ethereum berada di level $4,663.64 per ETH, dengan kapitalisasi pasar mencapai $562.92 miliar USD.

Meskipun mengalami penurunan -1.32% dalam 24 jam terakhir, ETH tetap menunjukkan fundamental pasar yang solid, dengan tren pertumbuhan signifikan dalam jangka menengah.

Baca Juga: Ethereum Melesat di Jalur Cepat Menuju Rekor Harga Tertinggi

Pergerakan Harga Terkini

Dalam 24 jam terakhir, harga Ethereum sempat bergerak antara titik terendah $4,609.13 dan tertinggi $4,741.02.

Angka ini menandakan volatilitas yang masih terjaga, meskipun tekanan jual mulai terasa setelah Ethereum sempat mendekati level psikologis $4,953.73, yang juga merupakan rekor tertingginya.

Jika ditarik ke horizon waktu yang lebih panjang, ETH mencatat pertumbuhan impresif. Dalam 60 hari terakhir, harganya naik sebesar 47.43%, dan dalam 90 hari melonjak hingga 77.29%.

Angka ini membuktikan bahwa Ethereum masih berada dalam tren bullish, meski saat ini harus menghadapi fase konsolidasi.

Kapitalisasi Pasar dan Volume Perdagangan

Dengan kapitalisasi pasar $562.92 miliar USD, Ethereum menguasai posisi kedua dalam peringkat global aset kripto.

Volume perdagangan harian yang mencapai $28.33 miliar USD menunjukkan tingginya minat investor, baik dari kalangan ritel maupun institusional.

Pasokan beredar saat ini mencapai 120.70 juta ETH, yang sepenuhnya menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran di pasar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 14 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 14 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga

Ada beberapa faktor utama yang membentuk dinamika harga Ethereum saat ini:

  1. Koreksi Alamiah Setelah Lonjakan
    Setelah mengalami kenaikan tajam dalam beberapa bulan terakhir, pasar kripto wajar mengalami koreksi teknis. Penurunan tipis ETH dalam 24 jam terakhir lebih merefleksikan aksi ambil untung (profit-taking) dari para trader.
  2. Momentum DeFi dan NFT
    Ethereum masih menjadi fondasi utama bagi ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan non-fungible token (NFT). Pertumbuhan dua sektor ini terus memperkuat fundamental ETH sebagai aset digital yang memiliki utilitas nyata.
  3. Ekspektasi Terhadap Upgrade Teknologi
    Komunitas Ethereum menaruh harapan besar pada peningkatan jaringan (upgrade) yang berfokus pada skalabilitas, efisiensi biaya, dan keberlanjutan energi. Hal ini berpotensi menjadi pendorong harga di masa depan.
  4. Sentimen Pasar Global
    Sebagai aset kripto utama, Ethereum juga terpengaruh oleh kondisi makroekonomi global. Isu suku bunga bank sentral, likuiditas pasar, hingga regulasi kripto menjadi variabel penting yang memengaruhi arah pergerakan ETH.

Arah Prediksi dan Prospek

Meskipun mengalami penurunan harian, tren jangka menengah Ethereum masih kuat.

Beberapa analis memperkirakan ETH berpotensi kembali menguji level tertinggi sebelumnya di $4,953.73, bahkan menembus angka psikologis $5,000 jika momentum bullish global berlanjut.

Namun, volatilitas tetap menjadi ciri khas pasar kripto. Koreksi jangka pendek bisa terjadi kapan saja, terutama jika ada aksi ambil untung secara masif atau perubahan sentimen makro.

Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap waspada dan mengedepankan strategi diversifikasi.

Ethereum di Era Web3

Lebih dari sekadar aset investasi, Ethereum kini menjadi tulang punggung perkembangan Web3, sebuah ekosistem internet terdesentralisasi yang mengedepankan transparansi, keamanan, dan kemandirian pengguna.

Posisi Ethereum sebagai “mesin” dari ribuan aplikasi terdesentralisasi menjadikannya tidak tergantikan, setidaknya untuk saat ini.

Baca Juga: Ethereum dan Polygon Kuasai Amerika Latin, Blockchain Baru Tersisih?

Ethereum kembali menunjukkan bahwa volatilitas jangka pendek tidak mampu mengaburkan tren besarnya.

Dengan kapitalisasi pasar yang kokoh, dukungan komunitas global, serta perkembangan teknologi yang terus berlanjut, ETH masih memegang peran vital dalam ekosistem kripto.

Meski koreksi sesaat hadir, Ethereum tetap berdiri sebagai aset digital yang penuh potensi menuju babak pertumbuhan berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Melesat di Jalur Cepat Menuju Rekor Harga Tertinggi

Ethereum kembali mencatatkan performa gemilang dengan harga yang kini menyentuh $4,719.06 per ETH, mendekati rekor tertingginya di level $4,953.73.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $569.61 miliar USD dan volume perdagangan harian yang menyentuh $42.57 miliar USD, Ethereum semakin mengukuhkan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Kenaikan harian sebesar +4.37% dalam 24 jam terakhir, serta pertumbuhan harga sebesar +9.51% dalam sepekan, memperlihatkan tren optimis yang menular di pasar.

Bahkan, jika dibandingkan dalam jangka waktu tiga bulan terakhir, Ethereum berhasil tumbuh hampir +87%, menandakan daya tariknya semakin kuat di kalangan investor institusional maupun ritel.

Baca Juga: Harga Ethereum Tembus $4.400, Siap Tantang Rekor Baru

Dorongan dari Katalis Ekosistem DeFi dan NFT

Salah satu pendorong utama lonjakan harga Ethereum adalah ekosistem DeFi (Decentralized Finance) dan NFT (Non-Fungible Token) yang terus berkembang.

Sebagian besar aplikasi DeFi, protokol peminjaman, hingga marketplace NFT berjalan di jaringan Ethereum. Aktivitas tinggi ini secara langsung meningkatkan permintaan terhadap ETH sebagai bahan bakar transaksi.

Selain itu, arus masuk modal baru dari para kreator dan kolektor NFT kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Tren ini mendorong lonjakan biaya transaksi di jaringan, yang secara alami memperkuat posisi Ethereum di pasar.

Narasi “Ultrasound Money” dan Efek EIP-1559

Sejak implementasi EIP-1559, Ethereum tidak hanya menjadi alat transaksi, tetapi juga aset deflasi.

Mekanisme pembakaran sebagian biaya transaksi membuat suplai ETH berkurang secara bertahap, memperkuat narasi “ultrasound money”.

Investor melihat ETH bukan hanya sebagai aset teknologi, tetapi juga sebagai penyimpan nilai jangka panjang yang potensial melampaui Bitcoin dalam beberapa aspek utilitas.

Hal ini semakin relevan ketika pasokan ETH yang beredar tetap 120.70 juta unit, tanpa adanya batas pasokan maksimum resmi.

Dengan mekanisme pembakaran, tekanan inflasi terhadap Ethereum berhasil ditekan dan berpotensi memberi dampak bullish jangka panjang.

Adopsi Institusional dan Regulasi yang Lebih Jelas

Faktor lain yang turut memperkuat reli Ethereum adalah meningkatnya minat institusi besar. Beberapa laporan pasar menunjukkan bahwa dana lindung nilai dan perusahaan teknologi mulai mengalokasikan sebagian portofolio mereka ke Ethereum.

Hal ini didorong oleh keyakinan bahwa Ethereum akan menjadi tulang punggung aplikasi Web3 dan smart contract di masa depan.

Selain itu, arah regulasi kripto yang semakin jelas di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia memberi rasa aman bagi investor besar untuk masuk.

Regulasi yang lebih ramah menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ETH sebagai aset kelas institusional.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 13 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Teknologi Ethereum 2.0 dan Skalabilitas

Perjalanan transisi Ethereum ke Ethereum 2.0 dengan mekanisme Proof of Stake (PoS) juga menjadi faktor fundamental yang terus menjaga momentum harga.

Dengan PoS, Ethereum mampu mengurangi konsumsi energi hingga lebih dari 99%, sekaligus meningkatkan keamanan jaringan.

Selain itu, perkembangan solusi layer-2 seperti Optimism, Arbitrum, dan zkSync membantu mempercepat transaksi dengan biaya lebih rendah.

Kombinasi ini semakin memperkuat narasi bahwa Ethereum adalah ekosistem blockchain yang paling siap menghadapi adopsi massal.

Prospek Menuju Rekor Tertinggi

Saat ini, Ethereum berada hanya beberapa ratus dolar dari rekor tertingginya di $4,953.73. Jika tren arus masuk modal berlanjut dan sentimen pasar kripto tetap positif, sangat mungkin ETH akan menembus rekor tersebut dalam waktu dekat.

Kenaikan harga +58.75% dalam 60 hari dan +86.99% dalam 90 hari terakhir menunjukkan momentum bullish yang konsisten.

Dengan kapitalisasi pasar yang hampir menembus $600 miliar, Ethereum semakin mempersempit jarak dominasi dengan Bitcoin.

Baca Juga: Bikin Panik Investor! Ethereum Cetak Rekor Baru, Bull Run Kian Dekat?

Kini, Ethereum bukan lagi sekadar “mata uang kripto kedua setelah Bitcoin”. Dengan ekosistem yang luas, mekanisme deflasi, adopsi institusional, dan perkembangan teknologi yang progresif, ETH kini berada di garis depan revolusi blockchain global.

Lonjakan harga terbaru menjadi bukti nyata bahwa Ethereum tidak hanya relevan hari ini, tetapi juga siap menjadi tulang punggung dunia digital di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bikin Panik Investor! Ethereum Cetak Rekor Baru, Bull Run Kian Dekat?

Ethereum (ETH) kembali menunjukkan kekuatan pasar dengan mencatatkan kenaikan harga yang signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, harga ETH saat ini berada di level $4,535.90 per koin, naik sekitar +2.94% dalam sehari.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $549.44 miliar USD dan volume perdagangan harian sekitar $40.25 miliar USD, Ethereum memperkuat posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Baca Juga: Harga Ethereum Tembus $4.400, Siap Tantang Rekor Baru

Lompatan Harga dan Faktor Pendorong

Dalam 90 hari terakhir, Ethereum mengalami kenaikan luar biasa sebesar +78.25%, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek jangka panjang jaringan blockchain ini.

Bahkan dalam periode 60 hari, ETH telah naik hampir +50%, sebuah tren yang jarang terlihat di pasar yang penuh volatilitas.

Beberapa faktor utama yang mendorong kenaikan harga Ethereum antara lain:

  1. Kesiapan Menyambut ETF Spot Ethereum
    Setelah keberhasilan ETF Bitcoin spot, para analis menilai persetujuan ETF Ethereum spot hanya tinggal menunggu waktu. Masuknya produk investasi institusional ini dipandang mampu mendorong arus modal besar ke ekosistem ETH.
  2. Ekspansi Ekosistem DeFi dan NFT
    Ethereum tetap menjadi tulang punggung aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan non-fungible tokens (NFT). Peningkatan adopsi aplikasi baru serta likuiditas yang mengalir ke dalam protokol berbasis ETH menjadi pendorong tambahan bagi reli harga.
  3. Teknologi dan Skalabilitas
    Upgrade Ethereum yang terus berlangsung, terutama setelah transisi ke Proof-of-Stake melalui The Merge, menurunkan konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi jaringan. Hal ini memberikan keyakinan lebih kepada investor institusi yang sebelumnya khawatir soal isu lingkungan.

Posisi Pasar Ethereum

Dengan harga saat ini, Ethereum masih berada sekitar -8.4% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa ($4,953.73).

Namun, sentimen pasar tampak semakin bullish. ETH tidak hanya berhasil menembus resistensi penting di kisaran $4,500, tetapi juga menegaskan level ini sebagai dukungan baru.

Kapitalisasi pasar Ethereum yang mencapai lebih dari $549 miliar USD mencerminkan dominasi besar di ekosistem kripto, menyumbang porsi signifikan dari total kapitalisasi pasar aset digital global.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 12 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 12 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prediksi Harga Ethereum ke Depan

Beberapa analis memperkirakan harga ETH dapat menguji kembali level $4,800 – $5,000 dalam waktu dekat jika momentum bullish terus berlanjut.

Level psikologis $5,000 diprediksi menjadi target utama investor dalam jangka pendek hingga menengah.

Namun, volatilitas tetap menjadi risiko utama. Jika koreksi terjadi, level dukungan kuat berada di kisaran $4,300 – $4,350, yang bisa menjadi titik masuk strategis bagi investor baru.

Secara teknikal, indikator momentum seperti Relative Strength Index (RSI) masih mendukung tren naik, meskipun mendekati area jenuh beli.

Hal ini menandakan adanya kemungkinan konsolidasi harga sebelum melanjutkan reli ke atas.

Baca Juga: Ironisme Ethereum: Harga Terbang, Pendapatan Tumbang!

Secara keseluruhan, kenaikan harga Ethereum kali ini memperkuat statusnya sebagai pemain utama di dunia kripto.

Dengan dukungan faktor fundamental seperti perkembangan ekosistem, potensi hadirnya ETF spot, serta upgrade jaringan yang berkelanjutan, ETH memiliki peluang besar untuk menembus rekor tertinggi baru dalam waktu dekat.

Bagi investor, momentum ini bisa menjadi sinyal penting bahwa Ethereum bukan hanya sekadar aset spekulatif, tetapi juga infrastruktur finansial masa depan yang semakin mendapat legitimasi global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Tembus $4.400, Siap Tantang Rekor Baru

Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, kembali menjadi pusat perhatian setelah mencatatkan lonjakan harga harian sebesar +2,43% ke level $4.412,46 ETH.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $532,61 miliar USD dan volume perdagangan 24 jam lebih dari $40,36 miliar USD, Ethereum semakin mempertegas dominasinya sebagai altcoin nomor satu yang paling banyak diminati.

Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di kisaran $4.296,71 hingga $4.450,42.

Meski belum menembus rekor tertingginya di $4.953,73, ETH menunjukkan tren kenaikan yang stabil.

Jika ditarik ke belakang, performa ETH sangat impresif:

  • Hari ini: naik +2,11% atau $90,84.
  • 30 hari: menguat +2,44% atau $105,02.
  • 60 hari: meroket +48,89% atau $1.445,46.
  • 90 hari: melejit +74,84% atau $1.884,18.

Data tersebut membuktikan bahwa Ethereum sedang berada dalam fase bullish yang konsisten, menandakan adanya dukungan kuat dari investor jangka panjang maupun trader aktif.

Baca Juga: Ironisme Ethereum: Harga Terbang, Pendapatan Tumbang!

Faktor Pendorong Kenaikan Ethereum

1. Dominasi Sebagai Altcoin Terbesar

Ethereum masih memegang status sebagai altcoin nomor satu dengan kapitalisasi pasar lebih dari $530 miliar USD, jauh meninggalkan pesaing seperti BNB, Solana, maupun XRP.

Status ini membuat ETH menjadi pilihan utama investor institusional yang ingin diversifikasi selain Bitcoin.

2. Adopsi Teknologi dan Ekosistem DeFi

Ethereum adalah tulang punggung ekosistem DeFi (Decentralized Finance), NFT, hingga berbagai dApps.

Meningkatnya aktivitas transaksi di sektor ini mendorong permintaan ETH sebagai bahan bakar utama jaringan.

3. Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Kenaikan Bitcoin ke atas $110.000 telah menciptakan efek domino yang mengangkat altcoin.

Ethereum, sebagai aset kripto terbesar kedua, mendapatkan momentum lebih kuat karena dianggap sebagai aset “blue chip” di luar BTC.

4. Roadmap Teknologi dan Staking ETH 2.0

Dengan implementasi Proof-of-Stake (PoS) dan meningkatnya jumlah ETH yang terkunci dalam staking, pasokan ETH yang beredar semakin terbatas.

Mekanisme ini berpotensi menciptakan tekanan harga naik karena permintaan terus meningkat sementara suplai berkurang.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 11 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Prediksi Harga Ethereum: Tantangan dan Peluang

Melihat tren kenaikan dalam 90 hari terakhir yang hampir menyentuh +75%, Ethereum berpotensi menguji kembali level psikologis $5.000 dalam jangka menengah.

Namun, ada dua skenario yang mungkin terjadi:

  1. Bullish Scenario:
    Jika Bitcoin terus stabil di atas $110.000 dan adopsi DeFi/NFT meningkat, ETH berpotensi menembus rekor tertinggi di $4.953 dan melaju ke kisaran $5.200–$5.500 dalam beberapa bulan ke depan.
  2. Bearish Scenario:
    Jika pasar kripto terkena koreksi global akibat faktor eksternal seperti kebijakan moneter ketat atau aksi jual besar-besaran, ETH bisa kembali terkoreksi ke level support $4.000. Meski begitu, tren jangka panjang masih bullish.

Posisi Ethereum di Pasar Kripto

Dengan pangsa pasar lebih dari 18% dari total market cap kripto, Ethereum tetap menjadi aset dominan yang sulit tergeser.

Sirkulasi ETH sebanyak 120,70 juta token tanpa batas maksimum pasokan (unlike Bitcoin dengan 21 juta supply cap) memang sering menjadi kritik, tetapi mekanisme burning transaksi sejak EIP-1559 membantu menjaga ³⅗keseimbangan inflasi token.

Fakta bahwa Ethereum tetap berada di peringkat #2 dunia menunjukkan bahwa investor masih menganggapnya sebagai aset fundamental dalam portofolio kripto, bukan sekadar spekulasi.

Baca Juga: Wall Street Ungkap Kunci Sukses Ethereum yang Bikin Bitcoin Panik

Ethereum kini diperdagangkan di $4.412 dengan tren kenaikan yang konsisten.

Faktor fundamental seperti adopsi masif di sektor DeFi, mekanisme staking, dan dukungan komunitas menjadikannya salah satu aset paling menjanjikan di pasar kripto.

Meski risiko volatilitas tetap ada, prospek jangka panjang ETH tetap cerah. Jika momentum bullish berlanjut, Ethereum berpotensi mencetak rekor baru dan memperluas dominasinya sebagai altcoin terkuat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Naik Tipis, Harga Ethereum Tetap Kokoh di Atas $4.300

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, kembali menunjukkan ketahanannya di tengah volatilitas pasar global.

Per Rabu (10/9), Tokocrypto mencatat harga Ethereum tercatat di level $4,314.85 per ETH dengan kapitalisasi pasar mencapai $520.61 miliar USD.

Angka ini menjadikannya tetap kokoh di posisi kedua kripto paling bernilai, menegaskan perannya sebagai pilar utama dalam ekosistem blockchain modern.

Baca Juga: Ironisme Ethereum: Harga Terbang, Pendapatan Tumbang!

Performa Harga ETH dalam Beberapa Bulan Terakhir

Data menunjukkan bahwa meskipun dalam 24 jam terakhir ETH hanya mengalami perubahan tipis sebesar +0.04%, tren jangka menengah memperlihatkan momentum positif:

  • 30 hari terakhir: ETH sedikit terkoreksi -0.26% atau sekitar $11.20.
  • 60 hari terakhir: harga melonjak +45.43%, setara dengan kenaikan $1,347.88.
  • 90 hari terakhir: ETH bahkan naik +56.39%, dengan tambahan nilai $1,555.90.

Pergerakan ini menandakan bahwa Ethereum masih dalam fase bullish meskipun terdapat jeda konsolidasi di pekan terakhir.

Faktor Pendorong Harga Ethereum

1. Optimisme Menjelang Rekor Tertinggi (ATH)

Ethereum saat ini diperdagangkan mendekati level puncaknya, yaitu rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $4,953.73.

Sentimen pasar menilai bahwa jika kondisi makroekonomi mendukung dan arus modal terus mengalir ke aset digital, ETH berpotensi kembali menantang rekor tersebut.

2. Aktivitas DeFi dan NFT yang Stabil

Ekosistem Ethereum tetap menjadi rumah bagi mayoritas aplikasi DeFi (Decentralized Finance) dan NFT (Non-Fungible Token).

Meski tren NFT tidak sekuat puncaknya di 2021, sektor ini tetap menghasilkan volume transaksi signifikan.

DeFi juga terus berkembang dengan protokol-protokol baru yang menawarkan likuiditas tinggi. Keduanya berkontribusi pada permintaan ETH sebagai bahan bakar transaksi.

3. Peningkatan Infrastruktur Ethereum 2.0

Sejak transisi Ethereum ke mekanisme Proof-of-Stake (PoS) melalui The Merge, biaya energi jaringan berkurang drastis.

Upgrade lanjutan seperti sharding yang diantisipasi pada 2025-2026 memberi optimisme tambahan.

Investor menilai hal ini akan membuat jaringan Ethereum lebih efisien, cepat, dan ramah lingkungan, sehingga meningkatkan daya tarik ETH sebagai aset jangka panjang.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 10 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 10 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

4. Likuiditas dan Dukungan Institusional

Bursa kripto besar mencatat lonjakan volume perdagangan Ethereum, yang hari ini mencapai $30.04 miliar USD dalam 24 jam terakhir.

Selain itu, dukungan institusi keuangan besar terhadap ETH, baik sebagai aset investasi maupun sebagai infrastruktur blockchain untuk tokenisasi aset, mendorong kepercayaan investor.

Kondisi Pasar Saat Ini

Dengan total pasokan sirkulasi mencapai 120.70 juta ETH, Ethereum tetap menjadi kripto yang likuid dan banyak digunakan.

Meski volume perdagangan masih kalah dibanding Bitcoin, stabilitas ETH membuatnya menjadi salah satu aset favorit bagi investor jangka panjang maupun trader aktif.

Dalam 7 hari terakhir, ETH memang sedikit terkoreksi -0.34%, tetapi hal ini lebih mencerminkan fase konsolidasi setelah kenaikan signifikan dalam dua bulan terakhir.

Rentang pergerakan harga 24 jam di kisaran $4,277.85 – $4,381.23 menunjukkan adanya support kuat di level $4,300 yang bisa menjadi landasan untuk rally berikutnya.

Prospek Ethereum ke Depan

Jika momentum positif di sektor makroekonomi global, seperti ekspektasi penurunan suku bunga bank sentral berlanjut, Ethereum berpotensi menembus kembali level psikologis $4,500 dalam waktu dekat.

Faktor fundamental jaringan yang terus berkembang, adopsi institusional yang meluas, serta tren tokenisasi aset di blockchain juga menjadi katalis besar bagi masa depan ETH.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan risiko seperti potensi regulasi ketat di berbagai negara, volatilitas pasar kripto, dan persaingan dari blockchain alternatif yang menawarkan biaya transaksi lebih murah.

Baca Juga: Wall Street Ungkap Kunci Sukses Ethereum yang Bikin Bitcoin Panik

Ethereum menunjukkan ketahanan luar biasa dengan harga stabil di atas $4,300, didukung oleh kekuatan fundamental jaringan dan optimisme pasar.

Meski saat ini masih berada sedikit di bawah rekor tertinggi sepanjang masa, potensi untuk menembusnya kembali terbuka lebar.

Dengan kombinasi inovasi teknologi, adopsi institusional, dan pertumbuhan ekosistem DeFi, Ethereum tetap menjadi salah satu aset digital paling menjanjikan di era keuangan modern.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ironisme Ethereum: Harga Terbang, Pendapatan Tumbang!

Agustus 2025 menjadi bulan yang penuh paradoks bagi aset kripto terbesar nomor dua, Ethereum.

Ketika harga ETH naik spektakuler dengan mencapai rekor tertinggi $4.957 pada 24 Agustus, namun pendapatan jaringan justru terjun bebas sebesar 44% menjadi hanya $14,1 juta, turun tajam dari $25,6 juta pada Juli.

Pendapatan dan Biaya Transaksi Menyusut

Dua indikator finansial utama menunjukkan turunnya performa Ethereum:

Pertama dari Pendapatan on-chain (dari token burn) yang menurun hingga 44% dari bulan ke bulan, menyusut menjadi $14,1 juta.

Kedua, biaya jaringan (fees) juga memperparah kondisi karena anjlok 20%, spesifiknya dari $49,6 juta menjadi $39,7 juta.

Sialnya, fenomena ini terjadi justru saat harga ETH naik lebih dari 240% sejak April, fenomena yang mencerminkan adanya pergeseran yang mendasar dalam ekonomi protokol Ethereum.

Baca Juga: Wall Street Ungkap Kunci Sukses Ethereum yang Bikin Bitcoin Panik

Dencun & Pectra: Upgrade yang Mengubur Popularitas Biaya

Penyebab utama penurunan pendapatan ini terkait peningkatan efisiensi blockchain yang dibawa oleh dua upgrade besar:

  • Dencun upgrade (Maret 2024): menurunkan biaya transaksi untuk layer-2 rollups, membuat aktivitas pengguna berpindah dari mainnet ke L2, dan mengikis basis pendapatan dari layer-1.
  • Pectra upgrade (Mei 2025): memperluas ruang blob, meningkatkan efisiensi publikasi data, serta memangkas biaya penggunaan smart account.

Walaupun langkah ini secara teknis menguatkan Ethereum sebagai fondasi Web3, mereka juga mengurangi insentif finansial jangka pendek bagi para validator dan pemegang token.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 9 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 9 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kritik dan Optimisme Silang

Penurunan drastis memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat. Salah satunya datang dari analis Messari yang menyebut Ethereum sedang menuju kematian.

Namun di sisi lain, banyak Juga pihak pro-Ethereum melihat ini sebagai perubahan paradigma, bukan keruntuhan.

Hal ini dibuktikan dengan aktivitas seperti jumlah alamat aktif harian (552.000, naik 21% YoY), total stablecoin on-chain ($165 miliar), dan DeFi TVL ($330 miliar) yang justru mencerminkan ekosistem yang hidup.

Institusional Percaya Saat Pendapatan Turun

Menariknya, penurunan pendapatan tidak menghalangi minat institusional. Justru sebaliknya, Ethereum tetap membara di kalangan investor besar:

Spot Ethereum ETF mencatat arus masuk signifikan: sekitar $4 miliar pada kuartal kedua 2025, menunjukkan permintaan investasi pasar tradisional yang kuat.

Etherealize, firma yang memfasilitasi adopsi institusional Ethereum, mengumpulkan $40 juta untuk memperkuat infrastruktur mainstream di industri keuangan.

Para investor percaya bahwa Ethereum menawarkan yield generatif melalui staking, menjadikannya seperti perusahaan yang menghasilkan keuntungan, bukan sekadar aset spekulatif.

Baca Juga: Fidelity Gemparkan Ethereum! Luncurkan Produk Rahasia di Dunia Kripto

Transformasi Ekonomi Lebih Penting daripada Metrik Jangka Pendek

Meski pendapatan jaringan turun drastis, Ethereum berhasil menunjukkan daya tahan harga dan relevansi institusional.

Upgrade yang menekan biaya transaksi memang mengganggu ekonomi on-chain, tetapi memperkuat skalabilitas dan adopsi jangka panjang.

Ethereum kini tampak sedang bertransformasi: dari platform aktif pengguna ke infrastruktur finansial global yang mumpuni.

Jika upgrade seperti Dencun dan Pectra dilihat bukan sebagai penurunan, tetapi lompatan strategis, maka fundamental ekosistem kripto ini malah lebih kokoh dibanding sebelumnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Fidelity Gemparkan Ethereum! Luncurkan Produk Rahasia di Dunia Kripto

Di balik sunyiannya pasar tradisional, Fidelity Asset Management melakukan langkah strategis.

Secara diam-diam, mereka memperkenalkan produk keuangan inovatif berupa Dana pembendaharaan Tertokenisasi atau Fidelity Digital Interest Token (FDIT) di jaringan Ethereum.

Kehadiran FDIT mencerminkan saham dari Dana Pasar Uang Treasury yang diolah perusahaan di Ethereum.

Baca Juga: Wall Street Ungkap Kunci Sukses Ethereum yang Bikin Bitcoin Panik

Apa Itu FDIT? Produk Tradisional, Kini On-Chain

Fidelity meluncurkan FDIT pada jaringan Ethereum, yang mewakili satu unit saham dari Fidelity Treasury Digital Fund (FYOXX).

Dana ini sepenuhnya dikelola di atas aset US Treasury dan kas, menawarkan exposure ke instrumen aman, tetapi dalam format blockchain ber-fiturnya, transaksi real-time, programmable, dan bisa diperdagangkan 24/7.

Pengelola institusional hanya perlu membayar biaya manajemen 0,20% per tahun, dan Bank of New York Mellon tetap menjaga custody aset tersebut.

Reliance Institution: AUM Telah Lampaui $200 Juta Meski ‘Quiet Launch’

Meski tidak pernah diumumkan resmi, Fidelity hanya menyinggung di pengajuan ke SEC.

Data menunjukkan dana FDIT sudah menguasai lebih dari $200 juta aset. Namun, jumlah pemegang token saat ini masih sangat terbatas: hanya dua alamat, dimana salah satunya mengontrol sebagian besar tokennya.

Langkah ini menempatkan Fidelity sebagai pesaing langsung terhadap BlackRock, yang lebih dulu meluncurkan BUIDL, Token Treasury fund terbesar dengan lebih dari $2 miliar AUM.

Total pasar tokenized Treasury sudah melampaui $7 miliar berkat produk dari Franklin Templeton, WisdomTree, dan lainnya.

Terobosan Besar

Keterlibatan institusional di blockchain semakin nyata. FDIT merupakan tanda nyata bahwa pemain terbesar di dunia keuangan mau mengadopsi keamanan dan efisiensi blockchain untuk menyediakan instrumen konservatif seperti Treasury funds.

Akibatnya, tokenisasi real-world assets (RWA) semakin tergeser. Akses instan, transparansi on-chain, serta settlement waktu nyata adalah nilai jual utama FDIT.

Bahkan, McKinsey memperkirakan pasar tokenized securities dapat menyentuh $2 triliun sebelum dekade ini berakhir.

Dengan demikian, Ethereum kini menjadi pionir RWA On-Chain. Ethereum, dengan smart contracts-nya, kini meng-host mayoritas tokenized Treasury (sekitar 72% dari total $10–11 miliar tokenized U.S. Treasuries).

Hal ini memperkuat posisinya sebagai infrastruktur utama untuk produk blockchain institusional.

Tantangan dan Catatan Penting

  • Pasar Masih Terbatas
    Dengan hanya dua pemegang token besar, fokus awal FDIT tampak ditujukan untuk institusi besar—belum untuk publik luas.
  • Regulasi dan Likuiditas
    RWA tokenisasi masih membutuhkan pengawasan ketat dan support dari regulasi. Likuiditas pasar tokenized Treasuries juga harus terus ditingkatkan agar layak adopsi massal.

Baca Juga: Cadangan Ethereum Terkuras! ETF & Perusahaan Borong ETH

Dari Dana Tradisional ke Era Digital

Dengan peluncuran FDIT, Fidelity membuktikan bahwa masa depan pasar modal berada di persimpangan antara tradisi dan teknologi blockchain.

Aset aman seperti Treasury tidak lagi harus terkungkung di sistem lama—murah, transparan, dan cepat telah menjadi syarat baru.

Inilah saatnya institusi besar mulai menyusuri jalur kripto dengan legitimasi dan infrastruktur mapan—bukan untuk spekulasi, tapi untuk efisiensi nyata dan inklusi keuangan.

Ethereum pun dibuktikan bukan sekadar proto-kripto, melainkan platform dasar infrastruktur keuangan modern.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Wall Street Ungkap Kunci Sukses Ethereum yang Bikin Bitcoin Panik

Startup Etherealize melihat momentum besar dalam dunia keuangan. Mereka percaya kebutuhan privasi di Wall Street akan menjadi pemacu utama adopsi teknologi privasi di Ethereum, khususnya zero-knowledge proofs (ZK proof).

Menurut Danny Ryan, Co-Founder dan President Etherealize, lembaga keuangan tidak dapat beroperasi secara transparan seperti di blockchain publik.

“Pasar tidak bisa, dan tidak akan bisa, berjalan sepenuhnya terbuka. Jika kita ingin melibatkan dunia dalam blockchain, ‘semua orang melihat semua trending’ tidak akan berhasil,” kata Danny sebagaimana dikutip dari Decrypt pada Minggu (7/9).

Di sisi lain, Fishy, trading strategi dan operasi treasury institusional sering kali tidak ingin terlihat seluruhnya di publik, walau efisiensi blockchain terbukti lebih baik daripada sistem klasik.

Baca Juga: Harga Ethereum Melonjak, Sinyal Bull Run Kripto?

Etherealize Raih USD 40 Juta: Privasi Jadi Tengah Pembangunan

Etherealize baru saja menutup pendanaan Seri A sebesar USD 40 juta, dipimpin oleh Electric Capital dan Paradigm, sebagai penguatan untuk membangun infrastruktur Ethereum kelas institusional: sistem privasi ZK, settlement engine, dan aplikasi untuk tokenisasi aset berbasis fixed-income.

Menurut Ryan, pendanaan ini menjadi titik awal “Institutional Merge”—transformasi jalur keuangan tradisional menjadi lebih modern, aman, dan global lewat Ethereum.

Efek Domino: Privasi Institusional Menuju Mainstream

Ketika institusi menuntut privasi on-chain, arus perubahan akan menyasar pengguna ritel juga.

Etherealize berharap bahwa teknologinya akan mempercepat adopsi privasi praktis dan sesuai regulasi di mainstream blockchain.

Temuan dari komunitas Ethereum menguatkan hal itu. Mereka menilai bahwa ZK proofs adalah game changer yang dapat menyelesaikan masalah privasi.

Dan perhatian lebih kepada teknologi ini dianggap bermanfaat untuk semua pengguna, bukan sekadar institusi.

Privasi Tidak Hanya di Ethereum

Ethereum mungkin berada di garis depan, tetapi beberapa proyek blockchain lain juga sudah merangkul privasi sebagai fitur dasar. Contohnya:

  • Tempo, blockchain hasil inkubasi Stripe & Paradigm.
  • Arc, layer-1 dari Circle, menghadirkan transaksi dan saldo terproteksi.

Namun kehadiran institusional di Ethereum, ekosistem yang telah kuat dan terbuka, diprediksi dapat mempercepat adopsi privasi lintas platform dengan lebih cepat.

Mengapa Ini Momen Penting untuk Ethereum

  1. Dorongan dari Pelaku Utama Keuangan
    Privasi kini menjadi kebutuhan utama, bukan tambahan. Ethereum akan lebih mudah diterima oleh institusi jika standar privasi terpenuhi.
  2. Peningkatan Standar Teknologi
    ZK proofs tak hanya ideal untuk privasi, tetapi juga skala—membuka jalan untuk aplikasi lebih kompleks di atas Ethereum.
  3. Normalisasi Privasi di Kalangan Ritel
    Ketika standar institusional lebih tinggi, pengguna ritel turut merasakan keuntungannya dalam keamanan dan kenyamanan.

Baca Juga: Ethereum Kehabisan Napas? Cadangan Devisa ETH Terpuruk Dalam 3 Tahun

Maka dari itu, Etherealize dengan kepercayaan penuh pada potensi Ethereum sebagai infrastruktur keuangan masa depan membawa “Privacy” bukan hanya sebagai konsep, melainkan sebagai jalan konkret menuju mainstream.

Dengan dukungan dana USD 40M dan jaringan institusional yang luas, mereka meletakkan dasar untuk privasi skala besar, bukan sekadar untuk segelintir elit, tapi untuk seluruh ekosistem blockchain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cadangan Ethereum Terkuras! ETF & Perusahaan Borong ETH

Cadangan Ethereum (ETH) di bursa kripto terpusat kini berada di titik terendah dalam tiga tahun terakhir, memicu spekulasi besar tentang masa depan harga dan ketersediaan aset ini. Pasalnya, miliaran dolar mengalir deras ke ETF spot dan perbendaharaan perusahaan, menyedot pasokan ETH dari pasar terbuka.

Menurut CryptoQuant, sejak puncaknya di 28,8 juta ETH pada September 2022, cadangan bursa telah menyusut hingga 38%, menyisakan hanya sekitar 17,4 juta ETH. Bahkan, dalam tiga bulan terakhir saja, sekitar 2,5 juta ETH keluar dari bursa.

ETF Ethereum Jadi Magnet Raksasa

Dilaporkan Cointelegraph, lonjakan minat terhadap ETF ETH spot sejak peluncurannya pada Juli 2024 menjadi faktor kunci. Data CoinGlass mencatat, dana ini sudah menyerap lebih dari $13 miliar arus masuk bersih, termasuk rekor $5,4 miliar hanya pada Juli lalu.

ETF terbesar, iShares Ethereum ETF (ETHA) milik BlackRock, kini menguasai aset senilai lebih dari $16 miliar, menjadikannya salah satu ETF dengan pertumbuhan tercepat sepanjang sejarah. Secara total, ETF spot ETH sudah mengelola dana sekitar $24 miliar (CoinMarketCap).

Baca juga: Ethereum Kehabisan Napas? Cadangan Devisa ETH Terpuruk Dalam 3 Tahun

Perusahaan Publik Ikut Borong ETH

Tren lain yang tak kalah signifikan datang dari korporasi. 17 perusahaan publik kini tercatat menyimpan Ether dalam neraca mereka, dengan total kepemilikan mencapai lebih dari 3,6 juta ETH.

Beberapa pemain besar:

  • SharpLink Gaming – memegang 797.704 ETH senilai $3,5 miliar.
  • BitMine Immersion Technologies – mengakumulasi 1,86 juta ETH (1,5% total suplai).
  • The Ether Machine – mengoleksi 495.000 ETH dan siap IPO di Nasdaq.

Menurut analis Bitfinex, salah satu alasan ETH semakin diminati adalah sifatnya yang unik: “ETH bukan hanya aset makro seperti Bitcoin, tetapi juga aset produktivitas karena menghasilkan imbal hasil melalui staking sekaligus menopang ekosistem DeFi bernilai lebih dari $100 miliar.”

Lonjakan Staking: ETH Kian Langka

Tak hanya ETF dan perusahaan, staking Ethereum juga menyedot suplai. Per Selasa lalu, antrean staking mencapai 860.369 ETH senilai $3,7 miliar — tertinggi sejak 2023. Total ETH yang dipertaruhkan kini menembus 35 juta ETH, memperketat pasokan likuid di pasar.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 6 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 6 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

Masa Depan: ETF + Staking = Game Changer?

Ke depan, skenario bisa semakin menarik. Beberapa penerbit ETF, termasuk BlackRock dan Fidelity, sedang mengajukan izin untuk menambahkan fitur staking ke dalam ETF Ether mereka. Jika disetujui SEC pada Oktober mendatang, investor institusional bisa mendapatkan imbal hasil staking langsung dari ETF mereka.

Fabian Dori, CIO Sygnum, menyebut langkah ini bisa menjadi katalis besar: “ETF ETH spot dengan fitur staking akan membuat produk ini jauh lebih menarik, menarik lebih banyak arus masuk, dan memperkuat status Ethereum sebagai aset produktif.”


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com