Tag Archives: Market

Mengapa Bitcoin dan Kripto Lain Turun Hari Ini (20/4)

Selama beberapa hari terakhir, kinerja Bitcoin sangat luar biasa, menonjol di antara altcoin lainnya dengan kenaikan nilai yang mencolok. Reli baru-baru ini cukup kuat untuk menembus patokan US$ 30.000 atau sektiar Rp 449 juta.

Namun, reli ini tampaknya berumur pendek, karena nilai aset kripto terbesar itu telah turun 3,85% selama 24 jam terakhir pada Kamis (20/4), saat ini diperdagangkan sekitar US$ 29.131 menurut CoinMarketCap. Bitcoin telah jatuh dari tertinggi 24 jam di US$ 30.438 dan tertinggi bulanan di US$ 31.005.

Ethereum, yang baru-baru ini melonjak harganya setelah peningkatan Shapella menjadi lebih dari US$ 2.100, juga terpukul. ETH diperdagangkan pada US$ 1.967 pada waktu artikel ditulis, dengan penurunan nilai sebesar 5,98% selama 24 jam terakhir.

Bitcoin Merosot Bersama Altcoin

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Prediksi Pergerakan Harga Bitcoin Selanjutnya Seiring Akumulasi Berlanjut

Penurunan harga baru-baru ini dapat dikaitkan dengan aksi jual besar-besaran. Binance menemukan pesanan penjualan yang luar biasa besar. Ini dipukuli dengan angka inflasi yang tinggi di Inggris, yang bisa memicu aksi jual pasar.

Selain itu, kondisi buruk hari ini untuk Bitcoin yang panjang itu, dengan likuidasi menumpuk dengan cepat. Pada saat penulisan, total likuidasi panjang kripto untuk 19 April mencapai sekitar $175 juta pada platform yang dipantau oleh sumber data Coinglass.

Ini pasti menyebabkan pertumpahan darah karena BTC dan altcoin utama telah turun nilainya. Kapitalisasi pasar kripto global juga anjlok sebesar 4,55% dan berdiri di US$ 1,22 triliun pada waktu penulisan.

Michaël van de Poppe, pendiri dan CEO Eight, mengatakan Saat volatilitas kembali, Bitcoin jatuh ke level terendah sejak 10 April karena sisi atas melihat tantangan terbarunya. “Koreksi mendalam di pasar, karena Bitcoin tidak dapat bertahan di US$ 29.700-29.800 dan melesat ke bawah melalui kaskade likuidasi,” katanya dikutip Cointelegraph.

Penurunan melalui pivot akan memainkan Level Dukungan Utama Pertama (S1) di US$ 29.531. Namun, kecuali aksi jual yang dipicu peristiwa beberapa hari ke depan, Bitcoin harus menghindari di bawah US$ 29.000 dan Level Dukungan Utama Kedua (S2) di US$ 28.671. Level Dukungan Utama Ketiga (S3) berada di US$ 27.313.

Kekhawatiran Peraturan AS

Ilustrasi aset kripto.
Ilustrasi aset kripto.

Baca juga: Ridwan Kamil Jadi Pembicara Utama di Bitcoin Conference 2023

Pada 18 April, Gary Genseler, Ketua SEC, muncul di hadapan Komite Layanan Keuangan DPR Amerika Serikat untuk sidang pengawasan, yang kemungkinan membuat para pedagang kripto ketakutan. Selama persidangan, Gensler menolak untuk menjawab secara definitif apakah Ethereum adalah komoditas atau sekuritas meskipun ada permintaan berulang kali dari anggota komite untuk melakukannya.

Pada 17 April, SEC mengajukan gugatan terhadap bursa kripto, Bittrex. Gugatan tersebut menuduh Bittrex mengoperasikan bursa efek, broker, dan agen kliring nasional yang tidak terdaftar.

Di samping itu, terlepas dari ketakutan akan krisis perbankan dan harapan perubahan dovish, ketua The Fed, Jerome Powell tampaknya berkomitmen untuk mengurangi inflasi melalui kenaikan lebih lanjut. Powell dan Fed terus mengulangi tujuan menurunkan inflasi menjadi 2%.

Pasar tampaknya setuju bahwa suku bunga akan terus naik dengan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) berikutnya yang dijadwalkan pada 3 Mei 2023. Ini juga akan menjadi tanggal penting bagi investor kripto karena sektor ini masih berkorelasi tinggi dengan Dow dan S&P 500.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Laju Pasar Kripto Sedikit Koreksi dan Bergerak Datar, Apa Penyebabnya?

Pasar kripto sempat koreksi dan bergerak sideways sejak akhir pekan lalu, imbas dari komentar anggota The Fed, Christopher Waller, menyerukan lebih banyak kenaikan suku bunga untuk membawa inflasi ke target. Komentar Waller mengirim Indeks saham AS dan kripto ke posisi merah pada hari Jumat (14/4), sementara dolar AS melonjak.

Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, melihat tidak hanya itu saja pada hari Jumat (14/4), bursa aset kripto, Bitrue mengalami kasus hack terhadap hot wallet-nya. Bitrue mengalami kerugian sebesar US$ 23 juta dalam bentuk koin ETH, QNT, GALA, SHIB, HOT dan MATIC. Bitrue telah menangguhkan penarikan untuk seluruh nasabah nya dari tanggal 14 hingga 18 April 2023. Efek dari kasus peretasan ini membuat para nasabah Bitrue dan investor keselurahan ketakutan akan aset kripto mereka. 

Investor ketakutan ini bisa menjadi salah satu exit scam atau bangkrut seperti FTX. Semoga kasus seperti FTX tidak akan pernah terjadi kembali.  Tentu saja ini merupakan kabar buruk untuk kepercayaan pasar kripto. Hal ini juga yang membuat BTC kembali terkoreksi dan bergerak sideways di akhir pekan lalu.

Crypto Heat charts by Coin360.

Total kapitalisasi pasar kripto berdasarkan Coin360 sebesar US$ 1,3 miliar. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 0.6% dibanding satu hari lalu dan transasksi volume sebesar US$ 658 juta selama 24 jam terakhir dengan lonjakan transaksi 6,29%. 

“Tentu saja ini merupakan kabar baik untuk seluruh investor. yang di mana bulan lalu kapitalisasi pasar hanya sekitar US$ 950 juta hingga US$ 1,1 miliar dan kini mencapai US$ 1,3 miliar. Kenaikan kapitalisasi ini menandakan bahwa pasar aset kripto sedang berada pada masa bullish dan banyak investor mulai masuk ke kripto kembali, walau tengah sedikit koreksi yang merupakan hal yang normal,” kata Fyqieh.

Bitcoin Monthly Returns.

Baca juga: Bitcoin dan Ethereum Seperti Emas, Tahan Guncangan Ekonomi

Berdasarkan pola historis Bitcoin Monthly Returns pada bulan April ini akan diakhiri dengan angka positif. Hal ini dilihat dari performa BTC pada bulan April didominasi mengalami kenaikan, bahkan lebih 20%. Sebagai contoh pada bulan April 2019 yang di mana adalah satu tahun terakhir sebelum terjadinya bitcoin halving bisa menjadi salah satu acuan, namun bukan berarti setiap bulan akan sama. 

Tentu setiap masa waktu memiliki katalis dan pemicu harga berbeda-beda, seperti berita baik, FUD, peretasan, dan regulasi. Namun secara perkembangan harga pada pertengahan tahun hingga kuartal tahun terakhir akan mengalami pasar kripto koreksi. 

Minggu Tenang

Fear & Greed Bitcoin Index by alternative.me.

Sentimen berdasarkan Fear and Greed Bitcoin Index sedang berada pada poin 69 dan dalam kategori Greed. Ini artinya bahwa BTC sedang dalam tren bullish, namun mendekati Extreme Greed untuk waspada menghadapi tren FOMO dan terjadi aksi akumulasi investor besar-besaran. Kemungkinan adanya koreksi semakin besar. dengan trigger Bitcoin dibawah US$ 30.000 sudah cukup kuat untuk alasan BTC mengalami penurunan harga.

Pekan ini bisa dibilang menjadi minggu yang tenang untuk pasar kripto yang mulai koreksi. Tidak ada peristiwa makroekonomi yang besar. Ada satu yaitu Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (IMP) yang akan rilis pada Jumat (21/4). IMP penting untuk melihat kondisi bisnis dan ekonomi secara keseluruhan di Amerika Serikat. Data IMP yang lebih tinggi dari perkiraan dapat meredakan beberapa kekhawatiran tentang tekanan resesi dan kenaikan suku bunga tinggi.

Hal tersebut dapat memberikan arahan dan membuat investor mempertimbangkan aktivitas peraturan baru-baru ini, indikator ekonomi AS, dan komentar The Fed.

Berikut Analisis Pergerakan Harga BTC, ETH, BNB

Bitcoin (BTC) Koreksi

BTC/USD by Fyqieh Fachrur Rossy -TradingView.com.

Pergerakan BTC sempat mengalami bullish hingga ke area harga US$ 31.000, sebenarnya secara teknikal BTC mampu ke harga US$ 32.000, tapi kemudian pergerakannya ditolak, sehingga mengalami koreksi di bawah US$ 30.000. Pergerakan yang volatile ini membuat Bitcoin terkonfirmasi mengalami pola pembalikan arah dengan target penurunan di harga US$ 28.800. Saat ini BTC sedang mencoba konsolidasi kembali untuk mencoba menembus resisten US$ 30.000. Namun besar kemungkinan, jika BTC akan koreksi karena likuiditas pada harga US$ 30.000 sudah tertembus. Artinya bitcoin mengalami pelemahan dalam segi support harga

Solana (SOL), Koreksi dan bullish

SOL/USDT Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Baca juga: Solana Pimpin Rebound Pasar Kripto, Melonjak Jelang Rilis Ponsel Saga

Solana terlihat memiliki potensi koreksi dalam satu minggu ke depan dan berbalik arah menjadi bullish dalam beberapa minggu ke depan. Secara teknikal, Solana muncul candlestick bullish dalam 12 jam terakhir dan menyentuh resisten kecilnya di harga US$ 25. Kemudian setelah menyentuh US$ 25 kembali mengalami koreksi. 

“Solana memiliki potensi kenaikan ke harga $28 USD dengan prosentase potensi keuntungan 16,67%. Untuk support kecil berada pada harga US$ 25 yang dimana sebelumnya menjadi resisten pada tanggal 14 April 2023. Ada baiknya untuk wait and see ke harga US$ 24 USD atau mungkin bisa koreksi lebih dalam karena BTC sudah berada di bawah level psikologisnya yaitu US$ 30.000,” jelas Fyqieh.

Solana kembali menguat dalam beberapa minggu terakhir setelah kejatuhan nya karena kasus FTX, ini menandakan bahwa para investor masih percaya dengan solana dan ekosistemnya. Ekosistem solana pun makin berkembang dengan banyak bermunculan Dapps

Binance Coin (BNB) Menuju Level Psikologis

Binance secara resmi meluncurkan NFT bersama CBF untuk liga bola Brazil. Tentu ini adalah kabar baik untuk penggiat NFT sekaligus penggemar bola. Dengan adanya kolaborasi ini, maka menjadi sentimen bagus untuk NFT sekaligus ekosistem aset kripto BNB karena NFT ini diluncukan menggunakan jaringan blockchain BNB Bep-20.

BNB/USD Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Pergerakan BNB sesuai prediksi sebelumnya yaitu naik ke harga US$ 345, tentu saja ada beberapa sentimen yang baik dari segi katalis seperti adanya peluncuran NFT yang baru saja diumumkan tanggal 13 April 2023. Katalis ini tentu sangat berpengaruh terhadap sentimen harga BNB. Untuk prediksi ke depannya BNB akan mencoba untuk kembali retest support-nya di harga US$ 330 sebagai pijakan mencari support baru. Namun, perlu diketahui bahwa saat ini sedang terjadi musim altcoin yang artinya banyak alternatif koin yang performa kenaikannya melebihi kinerja pergerakan harga Bitcoin. Bisa saja BNB langsung mengalami kenaikan hingga ke US$ 360, titik harga ini merupakan resisten BNB pada 5 November 2022. 

Jika menggunakan fitur Price Alert di Tokocrypto, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Potensi Bullish, Awas Masih Ada Tekanan Makroekonomi

Pergerakan pasar kripto di awal pekan kedua April begitu cerah dengan potensi sinyal bullish. Bitcoin (BTC) menikmati sesi akhir pekan yang bullish, naik 1,50% untuk berakhir di US$ 28.320. Itu adalah sesi hari Minggu (9/4) yang tenang, dengan volume perdagangan ringan selama akhir pekan perayaan Paskah. Kurangnya pengawasan SEC atau anggota parlemen AS mendukung sinyal bullish untuk pasar kripto.

Di samping itu, Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, melihat dalam seminggu terakhir pemberitaan tentang hashtag #dedollarization di Twitter sedang menghangat. Banyaknya negara yang ingin menghilangkan ketergantungan terhadap dolar AS menjadi pemicunya. Hal ini juga memunculkan organisasi BRICS yang merupakan akronim dari Brazil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan. Dengan dominasi GDP gabungan sebesar 26,12% dari total GDP Seluruh dunia. maka BRICS adalah rival dari G7. 

“BRICS diisukan akan menerbitkan uang baru untuk mengganti pengunaan dolar AS. Dengan adanya hal ini maka USD mengalami pelemahan, dan kepercayaan masyarakat tentang US Dollar adalah store of value mulai berkurang. Hal ini akan menyebabkan terjadinya inflasi besar-besaran di negara Amerika Serikat, kata Fyqieh.

Potensi Gerak Pasar

Masyarakat mulai mengalihkan aset mereka ke dalam investasi yang mudah dicairkan dan mudah dibawa ke mancanegara seperti Bitcoin (BTC). Sentimen ini bisa menjadi salah satu pemicu pergerakan untuk pasar kripto bergerak naik. Jika memang terjadi, maka pasar kripto akan mengalami penguatan.

Crypto Heat Map by Coinmarketcap.com.

Berdasarkan total marketcap, dominasi Bitcoin berada pada 46.21% dengan harga US$ 28.437. Dominasi hari ini Senin (10/4), mengalami lonjakan sebesar 0.3%, walaupun terjadi lonjakan, aset altcoin lainnya masih tetap mengalami penguatan. Hal ini dikarenakan adanya trigger kenaikan lonjakan harga sebesar 2% pada waktu 01.00 hingga 05.00 WIB. Lonjakan yang terjadi selama empat jam ini merupakan trigger setelah adanya sideways harga yang terjadi pada Bitcoin.

BTC perlu menghindari pivot US$ 28.202  untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 28.638. Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 28.957 dan resistensi di US$ 29.000. Level Resistensi Utama Ketiga (R3) berada di US$ 29.711.

Sentimen Pasar

Bitcoin Fear and Greed Index by Alternative.me.

Baca juga: Bappebti Dorong Penguatan Regulasi & Pembinaan Ekosistem Aset Kripto

Berdasarkan Bitcoin Fear and Greed Index, saat ini sedang berada pada poin 61 dalam kategori Greed yang artinya Bitcoin sedang berada pada penguatan yang terkendali. Indikator ini menggabungkan keseluruhan berita sentimen yang terjadi di Bitcoin, selama sepekan terakhir. 

“Investor harus mewaspadai untuk pekan ini karena akan sibuk dengan berbagai perilisan data ekonomi. Utamanya perilisan data Consumer Price Index (CPI) bulan Maret 2023 di AS pada Rabu (12/4) dan hasil risalah The Fed bulan lalu pada hari yang sama. Ada kemungkinan pasar kripto akan kembali terkoreksi, sebelum melihat perkembangan dari perilisan data-data tersebut,” jelas Fyqieh.

Jika The Fed melihat perbaikan dalam inflasi, hal itu akan memperkuat ekspektasi FOMC untuk segera berhenti pada siklus kenaikan suku bunga saat ini. Alhasil akan mendorong pasar kripto untuk bullish atau bull run.

Berikut ini adalah aset kripto yang berpotensi bullish pada pekan ini.

Daftar Kripto Bullish

Unifi Protocol DAO (UNFI)

UNFI/USD Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Unifi Protokol DAO bertujuan untuk menciptakan kelas blockchain berikutnya, yang dibangun berdasarkan prinsip keberlanjutan ekonomi. Menggunakan stablecoin sebagai pengganti biaya transaksi blockchain. 

Untuk saat ini UNFI gagal membentuk Rising Wedge (Bearish) dan terkonfirmasi mengalami pembalikan arah. Dengan adanya konfirmasi breakout, maka UNFI memiliki potensi untuk mengalami kenaikan sebesar 23.45% dari titik entry US$ 5,318 dan target potensi kenaikan berada pada harga US$ 6,56. Namun UNFI perlu menembus resisten terdekat nya di harga US$ 5,8.

Jika ternyata ini fake breakout, para trader bisa menargetkan untuk posisi cut loss pada harga US$ 5,18 dengan potensi kerugian kemungkinan sebesar US$ 2.5%. 

NEAR Protocol (NEAR)

NEAR/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

NEAR Protocol adalah blockchain layer-1 yang dirancang sebagai platform komputasi awan yang dikelola komunitas dan yang menghilangkan beberapa batasan yang telah menghambat persaingan blockchain, seperti kecepatan transaksi dan throughput yang rendah, dan interoperabilitas yang buruk.

Saat ini NEAR telah menembus garis resisten pada harga US$ 1,98 dengan candlestick full body. Artinya bahwa NEAR sedang dalam posisi pembelian yang kuat. Potensi pembelian bisa pada area US$ 2,01 dengan stop loss pada US$ 1,97 dan potensi kerugian dari titik entry ke stop loss sebesar 1,76%. Potensi kenaikan target sebesar 6,88% di harga US$ 2,144.

Liternity (LIT)

LIT/USD by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

Liternity merupakan salah satu project yang berfungsi sebagai otentikasi identitas terdesentralisasi dan manajemen data aktivitas infrastruktur. Saat ini LIT sudah terkonfirmasi breakout dari garis resistennya pada US$ 1,09 dan breakout ini menutup pada harga US$ 1,11.

Ini artinya sudah terkonfirmasi dan sudah retest line resistance-nya kembali namun masih kuat di atas resistence line nya. Maka potensi kenaikan akan terjadi dengan potensi kenaikan di harga US$ 1,275 keuntungan sebesar 13.33% dan stop loss pada harga US$ 1,07 dengan potensi loss sebesar 4,4%

Oasis Network (ROSE)

ROSE/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

Baca juga: Burger King Mulai Terima Pembayaran Bitcoin dan Kripto

Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 terkemuka yang memungkinkan privasi dan dapat diskalakan. Ini menggabungkan throughput tinggi dan biaya bahan bakar rendah dengan arsitektur aman untuk menyediakan fondasi generasi berikutnya untuk Web3 dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFT, Metaverse, Tokenisasi data, dan DAO Data.

Pergerakan harga ROSE terkonfirmasi breakout dari garis resistennya, itu artinya bahwa ROSE berpotensi untuk mengalami kenaikan sebesar 11,17% dengan target harga US$ 0,0661. untuk stop loss berada pada harga US$ 0,584 dengan resiko kerugian sebesar 1,77%.

Daftar Aset Kripto Bearish

Kyber Network V2 (KNC)

KNC/USD Binance Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Kyber network adalah sebuah protokol pertukaran kripto terdesentralisai yang dibangun di atas blockchain Ethereum. protokol ini memungkinkan pengguna untuk menukar aset kripto secara langsung dan aman tanpa melalui pihak ketiga.

Saat ini KNC memiliki potensi mengalami koreksi diakibatkan gagalnya menembus dari garis resistance di harga US$ 0,83. Potensi penurunan ini bisa mencapai minus -15,5% dengan target penurunan di harga US$ 0,655. Support pertama untuk KNC berada pada harga US$ 0,7 namun secara time frame yang lebih besar, KNC membentuk bearish Rising wedge.

Aave (AAVE)

 

AAVE/USD Binance Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

AAVE adalah platform keuangan terdesentralisasi yang berjalan di atas blockchain ETH. Platform ini memungkinkan pengguna untuk meminjam dan meminjamkan aset kripto mereka dengan bunga yang kompetitif. Selain itu, AAVE juga memiliki fitur staking dan memungkinkan pengguna untuk mendapatkan imbal hasil dari aset kripto mereka

Potensi AAVE mengalami penurunan akibat gagal nya menembus garis resisten. Hal ini tentu biasa terjadi didalam dunia kripto. Potensi penurunan akan terjadi dalam seminggu ke depan akibat adanya dampak ETH shanghai yang dimana 14% supply ETH yang beredar akan bisa ditarik dari staking. Tentu saja ini akan berdampak pada harga secara short term. Potensi penurunan AAVE sebesar 12,35% di harga US$ 66,24.

DISCLAIMER:Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Masih Sideways, Belum Positif Bullish

Sepekan terakhir pergerakan pasar aset kripto masih cenderung sideways dan sempat terkoreksi. Apa saja sentimen penggerak pasar kripto sepekan terakhir?

Mulai dari sentimen aksi akumulasi MicroStrategy yang cukup menghebohkan. Pada tanggal 5 April 2023, MicroStrategy melakukan pembelian Bitcoin secara bertahap. Pembelian sebesar 1045 Bitcoin dengan total transaksi sebesar Rp 437 Miliar. Dengan ini maka MicroStrategy memiliki total Bitcoin mencapai 138955 dengan valuasi sebesar US$ 4 Miliar. 

Rata-rata harga pembelian Bitcoin oleh MicroStrategy ini berkisar di angka US$ 29.817 dan harga per hari ini Jumat (7/4) adalah US$ 28.000. Maka kerugian yang belum terealisasi sebesar US$ 138 Juta. Kerugian ini masih ditaksir hanya 7%. Namun ada hal unik yang terjadi ketika Michael Saylor mengumumkan pembelian Bitcoin-nya, harga BTC langsung mengalami pelemahan. 

“Saya mengamati perilaku trader dan investor ketika adanya pengumuman ini menunjukan perilaku berlawanan arah dengan Michael Saylor. Penurunan terjadi sebesar 2,91 %. dengan posisi harga US$ 28.600 menjadi US$ 27.850 hanya dalam waktu 3 jam saja. Kasus pelemahan ini bukan hanya sekali terjadi, namun sering kali terjadi. Bahkan muncul jokes ketika Michael Saylor beli, artinya kita jual barang,” Trader External Tokocrypto, Fyqieh Fachrur.

Elon Musk ganti logo Twitter dengan Shiba Inu. Sumber: Screenshot.
Elon Musk ganti logo Twitter dengan Shiba Inu. Sumber: Screenshot.

Kemudian, pada hari Senin (4/4), Elon Musk secara mengejutkan mengganti logo Twitter dari logo burung berwarna biru, menjadi gambar anjing shiba inu yang identik dengan aset kripto Dogecoin (DOGE). Dengan adanya update logo ini membuat harga DOGE langsung melesat sebesar 35,6% capai harga US$ 0.0769, kemudian menguat hingga US$ 0,1048 dalam waktu empat jam. Para trader kripto sangat antusias mendukung dan membicarakan hal ini. Aset kripto Dogecoin langsung menjadi topik pembicaraan yang viral di Twitter, Reddit, serta grup Telegram beberapa komunitas kripto. 

Market Cap Cryptocurrency by Coinmarketcap.com.

Baca juga: Shiba Inu Metaverse Rilis Update Besar, Bakal Dongkrak Harga SHIB?

Berdasarkan total marketcap, Bitcoin (BTC) memiliki dominasi marketcap sebesar 45.81%, Ethereum (ETH) 19,2%, Tether (USDT) 6,78%, Ripple (XRP) 2.21%. Total keseluruhan marketcap hari Jumat (7/4) yaitu sebesar US$ 1,1 triliun. Total keseluruhan aset kripto yang terdaftar di CoinMarketCap sebesar 23.217. 

Bitcoin Fear and Greed Index by Alternative.me.

Berdasarkan Bitcoin Fear and Greed Index, saat ini sedang berada pada poin 63 dalam kategori Greed yang artinya Bitcoin sedang berada pada penguatan yang terkendali. Indikator ini menggabungkan keseluruhan berita sentimen yang terjadi di Bitcoin, selama sepekan terakhir. Walaupun saat ini Bitcoin masih dalam dominasi sentimen baik, secara teknikal Bitcoin masih dalam area sideways-nya, menunggu untuk konfirmasi breakout. Saat ini bisa melakukan akumulasi secara bertahap.

Aksi Harga Kripto

Berikut ini adalah aset kripto yang sudah dianalisa kinerja beberapa aset kripto sepekan terakhir.

HashFlow (HFT)

HFT/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

HashFlow adalah proyek pertukaran terdesentralisasi yang berada di jaringan ERC-20, pada akhir-akhir ini muncul narasi bahwa aset kripto menjadi salah satu aset investasi setelah keruntuhan mata uang fiat. Sehingga narasi ini membuat HFT terdampak dan mengalami penguatan. 

Berdasarkan teknikal analisis, HFT sedang terkoreksi menuju ke harga support US$ 0,535. Perdagangan hari ini US$ 0,57. Potensi penurunan ke harga support nya hingga 7%. Inilah waktu yang tepat untuk melakukan scalping. Setelah mencapai support akan berpotensi untuk membentuk “cup” dengan target kenaikan sebesar 20,5% di harga US$ 0,65 dan melanjutkan penurunan.

Hasil analisa 

HFT/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

Teknikal Analisa untuk aset kripto HFT sesuai dengan ekspektasi, walaupun belum mencapai titik entry-nya yang sudah dianalisa. Pergerakan HFT dinilai mengalami penguatan yang cukup tinggi sebesar 21,5% dalam waktu tiga hari. Penguatan ini didukung dengan adanya penjualan NFT Battle Pack milik Hashverse sebesar 1000 unit di Magic Eden. Sehingga permintaan token HFT untuk menjalankan metaverse milih Hashflow juga mengalami peningkatan. 

Untuk saat ini wait and see untuk token HFT, karena sedang berada di Take Profit area. Secara RSI juga sedang di area overbought. Jika ingin melakukan scalping di spot tidak terlalu disarankan karena kemungkinan pergerakan akan mengalami penurunan. 

SingularityNET (AGIX)

AGIX/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

SingularityNET merupakan project AI yang menggunakan blockchain untuk membuat, membagikan dan monetize AI di marketplace. Project ini berdampak sangat signifikan setelah isu narasi beberapa bulan lalu tentang ChatGPT. Semua orang optimis tentang Artificial Intelegence termasuk proyek AI yang berjalan di blockchain.

Untuk saat ini agix cenderung mengalami potensi penurunan yang berkelanjutan, hal ini disebabkan karena FOMO tentang proyek AI beberapa waktu lalu. Saat ini AGIX sudah membentuk dan telah terkonfirmasi bearish penant. Untuk target support terdekat pada harga US$ 0,355 dengan persentase penurunan sebesar 12,93%. Alangkah baiknya untuk menunggu ke harga support-nya.

Hasil Analisa

AGIX/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

Hasil dari review teknikal analisa pada Senin (4/7) untuk pergerakan AGIX kembali mengalami potensi penurunan, walaupun sedikit terjadi kenaikan untuk melakukan tes garis resistennya pada harga US$ 0,426 dan tidak membentuk konfirmasi pembalikan arah. AGIX sedang masih dalam sideways. Pada hari Rabu (5/4) SingularityNET mengumumkan bahwa timnya akan ikut berpartisipasi dalam pertemuan “AI for good global summit 2023” Acara ini merupakan salah satu acara penelitian dan pengembangan Artificial Intelegence terbesar di dunia.

Bitcoin (BTC)

BTC/USD by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

Baca juga: XRP Jadi Pemenang Altcoin dalam Lonjakan Pasar Kripto Akhir Maret

Bitcoin merupakan salah satu aset kripto yang memiliki kapitalisasi terbesar dengan total dominasi lebih dari 45% dibanding kapitalisasi pasar aset kripto lainnya. Secara teknikal, Bitcoin akan mengalami penurunan hingga ke area support kecilnya yaitu pada harga US$ 27.300, kemudian akan membuat lower high pada harga US$ 28.000. Penurunan yang akan terjadi di minggu ini diprediksi hanya 2,65%. Ada baiknya untuk menunggu konfirmasi pembelian di harga support terkuatnya di harga US$ 26.000. 

Hasil Analisa

BTC/USD by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

Pada pergerakan BTC kembali masuk kedalam area sideways-nya. Sudah masuk ke dalam titik entry point namun pada Rabu (5/7) menuju ke titik resistennya namun kembali sideways. Sentimen pada hari rabu dikarenakan Elon Musk mengganti logo Twitter dengan Dogecoin yang menyebabkan aset kripto menjadi perbincangan di seluruh dunia. Namun pergerakan BTC cenderung membentuk doji, yang artinya mengalami sideways parah dan trader secara dominan masih menunggu wait and see.

PancakeSwap Token (CAKE)

CAKE/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

PancakeSwap adalah pasar terdesentralisasi aset kripto yang berjalan diatas jaringan BEP-20 milik Binance. PancakeSwap merupakah pasar terdesentralisasi terbesar di jaringan BEP-20. Banyak proyek aset kripto yang menggunakan pancakeswap sebagai opsi utama untuk mendaftarkan token mereka untuk listing dan menambahkan likuiditas. Namun kelemahan token ini adalah supply-nya yang tidak terbatas sehingga yang beredar kedepannya akan semakin banyak.

Saat ini CAKE sedang berada pada area symmetrical triangel dan belum terkonfirmasi breakout. Namun pergerakan CAKE terpantul dari garis resisten pada harga US$ 3,8 dan akan mencoba tes garis support-nya pada US$ 3,6. potensi penurunan sebesar 5,6% yang akan terjadi. Untuk saat ini lebih baik wait and see.

Hasil Analisa

CAKE/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com.

Pergerakan CAKE token mengalami bullish disebabkan karena adanya Pancakeswap meluncurkan pancakeswap V3 yang memberikan APR dan APY lebih tinggi dibanding dengan V2 untuk mereka yang menjadi liquidity provider hingga ratusan persen. Tentu ini menjadi sebuah berita baik untuk CAKE token, namun setelah berhasil migrasi, harga koin nya justru kembali mengalami pelemahan.

Kabar baik untuk trader yang memiliki token cake untuk bisa distaking dan bisa dijual pada area stoploss. Namun secara trend, Cake masih tetap berada pada bearish dengan konfirmasi bearish pada harga US$ 3,47. Apabila dalam minggu depan berada di area tersebut maka cake terkonfirmasi mengalami penurunan dengan target ke harga US$ 3,11.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER:Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Tertekan, tapi Bitcoin Potensi Bullish

Pekan ini ada sejumlah sentimen yang mempengaruhi pasar kripto. Mulai dari manajemen sementara FTX mengidentifikasi lebih dari US$ 3,2 miliar dalam pembayaran dan pinjaman yang diberikan perusahaan lain kepada para pendiri dan karyawan utama FTX, termasuk sekitar US$ 2,2 miliar kepada Sam-Bankman Fried. 

Hal ini tidak membuat pasar kripto dan harga Bitcoin (BTC) mengalami perubahan yang signifikan, investor anggap kabar tersebut sebagai bukti bahwa kasus FTX belum sepenuhnya selesai. Terlebih pada hari Selasa (28/3), Bankman-Fried didakwa atas 13 tuduhan tambahan menyuap pejabat pemerintah China. Dia didakwa atas delapan dakwaan pada bulan Desember, termasuk penipuan dan pencucian uang, dan pada Februari dengan 12 dakwaan lainnya ditambahkan, termasuk sumbangan politik ilegal dan bisnis transfer uang tidak sah. 

Tim Trader Tokocrypto menganalisis Option Contract perdagangan BTC senilai US$ 4 miliar Akan kadaluarsa pada hari ini Jumat, (31/3). Menurut data Amberdata, Option Contract triwulanan pada platform pertukaran opsi kripto terbesar, Deribit akan berakhir pada hari Jumat. Kontrak ini termasuk opsi panggilan (beli) 81.052 senilai US$ 2,24 miliar dan 60.261 opsi jual senilai US$ 1,73 miliar.

Menurut Deribit, opsi Bitcoin kedaluwarsa besar terakhir terjadi pada akhir Desember 2022, ketika sekitar 135.000 kontrak berakhir. Meski nilai opsi perdagangan pada Maret ini lebih kecil dibanding Desember kemarin, ini akan memberikan efek penurunan sedikit kemudian akan mengalami penguatan pada triwulan pertama.

Crypto Heat Map by Coin360

Berdasarkan Crypto Heat Map, dominasi aset kripto mengalami penurunan harga yang disebabkan terjadinya penolakan harga Bitcoin pada harga US$ 29.000. Setelah menyentuh harga tersebut, Bitcoin kembali mengalami koreksi diikuti altcoin lainnya. Dominasi marketcap Bitcoin juga masih berada pada 45.58%. Tidak jauh berbeda dengan Hari Senin (27/3) dengan dominasi Bitcoin sebesar 45,55%.

Bitcoin Fear and Greed Index by Alternative.me

Berdasarkan Bitcoin Fear and Greed Index, saat ini sedang berada pada poin 60 dalam kategori Greed yang artinya pasar kripto dan Bitcoin sedang berada pada penguatan yang terkendali dengan penurunan 4 poin dibanding pada hari Senin (27/3) dengan 64 poin. Dengan adanya penurunan poin ini menandakan bahwa Bitcoin kemungkinan akan mengalami koreksi sedikit. Dengan Fear and Greed index berada pada area 45-60 poin merupakan analisa yang aman untuk melakukan transaksi BTC dalam jangka pendek

Berikut ini adalah aset kripto yang berpotensi bullish pada pekan ini.

Daftar Kripto Bullish

Bitcoin (BTC)

BTC/USD Coinbase by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Baca juga: Bank Indonesia Dorong Pengembangan CBDC di Asia Tenggara

Bitcoin memiliki potensi kenaikan pada awal kuartal kedua tahun 2023. hal ini didukung dengan adanya kadaluarsa kontrak perdagangan derivatif Bitcoin sebesar US$ 4 miliar di deribit. Dengan kadaluarsanya kontrak ini maka akan memberikan efek yang cukup baik terhadap pergerakan Bitcoin dalam beberapa minggu ke depan. Namun perlu diketahui bahwa BTC memiliki resisten harga pada US$ 29.000, sudah tiga kali Bitcoin mencoba menembus harga ini, namun gagal kembali. 

Support harga Bitcoin berada pada area US$ 25.000. Kemungkinan koreksi masih tetap terjadi, namun secara pergerakan time frame besarnya masih dalam bullish.

Fantom (FTM)

FTM/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Fantom berpotensi untuk mengalami bullish secara teknikal dengan sedang membentuk pola bullish flag pattern dengan time frame daily. Namun, FTM belum mengalami konfirmasi breakout dari area teknikal bullish flag pattern

Titik harga support-nya berada pada harga US$ 0,390 USD dengan potensi harga penurunan 15,2% dengan pembukaan perdagangan hari Jumat (31/3) di harga US$ 0,446. Target penguatan harga FTM dalam waktu beberapa minggu ke depan berada pada harga US$ 0,59 dengan potensi keuntungan 28,47%. 

Trust Wallet Token (TWT)

TWT/USD by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Selama 1 kuartal 2023 mulai bulan Januari hingga Maret, aset kripto TWT mengalami koreksi terus menerus diakibatkan fluktuasi harga pada bulan november lalu, akibat runtuhnya FTX. Banyak para kripto antusias yang membeli dan menyimpan kripto TWT sebagai salah satu produk milik Trust Wallet yang terdesentralisasi. Koreksi yang terjadi memberikan salah satu peluang untuk bisa membeli aset kripto TWT lebih murah.

Pergerakan harga TWT masih berada pada tren koreksi. Namun, secara RSI indikator menunjukan adanya golden cross. Indikator ini bisa menjadi trigger untuk TWT bisa keluar dari koreksi. Support TWT berada pada harga US$ 1,04. dan dengan target potensi kenaikan sebesar 78,89% di harga US$ 1,89. 

Dego Finance (DEGO)

DEGO/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

DEGO mengalami penguatan selama tiga hari terkahir disebabkan adanya Dego Finance masuk ke dalam ekosistem Arbitrum. sehingga harga DEGO melesat naik. Dengan masuknya ke ekosistem Arbitrum, maka akan kegunaan token DEGO juga mengalami peningkatan.

Target kenaikan harga DEGO berada pada US$ 2,55 dengan potensi keuntungan 25,6% dengan harga pembukaan hari Jumat (31/3) di harga US$ 2,02. Potensi ini sangat mungkin mengingat ekosistem Arbitrum yang sangat baik belakangan ini. Support harga DEGO berada pada harga US$ 1,9.

Nervos (CKB)

CKB/USD Binance by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

Baca juga: Harga Ripple (XRP) dan Shiba Inu (SHIB) Naik, Ini Alasannya

Ada beberapa support kunci di harga aset kripto CKB seperti pada harga US$ 0,047, US$ 0,04, dan US$ 0,035. Penurunan ini kemungkinan akan terus terjadi hingga bulan Mei 2023 di pasar kripto. Selama kondisi tren bearish seperti ini diharapkan untuk menunggu hingga ke area support kedua pada harga US$ 0,04 untuk melakukan Dollar Cost Averaging (DCA).

SwipeX (SXP)

SXP/USD Index by Fyqieh Fachrur – TradingView.com

SwipeX akan melakukan rebranding nama menjadi Solar dengan kode ticker SXP. Kenaikan lebih dari 71% membuat SXP menjadi aset kripto yang masuk ke dalam watchlist trading para trader. Kenaikan yang tinggi ini juga perlu membuat support sebagai pijakan untuk menembus resistance-nya. Potensi pergerakan support berada pada US$ 0,411 dan US$ 0,368 dengan potensi penurunan hingga 24,5%.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto. 



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Watch: Mengapa Bitcoin Naik Hari Ini (30/3)?

Harga Bitcoin (BTC) telah naik secara drastis selama sebulan terakhir, berkat krisis perbankan yang berkembang pesat dan upaya pemerintah untuk membatasi efek domino yang bisa membuat stabilitas ekonomi global terganggu.

Tiga bank yang telah gagal sejauh ini di AS, mendorong Federal Reserve meluncurkan program pinjaman darurat untuk membendung kepanikan. Gambaran serupa terlihat jelas di Eropa, dengan otoritas keuangan Swiss terpaksa campur tangan untuk menyelamatkan bank Swiss Credit Suisse dari kebangkrutan.

Peristiwa krisis perbankan sempat memicu penurunan harga Bitcoin lebih dari 10% hanya dalam seminggu. Namun, harga telah meningkat lebih dari 15% dengan kepercayaan investor pulih setelah pemerintah AS berjanji untuk menutupi utang SVB dan Signature Bank.

Harga Bitcoin merosot awal pekan ini di tengah berita bahwa Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) telah mengajukan gugatan terhadap salah satu bursa kripto global terbesar, Binance karena secara sengaja menawarkan turunan kripto yang tidak terdaftar. Binance telah membantah tuduhan itu.

Faktor Bitcoin Naik

koin bitcoin
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: OJK Buka Pendaftaran Seleksi Dewan Komisioner Membidangi Aset Kripto

Menariknya, Bitcoin mengabaikan berita tersebut untuk pulih dengan kuat, membukukan keuntungan lebih dari 5% pada satu titik hari ini saja. Dengan tanda tanya yang tersisa atas stabilitas sektor perbankan, Bitcoin dapat manfaat dari arus masuk atau akumulasi ke aset kripto dari investor.

Investor juga didorong oleh kemungkinan pembalikan kenaikan suku bunga Fed, yang memberikan tekanan ke bawah pada aset berisiko seperti kripto.

Tim Trader Tokocrypto mengungkap kebangkitan pasar kripto kali ini disebabkan oleh investor yang mulai masuk untuk melakukan akumulasi, setelah Bitcoin turun di bawah level support US$ 27.000. Di samping itu, kenaikan BTC juga dipengaruhi oleh melonjaknya Harga minyak mentah akibat penghentian beberapa ekspor dari Irak, sehingga memunculkan kekhawatiran tentang pasokan yang ketat.

“Harga minyak mentah yg naik akan membuat The Fed gentar untuk terus menaikkan suku bunga, karena ketika harga minyak turun saja inflasi AS masih 6%, sehigga kesempatan fed menghentikan kenaikan suku bunga lebih besar. Diharapkan The Fed akan mempertahankan sikap hati-hati dalam menaikkan suku bunga karena krisis perbankan dan tekanan perekonomian global yang lebih kuat, disebabkan permintaan minyak yang ketat,” ungkap Tim Trader Tokocrypto.

Di samping itu, anggota parlemen AS ternyata memberikan dukungan harga BTC. Pada hari Rabu (29/3) , House Financial Services Chair, Patrick McHenry mengumumkan bahwa Ketua SEC, Gary Gensler akan hadir di hadapan subkomite aset digital pada 18 April untuk membahas pembuatan aturan dan pendekatannya terhadap aset digital.

Ketua SEC telah terbukti sulit dipahami di Capitol Hill. Anggota parlemen AS mengirim surat kepada Gary Gensler pada Maret 2022 yang mempertanyakan pendekatan target SEC terhadap perusahaan kripto. Investor menanggapi berita itu dengan bullish.

Peningkatan pengawasan terhadap regulator AS akan memberikan BTC dan dukungan pasar kripto yang lebih luas. Selain itu, pengumuman tersebut bertepatan dengan meningkatnya optimisme kemenangan Ripple dalam kasus SEC v Ripple.

Analisis Teknikal

Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian BTC/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Bitcoin Dominance Raih Level Tertinggi, Tanda Tren Harga BTC Naik?

Total kapitalisasi pasar kripto pun berada di posisi hijau, naik sebesar 3,80% dalam 24 jam terakhir. Penutupan total market cap pada Kamis (30/3) pagi ini berada pada level US$ 1,199 triliun.

Bitcoin Fear and Greed Index kembali ditutup pada level 60 dengan kategori Greed. Hal tersebut mengindikasikan bahwa sentimen pasar kripto kembali terlihat stabil dan masih dalam sentimen bullish.

Dari analisis teknikal, BTC perlu menghindari pivot US$ 28.082 untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 28.911. Pergerakan melewati harga US$ 28.649 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang. Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ $29.000.

Sementara, ETH perlu menghindari pivot di level US$ 1.757 untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 1.813. Pengembalian ke US$ 1.800 akan menandakan sesi breakout. Jika reli diperpanjang, bull kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 1.851.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Tertahan di US$ 27 Ribu dan XRP Melonjak Tinggi

Volume perdagangan market kripto turun selama akhir pekan lalu, mengakibatkan Bitcoin (BTC) gagal menghasilkan pergerakan signifikan di kedua arah.

Sementara itu, altcoin juga terhenti dalam skala harian, sementara Ripple (XRP) telah muncul sebagai salah satu yang berkinerja terbaik selama tujuh hari terakhir.

Laju Bitcoin Tertahan

Dilaporkan CryptoPotato, banyak yang terjadi di industri aset kripto dalam beberapa minggu terakhir, dan Bitcoin diperkirakan telah mengambil masa jeda sekarang, setelah reli panjang.

Market Bitcoin meledak dari di bawah US$ 20.000 menjadi lebih dari US$ 28.000 selama krisis perbankan AS, yang sebenarnya meluas ke Eropa, dengan UBS harus mengakuisisi Credit Suisse dan saham Deutsche Bank anjlok . Kenaikan suku bunga terbaru The Fed pada hari Rabu (22/3) membawa lebih banyak volatilitas ke BTC, yang turun sebesar US$ 2.000 dalam beberapa jam.

ilustrasi membeli bitcoin
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Goldman Soroti Bitcoin Sebagai Aset Berkinerja Terbaik Kalahkan Emas

Namun, fase bull segera kembali bermain, dan Bitcoin melonjak lebih dari US$ 29.000 secara singkat pada hari Jumat (24/3). Setelah mencatatkan level tertinggi sembilan bulan lainnya di atas level tersebut, aset kripto ini menelusuri kembali hingga di bawah US$ 28.000, di mana BTC bertahan selama beberapa hari terakhir.

Kapitalisasi pasarnya tetap di bawah US$ 540 miliar, sementara dominasinya atas altcoin masih bertahan di 46,2%.

Laju XRP Naik

Dengan volume perdagangan kripto yang menurun di semua grafik, diharapkan altcoin tetap relatif stabil dalam skala harian. Ethereum (ETH) diperdagangkan mendekati US$ 1.800 setelah kenaikan kecil 1,3%. Keuntungan serupa terlihat dari Binance Coin (BNB), Dogecoin, MATIC, Solana, Litecoin, Tron, dan Avalanche.

Ripple (XRP) adalah satu-satunya 10 altcoin teratas dengan kenaikan harga yang lebih mencolok. XRP naik hampir 4% dalam sehari dan lebih dari 21% dalam seminggu terakhir. Dengan demikian, aset berdiri tepat di atas US$ 0,45.

xrp bullish
Ilustrasi aset kripto ripple (XRP).

Baca juga: Tokoh di Balik Kripto Terra Luna Do Kwon Ditangkap di Montenegro

Arbitrum (ARB) telah memulihkan beberapa kerugian kemarin, melonjak 6,5% menjadi hampir US$ 1,3. LDO, XMR, dan XLM adalah pemain top lainnya dari altcoin mid-cap, karena semuanya naik sekitar 3%.

Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan berdiri di tempat yang sama seperti kemarin di US$ 1,150 triliun.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Market Kripto Sinyal Bullish, Altcoin Mulai Alami Lonjakan Tinggi

Pasar kripto Kembali mendapatkan sinyal bullish, setelah pada hari Kamis (23/3), Bitcoin (BTC) naik sebesar 3,87%. Membalik penurunan 3,07% dari hari Rabu (22/3), BTC berhasil tembus di US$ 28.304. BTC masuk ke level US$ 28.000 untuk kedua kalinya dalam tiga sesi.

Sentimen pendorongnya adalah pernyataan dari Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, yang menenangkan kegelisahan pasar dan meyakinkan investor bahwa deposito bank aman dan pembuat kebijakan memiliki alat untuk mengatasi krisis perbankan. Sebelumnya, kegelisahan investor atas sektor perbankan muncul kembali ketika The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, berperan dalam memberikan sesi bullish untuk Indeks saham AS, yang mendukung reli kripto BTC. Indikator teknis Bitcoin tetap bullish, dengan US$ 30.000 masih terlihat sebagai target.

Di samping itu, altcoin mulai mengalami penguatan setelah kenaikan Bitcoin (BTC) berhenti dan sideways pada harga US$ 27.000 hingga US$ 29.000. Sideways ini memberikan sedikit “nafas” untuk altcoin menyusul kenaikan Bitcoin selama 3 bulan terakhir yang mengalami penguatan.

Sentimen Pasar

Menteri Keuangan AS, Janet Yellen. Sumber: Getty Images.
Menteri Keuangan AS, Janet Yellen. Sumber: Getty Images.

Berdasarkan CoinMarketCap, keseluruhan kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,1 triliun. Berdasarkan data pada Jumat (24/3) dengan total kapitalisasi di atas US$ 1 triliun, jadi pertanda baik untuk aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum (ETH), Cardano (ADA), Ripple (XRP). 

Selama seminggu terakhir Bitcoin mengalami penguatan sebesar 16,29%, Ethereum 8,92%, BNB 6,23%, dan XRP 22,25%. Kenaikan ini dipicu adanya berita beberapa waktu lalu tentang bailout sejumlah bank besar yang berada di Amerika serikat mengalami krisis, seperti Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank. 

Berdasarkan data yang ditampilkan Coinglass pada tanggal Jumat (24/3), dalam 24 jam terakhir para trader yang melakukan transaksi di derivatif trading mengalami margin call/ liquidation call yaitu penjualan paksa aset kripto yang mereka miliki di derivatif trading akibat over leverage. 46.783 trader mengalami total kerugian sebesar US$ 202 juta. 

BTC/USD by TradingView

Baca juga: XRP Whales Beli Token Senilai US$ 155 Juta, Tanda Sinyal Bullish?

Hal ini juga berdampak pada harga Bitcoin di spot trading yang mengalami penurunan sebesar 7,48% dalam waktu 3 jam dari harga US$ 28.937 turun ke harga US$ 26.718. Namun, kembali mengalami pembalikan arah ke harga sebelum mengalami penurunan yang signifikan yaitu pada harga US$ 28.813. Hal ini mengingat banyaknya para trader yang mengalami likuidasi besar-besaran dalam 24 jam terakhir, baik long maupun short trading.

Surat hutang El Savador yang akan diluncurkan pada pertengahan Juni hingga September mendatang, memberikan salah satu sentimen positif untuk aset kripto seperti Bitcoin. Mengingat El Savador merupakan negara pertama yang melegalkan adanya Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di negaranya. 

Sentimen positif lainnya juga datang dari Paris Blockchain Week yang digelar pada 20-24 Maret 2023 dan dihadiri lebih dari 10.000 peserta, 400 media massa, 400 Pembicara dan 60% dari pembicara merupakan C-Level. Acara ini berlangsung pada Le Carrousel Du Louvre Paris. Banyak proyek aset kripto, startup dan VC yang datang ke acara tersebut.

Berdasarkan Bitcoin Fear and Greed Index, Saat ini aset kripto menunjukan adanya sinyal kuat untuk bullish. Hal ini disebabkan karena beberapa sentimen positif serta index yang menunjukan kenaikan tanpa ada indikator menunjukan FOMO. Artinya kenaikan yang terjadi sekarang adalah kenaikan yang normal. Sehingga cocok untuk melakukan trading jangka pendek ataupun swing trading.

Aksi Harga Bitcoin

BTC/USD 1 Day TF Coinbase by Fyqieh Fachrur

Bitcoin dan pasar aset kripto mulai banyak dipengaruhi oleh beberapa sentimen positif salah satunya seperti negara El Savador yang akan merilis surat hutang Bitcoin. Dengan rilisnya surat hutang ini akan menjadi salah satu eksperimen apakah aset kripto seperti Bitcoin layak untuk dijadikan sebagai aset cadangan negara atau tidak. 

Pada gambar chart di atas, ada potensi Bitcoin untuk mengalami penguatan untuk mencoba menembus resisten areanya pada harga US$ 33.000. Namun sebelum mencapai di area tersebut, Bitcoin perlu adanya sideways atau membuat support baru untuk menjadi pijakan. Namun, adanya berita krisis perbankan kemungkinan besar akan membawa efek negatif dalam beberapa bulan mendatang. Begitu juga adanya hiperinflasi yang akan terjadi di Amerika Serikat. 

Aksi Harga Ethereum

ETH/USD 1 Day TF by Fyqieh Fachrur 

Baca juga: Tokoh di Balik Kripto Terra Luna Do Kwon Ditangkap di Montenegro

Untuk saat ini Ethereum telah menembus area triangle pattern dan kemungkinan besar akan melanjutkan kenaikan dalam beberapa minggu ke depan hingga ke harga US$ 1.950 dan akan turun untuk test support-nya pada harga US$ 1.600. Atau jika memang Bitcoin sedang mengalami bullish, maka ETH bisa saja mengalami kenaikan luar biasa. Hal ini juga didukung upgrade jaringan Proof Of Stake yang disebut Shanghai-Capella, atau Shapella milik Ethereum.

Aksi Harga Ripple

XRP/USD 1 Day TF by Fyqieh Fachru

XRP mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 32% selama satu hari diakibatkan Monica Long, President at Ripple menjadi salah satu pembicara di acara Paris Blockchain Week pada 23 Maret 2023. Monica menjelaskan tentang rencana dan pandangannya tentang perkembangan blockchain di dunia. Hal ini memberikan efek positif bagi pemegang koin XRP. Untuk saat ini XRP akan mengalami percobaan retest support kembali pada harga US$ 0,411 dan mencoba retest resisten nya pada harga US$ 0,442. 

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Terus Hijau, Potensi Bull Run?

Akhir pekan lalu adalah hal yang membahagiakan bagi para trader maupun investor aset kripto dikarenakan market alami bull run. Sejumlah aset kripto, sepeti Bitcoin dan altcoin lain sepert Ethereum, BNB, dan AVAX mengalami performa kenaikan yang sangat tinggi.

Hal ini imbas akibat The Fed dan pemerintah Amerika Serikat telah mulai mencairkan uang sebesar US$ 300 miliar yang digunakan sebagai dana talangan untuk bank-bank yang mengalami kebangkrutan seperti Silicon Valley Bank, Silvergate, dan Signature Bank. 

Menurut Tim Trader Tokocrypto, kebijakan tersebut dapat memberikan efek menambah peredaran uang, guna terhindar dari deflasi. Ini memicu kekhawatiran bahwa The Fed akan mencetak duit anyar untuk mendanai bailout perbankan, yang pada gilirannya akan menurunkan nilai mata uang terutama dolar AS.

Keuntungannya, dengan meningkatnya uang yang beredar di masyarakat, maka akan memicu skenario hiperinflasi serta adanya potensi untuk aset pengguna akan dialirkan ke kripto, karena ketidak percayaan masyarakat terhadap bank.

Menanti Kebijakan The Fed

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Indikator Fear and Greed yang berada di level Greed menunjukan adanya FOMO (Fear Of Missing Out) yang mulai muncul beberapa hari terakhir, menandakan bahwa pasar saat ini menunjukan adanya aksi pembelian atau akumulasi yang tinggi. Perlu diperhatikan FOMO sangat berbahaya apabila ikut membeli tanpa didasari fundamental dan teknikal yang memadai. Teknik trading yang cocok untuk saat ini adalah scalping dengan mengambil persentase kecil 1-5% setiap transaksi.

Pasar kripto mengalami bull run kenaikan sebesar 39,55% selama sembilan hari terakhir dimulai tanggal 11 Maret 2023 hingga 19 Maret 2023. Kenaikan yang signifikan ini memiliki potensi untuk terus berlanjut lebih tinggi lagi selama satu minggu mendatang. 

Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi pasar, seperti rapat FOMC dan pengumuman kebijakan The Fed pada 21-22 Maret 2023. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, tetapi jeda tidak boleh sepenuhnya dikesampingkan jika terjadi tekanan lebih lanjut di pasar keuangan dalam beberapa hari mendatang.

Suku bunga acuan ini sangat berpengaruh terhadap aset-aset beresiko seperti pasar kripto. Apabila suku bunga acuan ini berada pada angka 4,75%. Maka Aset kripto memiliki potensi untuk mengalami kenaikan lebih tinggi lagi.

Aksi Harga Bitcoin, ETH dan MATIC

Harga Bitcoin (BTC)

Grafik harga harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Bitcoin Targetkan Bull Run US$ 30K pada Aksi UBS Akuisisi Credit Suisse

Kabar ini tentu saja akan sangat menggembirakan bagi aset kripto maksimalis, target kenaikan Bitcoin memiliki potensi hingga US$ 28.755. Titik harga tersebut merupakan area support bitcoin pada bulan Mei 2023. Apabila candlestick Bitcoin harian ditutup di atas harga tersebut, maka ada potensi untuk mengalami kenaikan yang lebih tinggi hingga US$ 31.667. Namun, apabila terjadi penolakan, maka BTC kemungkinan akan mencoba kembali ke area support-nya di harga US$ 25.256.

Kemudian, adanya isu masalah dengan bank besar asal Swiss yaitu Credit Suisse. UBS telah sepakat mengajukan penawaran US$ 1 miliar untuk mengakuisisi Credit Suisse. Proposalnya senilai US$ 1 miliar merupakan diskon tajam terhadap kapitalisasi pasar bank pada 17 Maret sekitar US$ 8 miliar, menurut data kapitalisasi pasar perusahaan. Tapi Credit Suisse adalah bank yang “terlalu besar untuk gagal.” Secara teori, modal perputaran uang serta kredibilitas bank ini sangatlah tinggi.

Harga Ethereum (ETH)

Grafik harga harian ETH/USDT. Sumber: TradingView.

Ethereum (ETH) terpantau mengalami kenaikan yang signifikan mengikuti Bitcoin, hal ini didukung dengan dominasi Ethereum di market cap seluruh aset kripto sebesar 18,7%. Dengan tingginya dominasi market, maka menandakan bahwa adopsi aset kripto ETH ini sangat tinggi setelah aset kripto Bitcoin bull run

Jika Bitcoin tetap melanjutkan relinya hingga US$ 31.000, maka besar kemungkinan ETH akan tetap mengalami kenaikan yang lebih tinggi lagi hingga ke area US$ 2.000. Pada saat Minggu (19/3), ETH sudah terkonfimasi candlestick harian telah ditutup pada $1758 diatas garis resistance-nya pada harga US$ 1.750 dan per tanggal 20 Maret 2023 berada pada harga US$ 1.800. 

Harga Polygon (MATIC)

Grafik harga harian MATIC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Upgrade Besar Ethereum Shapella Ditargetkan pada 12 April 2023

Polygon (MATIC) merupakan salah satu aset kripto yang sangat dikenal oleh trader maupun investor kripto. MATIC sendiri memiliki teknologi berupa layer 2 dari jaringan Ethereum yang memiliki kendala fee transaksi yang mahal serta proses transaksi yang tidak bisa terlalu besar.

Namun berdasarkan teknikalnya, MATIC masih memiliki potensi untuk melajutkan penurunan hingga US$ 0,7293 dari harga pada tanggal 20 Maret 2023 di harga US$ 1.1827 dalam beberapa minggu ke depan. Penurunan ini berpotensi hingga 37,64%, tapi potensi penurunan ini bisa saja tidak valid apabila Bitcoin serta kapitalisasi market kripto mengalami kenaikan.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Bangkit, Harga Bitcoin Kembali Naik

Pergerakan market kripto kembali bergairah, pasca diterjang kejadian dari Silvergate Bank, Silicon Valley (SVB) dan USDC. Harga Bitcoin (BTC) sempat turun ke harga US$ 19.600, namun kini, per hari Senin (13/3) pagi telah kembali meraih level US$ 22.000, dengan peningkatan lebih dari 8 persen dalam 24 jam.

Menurut situs CoinMarketCap, harga Bitcoin mencapai US$ 22.336, naik 8,19% pada Senin (13/3) pukul 11.00 WIB. Sementara, Ethereum bernasib sama mengalami kenaikan harga yang signifikan di posisi US$ 1.595 dengan kenaikan 7,73%.

Kenaikan agresif ini dipicu oleh sentimen kuat dari regulator keuangan pemerintah AS yang mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Minggu (12/3) untuk menyelamatkan setiap aset deposit terakhir di Silicon Valley Bank (SVB). Menanggapi berita tersebut, Bitcoin dan USDC dengan cepat kembali ke level harga mereka sebelum bank runtuh.

Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Stablecoin USDC Bangkit Setelah Terdampak Krisis Silicon Valley Bank

Stablecoin USDC juga mulai perlahan bangkit pada pasaknya terhadap dolar AS, yang sebelumnya hilang di tengah keruntuhan SVB dan bikin geger market kripto. Harga USDC sempat ​turun menjadi US$ 0,87 setelah Circle penerbitnya mengatakan punya US$ 3,3 miliar dari cadangan token disimpan di SVB.

Sentimen bull juga semakin kuat terlihat dari Bitcoin Fear and Greed Index, kini Senin (13/3) berada di level 49, kategori Neutral. Angka ini naik drastis dari hari sebelumnya yang berada di level Fear dengan angka 33. Kenaikan ini juga didukung dengan indeks dolar AS (DXY) yang terpantau terus melemah di level 104

Sentimen-sentimen tersebut membuat market kembali bergairah dan banyak perdagangan aksi beli terjadi. Kapitalisasi pasar kripto meroket capai nilai US$ 1 triliun, naik lebih dari 8%.

Analisis Teknikal

Dari sisi analisis teknikal, Bitcoin telah membuat bounce menuju resistance di US$ 22.800, setelah mengalami penurunan harga yang cukup dalam. Titik support di level US$ 19.891 cukup solid untuk menahan penurunan harga BTC, bahkan berhasil membalikan arah tren dari turun menjadi naik.

Iustrasi aset kripto Bitcoin
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

Baca juga: IWD 2023: Perempuan Bisa Berkarya di Bidang Blockchain dan Kripto

Indikator teknis berubah bullish, dengan perkiraan di bawah US$ 23.000. Jika pergerakan harga Bitcoin mampu bertahan untuk bergerak diatas uptrend line, kemungkinan akan kembali retest resistance pada US$ 22.698 dan bila tembus menandakan sesi bullish yang diperpanjang. Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji level resistensi di US$ 23.380.

Sentimen pekan ini harus ramah kripto untuk mendukung reli yang diperpanjang. Diharapkan reaksi pasar positif lebih lanjut terhadap berita regulator AS menyelamatkan deposan SVB.Namun, investor harus terus memantau berita dan pembaruan dari kasus SEC v Ripple yang sedang berlangsung dan melihat respons pasar menjelang laporan CPI dan data inflasi AS pada hari Selasa (14/3).

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com