Tag Archives: suhu ekstrem

Di Sini Ada Dirty Latte dan Matcha Latte Ekstrem Bersuhu -86 Derajat Celcius


Jakarta

Dirty latte ekstrem yang viral di China kini hadir di Indonesia. N.O.B menyajikannya dengan gelas beku bersuhu -86°C, termasuk varian matcha latte.

Racikan kopi yang sudah ada sejak lama juga bisa diinovasikan dengan sentuhab baru. Misalnya dirty latte yang justru dengan sengaja ‘mengotori’ kopi.

Makna mengotori kopi maksudnya dengan membiarkan tetesan espresso membentuk motifnya sendiri di atas susu. Untuk menyajikan Dirty Latte yang cantik, biasanya susu harus didinginkan terlebih dahulu.


Namun ada juga beberapa kafe, diinisiasi di China, yang membekukan gelas dengan suhu ekstrem untuk menyajikan Dirty Latte. Penyajian serupa akhirnya muncul di Indonesia yang dihadirkan oleh N.O.B.

Detail Informasi
Nama Tempat Makan N.O.B Coffee & Eatery
Alamat Plaza Senayan, Jalan Asia Afrika No.8,Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat
No Telp 0853-1384-2656
Jam Operasional Setiap hari, 10.00 – 22.00 WIB
Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 150.000
Tipe Kuliner Cafe, Fusion
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Bawa Pulang
  • Pembayaran Non-tunai
  • Parkir
  • dll
N.O.B: Di Sini Ada Dirty Latte dan Matcha Latte Ekstrem Bersuhu -86 Derajat CelciusN.O.B Coffee and Eatery membawa tren dirty latte ekstrem ke Indonesia. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Dirty Latte Hanya Disajikan di Gerai Tertentu

N.O.B Coffee Eatery menawarkan menu terbarunya berupa Dirty Latte dengan suhu ekstrem. Dibutuhkan chiller khusus untuk membekukan gelas-gelas hingga suhunya menyentuh -86 derajat celcius.

Awalnya menu ini tidak tersedia di banyak gerai, tetapi secara berkala mulai diperbanyak. N.O.B pertama yang menghadirkan Dirty Latte -86 ini ialah N.O.B di Emerald Bintaro.

Namun N.O.B di Plaza Senayan kini juga sudah menyediakannya. Dua menu yang baru bisa dipesan secara masif ialah Dirty Latte dan Matcha Latte dengan gelas yang membeku.

N.O.B: Di Sini Ada Dirty Latte dan Matcha Latte Ekstrem Bersuhu -86 Derajat CelciusAgar sensasinya maksimal, ikuti petunjuk cara menikmatinya. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Cara Menikmati Dirty Latte Ekstrem

Untuk menu Dirty Latte harganya dibanderol Rp 45.000 per gelas belum termasuk pajak dan pelayanan. Ada cara tertentu untuk menikmati Dirty Latte ekstrem ini agar mendapatkan sensasi yang berbeda dari Dirty Latte pada umumnya.

Dirty Latte harus dihabiskan secara perlahan tetapi tak boleh lebih dari 40 detik. Setelah menyeruputnya pertama kali, Dirty Latte baru boleh diaduk untuk rasa yang merata.

Karakter espresso yang dihadirkan sedikit fruity dengan rasa yang ringan, biasanya karakter itu keluar dari espresso yang menggunakan biji kopi arabika. Setelah perlahan habis, bagian susu di bawahnya mulai mengental.

Pada kondisi ini gunakan sendok kecil yang telah disiapkan untuk mengaduk bagian tepi dan bawah susu. Sensasi dirty lattenya akan berubah menjadi terasa sedang menikmati affogato.

N.O.B: Di Sini Ada Dirty Latte dan Matcha Latte Ekstrem Bersuhu -86 Derajat CelciusMenu Matcha Latte yang dihadirkan juga tak kalah enak dengan Dirty Latte. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Matcha Latte yang Creamy

Serupa tapi tak sama, Matcha Latte berushu -86 derajat celcius ini juga tak kalah enak. Per porsi Matcha Lattenya dibanderol Rp 45.000an.

Bedanya dengan Dirty Latte yang menggunakan espresso, khusus untuk matcha lattenya menggunakan racikan D.O.A. Racikan susu D.O.A atau dairy, oat, dan almond sebelumnya pernah digunakan oleh Mikael Jasin saat bertandang pada World Barista Championship 2024.

Karakter susu yang creamy, gurih, manis, dan sedikit umami melengkapi matchanya. Cara minumnya pun mirip dengan Dirty Latte, yaitu dengan menyeruput perlahan tidak lebih dari 40 detik.

Pada menu Matcha Latte, ketika sudah mencapai bagian bawah dan hampir habis rasanya berubah seolah menjadi es krim matcha. Sentuhan rasa manis, karakter vegetal khas matcha, dan umami terasa di lidah walaupun sudah mengental.

N.O.B: Di Sini Ada Dirty Latte dan Matcha Latte Ekstrem Bersuhu -86 Derajat CelciusPerpaduan croissant dan pizza dengan topping tuna sambal matah cocok untuk menemani minum Dirty Latte di sini. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Pastry Pelengkap yang Tak Kalah Enak

Tak hanya bisa menikmati Dirty Latte bersuhu ekstrem, di N.O.B juga bisa memesan pastry sebagai pelengkapnya. Ada Brulee Cheese Cake (Rp 60.000) dan Croizza Tuna Sambal Matah (Rp 60.000) yang unik.

Brulee Cheese Cakenya memiliki tekstur yang creamy bahkan tidak padat di bagian tengahnya. Terasa benar jejak cream cheese yang kuat dengan rasa manis yang tak terlalu kuat.

Justru kucuran matcha yang ditambahkan dalam pipet kecil yang menjadi sumber rasa manis utamanya. Sementara pada Croizza Tuna sambal Matah menghadirkan perpaduan croissant, tetapi dalam penampilan mirip pizza.

Di atasnya diberi topping suwiran daging tuna, sambal matah, dan keju mozzarella yang dilelehkan. Rasanya pedas gurih tetapi tak terlalu lama bertahan di rongga mulut sebab ada keju mozarella yang menetralisir dengan cepat.

Sambal matah sebagai pelengkapnya pun dibuat benar-benar dengan rasa otentik. Irisan serai, bawang, dan daun jeruk yang diguyur dengan minyak panas meninggalkan jejak yang cukup menempel.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

Kenapa Tanaman Hias Cepat Layu dan Mati? Ini 5 Penyebabnya


Jakarta

Menanam tanaman hias dapat mempercantik penampilan rumah sekaligus menjadi hobi yang menyenangkan. Apalagi jika bunganya sudah bermekaran, tentu rasanya sangat bahagia melihat tanaman hias tumbuh subur.

Sebagai pemilik tanaman hias di rumah, maka kamu harus bertanggung jawab untuk merawatnya secara rutin. Jangan sampai keindahan bunganya hanya mekar sementara karena tanaman jarang dirawat, sehingga jadi layu dan mati.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan tanaman hias jadi cepat layu dan mati. Apa saja? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Penyebab Tanaman Cepat Layu dan Mati

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan tanaman jadi cepat layu dan mati. Dikutip dari Rural Sprout, berikut penyebabnya:

1. Kekurangan Air

Penyebab yang paling umum adalah tanaman kekurangan air karena jarang atau bahkan tidak pernah disiram. Hal itu membuat tanaman hias yang awalnya cantik dan tumbuh subur malah menjadi layu dan mati.

Perlu diingat, tanaman membutuhkan air agar bisa memproses nutrisi dari dalam tanah untuk tumbuh. Ciri-ciri paling umum ketika tanaman sudah layu karena kekurangan air dapat dilihat dari daunnya yang kering berwarna kuning atau kecokelatan.

2. Terlalu Banyak Air

Di sisi lain, tanaman yang terlalu sering disiram air juga bisa cepat layu dan mati. Terkadang, banyak pemilik rumah yang langsung menyiram tanaman ketika melihat daun sudah menguning.

Padahal, daun yang menguning dan layu belum tentu disebabkan karena kekurangan air, tapi bisa juga terjadi pembusukan akar akibat terlalu banyak air.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui jenis tanaman yang ditanam di rumah. Apakah termasuk tanaman yang perlu disiram secara rutin atau tidak.

3. Kurang Mendapatkan Cahaya Matahari

Tanaman membutuhkan sinar matahari agar bisa tumbuh subur. Namun, tingkat cahaya yang dibutuhkan setiap tanaman bisa berbeda-beda.

Ada tanaman yang bisa tumbuh di tempat yang minim cahaya, tapi ada juga yang membutuhkan banyak sinar matahari. Jika kamu membeli tanaman yang cenderung membutuhkan cahaya untuk tumbuh, maka jangan diletakkan di tempat yang gelap.

4. Terpapar Suhu Ekstrem

Selain karena cahaya matahari, tanaman bisa tumbuh subur karena faktor cuaca. Banyak tanaman hias yang tidak bisa hidup pada kondisi suhu yang ekstrem, sehingga jadi cepat layu dan mati.

Untuk itu, pilih tanaman yang sesuai dengan suhu di wilayah tempat tinggal. Jika suhu udara cenderung panas, ada beberapa tanaman hias yang dapat tumbuh tanpa perlu disiram secara berkala.

5. Serangan Hama

Tanaman hias bisa cepat layu karena dirusak oleh hama, seperti agas dan kutu daun. Kedua hama ini biasanya sering berkumpul di bawah daun dan menyerang tanah. Hama ini dapat menyedot cairan dan menyebabkan daun cepat menguning.

Demikian lima penyebab tanaman hias di rumah cepat layu dan mati. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cuaca ‘Mendidih’, BMKG Imbau Warga Hindari Paparan Matahari Langsung di Jam-jam Ini



Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah wilayah Indonesia sedang dilanda suhu panas tinggi. Bahkan, suhu maksimum Indonesia bisa mencapai 37,6°C.

Fenomena cuaca ini disebabkan oleh kombinasi gerak semu matahari dan pengaruh monsun Australia. Kondisi panas ini diprakirakan masih akan berlanjut hingga akhir Oktober atau awal November 2025.


Sebaran Suhu Panas di Indonesia

Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani mengungkapkan, data BMKG mencatat pengamatan suhu maksimum mencapai di atas 35°C menyebar luas di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun wilayah yang paling berdampak suhu tinggi meliputi sebagian besar Nusa Tenggara, Jawa bagian barat hingga timur, Kalimantan bagian barat dan tengah, Sulawesi bagian selatan dan tenggara, serta beberapa wilayah Papua.

“Konsistensi tingginya suhu maksimum di banyak wilayah menunjukkan kondisi cuaca panas yang persisten, didukung oleh dominasi massa udara kering danminimnya tutupan awan,” jelasAndri dalam lamanBMKG dikutip Kamis (16/10/2025).

Pada 12 Oktober 2025, suhu tertinggi tercatat sebesar 36,8°C di Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Kupang (NTT), dan Majalengka (Jawa Barat). Kemudian, suhu sedikit menurun menjadi 36,6°C di Sabu Barat (NTT) pada 13 Oktober 2025.

Hindari Paparan Matahari Langsung Jam 10 Pagi-4 Sore

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan risiko paparan panas ekstrem kali ini. Lebih lanjut ia juga mengimbau masyarakat untuk menghindari paparan langsung sinar Matahari pada pukul 10.00-16.00 WIB, saat intensitas radiasi matahari berada pada titik tertinggi.

Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk:

1. Gunakan pelindung diri seperti topi, kacamata hitam, payung, dan tabir surya (sunscreen) saat harus beraktivitas di luar ruangan.

2. Perbanyak minum air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan menurunkan suhu tubuh.

3. Kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com